Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
16Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PELAKSANAAN DISTRIBUSI RASKIN DI PERUM BULOG SUB DIVISI REGIONAL I BANDUNG

PELAKSANAAN DISTRIBUSI RASKIN DI PERUM BULOG SUB DIVISI REGIONAL I BANDUNG

Ratings: (0)|Views: 4,103|Likes:
Published by Tewe Ganuwiara
PELAKSANAAN DISTRIBUSI RASKIN DI PERUM BULOG SUB DIVISI REGIONAL I BANDUNG
PELAKSANAAN DISTRIBUSI RASKIN DI PERUM BULOG SUB DIVISI REGIONAL I BANDUNG

More info:

Published by: Tewe Ganuwiara on Jul 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/22/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Masalah
Krisis yang menekan perekonomian pada pertengahan 1997, telahmemberi pengaruh yang sangat merugikan bagi kondisi makro-ekonomisecara keseluruhandan yang paling terpenting adalah kesejahteraanmasyarakat. Indonesia telah mencatat penurunan yang luar biasa dalamtingkat kemiskinan dibandingkan dengan pencapaian pada negara-negarakurang berkembang lainnya. Keberhasilan pengentasan kemiskinandalam ukuran moneter atas kesejahteraan secara konsisten bersama-sama dengan perbaikan kesejahteraan yang diukur secara nonmoneter,seperti pendidikan dan indeks kesehatan. Perbaikan kesejahteraan rakyatterletak pada pertumbuhan ekonomi yang terus menerus selama tigadekade yang menghasilkan serangkaian strategi pembangunan termasukrevolusi hijau sejak akhir tahun 1970-an, perdagangan bebas pada awal1980-an, dan dibangunnya pertumbuhan ekonomi berorientasi ekspor yang dimulai sejak awal 1990.Hingga saat ini Indonesia masih menghadapi masalah kemiskinandan kerawanan pangan. Masalah ini menjadi perhatian nasional danpenanganannya perlu dilakukan secara terpadu melibatkan berbagaisektor baik di tingkat pusat maupun daerah.
 
2
2Ketahanan pangan dipandang sebagai hal yang sangat pentingdalam rangka pembangunan nasional untuk membentuk manusiaIndonesia berkualitas, mandiri, dan sejahtera. Untuk mencapai tujuantersebut perlu diwujudkan ketersediaan pangan cukup, aman, bermutu,bergizi, dan beragam serta tersebar merata di seluruh wilayah Indonesiadan terjangkau oleh daya beli masyarakat.Beras hingga kini masih merupakan salah komoditi pangan pokokbagi masyarakat Indonesia dan merupakan komoditi strategis bagipembangunan nasional. Ketergantungan masyarakat terhadap konsumsiberas sangat besar. Indonesia memiliki tingkat konsumsi jau lebih besar sibandingkan dengan negara lain yaitu mencapai 139/kapita/tahun.Bahkan beras sangat berperan dalam mempengaruhi kemiskinanIndonesia, yaitu sebesar 64%. Dampak yang ditimbulkan akibatkekurangan persediaan beras sangat besar. Pengalaman menunjukanbahwa kekurangan beras sangat mempengaruhi kestabilan pembangunannasional. Bahkan bukan saja pada tingkat nasional, daerah, dan rumahtangga, akan tetapi juga tingkat Internasional.Peranan beras dapat dilihat dari aspek sosial dan politik.Kerawanan pangan biasanya akan lebih mudah menyulut keresahanmasyarakat. Pada tahun 1972/1973 saat terjadinya kerawanan panganakibat kekeringan, saat itu suplai beras sangat terbatas dan hal tersebut juga terjadi di luar negeri. Akibatnya harga beras naik tajam dan padaakhirnya mendorong terjadinya protes-protes masyarakat. Keadaan
 
3
3tersebut menggambarkan bahwa masalah pangan tidak saja merupakanmasalah satu individu atau bangsa saja, melainkan masalah bersamasecara menyeluruh.Sebelum tahun 1998, kebijakan Pemerintah dalam bidangperberasan di Indonesia adalah : memberikan subsidi kepada seluruhlapisan masyarakat baik yang miskin maupun yag mampu (generalsubsidy). Salah satunya ialah ceiling price yang menjadi batasan hargatertinggi tingkat konsumen agar tidak terjadi monopoli pasar. Pemerintah juga melakukan Operasi Pasar Murni (OPM) untuk menurunkan hargaberas. Namun sejak krisis ekonomi bulan Juli 1998, kebijakan subsidiberas diberikan khusus kepada kelompok masyarakat tertentu (targetedsubsidy) melalui Operasai Pasar Khusus (OPK) yang merupakan cikalbakal kebijakan Raskin (beras untuk keluarga miskin). Dengan perubahankebijakan tersebut maka sudsidi hanya diberikan kepada masyarakatmiskin.Kondisi ini dianggap sebagai indikasi bahwa pemerintah inginmeninggalkan kebijakan subsidi harga beras kepada konsumen umum,karena dengan kebijakan tersebut, konsumen menengah ke atas justrulebih banyak menikmati subsidi dibandingkan kelompokmenengah kebawah. Dan melalui kebijakan
targeted subsidy 
tersebut pemerintahbermaksud untuk mentransfer pendapatan kepada kelompok pendudukmiskin atau berpenghasilan rendah. Hasilnya kebijaka pemerintahtersebut berhasil menahan laju penurunan konsumsienergi dan protein

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
adambitor1713 liked this
Ucoe Manchy liked this
miftahol liked this
suciyolanda liked this
wira_kacong liked this
Diah Ismail liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->