Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
khitbah

khitbah

Ratings: (0)|Views: 378|Likes:
Published by April Gray

More info:

Published by: April Gray on Jul 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/23/2012

pdf

text

original

 
KHITBAH.
KHITBAH. Kata khitbah dalam terminology arab memiliki 2 akar kata. Yang pertama al-khithabyang berarti pembicaraan dan yang kedua al-khathb yang artinya persoalan, kepentingan dankeadaan. Jadi, jika dilihat dari segi bahasa khitbah adalah pinangan atau permintaan seseorang(laki-laki) kepada perempuan tertentu untuk menikahinya. Makna khitbah menurut istilah syariattidak keluar dari makna bahasa tadi.Dalam islam, seorang laki-laki berhak meminang perempuan yang diinginkan menjadi istrinya,demikian pula seorang perempuan boleh meminang laki-laki yang diinginkan menjadi suaminya.Khitbah dalam pandangan syariat bukanlah suatu akad atau transaksi antara laki-laki yangmeminang dengan perempuan yang dipinang atau pihak walinya. Khitbah bukanlah suatu ikatan perjanjian antara kedua belah pihak untuk melaksanakan pernikahan. Khitbah tidak lebih darisekedar permintaan atau permohonan untuk menikah. Khitbah sudah sah dan sempurna hanyadengan ungkapan permintaan itu saja, tanpa memerlukan syarat berupa jawaban pihak yangdipinang. Sedangkan akad baru dianggap sah apabila ada ijab dan qabul (ungkapan serah terima)kedua belah pihak.Dengan diterimanya sebuah pinangan baik oleh perempuan maupun oleh walinya, tidak bermaknatelah terjadi ikatan perjanjian atau akad diantara mereka. Ibarat orang hendak naik kereta api,khitbah hanya bermakna “pesan tempat duduk†yang nantinya pada saat jadual kereta
  berangkat ia akan menduduki tempat tersebut sehingga tidak diduduki orang lain.Syarat yang dipinangPerempuan boleh dipinang oleh laki-laki (begitu juga sebaliknya) apabila memenuhi 2 syarat berikut ini :1. Pada waktu dipinang perempuan itu tidak memiliki halangan syar’i yang melarangdilangsungkannya pernikahancontoh, wanita yang sedang dalam masa iddah.2. Belum dipinang laki-laki lain secara sah.Tata cara meminang1. Laki-laki meminang melalui wali perempuan2. Laki-laki meminang langsung kepada perempuan janda3. Perempuan meminang laki-laki salehPerempuan boleh meminang laki-laki secara langsung oleh dirinya sendiri atau melalui perantara pihak lain agar menyampaikan pinangan kepada seorang laki-laki untuk menjadi suaminya.4. Khitbah dengan sindiran dimasa iddah (karena suaminya meninggal)Sindiran itu misalnya seorang laki-laki mengatakan kepada seorang janda , “saya ingin menikahdengan perempuan shalehah†atau “mudah-mudahan Allah memudahkan saya
 untukmendapat istri shalehahâ€.
 
Agar pinangan diterimaSebenarnya tidak ada standard baku secara teknis untuk masalah ini. Tapi, beberapa langkahdibawah ini diharapkan mampu membantu melancarkan proses penerimaan dalam peminangan :1.Melengkapi persiapan diri- Persiapan pertama adalah keikhlasan niat bahwa mengkhitbahnya ini dalam rangka beribadahkepada Allah.- Persiapan kedua adalah persiapan diri pribadi yang telah dibahas sebelumnya, yaitu menyiapkanminimal 4 persiapan, termasuk diantaranya yaitu persiapan finansial.2. Memilih calon yang sekufu3. Berbekal restu Orang TuaCara yang dapat dilakukan untuk memperoleh restu dari orang tua diantaranya adalah sebagai berikut :- Membangun komunikasi yang lancar dengan orang tua- Melakukan pendekatan kepada orang tua sejak awal- Mendialogkan perbedaan secara baik 4. Memperkenalkan diriAda suatu cerita yang kurang baik tentang hal ini. Ada pengalaman buruk ketika seorang ikhwanmelaksanakan khitbahnya. Ia belum mengetahui siapa calon istrinya dan belum mengenal keduaorang tuanya. Ia mempercayakan urusan pernikahan kepada seorang teman kepercayaannya, dan iatidak punya keinginan untuk berkenalan terlebih dahulu secara langsung. Ia hanya mengetahui datacalon istri dari biodata tertulis dan pasfoto. Karena ia sudah mantap, tanpa pertemuan dan perkenalan awal, dilaksanakan prosesi khitbah.Rombongan lelaki datang dengan orang tua dan saudara, Diterima oleh pihak perempuan lengkap pula komposisi keluarganya. Pertemuan menjadi formal karena kedua belah pihak satupun belum pernah ada yang bertemu dan mengenal, termasuk kedua calon mempelai. Suasana berubahmenjadi kurang menyenangkan ketika ibu dari lelaki berbisik menanyakan yang mana calon istriyang dipinang, kebetulan diruangan itu ada lebih dari seorang perempuan. Tentu saja anak lelakiyang ditanya tidak bisa menjawab, karena memang belum pernah bertemu denga calon yang akandipinang.Semula kedua orang tua dari kedua belah pihak menyangka bahwa kedua anak yang akan menikahtersebut telah lama saling kenal, telah berkomunikasi langsung sebagaimana lazim dikenal dalammasyarakat luas. Mereka menjadi terkejut ketika ternyata kedua belah pihak belum salingmengenal. Hal ini menjadi catatan dan bahkan kemarahan pihak orang tua terhadap anaknya,karena dianggap telah mempermainkan orang tua.Untuk itulah, laki-laki bisa bertemu dan berdialog dengan calon bahkan bisa juga iamemperkenalkan diri dengan bersilaturahmi ke orang tua perempuan sebelum peminangan resmi.Hal ini dapat mencairkan suasana, dan membuat proses peminangan berjalan lancar karenakomunikasi telah dibuka sebelumnya.
 
Ditambah lagi, apabila tidak ada silaturahmi terlebih dahulu, terkadang menimbulkan suudzon, jangan-jangan telah terjadi sesuatu pada anaknya sehingga meminta pernikahan begitu cepat.Perkenalan dan silaturahmi dapat menghilangkan praduga yang tidak-tidak pada orang tua dan jugakeluarga besar.5. Melibatkan orang yang dipercayaKetika khitbah sedang dalam proses, teman calon bisa kita jadikan referensi/tempat bertanyatentang jati dirinya.6. Berdoa dan tawakalSeluruh manusia pasti membutuhkan Allah. Doa merupakan senjata bagi orang mukmin.Hendaknya seluruh usaha manusiawi kita dilandasi dengan doa kepada Allah agar segalakeputusan untuk meminang dia atau tidak, untuk menerima pinangannya atau tidak, senantiasadalam bimbingan Allah Ta’ala. Dengan begitu, sejak awal kehidupan berumahtangga telah bergantung pada Allah dengan berharap dan berdoa pada-Nya saja.Setelah usaha kita lakukan dengan maksimal, doa kita lantunkan tanpa rasa bosan, akhirnya kitaserahkan segalnya kepada Allah. Inilah makna tawakal.AKAD NIKAHPerjanjian berat itu terikat melalui beberapa kalimat sederhana. Pertama adalah kalimat ijab, yaitukeinginan pihak wanita untuk menjalin ikatan rumah tangga dengan seorang laki-laki. Keduaadalah kalimat qabul, yaitu pernyataan menerima keinginan dari pihak pertama untuk maksudtersebut.Ijab qabul dapat diucapkan dalam bahasa apapun. Bisa dalam bahasa arab maupun bahasasetempat. Nikah adalah perjanjian berat. Kita harus menghayati ucapan ijab qabul. Salah satu syarat ijabqabul adalah kedua belah pihak memiliki sifat tamyiz (mampu membedakan baik dan buruk),sehingga ia harus memahami perkataan dan maksud dari ijab qabul itu. Diatas pemahamanterhadap maksud ijab qabul, ada penghayatan.Setelah khitbah dilaksanakan, tidak ada batas minimal ataupun maksimal unutk melaksanakanakad nikah. Seandainya acara khitbah langsung diteruskan dengan akad nikah itu boleh sajadilakukan, walaupun untuk masyarakat Indonesia itu tidak lazim dilakukan.Yang menjadi masalah adalah ketika akad nikah dilakukan dalam rentang waktu yang lama setelahkhitbah dilaksanakan, peluang timbulnya fitnah akan lebih besar. Resikonya besar untuk keduanyamelakukan hal-hal yang dilarang Allah. Selain itu di satu sisi ia tidak boleh menerima pinangandari orang lain, sedangkan di sisi lain ia belum menjadi seorang istri.Pada saat pelaksanaan akad nikah, yang dituntut hadir adalah mempelai laki-laki, mempelai perempuan, wali perempuan, 2 saksi, serta mahar.Ditulis oleh: Gita Rose Citra Maya, disadur dari :Abu Ishaq Al-Huwaini Al-Atsari. 2002. Bekal-bekal Menuju Pelaminan Mengikuti Sunnah.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->