Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Metode Penelitian Kualitatif

Metode Penelitian Kualitatif

Ratings: (0)|Views: 6 |Likes:
Published by perdamenta

More info:

Published by: perdamenta on Jul 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2012

pdf

text

original

 
Metode Penelitian Kualitatif
Saturday, 17 January 2009 00:00 
A. Pengantar
 Dalam penelitian sosial, masalah penelitian, tema, topik, dan judul penelitian berbeda secara kualitatif maupun kuantitatif. Baik substansial maupun materil kedua penelitian itu berbeda berdasarkan filosofis danmetodologis. Masalah kuantitatif lebih umum memiliki wilayah yang luas, tingkat variasi yang kompleksnamun berlokasi dipermukaan. Akan tetapi masalah-masalah kualitatif berwilayah pada ruang yang sempit dengantingkat variasi yang rendah namun memiliki kedalaman bahasan yang tak terbatas.
 
Pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yangmenyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Pada pendekatan ini, peneliti membuat suatu gambarankompleks, meneliti kata-kata, laporan terinci dari pandangan responden, dan melakukan studi pada situasi yangalami (Creswell, 1998:15). Bogdan dan Taylor (Moleong, 2007:3) mengemukakan bahwa metodologi kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.
 
Penelitian kualitatif dilakukan pada kondisi alamiah dan bersifat penemuan. Dalam penelitian kualitatif, peneliti adalahinstrumen kunci. Oleh karena itu, peneliti harus memiliki bekal teori dan wawasan yang luas jadi bisa bertanya,menganalisis, dan mengkonstruksi obyek yang diteliti menjadi lebih jelas. Penelitian ini lebih menekankan padamakna dan terikat nilai. Penelitian kualitatif digunakan jika masalah belum jelas, untuk mengetahui makna yangtersembunyi, untuk memahami interaksi sosial, untuk mengembangkan teori, untuk memastikan kebenaran data, danmeneliti sejarah perkembangan.
B. Sistematika Penelitian Kualitatif
 
Judul AbstrakKata Pengantar Daftar IsiDaftar Gambar Bab I PendahuluanKonteks PenelitianFokus Kajian PenelitianTujuan PenelitianManfaat PenelitianBab II Perspektif Teoritis dan Kajian Pustaka
 
Bab III Metode Penelitian
 
PendekatanBatasan IstilahUnit AnalisisDeskripsi Setting Penelitian
 
Pengumpulan Data Analisis DataKeabsahan dataBab IV Hasil dan pembahasan
 
 
Bab VI Kesimpulan dan saranDaftar pustakaLampiran
 
Penjelasan secara ringkas keseluruhan unsur yang ada dalam penelitian kualitatif, yaitu:
 1. Judul, singkat dan jelas serta mengisyaratkan fenomena dan fokus kajian penelitian. Penulisan judul sedapatmungkin menghindari berbagai tafsiran yang bermacam-macam dan tidak bias makna.2. Abstrak, ditulis sesingkat mungkin tetapi mencakup keseluruhan apa yang tertulis di dalam laporan penelitian. Abstrak penelitian selain sangat berguna untuk membantu pembaca memahami dengancepat hasil penelitian, juga dapat merangsang minat dan selera orang lain untuk membacanya.3. Perspektif teoritis dan kajian pustaka, perspektif teori menyajikan tentang teori yang digunakan sebagaiperpektif baik dalam membantumerumuskan fokus kajian penelitian maupun dalam melakukan analisis dataatau membahas temuan-temuan penelitian. Sementara kajian pustaka menyajikan tentang studi-studiterdahulu dalam konteks fenomena dan masalah yang sama atau serupa.4. Metode yang digunakan, menyajikan secara rinci metode yang digunakan dalam proses penelitian.5. Temuan
 –
temauan penelitian, menyajikan seluruh temuan penelitian yang diorganisasikan secara rinci dansistematis sesuai urutan pokok masalah atau fokus kajian penelitian. Temuan-temuan penelitian yangdisajikan dalam laporan penelitian merupakan serangkaian fakta yang sudah direduksi secara cermat dansistematis, dan bukan kesan selintas peneliti apalagi hasil karangan atau manipulasi peneliti itu sendiri.6. Analisis temuan
 –
temuan penelitian. Hasil temuanmemrlukan pembahasan lebih lanjut dan penafsiran lebihdalam untuk menemukan makna di balik fakta. Dalam melakukan pembahasan terhadap temuan-temuanpenelitian, peneliti harus kembali mencermati secara kritis dan hati-hati terhadap perspektif teoritis yangdigunakan.
C. Jenis-jenis Penelitian Kualitatif
 
Penelitian kualitatif memiliki 5 jenis penelitian, yaitu:
 
1. BiografiPenelitian biografi adalah studi tentang individu dan pengalamannya yang dituliskan kembali dengan mengumpulkandokumen dan arsip-arsip. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap turning point moment atau epipani yaitupengalaman menarik yang sangat mempengaruhi atau mengubah hidup seseorang. Peneliti menginterpretasi subjekseperti subjek tersebut memposisikan dirinya sendiri.
 
2. FenomenologiPenelitian fenomenologi mencoba menjelaskan atau mengungkap makna konsep atau fenomena pengalaman yangdidasari oleh kesadaran yang terjadi pada beberapa individu. Penelitian ini dilakukan dalam situasi yang alami,sehingga tidak ada batasan dalam memaknai atau memahami fenomena yang dikaji. Menurut Creswell (1998:54),Pendekatan fenomenologi menunda semua penilaian tentang sikap yang alami sampai ditemukan dasar tertentu.Penundaan ini biasa disebut epoche (jangka waktu). Konsep epoche adalah membedakan wilayah data (subjek)dengan interpretasi peneliti. Konsep epoche menjadi pusat dimana peneliti menyusun dan mengelompokkan dugaanawal tentang fenomena untuk mengerti tentang apa yang dikatakan oleh responden.3. Grounded theoryWalaupun suatu studi pendekatan menekankan arti dari suatu pengalaman untuk sejumlah individu, tujuanpendekatan grounded theory adalah untuk menghasilkan atau menemukan suatu teori yang berhubungan dengan
 
situasi tertentu . Situasi di mana individu saling berhubungan, bertindak, atau terlibat dalam suatu proses sebagairespon terhadap suatu peristiwa. Inti dari pendekatan grounded theory adalah pengembangan suatu teori yangberhubungan erat kepada konteks peristiwa dipelajari.4. EtnografiEtnografi adalah uraian dan penafsiran suatu budaya atau sistem kelompok sosial. peneliti menguji kelompoktersebut dan mempelajari pola perilaku, kebiasaan, dan cara hidup. Etnografi adalah sebuah proses dan hasil darisebuah penelitian. Sebagai proses, etnografi melibatkan pengamatan yang cukup panjang terhadap suatu kelompok,dimana dalam pengamatan tersebut peneliti terlibat dalam keseharian hidup responden atau melalui wawancara satuper satu dengan anggota kelompok tersebut. Peneliti mempelajari arti atau makna dari setiap perilaku, bahasa, daninteraksi dalam kelompok.
 
5. Studi kasusPenelitian studi kasus adalah studi yang mengeksplorasi suatu masalah dengan batasan terperinci, memilikipengambilan data yang mendalam, dan menyertakan berbagai sumber informasi. Penelitian ini dibatasi oleh waktudan tempat, dan kasus yang dipelajari berupa program, peristiwa, aktivitas, atau individu.
 
D. Metode Pengumpulan Data
 
Beberapa metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif, yaitu:
 
1. WawancaraWawancara merupakan alat re-cheking atau pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperolehsebelumnya. Tehnik wawancara yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah wawancara mendalam.Wawancara mendalam (in
 –
depth interview) adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengancara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan informan atau orang yang diwawancarai,dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara, di mana pewawancara dan informan terlibat dalamkehidupan sosial yang relatif lama.Beberapa hal yang perlu diperhatikan seorang peneliti saat mewawancarai responden adalah intonasi suara,kecepatan berbicara, sensitifitas pertanyaan, kontak mata, dan kepekaan nonverbal. Dalam mencari informasi,peneliti melakukan dua jenis wawancara, yaitu autoanamnesa (wawancara yang dilakukan dengan subjek atauresponden) dan aloanamnesa (wawancara dengan keluarga responden). Beberapa tips saat melakukan wawancaraadalah mulai dengan pertanyaan yang mudah, mulai dengan informasi fakta, hindari pertanyaan multiple, janganmenanyakan pertanyaan pribadi sebelum building raport, ulang kembali jawaban untuk klarifikasi, berikan kesanpositif, dan kontrol emosi negatif.2. ObservasiBeberapa informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah ruang (tempat), pelaku, kegiatan, objek, perbuatan,kejadian atau peristiwa, waktu, dan perasaan. Alasan peneliti melakukan observasi adalah untuk menyajikangambaran realistik perilaku atau kejadian, untuk menjawab pertanyaan, untuk membantu mengerti perilaku manusia,dan untuk evaluasi yaitu melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadappengukuran tersebut.
 
Bungin (2007: 115) mengemukakan beberapa bentuk observasi yang dapat digunakan dalam penelitian kualitatif,yaitu observasi partisipasi, observasi tidak terstruktur, dan observasi kelompok tidak terstruktur.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->