• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Macam-Macam Perangkat Keras dan Fungsinya Yang dibutuhkan Komputer atau Notebook Untuk Mengakses Internet :
1.MODEM (MODULASI DEMOLATOR)2.ETHERNET CARD ATAU LAN CARD3.HUB ATAU SWITCH4.ROUTE
1.Modem
Fungsi dari modem adalah mengubah data dari digital ke listrik atau gelombang elektronik dansebaliknya.Jenis-jenis modem berdasarkan beberapa kategori :A.
Berdasarkan letak di CPU Komputer
, modem terbagi dua, yaitu :1. modem internalmodem yang berada di dalam cpu2. modem externalmodem yang berada di luar cpuB.
Berdasarkan cara koneksi dengan ISP
, modem terbagi dua, yaitu :1. modem wireline atau wiredmodem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP2. modem wirelessmodem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik)untuk berkoneksidengan ISPC.
Berdasarkan ISP (Internet Service Provider) yang digunakan atau teknologi ISP yangdipakai
, jenis modem bisa dibagi menjadi beberapa macam, antara lain :1. modem adsl2. modem dsl3. modem cdma4. modem gsm5. modem dial up
 
2.Ethernet Card atau Lan CardLan Card ( kartu jaringan ) berfungsi sebagai alat penghubung sebuah komputer dengan jaringan komputer atau penghubung komputer dengan modem jenis adsl dan dsl.3.Hub atau SwitchSwitch berfungsi menghubungkan dua komputer atau lebih. Switch dibutuhkan, jika inginmelakukan sharing internet.4.RouteRouter mempunyai fungsi yang sama dengan Switch, tetapi lebih pintar. Kelebihan Router dibanding Switch adalah fungsi routing dan gateway-nya. Fungsi routing berguna untuk memilih rute yang terbaik dalam jaringan, sedangkan gateway berfungsi seperti komputer server.Pada saat sekarang ini sudah ada jenis modem tertentu yang juga mempunyai fungsi sebagai router,gateway atau switch. Jadi pada saat kita ingin melakukan sharing internet ke beberapa komputer cukupmembeli modem model tersebut.Persyaratan minimal komputer atau notebook yang digunakan untuk akses komputer 1.Processor Pentium III 500 Mhz2.Ram 64 MB3.VGA Card 4 MB4.Sound Card dan Speaker 5.CD ROM6.Harddisk 10 GB7.Monitor CRT SVGA
 
ARPANETP
ada tahun 1957 Dephan AS (DoD — Departement of Defense) membentuk ARPA (AdvancedResearch Projects Agency) sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA bertugas meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer. Sebenarnya ARPAtidak memiliki ahli ilmu pengetahuan ataupun laboratorium. Yang dimiliki hanya kantor dan budgetkecil (bagi standar Pentagon) saja. ARPA menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan danmelakukan kontrak kerja dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ideyang dianggap menjanjikan bagi operasinya.
P
ada pertengahan tahun 1960-an, saat puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komandodan pengendalian jaringan yang dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Jaringan telepontradisional dianggap tidak aman. Karena bila satu jalur saja hilang, maka hal ini dapat mengakibatkanterhentinya semua percakapan yang menggunakan jaringan atau bahkan yang hanya menggunakansebagian jaringan secara tiba-tiba. Untuk mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA.
B
ekerjasama dengan beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukanDoD adalah berbentuk 
 packet-switching 
yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer host.Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan diCambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung.
W
alaupun masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasildiluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA,UCSB, SRI dan Utah University. Keempat simpul ini memang memiliki berbagai kontrak denganARPA, dan masing-masing simpul mempunyai komputer host yang benar-benar berbeda dan tidak  bersesuaian satu dengan lainnya. Jaringan ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputiseluruh wilayah AS dalam tiga tahun pertamanya.
S
ebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan radio paket yang mobile. Percobaan ini jugamenunjukkan bahwa protokol-protokol ARPANET yang telah ada tidak sesuai untuk dioperasikan pada jaringan ganda. Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke ARPANET.
U
ntuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA mengadakan beberapakontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley untuk mengintegrasikan protokol-protokoltersebut ke dalam Berkeley UNIX. Para peneliti di Berkeley menyusun sebuah program antarmuka(
interface
) ke jaringan (
 socket 
) yang memudahkan dan menulis beberapa program utilitas, aplikasi danmanajemen untuk membuat sistem jaringan lebih mudah dioperasikan.
P
ada tahun 1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dansukses. Sampai pada keadaan ini, ARPA menyerahkan manajemen jaringan ke Defense CommunicationAgency (DCA) untuk menjalankan ARPANET sebagai jaringan operasional. Yang pertama dilakukanDCA adalah memisahkan bagian jaringan militer ke subnet tersendiri, MILNET, yang memilikigateway-gateway yang sangat ketat membedakan antara MILNET dengan sisa subnet riset lainnya.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...