• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 1
    CommentGo Back
Download
 
Altar-altar Cahaya (Hayakal-un-Nur)Oleh: Suhrawardi000-0 Daftar Isi000-1 Sepatah kata Bagi Pembaca000-2 Pengantar: Filsafat Mistik Versus Filsafat Tasawuf000-3 Mengenal Suhrawadi000-4 Pendahuluan001 Bentuk Pertama Cahaya: Materi yang Tercerahkan002 Bentuk Kedua Cahaya: Memiliki Tiga Bagian:Bagian PertamaBagian KeduaBagian Ketiga003 Bentuk Ketiga Cahaya: Beberapa Persoalan yang Perlu Dicermati004 Bentuk Keempat Cahaya: Ada Lima Bagian:Bagian PertamaBagian Kedua: Menetapkan Bentuk CahayaBagian KetigaBagian Akhir dari Bagian Ketiga dan Permulaan Bagian KeempatBagian Kelima005 Bentuk Kelima Cahaya:Bagian PertamaAkhir Bentuk Kelima Cahaya006 Bentuk Keenam Cahaya007 Bentuk Ketujuh Cahaya: Tentang Kenabian008 Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.009 Epilog: Fabel Sufi tentang Kota-kota Jiwa.010 Catatan KakiSepatah Kata Bagi PembacaSahabatku, hatimu adalah cermin yang kotor. Engkau harus membersihkannya daritabir debu yang menutupinya. Hati ditakdirkan untuk memantulkan cahaya-cahayarahasia Ilahi. Ketika cahaya dari:Allah (Yang) adalah Cahaya langit dan bumi.mulai menyinari bagian-bagian hatimu, pelita hati akan menyala. Pelita hati itudi dalam kacadan kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya)Kemudian di dalam hati itu, kilat penyingkapan Ilahi akan memancar. Kilat iniberasal dari awan-guntur dari maknayang dinyalakan dengan minyak dari pohonyang banyak berkahnya,(yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak ditimur dan tidak pula di barat,dan pancaran cahaya terhadap pohon pengungkapan itu begitu murni, begitu nyatasehingga iamenerangi, walaupun tidak disentuh api.(Q.S. an-Nr 24:35)
ū
Kemudian pelita pengetahuan menyala dengan sendirinya. Bagaimana ia tetap padam
 
ketika cahaya rahasia Ilahi menyinarinya? Jika hanya cahaya rahasia Ilahi yangmenyinarinya, langit malam rahasia akan menyala dengan ribuan bintangDan dengan bintang-bintang (engkau)menemukan jalan (mu).(Q.S. an-Nahl 16:16)Bukanlah bintang-bintang yang menunjuki kita, tetapi cahaya Ilalhi. Sebab Allahtelahmenghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang.(Q.S. al-Mulk 67:6)Jika hanya pelita rahasia yang menyala di dalam batin anda, sisanya akan datangsecara sekaligus atau perlahan-lahan. Sebagiannya telah anda ketahui, sebagianlagi akan kami paparkan kepada anda. Bacalah, dengarkan, dan cobalah pahami.Gelapnya awan-kelalaian akan diterangi oleh kehadiran Ilahi, kedamaian, dankeindahan bulan purnama yang akan terbit dari ufuk pancaranCahaya di atas Cahaya(Q.S. an-Nr 24:35)
ū
yang selalu terbit di angkasa, melalui garis edar seperti yang Allahtetapkan, hingga ia(Q.S. Ysn 36:39)
ā ī
Bersinar dalam keagungan di pusar angkasa, menyinari gelapnya kelalaianDan demi malam apabila ia telah sunyi(Q.S. adh-Dhuh 93:2)
ā
Demi waktu matahari sepenggalan naik(Q.S. adh-Dhuh 93:1)
ā
malam kelalaian anda akan menyaksikan terangnyaSinar surya. Kemudian anda akan menghirup harummengingat Allah danmemohon ampun di waktu sahur.(Q.S. Ali Imran 3:17)Kelalaian, dan menyesali masa hidup yang anda habiskan dalam tidur. Anda akanmendengar nyanyian malam menjelang pagi, dan anda akan mendengarnya berkata,“Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam, dan diakhir-akhir malam mereka memohon ampunan.”(Q.S. adz-Dzriyt 51: 17-18)
ā ā
Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Diakehendaki.(Q.S. an-Nr 24:35)
ū
Kemudian melalui ufuk Akal Ilahi anda akan menyaksikan terbitnya mataharipengetahuan batin. Itulah matahari pribadi anda, karena anda adalah orangyang dibimbing Allah, lagi berada di jalan yang lurus,Dan bukan
 
orang-orang yang merugi(Q.S. al-A‘rf 7:178)
ā
Dan anda akan memahami rahasia bahwaTidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulandan malam pun tidak dapat mendahului siang. Danmasing-masing beredar pada garis edarnya.(Q.S. Yasin 36:40)Akhirnya, tali itu akan diuraikan sesuai denganDan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagimanusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.(Q.S. an-Nr 24:35)
ū
Tabir akan tersingkap dan tameng akan hancur, yang menunjukkan yang halus dariyang kasar; kebenaran akan menyingkapkan wajahnya. Semua ini akan bermula ketikacermin hati anda dibersihkan. Cahaya rahasia Ilahi akan terpancar ke dalamnya jikaanda berharap dan memohon kepada-Nya, dari-Nya, dengan-Nya.DARI SURAT HADRAT ‘ABD-UL-QADIR AL-JILNI.
Ā
PengantarFilsafat Mistik Versus Filsafat TasawufUntuk menjelaskan inti pandangan Suhrawardi dalam karya ini, perlu diuraikanperbedaan antara dua pendekatan yang – meski dalam beberapa hal memiliki kemiripan– sama sekali berbeda: satu dikenal luas sebagai filsafat mistik, satu lagi disebut filsafat tasawuf.Filsafat mistik adalah sistem pemikiran yang didasarkan atas teori perolehanpengetahuan melalui ilham dan wahyu, dan digunakan untuk menjelajahi misteri. Didunia Islam pada masa Suhrawardi, bentuk filsafat ini disebut isyraqiyyah(filsafat iluminasi: secara harfiah, iluminasi melalui cahaya murni tanpa materi,dari Timur (syarq) jiwa).Arti isyraqiyyah adalah metafisika cahaya. Meski perhatian kepada cahaya sebagailawan kata dari kegelapan telah menjadi dasar bagi banyak filsafat dan agama lain,khususnya Zoroasterianisme, yang sangat ditentang oleh para filsuf isyraqi, parafilsuf mistik yang berhaluan mazhab isyraqiyyah sama sekali tidak melepaskan diridari ortodoksi Islam (syari‘ah). Sebaliknya, mereka menyelaraskan ortodoksi denganfilsafat mereka, dan menggabungkan keduanya. Mereka berusaha menjelaskan filsafatmereka dengan Islam dan Islam dengan filsafat mereka. Isyraqiyyah menjadikan al-Qur’an sebagai saksinya:Allah Pelindung orang-orang yang beriman:Dari relung kegelapanDibawa-Nya mereka menuju cahayaSetan adalah pelindungOrang-orang kafir.Dari cahaya dibawanya merekake dalam relung kegelapanmereka akan menjadi sahabat di neraka,mereka kekal di dalamnya.(al-Baqarah 2: 257)
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...

Assalamu'alaikum wr wb. izin share, syukron, Wassalam.

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...