Komisi Pemilihan Umum Daerah
7
sosialisasipemilu
‘’P
emuatan DCSdan DCT dimedia massamemungkinanmasyarakat luasdapat leluasa membaca danmenyeleksi secara seksama siapa-siapa saja yang pantas dipilih menja-di legislatif. Termasuk ditetapkansebagai calon terpilih dengan suaraterbanyak,’‘ kata Siti GhoniyatunSH, Ketua KPU Kulonprogo pada
Saresehan Sosialisasi Pemilu 2009
diRumah Makan Bu Hartin, 24November 2008 lalu dengan pesertapara camat se KabupatenKulonprogo, perwakilan lurah dandukuh, tokoh masyarakat serta insanpers.Dijelaskan Siti Ghoniyatun,Pemilu 2009 merupakan masa tran-sisi tata cara pemungutan suara.Sebab Pemilu kali ini tidak lagimenggunakan cara mencoblos suratsuara, tetapi dengan memberikantanda centang (
) sekali pada suratsuara. Pemberian tanda ini sesuaidengan peraturan KPU Nomor 35Tahun 2008 tentang Pedoman TeknisPelaksanaan Pemungutan danPerhitungan Suara di TempatPemungutan Suara (TPS) dalamPemilu anggota DPR, DPD, DPRDProvinsi dan DPRDKabupaten/Kota Tahun 2009.‘’Namun jika nanti ada petugasKPPS menemui surat suara dengantanda centang yang tidak sempurnaatau bahkan tanda coblos sekalipun(tapi syaratnya hanya satu kali),surat suara tersebut dianggap sah,’‘kata Siti Ghoniyatun.Drs R Agus Santosa selaku mo-derator mengatakan saresehan ini bertujuan untuk mensosialisasikanperaturan tentang Pemilu 2009.Selain itu, juga untuk mengenali per-masalahan-permasalahan Pemilu baik ketika sudah berlangsungmaupun yang akan dilaksanakan.‘’Diharapkan dari sejumlah problemyang ditemui di lapangan bisa digu-nakan sebagai bahan masukan kepa-da penyelenggaran Pemilu,’‘ kataAgus Santosa. Karena itu, ia meng-harapkan peserta sarasehan dapatmenyerap dan menguasai peraturanPemilu 2009.Selain itu, dengan menguasai danmemahami peraturan Pemilu, paratokoh masyarakat ini diharapkan bisa mengatasi permasalahan-per-masalahan yang muncul di wilayahmasing-masing. Bahkan para tokohmasyarakat bisa menjamin penye-lenggaraan Pemilu di wilayahnya benar-benar berkualitas baikSementara narasumber lain,Marwanto S.Sos (Divisi Sosialisasi,Pendidikan Pemilih, Humas danData Informasi KPU KabupatenKulonprogo) mengemukakan per-aturan penyelenggaraan Pemilu dariwaktu ke waktu terus mengalamiperbaikan. Diantaranya, peraturantentang penyelenggara Pemilu (UUNo 22 Tahun 2007) dipisahkan dariperaturan tentang Pemilu (UU No 10Tahun 2008). Hal lain, diumumkan-nya daftar calon legislatif sementaradan daftar calon legislatif tetap (DCSdan DCT) melalui media massa.Semua itu untuk mewujudkanPemilu berkualitas, yang ditandaiadanya kebebasan wargamasyarakat menentukan pilihannya.Meski bebas menentukan pilihan,namun masyarakat diharapkan men- jadi pemilih yang cerdas: yaknimemilih calon wakil rakyat yang berkualitas.Dengan terpilihnya wakil rakyatyang berkualitas, niscaya prinsip
re- presentative
(keterwakilan) dapatdipertanggungjawabkan. Wakilrakyat yang dihasilkan pun dapatmenyerap dan menyuarakan aspirasiwarga negara secara baik. Atas dasaritulah, maka pada Pemilu 2009 men-datang tak ada alasan bagi warganegara untuk Golput. Pilihan rakyatakan menentukan masa depan bangsa ini, lima tahun ke depan
G
Tak Ada Alas
Leave a Comment