/  2
 
Kamis, 23 April 2009
REPUBLIKA
15
kabarkota
Yogyakarta I Semarang I Solo I Purwokerto I Magelang I Pekalongan
K
artini adalah tokoh wanita dan ido-la kaum wanita Indonesia, seorangketurunan bangsawan Jawa, di saatnegara Indonesia terjajah oleh bangsalain. Dia sanggup menggebrak jiwa kaumwanita Indonesia, dengan bukunya yangterkenal ìhabis gelap terbitlah terang”.Buku yang berisi cita-cita Kartini untukmenyadarkan kaum wanita Indonesia yangterkurung di rumah tak berpendidikan,agar mereka bisa berkembang dan me-nyamai wanita bangsa barat. Buku itu jugamelukiskan keinginan Kartini agar kaumwanita Indonesia dapat mengenyam pendi-dikan lebih baik.Harus diakui, meskipun saat ini susahmencari buku mitos tulisan Kartini yangselalu bergaung di benak bangsa ini.Namun cita-cita Kartini yang menjadi
iko 
nwanita Indonesia, gagasannya diharapkanterus dapat terus berkumandang sehinggadapat menggerakkan gadis-gadis muda diTanah Air.Begitu besarnya jasa-jasa beliau padaIbu Pertiwi, setiap hari kelahiran Kartinipada 21 April, kita selalu memperingatimasyarakat Indonesia sebagai hari Kartini.Saat peringatan, seperti yang sudah-su-dah, siswa-siswa sekolah diwajibkan me-ngenakan pakaian adat dan mengadakankegiatan lomba ketrampilan seperti ma-sak, menari atau kegiatan lainnya yangbernuansa mendidik ketrampilan motorikpara siswa sekolah.Kita melihat, seremonial peringatan hariKartini selalu identik dengan pakaian adatJawa, Minang, Bugis, dan sebagainya. Takterkecuali siswa sekolah dasar, para siswasiswi Taman Kanak-Kanak tak luput dari‘ketentuan’ mengenakan pakaian adat.Alhasil mereka harus sewa pakaian,
make up 
ke salon dan tersiksa tidak bisa berger-ak secara leluasa seperti hari sekolah bi-asanya.Dengan mengenakan pakaian adat se-perti itu, kita akan mengenang perilakuKartini, dengan mengidentikkan dirinyaseperti tampilan Kartini kala itu. Bagi parasiswa pria memakai pakaian adat, menge-nang siapa, mengidentikkan diri terhadapsiapa ?Yang menjadi pertanyaan kemudianadalah mengapa peringatan Kartini identikdengan pakaian adat, apa tujuannya danapakah pakaian adat cita-cita Kartini ?
Pemandegan cita-cita
Mengadakan peringatan hari Kartini, ha-kekatnya bermaksud meneruskan cita-citaperjuangan RA Kartini. Mengapa peringa-tan Kartini harus mengenakan pakaianyang telah ditampilkan Kartini ratusan ta-hun silam ? Kalau di abad global seka-rang kita berpenampilan yang sama deng-an tampilan wanita abad 18 apa mak-nanya ?Apakah tidak berarti kita justru me-mandegkan cita-cita Kartini? Apa tepat ka-lau meneruskan cita-cita Kartini harusmenyamakan diri dengan tampilan pejuangratusan tahun lampau?. Karena sebetulnyamenganakan pakaian adat berarti memati-kan kreatifitas yang telah dibangun Kartini.Bukankah menuntut hak belajar meru-pakan ide kreatifitas besar Kartini yangingin merombak dan merubah tradisi wani-ta Indonesia saat itu. Oleh sebab itu seha-rusnya pengembangan kreativitas yang ha-rus ditradisikan pada generasi abad ini?Kartini merupakan pemikir besar untukbangsa ini, terukir dalam slogannya ‘terbit-lah terang.’ Kartini bercita-cita agar gadis-gadis Jawa (Indonesia) bisa mendudukkandiri sejajar dengan kaum pria dalam pendi-dikan, melakukan aktifitaskemasyarakatan, sehingga kaum wanitatidak sekedar diperankan sebagai
konco wingking 
. Tetapi ia diperankan menjadipendamping yang berperan aktif dalammenata berkehidupan keluarga, kemasya -rakatan dan bernegara.Sayangnya cita-cita besar Kartini ini ter-nodai oleh gerakan kaum wanita sendiri.Kita lihat munculnya ‘geng Nero’, yang ter- jadi di daerah kelahiran Kartini di Rem-bang, terdapatnya Kartini abad 21 yang‘rela menikah dan dinikahkan di bawahumur’, munculnya wanita yang pestaganja, Zarima ratu ganja, munculnya wani-ta penghibur, dan sebagainya.Kasus seperti ini, disadari atau tidakakan menodai cita-cita Kartini, bukan lagiterbit terang, tetapi tenggelam di kegela-pan, bagi diri mereka, kelompok merekadan lingkungan mereka. Kecemerlanganide Kartini diakui semua kalangan masya-rakat Indonesia, popularitas Kartini belumtersaingi oleh tokoh wanita lain.Idenya selama ini dikenang dan setiaptahun diperingati oleh masyarakat kita.Yang menjadi pertanyaan apakah perjuan-gan Kartini sekedar berpakaian daerah,lomba masak, make up dan sejajarnya.kiranya kalau Kartini bangun dari kubur-nya, ia tentu akan marah pada kita, kena-pa hari sudah berganti, tahun sudah lewat,dunia sudah berubah, tapi peringatan hariKartini masih sama seperti sedia kala. Halini menjadi pertanyaan besar apakah tidakada ide baru atau belum ada ide yang bisaditerima.Persoalan yang ditunggu masyarakatadalah apa agenda besar Kartini di tahuntahun mendatang. Walaupun kita tahukaum perempuan saat ini sedang memper- juangkan kesetaraan politik di legislatif dan eksekutif. Hanya itukah agenda besarpara penerus Kartini? Hanya mereka yangtahu.
Drs Sukardi MM
Dekan Fakultas Ekonomi UAD
‘’Revitalisasi Cita-cita Kartini’‘ 
forum akademia
DOKUMEN
Drs Sukardi MM
YOGYAKARTA — Sekitar 10hingga 20 persen pegawai negerisipil (PNS) dilingkungan Peme-rintah Kota (Pemkot) Yogyakartaternyata belum ‘melek’ teknologi.Apa penyebab yang membuat me-reka gagap teknologi (gaptek)?Setelah ditelusuri ternyata mere-ka yang belum ‘melek’ teknologi itukarena minim kemauan untukmempelajari teknologi informasi.‘’PNS yang umurnya sudah lebihdari 30 tahun akan lebih sulit bela-jar komputer dan mempelajari tek-nologi informasi,’‘ terang KepalaBagian Teknologi Informasi danTelematika Setda Kota Yogyakarta,Rudi Firdaus Jusuf di Balai Kota,Rabu (22/4).Menurutnya, jumlah PNS nonguru secara keseluruhan dilingkun-gan Pemkot sebanyak 4 ribu orang.Secara rutin pihaknya telah men-
training
sebanyak 600 hingga 800PNS. Adapun jumlah komputer ya-ng tersedia secara keseluruhan diPemkot Yogya sebanyak 700 unit de-ngan jumlah komputer yang menga- lami kerusakan sekitar 40 persen.Mengomentari analisa tersebut,Kepala Bagian Humas dan Infor-masi Kota Yogyakarta, Herman EdySulistyo mengatakan sebagian be -sar PNS di Kota Yogyakarta masihberusia muda. Namun memang adasekitar 10 hingga 20 persen PNSyang usianya lebih dari 35 tahun.Hal itulah yang menurutnya,menjadi salah satu kendala ter-hadap keinginan untuk terus bela-jar terkait perkembangan teknologiinformasi saat ini. Namun begitukata dia, pihaknya bersama instan-si terkait akan terus melakukansosialisasi dan pelatihan terhadappara PNS di lingkungannya.‘’Secara tampilan
open source
memang tidak jauh berbeda dengansistem
windows
tetapi untuk peng-gunaanya dibutuhkan pembelaja-ran dan itu harus dilakukan pelati-han terlebih dahulu,’‘ paparnya.Ketrampilan penggunaan tekno-logi itu juga dipengaruhi oleh polapembiasaan. Karena itu dengan ke-bijakan Pemkot Yogyakarta yangsudah lama terbuka terhadap per-kembangan teknologi diharapkanmampu merangsang PNS untuk ter-biasa dengan teknologi itu sendiri.‘’Kita sudah lama menggunakanabsen sidik jari, bahkan sistem le-lang kita telah menggunakan sistemelektronik begitu pula dengan pen-gaduan melalui unik pelayanan in-formasi juga menggunakan tekno -logi,’‘ tandasnya.Sementara itu, sebagai upayaPemkot dalam melindungi HAKI(Hak Kekayaan Intelektual) menu-rut Rudi, Pemkot bekerjasama den-gan Yayasan Air Putih dan komuni-tas
open source
akan melaksanakanPengembangan
Help Desk
NasionalPerangkat Lunak
Open Source
(PLOS) selama dua tahun.
Migrasi perangkat lunak
Diakuinya, proyek ini akan men-garah pada migrasi ke perangkatlunak
open source
, didukung den-gan
help desk
yang akan menggan-tikan dari
soft ware
yang semulaberbayar (Microsoft) menjadi takberbayar (Linux). Digantinya sistemini dinilai memberi keuntunganlebih di antaranya menghemat da-na, bebas virus dan meminimalisirlambatnya komputer serta memper-cepat koneksi dengan internet.‘’Kita targetkan tahun 2011semua PNS Kota Jogja dapat meng-gunakan aplikasi sistem baru ini,’‘tandasnya.Untuk menuju
Open SourceSoftware
(OSS), PNS dilingkunganPemkot Yogya akan didampingioleh
Combine
dan KPLI (KelompokPengguna Linux Indonesia) untukmempelajari aplikasi ini.Menurutnya, jika menggunakansistem ini maka akan menghematbiaya penggunaan mencapai 20 per-sen hingga 40 persen. ‘’Biaya yangdibutuhkan untuk per unit kompu-ter antara 7 juta hingga 5 juta de-ngan program ini nanti bakal meng-hemat anggaran hingga 2 juta perunit per
user
nya,’‘ terang Rudi.
yli
20 Persen PNS Belum
Melek 
Teknologi
Layanan Syariah:
Dewan Pengawas Syariah Bank Permata, Muhammad Faiz tengah menggesek ATM Permata Syariahdi kantor Bank Permata Yogyakarta didampingi
Head 
Permata Bank Syariah Yogyakarta, Andrian A Gunadi saat
lounch- ing 
Unit Usaha Syariah Bank Permata di Yogyakarta, Rabu (22/4). UUS Bank Permata di Yogyakarta itu merupakan kantorcabang ke 55 di Indonesia.
YULIANINGSIH/REPUBLIKA
YOGYAKARTA — Berda-sarkan hasil pengumumanperolehan kursi legislatif diDPRD Kota Yogyakarta me-lalui pemilihan legislatif2009, diketahui bahwa hanya10 orang
incumbent
yangberhasil bertahan dan dudukdi kursi wakil rakyat periode2009-2014 mendatang.Selebihnya 30 orang daritotal 40 kursi diisi wajah-wajah baru. Kesepuluh
in-cumbent
yang tetap bertahansebagai wakil rakyat antaralain, Henry Kuncoroyektidan Suharyanto (Dapil I),Chang Wendryanto dan Su-janarko (Dapil II) serta Su-warto (Dapil IV). Kemudian
incumbent
dari Partai De-mokrat yakni, RM SinarbiyatNujanat (Dapil I) dan AgusPrasetio (Dapil III). Lalu,PKS diwakili Ardianto (Da-pil I) dan M Zuhrif Hudaya(Dapil V). Serta R BagusSumbarja (Partai Golkar).Sementara itu, caleg dariDapil Kota Yogyakarta yangmewakili DPRD ProvinsiDIY adalah Kol (Purn) Su-kedi dan R Agung Prasetyo(Demokrat), Nuryadi dan Yo-hanes Widi Pratomo (PDIP),Arif Noor Hartanto (PAN),Sukamta (PKS) dan Nurja-nah (Golkar).Meski belum ditetapkansecara resmi, namun KPUKota Yogyakarta telah me-ngumumkan daftar calon le-gislatif sebagai wakil DPRDkota/provinsi tersebut dalamRapat Pleno Penetapan Su-ara Sah Pemilu di PendopoBalai Kota, Selasa (22/4)lalu.KPU Kota Yogyakartajuga menetapkan total pero-lehan suara dan kursi DPRD.Sama dengan Pemilu 2004,PDIP masih diperingkat per-tama dengan 11 kursi (47,414suara), disusul Partai Demo- krat yang sebelumnya men-dapat 4 kursi kini naik men-jadi 10 kursi (45,620 suara).Partai Amanat Nasional, je-blok dari 9 kursi menjadi 5kursi (26,828 suara).Lantas Partai KeadilanSejahtera (PKS) memperoleh21,546 suara dan Partai Gol-kar mendapat 15,868 suaramasih bertahan dengan 5kursi. Partai Persatuan Pem-bangunan (PPP) naik dari 1kursi menjadi 2 kursi (13,777suara), dan Partai Gerindramampu mengaet 2 kursi de-ngan perolehan 8,788 suara.
yli
Sepuluh Orang
Incumbent 
DPRD Masih Bertahan
kilas
Telkomsel
Lounching Campus Community 
YOGYAKARTA —-Setelah fokus mengga-rap pasar komunitas anak sekolah tahunlalu, Telkomsel mulai melirik pasar komuni-tas kampus. Keseriusan Telkomsel ditandaidengan di-
launching 
nya Program
CampusCommunity 
di Yogyakarta, Rabu (22/4).Manager Telkomsel
Branch
Yogya-Solo,Erik Rudianto mengatakan program
Campus Community 
dihadirkan bagi mahasiswaberupa layanan murah dan mudah diaksesoleh mereka.’‘Pada tahap pertama, Telkom-sel Yogya-Solo berhasil menggandeng 30perguruan tinggi yaitu 25 dari DIY dan sele-bihnya dari Solo,’‘ terang Erik.Dalam tiga bulan ke depan, lanjut Erik,pihak nya berharap akan menggandeng se-kitar 60-an perguruan tinggi atau sekitarseparoh dari 128 perguruan tinggi yang su-dah ada di DIY. Sedangkan soal mahasiswayang akan ditarik dalam komunitas, Erikmengakui belum berani mematok jumlahpasti.Untuk bergabung dengan komunitas ini,pelanggan cukup mendaftarkan secara gra-tis dengan cara mengirim SMS dengan ke-tik KAMPUSKODE KAMPUS dan kirim ke8888. ‘’Banyak keuntungan yang jelas, tarif yang dikenakan hanya Rp 0,5 per detik danakses internet hanya Rp 10 ribu untuk pe-makaian senilai 35 megabyte dengan masaberlaku 30 hari, Kita juga sediakan informa-si lowongan kerja dan beasiswa,’‘ tandas-nya.
yli
281 Siswa IkutOlimpiade Sains
SLEMAN — Dalam rangka peningkatanmutu pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupa-ten Sleman menyelenggarakan OlimpiadeSains Nasional (OSN) bagi siswa-siswa SMP/ MTs negeri dan swasta. Acara yang diikuti281 siswa itu dilaksanakan di SMP Negeri ISleman, Rabu (22/4).Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sle-man, Suyamsih mengatakan, kegiatan se-macam ini memang menjadi agenda prioritaskhususnya sasaran pada anak didik. Matapelajaran yang digelar dalam lomba tersebutadalah matematika, fisika dan biologi.Adapun penilaiannya mengacu pada standarolimpiade yang dilaksanakan internasional.Menurut Kepala Bidang SMP Dinas Pendi-dikan Kabupaten Sleman, Drs Sumarno, matapelajaran yang diminati peserta dalam lombaolimpiade tersebut antara lain untuk pelajaranMatematika sebanyak 101 siswa, Fisika 92siswa dan Biologi 88 siswa.Adapun tujuan umum penyelenggaraanolimpiade sains ini, katanya, adalah untukmeningkatkan kemampuan siswa SMP/MTsdi bidang MIPA baik dalam bentuk pemaha-man maupun analisis dan praktek.
yoe
YOGYAKARTA — Minatakseptor Keluarga Berenca-na Pria di DIY masih tergo-long tinggi, meskipun MajelisUlama Indonesia (MUI) telahmenyatakan fatwa haramvasektomi.Tercatat hingga Maret pe-serta KB baru pria pemakaimetode MOP (Metode Ope-rasi Pria) mencapai 78 orang,atau tercapai 13,66 dari tar-get tahun 2009 sebanyak 571akseptor baru, kata KepalaBidang Keluarga SejahteraPemberdayaan Kemasyara-katan (KS/KP) Badan Koor-dinasi Keluarga BerencanaNasional (BKKBN) DIY Su-ripto, Rabu (22/4).Ia mengatakan minat yangmasih cukup tinggi ini tak le-pas dari digencarkannyakampanye KB pria. ‘’Kita im-bangi efek adanya fatwa itudengan menggencarkan kam-panye KB pria,’‘ kata Suripto.Pada 2009 ini Pemerintahmenganggarkan dana kam-panye KB di seluruh DIY se-besar Rp 2,7 miliar. Dari danaitu hingga Maret sudah terse-rap sebesar Rp 117,8 juta.Tahun ini BKKBN DIYmemiliki target pencapaianpeserta baru vasektomi ham-pir dua kali lipat dibandingtahun 2008, menyesuaikantarget pencapaian nasionalyang juga tengah didong-krak. Target yang ingin dica-pai BKKBN untuk menam-bah peserta baru KB denganmetode vasektomi pada 2009mencapai 571, atau mening-kat dua kali lipat lebih di-banding target 2008 seba-nyak 265 peserta baru.Gencarnya kampanye dariBKKBN itu di antaranya de-ngan menfasilitasi pertemu-an antara ahli urologi, ula-ma-tokoh agama, dan ke-lompok peserta KB pria diDIY pada pertengahan Fe-bruari lalu. Langkah itu di-lakukan untuk mencegahsalah persepsi menganai va-sektomi di masyarakat. Daripertemuan itu, sejumlah ke-lompok KB Pria setidaknyatelah terbuka wacana men-genai vasektomi.Sementara itu Ketua Pa-nitia Lomba Karya Tulis ten-tang Program KB Nasional,Agus Nuruddin mengatakanpertengahan tahun ini BKKBN bekerjasama dengan Ika-tan Penulis Keluarga Beren-cana (IPKB) DIY menggelarkarya tulis untuk wartawan,penulis dan masyarakatumum bertema revitalisasiprogram KB Nasional.Lomba ini bertujuan me-ningkatkan informasi danpemahaman kepada masya-rakat umum melalui karya-karya yang dibaca, didengarmaupun dilihat. ‘’Saat iniBKKBN memang sedang me-nggencarkan KB untuk kaumpria,’‘ kata dia.
nri
BKKBN Siapkan Rp 2,7Miliar untuk Kampanye KB
Pada tahun 2011semua PNS Kota Yogyadapat menggunakanaplikasi Linux.
Hari Bumi:
Sejumlah murid sekolah alamAr-Ridho menggelar aksi simpatik menyam-but Hari Bumi di kawasan Jl Imam BardjoSemarang, Rabu (22/4). Mereka mengkritikulah manusia yang telah menyakiti bumi.
BOWO PRIBADI/REPUBLIKA

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...