• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Kamis, 4 Juni 2009
REPUBLIKA
15
kabarkota
Yogyakarta I Semarang I Solo I Purwokerto I Magelang I Pekalongan
A
khirnya pasangan calon presiden (ca -pres) dan wakil presiden (cawapres)terbentuk. Setelah melalui manuverpolitik berliku, tiga pasangan capres dan ca-wapres mendaftarkan diri ke Komisi Pemili-han Umum. Ketiga pasangan capres dan ca-wapres berlaga memperebutkan tahta RI-1dan RI-2. Pasangan capres dan cawapres ituadalah Jusuf Kalla/Wiranto, Susilo BambangYudhoyono/Boediono, dan Megawati Soekar -noputri/Prabowo Subiyanto.Berbagai cara dilakukan oleh pasangancapres dan cawapres merebut simpati rakyat.Aksi pasangan capres dan cawapres meraihperhatian publik dimulai saat deklarasi. Jusuf Kalla/Wiranto mengumumkan secara resmipencalonannya di Tugu Proklamasi denganmengusung slogan lebih cepat, lebih baik.Tidak mau kalah dengan pesaingnya, Su-silo Bambang Yudhoyono/Boediono membikindeklarasi di Sasana Budaya Ganesa, Bandu-ng dengan acara megah. Peristiwa politik itumenelan biaya besar. Megawati Soekarnopu-tri/Prabowo Subiyanto sekedar ingin tampilbeda dan terkesan berpihak pada
wong 
cilikmembikin deklarasi di tempat penampungansampah Bantar Gebang, Bekasi.Setelah mendeklarasikan diri, ketiga pasa-ngan calon presiden dan wakil presiden berg-erak cepat membuat tim sukses, melakukanpendekatan pada kelompok masyarakat, kun- jungan ke pasar, turun ke daerah-daerah, danmencuri start kampanye tampil di televisi.Perjuangan keras memang ditempuh olehcapres dan cawapres merayu rakyat. Pasangancapres dan cawapres menebar pesona supayarakyat jatuh hati. Meski politik tebar pe sonamenggunakan beragam pendekatan dilakonioleh pasangan capres dan cawapres, rakyat se-bagai pemilih harus kritis dan cerdas menen-tukan sosok kandidat yang dipilihnya Daya kritisrakyat sangat diibutuhkan untuk mengamati,mengevaluasi dan mengambil keputusan memi-lih salah satu kandidat presiden dan wakil pre-siden. Sehingga rakyat secara cerdas menggu-nakan hak pilihnya mencontreng capres dan ca-wapres yang membawa kemajuan bangsa.
Tak mempan disogok
Manfaat berikutnya daya kritis membikinrakyat tak mempan disogok
money politic 
.Daya kritis menjadi benteng yang kuat terha-dap politik uang. Rakyat kritis tak akan ha-nyut terhadap pemberiaan materi sebagai go-daan memilih salah satu pasangan kandidatpresiden dan wakil presiden.Daya kritis juga membuat rakyat tak bisadibohongi oleh program bombastis selamakampanye. Ketika bakal presiden dan wakilpresiden menabuh genderang perang mena-warkan program-program kampanye, rakyatcerdas bisa memilah isi dan slogan-slogankampanye membawa kemaslahatan bagi rak-yat atau sekedar janji-janji politik kosongyang sekedar bertujuan untuk meningkat pe-rolehan suara pilpres.Hal lain yang lebih penting untuk diperha-tikan adalah daya kritis bisa berbuah pada pe-rilaku rakyat memilih secara cermat. Rakyatmemiliki daya kritis mengarahkan pilihannyapada capres dan cawapres yang dalam dirinyaterkandung mentalitas berkelimpahan. Sifatkepribadian ini mengandung makna seorangpresiden dan wakil presiden suka memberikanpertolongan dan tumbuh kepuasan batin bilamenolong orang lain.Sifat kepribadian lain dari capres dan ca -wapres menjadi pilihan rakyat berkaitan den-gan kemampuan berempati. Empati menjadiketerampilan sosial capres dan cawapresmerasakan apa yang dirasakan oleh rakyat.Dengan empati bila capres dan cawapresterpilih akan
trenyuh
menyaksikan rakyat ber-desak-desakan antri memperoleh bantuanlangsung tunai, buruh di PHK, balita mengala-mi busung lapar, dan berjibun antrian anakmuda mencari kerja. Selain itu, komunikasitranformasional diperlukan bagi calon presi-den dan wakil presiden bila ingin diminatioleh rakyat.Capres dan cawapres unggul dalam berko-munikasi tranformasional berpotensi mencip-takan situasi minim konflik. Seandainya ca-pres dan cawapres berselisih paham bisaberbahasa menyejukkan hati pada orangyang berbeda pendapat. Dengan begitu lawanyang menyerang merasa segan. Mengapa?Karena serangan yang ditujukan padanya di-tanggapi memakai bahasa santun yang bere-fek menyentuh hati musuh-musuh politik.Sifat melayani merupakan bagian mengu-atkan dari profil capres dan cawapres menda-pat dukungan dari rakyat. Sifat melayani da-pat diterjemahkan sebagai sifat dari capresdan cawapres senang melihat orang lain se-nang dan susah melihat orang lain susah.Capres dan cawapres bersifat melayanitidak akan mementingkan diri sendiri, tetapilebih mengutamakan kepada kepentinganbersama. Capres dan cawapres yang mempu-nyai sifat melayani tidak akan mau menari-nari di atas penderitaan rakyat untuk menca-pai keniktaman duniawi.
Perlunya Pendidikan Politik
Begitu pentingnya daya kritis rakyat seba-gai pisau analisis mengambil keputusan pil-pres 2009. Maka masih ada waktu bagi lem-baga perguruan tinggi, Lembaga SwadayaMasyarakat, dan institusi berwenang untukmengadakan pendidikan politik bagi rakyat.Pendidikan politik bermanfaat menum-buhkan daya kritis rakyat menghasilkan presi-den dan wakil presiden berkualitas. Sebalik-nya minimnya pendidikan politik menjadikanrakyat salah memilih presiden dan wakil pre-siden. Maka kalau Pilpres 2009 menghasil-kan capres dan cawapres tidak mampu men-gangkat Indonesia dari krisis, sebenarnyasemua elemen bangsa memberi kontribusi!
Hadi Suyono
Dosen Fakultas Psikologi dan KepalaBidang Pengelolaan CitraUniversitas Ahmad Dahlan
Menakar Daya Kritis Rakyat Pada Pilpres
Forum akademia
DOKUMEN
Hadi Suyono
YOGYAKARTA — Harapan pe-tani cabai menangguk untung padamusim panen raya sekarang initampaknya harus dikubur jauh-jauh. Pasalnya baru memasuki mu-sim panen raya, harga komoditastersebut di sentra tanaman cabaikeriting di Kulonprogo dan Bantulmengalami kejatuhan.Di dua daerah tadi, petani men-jual cabai merah keriting cukupbervariasi. Jika di Kulonprogo, pa-ra petani melepas di kisaran Rp 4ribu per kg maka di Bantul justrulebih rendah lagi yakni Rp 2 ribuper kg. Padahal harga cabai untukjenis ini biasanya dijual pada kisa-ran Rp 10 ribu per kg. Akibat hargajual yang jatuh para petani menga-lami kerugian yang tak sedikit.Widodo misalnya seorang petanicabai di lahan pasir Desa Garong-an, Kecamatan Panjatan, Kulon-progo, mengatakan tingkat hargapada panen kali ini paling buruk.‘’Panen kali ini petani tak bisa men-dapat penghasilan maksimal,’‘ kataWidodo, Rabu (3/6).Pendapat senada juga dikemu-kakan Sarjiman, petani di DesaSrigading, Kecamatan Sanden,Bantul yang terpaksa harus memi-lih memanen dini karena takut har-ga semakin anjlok. ‘’Bisa-bisa nan-tinya kami tambah rugi, karena ha -sil panen tak bisa menutupi biayaproduksi,’‘ kata dia.Widodo menambahkan denganharga jual Rp 4 ribu per kg jelas sa -ngat memukul semua petani cabaidi Kulonprogo. Bahkan ia menilaisemua petani mengalami kerugianyang cukup lumayan. Mengenai be-rapa besarnya, Widodo enggan me-nyebutkan. ‘’Boleh dikatakan kaliini kami akan merugi,’‘ tambahnya.Ia mengungkapkan, untuk mena-nam cabai paling tidak modal yangdiperlukan mulai dari tanam hinggaperawatan mencapai Rp 5juta. Da-lam satu tahun jika perawatannyabagus maka petani dapat memanencabai hingga 40 kali.Bagaimana dengan di Bantul?Menurut Sarjiman, saat ini terdap-at sekitar 1.000 hektar tanaman ca-bai siap panen. Tanaman tersebuttersebar di tiga kecamatan yaitukecamatan Kretek, Sanden danBambanglipuro.
Panen bersamaan
Ia mengatakan untuk tanamancabai seluas 1.400 m2 miliknya, iaharus mengeluarkan biaya pupuksampai Rp 1,5 juta, dan biaya pes-tisida Rp 2 juta. Selain itu, ia jugamasih harus mengeluarkan ongkoskerja dan sewa lahan.Mengenai penyebab anjloknyaharga, kedua petani itu memperki-rakan kemungkinan karena di dae-rah lain saat ini sedang panen raya.Ia hanya berharap ke depan hargabisa membaik, sehingga setidaknyapetani bisa menutupi biaya pro-duksinya.Widodo mengatakan jumlah pe-tani di pesisir pantai selatan Kulon-progo lebih dari 20 ribu orang, yangmenggarap lahan pasir sekitar1.300 hektar. Setiap hari di daerahini bisa dipanen sampai 25 ton ca-bai. Rata-rata petani di pesisir Ku-lonprogo menggarap lahan seluas300-800 m2.Anjloknya harga komoditas per-tanian seperti sayuran juga terjadidi Desa Pratin Kecamatan Karang-reja Purbalingga. Menurut parapetani, harga sayuran yang ajlok-nya cukup besar adalah kol dankentang yang mencapai 50 persenlebih.Sukarso (37) petani di lereng Gu-nung Slamet itu mengatakan, kolkini hanya dijual Rp 500 per kilo-gram. Padahal sebelumnya hargakomoditas ini bertengger di kisaranRp 1.500 - 2 ribu per kg. Demikianpula dengan kentang yang sebe-lumnya dijual Rp 3 - 4 ribu kinihanya Rp 2 ribu per kg.Anjloknya harga membuat peta-ni frustasi dan membiarkan pane-nannya membusuk di pohonya.
yoe/wab
 Jelang Panen RayaHarga Cabai Anjlok
Petik Kopi:
Gubernur Jateng H Bibit Waluyo melakukan pencanangan petik kopi merah Sindoro-Sumbing di Desa Tlahab,Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung, Rabu (3/6). Harga kopi kering di daerah ini, sekarang mencapai Rp 14.500per kg glondong kering, bahkan yang berkualitas bagus atau petik merah bisa mencapai Rp 22 ribu per kg kopi glondongkering.
M ASADI/REPUBLIKA
YOGYAKARTA
Pro-vinsi DIY menduduki pe-ringkat kedua secara nasio-nal sebagai daerah rawannarkoba, sedangkan daerahperingkat pertama yang ra-wan narkotika dan obat ter-larang (Narkoba) adalahDKI Jakarta.Hal itu dikemukakan ang-gota Kelompok kerja Fungsi-onal Pusat Pencegahan Nar-koba Badan Narkotika Nasi-onal (Pakjafung PuscegahBNN) Yudi Kusumayadi,Rabu (3/6).Berdasarkan penelitianBadan Narkotika Nasional(BNN) dan Universitas Indo-nesia (UI) tahun 2008, jumlahpemakai narkoba di DIY se-banyak 68.980 jiwa atau 2,72persen dari jumlah populasiberusia 10-64 tahun seba-nyak 2.537.100 orang.Sedangkan jumlah pema- kai narkoba di DKI Jakartasebanyak 286.494 orang daripopulasi berusia 10-64 tahunsebanyak 6.980.700 orang .Lebih lanjut ia mengata-kan Yogyakarta menjadi pa-sar yang luar biasa dalamperedaran dan penyalahgu-naan narkoba dan termasukdalam 10 besar provinsi yangrawan penyalahgunaan nar-koba di Indonesia.‘’Yogyakarta ada di pe-ringkat kedua setelah Jakar-ta. Kemudian disusul Malu-ku, Maluku Utara, Goron-talo, Jambi, Sulteng, Sultra,Lampung dan KepulauanRiau,’‘jelas dia.Selanjutnya anggota BNPDIY Anyoko Priatno menga-takan ganja menduduki pe-ringkat pertama dalam pe-nyalagunaan dan peredarannarkoba di Yogyakarta dandisusul selanjutnya jenis ek-stasi.‘’Berdasarkan data dariPolda, setelah adanya pem-binaan terkait hal tersebut,ternyata memang usia pela-jar dan mahasiswa mendom-inasi dalam penyalahgunaannarkoba di Yogyakarta.Prosentasenya mencapai53 persen. Namun para pela-jar dan mahasiswa tersebutkebanyakan bukan asli Yog- yakarta atau terbilang pen- datang,’‘ungkap dia.
nri
Pecandu NarkobaDidominasi Mahasiswa
kilas
I Like Monday 
di JHoB
YOGYAKARTA — Pusat kecantikan
Jogja House Of Beauty 
(JHoB) yang berlokasi diJalan Sagan Kidul No 10 Yogyakarta melun-curkan program baru yaitu
I Like Monday 
serta perawatan baru
Healthy with extract Green tea 
dan
Back Waxing 
di awal Juni2009 ini.D. Marlinawati Puspaningsih selaku asis-ten manajer JHoB menjelaskan bahwa pro-gram
I Like Monday 
merupakan programbaru di bulan Juni-Juli 2009 berupa pro-gram
discount 
khusus untuk pelajar danmahasiswa sebesar 25 persen setiap mela-kukan perawatan pada setiap hari Senin.Sedangkan untuk jenis perawatannya sen-diri berlaku untuk seluruh jenis perawatanyang ada di JHoB.Lina menambahkan bahwa tujuan lain dariprogram
I Like Monday 
with JHoB adalah un-tuk mendukung kebersihan dan kecantikandiri yang dimulai sejak dini. Menga jak mereka,level
teenagers
untuk menjaga kebersihandan kecantikan diri sendiri sejak dini. Kulit tu-buh jika dirawat dan dijaga sejak dini akanmemberikan manfaat yang lebih ketika sudahmenginjak usia 40 an ke atas tutur Lina di-kantornya, Rabu (3/6).
yli
UMY Bangun
Student Center 
Tiga Lantai
BANTUL — Universitas MuhammadiyahYogyakarta (UMY) akan membangun
Stu dent Center 
yang akan berfungsi sebagai wadahuntuk mewujudkan kreativitas dan ekspresimahasiswa di kampus tersebut. Pemanca-ngan perdana tiang SC dilakukan Rabu (3/6)di Kampus Terpadu, Kasihan Bantul.Rektor UMY, Dasron Hamid mengatakan,SC nantinya diharapkan bermanfaat bagi ke-giatan kemahasiswaan. ‘’Dengan adanya fa-silitas yang memadai seperti
Student Center 
,merupakan bentuk dukungan universitas agarproses kegiatan kemahasiswaan berjalan le -bih maksimal,’‘ kata Rektor.Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan,Husni Amriyanto Putra mengatakan SC akanmenjadi pusat berkumpulnya beragam UKMUMY yang selama ini banyak menempatiruang di Gedung Plaza, Kampus TerpaduUMY. Ia mengatakan SC akan dibangun tigalantai dan direncanakan selesai Februari2010. Di masing-masing lantai terdapat 10ruangan dan 2 gudang, totalnya 30 dan 6gudang.
yoe
DPT DIY Bertambah,TPS Berkurang
YOGYAKARTA — Pada Pemilu Presiden(Pilpres) mendatang jumlah Daftar PemilihTetap (DPT) di DIY akan mengalami pening-katan dibanding jumlah DPT pada pemilu le-gislatif lalu. Sedangkan Tempat Pemungu-tan Suara (TPS) justru dikurangi.Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pe-milih, Humas dan Data Informasi KPU DIY,M Najib, Rabu (3/6) mengatakan pergese- ran DPT dipicu oleh tiga faktor utama, yaknipergeseran domisili penduduk, pertumbu-han positif penduduk, serta perubahan sis-tem pendaftaran pemilih.Dari lima di DIY, Kota Yogyakarta meru-pakan daerah dengan pergeseran pemilihpaling besar, yakni dengan penambahan12.150 pemilih atau 3,69 persen, disusulSleman 10.947 pemilih, Gunungkidul4.920 pemilih, dan Bantul 1.164 pemilih.Sedang Kulon Progo justru turun sebanyak45 orang.
mg1
Kerjasama:
Rektor UGM Prof Sudjarwadi (Kiri) dan DirekturUtama Indosat Jhonny Swandi Sjam menandatangani nota kese-pakatan kerjasama pelaksanaan program
corporate social respon- sibility 
(CSR) dalam bidag pendidikan di UGM, Rabu (3/6). Indosatmemberikan bantuan 60 buah monitor komputer, beasiswa dansebagainya.
YULIANINGSIH/REPUBLIKA
Untuk modal tanamdan perawatan petanimengeluarkan biayaRp 5 juta.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...