• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Kamis, 11 Juni 2009
REPUBLIKA
15
kabarkota
Yogyakarta I Semarang I Solo I Purwokerto I Magelang I Pekalongan
Berlangganan
R E P U B L I K A
Hubungi (0274) 541582
kilas
Pelatihan PenulisanJurnal Internasional
YOGYAKARTA — Berdasarkan surveiScientific American tahun 1994, sumbanganilmuwan Indonesia pada perkembangandunia ilmu setiap tahunnya hanya 0,012persen. Angka tersebut di bawah negarakota, Singapura yang bisa menyumbangkan0,179 persen. Sedangkan ilmuwan AmerikaSerikat dapat menyumbangkan 25 persen.Demikian diungkapkan Dr Suparwoko,Direktur Direktorat Penelitian dan Pengab-dian Masyarakat (DPPM) UII Yogyakarta pa-da pembukaan Pelatihan Penulisan JurnalInternasional di Yogyakarta, Rabu (10/6).Pelatihan diikuti dosen dari berbagai pergu-ruan tinggi Indonesia dan instansi pemerin-tah.Menurut Suparwoko, pelatihan ini dihara-pkan pada dosen Indonesia bisa berkiprahtidak hanya di tingkat nasional, tetapi inter-nasional. Kendala yang dihadapi saat iniadalah bahasa Inggris.‘’Sedikitnya sumbangan ilmuwanIndonesia di dunia internasional ini karenaminimnya publikasi, khususnya yang berba-hasa Inggris. Serta sempitnya sirkulasi per-sebaran publikasi, tiras dan tidak dilangganoleh perpustakaan pusat kegiatan ilmiahinternasional,’‘ kata Suparwoko.Bahkan dalam dunia internet pun, kataSuparwoko, judul tulisan karya ilmuwanIndoensia tak tertampilkan dalam layanancepat bibliografi. ‘’Kata kuncinya tak teram-bil oleh penyedia pindaian internet,’‘ kata-nya.Hal ini dapat dimengerti karena ilmuwanIndonesia sering dicap sebagai jago kan-dang. Karena itu, tidak mengherankan jikaterbitan berkala ilmiah Indonesia yang ter-daftar dalam liputan
Science Citation Index 
masih dapat dihitung dengan jari.
hep
KPU Gelar PekanSosialisasi Pilpres
YOGYAKARTA — KPU DIY beserta KPUKabupaten/kota se-DIY akan menggelarpekan sosialisasi Pilpres. Hal ini dimaksud-kan untuk mendorong kesadaran pemilihuntuk berpartisipasi dalam Pilpres 2009mendatang.Demikian diungkapkan M Najib, KetuaDivisi Sosialisasi, Pendidikaan, Humas danData Informasi KPUD DIY, kepada wartawandi Yogyakarta, Rabu (10/6). Sosialisasi yangakan digelar Senin-Ahad (15-21/6) ini akandikemas dalam acara kerakyatan. Sepertipemutaran 30 paket film, 17 paket dialoginteraktif di radio dan televisi, serta tujuhkali pementasan kesenian tradisional dian-taranya, wayang kulit, ketoprak humor, dage-lan mataram, pentas gamelan dan seba-gainya.Penayangan 30 paket film sosialisasi dipelbagai komunitas menjadi metode sosial-isasi praktis dan murah. Selain itu, filmadalah media yang paling mudah dipahamioleh lapisan masyarakat manapun. ‘’Seba-gai upaya menyiapkan bahan sosialisasi,KPU Provinsi DIY telah membuat film komedisituasi. Semua pihak diharap berpartisipasidengan turut membantu menayangkan filmitu kepada masyarakat,’‘ kata Najib.Selain itu, KPU juga akan memaksimal-kan para relawan Pemilu. Najib mengatakanada 400 relawan yang terdiri dari beberapapihak seperti Mahasiswa, aktivis pendidikanpemilih untuk pemilih difabel, Ormas, LSM,PPK dan PPS, yang siap membantu kerjaKPU.
mg1
Guru SD/MI Sleman35 PersenBerpendidikan S1
SLEMAN — Saat ini, baru 35,6 persenguru SD/MI di Kabupaten Sleman yang ber-pendidikan S1 dan D IV. Kondisi ini cukupmemprihatinkan, karena masih jauh dibawah standar nasional. Standar nasionalmenyebutkan angka ideal untuk guru SD/MIdi sebuah kabupaten baiknya mencapai 90persen.Melihat data dari Dinas PendidikanSleman ini, Komisi D DPRD Sleman, HudaTri Yudiana ST, mengatakan pemenuhankebutuhan dan kualitas guru ke depanharus mendapat perhatian serius. ‘’Kalautidak, persoalan ini akan berimbas padakualitas pendidikan dan kemampuan me-ngatasi permasalahan siswa,’‘ kata Hudayang juga sekretaris FPKS, kemarin.Huda mengatakan memang APBD Slemantelah menanggarkan dana untuk meningkat-kan pendidikan guru. Tetapi bantuan hanyabisa untuk 175 orang, yang ingin melan- jutkan kuliah ke jenjang S1. Besaran bantu-annya juga hanya Rp 2 juta per tahun,sesuai standar SPP untuk kuliah diUniversitas Terbuka.
yoe
SEMARANG — JaringanAdvokasi Tolak Semen Gresik(SG) membantah statemen Gu-bernur Jateng, H Bibit Waluyo.Sebelumnya, Bibit mengata-kan gagalnya pembangunanpabrik Semen Gresik karenaprovokasi Lembaga SwadayaMasyarakat (LSM).Manajer Regional WilayahJawa Eksekutif Nasional Wa-hana Lingkungan Hidup (Wal-hi), Desmiwati, mengatakanPernyataan Gubernur Jatengtersebut tidak berdasar danterkesan mencari kambing hi-tam. Menurutnya, gerakan ma-syarakat untuk menolak renca-na pembangunan ini telah adasejak tahun 2006 lalu.Hal ini membuktikan perny-ataan yang dikeluarkan guber-nur tidak berdasarkan faktayang benar. ‘’Apalagi denganmenuding LSM sebagai provo-kator warga untuk menaikanharga jual tanah. Buktinyaapa?,’‘ tegas Desmiwati di Se-marang, Rabu (10/6).Dukungan LSM terhadapgerakan masyarakat Pati terse-but, katanya, karena melihatapa yang diperjuangkan meru-pakan upaya penyelamatankawasan ekologi yang menjadipenyangga atas segala sumberkehidupan masyarakat. ‘’Teru -tama dari ancaman eksploitasisumber daya alam ekstraktifyang sudah banyak menimbul -kan dampak kerusakan ling ku-ngan,’‘ imbuhnya.Masyarakat Peduli Pegunu-ngan Kendeng (JMPPK) yangjuga warga Kedumulyo Sukoli-lo, Kabupaten Pati, Amrozimengatakan, gerakan penola-kan pembangunan pabrik se -men merupakan bentuk kon -sistensi. Karena masyarakatsudah menolak pembangunanSG sejak tahun 2006. ‘’Kami ti-dak pernah dibayar satu rupi-ah pun dari pihak luar. Tapi inimurni gerakan masyarakat,’‘kata Amrozi.Di satu sisi, Sarimin, salahseorang warga Desa Jimbaran,Kecamatan Kayen, KabupatenPati juga membantah pernya-taan Bupati Pati, Tasiman yangmengklaim 75 persen dari 200hektare lahan yang dibutuh-kan untuk pabrik semen telahdibebaskan.Menurutnya, tidak ada tanahyang telah dijual. ‘’Kami akantetap mempertahankannya. Pa-salnya tanah ini satu-satunyamilik sekaligus sumber penghi-dupan kami,’‘ ujarnya.Hal ini diamini LembagaBantuan Hukum (LBH) Sema-rang, Muhamad Nur. Pihaknyamendesak agar Gubernur Ja-teng mencabut SK kelayakanlingkungan yang telah disah-kan.Sehingga, secara otomatisakan membatalkan rencanapembangunan Pabrik PT SGbeserta AMDAL yang menyer-tainya. ‘’Saat ini kita sedangmengajukan gugatan
legalstan ding
di PTUN Semarang.Sehingga kami minta dihor-mati,’‘ tegasnya.Sebelumnya, Gubernur Ja-teng Bibit Waluyo menyatakanpenundaan pencanangan pem-bangunan pabrik Semen Gre-sik menunggu penyelesaianpembebasan lahan dan gantirugi. Menurutnya, pembebasanlahan dan ganti rugi menjadikendala untuk mencanangkanproyek ini.Sedangkan tahapan dan pro-ses perijinan pembangunanpabrik PT SG telah selesai bah-kan persyaratan Amdal yangdipersoalkan sejumlah wargatelah terpenuhi. ‘’Masalah peng-gantian lahan tanah yang terke-na proyek, saya harap sesuaidengan harga yang berlakudidaerah ini. Sehingga tidakmerugikan warga, lebih cepatlebih baik,’‘ ujar Gubernur.Sementara Lembaga Bantu-an Hukum (LBH) Semarang te-lah membawa polemik rencanapembangunan pabrik semenmilik PT Semen Gresik (PTSG) kepada lembaga advokasidunia, Amnesti Internasional.Kepala Operasional YLBHI-LBH Semarang, Sukarmanmengatakan, atas pernyataangubernur Jateng, H Bibit Wa-luyo yang akan melaksanakanpencanangan pembangunanpabrik semen di Sukolilo, LBHSemarang terus melakukankonsolidasi dan komunikasidengan jaringan.Dalam polemik pembangu-nan pabrik semen di wilayahkars Pegunungan Kendeng ini,LBH Semarang akan terus me-ngupayakan advokasi, baik se-cara mitigasi dan non mitigasimelalui koridor hukum.Upaya non mitigasi, jelas-nya, LBH Semarang sudahsampaikan permasalahan ren-cana pembangunan pabrik se-men ini kepada jaringan
nongovernment organisation
(NGO). ‘’Termasuk kepadaAmnesti Internasional yangberkedudukan di PBB menge-nai adanya dugaan perilakuyang tak mengindahkan hu-kum dalam rencana pemba-ngunan pabrik semen ini,’‘kata Sukarman, beberapawaktu lalu.
owo
LSM Bantah Jadi Provokator Penolakan SG
TEMANGGUNG — Para petani,baik padi maupun petani kopi diKabupaten Temanggung bakalmemperoleh angin segar. Pasalnya,Pemkab setempat saat ini tengahmelakukan berbagai pembicaraandengan berbagai pihak untuk men-gucurkan dana talangan.‘’Selama ini petani terjerat olehkebutuhan sehingga melakukanpetik muda,’‘ kata Bupati Temang-gung Drs H Hasyim Affandi padatemu wartawan kemarin (10/6).Kata Hasyim petani padi di dae-rahnya selama ini memiliki kecen-derugan melakukan petik dini. Se-hingga kualitas gabah buruk.Harga jualnyapun di bawah har-ga gabah yang ditentukan pemerin-tah. Selain itu, model ‘tebas’ atauijon menjadi bagian dari sistem tataniaga gabah. Model semacam ini,tentu sangat merugikan petani.Hal serupa juga terjadi pada ka-langan petani kopi di daerahnya.Menurut Hasyim, kualitas kopi didaerahnya yang sebenarnya terbaikdi Jawa Tengah sekarang ini terbi-lang dibawah standar. Sehinggaacapkali harga kopi jatuh sebagaiakibat petik muda.‘’Petani kopi kita, selain juga ter-jerat ijon, acapkali melakukan petikmuda,’‘ katanya menambahkan.Kondisi semacam itu tambahHasyim, sudah berlangsung berta-hun-tahun. Hal disebabkan karenapetani dijekar kebutuhan untukkeperluan hidup.Termasuk biaya anak-anak seko-lah yang acapkali mendesak, se-hingga tidak ada alternatif lain, se-lain menjual hasil komoditas yangdimiliki, meski sebenarnya belumsaatnya dipetik.Padahal sebenarnya, waktu petikhanya tinggal menunggu lima belasatau tiga puluh hari lagi. Oleh karenaitu, untuk meningkatkan kualitaskedua komoditas tersebut Pemkabberencana memberi talangan selamapetani menunggu musim panen.‘’Kami sudah melakukan pem-bicaraan dengan BPD Jawa Tengahdan menyambut baik program ini,bahkan gubernur juga telah mem-beri sinyal agar pihak BPD membe-ri dukungan dana untuk prgram da-na talangan ini melalui pinjamanlunak,’‘ kata Hasyim.Besaran dana talangan, tambahHasyim, berkisar antara satu hing-ga empat juta rupiah untuk setiappetani. Sedangkan jangka waktun-ya, antara setengah bulan sampaisebulan.
asd
Pemkab Usahakan DanaTalangan Bagi Petani
YOGYAKARTA —
IndonesianCourt Monitoring
(ICM) menga-dukan Gubernur DI YogyakartaSri Sultan Hamengku Buwono Xke Mendagri Mardiyanto. Kare-na Gubernur tidak segera meng-usulkan pemberhentian semen-tara terhadap Bupati Sleman Ib-nu Subiyanto yang kini sebagaiterdakwa kasus korupsi pen-gadaan buku ajar.Direktur ICM, Tri Wahyu KH,mengatakan Mendagri sebenar-nya memiliki kewenangan untukmemberhentikan sementara Bu-pati Sleman, setelah menerimausulan Gubernur DIY. Wewenangpemberhentian sementara bupa-ti, diatur dalam PP 6 tahun 2005pasal 126 ayat 4.‘’Tapi sampai saat ini guber-nur baru menjanjikan saja, danbelum pasti kapan akan mengu-sulkan ke mendagri,’‘ kata TriWahyu, Rabu (10/6).Menurut dia, pemberhentian se-mentara Bupati Sleman cukuppenting untuk menjaga agar prosespersidangan berlangsung bersih.Selain itu, untuk menghindari pan-dangan bahwa Sleman masih dip-impin seorang terdakwa.Ia mengatakan lembaganyabukanlah ingin mencampuri ke-wenangan hakim. ‘’Tapi kita ha-rus lihat aspek keadilan, mengi-ngat terdakwa lainnya yang terli-bat kasus ini semuanya sudah di-tahan. Kenapa penahanan tidakdilakukan atas terdakwa Ibnu?’‘katanya.Direktur PUKAT UGM, ZainalArifin Mochtar, juga mendesakMendagri agar segera melakukankoordinasi lebih lanjut denganGubernur DIY, berkaitan dengankasus Ibnu ini. Untuk menegak-kan pasal 126 ayat 4 PP No 6 Ta-hun 2005 ini dapat ditegakkan.Kasus Ibnu mulai disidangkandi Pengadilan Negeri Sleman, Ka-mis (4/6) atas dakwaan tindakpidana korupsi pengadaan bukuajar ajar di Kabupaten Sleman ta-hun 2004, yang diduga merugikannegara sebesar Rp 12 miliar lebih.Menurut Humas PN Sleman,Muslim SH, tidak ditahannyaterdakwa Ibnu karena sejak awaldari penyidikan, ia memang ti-dak ditahan. Di samping itu, se-cara obyektif berdasarkan KUHAP, bukti-bukti perkara Ibnusudah dianggap lengkap oleh ma-jelis hakim, sehingga kemungki-nan kecil Ibnu akan menghilang-kan bukti-bukti.Kata Muslim, terdakwa Ibnujuga kecil kemungkinan melari-kan diri, mengingat statusnya se-bagai bupati. ‘’Majelis hakim me-nilai dia cukup kooperatif,’‘ ucapMuslim yang juga salah seoranghakim di PN Sleman.Dalam kasus ini, KesatuanAksi Mahasiwa Muslim Indone- sia (KAMMI) DIY sebelumnya ju-ga telah menuntut agarr BupatiSleman Ibnu Subiyanto supayasegera ditahan, karena kasusnyasudah disidangkan.
yoe
ICM Adukan Gubernur DIY ke Mendagri
PURWOKERTO — Ren-cana DPRD Banyumas untukmelakukan interpelasi ter-hadap Bupati Mardjoko,masih terus bergulir. AnggotaFraksi PDIP Sardi Susantomenyebutkan, saat ini prosesmenuju interpelasi di lemba-ga dewan masih berjalan.‘’Mudah-mudahan, sebe-lum keanggotaan DPRD pe-riode 2004-2009 ini berakhir 20 Agustus mendatang, rapatsidang paripurna interpelasiini sudah bisa digelar,’‘ jelas-nya, Rabu (10/6).Sardi yang juga menjadisalah satu penggagas inter-pelasi ini menyebutkan,Ahad (14/5) mendatang, be-berapa anggota DPRD yangmenjadi penggagas inter-pelasi ini, akan menggelarrapat untuk mematangkanrencana tersebut. Dalamrapat itu, salah satunyaakan dibahas masalah per-soalan apa saja yang akanmenjadi materi interpelasi.Bahkan disebutkan, be -berapa anggota DPRD Ba-nyumas juga sudah melaku- kan ‘studi banding’ denganDPRD di daerah lain yangpernah melakukan interpe-lasi terhadap kepala daer-ahnya. Antara lain, ke DPRD Kota Depok yang meng-gunakan hak interpelasi initerhadap walikotanya.‘’Dari kunjungan itu, kitabisa menimba ilmu bagai-mana tahapan interpelasi itudilakukan, sehingga ketikakita melakukan interpelasikelak, tak ada lagi persoalanhukum atau aturan perun-dang-undangan yang menja-di kendala,’‘ jelasnya.Sardi juga mengakui,proses interpelasi ini muaraakhirnya memang menujuimpeachment atau pemak-zulan. Namun menurutnya,untuk mencapai tahapantersebut masih banyak pro-ses yang harus dilalui. An-tara lain, setelah interpelasiitu berlangsung, maka DPRD harus menggunakanhak angket.Selama proses angket ituberjalan, DPRD akan mem-bentuk pansus yang bertu-gas mengumpulkan bukti-bukti adanya penyimpang-an dalam proses kebijakanyang diambil bupati. Jikaini selesai dan memang bu-pati terbukti melakukanpenyimpanga, baru prosesimpecahment itu bisa di-laksanakan.‘’Tapi sejauh ini kita belumberfikir ke arah itu. Yang kitapikirkan, adalah mengenaiinterpelasinya lebih dulu. Bi-la langkah ini bisa dilalui,baru kita akan menentukansikap apakah interpelasiakan berlanjut ke angketatau tidak,’‘ jelasnya.Sardi sendiri menyebut-kan, terkait masalah peng-gunaan hak interpelasi ini,hampir seluruh anggota de-wan dari kelima fraksi diDPRD Banyumas, sudahmenyatakan menyetujui.Yang membuat DPRD be-lum segera menggelar si-dang paripurna interpelasi,menurutnya, karena saatini DPRD masih menformu-lasi persoalan apa saja yangakan dijadikan materi in-terpelasi. ‘’Tapi kita opti-mistis, interpelasi akanterus bergulir,’‘ katanya.Seperti diketahui, sejum-lah anggota DPRD Banyu-mas, sejak sebulan silam te-lah menggagas rencana un-tuk menggunakan hak inter-pelasi guna meminta per-tanggung-jawabkan sejum-lah program pembangunanyang digagas bupati.
wid
Interpelasi Bupati Dijadwal Sebelum Agustus
 JUAL
Tanggal : 10 Juni 2009
Catatan : kurs sewaktu-waktu dapat berubah
MULIA
AUTHORIZED MONEY CHANGER
Inna Garuda Hotel Jl. Malioboro 60 Yogyakarta(Depan Tiket Counter Garuda Indonesia)
Senin - Jumat : 07.00 - 19.00 WIBSabtu - Minggu : 08.00 - 15.00 WIB
Telp. 0274-563314 (Hunting), 566353 Ext. 8901 Fax.(0274) 549777
BELIBN TC
USD
9,975 9,975 10,100
EURO
14,025 13,725 14,225
AUD
8,025 7,775 8,150
CAD
8,975 8,375 9,100
GBP
16,225 15,975 16,225
CHF
9,175 8,775 9,300
SGD
6,900 7,000
HKD
1.275 1.350
 JPY 1
01,50 95,50 105,50
RM
2,775 2.900
KWD
33,000 36,000
KPW 6.
75/7.25 8.75
NT
285/295 330
BND
6,825 6,975
NZD
6,225 6,375
PHP
200 240
THB
290 340
YUAN
1,460 1,535
SAR 2,600
2,725
CURRENCY
Telepon Hotel
Inna Garuda Yogya(0274) 566353Wisma LPP Yogya(0274) 588380Sahid Yogya(0274) 488888Patra Hotel Semarang(024) 8414141Solo Inn(0271) 716075
Dukungan LSMuntuk penyelamatanekologi dari anca-man eksploitasisumber daya alamekstraktif.
Melamin:
Petugas gabunganDisperindag, SatpolPP dan Balai BesarPOM KotaSemarang mengge-lar operasi perabotrumahtangga yangmengandungmelamin, di PusatPerbelanjaan SriRatu Jl Pemuda,Semarang, Rabu(10/6). Balai BesarPOM merekomen-dasikan 30 produkperabot rumahtang-ga positif mengan-dung melamin yangmembahayakankesehatan danharus ditarik dariperedaran.
BOWO PRIBADI/REPUBLIKA
 
REPUBLIKA
Kamis, 11 Juni 2009
16
IPSUS
kabarkota
DIY / JATENG
P
ada awal berdiri, Sekolah Da-sar Islam Terpadu (SDIT)Luqman Al Hakim hanya me-miliki delapan siswa dengan tujuhguru. Namun kini siswa kelas Ihingga kelas VI ada 825 siswa se-dangkan gurunya 70 orang. Inilahsebuah prestasi yang membang-gakan walaupun harus ditempuhdengan kerja keras.SDIT Luqman Al-Hakim menurutKepala Sekolahnya, Drs AhmadBurhani pada
Republika
, berdiri 31Oktober 1994 di bawah naungan Ya-yasan Sosial dan Pendidikan IslamLuqman Al Hakim. Visinya sebagailembaga pendidikan dasar unggulanyang menjadi modal ummat untukmembangun generasi Qurani.Sedangkan misinya adalah Me-nyelenggarakan pendidikan Islamyang menapaktilasi sistem pen-didikan Islam yang telah dicontoh-kan oleh Nabi Muhammad SAW.Selain itu berusaha meletakkan da-sar-dasar pendidikan secara pro-porsional, utuh, menyeluruh, seim-bang antara akal, ruhiyah, jasadi-yah serta masyarakat, iman taqwadan ilmu pengetahuan teknologi,semesta dan quraniyah, kepentin-gan dunia akhirat.‘’Pada awal berdiri hingga tahunajaran 2002/2003 kami masih men-jaring siswa, karena belum banyaksiswa yang sekolah di sini danumumnya siswa yang disekolahkandi sini baru yang tinggalnya di sek-itar Timoho,’‘ungkap dia.Namun sejak tahun ajaran 2003/2004 SD IT Luqman Al Hakim su-dah mulai menyaring siswa. Karenayang mendaftar lebih banyak dari-pada yang diterima. Bahkan untuksiswa yang masuk kelas I pada ta-hun ajaran 2009/2010 saat ini su-dah penuh. Dari 220 pendaftaryang diterima hanya 132 siswa, ka-rena kelas I hanya menyediakanempat kelas dan setiap kelas rata-rata hanya diisi 32-33 siswa.Menurut Burhani, yang membe-dakan SDIT Luqman Al Hakimdengan sekolah Islam lainnya ada-lah setelah lulus dari sini siswa pal-ing tidak hafal Alquran dua juz dansiswa diharapkan mempunyai ke-mandirian, keberanian dan kepe-mimpinan serta kompetensi kepra-mukaan.‘’Untuk itu kami menyelengga-rakan kegiatan
outbond
terstrukturdan mempunyai peralatan untuk
outbond
sendiri. Setiap tahun siswadiwajibkan mengikuti
outbond
duakali dan setiap jenjang kelas ma-terinya berbeda. Jadi, kelas I ber-beda dengan kelas II, kelas III danseterusnya,’‘ ungkap dia.
Penitipan anak
Kelebihan lainnya dari SDITLuqman Al Hakim adalah di sinisebagai tempat “penitipan anak”,karena sekolahnya dari pagi hinggasore hari. Kebanyakan orangtuamereka sibuk bekerja dan rata-ratamereka kewalahan apabila anakpulang awal. ‘’Dengan menyeko-lahkan anak di SDIT Luqman AlHakim yang sampai sore hari,orangtua tidak merasa khawatir,karena selama orangtua bekerja,anaknya masih dalam pengawasanguru. Di kota Yogyakarta SDIT ter-masuk sekolah Islam yang prestasiUAN-nya nomor satu,’‘ kata Bur-hani.Ciri khas SDIT Luqman Al-Ha-kim Yogyakarta adalah
IntegratedCurricullum
atau kurikulum terpa-du yang mengintegrasikan aspekkauniyah/semesta/alam denganqauliyah/quraniyah yang diimple-mentasikan dalam pelajaran. Baikitu materi maupun proses KBM(Kegiatan Belajar Mengajar)-nya.
Full Day School
atau sekolah se-hari penuh juga menjadi entitas darisekolah ini. Maksudnya penyeleng-garaan KBM dilaksanakan dari pu-kul 07:15 hingga 15:30. Hal ini kare-na tuntutan kurikulum yang ada
Everyday with Quran
, maksudnyasiswa maupun guru/karyawan se-nantiasa menjadikan Alquran bagiandari bacaan harian, baik di sekolahmaupun rumah dan mentaburinya.Ciri lainnya yakni TahfidzulQuran, maksudnya siswa maupunguru/karyawab menjadikan Alqur-an sebagai hafalan dan implemen-tasinya diharapkan siswa lulusanhafal dua juz dari Alquran,
Com-municative interactive
, maksudnyaadanya komunikasi stimulan anta-ra sekolah dengan orangtua dalamrangka kesesuaian program pen-didikan yang dilakukan sekolah de-ngan yang dilakukan di rumah.Adapun arah tujuan pendidikanSDIT Luqman Al Hakim antaralain, memiliki aqidah yang lurusdan benar (meyakini rukun iman;tidak melakukan perbuatan syirik,takhayul, khurofat dan bid’ah,mensyukuri nikmat Allah), Mela- kukan ibadah yang benar (ihsandalam thaharah. Kemudian mela-kukan shalat dan puasa dengan ke-sadaran, tartil membaca Alquran;hafal Alquran juz 29 dan 30; gemarberdzikir dan berdoa)Selain itu diharapkan siswa me-miliki akhlak yang matang dan ter-puji (berbakti pada orangtua danguru, menghormati orang yang le-bih tua dan menyayangi orang yanglebih muda, sopan santun dalambergaul dan berbusana serta men-jauhi sifat tercela)Tak kalah penting dengan modelpendidikan yang diterapkan, anakakan memiliki kemandirian yangbaik (mampu mengurus diri sendiri,memiliki ketrampilan hidup, gemarmenabung dan tidak boros).‘’Kita juga mengajari mereka agarmemiliki wawasan berpikir luas dandaya kritis, memiliki badan yangsehat dan kuat, memiliki kesung-guhan belajar, hidup teratur, cermatterhadap waktu, serta bermanfaatbagi yang lain,’‘ terangnya.
nri
BELAJAR DI SEKOLAH ISLAM, SIAPA TAKUT
SDIT Luqman Al-Hakim
Dulu Menjaring Kini Menyaring Siswa
S
aat ini di wilayahDIY semakin ba-nyak sekolah Islamyang bermunculandan mempunyaikualitas yang tak kalahbaiknya dibandingkan de-ngan sekolah negeri favoritdi kota Yogyakarta. Sema-kin berkembangnya seko-lah Islam baik dari segikualitas maupun kuantitasseperti Sekolah Dasar IslamTerpadu (SDIT) LuqmanAl-Hakim, SDIT Alam Nu-rul Islam, SD Muhammadi- yah Condongcatur, dan lainsebagainya tak lepas darimeningkatnya kesadaranorang tua bahwa pendidi-kan agama itu perlu diberi-kan sejak dini.‘’Apalagi sekarang ba-nyak orangtua (ayah danibu) sibuk bekerja, sehinggamerasa tidak bisa mendidikanak terutama agamanya se-cara sempurna,’‘kata Psiko-log Ratna Syifa’a Rachma-hana, MSi pada
Republika
.Berkembangnya sekolahIslam, ia menambahkan, ju-ga tak lepas dari pandan-gan masyarakat terhadapIslam yang sudah tidakmenganggap Islam sebagaiagama yang ekstrim. Se-hingga Islam semakin le-luasa berkembang secaraterbuka. ‘’ zamannya tahun1980-an orang yang menge-nakan identitas Islam di-anggap ekstrim.’‘‘’Pada tahun 1983 sayamasih di SMA Negeri danketika mengenakan jilbabdikeluarkan dari sekolah.Sekarang orang mengena-kan jilbab sudah hal yangbiasa,’‘tutur DosenPsikologi Universitas IslamIndonesia (UII).Karena orangtua tidakmempunyai waktu banyakuntuk mendidik anak teru-tama agamanya, maka mes-kipun harus membayar SPPmahal, apabila sekolah bisamemberikan bekal agamaterhadap anak, hal itu tidakmasalah. Karena orangtuamenganggap bahwa anakadalah investasi. Karenakesadaran orang tua terse-but maka semakin menja-mur sekolah Islam.Kelebihan sekolah Islamlainnya, kata Ratna, pela-jaran yang diberikan lebihdari kurikulum yang disi-apkan pemerintah. Sekolahmaupun guru lebih kreatifdan melakukan inovasi-inovasi, serta komunikasiguru dengan orang tua ba-gus.Pandangan positif ter-hadap kehadiran sekolahIslam diamini Kepala Seko-lah SDIT Luqman Al Ha-kim Ahmad Burhani. Ia me-ngungkapkan, pada umum-nya orangtua yang menye-kolahkan anak-anak di siniingin agar mereka bisa me-nguasai agama dengan ba-ik. Di sini penguasaan ma-teri agama diberikan sejakkelas I SD dan lulus SDITLuqman Al Hakim minimalsudah hafal dua juz Alqur-an yaitu juz 29 dan 30.‘’Di sini juga sebagai‘penitipan anak’, karena se-kolah sampai sore hari. Ka-rena orang tua kewalahankalau anak pulang lebihawal daripada mereka. Disini anak sekolah sampaisore dan dikelola dengansedemikian rupa makaorang lebih mempercaya-kan anaknya kepada SDITLuqman Al Hakim,’‘ungkapdia.Hal yang sama juga dike-mukakan Kepala SekolahSDIT Alam Nurul IslamMoh Hamdan bahwa di se-kolah pelajaran agama jugadiutamakan. Bahkan setiappelajaran umum selalu di-kaitkan dengan agama.‘’Nilai-nilai agama diinte-grasikan dalam materi pe-lajaran dan kegiatan anaksehari-hari,’‘tutur dia.
Sibuk bekerja
Dengan demikian, ia me-nambahkan,anakmemahami Islam secaraintegral, tidak hanyasebatas dalam ibadah danAlquran, melainkan Islamjuga diimplementasikandalam kehidupan sehari-hari. Hamdan mengakuibiasanya anak-anak yangdisekolahkan di SDIT AlamNurul Islam orangtuanyasibuk bekerja.Meskipun orangtua ha-rus membayar uang sekolahmahal bila menyekolahkanke SD yang mempunyaiplus dalam hal memberikanbekal agama terhadapanak, tidak masalah. Kare-na orangtua menganggapbahwa anak adalah inves-tasi, tutur Ratna yang se-dang mengambil S3 Psi-kologi Pendidikan di UGMini.Sebetulnya di sekolahnegeri juga ada sekolahyang mempunyai kesadaranakan pentingnya nilai-nilaiagama diterapkan lebih ba-nyak di sekolah, misalnyaSDN Ungaran, SDN Sera-yu. Sekolah tersebut men-gusahakan agar kehidupanagama anak lebih baik. Se-hingga di SD tersebut men-dirikan masjid, ada TamanPendidikan Alquran di luarjam sekolah.‘’SD negeri seperti itubisa ditiru oleh SD negerilainnya kalau mereka inginmendapat input kualitasdan kuantitas. Namun adasekolah negeri yang tidakmau tahu dan sudah puasdengan yang ada seka-rang,’‘ ungkap peminat Psi-kologi Pendidikan ini.Sementara itu di SD Mu-hammadiyah terutama da-lam memberikan materi le-bih banyak daripada pen-didikan agama yang diter-apkan di sekolah negeri.‘’Dalam hal agamaada tigahal yang kami tekankanyaitu Pertama, anak bisabaca Alquran dengan baiksejak kelas I semester per-tama. Setiap siswa yangmasuk sekolah di SD Mu-hammadiyah Condongcaturdari pukul 06.30 sampaijam 07.00 harus membacaAlquran.Kedua, tertib ibadah, se-tiap hari di sekolah dipan-tau shalat Dhuha. Ketiga,Buku kegiatan ibadah sha-lat wajib. Setiap hari shalatwajib yang dilakukan anakharus ditulis di buku kegia-tan, baik jam dan bacaansuratnya. Orangtua setiapharus menandatangani bu-ku tersebut dan pagi hari-nya dikoreksi guru.
Semakin bertambah
Kepala Bidang Perenca-naan dan Standarisasi Di-nas Pendidikan dan Olah-raga Provinsi DIY, BaskoroAji mengakui saat ini jum-lah sekolah swasta semakinbertambah dan sekolah-sekolah tersebut mempun-yai keunggulan tertentu se-perti Sekolah Islam Terpa-du, Sekolah berstandar in-ternasional.Meskipun semakin ba-nyak sekolah swasta, menu-rut Baskoro tidak akan ter-jadi persaingan yang tidaksehat, karena masing-mas-ing sekolah menawarkankeunggulan yang berbeda-beda. Selain itu sudah adarambu-rambu dari peme-rintah yang membatasi ke-beradaan sekolah tersebutdan rambu atau persyara-tan ini harus dipenuhi saatmengurus ijin pendiriansekolah. Ia mencontohkansoal jumlah kelas, jumlahsiswa yang bisa mereka ter-ima, luas lahan, dan seba-gainya.Meskipun sekarang SDNegeri digratiskan,tetapi sekolah swastaterutama SD Islam yangmenyelenggarakan sekolahtidak gratis bahkan ter-bilang ‘’mahal’‘ justrusemakin diminati orangtuadan siswanya se makin lamasemakin banyak.Hal itu juga dialami olehSDIT Luqman Al-Hakim,SDIT Alam Nurul Islammaupun SD Muhammadi- yah Condongcatur. Padawaktu awal berdiri tahun1994 jumlah siswanya barudelapan orang, tetapi tahunajaran 2008/2009 sudah 841orang. Bahkan siswa kelas Iyang semula menjaring,pada tahun ajaran 2000/2001 hanya ada 10 anak.Namun pada tahun aja-ran 2003/2004 mulai men-yaring anak, karena yangmendaftar 158 anak, se-dangkan yang diterima 106anak. Kondisi ini terus ber-lanjut pada tahun ajaran2008/2009 yang mendaftar210 anak dan yang diterima129 anak. Bahkan tahunajaran 2009/2010 saat inisudah menutup pendafta-ran, karena yang mendaftar220 anak, sedangkan yangditerima danlulus tessebanyak214 anak.Takjauhberbeda,di SD ITAlamNurulIslamuntuktahunajaran2009/2010 juga sudahmenutup pendaftaran.Sebetulnya masih banyakyang berminat untukmendaftarkan anaknya kesini, tetapi tempat terbatasdan setiap kelas hanyamenampung 24 siswa den-gan dua guru pendamping.Menutup pendaftaran le-bih awal juga dialami SDMuhammadiyah Condong-catur. Untuk tahun ajaran2009/2010, SD tersebutmenerima 160 anak, se-dangkan jumlah pendaftarmencapai 220 anak. Merekasebelum diterima diseleksilebih dahulu. Seleksinyaantara lain: usia, kreativi-tas, kematangan sosialisasi,baca tulis huruf hijaiyah,menulis dan membaca hu-ruf latin, tetapi ini hanyapengenalan misalnya: me-nulis nama dan TKnya, ka-ta bagian Kesiswaan SDMuhammadiyah Condong-catur Ari Wibowo.
Dua kompetensi
Adapun beberapa ken-dala yang dihadapi oleh SDIslam antara lain dalam pe-rekrutan guru sulit menda-patkan guru yang profesio-nal dan keagamaannya ba-gus. Karena belum ada per-guruan tinggi yang me-nyiapkan guru yang mem-punyai dua kompetensi se-kaligus yaitu profesional dibidangnya dan agamanyakuat.‘’Sehingga apabila kamimerekrut guru, tidak siappakai, sehingga harus mem-berikan pelatihan dulu danuntuk ini perlu biaya yangcukup mahal,’‘kata KepalaSekolah SD Muhammadi-yah Condongcatur AchmadSolikin.Selain itu dalam hal ke-bijakan strategis, kadangsekolah swasta tidak di-ikutsertakan terutama diKabupaten Sleman. Sepertihalnya yang dialami olehSD Muhammadiyah Con-dongcatur untuk menjadi-kan Rintisan Sekolah Ber-standar Internasional (RSBI), harus menjadi SekolahStandar Nasional.‘’Ketika kami mau meng-ajukan SD MuhammadiyanCondongcatur RSBI ternya-ta harus SSN dulu, dan ke-tika ada program SSN kamitidak diberitahu. PadahalSD Muhammadiyah Con-dongcatur ikut membantunama besar Sleman, misal-nya ketika meraih juara na-sional maupun internasion-al
science
dan sebagai-nya,’‘ungkap Solikin.
nri
FOTO-FOTO: DOKUMEN
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...