• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Rabu, 8 Juli 2009
REPUBLIKA
15
kabarkota
Yogyakarta I Semarang I Solo I Purwokerto I Magelang I Pekalongan
kilas
Jual Ternak untukBiaya Sekolah
GUNUNGKIDUL — Sejumlah orang tuasiswa baru di wilayah pedesaan KabupatenGunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY) menjual ternak sapi untuk memenuhikebutuhan biaya sekolah anak-anak mereka.“Kami harus mempersiapkan biaya seko-lah mulai sekarang karena pekan depananak-anak sudah mulai masuk sekolah, biayamasuk sekolah tidak sedikit,” kata Atmo Kar-tono, warga Dusun Kedungpoh, Pengkol, Ngli-par, Gunungkidul, Selasa (7/7).Ia mengatakan, terpaksa menjual seekorsapi untuk membiayai sekolah kedua anak-nya yang secara bersamaan masuk sekolahmenengah pertama (SMP) dan sekolah me-nengah kejuruan (SMK).“Hasil panen palawija musim ini tidak cu-kup untuk biaya sekolah karena kedua anaksaya masuk sekolah secara bersamaan,kami sudah merencanakan menjual ternakuntuk mencukupi kebutuhan saat masuk se-kolah baru,” katanya.Dengan kepemilikan lahan pertanian diGunungkidul yang rata-rata hanya 0,25 hing-ga 0,75 hektare, para petani tidak bisa me-ngandalkan hasil bumi untuk menyekolahkananak mereka. “Hasil pertanian kami hanyapalawija dan singkong, apabila panen punhanya mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari, sedangkan untuk biaya pendidikananak-anak kami mengandalkan penjualan ter-nak sapi dan kambing,” katanya.
ant
Pemkab GulirkanDana Padat Karya
SLEMAN — Pemerintah Kabupaten (Pem-kab) Sleman, Daerah Istimewa Yogykarta (DIY)menyalurkan dana Rp 6 miliar yang bersumberdari APBN untuk program padat karya produktif.“Program padat karya produktif ini resmi dica-nangkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati SlemanSri Purnomo, Ahad (5/7) lalu,” kata Kepala Ba-gian Humas Setda Ka bupaten Sleman, EndahSri Widiastuti, Selasa (7/7).Ia mengatakan, diharapkan masyarakatikut bekerja dengan memperhatikan pola ker- ja yang benar dan baik. “Bahkan nantinyasetelah padat karya berakhir karena waktun-ya sangat singkat, pengetahuan yang telahdiperoleh bisa digunakan untuk berbagai ke-giatan lain,” katanya.Menurut dia, kucuran dana dari pemerin-tah baik pusat maupun daerah itu merupa-kan pancingan, karena dana yang lebih ba-nyak adalah dari swadaya masyarakat. Endahmengatakan, bersamaan dengan pencanan-gan program padat karya produktif tersebut juga dilakukan peletakan batu pertama pem-bangunan talud dan pembangunan kios pa-sar di Kecamatan Berbah.
ant
Warga KeluhkanLimbah Pabrik Gula
BANTUL — Warga di Kecamatan Kasihan,Bantul, DIY masih mengeluhkan limbah pabrikgula PT Madubaru Madukismo yang mengelu-arkan bau tidak sedap. “Sebenarnya hanya ma-salah bau tidak sedap, karena dikhawatirkanmengganggu kesehatan masyarakat,” kataSujiman, warga sekitar pabrik, Selasa (7/7).Menurut dia, bau tidak sedap terutamadari arah barat itu bisa menyebabkan seseo-rang pusing dan mual. Apalagi kalau kondisiorang tersebut tidak fit.Sedang soal limbah cair yang dialirkan kesungai kecil di sebelah timur PT MadubaruMadukismo, yang katanya menyebabkan kulitgatal, diabaikan masyarakat sekitar. Dulubanyak masyarakat yang memanfaatkan lim-bah ini dan bahkan ada yang meninggal.Sementara Camat Kasihan, Sugiyantomengatakan, pihaknya memang pernah men-dapat aduan tentang keluhan warga, namunpihaknya mengimbau warga tidak mengguna-kan saluran air tersebut untuk berendamdemi kesehatan.
ant
YOGYAKARTA — Kekhawati-ran sejumlah pihak bahwa diboleh-kannya penggunaan KTP untukmendaftar dalam pemilihan presi-den (Pilpres) akan menganggu per-sediaan surat suara di tempat pe-mungutan suara (TPS) ditepis Ko-misi Pemilihan Umum (KPU) Pro-vinsi Yogyakarta.KPU Yogyakarta menjamin ke-tersediaan surat suara untuk parapemilih. Meskipun pemilih yang ti-dak terdaftar di daftar pemilih te-tap (DPT) bisa menggunakan KartuTanda Penduduk (KTP) untuk ikutmencontreng.Anggota KPU DIY, MohammadNadjib mengatakan, surat suarauntuk para pemilih di DIY terma-suk yang menggunakan KTP akanbisa dipenuhi meskipun pihaknyatidak menambah surat suara. ‘’Bisadipenuhi, karena yang bisa meng-gunakan hak pilih dengan KTPadalah warga setempat jadi kitaprediksikan cukup,’‘ paparnya.Hal senada juga diungkapkanKetua KPU Kota Yogyakarta Na-srullah. Menurutnya, KPU telahmemberikan arahan pada para Pe-tugas Pemungutan Suara (PPS) diYogyakarta terkait penggunaanKTP untuk melakukan hak pilihsesuai dengan keputusan KPU no-mor 1232/KPU/VII/2009.‘’Jika disebuah TPS surat suarakebetulan habis, maka petugas KPPS akan mengarahkan pemilih ter-sebut ke TPS terdekat yang masihmemiliki surat suara,’‘ paparnya.Namun kata Nasrullah, ke-mungkinan tersebut cukup kecil.Pasalnya berdasarkan koordinasidengan para Panitia pemungutansuara kecamatan (PPK) dilaporkanbahwa banyak penduduk Yogya-karta yang pergi saat Pilpres ber-langsung.‘’Karena ini bertepatan denganlibur panjang, kemungkinan ba-nyak pemilih yang liburan ke luarkota dan banyak mahasiswa yangpulang sehingga kami optimis lo-gistik terutama untuk surat suarabisa terpenuhi,’‘ paparnya.Jumlah pemilih yang terdaftar diDPT KPU Kota Yogyakarta sendirisebanyak 341.935 pemilih. Merekaakan melakukan pencontrengan di866 TPS yang tersebar di 14 keca-matan di seluruh Yogyakarta. Mes-ki diakuinya, petugas agak sulitmembuat berita acara pada prosespemilihan untuk warga yangmenggunakan KTP atau paspor,namun hal tersebut bisa diatasi de-ngan pembuatan berita acara dikolom pemilih pindahan untukwarga yang menggunakan KTP/paspor.Sementara itu menurut data diDinas Kependudukan dan catatansipil (Disdukcapil) Kota Yogyakar-ta diketahui, jumlah pendudukKota Yogyakarta pada Mei 2009 se-banyak 434.000 orang. Dari jumlahtersebut yang memiliki KTP Yog-yakarta sebanyak 325.000 orang.‘’Berarti sisanya anak-anak, te-tapi ada juga warga yang memilikiKTP namun tidak registrasi atautidak
up-dating
lagi,’‘ terang Kasiekependudukan Dindukcapil KotaYogyakarta Bram Prasetya.
Khawatir surat suara
Sementara itu Kelompok Penye-lenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Gunungkidul,DIY mengkawatirkan kekurangansurat suara, menyusul keputusanMK yang membolehkan pengguna-an KTP dalam pemilihan presiden(pilpres) 8 Juli 2009.Ketua KPPS TPS Kepek 19,Desa Kepek, Wonosari, Gunungki-dul, Tri Muryanto, Selasa (7/7), me-ngatakan masalah yang akan diha-dapi di tingkat TPS adalah kemu-ngkinan kekurangan logistik. “Ca-dangan surat suara yang dimilikisetiap KPPS terbatas, kami kha-watir surat suara kurang,” katanyaIa mengatakan, putusan MK inibisa menyebabkan KPPS menemuikesulitan di lapangan. KPPS iturata-rata orang awam, sulit bagimereka untuk menerima keputusanyang mendadak dan terlalu radikalsemacam ini.Menurut dia, dasar pengirimanlogistik ke TPS adalah jumlah pe-milih dalam daftar pemilih tetap(DPT) ditambah dua persen. Apa-bila jumlah pendaftar baru yangmenggunakan KTP lebih dari DPTditambah dua persen, berarti akankekurangan surat suara. Sehinggasurat suara tidak kurang.“Kami khawatir akan terjadikonflik antara petugas dan pemilih,sehingga KPU Gunungkidul harusmenyediakan perangkat tambahanuntuk mengantisipasi masalahyang kemungkinan terjadi di lapa-ngan,” katanya.
yli/ant
KPU Jamin KetersediaanSurat Suara
ANIS EFIZUDIN/ANTARA
Alternatif Liburan:
Sejumlah anak mengisi libur sekolah dengan bermain dan melihat berbagai jenis burung yangdijual di pasar burung Kerkoff Temanggung, Jateng, Senin (6/7). Pasar burung merupakan salah satu tempat alternatif mengisi liburan yang banyak dikunjungi anak-anak karena tidak perlu mengeluarkan biaya mahal.
Assalamualaikum Wr Wb
Ketika debat capres putaran ke-dua, beberapa kali salah satu ca-pres menyebutkan tentang instru-ment pembiayaan Negara yangberprinsip syariah yang bernamasukuk. Yang saya tanyakan, apayang dimaksud dengan sukuk danapa perbedaan dengan intrumenpembiayaan Negara yang beru-pa obligasi?
Salma
CelebanJawab:Sukuk berasal dari kata sakkyang berarti dokumen atau lem-baran kontrak. Sukuk digunakansecara luas oleh muslim di abadpertengahan sebagai surat yangmenunjukkan kewajiban pembiaya-an berasal dari perdagangan atauaktivitas komersial. Kata sukukdalam transaksi perdaganganberu-bah nama menjadi kata latin, che-que. Namun demikian sukuk saatini berbeda dengan pengunaan su-kuk pada awal mulanya.Saat ini, struktur sukukmendekati konsep sekuritas kon-vensional, dimana proses pemili-kan underlying asset ditransfer ke-pada sejumlah investor melaluisertifikat yang menunjukkan pro-porsi nilai atas asset. Jadi, sukukadalah sebagai asset-backed se-curity yang berdasarkan shariahcomplain.Sukuk menunjukkan pemi-likan atas asset, dimana klaim didalam sukuk tidak sebuah klaim ter-hadap cash tetapi merupakan klaimpemilikan atas sekumpulan aset (apool of assets). Jadi, sukuk padaprinsipnya mirip seperti obligasi kon-vensional, dengan perbedaan pokokantara lain berupa penggunaan kon-sep margin dan bagi hasil sebagaipengganti bunga.Dalam UU No 19/2008 ten-tang Surat Berharga Syariah Ne-gara (SBSN) dalam Ketentuanumum, pasal 1, dikatakan bahwasurat berharga syariah negaraselanjutnya disingkat SBSN, ataudapat disebut sukuk negara, ada-lah surat berharga negara yangditerbitkan berdasarkan prinsipsyariah, sebagai bukti atas bagianpenyertaan terhadap aset SBSN,baik dalam mata uang rupiah ma-upun valuta asing.Perbedaan yang mengemukaantara sukuk dengan obligasi kon-vensional pada underlying assetyang digunakan. Di dalam sukuk,underlying aset dibutuhkan seba-gai jaminan bahwa penerbitan su-kuk didasarkan nilai yang samadengan aset yang tersedia. Olehkarenanya, aset harus memilikinilai ekonomis, baik berupa asetberwujud atau tidak berwujud, ter-masuk proyek yang akan atau se-dang dibangun.Adapun fungsi underlying as-set tersebut adalah: (i) untukmenghindari riba, (ii) sebagai pra--syarat untuk dapat diperdagang-kannya sukuk di pasar sekunder,dan (iii) akan menentukan jenisstruktur sukuk. Dalam sukuk ija-rah al muntahiya bittamliek atauijarah-sale and lease back, penju-alan aset tidak disertai penyera-han fisik aset tetapi yang dialihkanadalah hak manfaat (beneficialtitle) sedangkan kepemilikan aset(legal title) tetap pada obligor.Pada akhir periode sukuk,special purpose vehicle (SPV) wa jibmenjual kembali aset tersebut kepa-da obligor. SPV di UU No 19/ 2008di sebut sebagai perusahaan pener-bit SBSN dimana badan hukumyang didirikan berdasarkan ketentu-an Undang-Undang untuk melaksa-nakan kegiatan penerbitan SBSN.Dalam UU No 19/2008 ten-tang Surat Berharga Syariah Ne-gara (SBSN) dikatakan bahwa un-derlying aset adalah aset SBSN,dimana aset SBSN adalah objekpembiayaan SBSN dan/atau ba-rang milik negara yang memilikinilai ekonomis, berupa tanah dan/atau bangunan maupun selain ta-nah dan/atau bangunan, yang da-lam rangka penerbitan SBSN dija-dikan sebagai dasar penerbitanSBSN. Adapun yang dimaksud ba-rang milik negara adalah semuabarang yang dibeli atau diperolehatas beban anggaran pendapatandan belanja negara (APBN) atauberasal dari perolehan lain yangsah. Demikian penjelasan darikami semoga memberi pemaha-man.
Kirimkan Pertanyaan Anda Seputar SyariahKe Alamat e-mail: yogyarepublika@gmail.com
Diasuh Oleh Tim MES Yogyakarta
Menjawab
ES
MASYARAKATEKONOMISYARIAH
 
YOGYAKARTA — SelamaJanuari hingga Juni 2009 ini,Palang Merah Indonesia(PMI) Yogyakarte telah mene-mukan ribuan cc darah yangterinfeksi virus HIV/ AIDS.Sedikitnya 1.400 cc darah diPMI Yogyakarta yang diper-oleh dari pendonor yang ter-infeksi terinfeksi HIV/AIDS.‘’Jumlah 1.400 cc darahyang terinfeksi HIV/AIDS ituditaruh di empat kantungdarah. Sekarang darah terse-but sudah kita musnahkan,’‘kata Kepala Kantor PMI Ca-bang Yogyakarta, Mukhsi-nun, Selasa (7/7).Menurutnya, tahun 2008lalu pihaknya juga menemu-kan darah yang terinfeksi se-banyak 2.800 cc yang ditem-patkan dalam delapan kan-tong darah. Namun darahtersebut dimusnahkan PMI. ‘’Kita harapkan mulai bu-lan ini hingga bulan Desem-ber mendatang sudah tidakkita temukan lagi darahter-infeksi HIV/AIDS,’‘ katanya.Kepala Bagian Komuni-kasi dan Informasi PMI Ca-bang Kota Yogyakarta, DonaRatnasanty Putri, menam-bahkan, pihaknya saat ini se-dang berupaya untuk menca-pai target kebutuhan darah diYogyakarta. Kebutuhan da-rah di Yogyakarta selama initidak pernah terpenuhi.Setiap bulan, kebutuhandarah di Yogyakarta menca-pai 5.000 kantong. Sedang-kan kemampuan PMI setem-pat hanya mampu mendap-atkan maksimal 3.000 kan-tong saja. Terkait denganmasalah kantung darah yangtercemar virus mematikanitu, Kepala Dinas KesehatanProvinsi DIY dr BondanAgus Suryanto mengakui,dari tahun ke tahun pening-katan kasus HIV/AIDS diProvinsi DIY cukup tajam.Kebanyakan kasus HIV/AIDS ini disebabkan penggu-naan narkoba suntik. ‘’Ka-rena itu kita terus berkoordi-nasi dengan berbagai pihakuntuk meningkatkan penang-gulangan HIV/ AIDS, ’‘ kataBondan pada
Republika
, diruang kerjanya, Selasa (7/7).Sebagaimana diberitakandi
Republika
(Selasa 7/7),data Juni hingga awal Juli iniyang dilakukan PITC (
Pro-vider Initited HIV Testingand Counseling
) di RSUP DrSardjito ada 100 orang danpositif 89 orang.
yli/nri
Ribuan CC Darah PMITerinfeksi HIV/AIDS
 JUAL
Tanggal : 07 Juli 2009
Catatan : kurs sewaktu-waktu dapat berubah
MULIA
AUTHORIZED MONEY CHANGER
Inna Garuda Hotel Jl. Malioboro 60 Yogyakarta(Depan Tiket Counter Garuda Indonesia)
Senin - Jumat : 07.00 - 19.00 WIBSabtu - Minggu : 08.00 - 15.00 WIB
Telp. 0274-563314 (Hunting), 566353 Ext. 8901 Fax.(0274) 549777
BELIBN TC
USD
10,225 10,025 10,350
EURO
14,200 13,900 14,400
AUD
8,100 7,850 8,250
CAD
8,825 8,225 8,975
GBP
16,550 16,300 16,900
CHF
9,325 8,925 9,475
SGD
7,000 7,125
HKD
1.300 1.400
 JPY 105
,50 100,50 109,50
RM
2,850 2,975
KWD
33,250 36,250
KPW
7/7.5 9.00
NT
285/295 340
BND
6,950 7,100
NZD
6,400 6,550
PHP
210 250
THB
295 345
YUAN
1,475 1,575
SAR 2,675
2,800
CURRENCY
Redaksi:
Rubrik “MES DIY Menjawab”menerima pertanyaan seputar masalahekonomi serta perbankan syariah daripembaca. Pertanyaan dapat dikirimkanmelalui email: mesdiy@yahoo.co.id, yog-yarepublika@gmail.com atau faks 0274-882589.
YOGYAKARTA —
Jogja first market
(JFM) yang di-harapkan menjadi sentra pa-riwisata baru bagi Yogyakar-ta hingga tahun kedua sejakdibuka secara resmi tahun2007 lalu ternyata masih sepipengunjung.Kawasan yang diharap-kan menjadi sentra kulinerdan sentra ikan segar di wi-layah Yogyakarta tersebutsetiap harinya hanya dikun-jungi rata-rata 300 orang.Padahal luas kawasan itu se-besar 8.300 meter.Transaksi ikan di JFM sen-diri juga masih sangat kecil.Menurut Manager SDM danArea Publik JFM, Wigiharto,setiap bulannya transaksiikan di kompleks itu hanyasebanyak 5 ton saja.Menurut Wigiharto, halitu terjadi karena PemkotYogyakarta sebagai pemilikJFM kurang mempromosi-kan tempat itu sehingga pu-blik kurang tahu akan kebe-radaan JFM sendiri.‘’ Kita telah beberapa kalimengajukan permohonankepada Dinas Pariwisata,Seni dan Budaya (disparbud)Kota Yogyakarta untuk ikutmembantu mengenalkan pa-sar ikan higienis kepada ma-syarakat luas. Salah satunyameminta Pemkot memasangpapan penunjuk arah daripusat kota ke lokasi JFM diJalan Tegalturi Giwangan,Umbulharjo. Namun hinggasatu tahun permintaan itudiajukan belum juga dipe-nuhi,’‘ paparnya.Padahal kata dia, sebagaipengelola JFM pihaknya te-lah membuat kesepakatandengan Pemkot bahwa, Pem-kot juga harus ikut andil da-lam pemasaran JFM.
yli
Dua tahun Berdiri JFM Masih Sepi
Yang boleh gunakanKTP adalah wargasetempat.
Apakah Sukuk Itu
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...