• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
REPUBLIKA
15
kabarkota
kilas
Yogyakarta I Semarang I Solo I Purwokerto I Magelang I Pekalongan
S
ekolahnya manusia, bukan sekolahnya robot!. Begitulah judulyang dipilih sahabat baru saya, mas Munif Chatib, saat bersa-ma saya berbagi ilmu dalam diklat guru di Banjarbaru Kalsel,awal Juli ini. Dalam paparan yang sangat inspiratif, dia mencerita-kan pengalaman menariknya ketika membenahi beberapa sekolahyang awalnya dikategorikan ëwalayahya walayamutí (hidup enggakmati pun enggak) menjadi sekolah yang pantas dibanggakan.Agar pembenahan tersebut bisa dilaksanakan dengan baik,dibutuhkan satu syarat penting yakni kesamaan visi dan persep-si antara yayasan dan pelaksana sekolah. Ibarat burung, yaya-san merupakan sayap sebelah kiri, sedang pelaksana sekolahmerupakan sayap sebelah kanan. Untuk sampai pada tujuan,kedua sayap tersebut harus mengepak bersama-sama. Begitukesepakatan dicapai, pembenahan pun bisa dilakukan.Secara ringkas strategi pembenahan yang ia lakukan bisa dibagimenjadi dua. Pertama, membenahi kemasan, meliputi menggantinama sekolah dan tampilan bangunan. Ini dilakukan untuk meng-ganti citra yang lama yang sudah terlanjur negatif yang berdampakpada rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.Kedua, membenahi isinya, meliputi mengganti strategi pem-belajaran dan meningkatkan kualitas guru. Ini ditempuh agar se-kolah mampu menjalankan peran dan fungsinya dalam mengem-bangkan kecerdasan manusia yang sebenarnya. Yang kali inimenarik untuk saya sampaikan kepada Anda adalah strategiyang kedua, yakni strategi pembenahan isi (
content 
).Dalam konsep sekolahnya manusia, ada beberapa prinsiputama yang harus dijalankan oleh manajemen sekolah. Perta-ma, sekolah harus bersedia menerima setiap calon murid dalamkondisi apa pun, tanpa menggunakan tes kognitif. Karena para-digma yang dipakai adalah setiap anak memiliki kecerdasan ma- jemuk (
multiple intelligence 
), dan sekolah bertugas mengem-bangkan kecerdasan majemuk tersebut.Inilah yang disebutnya sekolah unggul, yakni sekolah yangmengedepankan
the best process
, bukan
the best input 
. Sehing-ga yang dijadikan pedoman untuk penerimaan calon murid ada-lah kuota, bukan hasil tes kognitif.Untuk mengefektifkan proses dan hasil pembelajaran, diber-lakukanlah prinsip yang kedua, yakni penggunaan
asesmen
yangdisebut MIR (
multiple inteligence research
), dan strategi pembe-lajaran MIS (
multiple intelligence system
).
Asesmen
MIR diperlu-kan untuk mengetahui potensi kecerdasan majemuk murid beri-kut kecenderungan modalitas belajarnya yang hasilnya menjadi
input 
berharga bagi pelaksanaan pembelajaran MIS tadi.Dalam strategi pembelajaran MIS disebut bahwa hasil belajarmurid menjadi lebih maksimal jika terdapat kesesuaian antaragaya mengajar guru dengan gaya belajar murid, sehingga setiapmata pelajaran menjadi terasa mudah dan menyenangkan. Karenaitu, guru harus dipersiapkan sedemikian rupa agar mampu menja-di fasilitator dan katalisator, yang mengajar dengan menyesuaikangaya belajar murid dan selalu memantik rasa ingin tahu murid.Lewat peran guru semacam inilah, sekolah-sekolah binaan masMunif Chatib telah mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa.Jika ujian nasional (Unas) harus menjadi parameter, maka sekolah-sekolah tersebut pun mampu meluluskan seratus persen murid-muridnya, kendati awal masuknya tidak memakai tes kognitif dantanpa “tim sukses-tim suksesan”.
Sekolahnya Manusia
 
 Metamorfosa
Senin, 13 Juli 2009
Berlangganan
R E P U B L I K A
Hubungi (0274) 541582
DIY LuncurkanProgram ProfesorMasuk Sekolah
YOGYAKARTA — Untuk meningkatkan kua-litas pendidikan di Yogyakarta, Dinas Pendi-dikan Provinsi DIY akan meluncurkan pro-gram Profesor Masuk Desa.Peluncuran program ini akan dilakukan diSMAN 8 Yogyakarta tanggal 23 Juli 2009,kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda danOlahraga Provinsi DIY Prof Soewarsih Madyausai menghadap Gubernur DIY Sri Sultan Ha-mengku Buwono X di Gedung Wilis KepatihanYogyakarta, Sabtu (11/7).Pertemuan dengan Gubernur DIY ini menu-rut Soewarsih bertujuan untuk merumuskanprogram “Profesor Masuk Sekolah” dan “GuruMasuk Kampus”. Kedua program ini dirumus-kan dan atas inisiatif Sultan HB X untuk mem-bangun jembatan penghubung antara gurubesar di universitas dengan siswa di sekolah.‘’Inisiatif 
Ngarsa Dalem
ini muncul saatbeliau berkunjung ke Jepang dan mendapatifakta bahwa di sana para profesor memilikihubungan yang cukup dekat dengan sekolah-sekolah,” kata Ketua Dewan Pendidikan Yogya-karta, Prof Wuryadi.Dengan program ini, diharapkan akan terja-di proses saling belajar antara profesor de-ngan sekolah sehingga para profesor tidakmerasa ilmunya begitu tinggi dan menganggapremeh ilmu yang diajarkan di sekolah.
nri
300 Remaja DIY IkutiJumbara IX
YOGYAKARTA — Sedikitnya 300 remajase-DIY mengikuti Jumpa Bhakti Gembira(Jumbara) IX di Lapangan Gamelan,Sendangtirto, Berbah Sleman, Sabtu (11/7).Kegiatan yang melibatkan remaja tersebutdirecanakan berlangsung selama 5 hari ter-diri dari 21 macam kegiatan yang berkaitandengan kemanusiaan.Jumbara ke IX tahun ini dihadiri selainkontingen kabupaten/kota DIY juga wilayahsekitar DIY,dan dari beberapa negara saha-bat seperti Jerman, Denmark dan Prancis.Gubernur DIY Sri Sultan HB X dalamsambutannya mengatakan jumbara meru-pakan kegiatan yang sangat penting untukmengevaluasi jalannya pembinaan PMR(Palang Merah Remaja) dan meningkatkanmenejemen pembinaan agar peran dan par-tisipasinya lebih nyata.Ketua Panitia Jumbara IX dr. Bondan AgusSuryanto mengatakan, Jumbara tahun iniberorientasi pada proses pembinaan, moni-toring, dan evaluasi, melalui pendekatan
 youth centre life 
.
yli
Dana Perbaikan Jalantak Cukup
CILACAP — Masyarakat di Provinsi JawaTengah, harus bisa memaklumi jika kondisi jalan raya di wilayah ini belum sepenuhnyabisa dilalui dengan nyaman. Gubernur JatengBibit Waluyo mengakui, jalan-jalan rusak yangada di wilayahnya, belum bisa dilakukan per-baikan seluruhnya. ‘’Persoalan pokoknyaadalah masalah ketersediaan dana,’‘ kataGubernur saat berada di Cilacap, Ahad (12/7).Menurut Gubernur, dana perbaikan jalanyang dianggarkan Pemprov dari APBD 2009,hanya Rp 350 miliar. Dana sebanyak itu,tidak sebanding dengan kebutuhan danayang diperlukan untuk melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh.Disebutkan, untuk perbaikan jalan rayayang menjadi kewenangan provinsi, sebe-narnya paling tidak dibutuhkan dana hinggahampir Rp 600 miliar.‘’Untuk perbaikan jalan ini, yang tingkatkerusakannya masuk kategori sedang membu-tuhkan dana sekitar Rp 2 miliar hingga Rp 3miliar per kilometer. Jadi kalau tingkatkerusakannya masuk kategori berat, ya kebu-tuhan dana menjadi lebih besar lagi.’‘
wid
YOGYAKARTA — Jumlah pa-sien
suspect
virus flu H1N1 (flubabi) yang dirawat di RSUP DrSardjito hingga Ahad sore (12/7)telah berjumlah menjadi lima ora-ng. Dari jumlah pasien sebanyakitu, empat orang merupakan warganegara Indonesia dan satu orangberkebangsaan Australia.Kelima pasien tersebut adalahAR yang dirawat sejak Kamis (9/7),paramedis yang
suspect
flu babi se-orang laki-laki berinisial GS. Ke-mudian dua pelajar teman AR mas-ing-masing G dan N yang dirawatsejak Sabtu siang (11/7) sekitar pu-kul 11.00 dan mahasiswa salah satuperguruan tinggi negeri di Yogya-karta (warga negara Australia) be-rinisial E yang dirawat sejak Sabtumalam (11/7) sekitar pukul 19.00.Banu Hermawan dari BagianHukum dan Humas RSUP Dr Sar-djito mengatakan, pasien pelajar
suspect
flu babi yang masuk padahari Sabtu hanya dua. ‘’Pada wak-tu jumpa pers hari Sabtu (11/7),ada salah informasi yang dikata-kan dua pasien
suspect
flu babi itu,ternyata termasuk tiga pasien yangsudah masuk ke Ruang IsolasiBangsal Kartika yang khususuntuk kasus flu babi/flu burungpada Sabtu pukul 11.00. Merekaadalah dua pelajar perempuan be-rinsial G dan N dan satu perawatlaki-laki berinisial GS,’‘jelas Banupada
Republika
, Ahad (12/7).Selain itu, ia menambahkan,pada Sabtu malam (11/7) sekitarpukul 19.00 datang seorang maha-siswa salah satu perguruan tingginegeri Yogyakarta berinisial E. Diakebetulan warga negara Australiake Unit Gawat Darurat RSUP DrSardjito dengan demam tinggi se-kitar 38 derajat Celcius. Ternyatadari riwayatnya, dia pernah ber-sentuhan dengan temannya yangbaru datang dari Australia.Sebelumnya Ketua Tim Penang-gulangan Flu Babi/Flu Burung RSUP Dr Sardjito dr Sumardi, SpPD-KP mengatakan paramedis yang
suspect
flu babi kemungkinan ter-tular saat memeriksa Pasien AR.Ketika itu yang bersangkutan be-lum tahu bahwa AR terduga flubabi. Dua hari kemudian, GS me-ngalami demam, batuk dan pilek.Sehingga dia ke RSUP Dr Sar-djito untuk dilakukan pemeriksaanlebih lanjut. Kondisinya saat itusudah demam dan suhu tubuh lebihdari38 derajat Celcius. Sementaraitu kondisi pasien AR sudah mem-baik, demamnya telah turun di ba-wah 38 derajat.Katanya, yang dilakukan ter-hadap pasien terduga flu babi saatini selain memberikan obat tami-flu, juga monitoring kondisi pasienterutama demam dan kegawatan-nya seperti sesak napas. Saat ini diruang isolasi khusus untuk pasienflu babi/flu burung telah disiapkan12 tempat tidur.Dia menghimbau kepada ma-syarakat yang pernah kontak de-ngan pasien
suspect
flu babi yangdirawat di RSUP Dr Sardjito apa-bila mengalami demam, batuk, pi-lek segera berobat ke Puskesmasatau langsung ke RSUP Dr Sar-djito. Lebih lanjut dr Sumardi me-ngatakan pasien
suspect
H1N1yang dirawat di Sardjito diambildarah, usapan tenggorok dan lendirhidung dan langsung dikirim keLitbangkes Depkes Jakarta.
Belum ganggu pariwisata
Pemberitaan mengenai kasus flubabi di Yogyakarta, ternyata belummempengaruh dunia pariwisata.Sampai saat ini minat wisatawanbaik dalam negeri maupun luar ne-geri ke Yogyakarta tetap tinggi.‘’Dan, sejauh ini belum adapembatalan kedatangan,’‘ kata Se-kretaris Badan Promosi PariwisataKota Yogyakarta (BP2KY) DeddyPranowo Eryono. Ia mengatakandaya tarik Yogyakarta masih sang-at besar, sehingga dipastikan bisamenghipnotis para wisatawan un-tuk datang.‘’Melihat daya tarik Yogyakartayang sangat besar, dan kita gencarmelakukan promo ke luar negri,termasuk Singapura dan Malaysia,ternyata minat dan respon merekauntuk ke Yogyakarta sangat luarbiasa,’‘tuturnya, Sabtu (11/7).Menurut dia, sejauh ini meski-pun di Yogyakarta sudah ada kasusflu babi, namun dunia pariwisatabelum terpengaruh sama sekali.‘’Asalkan pemerintah Indonesiaitu menjaga segi keselamatan dankeamanan bagi semua masyarakat,maka pasti mereka akan tetapberkunjung,’‘ tutur dia.Selain itu, Deddy juga mendesakketegasan pemerintah agar memi-nimalisir kasus flu babi yang ada diIndonesia pada umumnya. BulanAgustus dan September itu bia-sanya wisatawan dari Eropa danJepang datang kemari, karenamusim liburan.
nri
Lima Pasien Terduga FluBabi Dirawat Intensif
Pengrajin Keranjang:
Seorang pekerja mengayam keranjang bronjong di bengkel kerajinan Selokaton, Karanganyar,Sabtu (11/7). Keranjang yang menggunakan bahan pita plastik mika sebagai pengganti bambu ini dijual Rp 75 ribusampai Rp 150 ribu dan penjualannya telah mencapai beberapa kota di pulau Sumatra.
YOGYAKARTA — Sejak awalJuni 2009, wilayah di Yogyakartadan sekitarnya telah memasukimusim kemarau. Dampaknya punmulai terasa, apalagi kalau bukanpasokan air yang mulai berkurangdari sumber air di wilayah Slemanke Yogyakarta maupun ke Bantul.Rendahnya debit air selain meng -ancam ketersediaan air minum ter-nyata juga meresahkan ratusan pe-tani pemilik sekitar 4 ribu hektarlahan sawah tadah hujan di kabu-paten Bantul.Mereka khawatir jika pasokanair terus berkurang maka ancamankekeringan di musim kemarau ta -hun ini bakal menjadi kenyataan.Untuk mengantisipasi kerugian,sejumlah petani mulai memprakte -kan penanaman palawija.‘’Saat ini kondisi sawah tadahhujan tersebut belum berpengaruhkarena baru awal musim kemarau.Yang mengkhawatirkan justru adasekitar 7 Ha lahan pertanian yangditanami padi pada awal musimkemarau ini,’‘ papar Kepala DinasPertanian, Edy Suharyanto saat di-hubungi, Sabtu (11/7).Diakuinya, para petani disawahtadah hujan yang ditanami padi ituterpengaruh hujan yang masih turunpada awal Juni 2009 lalu. Namunternyata hujan yang turun tersebutmerupakan hujan terakhir padamusim penghujan tahun ini. Kare-nanya tanaman padi itu pasti akankekurangan air dan terancam puso.Menurutnya, saat ini kondisipertanian di kabupaten Bantulmasih aman dan lahan pertanianmasih biasa.Kondisi sumur di pegununganjuga masih aman. Dan, debit airsungai pun juga masih normal.Namun untuk sawah tadah hujanyang luasnya sekitar 4 ribu hektarsudah mulai mengalami kekeri-ngan.‘’Banyak petani yang kemudianmengandalkan sumurnya dan me-lakukan penyiraman, tetapi itu un-tuk yang ditanami palawija se-dangkan yang sudah terlanjur dita-nami padi agak sulit,’‘ tambahnya.Pada musim kemarau, kata dia,pihaknya masih akan mengupaya-kan perbaikan saluran irigasi yangkondisinya masih rusak akibatgempa 27 Mei 2006 lalu.Masih banyak saluran irigasiyang terbengkalai dan pihak peme-rintah kabupaten Bantul barumampu memperbaiki di 17 titik iri-gasi saja, atau sekitar sepuluh per-sen dari total kerusakan.Selain itu Dinas Pertanian danKehutanan juga masih berupayauntuk memacu produksi benih ditingkat petani agar semua petaniyang ada bisa mendapatkan benihdengan harga yang relatif murah.‘’Secara umum kondisi pertaniandi wilayah Bantul masih aman.Persediaan pupuk juga masih cu-kup. Kita sedang berupaya untukmengoptimalkan perbaikan irigasidan memotivasi petani untuk maumemproduksi benih unggul,’‘ tegas-nya.
yli
4 Ribu Hektar Sawah Terancam Mengering
YOGYAKARTA — Teka-tekisiapa yang membawa potongantubuh wanita dalam bus SumberKencono, sedikit terkuak. Polisisaat ini sedang mengusut pelakupembawa potongan tubuh yangdiidentifikasi berjenis kelaminlaki-laki yang menumpang bussebelum memasuki wilayah Nga-wi, Jawa Timur. Informasi sepo-tong ini dikemukakan kondekturbus, Madenan kepada polisi yangmemeriksanya.‘’Laki-laki tersebut kemung-kinan turun lagi, karena setelahmemasuki Solo pria misterius itusudah tidak ada,’‘ jelas KepalaSatuan Reserse dan Kriminal(Reskrim) Poltabes Yogyakarta,Komisaris Pol Saiful Anwar me-nirukan keterangan kondekturbus Sumber Kencono, Madenankepada wartawan, Sabtu (11/7).Saiful mengatakan, potongantubuh manusia tersebut ditemu-kan di sebuah tas kain di dalambus, saat berhenti di TerminalPenumpang Yogyakarta (TPY)Giwangan, Yogyakarta, Jumatmalam lalu. ‘’Kita sedang mela-kukan penyelidikan atas temuanini,’‘ paparnya.Pada Jumat malam lalu, Em-pat potongan tubuh itu dikirimke RSUP Dr Sardjito untuk di-teliti oleh tim forensik. Lima po-tongan tubuh perempuan yangterdiri dari tangan kanan dankiri, kaki kanan dan kiri sertakepala tersebut ditemukan seo-rang penumpang di sebuah tas diBus Antar Kota Antar Propinsi(AKAP) jurusan Surabaya-Yog-yakarta, Sumber Kencono deng-an nomor polisi W-7602-UN.‘’Ini korban mutilasi yang per-tama kali diterima RSUP DrSardjito,’‘kata Kepala BagianHumas dan Hukum RSUP DrSardjito, Trisno Heru Nugrohopada wartawan, di kantornya,Sabtu (11/7).Rencananya pada Ahad (12/7)kemarin, tim forensi menurutHeru akan melakukan visum. Vi-sum harus dilakukan untuk me-ngetahui penyebab kematiannyasekaligus mencari informasi jati-diri dari korban guna dicocokkandengan keluarga yang kehilang-an keluarganya. Proses visumtersebut lanjut dia akan melibat-kan tiga ahli yaitu ahli forensik,ahli dental forensik dan antropo-logi.Sebagaimana diketahui padaJumat sore, awak bus SumberKencono dikejutkan dengantemuan tas warna hitam yangtertinggal di bawah jok belakang.Semula kernet dan kondekturbus mengira bungkusan tersebutmilik penumpang yang terting-gal. Belakangan diketahui berisipotongan tubuh manusia.
yli/nri
Polisi Buru Lelaki Pembawa Tas BerisiPotongan Tubuh
HD Iriyanto
Motivator & Inspirator Religiospiritual,Dosen STMIK AMIKOM Yogyakarta
HASAN SAKRI GHOZALI/ANTARA
BELIBN TC
USD
10,050 9,850 10,200
EURO
14,050 13,750 14,300
AUD
7,825 7,575 8,025
CAD
8,600 8,000 8,750
GBP
16,350 16,100 16,750
CHF
9,250 8,850 9,400
SGD
6,900 7,050
HKD
1.275 1.375
 JPY 1
07,50 101,50 110,50
RM
2,775 2,975
KWD
33,000 36,000
WON
7/7.5 8.75
NT
280/290 340
BND
6,850 7,000
NZD
6,275 6,425
PHP
210 250
THB
295 345
YUAN
1,460 1,560
SAR 2,650
2,775
 
 JUAL
Tanggal : 10 Juli 2009
Catatan : kurs sewaktu-waktu dapat berubah
MULIA
AUTHORIZED MONEY CHANGER
Inna Garuda Hotel Jl. Malioboro 60 Yogyakarta(Depan Tiket Counter Garuda Indonesia)
Senin - Jumat : 07.00 - 19.00 WIBSabtu - Minggu : 08.00 - 15.00 WIB
Telp. 0274-563314 (Hunting), 566353 Ext. 8901 Fax.(0274) 549777
CURRENCY
Kondisi pasien ARsudah semakin mem-baik.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...