Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PEDOMAN PENETAPAN KKM ,270208

PEDOMAN PENETAPAN KKM ,270208

Ratings: (0)|Views: 1,168|Likes:
Published by Herunata

More info:

Published by: Herunata on Dec 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2013

pdf

text

original

 
Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
1
 
Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
BAB IBAB I PENDAHULUANPENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Kebijakan pemerintah di bidang pendidikan telah bergulir denganditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang StandarNasional Pendidikan (SNP) yang meliputi standar isi, standar proses, standarkompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana-prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaianpendidikan.Tindak lanjut dari SNP adalah ditetapkannya Peraturan Menteri PendidikanNasional (Permendiknas) :
No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi (SI);
No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL);
No. 24 tahun 2006 dan No. 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan SI dan SKL;
No. 12 tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah;
No. 13 tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah;
No. 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan KompetensiGuru;
No. 18 tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan;
No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan;
No. 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian;
No. 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana Prasarana; dan
No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP No. 19 tahun2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa kurikulumpada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah dikembangkan oleh setiap satuanpendidikan. Pemerintah tidak lagi menetapkan kurikulum secara nasionalseperti pada periode sebelumnya. Satuan pendidikan harus mengembangkansendiri kurikulum sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan serta potensipeserta didik, masyarakat, dan lingkungannya.Berbagai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional yang berkaitan dengan StandarNasional Pendidikan merupakan acuan dan pedoman dalam mengembangkan,melaksanakan, mengevaluasi keterlaksanaannya, dan menindaklanjuti hasilevaluasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 14 tahun 2005tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen PendidikanDasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional menyebutkan bahwasalah satu tugas Subdirektorat Pembelajaran Direktorat Pembinaan SMAadalah melakukan penyiapan bahan kebijakan, standar, kriteria, dan pedomanserta pemberian bimbingan teknis, supervisi, dan evaluasi pelaksanaankurikulum.Selanjutnya, dalam Permendiknas Nomor 25 tahun 2006 tentang Rincian TugasUnit Kerja di Lingkungan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar danMenengah dijelaskan bahwa rincian tugas Subdirektorat Pembelajaran 2
 
Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas antara lain melaksanakanpenyiapan bahan penyusunan pedoman dan prosedur pelaksanaanpembelajaran, termasuk penyusunan pedoman pelaksanaan kurikulum.Pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan berdasarkan standarnasional memerlukan langkah dan strategi yang harus dikaji berdasarkananalisis yang cermat dan teliti. Analisis dilakukan terhadap tuntutankompetensi yang tertuang dalam rumusan standar kompetensi dan kompetensidasar; Analisis mengenai kebutuhan dan potensi peserta didik, masyarakat, danlingkungan; Analisis peluang dan tantangan dalam memajukan pendidikan padamasa yang akan datang dengan dinamika dan kompleksitas yang semakin tinggi.Penjabaran Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) sebagai bagiandari pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dilakukan melaluipengembangan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Silabusmerupakan penjabaran umum dengan mengembangkan SK-KD menjadiindikator, kegiatan pembelajaran, materi pembelajaran, dan penilaian.Penjabaran lebih lanjut dari silabus dalam bentuk rencana pelaksanaanpembelajaran.Penetapan kriteria minimal ketuntasan belajar merupakan tahapan awalpelaksanaan penilaian hasil belajar sebagai bagian dari langkah pengembanganKurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi yangmenggunakan acuan kriteria dalam penilaian, mengharuskan pendidik dansatuan pendidikan menetapkan kriteria minimal yang menjadi tolok ukurpencapaian kompetensi. Oleh karena itu, diperlukan panduan yang dapatmemberikan informasi tentang penetapan kriteria ketuntasan minimal yangdilakukan di satuan pendidikan.
B.Tujuan
Penyusunan panduan ini bertujuan untuk:1.Memberikan pemahaman lebih luas cara menetapkan Kriteria KetuntasanMinimal (KKM) mata pelajaran di satuan pendidikan, serta melakukananalisis terhadap hasil belajar yang dicapai;2.Mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penetapan KKM yangoptimal sehingga meningkat secara bertahap;3.Mendorong pendidik dan satuan pendidikan melakukan analisis secara telitidan cermat dalam menetapkan KKM serta menindaklanjutinya.
C.Ruang Lingkup
Ruang lingkup penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mencakup pengertian dan fungsi KKM, mekanisme penetapan KKM, dan analisis KKM.3

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Arya Bramantya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->