Bhikkhu. Sejak saat itulah dimulai hari Kathina Dana (kitab Suci Vinaya Pitaka jilid 5, MahaVagga, Kathina Kandhaka).Sebenarnya pada jaman Sang Buddha para Bhikkhu hanya memakai jubah pamsukulacivara dan hanya memiliki satu stel jubah.
Pamsukula Civara
adalah Kain bekas pembungkusmayat yang telah dibuang orang di dalam hutan atau kuburan, kain tersebut dicuci kemudiandicelupkan dengan getah pohon yang berwarna kuning (misalnya pohon nangka), lalu dijahitdan dibuat jubah. (Dhammacarini;19).Kathina berasal dari kata kathika, yakni nama bulan ke 10 dalam tradisi india utara padaera Buddha, istilah Kathina juga berasal dari sebutan sebuat alat pemintal yang terbuat darikayu sebagai pemintal bahan jubah (kain) yang akan dijadikan jubah untuk bhikkhu.Bisaanya membuat jubah hanya pada saat terakhir, akhir bulan dari musim hujan, jika jubah masih dikerjakan maka batas itu diperpanjang sampai pada musim dingin.Upacara Kathina dilakukan di suatu vihara dan dapat berlangsung dengan benar apabiladihadiri minimal oleh 4 orang Bhikkhu, tidak termasuk samanera. Seorang Bhikkhusebelumnya harus bertekad (adhitthana) agar ber-vassa di vihara tersebut selama 90 hari secarasempurna, para Bhikkhu yang telah menyelesaikan masa vassa melakukan upacara penyucian batin (Parisuddhi) dengan cara mengakui kesalahan-kesalahan yang telah atau mungkindilakukannya baik sengaja maupun tidak sengaja setelah itu melakukan pembacaan“Patimokkha” (peraturan para Bhikkhu).Pada masa vassa adalah upacara “Pavarana” yang diadakan oleh Bhikkhu yang ber-vassa di tempat itu dengan cara para Bhikkhu menyatakan kesiapan dan kesediaan pada hariterakhir vassa tersebut untuk menerima kritik, saran atau nasehat dari Bhikkhu yang senior guna kemajuan batin mereka.(Hari Raya Umat Buddha; 27).Ada dua pengertian yang berbedaterhadap pavarana yaitu :1.Pavarana dari Bhikkhu adalah pernyataan kesediaan Bhikkhu pada akhir masa vassa untuk menerima kritik dan nasehat dari sesama Bhikkhu khususnyayang senior.2.Pavarana dari umat adalah pernyataan seorang umat kepadaBhikkhu tertentu terhadap kesediaannya menjadi sponsor dan membantu kebutuhannyauntuk suatu jangka waktu tertentu maupun waktu tidak tertentu.(Hari Raya Umat buddha;31).2.Cara Melaksanakan Kathina2
Leave a Comment