BAB IITEORI2.1Perdagangan dalam Globalisasi
Globalisasi mengacu pada meningkatnya pergerakan barang, jasa dan modalkeluar perbatasan nasional. Perusahaan dapat masuk dan berkompetisi di pasar globalatau pasar internasional dengan banyak cara. Kebanyakan perusahaan pada awalnyamembangun kesuksesan bisnis mereka di tanah air mereka sendiri, dan kemudianmereka mulai mengekspor produk atau jasa mereka kepada pembeli diluar negeri.Seiring dengan bertambahnya waktu dan kebutuhan, mereka mulai menyadari bahwamereka dapat memotong biaya operasional mereka dengan mengalokasikan beberapaatau semua kegiatan operasional mereka di negara lain. Dalam prakteknya di luar negeri, terkadang perusahaan mendirikan perusahaan dan kantor mereka sendiri ataumelakukan perjanjian subkontrak dengan pihak lain diluar negeri. Contohnya, dalamindustri pakaian dan sepatu, perusahaan NIKE, The GAP, dan GUESS memiliki jaringan ekstensive dengan para subkontraktor diluar Amerika. Dalam merancangdan memproduksi produk mereka, perusahaan melakukan pembelian barang mentah,komponen, atau supply lainnya dari vendor diluar Amerika. Dengan kata lain, perusahaan-perusahaan tersebut mengembangkan "global supply chain" walaupundalam prakteknya mereka tidak memproduksi seluruh produk mereka diluar Amerika.Perdagangan internasional telah terbentuk sejak ribuan tahun lalu. Awalnya bermula dari eksplorasi dan kolonialisasi di Afrika, Asia, dan Amerika oleh bangsaEropa di awal abad ke 15, dan kemudian selama lebih dari 60 tahun yang lalu, perdagangan internasional (
global commerce
) telah bertransformasi kedalam perekonomian dunia.Ada beberapa hal yang mempengaruhi timbulnya akselerasi globalisasi perdagangan ini, diantaranya adalah:
1.
Tekhnologi Komunikasi yang semakin mempermudah dan mempercepatkomunikasi perusahaan kepada para karyawan, rekanan, dan supplier diseluruh dunia.
3
Leave a Comment