Pada awal pendiriannya, dengan fasilitas yang terbatas, pabrik yang masih berada dilingkungan Rumah Sakit Pusat ini hanya memproduksi beberapa jenis salep dan kasa pembalut.Pengembangan pertama menjadi Pabrik Obat Manggarai yang memproduksi obat-obatan berupatablet dan injeksi dilakukan pada 1931. Pada 1942, perusahaan diambilalih oleh Pemerintahpendudukan Jepang dan dikelola di bawah manajemen Takeda. Kemudian, dinasionalisasi pada1950, pengelolaan diserahkan kepada Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Pada 1979,mengemban tugas memproduksi obat-obat esensial untuk pelayanan masyarakat, status Pabrik Obat Manggarai diubah menjadi Pusat Produksi Farmasi yang bersifat nirlaba dan masih dibawah Departemen Kesehatan. Selanjutnya, pada 1981, dengan semakin banyaknya tanggung jawab yang diberikan, Pemerintah meningkatkan status perusahaan menjadi PerusahaanUmum Indonesia Farma - disingkat Perum Indofarma.Selanjutnya, pada tahun 2000 bisnis distribusi dan trading dipisah dan diserahkan ke anak perusahaan yang baru dibentuk, PT Indofarma Global Medika (IGM). Pengembangan inisekaligus memungkinkan Indofarma memfokuskan diri pada bisnis inti di bidang produksi danpemasaran produk-produk farmasi.
Leave a Comment