63 Documents
175180 Viewers
55 Likes
| Basic Info | ||
| Name: | Haery Sihombing | |
| Age: | 39 | |
| Gender: | Male | |
|
Contact Info |
||
| Place: | Melaka | |
| Website: | www.freewebs.com/sihom... | |
|
Personal Info |
||
| Occupation: | "Tukang Batu" | |
| Interests: | Product-Business-Market DevelopmentQuality Concepts and Something 'weird' | |
| Lately I've been reading: | All The Things | |
| Lately I've been writing: | This one! | |
| About me: | I'm an ordinary man. If you know who the old man of my pic. background, i think you can ease to know me. | |
![]() BMFP 3582-2008 (3) |
![]() BMFP 4512-2008 (28) |
![]() Catatan Pinggir (10) |
![]() DFMD 3513-2008 (3) |
![]() Management (16) |
![]() QUALITY (6) |
|
Comment on
Prospek Pertumbuhan Bisnis Telepon Selular di Indonesia
Posted on May 7, 2008 |
Saya pun belum pernah tahu jika sudah ada suatu riset mengenai perbandingan antara ke-2nya. Masalahnya adalah:
1. Mengapa produk Nokia Vs. Sony E? Mengapa tidak juga menyangkutkan produk lainnya, seperti: Samsung, LG dan Motorola yang juga konsumennya cukup besar di Indonesia. Apakah karena antara Nokia dan Sony E dikarenakan pangsa pasar mereka no.1 & 2 di Indonesia?
2. Apa yang dimaksud dengan segment remaja?
( Kisaran umur? Jenis Kelamin? Berpenghasilan atau tidak? Wilayah geografi: perkotaan vs. luar?)
3. Perlu didefinisikan jenis produk yang ditawarkan, mengingat variant dari produk- produk tersebut sangat beragam. Apalagi jika dibedakan antara konsumen terhadap produk yang baru terhadap barang bekas pakai (2nd hand).
4. Apa yang diinginkan/tujuan dari konteks : Gaya Hidup? Apakah didalamya mengkaitkan dengan aspek kepuasan?
Secara sedehana, untuk masalah kepuasan yang dapat digali dengan aspek gaya hidup, saya menyarankan anda untuk mempelajari suatu pemahaman dalam pengunaan: Kano diagaram.
|
|
Comment on
Prospek Pertumbuhan Bisnis Telepon Selular di Indonesia
Posted on May 4, 2008 |
Maaf, saya tidak memiliki referensi terhadap komersialisasi tarif.
Mungkin ada baiknya bila anda:
* pertama, dapatkan dahulu tarif resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
* kedua, tarif layanan yang disediakan oleh masing2 penyedia layanan (baik dalam komunikasi suara atau text maupu jenis sediaan yang diluncurkan kepada pasar).
* ketiga, tarif layanan dari negara- negara lain sebagai pembanding.
* keempat, tarif layanan berlainan dengan karakteristik teknologi yang berbeda (mis. CDMA vs. GSM, PSTN vs.Selluar, dsb).
* kelima, karakteristik pengguna/konsumen dan letak geografis (mis: perkotaan, pulau Jawa, iklan, dan lain sebagainya).
* keenam, asset terhadap teknologi dan infrastruktur yang dimiliki.
Dengan demikian unsur komersial dari tarif tersebut dapat diarahkan dan difokuskan sebagai suatu jawaban.
|
|
Comment on
Prospek Pertumbuhan Bisnis Telepon Selular di Indonesia
Posted on May 4, 2008 |
Berbicara mengenai 'prospek pertumbuhan bisnis' maka penentuan variabelnya adalah lebih berkenaan dengan penyedia (misal: apa produk yang disediakan, bagaimana suatu produk disediakan) dan kemudian terhadap pengguna (misal: pasar yang bagaimana,dll), serta hubungan antara keduanya sebagai proses penyediaan, (Dalam tulisan, saya mengutipnya sebagai: Innovasi terhadap Produk, Proses, dan Pasar. Inovasi terhadap produk dan proses boleh juga dikaitkan terhadap inovasi teknologi).
Sehingga dengan demikian, pengertian 'prospek' perlu dipahamkan terhadap pengertian PROFIT maupun KEUNGGULAN sebagai azas dan strategi dari bisnis dengan mengaitkan antara ketiga bagian di atas dalam kerangka pertumbuhan suatu perusahaan sebagai suatu bisnis.
Peta atau radar dari inovasi (dalam tulisan saya dapat dipergunakan untuk mengkuantifikasikan bilangan atau variabel terhadap suatu pertumbuhan bisnis). (hal. 27)
Jalan yang termudah (sekalipun saya kurang begitu setuju) adalah dengan memperbandingkan antara biaya yang dikeluarkan terhadap suatu inovasi terhadap harga produk yang ditawarkan kepada pasar dan juga terhadap bilangan konsumennya. Sekalipun terhadap suatu prospek bisnis adalah ti...
|
|
Comment on
Download Scribd
Posted on January 21, 2008 |
Woah Bos,
terimakasih, Aku akan coba.
Seperti biasa... filenya besar2?
Apa bisa sesuai dengan aslinya?
Selama ini aku coba dengan menampakkan
semuanya dahulu satu file yang akan didownload,
(hingga halaman terakhir)...
Kemudian kita gunakan menu 'print' yang tersedia.
(syaratnya kita memiliki adobe reader/distiller)
Cara ini biasa saya gunakan. Tnx
|
|
Comment on
Work too long
Posted on January 17, 2008 |
ha ha ha ha.....
|
|
Comment on
Prospek Pertumbuhan Bisnis Telepon Selular di Indonesia
Posted on January 16, 2008 |
Waduh....maaf
Kalau tentang buku untuk SIM yag berhubungan dengan PT, saya benar- benar tidak tahu.
Tapi buku2 textbook tentang SIM di Indonesia, tentunya banyak. Saya pernah mengunjungi perpustakaan di pelita harapan, trisakti, dan beberapa universitas di Jakarta... cukup banyak.
Malahan di belakang Trisakti...ada penjual buku
'textbook' yang lumayan murah. Jika di Bandung, untuk yang sedikit unik, kalau pas beruntung boleh dapatkan fotocopiannya di tempat fotokopi disekitaran taman sari. Saya rasa saya hanya dapat menginformasikan itu saja.
|
|
Comment on
Mari Kita Garap TKI !
Posted on January 14, 2008 |
Mungkin ada baiknya menghubungi migrantcare di Jakarta. Alamatnya saya lupa (Pulomas?), namun silahkan search di situs.
|
|
Comment on
Apa Produk-Produk Yang Akan Konsumen Ingin Beli
Posted on January 14, 2008 |
Arti segmentasi adalah pemilahan atau tepatnya penempatan posisi diri terhadap peta ruang. Dengan demikian, maka segmentasi pasar adalah peta ruang pasar terhadap penempatan produk yang dijual atau ditujukan berdasarkan biaya/harga dan jenis konsumen menurut karakter pasar secara teoritis.
Kata segmentasi sebenarnya mulai sering digunakan semenjak Prof Michael Porter (Dosen di Havard) yang menulis buku: Competitive Advantage (FP Press 1980) yang membahas mengenai ruang pasar ke dalam pengertian biaya (cost) dan kriteria pasar.
Ilmu ini menjadi semacam 'keumuman' bagi mata pelajaran di bidang bisnis dan pasar. Terutama untuk di kelas- kelas bisnis MBA.
Saya memasukan ide segmentasi ini sebagai tijauan dalam tulisan saya sebagai sebuah argumen. (Silahkan melihat contohnya di tulisan saya dalam: Perspektif Bisnis Telekomunikasi di Indonesia).
Sekalipun demikian, dewasa ini pemilahan pasar dengan ruang sebagai matrik posisi dalam bisnis, masihlah kurang menggambarkan bagaimana sebenarnya pasar tersebut sebagai obyek terhadap domain dari strategi bisnis yang perlu dilakukan oleh perusahaan agar dapat dan mampu 'survive' terhadap persaingan. Oleh karena itu, Christensen (sa...
|
|
Comment on
Mrkva's Chronological list of New World Order publications
Posted on January 10, 2008 |
Dear friend,
Tnx a lot.
BTW i've already downloaded all of your posting.
Some of that, the size of files are too big.
P.S: Do u hv :
1. Capiltalism & Protestanism (Max Weber)
2. Globalization and Its Discontent? (J.Stiglitz)
|
|
Comment on
Myopia Mutu Sebagai Latent Dalam Persaingan Dan Pertumbuhan Bisnis
Posted on January 10, 2008 |
Ada 2 peranan telekomunikasi dalam perpektif bisnis, yaitu ke dalam atau secara internal terhadap perusahaan telekomunikasi itu sendiri, maupun ke luar, yaitu dalam hal pengguna jasa telekomunikasi.
Secara internal, telekomunikasi sebagai suatu produk adalah memerlukan pasar. Oleh karenanya, perusahaan telekomunikasi perlu memerankan dirinya terhadap pasar agar produk/jasa yang mereka jual kepada pasar dapat diterima. Kepada tingkatan pasar yang berbeda, maka dalam hal ini perusahaan perlu memformulasikan strategi bisnisnya dengan ragam aktifitas bisnis yang lentur sebagai implementasi terhadap tujuan dan visi organisasi bisnis tersebut agar perusahaan dapat memperoleh keuntungan.
Sedangkan terhadap pengguna, baik perorangan maupun perusahaan, maka hakikat dari kebutuhan
mereka harus disediakan oleh perusahaan penyedia layanan tadi. Bila telekomunikasi tersebut menjadi bagian dari operasional pengguna jasa layanan tersebut, maka akselerasi mobilitas dan jalannya bisnis (untuk perusahaan sebagai pengguna) harus ditetapkan apa yang menjadi pokok utama terhadap kriteria dan fitur dari telekomunikasi yang diperlukan, serta sejauh mana jenis layanan yang disediakan untuk digunak...
|
|
Comment on
Prospek Pertumbuhan Bisnis Telepon Selular di Indonesia
Posted on November 19, 2007 |
Terimakasih Pak Nugraha.
Sedikit koreksi; bukan Manasek tetapi Temasek Singapura). Kalau XL, saya tahu sahamnya juga dimiliki perusahaan asing (oleh TM atau Telecom Malaysia)
Memang betul harganya hampir sama. Malah anda mengindikasikan bahwa ini adalah praktek oligopoli, sekalipun saya belum sampai kepada kesimpulan seperti itu. Sampai saat kini, sayapun belum tahu betul undang- undang oligopoli di Indonesia. Tulisan saya sebenarnya lebih difokuskan kepada masalah 'inovasi' terhadap suatu perusahaan dalam perspektif persaingan harga murah.
Sementara beberapa tulisan yang saya tengah kerjakan lebih kepada perspektif bisnis dalam konteks global dan tantangannya terhadap inovasi, cara mengeukurnya, dan sumbernya. (terus terang, tulisan saya banyak dipengaruhi dari opini & tulisan di Harvard Business review dan MIT Sloan Review).
Saya selalu siap dan menyambut baik untuk bersama- sama bekerjasama dengan Bapak, sepanjang yang saya bisa dan boleh lakukan. Silahkan email saya di: haery@australia.edu (saya sekarang tinggal di Melaka Malaysia)
|