Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
32Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kebijakan Pendidikan Orde Lama

Kebijakan Pendidikan Orde Lama

Ratings: (0)|Views: 7,580|Likes:
Published by rumrosyid

More info:

Published by: rumrosyid on Dec 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

 
Kebijakan Pendidikan Orde LamaOleh Rum Rosyid
Dalam tahun 1944, Jepang semakin terdesak di dalam Perang Asia Timur Raya. Morilmasyarakat mulai mundur, persediaan senjata dan amunisi terus berkurang. Keadaan inimenyebabkan jatuhnya kabinet Tojo pada tanggal 17 Juli 1944 kemudian digantikan olehPM. Koiso pada tanggal 18 Juli 1944. Jepang terus terdesak mendorong PM Koisomengeluarkan janji kemerdekaan di kemudian hari bagi Indonesia 7 September 19441.Gerakan Sekutu yang kian merangsek ke Indonesia hingga akhirnya tanggal 1 Maret1945, Kumaikici Harada mengumumkan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-UsahaPersiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau dikenal dengan sebutan DokuritsuJunki Cosaka yang diresmikan 28 Mei 1945i. BPUPKI beranggotakan 60 orang,ditambah beberapa pimpinan. Sebagai ketua adalah Dr. Rajiman Widyodiningrat. Badanini memiliki tugas menyiapkan berbagai persyaratan pendirian negara Indonesia.Secara garis besar sidang-sidang BPUPKI terbagi menjadi dua kali sidang (29 Mei - IJuni 1945 dan 10 - 17 Juli 1945). Secara khusus sidang pertama BPUPKI membahastentang dasar negara. Sejak tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945 telah tampil 46 pembicara,namun yang banyak kita kenal adalah tiga tokoh, yakni Mr. Moh Yamin, Mr. Supomo,dan Ir. Soekarno. Moh. Yamin membahas sekitar dasar negara terdiri lima dasar negarakebangsaan Indonesia, yakni; Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, PeriKerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Pada tanggal 30 Mei 1945 Moh. Hatta jugatampil berpidato, mengajukan Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan lahir dan batin,Musyawarah, dan Keadilan rakyat. Tanggal 1 Juni 1945 giliran Ir. Soekarno menyampaikan pidatonya dengan mengajukanlima asas yang disebut dengan Pancasila. Menurut Ir. Sockamo, nama Pancasila itu atas petunjuk seorang teman ahli bahasa. Pidato Ir. Soekarno tanggal I Juni 1945 seringdisebut dengan pidato lahirnya Pancasila. Sila-sila yang diusulkan Ir. Soekarno adalahKebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau perikemanusiaan, Mufakat ataudemokrasi, Kesejahteraan sosial, Ketuhanan Yang Maha Esa. Tanggal 1 Juni 1945 Sidang BPUPKI I berakhir, namun belum ada kesimpulan dankeputusan yang diambil. Panitia kecil (Panitia Sembilan) dibentuk diketuai Soekarnoyang anggota-anggotanya adalah Drs. Moh. Hatta, Mr. Moh Yamin, Mr. Ahmad Subarjo,Mr. A.A. Maramis, Abdulkadir Muzakir, Wakhidd Hasyim, H. Agus Salim, danAbikusno Cokrosuyoso. Pada tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan melahirkan rumusanyang berkaitan dengan maksud dan tujuan pembentukan negara Indonesia merdeka.Rumusan ini terkenal dengan nama Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Rumusan tersebutsebagai berikut. Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk- pemeluknya. Dasar Kemanusiaan yang adil dan beradab. Persatuan Indonesia.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Pada tanggal 10 Juli 1945 mulai sidang BPUPKI II guna membahas UUD bagi negaraIndonesia. Tanggal 11 Juli 1945, Panitia Perancang UUD secara bulat menerima PiagamJakarta sebagai Pembukaan UUD. Untuk menyempurnakan UUD dengan segala pasal-
 
 pasalnya, diserahkan kepada Panitia Kecil. Hasilnya kemudian diserahkan kepada PanitiaPenghalus Bahasa yang anggotanya Husein Jayadiningrat, Agus Salim, dan Supomo.Tanggal 14 Juli 1945, BPUPKI melanjutkan sidang untuk menerima laporan dari PanitiaPerancang UUD. Tiga hal penting yang dilaporkan oleh Ir. Soekarno selaku ketua PanitiaPerancang UUD yang berisi : Pernyataan Indonesia merdeka, pembukaan UUD (diambildari Piagam Jakarta), dan batang tubuh UUD. Pada tanggal 16 Juli 1945 sidangmenyetujui tiga hal yang dilaporkan oleh Ir. Soekarno tersebut.Keadaan Jepang dalam Perang Asia Timur Raya kian terjepit. Pada 6 Agustus 1945, kota penting di Jepang, Hirosima dibom atom oleh Amerika Serikat. Jepang tidak dapat berkutik. Setelah Jepang kalah, terjadi kekosongan kekuasaan (Vacuum of Power)ditanah Nusantara. Kejatuhan Jepang yang menyerah pada kekuatan sekutu menjadimomentum yang sangat berarti bagi sejarah kemerdekaan Indonesia. Kondisi itu ternyatatidak luput dari pembacaan para aktivis pergerakan nasional, dan kemudian dengan cepatdimanfaatkan oleh para pejuang kemerdekaan.Oleh karena itu, pada tanggal 7 Agustus 1945, Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan Dokuritsu Junbi Inkai atau Panitia Persiaipan Kemerdekaan Indonesia(PPKI). Tugasnya melanjutkan pekerjaan BPUPKI dan untuk mempersiapkanKemerdekaan Indonesia. Ketua PPKI adalah Ir. Soekarno, sedangkan wakilnya Drs.Moh. Hatta. Keesokan harinya Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yangdibentuk tanggal 7 Agustus 1945 yang dipimpin oleh Soekarno sebagai ketua danMohammat Hatta sebagai wakil ketua mengadakan rapat.Pertemuan ini rencananya dimulai pada jam 09.30, akan tetapi belum juga dimulai hinggasampai jam 11.30.19. Jeda waktu selama dua jam tersebut ternyata masa yang teramat penting bagi sejarah Indonesia khususnya dalam kaitan konstitusi Indonesia. Waktu yangsingkat itu digunakan oleh Muhammad Hatta untuk mengadakan loby dengan beberapaanggota PPKI mengenai konsep perubahan pada Pembukaan dan Batang Tubuh Undang-Undang Dasar. Pimpinan Angkatan Perang Jepang yang berkedudukan di Saigon, yakniJonderal Terauchi pada tanggal 9 Agustus 1945 memanggil Soekarno, Moh. Hatta, danRajiman Widyodiningrat untuk pergi ke Dalat, Saigon, guna merencanakan penyerahankemerdekaan kepada Indonesia. Tanggal 14 Agustus 1945, Soekarno, Moh. Hatta, dan Rajiman Widyodiningrat pulangkembali ke Jakarta. Sementara Jepang sudah dalam keadaan lumpuh sebab tanggal 9Agustus 1945 kota Nagasaki juga dibom atom oleh Amerika Serikat. Dengan demikianJepang benar-benar tidak dapat berbuat apa-apa. Akhimya pada tanggal 15 Agustus 1945,Jepang menyerah tanpa syarat kepada pihak Sekutu. Kepulangan pimpinan PPKI keIndonesia bersamaan dengan perubahan besar revolusi kemerdekaan.Sekenario kemerdekaan yang dibuat PPKI dan Jepang tidak menjadi kenyataan. Para pemuda berhasil mendorong terjadinya jalan lain proklamasi kemerdekaan. Akhirnya, pada tanggal 17 agustus 1945, Soekarno-Hatta yang sebetulnya masih ragu-ragu, berhasildipaksa oleh kaum muda untuk segera memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia.
 
Sebagai negara merdeka, Indonesia memerlukan kelengkapan-kelengkapan negara.Sebelumnya sore hari 17 Agustus 1945, didatangi seorang opsir Jepang yangmenyampaikan pesan dari golongan Protestan dan Katolik terutama dari Indonesia Timur agar menghilangkan tujuh kata pada Pembukaan Undang Undang Dasar. Merekamengancam akan keluar dari Republik Indonesia apabila usul itu tidak diterima. Usulinilah yang kemudian menjadi pertimbangan Muhammad Hatta mengajukan usul perubahan sebagai berikut: Kata “Mukaddimah” diganti dengan kata ‘Pembukaan”.Dalam Preambule (Piagam Jakarta), anak-kalimat : “Berdasarkan kepada Ke-Tuhanan,dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya “diubahmenjadi ”berdasar atas Ke-Tuhanan Yang Maha Esa”.Pasal 6 ayat 1, “Presiden ialah orang Indonesia asli dan beragama Islam”, kata-kata” dan beragama Islam” dicoret. Sejalan dengan perubahan yang kedua di atas, maka Pasal 29ayat 1 menjadi “Negara berdasarkan atas Ke-Tuhanan Yang Maha Esa”, sebagai pengganti “Negara berdasarkan atas Ke-Tuhanan, dengan kewajiban menjalankansyari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Usul perubahan yang diajukan Muhammad Hatta ini, nampaknya disetujui oleh rapatPPKI, meskipun melalui beberapa usul namun tidak mendapat pembahasan yang begitu berarti. Untuk kepentingan itu, maka pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI melakukansidang dan berhasil menyetujui dan mengesahkan UUD (Undang-UndangDasar). Hanya beberapa jam kemudian, yakni jam 13,45, Panitia Persiapan menerima dengan bulat teks perubahan Preambule dan batang-tubuh Undang-Undang Dasar ini. Preambule dan batang-tubuh Undang-Undang dasar dengan beberapa perubahan ini dikenal luas sebagai‘Undang-Undang Dasar 1945”. Persetujuan yang terburu-buru mengenai beberapa perubahan yang teramat penting dankontroversial itu, akhirnya berbuntut pada sebuah pertanyaan besar yang sulit dijawab.Kejadian yang mengejutkan ini, tentu saja sangat mengecewakan bangsa Indonesia yang beragama Islam. Kekhawatiran akan terjadinya perpecahan jika keputusan tidak diubah,dianggap dapat dihindari dengan mengorbankan modus vivendi atau gentleman’sagreement antara pihak Islam dengan pihak kebangsaan. Bahaya pertama dianggap lebih berat daripada bahaya dikecewakannya golongan Islam.
Ideologi Pendidikan : Sosialisme Pendidikan
Sistem pemerintahan berganti, berganti pula ideologi/cita-cita negaranya. Pada masa pemerintahan Soekarno, skenario yang pertama kali dilakukan oleh Soekarno dankabinetnya adalah bagaimana mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semenjak  proklamasi 17 agustus 1945, sekolah-sekolah yang telah dibangun pada masa pendudukan Jepang dilanjutkan dengan serba kekurangan. Namun demikian, dasar-dasar  pendidikan nasional telah disempurnakan dan disesuaikan dengan kebutuhan bangsaIndonesia.Masa revolusi pendidikan nasional mulai meletakkan dasar-dasarnya. Pada masa revolusisangat terasa serba terbatas, tetapi bangsa kita dapat melaksanakan pendidikan nasionalsebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945. Kita dapat merumuskan Undang

Activity (32)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Fahmi Rasyid liked this
Habib Syafaat liked this
Arif All-out liked this
Robiah Saidah liked this
Rimayanti Fifa liked this
Aris Crispuw liked this
Ham Screamo Kj liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->