Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Asuhan Keperawatan Gangguan Kognitif

Asuhan Keperawatan Gangguan Kognitif

Ratings: (0)|Views: 1,534|Likes:
Published by Ryan Borneo

More info:

Published by: Ryan Borneo on Nov 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/24/2013

pdf

text

original

 
ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KOGNITIF
Delirium
1. Pengkajian
1.Tanda-tanda vital2.Pemeriksaan status mental3.Riwayat konsumsi obat, adanya efek samping antikolinergik4.Cairan dan elektrolit : apakah keadaan dehidrasi dapat mempengaruhikebingungan/kekacauan ?5.Status kardiorespirasi : anoksia akibat dari gagal jantung kongestif, penyebabpenyakit PPOK ?6.Gula darah : hipoglikemi/hiperglikemi ?7.Penurunan fungsi penglihatan/pendengaran : apakah kurangnya sensori inimenyebabkan kebingungan ?8.Factor lingkungan : apakah lingkungan klien masih baru atau asing ?9.Fungsi bladder/bowel : UTI dan factor penyebab kerusakan ?
2. Diagnosa Keperawatan
1.Perubahan proses pikir (delirium) berhubungan dengan efek pengobatan(N:189)2.Kerusakan komunikasi verbal berhubungan dengan deficit kognitif (N:43)3.Gangguan pola tidur berhubungan dengan kecemasan (N:169)4.Inefektif manajemen regimen terapeutik berhubungan dengan kebingungan(N:185)5.Resiko injuri berhubungan dengan berkurangnya kesadaran akan bahayalingkungan (N:110)6.Defisit perawatan diri berhubungan dengan kerusakan kognitif (N:151-154)
3. Outcome
1.Klien akan pulih dari status delirium dalam satu minggu.2.Perawat akan menggunakan cara yang efektif untuk melakukan komunikasidengan klien.3.Klien tidak mengalami injuri selama perawatan di rumah sakit.
 
4. Intervensi
Intervensi dilakukan dengan mengacu pada data yang diperoleh dari pengkajian.1.Pencahayaan yang teratur dan tetap.2.Orientasikan klien setiap saat dengan tanggal, waktu, tempat, serta objek-objek yang dikenal, termasuk nama dan tujuan setiap orang yang masuk kekamar klien.3.Hindari penanganan yang kasar pada waktu melakukan prosedur.4.Kurangi pemaksaan makan.5.Tinggikan kepala setengah duduk, karena halusinasi biasanya meningkat jikaklien tidur datar terlentang.6.Konsultasikan dengan psikolog atas perubahan status klien dan laporkankepada perawat yang bertugas di lain shift.7.Sediakan alat-alat yang dikenal atau yang digunakan oleh klien.8.Yakinkan klien untuk menggunakan kacamata serta alat Bantu dengar jikamemang diperlukan.9.Tetapkan perawat yang sama.10.Ciptakan suasana tenang dan nyaman di ruangan klien, berikan kehangatandengan kehadiran fisik.11.Anjurkan pada anggota keluarga atau orang terdekat untukmengunjungi danmenemani di samping klien dan membantu kebutuhan klien.12.Kemas semua tindakan/prosedur dengan menggunakan bahasa yangsederhana dan mudah dipahami klien.13.Coba untuk membuat jadual rutinitas kegiatan sehari-hari, beri aktivitas untukmengisi waktu luang.14.Yakinkan kembali pada klien untuk selalu menjaga keamanan dirinya.15.Hindari klien bangun pada tengah malam. Jadualkan obat dan prosedur agar tidak mengganggu waktu tidur.16.Jadualkan obat dan prosedur sebatas toleransi klien (tidak terlalu banyakdalam waktu yang sama).17.Jelaskan perkembangan keadaannya.18.Hindari penggunaan restrain baik secara fisik maupun psikis.19.Pada saat klien tidak mengalami kebingungan, coba diskusikan periodekebingungan tersebut bersama klien.
 
20.Dorong ekspresi verbal maupun nonverbal, hindari untuk membantah kliendan memotong pembicaraan klien.21.Berikan support kepada keluarga dan orang terdekat dengan memberikanpenjelasan-penjelasan tentang :
Penyebab kebingungan
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kebingungan
Perubahan dalam status klien
Membantu dengan melakukan komunikasi dengan klienv. Perhatikan factor budaya.
5. Evaluasi
1.Status delirium dapat pulih dalam satu minggu dengan criteria orientasi baik,klien dapat tidur cukup tanpa gangguan, dan penurunan kecemasan.2.Kabutuhan klien dapat dikomunikasikan dengan baik dengan perawat, yangdimanifestasikan dengan penurunan kecemasan dan kekaburan.3.Keberhasilan pengobatan yang dimanifestasikan dengan perbaikan tandadan gejala.4.Keamanan klien dapat terjaga ditandai dengan tidak terjadinya injuri.5.Pemenuhan kebutuhan sehari-hari (ADL) klien dimanifestasikan olehpemeliharaan yang baik, kebutuhan makan terpenuhi.6.Pemenuhan kebutuhan tidur yang dimanifestasikan dengan tidur nyenyak,cukup, dan tanpa gangguan.
Dimensia
1. Pengkajian
1.Penting untuk mengetahui alat ukur untuk mengetahui status mental klien,seperti SPMSQ, MMSE, dsb, dan membandingkan dengan hasil uji saat ini.2.Mencari informasi dari anggota keluarga atau orang terdekat tentangperubahan fungsi kognitif klien.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Angel Capncan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->