Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Bireuen (Menurut Lapangan Usaha) 2003-2007
3
PENDAHULUAN
1.
PENGERTIAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)
Suatu daerah akan berkembang sesuai dengan sumber dayaekonomi (
economic resources
) yang tersedia dan digunakan. Sumber daya tersebut adalah sumber daya tenaga kerja (
labour
) dan sumber daya modal atau kapital (
capital
). Kedua sumber daya tersebut dalamilmu ekonomi disebut sebagai faktor-faktor produksi (
factors of production
).Misalnya dengan faktor produksi tenaga kerja, beberapa kepingpapan ditambah dengan bahan material lainnya dapat diubah menjadisebuah kursi. Dimana harga kursi tersebut lebih mahal dibandingkankeping papan semula.Contoh diatas menunjukkan bagaimana bahan material (
input
)diubah menjadi suatu produk (
output
) dimana nilai output tersebutlebih tinggi daripada bahan material atau input yang digunakansemula. Dalam terminologi ekonomi, peningkatan nilai dari inputmenjadi output disebut nilai tambah (
value added
).Jumlah nilai tambah seluruh unit usaha (sektor-sektor ekonomi)dalam suatu daerah (kabupaten/kota) pada waktu tertentu inilah yangdisajikan dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).Perubahan nilai PDRB dari waktu ke waktu terjadi karena duahal, pertama, karena terjadinya perubahan harga barang dan jasa,kedua, karena terjadinya perubahan volume.Dalam publikasi ini kedua perubahan tersebut dapat dilihat dariPDRB atas dasar harga berlaku dan PDRB atas dasar harga konstan.PDRB atas dasar harga berlaku menggambarkan nilai tambahbarang dan jasa yang dihitung menggunakan harga yang berlaku padasetiap tahun. PDRB atas dasar harga berlaku dapat digunakan untukmelihat pergeseran dan struktur ekonomiSedangkan PDRB atas dasar harga konstan menunjukkan nilaitambah barang dan jasa yang dihitung menggunakan harga yangberlaku pada tahun 2000 sebagai tahun dasar. PDRB atas dasar harga konstan digunakan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomidari tahun ke tahun.
2.
PENGHITUNGAN PDRB
PDRB dihitung melalui 3 (tiga) pendekatan, yaitu PendekatanProduksi (
Production Approach
), Pendekatan Pengeluaran(
Expenditure Approach
) dan Pendekatan Pendapatan (
Income Approach
).
a.
Pendekatan Produksi (
Production Approach
)
Jumlah nilai tambah seluruh unitusaha (sektor-sektor ekonomi)dalam suatu daerah(kabupaten/kota) pada waktutertentu inilah yang disajikandalam Produk Domestik RegionalBruto (PDRB)Pendekatan produksi (
Production Approach
), yaitu PDRB dihitungsebagai jumlah nilai tambah atasbarang dan jasa yang dihasilkanoleh berbagai sektor ekonomi
Leave a Comment