II.1 Pengaturan Traffic Light
Berdasarkan Undang-undang lalu lintas dan angkutan darat tahun 1992 pasal 1 perihallalu lintas menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan lalu lintas adalah gerak kendaraan,orang, dan hewan dijalan raya dan pasal 4 perihal perlengkapan jalan bahwa untuk keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta kemudahan pemakai jalan wajib dilengkapi dengan alat pemberi isyarat lalu lintas. Alat pemberi isyarat lalulintas yang dimaksud adalah peralatan teknis berupa isyarat lampu yang dapat dilengkapidengan bunyi untuk memberi peringatan atau mengatur lalu lintas orang atau kendaraandipersimpangan, persilangan sebidang ataupun pada ruas jalan.
1. Pengaturan Lalu Lintas
Pengaturan lalu lintas bertujuan untuk mendapatkan tertibnya jalan lalu lintas yangteratur, meningkatkan kapasitas lalu lintas pada perempatan jalan, mengurangi frekuensikecelakaan tertentu, mengkoordinasi gerakan lalu lintas dibawah kondisi sinyal agarperjalanan lancar, mengatur penggunaan jalur lalu lintas, memutuskan arus jalur tertentuuntuk memberi kesempatan bagi kendaraan jalur lain untuk melintasi persimpangan anpara pejalan kaki yang melakukan penyebrangan serta memberikan kemudahan bagilewatnya kendaran darurat.a. Pengaturan Secara ManualPengaturan secara manual dilakukan dengan memberikan isyarat lalu lintas dengantangan untuk memberi peringatan atau mengatur lalu lintas para pemakai jalan dipersimpangan, persilangan sebidang ataupun pada ruas jalan.b. Pengaturan Dengan Menggunakan Lampu Lalu LintasLampu lalu lintas mrupakan alat pemberi isyarat lalu lintas yang termasuk dalam UULalu Lintas dan Angkutan Darat bagian 9 pasal 8 alinea (1) yang merupakan peralatanteknis berupa isyarat lampu yang dapat dilengkapi bunyi untuk memberi peringatan atau
Leave a Comment