Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ureum Darah

Ureum Darah

Ratings: (0)|Views: 695 |Likes:
Published by Tiwi Sitompul

More info:

Published by: Tiwi Sitompul on Jun 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/24/2013

pdf

text

original

 
Ureum Darah (Serum)Posted by Riswanto on Wednesday, March 3, 2010Labels: Tes Kimia DarahHampir seluruh ureum dibentuk di dalam hati, dari metabolisme protein (asam amino). Urea berdifusibebas masuk ke dalam cairan intra sel dan ekstrasel. Zat ini dipekatkan dalam urin untuk diekskresikan.Pada keseimbangan nitrogen yang stabil, sekitar 25 gram urea diekskresikan setiap hari. Kadar dalamdarah mencerminkan keseimbangan antara produksi dan ekskresi urea.Ureum berasal dari penguraian protein, terutama yang berasal dari makanan. Pada orang sehat yangmakanannya banyak mengandung protein, ureum biasanya berada di atas rentang normal. Kadarrendah biasanya tidak dianggap abnormal karena mencerminkan rendahnya protein dalam makananatau ekspansi volume plasma. Namun, bila kadarnya sangat rendah bisa mengindikasikan penyakit hatiberat. Kadar urea bertambah dengan bertambahnya usia, juga walaupun tanpa penyakit ginjal.ProsedurUntuk mengukur kadar ureum diperlukan sampel serum atau plasma heparin. Kumpulkan 3-5 ml darahvena pada tabung bertutup merah atau bertutup hijau (heparin), hindari hemolisis. Centrifus darahkemudian pisahkan serum/plasma-nya untuk diperiksa. Penderita dianjurkan untuk puasa terlebih duluselama 8 jam sebelum pengambilan sampel darah untuk mengurangi pengaruh diet terhadap hasillaboratorium.Kadar ureum (BUN) diukur dengan metode kolorimetri menggunakan fotometer atau analyzer kimiawi.Pengukuran berdasarkan atas reaksi enzimatik dengan diasetil monoksim yang memanfaatkan enzimurease yang sangat spesifik terhadap urea. Konsentrasi urea umumnya dinyatakan sebagai kandungannitrogen molekul, yaitu nitrogen urea darah (blood urea nitrogen, BUN). Namun di beberapa negara,konsentrasi ureum dinyatakan sebagai berat urea total. Nitrogen menyumbang 28/60 dari berat totalurea, sehingga konsentrasi urea dapat dihitung dengan mengalikan konsentrasi BUN dengan 60/28 atau2,14.
 
 Nilai RujukanDewasa : 5
 –
25 mg/dlAnak-anak : 5
 –
20 mg/dlBayi : 5
 –
15 mg/dlLanjut usia : kadar sedikit lebih tinggi daripada dewasa.Masalah Klinis1. Peningkatan KadarPeningkatan kadar urea disebut uremia. Azotemia mengacu pada peningkatan semua senyawa nitrogenberberat molekul rendah (urea, kreatinin, asam urat) pada gagal ginjal. Penyebab uremia dibagi menjaditiga, yaitu penyebab prarenal, renal, dan pascarenal. Uremia prarenal terjadi karena gagalnyamekanisme yang bekerja sebelum filtrasi oleh glomerulus. Mekanisme tersebut meliputi : 1) penurunanaliran darah ke ginjal seperti pada syok, kehilangan darah, dan dehidrasi; 2) peningkatan katabolismeprotein seperti pada perdarahan gastrointestinal disertai pencernaan hemoglobin dan penyerapannyasebagai protein dalam makanan, perdarahan ke dalam jaringan lunak atau rongga tubuh, hemolisis,leukemia (pelepasan protein leukosit), cedera fisik berat, luka bakar, demam,.Uremia renal terjadi akibat gagal ginjal (penyebab tersering) yang menyebabkan gangguan ekskresi urea.Gagal ginjal akut dapat disebabkan oleh glomerulonefritis, hipertensi maligna, obat atau logamnefrotoksik, nekrosis korteks ginjal. Gagal ginjal kronis disebabkan oleh glomerulonefritis, pielonefritis,diabetes mellitus, arteriosklerosis, amiloidosis, penyakit tubulus ginjal, penyakit kolagen-vaskular.Uremia pascarenal terjadi akibat obstruksi saluran kemih di bagian bawah ureter, kandung kemih, atauurethra yang menghambat ekskresi urin. Obstruksi ureter bisa oleh batu, tumor, peradangan, atau
 
kesalahan pembedahan. Obstruksi leher kandung kemih atau uretra bisa oleh prostat, batu, tumor, atauperadangan. Urea yang tertahan di urin dapat berdifusi masuk kembali ke dalam darah.Beberapa jenis obat dapat mempengaruhi peningkatan urea, seperti : obat nefrotoksik; diuretic(hidroklorotiazid, asam etakrinat, furosemid, triamteren); antibiotic (basitrasin, sefaloridin (dosis besar),gentamisin, kanamisin, kloramfenikol, metisilin, neomisin, vankomisin); obat antihipertensi (metildopa,guanetidin); sulfonamide; propanolol, morfin; litium karbonat; salisilat. Sedangkan obat yang dapatmenurunkan kadar urea misalnya fenotiazin.2. Penurunan KadarPenurunan kadar urea sering dijumpai pada penyakit hati yang berat. Pada nekrosis hepatik akut, seringurea rendah asam-asam amino tidak dapat dimetabolisme lebih lanjut. Pada sirosis hepatis,terjadipengurangan sintesis dan sebagian karena retensi air oleh sekresi hormone antidiuretik yang tidaksemestinya.Pada karsinoma payudara yang sedang dalam pengobatan dengan androgen yang intensif, kadar urearendah karena kecepatan anabolisme protein yang tinggi. Pada akhir kehamilan, kadar urea kadang-kadang terlihat menurun, ini bisa karena peningkatan filtrasi glomerulus, diversi nitrogen ke fetus, ataukarena retensi air. Penurunan kadar urea juga dijumpai pada malnutrisi protein jangka panjang.Penggantian kehilangan darah jangka panjang, dekstran, glukosa, atu saline intravena, bisa menurunkankadar urea akibat pengenceran.Untuk menilai fungsi ginjal, permintaan pemeriksaan BUN hampir selalu disatukan dengan kreatinin(dengan darah yang sama). Rasio BUN terhadap kreatinin merupakan suatu indeks yang baik untukmembedakan antara berbagai kemungkinan penyebab uremia. Rasio BUN/kreatinin biasanya beradapada rentang 12-20. Peningkatan kadar BUN dengan kreatinin yang normal mengindikasikan bahwapenyebab uremia adalah nonrenal (prarenal). Peningkatan BUN lebih pesat daripada kreatininmenunjukkan penurunan fungsi ginjal. Pada dialysis atau transplantasi ginjal yang berhasil, urea turunlebih cepat daripada kreatinin. Pada gangguan ginjal jangka panjang yang paranh, kadar yrea terusmeningkat, sedangkan kadar kreatinin cenderung mendatar, mungkin akibat akskresi melalui salurancerna.

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nur Chalimah liked this
Iiz Farida liked this
Dimi Berba liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->