Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
P. 1
tabtapenii

tabtapenii

Ratings: (0)|Views: 182 |Likes:
Published by umroh_776031

More info:

Published by: umroh_776031 on Jan 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2011

pdf

text

original

 
M U Q O D D I M A H
ميحرلا نحرلا ا مسب ديلا ززعلا وقلا ب إ ةو وح ى تكو ديجلاي .و هل عج مل لا د  زا ىذلا دلاوع نذلا نيؤلا رش  هدل ن ادد أب ذيل د  سلا ةصلا .سح ارا مل ا تصلاه هاا  هيب ا  
 
 Amma ba’du
 Sebagaimana kenyataan bahwa perjuangan Negara IslamIndonesia ini terus berlanjut. Dari waktu ke waktu semakinmenyebar. Dari kota sampai ke pedesaan. Dari desa hingga ke peloksok pedalaman. Dari generasi tua sampai ke generasimuda, ghirah perjuangan Negara Islam Indonesia semakin lamasemakin menjadi tuntutan bagi umat Islam Indonesia.Pada saat ditulisnya
"TABTAPENII DATANG"( Tanya Jawab Estapeta Pemimpin Negara Islam Indonesia Dalam Darurat Perang )
ini, NII belum de facto kembali. Dengankondisi ini tidak bisa menjelaskan perundang-undangan secaramerata kepada semua yang mengaku sebagai warga NegaraIslam Indonesia. Maka, hal yang wajar jika masih banyak yangtidak mengetahui estapeta kepemimpinan yang sebenarnyasetelah Imam NII yang tertangkap 4 Juni 1962. Sehinggakeadaan seperti itu menimbulkan perbedaan pendapat diantarasebagian yang mengaku sebagai warganya.. Hal demikian pastiterjadi, selama tidak berpegang pada undang - undangestapetanya. Sebab itu, untuk mengetahui mana yangsebenarnya dan mana yang bukan, harus itu harus ditinjau darisudut perundang -undanganya.Meskipun
,
dalam hati seseorang telah lama didapatikeikhlasan untuk menerima
"Bayyinaat (kejelasan)" 
, namunkarena kenyataannya bahwa kejelasan itu tidak datang sekaligus,
199
 
melainkan melalui proses bertahap, maka tidak mustahil jika pribadi-pribadi yang ikhlas itu masih terombang-ambing dalammenentukan kejelasan.
"Kejelasan" 
, tidak akan didapati tanpa ilmu. Dan ilmutidak ditemukan bila tidak dicari dengan pendengaran, mata danhati yang ikhlas. Perhatikan Firman Allah SWT.yang bunyi- Nya: 
"Dan janganlah mengikuti apa yang engkau tamempunyai pengetahuan tentang itu. Sesungguhnya pendengaran dan penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya". ___ (Q.S.17:36).
Dari ayat itu diambil arti, tidak dibenarkan bila mengikutisesuatu perbuatan tanpa dasar ilmu. Artinya, bahwa berbuatatau membicarakan sesuatu pun tidak boleh atas dasar ikut-ikutan. Ayat di atas juga melarang ikut-ikutan membicarakanmasalah yang ia tidak mempunyai pengetahuan, ataumengemukakan pendapat yang kurang diyakini dasahukumnya.Fitnah serta kepalsuan bisa berkembang akibat dari banyak yang mendengar tanpa penyelidikan dasar ilmu kemudianmembicarakannya kepada yang lain, lalu dari yang lainnya itudidengar pula oleh yang ikut-ikutan. Kemudian yang ikut-ikutanitu membicarakannya lagi kepada yang lainnya sehinggatersebarlah kepalsuan dan perselisihan.Kita mesti berwaspada dengan
"Yahudi" 
nya umat ini.Yakni, mereka yang dengan pongah mengaku berpegang teguh pada AL-Our'an, tapi prilaku kesehariannya persis seperti orangYahudi yang digambarkan oleh Qur'an dalam surat 5:41-42.Mereka gemar mendengar-dengar berita dusta, larut dalamcerita-cerita orang, yang padahal orang itu pun belum pernah
200
 
Tabayyun dengan pimpinan yang haq (dahulu Rasul). Kemudian berita tersebut direka-reka dengan seribu perkiraan, ditambahlagi dengan kelancangan mereka merubah-rubah aturan. Hinggaakhirnya berani menghembus-hembuskan slogan:
"Kalau yang  seperti ini kalian dapat terimalah, jika kalian diberi yang tidak  seperti ini maka berwaspadalah !" 
  Nah, bukankah kalimat-kalimat seperti di atas itu telahlama menjejali. Padahal jika mengungkap kata-kata tida berdasarkan hukum, melainkan karena ikut-ikutan ataukesinisan maka tidak mustahil akibat hembusan setan yangawalnya dimulai oleh kedengkian.Sebagai peringatan diri kita simak Firman Allah SWT.yang bunyi-Nya:
"(Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itudari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang kamu tidak ketahui sedikit juga, dan kamumenganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar". _ (Q.S.24:15)."Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu: "Sekali-kali tidaklah pantas bagi kitamemperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya Robb kami), iniadalah dusta yang besar."__ (Q.S.24:16).“Dengan ini Allah memberikan suatu pelajaran kepadamu sekalian, agar kamu jangan ulangi lagi perbuatan semacam itu selamanya, jika kamu benar-benar beriman.” (Q.S.24:17).
201

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
sulaemanali1 liked this
kank Abied liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->