• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 2
    CommentGo Back
Download
 
BAB IVDESKRIPSI PEKERJAAN
Sistem kepegawaian yang digunakan di Kantor DPRD Gresik, bisadigunakan masih menggunakan cara manual. Baik absensi, pengajuan lembur,cuti, dan sebagainya. Meskipun sudah terkomputerisasi, namun hal tersebut hanyasebagai alat bantu untuk mempercepat/mempermudah sistem tersebut berjalan.Aplikasi yang digunakan hanya sebatas aplikasi
Office
sederhana yang berisi data pegawai beserta aktifitasnya sehari-hari. Tentu saja, untuk memasukkan data satu baru (
insert 
), perlu untuk mencari nomer atau urutan data yang memerlukanwaktu. Apalagi jika ingin merubah (
update
) data yang ada, tentunya akan lebihmemakan waktu yang cukup lama. Sehingga, diperlukan suatu sistem yangefektif.Pengolahan data yang ada pun kurang efisien. Hal ini disebabkan karenasemua data yang ada tersimpan dalam sebuah berkas (
 file
) yang dihasilkan olehaplikasi Office. Hal ini sangat rentan terhadap hilangnya data. Sehingga,manajemen data bisa dikatakan kurang efisien. Belum lagi jika data yangtersimpan tidak ditemukan atau hilang di dalam berkasnya (
 file
). Menambahkandata baru juga suatu hal yang rumit. Terutama bagi operator yang memasukkandata ke dalam sebuah tabel
 Excel 
satu persatu. Konsentrasi operator akan berkurang dengan mudahnya karena banyaknya data yang akan dimasukkansehingga proses memasukkan data semakin beresiko.Disamping menambah atau merubah data, ada permasalahan lain yangtimbul akibat sistem yang sedang berjalan ini. Permasalahan tersebut adalah16
 
mudahnya manipulasi data karena tidak adanya batasan otoritas ketika inginmenambahkan atau merubah data. Bagi sebagian kalangan, hal ini merupakankeuntungan tersendiri, namun bagi instansi yang terkait, malah akan menambah permasalahan yang ada.Oleh karena itu, kami selaku penyusun selama 24 hari kerja aktif dengan 7 jam kerja per hari berusaha untuk menemukan dan mempelajari permasalahanserta mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan. Untuk mengatasi masalah yang ada, maka kami melakukan beberapa tahap, yaitu :1.Analisa Sistem2.Desain Sistem3.Implementasi SistemLangkah-langkah di atas ditujukan untuk mencarikan solusi yang tepat berdasarkan permasalahan yang ada pada Kantor DPRD Kab. Gresik.
4.1Analisa Sistem
Analisa sistem merupakan tahap awal dari pembaruan sistem yang adaatau pembuatan sistem baru. Dengan adanya analisa sistem, diharapkan dapatmeningkatkan akurasi dalam desain sistem yang akan dibuat. Permasalahan yangakan dianalisa adalah :1.Prosedur absensi, yang meliputi cuti, lembur, maupun kehadiran2.Prosedur penggajian.3.Prosedur pembuatan laporanUntuk lebih memperjelas langkah-langkah pembuatan sistem informasikepegawaian yang ada di Kantor DPRD Kab. Gresik ini maka akan dijelaskan pada sub-sub bab berikut ini :17
 
4.1.1Prosedur absensi
Prosedur absensi
,
yang meliputi cuti, lembur, maupun kehadiranditerangkan di dalam gambar di bawah ini. Bisa kita lihat bahwa terdapat dua pihak yang berkaitan dengan sistem absensi ini. Mereka adalah Pegawai, selaku pihak yang memiliki keharusan untuk mengisi absensi; dan Petugas Absensi, yang berhak mengatur absensi di dalam database. Dari proses input absensi, makasecara default, aplikasi akan meng-
update
penyimpanan data yang ada (
database
).
Sistem Absensi
Petugas AbsensiData StorePegawai
Input AbsensiStart AbsensiInput AbsensiEnd
Gambar 4.1
Sistem Flow Prosedur Absensi18
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
02 / 14 / 2010<span class="translation_missing">en_US, this_document_made_it_onto_the</span>Rising List!
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...