AC TO DC SEMI KONVERTER 1 FASA Fajarwati Jurusan Teknik Elektro Industri PENS-ITS Abstrak I.

Latar Belakang Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan terutama dalam bidang kelistrikan dan elektronika, system penyearah pun mengalami perkembangan. Dari waktu ke waktu system penyearah pun mengalami perkembangan yang lebih baik. Penyearahpenyarah tersebut dapat mengkonversikan dari tegangan AC ke DC atau sebaliknya. Penyearah menggunakan SCR/ thyristor dapat mengkonversikan energi dari AC ke DC yang dikenal dengan converter AC-DC. Converter ini dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu semi converter, converter penuh dan dual converter. makalah ini hanya membahas tentang semi converter 1 fasa. Semi converter merupakan converter 1 kuadran dan hanya memiliki satu polaritas tegangan dan arus keluaran. II. Dasar Teori Pengaturan rangkaian dari semi converter 1 fasa dapat dilihat pada gambar rangkaian simulasi. Dengan beban induktif tinggi arus beban diasumsikan kontinyu tanpa ripple. selama setengah siklus positif, SCR/thyristor T1 terbias maju. Ketika thyristor dinyalakan pada ω = α, beban dihubungkan dengan suplay masukan melalaui T1 dan D2 selama periode α ≤ ω ≤ t selama periode π ≤ ωt ≤ (π + α). Selama setengah siklus negative tegangan input, thyristor T1 mendapat bias mundur sehingga menjadi OFF, sedangkan thyristor T2 mendapat bias maju. Bila thyiristor T2 disulut pada ωt = π + α, beban akan terhubung ke supaly melalui thyristor T2 dan diode D1. Tegangan keluaran rata-rata dapat ditentukan dari:

III. • • • • Data Parameter Simulasi Vin sebesar 311.13 Volt Trafo step down 10:1 Di sulut pada sudut 30° RL=100Ώ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful