You are on page 1of 17

Identifiksi dan Kalibrasi Alat Tanam

Posted: 27th December 2011 by kodri in Uncategorized

0

1. I.

PENDAHULUAN

I.I Latar Belakang Indonesia merupakan negara agraris yang memilki potensi yang besar untuk perkembangan dunia pertanian. Indonesia memiliki sumberdaya alam yang sangat melimpah, mulai dari luas wilayah yang seluas 1919440 km2 ( Anonim, 2010 ) hingga kondisi lahan yang sangat subur. Hal ini terbukti dengan banyaknya gunung berapi di Indonesia. Seharusnya sebagai negara agraris dengan kondisi lahan yang subur mampu menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu sektor ekonomi vital yang memilki prospek ke depan yang baik. Namun, kenyataan yang ada di negara kita, sektor pertanian seperti di anak tirikan dan dianggap tidak berprospek. Sehingga tidak heran apabila perkembangan sektor pertanian ini tidak sepesat yang diharapkan. Salah satunya penyebabnya adalah kurangnya teknologi pendukung yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Sebenarnya pemerintah telah mencoba mencanangkan berbagai kebijakan untuk teknologi pertanian, namun masih belum menunjukan hasil yang signifikan. Salah satu yang menjadi kendala besar bagi perkembangan pertanian di Indonesia adalah kurangnya alat tanam yang dapat meningkatkan efesiensi proses tanam. Untuk itu parktikum tentang Identifikasi dan Kalibrasi Alat Tanam ini dilakukan, agar dapat memberi gambaran bagi mahasiswa tentang alat tanam. 1.2 Tujuan

Adapun tujuan dari praktikum ini antara lain adalah:

Mengetahui beberapa jenis alat tanam mekanis dalam menanam biji-bijian dan memahami prinsip kerjanya

Tanaman yang sering digunakan adalah berupa benih ( bayi tanaman ) atau biji secara langsung ( Anonim. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan perkecambahan serta pertumbuhan biji yang baik (Irwanto 1980). Alat dan mesin penanam adalah suatu peralatan yang digunakan untuk menempatkan benih. Tujuan penanaman adalah menempatkan biji di dalam tanah untuk memperoleh perkecambahan dan tegakan yang baik. Mampu menggunakan seed table dengan tujuan dapat mengkalibrasi alat tanam. 1. TINJAUAN PUSTAKA 2. 1997 ). atau bagian tanaman pada areal yang telah disiapkan baik di dalam ataupun di atas permukaan tanah. tanaman.2 Alat Tanam Alat tanam merupakan aalat yang digunakan untuk menanam biji-bijian sesuai dengan kedalaman dan jumlah biji yang dikehendaki. . Proses ini biasa dilakukan setelah lahan selesai diolah dan siap untuk ditanami. II. Penanaman merupakan usaha menempatkan biji atau benih di dalam tanah pada kedalaman tertentu atau menyebarluaskan biji di atas permukaan tanah atau menanamkan tanaman di dalam tanah. Setiap alat tanam akan memiliki spesifikasinya sendiri (Alihamsyah. 2.1 Pengertian Penanaman Penanaman benih merupakan suatu kegiatan atau proses menanami lahan pertanian dengan benih atau biji dari tanaman pangan. Alat tanam ini akan disesuaikan dengan kondisi tanah dan juga jenis dari biji-bijian yang ditanam. 2010 ).

Bagian-bagian Alat Tanam Menurut Sukirno (1999. 42) Macam dan jenis alat dan mesin penanam dapat digolongkan berdasarkan sumber tenaga atau tenaga penarik yang digunakan.2. 50) Alat penanam dari bibit atau tanaman muda disebut transplanter. penjapit bibit. hal. hal. Benih tersebut melewati tabung penyalur benih jatuh secara gravitasi ke lubang tanam yang dibuat oleh pembuka alur. 2. Mesin Tanam Sebar (Broadcast Seede) Centrifugal broadcast seeder Pada alat ini benih penjatahan benih dari hoper melalui satu lubang variabel (variable orifice). 1990 ): 1. dan 3. Mesin Tanam Presisi Dalam Alur Mesin ini memberikan penempatan yang tepat dari setiap benih pada interval yang sama dalam setiap alur tanam. biasanya pada setiap alur tanam. alat penanam dengan sumber tenaga traktor. 2. Suatu agitator ditempatkan diatas lubang variabel tersebut untuk menceaah macet karena benih-benih saling mengunci (seed bridging).2. alat penanam dengan sumber tenaga manusia. 3. yaitu: 1. 1990). Banyak sekali mesin tanam biji-bijian yang telah dibuat untuk mempercepta proses penanaman untuk membantu petani diantaranya adalah sebagai berikut (Purwadi.tanpa harus melakukan penyulaman Alat mesin penanam dibedakan menjadi dua. yaitu seeder dan rice transplanter (Purwadi. . Mesin Tanam Acak Dalam Lajur (Drill Seeder) Mesin tanam benih secara acak dalam lajur. b. Jumlah benih per satuan waktu atau laju benih dikontrol melalui lebar bukaan yang dapat diatur. 2. Jarak antar alur tanam atau sering juga disebut jarak antar barisan. c. Bagianbagian dari alat ini adalah: a. umumny dibuat cukup lebar untuk keperluan penyiangan. 2. juga agar aliran benih dapat kontinyu. tempat bibit. pembuat lubang. alat penanam dengan sumber tenaga hewan.2. benih dijatah dari hoper oleh suatu silinder bercoak yang digerakkan dengan roda tanah (ground wheel). bisa berupa disk atau bentuk lain.1 Macam-macam Alat Tanam Menurut Irwanto (1980. terutama untuk bibit tanaman padi dan alatnya disebut rice transplanter.

Alat pembuat alur (furrow opener) Untuk pertumbuhan tanaman yang baik suatu kedalaman tertentu. penyendok benih (untuk mengatur jumlah dan saat keluarnya benih dari seed box) c. c. seresah dan kekasaran permukaan) hal ini bertalian dengan penetrasi. Terdapat bermacam-macam bentuk tergantung dari sifat karakteristik benih dan jarak yang dikehendaki. vegetasi. Menurut Sukirno (1999. Tabung penyalur (seed-tube) Ini akan menyalurkan benih ke alur yang dibuat furrow opener.d. Seed-matering devices Merupakan alat untuk membagi benih dalam jumlah tertentu sesuai dengan persyaratan yang dituntut oleh pertumbuhan tanam. alat pengapung. Pada dasarnya alat dan mesin penanam benih (seeder) atau seed drill ini terdiri dari: a. Macamnya : runner. Alat ini merupakan salah satu jenis alat hand seeder. alat penanam bibit. penutup alur (cover chain) . kelengasan. Kedalaman penanaman ditentukan oleh jenis tanaman. hoe. hal. 2008) : a. d. alat tersebut menggunakan tenaga manusia dan alatnya disebut job seeder. Dalam penutupan ini diharapkan tanah yanh menutupi dalam keadaan yang cukup baik untuk dapat ditembus oleh tanaman. Hal ini bertalian denga pertumbuhan kecambah. b. Bagian dari mesin penanam (Ciptohadijoyo. akan baik bila benih tersebut berada dalam lingkungan tanah yang lembab dan bertalian dengan iklim. Bentuk alat disesuaikan dengan keadaan permukaan tanah (jenis tanah. Alat penutup alur (seed-covering-devices) Alat tersebut mempunyai fungsi menutup benih yang sudah berada dalam alur dengan tanah kembali. hambatan dan panjang saluran. Bentuk. pengarah benih (seed tube). Dalam pengalirannya diharapkan benih dapat dialirkan dengan kecepatan yang sama dan continare. panjang dan kekasaran mempengaruhi pengaliran benih. pemotongan oleh alat dan bentuk alur. disk d. 51) Selain itu juga ada alat yag digunakan untuk menyebar dan membuat lubang sekaligus untuk tempat benih yang akan ditanam. tempat penampung benih (seed box) b. temperatur tanah. dan e. pembuat alur pada tanah (furrow opener) e. Untuk itu harus diperhatikan pemantulannya pada dinding saluran.

Jenis seed matering devices seeder yang diamati adalah horizontal feed / rotor matering devices (Ciptohadijoyo. Faktor yang mempengaruhi banyaknya yang disalurkan .1 Matering Device Pengertian Matering Device Seed matering device merupakan bagian dari alat tanah yang berada pada posisi tengah ataupun bawah yang berfungsi untuk mengatur pengeluaran benih sehingga benih dapat jatuh dengan jumlah tertentu dan jarak tertentu sehingga proses penanaman bisa berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam penanaman benih ( Purwadi. Pada umumnya bahwa prinsip dasar kerja dari alat tanam adalah sama.4. Jenis-Jenis Seed Matering Device 1.2. 2. 1990 ). Penutupan alur atau lubang ( khusus tugal) ( Purwadi.4 2. 2008). Terdapat bermacam-macam bentuk tergantung dari sifat karakteristik benih dan jarak yang dikehendaki. ditarik hewan atau traktor. 1. 2. Pembukaan alur atau lubang (khusus tugal) 2. Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut: 1. 2008). Mekanisme penjatuhan benih 3. Alat ini mempunyai fungsi sebagai pembagi benih dalam jumlah tertentu sesuai dengan persyaratan yang dituntut oleh pertumbuhan tanaman.3 Prinsip Kerja Alat Tanam Prinsip kerja mesin tanam bibit adalah perputaran mesin (motor) baik motor baker amupun motor bensin yang akan memutarkan SMD sehingga terjadi sirkulasi perputaran benih yang menyebabkan benih masuk kedalam SMD dengan jumlah tertentu sesuai dengan setingan (pengaturan) yang kemudian disalurkan pada feed tube yang selanjutnya ditanam pada alur yang telah dibuat oleh furriw opener dan kemudian ditutup oleh converind device sehingga tertutup dan terhindar dari koservasi legas (Ciptohadijoyo.4. Seed Matering Device adalah alat untuk membagi benih dalam jumlah tertentu sesuai dengan persyaratan yang diituntut oleh pertumbuhan tanaman ( Rahmat. 2008). Seed-matering devices merupakan alat untuk membagi benih dalam jumlah tertentu sesuai dengan persyaratan yang dituntut oleh pertumbuhan tanam. baik jenis yang didorong/ditarik tenaga manusia. Vertical Feed/Rotor matering devices 3. 1990 ). Jenis seed matering devices seeder yang diamati adalah horizontal feed / rotor matering devices (Ciptohadijoyo. Horizontal Feed/Rotor matering devices 2. 2010).2 Macam-macam Matering Device Alat ini mempunyai fungsi sebagai pembagi benih dalam jumlah tertentu sesuai dengan persyaratan yang dituntut oleh pertumbuhan tanaman.

METODE PRAKTIKUM 3. Besar-kecilnya bagian dari alat yang mengambil benih dari kotak benih.1 Alat.4. 1. Kekecepatan perputaran 5. III. Bahan dan Fungsi Adapun alat yang digunakan dalam praktikum ini antara lain adalah sebagai berikut:                 Tachometer: untuk mengukur putaran pulley Timbangan digital : mengukur massa bahan Stopwatch : mengukur waktu selama proses Penggaris : mengukur jarak tanam Meteran : mengukur panjang seed table Matering device : mengatur keluaran biji Control panel : menghubungkan tuas Hopper pasir kuarsa : tempat pasir kuarsa Kran : membuka dan menutup hopper Hopper biji : tempat biji Pulley depan : menggerakkan matering device Pulley belakang : menguhungkan belt dengan penggerak Roda penggerak : memutar pulley belakang Motor penggerak : menggerakkan conveyor PRM : mengatur putaran Conveyor : media simulasi tanam .

2 Cara Kerja .Sementara bahan yang digunakan antara lain adalah sebagai berikut:    Biji kacang hijau : sebagai bahan / biji yang akan ditanam dalam simulasi Biji jagung : sebagai bahan / biji yang akan ditanam dalam simulasi Pasir kuarsa : media simulasi lahan tanam 3.

1 Analisa Prosedur . V. PEMBAHASAN 5.1.

3 Analisa Data Analisa Hasil 1. PENUTUP 6. Setelah itu kita ukur panjang seed table dengan meteran untuk mengetahui data panjang seed table. Diulangi lagi untuk biji jagung. Dilakukan 2 kali pengulangan dengan biji yang berbeda untuk mengetahui perbedaan dan efesiensi untuk jenis biji yang berbeda. Selain itu kita timbang massa bahan ( jagung dan kacang hijau ) sebanyak 100 biji untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalamperhitungan. Kemudian bahan ( biji kacang hijau ) dimasukkan pada hopper biji. Kemudian control panel dinyalakan hingga pasir kuarsa tepat berada dimulut mekanis agar biji awal yang jatuh dapat berada tepat pada media pasir. Setelah itu.Pada praktikum tentang identifikasi dan kalibrasi alat tanam ini pertama kali yang harus kita lakukan adalah menyiapkan alat dan bahan. VI. Control panel dinyalakan lagi serentak dengan stopwatch juga dinyalakan agar dapat terukur waktu yang dibutuhkan selama proses. Setelah itu pasir kuarsa dimasukkan ke dalam hopper pasir sebagai media simulasi lahan tanam.2 5. 5. diukur jarak antar biji dan juga jumlah biji untuk mengetahui jarak tanam dan banyaknya biji yang keluar dari matering device.1 Kesimpulan Adapun kesimpulan yang dapat kami simpulakan dari praktikum ini antara lain adalah: .

 Prinsip kerja alat tanam adalah sebagai berikut: 1. Pembukaan alur atau lubang (khusus tugal) 2. alat penanam dengan sumber tenaga hewan. Penutupan alur atau lubang ( khusus tugal)  Seed table adalah alat simulasi tanam untuk mengetahui efesiensi waktu penanaman dan jarak tanam pada suatau lahan 6. Macam-macam alat tanam antara lain: 1. .2 Saran Adapun saran yang dapat kami berikan adalah untuk deadline laporan harap diperhatikan lagi jangan terkesan terburu-buru. Mekanisme penjatuhan benih 3. 2. dan 3. alat penanam dengan sumber tenaga manusia. alat penanam dengan sumber tenaga traktor.

E. Jurusan Mekanisasi Pertanian. Diakses tanggal 7 Desember 2010 Ciptohadijoyo. E. 1990. dkk. Universitas Gadjah Mada. Sukirno. Ir. A. Jurusan Mekanisasi Pertanian. Penanaman. Soedianto. Alat dan Mesin Budidaya Pertanian. Rahmat. Jakarta. Tugas daya dalam Bidang Pertanian Posted: 13th December 2011 by kodri in Uncategorized Tags: kodri (0911020053). Alat dan Mesin Pertanian II.artikata.com/2010/07/sekilas-tentang-alatmesin-penanam-seeder. 1982. Diakses tanggal 7 Desember 2010. T. Ir. http://rahmatap. T. 1999. Universitas Gadjah Mada. Diktat Kuliah Mekanisasi Pertanian. CV Yasaguna.com/arti-353188-tanam.DAFTAR PUSTAKA Alihamsyah. Kohar. http://www. Yogyakarta.. Edisi keenam. G. Mesin dan Peralatan Usaha Tani. 1980. Ananto dan I.php. 2010. Gadjah Mada University Prees. Danang hariono (0911020032) 0 BAB I PENDAHULUAN . Fakultas Teknologi Pertanian. Yogyakarta Irwanto. Sunarto dan Bambang Purwantana. Alat Tanam. Purwadi.html. Fakultas Teknologi Pertanian. Bogor. Dwi Diyan Arimad (0911023028). Yogyakarta. Bercocok Tanam Jilid I. Institut Pertanian Bogor. Anonim. Departemen Mekanisasi Pertanian. Ismail. 1991. Penelitian dan Pengembangan Alat dan Mesin Pertanian Menunjang Pertanian Tanaman Pangan di Lahan Pasang Surut. 1997.blogspot. Prosiding Simposium Penelitian ‘I’anaman Pangan 111 JakartalBogor 23—25 Agustus 1997. 2010. LTAS Mekanisasi dan Teknologi Hasil Pertanian.

Tujuan a.1 Kincir Angin Kincir angin adalah sebuah mesin yang digerakkan oleh tenaga angin untuk menumbuk bijibijian. jarak sumber air ke pengguna. pemanfaatan sumber-sumbcr energi terbarukan guna membantu masyarakat terutama di daerah daerah yang pasokan listriknya belum tersedia atau sistem tersebut diinginkan oleh pengguna. efisien dan efektif melauli pemanfaatan angin sebagai penggerak pompa irigasi BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Dalam menjalankan fungsinya tersebut. disebut juga dengan turbin angin. perlu dicari dan dikembangkan suatu model teknologi irigasi yang menggunakan pompa air yang lebih tepat guna. Naskah tertua tentang kincir angin terdapat dalam tulisan Arab dari abad ke-9 Masehi yang menjelaskan bahwa kincir angin yang dioperasikan di perbatasan Iran dan Afganistan sudah ada sejak beberapa abad sebelumnya. pilihan akan ditentukan berdasarkan kebutuhan aktual di lapangan mencakup jenis pemafaatan air yang dipompakan. Mengembangkan pengelolaan atau penyediaan air irigasi yang ekonomis. dan ekonomis sehingga dalam pengelolaannya tidak tergantung pada tenaga listrik atau bahan bakar lainnya membutuhkan biaya operasi dan pemeliharaan (OP) yang lebih sedikit. debit air yang diperlukan.1. Oleh karena itu. energi angin dapat di konversikan menjadi energi mekanik maupun listrik tergantung pada tujuan pemakaian dan sistem pemompaan yang akan digunakan. Sebagai salah satu jenis sumber energi terbarukan . tersedia berbagai produk pompa listrik di pasaran. sedangkan dari segi pengguna (demand). Terahir masih digunakan di Crimea. demikian juga turbin-turbin angin dari berbagai kapasitas dan rancangan. dan bahkan tidak membebani petani dan kelompoknya dalam melakukan kegiatan usahatani. efisien. Latar belakang Aplikasi teknologi Sistem Konversi Energi angin (SKEA) untuk penyediaan air baik irigasi pertanian. akan tetapi untuk putaran tinggi . tinggi hidraulik . pompa mengubah energi gerak poros untuk menggerakkan sudu-sudu menjadi energi tekanan pada fluida. 2. waktu. Eropa dan Amerika Serikat. Meningkatkan ketersedian air irigasi dalam jumlah. 1 Macam – macam Pompa berdasarkan prinsip kerjanya . dan luasan atau sebaran yang memadai b. Kincir angin juga digunakan untuk memompa air untuk mengairi sawah. kadang disebut Persian windmill. Dengan demikan. pompa dengan gerakan tunm naik (misalnya pompa piston) atau dengan gerakan berputar dapat digunakan. 2. dan juga pertimbangan ekonomis untuk biaya keseluruhan sistem terpasang yang akan memberikan hasil pemompaan optimal berdasarkan turbin angin yang tersedia dan perangkat pompa yang digunakan. diperlukan pompa-pompa listrik putaran tinggi antara lain tipe sentrifugal yang dapat dibenamkan ke dalam air .Dari segi komcrsial. Untuk sumur sumur bor maupun sumur dalam sampai kedalaman dan putaran tertentu. untuk aplikasi ini diperlukan turbin angin listrik sebagai pemasok daya. Kincir angin modern adalah mesin yang digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Jenis yang sama juga digunakan di Cinauntuk menguapkan air laut dalam memproduksi garam. Turbin angin kebanyakan ditemukan di Eropa dan Amerika Utara. merupakan bagian dan peningkatan kontribusi. peternakan maupun kebutuhan lainnya.2 Pompa Pompa adalah jenis mesin fluida yang digunakan untuk memindahkan fluida melalui pipa dari satu tempat ke tempat lain.

Kapasitas yang di hasilkan oleh pompa sentrifugal adalah sebanding dengan putaran. dengan rotary displecement pumps (pompa desak berputar). Pompa untuk sumur bor dan sumur dalam umumnya menggunakan lipc sentrifugal putaran tinggi 1000 rpm atau Icbih >ang dapat dibenamkan ke dalam air (submersible pump). eccentric spiral pumps. Untuk sumber. Pompa desak di bedakan atas : oscilating pumps (pompa desak gerak bolak balik).Elevator Pump Sifat dari pompa ini mengangkat cairan ke tempat yang lebih tinggi dengan menggunakan roda timbah. 2. nusalnya pompa piston yang bergerak turun naik atau dengan rotor yang berputar secara spiral scperti sekrup (helical pump). diaphragm pumps. oleh karena itu penggunaan dari pompa ini sangat terbatas pada cairan metal. kapasitas pemompaan dan tinggi hidraulik pemompaan (head). 3. Ukuran pompa mencakup dimensi. vane pumps dan lain-lain. Media yang digunakan dapat berupa cairan maupun gas. atau tipe positive displacement pump untuk putaran-putaran yang lebih rendah.Positive Displacement Pumps (pompa desak) Sifat dari pompa desak adalah perubahan periodik pada isi dari ruangan yang terpisah dari bagian Kapasitas yang dihasilkan oleh pompa tekan adalah sebanding dengan kecepatan pergerakan atau kecepatan putaran. gear pumps. pompa dipasang pada permukaan air atau pcrmukaan tanah dan dilengkapi dengan pipa isap.pemakaian pompa untuk sumur-sumur bor dan sumur dalam berbeda dengan air permukaan. 2. Contoh pompa desak gerak bolak balik : piston/plunger pumps. sedangkan total head (tekanan) yang di hasilkan oleh pompa sentrifugal adalah sebanding dengan pangkat dua dari kecepatan putaran.Jet pump Sifat dari jets pump adalah sebagai pendorong untuk mengangkat cairan dari tempat yang sangat dalam. Pompa ini tidak mempunyai bagian yang bergerak dan konstruksinya sangat sederhana. sedangkan total head (tekanan) yang dihasilkan oleh pompa ini tidak tergantung dari kecepatan pergerakan atau putaran.1. Keefektifan dan efisiensi pompa ini sangat terbatas. Perubahan tekanan dari nozzle yang disebabkan oleh aliran media yang digunakan untuk membawa cairan tersebut ke atas (prinsip ejector).sumber air pcrmukaan. 4. Contoh pompa rotary displacement pumps : rotary pump. 7.Electromagnetic Pumps Cara kerja pompa ini adalah tergantung dari kerja langsung sebuah medan magnet padi edia ferromagnetic yang dialirkan.Centrifugal pumps (pompa sentrifugal) Sifat dari hidrolik ini adalah memindahkan energi pada daun/kipas pompa dengan dasar pembelokan/pengubah aliran (fluid dynamics).3 Analisis Pemilihan Pompa Seleksi Tipe Pompa Pada dasarnya.Air lift pumps (mammoth pumps) Cara kerja pompa ini sangat tergantung pada aksi dari campuran antara cairan dan gas (two phase flow) 5. Pompa digerakkan oleh elektromotor yang umumnya memerlukan tegangan listrik 3 .archimedean screw dan peralatan sejenis.Hidraulic pumps Pompa ini menggunakan kinetik energi dari cairan yang dipompakan pada suatu kolom dan energi tersebut diberikan pukulan yang tiba-tiba menjadi energi yang berbentuk lain (energi tekan) 6.

dll. SP5A-8 dan SP5A-12. roda gigi.sendiri namun ti dak menutup kemungkinan untuk dihubungkan ke jaringan umum/grid connection system. guna mempcroleh suatu hasil optimal. torsi dan putaran turbin angin serta kesesuaian terhadap beberapa pompa (Grundfos tipe benam) digunakan metoda komputasi kerangka dengan perangkat lunak (software) yang tersedia. dan salah satu tipe pompa terpilih. daun samping. 4-3b dan 4-3c memperlihatkan karakteristik pompa tersebut. data kedalaman sumur. frekuensi operasional untuk menghidupkan.1 Metode Komputasi Metoda komputasi dilakukan dengan menggunakan program aplikasi yang tersedia secara komersial yang dapat disimulasi untuk berbagai produk pompa dengan berbagai variasi masukan data antara lain: julat kecepatan angin yang dimiliki di lokasi. Cp. yakni daya yang diperlukan untuk menghasilkan suatu debit air tertentu (q) ke pengguna. Pada umumnya turbin angin skala kecil dirancang untuk pemanfaatan di lokasi terpencil. rotor hanya akan mulai beroperasi pada kecepatan angin unggi dan mengeluarkan banyak air dalam interval-interval yang tidak sering. Untuk mensimulasi hubungan antara daya. naf. Konfigurasi sistem turbin angin Tocardo 4500. yakni SP 5A-8 dengan kondisi sebagai berikut: . Gambar 4-3a. sehingga dapat beroperasi pada kecepatan angin rendah untuk situasi di Eropa.Daya hidraulik dalam Watt (Ph). maka perlu dilakukan sinkronisasi. Selanjutnya dengan menggabungkan kurva Ph terhadap kurva-kurva pompa dan turbin angin pada titik-titik kerjanya dan menarik garis vertikal ke bawah melalui titik-titik kerja tersebut. sebaliknya. 50 Hz. sesuai dengan potensi energi angin setempat dan tinggi total pemompaan (Head total). di raana pada kecepatan-kecepatan angin yang diketahui (di lokasi). rotor akan mulai bekerja pada kecepatan angin yang rendah. menara dan sistem kontrol serta pompa air Simulasi dan Optimasi Untuk mendapatkan konfigurasi yang optimal antara daya turbin angin dengan pompa yang dipengaruhi oleh kondisi potensi energi angin dan total tinggi pemompaan (Head ). maka garis yang dibatasi oleh titik-titik kerja dan titik potong dengan kurva hidraulik merupakan daya netto sebagai keluaran pompa. nilai X.2 Simulasi dan Optimasi Konfigurasi Turbin angin Turbin angin ini dirancang. Sebagai keluaran akan dihasilkan jenis pompa yang paling sesuai berupa kapasitas pemompaan dan tinggi hidraulik yang sesuai. yang memenuhi persyaratan: besarnya daya. diperlukan kescsuaian karakteristik turbin angin dan pompa. terdiri dari rotor. kapasitas (debit) dan tinggi pemompaan (Head). 3. Jika pompa tcrlalu besar. generator. telah dilakukan seleksi terhadap beberapa tipe dan kapasitas pompa Grundfos SP5A-6. Dengan demikian. Untuk bal ini.fasa 220/380V. diperlukan kesesuaian antara kemampuan torsi rotor turbin angin dengan karakateristik pompa yang digunakan. nasel. Pompa hams dipilih sehingga torsi awal dapat disepadankan oleh rotor dalam keccpalan angin rata-rata. jika terlalu kecil. Untuk turbin angin Tocardo 4500. sehingga sistem diharapkan dapat berfungsi secara berdiri. efisiensi yang di inginkan. namun masih kurang rendah untuk kondisi angin di Indonesia. Untuk mendapatkan tipe dan kapasitas pompa summersible yang sesuai. metoda komputasi dilakukan berdasarkan konsep berikut. dimensi dan bahkan merek dan fabrikan. akan tetapi pompa hanya mengeluarkan air dengan debit yang rendah. Kesesuaian pompa terhadap turbin angin dimaksudkan untuk mendapatkan prestasi optimal. dan Cq berdasarkan Kragten Untuk mendapatkan hasil pemompaan yang optimum. kapasitas pompa. rotor turbin angin berputar pada kecepatan putaran yang akan menghasilkan daya mekanis yang sama dengan daya mekanis yang dibutuhkan oleh pompa BAB III PEMBAHASAN 3. rangka ekor. operasional dan batas pengontrolan.

E. Pompa . sehingga hams dilakukan pengaturan agar terjaga dari kerusakan. Jakarta. JanNas. ECN -CX-00-093 . akan tetapi persamaan matematis diperoleh dari fabrikan dan bukan hal yang mudah. kapasitas. Vol. Mansf) PRODUCTION UNDER SOLE AND MIXED CROPPING SYSTEMS IN KOGI STATE. 1982. H: 20 m 3. tanam campuran adalah praktek umum di kalangan petani tradisional. Pemasangan dan Pengujian di Santas Bantul DIY. head.H. • Optimasi dimaksudkan sebagai kondisi ideal untuk kompromi antara biaya dan perangkat pompa. J. Dalam prakteknya kondisi ideal tidak selalu tersedia. Tocardo 4500 Wind Turbine.3 m3 /s .30 m • Kapasitas pemompaan : 6. NIGERIA Nama : Kodri Nim : 0911020053 Komentar Jurnal Dalam Jurnal ini teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner secara acak sehingga data yang didapat adalah data primer dimana data tersebut digunakan sebagai acuan untuk menganalaisa data tunggal hal ini lah yang membuat sebuah hasil analisa tidak terlalu baik kerena sumber data yang digunakan hanya data primer seharusnya sumber data yang digunakan ada beberapa sumber . Washington DC. The World Bank. buku – buku yang berkaitan dengan permasalahn yang ada. Soeripno. Teamwork Technology BV The Netherlands. Bagian utara Nigeria dikenal ditandai dengan . 2 tugas kedua Mesin budidaya Pertanian (kodri /0911020053) Posted: 13th December 2011 by kodri in Uncategorized Tags: kodri 0 PROFITABILITY OF ‘EGUSI’ MELON (Citrullus Lanatus Thunb. The Tocardo 4500 a 3. Wind Pumping Handbook. Turbin Angin Tocardo 4500 Desain FUosofi.T. Petten The Netherlands.Lysen. antara lain: • Karakteristik daya pompa dasamya dapat diperoleh dari penjual. SWD. 4. dapat diperoleh beberapa hal berkaitan dengan konfigurasi optimum dari uji coba pemanfaatan turbin angin pemompaan di Samas. Joop Van Meel. frekuensi pompa telah mencapai di atas 60 Hz. dan Iain-lain yang berbeda. Netherlands. Terdapat berbagai pilihan produk dengan ukuran.3 Kesimpulan Dari hasil simulasi dan optimasi. 1982. No. 1983.5 kW Wind Turbine Sustainable Wind Energy. No name. PT Pradnya Paramita.• Kecepatan angin: 3 – 9 m/s • Tinggi hidraulik (head) : 15. misalnya hasil penelitian .G Pierik. • Pada kecepatan angin di atas 9 m/s. 1982. Dalam savana Nigeria. • Pompa tipe SP5A-8 akan berfungsi baik digandengkan dengan turbin angin imtuk daerah operasional kecepatan angin 3-9 m/s dan tinggi pemompaan 15 meter. LWP Bianchi. 1982. sehingga memerhikan pendekatan yang lebih praktis dari produk pompa yang tersedia. Introduction to Wind Energy. DAFTAR PUSTAKA Bustraan P . Paul Smulders.

Penelitian ini menilai profitabilitas melon ‘egusi’) di bawah sistem tunggal dan tumpang sari di Area Pemerintah Lokal Okehi (LGA) Negara Kogi. 328.638. semangka dalam 2. Cinta di akhir musim Posted: 9th December 2011 by kodri in Uncategorized 0 Read the rest of this entry » Hello world! .61 sedangkan total biaya produksi N8. 240 petani sampel purposif dan 120 secara acak dipilih untuk penelitian. menyiratkan bahwa produksi melon ‘egusi’ adalah menguntungkan di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik sosial ekonomi petani sampel dan menentukan profitabilitas produksi melon egusi di Okehi LGA dari Kogi hal ini dilakukan untuk menunjang seberapa besar penghasilan petani melon yang dapat pertahankan untuk pengembangan buah melon yang lebih baik dimana buah melon merupan unggulan dari kota disalah satu negara dibenua hitam.27 dan N414. Penelitian ini menunjukan bahwa dengan penolah tanaman melon yang tepat akan mendapat kan hasil yang baik dan memuaskan salah satunya dengan menggunakan sistem penanaman campuran dimana tanam campuran telah terbukti mengarah pada pemanfaatan yang lebih baik lahan. Di bagian selatan Nigeria.69. Data primer diperoleh melalui penggunaan kuesioner dalam Okehi LGA.77. 3. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usaha tani bersih per hektar untuk satu-satunya buah melon. Berdasarkan temuan. N915. Banyak yang telah dilakukan untuk menunjang keberhasilan dari suatu petani melon diman setiap daerah mempunyai masing – masing penghasilan. Statistik deskriptif dan analisis laba bersih pertanian dipekerjakan dalam analisis data. tanaman pohon dan berdiri sesekali jagung dan sayuran banyak sekali lahan – lahan yang dialih Fungsikan seperti perumahan atau taman perkebunan dan juga ada beberapa yang meng ahlifungsikan sebagai taman pertanian. biji-bijian dan serat polongan. dan 4 tanaman campuran adalah N1. menggunakan metode pertanian . Para tanaman pangan biasanya ditanam di lahan yang relatif subur dibersihkan dari semak bera dari berbagai jangka waktu yang memungkinkan untuk nutrisi bahan organik tanah. N887. sistem tanam dilaporkan terdiri dari tanaman akar.74. rata-rata 799. Data primer digunakan untuk penyelidikan. direkomendasikan bahwa para petani di daerah harus terus fokus perhatian lebih pada produksi melon tunggal. tenaga kerja dan modal. Produksi sayuran di Nigeria terutama dalam bentuk beragam spesies tumbuh sebagai anak perusahaan dalam campuran dengan tanaman makanan pokok.campuran sereal. Sistem tanam campuran juga memastikan keamanan pangan terhadap kegagalan panen total atau dengan maksud untuk memaksimalkan hasil dan keuntungan membuat dengan menggunakan operasi kerja yang sama. Pendapatan pertanian total bersih per hektar untuk kedua tunggal dan campuran (data yang diperoleh) adalah N3. Kembalinya kotor total per hektar untuk melon (dari data dikumpulkan) ratarata N12. Juga Proyek Pembangunan Pertanian (ADP) di negara bagian itu harus meningkatkan kesadaran dan memobilisasi melon produksi industri lokal untuk pengolahan buah melon ‘egusi’ dan ekstraksi minyak untuk pemanfaatan yang lebih baik di daerah tersebut. Hal ini juga menghasilkan variabilitas kurang dalam pengembalian tahunan dibandingkan dengan tanam tunggal.57 masing-masing. rata-rata 838.

Ini adalah posting pertamaku! .Posted: 7th December 2011 by kodri in Uncategorized 1 Selamat datang di Student Blogs.