Kumpulan Judul Skripsi Pendidikan Geografi

SILAHKAN KAMI TAMPILKAN JUDUL JUDUL SKRIPSI Pendidikan Geografi, BILA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI email : pusatskripsi@gmail.com atau sms ke 085316254562

1. PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN TATA RUANG DAN FUNGSI IBU KOTA KABUPATEN GARUT 2. PERBANDINGAN PENGGUNAAN MEDIA BAGAN DAN MEDIA PETA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI DASAR : Studi komparatif terhadap siswa kelas VIII SMP Pasundan 3 Bandung pada materi Benua dan Samudra 3. KEBUTUHAN DAN PEMENUHAN AIR BERSIH BAGI RUMAH TANGGA DI KECAMATAN CIMAHI UTARA KOTA CIMAHI 4. EKSISTENSI INDUSTRI BAWANG MERAH GORENG TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI BAWANG MERAH DI DESA SUKAMULYA DAN DESA GARAWANGI KECAMATAN GARAWANGI KABUPATEN KUNINGAN 5. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN HUTAN RAKYAT DI DESA SERI TANJUNG KECAMATAN SEMENDE DARAT TENGAH KABUPATEN MUARA ENIM 6. PERSEBARAN DAN KEBUTUHAN SARANA PRASARANA DI KABUPATEN BANDUNG BARAT : Studi berdasarkan data sekunder di Kecamatan Cikalong Wetan, Kecamatan Cipatat dan Kecamatan Cisarua 7. Produktivitas Lahan Sawah Dalam Pemenuhan Kebutuhan Beras Penduduk Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang 8. KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI TEMBAKAU DI KECAMATAN BANTARUJEG KABUPATEN MAJALENGKA 9. KARAKTERISTIK MASYARAKAT PEMETIK TEH DI PTPN VIII CIATER KABUPATEN SUBANG 10. PREDIKSI EROSI PERMUKAAN DAN ARAHAN KONSERVASI LAHAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO DAERAH ALIRAN CI TARUM 11. PENGGUNAAN STRATEGI BELAJAR PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW) UNTUK MENINGKATKAN DAYA SERAP BELAJAR SISWA : Penelitian Tindakan Kelas Pada Mata Pelajaran Geografi di Kelas XI IPS 3 SMA Laboratorium Percontohan UPI 12. ANALISIS POTENSI RAWA CERMAI KECAMATAN PALOH KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT 13. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGATASI PENCEMARAN CI KAPUNDUNG DI KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG 14. KONDISI SOSIAL EKONOMI PEKERJA HOME INDUSTRY BENANG JAHIT (BINAAN KOPERASI AL-AMIN) PASCA KRISIS EKONOMI DI DESA CIGENTUR KECAMATAN PASEH KABUPATEN BANDUNG 15. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAPHASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Siswa Kelas X di SMA Negeri 14 Bandung 16. PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA DI KABUPATEN MAJALENGKA

17. EKSISTENSI ALAT TRANSPORTASI DELMAN (KERETEK) TERHADAP KEHIDUPAN KUSIR DELMAN DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG 18. PENGARUH PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di SMAN 1 Lembang 19. PREDIKSI TINGKAT BAHAYA EROSI PADA LAHAN PERKEBUNAN TEH YANG BELUM, SEDANG DAN TELAH MENGALAMI KONVERSI MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG 20. KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI PADA LAHAN PEKARANGAN DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT 21. DAMPAK USAHA PENAMBANG EMAS RAKYAT TERHADAP KONDISI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT CIHIDEUNG DESA CIPANGRAMATAN KECAMATAN CIKAJANG KABUPATEN GARUT 22. MOBILITAS PENDUDUK KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN TASIKMALAYA 23. STUDI TINGKAT KERAWANAN LONGSOR LAHAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO DAERAH ALIRAN CI TARUM 24. KUALITAS LINGKUNGAN BIOFISIK DI DESA MEKARWANGI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT 25. ANALISIS PERSEBARAN CAFÉ DI KAWASAN DAGO KOTA BANDUNG 26. APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO (PORTOFOLIO BASED LEARNING) PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Lembang 27. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MODEL „CORE‟ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di kelas X SMA Negeri 1 Kertasari Desa Sukapura Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung 28. Dampak Perkembangan Budidaya Ikan Nila Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang. 29. DAMPAK KONVERSI LAHAN PERTANIAN NANAS MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG 30. PENATAAN RUANG PERMUKIMAN KAWASAN BANJIR DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG 31. PENGARUH DAYA TARIK TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI KEBUN RAYA CIBODAS KABUPATEN CIANJUR 32. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN MENGGUNAKAN ANALISIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN CUGENANG KABUPATEN CIANJUR 33. HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA LABORATRIUM SCHOOL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 34. TINGKAT ADOPSI INOVASI PRIMA TANI DI KELURAHAN SETIAWARGI KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA : Studi Korelasi Tingkat Adopsi Inovasi Prima Tani dengan Tingkat Produktivitas dan Pendapatan Petani 35. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT

36. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY TWO STRAY (DUA TINGGAL DUA BERTAMU) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Kelas X Semester 1 Mata Pelajaran Geografi Topik Teori Tektonik Lempeng di SMA Negeri 14 Bandung 37. BUDIDAYA TANAMAN KARET RAKYAT DI DESA NANGGELENG KECAMATAN CIPEUNDEUY KABUPATEN BANDUNG BARAT 38. ANALISIS GEOGRAFIS TERHADAP KEKRITISAN LAHAN UNTUK PERTANIAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO DAERAH ALIRAN CI TARUM 39. PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS TEMA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen Pada SMA Negeri 9 Bandung 40. Analisis Lokasi Sekolah Dasar dan Pola Penduduk Dalam Memilih Sekolah Dasar di Kelurahan Cijerah Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung 41. KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN TAHU DI KECAMATAN SUMEDANG UTARA KABUPATEN SUMEDANG 42. GEJALA URBAN SPRAWL KOTA BANDUNG KAITANNYA DENGAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI PENDUDUK (Studi Kasus Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung) 43. POTENSI GEOGRAFIS KECAMATAN SINGAPARNA SEBAGAI IBUKOTA KABUPATEN TASIKMALAYA 44. POTENSI WISATA BUDAYA DI KOTA CIREBON 45. LATAR BELAKANG SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DALAM PENUNTASAN PROGRAM WAJAR DIKDAS 9 TAHUN DI DESA MUNDUSARI PAMANUKAN SUBANG 46. STUDI KOMPARASI TINGKAT KESEJAHTERAAN BURUH PABRIK TEKSTIL ASAL BANDUNG DAN PENDATANG DI BANDUNG KULON 47. DAYA TARIK PUSAT PERDAGANGAN DI SEPANJANG JALAN SILIWANGI KOTA CIREBON 48. KAJIAN KEMACETAN LALU LINTAS KOTA CIMAHI 49. PROFIL KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT PETANI DI DESA BUAHDUA KECAMATAN BUAHDUA KABUPATEN SUMEDANG 50. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA ( Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI Semester 2 dengan Materi Pokok Sumber Daya Alam di SMA Angkasa Bandung ) 51. PENGEMBANGAN KEMENARIKAN OBJEK WISATA PESISIR PAMEUNGPEUK GARUT SELATAN 52. METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY – TWO STRAY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN PERSEBARAN SUMBER DAYA ALAM DI KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI 24 BANDUNG 53. POTENSI DAN KEBUTUHAN AIRTANAH BAGI PENDUDUK DESA SARIWANGI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG 54. STUDI MORFOKONSERVASI PADA LAHAN PERTANIAN DI SMALL BASIN CIGUGUR KABUPATEN BANDUNG 55. KARAKTERISTIK LOKALISASI PROSTITUSI DI KECAMATAN PAMANUKAN, LEGONKULON DAN PUSAKANAGARA KABUPATEN SUBANG

56. PERSEPSI MASYARAKAT KAWASAN KUMUH TERHADAP UPAYA PERBAIKAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN CIDADAP KOTA BANDUNG 57. ANALISIS PRODUK UNGGULAN KECAMATAN BREBES DAN DAMPAKNYA TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT 58. PENGARUH TEKNIK ACTIVE DEBATE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas X Semester 2 Sub Pokok Bahasan Hidrosfer Di SMA Negeri I Cikembar 59. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SLIDE SUARA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Di SMP NEGERI 12 BANDUNG (Studi Eksperimen Pada Kelas VII Mata Pelajaran IPS Materi Pokok Atmosfer) 60. EKSISTENSI INDUSTRI GULA DI KECAMATAN BOJONG KABUPATEN PURWAKARTA 61. PERANAN APARAT DESA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT UNTUK MEMILIKI KTP 62. STUDI PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DENGAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAPMATA PELAJARAN IPS 63. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI 64. KONDISI KEHIDUPAN MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN CANTIGI KABUPATEN INDRAMAYU 65. PEMANFAATAN OBJEK GEOGRAFIS DI KAWASAN BANDUNG UTARA OLEH GURU SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI DI SMA 66. PENGETAHUAN GURU GEOGRAFI SEKOLAH MENENGAH ATAS TENTANG KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) DI KOTA BANDUNG 67. POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA KAMBING PERANAKAN ETAWA SEBAGAI KOMODITAS UNGGULAN AGRIBISNIS DI DESA CIBEUREUM WETAN KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG 68. TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP PROSES RELOKASI TERMINAL SUDIRMAN KECAMATAN WARUDOYONG KE KECAMATAN BAROS KOTA SUKABUMI 69. ANALISIS KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT 70. TINGKAT KESEJAHTERAAN PENGRAJIN INDUSTRI KERAMIK DI DESA ANJUN KECAMATAN PLERED KABUPATEN PURWAKARTA 71. EVALUASI KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN DENGAN ANALISIS CITRA QUICKBIRD DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI WILAYAH CIBEUNYING KOTA BANDUNG 72. ADAPTASI PENDUDUK TERHADAP LINGKUNGAN BANJIR DI KECAMATAN KEMUNING KOTA PALEMBANG 73. HUBUNGAN ANTARA PRASARANA PERHUBUNGAN DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI DENGAN TINGKAT MOBILITAS PENDUDUK DI KECAMATAN KALIJATI KABUPATEN SUBANG 74. PROFIL MASYARAKAT PENGRAJIN ANYAMAN BILIK DI DESA SUKAWENING KECAMATAN CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG 75. HUBUNGAN PRODUKSI PADI DENGAN KESEJAHTERAAN HIDUP PETANI PADI DI KECAMATAN ARJAWINANGUN KABUPATEN CIREBON 76. KAJIAN APLIKASI PENGGUNAAN SRTM DEM&GPS GEODETIK DENGAN MENGGUNAKAN GLOBAL MAPPER : Studi Kasus Gunung Sinabung

77. KAJIAN PENGOLAHAN GPS UNTUK PENENTUAN POSISI 78. HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN KECENDERUNGAN MOBILITAS KOMUTER (ULANG-ALIK) DI KOTA CIMAHI 79. KAJI POTENSI PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA PETERNAKAN DI PANGALENGAN KAB. BANDUNG JAWA BARAT 80. UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI DIALOG KREATIF DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI SUB POKOK BAHASAN PUSAT PERTUMBUHAN DI KELAS XI IPS I SMA LABORATORIUM UPI BANDUNG 81. ANALISIS PERSEBARAN SARANA DAN PRASARANA KOTA CIREBON DAN DAYA JANGKAU MASYARAKAT 82. PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA KELOMPOK MATA KULIAH PROFESI DENGAN MATA KULIAH KEAHLIAN PROGRAM STUDI DITINJAU BERDASARKAN MINAT DAN SIKAP (Studi Kasual Komparatif pada mahasiswa Tingkat Empat (Tahun Angkatan 2008) di Jurusan Pendidikan Geografi FPIPS UPI) 83. KETERKAITAN ANTARA INDUSTRI BATA MERAH DENGAN KONDISI LINGKUNGAN DI DESA LEUWILAJA KECAMATAN SINDANGWANGI KABUPATEN MAJALENGKA 84. PENYERAPAN TENAGA KERJA PENDUDUK SETEMPAT PADA INDUSTRI GARMEN DI KECAMATAN DAWUAN KABUPATEN MAJALENGKA 85. PROFIL INDUSTRI BATIK DI KELURAHAN PAOMAN KECAMATAN INDRAMAYU KABUPATEN INDRAMAYU 86. BUDIDAYA BROKOLI (Brassica oleracea L) DI DESA CIBODAS KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT 87. PENURUNAN INDUSTRI KERAJINAN GENTENG DI KECAMATAN PEJAGOAN KABUPATEN KEBUMEN 88. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA(PEER TUTORING) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA: Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Di Kelas X SMAN 3 Sumedang 89. IDENTIFIKASI RUANG TERBUKA HIJAU DI KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG 90. PENINGKATAN STATUS KEPEMILIKAN DARI HAK GUNA BANGUNAN MENJADI HAK MILIK 91. SURVEY DAN PEMETAAN GEOTEKNIK PADA JALAN TOL WIYOTOWIYONO (ANCOL TIMUR) 92. PEMBUATAN RENCANA ANGGARAN BIAYA SUATU PEMBANGUNAN 93. PENGOLAAHAN DATA SUMUR SUSPENDED PERTAMINA MENGGUNAKAN RECEIVER GPS GEODETIK UNTUK PERBANDINGAN KOORDINAT 94. PENGUKURAN BIDANG TANAH DALAM RANGKA PENDAFTARAN PROYEK OPERASI NASIONAL AGRARIA DI KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL KABUPATEN TASIKMALAYA 95. PENGUKURAN DALAM BIDANG PERENCANAAN PERENCANAAN 96. PENGUKURAN BIDANG TANAH SPORADIK & UKM (USAHA MENENGAH KEBAWAH) 97. PEMANFAATAN FUNGSI JEMBATAN PENYEBRANGAN ORANG DI KOTA BANDUNG

98. KARAKTERISTIK KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI NANAS YANG MEMBUKA LAHAN HUTAN DI DESA TAMBAKMEKAR KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG 99. EKSISTENSI PENGRAJIN MEBEL DI KECAMATAN CIASEM KABUPATEN SUBANG 100. PENGARUH USAHA PENGGALIAN BATU AJI (GEMSTONE) TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PENAMBANG DI DESA SUKARAME KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN GARUT 101. PENERAPAN PEMBELAJARAN TERPADU MODEL JARING LABALABA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA TEMA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII SMP Negeri 1 Lembang 102. DAMPAK PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KONDISI HIDROLOGIS DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO 103. PENGELOLAAN POTENSI MATAAIR DI DESA BAYONGBONG KECAMATAN BAYONGBONG KABUPATEN GARUT 104. VALUASI EKONOMI DAMPAK LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN PASIR KECAMATAN SUKALARANG KABUPATEN SUKABUMI 105. Studi Teknik Konservasi Pada Pertanian Lahan Kering di Daerah Aliran Ci Hampelas Kabupaten Bandung 106. PENGARUH POLUSI UDARA TERHADAP PERSEBARAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI KOTA BANDUNG 107. KONTRIBUSI PERTANIAN TANAMAN SAYURAN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI DI KECAMATAN ARGAPURA KABUPATEN MAJALENGKA 108. TINGKAT PENCEMARAN AIR SUNGAI OLEH LIMBAH INDUSTRI PADA BULAN JULI DAN AGUSTUS TAHUN 2009 DI SUB DAS CIMAHI 109. PENGGUNAAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW BAGI PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX B POKOK BAHASAN NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG IPS GEOGRAFI DI SMPN 2 NGAMPRAH BANDUNG BARAT 110. PERBEDAAN DAYA TARIK WISATA ANTAR-SATUAN KAWASAN WISATA (SKW) DI KABUPATEN SUBANG 111. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MODEL „CORE‟ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di kelas X SMA Negeri 1 Kertasari Desa Sukapura Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung 112. PENGARUH PEMBELAJARAN TERPADU MODEL TERKAIT (CONNECTED) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS-Geografi Di SMP Negeri 3 Rancah 113. POTENSI BEBAN PENCEMARAN AIR BERDASARKAN PARAMETER BIOCHEMICAL OXYGEN DEMAND (BOD) DI DAS CIMANUK HULU 114. PENGARUH KONVERSI LAHAN PERTANIAN MENJADI PEMUKIMAN TERHADAP AIR LIMPASAN (SURFACE RUN OFF) DI DESA PADALARANG 115. PERUBAHAN HARGA LAHAN PERTANIAN MENJADI KOMPLEK PERUMAHAN DI DESA CINANGSIH KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG 116. STUDI TEKNIK KONSERVASI PADA LAHAN KERING DI SUB DAS CIPUTRI

117. STUDI PENSESARAN PERMUKAAN DI LAUT JAWA BAGIAN BARAT : Tinjauannya Terhadap Pola Umum Infrastuktur dan Pemukiman di Kota Cilegon dan Pesisir Utara Kabupaten Serang 118. TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PADI PANDAN WANGI DI DESA JAMBUDIPA KECAMATAN WARUNGKONDANG KABUPATEN CIANJUR 119. ANALISIS GEOGRAFIS TENTANG SENTRA PRODUKSI RAMBUTAN DI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG 120. PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (POBLEM BASED LEARNING) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lembang 121. DAYA DUKUNG CIHAMPELAS SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA BELANJA 122. EKSISTENSI KOMUNITAS JAWA DI DESA KORANJI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT 123. AKTIVITAS PETANI PADA LAHAN BEKAS LONGSORAN DI GUNUNG MANDALAWANGI KECAMATAN KADUNGORA KABUPATEN GARUT 124. STUDI TINGKAT BAHAYA EROSI PADA LAHAN PERTANIAN DAERAH TANGKAPAN CI PAMOKOLAN BANDUNG 125. PARTISIPASI PETANI DALAM KONSERVASI LAHAN PERTANIAN DI DESA CIMENYAN KECAMATAN CIMENYAN KABUPATEN BANDUNG 126. KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI STROBERI DI DESA ALAMENDAH KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG 127. STUDI KELAYAKAN SUNGAI CICATIH SEBAGAI OBJEK WISATA MINAT KHUSUS ARUNG JERAM DI KABUPATEN SUKABUMI 128. STUDI MORFOKONSERVASI PADA PERTANIAN LAHAN KERING DAERAH TANGKAPAN CI PAMOKOLAN BANDUNG 129. STUDI SEBARAN KEKRITISAN LAHAN PADA LAHAN PERTANIAN DAERAH TANGKAPAN CI PAMOKOLAN BANDUNG 130. HUBUNGAN KEDISIPLINAN SOPIR ANGKUTAN UMUM DENGAN PEMANFAATAN TERMINAL PASIR HAYAM KABUPATEN CIANJUR 131. PERBANDINGAN PROFIL KEHIDUPAN MASYARAKAT PEMBUDIDAYA IKAN SISTEM JARING APUNG DI DESA CIKIDANGBAYABANG DAN DI DESA BOBOJONG KECAMATAN MANDE KABUPATEN CIANJUR 132. POTENSI LIMPASAN PERMUKAAN PADA LAHAN PERTANIAN DI CATCHMENT AREA CI PAMOKOLAN BANDUNG 133. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen Pada SLTP Negeri 1 Sumber 134. KESESUAIAN TATA RUANG KABUPATEN SUMEDANG DAN PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN 135. EKSISTENSI PEDAGANG MANISAN DI KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR 136. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TRAINING INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran

IPS-Geografi Sub Pokok Bahasan Unsur-unsur Cuaca dan Iklim di SMP Laboratorium Percontohan UPI 137. PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP GEOGRAFI :Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS-Geografi Di SMP Negeri 38 Bandung 138. STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MODEL TUTORIAL DENGAN MODEL DRILL TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 6 BANDUNG 139. ANALISIS KUALITAS AIRTANAH DANGKAL DI SEPANJANG CI KAPUNDUNG KOLOT KECAMATAN BATUNUNGGAL KOTA BANDUNG 140. KOMPARASI PEMANFAATAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI PADA MASYARAKAT MISKIN PERKOTAAN DAN PEDESAAN : Studi Kasus di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat 141. STUDI PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK DENGAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD)TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS : Eksperimen Terhadap Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Leuwigoong-Garut Materi Lingkungan Hidup dan Pelestariannya 142. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY-INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Di SMA Negeri 2 Majalengka 143. DAYA TARIK PASAR DAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PEDAGANG MOBILISAN : Studi Kasus di Pasar Kadipaten Kabupaten Majalengka 144. PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen pada Siswa Kelas XI Semester 1 dengan Materi Biosfer di SMA Negeri 1 Cikijing 145. DAMPAK KONVERSI LAHAN TERHADAP PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DI KECAMATAN CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG 146. HUBUNGAN POLA BUDIDAYA TANAMAN DENGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI LAHAN KERING DI SUB DAS CIPUTRI 147. Analisis Perkembangan Kota Majalengka Sebagai Ibukota Kabupaten 148. STUDI PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN METODE CERAMAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII.B dan VIII.F Di SMP Negeri 1 Lembang 149. STUDI KELAYAKAN TEKNIS GARUT SELATAN SEBAGAI KABUPATEN BARU DENGAN BANTUAN APLIKASI PERANGKAT LUNAK 150. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS-GEOGRAFI : Studi Eksperimen Pada SMP Negeri 6 Banjar 151. DAMPAK INDUSTRI PEMBAKARAN GAMPING TERHADAP PERSEBARAN PENYAKIT ISPA DI KAWASAN PADALARANG KABUPATEN BANDUNG BARAT 152. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KEMENARIKAN OBJEK WISATA GUCI DI KABUPATEN TEGAL

153. KETERSEDIAAN LAHAN TEMPAT PEMAKAMAN UMUM (TPU) DI KOTA BANDUNG 154. HUBUNGAN INDUSTRI KERAJINAN LUKISAN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN LUKISAN DI KELURAHAN JELEKONG KABUPATEN BANDUNG 155. STUDI SEBARAN KEKRITISAN LAHAN PERTANIAN DI KELURAHAN BABAKANJAWA KECAMATAN MAJALENGKA KABUPATEN MAJALENGKA 156. PENGARUH KEBERADAAN INDUSTRI AIR MINUM KEMASAN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN CIDAHU KABUPATEN SUKABUMI 157. Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Di SMP Se-Kabupaten Cirebon 158. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA UNTUK MENARIK KESIMPULAN PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI : studi eksperimen pada siswa kelas XI SMA 1 Leuwiliang Bogor 159. EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN PATARUMAN KOTA BANJAR 160. Hubungan Sarana dan Prasarana Transportasi Dengan Tingkat Kemacetan Lalu Lintas di Kota Bandung 161. KEBUTUHAN HUTAN KOTA DI KOTA CIMAHI 162. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI : Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas VII Semester II dengan Materi Pokok Siklus Hidrologi di SMP 12 Bandung 163. ANALISIS POTENSI KAWASAN PARIWISATA DI KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN 164. FENOMENA GEOGRAFIS DI BALIK NAMA-NAMA TEMPAT (TOPONIM) DI WILAYAH KOTA BANDUNG 165. AKUMULASI SAMPAH DI PEMUKIMAN KUMUH DAN PEMUKIMAN ELITE WILAYAH KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG 166. HUBUNGAN ANTARA KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN KUALITAS PERUMAHAN MASYARAKAT DI KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG 167. HUBUNGAN MINIMARKET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PEMILIK WARUNG SEKITARANYA DI KOTA BANDUNG 168. PENGARUH INTENSITAS EKSPLOITASI BATU GAMPING TERHADAP UPAYA KONSERVASI KAWASAN KARST DI KECAMATAN CIPATAT KABUPATEN BANDUNG BARAT 169. ANALISIS POLA PERSEBARAN FLU BURUNG DI KOTA BANDUNG 170. PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BANTEN LAMA PROPINSI BANTEN 171. KARAKTERISTIK LOKALISASI PROSTITUSI DI KECAMATAN PAMANUKAN, LEGONKULON DAN PUSAKANAGARA KABUPATEN SUBANG 172. PEMANFAATAN TEGALEGA SEBAGAI RUANG PUBLIK OLEH MASYARAKAT KOTA BANDUNG

173. ANALISIS SEBARAN KERUSAKAN BANGUNAN UNTUK MENENTUKAN TINGKAT KERAWANAN BENCANA GEMPABUMI DI KECAMATAN CIKELET 174. PEMANFAATAN LAHAN DANGKAL DANAU LIDO UNTUK KEGIATAN PERTANIAN DI KECAMATAN CIGOMBONG KABUPATEN BOGOR 175. KESIAPSIAGAAN KOMUNITAS SEKOLAH DALAM MENGANTISIPASI BENCANA GEMPABUMI (Studi Kasus Pada SMA Negeri di Kota Bandung) 176. KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI TEMBAKAU DI KECAMATAN BANTARUJEG KABUPATEN MAJALENGKA 177. PEMETAAN PENGGUNAAN LAHAN DENGAN ANALISIS CITRA QUICKBIRD DI WILAYAH CIBEUNYING KOTA BANDUNG 178. PERANAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM PENCAPAIAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI KOTA CIREBON 179. EKSISTENSI INDUSTRI TAUCO DI KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR 180. KONDISI OBJEK WISATA CIKIDANG HUNTING RESORT DI KECAMATAN CIKIDANG KABUPATEN SUKABUMI 181. PERANAN ADAT SASI LAUT DALAM UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN PESISIR DI DESA ADAUT KECAMATAN SELARU KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT 182. SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN PLTU II JAWA BARAT DI DESA CITARIK KECAMATAN PELABUHANRATU KABUPATEN SUKABUMI 183. Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Laboratorium School Universitas Pendidikan Indonesia 184. DAMPAK KEBERADAAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH PASIR SEMBUNG TERHADAP LINGKUNGAN DI KECAMATAN CILAKU KABUPATEN CIANJUR 185. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT AKIBAT INDUSTRI DI KABUPATEN SUKABUMI BAGIAN UTARA 186. PENGARUH PERSEBARAN MINI MARKET TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KIOS KECIL DI KECAMATAN SUKAJADI BANDUNG 187. KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PENGRAJIN WAYANG GOLEK DI KELURAHAN JELEKONG KABUPATEN BANDUNG 188. HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEMETIK TEH DENGAN KEHIDUPAN SOSIAL-EKONOMI DI PERKEBUNAN PASIR NANGKA KABUPATEN CIANJUR 189. KONDISI SOSIAL EKONOMI MOBILISAN NON PERMANEN DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG 190. PROFIL PENGGUNA JASA TRANSPORTASI KERETA API STASIUN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG 191. KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA TSUNAMI DI KOTA MEULABOH KABUPATEN ACEH BARAT

192. STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA DI KELURAHAN JELEKONG KECAMATAN BALEENDAH KABUPATEN BANDUNG 193. HUBUNGAN ANTARA NILAI PEMBELAJARAN GEOGRAFI DENGAN PEROLEHAN NILAI TES NASIONALISME PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI KOTA BANDUNG 194. VALUASI EKONOMI DAMPAK LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN PASIR KECAMATAN SUKALARANG KABUPATEN SUKABUMI 195. TINGKAT KESIAPSIAGAAN MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI) BANDUNG DALAM MENGHADAPI GEMPABUMI 196. PELAKSANAAN STANDAR PROSES PEMBELAJARAN GEOGRAFI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI KABUPATEN SUBANG 197. PENCEMARAN TANAH OLEH LOGAM BERAT PADA LAHAN SAWAH DI KECAMATAN RANCAEKEK 198. PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN (EXPERIENTIAL LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Rangkasbitung) 199. DAMPAK KONVERSI LAHAN PERKEBUNAN TEH MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI TENAGA KERJA DI KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG 200. PENGARUH KEBERADAAN KAWASAN INDUSTRI TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN CIWANDAN KOTA CILEGON 201. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MEA (MEANS-ENDS ANALYSIS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (STUDI EKSPERIMEN PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMAN 7 BANDUNG) 202. PERUBAHAN KONDISI FISIK DAN UPAYA REKLAMASI LAHAN PADA TAMBANG BATUBARA AIR LAYA DI KECAMATAN LAWANG KIDUL KABUPATEN MUARA ENIM 203. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN INDUSTRI ROTAN SEBELUM DAN SESUDAH TAHUN 2005 DI KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON 204. Analisis Geografis Konsentrasi Industri Kulit di Kabupaten Garut 205. PENGARUH PEMBELAJARAN TERPADU MODEL TERKAIT (CONNECTED) TERHAAP HASIL BELAJAR SISWA 206. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MODEL CORE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA 207. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA 208. STUDI KEMACETAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG 209. DAYA DUKUNG LINGKUNGAN OBJEK WISATA CURUG OROK DI KABUPATEN GARUT 210. UPAYA PELESTARIAN KARST MELALUI PENGEMBANGAN WISATA DI DESA GUNUNGMASIGIT KECAMATAN CIPATAT

211. PENGARUH KEBERADAAN INDUSTRI GARMEN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DI KECAMATAN CICURUG KABUPATEN SUKABUMI 212. PEMANFAATAN TANAH TIMBUL DI PESISIR MUNDU KABUPATEN CIREBON 213. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT AKIBAT INDUSTRI DI KABUPATEN SUKABUMI BAGIAN UTARA 214. STUDI KAPASITAS INFILTRASI DAERAH PEMUKIMAN UNTUK PENGEMBANGAN SUMUR RESAPAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KAPUNDUNG HULU KABUPATEN BANDUNG 215. PENGARUH PERSEBARAN MINI MARKET TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KIOS KECIL DI KECAMATAN SUKAJADI 216. KEBUTUHAN AIR BERSIH BAGI PENDUDUK DI KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG 217. APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO (PORTOFOLIO BASED LEARNING) PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Lembang 218. PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT 219. ORIENTASI PENDUDUK USIA PRODUKTIF DALAM MEMILIH LAPANGAN KERJA DI DESA CIHEA KECAMATAN HAURWANGI KABUPATEN CIANJUR 220. ANALISIS FUNGSI HUTAN MANGROVE DI KECAMATAN BLANAKAN – KABUPATEN SUBANG 221. PRODUKTIFITAS BUDIDAYA PADI ORGANIK DI KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR 222. DAMPAK GEMPABUMI TERHADAP KONDISI FASILITAS SOSIAL MASYARAKAT DI KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN GARUT 223. PROFIL PETANI CENGKEH (Syzygium aromaticum) DI DUSUN CILUMPING DESA CIKURUBUK KECAMATAN BUAHDUA KABUPATEN SUMEDANG 224. ANALISIS FASILITAS PENDIDIKAN SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA (SLTP) DI KECAMATAN JAYANTI KABUPATEN TANGERANG 225. HUBUNGAN ANTARA INDUSTRI RUMAH TANGGA KERAJINAN PAYET DENGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGUSAHA KERAJINAN DI DESA MEKARSARI KECAMATAN NGAMPRAH 226. KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PENGRAJIN WAYANG GOLEK DI KELURAHAN JELEKONG KABUPATEN BANDUNG 227. ANALISIS SPASIAL SEBARAN TUBERKULOSIS DI WILAYAH TEGALLEGA KOTA BANDUNG 228. HUBUNGAN KARAKTERISTIK LAHAN DENGAN LAJU INFILTRASI DI SUB DAERAH ALIRAN CI KERUH 229. KAJIAN KESEIMBANGAN AIR PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KERUH 230. PEMANFAATAN TAMAN HUTAN RAYA Ir.H. DJUANDA SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI DI KOTA BANDUNG 231. PROFIL PETERNAKAN DOMBA GARUT DI KABUPATEN GARUT

232. DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH MENJADI PERMUKIMAN TERHADAP PERUBAHAN NILAI LAHAN DI KECAMATAN WARUNG KONDANG KABUPATEN CIANJUR 233. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA(Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di SMA Negeri 1 Anyar) 234. EVALUASI RENCANA TATA RUANG WILAYAH KOTA BANDUNG 2004-2013 DENGAN MENGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS 235. KEBERADAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DAN PENATAAN KOTA DI TASIKMALAYA 236. RESPON PENDUDUK TERHADAP RENCANA PENGAKTIFAN KEMBALI KERETA API BANDUNG-CIWIDEY 237. EVALUASI PEMEKARAN WILAYAH MALAUSMA SEBAGAI KECAMATAN BARU DI KABUPATEN MAJALENGKA 238. PENGUASAAN KETERAMPILAN GEOGRAFIS (GEOGRAPHIC SKILLS) PADA SISWA PECINTA ALAM (Studi Kasus Pada Siswa SMA Negeri di Kota Bandung) 239. SIKAP MASYARAKAT TERHADAP RENCANA RELOKASI PERMUKIMAN AKIBAT BENCANA GERAKAN TANAH DI KECAMATAN MAJALENGKA 240. PEMETAAN KERAWANAN TSUNAMI DI KECAMATAN PELABUHANRATU KABUPATEN SUKABUMI 241. PENGEMBANGAN TAMAN ADE IRMA SURYANI NASUTION SEBAGAI OBJEK WISATA BERKELANJUTAN DI KOTA CIREBON 242. ALIH PROFESI PETANI NANAS DI DESA MANDALAMUKTI KECAMATAN CIKALONGWETAN KABUPATEN BANDUNG BARAT 243. UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAHTANGGA DI DESA BOJONG MALAKA KECAMATAN BALEENDAH 244. PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ANCAMAN BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN PASIRJAMBU KABUPATEN BANDUNG 245. STUDI KOMPARASI PELAKSANAAN SEKOLAH BERBUDAYA LINGKUNGAN ANTARA SMAN 1 MANDIRANCAN DENGAN SMAN 1 CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN 246. DAMPAK PENCEMARAN AIR TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS IKAN PADA BUDIDAYA JARING APUNG DI WADUK SAGULING 247. HUBUNGAN KAWASAN PARIWISATA DENGAN KEHIDUPAN MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN CARITA KABUPATEN PANDEGLANG 248. KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI TRANSMIGRAN LOKAL DI KECAMATAN CIKADU KABUPATEN CIANJUR 249. ANALISIS LOKASI YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENDIDIKAN SMA/SEDERAJAT DI KECAMATAN KALIJATI KABUPATEN SUBANG 250. ETOS KERJA KOMUNITAS KOREA SELATAN DI KOTA BANDUNG 251. STUDI POTENSI PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOITAN DI KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG

252. PERBEDAAN PRODUK HORTIKULTURA DI DESA CIBOGO KECAMATAN LEMBANG (Pertanian dengan Penggunaan Mulsa Anorganik dan yang Tidak Menggunakan Mulsa Anorganik) 253. PENILAIAN TINGKAT PERKEMBANGAN TANAMAN KELAPA SAWIT PADA LAHAN HASIL KONVERSI DI PERKEBUNAN TAMBAKSARI KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG 254. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN EROSI DAN SEDIMENTASI DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI CIKERUH 255. “Analisis Keruangan Kondisi Lalu Lintas di Kota Cianjur 256. RESPON KOMUNITAS PENGHUNI PERMUKIMAN BARU TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN DI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT 257. MODEL SPASIAL KERENTANAN LONGSOR DI KECAMATAN SINDANGKERTA KABUPATEN BANDUNG BARAT DENGAN APLIKASI SIG 258. KONTRIBUSI BUDIDAYA TAMBAK UDANG WINDU TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PETAMBAK DI DESA SUNGAI BUNTU KECAMATAN PEDES KABUPATEN KARAWANG 259. HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN KUALITAS RUMAH TINGGAL DI KECAMATAN KIARACONDONG KOTA BANDUNG 260. PENGARUH KONVERSI LAHAN KEBUN RAMBUTAN MENJADI INDUSTRI GARMEN TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN DAN MATA PENCAHARIAN SAMPINGAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG 261. KOMPETENSI PROFESIONAL GURU GEOGRAFI SMA NEGERI DI KOTA BANDUNG (Studi Komparasi Kompetensi Profesional Guru Geografi Sudah Sertifikasi dengan Guru Geografi Belum Sertifikasi di SMA Negeri Kota Bandung) 262. ARAHAN TATA GUNA LAHAN BERBASIS KEMAMPUAN LAHAN DAN FUNGSI KAWASAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KARO DAERAH ALIRAN CI TARUM KABUPATEN BANDUNG 263. FAKTOR-FAKTOR GEOGRAFIS YANG MENDUKUNG EKSISTENSI HOME INDUSTRI MAKANAN DI KECAMATAN CINGAMBUL KABUPATEN MAJALENGKA 264. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN INDUSTRI ROTAN SEBELUM DAN SESUDAH TAHUN 2005 DI KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON 265. POTENSI GEOGRAFIS YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN DESA SUKAKARYA KECAMATAN SAMARANG KABUPATEN GARUT 266. PEMANFAATAN LINGKUNGAN SETEMPAT SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN OLEH GURU GEOGRAFI DI SMA NEGERI SE-SUKABUMI SELATAN 267. RESPON MASYARAKAT TERHADAP RENCANA RELOKASI TERMINAL CICAHEUM KE KECAMATAN GEDEBAGE 268. CARA PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP PENDUDUK MOBILISAN ULANG-ALIK DI KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG 269. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PENDUDUK DI KECAMATAN NGMPRAH KABUPATEN

BANDUNG BARAT (Kajian Hubungan Antara Tingkat pendidikan Dengan Tingkat Pandapatan, Kesehatan dan Gaya Hidup Penduduk) 270. PENGARUH FAKTOR GEOGRAFIS TERHADAP HASIL PEMILIHAN GUBERNUR JAWA BARAT 2008 DI KABUPATEN BANDUNG 271. STUDI TINGKAT BAHAYA EROSI PADA KONVERSI PENGGUNAAN LAHAN PERTANIANDI DAERAH TANGKAPAN CIDIRA KECAMATAN SOREANG KABUPATEN BANDUNG 272. RESPON MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN ENERGI ALTERNATIF (BIOGAS) DI DESA TARUMAJAYA KECAMATAN KERTASARI KABUPATEN BANDUNG 273. STUDI TINGKAT BAHAYA EROSI DI SUB DAERAH ALIRAN CI SARANTEN HULU DAERAH ALIRAN CI PAMOKOLAN 274. PERSEPSI MASYARAKAT KORBAN BANJIR TERHADAP RENCANA RELOKASI PERMUKIMAN PADA DAERAH BANJIR DI KECAMATAN BALEENDAH 275. DAYA SERAP SEKTOR INDUSTRI TERHADAP TENAGA KERJA LOKAL DI KABUPATEN KARAWANNG 276. STUDI TINGKAT KEKUMUHAN PERMUKIMAN DI SEMPADAN CIKAPUNDUNG DAN SEMPADAN JALUR KERETA API KOTA BANDUNG 277. STUDI KELAYAKAN PANTAI ERETAN KULON KECAMATAN KANDANGHAUR SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA DI KABUPATEN INDRAMAYU 278. ANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN CITRA QUICKBIRD DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI 279. POTENSI AIRTANAH DALAM (DEEP GROUNDWATER) UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BAKU PEMUKIMAN DI KECAMATAN CIMAHI SELATAN KOTA CIMAHI 280. POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa) DI KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG 281. STUDI TENTANG DELMAN SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN DAN DAYA TARIK WISATA DI KECAMATAN GARUT KOTA KABUPATEN GARUT 282. ANALISIS GEOGRAFI TERHADAP BUDIDAYA ITIK RAMBON DI DESA KROYA KECAMATAN PANGURAGAN KABUPATEN CIREBON 283. Penyerapan Penduduk Setempat Sebagai Tenaga Kerja Industri di Desa Argawana Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang 284. PENGARUH MOBILITAS PENDUDUK SIRKULER TERHADAP POLA PEMANFAATAN LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN MALAUSMA KABUPATEN MAJALENGKA 285. ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN POTENSI EROSI DAN SEDIMENTASI DI SUB DAERAH ALIRAN CI KERUH EVALUASI POTENSI AIRTANAH PADA DAERAH PEMUKIMAN DI SUB DAERAH ALIRAN CI KERUH

286. STUDI IMPLEMENTASI KEMAMPUAN GURU PRAKTIKAN MATA PELAJARAN GEOGRAFI DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR :studi deskriptik di SMAN 6, SMA lab school, SMPN 12, SMPN 29 Bandung 287. ANALISIS PERKEMBANGAN PUSAT KEGIATAN WILAYAH KADIPATEN DI KABUPATEN MAJALENGKA 288. PENGEMBANGAN KAWASAN SITU GEDE SEBAGAI OBJEK WISATA ANDALAN KOTA TASIKMALAYA 289. BUDIDAYA PAPRIKA (Capsicum annuum var grossum L.) SEBAGAI PRODUK UNGGULAN HORTIKULTURA DI DESA PASIRLANGU KECAMATAN CISARUA KABUPATEN BANDUNG BARAT 290. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Dalam Menganalisis Tingkat Bahaya Erosi Di Sub Daerah Aliran Ci Tarum Hulu 291. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM BUATAN SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SMP NEGERI 1 TEMPURAN 292. RESPON PENDUDUK PADA REKAYASA JALAN SATU ARAH TERHADAP AKSESIBILITAS DI KOTA CIMAHI 293. DAMPAK PEMBANGUNAN BENDUNGAN JATIGEDE TERHADAP REORIENTASI MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT DI DAERAH CALON GENANGAN JATIGEDE KABUPATEN SUMEDANG 294. STUDI TENTANG BUDIDAYA TAMBAK BANDENG DALAM KAITANNYA DENGAN KONDISI SOSIAL-EKONOMI PETAMBAK DI DESA TANJUNG PASIR KECAMATAN TELUK NAGA KABUPATEN TANGERANGBANTEN 295. HUBUNGAN ANTARA SEBARAN BAHAN PENCEMAR UDARA DAN PENGGUNAAN LAHAN DENGAN KUALITAS UDARA INDEKS ORAQI DI KOTA BANDUNG 296. MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA SISWA KELAS VII H SMPN 2 CILAWU GARUT (Penelitian Tindakan Kelas Pada Pokok Bahasan Sketsa dan Peta Wilayah) 297. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERTANIAN UNTUK TANAMAN TEMBAKAU DI KECAMATAN BANTARUJEG KABUPATEN MAJALENGKA 298. KEARIFAN NILAI-NILAI ADAT DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP DI WILAYAH PANJALU KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS 299. TINGKAT KEPEDULIAN MAHASISWA PECINTA ALAM DAN NON PECINTA ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TERHADAP LINGKUNGAN KAMPUSNYA 300. STUDI TENTANG PERMUKIMAN KUMUH DI KECAMATAN BOJONGLOA KALER KOTA BANDUNG 301. “ PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA ” (Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS-Geografi di SMP Negeri 1 Soreang Kabupaten Bandung). 302. USAHA BUDIDAYA TERNAK SAPI PERAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DESA SUKAJAYA KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT

303. HUBUNGAN ANTARA EKSISTENSI INDUSTRI EAJIT DENGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PARA PENGERAJIN DI KECAMATAN CILILIN KABUPATEN BANDUNG 304. STUDI TENTANG PEMUSATAN USAHA SABLON DI SEPANJANG JALAN SUCI KOTA BANDUNG 305. KONTRIBUSI KEBERADAAN FACTORY OUTLET DAN FOOD COURT TERHADAP KEMACETAN LALU LINTAS DI SEPANJANG JALAN Dr. SETIABUDHI KOTA BANDUNG 306. PENGARUH BUDIDAYA JAMUR MERANG TERHADAP KONDISI SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN BANYUSARI KABUPATEN KARAWANG 307. MOBILITAS PENDUDUK DI KECAMATAN BUNGBULANG KABUPATEN GARUT 308. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPSGEOGRAFI SUB POKOK BAHASAN PETA, ATLAS DAN GLOBE 309. ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU GEOGRAFI DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARN GEOGRAFI DI SMA KABUPATEN MAJALENGKA 310. TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi kasus antara penduduk asli dengan penduduk pendatang di desa muara langsat kecamatan benai kabupaten kuantan singingi kota Teluk Kuantan) 311. PENGARUH PENDEKATAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI Semester 1 dengan Materi Pokok Sumber Daya Alam di SMA Negeri 1 Kalijati) 312. POLA PERILAKUADAPTASI MASYARAKAT DI KAWASAN INDUSTRI TEKSTIL KECAMATAN RANCAEKEK 313. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS-GEOGRAFI PERKEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN BATIK DI DESA TRUSMI KECAMATAN PLERED KABUPATEN CIREBON 314. PEMBELAJARAN GEOGRAFI MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA : Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas X Semester 2 dengan Materi Pokok Hidrosfer di SMA Angkasa Bandung 315. PERKEMBANGAN BUDIDAYA DAN PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI PETANI JAMUR TIRAM DI KECAMATAN CISARUA KABUPATEN BANDUNG BARAT 316. POTENSI DAN KEBUTUHAN AIRTANAH BAGI PENDUDUK DI DAERAH PENAMBANGAN GALIAN C KECAMATAN BALEENDAH KABUPATEN BANDUNG 317. RESPON MASYARAKAT TERHADAP RESIKO BENCANA LETUSAN GUNUNG API GUNTUR DI KECAMATAN TAROGONG KALER KABUPATEN GARUT 318. EKSISTENSI KAWASAN WISATA DANAU LIDO KABUPATEN BOGOR 319. ANALISIS INDUSTRI LOGAM DI DESA CIBATU KECAMATAN CISAAT KABUPATEN SUKABUMI

320. “Perbandingan Model RTE (Rotating Trio Exchange) dan Tari Bambu Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi” (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas X SMAN 7 Bandung) 321. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN ABRASI PANTAI DI DESA BALONGAN KECAMATAN BALONGAN KABUPATEN INDRAMAYU 322. PROSPEK PEMANFAATAN KOTORAN SAPI MENJADI BIOGAS SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF DI KECAMATAN CIGEDUG KABUPATEN GARUT 323. ANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS DI WILAYAH MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG 324. FAKTOR PENDORONG DAN PENARIK SERTA KONDISI KEHIDUPAN SOSIAL PARA TRANSMIGRAN ASAL D.I YOGYAKARTA DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT 325. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGURANGI RESIKO BENCANA BANJIR DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG 326. MODEL PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PROSES OBSERVASI DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN CARA BERPIKIR KRITIS (STUDI EKSPERIMEN TERHADAP SISWA KELAS X SEMESTER 2 POKOK BAHASAN HIDROSFER DI SMA NEGERI 1 LEMBANG) 327. POTENSI PENGEMBANGAN KAWASAN AGROINDUSTRI DI KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG 328. PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) DI KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN CIREBON 329. ANALISIS POTENSI RAWA CERMAI KECAMATAN PALOH KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT 330. PENGARUH METODE DEMONSTRASU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (STUDI EKSPERIMEN PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII SEMESTER 1 MTs AL-INAYAH BANDUNG) 331. KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP SAMPAH DI KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG 332. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAMBU BIJI MERAH DIKECAMATAN PANYINGKIRANN KABUPATEN MAJALENGKA 333. PENGARUH PENGGUNAAN METODE QUANTUM LEARNING (MIND MAPPING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI (Perbandingan antara Teknik Peta Pikiran dan Teknik Pencatatan Rangkuman di SMA Negeri 5 Cimahi 334. ANALISIS PERKEMBANGAN KOTA DEPOK 335. PEMANFAATAN SIG DAN METODE GELOMBANG SEISMIK PANTUL DANGKAL UNTUK KAJIAN SESAR PERMUKAAN REGIONAL KARAWANG DAN SEKTARNYA SERTA HUBUNGANNYA DENGAN SEBARAN PERMUKIMAN 336. STUDI TENTANG PEMUKIMAN KUMUH DI KECAMATAN BOJONGLOA KIDUL KOTA BANDUNG 337. PENERAPAN METODE PENUGASAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Geografi Di SMA Negeri 2 Majalengka)

338. RESPON WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI TELUK PENYU KABUPATEN CILACAP 339. KONDISI AIRTANAH DANGKAL YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG SEBAGAI WILAYAH INDUSTRI 340. KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPABUMI DI KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG 341. INOVASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KABUPATEN GARUT 342. DISTRIBUSI PRODUKTIVITAS LAHAN PERTANIAN BERDASARKAN TINGKAT KEKRITISAN LAHAN DI DAERAH TANGKAPAN CI PAMOKOLAN BANDUNG 343. PERANAN PENGELOLAAN KELAS DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA 344. PENGARUH PENAMBANGAN PASIR TERHADAP KUALITAS LAHAN DI KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful