I. Tujuan a.

Untuk menyediakan petunjuj dan standart penerimaan pelaksanaan pengujian dengan magnetic particle pada material ferromagnetic dengan menggunakan Yoke metode kontinyu 2. Ruang Lingkup 2.1 Prosedur ini berlaku untuk pelaksanan MT yang dilakukan pada permukaan benda dengan temperatur tidak lebih dari 600o F (316oC) untuk partikel Kering dan Temperatur tidak lebih dari 135oF (57oC) untuk Partikel Basah. Utuk keduanya maka instruksi dari manufaktur pembuatan harus diperhatikan 2.2 Penegujian Kasan dengan Partikel Magnetik harus termasuk material Dasar setidaknya 1" (25mm) tiap sisi lasan bila dimungkinkan. 2.3 Qualifikasi Procedure harus dilaksanakan jika ada perubahan essential variable dari persyaratan di Table T - 721 , jika perubahan nonessential variable dari persyaratan di Table T 721 tidak diperlukan requalifikasi procedure, semua perubaan dari essential atau non essential variable pada nilai, range nilai, yang disebut dalam prosedure harus diperlukan revisi pada, atau dengan addendum untuk prosedur yang tertulis. 3. Laporan Hasil pengujian MT harus dilaporkan pada format Laporan MT PT. Biro Klasifikasi Indonesia 4. Referensi 4.1 ASME Code 2007 Sect. I, V, VII Div. 1, Div.2 and ASME B31.1 5.Definisi-Definisi 5.1 MT: Pengetesan dengan Magnetic Particle. 5.2 Metode Kontinyu: arus magnet tetap hidup saat pengaplikasian medium pengujian dan sampai saatnya penghilangan kelebihan partikel kering, pada penggunaan dry particle. 6. Qualifikasi dan Tanggung Jawab 6.1 Personel yang melakukan pengujian untuk memenuhi syarat-syarat dari spesifikasi ini harus di Qualifikais sesuai dengan prosedur dari PT. Biro Klasifikasi Indonesia 6.2 Personel yang menentukan Keberterimaan sesuai syarat-syarat dari prosedur ini harus Level II atau Level III 7. Perlengkapan 7.1 Manufaktur dan model dari peralatan MT Yoke, yang boleh ipakai seperti berikut, tapi tidak terbatas: Magnaflux model Y-6 Tie de Model TWM 220 N (AC) Contour probe, B310DC, Parker Research (DC) 7.2 Black light harus bisa menghasilkan intensity mnimum 1000 u W/cm2 pada permukaan benda yang diuji. 7.3 Sebuah piringan metal lapis dua berbentuk segi delapan menggunakan cacat buatna untuk verifikasi kekuatnan atau arah, atau keduanya dari medan magnet. 8. Media Pengujian 8.1 Partikel kering atau basah, visible atau fluorescent dye particles harus digunakan sebagai media pengujian, disesuaikan dengan kebutuhan. 8.2 Merk an produk lain dari yang disebut di prosedur ini bisa digunakan asalkan demonstrasi untuk bsa memuaskan Autorized Inspector harus dilaksanakan. 8.3 Pada semua hal rekomendasi dari pabrik pembuat harus diikuti. 8.4 Partikel kering yang digunakan untuk meia pengujian harus memiliki permebilitas yang tinggi

Magnaflux #1 (abuabu). Partikel ini harus dicampur dalam cairan medium yang sesuai dengan konsentrasi yang disyaratkan pabrik pembuat.dan kemampuan menyimpan magnet yang rendah dan harus bebas dari karat. 8. cat. dan warna partikel harus memenuhi sensifitas dan kontras yang sesuai untuk pengguanaannya. #3A (hitam) or # 8A (merah) yang harus digunakan.5 Partikel Basahm warnanya harus cukuo kontras dengan permukaan yang diuji. gemuk. Ukuran. kotoran atua material ain yang mengganggu fungsi dari alat tersebut. 9. bentuk. Magnaflux WCP -2 (MPI white contrast) munkin digunakan. Persyaratan Keselamatan Peringatan keselamatan dari pabrik harus diikuti selama pengujian. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful