P. 1
Biokimia 1.2

Biokimia 1.2

|Views: 88|Likes:
Published by Hadi Siswanto

More info:

Published by: Hadi Siswanto on Jul 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2015

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA ( AKKC 223 ) UJI KARBOHIDRAT II Dosen Pengasuh Dra. Hj. Noorhidayati, M. Si. Drs. H. Hardiansyah, M. Si..

Asisten Amalia Rezeki Erliani, S.Pd Oleh Kelompok II Hadi Siswanto (A1C209210) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN MARET 2010

PRAKTIKUM II

Topik Tujuan

: UJI KARBOHIDRAT II : Untuk mengetahui apakah dalam suatu bahan mengandung amilum dan glukosa. : Jum’at/ 12 maret 2010 : Laboratorium Biologi FKIP UNLAM Banjarmasin.

Hari/Tanggal Tempat

I. ALAT DAN BAHAN

Alat

: 1. Tabung reaksi 2. Rak tabung reaksi 3. Gelas ukur 10 ml 4. Lampu spritus 5. Kasa asbes 6. Kertas label 7. Tripot

Bahan

: 1. NaOH 2. Lugol 3. HCl 6 N

4. Larutan amilum 1 % (A) 5. Aquadest 6. Larutan gula (B)

II. CARA KERJA 1. Ambil 3 buah tabung reaksi dan pipet, masukkan masing-masing 6 ml larutan A ke dalam tabung reaksi. Setelah itu, memasukkan juga larutan B masing-masing 6 ml ke dalam 3 buah tabung reaksi yang lain. 2. Tambahkan masing-masing 2 tetes air ke dalam tabung pertama, 6 tetes HCl ke dalam tabung kedua dan 2 tetes NaOH ke dalam tabung ketiga. kocok semua tabung dan beri label. 3. Tambahkan 6 tetes larutan lugol 0,01 M ke dalam masing-masing tabung dan perhatikan warna yang terbentuk.

4. Panaskan tabung yang berwarna sampai mendidih ± 30 menit , dinginkan dan perhatikan perubahannya.

III. TEORI DASAR Karbohidrat adalah golongan senyawa yang terdiri dari unsur-unsur C, H dan O. Karbohidrat memiliki rumus umum Cn(H2O)m. Harga n dan m boleh sama boleh juga berbeda, tetapi jumlah ataom H harus dua kali jumlah ataom O. Sifat-sifat kimia karbohidrat antara lain : a. Banyaknya isomer ruang suatu karbohidrat adalah 2n dengan n menyatakan jumlah atom C simetri. b. Karbohidrat dapat mereduksi hidroksida-hidroksida logam dan karbohidat itu sendiri aka teroksidasi. c. Oksidasi pada karbohidrat menghasilkan asam. d. Karbohidrat umumnya dapat diragikan menjadi etanol dan CO2 ( gas ) Sifat-sifat fisik karbohidrat ada yang berupa zat padat pada suhu kamar, ada yang berupa hablur, tidak berwarna ( misal : sukrosa dan glukosa ), zat padat amorf atau pati dan basa serat / selulosa. Sebagain besar karbohidrat mempunyai sifat dapat memutar bidang polarisasi cahaya. Sebagai patokan, dapat dilihat gugus OH ke kiri diberi awalan 1 ( Levo ) berarti memutar bidang polarisasi bidang ke kiri. Karbohidrat dibedakan dalam 3 kelompok umum, yaitu : 1. Monosakarida Merupakan karbohidrat yang paling sederhana, karena molekulnya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis. 2. Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus –OH dengan melepaskan molekol air. Contoh : a. Glukosa + fruktosa b. Glukosa + galaktosa Sukrosa + H2O Laktosa + H2O

3. Polisakarida merupakan polimer alam, karena polisakarida terbentuk dari banyak sakarida sebagai monomernya dan memilki rumus umum ( C6H10O5 ). Polisakarida dapat berupa selulosa, amilum dan glikogen. IV. HASIL PENGAMATAN 1. Data kelompok No Bahan + Pereaksi Amilum + Aquadest + Lugol ( A1 ) Amilum + HCL + Lugol ( A2 ) Amilum + NaOH + Lugol ( A3 ) Larutan gula + 4 Aqudest + Lugol ( B1 ) 5 Larutan gula + HCL + Lugol ( B2 ) Larutan gula + 6 NaOH + Lugol ( B3 ) Putih bening Sebelum dipanaskan Hijau kehitaman Hijau Kekuningan Putih keruh Keterangan Sesudah dipanaskan Hijau kebiruan Kuning Kehijauan Putih bening Keterangan Endapan lebih banyak Endapan lebih banyak Ada endapan

1

Ada endapan

2

Ada endapan Tidak ada endapan Tidak ada endapan Tidak ada endapan Tidak ada endapan

3

Kuning bening Kuning bening

Kuning bening Kuning bening

Tidak ada endapan Tidak ada endapan Tidak ada endapan

Putih bening

V. ANALISIS DATA

Amilum merupakan polisakarida yang banyak terdapat di alam, yaitu pada sebagian besar tumbuhan. Amilum atau dalam bahasa sehari-hari disebut pati terdapat pada umbi, daun, batang, dan biji-bijian. Batang pohon sagu mengandung pati yang setelah dikeluarkan dapat dijadikan bahan makanan. Butir-butir pati apabila diamati dengan menggunakan mikroskop, ternyata berbeda bentuknya, tergantung dari tumbuhan apa pati tersebut diperoleh. Bentuk butir pati yang berasal dari kentang berbeda dengan yang berasal dari terigu dan beras. Amilum terdiri atas dua macam polisakaridas yang kedua-duanya adalah polimer dari glukosa, yaitu amilosa dan sisanya amilopektin. Adapun dari hasil percobaan uji amilum dan glukosa dimana reagent yang digunakan adalah larutan lugol. Uji amilum dan glukosa mengandung tiga perlakuan yaitu : 1. Amilum + aqudest + Lugol 6 tetes, sebelum dipanaskan berwarna hijau kehitaman dan ada endapannya, namun setelah dipanaskan warnanya berubah menjadi hijau kebiruan dan terdapat endan lebih banyak. 2. Amilum + HCl 6 tetes + Lugol 6 tetes, sebelum dipanaskan berwarna hijau kekuningan dan ada endapannya, namun setelah dipanaskan menghasilkan warna putih bening dan terdapat endapan yang lebih banyak. Endapan yang terjadi di sebabkan amilum yang di campur dengan HCl menghasilkan suatu subtrat, yang mana subtrat ini dapat hilang dalam waktu yang cukup lama. 3. Amilum + NaOH 2 tetes + Lugol 6 tetes, sebelum dipanaskan berwarna putih keruh, namun setelah dipanaskan menghasilkan warna putih bening dan terdapat endapan, perubahan itu diduga disebabkan oleh adanya campuran dari larutan NaOH + Lugol. 4. Larutan glukosa + air 2 tetes + Lugol 6 tetes, sebelum dipanaskan berwarna kuning bening, namun setelah dipanaskan tidak terjadi perubahan 5. Glukosa + HCl 6 tetes + Lugol 6 tetes, sebelum dipanaskan berwarna kuning bening, namun setelah dipanaskan juga tidak terjadi perubahan

6. Glukosa + NaOH 2 tetes + Lugol 6 tetes, sebelum dipanaskan berwarna putih bening, dan setelah dipanaskan tidak terjadi perubahan.

VI. KESIMPULAN 1. Karbohidrat adalah golongan senyawa yang terdiri dari unsur-unsur C, H dan O. 2. Sifat-sifat kimia karbohidrat antara lain : a Banyaknya isomer ruang suatu karbohidrat adalah 2n dengan n menyatakan jumlah atom C simetri. b. Karbohidrat dapat mereduksi hidroksida-hidroksida logam dan karbohidat itu sendiri aka teroksidasi. c. Oksidasi pada karbohidrat menghasilkan asam. d. Karbohidrat umumnya dapat diragikan menjadi etanol dan CO2 ( gas ) 3. Karbohidrat dibedakan dalam 3 kelompok umum, yaitu : 1. Polisakarida 2. Monosakarida 3. Disakarida 4. Sifat-sifat fisik karbohidrat ada yang berupa zat padat pada suhu kamar, ada yang berupa hablur, tidak berwarna ( misal : sukrosa dan glukosa ), zat padat amorf atau pati dan basa serat / selulosa.

VII. DAFTAR PUSTAKA

Arbianto,purwo.1993.Biokimia Konsep-Konsep Dasar.Bandung: Kimia PMIPA ITB. Monlgomery,Rex.dkk.Biokimia – Jilid 1.Yogyakarta: UGM PRESS Tim Dosen Penyusun.2006. Penuntun Praktikum BIOKIMIA.Banjarmasin: UNLAM. Tim Penyusun Kimia.2002.Kimia Biomolekul. Klaten: Intan pariwara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->