INFEKSI SALURAN KEMIH

Oleh : Dea Sasmita Annisa Luthfiyah. L

Perubahan Anatomik Ginjal dan Saluran Kemih
Dalam kehamilan terjadi perubahan anatomik dan fungsional ginjal dan saluran kemih, yang sering menimbulkan gejala, kelainan fisik, dan perubahan hasil pemeriksaan laboratorium.

Lanjutan...
Volume, berat dan ukuran ginjal bertambah selama kehamilan. Panjang ginjal bertambah mencapai 1 cm dan ginjal kanan lebih besar sedikit dari ginjal kiri bila diukur secara radiografis.

asam amino. dan asam urat tubular . sodium.Perubahan Fungsional Ginjal dan Saluran Kemih • Peningkatan aliran plasma renal (Renal Plasma Flow / RPF) • Peningkatan tingkat filtrasi glomerulus (Glomerulus Filtration Rate / GFR) • Perubahan reabsorbsi glukosa.

Penyakit Infeksi pada Saluran Kemih • Infeksi traktus urinarius • Sytisis • Pielonefritis akuta • Pielonefritis kronika • Glomeluronefritis akuta • Glomerulonefritis kronika .

• Ditemukan bakteri yang jumlahnya lebih dari 10. • Bakteriuria bisa bersifat symptomatik maupun asymptomatik .000 per ml ini disebut dengan istilah bakteriuria.Infeksi Traktus Urinarius • Infeksi Traktus Urinarius adalah bila ada pemeriksaan urine ditemukan bakteri yang jumlahnya lebih dari 10.000 per ml.

Yang terbanyak dan tersering adalah kuman-kuman naik keatas melalui uretra. kedalam kandung kemih dan saluran kemih yang lebih atas.Etiologi Salah satu bentuk penyebaran organismenya dapat melalui penggunaan kateter jangka pendek. Resiko yang lebih besar lagi bisa terjadi pada penggunaan kateter yang lebih lama. .

.Patogenesis Kebanyakan infeksi traktus urinarius disebabkan oleh bakteri gram negatif. spesies pseudomonas dan organisme yang berasal dari kelompok Enterobakter. Jumlah seluruhnya mencapai lebih dari 80% kultur positif infeksi saluran kencing. terutama Escercacoll.

• Oleh karena itu pada wanita hamil dengan bakteriuria harus diobati dengan seksama sampai air kemih bebas dari bakteri yang di buktikan dengan pemeriksaan beberapa kali. melahirkan dini dan BBLR. .Klasifikasi • Bakteriuria asimptomatik diasiosasikan dengan phielonefritis.

. spesimen urine diambil dari aliran tengah (midstream) setelah daerah genitalia eksterna dicuci terlebih dahulu. • Untuk menghindari kontaminasi.Pemeriksaan Laboratorium • Setiap wanita hamil sebaiknya dilakukan pemeriksaan labolatorium urin secara mikrosopik. Bakteri dan spesimen urine. tampak peningkatan jumlah leukosit. sejumlah eritrosit.

Pengobatan • Amoksilin + asam klavulanat 3X500 mg/hari • Amoksilin 4X250 mg/hari • Nitrofurantion 4X50-100 mg/hari .

sistokel.Sytisis • Sitisis merupakan peradangan kandung kemih tanpa disertai radang pada bagian saluran kemih. biasanya inflamasi akibat bakteri. . disamping penggunaan kateter. • Predisposisi lain adalah karena uretra wanita yang pendek. • Kuman penyebab utamanya adalah E.coli. adanya sisa air kemih yang tertinggal.

frekuensi berkemih meningkat tetapi jumlahnya sedikit sehingga menimbulkan rasa tidak puas dan tuntas. air kencing berwarna gelap dan pada serangan akut kadang-kadang berwarna kemerahan.Tanda dan Gejala Tanda dan gejala hampir 95% mengeluh pada daerah supra simphisis atau nyeri saat berkemih. air kencing kadang terasa panas. .

sejumlah eritrosit. spesimen urin diambil dari aliran tengah setelah genitalia eksterna dicuci terlebih dahulu. Untuk menghindari kontaminasi.Pemeriksaan Laboratorium • Secara mikroskopik. bakteri pada spesimen urin. . tampak peningkatan jumlah leukosit.

Dua hingga empat minggu kemudian dilakukan penilaian laboratorium untuk evaluasi pengobatan. digabung dengan gentamicin 2x80 mg secara intramuscular selama 10-14 hari.Penanganan • • • • Banyak minum Atur frekuensi berkemih Tingkatkan frekuensi berkemih Terapi antibiotika amoxicilin 4x250 mg per oral. .

terutama pada kehamilan terakhir dan permulaan masa nifas. basilus proteus. dan pseudomonas aerugenosa. • Infeksi ini biasanya disebabkan oleh E.coli dan dapat pula disebabkan oleh kumankuman lain seperti stafilokokus aerous.Pielonefritis akuta • Pielonefritis akuta merupakan salah satu komplikasi yang sering dijumpai dalam kehamilan dan frekuensinya kira-kira 2%. .

air kemih yang tertahan sebab perasaan sakit waktu berkemih karena trauma persalinan atau luka pada jalan lahir.Predisposisi • Penggunaan kateter untuk mengeluarkan urine selama proses persalinan atau kehamilan. .

mual. suhu tubuh melebihi 38o C dan sekitar 12%. suhu tubuhnya mencapai 40o C.Tanda dan Gejala • Pielonefritis akuta ditandai dengan gejala demam. Sekitar 85% kasus. dan muntah. menggigil. nyeri pada daerah kostovertebra atau pinggang. .

Pemeriksaan Laboratorium • Pemeriksaan air kemih menunjukan banyak sel-sel leukosit dan bakteri. . Hasil biakan menunjukan banyak koloni mikroorganisme patogen.

. lakukan tindakan yang sesuai untuk mengatasi syok tersebut. harus dirawat inapkan.Penanganan • Wanita hamil dengan pielonefritis akut. • Bila penderita dalam keadaan syok. Karena penderita sering mengalami mual dan muntah. mereka umumnya datang dengan dehidrasi.

• Lakukan pemasangan infus • Pantau tanda vital dan diuresis secara berkala • Bila terjadi ancaman partus premanturus.. Ampisilin bukan pilihan utama karena sebagian besar mikroorganisme penyebab terbukti resisten terhadap antibiotika jenis ini . lakukan pemberian antibiotika..Lanjutan.

.Pielonefritis Kronik • Pielonefritis kronik biasanya tidak atau sedikit sekali menunjukkan gejala-gejala penyakit saluran kemih. dan merupakan predisposisi terjadinya pielonefritis akuta dalam kehamilan.

gumpalan sel-sel darah putih. mungkin ditemukan protein kurang dari 2 gr per hari.Gejala • Penderita mungkin menderita tekanan darah tinggi. Pada keadaan penyakit yang lebih berat didapatkan penurunan tingkat filtrasi glomerolus (GFR) dan pada urinalisis urin mungkin normal. .

. karena risiko tinggi.Prognosis • Prognosis bagi ibu dan janin tergantung dari luasnya kerusakan jaringan ginjal. Penderita ini sebaiknya tidak hamil. Penderita yang hipertensi dan insufisiensi ginjal mempunyai prognosis buruk.

.Pengobatan • Perlu dipertimbangkan untuk terminasi kehamilan pada penderita yang menderita pielonefritis kronika.

dan penderita nefritis dapat menjadi hamil. . Peyakit ini dapat timbul setiap saat dalam kehamilan. Yang menjadi penyebab biasanya Streptococcus beta-haemolyticus jenis A.Glomerulonefritis Akut • Glomerulonefritis akuta jarang dijumpai pada wanita hamil.

dan silinder eritrosit. . silinder korel.Gambaran klinik Pemeriksaan air kencing menghasilkan sebagai berikut: • sering proteinuria • ditemukan eritrosit dan silinder hialin.

Terapi • Tirah baring • Antibiotika dengan Penicillin .

Gomerulonefritis Kronika • Wanita hamil dengan glomerulonefritis kronika sudah menderita penyakit itu beberapa tahun sebelumnya. .

Tanda dan Gejala • • • • Proteinuria sedimen yang tidak normal Hipertensi Gejala-gejala penyakit penyakit baru timbul dalam kehamilan yang sudah lanjut • Terapi : pemberian antibiotika .

Pengaruh ISK terhadap kehamilan • Dapat Memicu Keguguran • Pengobatan & Pencegahan Infeksi Saluran Kemih .

agar kotoran dari dubur tidak masuk ke dalam saluran kemih. . bersihkan dari arah depan ke belakang. • Jika membersihkan kotoran. • Segera buang air kecil sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual.cara yang cukup efektif mencegah ISK • Minumlah banyak cairan (dianjurkan untuk minum minimal 8 gelas air putih sehari).

. • Jangan terlalu lama menahan keinginan buang air kecil.• Periksakan air seni secara rutin selama kehamilan. Dengan pemeriksaan tersebut akan dapat segera diketahui apakah Anda terinfeksi atau tidak.

Terimakasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful