KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

(KTSP) MI GESING 1
TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Disusun oleh:

LEMBAGA PENDIDIKIAN MA’ARIF NU MADRASAH IBTIDAIYAH GESING 1
Alamat : Ploso Ds. Gesing Kec. Kandangan Kab. Temanggung 56281 Telp. (0293) 4900928 Email/Fb: Mi_gesing1@yahoo.com Web: www.migesing1.sch.com

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Lembar Penetapan KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MI GESING 1 TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Berdasarkan hasil rapat bersama antara

Komite Madrasah, guru dan

pengurus MI Gesing 1 Temanggung, tentang evaluasi KTSP MI Gesing 1 Kab. Temanggung tahun pelajaran sebelumnya, telah diadakan revisi seperlunya yang selanjutnya ditetapkan sebagai KTSP MI Gesing 1 tahun pelajaran 2011/2012. Pelaksanaan KTSP akan dievaluasi dan ditinjau ulang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang hasilnya akan digunakan sebagai dasar dalam melakukan penyususunan tentang penetapan KTSP untuk tahun pelajaran 2012/2013. Telah ditetapkan Di : Temanggung Tanggal : 31 Juli 2011

Ketua Komite

Kepala Madrasah

MARDJONO

EKO PURWANTO, S.Pd.I. NIP. --Mengesahkan

Ka. Seksi Mapenda Islam Kandepag Kab. Temanggung

Drs. H.Yusuf Purwanto, M.Ag. NIP. 19620412 199203 1 001

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Kata Pengantar

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kami sehingga MI gesing 1 telah selesai menyusun kurikulum tngkat satuan pendidikan. penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan ini merupakan salah satu upaya dalam mengimplementasikan standar isi dan standar kompetensi kelulusan menjadi kegiatan pembelajaran yang operasional. Dan siap dilaksanakan oleh madrasah sesuai dengan karakteristik daerah Temanggung yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Kurikulum ini mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan yang telah ditetapkan oleh BSNP dan model-model KTSP yang dihasilkan oleh pusat kurikulum. Namun demikian kami menyadari bahwa kurikulum ini masih belum sempurna. Penyempurnaan secara bekelanjutan akan terus dilakukan seiring dengan terbitnya standar lainnya, yaitu : standar proses, standar pendidikan, dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolan, standar pembiayaan, standar penilaian pendidikan yang merupakan sumber acuan lainnya dalam menyusun KTSP. KTSP ini mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran 2011/2012. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Komite Madrasah, guru-guru, Lembaga Pendidikan Ma‟arif NU cabang Temanggung, Pengawas Pendidikan Agama Islam Kec. Kandangan, Kasi Mapenda Kandepag Kab. Temanggung dan seluruh staf sekolah serta semua pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaganya untuk menyususn kurikulum ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk terhadap segala upaya yang kita lakukan demi untuk peningkatan mutu pendidikan. Temanggung , 31 Juli 2011 Tim Penyusun KTSP

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Daftar Isi HALAMAN SAMPUL ………………………………… KATA PENGANTAR………………………………………. i HALAMAN PENGESAHAN………………………………… ii iii DAFTAR ISI …………………………………………………. iv
BAB I. PENDAHULUAN

A. Rasional B. Landasan Hukum C. Pengertian.

BAB II.

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN, VISI, MISI, DAN

TUJUAN MADRASAH A. Standar Kompetensi Lulusan Madrasah B. Visi Madrasah C. Misi Madrasah D. Tujuan madrasah

BAB III. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur Kurikulum. 1. Komponen-Komponen Kurikulum a. Komponen Mata Pelajaran b. Komponen Muatan Lokal c. Pengembangan Diri B. Muatan Kurikulum. 1. Mata Pelajaran. 2. Muatan Lokal. 3. Pengembangan Diri. 4. Beban Belajar. 6. Kenaikan Kelas.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

BAB IV. KRITERIA-KRITERIA A. Kriteria Ketuntasan Minimal B. Kriteria kenaikan Kelas C. Kriteria Kelulusan

BAB V. KALENDER PENDIDIKAN

BAB VI. REVISI DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM A. Revisi KTSP B. Pengembangan KTSP

BAB VII. PENUTUP 1. Surat-surat Keputusan Kepala Madrasah a. SK Tim Penyususn b. SK Ktriteria Ketuntasan Minimal c. SK Kriteria Kenaikan Kelas d. SK Kriteria Kelulusan e. SK Pembagian Tugas Guru dalam Kegiatan Pembelajaran, Bimbingan dan Ekstra Kurikuler 2. Profil Madrasah 3. Data lain yang Relevan LAMPIRAN –LAMPIRAN : 1. Silabus Mata Pelajaran : a. Pendidikan Agama b. Pendidikan Kewarganegaraan. c. Bahasa Indonesia, d. Matematika. e. Ilmu Pengetahuan Sosial. f. Ilmu Pengetahuan Alam. g. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. h. Seni Budaya dan Keterampilan. i. Muatan Lokal

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

2. Rencana Program Pembelajaran ( RPP ) a. Pendidikan Agama b. Pendidikan Kewarganegaraan. c. Bahasa Indonesia, d. Matematika. e. Ilmu Pengetahuan Sosial. f. Ilmu Pengetahuan Alam. g. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. h. Seni Budaya dan Keterampilan. i. Muatan Lokal

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Bab I Pendahuluan
A. Rasional. Mencerdaskan Kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan negara yang harus dicapai. Madrasah merupakan salah satu mata tombak yang sangat berperan dalam mewujudkan cita-cita bangsa tersebut. Maka Kurikulum ikut berkembang sesuai dengan tuntutan kebutuhan perkembangan masyarakat. Kurikulum dikembangkan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi Tujuan Pendidikan Nasional serta kesesuaian dengan kekhasan kondisi dan potensi daerah satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebaba itu Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah (madrasah).

B. Landasan Hukum Landasan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada : 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 36 --( ayat 1 ) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikannasional. – ( ayat 2 ) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversivikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. –( ayat 3 ) yang berbunyi : Kurikulum disusun sesuai jenjang

pendidikan dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

 Peningkatan Iman dan Taqwa.  Peningkatan akhlaq mulia.  Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik.  Keragaman potensi daerah dan lingkungan  Tuntutan pembangunan daerah dan nasional  Tuntutan dunia kerja.  Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.  Agama.  Dinamika perkembangan global.  Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. Pasal 37. –( ayat 1 ) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat :  Pendidikan Agama.  Pendidikan Kewarganegaraan.  Bahasa  Matematika.  IPA  IPS  Seni dan Budaya.  Pendidikan Jasmani dan olah raga.  Keterampilan /kejujuran, dan  Muatan Lokal. Pasal 42 --( ayat 1 ) Pendidik harus memiliki kualifikasi minimum dan sertifikasi sesuai dengan jenjang kewenangan mengajar, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. – ( ayat 2 ) Pendidik untuk pendidikan formal pada jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi dihasilkan oleh perguruan tinggi yang terakreditasi.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

–( ayat 3 ) Ketentuan mengenai kualifikasi pendidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) da ayat (2), diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. Pasal 59. –( ayat 1) Pemerintah dan Pemerintah Darah melakukan evaluasi terhadap pengelola, satuan, jalur, jenjang dan jenis pendidikan. –( ayat 2 ) Masyarakat dan atau organisasi profesi dapat membentuk lembaga yang mandiri untuk melakukan evaluasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 59 ayat (1). –( ayat 3 ) Ketentuan mengenai evaluasi sebagaimana dimaksud ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 16. --( ayat 1 ) Penyusunan kurikulum pada tingkat stuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BNSP. –( ayat 2 ) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi sekurangkurangnya :

a. Model-model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan untuk SD /MI /SDLB / SMP / MTs / SMPLB / SMA / MA / SMALB dan SMK /MAK pada jalur pendidikan formal katagori standar. b. Model-model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan untuk SD /MI /SDLB /SMP / MTs / SMPLB / SMA / MA / SMALB dan SMK

/MAK pada jalur pendidikan formal katagori mandiri Pasal 17.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

--( ayat 1 ) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan untuk SD /MI /SDLB /SMP / MTs / SMPLB / SMA / MA / SMALB dan SMK /MAK , atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan Satuan Pendidikan, potensi daerah /karakteristik daerah, sosial, budaya, masyarakat setempat dan peserta didik. --( ayat 2 ) Madrasah dan Komite Madrasah atau Madrasah dan Komite Madrasah mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan da Silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan Standar Kompetensi Lulusan di bawah supervisi Dinas Kabupaten /Kota yang bertanggung jawab di bidang Pendidikan untuk SD, SMP, SMK dan Departemen yang menangani urusan pendidikan di bidang agama untuk MI, MTs, MA, dan MAK. 3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.

4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 tahun 2006 tentang Standar Isi. 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Standar 24 tahun 2006 tentang

Pelaksanaan Kompetensi Lulusan dan Standar Isi.

C. Pengertian Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman

penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah Kurikulum

operasional yang disusun dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran /tema tertntu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, matetri

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

pokok pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber bahan /bahan /alat belajar, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan bagian dari perencanaan proses pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : 1. 2. 3. 4. 5. belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. belajar untuk memahami dan menghayati. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif kreatif, efektif dan menyenangka.

Komponen KTSP terdiri dari : 1. Tujuan Pendidikan Madrasah. 2. Struktur dan Muatan Kurikulum. 3. Kalender Pendidikan. 4. Silabus. 5. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di madrasah. Madrasah sebagai unit penyelenggara pendidikan juga harus memperhatikan perkembangan dan tantangan masa depan. Perkembangan dan tantangan itu misalnya menyangkut : 1. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi 2. Globalisasi yang memungkinkancepatnya arus perubahan dan mobilitas antar dan lintas sektor serta tempat. 3. Era informasi. 4. Pengaruh globalisasi terhadap perubahan perilaku dan moral manusia. 5. Era perdagangan bebas.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Tantangan sekaligus peluang itu harus direspon oleh madrasah, sehingga madrasah diharapkan sesuai dengan perkembangan tersebut. Visi tidak lain merupakan citra moral yang menggambarkan profil madrasah yang diinginkan di masa datang, Namun demikian, visi madrasah harus tetap dalam koridor kebijakan pendidikan nasional. Visi juga harus

memperhatikan dan mempertimbanngkan : 1. Potensi yang dimiliki madrasah. 2. Harapan masyarakat yang dilayani madrasah. Dalam merumuskan visi, pihak-pihak yang terkait (stakeholders)

bermusyawarah, sehingga visi madrasah mewakili aspirasi berbagai kelompok yang terkait, sehingga seluruh kelompok yang terkait (guru, karyawan, siswa, orang tua, masyarakat, pemerintah) bersama-sama berperan aktif untuk mewujudkannya. Visi pada umumnya dengan kalimat : 1. filosofis 2. khas 3. mudah diingat.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

BAB II STANDAR KOMPETENSI LULUSAN, VISI. MISI, DAN TUJUAN MADRASAH A. Standar Kompetensi Lulusan Madrasah Tujuan madrasah tersebut secara bertahap akan dimonitoring, dievaluasi, dan dikendalikan setiap kurun waktu tertentu, untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Madrasah yang dibakukan secara nasional yang terdiri atas : 1. Menjelaskan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak. 2. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri. 3. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya. 4. Menghargai keberagaman agam, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitar. 5. Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan kreatif. 6. Menunjukkan kemampuan berfikir logis, kritis, dan kreatif, dengan bimbingan guru /pendidik. 7. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya. 8. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. 9. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar. 10. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan. 11. Menunjukkan kecintaan dan kebanggan terhadap bangsa, negara, dan tanah air Indonesia. 12. Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya lokal. 13. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan

memanfaatkan waktu luang. 14. Berkomunikasi secara jelas dan santun. 15. Bekerja sama dalam kelompok, tolong menolong, dan menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

16. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis. 17. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan berhitung.

B. Visi Madrasah “ Unggul dalam prestasi, Iptek, dan berakhlakul karimah.” Visi ini dirumuskan untuk tujuan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Visi ini menjiwai warga madrasah untuk selalu mewujudkannya setiap saat dan berkelanjutan dalam mencapai tujuan madrasah. Visi tersebut mencerminkan profil dan cita-cita madrasah yang mem,punyai indikator: 1. Tercapainya prestasi akademik dan non akademik . 2. Terciptanya insan „ulil albab . 3. Mengenal dan menguasai perkembangan teknologi dan informasi. 4. Menciptakan insan Islami . 5. Mendorong semangat dan komitmen perubahan yang lebih baik .

Untuk mencapai visi tersebut, perlu dilakukan suatu misi berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas. Berikut ini misi yang dirumuskan berdasarkan visi di atas.

C. Misi Madrasah 1. Menumbuhkan penghayatan dan kesadaran mengamalkan terhadap ajaran agama Islam dan budaya bangsa sehingga terbangun siswa yang, beriman , berbudaya dan berakhlak mulia. 2. Mengembangkan manajemen peningkatan mutu berbasis madrasah 3. Mengembangkan minat dan bakat siswa 4. Melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan serta meningkatkan hubungan yang harmonis antara aparat madrasah, murid, orang tua, serta masyarakat pendidikan lainnya.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

5. Meningkatkan kedisiplinan, keindahan, dan budi pekerti yang luhur. 6. Mendorong lulusan yang berkwalitas, berprestasi, berakhlak tinggi, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 7. Etos kerja yang tinggi dan berdisiplin

D. Tujuan Madrasah. Misi merupakan kegiatan jangka panjang yang masih perlu diuraikan menjadi beberapa kegiatan yang memiliki tujuan lebih detail dan lebih jelas. Berikut ini jabaran tujuan yang diuraikan dari visi dan misi di atas. 1. membentuk generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Allah berlandaskan ajaran Islam ala ahlussunah wal jamaah. 2. Membentuk sikap dan perilaku , dan perbuatan yang mencerminkan ahlakul karimah 3. mengembangkan kecerdasan, minat dan bakat generasi muda sesuai dengan potensi diri yang mencakup aspek afektif, ( wijdani ), aspek kognitif ( fikri ), aspek psikomotorik ( haraky ). 4. Unggul dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama bidang Sains dan metematika. 5. Unggul dalam lomba-lomba olah raga, pengetahuan siswa. 6. Unggul dalam kebersihan dan penghijauan madrasah.

Tujuan madrasah tersebut secara bertahap akan dimonitoring, dievaluasi, dan dikendalikan setiap kurun waktu tertentu, untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Madrasah yang dibakukan secara nasional yang terdiri atas : 1. Menjelaskan ajaran perkembangan anak. 2. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri. 3. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya. 4. Menghargai keberagaman agam, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitar. agama yang dianut sesuai dengan tahap

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

5. Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan kreatif. 6. Menunjukkan kemampuan berfikir logis, kritis, dan kreatif, dengan bimbingan guru /pendidik. 7. Menunjukkan rasa keingintahuan potensinya. 8. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. 9. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar. 10. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan. 11. Menunjukkan kecintaan dan kebanggan terhadap bangsa, negara, dan tanah air Indonesia. 12. Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya lokal. 13. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang. 14. Berkomunikasi secara jelas dan santun. 15. Bekerja sama dalam kelompok, tolong menolong, dan menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya. 16. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis. 17. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan berhitung. yang tinggi dan menyadari

Selanjutnya atas keputusan bersama guru dan siswa, SKL tersebut lebih kami rinci sebagai profil Siswa. Rincian tersebut adalah sebagai berikut :

1. Mampu menampilkan kebiasaan sopan santun dan berbudi pekerti sebagai cerminan akhlak mulia dan iman taqwa. 2. Mampu berbahasa Inggris secara aktif.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

3. Mampu mengaktualisasikan diri dalam berbagai seni dan olah raga, sesuai pilihannya. 4. Mampu mendalami cabang pengetahuan yang dipilih. 5. Mampu mengoperasikan komputer aktif untuk program microsoft Word dan Exsel. 6. Mampu melanjutkan ke SMP /MTs. Terbaik sesuai pilihannya melalui target pilihan yang ditentukan sendiri. 7. Mampu bersaing dalam mengikuti berbagai kompetisi akademik dan non akademik di tingkat kecamatan, kabupaten, atau propinsi. 8. Mampu memiliki kecakapan hidup personal, sosial, environmental dan pro-vocasional.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
A. Sruktur Kurikulum Struktur Kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan Kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur. Kompentensi yang dimaksud terdiri dari Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang dikembangkan

berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). 1. Komponen-komponen Kurikulum Struktur Kurikulum terdiri dari 3 (tiga) komponen, yaitu : a. Komponen mata pelajaran, b. muatan lokal, dan c. pengembangan diri. 2. Kerangka Dasar Kurikulum Sesuai dengan Standar Isi , Komponen mata pelajaran dikelompokkan sebagai berikut : a. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. b. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan kepribadian. c. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. d. Kelompok mata pelajaran estetika. e. Kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran No Kelompok Mata Pelajaran 1. Agama dan Akhlak Mulia Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. 2. Kewarganegaraan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kesadaran kebangsaan, penghargaan dan jiwa wawasan dan termasuk bela wawasan negara, manusia, Cakupan

patriotisme hak-hak

terhadap

asasi

kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme. 3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk mengenal, pengetahuan menyikapi, dan dan mengapresiasi serta ilmu

teknologi,

menanamkan

kebiasaan berpikir dan berperilaku ilmiah yang kritis, kreatif dan mandiri.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

No

Kelompok Mata Pelajaran

Cakupan

4.

Estetika

Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan mengekspresikan sensitivitas, dan kemampuan kemampuan mengapresiasi

keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan apresiasi keindahan dan ekspresi, serta baik harmoni dalam

mencakup

kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan menciptakan

kemasyarakatan

sehingga

mampu

kebersamaan yang harmonis. 5. Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan

sportivitas dan kesadaran hidup sehat.

2. Struktur Kurikulum Madrasah Struktur kurikulum MI meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai Kelas I sampai dengan Kelas VI. Struktur kurikulum MI Gesing 1 didasarkan pada Permendiknas No. 22,23,24 tahun 2006 dan Permenag No. 2 tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar isi PAI dan Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah serta memeperhatikan potensi lokal dengan ketentuan sebagai berikut:

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

a. Kurikulum Madrasah Tabel 1. Struktur kurikulum MI Gesing 1 Temanggung Tahun Pelajaran 2011/2012
Kelas dan Alokasi Waktu Komponen I A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama Islam a. Al-Qur'an-Hadis b. Akidah-Akhlak c. Fikih d. Sejarah Kebudayaan Islam 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Arab 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Seni Budaya dan Keterampilan 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan B. Muatan Lokal *) 1. Bahasa Daerah 2. Bahasa Inggris 3. Aswaja / Ke-NU-an C. Pengembangan Diri **) 1. Pramuka 2. Pengenalan Komputer 3. Baca Tulis al-Qur‟an 4. Tenis Meja 5. Seni Rebana 6. Marching Band 7. Catur II III IV, V, dan VI

2 2 2 2 2 6 2 8 4 3 4 4 2 2 1

2

Jumlah 32 32 35 48 Keterangan: 1. Pada kelas I s.d. III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada kelas IV s.d. VI dilaksanakan Pembelajaran melalui pendekatan mata pelajaran. 2. *) Kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, yang ditentukan oleh satuan pendidikan (madrasah). 3. **) Bukan mata pelajaran tetapi harus diasuh oleh guru dengan tujuan memberikan kesempatan peserta didik untuk mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, dan kondisi satuan pendidikan (madrasah). 4. Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 35 menit. 5. Pembelajaran kelas 1, 2, dan 3 dengan menggunakan pendekatan tematik.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

b. Pengaturan bahan belajar menyesuaikan dengan alokasi waktu yang telah ditentukan dalam struktur kurikulum. Setiap satuan pendidikan

dimungkinkan menambah maksimum 4 (empat) jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi, di samping memanfaatkan mata pelajaran lain yang dianggap penting namun tidak terdapat dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar Isi. c. Muatan Lokal (Pendidikan Multi Kultur) merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan potensi kearifan lokal dalam upaya hidup bersama dalam keanekaragaman budaya, suku, agama, dan menanamkan kecintaan peserta didik terhadap lingkungan dan ekosistem sekitar termasuk keunggulan lain sekitar madrasah. Muatan Lokal yang dipilih adalah : 1. Bahasa Jawa, merupakan muatan lokal wajib propinsi. 2. Bahasa Inggris, merupakan muatan wajib kabupaten. 3. Aswaja/ Ke-NU-an, merupakan muatan lokal wajib madrasah. d. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi madrasah. Kegiatan Pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Berdasarkan kondisi obyektif madrasah, kegiatan pengembangan diri yang dipilih dan ditetapkan madrasah adalah sebagai berikut : 1. Dokter Kecil. 2. Pramuka. 3. Olah Raga 4. Kegiatan Seni dan Budaya.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

B. Muatan Kurikulum 1. Mata Pelajaran a. Pendidikan Agama. Meliputi : Al Quran Hadis, Fikih , Akidah Ahlak dan SKI Tujuan : Memberikan pemahaman secara mendalam terhadap ajaran agama Islam sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pengamalan ajaran Islam dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa kepada Allah SWT b. Kewarganegaraan dan Kepribadian. Tujuan : Memberikan pemahaman terhadap siswa tentang kesadaran hidup berbangsa dan bernegara dan pentingnya penanaman rasa persatuan dan kesatuan. c. Bahasa Indonesia. Tujuan : Membina keterampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan sarana pemahaman terhadap Iptek. d. Matematika Tujuan : Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar matematika dalam rangka penguasaan Iptek. e. Ilmu Pengetahuan Alam Meliputi : Fisika dan Biologi Tujuan : Memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa untuk menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan Iptek. f. Ilmu Pengetahuan Sosial Meliputi : Sejarah, Ekonomi dan Geografi Tujuan : Memberikan pengetahuan sosial cultural masyarakat yang majemuk, mengembangkan kesadaran hidup bermasarakat serta memiliki ketrampilan hidup secara mandiri. g. Seni Budaya Meliputi : Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari dan Seni Teater.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Tujuan : Mengembangkan apresiasi seni, daya kreasi dan kecintaan pada seni budaya Nasional h. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Tujuan : Menanamkan kebiasaan hidup sehat, meningkatkan kebugaran dan ketrampilan dalam bidang olahraga, menanamkan rasa sportifitas, tanggung jawab disiplin dan percaya diri pada siswa. i. Keterampilan Meliputi : Teknologi sederhana, Informasi dan Komunikasi. Tujuan : Memberikan keterampilan sederhana yang sesuai dengan bakat dan minat siswa.

2. Muatan Lokal Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah yang meterinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Berdasarkan SK Gubernur Jawa Tengah Nomor : 895.5/01/2005 ,tanggal 23 Pebruari 2005 Tentang Kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Jawa Tahun 2004 untuk jenjang pendidikan SD /MI /SDLB / SMP / MTs / SMPLB /

SMA / MA / SMALB dan SMK /MAK Negeri dan Swasta sebagai Mulok Wajib di Propinsi Jawa Tengah adalah Bahasa Jawa. Dekolah diberi keleluasaan untuk menambah mulok lain selama tidak melebihi beban belajar maksimal. a. Mulok Bahasa Jawa : Tujuan melestarikan Bahasa Jawa . b. Ke- NU –an Merupakan salah satu mulok wajib bagi madrasah yang berada di bawah naungan LP Ma‟arif NU . : Mengembangkan kompetensi berbahasa Jawa untuk

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Tujuan

: Memberi bekal pengetahuan tentang keberadaan Nahdlatul ajarannya yang berdasarkan

Ulama , sejarahnya, tokohnya dan ahlussunah wal jamaah. c. Bahasa Inggris Mulok Wajib Madrasah Tujuan

: Mengembangkan kompetensi berbahasa

Internasional dlam

menyikapi era globalisasi yang makin nyata. 3. Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan kesempatan diri adalah peserta kegiatan didik yang untuk betujuan memberikan dan

kepada

mengembangkan

mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat stiap peserta didik sesuai dengan kondisi madrasah. a. Kegiatan Pelayanan Bimbingan dan Konseling. 1. Masalah kesulitan belajar siswa. 2. Pengembangan karier siswa. 3. Masalah dalam kehidupan sosial siswa. b. Kepramukaan 1. Sebagai wahana siswa untuk berlatih berorganisasi. 2. Melatih Siswa untuk terampil dan mandiri. 3. Melatih siswa untuk dapat mempertahankan hidup. 4. Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada sesama hidup. 5. Memiliki sikap kerja sama dalam kelompok. c. Olah Raga Permainan 1. Pengembangan olahraga permainan. 2. Membentuk tim Sepak bola mini, Volley Mini 3. Mengikuti kompetisi olah raga permainan. d. Kegiatan Keagamaan, Seni dan Budaya. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Kuliah tujuh menit dari siswa. Shalat berjamaah Tahlil Murotal Pengembangan seni baca Al Qur‟an dan kaligrafi. Pengembangan seni musik rebana. Peringatan hari-hari besar agama Islam

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Jadwal Pelaksanaan.

No.

Kegiatan

Hari

Waktu

Pengampu

1.

Kegiatan Pelayanan Bim- Senin bingan dan Konseling. Kepramukaan Kamis

07.30-12.00 Guru.

2.

Olah Raga Permainan dan Jum‟at Kegiatan Keagamaan,

14.00-16.00 Guru

3.

Seni dan Budaya Tartil dan Tilawatil Qur‟an

Sabtu

14.00-16.00 Guru & Nara sumber.

4.

Sabtu

14.19-16.00 Guru & Nara sumber.

Untuk kelas 6 diberikan kegiatan Bimbingan belajar secara intensif untuk persiapan menghadapi Ujian Akhir Madrasah. Penilaian Kegiatan Pengembangan Diri dinyatakan dalam bentuk kwalitatif sbegai berikut.

Katagori

Keterangan

A B C D

Sangat Baik Baik Cukup Kurang

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

4. Pengaturan Beban Belajar. Beban belajar menggunakan Sistem Paket maksimal 41 jam pelajaran per minggu. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun ajaran dapat dilakukan secara fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap. Satuan Pendidikan dimungkinkan menambah maksimum 4 (empat) jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi, disamping dimanfaatkan untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dan tidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum pada Standar Isi. Bagian ini berisi uraian system penyelenggaraan program yang diterapkan di Madrasah dan juga pendidikan : A. Kecakapan Hidup (Life Skill) Kecakapan hidup adalah kecakapan yang dimiliki seseorang untuk berani menghadapi problema hidup dan kehidupan dengan wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta

menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya. Tujuan pendidikan kecakapan hidup adalah memfungsikan pendidikan sesuai dengan fitrahnya, yaitu mengembangkan potensi siswa menghadapi perannya di masa mendatang secara menyeluruh. Tujuan khusus pendidikan kecakapan hidup adalah (1) dalam

mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat digunakan untuk memecahkan berbagai masalah, (2) memberikan wawasan yang luas

mengenai pengembangan karir peserta didik, dan (3) memberikan bekal dengan latihan dasar tentang nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, (4) memberikan kesempatan kepada madrasah untuk mengembangkan pembelajaran yang fleksibel sesuai dengan prinsip pendidikan berbasis luas, dan (5) mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya di lingkungan madrasah dan di masyarakat.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik memperoleh bekal keterampilan dan keahlian yang dapat dijadikan sebagai sumber penghidupannya. Pelaksanaan pendidikan kecakapan hidup dirancang dengan mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat serta mengimplementasikannya ke dalam program pendidikan di madrasah, kurikulum yang merefleksikan kebutuhan masyarakat dan pembelajaran yang khas dan terukur sehingga kompetensi lulusannya dapat memenuhi standard yang dapat dipertanggung-jawabkan. Implementasi pendidikan kecakapan hidup dilakukan dengan mengintegrasikan kecapakan personal, sosial dan akademik ke dalam mata pelajaran, muatan lokal, atau pengembangan diri. Rincian dari

kecakapan hidup tersebut dapat dilihat pada Box 05. Sedangkan contoh penulisan Pendidikan Kecakapan Hidup dalam KTSP dapat dilihat pada Box 06. Rincian Kecakapan Hidup yang dapat diintegrasikan ke dalam Mata Pelajaran:

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Pendidikan Kecakapan Hidup Strategi : Mengintegrasikan aspek kecakapan hidup berikut ke dalam seluruh mata pelajaran Pendidikan kecakapan hidup meliputi :

Kecakapan Personal         Berfikir Kritis Berfikir Logis Komitmen Mandiri Percaya Diri Tanggung Jawab Menghargai Menilai Diri Menggali Mengolah Informasi    Mengambil Keputusan Disiplin Membudayakan hidup sehat dan dan

Kecakapan Sosial           Bekerja sama Mengendalikan emosi Interaksi kelompok Mengelola konflik Berpartisipasi Membudayakan sikap sportif Mendengar Berbicara Membaca Kecakapan menuliskan pendapat/gagasan  Bekerjasama dengan sekerja  Kecakapan memimpin teman dalam

Kecakapan Akademik         Menguasai pengetahuan Bersikap Ilmiah Berfikir strategis Berkomunikasi Ilmiah Merancang penelitian ilmiah Melaksanakan penelitian Menggunakan teknologi Bersikap rasional kritis

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Pendidikan Kecakapan Hidup dalam KTSP MI Gesing 1  Pendidikan Kecakapan Hidup (life skills) Pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik memperoleh bekal ketarampilan dan keahlian yang dapat dijadikan sebagai sumber penghidupannya. Pelaksanaan pendidikan kecakapan hidup dirancang dengan mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat serta mengimplementasikannya ke dalam program pendidikan di madrasah, kurikulum yang merefleksikan kebutuhan masyarakat dan pembelajaran yang khas dan terukur sehingga kompetensi lulusannya dapat memenuhi standard yang dapat

dipertanggungjawabkan.  Dalam Mata Pelajaran Matematika

Dari daftar kecakapan hidup di atas guru Matematika dapat merancang RPP dengan memasukkan aspek kecakapan hidup personal (tanggung jawab dan

berpikir kritis) dengan menyisipkan pertanyaan-pertanyaan kritis dan profokatif pada soal-soal dan bahan ajar matematika yang dikembangkan. Kecakapan hidup sosial (bekerja sama dan keterbukaan terhadap kritis) diintegrasikan dengan cara memilih metode pembelajaran diskusi atau metode kooperatif dalam kegiatan kemampuan bekerjasamanya

pembelajarannya. Dengan diskusi diharapkan

berkembang. Dalam proses diskusi diharapkan kemauan menerima kritik juga dilatihkan sehingga siswa lebih terlatih dalam menerima sebuah kritik.  Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia/ Bahasa Inggris/ Bahasa Arab

Pembentukan aspek kecakapan personal seperti tanggung jawab, kemandirian, kepercayaan diri diintegrasikan dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia/ Bahasa Inggris/ Bahasa Arab dengan cara memilih bahan bacaan dan contoh-contoh teks yang menggambarkan pentingnya kemandirian, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Mata pelajaran bahasa cukup fleksibel untuk memilih topik-topik teks/ cerita/ drama yang berguna untuk membentuk kemandirian, tanggung jawab, dan

kepercayaan diri. Selain itu, kepercayaan diri juga dapat dibentuk melalui pemilihan kegiatan pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk presentasi di depan teman-temannya (berpidato di depan teman, berwawancara, bermain peran, dan

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

sebagainya). Kecakapan bekerjasama dan menghargai orang lain,

juga

dapat

diintegrasikan dengan memilih kegiatan pembelajaran berupa diskusi kelompok, diskusi berpasangan atau JIGSAW untuk membelajarkan keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan mendengar.  Dalam Mata Pelajaran Sains

Keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan dengan memilih model pembelajaran yang bersifat investigasi/ penyelidikan terhadap fenomena-fenomena di sekitar yang terkait dengan kompetensi dasar. Tanggung jawab diintegrasikan dengan memilih materi- materi berkaitan dengan tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun keselamatan orang lain. Misalnya, pada waktu membelajarkan KD Zat Aditif guru memilih peristiwa-peristiwa menakutkan yang berkaitan dengan dampak zat-zat kimia pada makanan atau obat-obatan terhadap jiwa manusia, peristiwa yang menggambarkan dampak penggunaan zat kimia terhadap lingkungan, peristiwa-peristiwa dampak rokok/ narkoba terhadap remaja. Dengan pemilihan materi-materi yang kontekstual tersebut diharapkan secara tidak langsung menyadarkan siswa untuk memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan dirinya dan orang lain. Keterampilan bekerja sama dan kemampuan berpikir logis diintegrasikan guru pada kegiatan pembelajaran yang berupa tugas melakukan percobaan secara berkelompok  Dalam Mata Pelajaran IPS

Kemampuan personal untuk dapat berempati dan menghargai orang lain dapat diintegrasikan dengan pemilihan metode pembelajaran bermain peran atau langsung mengamati/ berwawancara dengan orang-orang yang berkaitan dengan pembahasan pada kompetensi dasar. Misalnya, pada pembahasan ekonomi yang bermoral siswa dapat ditugasi untuk mewawancarai penjual sayur, tukang sol sepatu, pengemis, dan sebagainya. Tanggung jawab terhadap keselamatan diri dan orang lain juga dapat dintegrasikan dengan cara memilih metode pembelajaran simulasi untuk

menyelamatkan diri dari berbagai bencana yang sering terjadi di daerahnya. Misalnya, memperdalam materi tentang gempa simulasi untuk menyelamatkan diri dari gempa dan memilih berbagai metode

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

6. Keunggulan Lokal dan Global Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan juga dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal. Satuan pendidikan dapat memasukkan potensi lokal untuk diintegrasikan ke dalam mata pelajaran tertentu sebagai sumber belajar. Misalnya, potensi daerah Lampung sebagai produsen Tapis dapat dijadikan sumber belajar pada mata pelajaran seni budaya (seni rupa), IPS (kegiatan ekonomi), keterampilan pada aspek kerajinan berbasis keunggulan lokal. Begitu juga home industri pisang aroma di Gesing dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi pelajaran ketrampilan pengolahan pangan dan mata pelajaran ekonomi yang berbasis keunggulan lokal. Sementara itu, perkembangan teknologi dengan tersedianya internet

yang dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran, penggunaan bahasa asing sebagai bahasa pengantar pembelajaran, program penguasaan aktif bahasa Inggris dan Bahasa Arab yang berbasis keunggulan global. Pendidikan Keungulan Lokal dan Global di KTSP MI Gesing 1 : Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dilaksanakan dengan memperhatikan kecenderungan perkembangan yang terjadi dibidang ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan komunikasi serta tantangan yang dihadapi para peserta didik di masa yang akan datang. Salah satu kegiatan yang merupakan bentuk implementasi dari pendidikan ini adalah melalui pembelajaran Trilingual yakni bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, bahasa Inggris dan bahasa Arab khusus pada mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Proses pembelajaran pada ketiga mata pelajaran tersebut akan lebih diperkaya pada segi materi dengan menggunakan bahasa inggris dan bahasa Arab sebagai pengantarnya secara secara bertahap. Adapaun tahapan penggunaan bahasa inggris sebagai pengantar dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut : Tahun pertama : 25 % bahasa Inggris dan bahasa Arab, 75 % bahasa Indonesia Tahun kedua : 50 % bahasa Inggris dan bahasa Arab, 50 % bahasa Indonesia Tahun Ketiga : 90 % bahasa Inggris dan bahasa Arab, 10 % bahasa Indonesia

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

BAB IV KRITERIA-KRITERIA

A. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Ketuntasan belajar adalah tingkat ketercapaian kompetensi setelah peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran yang diukur dengan

menggunakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). KKM merupakan kriteria ketuntasan minimal yang harus dicapai siswa pada setiap mata pelajaran. 1. Menyusun KKM Panduan dalam menyusun KKM adalah sbb.: (i) KKM ditentukan oleh kesepakatan guru mata pelajaran berdasarkan hasil analisis SWOT tentang kondisi siswa dan kondisi daya dukung madrasah. (ii) (iii) Nilai ketuntasan maksimal adalah 100 KKM dapat ditentukan di bawah 75% tetapi perlu terus dinaikkan dari waktu ke waktu. (iv) Jika siswa tidak tuntas perlu diberi layanan remedial sedangkan yang sudah tuntas diberi pengayaan. (v) Kegiatan remedial adalah kgiatan pembelajaran yang diberikan untuk membantu siswa yang belum mencapai KKM yang ditetapkan. (vi) Remedal dilaksanakan setiap saat baik pada jam efektif maupun jam tidak efektif. Penilaian kegiatan remedial dapat melalui tes maupun penugasan. (vii) (viii) Nilai KKM dinyatakan dalam bilangan bulat 0 -100 Nilai KKM harus dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar Siswa (LHBS) 2. Cara Menghitung KKM KKM merupakan target ketuntasan minimal untuk setiap aspek penilaian mata pelajaran, yang telah ditetapkan oleh masing-masing

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

madrasah. Untuk menentukan Kriteria Ketuntasan dihitung berdasarkan tiga

Minimal (KKM)

komponen yaitu : kompleksitas, daya

dukung, intake. Tingkat kesulitan dan kerumitan setiap KD yang harus dicapai oleh siswa. Tingkat Kompleksitas Tinggi, bila dalam pelaksanaannya menuntut: (i) SDM yang kompeten dan kreatif dalam melaksanakan pembelajaran, (ii) waktu cukup lama karena perlu pengulangan, dan (iii) perlu penalaran dan kecermatan yang tinggi dari siswa. Yang dimaksud dengan kemampuan sumber daya pendukung yaitu ketersediaan tenaga, sarana dan prasarana

pendidikan yang sangat dibutuhkan, BOP, manajemen madrasah, dan kepedulian stakeholders madrasah. KKM dapat dihitung dengan dua cara, yaitu dengan perhitungan kasar menggunakan rentang nilai 1 sampai 3 dan secara lebih halus dengan rentangan nilai dari 1 sampai 100 untuk setiap komponen yang dinilai dengan menggunakan tabel penilaian sebagai berikut: Tabel 13: Indikator dan rentang nilai komponen KKM No. 1. Komponen Kompleksitas Katergori penilaian Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Rentang kasar 1 2 3 3 2 1 3 2 1 Rentang halus 54 – 60 65 – 80 81 - 100 81 - 100 65 – 80 54 - 60 81 - 100 65 – 80 54 - 60

2.

Daya dukung

3.

Tingkat kemampuan Tinggi rata-rat siswa (intake) Sedang Rendah

Misalnya dengan menggunakan nilai rentang kasar, untuk pelajaran Matematika kompleksitasnya ”tinggi” berarti nilainya 1, ”daya dukung” untuk melaksanakan pembelajaran matematika ”tinggi”, dan intake dari nilai rata-rata siswa ”sedang”. Jika KD di dalam mata pelajaran memiliki kriteria

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

: kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang, nilai KKM matematika adalah: (3 + 3 + 2) : 9 x 100 = 88,9. Sementara itu apabila menggunakan nilai rentang halus untuk kompleksistas 58, daya dukung 96, dan tingkat kemampuan 76, maka KKM untuk mata pelajaran matematika menjadi: (58 + 96 + 76) : 300 x 100 = 76,6. Apabila kesulitan dalam menentukan kriteria penilaian pada setiap komponen itu, maka penentuan nilai tersebut dapat didiskusikan dalam

forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

3. Penulisan KKM
Berdasarkan pertimbangan kompleksitas, daya dukung, intake, semua mata pelajaran yang diajarkan di MI Gesing 1 KKM sesuai kondisi obyektif Madrasah sebagaimana tertera pada Tabel. Kemudian, siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal dari masing-masing mata pelajaran, harus mengikuti program perbaikan minimal. Kriteria Ketuntasan Minimal Mata Pelajaran No. 1 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam a. Quran-Hadis KKM KKM KKM KELAS KELAS KELAS I dan II III,IV,V VI 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 ( remedial ) sampai mencapai ketuntasan

b. Fiqih

c. Aqidah Akhlaq

d. Sejarah Kebudayaan Islam e. Bahasa Arab

Penguasaan konsep Membaca dan menulis Sikap beragama Penguasaan konsep Keterampilan beribadah Sikap beragama Penguasaan konsep Keterapilan Sikap beragama Penguasaan konsep Sikap beragama Mendengarkan

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

2. 3.

Pendidikan kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia

4.

Bahasa Inggris

5.

Matematika

6. 7. 8. 9.

Pengetahuan Alam (Sains) Pengetahuan Sosial Kesenian Pendidikan Jasmani

10. 11.

Keterampilan (TIK) Mulok : Bahasa Daerah

Mulok :

Berbicara Membaca Menulis Penguasaan konsep Praktek Mendengarkan Berbicara Membaca Menulis Mendengarkan Berbicara Membaca Menulis Bilangan Aljabar Geometri dan pengukuran Peluang dan statistik Penguasaan konsep Keterampilan Sains Penguasaan konsep Keterampilan sosial Apresiasi Kreasi Permainan dan Olahraga Pengembangn Uji diri dan senam Pilihan Pengetahuan Praktik Mendengarkan Berbicara Membaca Menulis Penguasaan konsep Keterapilan Sikap beragama

75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75

75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75

75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Pengembangan diri tidak menggunakan KKM. Ketuntasan Belajar setiap indikator yang dikembangkan sebagai suatu pencapaian hasil belajar dari suatu Kompetensi Dasar berkisar antara 0 % 100 %. Kriteria ideal ketuntasan belajar untuk masing-masing indikator 75 %.

Madrasah menentukan Standar Ketuntasan Minimal (SKM) sebagai Target Pencapaian Kompetensi (TPK) dengan mempertimbangkan tingkat

kemampuan rata-rata peserta didik serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Madrasah secara bertahap dan berkelanjutan selalu mengusahakan peningkatan Standar Ketuntasan Belajar untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal. Oleh karena itu setiap warga madrasah diharapkan untuk bekerja keras, agar mutu pendidikan madrasah dapat meningkat dari tahun ke tahun. a. Apabila Peserta didik sudah mencapai SKM yang ditargetkan maka akan diberikan pengayaan. b. Apabila Peserta didik belum mencapai SKM maka akan diberikan remidi sebanyak 2 kali yang dilakukan dalam proses pembelajaran maupun di luar pembelajaran. 1 Kriteria Kenaikan Kelas Kenaikan Kelas dilaksanakan pada setiap Akhir Tahun Pelajaran. Kriteria kenaikan kelas diatur sebagai berikut. Siswa dinyatakan naik kelas apabila : 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. 2. Nilai semua mata pelajaran sama atau lebih besar dari KKM masingMasing mata pelajaran. 3. Kehadiran di kelas mencapai minimal 90 % 4. Rata-rata Nilai Pengembangan Diri Baik (B). Siswa dinyatakan naik kelas bersyarat apabila : 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. 2. Ada nilai paling banyak 3 mata pelajaran yang kurang dari KKM masing- masing mata pelajaran.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

3. Kehadiran di kelas mencapai minimal 90 % 4. Rata-rata nilai pengembangan diri baik (B). Siswa dinyatakan tidak naik kelas apabila :      2 Tidak menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Lebih dari 4 mata pelajaran yang memperoleh nilai kurang dari SKM masing-masing mata pelajaran. Kehadiran di kelas kurang dari 90 % Rata-rata Nilai Pengembangan Diri Kurang.

Kriteria Kelulusan diatur dengan mengacu kepada PP No. 19 Tahun 2005. Siswa dinyatakan lulus apabila memenuhi persyaratan : 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. 2. Lulus Ujian Akhir Madrasah untuk Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia, Kewarganegaraan dan Kepribadian, Estetika, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatann dan Muatan Lokal memperoleh nilai minimal 60. 3. Mengikuti Ujian Akhir Madrasah , UAMBN, dan UN 4. Rata-rata nilai gabungan antara Ujian Akhir Madrasah dan Ujian Akhir Madrasah minimal 6,00 dan Nilai UN sesuai SKL 5. Kehadiran di kelas mencapai minimal 90 % 6. Rata-rata Nilai Pengembangan Diri Baik (B). 7. Apabila tidak memenuhi persyaratan lulus, Siswa dinyatakan tidak lulus.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Bab V Kalender Pendidikan
Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran. Kalender Pendidikan mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar waktu pembelajaran, dan hari libur. A. Permulaan Tahun Pelajaran Permulaan Tahun Pelajaran telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu hari Senin mimggu ke tiga bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya. B. Waktu Belajar Waktu Belajar menggunakan Sistem Semester. Satu tahun pelajaran dibagi menjadi 2 semester yaitu Semester I (satu) dan Semester II (dua). Pada Tengah tiap Semester ada waktu Jeda. Waktu Jeda digunakan untuk kegiatan yang disesuaikan dengan kondisi, situasi, dan kebutuhan Siswa dan Madrasah. C. Hari Libur Madrasah Hari Libur Madrasah ditetapkan oleh Madrasah, Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, dan Kabupaten. Hari libur tidak diadakan kegiatan proses pembelajaran D. Jadwal Kegiatan. Rencana Kegiatan Madrasah Tahun Pelajaran ini adalah seperti pada tabel sebagai berikut ini :

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

KALENDER PROGRAM KERJA TAHUNAN MADRASAH IBTIDAIYAH GESING 1 TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2011/2012
LOKASI WAKTU NO URAIAN KEGIATAN
7

KETE RANG
6

SEMESTER I
8 9 10 11 1 2 1

SEMESTER II
2 3 4 5

AN

1 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 2 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8 2.9 2.10 3 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6

UMUM Menyusun Program kerja Supervisi pendidikan Evaluasi Program Studi peningkatan Mutu Guru & pegawai Pengajian Ahad Pagi Laporan Pembelajaran KURIKULUM Pembagian tugas kelas Penyusunan jadwal Identifikasi murid KBM Tes Formatif Tes Semester Pendalaman persiapan UASBN Administrasi / data Nominatif peserta UAM / UAN UASBN Kenaikan kelas KEUANGAN Menyusun RAPBM Administrasi BOS Pemasukan Anggaran Pembelanjaan Pelaporan Program tabungan siswa X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X
Prota

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

3.7 3.8 3.9 4 4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 4.6 4.7 4.8

Pembagian tabungan Pelaporan Koperasi Madrasah Laporan RAPBM Akhir tahun KESISWAAN Pembentuakan Panitia PSB Sosialisasi Penerimaan Siswa Baru 2011/2012 Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2011/2012 Regristrasi administrasi murid baru Upacara Bendera Upacara HBN PHBI Porseni X X X X X X X X X X X X X X X X X X X

X X X

X X X X X X

menyes uaikan

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

BAB VI REVISI DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM A. Revisi KTSP Revisi KTSP merupakan kegiatan yang ditujukan untuk memberikan nilai seberapa baik kurikulum telah direncanakan, dilaksanakan, dimonitor, dan dievaluasi. Revisi KTSP juga berarti

proses mengumpulkan informasi tentang perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan Revisi KTSP, dan menganalisisnya untuk pengambilan keputusan. Kepala madrasah memiliki tanggung jawab untuk menilai hasil kurikulum di madrasahnya setiap tahun. Ini bukan merupakan akhir dari kegiatan setiap tahun, namun merupakan tanggung jawab yang berkesinambungan dari setiap kepala madrasah. Pengujian yang terus menerus dari kegiatan dan hasil kurikulum di madrasah adalah penting, karena setiap masalah yang muncul harus ditangani segera sebelum menjadi lebih parah. Evaluasi merupakan tanggung jawab yang berkesinambungan dari kepala madrasah, guru, pengawas, dan komite madrasah/madrasah. Kepala madrasah harus merancang suatu sistem evaluasi untuk seluruh guru dan semua mata pelajaran. Selain kepala madrasah Revisi KTSP juga dilakukan oleh pengawas. Pengawas

melakukan evaluasi untuk melihat dan menilai seberapa baik kurikulum telah direncanakan, dilaksanakan, dikendalikan, dimonitor, dan

dievaluasi. Evaluasi juga dilakukan oleh komite madrasah/madrasah atau bentuk lain dari lembaga perwakilan pihak-pihak yang berkepentingan secara teratur dan berkesinambungan untuk menilai efisiensi dan efektivitas kurikulum yang telah direncanakan, dilaksanakan,

dikendalikan, dimonitor, dan dievaluasi.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Selain pelaksanaan evaluasi oleh pihak-pihak di atas, akan lebih efektif dan lebih sehat bagi madrasah apabila evalusi program yang

dilaksanakan bertumpu kepada evaluasi diri dari setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pelaksana masing-masing. Setiap orang menilai peran dan tanggung jawabnya pada perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, monitoring, dan evaluasi. Secara keseluruhan madrasah juga melakukan evaluasi diri terhadap keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, monitoring, dan evaluasi. Walaupun monitoring dilakukan oleh masing-masing

penanggungjawab dan pelaksana program, kepala madrasah masih mempunyai tanggungjawab untuk melaksanakan program monitoring pelaksanaan program, walaupun frekuensinya tidak sesering pelaksana program. Untuk menjamin agar kegiatan monitoring ini dilakukan dalam kesibukan tugas lain sebagai seorang manajer, kepala madrasah perlu menyusun rencana kegiatan monitoring yang akan dilakukan dalam satu tahun ajaran.

B. Pengembangan KTSP Kurikulum tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar kompetensi lulusan dan standar isi serta penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP. panduan Kurikulum

dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut. 1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan

kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.

2. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman

karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan

kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. 3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. 4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku

kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, keterampilan berpikir,

pengembangan keterampilan pribadi,

keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. 5. Menyeluruh dan berkesinambungan

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.

6. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal dan informal, dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. 7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan

nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

BAB VII PENUTUP Kurikulum tingkat satuan pebndidikan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga kegiatan belajar mengajar menjdai lebih menyenangkan menantang, mencerdaskan dan sesuai dengan keadaan daerah dan kebutuhan daerah setempat. Di samping itu, sementara para guru menerapkan KTSP ini, mereka diharapkan dapat melakukan evaluasi secara informal terhadap dokumen KTSP maupun pelaksanaannya. Evaluasi tersebut diharapkan secara bertahap dari waktu ke waktu dapat melaksanakan sekaligus mengembangkan KTSP.

Sebaiknya didokumentasikan dengan baik sehingga menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan KTSP di kemudian hari. Akhirnya, kesungguhan, komitmen,kerja keras dan kerjasama para guru, kepala madrasah, dan warga sekolah, secara keseluruhan merupakan kunci utama bagi perwujudan dari apa yang telah direncanakan.

KTSP MI Gesing 1 Kandangan Temanggung 2011/2012

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful