MEROKOK MENINGKATKAN RISIKO TERJADINYA KANKER PARU

RUMUSAN MASALAH kanker paru? TUJUAN PENELITIAN kanker paru. HIPOTESIS PENELITIAN paru.

Apakah merokok meningkatkan risiko terjadinya Mengetahui hubungan merokok dengan risiko terjadinya Merokok meningkatkan risiko terjadinya kanker

RANCANGAN PENELITIAN Kasus-kontrol. RENCANA ANALISIS 1. Analisis deskriptif 2. Analisis inferensial dengan uji Chi square HASIL ANALISIS

Case Processing Summary Cases Valid N Merokok * Kanker paru 840 Percent 100.0% N 0 Missing Percent .0% N 840 Total Percent 100.0%

Merokok * Kanker paru Crosstabulation Kanker paru Ya Merokok Ya Count % within Kanker paru Tidak Count % within Kanker paru Total Count % within Kanker paru 148 87.6% 21 12.4% 169 100.0% Tidak 236 35.2% 435 64.8% 671 100.0% Total 384 45.7% 456 54.3% 840 100.0%

Chi-Square Tests Asymp. Sig. (2Value Pearson Chi-Square Continuity Correctionb Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association N of Valid Cases 149.204 840 1 .000 149.382a 147.278 161.159 df 1 1 1 sided) .000 .000 .000 .000 .000 Exact Sig. (2sided) Exact Sig. (1sided)

a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 77,26. b. Computed only for a 2x2 table

Risk Estimate 95% Confidence Interval Value Odds Ratio for Merokok (Ya/ Tidak) For cohort Kanker paru = Ya For cohort Kanker paru = Tidak N of Valid Cases 840 8.369 .644 5.409 .594 12.948 .699 12.990 Lower 8.008 Upper 21.072

KESIMPULAN Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 840 orang . Tabel menggambarkan deskripsi masing-masing sel untuk nilai observed dan expected. Nilai observed untuk sel a, b, c, d masing-masing 148, 236, 21, 435 sedangkan nilai expectednya masing-masing 77,3; 306,7; 91,7; dan 364,3. Tabel 2 x 2 ini layak untuk diuji dengan Chi-Square karena tidak ada nilai expected yang kurang dari lima. Dari semua pasien yang menderita kanker paru, sebanyak 87,6% merokok. Sedangkan dari pasien yang tidak menderita kanker paru, hanya 35,2% yang merokok. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan nilai p sebesar < 0,001. Artinya, secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara merokok dengan risiko terjadinya kanker paru.

Parameter kekuatan hubungan yang digunakan adalah rasio odds, yaitu sebesar 12,99 dengan IK 95% 8,00-21,07.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful