P. 1
Karya Ilmiah Remaja(KIR)

Karya Ilmiah Remaja(KIR)

|Views: 63|Likes:
Published by Imam Muhammad

More info:

Published by: Imam Muhammad on Jul 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

KARYA ILMIAH BAHAYA MEROKOK BAGI KESEHAATAN SISWA XE SMA N 1 DEPOK

DISUSUN OLEH : NAMA: AHMAD ZAKY M (01/XE) THOMAS EDO K (28/XE) SMA NEGERI 1 DEPOK YOGYAKARTA 2011/2012

1

bahaya merokok bagi kesehatan siswa. Karya ilmiah ini memuat tentang “bahaya merokok” yang sangat berbahaya bagi kesehatan seseorang. yang telah membimbing penyusun agar dapat mengerti tentang bagaimana cara kami menyusun karya tulis ilmiah remaja. Yogyakarta. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. Karya ilmiah ini disusun agar pembaca dapat memperluas dan memahami ilmu tentang. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Karya ilmiah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. 2 . Terima kasih. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada ibu guru . 2012 Penyusun. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar.KATA PENGANTAR Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Walaupun karya ilmiah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. 11 Februari. Walaupun karya ilmiah ini mungkin kurang sempurna tapi juga memiliki detail yang cukup jelas bagi pembaca. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Semoga karya ilmiah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.

Latar Belakang Masalah……………………………………………………4 B.12 E. Tehnik Analisa Data…………………………………………..12 F.. Saran …………………………………………………………………….. Populasi………………………………………………………………..12 B..14 3 .13 DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………….4 C...12 D..12 Bab IV PENUTUP I. Kesimpulan ……………………………………………………………….....13 II...1 Kata Pengantar……………………………………………………………….5 E............12 C. Tujuan Penelitian…………………………………………………………... Landasan Teori…………………………………………………………6-11 Hipotesa…………………………………………………………………... Instrumen Penelitian…………………………………………………........ B... Tehnik Pengumpulan Data………………………………………………. Rumusan Masalah………………………………………………………...... Idetifikasi Masalah……………………………………………………..2 Daftar isi………………………………………………………………………3 Bab I PENDAHULUAN A.4-5 D... Setting……………………………………………………………………. Manfaat Penelitian…………………………………………………………5 Bab II KAJIAN PUSTAKA A.. Metode Penelitian………………………………………………………..DAFTAR ISI HalamanJudul……………………………………………………………….11 Bab III PROSEDUR PENELITIAN A.

Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah adalah sebagai berikut : 1. II. remaja sangat rentan sekali mengalami masalah psikososial. Dalam perkembangannya seringkali mereka menjadi bingung karena kadang-kadang diperlakukan sebagai anak-anak tetapi di lain waktu mereka dituntut untuk bersikap mandiri dan dewasa. Seorang anak berusia 10 tahun mungkin saja sudah (atau sedang) mengalami pubertas namun tidak berarti ia sudah bias dikatakan sebagai remaja dan sudah siap menghadapi dunia orang dewasa. dan bahaya penyalahgunaan minuman keras dan narkoba. konflik yang dihadapi oleh remaja semakin kompleks seiring dengan perubahan pada berbagai dimensi kehidupan dalam diri mereka. Masa remaja merupakan sebuah periode dalam kehidupan manusia yang batasannya usia maupun peranannya seringkali tidak terlalu jelas. yakni masalah psikis atau kejiwaan yang timbul sebagai akibat terjadinya perubahan sosial (TP-KJM. meski di saat yang sama ia juga bukan anak-anak lagi. dan juga penuh dengan masalah-masalah (Hurlock. minat. Memang banyak perubahan pada diri seseorang sebagai tanda keremajaan. Untuk menggambarkan bahaya merokok. Pubertas yang dahulu dianggap sebagai tanda awal keremajaan ternyata tidak lagi valid sebagai patokan atau batasan untuk pengkategorian remaja sebab usia pubertas yang dahulu terjadi pada akhir usia belasan (15-18) kini terjadi pada awal belasan bahkan sebelum usia 11 tahun. III. namun seringkali perubahan itu hanya merupakan suatu tanda-tanda fisik dan bukan sebagai pengesahan akan keremajaan seseorang. Merokok dianggap mampu meningkatkan pergaulan (dianggap lebih gaul) di kalangan remaja. 2. Apakah yang melatarbelakangi remaja menggunakan rokok ? 4 . remaja hampir tidak memiliki pola perkembangan yang pasti. Oleh karenanya. Untuk dapat memahami remaja. 1998). tubuh.BAB I PENDAHULUAN I. Berbeda dengan balita yang perkembangannya dengan jelas dapat diukur. Ia belum siap menghadapi dunia nyata orang dewasa. Kita sebagai siswa seharusnya tahu bahwa rokok itu berbahaya untuk dikonsumsi bagi kesehatan dan seharusnya kita ini tahu sebagai murid. Identifikasi Masalah Banyak remaja SMA yang sudah merokok tanpa menghiraukan usia.Tetapi karena lingkungan yang kurang mendukung. lingkungan dan orang lain. maka perlu dilihat berdasarkan perubahan pada dimensi dimensi tersebut. kesehatan. 2002). Namun satu hal yang pasti. Pada masa ini remaja/pelajar banyak yang meniru kebiasaankebiasaan yang kurang baik seperti merokok. siswa menjadi salah pergaulan dan memilih untuk ikut kedalam perilaku yang tidak seharusnya siswa melakukan hal itu. kita harus rajin belajar. pola perilaku. penyimpangan sek pada remaja. Latar Belakang Masalah Masa remaja merupakan masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi.

Untuk mengetahui bahaya/pengaruh rokok bagi kalangan pelajar. 2.3. Memperluas pengetahuan tentang merokok. TUJUAN Supaya pembaca lebih mengerti tentang bahaya merokok pada remaja Supaya pembaca menyadari bahwa merokok dapat merusak tubuh manusia. Untuk mengetahui latar belakang remaja menggunakan rokok. Untuk mengetahui upaya penanggulangan rokok dikalangan pelajar(remaja) V. Untuk mengetahui dampak positif dan negatif terhadap rokok dan mengetahui seluk – beluk rokok. 1. 3. Bagaimana pengaruh rokok dikalangan pelajar ? 4. MANFAAT PENELITIAN 1. Bagaimana upaya penanggulangan penggunaan rokok dikalangan pelajar? IV. 2. 4. 5 . Untuk mengetahui pengaruh rokok dikalangan remaja. 3. 5.

• Rokok Putih: rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Drs. Rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Pengertian Rokok / Tembakau Menurut. penyakit pernapasan. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. untungnya nikotin lenyap pada waktu tembakau terbakar urap saraf dapat menimbulkan ketagihan. jarang sekali dipatuhi). Sejak beberapa tahun terakhir. Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. tenaganya tidak kuat lagi untuk bekerja. TIR merupakan zat yang mengandung dalam tembakau yang dapat menimbulkan penyakit kanker paru-paru mengapa para remaja harus diselamatkan dari bahaya Narkotika! Orang tua tidak selamanya kuat dan hidup. Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika. penyakit pencernaan. dan penggunaan filter pada rokok. Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan. • Klobot: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun jagung.BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Pembedaan ini didasarkan atas bahan pembungkus rokok. Yayan Suherian di buku sosiologinya halaman 69 mengatakan bahwa tembakau mengandung racun nikotin keras. proses pembuatan rokok. • Sigaret: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas. dan emfisema. untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. LANDASAN TEORI 1. disamping menyebabkan banyak tipe kanker. Rokok berdasarkan bahan baku atau isi.Pada abad 16. peran remaja haruslah mempersiapkan diri menjadi orang besar berjiwa besar dan tangguh menghadapi kesulitan – kesulitan dan mampu mengatasinya. misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung(walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan. penyakit jantung. Umur 55 tahun untuk pegawai negeri sudah mulai pensium dan harus di ganti dengan angkatan mudah .Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. bahan baku atau isi rokok. di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata.Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam. Orang tua itu bila sudah umur 55 Tahun ke atas. bungkusanbungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok. Rokok berdasarkan bahan pembungkus. • Rokok Kretek: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang 6 . Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika. • Cerutu: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau. sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencobacoba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. efek buruk bagi kelahiran. • Kawung: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual.

dll. Ada yang merokok karena ingin mendapat efek segar. U Mild. Hidup Bebas Tanpa Rokok Kebanyakan perokok. misalnya senang. Kalau ditanya. Sederhananya. penyakit maag. Sigaret Kretek Mesin Full Flavor (SKM FF): rokok yang dalam proses pembuatannya ditambahkan aroma rasa yang khas. Rokok berdasarkan penggunaan filter.Pemicu keinginan merokok bisa bermacam-macam. dll. atau karena kebiasaan.000 macam racun! Karena itulah. Takut terkena kanker di kemudian hari. Setiap kali menghirup asap rokok. hingga masalah penampilan seperti gigi menguning dan nafas bau tembakau serta baju bau asbak. Sigaret Kretek Mesin sendiri dapat dikategorikan kedalam 2 bagian : 1. salah satu aspeknya adalah “tidak ada anggota keluarga yang merokok“. gelisah yang memicu keinginan merokok. dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. dan tiba-tiba datangnya. • Rokok Filter (RF): rokok yang pada bagian pangkalnya terdapat gabus. Indonesianya kesehatan merupakan dari kata yang artinya keadaan badan segera tak terasa apapun. ataupun yang bisa menghabiskan 2 pack rokok setiap hari. Bambang Marhijanto mengatakan di kamus BHS. • Rokok Klembak: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau. Pada SKM. • Rokok Non Filter (RNF): rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus. belum ditemukan mesin yang mampu menghasilkan SKT karena terdapat perbedaan diameter pangkal dengan diameter ujung SKT. biasanya. Mesin pembuat rokok. Kesehatan Menurut Drs. dihubungkan dengan mesin pembungkus rokok sehingga keluaran yang dihasilkan bukan lagi berupa rokok batangan namun telah dalam bentuk pak. Contoh: A Mild. merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke 7 . atau karena tubuh meminta dosis nikotin yang minimal sama dengan hari sebelumnya. Rokok berdasarkan proses pembuatannya. satu pres berisi 10 pak. hampir semua perokok ingin berhenti. entah sengaja atau tidak. lingkar pangkal rokok dan lingkar ujung rokoksama besar. Surya Slim.diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. LA Light. energi yang timbul setelah merokok. detak jantung tidak beraturan. 2. Djarum Super.Alasan orang untuk merokok bermacam-macam. • Sigaret Kretek Mesin (SKM): rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Ada pula mesin pembungkus rokok yang mampu menghasilkan keluaran berupa rokok dalam pres.Tetapi ini bukan perkara gampang.Sedangkan PHBS harus menjadi kewajiban saya dan para kader kesehatan untuk mensosialisasikannya.Kita tahu bahwa disamping rasa rokok yang enak. cengkeh. kolesterol meningkat. Sigaret Kretek Mesin Light Mild (SKM LM): rokok mesin yang menggunakan kandungan tar dan nikotin yang rendah. Sayangnya. yang jarang merokok. Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan. • Sigaret Kretek Tangan (SKT): rokok yang proses pembuatannya dengan caradigiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana. material rokok dimasukkan ke dalam mesin pembuat rokok. yang menjadi kebutuhan dasar derajat kesehatan masyarakat. Rokok jenis ini jarang menggunakan aroma yang khas. ingin berhenti merokok. dan perasaan nyaman setelah menghirup udara. ada keinginan untuk berhenti karena takut akan bahaya merokok atau hal lain. berarti juga mengisap lebih dari 4. marah. Pada saat itu. orang yang sudah berhenti merokok selama 3 bulan sekalipun bisa kembali merokok 2.Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Star Mild. Saat ini mesin pembuat rokok telah mampu menghasilkan keluaran sekitar enam ribu sampai delapan ribu batang rokok per menit. Contoh: Gudang Garam Filter Internasional. Clas Mild.

bila seorang perokok berat menghisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari. kanker rongga mulut. berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh! GAS KARBONMONOKSIDA (CO) Karbon Monoksida memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek.Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok. NIKOTIN Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang. Melalui resolusi tahun 1983. rokok putih. mengiritasi. nikotin. dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. nitrogen oksida. sementara di Indonesia berkadar nikotin 17 mg per batang. Saat ini jumlah perokok.dalam rongga mulut dan tentunya paru-paru.Zat-zat ini beracun. 70% di antaranya terjadi di negara-negara berkembang.Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. rokok pipa. atau biasa disebut juga dengan perokok pasif. Di Indonesia. meracuni saraf tubuh.Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah. indol.Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruk merokok. kanker osefagus. dan formaldehid. menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi. maka gas CO ini merebut tempatnya “di sisi” hemoglobin. Merokok mengganggu kesehatan.Keadaan ini merupakan tantangan berat bagi upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.Banyak penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. ZAT KIMIA Rokok tentu tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya. rokok putih yang beredar di pasaran memiliki kadar 8-10 mg nikotin per batang. Bahkan organisasi kesehatan sedunia (WHO) telah memberikan peringatan bahwa dalam dekade 2020-2030 tembakau akan membunuh 10 juta orang per tahun. Di Amerika Serikat. Sebungkus rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari akanmenghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas bahaya timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari.Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan. terutama perokok remaja terus bertambah. cerutu. Seharusnya. meningkatkan tekanan darah. hemoglobin bergandengan dengan gas CO. tetapi juga bagi orang di sekitarnya. amoniak.5 ug. tekanan darah tinggi. karbarzol. tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen. kanker laring. bronkhitis. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen. serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. dan kresol. Partikelnya berupa tar. Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari secondhand-smoke. yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok. Jadilah. kanker paru-paru. impotensi. tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting. Bisa dibayangkan.Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan oleh banyak orang. Selain kretek. TIMAH HITAM (Pb) Timah hitam yang dihasilkan oleh sebatang rokok sebanyak 0. asam hidrosianat. hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernapasan sel-sel tubuh. Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida. khususnya di negaranegara berkembang. dan menimbulkan kanker (karsinogen). dan tembakau tanpa asap (chewing tobacco atau tembakau kunyah). yakni tembakau. sementara dalam darah perokok mencapai 4 – 15 persen. Berlipat-lipat! TAR 8 . baik secara langsung maupun tidak langsung. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan tanggal 31 Mei sebagai Hari Bebas Tembakau Sedunia setiap tahun. kenyataan ini tidak dapat kita mungkiri.

di mana 2. Dibandingkan dengan bukan perokok. kebutuhan oksigen jantung. sel mukosa membesar (hipertrofi) dan kelenjar mucus bertambah banyak (hiperplasia). terjadi radang ringan hingga penyempitan akibat bertambahnya sel dan penumpukan lendir. tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. dan uretan.000 jenis bahan kimia dalam rokok. Umumnya fokus penelitian ditujukan pada peranan nikotin dan CO. dibenzopiren. saluran pernapasan.5 juta adalah stroke. dikenal sebagai bahan karsinogen. Juga tar berhubungan dengan risiko terjadinya kanker.Nikotin juga mengganggu kerja saraf.Pada saluran napas besar. dan amoniak 50 kali. DAMPAK PARU-PARU Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran napas dan jaringan paruparu.Selain menyebabkan ketagihan merokok. Hal ini menjadi dasar utama terjadinya penyakit obstruksi paru menahun (PPOM). misalnya karbon monoksida (CO) 5 kali lipat lebih banyak ditemukan pada asap samping daripada asap utama. akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna cokelat pada permukaan gigi.Pada saluran napas kecil.Pada jaringan paru-paru. Pengendapan ini bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok.7 persen (peringkat ketiga) menjadi 16 persen (peringkat pertama). bronkitis kronis. Akibat perubahan anatomi saluran napas. dan bersifat karsinogen. pada perokok akan timbul perubahan pada fungsi paru-paru dengan segala macam gejala klinisnya. Kedua bahan ini. 9 . serta menyebabkan gangguan irama jantung. dan paru-paru. seperti benzopiren. dengan timbulnya kanker paru-paru. Pada saat rokok dihisap.Dikatakan merokok merupakan penyebab utama timbulnya PPOM. Telah ditemukan 4. nikotin juga merangsang pelepasan adrenalin. Bahanbahan ini dapat bertahan sampai beberapa jam lamanya dalam ruang setelah rokok berhenti. Merokok menjadi faktor utama penyebab penyakit pembuluh darah jantung tersebut. termasuk emfisema paru-paru. di mana bahan racun ini lebih banyak didapatkan pada asap samping. sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24 – 45 mg. benzopiren 3 kali. DAMPAK TERHADAP JANTUNG Banyak penelitian telah membuktikan adanya hubungan merokok dengan penyakit jantung koroner (PJK). juga mengganggu suplai oksigen ke otot jantung (miokard) sehingga merugikan kerja miokard.Bahkan ada yang secara tegas menyatakan bahwa rokok sebagai penyebab utama terjadinya kanker paru-paru. dengan 40 jenis di antaranya bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker). sedangkan asap samping merupakan asap tembakau yang disebarkan ke udara bebas.Didapatkan hubungan erat antara kebiasaan merokok. mendapatkan peningkatan kematian akibat penyakit jantung dari 9. meningkatkan frekuensi denyut jantung.Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok. Dari 11 juta kematian per tahun di negara industri maju. Nikotin mengganggu sistem saraf simpatis dengan akibat meningkatnya kebutuhan oksigen miokard. tekanan darah.Bukan hanya menyebabkan penyakit jantung koroner. terjadi peningkatan jumlah sel radang dan kerusakan alveoli. Partikel asap rokok. Survei Depkes RI tahun 1986 dan 1992. kemungkinan timbul kanker paru-paru pada perokok mencapai 10-30 kali lebih sering. Hubungan antara merokok dan kanker paru-paru telah diteliti dalam 4-5 dekade terakhir ini. dan asma. Setelah dingin. terutama sigaret. merokok juga berakibat buruk bagi pembuluh darah otak dan perifer.5 juta adalah penyakit jantung koroner dan 1. selain meningkatkan kebutuhan oksigen. yang akan dihirup oleh orang lain atau perokok pasif. Asap utama merupakan asap tembakau yang dihirup langsung oleh perokok. WHO melaporkan lebih dari setengah (6 juta) disebabkan gangguan sirkulasi darah. Asap yang diembuskan para perokok dapat dibagi atas asap utama (main stream smoke) dan asap samping (side stream smoke).

Pengaruh teman. Faktor Kepribadian. membebaskan diri dari kebosanan. Di samping itu. Karbon monoksida menimbulkan desaturasi hemoglobin. Diantara remaja perokok terdapat 87% mempunyai sekurang. terutama dilakukan di depan kelompoknya karena mereka sangat tertarik kepada kelompok sebayanya atau dengan kata lain terikat dengan kelompoknya. Kebiasaan merokok dianggap dapat memberikan kenikmatan bagi si perokok. 2004).1991) 3. Hal ini sejalan dengan kegiatan merokok yang dilakukan oleh remaja yang biasanya dilakukan didepan orang lain. sehingga mempermudah penggumpalan darah. kadar kolesterol total. Namun satu sifat kepribadian yang bersifat prediktif pada pengguna obat-obatan (termasuk rokok) ialah 10 . CO menggantikan tempat oksigen di hemoglobin. dan menganggap perbuatannya tersebut tidak melanggar norma ( permissive beliefs/ fasilitative) (Joewana. REMAJA DAN ROKOK Di masa modern ini. asap rokok mempengaruhi profil lemak. Orang mencoba untuk merokok karena alasan ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa. dan mempercepat aterosklerosis (pengapuran/penebalan dinding pembuluh darah). pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan temanteman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. meningkatkan viskositas darah. Dengan demikian. merokok merupakan suatu pemandangan yang sangat tidak asing. Beberapa motivasi yang melatarbelakangi seseorang merokok adalah untuk mendapat pengakuan (anticipatory beliefs). Berbagai fakta mengungkapkan bahwa semakin banyak remaja merokok maka semakin besar kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga dan demikian sebaliknya. Pengaruh orangtua Salah satu temuan tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia.otak. CO.Nikotin mengaktifkan trombosit dengan akibat timbulnya adhesi trombosit (penggumpalan) ke dinding pembuluh darah. Pengantar psikologi. dimana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi perokok dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang bahagia (Baer & Corado dalam Atkinson. menurunkan langsung persediaan oksigen untuk jaringan seluruh tubuh termasuk miokard. mengganggu pelepasan oksigen. Nikotin. sedangkan kolesterol HDL lebih rendah. CO menurunkan kapasitas latihan fisik. kolesterol LDL. Penyebab Remaja Merokok antara lain: 1. Dari fakta tersebut ada dua kemungkinan yang terjadi. dan banyak bagian tubuh lainnya. Dibandingkan dengan bukan perokok. namun dilain pihak dapat menimbulkan dampak buruk bagi si perokok sendiri maupun orang – orang disekitarnya. untuk menghilangkan kekecewaan ( reliefing beliefs). 2. dan trigliserida darah perokok lebih tinggi. Berbagai kandungan zat yang terdapat di dalam rokok memberikan dampak negatif bagi tubuh penghisapnya. dan bahan-bahan lain dalam asap rokok terbukti merusak endotel (dinding dalam pembuluh darah). 1999:294). dan mempermudah timbulnya penggumpalan darah.kurangnya satu atau lebih sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja non perokok (Al Bachri.

impotensi. Oleh sebab itu di duga ada pengaruh yang ditimbulkan rokok terhadap tingkat kesehatan siswa. tahun IX. B. Kesehatan merupakan faktor utama penunjang kebugaran tubuh seorang namun karena adanya rokok mengakibatkan kondisi tubuh melemah. (Mari Juniarti.1991). Orang yang memiliki skor tinggi pada berbagai tes konformitas sosial lebih mudah menjadi penggunadibandingkan dengan mereka yang memiliki skor yang rendah (Atkinson. Melihat iklan di media massa dan elektronik yang menampilkan gambaran bahwa perokok adalah lambang kejantanan atau glamour. TIR merupakan zat yang mengandung dalam tembakau yang dapat menimbulkan penyakit kanker paru – paru. Dalam rokok banyak mengandung Nikotin yang dapat merusak organ tubuh manusia. dan gangguan kehamilan dan janin.konformitas sosial. HIPOTESA Rokok adalah tembakau mengandung racun nikotin keras. Kesehatan dalam keadaan badan segar tak terasa apapun. Buletin RSKO. membuat remaja seringkali terpicu untuk mengikuti perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut. untungnya nikotin hanya lenyap pada tembakau terbakar urap saraf dapat menimbulkan ketagihan. Pengaruh Iklan. serangan jantung. daintaranya yaitu Kanker. 1999). Merokok pada umumnya sangat berbahaya pada diri kita maupun diri orang lain disekitar kita. BAB III PROSEDUR PENELITIAN 11 . 4.

Pertanyaan yang diajukan: 1) Apakah anda merokok? (Ya/Tidak) 2) Jika iya. Dari hasil pengamatan dan data yang terkumpul penulis bias menyimpulkan bahwa: BAB IV. D. sedangkan analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data angket. Analisis kualitatif digunakan untuk menganalisis data hasil wawancara. PENGUMPULAN DATA Data pada penelitian ini diambil dengan alat ukur (instrumen) berupa angket (kuesioner) dan wawancara. penulis melakukan penelitian pada siswa yang ada di kelas XE. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Sampling Sistematis dimana pengambilan sampel berdasarkan urutan nomor absent siswa kelas XE. Analisis kuantitatif meliputi analisis diskriptif dan analisis tabulasi silang (crosstabulation). SETTING Dalam penulisan penelitian ini. berapa batang rokok yang anda habiskan dalam satu hari? 3) Apakah anda merasakan gejala-gejala aneh setelah mengkonsumsi rokok? 4) Mengapa anda merokok? 5) Darimana anda kenal rokok? (Internet/temen/iklan/lain) 6) Apakah anda tahu bahaya merokok? (Ya/tidak) E. Prosedur yang digunakan pada penelitian ini adalah: 1) Mengamati tingkah laku sehari-hari siswa kelas xe yang mungkin merokok 2) Mengajukan pertanyaan (wawancara) tentang rokok 3) Membuat angket dan dibagikan keseluruh siswa kelas XE B. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. INSTRUMEN PENELITIAN Alat ukur yang digunakan adalah angket dan wawancara. ANALISA DATA Data pada penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Data-data yang telah terkumpul yaitu: F.A. dengan rancangan penelitian non eksperimental yang berbentuk analisis deskriptif. Sedangkan sampel yaitu himpunan bagian dari populasi yang diharapkan dapat mewakili populasi penelitian. POPULASI & SAMPEL Populasi dalam penelitian ini adalah remaja/pelajar siswa kelas XE SMA N 1 DEPOK. 12 . Adapun sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari pelajar xe.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal Februari 2012 C.

agar para perokok berpikir panjang untuk membeli rokok yang sangat mahal.PENUTUP I. Diutamakan bergaul dengan orang-orang yang tidak merokok. Sebaiknya perilaku mengkonsumsi rokok dihindari. berusahalah untuk berhenti secara perlahan. Menekan pada pencegahan maka perlu dipikirkan upaya-upaya yang lebih sungguh-sungguh dan terpadu : disaekolah. dirumah dan melibatkan pihakpihak lain. Jangan sekali-kali mencoba untuk merokok karena hampir dari semua yang terjerumus berawal dari coba-coba. hal ini dapat mengurangi penggunaan rokok di tempat umum. Jangan membawa pemantik atau korek. 7. Jika sudah terlanjur menjadi perokok. 13 . 2. 3. Harga rokok sebaiknya dinaikkan. 6. 5. Kesimpulan Pencegahan harus lebih diutamakan dari pada pengobatan. Pencegahan lebih baik dari pada pengobatan. II. 4. Mendekatkan diri pada tuhan. Saran 1. Pikirkan bentuk pergaulan.

Perkembangan Anak. Stuart & Sundeen (1998). Pustaka Pelajar Offset www. Kozier. (1992). A. Philadelphia: The C V Mosby.com www. Mappiare. S. Psikologi Remaja. 6 th. Ed. B (1991). E. Direproduksi oleh Proyek Peningkatan Kesehatan Khusus APBD 2002. California : Addison-Wesley Publishing Company. 2002. Jakarta: Erlangga. and Practice.google. Azwar. Surabaya: Usaha Nasional. Fundamental of Nursing : Concept. Hurlock. Direktorat Kesehatan Jiwa Masyarakat (2001).com 14 . Jakarta: Penerbit Erlangga. Principle and Practice of Psychiatric Nursing. Fourth Edition.B (1998). Buku Pedoman Umum Tim Pembina. Pengantar Psikologi. Process.wikipedia. Alih bahasa oleh Soedjarmo & Istiwidayanti. Tim Pengarah & Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa. Sikap Manusia. Teori Dan Pengukurannya.DAFTAR PUSTAKA Atkinson (1999). Yogyakarta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->