IDENTIFIKASI PELUANG USAHA BARU

A. Orientasi Eksternal dan Internal B. Sumber gagasan bagi produk baru

C. Proses Perencanaan dan Pengembangan Produk
D. Kegagalan di dalam Memilih Peluang Bisnis

Konsumen
Memperhatikan keinginan konsumen dan memberikan kesempatan untuk mengungkapkannya

Produk dan Perusahaan yang sudah ada
Memperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada

Saluran Distribusi
Merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan pasar

Pemerintah
Melalui hak paten memungkinkan pengembangan produk baru. Peraturan pemerintah untuk dunia usaha memungkinkannya gagasan baru.

Penelitian dan Pengembangan
Penelitian dan pengembangan sering menghasilkan produk baru atau perbaikan produk yang sudah ada.

Analisa konsep hingga bisa terdefinisi dengan jelas, termasuk penguraian masalah yang akan dipecahka. Penggunaan daya ingat untuk menemukan kesamaan dan unsur yang berhubungan dengan konsep dan masalahnya. Rekomendasi unsur tersebut dengan cara baru dan bermanfaat untuk memecahkan masalah dan membuat konsep dasar.

       


Wiraswastawan melihat adanya kebutuhan Mengumpulkan data dan mendefinisikan konsepkonsep Menguraikan masalah-masalah Menggunakan daya ingat untuk mencari kesamaan Menemukan kesamaan dan gagasan yang berhubungan Melihat bagaimana menggabungkan kesamaan dan gagasan yang berhubungan Mencari pemecahan sementara meneliti pemecahan dengan hati-hati Bergerak terus jika kesemuannya baik Mencapai keberhasilan

1

• Kebutuhan akan Sumber Penemuan Penemuan atau inovasi berasal dari presepsi kebutuhan yang jelas ingin dipenuhi

2

• Hobi atau kesenangan Pribadi Hobi atau minat pribadi adakalanya bisa mendorong bisnis baru

3

• Mengamati Kecendrungan-kecendrungan Kecendrungan dan kebiasaan dalam mode merupakan sumber gagasan melakukan usaha baru

4

• Mengapa Tidak ..... Peluang usaha baru adakalanya datang dalam menjawab pertanyaan, “Mengapa tidak

5

• Kegunaan Lain dari Barang-barang Biasa Banyak produk komersil barasal dari penerapan barang-barang biasa untuk kegunaan lain yang bukan kegunaan yang dimaksud dari barang itu • Pemanfaatan Produk dari Perusahaan lain Banyak perusahaan baru terbentuk sebagai perusahaan yang memanfaatkan produk dari perusahaan yang ada.

6

PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK
Li ma tahap pengembangan produk  Tahap Gagasan  Tahap Konsep  Tahap Pengembangan produk  Tahap uji pemasaran  Tahap Komersialisasi

KEGAGALAN DI DALAM MEMILIH PELUANG BISNIS

Kurangnya Objektivitas. Hanya melihat pada gagasan mengenai produk tanpa menyadari kelayakan usaha dan sudut pandang bisnis Kurangnya Kedekatan dengan Pasar. Tidak menghargai arti penting pendekatan pemasaran didalam meletakkan dasar usaha baru. Tidak ada produk yang bisa mendatangkan laba dengan seketika, maupun mempertahankan keberhasilan untuk waktu lama Pemahaman Kebutuhan Teknis Tidak Memadai Kurangnya pengertian teknis yang diperlukan untuk membuat produk berfungsi sesuai yang diharapkan atau untuk menghasilkan produk itu sendiri.

Diabaikannya Kebutuhan Finansial Persiapan yang tidak memadai untuk pengembangan produk bisa dihindari melalui studi terhadap masalah-masalah mendasar dan menganggarkan dana cadangan untuk menangani masalah yang mungkin muncul. Kurangnya Diferensiasi Produk Diferensiasi produk yang berasal dari keaslian desain dan kinerja yang lebih baik adalah cara terbaik untuk menjamin adanya perbedaan antara produk tersebut dengan produk pesaing.
Kurangnya Pemahaman terhadap Masalah Hukum Dunia bisnis merupakan sasaran dari persyaratan hukum dan perangkat hukum bisa memberikan perlindungan terhadap adanya pelanggaran bisnis.

PELUNCURAN USAHA BARU
Yang harus dilakukan oleh wiraswastawan dalam peluncuran usaha baru adalah • Mempertahankan sikap obyektivitas dan selalu mencari terhadap gagasan bagi produk • Sepenuhnya dekat dengan situasi segmen pasar yang ingin dimasuki • Memahami persyaratan teknis dari produk atau proses • Menelusuri secara mendetail kebutuhan finansial bagi pengembangan produksi barang atau proses • Mengetahui kendala hukum yang diterapkan pada produk • Menjamin bahwa produk menawarkan keuntungan tertentu yang membedakannya dari produk pesaing • Melindungi gagasan kreatif melalui hak paten, hak cipta, merek dagang, merek jasa