Sumber 1 : Radar Tegal

Jaga Kualitas, Industri Logam Tetap Bertahan
Ditulis oleh Administrator Friday, 06 April 2012

TEGAL – Kemampuan perajin logam Tegal dalam membuat berbagai produk sejak dahulu tidak diragukan lagi. Persaingan yang ketat baik dari produk lokal maupun impor membuat perajin logam harus selalu menjaga kualitas setiap produk yang dihasilkan sehingga mampu menarik pelanggan lebih banyak lagi.

Slamet (63), perajin logam di Jalan Tanjung Kota Tegal mengaku selalu memantau secara langsung proses pemilihan bahan baku, produksi, finishing hingga pengiriman barang ke pemesan. Cara tersebut dilakukan agar setiap produk yang dibuat bisa sesuai dengan pesanan sehingga tidak mengecewakan pelanggan, khususnya dari kalangan perusahaan besar di luar kota seperti Jakarta Tangerang, Bekasi dan sebagainya.

Hal ini dilakukan karena bisnis di sektor tersebut saat ini bukan hanya diramaikan oleh pemain lokal saja. Banyak perusahaan besar dalam dan luar negeri yang memproduksi dalam jumlah besar sehingga bisa menjual dengan harga lebih murah. Meski dari segi kualitas pihaknya mengaku masih bisa bertahan sehingga mampu menerima puluhan pesanan di setiap bulannya. Saat ini, dia lebih banyak menerima order pembuatan suku cadang mesin produksi di beberapa perusahaan besar sehingga semuanya harus sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh pemesan. “Karena ini sifatnya rutin, maka kualitas adalah sesuatu yang sangat kami utamakan untuk bisa bertahan dalam persaingan yang semakin ketat,” jelasnya. Kondisi tersebut juga diamini oleh Setiawan (50) yang meneruskan usaha orang tuanya sejak 15 - 20 tahun silam. Perkembangan teknologi membuat perusahaan besar sekarang ikut bermain di sektor kecil yang sebelumnya menjadi domain pelaku usaha rumahan. Yang saat ini menjadi perhatian adalah perang harga antara produk lokal dengan impor di tingkat bawah atau eceran. Jika menjual dengan harga lebih tinggi, maka pedagang onderdil misalnya, banyak yang mengaku kesulitan menjual kembali produknya. Untuk mengatasi persoalan tersebut, dia dan perajin logam lainnya memberikan jaminan soal kualitas sehingga mampu bertahan hingga sekarang. “Jika pelanggan atau pengguna produk kami merasa puas, maka mereka akan terus menggunakannya, inilah yang coba kami terapkan selama ini,” tukasnya. (gun)

Intinya : industri logam btahan dengan kualitas. Masalahnya, LN bisa menyediakan barang yg lbh murah. Kalo kata Mas Edi, barang dr cina murah tp kualitas jelek.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful