P. 1
Makalah Agama (Bedah Plastik)

Makalah Agama (Bedah Plastik)

|Views: 469|Likes:
Published by warbid

More info:

Published by: warbid on Sep 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2014

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rido-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Sejalan dengan proses peningkatan mutu pendididkan di Poltekes Yapkesbi kami bermaksud untuk berbagi ilmu yang telah kami dapat melalui makalah ini. Peran dari makalah ini sebagai media atau sarana belajar bagi pembaca untuk mengetahui tentang bedah plastik meskipun hanya sekilas. Oleh karena itu, kami mengharapkan kepada dosen atau fasilitator untuk lebih membimbing, mengarahkan dan memotivasi sehingga penulis tidak terlalu kesulitan dalam mencapai hasil yang diharapakan oleh Poltekes Yapkesbi ini. Kami menyadari bahwa isi makalah ini masih jauh dari sempurna baik dari segi penyajian maupun isi materinya. Untuk itu saran yang membangun sangat kami harapkan untuk memperbaiki makalah ini.

Sukabumi,

Desember 2010

Penulis

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................... i DAFTAR ISI.............................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Pendahuluan ................................................................................................ 1 1.2 Latar Belakang............................................................................................. 1 1.3 Tujuan .......................................................................................................... 1 1.4 Rumusan Masalah ....................................................................................... 2 BAB II BEDAH PLASTIK MENURUT ISLAM 2.1 Definisi ....................................................................................................... 3 2.2 Jenis-Jenis Bedah Plastik ............................................................................ 4 2.3 Hukum Agama tentang Bedah Plastik ........................................................ 7 BAB III BEDAH PLASTIK DALAM PANDANGAN BUDDHISME 3.1 Definisi ....................................................................................................... 9 BAB IV PENDAPAT-PENDAPAT DARI BERBAGAI MASYARAKAT

4.1 Dr Al Abdul Awadi Rahman ............................................................ 11 4.2 Sheikh Abdul Bari Elzimzmi ............................................................ 11 4.3 Sheikh Dr Ali Gomaa ....................................................................... 11 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan ....................................................................................... 13 5.2 Saran ................................................................................................. 13 DAFTAR PUSTAKA

ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Pendahuluan Operasi plastik atau dikenal dengan “Plastic Surgery” atau dalam bahasa arab “Jirahah Tajmil” adalah bedah/operasi yang dilakukan untuk mempercantik atau memperbaiki satu bagian didalam anggota badan, baik yang nampak atau tidak, dengan cara ditambah, dikurangi atau dibuang, bertujuan untuk memperbaiki fungsi dan estetika (seni) tubuh. Hadits berpendapat bahwa yang dimaksud dengan operasi plastik itu hanya ada dua: a. Untuk mengobati aib yang ada dibadan, atau dikarenakan kejadian yang menimpanya seperti kecelakaan, kebakaran atau yang lainya. Maka operasi ini dimaksudkan untuk pengobatan b. Atau untuk mempercantik diri, dengan mencari bagian badan yang dianggap mengganggu atau tidak nyaman untuk dilihat orang, istilah yang kedua ini adalah untuk kecantikan dan keindahan.

1.2 Latar Belakang Saat ini, pandangan masyarakat tentang bedah plastik berorientasi hanya pada masalah kecantikan (estetik), seperti sedot lemak, memancungkan hidung, mengencangkan muka, dan lain sebagainya. Sesungguhnya, ruang lingkup bedah plastik sangatlah luas. Tidak hanya masalah estetika, tetapi juga rekonstruksi, seperti pada kasus-kasus luka bakar, trauma wajah pada kasus kecelakaan, cacat bawaan lahir (congenital), seperti bibir sumbing, kelainan pada alat kelamin, serta kelainan congenital lainnya. Namun bukan berarti nilai estetika tak diperhatikan. Dan tindakan lengkap untuk melakukan kedua hal ini tentunya hanya bedah plastik.

1.3 Tujuan Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini yaitu : 1. Menjelaskan tentang pengertian bedah plastik 2. Menjelaskan tentang praktek bedah plastik

iii

3. Menjelaskan jenis-jenis bedah plastik 4. Menjelaskan hukum agama tentang bedah plastik

1.4 Rumusan Masalah Rumusan Masalah dari makalah ini yaitu: 1. Apa yang di maksud dengan bedah plastik? 2. Bagaimana praktek bedah plastik? 3. apa saja yang termasuk ke dalam jenis-jenis bedah plastik? 4. Bagaimana hukum agama tentang praktek bedah plastik?

iv

BAB II BEDAH PLASTIK MENURUT ISLAM

2.1 Definisi Bedah plastik adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang bertujuan untuk merekonstruksi atau memperbaiki bagian tubuh manusia melalui operasi kedokteran. Bedah plastik, berasal dari bahasa Yunani, yaitu “plastikos” yang berarti “membentuk” atau “memberi bentuk”. Ilmu ini sendiri merupakan cabang dari ilmu bedah yang bertujuan untuk mengembalikan bentuk dan fungsi yang normal dan “menyempurnakan” bentuk dengan proporsi yang “lebih baik”. Jenis bedah plastik secara umum dibagi dua jenis: pembedahan untuk rekonstruksi dan pembedahan untuk kosmetik ( Estetik ). Yang membedakan operasi Rekonstruksi dan Estetik adalah dari tujuan prosedur pembedahan itu sendiri. Pada operasi rekonstruksi diusahakan mengembalikan bentuk/penampilan serta fungsi menjadi lebih baik atau lebih manusiawi setidaknya mendekati kondisi normal. Pada operasi estetik, pembedahan dilakukan pada pasien-pasien normal (sehat), namun menurut norma bentuk tubuh kurang harmonik (misalnya, hidung pesek), maka diharapkan melalui operasi bedah plastik estetik didapatkan bentuk tubuh yang mendekati sempurna. Yang perlu dipahami mengenai bedah plastik, adalah bukan permainan sulap, tindakan pembedahan sendiri didasarkan ilmu pengetahuan kedokteran khususnya mengenai luka dan proses penyembuhan yang berjalan alami. Penyembuhan luka dapat berlangsung sampai 12 bulan, dengan akan meninggalkan bekas luka, disinilah peran bedah plastik, dalam upaya menyembunyikan bekas luka sayatan atau meninggalkan bekas luka yang samar. Bedah plastik biasanya memang bertujuan untuk mempercantik atau memperbaiki satu bagian didalam anggota badan, baik yang nampak atau tidak, dengan cara ditambah, dikurangi atau dibuang, sehingga anggota tubuh tampak lebih indah, dan ini disebut "operasi yang disengaja". Namun, selain

v

untuk kecantikan, bedah plastik juga dilakukan untuk tujuan kesehatan. Misalnya pada kasus tertentu, ada orang yang mengalami luka bakar atau kena air keras, sehingga ada bagian tubuhnya yang rusak. Maka untuk memperbaiki kerusakan ini, dianjurkan melakukan bedah plastik, yang dikenal dengan "operasi tanpa ada unsur kesengajaan". Bedah Plastik di Indonesia dirintis oleh Prof. Moenadjat Wiratmadja. Setelah lulus sebagai spesialis bedah dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1958, beliau melanjutkan pendidikan bedah plastik di Washington University/Barnes Hospital di Amerika Serikat hingga tahun 1959. Sepulang dari luar negeri, beliau mulai mengkhususkan diri dalam memberikan pelayanan pada umum dan pendidikan bedah plastik pada mahasiswa dan asisten bedah di FKUI/RSCM. Pada tahun 1979 beliau dikukuhkan sebagai profesor dalam ilmu kedokteran di FKUI Moenadjat Wiratmadja wafat pada tahun 1980. Profesor

2.2 Jenis-Jenis Bedah Plastik a) Bedah kosmetik adalah bagian dari bedah plastik yang lebih ditujukan untuk nilai estetika daripada fungsinya. Bedah kosmetik biasanya dilakukan untuk menunjang penampilan para wanita agar terlihat semakin menarik. b) Facelift Facelift adalah operasi untuk mengencangkan kulit. Tidak hanya itu, facelift juga dapat meghilangkan kerutan pada wajah. Tapi perlu Anda ketahui, tidak semua facelift akan berhasil dengan baik pada setiap wanita yang sudah berumur. Facelift akan berhasil dengan baik untuk wanita dengan struktur tulang wajah sempurna dan mempunyai kulit yang tipis. Contohnya, Demi Moore yang melakukan facelift untuk membuat penampilannya lebih menarik dan terlihat lebih muda dari usia sebenarnya. c) Rhinoplasty Ingin hidung pesek menjadi lebih bangir, merubah ukuran hidung, atau ingin hidung yang bengok menjadi lurus. Rhinoplasty adalah operasi untuk memperbaiki hidung sesuai dengan keinginan Anda. Selain bertujuan

vi

untuk memperbaiki penampilan, rhinoplasty bisa membantu jalan pernafasan yang terhambat. Hidung akan terlihat indah dan sempurna. Rhinoplasty menjadi salah satu cosmetic surgery favorit beberapa selebriti hollywood seperti Nicole Kidman, Britney Spears dan Ashley Simpson. d) Eyelid Surgery Mata adalah salah satu daya tarik dari penampilan seorang wanita. Kita melihat dunia dengan mata, begitupun juga dunia melihat kita melalui mata. Eyelid surgery dibuat untuk mengangkat lemak serta

mengencangkan kulit dan otot di sekitar mata. Prosedur ini akan membuat Anda terlihat lebih fresh. Perubahan kecil pada mata juga membuat penampilan Anda terlihat lebih muda dan vibrant!

Kandidat ideal untuk eyelid surgery adalah Anda yang mempunyai kelopak mata kecil dan turun atau mempunyai kantung mata. Operasi ini banyak dilakukan mereka yang menginginkan mata indah dan seakan ’berbicara’. Tapi perlu Anda ketahui juga kalau eyelid surgery tidak akan menghilangkan garis atau kerutan di sekitar mata, atau menghilangkan warna hitam dibawah mata. e) Cheek Implant Operasi ini berguna untuk menambah tinggi tulang pipi. Untuk sebagian orang, tulang pipi tinggi seperti supermodel akan menambah nilai kecantikan pada dirinya. Operasi ini dilakukan dengan memasukkan silikon lewat rongga mulut. Pipi tembem atau chubby juga bisa dihilangkan dengan menyedot lemak di bagian pipi dan mengencangkan ototnya. f) Liposuction Suatu cara menghilangkan lemak tubuh dengan cara membuat lubang kecil pada kulit dan mengeluarkan lemak tersebut dengan tenaga vakum. Hasil yang ditimbulkan memang sepadan, perut akan terlihat lebih ramping dan langsing. Namun jangan anggap prosesnya sesederhana itu. Sakit yang tersisa pasca operasi bukan main rasanya. Setelah operasi ini Anda juga pada akhirnya harus tetap mengontrol makan serta olahraga.

vii

g) Breast Augmentation Breast Augmentation adalah operasi untuk merubah ukuran payudara dengan menggunakan silikon. Hal ini bisa mengembalikan kembali bentuk payudara setelah melahirkan, atau merubah ukuran payudara sesuai keinginan Anda. Namun sebelum buru-buru melakukan operasi jenis ini, lebih baik Anda pastikan apakah hal ini benar-benar Anda butuhkan. Jangan sampai menyesal jika terlihat berlebihan seperti Pamela Anderson atau terlalu rata layaknya Paris Hilton. Karena ukuran payudara alami kita toh yang paling sesuai dengan ukuran tubuh masing-masing. h) Lip Augmentation Bibir digunakan untuk berbicara, tersenyum hingga mencium seseorang yang Anda sayangi. Beberapa orang mungkin sudah puas dengan bibir yang mereka punya, tapi ada juga yang menginginkan bibir lebih penuh dan sexy seperti Angelina Jolie. Karena faktor umur, banyak wanita yang sudah kehilangan volume di bibirnya dan mulai mendapat kerutan di bibir. Lip augmentation bisa membantu mengembalikan bentuk bibir serta membuatnya penuh, seksi and more luscious. i) Botox Botulinum Toxin atau biasanya disebut Botox adalah injeksi tanpa operasi yang bersifat sementara untuk mengurangi kerutan pada dahi, seputar mata dan kerutan pada bagian leher. Banyak wanita juga melakukan Botox untuk mengurangi migrain dan keringat berlebih. Proses Botox memakan waktu sekitar 20 menit, dan hasilnya akan terlihat dalam 2 sampai 7 hari. Botox biasanya bertahan hingga empat bulan. Botox Cosmetic dapat digunakan oleh berbagai wanita segala umur. Hasil terbaik adalah pada wanita yang masih mempunyai tanda-tanda minimal penuaan. Botox disarankan pada pasien yang mempunya kerutan pada wajah dan leher, punya motivasi untuk mempunyai penampilan yang lebih baik, punya harapan yang realistis dan sebaiknya tidak merokok, mengkonsumsi alkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang.

Botox mempunyai beberapa efek samping seperti garis kecil atau kulit menjadi kemerahan setelah melakukan injeksi, tapi biasanya hal ini akan

viii

hilang dalam beberapa hari. Sakit kepala ringan juga akan dialami pasien yang melakukan injeksi di bagian dahi. Beberapa injeksi bahkan bisa menyebabkan sakit otot ringan atau pegal-pegal, namun hal ini juga bersifat sementara (satu sampai tiga minggu). Bintang serial televisi ’Ugly Betty’, membuka rahasianya sebagai salah satu fans Botox, Vanessa Williams, 44, mengaku kalau dirinya tidak bisa hidup tanpa “touch-ups”. Dia mengatakan ”Tentu saja Saya melakukan Botox, setiap wanita yang Saya kenal juga melakukannya. Botox adalah sebuah keajaiban, hanya dengan suntikan, tidak ada operasi. I love it!” j) Real Beauty Jika Anda memutuskan untuk melakukan bedah kosmetik jangan lupa untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya lebih dahulu. Jangan pernah melakukan bedah kosmetik untuk kepentingan sosial. Coba tanya diri Anda sekali lagi, apakah Anda melakukan bedah kosmetik demi kepuasaan diri sendiri atau demi kepuasan pihak lain. Karena definisi kecantikan yang sesungguhnya adalah kecantikan dari dalam diri. Lihat Kate Winslet, America Ferrara atau Jennifer Hudson yang sukses dan menjadi panutan banyak orang hanya karena menjadi diri sendiri.

2.3 Hukum Agama Bedah Plastik Jika bedah plastik yang sifatnya bedah rehabilitasi, maka itu justru dianjurkan dalam Islam, sebab hal itu mutlak dibutuhkan. Misalnya bibir sumbing atau kasus Lisa, yang cukup menyedot perhatian khalayak. Wajahnya tak lagi berbentuk selayak orang yang normal. Bayangkan kalau Lisa tidak di operasi, hal itu akan menjadi beban fisik dan psikologis tersendiri baginya. Sedangkan jika kasusnya merubah-rubah ciptaan Allah,

hal itu jelas telah melampaui batas kewajaran. Allah telah mengingatkan kita agar jangan sampai melebihi batas. Seperti dalam firman berikut : Artinya : “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu

ix

(membunuh) orang lain atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, Maka seakan-akan Dia telah membunuh manusia seluruhnya dan Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, Maka seolaholah Dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. dan Sesungguhnya telah datang kepada mereka Rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi “(Al-Maidah : 32)

x

BAB III BEDAH PLASTIK DALAM PANDANGAN BUDDHISME

3.1 Definisi Bedah plastik menurut Buddhisme, tidak melanggar sila sepanjang memiliki tujuan yang positif atau bukan untuk penipuan. Contohnya: penjahat kabur kemudian mengubah wajahnya dengan tujuan orang tidak mengenal lagi sehingga ia lolos dari kejahatannya. Dalam agama Buddha, wanita yang mengubah kelamin menjadi pria tidak diperkenankan untuk menjadi bhikkhu. Selain itu pandangan agama Buddha setuju apabila bedah plastik untuk pengobatan, misalnya: bibir sumbing, luka bakar, atau penyakit kulit yang akibat dari kecelakaan maupun bawaan sejak lahir melainkan bukan agar kelihatan awet muda terus. Buddhisme tidak melarang bedah plastik, tetapi apabila kita melakukan bedah untuk tujuan mempercantik diri berarti itu kurang sesuai dengan ajaran Buddha, karena hal tersebut telah muncul Lobha (keserakahan/ melekat pada objek). Jika bedah plastik itu berjalan dengan lancar dan hasilnya bagus, kita akan semakin melekat padanya. Tetapi apabila bedah plastik itu tidak berjalan dengan lancar atau hasilnya menjadi buruk dari yang sebelumnya, maka akan menimbulkan Dosa (kebencian/menolak objek). Apabila hal tersebut sudah terjadi maka akan timbul Moha (kebodohan batin) yang selalu mengikutinya. Dalam Brahma Viharapharana, Buddha mengajarkan kita bahwa “Semua makhluk adalah pemilik perbuatan mereka sendiri, terwarisi oleh perbuatan mereka sendiri, lahir dari perbuatan mereka sendiri, berkerabat dengan perbuatan mereka sendiri, tergantung pada perbuatan mereka sendiri. Perbuatan apa pun yang mereka lakukan, baik atau buruk; perbuatan itulah yang akan mereka warisi” (Parita Suci, Yayasan Sangha Theravada Indonesia: 40). Dengan demikian kita tahu bahwa dalam ajaran agama Buddha, baik atau buruknya kondisi pada kehidupan ini merupakan akibat dari karma masa lampau (baik atau buruk). Tetapi untuk memperbaiki karma yang kurang baik, misalnya: memiliki wajah yang kurang cantik,tidak tampan, kulit hitam, dan sebagainya; bukan dengan cara bedah plastik walupun sebenarnya memiliki

xi

kesehatan jasmani dan rohani, melainkan memperbaiki perbuatan kita agar sesuai ajaran yang benar. Seperti yang tertulis dalam Dhammapada ayat 262 yang tertulis “Bukan karena wajahnya yang tampan yang menandakan seseorang dapat menyebut dirinya orang baik apabila ia masih bersifat iri, kikir dan suka menipu”. Jadi yang diutamakan dalam agama Buddha adalah jiwa yang baik.

xii

BAB IV PENDAPAT-PENDAPAT DARI BERBAGAI MASYARAKAT

4.1 Dr Al Abdul Awadi Rahman - Presiden Asosiasi Kedokteran Islam: Dr Abdul Rahman Al-Awadi menyatakan bahwa untuk operasi interseks, mereka dilarang dengan segala cara, seperti yang akan membingungkan garis keturunan, yang menyebabkan kebingungan pada masalah warisan, sehingga semua ilmuwan Islam menolak masalah ini. Sebagai untuk operasi kosmetik secara umum tidak sepenuhnya dilarang sepanjang peluncuran operasi tidak mengubah apapun ciptaan Tuhan, serta operasi rekonstruktif bisa dilakukan tanpa pembatasan, mengingat bahwa hal itu tidak boleh dalam tradisi Barat ini operasi yang mengubah ciptaan Allah akibat penyimpangan perilaku dan moralitas.

4.2 Sheikh Abdul Bari Elzimzmi - salah satu Ulama Islam sebagian besar Moracco Menurut sheikh abdul kecantikan uged oleh dua penyebab: satu adalah untuk mencari baik dan permintaan untuk meningkatkan citra, dan berurusan lain dengan cacat bawaan dan perbaikan lesi pada tubuh setelah trauma. Keindahan permintaan baik adalah dilarang tegas dilarang dan dilarang bahkan pada hewan. Untuk itu, Allah merahmatinya dan mencegah perubahan fitur wajah untuk mendapatkan keindahan dan berkata : " Kutukan Tuhan pada wanita yang menggunakan rambut yang lain, wanita yang dia kurus alis, wanita yang membuat sperations antara gigi dan wanita yang mengubah wajahnya oleh Makeup . Keindahan dibolehkan jika perawatan dari kelainan bawaan dari manusia, atau mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cacat dalam tubuh.

4.3 Sheikh Dr Ali Gomaa - Mufti Mesir: Dia Menyetujui, kemungkinan operasi plastik bukan hanya untuk pengobatan cacat yang disebabkan oleh penghapusan konsekuensi dari kecelakaan dan luka bakar yang dialami oleh seseorang, tetapi lebih dari itu

xiii

tidak artistik mengadakan paspor untuk keperluan kosmetik untuk memperbaiki tampilan, termasuk tidak memerlukan perubahan fundamental dalam fitur." Dia menyatakan dalam simposium tentang "Agama dan operasi kosmetik," yang diselenggarakan di Ain Syams University "Ini belum dikeluarkan oleh Mufti dibuktikan oleh bedah kosmetik yang haram." Dia menekankan, "Tidak Darar atau Derar" yaitu "setiap hal yang tidak dapat menyebabkan efek yang merugikan dapat dilakukan". Ilmu plastik memiliki beberapa wilayah yang panggilan untuk berhati-hati dalam pemerintahan, tidak ada aturan umum dapat diedarkan kepada semua operasi plastik dan segalanya, tetapi ketika perhatian tubuh dan mempertahankan fungsinya untuk memfasilitasi ciptaan Allah dibolehkan. Ia menambahkan, kita tidak boleh cedera tubuh manusia, kecuali untuk tujuan sebenarnya dan dokter memberikan wewenang untuk menentukan kebutuhan untuk operasi plastik. Kita harus melihat apa yang membantu tubuh manusia untuk membuat kinerja optimal dan berfungsi normal jika ada konflik aturan syariah. Operasi plastik harus dilakukan untuk merawat pasien untuk deformities organik atau psikologis. Jadi Halal dan Haram adalah untuk penjara operasi tidak prosedur itu sendiri. Ringkasan: Sebagai resample Pengobatan hukum dan peraturan, custmaized untuk mendapatkan kehidupan manusia bermanfaat, dan mencegah efek berbahaya bagi tubuh manusia, operasi plastik mencakup dua kategori : 1) Rekonstruksi Operasi, dan dapat selalu dilakukan tanpa pembatasan. 2) Bedah Kosmetik, dan bisa dilakukan jika ada insiden yang merusak bagian dari tubuh atau bentuk atau ukuran selain sedang pergi dari propotion normal antar populasi yang sama.

xiv

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan Bedah plastik adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang bertujuan untuk merekonstruksi atau memperbaiki bagian tubuh manusia melalui operasi kedokteran. Bedah plastik, berasal dari bahasa Yunani, yaitu “plastikos” yang berarti “membentuk” atau “memberi bentuk”. Ilmu ini sendiri merupakan cabang dari ilmu bedah yang bertujuan untuk mengembalikan bentuk dan fungsi yang normal dan “menyempurnakan” bentuk dengan proporsi yang “lebih baik”. Jenis bedah plastik secara umum dibagi dua jenis: pembedahan untuk rekonstruksi dan pembedahan untuk kosmetik ( Estetik ).

5.2 Saran Akhir-akhir ini sering sekali dijumpai maraknya praktik-praktik bedah plastik ilegal. Baik yang dilakukan secara sembunyi ataupun secara terangterangan. Kasus ini sering kita temui di salon-salon yang menawarkan jasa bedah plastik. Mirisnya pelaku pembedahan dilakukan oleh pihak yang tidak profesional. Untuk itu kepada masyarakat diharapkan agar tidak sembarangan dalam hal melakukan bedah plastik. Karena hal ini dapat berakibat fatal bagi kita sendiri.

xv

MAKALAH KONSEP KEBIDANAN BEDAH PLASTIK
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Agama

oleh, D3 JURUSAN KEBIDANAN

POLITEKNIK KESEHATAN ( POLTEKES ) YAPKESBI
JL. Subang Jaya No. 12 A Kota Sukabumi Telp. 0266-245256

xvi

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Bedah_plastik http://kafeilmu.co.cc/tema/artikel-bedah-plastik-menurut-hukum-agamaislam.html http://tugasbidan2008.blogspot.com/2008/12/makalah-bedah-plastik-besertahukum.html

xvii

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->