Pengertian Pemahaman

Filed under: Education, Objec Materi — 39 Comments December 17, 2010

23 Votes

Pemahaman berasal dari kata paham yang mempunyai arti mengerti benar, sedangkan pemahaman merupakan proses perbuatan cara memahami (Em Zul, Fajri & Ratu Aprilia Senja, 2008 : 607-608) Pemahaman berasal dari kata paham yang artinya (1) pengertian; pengetahuan yang banyak, (2) pendapat, pikiran, (3) aliran; pandangan, (4) mengerti benar (akan); tahu benar (akan); (5) pandai dan mengerti benar. Apabila mendapat imbuhan me- i menjadi memahami, berarti : (1) mengerti benar (akan); mengetahui benar, (2) memaklumi. Dan jika mendapat imbuhan pe- an menjadi pemahaman, artinya (1) proses, (2) perbuatan, (3) cara memahami atau memahamkan (mempelajari baik-baik supaya paham) (Depdikbud, 1994: 74). Sehingga dapat diartikan bahwa pemahaman adalah suatu proses, cara memahami cara mempelajari baik-baik supaya paham dan pengetahuan banyak. Menurut Poesprodjo (1987: 52-53) bahwa pemahaman bukan kegiatan berpikir semata, melainkan pemindahan letak dari dalam berdiri disituasi atau dunia orang lain. Mengalami kembali situasi yang dijumpai pribadi lain didalam erlebnis (sumber pengetahuan tentang hidup, kegiatan melakukan pengalaman pikiran), pengalaman yang terhayati. Pemahaman merupakan suatu kegiatan berpikir secara diam-diam, menemukan dirinya dalam orang lain. Pemahaman (comprehension), kemampuan ini umumnya mendapat penekanan dalam proses belajar mengajar. Menurut Bloom “Here we are using the tern “comprehension“ to include those objectives, behaviors, or responses which represent an understanding of the literal message contained in a communication.“ Artinya : Disini menggunakan pengertian pemahaman mencakup tujuan, tingkah laku, atau tanggapan mencerminkan sesuatu pemahaman pesan tertulis yang termuat dalam satu komunikasi. Oleh sebab itu siswa dituntut memahami atau mengerti apa yang diajarkan, mengetahui apa yang

membedakan yang pokok dengan yang tidak pokok dan (3) tingkat ketiga merupakan tingkat pemaknaan ektrapolasi. dapat membuat estimasi. W. (3) mengektrapolasi (Extrapolation). 1992: 24) menyatakan bahwa pemahaman dapat dibedakan kedalam 3 kategori. Memiliki pemahaman tingkat ektrapolasi berarti seseorang mampu melihat dibalik yang tertulis. Ia menuntut kemampuan intelektual yang lebih tinggi. Pemahaman mencakup kemampuan untuk menangkap makna dan arti dari bahan yang dipelajari (W. (Suke Silversius. Winkel. sintesis. serta kemempuan membuat kesimpulan yang dihubungkan dengan implikasi dan konsekuensinya. dan evaluasi. yaitu termasuk salah satu bagian dari aspek kognitif karena dalam ranah kognitif tersebut terdapat aspek pengetahuan. 1991: 43-44) menyatakan bahwa pemahaman dapat dijabarkan menjadi tiga. agak lain dari menerjemahkan dan menafsirkan. tetapi lebih tinggi sifatnya. Bloom membagi kedalam 3 kategori. kemampuan ini lebih luas daripada menerjemahkan yaitu kemampuan untuk mengenal dan memahami ide utama suatu komunikasi. Menurut Suharsimi Arikunto (1995: 115) pemahaman (comprehension) siswa diminta untuk membuktikan bahwa ia memahami hubungan yang sederhana diantara fakta-fakta atau konsep. 1996: 245). mengartikan prinsip-prinsip. yaitu : (1) menerjemahkan (translation). yaitu model simbolik untuk mempermudah orang mempelajarinya. penerapan.S. dapat juga dari konsepsi abstrak menjadi suatu model.S Winkel mengambil dari taksonmi Bloom. prediksi berdasarkan pada pengertian dan kondisi yang diterangkan dalam ide-ide atau simbol. . mulai dari menerjemahkan dalam arti yang sebenarnya. (2) menginterprestasi (interpretation). arti dari bahasa yang satu kedalam bahasa yang lain. yaitu : (1) tingkat terendah adalah pemahaman terjemahan. (2) tingkat kedua adalah pemahaman penafsiran. yaitu suatu taksonomi yang dikembangkan untuk mengklasifikasikan tujuan instruksional. Hasil belajar pemahaman merupakan tipe belajar yang lebih tinggi dibandingkan tipe belajar pengetahuan (Nana Sudjana. 1975: 89). mulai dari menerjemahkan dalam arti yang sebenarnya. Keenam aspek di bidang kognitif ini merupakan hirarki kesukaran tingkat berpikir dari yang rendah sampai yang tertinggi. (Bloom Benyamin. Pengalihan konsep yang dirumuskan dengan kata –kata kedalam gambar grafik dapat dimasukkan dalam kategori menerjemahkan. Menurut Nana Sudjana (1992: 24) pemahaman dapat dibedakan dalam tiga kategori antara lain : (1) tingkat terendah adalah pemahaman terjemahan. pengertian menerjemahkan disini bukan saja pengalihan (translation). mengartikan dan menerapkan prinsip-prinsip. pemahaman. analisis. Sejalan dengan pendapat diatas.sedang dikomunikasikan dan dapat memanfaatkan isinya tanpa keharusan menghubungkan dengan hal-hal yang lain. (2) tingkat kedua adalah pemahaman penafsiran yaitu menghubungkan bagian-bagian terendah dengan yang diketahui berikutnya atau menghubungkan beberapa bagian grafik dengan kejadian.

prinsip belajar harus terlebih dahulu dipilih. tidak mungkin orang itu memahami konsep B. siswa diminta untuk membuktikan bahwa ia memahami hubungan yang sederhana di antara fakta – fakta atau konsep. memperluas.[1] Definisi Pemahaman Menurut Para Ahli Menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Pemahaman adalah sesuatu hal yang kita pahami dan kita mengerti dengan benar. menerjemahkan. Agar dapat menentukan tercapai tidaknya tujuan pendidikan dan pengajaran maka perlu dilakukan usaha dan tindakan atau kegiatan untuk menilai pemahaman siswanya. misalnya mempelajari konsep B yang mendasarkan pada konsep A. Dalam proses belajar matematika. menggeneralisasikan. atau menghubungkan dengan kejadian. seseorang perlu memahami lebih dahulu konsep A. membedakan. Terkait dengan pandangan di atas. menyimpulkan.[4] Jika dikaitkan dengan belajar matematika maka pemahaman terjadi karena evaluasi yang dilakukan guru dalam mempelajari matematika. Definisi Pemahaman Menurut Para Ahli Faktor lingkungan dan instrumental (misalnya guru. atau menyatakan sesuatu dengan caranya sendiri tentang pengetahuan yang pernah diterimanya. Pembelajaran yang telah dilaksanakan lebih mengaktifkan siswa untuk telibat selama proses pembelajaran berlangsung. menuliskan kembali. menafsirkan.[2] Suharsimi menyatakan bahwa pemahaman (comprehension) adalah bagaimana seorang mempertahankan. dan (3) tingkat ketiga merupakan tingkat tertinggi yaitu pemahaman ektrapolasi. saat ini. Interaksi antara guru dengan siswa lebih akrab sehingga guru lebih mengenal anak didiknya dengan baik.yaitu menghubungkan bagian-bagian terendah dengan yang diketahui berikutnya. membedakan yang pokok dengan yang bukan pokok. Benyamin Bloom mengemukakan tiga faktor utama yang . Pemahaman menurut Sadiman adalah suatu kemampuan seseorang dalam mengartikan. Ini berarti mempelajari matematika haruslah bertahap dan berurutan serta mendasarkan pada pengalaman belajar yang lalu. Tanpa memahami konsep A. kurikulum dan model pembelajaran). menduga (estimates). guru dituntut untuk melakukan inovasi terbaru. menerangkan. dan memperkirakan.[3] Dengan pemahaman. memberikan contoh. sehingga sewaktu mempelajari metematika dapat berlangsung dengan lancar.

com/2009/07/pembelajaran-matematika-sekolah1.blogspot.I. Bandung: Pustaka Setia. Jakarta: Mediyatama Sarana Perkasa. Model Pembelajaran. Dasar – Dasar Evaluasi Pendidikan (edisi revisi). Penggunaan Media Pendidikan pada Pengajaran Matematika di Sekolah Menengah. V. 1946) h. 49 Regards. (Cet. kurang memperhatikan domain yang lain. 2). Jakarta: Bumi Aksara. (Cet.IV.html.com/node/797. (Cet. Domain kognitif oleh Benyamin Bloom di bagi menjadi atas 6 kategori yang cenderung hierarkis. 3 [5] Syarifuddin. Pembelajaran Matematika Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara. Asas – asas Kurikulum.2007) h.indoskripsi. . Uno.109 [2] Amran YS Chaniago. Sintesis dan 6). 4) Analisis. motivasi berprestasi dan kualitas pembelajaran. Definisi Pemahaman Menurut Para Ahli Tujuan kognitif inilah yang selama ini sangat diutamakan dalam pendidikan di Indonesia. kiranya mudah dipahami kalau hasil pendidikan kita [1] Arif Sukadi Sadiman. (diakses dari internet: http://syarifartikel. Kualitas pembelajaran adalah kualitas kegiatan belajar mengajar yang dilakukan terkait dengan model pembelajaran yang digunakan. 3 [6] Hamzah B.[7] Keenam kategori itu hingga kini masih digunakan sebagai rujukan utama dalam pembuatan rancangan pembelajaran matematika termasuk pembuatan alat ukur berupa tes. Jakarta: Bumi Aksara. 2002). 2009) h. 2007) h. 138 [7] Nasution. Apabila hal tersebut dibiarkan tersebut menerus tanpa sama sekali memperhatikan domain yang lain. (Cet. (diakses dari internet: http://one.[6] Keenam kategori itu adalah 1). Ingatan.II. 118 – 137 [4] Mujiyanto. 427 – 428 [3] Suharsimi Arikunto. 3).[5] Kognitif menunjukkan tujuan pendidikan yang terarah kepada kemampuan – kemampuan intelektual. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. yaitu kemampuan kognitif. Pemahaman.IX.mempengaruhi hasil belajar.h. (Cet. Aplikasi. Beberapa Aspek Pengembangan Sumber Belajar.2009) h. 5). Evaluasi. 1995) h. kemampuan berpikir maupun kecerdasan yang akan dicapai.

Menarik kesimpulan. b. tertulis. Mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep. d. Adapun kriteria dari ketiga aspek tersebut adalah: 1. Mengklasifikasian objek-objek menurut sifat-sifat tertentu.Menurut Zulaiha (2006: 19). e. Menyatakan ulang sebuah konsep. dan diagram. dan memilih prosedur atau operasi tertentu. Mengorganisasikan data dan memilih informasi yang relevan dalam pemecahan masalah. d. penilaian proyek. e. c. Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis. Menyajikan pernyataan matematika secara lisan. Dalam . maupun penilaian portofolio. hasil belajar yang dinilai dalam mata pelajaran matematika ada tiga aspek. Menunjukkan pemahaman masalah b. d. memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi. serta pemecahan masalah. Penalaran dan Komunikasi a. Membuat dan menafsirkan model matematika dari suatu masalah yang tidak rutin Pemahaman merupakan terjemahan dari istilah understanding yang diartikan sebagai penyerapan arti suatu materi yang dipelajari . Menggunakan. Memilih pendekatan dan metode pemecahan masalah secara tepat. 3. memanfaatkan. Ketiga aspek tersebut bisa dinilai dengan menggunakan penilaian tertulis. Ketiga aspek itu adalah pemahaman konsep. gambar. Menyajikan masalah secara matematik dalam berbagai bentuk. Melakukan manipulasi matematika. Memberi contoh dan non contoh dari konsep. Menarik kesimpulan dari pernyataan. penalaran dan komunikasi. Mengaplikasikan konsep dan algoritma pemecahan masalah. c. c. g. Memeriksa kesahihan dari argumen. 2. f. Menemukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi. f. Pemecahan Masalah a. g. Mengajukan dugaan. penilaian produk. Pemahaman Konsep a. Mengembangkan strategi pemecahan masalah. menyusun bukti. f. b. penilaian kinerja. e.

c. Memberi contoh dan non-contoh dari konsep. memberikan pengertian bahwa materi-materi yang diajarkan kepada siswa bukan hanya sebagai hafalan. Menurut Depdiknas (dalam Jannah. karena digunakan dalam komunikasi dengan orang lain. 2010 ) yang menyatakan tujuan mengajar adalah agar pengetahuan yang disampaikan dapat dipahami peserta didik. Menyatakan ulang suatu konsep. Mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep. dan lain-lain. dalam belajar. Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika. . f. membaca. b. Pemahaman matematis juga merupakan salah satu tujuan dari setiap materi yang disampaikan oleh guru. Mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu. e. Menggunakan. Dengan pemahaman siswa dapat lebih mengerti akan konsep materi pelajaran itu sendiri. konsep adalah suatu ide abstrak yang memungkinkan seseorang untuk menggolongkan suatu objek atau kejadian. d. belajar akan sangat terhambat. g. dalam berpikir. sedangkan konsep berarti suatu rancangan. Dalam penelitian ini. hasil belajar diperoleh siswa berdasarkan hasil tes pemahaman konsep.kamus Besar Bahasa Indonesia. Hanya dengan bantuan konsep dapat dijalankan pendidikan formal. namun lebih dari itu. Tanpa konsep. Nasution (2006) mengungkapkan “ Konsep sangat penting bagi manusia. Sedangkan dalam matematika.” Kemampuan pemahaman matematis adalah salah satu tujuan penting dalam pem-belajaran. 2007: 18) menjelaskan ”Penilaian perkembangan anak didik dicantumkan dalam indikator dari kemampuan pemahaman konsep sebagai hasil belajar matematika. Jadi pemahaman konsep adalah pengertian yang benar tentang suatu rancangan atau ide abstrak. memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu. Indikator tersebut adalah sebagai berikut: a. Mengaplikasikan konsep. paham berarti mengerti dengan tepat. sebab guru merupakan pembimbing siswa untuk mencapai konsep yang diharapkan. Hal ini sesuai dengan Hudoyo ( dalam Herdian.

mereka para pelajar melakukan kegiatan belajar padamalam hari menjelang ujian pada pagi harinya. ia akan menciptakan imajinasi.22Pemahaman dapat pula diartikan menguasai sesuatu dengan pikiran. banyak para subjek belajar disekolahsekolahyang melupakan unsur comperhension atau pemahaman ini. pengertian pengetahuan yangmendalam jadi arti dari insight adalah suatu pemahaman atau penilaian yangberalasan mengenai reaksireaksi pengeahuan atau kecerdasan dankemampuan yang dimiliki seseorang. menangkap . Pemahamandapat pula diartikan menguasai sesuatu dengan pikiran.ide atauskill dengan semua unsur tersebut.Menurut kamus psykologi kata pemahaman berasal dari kata―insight‖yang mempunyai arti wawasan. tetapi kalau ditanya pada tiga atau dua hari kemudian.Hal ini menunjukan subjek belajar atau para siswa tidak memilikiperekat comprehension yang kuat untuk menginternalisasikan bahanbahanyang telah dipelajari kedalam suatu konsep atau pengertian secaramenyeluruh. Perlu diingatbahwa comperhension atau pemahaman tidaklah sedikit akan tetapi jugamenghendaki agar subjek belajar dapat memanfaatkan bahan-bahan yangtelah dipelajari dan dipahami kalau sudah demikian belajar itu akan bersifatmendasar. Akan tetapi apabila subjek belajar atau siswa betul-betul memahamimateri yang disampaikan oleh gurunya.Suryadi Suryabrata menyatakan insight adalah didapatkannyapemecahan problem. Kemudian perlu juga ditegaskan bahwa comprehension ataupemahaman itu bersifat dinamis. konsentrasi. Dengan ini diharapkan pemahaman akanbersifat kreatif.fakta. maka mereka akan siap memberikanjawaban-jawaban yang pasti atas pertanyaan atau berbagai masalah dalambelajar. Dengan demikian jelaslah. Karenamemahami maksud dari suatu materi menangkap maknanya adalah tujuanakhir dari setiap mengajar pemahaman memiliki arti yang sangat mendasaryang meletakkan bagian-bagian belajar pada proposisinya.contohbanyak terjadi misalnya. ide. Dengan motivasi. Hal ini sangat penting bagi siswa yang belajar karena memahami maksud dari suatu materi. karena itu belajarberarti harus mengerti maksud dan penerapannya sehingga siswa dapatmemahami situasi. Hal ini sangat penting bagi siswa yang belajar. maka belajar harus mengerti secara mental makna dan filosofinya.Dalam belajar unsur comprehension atau pemahaman itu tidak dapatdipisahkan dari unsur psykologi yang lain. danreaksi maka subjek belajar dapat mengembangkan fakta. Kegiatan belajar yangdemikian ini cenderung hanya sekedar mengetahui suatu bahan pelajaran yangdituangkan di kertas ujian.imajinasi dengan pikiran yangtenang. bahwa comprehension atau pemahamanmerupakan unsur psikologi yang sangat penting dalam belajar. didapatkannya persoalan dan mendapat pencerahan.Namun dalam kenyataanya. sehingga menyebabkan siswa memahamisuatu situasi.Dari pengertian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pemahamanadalah pengertian dan pengetahuan yang mendalam serta beralasan mengenaireaksi-reaksi pengetahuan atau kesadaran untuk dapat memecahkan masalahsuatu problem tertentu dengan tujuan mendapatkan kejelasan. mengenai apa yang dipelajari maka kebanyakan mereka sudahlupa. maksud danimplikasi serta aplikasi-aplikasinya. maka subjek belajar adalah menata hal-haltersebut secara bertautan bersama menjadi suatu pola yang logis.

Pemahaman diartikan sebagai melihat suatu hubungan Pemahaman disini mengandung arti dari definisi yang pertama.Pemahaman tidak sekedar tahu akan tetapi juga menghendaki subjek belajardapat memanfaatkan bahan-bahan yang telah dipahami melalui penelitian. Secara mekanis ialah menghafal secara mesin dengan tidakmenghiraukan apa artinya. perbuatan. hasil dari pemahaman ini biasanya tidakakan tahan lama dan akan cepat lupaii. makin baik pula prestasi mengingat kembali pada waktumengerjakan ulangan. yakni pemahaman diartikan mempunyai ide tentang persoalan.S Poerwodarminto.hasilnya akan lebih mendalam. pemahaman dapat dibedakan menjadi duamacam : i. Sesuatu itu dipahami selagi fakta-fakta mengenai persoalan itu dikumpulkan. Murshell mengatakan: ―Isi pelajaran yang bermakna bagi anak dapat dicapai bila pengajaran mengutamakan pemahaman. tidak bersifat operasional. Sedangkan pemahaman siswa adalah proses.maknanya adalah tujuanakhir dari setiap belajar pemahaman juga memiliki arti sangat mendasarkarena tanpa pemahaman. maka skiil pengetahuan dan sikap tidak bermakna.Dengan demikian pemahaman diharapkan akan bersifat kreatif danapabila siswa-siswa benar-benar memahami suatu materi maka akan siapmemberi jawaban yang pasti atas pertanyaan-pertanyaan dalam proses belajar. hakekat belajar itu sendiri adalah usaha mencari dan menemukan makna atau pengertian . wawasan (insight) bukan hafalan dan latihan. Maka arti pemahaman yang bersifat operasional adalah: a. cara memahami sesuatu. hasilnya tidak mendalam dan tidak teraturb) Menurut cara memahaminya. Tidak sengaja ialah dengan tidak sadar ia memperoleh suatupengetahuan.J. penulis akan paparkan beberapa pendapat antara lain: Menurut W. Definisi di atas. .com/social-sciences/education/2203596-pengertianpemahaman/#ixzz25g9g25GP Untuk dapat lebih memahami tentang pengertian pemahaman. pemahaman berasal dari kata ―Paham‖ yang artinya mengerti benar tentang sesuatu hal.tanggapan.ii.Berkaitan dengan hal ini J. sikap dan perubahan tingkah laku dalam belajar. Dengan sengaja ialah dengan sadar dan sungguh-sungguh memahami.shvoong. Semakin dalampemahaman yang diperoleh siswa pada waktu mempelajari materi untukpertama kali. pemahaman dapat dibedakan menjadi dua macam:i. sebab tidak memperlihatkan perbuatan psikologis yang diambil seseorang jika ia memahami. Dan belajar adalah upaya memperoleh pemahaman. Secara logis ialah menghafal dan mengenal artinya.Pemahaman sendiri dapat dibedakan menjadi dua yaitu:a) Menurut terjadinya. hasil daripemahaman ini akan lebih bertahan lama dan tidak akan cepat lupa Sumber: http://id.

f. Ranah afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu penerimaan. Sintesis. merupakan tingkat terendah dari ranah kognitif berupa pengenalan dan pengingat kembali terhadap pengetahuan tentang fakta. d. menurut taksonomi (penggolongan) ranah kognitif ada enam tingkat. istilah dan prinsip-prinsip dalam bentuk seperti mempelajari. Dalam pengertian disini kita dapat mengatakan seseorang memahami suatu obyek.b. keharmonisan (ketepatan).29 Pemahaman adalah hasil belajar. Evaluasi. c. gerakan keterampilan kompleks. Ranah kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang berhubungan dengan ingatan atau pengenalan terhadap pengetahuan dan informasi serta pengembangan keterampilan intelektual. proses. gerakan ekspresif dan interpretatif. Melalui pengalaman terjadilah pengembangan lingkungan seseorang hingga ia dapat berbuat secara intelegen melalui peramalan kejadian. yaitu: a. Penggunaan atau penerapan. Pemahaman. e. merupakan tingkat berikutnya berupa kemampuan memantau mengerti tentang isi pelajaran yang dipelajari tanpa perlu menghubungkannya dengan isi pelajaran lainnya. fakta jika ia dapat melihat bagaimana menggunakan fakta tersebut dalam berbagai tujuan. Sebagaimana kegiatan-kegiatan yang lainnya. disamping berbuat. b. c. organisasi. penilaian. misalnya anak didik dapat . Pemahaman diartikan sebagai melihat penggunaan sesuatu secara produktif Dalam hal ini pemahaman diartikan bilamana seseorang tersebut dapat mengimplikasikan dengan suatu prinsip yang nanti akan diingat dan dapat digunakannya pada situasi yang lain. Pencapaian pemahaman siswa dapat dilihat pada waktu proses belajar mengajar. Pemahaman diartikan sebagai suatu alat menggunakan fakta Pemahaman ini lebih dekat pada definisi yang kedua. yakni pemahaman tumbuh dari pengalaman. merupakan kemampuan menggabungkan unsur-unsur pokok ke dalam struktur yang baru. Analisis. seseorang juga menyimpan hal-hal yang baik dari perbuatannya itu. ranah afektif dan ranah psikomotorik. ide. merupakan kemampuan menjabarkan isi pelajaran ke dalam struktur yang baru. kegiatan belajar mengajar berupaya untuk mengetahui tingkat keberhasilan (pemahaman) siswa dalam mencapai tujuan yang diterapkan maka evaluasi hasil belajar memiliki saran berupa ranah-ranah yang terkandung dalam tujuan yang diklasifikasikan menjadi tiga macam yaitu ranah kognitif. Sedangkan ranah psikomotorik berkenaan dengan hasil belajar keterampilan dan kemampuan perseprual. merupakan kemampuan menilai isi pelajaran untuk suatu maksud atau tujuan tertentu. jawaban atau reaksi. Pengetahuan. merupakan kemampuan menggunakan generalisasi atau abstraksi yang sesuai dengan situasi yang kongkret dan situasi baru. dan interaksi.

Tingkat ketiga (tingkat tertinggi) adalah pemahaman ekstrapolasi tertulis dapat membuat ramalan konsekuensi atau dapat memperluas persepsi dalam arti waktu. b.com/social-sciences/education/2137417-pengertianpemahaman-siswa/#ixzz25g9qpPED . yakni menghubungkan bagian-bagian terdahulu dengan yang diketahui berikutnya atau menghubungkan beberapa bagian dari grafik dengan kejadian. dimensi. misalnya: dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.menjelaskan dengan susunan kalimatnya sendiri atas apa yang dibacanya atau didengarnya. Sumber: http://id. Tingkat terendah adalah pemahaman terjemahan mulai dari terjemahan dalam arti yang sebenarnya.shvoong. Pemahaman dapat dibedakan menjadi tiga kategori: a. Tingkat kedua adalah pemahaman penafsiran. memberi contoh lain dari yang telah dicontohkan guru atau menggunakan petunjuk penerapan pada kasus lain. c. kasus atau masalahnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful