P. 1
Lanin (2012) Strategi Peningkatan Kualitas Ilmiah Wikipedia Bahasa Indonesia

Lanin (2012) Strategi Peningkatan Kualitas Ilmiah Wikipedia Bahasa Indonesia

5.0

|Views: 1,934|Likes:
Published by Ivan Lanin

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ivan Lanin on Sep 08, 2012
Copyright:Attribution

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2014

pdf

text

original

No. 7S McKinsey

Fakta

Pesaing/Standar/Pendapat
Pakar

Kekuatan/
Kelemahan

1

Sistem

Format ensiklopedia

Tidak ada pesaing

Kekuatan

2

Sistem

Dapat diedit oleh siapa pun Rentan vandalisme

Kelemahan

3

Sistem

Perubahan terbaru

Memudahkan pemantauan

Kekuatan

4

Sistem

Versi terdahulu dan
pengembalian

Memudahkan pemantauan

Kekuatan

5

Sistem

Pelindungan

Melindungi dari vandalisme Kekuatan

6

Sistem

Penghapusan

Kadang semena-mena;
Kriteria belum jelas

Kelemahan

7

Sistem

Revisi tunda

Menjaga versi stabil

Kekuatan

8

Sistem

Halaman pembicaraan

Belum dimanfaatkan secara
optimal

Kelemahan

9

Sistem

Tautan antarhalaman

Memudahkan pencarian
informasi terkait

Kekuatan

10 Sistem

Markah wiki

Sulit dipelajari

Kelemahan

37

Universitas Indonesia

Tabel 5.1 Lingkungan Internal

No. 7S McKinsey

Fakta

Pesaing/Standar/Pendapat
Pakar

Kekuatan/
Kelemahan

11 Sistem

Bot

Memudahkan pemeliharaan Kekuatan

12 Struktur

Pengurus

Masih sedikit; menghambat
pemeliharaan

Kelemahan

13 SDM

Pengguna aktif

Masih sedikit; menghambat
pengembangan

Kelemahan

14 SDM

Bidang minat

Tidak merata

Kelemahan

15 SDM

Pembinaan pengguna

Kurang

Kelemahan

16 SDM

Perekrutan pengguna

Kurang

Kelemahan

17 Keterampilan Keterampilan bahasa

Kurang

Kelemahan

18 Strategi

Artikel pilihan dan artikel
bagus

Menampilkan artikel
unggulan

Kekuatan

19 Strategi

Daftar artikel penting

Membantu prioritas
penulisan

Kekuatan

20 Strategi

Artikel rintisan

Terlalu banyak; menurunkan
persepsi kualitas

Kelemahan

21 Strategi

Rujukan

Kurang diperhatikan

Kelemahan

22 Strategi

Proyekwiki dan portalwiki Meningkatkan koordinasi

Kekuatan

23 Nilai

Pengambilan keputusan
secara konsensus

Menciptakan iklim egaliter

Kekuatan

24 Gaya

Peringatan

Menakutkan bagi pengguna
baru

Kelemahan

25 Gaya

Penghargaan

Kurang diperhatikan

Kelemahan

26 Strategi

Kebijakan dan pedoman

Kurang disosialisasikan

Kelemahan

27 Strategi

Kelayakan artikel

Belum matang

Kelemahan

28 Strategi

Kualitas artikel

Belum matang

Kelemahan

Tabel 5.1 menyajikan daftar fakta lingkungan internal WPID. Kolom “7S

McKinsey” memberikan pengelompokan faktor menurut kerangka 7S McKinsey.

Kolom “Pesaing/Standar/Pendapat Pakar” memberi ringkasan dampak suatu fakta
terhadap kualitas. Kolom “Kekuatan/Kelemahan” mencantumkan kategori suatu

fakta berdasarkan keterangan fakta tersebut. Tiap-tiap butir di dalam tabel tersebut

akan dijabarkan di bawah ini.

5.1.1 Kekuatan

Kekuatan (strength) merupakan sumber daya atau kapabilitas yang dikendalikan

oleh atau tersedia bagi suatu organisasi yang membuat organisasi relatif lebih

unggul dibandingkan pesaingnya dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang

38

Universitas Indonesia

dilayaninya. Analisis terhadap data yang dikumpulkan menghasilkan 11 kekuatan

yang dimiliki WPID, yaitu:

K1. Format ensiklopedia: Artikel ditulis dengan gaya ensiklopedia yang

ringkas dan padat sehingga mudah untuk dicerna sebagai pengantar suatu

topik.

K2. Artikel pilihan dan bagus: Mekanisme ini mendorong kolaborasi untuk

melengkapi artikel tertentu dan menonjolkan artikel terpilih sebagai unjuk

kasus (showcase).

K3. Daftar artikel penting: Daftar ini memberikan prioritas pembuatan artikel

untuk memudahkan wikipediawan dalam mencari ide tulisan untuk

digarap. Fitur ini mendorong pembuatan artikel yang memang diperlukan

oleh pencari informasi pada umumnya.

K4. Proyekwiki dan portalwiki: Mekanisme pengumpulan anggota dengan

minat yang sama untuk menggarap suatu topik, misalnya fisika atau

politik, mendorong standardisasi dan prioritasi dalam pembuatan artikel-

artikel topik tersebut.

K5. Pengambilan keputusan secara konsensus: Model ini meningkatkan rasa

kepemilikan dan kebersamaan. Keputusan yang diambil pun menjadi lebih

valid karena diambil berdasarkan kesepakatan bersama.

K6. Versi terdahulu dan pengembalian: Fitur ini memudahkan pengembalian

suatu versi artikel kepada versi sebelumnya yang dianggap lebih benar.

K7. Pelindungan mencegah vandalisme: Fitur ini memudahkan pengurus untuk

membatasi hak akses terhadap artikel tertentu guna mencegah perusakan

isi artikel, terutama pada artikel yang rentan dirusak.

K8. Revisi tunda meningkatkan pengendalian: Fitur ini membuat kestabilan

artikel lebih mudah dijaga dan membuat pembaca mendapatkan informasi

yang telah lebih dapat dipastikan keandalannya karena telah melalui proses

penerimaan.

39

Universitas Indonesia

K9. Tautan antarhalaman memudahkan pembelajaran: Penelusuran topik atau

konsep terkait dimudahkan dengan sistem ini. Pembaca dapat dengan

mudah berpindah ke halaman yang berisi penjelasan konsep terkait.

K10. Bot memudahkan pekerjaan: Pekerjaan yang memakan waktu bila

dikerjakan secara manual, seperti penggantian kategori dan koreksi ejaan,

seringkali dapat dipermudah dengan bot yang berjalan secara otomatis.

K11. Perubahan terbaru memudahkan pemantauan: Penyajian semua log

perubahan pada suatu halaman memudahkan pemantauan kemungkinan

terjadinya aksi vandalisme artikel.

5.1.2 Kelemahan

Kelemahan (weakness) merupakan keterbatasan atau kekurangan dalam satu atau

lebih sumber daya atau kapabilitas suatu perusahaan relatif terhadap pesaingnya,

yang menjadi hambatan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan secara efektif.

Analisis terhadap data yang dikumpulkan menghasilkan 17 kelemahan yang

dimiliki WPID, yaitu:

L1. Artikel rintisan terlalu banyak: Keberadaan artikel-artikel semacam ini

seperti pedang bermata dua. Di satu sisi perintisan artikel merupakan cara

untuk meningkatkan jumlah artikel, tapi di sisi lain artikel rintisan yang

terlalu banyak dan kurang berkualitas akan menurunkan citra kualitas

secara keseluruhan.

L2. Rujukan artikel kurang: Pencantuman rujukan merupakan salah satu

mekanisme standar dalam penulisan ilmiah. Rujukan berfungsi untuk

memberikan penghargaan terhadap sumber, memberikan kepastian

tambahan terhadap kebenaran informasi, serta menyediakan petunjuk bagi

orang yang ingin mendapatkan keterangan yang lebih lengkap.

Ketidaklengkapan rujukan akan menurunkan citra kualitas secara

keseluruhan.

L3. Pengurus kurang: Pengurus adalah wikipediawan yang memiliki

kemampuan tambahan yang bermanfaat untuk menjaga kualitas seperti

40

Universitas Indonesia

menghapus halaman dan mencekal pelaku perusakan. Kurangnya pengurus

membuat pemeliharaan kualitas kadang tertunda.

L4. Halaman pembicaraan kurang dimanfaatkan: Halaman pembicaraan

ditujukan untuk mendiskusikan isi artikel agar lebih baik. Pembicaraan ini

juga berguna sebagai rujukan di masa depan. Saat ini diskusi spesifik lebih

banyak dilakukan di warung kopi atau halaman pembicaraan pengguna

sehingga tidak terdokumentasi dengan baik.

L5. Sifat dapat diedit siapa pun rentan vandalisme: Prinsip dasar “siapa pun

dapat menyunting” sebenarnya diharapkan agar semua orang dapat

membantu memperbaiki kesalahan atau menambahkan informasi yang

berguna. Namun, hal ini kadang disalahgunakan oleh pihak-pihak yang

tidak memiliki niat baik.

L6. Kebijakan tidak tersosialisasi dengan baik: Keluar masuknya kontributor

aktif membuat penyampaian konsensus yang sudah pernah disepakati

kadang tidak berjalan dengan mulus. Akibatnya, banyak pengguna baru

yang tidak memahami pedoman dan berkonflik dengan pengguna lama.

L7. Kriteria kelayakan artikel belum mantap: Sebagai suatu ensiklopedia

umum, Wikipedia memiliki batasan tentang topik yang pantas untuk

dicantumkan, misalnya berdasarkan pengaruh atau tingkat kedetailan suatu

topik. Topik yang kurang layak dapat menurunkan citra kualitas,

sedangkan topik yang terlalu detail dapat menggeser citra ensiklopedia

umum menjadi spesifik.

L8. Kriteria kualitas minimum belum ditetapkan: Pencari informasi

mengharapkan artikel yang tersedia dapat memenuhi kebutuhannya akan

informasi. Kebutuhan ini antara lain dapat dipenuhi dengan kelengkapan,

keluasan, dan kedalaman pembahasan. Artikel WPID yang memenuhi

kebutuhan ini masih sangat terbatas jumlahnya.

L9. Penghapusan kadang semena-mena. Penghapusan artikel diperlukan untuk

menegakkan kelayakan artikel dan kualitas ensiklopedia. Keterbatasan

waktu kadang membuat alasan penghapusan tidak dikomunikasikan

41

Universitas Indonesia

dengan baik kepada penulis. Hal ini dapat menurunkan semangat

kontributor, terutama kontributor baru.

L10. Peringatan menakutkan pengguna baru. Pemeliharaan Wikipedia

dilakukan dengan memanfaatkan templat-templat peringatan seperti untuk

merapikan dan menambahkan rujukan. Pengguna baru kurang memahami

hal ini dan dapat patah semangat untuk berkontribusi.

L11. Penghargaan terhadap pengguna kurang: Wikipediawan berkontribusi

secara sukarela dengan berbagai motivasi. Motivasi ini perlu dijaga antara

lain dengan memberi penghargaan, bukan hukuman. Tiadanya motivasi

dapat menyurutkan minta kontributor untuk menyumbang.

L12. Pengguna aktif kurang: Meskipun jumlah anggota terdaftar meningkat,

jumlah pengguna aktif relatif stagnan. Pengguna aktif diperlukan untuk

meningkatkan kualitas artikel melalui kegiatan bersama.

L13. Bidang minat kurang merata: Sebagai ensiklopedia umum, topik artikel

WPID sangat beragam. Penulisan artikel biasanya didasarkan pada minat

kontributor. Minat penulisan kadang kurang sesuai dengan minat pembaca.

Pembaca yang mencari informasi dalam bidang tertentu yang justru kurang

peminat penulisnya akan menganggap WPID tidak lengkap.

L14. Pembinaan pengguna kurang: Kontributor potensial dapat kehilangan

semangat karena tiadanya masukan atau penghargaan dari kontributor

lama.

L15. Perekrutan pengguna baru kurang baik: Kurangnya upaya menjaring

kontributor dari berbagai bidang dan tingkat pendidikan dapat menurunkan

distribusi artikel Wikipedia sebagai ensiklopedia umum.

L16. Keterampilan bahasa kurang: Kualitas artikel secara sepintas dinilai orang

berdasarkan bahasa yang digunakan. Kurangnya keterampilan menulis dan

menerjemahkan dapat menghasilkan artikel yang buruk kualitasnya di

mata pembaca.

L17. Markah wiki sulit dipelajari: Markah wiki digunakan untuk memformat

artikel menjadi lebih bagus dan indah dilihat. Kekurangpahaman

42

Universitas Indonesia

kontributor mengenai markah wiki membuat artikel tampak datar dan

kurang menarik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->