INTEGRITAS DALAM PERTUMBUHAN GROWING WITH INTEGRITY
Tema laporan tahunan PT Jasa Raharja (Persero) Tahun 2011 adalah “integritas dalam pertumbuhan” dengan pertimbangan kondisi nyata pengelolaan perusahaan menunjukan peningkatan yang cukup signifikan. 1. Peningkatan nilai assessment Good Corporate Governance sebagai milestone integritas dimana dari tahun 2008 capaian skor sebesar 86.20 dengan kualifikasi baik, meningkat menjadi skor sebesar 94.23 dengan kualifikasi sangat baik pada tahun 2010, hal ini menunjukan bahwa perusahaan telah meletakkan milestone integritas dalam menerapkan kepatuhan (compliance) dan kepatutan (conformance). 2. Pertumbuhan aset dan laba bersih serta capaian Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) menunjukan posisi terbaik yaitu : • Rata-rata pertumbuhan aset dan laba bersih selama tahun 2007-2011 masing-masing sebesar 27,65% dan 49,83%. • Pertumbuhan aset dan laba bersih tahun 2010-2011 masing-masing sebesar 19.32% dan 27.35% • Capaian rencana kerja dan anggaran perusahaan tahun 2011 untuk aset dan laba bersih masing-masing sebesar 113,72% dan 121.12% The theme of PT Jasa Raharja (Persero) 2011 annual report is “ Growing with Integrity”, with the consideration of the real condition of the corporate management showed the significant increase. 1. The increase value of assessment of Good Corporate Governance as a milestone of integrity where in the 2008 the reach of score for sections with good qualifications, 86.20 increased to 94.23 with qualifying scores extremely well in 2010, this indicates that the company has put a milestone in implementing integrity adherence (compliance) and propriety (conformance). 2. Assets and net income Growth as well as the work plan and Budget sections of company (RKAP) showed the best position i.e. • The average asset growth and net profit during 2007-2011 each of 27,65% and 49,83%. • Assets and net profit growth in 2010-2011 each of 19.32% and 27.35% • Achievement of work plans and company budgets 2011 for assets and net profit each 113,72 % and 121.12 %

i

Daftar Isi Table Of Contents

TEMA LAPORAN TAHUNAN 2011 Integritas Dalam Pertumbuhan DAFTAR ISI IKHTISAR PENTING KEUANGAN DAN OPERASIONAL Ikhtisar Kinerja Keuangan Ikhtisar Kinerja Operasional

i ii 1 2 5

2011 ANNUAL REPORT THEME Growing with Integrity TABLE OF CONTENT IMPORTANT FINANCIAL AND OPERATIONAL HIGHLIGHT Financial Performance Overview Operational Performance Overview

LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM Laporan Dewan Komisaris Profil Dewan Komisaris Laporan Direksi Profil Direksi Pernyataan Tanggung Jawab Laporan Tahunan

9 11 14 17 21 23

REPORT TO THE SHAREHOLDERS Report of Board of Commisionner Board of Commisionner Profile Report of Board Of Director Board of Director Profile PIX- Need Picture. Statement of Responsibility of Annual Report

Control System Command Center in Herndon, Va . Photo: FA

SEKILAS JASA RAHARJA Profil Jasa Raharja Perjalanan Waktu Visi, Misi dan Budaya Perusahaan Strategi Perusahaan Akuntan Perseroan Peristiwa Penting Penghargaan Struktur Organisasi Daftar Nama Pejabat Senior Anak Perusahaan

25 26 28 32 34 39 40 42 43 44 44 45 46 46 48 50 51 56

JASA RAHARJA AT A GLANCE Jasa Raharja Profile Time Journey Vision, Mission and Culture of the Company Company Strategic Company Accountant Milestones Awards Organization Structure Senior Officers Name List Subsidiaries ANALYSIS OF MANAGEMENT DISCUSSION Finance Performance Analysis Consolidated Target Achievement and Financial Position Growth Analysis Target Achievement and Income & Expenses Growth Analysis Analysis of Target Achievement and Balance Growth Growth Performance of Financial Position Year 2007 - 2011 Income and Expenses Growth Performance year 2007-2011

ANALISA PEMBAHASAN MANAJEMEN Analisa Kinerja Keuangan Analisa Capaian Target dan Pertumbuhan Posisi Keuangan Konsolidasian Analisa Capaian Target dan Pertumbuhan Pendapatan & Beban Analisa Capaian Target dan Pertumbuhan Arus Kas Pertumbuhan Kinerja Posisi Keuangan Tahun 2007 - 2011 Pertumbuhan Kinerja Keuangan Pendapatan & Beban Tahun 2007 - 2011

ii

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

Pertumbuhan Kinerja Keuangan Arus Kas Tahun 2007-2011 Kemampuan membayar utang dan tingkat kolektibilitas piutang Informasi Laba Bersih dan Dividen Ikatan investasi barang modal yang materil Dampak perubahan harga terhadap penjualan/ pendapatan bersih perusahaan serta laba Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan Informasi material mengenai investasi, ekspansi, divestasi, akuisisi atau restruktuisasi utang/modal Analisa Rasio Keuangan Kejadian Luar Biasa Selama Tahun 2011 Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan dan Transaksi dengan Pihak Afiliasi Perubahan Kebijakan Akuntansi Analisa Kinerja Operasional Analisa Capaian Target Tahun 2011 Analisa Pertumbuhan Tahun 2007-2011 Analisa Ratio Pembayaran Santunan Dan Pendapatan Underwriting Tinjauan Ekonomi Tinjauan Industri Asuransi di Indonesia Tinjauan Hak Monopoli Tinjauan Operasional Prospek Usaha Perubahan Peraturan Perundang-undangan Kepuasan Masyarakat

60 60 61 62 62 62 63 63 63 63 65 66 66 77 88 90 93 95 97 119 127 128

Financial Cash Flow Performance Growth 2007-2011 The Ability of Debt Payment and Account Receivable Collectibility Level Information of Net Profit and Dividend Material Investment Capital Expenditure The impact of the changement of price to company sales/ net income and profit Information and Material Fact that happen after the date of accountant report Material Information about investment, expansion, divestment, acquisition, or debt restructuring Financial Ratio Analysis Extraordinary Moment During 2011 Information of Material Transaction that Containing conflict of interests and transaction with affiliation party The Changement of Accountancy Policy OPERATIONAL PERFORMANCE ANALYSIS Target Achievement Analysis year 2011 Growth Analysis year 2007-2011 Compensation Payment and Underwriting Income ratio analysis Economic Review Indonesia Insurance Industry Review Review of The Right of Monopoly Operational Review Business Prospect The change of Law and Regulation Community Satisfaction

TATA KELOLA PERUSAHAAN PENDAHULUAN Kepemilikan Pedoman GCG Tujuan GCG Struktur Tata Kelola Perusahaan ORGAN PERUSAHAAN Rapat Umum Pemegang Saham Keputusan RUPS RKAP Tahun 2011 Keputusan Rups Laporan Tahunan Tahun 2011 Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris Independensi Dewan Komisaris Tugas, dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Hak dan wewenang Dewan Komisaris Laporan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Rapat Dewan Domisaris Kebijakan dan Prosedur Penetapan Remunerasi Penilaian Indikator Pencapaian Kinerja Program Pengembangan Komite Audit Direksi Komposisi Direksi Tugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi Pembagian Tugas Direksi Rapat Direksi Kebijakan dan Prosedur Penetapan Remunerasi

131 132 132 132 133 134 134 135 136 138 138 138 139 140 140 151 153 154 155 155 161 161 161 163 163 165

GOOD CORPORATE GOVERNANCE INTRODUCTION The Ownership Of GCG Guideline The Aim of GCG The Structure of Corporate Governance COMPANY ORGAN General Shareholders Meeting Decission of General Shareholders Meeting RKAP Year 2011 Decission of General Shareholders Meeting 2011 Annual Report Board Of Commisionner Composition of Board of Commissioners The Independency of Board of Commissioners Duties and Responsibility of Board of Commisioner Board of Commisioner’s Right and Authority Report on the implementation of the Task Board of Commissioners. Board of Commisionner Meeting The Policy and The procedure of Remuneration Determination Indicator Performance Achievement Assessment Development Program Audit Committee Board of Director Board Of Director Composition Duties, Authorities and Obligations of board of Directors Division of Duties of Directors Board of Director Meeting Policies and procedures determination of remuneration

iii

Program Pengembangan Penilaian Indikator Pencapaian Kinerja Direksi Sekretaris Perusahaan Satuan Pengawasan Intern Komite Direksi KODE ETIK Keberadaan Kode Etik Pengungkapan Kode Etik Upaya Penerapan dan Penegakannya Pernyataan Komitmen Untuk Mematuhi Pedoman Perilaku Sistem Pelaporan Pelanggaran AKTIFITAS PENDUKUNG GCG Sistem Pengendalian Intern Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan Keterbukaan Informasi Pusat Pengaduan Hasil Assessment GCG TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

165 167 171 178 184 188 188 189 191 193 194 195 195 196 196 198 199 201

Development Program Assessment of Performance Achievement Indicators Corporate Secretary Internal Control Unit Board of Director Committee CODE OF CONDUCT The Existence of Code of Conduct The Disclosure of Code of Conduct The Application and Enforcement Efforts The Statements of Commitment To Adhere the Behaviour Guidelines Whistleblowing System GCG SUPPORTING ACTIVITIES Internal Control System Important Matter that Faced by the Company Information Disclosure Complain Center GCG Assessment Result CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi Manajemen Risiko Perkembangan Standar Akuntansi Keuangan dan Implementasi IFRS

207 209 224 227 236

BUSINESS SUPPORTING REVIEW Human Resources Information and Technologies Risk Management The development of Financial Accountancy Standard and The Implementation of IFRS FINANCIAL INFORMATION Statements Letter of Board of Director Auditor’s Opinion Complete Financial Report

INFORMASI KEUANGAN Surat Pernyataan Direksi Opini Auditor Laporan Keuangan Lengkap

239

INFORMASI PERUSAHAAN Alamat Kantor Pusat, Cabang dan Perwakilan

CORPORATE INFORMATION The address of Head, Branch and Representative Office

iv

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

IKHTISAR PENTING KEUANGAN DAN OPERASIONAL IMPORTANT FINANCIAL AND OPERATIONAL OVERVIEW
2 5

Ikhtisar Kinerja Keuangan Financial Performance Overview Ikhtisar Kinerja Operasional Operational Performance Overview

IKHTISAR PENTING KEUANGAN DAN OPERASIONAL IMPORTANT FINANCIAL AND OPERATIONAL OVERVIEW

Ikhtisar Kinerja Keuangan Financial Perfomance Overview
PIX- Need Picture.

1. LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI CONSOLIDATED FINANCIAL POSITION REPORT
ControlSystemC ommand Centerin Herndon,Va (dalam juta rupiah)
Uraian Aset Investasi Aset Lancar Aset Tetap Aset Lain-Lain Jumlah Aset Liabilitas Utang Klaim Utang Reasuransi Cadangan Teknis Liabilitas Lainnya Jumlah Liabilitas Ekuitas Kepentingan Non Pengendali Kepentingan Pengendali Jumlah Ekuitas Jumlah Liabilitas & Ekuitas 2007 2.130.560 211.58 149.127 6.664 2.497.931 14.845 43.728 672.335 116.651 847.559 67.716 1.582.656 1.650.372 2.497.931 2008 2.618.233 214.188 181.835 7.572 3.021.828 7.865 40.290 1.102.481 202.555 1.353.191 80.358 1.588.277 1.668.635 3.021.828 2009 3.824.066 250.875 207.031 8.254 4.290.226 17.978 40.287 1.427.118 205.355 1.690.738 56.391 2.543.096 2.599.487 4.290.226 2010 4.939.541 300.646 258.093 7.192 5.505.472 28.781 34.255 1.584.371 303.376 1.950.783 66.405 3.488.284 3.554.689 5.505.472 2011 5.935.930 283.770 330.173 19.575 6.569.448 21.641 45.339 1.747.132 257.441 2.071.553 24.053 4.473.842 4.497.895 6.569.448
(in millions rupiah)

Description Asset Investment Current Assets Fixed Assets Other Assets Total Assets Liability Debt Claims Reinsurance Payable Technical Reserves Other Liabilities Total Liabilities Equity Non-Controlling Interests Controlling Interest Total Equity Total Liabilities & Equity

2

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

389.419.221 1.405 331.114.543 533.291.362 540.65% Rata-rata Pertumbuhan Average Growth 2.399.566 592.477 13.184 754.752.994.027 536.444 439.570.448 Rp4.419.973 Rp318.050.159 2.855 1.465 1.788 519.657 873.424.752 1.220 2.571 877.674 2010 2.83% 3 .553 21.267 4.199 424.199 923.654 384.346 635.416 201.724 436. LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI CONSOLIDATED INCOmE STATEmENT (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) No.290.291 2008 1.129 535.813 933.973 2011 3.594 2009 2.114.146. Uraian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Pendapatan Underwriting Biaya Underwriting Hasil Underwriting (1-2) Hasil Investasi Biaya Usaha Laba Usaha (3+4-5) Pendapatan (Biaya) Lain Laba (Rugi) Sebelum Pajak (6+7) Pajak Penghasilan Laba Bersih Sebelum Bagian Hak Non Pengendali (8-9) Laba Bagian Hak Pengendali Laba Bersih 2007 1.952 Rp923.100 691.085 1.IKHTISAR PENTING KEUANGAN DAN OPERASIONAL IMPORTANT FINANCIAL AND OPERATIONAL OVERVIEW Grafik Perkembangan Aset Graphic of Asset Development (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Rp6.152.472 27.079 15.931 Rp3.951 595.503 417.828 2007 2008 2009 2010 2011 Rp5.497.061.857 701.113.226 Rp2.291 Rp1.677 20.144.952 Description Underwriting Income Underwriting Fee Underwriting Result (1-2) Investment Result Business Cost Business Profit (3+4-5) Other Income (Cost) Profit (Loss) Before Tax (6+7) Income Tax Net Profit Before non-controller (8-9) profit of non-controller Net Profit Grafik Perkembangan Laba Bersih Graphic of Development Net Income (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Rp1.321 328.646.686 218.505.596 1.576 365.675 2.504 1.873 10.412 616.021.128.351 316.971 521.739 338.676 1.054 459.602 560.315 1.075 81.208 166.569.987.594 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Pertumbuhan Average Growth 49.054 1.942 261.674 Rp519.083 318.600 194.

37 335.99 Description Minimum Solvency Margin More (Less) of BTS Coverage Ratio Predicate 4 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .17 135.950.09 23.10 In accordance with the decision of the Minister of Finance No. 424/KMK.72 19.038.11 0.94 223. 826/ KMK.63 49. 06/2003 about the Financial Health of The Insurance Companies and The Reinsurance Companies Solvency Margin for the last 5 (five) years are as follows: 2009 444.331 2.63 208.31 13. RASIO KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL RATIO Uraian Rentabilitas Likuiditas Solvabilitas Rasio Pengeluaran Rasio Kerugian Yield on Investment Return on Asset Return on Equity Rasio Kecukupan Investasi 2007 31.80 2009 31.705.62 2008 19.81 29. PER-04/ MBU/2011 with the description of 5 years level health as follows: Indikator Tingkat Kesehatan Indicator of Health Level Keterangan Nilai Bobot Kriteria 2007 111.041.09 307.454 1.03 Sehat Sekali Verry Healthy 2011 99 Sehat AAA Healthy AAA Explanation Value of weight Criteria 5.13 16.56 2011 622.02 310.54 235.21 253.60 Description Rentability Liquidity Solvency Spending Ratio Loss Ratio Yield on Investment Return on Asset Return on Equity Adequacy Investment Ratio 4.60 241.22 15.164 573.06/2003 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi Batas Tingkat Solvabilitas induk perusahaan selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut: Uraian Batas Tingkat Solvabilitas Minimum Kelebihan (Kekurangan) BTS Rasio Pencapaian (%) Predikat 2007 368.861 621.90 Sehat Sekali Verry Healthy 2010 123.67 306.03 35.63 Sehat Sekali Verry Healthy 2008 135.53 668.IKHTISAR PENTING KEUANGAN DAN OPERASIONAL IMPORTANT FINANCIAL AND OPERATIONAL OVERVIEW 3.73 Sehat Sekali Verry Healthy 2009 123.04 2010 28.48 2008 377.76 44.21 294. 424/ KMK.415 2.902 559.52 28.804 2.58 11.20 44.34 36. 013/1992 on the Performance Appraisal System of State-Owned Enterprises. 826/ KMK.41 31.82 19.013/1992 tentang Sistem Penilaian Kinerja Badan Usaha Milik Negara sedangkan untuk tahun 2011 menggunakan Peraturan Menteri Negara BUMN No.07 50.54 SOLVENT 2010 518.43 9. BATAS TINGKAT SOLVABILITAS SOLVENCY mARGIN Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan No.12 31.390 375.36 317.20 2011 29.17 282.93 9. TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN HEALTH CORPORATE LEVEL Tingkat kesehatan perusahaan untuk tahun 2007-2011 sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan No.828 281.75 14.38 36.91 11. while for 2011 using the rule of Minister of State-Owned Enterprises No.26 264.42 275. PER04/MBU/2011 dengan uraian tingkat kesehatan selama 5 tahun sebagai berikut: The health corporate level for 2007-2011 in accordance with the decision of the Minister of Finance No.73 9.53 25.

411. Kenaikan premi yang belum (62.220 (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Uraian Description Gross Contribution Income Compulsory Contribution Mandatory Contribution General Insurance & Surety Bond Total Gross Contribution Insurance Contribution Unearned Premium Total Underwriting Income 1.623.185 2008 278.040 2.119 315.407 (219.026 2010 315.562) (354.646.542.Iuran Wajib 263.571 Grafik Perkembangan Pendapatan underwriting 2007-2011 Graphic Underwriting Income Growth 2007-2011 Jumlah Total Asuransi Umum & Surety Bond General Insurance & Surety Bond Sumbangan Wajib Mandatory Contribution Iuran Wajib Cumpulsory Contribution 25.709 3.Sumbangan wajib 1.522 2009 302.024 3.399.004.643.282.291.Ikhtisar Kinerja Operasional Operational Performance Overview 1.672 Jumlah Premi Bruto 1.313 2.412) merupakan pendapatan Jumlah Pendapatan Underwriting 1.792.490) 2.810) 1.011.057) 3.917 470.185 263.987.026 302.755) 2.934 555.733 491.313 (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Uraian Iuran Wajib Jumlah Description Compulsory Contribution Total 5 .159 2011 353.124 (192.808) (132.185 .79% 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Pertumbuhan Average Growth 2. Premi Asuransi (161.313 353.380) 3.667.026 2.119 2.685 2.211.752 2009 302.426 3.784 (167.119 2011 353. PENDAPATAN UNDERWRITING IURAN WAJIB COmPULSORY CONTRIBUTION UNDERWRITING INCOmE Tabel Perkembangan Pendapatan Underwriting Iuran Wajib tahun 2007-2011 Table of 2007 – 2011 Compulsory Contribution Underwriting Income Growth 2007 263. PENDAPATAN UNDERWRITING UNDERWRITING INCOmE Tabel Perkembangan Pendapatan Underwriting 2007-2011 Table of Underwriting Income Growth 2007-2011 2007 2008 278.183 .386 622.994. Pendapatan Premi Bruto .354) (190.830) (105.522 1.479 (189.675 2010 315.522 278.Asuransi Umum & Surety Bond 348.

426 555.917 1.672 2008 470. 2.178 2008 1.386 (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Uraian Sumbangan Wajib Jumlah Description Mandatory Contribution Total Grafik Perkembangan Pendapatan underwriting Sumbangan Wajib 2007-2011 Graphic of 2007 .792.2011 7.934 2.211.2011 Mandatory Contribution Underwriting Income Growth 2007 1.672 348.709 622.667.685 2009 491.709 Description General Insurance & Surety Bond Total 6 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .211. PENDAPATAN UNDERWRITING ASURANSI UMUM & SURETy BOND GENERAL INSURANCE UNDERWRITING INCOmE & SURETY BOND (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Uraian Asuransi Umum & Surety Bond Jumlah 2007 348.426 2011 622.024 2010 555. PENDAPATAN UNDERWRITING SUMBANGAN WAJIB mANDATORY CONTRIBUTION UNDERWRITING INCOmE Tabel Perkembangan Pendapatan Underwriting Sumbangan Wajib 2007-2011 Tabel of 2007 .667.2011 Mandatory Contribution Underwriting Income Growth 30.792.685 470.411.411.934 2011 2.024 491.178 1.917 2009 2.011.386 3.011.733 2.IKHTISAR PENTING KEUANGAN DAN OPERASIONAL IMPORTANT FINANCIAL AND OPERATIONAL OVERVIEW Grafik Perkembangan Pendapatan Underwriting Iuran Wajib tahun 2007-2011 Graphic of Compulsory Contribution Underwriting Income Growth year 2007 .08% 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Pertumbuhan Average Growth 4.733 2010 2.68 % 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Pertumbuhan Average Growth 3.

031.928 Description Victim (People) Compensation Perkembangan Korban Kecelakaan Accident Victims Growth 117.441 32.391 1.77% 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Pertumbuhan Average Growth 7 .492 530.377 90. Juta) 2007 90.391 110.441 2008 99.355 2010 117.423.176 110.79% 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Pertumbuhan Average Growth 5.928 530.995 2011 110.24% Rata-rata Pertumbuhan Average Growth Perkembangan Pembayaran Santunan Compensation Payment Growth 1.377 1.492 99.013 5.363.164 2009 110. KORBAN KECELAKAAN DAN PEMBAyARAN SANTUNAN ACCIDENT VICTImS AND COmPENSATION PAYmENT (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Uraian Korban (Orang) Santunan (Rp.430.355 1.363.IKHTISAR PENTING KEUANGAN DAN OPERASIONAL IMPORTANT FINANCIAL AND OPERATIONAL OVERVIEW Grafik Perkembangan Pendapatan underwriting 2007-2011 Graphic Underwriting Income Growth 2007-2011 Jumlah/ Total Asuransi Umum & Surety Bond General Insurance & Surety Bond 25.423.031.013 1.995 1.176 1.430.164 1.

995 2.47 53.32 Hours Penyelesaian Sejak/ Settlement since: 2010 2011 Tanggal Kecelakaan 7 Hari/ Accidents Date 7 Days Berkas diterima 1.023 52.27 Description Compensation Payment ((A) Underwriting income (B) Ratio % (A : B) Grafik Perkembangan ratio pembayaran santunan terhadap pendapatan underwriting Tahun 2007-2011 Graphic Growth of Compensation Payment Ratio to Underwriting Income year 2007 .779.2011 (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Uraian Pembayaran Santunan (A) Pendapatan Underwriting (B) Ratio % (A : B) 2007 530.20 Jam/ Files Received 1.938 3.42 2010 1.453 48.47 Jumlah 5.036 53.376 40.355 2.430.20 51.363.031.699 46.84 2009 1.42 Pembayaran Santunan Compensation Payment Pendapatan Underwriting Underwriting income 48.883 11.32 Jam/ Files Received 1.186 49.607.84 40.111.20 Hours 8 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .20 2008 1.47 2011 1.IKHTISAR PENTING KEUANGAN DAN OPERASIONAL IMPORTANT FINANCIAL AND OPERATIONAL OVERVIEW 5.2011 46.552.319. RATIO PEMBAyARAN SANTUNAN DENGAN PENDAPATAN UNDERWRITING INDUK PERUSAHAAN THE RATIO OF COmPENSATION PAYmENT WITH THE UNDERWRITING INCOmE Tabel Perkembangan ratio pembayaran santunan terhadap pendapatan underwriting Tahun 2007-2011 The Growth of Compensation Payment Ratio to Underwriting Income year 2007 .020.88% 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Pertumbuhan Average Growth 7.42 48.423.164 2.441 1. PERBANDINGAN KECEPATAN PENyELESAIAN SANTUNAN COmPENSATION SETTLEmENT’S SPEED COmPARISON Realisasi Kecepatan Penyelesaian Santunan Speed Comparison Compensation Settlement Penyelesaian Sejak/ Settlement since: Tanggal Kecelakaan 7 Hari/ Accidents Date 7 Days Berkas diterima 1.777.

LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS 11 14 17 21 23 Laporan Dewan Komisaris Report of Board of Commisionners Profil Dewan Komisaris Board of Commisionners Profile Laporan Direksi Report of Board Of Directors Profil Direksi Board of Directors Profile Pernyataan Tanggung Jawab Laporan Tahunan Statement of Responsibility of Annual Report .

LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS .

The opinion of the Auditor on the audited financial statements are “unqualified opinion” and the opinion on the audit compliance that Jasa Raharja (Persero) “comply in all material things”. Opini Auditor atas Laporan Keuangan Audited adalah “wajar tanpa pengecualian” dan opini atas Audit Kepatuhan bahwa Jasa Raharja (Persero) “mematuhi dalam semua hal yang material” serta opini atas laporan PKBL adalah “wajar tanpa pengecualian” 2. The Supervisory Board of Commissioners during the 2011 have been implemented in accordance to duties. Wb.00 dengan predikat sehat “AAA” 3. over Solvency margin that has been required 120% 4. baik aktifitas yang dilakukan oleh unit-unit operasional maupun unit pendukung. pengawasan dimaksudkan pula untuk mengetahui secara berkala pencapaian kinerja selama tahun buku 2011 atas target yang ditelah disepakati serta memastikan bahwa sistem pengendalian intern yang ada telah dilaksanakan dengan memadai untuk mendukung pencapaian kinerja tersebut.950. Assalamu’alaikum Wr. The board of commissioners expressed appreciation to all the ranks of the company on various efforts to increase performance during 2011 which in outline can be conveyed as follows . Pelaksanaan pengawasan Dewan Komisaris selama tahun 2011 dilakukan sesuai dengan tugas. kewajiban.164 million with the achievement of solvency ratio 573. The achievement of solvency level has reach surplus of solvency margin as much as Rp 2. Wb. and the opinion on PKBL report is “reasonable”.Laporan Dewan Komisaris Board Of Commisioners Report Assalamu’alaikum Wr. because only by his mercy. The achievement of GCG Assesments has achieved score 94. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT.23 dengan kualifikasi “Sangat Baik”. Pengawasan yang dijalankan Dewan Komisaris antara lain dimaksudkan agar terdapat kesesuaian dan konsistensi dalam pelaksanaan kegiatan usaha perseroan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang telah disahkan oleh RUPS pada awal tahun. Pencapaian Key Perfomance Indicator (KPI).99% di atas Batas Tingkat Solvabilitas yang dipersyaratkan 120%.23. In addition. The supervisory that has been run by the Board of Commissioners among others are intended to be suitability and consistency in the implementation of the business activities of the company with a Work Plan and Company Budget (RKAP) that have been approved by the Shareholder General Meeting at the beginning of the year. 1. sehingga perseroan pada tahun 2011 mampu menghasilkan kinerja yang semakin meningkat. obligations. Pencapaian tingkat solvabilitas diperoleh kelebihan Batas Tingkat Solvabilitas sebesar Rp 2. diperoleh nilai tertimbang 142. Pencapaian tingkat kesehatan diperoleh dengan total skor 99. serta implementasi prinsipprinsip good corporate governance pada seluruh lini organisasi dalam menjalankan aktifitasnya.164 juta dengan rasio pencapaian solvabilitas 573. including the obligation to keep the company always complies with laws and regulations. Disamping itu. with the predicate of “very good” 5. Perusahaan berhasil melewati tahun 2011 dengan baik. so that by 2011 the company able to produce ever-increasing performance. authority. The achievement levels of Health was obtained by total score 99.95% dengan predikat “Sangat Baik”. Tuhan Yang Maha Esa. Let us pray toward Presence Praise Allah.95%. and responsibilities of the Board of Commissioners as regulated in the provisions of basic budget and the rules of law. dan tanggung jawab Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam ketentuan anggaran dasar serta peraturan perundanganundangan. PENILAIAN ATAS KINERJA DIREKSI BOD PERFORmANCE ASSESmENTS Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran perseroan atas berbagai upaya yang ditempuh untuk meningkatkan kinerja selama tahun 2011 yang secara garis besar dapat disampaikan sebagai berikut .950. 5. The Board of Commissioners is very proud of having regard to the spirit and resolve of all ranks of companies together to work hard to provide the best participation in the ability to overcome various obstacles and challenges. with ‘very good’ qualifications 11 . termasuk kewajiban untuk menjaga agar perseroan senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan. Dewan Komisaris sangat bangga memperhatikan semangat dan tekad segenap jajaran perusahaan bersama-sama bekerja keras untuk andil dalam memberikan kemampuan terbaiknya guna mengatasi berbagai hambatan dan tantangan. whether the activities carried out by the operational units as well as supporting units. 2. the company made it through the year 2011. has achieved the weight value 142. karena hanya dengan rahmatNya. Pencapaian hasil Assessment GCG mendapatkan skor 94. 1. the surveillance is intended also to know periodically performance achievement during the year book 2011 over the target that have been agreed as well as to ensure that the existing system of internal control has been implemented with adequate to support the achievement of the performance. wewenang. The Key Performance Indicator achievement.00 with health graduating “AAA” 3.99%. 4. as well as the implementation of the principles of good corporate governance on the entire line of the organization in the exercise of its activity. God Almighty.

yang dipengaruhi oleh perubahan iklim dan peningkatan kemampuan daya beli masyarakat. tourism. the visit to the branch / representatives offices and others work units where necessary in order to know firsthand the problems faced by the work unit as well as give advice/input is needed. conveyance of passengers. angkutan penumpang. influenced by climate change and improvement of purchasing power society. The management of PT Jasa Raharja (Persero) still need to continue to strengthen and to improve its internal control in line with the needs to increase its activities and services. The improvement of quality service and the company’s internal activities is achieved if it is supported with quality of the internal control systems that is adequate. Hal tersebut sesuai dengan tema filosofi kerja yang dicanangkan Perusahaan pada tahun 2011. Oleh karena itu. yakni ”take action now. In line with the vision of PT Jasa Raharja (Persero) which is to be the leading company in the field of insurance. 4. for excellence services”. The mechanism of supervision and advice that are implemented by the Board of Commissioners is conducted intensively through discussion on performance and problems. and in turn it will improve the efficiency and effectiveness of the company. under mandate laws as organizer of social insurance program that is mandatory. 3. kebijakan dan program kerja yang semakin fokus sehingga diharapkan keberadaan Perusahaan benar-benar semakin dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat luas. 3. Peningkatan kualitas layanan dan kegiatan internal perusahaan tercapai apabila didukung dengan kualitas sistem pengendalian intern yang memadai. and vehicles. diharapkan dapat menutup kelemahan pengendalian intern. Disamping itu juga dilakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang/Perwakilan dan unit-unit kerja lain apabila diperlukan guna mengetahui secara langsung permasalahan yang dihadapi oleh unit kerja sekaligus memberikan saran/ masukan yang dibutuhkan. 2. implemented either intensively or extensively. that is the increase of the auditing capability. dan kendaraan bermotor. PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA A VIEW OF BUSINESS PROSPECTS Pandangan Dewan Komisaris atas prospek usaha atau potensi perseroan yang menjadi kebijakan strategis Direksi adalah sebagai berikut : 1. Manajemen PT Jasa Raharja (Persero) masih perlu terus memperkuat dan meningkatkan pengendalian intern sejalan dengan kebutuhan peningkatan aktivitas dan layanan. The implementation of the Mission has been a strong commitment to all company members through the establishment of strategies. Sejalan dengan visi PT Jasa Raharja (Persero) yaitu menjadi perusahaan terkemuka di bidang asuransi. 5. harus senantiasa mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. perlu dilakukan inovasi. dilaksanakan baik secara intensif The view of the Board of Commissioners over the business prospect or a potential company that has been the strategic policy of the directors are as follows: 1. both operationally and financially through the increased of the 12 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . policies and programmes of work that become more focus so the existence of the company really is getting the benefits perceived by the public. Pelaksanaan misi telah menjadi komitmen yang kuat segenap insan perusahaan untuk menjabarkannya melalui penetapan strategi. either periodically with the Board of Directors and/or officers of the company as well as the discussion specifically on things that is considered urgent as needed. Business prospects forward still quite promising associated directly with core business firm in various sectors namely transportation. yang sepenuhnya menjadi nafas dari semangat dan integritas segenap insan perusahaan. 5. which is ”take action now. It is appropriate to the theme of the work initiated by the company philosophy in 2011. must always give priority to service to the community. it needs innovate. Dukungan pengendalian intern diperlukan untuk memperkuat akuntabilitas dan auditabilitas kegiatan perusahaan dan pada gilirannya akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan.LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS Mekanisme pengawasan dan nasehat yang dilaksanakan oleh Dewan Komisaris dilakukan secara intensif melalui pembahasan terhadap kinerja dan permasalahan. Therefore. Internal control support is required to strengthen the accountability and the auditabilitas of the company’s activities. Beside. baik secara berkala dengan Direksi dan/atau pejabat Perseroan maupun pembahasan secara khusus atas hal-hal yang dinilai bersifat urgent sesuai kebutuhan. that is entirely a breath of the spirit and integrity of all company employees. Prospek usaha kedepan masih sangat menjanjikan yang terkait secara langsung dengan bisnis utama perusahaan dalam berbagai sektor yaitu transportasi. for excellence services”. pariwisata. 4. Internal Control Unit which is one of the pillars of the amplifier in the system internal control needs to strengthen its existence. to create public awareness in order to create a continuous improvement in providing the best service in order to help people who become victims of traffic accidents. mengemban amanah undang-undang sebagai penyelenggara program asuransi sosial yang bersifat wajib. it is expected to cover internal control weaknesses. 2. membangun kesadaran masyarakat guna menciptakan continuous improvement dalam memberikan pelayanan terbaik guna membantu masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Satuan Pengawasan Intern yang merupakan salah satu pilar penguat dalam sistem pengendalian intern perlu diperkuat keberadaannya.

yang meliputi dan tidak terbatas kepada evaluasi efektifitas sistem pengendalian intern. kekuatan. Semoga Allah SWT. and convenience for all of us. the Board of Commissioners on this occasion express thanks and appreciation for all forms of support to all those who have helped the success of the implementation of the duties of the Board of Commissioners. an evaluation of the implementation of the external auditor’s duties and internal oversight units. dan kemudahan bagi kita semua. Wassalamu’alaikum Wr. baik operasional maupun finansial. especially the direction from the shareholders. financial in minimizing corporate risk. 2012 Dewan Komisaris/ Board of Commissioners Mardiasmo Komisaris Utama / President Commissioner 13 . ability of the Auditors so that the findings generated benefit management companies. as well as support from partners so that they can push all related units of the company to work more optimally. Finally. May Allah SWT. melalui peningkatkan kemampuan auditor agar temuan-temuan yang dihasilkan bermanfaat bagi manajemen perusahaan. the harmonious cooperation of Board of Directors the rest of the ranks of employees. yang pada gilirannya menjadikan kepercayaan masyarakat pada perusahaan semakin meningkat. serta dukungan dari para mitra kerja terkait sehingga dapat mendorong seluruh unit perseroan untuk bekerja lebih optimal. God Almighty always give guidance. Amin. Komite audit didukung oleh masing-masing anggota komite audit dengan memiliki kompetensi yang sangat memadai dalam bidangnya dan telah memberikan kontribusi nyata dalam menunjang berbagai aktifitas Dewan komisaris untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pemberian nasihat. which in turn makes the public confidence in the company steadily grew. power. dan membekali para auditor dengan teknik auditing baru yang selaras dengan perkembangan dan tantangan lingkungan perusahaan. Wb. 2 Juli 2012 Jakarta. Wb. utamanya arahan dari Pemegang Saham. evaluasi pelaksanaan tugas auditor eksternal dan satuan pengawasan intern serta melaksanakan pemantaun terhadap penerapan Good Corporate Governance. Wassalamu’alaikum Wr. Jakarta. PERANAN KOMITE AUDIT THE ROLE OF THE AUDIT COmmITTEE Dewan Komisaris mengingatkan pentingnya implementasi good corporate governance secara konsisten dan berkesinambungan guna menciptakan lingkungan internal yang semakin sehat dan responsif. and provide the Auditors with a new auditing techniques aligned with development and environmental challenges of the company. Amen. July 2. which includes and is not limited to an evaluation of the effectiveness of internal control systems. as the organ of the Board of Commissioners has sought to enhance its role and functions in providing analysis and recommendations that is needed to give the attention to improve operational performance. yaitu peningkatan kemampuan auditing. Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan. Board of Commissioners give the reminder of the importance of implementation of good corporate governance in consistency and sustainability in order to create an internal environment that is increasingly healthy and responsive. Akhir kata. The role of the Audit Committee. as well as carry out the monitoring towards the application of Good Corporate Governance. Peranan Komite Audit selaku organ Dewan komisaris telah berupaya untuk meningkatkan peran dan fungsinya dalam memberikan analisa dan rekomendasi yang perlu mendapatkan perhatian guna peningkatan kinerja operasional. finansial dalam meminimalisir risiko perseroan. Amin.LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS maupun ekstensif. kerjasama yang harmonis dari Direksi dengan seluruh jajaran karyawan. The audit committee is supported by each Member of the audit committee shall have sufficient competence in their fields and has given the real contribution in supporting various activities of the Board of Commissioners to carry out the task of supervision and provision of advice. Dewan Komisaris pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas segala bentuk dukungan dari semua pihak yang telah membantu suksesnya pelaksanaan tugas-tugas Dewan Komisaris.

etc This very active figure in education. menjadi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. USA in 1989. from Account. Auditing dan lain-lain. Sosok yang sangat aktif dalam dunia pendidikan ini. in 1981. School of Public Policy. 14 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . tahun 1999. tahun 1981. Graduated as Master of Business Administration (MBA) University of Bridgeport. Amerika Serikat. Graduated as Bachelor in Acounting from the Faculty of Economy Gajah Mada University. Born in Solo. Since 2008. had been appointed to several positions. Be the Senior Professor of the Faculty of Economy.Profil Dewan Komisaris Profiles of Board of Commisioners MARDIASMO Komisaris Utama President Commisioner Kelahiran Solo. Perpajakan. Universitas Gajah Mada. in 1999. Yogyakarta. Sangat mencintai dunia tulis menulis dan telah menulis berbagai buku. 1958. Audit. dipercaya menjabat Komisaris Utama di PT Jasa Raharja (Persero). Yogyakarta. Inggris. Gajah Mada University. Mulai tahun 2008. School of Public Policy. Lulus dari Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi. Taxation. General Director of Financial Balance. University of Birmingham. UK. telah mengemban berbagai jabatan. Yogyakarta. mulai bidang Akuntansi. Graduated as Doctor of Philosophy (PhD). University of Birmingham. tahun 1989. He loves writing and has published various books. Departemen Keuangan sampai tahun 2010.1958. Lulus Doctor of Philosophy (PhD). Connecticut. He was appointed to be a President Commissioner of PT Jasa Raharja (Persero). Connecticut. Lulus Master of Business Administrasion (MBA) University of Bridgeport. Department of Finance until 2010. Yogyakarta. menjadi Guru Besar pada Falkultas Ekonomi Universitas Gajah Mada.

he was transferred to be the Karo Binjah Desumdaman Polri. he was appointed to be a Commissioner of PT Jasa Raharja (Persero). he also got Satya Lencana Karya Satya XX award. In 2003. menjabatKapolda Bengkulu. Born in Klaten in 1958. Tahun 1983 lulus Sarjana Ekonomi. mulai terjun dalam bidang kepolisian tahun 1974 sebagai PA Penyidik Kowilko 73 Jawa Barat. 1949. menjabat Widyaswara Madya Sespim Polri. Sebelas Maret University Surakarta in 1983. Sosok yang sangat mencintai dunia kepolisian ini. started his career in Police Department in 1974 as a investigator in Kowilko 73 West Java. Master of Since in Economic Policy And Planning. Master of Science in Economic Policy And Planning. Komisaris Independen Independence Commisioner In 2002. Beliau aktif mengikuti berbagai pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan baik di dalam maupun luar negeri. The figure who are very fond of Police world. Graduated from the Faculty of Economy. meraih gelar Pasca Sarjana. Boston USA. Tahun 2004. Mulai tahun 2008 dipercaya mengemban tugas sebagai Komisaris PT Jasa Raharja (Persero). Since 2008. Obtained his Post Graduate title. He is very active joining various formal education or training either domestic or overseas. Tahun 2008 Komisaris Independen PT Jasa Raharja (Persero). In 2006. the figure was appointed as a Commissioner of PT Jasa Raharja (Persero) 15 . In the year of 2004. Tahun 2002. Tahun 2006. Mengawali karirnya di Departemen Keuangan sebagai Kasubdit Asuransi Kerugian pada Ditjen BUMN tahun 2001. In 2008. Pada tahun yang sama mendapat penghargaan Satya Lencana Karya Satya XX. menjabat Asisten Deputi Urusan Usaha Jasa III pada Kementerian BUMN. menjabat Kapus Dukungan Pencegahan BNN. 1958. he was the Head of Prevention Support BNN. Northeastern University. Northeastern University. Boston USA in 1993 Komisaris Commisioner Started his career in the Finance Departement as The Head of Sub Directorate of General Insurance in the Directorate General PBUMN in 2001. he was a Deputy Commander of Regional Police Wakapolda Bengkulu. menjabat Karo Binjah Desumdaman Polri. In 2000. SRI MULyANTO Kelahiran Klaten. Tahun 2003. Tahun 2000. he was appointed as the Deputy Assistant of Insurance Business of the Ministry of State Owned Company (BUMN) In the same year. dari Universitas Sebelas Maret Surakarta.LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS BAROETO BADROES Kelahiran Banyuwangi 1949. Tahun 1993. Born in Banyuwangi. he was appointed to be the Widyaiswara Madya Sespim Polri.

LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS 16 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .

The excellences become an important capital for the company to be able to perform and achieve the strategic targets that have been carefully formulated by management. As a social insurance company. Melalui tema kerja “take action now. keberadaan mobile services yang memungkinkan perusahaan meluaskan pelayanan dengan melakukan “jemput bola” (proaktif). once again shows that the company has the Foundation of philosophy of work. iklan layanan masyarakat. systems. penggunaan perangkat keselamatan. is the motivation to always put forward the interests of company’s stakeholders. run successfully. the existence of mobile service that allows companies expanding its services to do the proactive movemment. through various preventive activities. sistem. Through the theme work “take action now. ANALISA KINERJA PERUSAHAAN COmPANY PERFOmANCE ANALYSIS Penerapan Kebijakan Strategis Perusahaan melakukan preventive actions dengan menjadikan upaya pencegahan dan penanggulangan kecelakaan lalu lintas sebagai kebijakan strategis. Keberhasilan Perusahaan melewati tahun 2011 yang sempat diwarnai kelesuan perekonomian global oleh adanya krisis fiskal dari negara-negara di Eropa. terbukti mampu menurunkan tingkat keluhan masyarakat secara signifikan dari tahun ke tahun. Komitmen ini tetap kami pegang teguh yang dibuktikan dengan telah sukses dijalankannya berbagai program yang dirancang untuk memberikan lebih banyak kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat. PT Jasa Raharja (Persero) dalam seluruh kegiatan bisnisnya senantiasa fokus dan memprioritaskan terwujudnya pelayanan prima yang memuaskan kebutuhan masyarakat. and the opening of the service offices that is closer with society. sikap proaktif dalam menyelesaikan pembayaran klaim. serta pembukaan kantor-kantor pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. the proactive attitude in resolving claims. The acceleration service to provide the compensation fund. Semangat untuk memberikan pelayanan yang terbaik terus dikibarkan oleh segenap insan Perusahaan. Keunggulan-keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Perusahaan untuk mampu menjalankan dan mencapai target-target strategis yang telah dirumuskan secara cermat oleh manajamen. strategies and policies that are tough and tested. hal ini terlaksana dengan baik atas kerjasama dengan Kepolisian RI dan Kementerian Perhubungan serta mitra kerja terkait lainnya. public service 17 . Percepatan layanan pemberian dana santunan.Laporan Direksi Report Of The Board Of Directors Laporan Tahunan Perusahaan tahun 2011 ini kami persembahkan dengan rasa bangga dan penuh syukur karena mencatat berbagai pencapaian penting yang berhasil diraih Perusahaan pada tahun yang penuh tantangan namun sekaligus menjanjikan banyak peluang. We hold firmly the commitment that has been proved by various programmes that have been designed to give more convenience and comfort for the society. (Persero) in all of its business activities always focus and prioritize in creating an excellent service that satisfies the needs of the community. We offer this Corporate annual report 2011 with a sense of proud and full of gratitude because it has been recorded that many important achievements that has been achieved by the company in a challenging but at the same time promising a lot of opportunities. The success of the company through 2011 that had briefly influenced by the global economy’s malaise by the crisis fiscal from European countries. Spirit to give the best services keep continued by all company’s member. such as Safety Riding. the use of safety devices. it proved capable to reduce the complain of the society significantly from year to year. for excellence services” merupakan motivasi untuk selalu mengedepankan kepentingan stakeholders Perusahaan. penyediaan The Implementation of Strategics Policy The company has implemented the preventive actions by making prevention efforts and countermeasures of traffic accidents as a strategic policy. PT Jasa Raharja. for excellence services”. Sebagai Perusahaan asuransi sosial. melalui berbagai kegiatan yang bersifat preventive seperti Safety Riding. It is well established in cooperation with the Republik Indonesia Police Department and the Ministry of transportation as well as partners with other related work. sekali lagi menunjukkan bahwa Perusahaan memiliki fondasi filosofi kerja. strategi dan kebijakan yang tangguh dan teruji.

3.112. Pembayaran santunan Realisasi pembayaran santunan perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 1.45 billion over the budget as much as Rp 6.291. 2.34 miliar dengan pencapaian sebesar 107.LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS ambulance dan mobil unit kecelakaan lalu lintas. considering the situation of the national economy that is still not fully supporting the needs of community.868.93 billion over the budget as much as Rp 5.70%. traffic barricades.22 billion over the budget as much as Rp 3. Hal tersebut dituangkan dalam program kerja dan rencana strategis Perusahaan untuk meningkatkan nilai santunan yang sesuai dengan harapan masyarakat. helmet distribution.569.63%.91 billion with the achievement of 105. Jasa Raharja’s commitment to continuously giving the best service for the community is still the main priority.53%. traffic cones. Pendapatan underwriting Realisasi pendapatan underwriting perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 3. mengingat kondisi perekonomian nasional yang belum sepenuhnya mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terutama kebutuhan perlindungan dasar.62 with the achievement of 107.49 miliar dengan pencapaian sebesar 91. Equity Company equity realization year 2011 is Rp 4. pembagian helm.214. 18 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . hal ini bertujuan memudahkan untuk mengetahui bahwa Jasa Raharja merupakan satu-satunya perusahaan asuransi Badan Usaha Milik Negara yang melaksanakan asuransi kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan penumpang umum. It is listed in the company’s work program and the strategic plan to enhance the value of which corresponds to the expectations of the society. mudik gratis bagi pengendara sepeda motor.214.569.702.14% 6.10% 4. Hasil investasi Realisasi hasil investasi perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 533. Penciptaan brand awareness dan brand image.41%. advertising. access to EMERGENCY for the first aid and the improvement of the supporting facilities such us trafic signs. traffic safety campaign and the socialization of providing the basic protection across Indonesia. this is meant to let people know that Jasa Raharja is the only State-Owned Insurance Company.63 billion with the achievement of 109.85 miliar dengan pencapaian sebesar 103.868. Asset Company assets realization year 2011 is Rp 6. traffic cone. the provision of ambulance and car accident unit.702. Invesment Fund The realization of investment fund year 2011 is Rp 5. 3.70%.515.178. Underwriting Income Company Underwriting Income realization year 2011 is Rp 3.291.41 billion over the budget as much as Rp 496. sekaligus memposisikan perusahaan sebagai Asuransinya Masyarakat Indonesia. akses UGD untuk pertolongan pertama dan perbaikan sarana pendukung berupa rambu-rambu dan marka jalan. Dana investasi Realisasi dana investasi perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 5.515. Komitmen Jasa Raharja untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat tetap menjadi tujuan prioritas.22 miliar diatas anggaran sebesar Rp 3.90 miliar diatas anggaran sebesar Rp 4.85 billion with the achievement of 103. Aset Realisasi aset perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 6.53%. street signs. dialog publik kampanye keselamatan lalu lintas dan sosialisasi pemberian perlindungan dasar di seluruh Indonesia. that provide the traffic accident and public transport passengers insurance. 4.178. especially the needs of basic protection. 5. go free for motorcyclists.62 miliar dengan pencapaian sebesar 107.497. Yield on Investment Company yield realization year 2011 is Rp 533. merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keberadaan Jasa Raharja dalam dunia perasuransian.14% 6.63%.935.112.935.90 billion over the budget as much as Rp 4. 2.41%.91 miliar dengan pencapaian sebesar 105.497.41 miliar diatas anggaran sebesar Rp 496.34 billion with the achievement of 107. 5. Compensation Payment Company Compensation payment realization year 2011 is Rp 1.10%.93 billion under the budget as much as Rp 1. 1. barikade. is the effort to increase the knowledge of the people about the existence of Jasa Raharja in the world of insurance company. The creation of brand awareness and brand image. at the same time positioning the company as The Insurance of Indonesian People EVALUASI PENCAPAIAN KINERJA KEUANGAN EVALUATION OF FINANCIAL PERFOmANCE ACHIEVEmENT 1.63 miliar dengan pencapaian sebesar 109.45 miliar diatas anggaran sebesar Rp 6. public dialogue. Ekuitas Realisasi ekuitas perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 4.93 miliar diatas anggaran sebesar Rp 5.49 billion with the achievement of 91.93 miliar dibawah anggaran sebesar Rp 1.

9. peningkatan jumlah kecelakaan lalulintas.70%.75 billion with the achievement of 99. which includes the mode of transport by land.86 miliar dibawah anggaran sebesar Rp 618.172. the increase of tourists.25 miliar dengan pencapaian sebesar 143. pengaruh perubahan iklim. akan memberikan ruang terhadap peningkatan jumlah penduduk pada tingkat In the future. the increase of traffic accident. Business Profit Company business profit realization year 2011 is Rp 1. There are threat towards the continuity of the business of the public passengers insurance and the responsibily of the third party insurance. serta kondisi ekonomi yang cenderung masih kondusif.86 billion under the budget as much as Rp 618.95 billion over the budget as much as Rp 1. as well as the economic conditions that are likely to remain conducive. PROSPEK USAHA BUSINESS PROSPECTS Di masa mendatang usaha PT Jasa Raharja (Persero) diyakini akan semakin progresif melaksanakan kegiatan perlindungan kepada masyarakat melalui penyelenggaraan asuransi penumpang umum sesuai dengan amanat Undang-undang No. Net Profit Company net profit realization year 2011 is Rp 1. kereta api. 33 tahun 1964 dan asuransi tanggung jawab pihak ke tiga sesuai Undang-undang No. Indonesia as the world’s largest archipelago with a population of around 240 million people with the condition of the economy is expected to be improved in the next two or three years. will give the space to the increasing the number of the middle 19 . train.172. such as the growth of Indonesia transportation sector.95 miliar diatas anggaran sebesar Rp 1.70%.419. the supportive and providing business opportunities law.93%.12%. 8. peningkatan jumlah wisata. the increase of motor vehicle. Pola cuaca dan iklim yang akhir-akhir ini mengalami ketidakberaturan memberikan dampak yang mengganggu secara signifikan terhadap operasional semua moda transportasi. 34 tahun 1964.39 miliar dengan pencapaian sebesar 121.061.419.39 billion with the achievement of 121. antara lain adanya semangat anti monopoli. peningkatan mobilitas penumpang angkutan umum. Laba bersih Realisasi laba bersih perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 1. peningkatan jumlah kendaraan bermotor. The irregular weather and climate pattern lately experiencing disturbing repercussions significantly to all operational mode of transportation. These beliefs emerge by the existing business opportunities that is owned by PT Jasa Raharja (Persero). serta dampak dari implementasi otonomi daerah. the increase of public passengers mobility. and airplane. Laba usaha Realisasi laba usaha perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 1. 9. and the impact of the impelentation of regional autonomy. laut. Indonesia sebagai negara kepulauan terluas di dunia dengan jumlah penduduk yang berkisar 240 juta jiwa disertai dengan kondisi perekonomian diperkirakan dalam kurun dua hingga tiga tahun mendatang terus membaik. peraturan perundang-undangan yang mendukung dan yang memberikan peluang bisnis. Business cost Company business cost realization year 2011 is Rp 616. dan pesawat udara. 8. potensi perubahan pola kerjasama kemitraan. risiko perubahan program dan sistem penyelenggaraan asuransi wajib.93%.25 billion with the achievement of 143. Biaya usaha Realisasi biaya usaha perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 616.LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS 7. 7. the business of PT Jasa Raharja (Persero) is believed to be more progressive to carry out the protection activities to the community through the implementation of public passengers insurance in accordance with the Law no.75 miliar dengan pencapaian sebesar 99.061. in among them are the anti-monopoly spirit. the effect of the climate change.33 year 1964 mandate and the third party insurance in accordance with the Law no 34 year 1964. the potential of the changement of partnership cooperation pattern.10 billion over the budget as much as Rp 737.12% KENDALA yANG DIHADAPI THE OBSTACLE FACED Adanya ancaman terhadap kelangsungan penyelenggaraan usaha asuransi penumpang umum dan asuransi tanggung jawab pihak ke tiga. sea.10 miliar diatas anggaran sebesar Rp 737. yang meliputi moda tranportasi darat. Keyakinan tersebut muncul dengan adanya peluang bisnis yang dimiliki PT Jasa Raharja (Persero) yaitu perkembangan sektor transportasi Indonesia. the risks of the change of the programmes and the obligatory insurance system.

transparency.23 atau memperoleh peringkat kualitas penerapan GCG “SANGAT BAIK”. independensi dan kesetaraan serta keadilan dalam setiap transaksi sehingga sasaran perusahaan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan arahan Dewan Komisaris dan Pemegang Saham. so that the company’s target can be implemented properly in accordance with the direction of the Board of Commisioner and the Shareholder. the people and the other stakeholders for their trusts that make the company still exists and moves forward like now. equality and prosperity in every transaction. the Board of Commisioner. akuntabilitas. The implementation of the corporate governance (GCG) that run consistently and continuously.LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS menengah. accountability. 2012 Diding S. karyawan. semakin mengukuhkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi.23 or earned “VERY GOOD” for the quality ranking of GCG implementation. Anwar Direktur Utama/ President Director 20 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Kami akan terus mengupayakan langkah terbaik demi terwujudnya visi dan misi perusahaan di tahun-tahun mendatang. 2 Juli 2012 Jakarta. and make Indonesia to become the one of the countries with the promising business potential for the transportation industry. July 2. Dewan Komisaris. Dalam kesempatan ini ijinkan kami menghaturkan terima kasih kepada Pemegang Saham. We will continue to find out the best move for the sake of the realization of company’s vision and mision in the coming years. independence. Hal tersebut membuat pasar penumpang semua moda transportasi di Indonesia semakin berkembang sehingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi bisnis yang menjanjikan bagi industri transportasi. responsibility. mitra kerja. strengthen the company intention to increase efficiency. It is reflected through the assesments of theimplementation of Good Corporate Governance for year 2010 conducted by the external independent consultants that obtained the score of 94. Hal tersebut terefleksi melalui assesment implementasi Good Corporate Governance untuk tahun 2010 yang dilakukan oleh eksternal assesor/konsultan independen yang menghasilkan skor 94. meningkat dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2008 dengan skor 86. increased from the previous year in 2008 with a score 86. masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya atas kepercayaan yang membuat Perusahaan tetap eksis dan tumbuh maju seperti saat ini. transparansi. level population. Employees. This marks that the market of the passengers of all model of transportation in Indonesia will grow. Partnership. In this occasion. responsibilitas.20 atau memperoleh peringkat kualitas “BAIK”. allow us to express our thank you to the Shareholder. Jakarta.20 or earned the “GOOD” for the quality ranking. PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE THE ImPLEmENTATION OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE Pelaksanaan tata kelola perusahaan (GCG) yang dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan.

Chekoslovakia. Antara tahun 1995-1998 ditugaskan di anak perusahaan PT Jasaraharja Putera tahun 1998-2000 bertugas sebagai Kepala Divisi Akuntansi untuk kemudian dipercaya sebagai Direktur Keuangan Jasa Raharja sejak tahun 2000-sekarang. Director since March 2008 . Malaysia. Hongkong. Chief Representative. Kepala Seksi.present ROBINO SUHARSONO Kelahiran Kisaran. and Magister Manajemen(S2) from Pancasila University Jakarta in 1996 Direktur Keuangan Director of Finance Has been involved in programs of development of the foreign company in Australia. has been involved in programs of development of the foreign company in the United States.Profil Direksi Profile of Board of Directors DIDING SUDIRDJA ANWAR Kelahiran Cirebon Jawa Barat 1954. Belanda. Direktur Utama President Director Implementing Administration in 1977. Malaysia. Great Britain. Obtained his Bachelor (SI) in Economy from Universitas Islam Yogyakarta (UII) Yogyakarta in 1984. Netherlands. S1. Magister Manajemen Keuangan Universitas Sriwijaya Palembang. Italia. In 1991 he was appointed to be Verification Manager in the Head Office. Inggris. Master of Financial Management University of Sriwijaya Palembang. Tahun 1991 menjabat Kepala Bagian Verifikasi di Kantor Pusat. Thailand and countries in Europe. Faculty of Economics. France. Hong Kong. S1 Fakultas Ekonomi Universitas Pasundan Bandung. Kepala Cabang. Jerman. Head of Section. North Sumatera in 1958. Germany.sekarang. Magister Manajemen S2 dari Universitas Pancasila Jakarta tahun 1996. Memulai karier di PT Jasa Raharja (Persero) sebagai pelaksana Administrasi tahun 1977. in 1998-2000 he was appointed as the Head of Account Division. Meksiko. Czechoslovakia. Memulai karir di Jasa Raharja tahun 1984 di Kantor Cabang Medan hingga Kepala Perwakilan Sibolga. DirectorGeneral and HR Services Raharja. Prancis. Branch Chief. graduated from the Academy of Finance and Banking Jakarta. and then since 2000 he got his position as the Finance Director. Singapura. Meraih Strata 1 (S1) Ekonomi di Universitas Islam Indonesia di Yogyakarta (UII) tahun 1984. lulus dari Akademi Ilmu Keuangan dan Perbankan Jakarta. Malaysia. Malaysia. Filipina. Cina dan Thailand. until he was the Head of Representative Office Sibolga 21 . In addition to education in the country. Born in Kisaran. China and Thailand. Italy. Sumatera Utara 1958. Doktor Manajemen Pendidikan dari UNJ. Singapore. Born in Cirebon West Java in 1954. Doctor of Education Management from the State University of Jakarta Mengikuti program pengembangan bisnis perusahaan di Amerika Serikat. Kepala Perwakilan. Philippines. Mengikuti agenda yang berkaitan dengan pengembangan bisnis perusahaan antara lain di Australia. Direktur Utama sejak Maret 2008 . Africa. Mexico. Bandung Pasundan University. Head of Research and Development Division. Between 1995-1998 he was appointed in the subsidiary company PT Jasaraharja Putra. Direktur Umum dan SDM Jasa Raharja. Thailand dan Negara-negara di Eropa. Morocco. Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan. Maroko Afrika. He started his career in the company in 1984 in Medan Branch office.

Kepala Cabang Bengkulu tahun 1993-1996. He joined the Company in Surabaya Branch since 19841986. From 2001 to 2003 he was the Director of Jasaraharja Putra and in March 2008. Selain pendidikan di dalam negeri. Obtained his Bachelor (S1) in Economy from Brawijaya University Malang in 1982. menjabat Direktur Operasional di PT. I di Cabang Jawa Timur tahun 1988 1992. Bachelor (S1) in Finance Economy and Tax in 1986 from Sekolah Tinggi Keuangan Indonesia. He was appointed as the Head of Representative Office Strata I in East Java Branch in 1988-1992. Direktur SDM dan Umum Director of Human Resources and General Affair He joined the company in 1980 as Administration Staff in East Java Branch. Sejak bulan Maret 2008 dipercaya menjadi Direktur SDM dan Umum. Acting Head of Section in 1984. he was appointed as the Operational Director. Born in Ngawi East Java in 1956.Finance Manager and then manager of Compulsory Insurance Semarang Branch in 1992-1993 Direktur Operasional Director of Operations SUNTORO Lahir di Ngawi Jawa Timur 1956. has been involved in programs of development of the foreign company in Australia. Since March 2008 he was appointed as the HR & GA Director. dan Magister Manajemen (S2) di Universitas Sriwijaya Palembang tahun 1997. Austria dan Malaysia. South Sumatra dan Central Java. Yogyakarta. Since 2000 hold the position as the Head of Service Division and then the Head of R&D Division. In 1993-2000 he was appointed as the branch manager of Mataram. Got his Diploma (D3) from the Academy of Tax and Finance Surabaya. and Magister Manajemen (S2) in Sriwijaya University (Unsri).2008 menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan. Menjabat Kepala Perwakilan Tk. in1980. Manager in the Surety Bond Division in 1992-1993. Head of Representative Office Bondowoso in 1986. Tahun 2003 dipercaya menjadi Kepala Divisi Teknik anak perusahaan. Born in Madiun West Java in 1957. Kepala Seksi tahun 1987-1988. Claim Manager Medan Branch 1989-1992. In 1999 he got another Master degree in Marketing Management from STIE Mitra Indonesia Yogyakarta. Sumatera Selatan dan Jawa Tengah. Branch Manager in Bengkulu in 1993-1996. Austria dan Malaysia. In addition to education in the country. Sejak tahun 2000 menjabat Kepala Divisi Pelayanan dilanjutkan sebagai Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan. then get his position as the Branch Manager of North Sumatra Branch in 2003-2005 and 2008. DI Yogyakarta. Surabaya and got his Administration Master from Pusat Pengembangan Manajemen Terapan. Kepala Perwakilan Bondowoso 1986. 1993-2000 dipercaya sebagai Kepala Cabang Nusa Tenggara Barat. 22 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .1987. Strata 1 (S1) Ekonomi Keuangan dan Perpajakan tahun 1986 di Sekolah Tinggi Keuangan Indonesia. Meraih Diploma 3 (D3) Akademi Pajak dan Keuangan Surabaya. tahun 1980. Bergabung dengan perseroan tahun 1980 sebagai pelaksana administrasi di Cabang Jawa Timur. Kepala Bagian Keuangan selanjutnya Kepala Bagian Asuransi Wajib Cabang Jawa Tengah tahun 1992-1993. 1999 meraih gelar Master dalam bidang Manajemen Pemasaran dari STIE Mitra Indonesia Yogyakarta. Kepala Bagian Divisi Surety Bond 1992-1993. Meraih Strata 1 (S1) Ekonomi dari Universitas Brawijaya Malang pada tahun 1982. Malang 1992. Bergabung dengan PT Jasa Raharja (perseroan) di Surabaya sejak tahun 1984-1986. Between 19962003 he was appointed to be the staff of the Director in the Head In 2003 he was appointed to be the staff of the Director in the Head Office. pernah mengikuti agenda yang berkaitan dengan pengembangan bisnis perusahaan antara lain di Australia. Tahun yang sama dipercaya menjadi Kepala Cabang Sumatera Utara hingga tahun 2005. Head of Section in 1987-1988. Surabaya serta gelar Master Administrasi dari Pusat Pengembangan Manajemen Terapan Malang 1992. Tahun 1996-2003 menjadi Kepala Cabang di anak perusahaan. Palembang in 1997. Tahun 2005 .LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS BUDI SETyARSO Lahir di Madiun Jawa Timur tahun 1957. 20012008 menjabat Direktur Jasaraharja Putera dan Maret 2008. Kepala Bagian Klaim Cabang Sumatera Utara 1989-1992. Jasa Raharja (Persero).

Pernyataan Tanggung Jawab The Statement of Responsibilities Laporan Tahunan berikut Laporan Keuangan dan informasi lain yang terkait merupakan tanggung jawab manajemen PT Jasa Raharja (Persero) dan dijamin kebenarannya oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris dengan membubuhkan tanda tangannya masing-masing di bawah ini. The annual report followed by the financial report and other information that is related is the responsibilities of the management of PT Jasa Raharja (persero) and the accuracy of the report is guaranteed by all of Board of Directors members and Board of Commisioner by signing below Jakarta. 2012 Dewan Komisaris Board of Commissioners Mardiasmo Komisaris Utama President Commissioner Baroeto Badroes Komisaris Commissioner Sri Mulyanto Komisaris Commissioner Direksi Board of Directors Diding Sudirdja Anwar Direktur Utama President Director Robino Suharsono Direktur Keuangan Director of Finance Budi Setyarso Direktur Operasional Director of Operations Suntoro Direktur SDM & Umum Director of HR & General Affair 23 . July 2. 2 Juli 2012 Jakarta.

Bahkan diudara pun Anda dilindungi Even the air was you are protected UU No. 33 Year 1964 “Tiket alat angkutan umum yang anda bayar sudah termasuk premi asuransi Jasa Raharja” “Ticket means of public transport you pay is including insurance premiums Jasa Raharja “ . 33 Tahun 1964 Law No.

Mission And Culture Of The Company Strategi Perusahaan Company Strategic Akuntan Perseroan Company Accountant Peristiwa Penting Important Event Penghargaan Awards Struktur Organisasi Organization Structure Daftar Nama Pejabat Senior Senior Officers Name List Anak Perusahaan Subsidiaries .SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT A GLANCE 26 28 32 34 39 40 42 43 44 44 Profil Jasa Raharja Jasa Raharja Profile Perjalanan Waktu Time Journey Visi. Misi Dan Budaya Perusahaan Vision.

HR. 33 Tahun 1964 Undang Undang No. C-2 Kuningan Jakarta Selatan 12920 Telephone : (021) 5203435 Fax : (021) 5220284 Website : www.co.jasaraharja.co.jasaraharja. 34 Tahun 1964 tentang Dana kecelakaan lalulintas jalan. 34 year 1964 about the road traffic accident fund. Law no. NAmE OF THE COmPANY PT Jasa Raharja (Persero) HEAD OFFICE ADDRESS Jl. 34 Tahun 1964 KEGIATAN USAHA Menyelenggarakan asuransi berdasarkan Undang Undang No.id Email : pusat@jasaraharja. 33 year 1964. C-2 Kuningan Jakarta Selatan 12920 Telepon : (021) 5203435 Fax : (021) 5220284 Website : www. HR.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT A GLANCE Profil Pt Jasa Raharja (Persero) Pt Jasa Raharja (Persero) Profile NAMA PERUSAHAAN PT Jasa Raharja (Persero) ALAMAT KANTOR PUSAT Jl. Rasuna Said Kav. 33 Tahun 1964 tentang dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan Undang Undang No.com SMS Center : 0812 10 500 500 BIDANG USAHA Menyelenggarakan asuransi berdasarkan Undang Undang No.com SMS Center : 0812 10 500 500 BIDANG USAHA Business field Organized the insurance based on the law no. Rasuna Said Kav.id Email : pusat@jasaraharja.33 year 1964 about the mandatory fund of passengers accident and Law no. 26 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 34 year 1964 BUSINESS ACTIVITIES Operating the insurance based on Law No.

made before Imas Fatimah. Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-750/MK/ IV/11/1970 tanggal 18 Nopember 1970 tentang Pernyataan mengenai Perusahaan Negara (P. 5.800. children. 5.00 (lima triliun rupiah) MODAL DISETOR RP.63/ MBU/2008 on 13 May 2008 don’t have the ownership of the shares of PT Jasa Raharja (Persero) and on the other corporation under their own name. istri. JARINGAN KANTOR Jasa Raharja memiliki 28 kantor cabang. 39 year 1980 about The transformation of Djasa Rahardja State General Insurance Company to be a Limited Company (Persero). Notaris di Jakarta.000.00 (One trillion eight hundreds billion rupiah) SHARE OWNERSHIP All shares of the company (100%) owned by The Republic of Indonesia. 4. anak. Sarjana Hukum. SH.000. 49 dated 28 February 1981. 2.750/KMK/IV/II/1970 dated 18 November 1970 about the Declaration on Jasa Raharja State General Insurance Company as the State Business.000. Kep.000. AKTE PENDIRIAN Akta Nomor 49 tanggal 28 Februari 1981 yang dibuat dihadapan Imas Fatimah.000. 9 year 1969. 5. Notaris Jakarta. grand-children and grand-parents. Sarjana Hukum. Sarjana Hukum.00 (satu triliun delapan ratus miliar rupiah) KEPEMILIKAN SAHAM Seluruh saham Perseroan (100%) dimiliki oleh Negara Republik Indonesia Anggota Dewan Komisaris sesuai Keputusan Menteri Negara BUMN Nomor Kep-85/MBU/2008 tanggal 22 Mei 2008 tidak mempunyai kepemilikan saham di PT Jasa Raharja (Persero) maupun di korporasi lain baik atas nama pribadi. MSi.000. parents. Kep. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1961 tentang Pendirian Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Eka Karya. 3. 61 representative offices. Government Regulation No. 4. Charter of PT Jasa Raharja (Persero) as stated in the Deed No. On the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 1. Magister Sains. 49 dated 28 February 1981. wife. anak. LEGAL BASIC OF ESTABLISHEmENT: 1. 27 . orang tua. wife. 18 dated 2 October 2009 made before Julius Purnawan. Sarjana Hukum.) Asuransi Kerugian Jasa Raharja sebagai Usaha Negara seperti yang dimaksud dalam ayat (2) Pasal 2 Undang-Undang No.85/ MBU/2008 on 22 May 2008 don’t have the ownership of the shares of PT Jasa Raharja (Persero) and on the other corporation under their own name.000.000. 2. yang telah beberapa kali diubah dan ditambah.N. Notary Jakarta. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1965 tentang Pendirian Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Jasa Raharja. yang telah beberapa kali diubah. which has been amended for several times with the most recent amendment the Deed No. children. Anggota Direksi sesuai Keputusan Menteri Negara BUMN Nomor Kep-63/MBU/2008 tanggal 13 Mei 2008 tidak mempunyai kepemilikan saham di PT Jasa Raharja (Persero) maupun di korporasi lain baik atas nama pribadi. istri. 8 year 1965 about The Establishment of Jasa Raharja State General Insurance Company 3.000. made before Imas Fatimah.9 Tahun 1969. as stated in paragraph (2) article 2 of the Law no.000. dan terakhir dengan Akta Nomor 18 tanggal 2 Oktober 2009 yang dibuat di hadapan Julius Purnawan.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE MODAL PERSEROAN RP.000. DASAR HUKUM PENDIRIAN: 1. OFFICE NETWORk Jasa Raharja has 28 branch offices.00 (five trillion rupiah) PAID UP CAPITAL RP. Government Regulation No: 15 year 1961 about The Establishment of Eka Karya State General Insurance Company. The board of directore’s member in accordance with the decision of Ministry of State-Owned Company No.000. KEP .000.000. Notary in Jakarta. 18 dated 2 October 2009 made before Julius Purnawan. Notary in Jakarta. which has been amended for several times with the most recent amendment the Deed No. cucu dan kakek/nenek. The board of commisioner’s member in accordance with the decision of Ministry of State-Owned Company No.800. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 1980 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum Asuransi Kerugian Jasa Raharja menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Notaris di Jakarta. cucu dan kakek/nenek. grand-children and grand-parents. 40 kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) dan 828 Kantor Bersama Samsat yang tersebar diseluruh Indonesia. Anggaran Dasar PT Jasa Raharja (Persero) sebagaimana dimuat dalam Akta Nomor 49 tanggal 28 Pebruari 1981 yang dibuat dihadapan Imas Fatimah. CAPITAL BASE RP. Sarjana Hukum. FOUNDATION DEED The Deed no. 61 kantor perwakilan. 5. 35 Jasa Raharja Sercive Center and 807 Samsat Joint Offices that spread all aroun Indonesia. terakhir dengan Akta Nomor 18 tanggal 2 Oktober 2009 yang dibuat dihadapan Yulius Purnawan. Notaris di Jakarta. Government Regulation No. orang tua. parents.. Sarjana Hukum. 1.

33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU No. 1960 1965 Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. Perubahan status ini dituangkan dalam Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.Perjalanan Waktu Time Journey 1960 Penggabungan Perusahaan Asuransi Kerugian Negara (PAKN) Ika Bakti. KEP. Ika Darma. 33 of 1964 on Compulsory Insured Funds and Passenger Accidents Act no. The change of the status specified in the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 294293/BUM II tanggal 31 Desember 1960. Merger of State Insurance Companies Ika Bakti. 1965 as of January 1.tanggal 30 Maret 1965 terhitung mulai 1 Januari 1965 Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Jasa Raharja melaksanakan tugas khusus mengelola pelaksanaan UU No. Financing and Supervisory of Republic of Indonesia No. Pembiayaan dan Pengawasan RI No.750/KMK/IV/II/1970. Funding and Supervisory of the Republic. 1965 State Company Insurance Jasa Raharja carried out specific tasks to manage the implementation of Law no.750/KMK/IV/II/1970 State Insurance Company Jasa Raharja had changed its status of Public Corporation (Perum) Jasa Raharja. 34 of 1964 on Road Traffic Accident Fund 1970 Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Jasa Raharja di ubah statusnya menjadi Perusahaan Umum (Perum) Jasa Raharja. 1965 Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Urusan Pendapatan. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Based on the Decree of the Minister of Revenue. Ika Darma Ika Mulya and Ika Shakti to the State Insurance Company Ika Karya in accordance of announcement of Minister of Revenue. 8 Tahun 1965 di bentuk “Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Jasa Raharja” dengan melebur seluruh kekayaan. KEP. Based on Government Regulation No. Ika Mulya dan Ika Sakti menjadi Perusahaan Asuransi Kerugian Negara (PAKN) Ika Karya sesuai Pengumuman Menteri Urusan Pendapatan. BAPN 1-3-3. pegawai dan kewajiban Perusahaan Asuransi Kerugian Negara (PAKN) Ika Karya yang telah berubah menjadi Eka Karya. Pembiayaan dan Pengawasan RI No. 8 Year 1965 The State Enterprise Insurance Services Company Jasa Raharja was founded by merging all the assets. . BAPN 1-3-3 dated March 30. employees and the liabiities of the State Insurance Ika Karya that have been turned into Eka Karya. Of Indonesia 294293/BUM II dated December 31.

1981 Perubahan menjadi PT (Persero) Asuransi Kerugian Jasa Raharja dikukuhkan dengan Akte Notaris Imas Fatimah. The Last Amendment of the Articles of Association issued with the certificate No. • Asuransi non wajib yang meliputi asuransi kecelakaan diri (AKD). 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian diberlakukan. 1980 Mengingat usaha yang ditangani Perum Jasa Raharja semakin bertambah luas. 14 on August 6. These activities are delivered and managed by a subsidiary. SH.34 Tahun 1978 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 8 Year 1965 on the Establishment of Public Insurance Company Jasa Raharja. the social insurance companies are prohibited from conducting business other than business activities according to its business. After Law no. 39 in 1980 dated 6 November 1980. 49 Tahun 1981 tanggal 28 Pebruari1981. 8 Tahun 1965 tentang Pendirian Perusahaan Umum Asuransi Kerugian Jasa Raharja. the status has been changed to PT (Persero) Jasa Raharja Loss Insurance. SH. before notary Julius Purnawan. SH. based on Government Decree No. PT Jasa Raharja (Persero) expanded its business scope to include: • Surety Bond based on Government Regulation no. 2008. 39 Tahun 1980 tanggal 6 Nopember 1980 statusnya di ubah menjadi PT (Persero) Asuransi Kerugian Jasa Raharja. jaminan tambahan dan lain sebagainya. maka perusahaan asuransi sosial dilarang melaksanakan kegiatan usaha lain diluar kegiatan usaha sesuai bidang usahanya. PT Jasaraharja Putera. The changed into PT (Persero) Jasa Raharja Insurance authenticated by Notary Imas Fatimah. • No compulsory insurance covering personal accident insurance. additional collateral and so on. 14 tanggal 6 Agustus 2008 yang dibuat dihadapan Notaris Julius Purnawan. asuransi kecelakaan diri dalam perjalanan (AKDP). Concerning of that the business that is handled by Perum Jasa Raharja expanded. Kegiatan tersebut diserahkan dan dikelola oleh anak perusahaan yaitu PT Jasaraharja Putera. 1994 Setelah UU No.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE 1978 PT Jasa Raharja (Persero) diperluas lingkup usahanya sehingga mencakup: • Surety Bond berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1981. personal accident insurance on the road (Descending). 2 of 1992 on Insurance Business in place. MS LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT 29 . 34 Year 1978 concerning Changes in Government Regulation no. No 49 Year 1981 dated February 28. SH No. 2008 Perubahan Anggaran Dasar perusahaan yang terakhir dengan akte No. berdasarkan Peraturan Pemerintah No.

keempat perusahaan asuransi tersebut kembali dilebur dan digabungkan menjadi satu perusahaan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1960 tentang Penentuan Perusahaan Asuransi Kerugian milik Belanda di Indonesia yang dikenakan Nasionalisasi.J. 8 (eight) companies were merged became 4 (four) insurance companies as follows: 1.V. Pemerintah menerbitkan Undang Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Assurantie Kantoor O.V. Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1965 tentang Pendirian Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Jasa Raharja. . In line with Government idea to give protection to the citizens against financial risks caused by traffic accident and passenger of public vehicles.J. Dari 14 (empat belas) perusahaan yang telah dinasionalisasi tersebut. Assurantie Kantoor O. Assurantie Maatschappij Djakarta dan N. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1965 tersebut. Based on the Government Regulation Number 3 Year 1960 on the Determination of the Dutch General Insurance Companies in Indonesia which should be nationalized. 8 (delapan) di antaranya dilebur dan digabungkan menjadi 4 (empat) perusahaan asuransi sebagai berikut: 1. 8 year 1965. Firma Bekouw & Mijnssen. yaitu Perusahaan Asuransi Kerugian Negara Eka Karya. 2. Assurantie Kantoor Langeveldt-Schroder digabungkan menjadi PAKN Ika Dharma. it can be concluded that Ika Karja State General Insurance Company was the origin of Jasa Raharja legal entity. PT Maskapai Asuransi Arah Baru (ARBA) were merged to be PAKN Ika Sakti Base on the Government Regulation No. Out of the 14 (fourteen) natoinalized companies. Sejalan dengan pemikiran Pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat terhadap risiko keuangan akibat kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang umum. N. Firma Bekouw & Mijnssen. the four insurance companies were re-merged to be Eka Karya State General Insurance Company.W. all assets of Eka Karya State General Insurance Company was transferred to Jasa Raharja State General Insurance Company. sehingga seluruhnya menjadi milik Pemerintah Republik Indonesia. 34 year 1964 on the Traffic Accident Fund.T.W. Keberadaan PT Jasa Raharja (Persero) tidak dapat dipisahkan dari peristiwa pengambilalihan atau nasionalisasi perusahaanperusahaan asuransi milik Pemerintah Belanda oleh Pemerintah Republik Indonesia. Assurantie Kantoor Langeveldt-Schroder were merged to be PAKN Ika Dharma 3. Kantoor Asuransi Kali Besar di Jakarta digabungkan menjadi PAKN Ika Mulya.V. N.V. maka dapat disimpulkan bahwa Perusahaan Asuransi Kerugian Negara Ika Karja merupakan cikal bakal berdirinya badan hukum Jasa Raharja. has a long history in line with the establishment of the Republic of Indonesia (NKRI). Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1961 berlaku terhitung sejak tanggal 1 Januari 1961. 3. segala harta kekayaan Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Eka Karya dialihkan kepada Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Jasa Raharja. Firma Sluyters & Co were merged to be PAKN Ika Bhakti 2. 8 year 1965 on the Establishment of Jasa Raharja State General Insurance Company. 15 year 1961 on the Establishment of Eka Karya State General Insurance Company. N. Schlencker dan N. 33 year 1964 on the Compulsory Fund for Passenger Accident and Law No. With the transfer. Firma Blom & var der Aa.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE PERJALANAN WAKTU TImE JOURNEY Selama perjalanan waktu PT Jasa Raharja (Persero) memiliki sejarah panjang sejalan dengan sejarah pendirian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). so that all was owned by the Government of the Republic of Indonesia. the Government published the Law no. During the time journey. 30 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . the Government of the Republic of Indonesia nationalized 14 (fourteen) Dutch insurance companies.V. 4. Schlencker dan N. Dengan pengalihan tersebut. Assurantie Maatschappij Djakarta dan N.V.V. Firma Blom & var der Aa. Maskapai Asuransi Arah Baru (Arba) menjadi PAKN Ika Sakti. the Government published Government Regulation No. To prepare the legal entity to be the operator of both Law. N. Based on the Government Regulation No. Kantoor Assurantie Kali Besar in Jakarta were merged to be PAKN Ika Mulya 4. 15 year 1961 was effective on1 January 1961. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1961 tentang Pendirian Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Eka Karya. Dalam rangka mempersiapkan badan hukum yang akan menjadi pelaksana kedua Undang-Undang tersebut. Firma Sluyters & Co digabungkan menjadi PAKN Ika Bhakti. P. Pemerintah Republik Indonesia melakukan nasionalisasi atas 14 (empat belas) perusahaan asuransi milik Pemerintah Belanda.V. The existence of PT Jasa Raharja (Persero) cannot be separated from the nasionalisation of the Dutch insurance companies by the Government of the Republic of Indonesia.The Government Regulation No.

2 year 1992 on Insurance Business. based on the resolution of the Extraordinary Shareholders General Meeting on 18 April 1984. Dengan diberlakukannya UndangUndang Nomor 2 Tahun 1992 tentan Usaha Perasuransian.e. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-750/MK/IV/11/1970 tanggal 18 November 1970 tentang Pernyataan mengenai Perusahaan Negara (P. Dengan demikian terhitung tahun 1994 PT Jasa Raharja (Persero) tidak lagi melaksanakan kegiatan usaha surety bond. tanggal 1 Januari 1961 yang merupakan tanggal pendirian Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Eka Karya. yang meliputi asuransi kecelakaan diri (AKD). the name of the company was changed into PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja Limited Company. Travel Accident insurance. maka perusahaan asuransi sosial dilarang melaksanakan kegiatan usaha lain di luar kegiatan usaha dalam rangka melaksanakan UndangUndang.A 5/234/11. i. With this change. Pada tahun 1970. 8 Year 1965 on the Establishment of Jasa Raharja State General Insurance Company.5/234/11. As a Social Insurance Company. Jasa Raharja secara konsisten melaksanakan kegiatan usaha dalam rangka melaksanakan asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 berikut peraturan pelaksanaannya dan asuransi tanggung jawab menurut hukum terhadap pihak ketiga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 berikut peraturan pelaksanaannya. With that Government Regulation. nama perusahaan mengalami perubahan menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Asuransi Kerugian Jasa Raharja disingkat PT Jasa Raharja (Persero). But in its development Jasa Raharja was appointed to conduct additional business activities. Jasa Raharja extended its business including Surety Bond After conducting the Surety Bond business. 34 Year 1978 on the amendment of Government Regulation No. Based on the Decree of the Minister of Finance No. Furthermore. Jasa Raharja changed its legal entity again.KEP-750/MK/ IV/11/1970 dated 18 November 1970 on the Declaration on Jasa Raharja State General Insurance Company as the State Business as stated in paragraph (2) article 2 year 1969. Namun demikian dalam perjalanannya Jasa Raharja pernah ditugaskan oleh Pemerintah untuk melaksanakan kegiatan usaha tambahan. 31 . Jasa Raharja diperluas lingkup usahanya sehingga mencakup surety bond. that is through the Government Regulation No. 33 Year 1964 with its operational regulations. the date of 1 January 1961 which was the establishment date of Eka Karya State General Insurance Company. Dengan Peraturan Pemerintah tersebut. jaminan tambahan dan lain sebagainya. Jasa Raharja kembali mengalami perubahan bentuk badan hukum. etc. The change of the legal status was effective since the company obtained its new legal status as a limited company (Persero). The extended business were run until the end of 1993. yaitu dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1978 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1965 tentang Pendirian Perusahaan Umum Asuransi Kerugian “Jasa Raharja”. the legal form of Jasa Raharja State General Insurance Company was changed to be Jasa Raharja Public General Insurance Company. Setelah melaksanakan kegiatan usaha di bidang surety bond. every year is memorized as the birthday of Jasa Raharja In 1970. Y. asuransi kecelakaan diri dan asuransi umum lainnya. the name of the company was changed into Asuransi Jasa Raharja Limited Company (Persero) or shortened into PT Jasa Raharja (Persero).N. Since 1 Januari 1965. With the implementation of the Law No. social insurance company was not allowed to run business activities outside those which were stated in the Law. Dengan perubahan tersebut maka nama perusahaan diubah menjadi Perseroan Terbatas PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.A. asuransi kecelakaan diri dalam perjalanan (AKDP). Extra Cover. Kegiatan usaha yang diperluas itu dilaksanakan sampai dengan akhir tahun 1993. Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Jasa Raharja diubah bentuk badan hukumnya menjadi Perusahaan Umum Asuransi Kerugian Jasa Raharja. Jasa Raharja memperluas lagi kegiatan usahanya ke bidang asuransi non wajib.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE Oleh karena itu. Selanjutnya berdasarkan hasil keputusan rapat umum luar biasa pemegang saham tanggal 18 April 1984. setiap tahun diperingati sebagai tanggal kelahiran Jasa Raharja. Jasa Raharja extended its business to the non-compulsary insurance such as Personal Accident Insurance. Perubahan bentuk badan hukum tersebut berlaku terhitung sejak diperolehnya status badan hukum sebagai perseroan terbatas yaitu berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman tanggal 8 Maret 1982 nomor Y. Jasa Raharja consistently conducting its business activities to operate insurance for public vehicle traffic accident in line with the Law as stated in the Law No. Therefore.9 Tahun 1969. with effect from 1 January 1994 Jasa Raharja no longer conducting Surety Bond and noncompulsory insurance and back to social insurance business. based on the decree of Minister of Justice dated 8 March 1982 No.) Asuransi Kerugian Jasa Raharja sebagai Usaha Negara seperti yang dimaksud dalam ayat (2) Pasal 2 Undang-undang No. Sejak 1 Januari 1965.

berkepribadian. MISSION AND CURTURE OF THE COMPANY ORIENTED ON IMPROVING BENEFITS AND SERVICE Catur Bakti Ekakarsa Jasa Raharja Bakti Kepada Masyarakat Mengutamakan perlindungan dasar dan pelayanan prima sejalan dengan kebutuhan masyarakat Bakti Kepada Negara Mewujudkan kinerja terbaik sebagai penyelenggara program Asuransi Sosial dan Asuransi Wajib serta Badan Usaha Milik Negara Bakti Kepada Perusahaan Mewujudkan keseimbangan kepenti-ngan agar produktivitas dapat tercapai secara optimal demi kesinambungan Perusahaan Bakti Kepada Lingkungan Memberdayakan potensi sumber daya bagi keseimbangan dan kelestarian lingkungan To The Communities Give priority to basic protection and excellent service in line with the needs of the community Service to The Nation Manifesting the best performance as the social insurance program and insurance compulsory and state-owned Service to The Company Manifesting balance interests to productivity can be achieved optimally for continuity company Service to The Environment Empowering potential resources for balance and environmental sustainability Tanggap/ Responsive Peka. loyal dan profesional. mempunyai semangat kerja dan integritas yang tinggi. Tangguh/ Strong Sopan. Misi dan Budaya Perusahaan Vission. knowledgeable and had personality.Visi. proactive in helping people got a traffic accident Tangkas/ Agile Mampu melaksanakan tugas. Mission and Corporate Culture Menjadi perusahaan terkemuka di bidang Asuransi dengan mengutamakan penye-lenggaraan program Asuransi Sosial dan Asuransi Wajib seja-lan dengan kebutuhan masyarakat Be a leading company in the field of Insurance with the emphasis on providing social insurance programs and Mandatory Insurance in line with the needs of the community VISI. berilmu dan beriman serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat banyak Courteous. Proaktif dalam membantu masyarakat yang mendapat musibah kecelakaan lalulintas Sensitive. high disloyal and professional. MISI DAN BUDAyA PERUSAHAAN BERORIENTASI PADA PENINGKATAN MANFAAT PELAyANAN VISION. Able to carry out tasks have a spirit of work and integrity. as well as believers and always give priority to the interests of the community a lot 32 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .

Prima In Service KEBIJAKAN MUTU/ QUALITY POLICY Menerapkan sistem kerja terpadu dengan menjadikan mutu terbaik sebagai budaya kerja untuk mendukung kegiatan perusahaan yang efisien dan produktif. KEBIJAKAN MUTU DAN KREDO JASARAHARJA THE mOTTO.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE MOTO. Major In Protection. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Devoted to God Almighty and Have Noble Character 2. Implementing integrated working system by making the best quality as a work culture to support the activities of the company are efficient and productive. QUALITY POLICY AND CREED JASARAHARJA MOTO/ mOTTO Utama dalam perlindungan. KREDO JASA RAHARJA/ CREED JASA RAHARJA 1. profesional dan disiplin Honest. Professional and Discipline 33 . Bersikap jujur. Mengutamakan kepuasan pelanggan Giving Priority to Costumer Satisfaction 3. prima dalam pelayanan.

Ke tiga sasaran strategi tersebut saling terkait dalam mendukung keberhasilan operasional Perusahaan. There are three strategic goals which become the focus of PT Jasa Raharja (Persero) in 2011. PT Jasa Raharja increased growth (Persero) throughout the year 2011. Dalam rangka meningkatkan peran dan memperkuat posisi dalam tahun 2011. strengthening of internal conditions and business analysis company. Hal ini tergambar dari arah kebijakan manajemen yang selanjutnya dituangkan dalam rencana strategi dan program kerja perusahaan.Strategi Perusahaan Company Strategic 1. Meningkatnya pertumbuhan PT Jasa Raharja (Persero) sepanjang tahun 2011. namun perolehan laba tersebut dikaitkan dengan tujuan perusahaan tidak dicapai dengan mengorbankan aspek kepentingan masyarakat korban kecelakaan lalu lintas. merupakan bukti kuat bahwa Asuransi Kecelakaan Penumpang Umum dan Asuransi kecelakaan lalu lintas dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dan dipercaya sebagai pelindung dalam perjalanan. PT Jasa Raharja (Persero) return apply corporate strategies that lead to continued offensive strategy stage II. is strong evidence that the public Passenger accident insurance and insurance of traffic accidents can meet the various needs of the community and believed to be protective in travel. 40 of 2007 about the limited liability company. Peningkatan dan Perluasan Pelayanan Improvement and Expansion of Services Kajian Bisnis Business Studies Penguatan Kondisi Internal Strengthening Internal Conditions Konsistensi Penerapan GCG/ Consistency of Application of GCG Konsistensi Penerapan Manajemen Risiko/ Consistency of Application of Risk Management Konsistensi Penerapan Teknologi Informasi/ Consistency of Application of Information Technology Konsistensi Penerapan Pengendalian Internal/ Consistency of Application of Internal Control PT Jasa Raharja (Persero) saat ini masih berstatus sebagai Perusahaan Perseroan tentunya juga berusaha memperoleh laba sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. The three goals are intertwined in the strategy supports the success of the company’s operations. Ada tiga sasaran strategis yang menjadi fokus PT Jasa Raharja (Persero) pada tahun 2011. STRATEGI PERUSAHAAN TAHUN 2011 COmPANY STRATEGIC 2011 Tahun 2011 merupakan momentum bagi PT Jasa Raharja (Persero) untuk memantapkan posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi sosial yang terbaik di Indonesia. yaitu: PT Jasa Raharja (Persero) is currently still remained as the company attempted to acquire the company would return as by Act No. yaitu peningkatan dan perluasan pelayanan. In order to increase the role and strengthen positions in 2011. PT Jasa Raharja (Persero) kembali menerapkan strategi koorporat yang mengarah pada strategi ofensif lanjutan tahap II. penguatan kondisi internal dan kajian bisnis perusahaan. but the profit margin associated with the company’s goals are not achieved at the expense of the public interest aspect of the victims of traffic accidents. 2011 is the momentum for our company PT Jasa Raharja (Persero) to solidify its position as one of the best social insurance company in Indonesia. This is reflected from the direction of management policy and then poured in the plan strategy and programme of work of the company. namely an increase in and expansion of services. namely: 34 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .

tahun 2012 sebanyak 5 orang dan tahun 2013 sebanyak 5 orang. To achieve that ideal view. putting the employee service-oriented and make standard service that is easy to understand. pelayanan lebih berupa tindakan nyata yang memiliki sifat “dilakukan”. 2012 into 2 hours and in 2013 to be 1 hour. Strategic policy defined through in-depth analysis. menempatkan pegawai yang berorientasi pelayanan dan membuat standar pelayanan yang mudah dipahami. sangat tergantung pada unsur manusia dan sangat mencerminkan citra seluruh elemen perusahaan. The level of complaints was the target of corporate policy in 2011. dapat dirasakan. can not be returned. 2012 and 2013 are retained on sections 0. nilai 85 persen tahun 2012 dan nilai 90 persen untuk tahun 2013. tahun 2012 dan tahun 2013 dipertahankan pada capaian 0.1 persen. as many as 5 people by 2012 and 2013 as many as 5 people. Kebijakan strategis yang ditetapkan melalui analisa mendalam mulai dari perencanaan.1 percent. The implementation of such socialization to get public recognition to the existence of PT Jasa Raharja (Persero) which is evidenced by the increase in acquisition value of community satisfaction (customer Satisfaction index) to be 80 percent in 2011. Increase and Expansion of Service In view of the most simple and practical. 2) Fix the level of response the company against public complaints by setting policy opens complaint complaints that can be easily accessed. depends very much on the human element and all elements reflected the image of the company. diantaranya: 1) Mensosialisasi PT Jasa Raharja (Persero) sebagai pengelola utama Asuransi Kecelakaan Penumpang Umum sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 tahun 1964 dan Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 tahun 1964. 4) Menambah jumlah dokter pada tahun 2011 sebanyak 5 orang. and the application of evaluation and coaching done pattern of administration services in branch offices and representatives. not seen. tahun 2012 menjadi 2 jam dan pada tahun 2013 menjadi 1 jam. Pelaksanaan sosialisasi tersebut untuk mendapatkan pengakuan masyarakat terhadap keberadaan PT Jasa Raharja (Persero) yang dibuktikan dengan peningkatan perolehan nilai kepuasan masyarakat (customer Satisfaction index) menjadi 80 persen dalam tahun 2011. Jasa Raharja (Persero) menetapkan kebijakan strategi inovatif sebagai terobosan penting dalam mengembangkan kualitas pelayanan. pushing the PT Jasa Raharja (Persero) establish policy strategies as an important innovative breakthrough in developing the quality of service. This policy was taken by service of process simplification that is still possible. the value of 85 percent by 2012 and the value of 90 percent for 2013. more service in the form of real action that has done. 2) Memperbaiki tingkat respon perusahaan terhadap keluhan masyarakat dengan menetapkan kebijakan membuka saluran pengaduan keluhan yang dapat dengan mudah di akses. Penerapan strategi ini selain ditujukan untuk mempercepat penentuan sifat cedera dan cacat tetap serta pengobatan yang diberikan kepada korban lalu lintas. implementation planning ranging from that done in earnest and evaluation policy periodically to assess 35 . can be felt. 3) Increase the speed of service in 2011 to be 3 hours. Kebijakan ini diambil dengan melakukan penyederhanaan proses pelayanan yang masih mungkin dilakukan. 33 of 1964. tidak bisa dikembalikan. The application of this strategy is intended to accelerate the determination as well as the nature of the injury and permanent disability and treatment afforded to victims of traffic. pelaksanaan yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan evaluasi a. as well as to the implementation of the standard completion stipend according to quality management system ISO 9001-2008 quality documents by applying consistently on all lines PT Jasa Raharja Organization (Persero).SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE a. 3) Meningkatkan kecepatan pelayanan pada tahun 2011 menjadi 3 jam. mendorong PT. 4) Increase the number of doctors in 2011 as much as 5 people. juga untuk implementasi standar penyelesaian santunan sesuai sistem manajemen mutu ISO 9001-2008 dengan menerapkan dokumen mutu secara konsisten di semua lini organisasi PT Jasa Raharja (Persero). 33 of 1964 and appropriate Traffic accident insurance mandate Act No. including: 1) To socialize PT Jasa Raharja (Persero) as the primary Manager General Passenger accident insurance according to commendation of Act No. Untuk mencapai pandangan ideal itu. sekaligus dilakukan penerapan evaluasi dan pembinaan pola administrasi pelayanan di Kantor Cabang dan Perwakilan. Tingkat keluhan yang menjadi sasaran kebijakan perusahaan pada tahun 2011. Peningkatan dan Perluasan Pelayanan Dalam pandangan yang paling sederhana dan praktis. tidak terlihat.

kemampuan untuk dapat berhubungan baik dengan stakeholders. diarahkan untuk meningkatkan integritas. 4) Kapabilitas Perilaku. kemampuan mencari informasi dan pengetahuan mengenai masyarakat pengguna jasa. 2) Kapabilitas Pemasaran. Business Analysis Revitalize and optimalize the role and functions of the planning and development to perform various 36 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . b. the ability to understand user community services. the ability to search for information and knowledge about public service users. dengan lebih menekankan kemampuan untuk pengembangan pelayanan. Kapabilitas perilaku diperlukan sebagai elemen karakter yang mendasari timbulnya pengakuan atas kejujuran dan merupakan kualitas yang mendasari kepercayaan masyarakat sebagai patokan bagi insan Jasa Raharja dalam menguji semua keputusan yang diambil. responsibility and work culture of each person based on the application of the principle of Services Raharja Good Corporate Governance. komitmen. and the ability to have knowledge about the needs of the user community services. manajemen risiko. it would be emphasizing Management capacity building in financial management and investment. To be able to obtain internal conditions that are expected. needed improvement on: 1) Capabilities. 4) Behavior Capabilities. as well as the ability to conduct planning and development. menghindari kecurangan atau pelanggaran yang bersifat prinsip. tanggung jawab dan budaya kerja setiap insan Jasa Raharja berdasarkan penerapan prinsip Good Corporate Governance. geared to improve integrity. serta kemampuan untuk melakukan perencanaan dan pengembangan. focusing on the ability to integrate operational activities and insurance services. c. to avoid fraud or violation of the principle of self. akan lebih menekankan peningkatan kemampuan pada manajemen keuangan dan investasi. 3) Technical Capabilities. penerapan manajamen risiko. oriented to internal activities. Untuk dapat memperoleh kondisi internal yang diharapkan. berorientasi pada kegiatan internal. Penguatan kondisi internal Pola kebijakan perusahaan yang akan diterapkan dalam memperkuat kondisi internal lebih difokuskan pada upaya yang berkaitan dengan pengembangan SDM dan kompetisi internal. penerapan teknologi informasi penerapan pengendalian internal dan pengembangan Sumber Daya Manusia yang berkelanjutan. risk management practices. human resource management. 3) Kapabilitas Teknis. optimalisasi implementasi semua strategi tahun 2011 harus didukung konsistensi penerapan Good Corporate Governance. the level of its success. memfokuskan pada kemampuan untuk mengintegrasikan kegiatan operasional asuransi dan pelayanan. Karena itu. manajemen sumber daya manusia. menghindari diri dari benturan kepentingan dan perbuatan tercela serta mengikuti prinsip-prinsip obyektifitas dan kehati-hatian secara profesional. Behavior Capabilities required as elements underlying incidence of characters recognition of honesty and quality is the underlying public confidence as a benchmark for Jasa Raharja’s People in testing all decisions taken. risk management. commitment. avoid conflicts of interest and misdemeanors as well as follow the principles of objectivity and prudence in a professional manner. Therefore. manajemen teknologi informasi. the ability to be able to relate well with stakeholders. Strengthen Internal Conditions Patterns of corporate policy that will be applied in strengthening internal conditions are more focused on efforts related to development of HR and internal competition. kemampuan untuk memprediksi pendapatan dan keuangan serta kemampuan untuk melakukan pengawasan kualitas pelayanan. Kajian Bisnis Merevitalisasi dan mengoptimalisasi peran dan fungsi perencanaan dan pengembangan untuk c. the ability to predict revenue and finance as well as the ability to monitor the quality of service. kemampuan dalam memahami masyarakat pengguna jasa. all implementations of optimization strategies in 2011 should be the consistency of application of supported Good Corporate Governance.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE kebijakan secara periodik untuk menilai tingkat keberhasilannya. with more emphasizes the ability to service development. diperlukan peningkatan tentang: 1) Kapabilitas Manajemen. b. dan kemampuan untuk memiliki pengetahuan tentang kebutuhan masyarakat pengguna jasa. information technology management. the application of information technology in the application of internal control and human resource development are sustained. 2) Marketing Capabilities.

PT Jasa Raharja (Persero) memaknai kondisi itu sebagai sebuah tantangan dan tanggung jawab untuk terus memberikan layanan berkualitas. among others: 1) Business analysis to support an increase in the claims ratio so that there is a balance scale with scale fees in cash benefit each type of insurance. 5) Kajian bisnis untuk mendukung identifikasi perubahan lingkungan eksternal yang berpengaruh terhadap kegiatan usaha perusahaan. rail. as well as various important studies that should be able to provide input to the entire organizational unit in an attempt to increase the performance of the company. angkutan laut dan udara. 2. jalan raya. 5) Business analysis to support the identification of external environmental changes that affect the business activities of the company. air and sea transport 4) Business analysis to support the company’s activities on the basis of appropriate and modern management and good governance efforts. serta berbagai kajian penting yang harus mampu memberikan masukan kepada seluruh unit organisasi dalam upaya peningkatan kinerja perusahaan. PT Jasa Raharja (Persero) fulfilled the conditions as a challenges and responsibilities to continue providing quality service.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE melakukan berbagai kajian intensif yang berfokus pada permasalahan strategis perusahaan. Business analysis are. To reach the position as a leading social insurance company is certainly not easy for PT Jasa Raharja (Persero) in the coming years. 34 of 1964. Integritas Dalam Pertumbuhan Integrity In Growth Sistem & Teknologi Systems & Technology Data Penumpang Passenger Data SDM yang terampil Skilled human resources Pelayanan Prima yang terstandar Excellent Service is standardized Kajian Bisnis Business studies Kepatuhan Compliance Kepatutan Comformance Kredo Jasa Raharja/ Credo Jasa Raharja Budaya Perusahaan/ Corporate Culture 37 . 33 of 1964 and Act No. kereta api. 4) Kajian bisnis untuk mendukung kegiatan perusahaan sesuai dan berdasarkan manajemen modern dan tata kelola usaha yang baik. 2) Kajian bisnis untuk mendukung eksistensi PT Jasa Raharja (Persero) sebagai penyelenggara UndangUndang Nomor 33 tahun 1964 dan UndangUndang Nomor 34 tahun 1964. highway. Kajian bisnis tersebut antara lain: 1) Kajian bisnis untuk mendukung peningkatan klaim ratio sehingga terdapat keseimbangan besaran santunan dengan besaran iuran dimasing-masing jenis asuransi. 3) Business analysis to support the development of a product that is managed by PT Jasa Raharja (Persero) to capture the opportunities of existing traffic laws. 3) Kajian bisnis untuk mendukung pengembangan produk yang dikelola PT Jasa Raharja (Persero) untuk menangkap peluang dari adanya UndangUndang Lalu lintas. STRATEGI PERUSAHAAN TAHUN 2012 COmPANY STRATEGIC 2012 Meraih posisi sebagai perusahaan asuransi sosial terdepan tentu tak mudah bagi PT Jasa Raharja (Persero) dalam tahun-tahun mendatang. studies which focus on the problems of intensive strategic companies. 2) Business analysis to support the existence of PT Jasa Raharja (Persero) as organizer of Act No.

d. Mengimplementasikan aplikasi DASl JR berbasis Web. c. 4) Transparency. 33 year 1964 and Law no. pelayanan prima yang terstandar (standardize service excellence) dan kajian bisnis. b) Unit kerja yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan santunan. PT Jasa Raharja (Persero) telah menyiapkan 6 (enam) program prioritas sebagai implementasi dari rencana kebijakan strategi perusahaan. Optimalisasi pengendalian biaya sehingga terwujud efisiensi. 4) Keterbukaan. especially in providing excellence service to the communities on the impelentation of Law no. b. persyaratan. cepat dan tidak berbelit-belit serta mudah dipahami dan dilaksanakan. yaitu aspek SDM yang terampil dan ahli. Melakukan kajian bisnis untuk menyesuaikan kebutuhan perusahaan. dalam arti bahwa prosedur/tata cara pelayanan diselenggarakan secara mudah. fast and not convoluted and easily understood and implemented 2) Clarity and certainty about: a) The requirment of compensation service. 34 year 1964. pejabat penanggung jawab pelayanan santunan dan hal lain yang berkaitan dengan proses pelayanan umum diinformasikan In 2012. Memanfaatkan media elektronik yang mempunyai cakupan wilayah penyiaran yang luas. e. The company consider that the three strategics targets are still relevant to the company effort to achieve sustainable growth. Conduct studies to suit the needs of business enterprises f. lancar. either technically and administratif b) The work unit that responsible to serve the compensation service. 34 tahun 1964. requirements. Menetapkan kebijakan dan mengimplementasikan pedoman risiko secara berkesinambungan. the company’s strategics in 2012 are still continuing company policy orientation on “offensive but still focused on three strategics goals and to notice sustainability aspect of some programmes”. So. d) Pejabat yang menerima keluhan masyarakat. with the focus on a. Utilize electronic media that have a wide coverage area of broadcasting e. terutama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di dalam menyelenggarakan UU No. Melakukan rekruitmen karyawan sesuai dengan standar kualitas yang dibutuhkan perusahaan. Recruitment of employees in accordance with company quality standards required d. Perusahaan memandang ke tiga sasaran strategi ini masih relevan dengan upaya perusahaan untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. standardize service excellence and business analysis. dalam arti bahwa prosedur/tata cara. Implement a web-based applications of DASI JR c. f. 3) Keamanan. PT Jasa Raharja (Persero) has prepared 6 (six) step strategies and the priorities of the program for the implementation of the policy plan of the company. Mengimplementasikan pelayanan prima yang terstandar (standardize service excellence) sesuai sendi-sendi pelayanan sebagai berikut: 1) Kesederhanaan. Establish policies and implement guidelines for sustainable risk g. it is expected that it alredy has the strong internal foundation so it becomes the company that has a excellence perfomance. in the meaning that the procedure/ service procedures held in easy. dalam arti bahwa proses serta hasil pelayanan santunan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan serta dapat memberikan kepastian hukum.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE Pada tahun 2012 diharapkan sudah memiliki landasan internal yang kuat sehingga menjadi perusahaan yang memiliki kinerja excellence. d) The officer that receive the complain from communities 3) Security. dengan fokus: a. in the meaning that the procedures/ procedures. 38 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . c) The schedule of compensation service settlement. To implement the standardize service excellence that fit to the points of services as follows: 1) Simplicity. Untuk itu strategi perusahaan pada tahun 2012. officials in charge of the compensation service and anything else related to the process of General Services informed openly. 33 tahun 1964 dan UU No. c) Jadwal waktu penyelesaian pelayanan santunan. smooth. masih melanjutkan orientasi kebijakan perusahaan pada strategi “ofensif dengan tetap terfokus pada tiga sasaran strategis dan memperhatikan aspek berkelanjutan (sustainability) dari sejumlah program. g. 2) Kejelasan dan kepastian tentang: a) Persyaratan pelayanan santunan baik teknis maupun administratif. which are: Proffesional Human Resources Development aspect. in the meaning that the process and the results of the compensation service can provide security and comfort as well as to provide legal certainty. Optimization of cost control to realize efficiency b.

so that it is easy to be known and understandable by the general public. 7) Keadilan yang merata. PT Jasa Raharja (Persero) has equiped with technology and human resources. 5) Efficien. PT. dalam arti cakupan atau jangkauan pelayanan santunan dilaksanakan seluas mungkin dengan distribusi yang merata dan diperlakukan secara adil. 5) Efisien. with equitable distribution and treated equitably.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE secara terbuka agar mudah diketahui dan dipahami oleh masyarakat. in the meaning of the coverage or scope of compensation services are implemented as wide as as possible. Dalam memenuhi sendi-sendi pelayanan yang dipersyaratkan tersebut. Akuntan Perseroan Company Accountant Audit atas Laporan Keuangan PT Jasa Raharja (Persero) selama 5 tahun (2007-2011) dilakukan oleh Auditor Independen dan memberikan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian terhadap Laporan Keuangan yang disajikan oleh manajemen. which are a) The requirements of the compensation service is limited to the related matters with the target service achievement b) The process of compensation service is still considering the integration between requirements and the type of service c) To prevent any repetition of compliance of the requirements 6) Economical. dalam arti pelaksanaan pelayanan santunan dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan. especially about the implementation DASI JR Compensation Service. it continues to be provided with the knowledge and education to be able to take advantage of the latest technology used by the company. For the human resources. b) Proses pelayanan santunan tetap memperhatikan keterpaduan antara persyaratan dengan jenis pelayanan yang diberikan. Jasa Raharja (Persero) telah membekali dengan teknologi dan sumber daya manusia. dalam arti tidak ada pengenaan biaya pelayanan santunan kepada masyarakat. Khusus sumber daya manusia terus dibekali dengan pengetahuan dan pendidikan agar dapat memanfaatkan teknologi terkini yang digunakan oleh perusahaan terutama mengenai penerapan Dasi JR Pelayanan Santunan. Any Public Accounting Firm only provides inspection services to the financial statements and does not provide other services during the examination period or outside the examination 39 . in the meaning that there are no imposition of cost to the compensation service for the communities 7) Equitable justice. Setiap Kantor Akuntan Publik (KAP) tersebut hanya memberikan jasa pemeriksaan atas Laporan Keuangan dan tidak memberikan jasa lainnya selama masa pemeriksaan maupun di luar pemeriksaan Audit of financial statements PT Jasa Raharja (Persero) for 5 years by the independent auditor and give an unqualified opinion on the financial statements submitted by the administration. c) Mencegah adanya pengulangan pemenuhan kelengkapan persyaratan 6) Ekonomis. 8) Punctuality. In fulfilling the foundation of service that is required. meliputi: a) Persyaratan pelayanan santunan hanya dibatasi pada hal-hal yang berkaitan langsung dengan pencapaian sasaran pelayanan. in meaning of the implementation of compensation service can be resolved within the days appointed. 8) Ketepatan waktu.

Director of Operations. Direktur Utama Jasa Raharja menerima penghargaan dari Ketua Umum PB Perbasasi sebagai sponsorship Tim Sea Games ke XVI Director of Services Raharja receive award from the Chairman of PB Perbasasi as team sponsorship Sea Games to XVI Direktur Keuangan meninjau/ mengunjungi lokasi mitra binaan di Sumatera Barat Director of Finance to review / visit location of trained partners in West Sumatra Direksi mendampingi Deputi Kementerian BUMN dan Bupati Purworejo pada acara peresmian Kampung Jasa Raharja di Kabupaten Purworejo Deputy Directors assist the Ministry of State and at the Regent Purworejo Raharja inauguration in Kampong Services Purworejo Direktur Operasional.Peristiwa Penting Milestones Direktur Operasional Jasa Raharja menerima penghargaan dari majalah investor dalam kategori BUMN Terbaik 2011 Industri Keuangan Sektor Asuransi Director of Operational Services Raharja investor receives an award from the magazine in the category of Best SOE 2011 Finance Industry Sectors Insurance Jasa Raharja mendapatkan penghargaan dari majalah Infobank sebagai perusahaan asuransi soial dengan kinerja sangat baik. Kapolda DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur Jawa Barat bersama sama menekan tombol dilaksanakannya Samsat Online untuk tiga provinsi. 40 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT Para Petugas Jasa Raharja dan Polisi Air dan Udara mengevakuasi korban kebakaran Kapal Penumpang Marina di Kalimantan Selatan Raharja Service Officers and Police Water and air evacuate Passenger Ship Marina fire in South Kalimantan . Gubernur Banten. Governor of Banten. Jakarta Governor and Vice Governor of West Java with the same implementation press Samsat Online for the three provinces. Chief of Police of Jakarta. Raharja services awarded Infobank magazine as a company soial insurance with excellent performance.

head of the Yogyakarta branch submit to the traffic cone Dirlantas Police Yogya Memotivasi para pegawai dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Mitra Binaan Jasa Raharja aktif mengikuti kegiatan pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta Patronage partners actively following Raharja Services exhibition activities organized by government and private Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas Rekor Pengalihan Pemudik Sepeda Motor Menggunakan Bus Gratis dengan jumlah dan kota tujuan terbanyak The award of the Indonesian Record Museum (MURI) on The transfer record Motorcycles travelers Free Bus to the number of and the largest city destination Direktur Utama Jasa Raharja dan kepala Cabang Jawa Timur beserta Dir Lantas Polda Jatim mengunjungi korban kecelakaan tabrakan Bus dengan mini bus di Nganjuk Jawa Timur President Director and head Raharja Services Along the East Java branch Dir Lantas East Java Police visited the victim collision with a mini bus accident Nganjuk bus in East Java Pengutipan Sumbangan Wajib dana Kecelakaan lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) di Kantor SAMSAT DAN Mobile SAMSAT keliling ditujukan untuk memenuhi hak masyarakat korban kecelakaan lalu lintas yang merupakan ruang lingkup UU No. Direkrur SDM dan Umum memberikan apresiasi bagi para Ka Sub Bag/ Ka Unit Hukum dan Humas./ Compulsory contribution fund citations Accident and Cross Roads (SWDKLLJ) in the Office of Units And Mobile Units traveling intended to fulfill the rights of accident victims traffic which is the scope of Law no. Pembukaan rapat kerja Jasa Raharja tahun 2011 oleh Bpk./ Motivating the employees in conveying information to community. Parakesit S. Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN. kepala Cabang Yogya menyerahkan traffic cone kepada Dirlantas Polda Yogya/ In suppressing the occurrence of accidents Raharja services throughout Indonesia to provide assistance traffic cone. HR and General Direkrur appreciation to the Head of section / Legal and Public Relations Unit head. The opening meeting of Raharja Services 2011 by Mr. 34 in 1964. 41 . Deputy Ministry of Enterprise Services business.SEKILAS JASA RAHARJA JASA RAHARJA AT GLANCE Dalam menekan terjadinya kecelakaan diseluruh Indonesia Jasa Raharja memberikan bantuan traffic cone. 34 tahun 1964. Parakesit S.

20111 Piagam MURI Dalam penyelenggaraan Mudik Gratis 2011 Certificate of MURI in organizing Mudik Free 2011 BUMN Terbaik 2011 Versi Majalah Investor Bidang Keuangan Sektor Asuransi Award from Investor Magazine as The Best State-Owned Company year 2011 Financial Sector Bali International Customer Satisfaction Award 2011 Kategori The Best Layanan Publik Asuransi Bali International Customer Satisfaction Award 2011 For The Best Public Service Insurance 42 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .Penghargaan 2011 Awards 2011 Juara III Anugrah Media Humas 2011 Kategori Pelayanan informasi Melalui Internet The 3rd Winner Anugrah Media Humas 2011 for the category of Information Service Through the Internet Penghargaan Majalah Infobank Kategori Keuangan Berpredikat sangat bagus atas kinerja keuangan Tahun 2010 diserahkan 24 Oktober 2011 Award form Infobank Magazine for the Financial Category as predicate very good over 2010 financial performance. delivered on October 24.

DIVISI ASURANSI/ DIVISION OF INSURANCE DIVISI PENCEGAHAN & PELAYANAN DIVISION OF PREVENTION & SERVICE DIVISI SISTEM INFORMASI PERUSAHAAN DIVISION OF COMPANY INFORMATION SYSTEM DIREKTUR OPERASIONAL DIRECTOR OF OPERATIONAL FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER FUNCTIONAL OF COMPUTER DIVISI UMUM/ DIVISION OF GENERAL AFFAIR DIREKTUR UTAMA PRESIDENT DIRECTOR DIVISION OF HUMAN RESOURCE DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA DIREKTUR SDM & UMUM DIRECTOR OF HR & GENERAL AFFAIR DIVISI KEUANGAN/ DIVISION OF FINANCE DIVISI AKUTANSI/ DIVISION OF ACCOUNTING FUNCTIONAL OF INVESTMENT FUNGSIONAL INVESTASI DIVISI INVESTASI/ DIVISION OF INVESTMENT DIREKTUR KEUANGAN DIRECTOR OF FINANCE Struktur Organisasi Organization Structure FUNCTIONAL OF RESEARCH FUNGSIONAL PENELITI DIVISI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN MANAJEMAN RISIKO/ DIVISION OF RESEARCH AND DEVELOPMENT AND RISK MANAGEMENT FUNCTIONAL OF AUDITOR FUNGSIONAL AUDITOR SATUAN PENGAWASAN INTERN INTERNAL AUDIT UNIT FUNCTIONAL OF SECRETARIAT FUNGSIONAL SEKRETARIAT SEKRETARIAT PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY 43 .

000.HT. then based on the PT Asuransi Jasaraharja Putra’s Extraordinary Shareholder Meeting decision dated 29 December.96 tanggal 5 Desember 1996.000. Sehingga susunan modal dasar ditempatkan dan disetor penuh menjadi sebagai berikut : PT Asuransi Jasaraharja Putera was established based on the result of Shareholder Meeting PT Asuransi Aken Raharja about the Company Charter Amandment that the deed of establishment made before Mrs Machmudah Rijanto SH. the increase of capital base from Rp 100.200.20 1.812.30 Dated June 6 1996 and has been approved by Justice Minister.000 100.04.000.01. 81 tanggal 27 November 1993 dan disahkan Menteri Kehakiman dengan keputusan No. 30 tanggal 6 Juni 1996 dan telah mendapat persetujuan Menteri Kehakiman dengan Keputusan No.01.500 100.04.000 2.50 2.93 tanggal 13 Desember 1993. kemudian berdasarkan keputusan Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham PT.96 dated 5 December 1996 Based on Extraordinary Shareholder General Meeting no.000 (Four Hundreds Billion).000 1.800 2. The company name has been changed from PT Asuransi Aken Raharja to become PT Asuransi Jasaraharja Putera.HT.800. SH.000 2.000. the Company Charter has been ammended that made before Sucipto. Machmudah Rijanto.000. Nama perseroan berubah yang semula bernama PT Asuransi Aken Raharja menjadi PT Asuransi Jasaraharja Putera.000.000.500.000 (Hundred Billion) to Rp 400. HT.5 Dated 8 February 2009 the additional paid in capital and the increase of capital base have been implemented.000. Notary in Jakarta with the Deed No. Sh dengan Akte Notaris No. Asuransi Jasaraharja Putera tanggal 29 Desember. (Rp) 93. C2-10812.80 2. C2-369.HT.50 100 Jumlah Saham (Lembar) Total of Shares (Sheets) 93. with Decission Letter No. (Rp) Nominal of Shares. 81 dated 27 November 1993.000.HT. Anggaran Dasar Perseroan mengalami perubahan yang dilaksanakan dihadapan Notaris Sucipto. and the increase of paid in capital is from Rp 50.000 (Fifty Billion) to Rp 100. Notary.000 Nominal Saham. with the Notary Deed No.000 44 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .04.Daftar Nama Pejabat Senior List Of Senior Officers No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Jabatan Kepala Satuan Pengawas Intern Sekretaris Perusahaan Kepala Divisi Pencegahan dan Pelayanan Kepala Divisi Sistem Informasi Perusahaan Kepala Divisi Asuransi Kepala Divisi Umum Kepala Divisi Sumber Daya Manusia Kepala Divisi Keuangan Kepala Divisi investasi Kepala Divisi Akuntansi Kepala Divisi Litbang dan MR Nama/ Name Terry A Prihadi Sukono Budi Rahardjo S Nana Suyatna Taufik Arifin Supriyono Joko N Usman Siahaan Palupi Andiyani Zulfianto Arbi Zulmahdiar Mustimar Karimi Position Head of Internal Audit Unit Corporate Secretary Division Head of Prevention and Services Division Head of Company Information System Division Head of Insurance Division Head of General Affairs Division Head of Human Resources Division Head of Finance Division Head of Investment Division Head of Accounting Division Head of Research and Development and MR Anak Perusahaan Subsidiaries PT Asuransi Jasaraharja Putera didirikan berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham PT Asuransi Aken Raharja mengenai Perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang Akte Pendiriannya dibuat dihadapan Notaris Ny.500.01.500 2.000 (Hundred Billion) So arrangement of authorized capital issued and paid-up in full be as follows: Keterangan Description PT Jasa Raharja PT Servico Delta Investama PT Patakarsa Utama PT Asuransi Aken Life Jumlah % % 93.HT. C210.200 1. SH di Jakarta dengan Akta No.

ANALISA PEMBAHASAN MANAJEMEN ANALYSIS OF MANAGEMENT DISCUSSION Analisa Kinerja Keuangan Finance Performance Analysis Analisa Kinerja Operasional 66 Operational Performance Analysis 46 .

While the achievements of the year 2011 is 105. 6.935.093 7.92 billion.930 283.448 107. Aset Lancar lainnya 3.569.32%. No.14 19. ANALISA CAPAIAN TARGET DAN PERTUMBUHAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED TARGET ACHIEVEmENT AND BALANCE GROWTH ANALYSIS a.505.14%.540 300.47 billion. Aset Tetap 4. increase 19. with the greatest achievements of the other assets of 238. Aset Jumlah aset perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 6.70% higher than the year 2011 RKAP amounted to Rp 6. which is the other assets got the the largest increase that is equal to 172.92 miliar dengan capaian terbesar yaitu aset lainnya sebesar 238.159 421. Investasi 2.17 (5. Sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 105.214.515.32 Investment Current Assets Fixed Assets Other Assets Total 46 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .770 330.343 270.505.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Analisa Kinerja Keuangan Finance Performance Analysis 1. Aset Lainnya Jumlah 4.223 8.939. dimana aset lainnya mengalami kenaikan yang terbesar yaitu sebesar 172.70% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp.173 19.14%.569.505.646 258. (dalam juta rupiah) a.38 238.45 billion and compared with assets in 2010 as much as Rp 5.99 105.45 miliar dan jika dibandingkan dengan aset tahun 2010 sebesar Rp 5.472 5.569. Assets The total assets of the company in 2011 is Rp 6.193 5.32%.214.214.70 20. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) Description 1.99%.63 105.47 miliar mengalami pertumbuhan 19.916 5.61) 27.04 78.575 6.93 172.191 6.99%.

64 billion or 5.939.03%. Fixed Asset The number of fixed assets of the company in 2011 is Rp 330.54 miliar mengalami pertumbuhan 20.38% under RKAP year 2011 as much as Rp 421. Piutang Reasuransi (netto) 5. an increase from the year 2010 in the amount of Rp 258.09 billion or 27.86 13.17%.88%.93%. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Description 1.22 billion.31 107.452) 37.935. and ther fixed assets Accumulated Depreciation Total 1.392 113.60%.03 (6.282 5.518.09 miliar atau 27.04 % above RKAP the year 2011 amounted to Rp 270.17 Short Term Investment Long Term Investment Total c.42%.244 113.04 (11. mengalami pertumbuhan dari tahun 2010 sebesar Rp 258. the biggest achievement of short-term investments amounting to 164.56 97.223 551.11) 2.515.193 (232.399.541 2..ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b.17 miliar.42 71.923 115.40 (5. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) Description 1.86 78. Aset Lancar Jumlah aset lancar perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 283.89) 20. a decrease from the year 2010 as much as Rp 300. Investment The number of investment companies in 2011 amounted to Rp 5.100) 258.536. (dalam juta rupiah) c. dimana tanah bangunan dan aset tetap lainnya mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 12.061 3.93%.04% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp 270.38% dibawah RKAP tahun 2011 sebesar Rp 421.93 miliar dan jika dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar Rp 4.03%.63% above RKAP in 2011 to Rp 5. (dalam juta rupiah) d.64 miliar atau 5.963 65.935.770 77.97 79.17%.77 miliar.43) 27.957 (277.33 175. Building. with the greatest achievements of reinsurance receivables as much as 175.515.34 miliar dengan capaian terbesar yaitu investasi jangka pendek sebesar 164. Sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 105.16 miliar dengan capaian terbesar yaitu piutang lain sebesar 175. growing 20. Akumulasi Penyusutan Jumlah 490.837 2.854 270. Where the asset in the process of experiencing the largest increase in the amount of 12. While the achievements realization in 2011 amounted to 107.93 billion and compared with the year 2010 amounted to Rp 4. where the premium receivables reserve increase as much as 13.00 110. No. Kas dan Bank 2.107 300.848 2.935.16 billion. While the achievements realization in 2011 amounted to105.734) 421. Current Assets Number of current assets of the company in 2011 is Rp 283. mengalami penurunan dari tahun 2010 sebesar Rp 300. dimana cadangan penyisihan piutang premi mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 13.821 283.77 billion. dimana investasi jangka pendek mengalami pertumbuhan terbesar sebesar 40.939.646 128.159 99. Investasi Jangka Pendek 2.60 (4.480 (76.63% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp5.34 billion.865 114. Cadangan Penyisihan Piutang Premi 4. Sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 78.364. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Description Land.42%.61%. Piutang Premi 3.420.343 3.87 101.515.083 5. Tanah.63 40.704 Jumlah 4.151.61%.While the achievements realization in 2011 is 78.931 164.88% Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) No.612 (84. Bangunan dan Aset tetap lainnya 2.093 698.61) Cash and Bank Premium Receivables Premium Receivables Reserve Reinsurance Receivables(netto) Other Receivables Total d.172 78. where the short-term investments increased by 40.805) 330.41%.715) 40.60%.939.22 miliar. Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) No.560 109.41 (0.93 47 .41%.38 12.54 billion. Piutang Lain Jumlah 112. Investasi Jangka Panjang 2.302 (74. Aset Tetap Jumlah aset tetap perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 330. (dalam juta rupiah) b.17 billion.88 105.382) 38. Investasi Jumlah investasi perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 5.28) 4.977 (221. Sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 107.

53 Stem Equity Equity Non Bender Total 2. (dalam juta rupiah) e. Ekuitas Pengendali 2. Equity Total of company equity in 2011 is Rp 4.497.017.29 102.554.99 238. where Unearned Premium Increase is the biggest increased as much as 25. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Description 1.193 8.19 billion. sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 107.191 8.99% above RKAP in 2011 as much as Rp 8.78 miliar atau 6. Underwriting Income Total company Underwriting income in 2011 is Rp 3.19 miliar.020. meanwhile the realization in 2011 for 102.631 71.122.52 6.194.554.020.987.25%.25 (63.575 19.842 24.895 108.689 4.560 2.53%.13% dari tahun 2010 sebesar Rp 7.22 miliar.16 billion or 10. Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) No. (dalam juta rupiah) g.993 52.44 499.784 2.194.010. Meanwhile realization achievements year 48 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . dimana pertumbuhan terbesar yaitu kewajiban lancar sebesar 6. Ekuitas Jumlah Ekuitas perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 4.69 miliar atau 26.. mengalami pertumbuhan dari tahun 2010 sebesar Rp 2. mengalami pertumbuhan sebesar 172.950.33 1.22 miliar.18%. is increasing from 2010 as much as Rp 2.020. No.90 billion.497.24% above RKAP in 2011 as much as Rp 4.33% .585 4.950.49%. While the achievements realization in 2011 is 107. dimana ekuitas pengendali mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 28.08 6.575 238.527 2.53%.291.19 miliar.49%. Obligation Total liabilities of the Company in 2011 in the amount of Rp 2. sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 238.58 billion.996 Jumlah 1. Kewajiban Jangka Panjang 51. Pendapatan Underwriting Jumlah pendapatan underwriting perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 3.291.70 miliar.405 3.70 billion No. Kewajiban Lancar 1. ANALISA CAPAIAN TARGET DAN PERTUMBUHAN PENDAPATAN & BEBAN TARGET ACHIEVEmENT AND GROWTH OF INCOmE AND ExPENSE ANALYSIS a.473.24% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp 4.950.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION e.22 billion.52 33.700 2.13 Other Asset Total f.55 billion.24 28. Ekuitas Non Pengendali Jumlah 3.25%. While the achievements realized in 2011 amounted to 238.19 Current Obligation Long Term Obligation Total g.553 100. (dalam juta rupiah) f.90 miliar.19%.13 172. increase 172.22 billion.071.99 172.58 miliar.898. Uraian 2010 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) Description 1.16 miliar atau 10. Sementara capaian a.55 miliar.33%.18%.788 2.13% from the year 2010 in the amount of Rp 7. Kewajiban Jumlah kewajiban perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 2. dimana kenaikan premi yang belum merupakan pendapatan mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 25.053 4. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) Description 1. mengalami pertumbuhan dari tahun 2010 sebesar Rp 1. where the amount of main equity had the largest increases in the amount of 28.19 billion. Other Assets The amount of other assets in 2011 is Rp 19.69 billion or 26.193 7. biggest growth which is current liabilities as much as 6. an increase from the year 2010 as much as Rp 1.018.194.78 billion or 6.071.19%.60 107. Aset Lainnya Jumlah 7.52% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp 2.191 19.987. mengalami pertumbuhan dari tahun 2010 sebesar Rp 3.284 66.216 4. sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 102.497.99% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp 8.52% above RKAP year 2011 as much as Rp 2.78) 26.488.173 10. is increasing from 2010 as much as Rp 3. Aset Lainnya Jumlah aset lainnya tahun 2011 sebesar Rp 19.554.

061.62 92.109 2. Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) No.341) 51. mengalami pertumbuhan dari tahun 2010 sebesar Rp 754.86 miliar.174) 30.855 2.412 (616.490) 3.973 384.516.503 417.03%.178.808) (132. Kenaikan Premi yang Belum Merupakan Pendapatan Jumlah 3.56% dimana beban underwriting lain netto mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 12.56 Expenses Claims .41 5.763 1.86 billion.31 1.66%.53% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp 3.702.750) 737.31%.676 91.31%.184) 754.987.66% No. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Description 1.66 miliar atau 1.66% (dalam juta rupiah) 2011 is 103.830) (105. (dalam juta rupiah) c.60 92.420 102.47 miliar. Beban Underwriting Jumlah beban underwriting tahun 2011 sebesar Rp 2.Klaim reasuransi 2.583 374. is increasing from 2010 as much as Rp 2.69 143.93 31.30) (1. sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 92.491 (74. (dalam juta rupiah) b.66 11.253 1.543 533.061.319. sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 143.113.66%.386 135.68 miliar.96 12.Gross Claims .159 3.027 (536. Meanwhile realization achievements year 2011 in the amount of 143. Premi Bruto 2. Premi Reasuransi 3.03 27. Laba Usaha Jumlah laba usaha tahun 2011 sebesar Rp 1.68 billion.91 15.665 1.55 0.382 333. above the RKAP 2011 as much as Rp 3.35 miliar atau 40.66 billion or 1. where the underwriting result has the biggest increase as much as 31. Business Profit Total of Business Profit in 2011 is Rp 1.868. Beban Underwriting Lain Netto Jumlah beban underwriting 1. where the biggest achievement is on reinsurance premium as much as 131.41 99.380) 103.141 112.25 miliar.80 97.893 (237. Hasil Underwriting Hasil Investasi Beban Usaha Laba Usaha 873.146.53%.996 (70.44 (41.616 (618.546) 3.25 billion.Klaim bruto .146.146.66 Underwriting Result Invesment Result Business Cost Business Profit 49 .100 133.144.934 (74.659.677. 3.291.55% under RKAP year 2011 as much as Rp 2.346 859.282.93% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp 737. Kenaikan (penurunan) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Jumlah beban klaim 3.10 billion increasing from year 2010 as much as Rp 754. Meanwhile realization achievements in 2011 is as much as of 92.387 496.178.56%. Beban klaim .407 (219.04 40.643.79 25.20 536. 2.29 92.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION realisasi tahun 2011 sebesar 103. dimana hasil underwriting mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 31.657 1.061.35 billion or 40.468 1.492) (100.855) 1.18 b.319.952 2.178.113.10 miliar.03%.93% is above RKAP year 2011 as much as Rp 737.47 billion Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) No.14 99.319.220 103. Beban Operasional/ Komisi Netto 4.55% dibawah RKAP tahun 2011 sebesar Rp 2.113. dimana capaian terbesar pada premi yang belum merupakan pendapatan sebesar 131.08) 9.770) 5.55 131.18 107. where the other net underwriting cost has the biggest increased as much as 12.799. mengalami pertumbuhan dari tahun 2010 sebesar Rp 2.49 Gross Premium Reinsurance Premium Unearned Premium Increase Total 2.695. 4.21 82. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Description 1.53 10. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) Description 1.Reinsurance Claims Increase (Decrease) In Estimated Claims Retention Of Self Total Expenses Claims Operating Expenses / Net Commission Other Underwriting Expenses Net Total of underwriting Cost c.381 1.855 3.479 (189.00 15. Underwriting Cost Total of underwriting costs in 2011 is Rp 2.

880 1. meanwhile the realization year 2011 is as much as 120.21%.231 1.95 miliar mengalami pertumbuhan sebesar 7.03) 1.952 (163) 113.272. Laba yang dapat didistribusikan kepada: .02 130. (dalam juta rupiah) e.The owner of the parent entity .000 1.29% above RKAP 2011 Rp. Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) No.26 miliar. an increase from the year 2010 in the amount of Rp 1.46 26. Laba Sebelum Pph Pajak penghasilan 4.99 miliar atau 1. while the realization achievement of the 2011 is 113. Current Profit The current profit in 2011 is as much as Rp 1.172.128.63% from 2010 as much as Rp. Laba Tahun Berjalan Jumlah laba tahun berjalan tahun 2011 sebesar Rp 1.184. 1.92) 7. 50 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .73% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp 128.27 billion.321 (328.27% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp 1. Pendapatan (Biaya) Lain 3.952 43.33 27.21 (62. growth of 7. dimana laba usaha mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 40.73) Current Profit Other Comprehensive Current Income After Tax Total Current Comprehensive Income Profit That Can Be Distributed To: .477 737.465) 1.479) 1. sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 120.054) 1.27 (217.27 billion.Kepentingan non pengendali 4.07 25.267 143.Pemilik entitas induk .369.29% diatas RKAP tahun 2011 sebesar Rp.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION d.35 (68.209. 1.184.060 (251.274 1.100 691.209.424.272 billion.74 miliar. ANALISA CAPAIAN TARGET DAN PERTUMBUHAN ARUS KAS ANALYSIS OF TARGET ACHIEVEmENT AND BALANCE GROWTH Jumlah kas dan setara kas perusahaan tahun 2011 sebesar Rp 515.16 121.788 120.942 (261.424.48 miliar atau 26.27 26.95 billion.Non-controlling interests Total Of Comprehensive Profit/Loss That Can Be Distributed To .209. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth Description 1.Pemilik entitas induk .754 1. while business profit has a biggest increase as much as 40.28 miliar (dalam juta rupiah) d.807 1.63% dari tahun 2010 sebesar Rp.92) 113.27 miliar. sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 113.12 36.66 8.424.209.27 40.786) 1.184.596 1. 1. mengalami pertumbuhan dari tahun 2010 sebesar Rp 1.58 1.99 billion or 1.48 billion or 26.221 1.26) 7. Laba tahun berjalan 754.Kepentingan non pengendali 1.63%.75 26.346 635.114.504 1.973 13.369. mengalami pertumbuhan dari tahun 2010 sebesar Rp 506.255 19 1. 1.128.Non-controlling interests 3.267 (54.274.27 miliar.128.389.128.27% above RKAP 2011 as much as Rp 1.24 billion. Sementara capaian realisasi tahun 2011 sebesar 792.274 25.66%.394 11.436. Laba komprehensif Laba komprehensif yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2011 sebesar Rp.21 Business Profit Other Income (Cost) Profit Before Tax Income Tax Current Profit e. Laba Usaha 2.63%. Laba Tahun Berjalan Pendapatan komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak 2. While the achievement realization year 2011 792. Jumlah laba rugi komprehensif yang dapat didistribusikan kepada: .424.29 (874.66%.93 98.369.061. 1.21%.73% above RKAP 2011 Rp 128.253 698.272.741 490 1. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Description 1. increased from the year 2010 as much as Rp 506.369. Comprehensive Profit Comprehensive income that can be distributed to owners of the parent entity year 2011 is as much as Rp.419.273.752.29 120.63 (66.28 miliar (in millions rupiah) No.477 144. Total pendapatan komprehensif tahun berjalan 3.24 miliar The amount of cash and company cash equivalents year 2011 is Rp 515. 1.26 billion.91 122. 1.The owner of the parent entity .184.

where the biggest average growth is other assets as much as 45.663 (543. Kas dan Setara Kas Awal Periode 5.130.92 792.170) 90.49 27.254 4.18 1.505.448 29.226 4.569.935.294 (450.51 185. Aset Rata-rata pertumbuhan aset selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 27.835 6.770 330.875 207.290.49%. Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan 4.536 128.127 181.499) 570.173 19.433) (331.63 Net Cash Flow From Operational Activity Net Cash Flow from Investment Activity Net Cash Flow from Fund Activity Cash and Cash Equivalents at the beginning of period Cash and Cash Equivalents at the end of period 4.65 7000000 6000000 5000000 4000000 3000000 2000000 Investasi/ Investment Aset Lancar/ Current Asset Aset Tetap/ Fixed Asset Aset Lain-lain/ Other Asset 1000000 0 2007 2008 2009 2010 2011 51 .244 892. Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi 2.497.192 5.57 8.472 5.66 -11.575 6. Asset The average of growth asset for the last 5 (five) years is 27.877) (433.989 805.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION (dalam juta rupiah) No.131) 506.541 300.828 3.2011 a.977) (233.560 2.130 (792.580 214.76 1. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah aset lain-lain sebesar 45.65%.10 45.188 149.73 -15.930 283.093 7. PERTUMBUHAN KINERJA POSISI KEUANGAN TAHUN 2007 – 2011 GROWTH PERFORmANCE OF FINANCE BALANCE YEAR 2007 .233 211.10 30. Kas dan Setara Kas Akhir Periode 1.42 91.274 118. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Pertumbuhan (%) Achievements Growth (in millions rupiah) Description 1.931 3.031 8.65% .49% (in millions rupiah) No.618.824. (dalam juta rupiah) a.83 -43.939.791 506. Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi 3. Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Investment Current Asset Fixed Asset Other Asset Total 1 2 3 4 Investasi Aset Lancar Aset Tetap Aset Lain-lain Jumlah 2.060.572 2.894.646 258.066 250.664 7.021.989 515.15 22.

189 3.822 -84.500.900 481. URAIAN 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Deposit Share and Bonds Mutual Fund Direct Investment / Others Total 1 2 3 4 Deposito Saham dan Obligasi Reksadana Penyertaan Langsung/ Lainnya Jumlah 648.231 214.98% (in millions rupiah) NO.57%.391 1.084 -19.57%.98%.000.541 484.560 2.32 29.14%.98 -4.57 2.31 67.392 113.022 34.289 4.527 99.277 16.704 1.646 99.856 1.824.59 41. (dalam juta rupiah) b.072 5.919 -67.936 250.293 3.14 52 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .000 3.066 569.000 1.130.222.629 132.347 18.500.865 114.929 -2.10%.006. (dalam juta rupiah) c.000.19 284.48 38.923 115.780 943.000 1.302 40.000 2.991 36.493 16.560 109.265 17.175.000.840.525 211.416 1.500. that the average of the highest growth is mutual fund for as much as 284.10%.000. Investasi Rata-rata pertumbuhan investasi selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 29.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b. (in millions rupiah) No.253 2.616 3.187 136.618.058.53 7. dimana ratarata pertumbuhan yang tertinggi adalah cadangan penyisihan piutang premi sebesar 67.107 -74.365.95 28.10 8.935.939.292 94.132.715 300.000 2.770 4. Investment The Average of investment growth in 5 (five) years is 29.000 Deposito/ Deposit 500.000 0 Saham dan Obligasi/ Share and Bonds Reksadana/ Mutual Fund Penyertaan Langsung/ Lainnya Direct Investment / Others 2007 2008 2009 2010 2011 c.832 94.645 19.116 84.597.002 15. Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Cash And Bank Premium Receivable Reinsurance Receivable Other Receivable Premium Receivable Reserve Total 1 2 3 4 5 Kas dan Bank Piutang Premi Piutang Reasuransi Piutang Lain-lain Cadangan Penyisihan Piutang Premi Jumlah 92.452 283.963 17. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah reksadana sebesar 284.874 112.798 742.14%.542 -73.234 4.629 75. Current Assets The average of current asset growth in the past 5 (five) years is 8. Aset Lancar Rata-rata pertumbuhan aset lancar selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 8. where the biggest growth average in Premium Receivable Reserve as much as 67.612 37.252 14.957 1.000 3.

Other Asset The average of other asset growth in the last 5 (five) years is as much as 45.128 181.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 150.000 100.128 149. e.173 330.834 207.173 22.093 258.000 0 -50. Aset Tetap Rata-rata pertumbuhan aset tetap selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 22.10% (dalam juta rupiah) d.000 50.000 50.48%.000 150. Aset Lain-Lain Rata-rata pertumbuhan aset lain-lain selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 45.48%. where the biggest growth average is deffered tax assets as much as 137.093 330.000 0 2007 2008 2009 2010 2011 e.000 Kas dan Bank/ Cash And Bank Piutang Premi/ Premium Receivable Piutang Reasuransi/ Reinsurance Receivable Piutang Lain-lain/ Other Receivable Cadangan Penyisihan Piutang Premi Premium Receivable Reserve -100.10 22.000 300. Uraian 2007 2008 2009 Description Fixed Asset Total 1 Aset Tetap Jumlah 149.000 100.57%.10% 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) No.031 258.031 207. Fixed Asset The average of fixed asset growth in the last 5 (five) years is as much as 22. 53 .000 200.000 2007 2008 2009 2010 2011 d.834 181.10 Aset Tetap Fix Asset 350. dimana ratarata pertumbuhan yang tertinggi adalah aset pajak tangguhan sebesar 137.57%.000 250.

950.898 109.728 40.407 1. Kewajiban Rata-rata pertumbuhan kewajiban selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 26.287 45.21 2.165 1.000 1.783 21.559 1.738 28.000 1.481 72.097 1.427.000 200.572 6.193 6.000 800.071.72%.000.59 28.48 15.287 1.948 1.575 9. Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Description Other Asset Deffered Tax Assets Total 1 2 Aset Lain Aset Pajak Tangguhan Jumlah 5.335 1. where the biggest average is other debt as much as 35.768 672.57 45.344 2.753 92.38 20.000 1.553 29.000 20.000.400. Liabilities The average of liability growth in the last 5 (five) years is as much as 26. (dalam juta rupiah) f.72 26.000 0 2007 2008 2009 2010 2011 Utang Klaim/ Claim Debt Utang Reasuransi/ Reinsurance Debt Utang Pajak/ Tax Debt Cadangan Teknis/ Technical Reserve Utang Lain/ Other Debt 54 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .822 19.191 17.057 2.200.136 7.781 34.800.326 8.254 5.000 6.089 1.584. (in millions rupiah) No.845 7.000 5. Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Claim Debt Reinsurance Debt Tax Debt Technical Reserve Other Debt Total 1 2 3 4 5 Utang Klaim Utang Reasuransi Utang Pajak Cadangan Teknis Utang Lain Jumlah 14.978 40.290 43.339 15.747.499 6.54%.61 137.664 25.54%.286 1.000 1.255 94.353.132 242.865 43.753 12.286 7.000 600.54 2.690.000 1.600.000 Aset Pajak Tangguhan/ Deffered Tax Assets Aset Lain/ Other Asset 0 2007 2008 2009 2010 2011 f.000 400.68 35.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION (dalam juta rupiah) No.787 847. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah utang lainnya sebesar 35.928 1.72%.000 10.102.371 209.118 159.641 45.

11 billion to Rp 1. where the biggest average growth is current year profit for majority vote as much as 31.405 3.543. Equity The average of equity growth in the last 5 (five) years is as much as 30.42 miliar pada tahun 2011. Ekuitas Rata-rata pertumbuhan ekuitas selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 30.842 -14.04%.716 1.000 4.04 5.053 1.895 -9.594 1.391 2.29 7.582.588.253. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah Modal Disetor sebesar 312.650.554. 2) struktur ekuitas Perusahaan pada tahun 2010 dan 2011 menunjukan bahwa terjadi penambahan modal disetor sebesar Rp 1 Miliar. terjadi peningkatan laba tahun berjalan dari tahun 2010 sebesar Rp 1.573.405 800.488.372 80.000 563.000 500.000 0 2007 2008 2009 2010 2011 Hak Mayoritas/ Majority Vote Hak Minoritas/ Minority Interests h.18 55 .500.18%.487 3.890 1. where the biggest average growth is Paid in capital as much as 312.000.000 1.096 66. (dalam juta rupiah) h. 2) Company equity structure year 2010 and 2011 has shown the addition of paid in capital as much as Rp 1 Billion.366 519. the increasing of current profite from year 2010 from Rp 1.311 1.49 1.500.42 billion in year 2011.000 2.000 469. (dalam juta rupiah) g. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah ekuitas yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 31.6%.000.000 3.29 31.497.18%.689 4.599.421 923.554.635 2.650. Perkembangan dan Struktur Ekuitas 1) Rata-rata pertumbuhan ekuitas selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 1.000 819.973 3.599.391 800.668.47%.114.358 1.500.668.000 1. The Growth and Equity Structure 1) The average of equity growth in the last 5 (five) years is as much as 1.11 Miliar menjadi Rp 1.29 1.47 1.419.53 1.487 66.497.675 2.500.000.372 1.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION g.716 500. Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Description Non-controler Right Paid in Capital Reserve and Other Equity Current Profit Total Equity Hak Non Pengendali Modal Disetor Cadangan dan Ekuitas Lainnya Laba Tahun Berjalan Total Ekuitas 67.895 30. Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Non-Controlling interests Equity that can be distributed to the owners of the parent entity Total 1 2 Kepentingan Non Pengendali Ekuitas yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk Jumlah 67.000 2.000 1.800.04%.6%.000 4.284 24.683 318.053 4.952 4.656 80. sedangkan hak non pengendali dan cadangan serta ekuitas lainnya mengalami penurunan.85 1. (in millions rupiah) No. meanwhile the non-controler’s rights and reserve and other equity is decreasing.000 1.000.277 56.473.635 56.000.47%.689 24.000 3.358 800.

(dalam juta rupiah) b. (dalam juta rupiah) a.820 79.60 464.407 -219.808 -132. PERTUMBUHAN KINERJA KEUANGAN PENDAPATAN & BEBAN TAHUN 2007 .56%.542.860 1.576 61.000 500.987.291.000 3.45 1793.000 2.000 2007 2008 2009 2010 2011 Premi Bruto/ Gross Premium Premi Reasuransi/ Reinsurance Premium Kenaikan Premi yang Belum Merupakan Pendapatan Increase of unearned Premium b.000 3.276 99.92 100.124 -192.412 2.000 2.646.004.166 220.623.59 32.60%.643.755 3.70 -334.810 3.656 8.12%.070 69.159 3.000 1.591 -147.464 1.77 8. where the biggest average growth is unearned Premium as much as 100.000.000 0 -500. Hasil Investasi Rata-rata pertumbuhan hasil investasi selama 5 (lima) tahun terakhir (tidak termasuk penilaian harga saham dan selisih kurs) sebesar 464.282.057 -62.399. Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Description Gross Premium Reinsurance Premium Increase of unearned Premium Total 1 2 3 Premi Bruto Premi Reasuransi Kenaikan Premi yang Belum Merupakan Pendapatan Jumlah 1.598 33.2011 a.12%.784 -167.027 50.67%.380 23.693 21.480 34.040 -161.000.219 24.500.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 5.869 417.2011 FINANCIAL PERFORmANCE INCOmE AND ExPENSE GROWTH YEAR 2007 .675 2.891 49.011 260.000 -1.000.000 1. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah laba/rugi dari hasil investasi lainnya sebesar 3189.56 4.752 2. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah premi yang belum merupakan pendapatan sebesar 100.562 -354.652 436. Investment Result The average of investment result growth in the last 5 (five) years is as much as (not include the share price and foreign exchange assesment) as much as 464.479 -189.500.490 3.76 1.12 56 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .830 -105.273 533.411 5.500.571 1.395 95.994.67%. where the biggest average growth is profit/ loss from other investment as much as 3189.000.678 480 211.580 164.619 69.193 33.354 -190. Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Description Deposit Bonds Share Mutual Fund Other Investment Total 1 2 3 4 5 Deposito Obligasi Saham Reksadana Investasi Lainnya Jumlah 64.47 3189.553 2. Underwriting Revenue The average of underwriting revenue in the last 5 (five) years is as much as 24. Pendapatan Underwriting Rata-rata pertumbuhan pendapatan underwriting selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 24.922 190.444 44.60%.852 17.56%.940 112.000.

676 31.000 1.000 200.514 75.742 190.912 270.93 27.000 -2.000 1.000 500.998 -70.952 1.583 374.000 600.000 2.000 1.000 2007 2008 2009 2010 2011 Deposito/ Deposit Obligasi/ Bonds Saham/ Share Reksadana/ Mutual Fund Investasi Lainnya/ Other Investment c.52 877.629 1.048) 8.960 285.98 19.590.200.52%.000 0 -200. (dalam juta rupiah) c.651 134.382 333.113.500.570. dimana ratarata pertumbuhan yang tertinggi adalah estimasi klaim retensi sendiri sebesar 195.000 1.695.169.000 400. where the biggest average growth is estimated own retention claim as much as 195.050.341 51.000.000 -1.657 17.34 -74.381 112.174 30.295 74.000 1.800.000.000 0 -500./ Komisi Netto/ Administration Cost/ Net Commision Biaya Underwriting Lain Netto/ Other Net Underwriting Cost 57 .400.17 28.146.029.763 102.199 Gross claim Reinsurance Claim Estimated Own Retention Claim Increase Administration Cost/ Net Commision Other Net Underwriting Cost Total 1. Underwriting Cost The average of underwriting cost in the last 5 (five) years is as much as 28.500. Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Description 1 2 3 4 5 Klaim Bruto Klaim Reasuransi Kenaikan Estimasi Klaim Retensi Sendiri Biaya Adm.353 (29. Biaya Underwriting Rata-rata pertumbuhan biaya underwriting selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 28.617 -49.89%.52%./ Komisi Netto Biaya Underwriting Lain Netto Jumlah 633.000 1.971 1.000 2007 2008 2009 2010 2011 Klaim Bruto/ Gross claim Klaim Reasuransi/ Reinsurance Claim Kenaikan Estimasi Klaim Retensi Sendiri/ Estimated Own Retention Claim Increase Biaya Adm.89%.000.600.89 10.855 2.336 88.000 2.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 3.155 89.45 195.500.000 800.871 2.000.506 1.952 2.000 -1.000.959 -34.000.

405 331.389.075 81.000 600.503 417. (dalam juta rupiah) d.83%.412 616.000 400.207 167.346 635.596 1.400.221 1.576 365.34%.594 595.602 873.419.28 34. (in millions rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Underwriting Result Investment Result Business Cost Business Profit Other Income (Cost) Profit (Loss) before Tax Current Income Tax Deffered Income Tax Profit for Minority Interests Net profit Hasil Underwriting Hasil Investasi Biaya Usaha Laba Usaha Pendapatan (biaya) lain Laba (Rugi) Sebelum Pajak 7 Pajak Penghasilan Kini 8 Pajak (Penghasilan) Tangguhan 9 Laba Bagian Pemilik Minoritas 10 Laba Bersih 1 2 3 4 5 6 521. where the biggest growth average is investment result as much as 464.437 28 13.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION d.973 1. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah hasil investasi sebesar 464.061.675 873.855 1.184 754.061.84 464.34 16. Laba Usaha Rata-rata pertumbuhan laba usaha selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 155.34%.34%.788 519.88 155.000 1. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah hasil investasi sebesar 464.027 536.405 331.724 436.290 424.83%. Business Profit The average of business profit growth in the last 5 (five) years is as much as 155.350 424.543 533.553 21.04%.321 340.350 316.144.599 194. Net Profit The average of net profit growth in the last 5 (five) years is as much as 49.566 592.378 -1. where the biggest growth average is investment result as much as 464.84 464.199 923.34%.654 384.315 1.444 439.000 1.054 459.67 -50.752.144.083 318.88 155.724 436.416 201.576 365.444 439.503 417.34 16.000 800.200.114.000.412 616.000 200.249 15.553 21.942 261.152.362 540.855 1.100 691.184 754.543 533.346 1.952 24.504 1.857 701.054 595.25 19.332 -12 4. Laba Bersih Rata-rata pertumbuhan laba bersih selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 49. (dalam juta rupiah) e.41 49.73 -14.04 1.04 22.146 667 10.075 81.100 24.599 194.04%.000 0 Underwriting Result Investment Result Business Cost Business Profit Hasil Underwriting/ Underwriting Result Hasil Investasi/ Investment Result Biaya Usaha/ Business Cost Laba Usaha/ Business Profit 2007 2008 2009 2010 2011 e.027 536.83 58 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .602 560.085 1.654 384.479 260 20. 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Uraian 2007 2008 2009 Description Underwriting Result Investment Result Business Cost Business Profit 1 2 3 4 Hasil Underwriting Hasil Investasi Biaya Usaha Laba Usaha 521.687 218.566 592.

29 11.39) 36.000 0 200.844 37.000 1.000 200.134 5.433 11.164 17. sesuai dengan table sebagai berikut: (dalam juta rupiah) f.522 15.000 1.741 207.334 315.131 8.75%.000 800.907 71.400.000 1.339 49.929 10.55%.63%.285 43.175 200.785 818 49.55 26.290 1.711 219.899 20.000 1.580 416.704 3.038 23.995 6.571 506.379 64.519 22.63%.031 15.600.75 36.54 36. Kewajiban kepada Negara Realisasi Pembayaran Pajak untuk induk dan anak perusahaan Rata-rata pertumbuhan kewajiban kepada Negara selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 78. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah PPh Badan sebesar 506. Belanja Modal Rata-rata pertumbuhan belanja modal perusahaan selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 26.516 1.834 491.38 g.923 64.251 3.657 14.000 1.000.38%.57 78.973 25.186 275.000 Hasil Underwriting/ Hasil Underwriting Hasil Investasi/ Investment Result Biaya Usaha/ Business Cost Laba Usaha/ Business Profit Pendapatan (biaya) lain/ Other Income (Cost) Laba (Rugi) Sebelum Pajak/ Profit (Loss) before Tax Pajak Penghasilan Kini/ Current Income Tax Pajak (Penghasilan) Tangguhan/ Deffered Income Tax Laba Bagian Pemilik Minoritas/ Profit for Minority Interests Laba Bersih/ Net profit 2007 2008 2009 2010 2011 f. Obligation to the nation The realization of tax payment for company and its subsidiaries The average of state obligation growth in the last 5 (five) years is as much as 78.90 (3.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 2.55 %.25 373.222 17.200.75%.810 47.319 4.038 3.948 1.800.870 64. Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Description Company Tax Employee Tax Other Tax Total 1 2 3 PPh Badan PPh Pasal 21 Pajak Lain Jumlah 7. where the biggest growth average is house inventory as much as 373.546 263.138 152. (dalam juta rupiah) g.090 11.374 15. where the biggest growth average is Corporate Tax as much as 506.837 10.38%. 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Uraian 2007 2008 2009 Description Land and Building Motor Vehicle Office Machine Office Inventory House Inventory Total 1 2 3 4 5 Tanah & Bangunan Kendaraan Bermotor Mesin Kantor Inventaris Kantor Inventaris Rumah Jumlah 20.712 39.000 400. dimana rata-rata pertumbuhan yang tertinggi adalah Inventaris Rumah sebesar 373.341 92.690 52. Capital Expenditure The average of capital expenditur growth in the last 5 (five) years is as much as 26.830 2.000.646 10.955 123.000 600.63 59 .

131 506.505. PERTUMBUHAN KINERJA KEUANGAN ARUS KAS TAHUN 2007-2011 GROWTH PERFORmANCE OF FINANCIAL CASH FLOW YEAR 2007-2011 Rata-rata pertumbuhan arus kas selama 5 (lima) tahun terakhir untuk arus kas bersih dari aktifitas operasi sebesar 0.89 0. Likuiditas 2.89%.37% 2) The ability to pay the entire debts against the equity.950. meanwhile cash and cash equivalents at the of periode is as much as 0.12% (in millions rupiah) No.433 -331.22% mengalami kenaikan pada tahun 2011 sebesar 317. KEMAMPUAN MEMBAyAR UTANG DAN TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG ABILITY TO PAY DEBTS AND COLLECTIBILITY OF RECEIVABLES LEVEL a. Uraian 2007 2008 2009 Description Clear Cash Flow from Operational Activity Clear Cash Flow from Investment Activity Clear Cash Flow From Fund Activity Cash and Cash Equivalents at the beginning of Period Cash and Cash Equivalents at the end of period 1 2 3 4 5 Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan Kas dan Setara Kas Awal Periode Kas dan Setara Kas Akhir Periode 452.629 2. dimana pada tahun 2010 menunjukan likuiditas sebesar 275.886 -471.424 -146.989 892.689 1.71% is increasing on year 2011 as much as 217.324 -111.17 182.784 275.113 570.37%.12 5. sedangkan kas dan setara kas pada akhir periode sebesar 0. which in year 2010 indicate the liquidity as much as 275.224. Analysis of the ability to pay debts The ability to pay corporate debt in year 2010 and 2011 showed that the company is very liquid in accordance with the following analysis: 1) The ability to pay current debt against the available current asset. (dalam juta rupiah) a.472 1.89 %.877 -433. where in year 2010 is as much as 282.895 2.791 506.993 4. Analisa Kemampuan Membayar Utang Kemampuan membayar utang Perusahaan pada tahun 2010 dan 2011 menunjukan bahwa Perusahaan sangat likuid sesuai dengan analisa sebagai berikut: 1) Kemampuan untuk membayar utang lancar terhadap aset lancar yang tersedia.22 60 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .130 -792.898 1.046.497.583 6.12 % (dalam juta rupiah) The average of cash flow growth in the last 5 (five) years net cash flow clear from operational activity is as much as 0.205.784 5.788 3.23 0. dimana pada tahun 2010 menunjukan kemampuan membayar sebesar 182.17% is increasing on 2011 as much as 307.1.12%.554.293 490.12 317.37 217.610 48. where in year 2010 has showed the payment ability as much as 182.100 415.499 570.950.869 -648.071.12% 3) The ability to pay the entire debts againts the assets of the company.22% is increasing in year 2011 as much as 317.17% mengalami kenaikan pada tahun 2011 sebesar 307.989 515. 3) Kemampuan untuk membayar seluruh utang terhadap aset perusahaan dimana pada tahun 2010 sebesar 282.274 0. 2) Kemampuan untuk membayar seluruh utang terhadap equitas.01 .ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 6.835 683.018.131 1.791 1.12 7.13%.060.919 656.294 -450.23 -9. Aspek Penilaian Formula Tahun/ Year 2011 Perhitungan % estimation Tahun/ Year 2010 Perhitungan % estimation Description Liquidity Equity to Debt Solvency 1.22 282.448 2.582 307. 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) NO.898.12%. Solvabilitas Aset Lancar/ Aset Lancar Hutang Lancar/ Aset Lancar Ekuitas/ Aset Lancar Total hutang/ Aset Lancar Total Aktiva/ Aset Lancar Total Hutang/ Aset Lancar 6.248 490.071.189 -933.835 415.569. Equity to Debt 3.22% mengalami kenaikan pada tahun 2011 sebesar 217.

89% sedangkan pada tahun 2011 menurun menjadi 4.59 % 151. Tahun Year 2006 2007 2008 2009 2010 Laba Bersih Laba Bersih 391.59% karena kenaikan pendapatan premi lebih besar dari kenaikan piutang premi. so there is not any changes. because busines accounts receivable decreased.124 148.02 kali sedangkan pada tahun 2011 sebesar 1. Analisa Tingkat Kolektiblitas Piutang Kemampuan Perusahaan untuk melakukan pengelolaan piutang pada tahun 2010 dan 2011 menunjukan bahwa Perusahaan sangat baik dalam mengelola piutang dengan analisa sebagai berikut: 1) Tingkat perputaran piutang pada tahun 2010 sebesar 1. the dividend year 2010 is stipulated as much as 30% or Rp 334. Aspek Penilaian Formula Tahun/ Year 2011 Perhitungan Satuan estimation Unit Tahun/ Year 2010 Perhitungan Satuan estimation Unit Description Receivable Turn Over Collection Periode The comparison of Receivable Premium and Income Premium 1.160.114. b. karena piutang usaha mengalami penurunan.022 154.118 277.675 1.49 billion.350 3. showd that the company is very good in managing the account receivable with the analysis as follow: 1) Accounts receivable turnover rates in 2010 is 1. (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) No.068 128.022 3.073 57. 3) Perbandingan piutang premi dengan pendapatan premi pada tahun 2010 sebesar 4.84 hari sedangkan pada tahun 2011 menurun menjadi 16.84 Hari 4.02 Kali 16. sehingga tidak terjadi perubahan.59% because of the increasing of permium income is greater than the increasing of premium receivable. Perputaran Piutang 2 3 Periode Pengembalian Piutang Usaha/ Trade Receivables Piutang Rata-Rata/ Average Receivable Piutang Usaha x 365 hari Pendapatan Neto/ Net Income 157.74 hari.908 3.89 % Perbandingan Piutang Piutang Premi Premi dengan Pendapatan Premi/ Income Premium Pendapatan Premi 8. berikut tabel pembayaran dividen dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. 2) Periode kolektibilitas piutang pada tahun 2010 dengan rata-rata 17. Analysis of receivable collectibility level The ability of the company to manage the year 2010 and 2011 of account receivable.649 151.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b. the dividend payment table in the last 5 years.02 Kali 17.124 3.49 miliar.107 55.84 days.102 334.74 days.312. is as follow: Ratio Dividen Ratio Deviden 35% 26% 25% 30% 30% Tanggal Setor Tanggal Setor 12/07/2007 24/07/2008 16/07/2009 27/07/2010 17/12/2010 61 . 3) Comparison of accounts receivable with revenue premiums in 2010 of 4.02 times.649 1.858 72.492 The payment of General shareholder meeting’s dividend year 2011 in accordance with the decission of PT Jasa Raharja (Persero) Annual shareholder general meeting year 2011. while in 2011 decrease be 16.47 Hari 4.623 495.02 kali.89% while in 2011 decrease to 4.423.092. INFORMASI LABA BERSIH DAN DIVIDEN INFORmATION OF NET PROFIT AND DIVIDEND Pembayaran dividen RUPS Tahun 2011 sesuai hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Jasa Raharja (Persero) tahun 2011 dividen tahun buku 2010 ditetapkan sebesar 30% atau Rp334.600 1. 2) Collectibility of account receivables period in year 2010 with an average of 17.973 Dividen Deviden 137.02 times while in 2011 is 1.608 288.600 1157.423.092.470 923.

b. The incident after the date of the end period of independent auditor report on consolidated financial report of PT Jasa Raharja (Persero) on December 31. so it is not caused any impact to the sales/net income and profit company. Arafah Alam To renovate the Sejahtera building that hit by the earthquakes so can increase the service to the communities 10. During year 2011 there is no the change of price to the determination of premium. Adhi Karya To increase public service 2 PT.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 9. telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian.000 Renovasi gedung yang terkena gempa sehingga dapat meningkat pelayanan kepada masyarakat P/82/SP/2010 tgl 1 November 2010 P/113/SP/2010 tgl 27 Desember 2010 Adendum SP/7. 11. Financing Resources The financing resources to fund the capital expenditure is sourced from the company profit sharing that accumulated in reserve purposes 3. 3. IKATAN INVESTASI BARANG MODAL yANG MATERIL mATERIAL CAPITAL GOODS INVESTmENT BONDS 1. 11. Kejadian setelah tanggal akhir periode laporaan auditor independen atas laporan keuangan konsolidasian PT Jasa Raharja (Persero) pada tanggal 31 Desember 2011. Sumber dana sumber dana dalam rangka pembiayaan belanja modal (capital expenditure) bersumber dari pembagian laba perusahaan yang terakumulasi dalam cadangan tujuan. DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP PENJUALAN/PENDAPATAN BERSIH PERUSAHAAN SERTA LABA/ THE ImPACT OF THE CHANGE OF PRICE ON THE SALES/ COmPANY NET INCOmE AND PROFIT Selama tahun 2011 tidak terjadi perubahan harga terhadap penetapan premi sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap penjualan/pendapatan bersih dan laba perusahaan. has been reflected in the consolidated financial statement. dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan auditor independen. Expenditure Realization Realization of capital expenditures in 2011 with a number of restrictions that the realization of the value of the bonds of the material above Rp 5 billion is as follows: No dan Tanggal SPK/Perjanjian No dan Tanggal SPk/Perjanjian Rekanan Rekanan Destination 1 Gedung Kantor Cabang Jawa Tengah/ Central Java Office Building Gedung Kantor Cabang Sumatera Barat/ West Sumatera Branch Office Meningkatkan pelayanan Rp.3/SP/2011 tanggal 30 Maret 2011 PT. Protection for foreign currency risks There are no foreign currency payment for capital expenditure transaction 4. Tujuan dari ikatan investasi belanja modal (capital expenditure) yang bertujuan untuk meningkatkan produksi perusahaan . There is not any information. Realisasi belanja modal Realisasi belanja modal tahun 2011 dengan jumlah batasan ikatan material yang nilai realisasi di atas Rp 5 Miliar adalah sebagai berikut : Jenis Pengadaan No Jenis Pengadaan Tujuan Jumlah Realisasi Jumlah Realisasi 1. 2011. Tidak ada informasi.960. INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL yANG TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN INFORmATION AND mATERIAL FACTS OCCURING AFTER THE DATE THE ACCOUNTANTS a.000 kepada masyarakat Rp.748.338. a. 2. Perlindungan risiko atas mata uang asing tidak terdapat pembayaran melalui mata uang asing atas transaksi belanja modal (capital expenditure) 4. The purpose of the bond Capital expenditure investment that aimed to increase the production of the company 2. b.244. 24. 62 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . transaction and material fact that happen after the date of independent auditor report. transaksi.

72 19.7 “The Disclosure of Related Parties”.22 15.73 3. During 2011.60 241.43 9.36 317.58 11.73 9.60 4.67 306. INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL yANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI/THE INFORmATION OF mATERIAL TRANSACTION THAT CONTAINED THE CONFLICT OF INTEREST AND TRANSACTION WITH THE AFFILIATED Perusahaan dan Anak perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan berelasi yang memenuhi kriteria sebagaimana tercantum dalam PSAK No 7.94 223.11 0.17 282.61 25.81 29. (dalam juta rupiah) Some of main financial ratio of PT Jasa Raharja (Persero) consolidated with the growth average on the last 5 years as much as 40.54 235.21 294. Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Description Rentability Liquidity Solvency Spending Ratio Loss Ratio Yield on Investment Return on Asset Return on Equity Investment Adequacy Ratio Rentabilitas Likuiditas Solvabilitas Rasio Pengeluaran Rasio Kerugian Yield on Investment Return on Asset Return on Equity Rasio Kecukupan Investasi 31.76 44.09 307. a.04 28.24 14.25 -2. yang dimaksud pihak-pihak yang Terelasi adalah: The company and its subsidiaries conducted the transaction with the parties that having related links that meet the criteria in accordance on PSAK no.42 275.02 310.13 16.74% with the highest growth of yield of investment ratio as much as 296. that is referred to the related parties are: 63 .09 23. INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI.93 9. EKSPANSI. The implementation of investment has been explained on the analysis and management discussion.20 29.41 31.03 35.23 7.75 14.91 11.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 12. 15.07 50.62 19. ExPANSION.61 296.21 253.63 49. During 2011.80 31.38 36. c.74% dengan pertumbuhan tertinggi yaitu rasio yield of investment sebesar 296. ACQUISITION. OR DEBT/CAPITAL RESTRUCTURING a. 2011. Pelaksanaan investasi telah dijelaskan pada analisa dan Pembahasan manajemen dan telah disajikan dalam laporan auditor independen atas laporan keuangan konsolidasian PT Jasa Raharja (Persero) pada tanggal 31 Desember 2011. ANALISA RASIO KEUANGAN FINANCIAL RATIO ANALYSIS Beberapa rasio keuangan pokok konsolidasian dengan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir sebesar 40. the company did not excecute the divestment 13. The implementation of the acquisition of PT Jasa Raharja (Persero)’s share has been provided on independent auditor report on consolidated financial report of PT Jasa Raharja (Persero) on December 31.37 335.94 3.53 25. b. 2011 c.26 264. Pelaksanaan akuisisi atas saham PT Jasa Raharja Putera telah disajikan dalam laporan auditor independen atas laporan keuangan konsolidasian PT Jasa Raharja (Persero) pada tanggal 31 Desember 2011.63 208. the company did not experience an exceptional and rare event that affect the company financial report.82 19. b.52 28. and has been provided on the independent auditor report of the consolidated financial report of PT Jasa Raharja (Persero) on December 31.06 23.97 5.73%.31 13.17 135. Selama tahun 2011 perusahaan tidak melaksanakan divestasi. KEJADIAN LUAR BIASA SELAMA TAHUN 2011 THE ExTRAORDINARY EVENT DURING 2011 Selama tahun 2011 perusahaan tidak mengalami kejadian yang luar biasa dan jarang terjadi yang mempengaruhi laporan keuangan perusahaan. DIVESTASI.20 44.73%. AKUISISI ATAU RESTRUKTUISASI UTANG/MODAL/ mATERIAL INFORmATION ABOUT INVESTmENT.34 36. DIVESTmENT. “Pengungkapan Pihak-Pihak yang berelasi”.12 31.

6) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a). Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut. 7) Orang yang diidentifikasi dalam huruf a) (1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). Person or Close Family Member that related with the entity of the complainant if this person: 1) Having control or joint control of the entity of the complainant 2) Having significant influence of the entity of the complainant or 3) Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain). the entity of sponsorship is also related with the entity of the complainant 6) The entity that is controlled or joint-controlled by the people that identified with letter a). entitas anak.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION a. b. a. yang mana entitaslain tersebut adalah anggotanya). 2) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor. 7) Orang yang diidentifikasi dalam huruf a) (1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). atau 3) Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. 2011. the subsidiary entity. and the next subsidiary entity related to other entity) 2) One entity is an asosiation entity or other entity joint venture (or asosiation entity or joint venture that is the member of a business unit where the other entity is one of the member) 3) Both of the entity is joint venture from the same third party 4) One entity is joint venture from the third entity and other entity. Orang atau anggota keluarga terdekat yang mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: 1) Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor./ The management personel locked the entity of the complainant or the main entity of the entity of the complainant b. 3) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. c. / The person that identified with letter a) (1) has significant influence on entity or management personel locked entity (or main entity from entity) c. there is no material transaction that containing conflict of interests and/ transaction with afiliation party. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: 1) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitasinduk. Perusahaan selama tahun 2011 tidak terdapat transaksi material yang mengandung benturan kepentingan dan/transaksi dengan pihak afiliasi kecuali hubungan dengan anak perusahaan PT Jasa Raharja Putera sebagaimana yang telah dijelaskan pada laporan auditor independen atas laporan keuangan konsolidasian PT Jasa Raharja (Persero) pada tanggal 31 Desember 2011. If the entity of the complainant that run this program. During 2011. 4) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. 64 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . is asosiation entity form the third entity 5) That entity is a post-employment benefit program. An entity is related with the entity of the complainant if it meets one of the following: 1) The entity and the entity of the complainant is the member of the same business unit (that means the main entity. except the relation with subsidiary PT Jasaraharja Putera as described on the auditor independent report of consolidated financial report of PT Jasa Raharja (Persero) on December 31. for employment benefit from one of the entity of the complainant or the entity that related with the entity of the complainant. 2) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha. 5) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. maka entitas sponsor juga berelasi dengan ntitas pelapor.

measurement. 2011 includes: 1. 65 . PSAK 4 (Revisi 2009): Consolidated Financial Report and Separate Financial Report. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI CHANGES IN ACCOUNTING POLICIES Mengikuti perkembangan standar akuntansi keuangan. Keeping track of financial accounting standards. PSAK 15 (Revisi 2009): Investment on Asosiation Company 8. pengungkapan dan penyajian laporan keuangan sesuai tanggal berlaku efektifnya standar akuntansi yang baru dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PSAK 19 (Revisi 2010): Aset Tidak Berwujud 9. 5. PSAK 2 (Revisi 2009): The Cash Flow Report 3. PSAK 8 (Revisi 2010): Kejadian Setelah Periode Pelaporan 7. PSAK 3 (Revisi 2010): Internal Financial Report 4. the Company and its subsidiaries have done a revision of accounting standards applicable to the recognition. PSAK 7 (Revisi 2010): Pengungkapan Pihak-Pihak yang Berelasi 6. dan Kesalahan 11.50 revisi 2006 dalam penyajian dan pengungkapan serta PSAK 55 revisi 2006 dalam pengakuan dan pengukuran terhadap instrumen keuangan perusahaan. PSAK 1 (Revisi 2009): The Presentation of Financial Statements 2. PSAK 25 (Revisi 2009): Kebijakan Akuntansi. Change of Accountancy Estimation and Failure 11. PSAK 1 (Revisi 2009): Penyajian Laporan Keuangan 2. PSAK 48 (Revisi 2009): Penurunan Nilai Aset Sejak tahun buku 2010 telah diberlakukan standar akuntansi PSAK No. maka Perusahaan dan anak perusahaan telah melakukan revisi terhadap standar akuntansi yang berlaku untuk pengakuan. Standar yang diberlakukan per tanggal 1 Januari 2011 meliputi : 1. PSAK 23 (Revisi 2010): Pendapatan 10. presentation and disclosure of financial statements according to applicable accounting standards effective date of new legislation and policies Standard that is enforced per January 1. PSAK 15 (Revisi 2009): Investasi Pada Perusahaan Asosiasi 8.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 17. PSAK 23 (Revisi 2010): Income 10. 50 2006 revision and disclosure as well as the presentation of PSAK 55 revision 2006 in recognition and measurement of financial instruments of the company. PSAK 19 (Revisi 2010): An Intangible Asset 9. PSAK 4 (Revisi 2009): Laporan keuangan konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri. PSAK 48 (Revisi 2009): The Decrease of Asset Value Since the financial year 2010 has adopted accounting standards PSAK No. PSAK 8 (Revisi 2010): Subsequent Event 7. 5. PSAK 25 (Revisi 2009): Accountancy Policy. PSAK 3 (Revisi 2010): Laporan Keuangan Interim 4. PSAK 2 (Revisi 2009): Laporan Arus Kas 3. pengukuran. Perubahan Estimasi Akuntansi. PSAK 7 (Revisi 2010): The Disclossure of Related Parties 6.

pengelola Bandara. d) Doing the internal activities such as the training of Customer Handling as much as 2 classes followed by 30 participants and externally has done workshop Reinsurance and Underwriting follow by 24 participants 66 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Ministry of Transportation) every month at the main office or branch office of PT Jasa Raharja (Persero) The Increased of coordination in order to get the data accuracy as well as optimizing revenue passenger collectibility underwriting sector dues mandatory Aircraft (IWPU) and dues mandatory Ship (IWKL). a. Peningkatan koordinasi tersebut dalam rangka mendapatkan akurasi data penumpang serta optimalisasi kolektibilitas pendapatan underwriting sektor iuran wajib Pesawat Udara (IWPU) dan iuran wajib Kapal Laut (IWKL). The motor vehicles mandatory dues (IWKBU) continue to be intensified through innovative measures to the owners of public transport vehicles so that the potentialities in the area that is currently still not tergarap can be further optimized. evaluasi. Dari evaluasi dan analisa tersebut. b) Melakukan analisa dan evaluasi setiap bulan penerimaan underwriting masing-masing Cabang. Pendapatan Underwriting 1) Kebijakan Strategis Langkah dan kebijakan strategis yang dilakukan untuk menaikkan pendapatan underwriting tahun 2011 adalah: a) Melakukan penyempurnaan sistem pendataan yang terpadu untuk iuran wajib dan sumbangan wajib disetiap cabang/Perwakilan dengan dukungan Teknologi Informasi yang terintegrasi sehingga akurasi dan updating data untuk keperluan monitoring. c) Melakukan kerjasama secara komprehensif dengan mitra kerja terkait (para operator pesawat udara dan kapal laut. Ready to Face Any Challenge 1. it performs the coaching to 18 branch that has the potentials to increase its underwriting income. c) Do the comprehensive cooperation with the related businesses partners (the operators of air carriers and ships. the airport management. Pemda. port administrator. ANALISA CAPAIAN TARGET TAHUN 2011 TARGET ACHIEVEmENT ANALYSIS YEAR 2011 a.Analisa Kinerja Operasional Operating Performance Analysis Berdiri di atas Landasan Kokoh. penggalian potensi serta untuk pelaporan lebih mudah dilakukan. Underwriting Income 1) Strategics Policy The step and strategics policy that is done to increase the underwriting income year 2011 is: a) Do the enhancements of integrated logging system for obligatory contributions and donation mandatory on each branch/Representative with the support of information technology integrated so that accuracy and updating data for the purposes of monitoring. b) Do the analysis and evaluation every month of acceptance of underwriting income on each Branch. and reporting potential excavation for more easy to do. From the evaluation and analysis. dilakukan pembinaan ke 18 Cabang yang memiliki potensi kenaikan pendapatan underwriting. kegiatan internal berupa d) Melakukan penyelenggaraan diklat Customer Handling sebanyak 2 angkatan diikuti 30 peserta dan secara eksternal telah dilakukan kegiatan workshop Reasuransi dan Underwriting diikuti 24 peserta. Kemenhub) setiap bulan baik di Kantor Pusat maupun di Cabang PT Jasa Raharja (Persero). Local Government. Pengutipan iuran wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) terus diintensifkan melalui langkah-langkah yang inovatif kepada para pemilik kendaraan angkutan umum sehingga potensi-potensi di daerah yang saat ini masih belum tergarap dapat lebih dioptimalkan. Siap Menghadapi Segala Tantangan Stand on Firm Foundation. evaluation. administratur pelabuhan.

18% dari pendapatan underwriting tahun 2010 sebesar Rp.53%.83 104.400 5.55 131. derived from compulsory contributions to sector Funds Road Traffic Accident (SWDKLLJ) on the basis of Act No.000 12.411. Kenaikan Premi yang belum merupakan pendapatan Jumlah 315.561.291. (in millions rupiah) No.667.220 juta naik 10.66 103.178. Asuransi Engineering 10.18% from 2010 underwriting income as much as Rp.718 306. 2.546) 3. asuransi pengangkutan.313 2. Pendapatan underwriting tahun 2011 mencapai sebesar Rp. 32 of 1964. fire insurance.386 million in 2011. Pertanggungan tidak langsung 11.84 146.315 11.934 million in year 2010 to Rp.291.830) (105.855 juta.411.77 456.64 111.216 29. 2. laut.79 25.380) 3. dan pertanggungan tidak langsung.490 2. bond surety and indirect coverage. 4.632 265.987. Pendapatan underwriting sebelum dikurangi premi asuransi dan kenaikan premi yang belum merupakan pendapatan (premi 3) Composition Of Underwriting Income year 2011 Underwriting income is the income that comes from Compulsory Contribution sector (IW) for passenger transport (land.667. (dalam juta rupiah) 2) Consolidated Underwriting Income 2011 Underwriting income is the gross premium income after deducting reinsurance premiums and an increase in the premium that is not income.44 9. 255.303 (189.53 12.386 34. 3.70 14.52) 15.37 92.665 8.05 85. Consolidated underwriting income sectors consists of: Compulsory Contribution. The biggest contribution of the increase of this underwriting income is compulsary donation which is from Rp.000 (237.000 14.18 Compulsory Contribution Compulsory Donation Fire insurance Transport Insurance Vehicle insurance Miscelaneous insurance Surety Bond Trade Credit Insurance Engineering Insurance Indirect coverage Reinsurance Premium Unearned Premium Total 3) Komposisi Pendapatan Underwriting Tahun 2011 Pendapatan underwriting merupakan pendapatan yang berasal dari sektor Iuran Wajib (IW) atas penumpang kendaraan umum (darat. 3.53 15.15 118.59%.91 32.00 13.407 million gained from sector (IW) 67 . kereta api dan pesawat udara berdasarkan UndangUndang Nomor 33 Tahun 1964.329 (219. 2.12 10.08 (1.643.159 321. compulsory donations.855 353.808) (132. 5.159 million.452 juta atau 10.291. Penyumbang terbesar kenaikan pendapatan underwriting adalah iuran Sumbangan Wajib yakni dari Rp.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 2) Pendapatan Underwriting Konsolidasian Tahun 2011 Pendapatan underwriting adalah pendapatan premi bruto setelah dikurangi dengan premi reasuransi dan kenaikan premi yang belum merupakan pendapatan.220 million or increase 10. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Achievements (%) Naik/turun Up / down Description 1.987. 8.016 12.900 138.98 91. Comparing with the 2011 budget as much as Rp.000 135. 255. asuransi kebakaran.934 juta di tahun 2010 menjadi Rp. 2.500 2. Jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2011 sebesar Rp.677 2.159 juta. Sektor-sektor pendapatan underwriting konsolidasian terdiri dari : iuran wajib. surety bond.000 275. 6.380 117.399 107. railway and airplane based on Act No.178.220 109. 2.462 17.700 24.492) (100. maka pendapatan underwriting ini mencapai 103.855 million. berasal dari sektor Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) berdasarkan UndangUndang Nomor 34 Tahun 1964 serta pendapatan underwriting dari anak Perusahaan berupa asuransi umum dan surety bond. asuransi kendaraan. increase as much as Rp. 2.71 50.987.638 123. vehicle insurance.53%.386 juta di tahun 2011. Underwriting income before deducting insurance premiums and an increase in premiums is not revenue (gross premiums) 2011 Rp.02 170.59%.59 21. asuransi varia. 7. sumbangan wajib.178. 3. Underwriting income year 2011 managed to record Rp 3. miscelaneous insurance.667. sea.752 125.71 51. 3.257 7. 34 of 1964 as well as underwriting income from subsidiaries in the form of general insurance and surety bond.934 28.411. 3.49 10.452 million or 10. transport insurance. Iuran Wajib Sumbangan Wajib Asuransi Kebakaran Asuransi Pengangkutan Asuransi Kendaraan Asuransi Varia Surety Bond Asuransi Kredit Perdagangan 9.405 362 9. meningkat sebesar Rp. then this underwriting income has reached 103. 2. Premi Reasuransi 12.119 2.

70%. 622.386 million. compulsary contribution Passenger Train (IW-KA).21% dan dari penerimaan premi asuransi umum dan surety bond Rp. 622. or 73. 37 and Finance Minister RI/FMD. 010/2008. Although passengers were freed from the obligation to pay dues. 353. dari sektor Sumbangan Wajib (SW) sebesar Rp. (1) The tariff of underwriting of compulsary contribution sector Any passengers who purchased tickets transportation pay dues mandatory funding assured passengers accident rate regulation as provided for in Regulation No.313 juta Compulsary Contribution Sector 4) Komponen Pendapatan Underwriting a) Underwriting Sektor Iuran Wajib (IW) Sektor iuran wajib merupakan gabungan iuran wajib berasal dari iuran wajib penumpang Kenderaan Bermotor Umum (IW-KBU).313 juta atau 9. 68 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .643. iuran wajib penumpang Kapal Laut (IW-KL) dan iuran wajib penumpang Pesawat Udara (IWPU) yang dibayarkan oleh penumpang melalui pengusaha/pemilik kendaraan bersamaan dengan pembelian tiket sebagai pengganti kerugian yang berhubungan dengan risiko kematian dan cacat tetap. from Compulsory Donations sector (SW) of Rp.09% Premi Asuransi Umum dan Surety Bond Rp. 353.667. Walaupun penumpang tersebut dibebaskan dari kewajiban membayar iuran.622.70% Sektor Iuran Wajib Rp.386 juta atau 73. tetapi Pemerintah melalui PT. Grafik komposisi pendapatan underwriting (premi bruto) Tahun 2011 Graphic Composition of Underwriting Income year 2011 73.709 juta General Insurance and Surety Bond 9.313 billion or 9.70%. Kewajiban membayar iuran wajib tersebut tidak berlaku bagi penumpang angkutan umum dalam kota dan penumpang kereta api berjarak kurang dari 50 km ataupun penumpang kereta api dalam kota. iuran wajib penumpang Kereta Api (IW-KA).709 juta atau 17.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION bruto) tahun 2011 sebesar Rp.667. (1) Tarif Underwriting Sektor iuran Wajib Setiap penumpang moda transportasi yang membeli tiket membayar iuran wajib dana pertanggungan kecelakaan penumpang dengan tarif uran sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 37/ PMK. 353. 2.21% Sektor Sumbangan Wajib sebesar Rp.010/2008. 4) Underwriting Income Component a) Underwriting Compulsary Contribution Sector Sector Compulory Contribution is a combination derived from compulsory contribution passenger motor vehicles (IW-KBU).407 juta yang diperoleh dari sektor Iuran Wajib (IW) sebesar Rp. 2.3.09%. Compulsory Dues amounting to Rp. Obligation to pay dues payers that do not apply to passengers on public transport within the city and passenger train is less than 50 miles or passenger railway in the city.21 % and from acceptance of general insurance premiums and surety bond Rp.09%.386 juta Compulsary Donation Sector 17.667. or 17.709 million. 2. Sea boaters mandatory dues (IW-TOS) and dues mandatory passenger Aircraft (IW-PU) is paid by passengers through the entrepreneur/owner of the vehicle together with the purchase of tickets in lieu of losses related to the risk of death and permanent disability. Jasa Raharja (Persero) tetap memberikan santunan apabila terjadi risiko kecelakaan. but the Government through PT Jasa Raharja (Persero) still provide stipend if the risk of an accident.

00 until Rp 25.313 million or 109. reached the total of Rp.00 until Rp 5. 353.500. Alat angkutan penumpang umum dengan biaya angkutan diatas Rp 5. 60.00 (sepuluh ribu rupiah) sampai dengan Rp25.00 (lima ribu rupiah) sebesar Rp 200. Alat angkutan penumpang umum di sungai/danau Public Carrier in rivers / lake Public passengers carrier with the tariff up to Rp 2.00 (dua ratus rupiah).00 (sixty rupiah). Kendaraan bermotor umum General Transportation Vehicle 2.00 (dua puluh lima ribu rupiah) sebesar Rp 800. as much as Rp 200. Alat angkutan penumpang umum dengan biaya angkutan sampai dengan Rp 2.119 juta.12% dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp. Kereta api Train 3.00 until Rp 10.000.00.000.00 Public passengers carrier with the tariff is over Rp 25.00(delapan ratus rupiah).00.000.00 Public passengers carrier with the tariff is over Rp 2. 321. Alat angkutan penumpang umum dengan biaya angkutan diatas Rp 25.00. as much as Rp 2. Rp.00 (lima ribu rupiah) sampai dengan Rp10.677 juta.119 million. Alat angkutan penumpang umum ferry/penyeberangan dan laut Public Carrier Ferry crossing and sea Alat angkutan penumpang umum dengan biaya angkutan sampai dengan Rp 2.000.00 (dua puluh lima ribu rupiah) sebesar Rp2.313 juta atau 109. as much as Rp 100.12% comparing year 2010 as much as Rp. as much as Rp 400. 353.00 (two thousand five hundred rupiah) as mucs as Rp 100. 60.000. 315. Alat angkutan penumpang umum di udara Public Air Carrier Rp 5.00 (lima ribu rupiah).83% of RKAP Rp.000.00 (undred twenty rupiah). (2) Pendapatan Underwriting Sektor Iuran Wajib Pendapatan sektor iuran wajib tahun 2011 keseluruhan mencapai Rp.677 million.00 Public passengers carrier with the tariff is over Rp 5.500.00 (dua ribu lima ratus rupiah) sampai denganRp 5.00 Public passengers carrier with the tariff is over Rp 10.83% dari RKAP sebesar Rp.00 (dua ribu lima ratus rupiah) sebesar Rp200. 120.00 (a hundred rupiah) Public transport with the tariff over Rp 2.500. Jenis Transportasi Type of Transportation Besaran Iuran Rp. 321.000. 315.000. Alat angkutan penumpang umum dengan biaya angkutan diatas Rp 10.000. as much as Rp 200. as much as Rp 800.00.00 (dua ribu lima ratus rupiah) sebesar Rp 100.000.00 (seratus rupiah). Alat angkutan penumpang umum dengan biaya angkutan diatas Rp 2.00 (five thousand rupiah).500.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Tabel Iuran Menurut Jenis Moda Transportasi Table Contribution According to the type of the Transportation Mode No.500.000.500.00 (dua ratus rupiah).500.00 (empatratus rupiah).500.00 (seratus rupiah). (2) Underwriting Income from Compulsary Contribution Sector Underwriting income in compulsory contribution in 2011.00 (dua ribu lima ratus rupiah) sebesar Rp 100.00 1.000.000. 120. Alat angkutan penumpang umum dengan biaya angkutan diatas Rp 2.00 (enam puluh rupiah).00.00. The amount of the contribution Rp. Pendapatan sektor ini tumbuh sebesar 12. The income from this sector growth as much as 12.00 Rp 5000. 4.000.00 (dua ribu rupiah). 5. 69 .00 (seratus dua puluh rupiah).00 (sepuluh ribu rupiah) sebesar Rp 400.000. Public transport with the tariff up to Rp 2. Rp.

83.87% reach 70 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 79.677 321.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Tabel Pendapatan Underwriting Sektor Iuran Wajib Table Underwriting Income Compulsary Contribution Sector (dalam juta rupiah) No.119 215. Disisi lain terdapat 8 Cabang yang tidak mencapai target minimal.610 juta. 74. This contribution income is realized only by 106. karena tarif penerbangan yang kompetitif dan terjangkau.677 353.83 12.00% atau 6% diatas RKAP sebesar Rp. • Banyaknya Kendaraan Bermotor Umum yang tidak beroperasi. • Kecenderungan perubahan kebutuhan masyarakat dari kendaraan roda empat menjadi kendaraan roda dua yang disebabkan oleh kemudahan perolehan dan menghindari kemacetan.83 109. • Beralihnya pilihan masyarakat dari menggunakan transportasi angkutan laut/darat menjadi jasa angkutan udara. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Achievements (%) Naik/turun Up / down (in millions rupiah) Description Iuran Wajib Jumlah 215.313 109. Penurunan pendapatan iuran di sektor ini disebabkan oleh: • Penerapan prinsip Good Corporate Governance dengan menghilangkan potensi yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. The decrease of revenue from this sector is caused by: • The implementaion of GCG principles with make dissapear the potentialities that is not fit with the law and regulation • Shift in people’s choice from using sea/land transportation to aviation service.553 juta. `The achievement of national targets for revenue Dues Compulsory motor vehicle Sector General (IW-KBU) is generally sustained by the 20 successful Branch beyond the minimum target with an average of 110. pendapatan Sektor Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IW. • Terjadinya pemekaran wilayah kota sehingga status penumpang Kendaraan Bermotor Umum berubah menjadi penumpang angkutan kota yang tidak lagi membayar iuran wajib. or 22.80%. Jika dibandingkan dengan pendapatan tahun 2010 sebesar Rp. because of the competitive and reachable airline ticket • Numbers of general vehicles that do not operate • The tendency of the needs of communities from four-wheeled vehicle into two-wheeled vehicle. 83. only an average of 92.00% or 6% over the target RKAP Rp.35%. 74.35%.085 juta atau mencapai 22. On the other hand there are 8 Branches that do not reach the minimum targets.085 million.12 Compulsary Contribution Total (3) Pendapatan Underwriting Sektor Iuran Wajib Kenderaan Umum Bermotor (IW-KBU) Dalam tahun 2011.KBU) sebesar Rp. Pencapaian target nasional untuk pendapatan Sektor Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IW-KBU) ini secara umum ditopang oleh 20 Cabang yang berhasil melampaui target minimal dengan rata-rata capaian sebesar 110. 79.610 million.87% (3) General Transportation Compulsory Contributions Sector Income In 2011.313 353. experienced a negative growth of 5. revenue compulsory contribution of Motor Vehicle General sector reached Rp. Pendapatan iuran ini terealisir sebesar 106. due to the ease of acquisition and to avoid the traffic jam • The expansion area of the city so that the status of publiv vehicle passenger transportation turns into a city that is no longer required to pay dues.80% sections. hanya rata-rata mencapai sebesar 92.12 12. mengalami pertumbuhan negatif sebesar 5.553 million.38 percent of all income sectors of compulsory contribution. When compared to revenues in 2010 that is Rp.119 321.38% dari seluruh pendapatan sektor iuran wajib.

58% of the budget of Rp 6. In contrast to the year 2010 having a negative growth of 1. 6. 6. Rp 179. meanwhile in year 2011 obtained the contribution as much as Rp. 191.253 billion. Dalam tahun 2010.98% are poured in a cooperation agreement between PT Jasa Raharja (Persero) with PT Kereta Api Indonesia (Persero).64% is realized or 1.98%. 218.49%. Disisi lain terdapat 13 Cabang yang tidak mencapai target. (5) Pendapatan Underwriting Sektor Iuran Wajib Kapal Laut (IW-KL) Transportasi Kapal Laut pada tahun 2011 menyumbang pendapatan iuran wajib sebesar Rp.36% under target RKAP Rp.46% from Rp. 49. (4) Railway Compulsory Contribution Sector Income The Revenue of Railway Compulsory Contribution year 2011 is increasing8.814 juta.68% of all mandatory dues revenue. 49000 million Achievement of IW-KL is nationally sustained by 14 Branches to reach the target of at least an average of 114. Revenue in this sector compared to revenue in 2010. Pendapatan di sektor ini tahun 2010 sebesar Rp.976 million increase in trend shows 71 .12%. 48.49%. sedangkan pada tahun 2011 diperoleh iuran sebesar Rp.253 juta. berbeda dengan tahun 2010 mengalami pertumbuhan negatif sebesar 1. The revenue in this sector year 2010 as much as Rp.171 juta. pendapatan iuran wajib di sektor ini mencapai Rp.58% dari anggaran sebesar Rp.68% dari seluruh pendapatan iuran wajib.333 juta atau 13.333 million or 13.487 million.98%. 6. 218. 6. Tidak tercapai penerimaan iuran di sektor ini pada tahun 2011 karena menurunnya penumpang ASDP (lintasan terpadu) yang menggunakan kapal penyebarangan setelah beroperasinya Jembatan Suramadu di Jawa Timur.990 million.419 juta. This condition indicates a positive growth of 7% growth experienced.12%. Mandatory Dues contributions over the entire Railway revenue dues compulsory received company 2011 only amounted to 1. Kondisi ini menunjukkan IW-KL mengalami pertumbuhan positif sebesar 7%.905 juta telah melampaui target sebesar 14. (5) Ship Compulsory Contribution Sector Income Sea transport in 2011 accounted for mandatory dues revenue of Rp.89%. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan penumpang kereta api sebesar 5. 45. Not reached acceptance dues in this sector in 2011 due to declining passenger ASDP (trajectory integrated) that uses the crossing after the operation of Bridge (Suramadu) in East Java.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION (4) Pendapatan Underwriting Sektor Iuran Wajib Kereta Api (IW-KA) Pendapatan Sektor Iuran Wajib Kereta Api (IW-KA) dalam tahun 2011 mengalami Pertumbuhan 8. In 2010. (6) Pendapatan Underwriting Sektor Iuran Wajib Pesawat Udara (IW-PU) Pendapatan sektor Iuran Wajib Pesawat Udara dalam tahun 2011 sebesar Rp.36% dibawah target RKAP sebesar Rp.98% yang dituangkan dalam perjanjian kerjasama antara PT Jasa Raharja (Persero) dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).419 million. Penerimaan IW-KA pada tahun 2011 yang dilakukan secara sentralisasi di Cabang Jawa Barat mencapai 102.905 million have exceeded the target of budget 2011 14. Kontribusi Iuran Wajib Kereta Api atas seluruh pendapatan iuran wajib yang diterima perusahaan tahun 2011 hanya sebesar 1.46% dari anggaran 2011 sebesar Rp.000 juta. Pendapatan iuran ini hanya terealisir sebesar 98.64% atau 1. This increase in line with growth of passenger trains of approximately 5.89%. Pencapaian IW-KL secara nasional ditopang oleh 14 Cabang yang mencapai target minimal rata-rata sebesar 114. On the other hand there are 13 Branches that do not reach the target. 191. Revenue dues are just 98. 48. mandatory dues revenue in this sector reached Rp. Pendapatan pada sektor ini dibandingkan dengan (6) Aviation Compulsory Contribution Sector Income Sector revenue Dues Mandatory Aircraft in 2011 amounting to Rp.171 million. 45. 6. Acceptance of IW-KA in 2011 which is done in a centralized in West Java Branch reached 102.990 juta.

b) Underwriting Compulsory Donation Sector Besides the underwriting income from Compulsory Dues sector.976 315.814 49.96%.58 98. Pembayaran Sumbangan Wajib dilakukan secara periodik (setiap tahun) di kantor Samsat pada saat pendaftaran atau perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).119 74.68% dan sektor IW-KA sebesar 1.12 IW-KBU IW-KA IW-KL IW-PU Total Komposisi pendapatan underwriting sektor iuran wajib tahun 2011 terbesar diperoleh dari IW-PU yaitu sebesar 61.085 6.610 6.98% of all income underwriting compulsory dues.63%.905 353.00 21. PT Jasa Raharja (Persero) juga memiliki sumber pendapatan lain yaitu pendapatan underwriting dari sektor Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Achievements (%) Naik/turun Up / down (in millions rupiah) Description 1. PT Jasa Raharja (Persero) ‘ also have other sources of income. 2. 4.63 12.00 102. followed by the sector of IWKBU 22. moda transportasi laut dan moda transportasi kereta api ke moda transportasi pesawat udara of 21.63%. Grafik Komposisi Pendapatan Underwriting Sektor Iuran Wajib Tahun 2011 Graphic Composition Of Underwriting Income Compulsory Contribution Sector Year 2011 IW-PU 2011 IW-KL IW-KA IW-KBU 2010 b) Underwriting Sektor Sumbangan Wajib (SW) Selain pendapatan underwriting dari sektor Iuran Wajib. sector IW-KL of 13.98% dari seluruh pendapatan underwriting iuran wajib. public transport modes and mode of transportation to rail mode of transportation aircraft Tabel Pendapatan Underwriting Iuran Wajib Berdasarkan Sektor Table Of Underwriting Income Of Compulsory Contribution Based On Sector (dalam juta rupiah) No.990 48.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION pendapatan tahun 2010 sebesar Rp.333 218. The composition of income underwriting sector dues mandatory 2011 largest retrieved from IW-PU that is equal to 61.64 114.419 45.38%.171 179. IW-KBU IW-KA IW-KL IW-PU Jumlah 83.35) 8. disusul sektor IW-KBU sebesar 22.976 juta menunjukkan trend kenaikan sebesar 21.000 191.90 7. Payment of Mandatory Contributions done periodically (every year) in Office at the time of registration or Samsat extension Letter Plate vehicles (VEHICLE LICENSE).677 79. The increase is due to the passing of the public option from the mode of transportation of motor vehicles.96% . sektor IW-KL sebesar 13.38%.68% and the sector IW-KA of 1. 3. Kenaikan tersebut disebabkan beralihnya pilihan masyarakat dari moda transportasi kendaraan bermotor umum. 179.83 (5.46 109. 72 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .313 106.253 321.553 6. namely income from underwriting Donations Fund sector is obligated to Road Traffic Accident (SWDKLLJ).

sedan. Kewajiban membayar iuran wajib tersebut tidak berlaku bagi bagi sepeda motor 50 cc ke bawah. sepeda kumbang. serta mobil penumpang angkutan umum lainnya diatas 1. EU Bus dan Microbus angkutan umum. 2) Underwriting income compulsory donation sector In 2011.000 2) Pendapatan Underwriting Sektor Sumbangan Wajib Pada tahun 2011. Tabel Tarif Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Table Of Compulsory Donation Trafic Accident Fund Fee Gol Gol A Jenis Kendaraan Type of vehicle Sepeda motor 50 cc ke bawah.000 3.000 3. excavator.000 140. and scooter beetle above 50 cc s/d 250 cc and motor tricycle vehicles. The obligation to pay such fees do not apply to mandatory for motorcycle 50 cc down. 2. forklift. mobil jenazah dan mobil pemadam kebakaran Motorcycle 50 cc down. bike. forklift. mobil barang diatas 2. dan sejenis. truck container.386 juta atau meningkat 10. A passenger car public transport s / d 1. pendapatan dari sektor Sumbangan Wajib mencapai Rp. mobil gandengan. mobil derek.400 cc. ambulance. buldozer. car. crane dan sejenis.000 3.411.400 cc.000 3. dan scooter diatas 50 cc s/d 250 cc dan kendaraan bermotor roda tiga. C2 Sepeda motor dan scooter diatas 250 cc Motorcycle and scooter above 250 cc DP Pick up/mobil barang s/d 2. jeep.000 160.000 87.934 juta.000 3. and passenger cars instead of public transportation. dan mobil penum-pang bukan angkutan umum. EP Bus dan Microbus bukan angkutan umum.934 73 . as well as other public transport passenger cars above 1.411.000 3. excavator. Tarif SWDKLLJ Rates SWDkLLJ 0 Kartu Dana/ Sertifikat Fund Card / Certificate 3. 1) Underwriting mandatory donation sector fee Every motor vehicle owners are required to pay dues mandatory funding assured passengers accident rate regulation as provided for in regulation of the Minister of Finance of INDONESIA No.59% compared to year 2010 Rp.667.010/2008. 2. Pick up/car stuff up to 2.59% dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp.600 cc Bus and Microbus public transit. car sidecars above 2. income from Compulsory contributions to sector reached Rp. hearse and a fire engine Traktor.400 cc. tank. and the same type 80. ambulance. Buses and microbus not public transportation.667. DU Mobil penumpang angkutan umum s/d 1.600 cc. hearse and a fire engine. 2.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 1) Tarif Underwriting Sektor Sumbangan Wajib Setiap pemilik kendaraan bermotor diwajibkan membayar iuran wajib dana pertanggungan kecelakaan penumpang dengan tarif uran sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 36/PMK.000 3. jeep.000 70. Motorcycle. 2008.400 cc. mobil jenazah dan mobil pemadam kebakaran.000 B 20. mobil ambulance. Tractors. truck container. buldozer. crane car.000 C1 Sepeda motor. crane and kind.386 million or increased 10. mobil tangki. 2. mobil ambulance.600 cc.600 cc F Truck.000 3. Truck. 36/010/FMD.000 32.000 150. sedan.

20 hours from the time 4 hours provided since the submission (full file) and 7 days from the date of the accident.15 10. The improvement time is due to the proper functioning of the application on line DASI JR Module Compensation Settlement in branches and representatives 74 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . eksistensi PT Jasa Raharja (Persero) sangat penting dan strategis kedudukannya. The compensation settlement showed the improvement of time as long as 2.561.561. This achievement of 104.667.40 hours from 4 hours provided in the process of compensation settlement of victims of the accident.40 jam dari waktu 4 jam yang disediakan dalam proses penyelesaian santunan bagi korban kecelakaan. Golongan kendaraan bermotor C1 yang terbesar memberikan kontribusi terhadap pendapatan iuran sumbangan wajib yaitu mencapai Rp.15 104. million.411. Salah satunya dengan melakukan proses perbaikan sasaran penyelesaian santunan melalui penerapan prinsip 5 T (tepat informasi.216 juta. Pendapatan underwriting dari sektor Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tahun 2011 berasal dari 9 (sembilan) golongan kendaraan bermotor. tepat jaminan. 2. Tabel Pendapatan Underwriting Sektor Sumbangan Wajib Tahun 2011 Table Of The Underwriting Income Sector Mandatory Donation 2011 (dalam juta rupiah) No.386 104.7 million motor vehicles. the existence of PT Jasa Raharja (Persero) is very important and its position is very strategic. 2.216 million. 1. Perbaikan waktu ini disebabkan oleh berfungsinya penerapan on line Dasi JR Modul Penyelesaian Santunan di Cabang dan Perwakilan. proper subject.337. Pembayaran Santunan Sebagai perusahaan yang menyalurkan santunan asuransi jasa raharja kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas di jalan raya. The C1 is the largest motor vehicles contribute to revenue dues mandatory contributions which reached Rp. proper guarantees. tepat waktu dan tepat tempat) sejak tanggal kecelakaan sampai dilakukan pembayaran santunan oleh PT Jasa Raharja (Persero). 1) Waktu Proses Penyelesaian Santunan Penyelesaian santunan tahun 2011 memerlukan waktu 1. b.216 2.216 2. Underwriting income from Compulsory contributions to sector Funds Road Traffic Accident (SWDKLLJ) 2011 comes from 9 (nine) of the motor vehicle.81%) dari 41.411.7 juta kendaraan bermotor. Penyelesaian santunan menunjukkan perbaikan waktu selama 2.59 10. Compensation Payment As a company that distributes cash benefit insurance Jasa Raharha to the communities that are experiencing traffic accidents on highways. One of them is by doing the process improvement goals through the application of the principle of settlement cash benefit 5 T (exact information.15% of the budget assigned to company 2011 Rp. 1. timely and appropriate places) from the date of the accident until the payment done by PT Jasa Raharja (Persero).934 2.337.108 juta (55. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Achievements (%) Naik/turun Up / down (in millions rupiah) Description Sumbangan Wajib Jumlah 2.15% dari anggaran yang ditetapkan perusahaan untuk tahun 2011 sebesar Rp.386 2.59 Compulsory donation Total b. tepat subyek. maka sejalan dengan strategi perusahaan 2011 PT Jasa Raharja (Persero) terus berupaya mempercepat proses pembayaran santunan. it is in line with the corporate strategy 2011.667.561.934 2. 1) Duration Process of Compensation Settlement The Compensation settlement in 2011 takes 1. PT Jasa Raharja (Persero) is constantly working to accelerate the process of payment of stipend.81%) of 41.561.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Pencapaian ini sebesar 104.108 million (55.20 jam dari waktu 4 jam yang disediakan sejak pengajuan (berkas lengkap) dan 7 hari dari tanggal terjadinya kecelakaan.

28% dari seluruh kasus yang dibayarkan santunan.423.49% and 6.50 (6. The biggest compensation is paid to the victims of injuries as much as 70.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Tabel Kecepatan Penyelesaian Santunan Tahun 2011 Table Of The Speed Of Compensation Settlement 2011 (dalam juta rupiah) No.423. walaupun dipahami hal itu hanya merupakan sebagian kecil dari banyak usaha untuk memperbaiki sistem penanganan kecelakaan lalu lintas.938 million with 110.377 1.49) Victim (people) Compensation 3) Jenis Pembayaran Santunan Pembayaran santunan tahun 2011 dapat ditinjau berdasarkan kasus dan berdasarkan jenis asuransi. Tabel Pembayaran Santunan Tahun 2011 Table of Compensation Payment Year 2011 (dalam juta rupiah) No. its realization is only reached 89.938 89. 1.377 victims.995 1. with 117. Dari anggaran tahun 2011 sebesar Rp. korban luka-luka.590.32 jam 7 hari 4 jam 7 hari 1. although it is understood that only a small part of the many efforts to improve the system for handling traffic accidents. Penyelesaian sejak Tanggal kecelakaan 2. fatalities and permanent disability. realisasinya mencapai 89.013 people victimized.590.1. korban cacat tetap dan bantuan biaya penguburan. sedangkan nilai santunan yang terbesar adalah santunan yang dibayarkan untuk kasus meninggal dunia sebesar 64. a) Pembayaran santunan berdasarkan kasus Pembayaran santunan tahun 2011 direalisasikan untuk korban yang meninggal dunia.430.09%. Korban (orang) 2. 1.938 juta dengan jumlah korban sebanyak 110.905 million.1. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Achievements (%) Naik/turun Up / down (in millions rupiah) Description 1. victims of injuries.590.27% for total of the victims. 2) Compensation Payment Year 2011 The compensation payments in 2011 is Rp 1. Uraian Tahun/ Year 2010 Tahun/ Year 2011 RKAP/RkAP Realisasi/Realization Capaian (%) Achievements (%) Naik/turun Up / down (in millions rupiah) Description 1. These conditions show support to the Government in reducing the rate of fatality accidents through preventive activities against the risk of handling traffic accidents began to materialize. dibandingkan dengan pembayaran santunan tahun 2010 sebesar Rp. compared with previous years the payment of compensation as much as Rp.11% and the smallest compensation is paid for burial costs a much as 0. 3) The Type of Compensation Payment The Compensation Payment year 2011 can be reviewed based on the cases and based on the type of insurance a) Compensation Payment Based on cases Compensation payments year 2011 is realized for thevicmtimcs that died.09) The settlement since the date of the accident files received 2) Pembayaran Santunan Tahun 2011 Pembayaran santunan tahun 2011 sebesar Rp 1.50%.28% of all cases that paid. Santunan yang terbesar dibayarkan untuk korban luka-luka sebesar 70. From 2010’s budget as much as Rp.49% untuk santunan dan 6. 75 .013 orang.430.013 1.33) (9.60% dan santunan yang terkecil dibayarkan untuk korban cacat tetap sebesar 0. and the assistance for burial costs.423.377 orang korban terdapat penurunan 0. whereas the value of the compensation is paid for the case of died as much as 64.905 110.50%.11% dan santunan yang terkecil untuk santunan bantuan biaya penguburan sebesar 0.27% untuk jumlah korban.20 jam 100 (333. Berkas diterima 7 hari 1.09%. Santunan 117.905 juta. there are the decreasing of compensation of 0.27) (0.995 million. Kondisi ini menunjukkan dukungan kepada pemerintah dalam mengurangi tingkat fatalitas kecelakaan melalui kegiatan preventif terhadap penanganan risiko kecelakaan lalu lintas mulai terwujud.430.60% and the smallest compensation is paid to the victims of permanent disability of 0.995 juta dengan 117.

270 the number of victims or 3.013 3.60 0. Dalam tahun 2011 untuk setiap korban menerima santunan asuransi tanggung jawab hukum terhadap pihak ke tiga rata-rata sebesar Rp.09 100.423.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Tabel Komposisi Pembayaran Santunan Menurut Jenis Kasus Tahun 2011 Table Composition of Compensation Payment according to the case (dalam juta rupiah) No.743 110. 34/1964 Total 76 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 33/1964 UU No.371 juta atau 97.390.59 100.703 77. 13.423.743 jumlah korban kecelakaan atau 96. In the year 2011 for each victim received a cash benefit insurance legal responsibility towards third parties for an average of Rp. or 97. 1.270 105.00 912.86 juta.371 million.88 96.013 28.567 million or 2.270 jumlah korban atau 3.00 Death Injuries Permanently Disability Funeral Total b) Pembayaran santunan berdasarkan jenis asuransi (1) Santunan asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 tahun 1964 sebesar Rp.674 303 433 110.59% dari seluruh pembayaran santunan pada tahun 2011 dengan 105.563 24.88 %. Dalam tahun 2011 untuk setiap korban menerima santunan asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum rata-rata sebesar Rp.41% dari seluruh pembayaran santunan pada tahun 2011 dengan 4.00 UU No.824 485. 7. (2) Santunan asuransi tanggung jawab hukum terhadap pihak ke tiga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 tahun 1964 sebesar Rp. (2) Compensation insurance legal liability againts third parties in accordance with Act No. 33/1964 UU No.28 0.371 1.41 97. In 2011 to each victim received donation casualty insurance instrument public transport passengers amounting to Rp.567 1.86 million.11 34.938 2. 7. 3.12% of all victims of traffic accidents. 34/1964 Jumlah 4.12 100.390.390. 34 of 1964 is Rp.15 juta b) Payment of Compensation by type of Insurance (1) The compensation of traffic insurance public transport passengers instrument based on act no 33 1964 as much as Rp.30 100.567 juta atau 2. 33.70 0.41 % of all the compensation in 2011 with 4. 2. 33.82 70.88%. 13. Meninggal dunia Luka-luka Cacat Tetap Penguburan Jumlah 31.743 number of victims of accidents or 96.59% of all cash benefit payments in 2011 with 105.337 1.10 1.938 64.12% dari seluruh korban kecelakaan lalu lintas. 4.00 33. Uraian Korban (orang) Victim (person) Komposisi (%) Composition (%) Santunan compensation Komposisi (%) Composition (%) (in millions rupiah) Description 1.204 1. 1.15 m Tabel Pembayaran Santunan berdasarkan jenis asuransi tahun 2011 Table The payment of compensation based on the type of insurance year 2011 (dalam juta rupiah) Uraian Korban (orang) Victim (person) Komposisi (%) Composition (%) Santunan Compensation Komposisi (%) Composition (%) (in millions rupiah) Description UU No.

31 2.439 62. a.79%.934 9.2011 The Graphic of Compulsory Contribution sector and Compulsory Donation Sector year 2007 .08% dan diatas rata-rata pertumbuhan pendapatan underwriting sektor iuran wajib yang mencapai 7.727.026 8.667.011.08 25.792.386 10. kecuali pada tahun 2010 mengalami pertumbuhan negatif dengan rata-rata pertumbuhan (tidak termasuk pendapatan underwriting lainnya) mencapai 25. The growth is due to the application of sections of policy and regulation system of the all too well against the all too mandatory dues as well as underwriting sector re-citing underwriting compulsory donation sector. Capaian pertumbuhan tersebut disebabkan penerapan kebijakan dan penertiban sistem pengutipan baik terhadap pengutipan underwriting sektor iuran wajib maupun pengutipan underwriting sektor sumbangan wajib.59 3. Pencapaian pertumbuhan rata-rata pendapatan underwriting dibawah rata-rata pertumbuhan pendapatan underwriting sektor sumbangan wajib yang pada lima tahun terakhir mencapai 30.053 8.733 23.699 10.211.183 1.77 7.35 315. The achievement of growth average underwriting income under the average growth of underwriting revenue compulsory contributions sectors in which the last five years has reached 30. ANALISA PERTUMBUHAN TAHUN 2007-2011 ANALYSIS OF GROWTH YEAR 2007-2011 a.274. except in 2010 having negative growth with average growth (excluding other underwriting income) reached 25.49 302.36 2.44 2.12 2.020.368 278.68 30.79%.79 Grafik Pertumbuhan Sektor Iuran Wajib dan Sektor Sumbangan Wajib Tahun 2007 .08% and above the average growth underwriting income sector mandatory dues that reached 7.411.522 5. Underwriting Income Growth Evaluation of underwriting revenues during 20072011 it is known that underwriting revenue growth continues to increase every year.2011 77 62 25.78% 23 21 6 2007 2008 8 2009 4 9 2010 8 12 11 11 2011 Iuran Wajib/ Compulsory Contribution Sumbangan Wajib/ Compulsory Donation Jumlah/ Total Pertumbuhan Growth 77 .68%.513.185 1. Tabel Pertumbuhan Pendapatan Underwriting Tahun 2007-2011 Table of The growth of Underwriting Income year 2007-2011 (dalam juta rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Description Compulsory Contribution Growth (%) Compulsory Donation Growth (%) Total Growth(%) Iuran Wajib Pertumbuhan (%) Sumbangan Wajib Pertumbuhan (%) Jumlah Pertumbuhan (%) 263.071.313 12.49 353. Pertumbuhan Pendapatan Underwriting Dari evaluasi pendapatan underwriting selama tahun 2007-2011 diketahui bahwa pertumbuhan pendapatan underwriting setiap tahun terus meningkat.39 2.05 2.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 2.68%.83 1.759 21.119 4.917 77.

Tabel Pertumbuhan Pendapatan Underwriting Tahun 2007-2011 Table of The Growth of Underwriting income Compulsory contribution sector (dalam juta rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Description Compulsory contribution Growth(%) Total Growth(%) Iuran Wajib Pertumbuhan (%) Jumlah (Rp juta) Pertumbuhan (%) 263.119 4.185 278.12 353.240 juta jika dibandingkan dengan pendapatan iuran tahun 2009.39 315. b) The Growth of Compulsory Contribution sector year 2007-2011 The growth of compulsory contribution sector in 2007-2011 reached the average of 7. (2) The tendency of change of status of passenger motor vehicle transport passenger City Public become as a result of the expansion area of the City/County.83 278. 13. where passengers are no longer required to pay union dues compulsory motor vehicle.522 5.026 8.522 5.39 353.68% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 78 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .68%.68 7. The growth of the sector required dues each year experienced a positive growth except in 2010 having negative growth.68%. dimana penumpang tidak lagi diwajibkan membayar iuran wajib Kendaraan Bermotor Umum.119 4..44 315.2011 Graphic of The growth of Compulsory Contribution sector year 2007-2011 12 8 6 4 7. (2) Kencederungan terjadinya perubahan status penumpang Kendaraan Bermotor Umum menjadi penumpang angkutan kota sebagai akibat pemekaran wilayah kota/ kabupaten.83 302. Pertumbuhan sektor iuran wajib setiap tahun mengalami pertumbuhan positif kecuali pada tahun 2010 mengalami pertumbuhan negatif.12 7. dimana rata-rata pertumbuhan tersebut dibawah pertumbuhan tahun 2011 sebesar 12. 13.68 Grafik Pertumbuhan Sektor Iuran Wajib Tahun 2007 .ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 1) Underwriting Sektor Iuran Wajib a) Faktor yang Mempengaruhi Faktor penting yang memberikan pengaruh atas pendapatan underwriting sektor iuran wajib tahun 2007-2011 adalah: (1) Kecenderungan terjadinya perubahan kebutuhan masyarakat yang semula menggunakan kendaraan bermotor umum (bus dan Kereta api) menjadi menggunakan kendaraan roda dua.12%.12%. meskipun dilihat pendapatan iuran tahun 2010 mengalami kenaikan sebesar Rp.44 302.240 million when compared to the 2009 dues income.026 8.313 12.313 12. although year 2010 dues income sees increased Rp. where the average growth was below the growth in 2011 by 12. 1) Compulsory Contriution Sector Underwriting a) The Factors that affect The important factor that gives income underwriting sector influence over compulsory dues for the year 2009-2011 are: (1) The tendency due to changes in the public needs which was motor vehicles public (bus and train) into use two-wheeled vehicle.185 263. b) Pertumbuhan Sektor Iuran Wajib Tahun 2007-2011 Pertumbuhan sektor iuran wajib tahun 20072011 rata-rara mencapai 7.

(1) Growth of General Transportaion Underwriting Compulsory Contribution Sector The growth of motor vehicles Mandatory Dues sector General (IW-KBU) achieved an average in 2007-2011 by 0.99%. (2) Pertumbuhan Underwriting Sektor Iuran Wajib Kereta Api Pendapatan iuran wajib sektor Kereta Api (IW-KA) mengalami pertumbuhan yang signifikan selama 5 tahun terakhir dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 35. In the year 2010-2011 dues mandatory opinion of the growth sectors of the General motor vehicle having a negative growth.49%. the growth of mandatory dues naval vessels and mandatory dues sector growth in Aircraft. Dalam tahun 2010-2011 pertumbuhan pendapat iuran wajib dari sektor Kendaraan Bermotor Umum mengalami pertumbuhan negatif.63%. Selama 5 tahun terakhir pertumbuhan negatif terjadi pada tahun 2010 sebesar 1. (3) Ship compulsory Contribution Sector Underwriting Growth The achievement an average growth of mandatory dues Ship sector in 2007-2011 registration 24.90% growth in 2008 of smallest and 89.50%. (3) Pertumbuhan Underwriting Sektor Iuran Wajib Kapal Laut Pencapaian pertumbuhan rata-rata iuran wajib sektor Kapal Laut tahun 20072011 sebesar 24.63%.96%. (1) Pertumbuhan Underwriting Sektor Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum Pertumbuhan sektor Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IW-KBU) mencapai ratarata tahun 2007-2011 sebesar 0. Pertumbuhan positif ini karena adanya pengalihan penggunaan moda transportasi masyarakat dari moda transportasi lain ke moda transportasi Pesawat Udara. This positive growth due to the diversion of the use of public transport modes from the one mode of transportation to mode of aircraft transportation. 79 . Pertumbuhan sektor iuran wajib Kapal Laut dan pertumbuhan sektor iuran wajib Pesawat Udara. (2) Railway Compulsory Contribution sector Underwriting Growth Mandatory dues income sector railways (IW-KA) experienced significant growth over the last 5 years with an average growth of 35.70% masih di atas pertumbuhan pada tahun 2011 sebesar 7%. Public sector growth of mandatory dues of railway sector.35%. (4) Pertumbuhan Underwriting Sektor Iuran Wajib Pesawat Udara Pertumbuhan rata-rata iuran wajib sektor Pesawat Udara tahun 2007-2011 mencapai 9. (4) Aviation Compulsory Contribution Income sector underwriting Growth The average growth of mandatory dues Aircraft sector in 2007-2011 reach 8.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION c) Komponen Pertumbuhan Sektor Iuran Wajib Pertumbuhan sektor iuran wajib terdiri dari pertumbuhan sektor iuran wajib Kendaraan Bermotor Umum. where growth is still above growth in 2011 who have experienced negative growth of 5.38% merupakan pertumbuhan tertinggi. During the last 5 years of negative growth in 2010 of 1. Growth in 2011 is 8.96%. c) Growth Components of Compulsory Contribution sector Compulsory contribution sector growth consists of mandatory dues sector growth of motor vehicles. dimana pertumbuhan ini masih diatas pertumbuhan tahun 2011 yang mengalami pertumbuhan negatif sebesar 5.38% is the highest growth. where the growth of the 2011 growth of 21.99%. dimana pertumbuhan tersebut berada di bawah pertumbuhan tahun 2011 sebesar 21.90% merupakan pertumbuhan terkecil dan tahun 2008 sebesar 89. Pertumbuhan tahun 2011 sebesar 8.70% still above growth in 2011 for 7%. pertumbuhan sektor iuran wajib Kereta Api.35%.49%.17%.

185 82.39 79.362 156.112 263.270 22.333 7.63 353. a) Jumlah Kendaraan Bermotor Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang melunasi Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan 2) Compulsory Donation Income PT Jasa Raharja (Persero) has other sources of income. turned out to be an average growth of income underwriting sector compulsory dues dues mandatory in highest railway and the lowest growth in motor vehicles mandatory dues.854 15.39 83.84) 278. namely income from underwriting Donations Fund sector is obligated to Road Traffic Accident (SWDKLLJ). Pembayaran Sumbangan Wajib ini dibayarkan oleh masyarakat melalui pendaftaran baru atau perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di kantor Samsat setempat.299 89. ternyata pertumbuhan ratarata pendapatan underwriting sektor iuran wajib tertinggi terdapat pada iuran wajib kereta api dan pertumbuhan terendah terdapat pada iuran wajib kendaraan bermotor umum.35) 6.419 10.553 (1.2011 Graphic of Income between Compulsory Contribution sector 2007 .2011 (dalam juta rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Description Transportaion .05 165.70 9.441 2.2011 IW-KBU/ Transportation IW-KA/ Railway IW-KL/ Ship IW-PU / Aviation 7.522 5.IW Growth (%) Aviation . Out of the four mandatory dues income sector.31 4.38 39.49) 179.12 (0.82 315.83 84.313 12.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Tabel Pertumbuhan Pendapatan Underwriting Tahun 2007-2011 Table underwriting income growth of compulsory Contribution based on sector year 2007 .77 45.80 45.68% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 2) Underwriting Sektor Sumbangan Wajib PT Jasa Raharja (Persero) memiliki sumber pendapatan lain yaitu pendapatan underwriting dari sektor Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).00 218.394 9.05 301.51) 6.085 (5.IW Growth (%) Total Growth (%) IW-KBU Pertumbuhan (%) IW-KA Pertumbuhan (%) IW-KL Pertumbuhan (%) IW-PU Pertumbuhan (%) Jumlah Pertumbuhan (%) 82.905 21.879 8.IW Growth (%) Ship .836 2.854 78. Grafik Pendapatan antar Sektor Iuran Wajib Tahun 2007 .96 24.695 0.17 7. a) The Numbers of Vehicle A growing number of motorists who pay Mandatory contributions to Funding Road Traffic 80 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .119 4.795 34.976 8.171 (1.99) 35.674 (2. This mandatory Contribution payments payable by the community through new registrations or number sign Letter extension vehicle (VEHICLE LICENSE) in the Office of Samsat.IW Growth (%) Railway .990 8.59 5.90 48.22 151.68 Dari ke empat sektor pendapatan iuran wajib tersebut.

535 100.195 72.672 265.90 Grafik Kendaraan Bermotor yang melunasi Sumbangan Wajab Tahun 2007-2011 The graphic of vehicles that pay compulsory donation year 2007 .160 96.108 juta.589 9.80 21. where the smallest growth in 2009 reached the largest 8. Accidents each year is increasing significantly.229 262.001 34.400.387 49.849. mobil ambulance.422.891 27.202 170.880 5.507 7.360.865 33.432 8.784.793.108 million. Golongan kendaraan ini pada tahun 2011 telah melunasi pembayaran sumbangan wajib sebesar Rp.865 100.192 26.44 25.047 1.295 31.80% and in 2008 amounted to 12.76%.404 8.286.242.532.797 45.879 269.664 997.657 87. Golongan kendaraan yang mendominasi pembayaran sumbangan wajib adalah golongan C1 yaitu kendaraan dengan jenis sepeda motor.004.296 4.435.028 103.337.625 10.432 unit yang terdiri dari sepeda motor 50 cc ke bawah.199 103. For A type of vehicle in 2011 totaling 25.291. sepeda kumbang.217 6.091.76% The vehicle donation payment compulsory predominating are the C1 vehicle with types of IE motorcycle.480 4.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Lalu Lintas Jalan setiap tahun meningkat secara signifikan.08% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 81 .532 263.202.174.321 12.430 41.152. dimana pertumbuhan terkecil pada tahun 2009 mencapai 8.785 7.402 3.931 1. 1.533 41.054 5. bicycle and scooter beetle.337.538 5. mobil jenazah dan mobil pemadam kebakaran dikecualikan dalam membayar sumbangan wajib. above 50 cc s/d 250 cc and motor tricycle vehicles.232.304 5.432 units consisting of 50 cc motorcycle down. Untuk kendaraan golongan A pada tahun 2011 berjumlah 25. 1.485 1.146 100. ambulance. dan scooter diatas 50 cc s/d 250 cc dan kendaraan bermotor roda tiga.688.050 37. Tabel Kendaraan Bermotor yang melunasi Sumbangan Wajib Tahun 2007-2011 Table of Vehicles that pay compulsory donation year 2007 .749 1. hearse and a fire engine in paying compulsory contributions are excluded.976.2011 Golongan Type 2007 (Unit) 2008 (Unit) 2009 (Unit) 2010 (Unit) 2011 (Unit) A B C1 C2 DP DU EP EU F Jumlah/ Total Pertumbuhan/ Growth 30.273 10. This vehicle type in 2011 has been paying off compulsory donation payment of Rp.76 23.255 5.2011 30.272 274.605 135.80% dan yang terbesar pada tahun 2008 sebesar 12.243 8.450 5.317 37.

011.05 2.411.08 30.178 1.31 1.386 10. Hal inilah yang kemudian mendorong PT Jasa Raharja (Persero) memperluas kerjasama dengan Samsat dan menambah jumlah kantor pelayanan di beberapa daerah.178 1.08% or above still achieved growth in 2011 for 10.386 10.08% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 82 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . maka pertumbuhan pendapat underwriting dari sektor sumbangan wajib tidak secara signifikan walaupun terdapat perubahan ekspektasi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan roda dua dari pada menggunakan kendaraan bermotor umum.05 2. Compared with revenue growth of mandatory dues underwriting sector in 2011. Pertumbuhan yang tertinggi terdapat pada tahun 2008 sebesar 77.59%.917 77.211.31 2.011.31% sedangkan pertumbuhan yang terendah terdapat pada tahun 2010 sebesar 9.36 2. Tabel Pertumbuhan penerimaan underwriting sektor sumbangan wajib tahun 2007-2011 Table of underwriting income growth compulsory Donation sector year 2007 .754 23. then the opinion of sector growth underwriting donations must not significantly change expectations although there are people who want to have a two-wheeled vehicles from motor vehicle use on public. This is then pushed PT Jasa Raharja (Persero) expanding cooperation with and increase the number of Samsat Service Office in some areas.411.59 2.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b) Pertumbuhan Sektor Sumbangan Wajib Tahun 2007-2011 Rata-rata pertumbuhan 2007-2011.792.056%.36 2.59 30. The highest growth in 2008 amounted to 77.211.31% while the lowest there is growth in 2010 of 9.667.05%.754 23. pendapatan underwriting dari sektor sumbangan wajib sebesar 30. Pendapatan Underwriting Sektor Sumbangan Wajib Tahun 2007-2011 Underwriting Income Compulsory Donation sector year 2007 -2011 30.917 77.792.934 9.08 Dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan underwriting dari sektor iuran wajib pada tahun 2011.667.2011 (dalam juta rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) (in millions rupiah) Description Compulsory Donation Growth(%) Total Growth(%) Sumbangan Wajib Pertumbuhan (%) Jumlah (Rp juta) Pertumbuhan (%) 1. underwriting income from compulsory contributions by sector 30. b) The growth of Compulsory Donation Sector year 2007 -2011 Average growth 2007-2011.934 9.08% atau masih di atas pertumbuhan yang dicapai tahun 2011 sebesar 10.59%.

b. 1) Pertumbuhan Pembayaran Santunan Tahun 2007-2011 Dari data penyelesaian pembayaran santunan selama kurun 2007-2011 tercatat rata-rata pertumbuhan untuk korban kecelakaan sebesar 5.33 1.423. Pertumbuhan Pembayaran Santunan Pembayaran santunan yang dilaksanakan oleh PT Jasa Raharja (Persero) terhadap masyarakat yang mengalami kecelakaan penumpang umum maupun kecelakaan lalu lintas bertujuan memberikan jaminan akan kepastian perlindungan terhadap risiko sosial ekonomi dan meringankan beban korban/ahliwaris korban. However in 2011 to experience negative growth of crash victim of 6.77 Grafik Jumlah Korban dan Pembayaran Santunan tahun 2007-2011 Graphic of the total of victim and compensation payment year 2007 .2011 Santunan / Compensation Korban/ Victim 32.928 (0.60 1.24% and the average growth rate for the payment of stipend 32.31 1.355 32. Kondisi tersebut walaupun dipengaruhi oleh peningkatan biaya perawatan dan biaya pengobatan.176 9. 1) The growth of Compensation Payment year 2007 .441 99.77 percent.77% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 5.2011 From data the settlement of compensation payment during 2007-2011 recorded average growth for crash victim of 5.77%.391 11.492 530.96 110.49) 5. but is supported by the number of victims of accidents to sub accident sector and public transport modes rail tends to be decreased as well as for the sub sectors of naval vessels and aircraft are the number of accidents fluctuate Tabel Pertumbuhan penerimaan underwriting sektor sumbangan wajib tahun 2007-2011 Table of victim and compensation Growth Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Victim (People) Growth(%) compensation Growth(%)) Korban (Orang) Pertumbuhan (%) Santunan (Rp.27% and for payment of stipend amounted to negative growth experienced 0.49%.377 6.27% dan untuk pembayaran santunan mengalami pertumbuhan negatif sebesar 0. The growth of compensation payment Compensation payments carried out by PT Jasa Raharja (Persero) on society that had a general passengers accident or a traffic accidents aims to provide guarantees the certainty of protection against risks to be economic and social burden victims/heirs of the victim.27) 1.031. Namun pada tahun 2011 untuk korban kecelakaan mengalami pertumbuhan negatif sebesar 6.995 4.24% dan rata-rata pertumbuhan untuk pembayaran santunan sebesar 32. juta) Pertumbuhan (%) 90.22 117.24% 83 .013 (6.49%.430. namun didukung oleh jumlah korban kecelakaan untuk sub sektor kecelakaan moda transportasi umum dan transportasi kereta api yang cenderung mengalami penurunan serta untuk sub sektor kapal laut dan pesawat udara jumlah kecelakaan sangat fluktuatif.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b.363.24 32. Although these conditions are influenced by increased maintenance costs and the cost of treatment.40 110.164 94.

82 922. 25 juta setiap korban berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-36/PMK.670 118. Sedangkan santunan meninggal dunia untuk korban kecelakaan moda transportasi udara ditetapkan sebesar Rp.690 33. 50 million Ministry of finance Decision based on number of KEP-37/010/2008 FMD.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 2) Jenis Pembayaran Santunan Tahun 2007-2011 Pembayaran santunan yang dilaksanakan PT Jasa Raharja (Persero) kepada masyarakat korban kecelakaan penumpang umum maupun kecelakaan lalu lintas terdiri dari santunan meninggal dunia. 50 juta berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-37/ PMK.07% 84 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .07 37 Grafik Penyelesaian santunan meninggal dunia tahun 2007-2011 Graphic the settlement of compensation for death victime year 2007 -2011 Santunan / Compensation Korban/ Victim 37% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 0.13 33.746 (3.56 701. sedangkan rata-rata pertumbuhan pembayaran santunan bagi korban meninggal dunia dalam 5 tahun terakhir sebesar 37%.695 1. Rata-rata pertumbuhan korban meninggal dunia dalam 5 tahun terakhir sebesar 0.07% masih di atas pertumbuhan korban meninggal dunia tahun 2011 yang tumbuh negatif sebesar 5. compensation of injuries. 36/FMD KEP-.672 2.82 31.2011 Compensation payments carried out by PT Jasa Raharja (Persero) to the community victime of public passenger transportation accident and traffic accident consists of Death compensation.069 29. a) Compensation for Death The quantity of compensation to death for the victim of land transportation and sea Transportaion mode accident set by the Government since March 27. still above growth in payment of stipend died 2011 growing negative amounting to 1.12 32.2011 Table of Growth of Compensation settlement for Death victims year 2007 -2011 Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Victim (People) Growth(%) Compensation Growth(%)) Korban (Orang) Pertumbuhan (%) Santunan (Rp.07%. santunan cacat tetap dan santunan penguburan. juta) Pertumbuhan (%) 31. 25 million each victim based on the Finance Minister’s decision No. santunan luka-luka. masih di atas pertumbuhan pembayaran santunan meninggal dunia tahun 2011 yang tumbuh negatif sebesar 1.844 6. 2008 is amounting to Rp. Tabel Pertumbuhan penyelesaian santunan meninggal dunia tahun 2007.010/2008.761 321.824 (1. The average growth of the death victims in the last 5 years of 0. While the compensation for death victims of air crash mode of transportation specified Rp.24) 906.85) 912.85%. permanent disability compensation and compensation of burial. 2) The Type of Compensation Payment year 2007 . 010/2008.07) 0.07% still above growth death victims in 2011 growing negative by 5.85%.07%. a) Santunan meninggal dunia Besaran santunan meninggal dunia untuk korban kecelakaan moda transportasi darat dan laut ditetapkan oleh pemerintah sejak 27 Maret 2008 adalah sebesar Rp.703 (5. while the average growth in payment of stipend for victims died in the last 5 years of 37%. on 27 March 2008.010/2008 tanggal 27 Maret 2008.

563 0. 36/FMD KEP-. on 27 March 2008 The average growth of the victims were injured in the last 5 years of 7.52% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 7.010/2008. Rata-rata pertumbuhan korban luka-luka dalam 5 tahun terakhir sebesar 7.88 26.490 7.50 76.574 (5. worth the payment of compensation for the injured in 2011 reached 0.88%. The growth of the victims injuries suffered negative growth in 2011 of 5. pertumbuhan pembayaran santunan bagi korban luka-luka tahun 2011 sebesar 0.620 37.52 %. 010/2008. 2008 based on the Finance Minister’s decision No. 10 juta setiap korban sejak 27 Maret 2008 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-36/PMK.52%.02 482.95% is still below the average growth The average growth payment of compensation for the injured 26. Hal ini menunjukkan implementasi program pencegahan kecelakaan lalu lintas yang dilaksanakan telah mendapatkan hasil.60 7. b) Compensation For the Injuries Number of compensation for the injuries for the victim of accident of land and sea transportation mode designated by the Government of Rp 10 million each victim since March 27.692 10.32 317.010/2008 tanggal 27 Maret 2008.95% masih di bawah pertumbuhan rata-rata.2011 Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Victim (People) Growth(%) Compensation Growth(%)) Korban (Orang) Pertumbuhan (%) Santunan (Rp.60% masih di bawah pertumbuhan rata-rata.95) 485.451 11.88%. 25 million based on the Finance Minister’s decision No.60 % growth still below average.896 201.750 57. Sedangkan santunan luka-luka untuk korban kecelakaan moda transportasi udara ditetapkan sebesar Rp. 25 juta berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-37/PMK. Tabel Pertumbuhan penyelesaian santunan luka-luka tahun 2007 .12 436.88% 85 . It shows the traffic accident prevention program executed is getting results.56 77. Pertumbuhan korban luka-luka tahun 2011 mengalami pertumbuhan negatif sebesar 5.774 19. Rata-rata pertumbuhan pembayaran santunan bagi korban luka-luka sebesar 26.41 82.2011 Graphic of the compensation settlement of the injuries growth Santunan / Compensation Korban/ Victim 26.744 64. KEP-37/010/2008 FMD. juta) Pertumbuhan (%) 57.52 Grafik Pertumbuhan Penyelesaian santunan luka-luka tahun 2007 . While compensation for the injuries of the victim of aircrash accident has set of Rp.2011 Table of compensation settlement Growth for the injuries year 2007 .ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b) Santunan luka-luka Besaran santunan luka-luka bagi korban kecelakaan moda transportasi darat dan laut ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp.

Growth in compensation payments to injured victims in the year 2011 is decreasing to 0. so as not to cause the death of the victim.72 19. on 27 March 2008.29 324 11. Rata-rata pertumbuhan korban yang mengalami cacat tetap dalam 5 tahun terakhir sebesar 8.56%.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION c) Santunan cacat tetap Besaran santunan cacat tetap bagi korban kecelakaan moda transportasi darat dan laut ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp. sedangkan santunan cacat tetap untuk korban kecelakaan moda transportasi udara ditetapkan sebesar Rp.010/2008. Hal ini menunjukkan bahwa telah ada kecepatan penanganan kecelakaan.458 290 1. juta) Pertumbuhan (%) 286 6. Pertumbuhan korban cacat tetap tahun 2011 mengalami pertumbuhan negatif sebesar 47.52 24.40 10.204 (0.83) 8.40% under the average growth. 36/ FMD KEP-.60 576 68.86%.83% is still below average growth.2011 Santunan / Compensation Korban Victim 42. 50 juta berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-37/PMK.86%. 25 juta setiap korban sejak 27 Maret 2008 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-36/PMK. whereas the permanent disability stipend for crash victim set mode of air transport is Rp.56%. c) Compensation for Permanent Disability Number of permanent disability stipend for accident victims land and sea transportation mode designated by the Government of Rp.86 Grafik Penyelesaian santunan cacat tetap tahun 2007-2011 The view of permanent disability compensation settlement year 2007 . 2008 based on the Finance Minister’s decision No.40) 24.36 303 (47. This shows that have handled the accident rate.40% di bawah pertumbuhan rata-rata.86% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 8.83% masih di bawah pertumbuhan rata-rata. Rata-rata pertumbuhan pembayaran santunan bagi korban yang mengalami cacat tetap sebesar 42. 010/2008. Growth of the victim permanently disabled in 2011 is decreasing at 47. 25 million per victim since March 27. Average growth of the victim who suffers permanent disability within the last 5 years at 8.56 42.56% 86 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 50 million Ministry of finance Decision based on number of KEP-37/010/2008 FMD. Pertumbuhan pembayaran santunan bagi korban cacat tetap tahun 2011 juga mengalami pertumbuhan negatif sebesar 0. Tabel Pertumbuhan Penyelesaian santunan cacat tetap tahun 2007-2011 Table of Permanently Disability Compensation Settlement growth Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Victim (People) Growth(%) Compensation Growth(%)) Korban (Orang) Pertumbuhan (%) Santunan (Rp.739 66. Growth in average compensation payments for victims who suffer permanent disability of 42.180 78. sehingga tidak menimbulkan kematian kepada korban.010/2008 tanggal 27 Maret 2008.428 27.

While the average growth in payments for victims get a stipend of burial of 30. 010/ 2008 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-37/PMK.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION d) Santunan penguburan Sementara itu santunan penguburan bagi korban meninggal dunia akibat kecelakaan moda transportasi darat.38%. the stipend for burial victims died from the crash mode of transportation by land.65 1.280 (13. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa rata-rata pertumbuhan korban yang mendapatkan santunan penguburan dalam 5 tahun terakhir mengalami pertumbuhan negatif sebesar 3. Likewise the victim get the cash benefit growth burial in 2011 growing negative for 32. laut dan udara yang tidak memiliki ahli waris ditetapkan sebesar Rp. Stipend payments for victims of the growth is in the tomb of 4.06 547 (7.86) 433 (32.005 83. 010/2008 and the decision of the Minister of Finance No.38 Grafik Pertumbuhan penyelesaian santunan penguburan tahun 2007 .68%. 2 juta setiap korban berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-36/PMK. Sedangkan rata-rata pertumbuhan pembayaran santunan bagi korban mendapatkan santunan penguburan sebesar 30.03% di bawah pertumbuhan rata-rata. 36/FMD KEP-.45% masih di bawah pertumbuhan rata-rata.03) 1. 2008.38% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth (3. juta) Pertumbuhan (%) 549 549 591 7.85%.03% below average growth.2011 Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-Rata Pertumbuhan Average Growth (%) Description Victim (People) Growth(%) Compensation Growth(%)) Korban (Orang) Pertumbuhan (%) Santunan (Rp.2011 Table of burial compensation settlement growth year 2007. sea and air which has no designated heir of Rp 2 million per victim according to the Finance Minister’s decision No.337 4. Demikian juga pertumbuhan korban yang mendapatkan santunan penguburan pada tahun 2011 tumbuh negatif sebesar 32. 37/FMD KEP-.486 47. 010/2008 dated March 27.45% 2011 is still below the average growth.86 637 16.45 (3.38% stipend.45 1.85%) 87 .85) 30. Pertumbuhan pembayaran santunan bagi korban yang di kubur tahun 2011 sebesar 4. From the results of the evaluation noted that the average growth of victims get a stipend of burial in the last 5 years experienced negative growth of 3.2011 Graphic the growth of burial compensation settlement year 2006 -2010 Santunan / Compensation Korban/ Victim 30. Tabel Pertumbuhan penyelesaian santunan penguburan tahun 2007 .45) 1. d) Burial Compensation Meanwhile.010/2008 tanggal 27 Maret 2008.

363.376 40.27%.355 2.80% 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Rasio The average ratio 88 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Dari tabel dibawah ini diketahui bahwa ratarata tingkat ratio pembayaran santunan terhadap pendapatan underwriting tahun 2007-2011 mencapai 49. mengetahui kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya terhadap pembayaran santunan dan untuk menghitung tingkat kenaikan nilai santunan.33% dibandingkan dengan capaian ratio tahun 2010 sebesar 52.020.2011 To the establishment of technical reserves.607.430.938 3.031. Dengan kondisi ini menunjukkan perusahaan masih sangat mampu untuk memenuhi kewajibannya dalam pembayaran santunan kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas.779.47 1. Pembayaran Santunan B.47%. Tabel Perkembangan ratio pembayaran santunan terhadap pendapatan underwriting Tahun 2007-2011 berdasarkan Undang-Undang No 33 dan No 34 tahun 1965 Developments table payment of compensation to revenue ratio of underwriting year 2007-2011 pursuant to Law No 33 and No 34 of 1965 (dalam juta rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Jumlah Total (in millions rupiah) Description Compensation Payment Underwriting Income Ratio A. Ratio of the compensation Payment and underwriting income year 2007 . a. maka salah satu indikator yang diperlukan adalah mengetahui data perkembangan besaran ratio pembayaran santunan terhadap pendapatan underwriting setiap tahun. Capaian ratio pembayaran jaminan tahun 2011 sebesar 47. knowing the company’s ability to meet its obligations towards the stipend payment and increase in value to calculate the level of stipend.80%. Ratio Pembayaran Santunan dan Pendapatan Underwriting tahun 2007-2011 Guna pembentukan cadangan teknis.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 3. Pendapatan underwriting Ratio (A : B) 530.441 1.453 48.036 53. From the table below reveals that the average level of cash benefit payments to income ratio underwriting years 2007-2011 reach 49. so the company will expect the Government to be able to realize the increased value of the cash benefit which has been proposed.42 1.053 52.47%.14 5.883 11. sehingga perusahaan akan mengharapkan kepada Pemerintah untuk dapat merealisasikan peningkatan nilai santunan yang sudah diusulkan.39.80 Grafik Perkembangan ratio pembayaran santunan terhadap pendapatan underwriting Tahun 2007-2011 Graphic of the growth of compensation payment to underwriting income ratio Tahun 2007-2011 Pendapatan Underwriting/ Underwriting Income Pembayaran Santunan/ Compensation Payment 49.83 1.423.995 2.699 47.14% decrease of 5.727. With this condition indicates the company is still very capable to meet its payment cash benefit to society in victims of traffic accidents.14% mengalami penurunan sebesar 5.552. then one of the indicators is necessary is knowing the data development quantity ratio of underwriting income stipend payments each year.33% compared with a ratio of sections in 2010 52.186 49.111.20 1. ANALISA RATIO PEMBAyARAN SANTUNAN DAN PENDAPATAN UNDERWRITING ANALYSIS OF COmPENSATION PAYmENT AND UNDERWRITING INCOmE RATIO a. Payment guarantee sections ratio in 2011 by undergoes 47.164 2.

211. The average ratio of payment cash benefit insurance compulsory accident passengers in 2007-2011 General reach 10.253 1.313 9. 34/1964 10.679 2.119 9. 33/1964 Underwriting Income Law No.452 10.54% dan rata-rata ratio pembayaran santunan asuransi wajib kecelakaan lalu lintas mencapai 55. 33/1964 Compensation Payment Underwriting Income Ratio (%) UU No.371 2.473 1.411. 34/1964 Compensation Payment Underwriting Income Ratio (%) UU No.54 5. 33/1964 tahun 2007-2011 Growth of ratio compensation payment with underwriting income insurance Law No. b.44 33.934 55. Ratio Pembayaran Santunan dan Pendapatan Underwriting menurut Jenis Asuransi Pembayaran santunan dan pendapatan underwriting dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 tahun 1964 dan Undang-Undang Nomor 34 tahun 1964.12 159. 33/1964 Pendapatan underwriting UU No.80 31. Rata-rata ratio pembayaran santunan asuransi wajib kecelakaan penumpang umum tahun 2007-2011 mencapai 10. 33 of 1964 and Act No.319 315.322.50 390.87 27. 33/1964 Compensation Payment Law No.522 9.97 40. 33/1964 Pembayaran santunan Pendapatan underwriting Ratio (%) UU No.917 55. 33/1964 year 2007 .184 9.2011 Pembayaran santunan UU No.95 504.667.94 1.08 Perkembangan Ratio Pembayaran Santunan dengan Pendapatan Underwriting asuransi UU No.339.188 263. 34/1964 Pembayaran santunan Pendapatan underwriting Ratio (%) 26.754 59.47 1.512.676 2.691 278. 34 of 1964.017 10.095.567 353.676 301.169 55.792. Ratio of Compensation Payment and Underwriting Income based on the type of insurance Payment cash benefit and income underwriting implemented pursuant to Act No.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b.011.08%.178 49.54% 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Rasio The average ratio 89 .08%.2011 (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Jumlah Total Description UU No.441 1.560.386 52.94 1.879 13.54% and the average ratio of payment cash benefit insurance compulsory traffic accident reached 55. Tabel Perkembangan Ratio Pembayaran Santunan dengan Pendapatan Underwriting masing-masing program asuransi tahun 2007-2011 Tabel growth of ratio compensation payment with Underwriting income of each insurance program year 2007 .003.

Peningkatan PDB Indonesia yang mencapai 6. unable to push the acceleration of public debt decreased.2011 Pembayaran santunan UU No.5 percent (yoy) believed to be encouraging an increase in the purchasing 90 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Perkembangan Ratio Pembayaran Santunan dengan Pendapatan Underwriting asuransi UU No. 34/1964 Underwriting Income Law No. strengthening of Community consumption and industrial productivity. telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2011. penguatan konsumsi masyarakat dan produktivitas industri. memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan negara-negara Emerging Market (EM) seperti China. Upaya pemerintah untuk mendorong lebih banyak investasi yang masuk ke Indonesia. India. India. Italia. Russia and Brazil. has not shown the recovery as a whole. bahkan sebaliknya kebijakan tersebut justeru meningkatkan angka pengangguran. Indonesia’S GDP increase to reach 6. Irlandia. loose monetary policy. the policy of low interest rates. optimize infrastructure development through government spending and encouraging investment climate conducive The Government’s attempt to encourage more investments coming into Indonesia. Negara-negara tersebut justeru terus memperkuat landasan perekonimiannya melalui reformasi kebijakan ekonomi (fiskal dan moneter) guna mendorong penguatan kinerja ekspor. kebijakan suku bunga rendah. printing money policy (quantitative easing/QE) and fiscal policy in these countries. tidak mampu mendorong percepatan penurunan utang publiknya. juga bisa memacu inflasi berlebihan dan memperparah kondisi ekonomi uni Eropa yang sudah tercabik-cabik akibat resesi yang dialaminya Lambatnya pertumbuhan ekonomi global. The application of tightening budgets policy (austerity programs) Government. even tend to slow down. 34/1964 Compensation Payment Law No. 34/1964 55. these policies thus increasing unemployment figures. 33/1964 Pendapatan underwriting UU No. Penerapan kebijakan pengetatan anggaran (austerity programs) pemerintah.34/1964 year 2007 . Rusia dan Brazil. has given a positive impact against the growth of gross domestic product (GDP) in 2011. TINJAUAN EKONOMI ECONOmIC REVIEWS Menyikapi perkembangan kondisi perkonomian dunia tahun 2011 yang terjadi di negara-negara kawasan uni Eropa (terutama negara-negara PIIGS: Portugal. bahkan cenderung melambat.5 persen (yoy) diyakini dapat mendorong peningkatan daya beli masyarakat. excessive and aggravating the economic conditions of the European Union is already being torn apart as a result of the recession experienced firsthand The slowness of global economic growth.08% 2007 2008 2009 2010 2011 Rata-rata Rasio The average ratio 4. mengoptimalkan pembangunan infrastruktur melalui belanja pemerintah dan mendorong iklim investasi yang kondunsif. kebijakan moneter longgar. Selain itu pergerakan harga minyak yang melejit akibat rencana keputusan parleman Iran menghentikan ekspor minyaknya. Italy. Additionally the movement of oil prices leapt by the plan of Iranian parliament decisions to stop the export of oil also could spur inflation. Greece and Spain) and the United States. providing a positive impact for economic growth in Indonesia and countries Emerging Market (EM) such as China. dimana pada akhirnya Addressing the development conditions of the world economy in 2011 is going on in the countries of the European Union (especially the PIIGS countries: Portugal. Yunani dan Spanyol) dan Amerika Serikat. kebijakan cetak uang (quantitative easing/QE) dan kebijakan fiskal di negaranegara tersebut. 34/1964 tahun 2007-2011 Growth of ratio compensation payment with underwriting income insurance Law no. These countries thus continues to strengthen a cornerstone of economic policy reform through perekonimiannya (fiscal and monetary) in order to encourage the strengthening of export performance. even in reverse. Ireland. belum menunjukkan pemulihan secara menyeluruh.

2 percent from penjulan in 2010. penguatan konektivitas nasional. Thailand (3. will rely heavily on world economic growth estimate predicted entered a period of recovery. at the same time the number of vehicles in Thailand only 25.2 persen). This is demonstrated by the growth of car sales in 2011 reach 893 thousand units or up 17 percent compared to the year 2010 that sold thousands of units. For Indonesia. Thailand (3. 764 Followed by sales growth in 2011.7 persen). Pelaksanaan tiga jalur pembangunan ekonomi tersebut diantaranya menyangkut pembangunan infrastruktur berskala besar dan luas.2 per cent). menempati urutan pertama di kawasan Asia Tenggara. walaupun Indonesia telah mempersiapkan kebijakan memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Filipina (4. namely the development of 6 (six) Indonesia economic corridor (KEI). Dalam kerangka kebijakan ekonomi Indonesia tahun 2012 diharapkan tumbuh lebih baik daripada tahun 2011. is maintaining its economic growth in the range of 6. Namun demikian kemajuan ekonomi Indonesia itu masih bertumpu pada kekayaan sumber daya alam dan belum bersumber pada inovasi. selain terus melanjutkan penguatan dan ketahanan ekonomi makro atas gejolak-gejolak yang terjadi. Malaysia 7.29 million units.51 million units. the Government has established a program of acceleration and expansion of economic development through three lines.5 persen) dan Vienam (5. Malaysia 7. The article. Condition of the economy that affect the performance of PT Jasa Raharja (Persero) between other motor vehicle sales growth. peningkatan infrastruktur sektor transportasi dan membaiknya power of the public. Singapura (5. serta Filipina 2.28 million units. and capacity building in science and technology (Science & technology). Pemerintah telah menetapkan program percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi melalui tiga jalur. Vietnam 14. improved infrastructure and improving the performance of transport sector of the 91 . The greatest challenge faced by the Indonesian economy in 2012. Motor vehicle population in Indonesia two years ago to achieve 31.3 persen). The implementation of these three paths of economic development are concerned the development of large-scale infrastructure and extensive. which ultimately contribute positively to the company’s revenue growth. peningkatan jumlah penumpang semua jenis moda transportasi. dan peningkatan kemampuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (iptek) nasional. Singapore (5. according to the motorcycle industry association Data Motorcycle Indonesia achieve 8.40 million units or rose 19.7 percent). Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2011.5 persen yang dicapai tahun 2011. Pasalnya. in addition to strengthening the resilience and continued macroeconomic turmoil over the turmoil that occurred. and Philipines 2.5 percent) and Vienam (5. although Indonesia has been preparing policies to strengthen domestic sources of growth in the economy. in keeping its economic growth. strengthening national connectivity.8 persen).ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION memberikan kontrubusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan perusahaan. pada saat yang sama jumlah kendaraan di Thailand hanya 25. simply recognized internationally and according to the International Monetary Fund (IMF International Monetary Fund/) Indonesia as one of the countries with the strongest economy among countries in ASEAN. the Philippines (4. Tantangan paling besar yang dihadapi oleh perekonomian indonesia pada tahun 2012. Capain pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2011 tersebut merupakan yang tertinggi dibanding dengan negara-negara ASEAN lain seperti Malaysia (5.5 percent was achieved in 2011.15 million units Indonesia’s economic growth in 2011. akan sangat bergantung pada estimasi perkembangan ekonomi dunia yang diperkirakan memasuki masa pemulihan.40 juta unit atau naik 19.28 juta unit. Within the framework of the economic policy of Indonesia 2012 expected to grow better than in 2011.29 juta unit. increase in the number of passengers of all kinds of mode of transportation. yaitu pengembangan 6 (enam) koridor ekonomi Indonesia (KEI). Nevertheless it is still Indonesia’s economic progress resting on a wealth of natural resources and has not been sourced on innovation. dalam menjaga pertumbuhan ekonominya.8 juta unit. Bagi Indonesia. Jumlah populasi kendaraan bermotor di Indonesia dua tahun lalu hingga mencapai 50. adalah mempertahankan pertumbuhan ekonominya pada kisaran 6.6 million units.2 persen dari penjulan tahun 2010.8 per cent).3 per cent). cukup diakui di kancah Internasional dan menurut Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) Indonesia sebagai salah satu negara dengan kondisi perekonomian terkuat di antara negara-negara di ASEAN. Hal ini ditunjukkan oleh pertumbuhan penjualan mobil tahun 2011 mencapai 893 ribu unit atau naik 17 persen dibandingkan tahun 2010 yang terjual sebanyak 764 ribu unit. Kondisi perekonomian yang berpengaruh terhadap kinerja PT Jasa Raharja (Persero) antara lain pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor. Vietnam 14. Diikuti dengan pertumbuhan penjualan sepeda motor tahun 2011 menurut Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia mencapai 8.51 juta unit.15 juta unit. occupying first place in Southeast Asia. The achievement of growth of gross domestic product (GDP) Indonesia 2011 is the highest compared to other ASEAN countries such as Malaysia (5.

Dengan membaiknya kinerja pasar finansial (pasar uang dan pasar modal) memberikan hasil investasi yang maksimal bagi perusahaan. Meninggal Dunia Accident Victim. On the other hand with the increasing growth of the national economy and the stabilization of interest rates of loans then the Community buying power expected to be continuously strengthened in particular in the field of motor vehicles by utilizing loans banking facilities. Penyebarangan dan Pelabuhan Roads. Disisi lain dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi nasional dan stabilnya tingkat suku bunga pinjaman maka daya beli masyarakat diharapkan dapat terus menguat khususnya di bidang kendaraan bermotor dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman perbankan. By improving the performance of financial markets (money market and capital market) delivers maximum investment for the company. Kereta Api. Kereta Api. Railways. With the increasing growth in sales of motor vehicles and the growing number of passengers all mode of transportation will be able to raise the compulsory dues revenue growth (IW) and acceptance of mandatory contributions (SW). Kapal Laut dan Pesawat Udara General Transportation. Skema hubungan Pertumbuhan Ekonomi dengan Program Asuransi Kecelakaan Penumpang dan Kecelakaan Lalu lintas Scheme the relation of economic growth the passengers accident and traffic accident insurace program Pertumbuhan Ekonomi Economic Growth Komsumsi Pemerintah Government Consumption Komsumsi Rumah Tangga Household Consumption Infrastruktur/ Infrastructure Jalan. Permanent Disability. Whereas the improvement of the infrastructure of the transport sector will reduce the risk of accidents on community user mode of transportation. Sedangkan peningkatan infrastruktur sektor transportasi akan mengurangi terjadinya risiko kecelakaan pada masyarakat pengguna moda transportasi financial markets. Ferriage and Ports Risiko/ Risk Kecelakaan. Airports. Death Penumpang Transportasi Transportation Passenger Kendaraan Bermotor Umum. Ship and Aircraft Mobil/Sepeda Motor/ Cars/ motorcycles Asuransi/ Insurance Pemerintah Government UU Law Penumpang Umum Kecelakaan Lalulintas Public passenger Traffic accidents Iuran Contribution Masyarakat Community Pembayaran Dividen Pembayaran Pajak Payment of Dividend Payment of Taxes Underwriting/ Underwriting Iuran Wajib Sumbangan Wajib Compulsory Contributions Compulsory Donation Santunan Pencegahan Kecelakaan Prevention Accidents Compulsory 92 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Luka-luka. Dengan meningkatnya pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor dan meningkatnya jumlah penumpang semua moda transportasi akan dapat menaikkan pertumbuhan penerimaan iuran wajib (IW) dan penerimaan sumbangan wajib (SW). Bandara. Railways.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION kinerja pasar finansial. Cacat tetap.

National social security system was set up to meet the mandate of section 34 subsection (2) of the Constitution of the Republic of Indonesia. Sistem jaminan sosial nasional tersebut dibentuk untuk memenuhi amanat pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. because in this system the dynamics of cooperation between those who face a high risk of those with low risk. TINJAUAN INDUSTRI ASURANSI SOSIAL DI INDONESIA OVERVIEW OF SOCIAL INSURANCE INDUSTRY IN INDONESIA Keberadaan jaminan sosial dalam sebuah negara merupakan manifestasi dari salah satu tanggung jawab dan kewajiban negara untuk membentuk “Negara Kesejahteraan (Walfare States)”.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 5. jaminan hari tua. yaitu BPJS Kesehatan dengan tugas dan tanggung jawab menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat dan BPJS Ketenagakerjaan dengan tugas dan tanggung jawab menyelenggarakan program jaminan kecelakaan kerja. Sistem jaminan sosial dalam arti luas merupakan program bantuan sosial dan asuransi sosial. guarantee of old age. yang tidak mengalami kecelakaan membantu yang mengalami kecelakaan dan yang kaya membantu yang miskin menjadi faktor dominan. For Indonesia has actually had a comprehensive system of national social security based on Act No. jaminan kecelakaan kerja. Social insurance do fundraisers and risk-sharing among participants who participate in social insurance programs. jaminan pensiun dan jaminan kematian. 40 year 2004 with a program that includes health coverage set warranty. the House of representatives with the Government through Law of the Republic of Indonesia Number 24 year 2011 has established two (2) Social Security Provider Agencies (BPJS). guarantee the death and retirement security for all formal or informal workers. which is not affected to help affected. 93 . karena dalam sistem ini dinamika gotong royong antara mereka yang menghadapi risiko tinggi dengan mereka yang risiko rendah. sehingga asuransi sosial menjadi sistem yang lebih dapat diandalkan menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat. old age security pension and the death guaranteed. which does not had an accident help the accident victim and the rich help the poor becomes the dominant factor. Formation of Welfare States is a must. jaminan hari tua. yaitu: “Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan”. Dewan Perwakilan Rakyat bersama Pemerintah melalui Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 telah membentuk 2 (dua) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). guaranteeing every person as a member of the public has the right to social security and the implementaion of social economic rights and culture needed to enhance the dignity and the free development of his personality and dignity as citizens Social security systems in the broadest sense is a social assistance program and social insurance. namely Health BPJS with duties and responsibilities held health assurance program for the whole society and Employment with BPJS duties and responsibilities held a work accident assurance program. The existence of social security in a country is a manifestation of one of responsibility and obligation of the State to create the Welfare States. because in the Universal Declaration of Human Right which is signed by the United Nations on 10 December 1948. Bagi Indonesia sebenarnya telah memiliki suatu Sistem Jaminan Sosial Nasional yang komprehensif berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 dengan program yang di atur meliputi jaminan kesehatan. namely State developed a social security system for the whole people and empowering communities who are weak and incapable in accordance with the dignity of humanity. Asuransi sosial melakukan pengumpulan dana dan pembagian risiko diantara peserta yang mengikuti program asuransi sosial. warranty work accident. so that social insurance system that is more reliable in supporting the improvement of the welfare of society. In its development. karena dalam Universal Declaration of Human Right yang ditandatangani Perserikatan Bangsa Bangsa pada tanggal 10 Desember 1948 menjamin “setiap orang sebagai anggota masyarakat berhak atas jaminan sosial dan terlaksananya hak-hak ekonomi sosial dan budaya yang diperlukan untuk meningkatkan harkat dan martabat serta pertumbuhan bebas pribadinya sebagai warga negara”. Dalam perkembangannya. jaminan kematian dan jaminan pensiun bagi seluruh pekerja formal maupun pekerja informal. yang tidak terkena musibah membantu yang terkena musibah. Pembentukan Walfare States merupakan suatu keharusan.

dan (e) PT Taspen (Persero) menyelesaikan pengalihan program Asuransi Tabungan Hari Tua dan Pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil dan pembayaran pensiun ke BPJS Ketenagakerjaan paling lambat tahun 2029. 24/2011 PT JAMSOSTEK (PERSERO) 2029 PT TASPEN (PERSERO) PT ASABRI (PERSERO) 2014 BPJS Ketenagakerjaan BPJS Employment 2029 94 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . (d) PT Asabri (Persero) menyelesaikan pengalihan program Asuransi Hari Tua. (d) PT Asabri (Persero) completed a diversion program Insurance of the Old. 24/2011 Law No. (c) PT Jamsostek (Persero) menjadi BPJS Ketenagakerjaan mulai 1 Januari 2014. (b) PT Askes (Persero) became the BPJS Health starts 1 January 2014.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Dengan adanya ke dua BPJS tersebut. Pensiun dan nilai tunai asuransi serta pembayaran pensiun bagi Prajurit TNI. 2/1992 PT JASA RAHARJA (PERSERO) UU 33/1964/ Law 33/1964 UU 34/1964/ Law 34/1964 2014 Jaminan Sosial/ Asuransi Sosial Social Security / Social Insurance BPJS Kesehatan The BPJS Health PT ASKES (PERSERO) UU No. Police and CIVIL SERVANTS of the Ministry of Defense to the slowest Employment BPJS 2029. 2/1992 Law No. (b) PT Askes (Persero) menjadi BPJS Kesehatan mulai tanggal 1 Januari 2014. Skema Penyelenggaraan Jaminan Sosial/Asuransi Sosial di Indonesia Scheme of the implementation of Social Security/ Social Insurance in Indonesia UU No. With the presence of the two of BPJS. Retirement and insurance as well as payment of the cash value of pensions for members of the TNI Soldiers. Jasa Raharja (Persero) tidak lagi dimasukkan ke dalam kelompok asuransi sosial pada Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. then (a) PT Jasa Raharja (Persero) is no longer included in the Group on Social Insurance Act No. 40 of 2004 on National Social Security System. Anggota Polri dan PNS Kementerian Pertahanan ke BPJS Ketenagakerjaan paling lambat tahun 2029. maka (a) PT. (c) PT (Persero) Scheme be BPJS Employment began January 1. 2014. and (e) PT Taspen (Persero) completed a diversion program for insurance and Pension Savings days old for civil servants and the payment of pensions to the slowest Employment BPJS 2029.

The lifting of the monopoly. with consideration a. 5 of 1999. Specificity became an outlet for sectoral regulation which mandated people to provide the specificity for certain industries and 95 . 3) Pemerintah juga memberikan kekhususan bagi sektor tertentu yang kegiatan ekonominya terkait dengan penguasaan hajat hidup orang banyak. One form of the exception provided for in article 50 Act No.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 6. yaitu: 1) Hanya berlaku bagi pelaku usaha yang dibentuk atau ditunjuk oleh Pemerintah. In Act No. Based on studies and analysis conducted by Business Competition Supervisory Commission (KPPU) 2010 concluded that the appointment is PT Jasa Raharja (Persero) as organizer of compulsory insurance and General passenger accident insurance compulsory traffic accident has a monopoly. Jasa Raharja (Persero) sebagai penyelenggara asuransi wajib kecelakaan penumpang umum dan asuransi wajib kecelakaan lalu lintas memiliki hak monopoli. 2 of 1992 on Insurance Business will generate impact of being lifted PT Jasa Raharja monopoly rights (Persero). 5 of 1999 is an exception regarding the implementation of legislation. Berdasarkan kajian dan analisa yang dilakukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tahun 2010 disimpulkan bahwa penunjukkan PT. dapat dikecualikan dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. And for that. 2) Adanya “kewenangan” pelaku usaha yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan dengan tujuan untuk menghindari terjadinya benturan dari berbagai kebijakan yang saling bertolak belakang namun sama-sama diperlukan dalam menata perekonomian nasional. 38 of 1964 concerning Compulsory Accident Fund Assured Passengers the following regulations for its implementation and compulsory insurance of responsibility according to the law against third parties according to Act No. it can be excluded from the Act No. 5 of 1999 concerning the prohibition of the practice of monopoly and unhealthy business competition. meant the opening of commercial insurance companies implement both forms of insurance during the task and responsibility of PT Jasa Raharja (Persero). Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 selain mengatur mengenai larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat juga diatur mengenai pengecualian terhadap berlakunya Undang-Undang tersebut. it is also arranged about exceptions to the enactment of such legislation. Dicabutnya hak monopoli. namely: 1). Jasa Raharja merupakan satu-satunya perusahaan asuransi yang diberikan kewenangan oleh Pemerintah Indonesia untuk mengelola asuransi wajib kecelakaan penumpang umum sesuai Undang-Undang Nomor 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang berikut peraturan pelaksanaannya dan asuransi wajib tanggung jawab menurut hukum terhadap pihak ketiga sesuai Undang-Undang Nomor 34 tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan berikut peraturan pelaksanaannya. dengan pertimbangan: a. 2) The existence of “authority” of the business doers given by the legislation with the aim to avoid the clash of various policies that mutually opposite but equally necessary in setting up the national economy. Terkait dengan dimasukkannya PT Jasa Raharja (Persero) ke dalam kelompok asuransi sosial berdasarkan UndangUndang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian akan menimbulkan dampak dicabutnya hak monopoli PT Jasa Raharja (Persero). 34 of 1964 about Road Traffic Accident Funds following its implementation regulations. Kekhususan ini menjadi jalan keluar bagi regulasi sektoral yang diamanatkan rakyat untuk memberikan kekhususan bagi industri tertentu It is well known that PT Jasa Raharja is the only insurance company that was given authority by the Government of Indonesia to maintain compulsory insurance accident General passenger according to Act No. Salah satu bentuk pengecualian yang diatur dalam pasal 50 Undang-Undang Nomor 5 tahun 1999 adalah pengecualian mengenai pelaksanaan peraturan perundang-undangan. Dan untuk itu. berarti dibukanya perusahaan asuransi komersial melaksanakan kedua bentuk asuransi yang selama ini menjadi tugas dan tanggung jawab PT Jasa Raharja (Persero). TINJAUAN HAK MONOPOLI mONOPOLY RIGHT OVERVIEW Telah diketahui bersama bahwa PT. only applicable for businessmen who established or appointed by the Government. 3) The Government also gives the specificity of certain sectors of economic activity associated with the station life of the many. Associated with the inclusion of PT Jasa Raharja (Persero) into groups on the basis of the Social Insurance Act No.

the assured of benefits and future education. is obliged to pay dues through employers/owners concerned to close due to financial crash caused passengers en route. d. ships and national aviation company shipping company/national cruise. kemanfaatannya terjamin dan pendidikan masa depan. 2) Fund Manager that originates from the passenger and owner of the vehicle are also mandated by Law to be maintained by the business entity designated by the Government. pemerataan perlindungan. 3) Organization of social insurance must by law as related to the imposition of dues to society. PT Jasa Raharja (Persero) mengemban tanggung jawab memupuk keuangan dari masyarakat melalui iuran wajib dan sumbangan wajib dan selanjutnya menyalurkan kembali melalui santunan kepada korban yang mengalami kecelakaan penumpang angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas di jalan raya. in the process has a principle contrary to law No. PT Jasa Raharja. (Persero) are under the responsibility of the communities through fostering financial dues compulsory and compulsory donations and redistributes it through charities to the victim had an accident passenger public transport and traffic accidents on highways. PT Jasa Raharja (Persero) selama ini tidak menggunakan market power-nya untuk melakukan tindakan yang merugikan masyarakat seperti nilai santunan yang rendah atau memberikan pelayanan yang tidak maksimal. 96 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . social insurance covers only basic protection that is usually specified in the regulations. 5/1999. wajib membayar iuran melalui pengusaha/pemilik yang bersangkutan untuk menutup akibat keuangan disebabkan kecelakaan penumpang dalam perjalanan. asuransi sosial hanya mencakup perlindungan dasar yang biasanya ditentukan dalam peraturan peundangundangan. b. 2) Pengelola dana yang berasal dari penumpang dan pemilik kendaraan juga diamanatkan melalui UU untuk dikelola oleh badan usaha yang ditunjuk Pemerintah. 2 Tahun 1992 mengatur pelaksanaan asuransi sosial. perusahaam penerbangan nasional dan kapal perusahaan perkapalan/ pelayaran nasional. 33 Tahun 1964 menyebutkan bahwa: 1) Tiap penumpang yang sah dari kendaraan bermotor umum. kereta api. 35 of 1965 on article 2 obliges entrepreneurs/owners to street traffic transport tools contributions required each year to be used as a cash benefit for a traffic accident. 2 of 1992 regulating the implementation of social insurance. (Persero) all this time it does not use market power to act to the detriment of society as a low value for charities or provide a service that is not optimally. b. Berbeda dengan asuransi komersial. trains. 2) Social insurance should always be carried out nationally and is required so that the basic principle can be fulfilled optimally i. cooperation. d. involving large-scale economical. gotong royong. 2) Asuransi sosial harus selalu dilaksanakan secara nasional dan bersifat wajib sehingga prinsip dasarnya dapat terlaksana secara optimal yaitu yang menyangkut skala besar ekonomis. c. In contrast to commercial insurance. In law No. As for Act No. c. 5/1999. pesawat terbang. PT Jasa Raharja. Dalam UU No. 34 Tahun 1965 pada Pasal 2 mewajibkan pengusaha/pemilik alat angkutan lalu-lintas jalan untuk memberi sumbangan wajib setiap tahun yang akan digunakan sebagai santunan bagi kecelakaan lalu lintas. including: 1) Social insurance is the insurance that is managed by the Government and relevant agencies or entities designated by the Government as an insurance Manager.e. Dalam UU No. diantaranya: 1) Asuransi sosial adalah asuransi yang dikelola oleh pemerintah dan instansi atau badan yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai pengelola asuransi. Adapun UU No. 33 Year 1964 mentioned that: 1) Each valid passenger from general motor vehicle. e. equity protection.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION dan dalam prosesnya mempunyai prinsip yang bertentangan dengan UU No. e. In Law no. asuransi sosial harus 3) Penyelenggaraan dengan Undang-Undang karena terkait dengan pembebanan iuran kepada masyarakat. airplanes.

ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION PT Jasa Raharja (Persero) tetap mencermati pelaksanaan amandemen RUU Perasuransian yang saat ini telah disampaikan oleh Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat. b. Kebijakan prioritas yang dinilai cukup efektif untuk memberikan program perlindungan tidak hanya diarahkan pada peningkatan penerimaan underwriting. so that any negative effects that arise with the opening of an opportunity for other companies to hold compulsory insurance can be early anticipated. but also gradually developing service-oriented programs to victims of accidents and prevention of traffic accidents. dengan bertindak proaktif dan secara maksimal menyampaikan hasil kajian strategis yang menyangkut penyelenggara asuransi kecelakaan bersifat wajib sehingga tetap dilaksanakan oleh PT Jasa Raharja (Persero). See the urgency of developing the program. Jerman dan Swiss untuk mendapatkan masukkan dan informasi mengenai lembaga yang berwenang menyelenggarakan jaminan sosial. PT Jasa Raharja (Persero) keep a close watch on the implementation of the amendment of Insurance Draft Law which is currently was submitted by the Government to the House of representatives. improve and balance the protection in all modes of transport. the main focus of its activities is always trying to expand. TINJAUAN OPERASIONAL OPERATIONAL OVERVIEW a. meningkatkan dan menyeimbangkan perlindungan di semua moda transportasi. monitoring perkembangannya dengan industri perasuransian serta melakukan kerjasama dengan Asosiasi Jaminan Sosial Indonesia (AJSI) dalam membuat kajian ilmiah tentang filosofi. aspek SDM maupun aspek fundamental lainnya. operational aspects. Kegiatan yang telah dilakukan antara lain: a. forms the Focus Group Discussion (FGD) with an external speaker and presented a study of the appeal to the United States. 2 of 1992 by conducting meetings with Regulation (Ministry of Finance). aspects of Human Resources as well as other fundamental aspects. Policy priorities are assessed quite effective to provide protection program is not only directed at improving the acceptance of underwriting. Contingency plan as the anticipation of change regulator with internal discussion. Contingency plan sebagai antisipasi pembahasan perubahan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 dengan melakukan pertemuan dengan regulasi (Departemen Keuangan). Menyiapkan crash program yang komprehensif guna memperkuat fundamental perusahaan baik dari aspek legal. PT Jasa Raharja (Persero) has spawned creative solutions to add value to the community. membentuk Focus Group Discussion (FGD) dengan menghandirkan narasumber eksternal serta melakukan studi banding ke Amerika Serikat. Prepare a crash program that embeds corporate fundamentals strengthen both the legal aspects. fokus utama aktivitasnya selalu berusaha memperluas. sehingga setiap dampak negatif yang timbul dengan dibukanya kesempatan bagi perusahaan lain untuk menyelenggarakan asuransi wajib tersebut dapat diantisipasi secara dini. c. Contingency plan sebagai antisipasi perubahan regulator dengan melakukan diskusi internal.e. Komitmen Dalam Perlindungan Kehadiran PT Jasa Raharja (Persero) sebagai Asuransinya Masyarakat Indonesia. i. tetapi juga secara bertahap mengembangkan program pelayanan yang berorientasi kepada korban kecelakaan dan pencegahan kecelakaan lalu lintas. Commitment in Protection The presence of PT Jasa Raharja (Persero) as the Insurance of Indonesia Society. c. aspek operasional. b. principles and objectives related to the social security Amendment Act in question.: 97 . 7. yaitu: a. Germany and Switzerland to get the enter and information about the agency that organizes the social security authorities. monitoring his progress with insurance industry and cooperation with social security association of Indonesia (AJSI) in making scientific studies about the philosophy. The Contingency plan as the anticipation of change discussion of Act No. Melihat urgensi pengembangan program tersebut PT Jasa Raharja (Persero) telah menelurkan solusi yang kreatif untuk memberi nilai tambah kepada masyarakat. prinsip dan tujuan jaminan sosial kaitannya dengan amandemen Undang-Undang dimaksud. by acting proactively and optimally deliver the results of the study concerns the strategic nature of the compulsory accident insurance providers so that it is implemented PT Jasa Raharja (persero) The activities that have been done are: a.

51 persen. 2) Provide a compensation for a pedestrian hit by motor vehicles despite the victim never pay their insurance premiums. Sebagai gambaran rata-rata jumlah korban exgratia kecelakaan tunggal selama lima tahun terakhir meningkat sebesar 23. mengingat orang asing tersebut dilindungi oleh asuransi di negaranya masing-masing. Sedangkan untuk korban ex-gratia tabrakan dua kendaraan atau lebih meningkat rararata 8.98 percent. so that the future will come to do an evaluation of its relevance in the hope that society is constantly evolving and dynamic. even though they are free from paying the mandatory Contributions and Dues Mandatory coverage mandatory accident fund. later covered by PT Jasa Raharja (Persero). 33 and 34 of 1964 by giving a traffic accident compensation insurance for foreigners who is living in Indonesia.22 percent.51 percent. 5) To examine compensation given for single traffic accident victims. Selama ini perlindungan asuransi kecelakaan lalu lintas bagi orang asing diluar tanggung jawab PT Jasa Raharja (Persero). sehingga dimasa akan datang perlu dilakukan evaluasi relevansinya dengan harapan masyarakat yang terus berkembang dan dinamis. walaupun mereka dibebaskan dari membayar Sumbangan Wajib dan Iuran Wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan. Kebijakan ex-gratia ini merupakan jawaban atas eskpektasi masyarakat. Policy on ex-gratia is the answer to the community expectation. Peningkatan jumlah korban ex-gratia kecelakaan tunggal terbesar terjadi pada tahun 2010 sebesar 42. As an illustration average number of victims exgratia a single accident for five years increased by 23. 2) Memberikan santunan kecelakaan bagi pejalan kaki yang tertabrak kendaraan bermotor dijalan meski korban tidak pernah membayar premi asuransinya.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 1) Memperluas perlindungan sebagaimana di atur dalam Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 dengan memberikan santunan asuransi kecelakaan lalu lintas bagi orang asing yang tengah berada di Indonesia. passenger of a short distance train (less than 50 km) or ambulance passenger vehicle. Peningkatan jumlah korban exgratia tabrakan dua kendaraan atau lebih terbesar terjadi pada tahun 2009 sebesar 18. 1) Expand protection as set in the Act No. 98 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . penumpang kereta api jarak pendek (kurang dari 50 km) atau penumpang kendaraan ambulance. 6) Assign ex-gratia return policy.73 persen. Saat ini santunan kecelakaan tunggal masih berada di luar ruang lingkup perlindungan yang dicover oleh PT Jasa Raharja (Persero). all of the victims of traffic accidents and collision of two vehicles though are not on the scope of Act No.22 persen. 4) To examine additional compensation for the victims who were treated at the hospital in the form of funds while unable to work (STMB) to cover the lost revenue for the victim cannot work. 5) Mengkaji diberikannya santunan kecelakaan lalu lintas bagi korban yang mengalami kecelakaan tunggal. which provides protection and traffic accident insurance cash benefit to all victims of the vehicle. The granting of cash benefit intended regardless of whether the victims of the crash were on the wrong or right side. 4) Mengkaji diberikannya santunan tambahan bagi korban yang dirawat di rumah sakit berupa dana sementara tidak mampu bekerja (STMB) untuk menutupi kehilangan penghasilan selama korban tidak bisa bekerja. During this traffic accident insurance protection for foreigners outside the responsibility of PT Jasa Raharja (Persero). Current compensation of single accidents remained beyond the scope of that protection. 33 and 34 of 1964. Saat ini santunan sementara tidak mampu bekerja masih berada di luar ruang lingkup perlindungan yang dicover oleh PT Jasa Raharja (Persero). Pemberian santunan dimaksud tanpa memperhatikan apakah korban kecelakaan berada dipihak yang salah atau benar.73 percent. Increase in the number of victims ex-gratia a two-vehicle collision or more the increases in 2009 is 18. semua korban kecelakaan lalu lintas dan tabrakan dua kendaraan meski tidak berada pada ruang lingkup Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964. Increase in the number of victims ex-gratia largest single accident happened in the year 2010 of 42. 3) Memberikan santunan kepada penumpang kendaraan bermotor umum dalam kota. 6) Menetapkan kembali kebijakan ex-gratia.98 persen. yaitu memberikan perlindungan dan santunan asuransi kecelakaan lalulintas kepada semua korban kendaraan. 3) Provide a cash benefit to passengers in motor vehicles in the city. While for victims ex-gratia a two-vehicle collision or increase the averages 8. bearing in mind the foreigners has covered by insurance in the country respectively. Current compensation while still unable to work is beyond the scope of protection covered by PT Jasa Raharja (Persero).

PT Jamsostek (Persero). such dividends that all can be returned to the community in the form of increased value and insurance benefits. melakukan kegiatan: a) Preventif kecelakaan untuk faktor manusia (pengguna jalan). This effort is done by adding 5 (five) Service Office (outlet) and three (3) relocating Service Office within the scope of the network work PT Jasa Raharja (Persero) beside expansion of cooperation and synergy with the associated services. berupa perbaikan sarana pendukung jalan (rambu-rambu. road markers and others) as well as the creation of the zone traffic 99 . bearing in mind the estimated economic loss as a result of traffic accidents based on studies conducted at GADJAH MADA UNIVERSITY and the UI in 2002 at least Rp 25. b) Preventif kecelakaan untuk faktor jalan dan lingkungan. seat belts and others) as well as the advertising community services (making the billboard campaign in the electronic media. b) To prevent the accident for road factor in and environmental. This Data is the loss that occurs every year and is likely to continue and even increase in the years to come when it’s not done the proper and correct handling. insurance conducted by PT Jasa Raharja (Persero) is beyond of the expectations of the community. PT Askes (Persero) dan PT Asabri (Persero) sudah dalam posisi zero dividen karena pemerintah tidak lagi mengambil dividen dari perusahaan tersebut. pelayanan administrasi sampai dengan pelayanan santunan. and the making of the book ethics-traffic). Jika itu dilakukan. sabuk pengaman dan lain-lain) serta pemasangan iklan layanan masyarakat (pembuatan billboard. 8) The company intensively provide accessibility to the community through the development of networks for work on the approaching crash victim location. PT Jasa Raharja (Persero) in accordance with the authority . mengingat perkiraan kerugian ekonomi akibat kecelakaan lalu lintas berdasarkan studi yang dilakukan UGM dan UI tahun 2002 sekurang-kurangnya sebesar 41. performs the activities: a) Preventive accidet for the human factor (road user). 8) Perusahaan secara intensif memberikan accessibility kepada masyarakat melalui pengembangan jejaring kerja untuk mendekatkan diri pada lokasi korban kecelakaan. in the form of training of safety riding.5 triliun rupiah atau sekitar 2. Perusahaan secara berkelanjutan melakukan berbagai kegiatan preventif terhadap penanganan risiko kecelakaan. Upaya ini dilakukan dengan menambah 5 (lima) kantor pelayanan (outlet) dan merelokasi 3 (tiga) kantor pelayanan dalam lingkup jejaring kerja PT Jasa Raharja (Persero) disamping perluasan kerjasama dan sinergi pelayanan dengan pihak terkait. berupa pemberian pelatihan Safety Riding.8 billion rupiah or about 2. PT Jasa Raharja (Persero) sesuai dengan kewenangan yang ada. the improvement of supporting roadway (signs-traffic signs.91% dari GDP. Saat ini semua perusahaan asuransi sosial baik PT Taspen (Persero).91% of the GDP. PT (Persero) Scheme. 9) Mempersiapkan secara khusus seluruh kantor Cabang dan Perwakilan untuk dapat memberikan customer experience secara menyeluruh sebagai bukti apresiasi PT Jasa Raharja (Persero) kepada peserta yang lama maupun untuk peserta yang baru. Currently all social insurance company either PT Taspen (Persero). 10) Menjadi salah satu bentuk tanggung jawab. the company in a sustainable way to do different activities against the risk of accident preventive treatment. the implementation of devices socialization (helmets. If that is done. administrative service to receive service. ranging from the information. mulai dari pelayanan informasi.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 7) Mengusulkan kepada pemerintah untuk memberlakukan zero dividen. PT Askes (Persero) and PT Asabri (Persero) is already in position zero dividends because the Government no longer taking dividends from the company. asuransi yang dilakukan oleh PT Jasa Raharja (Persero) berada di depan ekspektasi masyarakat. 10) Became one of responsibility form. Data ini merupakan kerugian yang terjadi setiap tahun dan kemungkinan akan berlanjut dan bahkan akan meningkat pada tahun-tahun yang akan datang bila tidak dilakukan penanganan yang tepat dan benar. marka jalan dan lain-lain) serta pembuatan zona keselamatan lalu lintas 7) Proposed to the Government to enact zero dividends. 9) Prepare in particular the entire branch and Representative office to be able to provide thorough customer experience as proof of appreciation PT Jasa Raharja (Persero) to old participants as well as for new participants. pelaksanaan sosialisasi penggunaan perangkat keselamatan (helm. agar seluruh dividen tersebut dapat dikembalikan kepada msyarakat dalam bentuk peningkatan nilai dan manfaat asuransi. kampanye di media elektronik dan pembuatan buku etika berlalu lintas).

kehilangan produktivitas. 1965 a new fourteen (14) times the experience adjustments. PT Jasa Raharja (Persero) will continue to improve the benefits in the form of an increase in the value of insurance compensation for death victim for land and sea transportation of Rp. namely the provision of ambulance and Car Traffic Accident Unit (MUKL). PT Jasa Raharja (Persero) akan terus berusaha meningkatkan manfaat asuransi berupa kenaikan nilai santunan bagi korban kecelakaan meninggal dunia untuk moda transportasi darat dan laut dari sebesar Rp. 37/010/FMD.50 persen dan tahun 2012 sebesar 63. c) Traffic accident insurance held by PT Jasa Raharja (Persero) has a character which is more social insurance intended for equitable for all walks of life receive. highway. waterways. perairan. sehingga kecelakaan tersebut berdampak terhadap peningkatan kemiskinan. so the accident’s impact will increased poverty. d) Provide toll free phone and SMS Center (0812 10 500 500) to assist in handling traffic accidents.010/2008 dan untuk moda transportasi udara sesuai keputusan Menteri Keuangan No. 11) Proposed the adjustments of the ammount of the compensation approaching in the same direction all modes of transport and wherever possible seek increased insurance rates. with consideration: a) The risk of accidents on the road. lintasan kereta api. kehilangan pencari nafkah dalam keluarga menyebabkan trauma. KEP. loss of the breadwinner in the family cause trauma. b) Ratio between the payment of the compensation and underwriting income on average in the last 5 years still revolves around allowing done 49.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION serta sarana lainnya di jalan raya. c) Penanganan kecelakaan untuk faktor manusia. khsususnya penyesuaian terhadap besaran santunan bagi korban yang meninggal dunia dan korban yang mengalami cacat tetap.36/PMK. KEP.25 persen. Crash victim was certainly requires maintenance costs. KEP. 2008. The last adjustment of quantity value conducted since the date of the cash benefit. KEP. providing access to the ER (in collaboration with the hospital for first aid and treatment). stress dan penderitaan berkepanjangan. karena sejak 1 Juni 1965 baru 14 (empat belas) kali mengalami penyesuaian. tol. Korban kecelakaan sudah pasti memerlukan biaya perawatan. c) The handling of the human factor accident. pelabuhan atau dermaga. lalu lintas yang kecelakaan c) Asuransi diselenggarakan oleh PT. penambahan mobile services sebagai upaya jemput bola bagi korban kecelakaan yang luka-luka. It is indicated by the existence of 100 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .37/ PMK.80 percent increase in value adjustments. for land and sea transport modes by a decree of the Minister of Finance No. 25 juta saat ini menjadi Rp.25 per cent by 2012. the addition of mobile services as a shuttle service for victims of the crash. March 27. railway.80 persen yang memungkinkan dilakukan penyesuaian kenaikan nilai santunan.50 percent and amounted to 63. Jasa Raharja (Persero) mempunyai karakter sosial dimana asuransi dimaksud lebih ditujukan bagi pemerataan safety as well as other means on the highway. 40 juta. and to air transport modes by a decree of the Minister of Finance No. i. berupa penyediaan ambulance dan Mobil Unit Kecelakaan Lalu Lintas (MUKL). 2008. 36/010/2008 FMD. stress and prolonged suffering. the adjustment to the cash benefit especially to compensation for death victims and the victims who suffered permanent disability. d) Menyediakan telepon bebas pulsa dan SMS Center (0812 10 500 500) untuk membantu penanganan kecelakaan lalu lintas. dengan pertimbangan: a) Risiko kecelakaan di jalan hampir 75 persen dialami sepeda motor dan korban biasanya masuk dalam katagori usia produktif yang menjadi tulang punggung keluarga. almost 75 per cent experienced by motorcycle and victims usually fall into the categories of productive age and are becoming the breadwinner of the family. b) Ratio antara pembayaran santunan dan pendapatan underwriting rata-rata dalam 5 tahun terakhir masih berkisar 49. ports or harbours. Besaran ratio normal dalam industri asuransi adalah 70 persen sedangkan dalam kebijakan perusahaan tahun 2011 besaran ratio pembayaran santunan mencapai angka 54. Quantity ratio to normal within the insurance industry is 70 per cent whereas in company policy 2011 quantity ratio stipend payments reach 54.010/2008. 11) Mengajukan usulan penyesuaian besaran santunan mendekati ke arah yang sama semua moda transportasi dan sedapat mungkin mengupayakan peningkatan tarif asuransi secara selektif. Terakhir penyesuaian besaran nilai santunan dilakukan sejak tanggal 27 Maret 2008. loss of productivity. yaitu untuk moda transportasi darat dan laut sesuai keputusan Menteri Keuangan No.e. 25 million currently to Rp 40 million. menyediakan akses UGD (kerjasama dengan rumah sakit untuk pertolongan pertama dan perawatan). because it selectively since June 1.

2.283.26.000 25.2.2 SK Menteri Keuangan No.2 SK Menteri Keuangan No.000 2.890.063/MK/IV/3/1968 SK Menteri Keuangan No.000 1 April 1968 50. KEP.15.000 (uang lama old money) 2.6.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION santunan untuk seluruh lapisan masyarakat.284/KMK.1.2. KEP .2.000 (uang lama/ old money) 2.15.15.000 200.000 400.15.27/KMK/1977 SK Menteri Keuangan No.6. d) Perencanaan mengenai pembiayaan dan kemanfaatannya dilakukan lebih ilmiah dan kuantitatif berdasarkan ilmu aktuaria.1.39 and No.1.1 dan d.000 500.269/Men.284/KMK.500 1 Januari 1974 100. BAPN 1. d) The planning of financing and the benefits is done more scientific and quantitative based on actuarial science.2.Keu/1967 SK Menteri Keuangan No.1.891/MK/IV/12/ 1969 SK Menteri Keuangan No.000 100.6. train and ship 1 Juni 1965 250.1 dan d.000.000 10.26.6.2.000 250.398.500 (uang baru/ new money) 5. This insurance also to cover victims of hit-and-run traffic accident even though they do not pay compulsory contributions and compulsory donations required. KEP.2.000 250.000 50.2. 1.000 50. rather than solely based on laws and regulations only.1.2.1. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya sifat gotong royong diantara peserta sehingga setiap perserta dengan risiko dan kondisi ekonomi yang berbedabeda akan ditanggung dengan nilai santunan yang sama.063/MK/IV/3/1968/ Minister of Finance Decree No. Kereta Api dan Kapal Laut/ General public vehicle.000 5.2.000 101 . dari pada semata-mata didasarkan atas peraturan perundang-undangan saja. KEP .1.40 SK Deputi Menteri Urusan Perasuransian No.011/ 1980 Minister of Finance Decree No.062.1. KEP . d.15.d.399/MK/IV/6/ 1973 SK Menteri Keuangan No.000 (uang lama/ old money) 2.000 200.500 1 Januari 1970 50.6.890.6.1. (dalam juta rupiah) Tabel Perkembangan Nilai Santunan Bagi Korban Kecelakaan Chart of The Development of the Accident Victim Compensation Meninggal Rp Death Perawatan Rp Cacat Tetap Penguburan Treatment Permanent Disability Funeral SK Dana Santunan Compensation Decree (in millions rupiah) Mulai berlaku Valid From Kendaraan Bermotor Umum.15. KEP.000 2.1.3.Keu/1967 Minister of Finance Decree No.1. Deputy of Minister of Insurance Affair Decree No. KEP . KEP.000 500.39 dan No.000 (uang lama/ old money) 500 (uang baru/ new money) 1. KEP.268.15.40 Minister of P3RI Affair Decree No.000 10.283.3.1.2.1 dan d. d.000 250.000 2.2.500 (uang baru/ new money) 5.2.2.000 1.000 1 Maret 1977 1 April 1980 200. 1.891/MK/IV/12/ 1969 Minister of Finance Decree No.27/KMK/1977 SK Menteri Keuangan No.398.000 50.1.1.6.15.000 100. BAPN 1.2.2 Minister of Finance Decree No.500 (uang baru/ new money) 5.399/MK/IV/6/ 1973 SK Menteri Keuangan No.1. mutual assistance among the participants of the nature so that each are connected with risk and different economic conditions will be borne by the same value of the stipend.268.2.011/ 1980 1 Nopember 1966 1 Januari 1967 1 Januari 1968 10.3.000 10.000 SK Menteri Urusan P3RI No.1 dan d.d. KEP .6.062.2.3.1.269/Men. Asuransi ini juga meng-cover korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari walaupun mereka tidak membayar Sumbangan Wajib dan Iuran Wajib.

06/ 2001 SK Menteri Keuangan No.000 25. KEP 18/KMK. SK Menteri Keuangan No.000 50. this process of the determination of insurance rates and the amount of the value of compensation by regulation of Minister of Finance regulation .000.000 1.000.000 25.000.06/ 2001 Minister of Finance Decree No.010/ 2008 Minister of Finance Decree No.000 50. Current value of the compensation insurance for passenger public transport and value of compensation for victims of traffic accidents are varied and tailored to the types of risks that occur.000.000 50.000 5. KEP 496/KMK.000 15.000 1.807.000. 37/PMK. Besaran santunan sebagaimana disebut pada tabel memang mungkin lebih kecil dibandingkan santunan yang diperoleh melalui asuransi komersial (non wajib).000.06/ 2001 SK Menteri Keuangan No.000 40. sehingga menjadikan PT Jasa Raharja (Persero) dianggap kurang aspiratif dan kurang antisipatif terhadap tuntutan kenaikan dan perluasan benefit. thus making the PT Jasa Raharja (Persero) is considered less aspirational and less anticipatory demands increase and expansion of benefit.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Mulai berlaku Valid From 1 Januari 1983 Meninggal Rp Death Perawatan Rp Cacat Tetap Penguburan Treatment Permanent Disability Funeral SK Dana Santunan Compensation Decree Kendaraan Bermotor Umum. KEP .000 5.011/ 1982 2.500.000. Selama ini proses penentuan besaran tarif asuransi dan besaran nilai santunan masih ditetapkan dengan Peraturan Menteri Keuangan.000. KEP .000 SK Menteri Keuangan No.000 10. Jasa Raharja (Persero) merupakan jenis 12) Proposed that PT Jasa Raharja (Persero) is authorized in increasing the insurance rates as well as an increase and the expansion of benefit of compensations.36/PMK.011/ 1982 Minister of Finance Decree No.000.000 10.013/1991 .010/ 2008 1 Januari 1991 1 Agustus 1997 16 Agustus 2001 27 Maret 2008 Pesawat Udara/ Airplane 30 Agustus 1982 1 Januari 1991 1 Agustus 1997 16 Agustus 2001 27 Maret 2008 10.000 SK Menteri Keuangan No.000. KEP.000 2.000 10. KEP 17/KMK.000.000 100.000 SK Menteri Keuangan No.808/KMK. KEP.000. KEP . Trains and Boats 1. KEP.000.000 2. KEP 37/PMK. The difference is possible because a) Compulsory insurance of accident passenger and traffic accidents held PT Jasa Raharja (Persero) 102 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .000.000 500.000 2.000 25.KEP . 496/KMK.000.000.013/ 1991 .000 5. KEP.36/PMK.000.06/ 2001 .000.000.000 20.808/KMK.807. 12) Mengajukan usulan agar PT Jasa Raharja (Persero) diberi kewenangan dalam peningkatan tarif asuransi serta peningkatan dan perluasan manfaat santunan.017/ 1997 SK Menteri Keuangan No.013/1991 Minister of Finance Decree No.010/ 2008 Minister of Finance Decree No.000.017/ 1997 Minister of Finance Decree No.000.000 10.000.000.497/KMK.000 25.000 50. KEP 416/KMK. Quantities as referred to in the table cash benefit is probably smaller than the cash benefit is obtained through commercial insurance (non compulsory).415/KMK.000. 17/KMK.017/ 1997 .000. SK Menteri Keuangan No. Kereta Api dan Kapal Laut/ Commercial motor Vehicles. SK Menteri Keuangan No. SK Menteri Keuangan No.415/KMK.000 2.000.000.000.000 10.000 20.011/ 1982 SK Menteri Keuangan No.000 2.000 500. KEP.522/KMK. KEP.000 1.000. 416/KMK. Saat ini nilai santunan asuransi bagi penumpang angkutan umum dan nilai santunan asuransi bagi korban kecelakaan lalu lintas bervariasi dan disesuaikan dengan jenis risiko yang terjadi.000 40.000 100. KEP. KEP .000 20. 18/KMK.000.017/ 1997 Minister of Finance Decree No.522/KMK. For all this time. Terjadinya perbedaan tersebut dimungkinkan karena: a) Asuransi wajib kecelakaan penumpang dan kecelakaan lalu lintas yang diselenggarakan PT.010/ 2008 .000.011/ 1982 Minister of Finance Decree No. KEP.000 50.000.000 50.013/ 1991 Minister of Finance Decree No.497/KMK.000.000 2.KEP. KEP.

000.000.000.00 10. Jasa Raharja (Persero) tidak melakukan penilaian terhadap setiap peserta atas risiko yang dihadapinya.000.00 2. 2. e) In carrying out its function as social insurance PT Jasa Raharja (Persero) is often required to disburse cash benefit for passengers of public transport who are not required to buy tickets as passengers on public transport in the city and casualties. 3.000. Dalam melaksanakan fungsinya sebagai asuransi sosial.000.000. 2.000.00 50. meskipun mungkin risiko penumpang tersebut berbedabeda dan mempunyai dampak yang signifikan terhadap kehidupannya. Terdapat subsidi silang diantara peserta dengan risiko rendah kepada peserta dengan risiko tinggi serta peserta yang tidak mengalami kecelakaan kepada penumpang yang mengalami kecelakaan. though the risk of such passenger has different and significant impact on his life.00 2. is a type of social insurance in philosophy and characteristics are different with other insurance.Laut Army .000.000. penumpang ambulance dan korban tabrak lari. 3. c) There are cross subsidies between participants with low risk to the member with a high risk and participants who did not had an accident to passengers had an accident. Jasa Raharja (Persero) seringkali diwajibkan untuk membayarkan santunan bagi penumpang angkutan umum yang tidak diharuskan membeli tiket seperti penumpang angkutan umum dalam kota. 4.00 10. d) Tabel Nilai Santunan bagi korban kecelakaan Penumpang Angkutan Umum dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Table of Compensation Value for victim of generl vehicle passengers and traffic accidents Nilai Santunan bagi Penumpang Angkutan Umum Compensation Value for General Vehicle Passengers (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) No.000.000.000.00 kind Of Compensation Death Permanent Disability (maximum) Treatement (maximuml) Burial cost Nilai Santunan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Compensation value for traffic accident (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) No.000.000. 1.000. 1.000.000.Sea 25.000.000.00 kind Of Compensation Death Permanent Disability (maximum) Treatement (maximuml) Burial cost 103 . Besaran iuran asuransi wajib kecelakaan lalu lintas jalan dan iuran sumbangan wajib jauh lebih murah dibandingkan dengan iuran asuransi swasta lainnya. 4. Asuransi wajib PT.000.00 25.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b) c) d) e) asuransi sosial yang secara filosofi dan karakteristik memang berbeda dengan asuransi lainnya.00 2.00 25.000.000.00 Udara air 50. The amount of compulsory donation insurance traffic accidents and compulsory donation are still cheaper compared to other private insurance donation. Jenis Santunan Meninggal dunia Cacat tetap (maksimal) Perawatan (maksimal) Biaya pemakaman Darat .000.00 25. Jenis Santunan Meninggal dunia Cacat tetap (maksimal) Perawatan (maksimal) Biaya pemakaman Besarnya santunan The amount of compensation 25. PT. b) Compulsory insurance PT Jasa Raharja (Persero) did not make any assessment of the participants over the risks that may be encountered.

In accordanc with the movement of a dynamic business that is always accompanied by demands for the smooth services administration process. friendly. Layanan jemput bola disertai dengan penerapan PRIME (Proaktif. Commitment in Service Nowadays. straightforward. Dalam pandangan yang paling sederhana dan praktis. 7. Empati) merupakan sebuah inovasi layanan yang memiliki fokus creating value services untuk memenuhi kebutuhan dan memberi nilai tambah sendiri bagi masyarakat (customer experience). maka dalam konteks itu PT Jasa Raharja (Persero) selalu melihat kemungkinan dilakukan inovasi dalam mewujudkan pelayanan yang baik dan berorientasi kepada kebutuhan masyarakat.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 13) Melakukan kajian persentase pembayaran santunan tunjangan cacat tetap akibat kecelakaan penumpang angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas jalan yang masih mungkin dapat diperluas dan ditingkatkan. 8. 4. sangat tergantung pada unsur manusia dan sangat mencerminkan citra seluruh elemen perusahaan. thus giving added value to the value of the compensation received by the victim. Besaran nilai persentase santunan tunjangan cacat tetap saat ini didasarkan pada Pasal 10 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1965. 3. 10. not seen. and the granting of settlement cash benefit information. 1. Ramah. Beragamnya kebutuhan b. Sincere. Uraian Cacat Tetap Kedua lengan atau kedua kaki Satu lengan dan satu kaki Penglihatan dari kedua mata Akal budi seluruhnya dan tidak dapat sembuh yang menyebabkan tidak dapat melakukan suatu pekerjaan Lengan dari sendi bahu Lengan dari atau diatas sendi siku Tangan dari atau diatas sendi pergelangan tangan Satu kaki Penglihatan dari satu mata Ibu jari tangan Telunjuk Tangan Kelingking Tangan Jari tengah atau jari manis tangan Tiap-tiap jari kaki Kanan (%) Right (%) 100 100 100 100 70 65 60 50 30 25 15 10 10 5 Kiri (%) Left (%) 60 55 50 50 30 20 10 5 5 5 Description of Permanent Disability Both arms or both legs One hand and one feet Sight from both eyes The whole mind and cannot be recovered entirely the cause can’t do a job Arm from the shoulder joint Arm from or above elbow joint Hand from or above the wrist One feet Sight from one eye Thumb Pointer Little finger Middle or ring finger Each toes b. Sehubungan dengan pergerakan bisnis yang selalu dinamis disertai dengan tuntutan kelancaran pelayanan atas proses administrasi. 13. 13) Reviewing the percentage of permanent disability compensation payments due to accidents on board public transport and road traffic accidents are still possible can be expanded and improved. 17 in 1965. Komitmen Dalam Pelayanan Dewasa ini. Empathy) is a service that has a focus on innovation creating value services to meet the needs and add value to the community itself (customer experience). 6. then in that context PT Jasa Raharja (Persero) always look likely to do innovation in realizing the good service and the needs of the community oriented. In view of the most simple and practical. 14. can not be returned. depends very much on the human element and all elements reflected the image of the company. Tabel Tabel Pembayaran Santunan Tunjangan Cacat Tetap Table of Compensation Payment of permanent Disability No. tidak terlihat. Mudah. dapat dirasakan. penyelesaian santunan dan pemberian informasi. tidak bisa dikembalikan. 9. Shuttle service accompanied by application of PRIME (Proactive. pelayanan lebih berupa tindakan nyata yang memiliki sifat “dilakukan”. The various needs of the community make these services become 104 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . pelayanan santunan memegang peran yang semakin penting dalam prospektif perusahaan. can be felt. 5. service of the compensation held an increasingly important role in a prospective company. 11. Ikhlas. 12. sehingga memberikan nilai tambah terhadap nilai santunan yang diterima oleh korban. 2. Quantity value percentage allowance receive permanent disability is currently based on article 10 paragraph (3) Government Regulation No. more service in the form of real action that has done.

PT Jasa Raharja (Persero) in 2011 has done a variety of efforts. especially on the process and mechanism of the administration and settlement of the compensation in branch offices is a priority programme of work of the company. revisiting the goal target service. which will positively impact on the fulfillment of the needs of the community for the protection of the public transport passenger accident insurance and road traffic accident insurance. sehingga peningkatan kinerja perusahaan akan bergulir dengan sendirinya dan setiap usaha semakin berkembang dalam bidang yang menjadi keunggulan perusahaan. yang nantinya berdampak positif terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat atas perlindungan asuransi kecelakaan penumpang angkutan umum dan asuransi kecelakaan lalu lintas jalan. yang dimulai dengan menyelaraskan formulasi strategi pelayanan dengan dinamika eksternal dan kapabilitas internal perusahaan serta meninjau kembali tujuan pelayanan. delivery of service to the community was not fully able to do internal party his own firm. PT Jasa Raharja (Persero) meyakini ada korelasi tinggi antara peningkatan kualitas pelayanan dengan keberlangsungan usaha perusahaan. then the increased efforts in systematic and focused service can smooth the progress of companies and an increase in productivity. PT Jasa Raharja (Persero) believes there is a high correlation between the increase in the quality of service to the business continuity company. adalah: a) Merumuskan kembali strategi pelayanan. Evaluasi penerapan strategi pelayanan yang dilakukan. Evaluation of the implementation of the strategy of service performed. Karena itu. including: 1) Evaluasi penerapan strategi pelayanan. although the company realized and believed to be a dependency with another institution can establishments/also provides an indirect impact on the speed of service and corporate image. However. PT Jasa Raharja (Persero) percaya dan yakin dimana capital efficiency bukan fokus satu-satunya. PT Jasa Raharja (Persero) dalam tahun 2011 telah melakukan berbagai upaya. melainkan perlu juga dilakukan kerjasama dengan pihak eksternal perusahaan. maka upaya peningkatan pelayanan secara sistimatis dan terfokus dapat memuluskan kemajuan perusahaan dan peningkatan produktivitas. diantaranya: solutions for a wide range of needs of PT Jasa Raharja (Persero) in maintaining and improving the company’s long-term performance. are: a) To reformulate a service strategy that starts with aligning strategy formulations with the dynamics of external services and capabilities as well as internal corporate services. but rather should be also done in collaboration with external parties. The impact of this phase that comes in is the built of map and strategy of initiative service that is easy and structured. Dampak yang muncul dalam fase ini adalah terbangunnya peta dan inisiatif strategi pelayanan yang mudah dan terstruktur. Namun PT Jasa Raharja (Persero) menyadari pula.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION masyarakat membuat layanan ini menjadi solusi bagi berbagai macam kebutuhan PT Jasa Raharja (Persero) dalam mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaan jangka panjang. pemberian layanan kepada masyarakat tidak sepenuhnya dapat dilakukan pihak internal perusahaan sendiri. 1) The evaluation of the strategic of the service implementaion PT Jasa Raharja (Persero) as service company accordingly evaluate the service provided to the community. For PT Jasa Raharja (Persero) become effective and optimize to deliver service to the public. meliputi: PT Jasa Raharja (Persero) sebagai perusahaan jasa secara berkesinambungan melakukan evaluasi atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. 105 . prosedur pelayanan dan nilai pelayanan bagi masyarakat. PT Jasa Raharja (Persero) aware also. so that the company will increase the performance of rolling by itself and every effort in growing the corporate excellence. procedures and services for public service value. Therefore. PT Jasa Raharja (Persero) trust and believe that capital efficiency is not the only one focus. walaupun disadari dan diyakini ketergantungan dengan instansi/lembaga lain dapat juga memberikan dampak tidak langsung terhadap kecepatan pelayanan dan citra perusahaan. sasaran pelayanan. Bagi PT Jasa Raharja (Persero) mengefektifkan dan mengoptimalkan pemberian layanan kepada masyarakat terutama pada proses dan mekanisme administrasi dan penyelesaian santunan di Kantor Cabang menjadi prioritas program kerja perusahaan.

d) Memilih karyawan berorientasi kepada kualitas layanan. e) Do Public Satisfaction survey (Customer Satisfaction Index/CSI) on an ongoing basis. Representative Offices and service d) Select the employees who oriented to quality of service. manfaat dan keberadaan kantor pelayanan. any attempt to expand the community’s understanding of procedures. b) Communicating mechanism of service to the community through open socialization to expand the perception and understanding of systems. then the company should pay attention to selection of employees engaged in the service of the company. because it shows the effectiveness of the results service is not fully meet the expectations of the participants. PT Jasa Raharja (Persero) believed. setiap usaha memperluas pemahaman masyarakat terhadap prosedur. PT Jasa Raharja (Persero) always make sure that the whole process service runs on either the organization level or at the level of organizational units primarily in branches. then the PT Jasa Raharja (Persero) has been trying to develop themselves in an area that became his strength during this time. range of warranties and service levels to be gained. 106 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Dengan cara itulah PT Jasa Raharja (Persero) akan mendapatkan hasil yang paling optimal. PT Jasa Raharja (Persero) meyakini. Participant satisfaction with the index of 52. Public confidence is the basis of PT Jasa Raharja footing (Persero) to develop the ability of employees and do the repair mechanism of the service on an ongoing basis. PT Jasa Raharja (Persero) selalu memastikan bahwa seluruh proses pelayanan berjalan baik pada jenjang organisasi maupun pada level unit organisasi terutama di Cabang. Such policies is to identify community needs and obtain feedback on satisfaction degree of community service PT Jasa Raharja (Persero). procedures and settlement pattern as well as the charities scope. macam jaminan dan tingkat pelayanan yang akan diperoleh.70 persen pada tahun 2011 menjadi tantangan tersendiri bagi PT Jasa Raharja (Persero). maka PT Jasa Raharja (Persero) telah berusaha mengembangkan diri di area yang menjadi kekuatannya selama ini. c) Menetapkan standar kualitas pelayanan secara jelas agar setiap orang mengetahui dan memahami tingkat kualitas yang harus dicapai melalui proses yang telah baku. prosedur dan pola penyelesaian santunan serta ruang lingkup. This policy will foster public confidence necessary for business continuity Services Raharja. maka perusahaan harus memperhatikan pemilihan karyawan yang terlibat dalam jasa pelayanan perusahaan. to equip with standard quality of service and continuous surveillance of employees in providing services. membekali dengan standar kualitas layanan dan melakukan pengawasan secara terus menerus terhadap karyawan tersebut dalam memberikan pelayanan. c) Set the standard for quality of service clearly so that everyone knows and understands that quality level must be achieved through a process that has raw. Kepercayaan masyarakat merupakan dasar pijakan PT Jasa Raharja (Persero) untuk mengembangkan kemampuan karyawan dan melakukan perbaikan mekanisme pelayanan secara berkelanjutan. benefits and service office presence. That’s the way PT Jasa Raharja (Persero) will get the most optimal results. Dengan indeks kepuasan peserta sebesar 52. Kebijakan ini akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat yang diperlukan bagi kelangsungan usaha PT Jasa Raharja (Persero). Perwakilan dan Kantor Pelayanan. Kebijakan tersebut untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan mendapatkan umpan balik tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan PT Jasa Raharja (Persero). karena hasil itu menunjukkan efektivitas pelayanan belum sepenuhnya memenuhi harapan peserta. e) Melakukan survey Kepuasan Masyarakat (Customer Satisfaction Index/CSI) secara berkelanjutan. PT (Persero).ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b) Mengomunikasikan mekanisme pelayanan kepada masyarakat melalui sosialisasi terbuka untuk memperluas persepsi dan pemahaman mengenai sistem.70 percent in 2011 become a challenge for PT Jasa Raharja (Persero).

(4) Republik Indonesia Police in order to speed up the acquisition of traffic accident data and help the community get ease administrative service to receive management. PT Angkutan Sungai. the smooth completion of the cash benefit while enhancing the value and insurance benefits for society. PT Jasa Raharja (Persero) sampai tahun 2011 telah bekerjasama dengan : (1) Kurang lebih 828 (delapan ratus dua puluh delapan) Kantor Bersama Samsat yang tersebar diseluruh Indonesia. Danau dan Penyeberangan (Persero). PT Freight lakes and River Crossings (Persero). Dengan bekerjasama dan melakukan sinergi pelayanan dengan pihak terkait yang telah memiliki pengalaman dan jangkauan nasional tersebut akan banyak membantu keberhasilan bisnis PT Jasa Raharja (Persero) terutama dalam kaitan dengan kelancaran penerimaan iuran. (2) PT Kereta Api Indonesia (Persero).ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 2) Implementasi kebijakan pelayanan. includes a) Established operational cooperation In order to provide more convenience to the community related to the needs of the community towards public transport passenger accident insurance and road traffic accident insurance. (5) Local governments in order to obtain support and smooth running of social insurance and compulsory insurance in their respective regions. (4) Kepolisian Republik Indonesia dalam rangka mempercepat perolehan data laka dan membantu masyarakat mendapatkan kemudahan pelayanan administrasi untuk pengurusan santunan. (2) PT Kereta Api (Persero). Dengan dukungan networking Samsat yang luas dan terpadu. organda and operators of public passenger transport equipment on the ground in order to help charge dues mandatory funding assured passengers accident. 2) The implementaion of service policy. (3) Kurang lebih 94 (sembilan puluh empat) rumah sakit di seluruh Indonesia dalam rangka pemberian pengobatan. 107 . PT Jasa Raharja (Persero) until the year 2011 has collaborated with: (1) Approximately 828 (eight hundred and twenty-eight) joint office Samsat throughout Indonesia. organda dan operator alat angkutan penumpang umum di darat dalam rangka membantu memungut iuran wajib dana pertanggungan kecelakaan penumpang. PT Angkasa Pura (Persero) . Strategi dan kerjasama dengan berbagai pihak terus dikembangkan agar tercipta konektivitas dan accessibility yang maksimal. (3) Approx 94 (ninety-four) hospitals throughout Indonesia in the framework of provision of treatment. PT Jasa Raharja (Persero) successfully run it on line transaction and administrative service processes in a single day for the community related to the settlement and remittance donations compulsory motor vehicle. PT Angkasa Pura (Persero). care and first aid victims of traffic accidents. By collaborating and performing with the related synergy service that has had experience and national coverage will be much help PT Jasa Raharja (Persero) business success especially in regard to the smooth acceptance of tuition. PT Jasa Raharja (Persero) berhasil menjalankan transaksi secara on line dan proses pelayanan administrasi dalam satu hari bagi masyarakat berkaitan dengan penyelesaian dan penyetoran sumbangan wajib kendaraan bermotor. (5) Pemerintah Daerah dalam rangka memperoleh dukungan dan kelancaran penyelenggaraan asuransi sosial dan asuransi wajib di wilayah masing-masing. kelancaran penyelesaian santunan sekaligus meningkatkan nilai dan manfaat asuransi bagi masyarakat. With networking support of Samsat that is broad and integrated. meliputi: a) Menjalin kerjasama operasional Dalam rangka memberikan lebih banyak kemudahan bagi masyarakat terkait dengan kebutuhan masyarakat terhadap asuransi kecelakaan penumpang angkutan umum dan asuransi kecelakaan lalu lintas jalan. perawatan serta pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas. Strategy and cooperation with various parties continue to be developed in order to create the maximum connectivity and accessibility.

tepat jaminan. KPJR Sragen di Cabang Jawa Tengah dan KPJR Soreang di Cabang Jawa Barat. KPJR Base in South Sumatra branch of the House of Commons. Upaya jemput bola menjadi salah satu bentuk tanggung jawab PT Jasa Raharja (Persero) yang dilatar-belakangi keinginan dan komitmen untuk mendukung kesinambungan usaha perusahaan. Pelayanan yang diberikan tidak membeda-bedakan suku. (2) Apply these 5 T (exact information. culture and territory. and representative to the branch. Ramah. Selain pembukaan Kantor Pelayanan baru. Mudah. PT Jasa Raharja (Persero) sampai dengan tahun 2011 telah membentuk 37 (tiga puluh tujuh) kantor pelayanan di seluruh Indonesia dibawah operasional Perwakilan. (2) Menerapkan prinsip 5 T (tepat informasi. KPJR branch of Sragen in Central Java and KPJR in West Java Branch Soreang. tepat waktu dan tepat tempat) dan menciptakan budaya PRIME (Proaktif. (4) Meminimalisir perbedaan data pada iuran penumpang angkutan udara antara data PT Angkasa Pura (Persero) dengan b) Optimalization of Function and Service program In order to develop services to society. Empati) yang selaras. Riau. Empathy) are aligned. proper subject. timely and appropriate place) and creating a culture of PRIME (Proactive. friendly. serasi dan seimbang dalam pelayanan. KPJR Merauke di Cabang Papua. (4) To minimize the difference data on passenger air transport between tuition data PT (Persero) Angkasa Pura with airline 108 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . agama. PT Jasa Raharja (Persero) always tries to handle public complaints (service complaint handling) with good. KPJR Pangkalan Balai di Cabang Sumatera Selatan. through the optimization of functions and program services include: (1) To increase the effectiveness of organization service of compulsory compensation and compulsory donation by making the improvements to the status of a sub representative office into representative status. Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) yang dibuka adalah KPJR Rengat di Cabang Riau. Sincere. tepat subyek. KPJR Bottom in North Sumatra Branch Pakam and Luwuk in Central Sulawesi KPJR. Ikhlas. jender. straightforward. companies have been relocating existing Service Offices to a new place with the goal of more effective and fast service as KPJR in East Java Indonesia Branch. Proactive efforts into one form of professional responsibility of PT Jasa Raharja (Persero) the event will be based on the desire and commitment-to support the business continuity company. The service provided equal suffrage tribe. (3) Menerapkan sistem jemput bola untuk memudahkan dan mempercepat proses pelayanan santunan korban kecelakaan penumpang angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas jalan. (3) To implement proactive system for easy service and accelerate the process of compensation service public transport passenger accident victims and road traffic accidents. Merauke in Papua New KPJR Branch. Office Services Jasa Raharja (KPJR) that opened is in KPJR Rengat.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION b) Optimalisasi fungsi dan program pelayanan. proper guarantees. In addition to the opening of the new Service Offices. PT Jasa Raharja (Persero) up to the year 2011 has established 37 (thirty seven) Office services throughout Indonesia under operational representation. Dalam rangka mengembangkan pelayanan kepada masyarakat. matching and balanced in the service. gender. KPJR Lubuk Pakam di Cabang Sumatera Utara dan KPJR Luwuk di Sulawesi Tengah. PT Jasa Raharja (Persero) selalu berusaha menangani keluhan masyarakat (service complaint handling) dengan baik. melalui optimalisasi fungsi dan program pelayanan antara lain: (1) Peningkatan efektifitas organisasi pelayanan Iuran Wajib dan Sumbangan Wajib dengan melakukan peningkatan status kantor sub perwakilan menjadi perwakilan dan status perwakilan menjadi cabang. religion. perusahaan telah merelokasi Kantor Pelayanan yang sudah ada ke tempat baru dengan tujuan pelayanan lebih efektif dan cepat seperti KPJR Nganjuk di Cabang Jawa Timur. budaya dan wilayah.

(5) Apply SMM ISO 9001: 2008 for all branch offices so that the quality of service of the respective branch offices have been standardized internationally. Dilatarbelakangi kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Kebijakan ini berguna untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan ketika masyarakat mengalami kecelakaan dan membutuhkan pertolongan pertama. mengembangkan Menata serta implementasi sistem on line (Dasi JR) dalam lingkup kegiatan administrasi perusahaan termasuk menyelesaikan penyempurnaan sistem on line sinergi BUMN Asuransi (ASGARA) dan Sinergi BUMN Transportasi. 109 . Perbedaan tersebut terjadi pada perlakuan iuran bagi penumpang yang melakukan transit. The existence of Doctor Consultant is also helpful in verification of receipts and maintenance costs of treatment from Hospital and Pharmacies. company data. especially for victims of accidents with the nature of the injury and the wounds.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION (5) (6) (7) (8) data perusahaan maskapai penerbangan. This policy is useful to provide ease and convenience when the community had an accident and needed first aid. These differences occur in treatment for passengers who did levy transit. khususnya untuk korban kecelakaan dengan sifat cidera dan luka-luka. Menerapkan SMM ISO 9001:2008 untuk seluruh Kantor Cabang sehingga kualitas pelayanan dari masing-masing Kantor Cabang telah terstandarisasi internasional. PT Jasa Raharja (Persero) meluncurkan “Jasa Raharja mobile services” dalam rangka melayani korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di daerah operasional tertentu yang tidak mempunyai kantor pelayanan PT Jasa Raharja (Persero) dan tingkat kecelakaannya cukup tinggi. (7) Having a background with concern for the needs of the community. For other work units implementing SMM ISO will gradually developed on representative offices throughout Indonesia and expected to be completed entirely by 2012-2015. yang merupakan alternatif dan solusi untuk meningkatkan performance perusahaan. Keberadaan Dokter Konsultan juga sangat membantu dalam verifikasi kuitansi biaya perawatan dan pengobatan dari Rumah Sakit dan Apotek. Bagi unit kerja lainnya penerapan SMM ISO akan dikembangkan secara bertahap pada Kantor Perwakilan diseluruh Indonesia dan diharapkan selesai seluruhnya pada tahun 2012-2015. Menyelaraskan perbedaan data harus dilakukan sinergi dengan PT Angka Pura (Persero) dan maskapai penerbangan dengan pendekatan berimbang agar diperoleh dan memiliki akuntabilitas data tersebut. Doctpr consultant indispensable for security and services to the victims of the crash speed. (6) Put doctor consultant at any representative office through cooperation with local police. Aligning data differences should be done in synergy with PT Angkasa Pura (Persero) and airline with a balanced approach in order to be retrieved and have accountability data. PT Jasa Raharja (Persero) launches mobile services Jasa Raharja in order to serve the victims of traffic accidents which occurred in certain operational areas that do not have a service Office PT Jasa Raharja (Persero) and published rates pretty high. and develop system (8) Organize implementation on line (Dasi JR) within the scope of administrative activities of the company including complete refinement of system on line synergy Insurance (ASGARA) STATE-OWNED ENTERPRISES and synergi of STATE-OWNED transportation is an alternative solution to enhance the performance and the company. Dokter Konsultan sangat diperlukan untuk keamanan dan kecepatan pelayanan pada korban kecelakaan. Menempatkan Dokter Konsultan pada setiap Kantor Perwakilan melalui kerjasama dengan Kepolisian setempat.

000 600 250 6. Sticker scottlight 10. Rompi Scotchlight 8. e) Melakukan kerjasama pencegahan kecelakaan dan keselamatan lalu lintas lembaga pendidikan dalam bentuk Traffic Police Goes to Campus and School and Safety Riding (pembagian helm SNI). e) Have a partnership to prevent the accident and safety traffic educational institutions in the traffic police goes to campus and school and safety riding ( division sni helmet ). 1. meliputi: Salah satu penyebab sering terjadinya kecelakaan lalulintas adalah kondisi jalan yang kurang memadai disertai dengan kurangnya sarana lalu lintas. 3) To Complete and to Develop Facility Service One of the frequent causes of traffic accidents is the lack of adequate road conditions coupled with the lack of means of traffic. Sepeda Motor 7. d) Provides special education for drivers of public transport vehicles and crew about the driving procedure properly and according to the Traffic Law as much as 4 forces followed 160 people. Separato Pembatas Jalan 6.500 2008 455 20 2009 10 61 4.000 2011 1 83 502 2. Uraian 2007 3 3 775 1.000 1. Senter Lantas 9. selalu mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi tingkat fatalitas kecelakaan dengan: a) Mengoptimalkan pengoperasian mobil unit keselamatan lalu lintas di terminal/stasiun kereta api dan pool pemberangkatan bus atau tempat umum. always support the efforts of the Government in reducing accident fatality rate by: a) Optimizing operation of the car unit traffic safety in terminal/railway station or bus departure pool and public areas.500 2. Water and Railway Traffic signs Traffc Cone Road Separator Motorcycle Scotchlight Veste Traffic Flashlight Sticker scottlight Raincoat Mobil Ambulance Billboard Pelayanan Rambu Darat. f) Menyediakan angkutan bus untuk mudik lebaran setiap tahun.000 20.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 3) Melengkapi dan mengembangkan sarana pelayanan.500 2010 20 96 750 2. Jas Hujan 110 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Traffc Cone 5. 2. c) Contributed to the accident prevention programs and improvement of traffic safety and public transportation.000 1. 3.000 Description Ambulance Service Billboard Land. Tabel Pengadaan Sarana Penanggulangan Kecelakaan Tahun 2007-2011 Table of Provision of the facility of accident eradication year 2007-2011 No. c) Memberikan kontribusi terhadap program pencegahan kecelakaan dan peningkatan keselamatan lalu lintas dan transportasi publik. f) Provides bus transport to lebaran homecoming every year. Angkutan mudik lebaran ini disediakan PT Jasa Raharja (Persero) dengan cuma-cuma bagi masyarakat umum Dalam tahun 2011 PT Jasa Raharja (Persero) menyediakan 100 (seratus) unit bus dengan tujuan Sumatera dan Jawa. b) Menyediakan berbagai kebutuhan sarana pendukung dalam rangka pencegahan dan penanganan kecelakaan lalu lintas. PT Jasa Raharja (Persero) yang memiliki kepentingan terhadap keselamatan semua moda transportasi. d) Memberikan pendidikan khusus bagi para pengemudi kendaraan umum dan awak angkutan teladan tentang tata cara mengemudi dengan baik dan menurut ketentuan UndangUndang Lalu lintas sebanyak 4 angkatan yang diikuti 160 orang. Air dan Kereta Api 4. Lebaran Homecoming transportation provided by PT Jasa Raharja (Persero) with free of charge to the general public In PT Jasa Raharja 2011 (Persero) provides 100 (one hundred) units with the aim of bus Sumatra and Java.000 1.250 2.070 7. PT Jasa Raharja (Persero) which have the interests of the safety of all modes of transport.000 100 25. b) To provide a variety of supporting facility in order to support the prevention and handling of traffic accidents.

Tebing Tinggi. Jember. PT Jasa Raharja (Persero) tahun 2011 memperluas jaringan layanan dengan menambah lima kantor pelayanan. Langsa. Jakarta Barat Bandung. Madiun. Jakarta Timur. Metro Tangerang Jakarta Selatan. Pematang Siantar. Karawang. Sumbawa Ende Jawa Bali Nusa Tenggara 111 . Purwakarta. Bogor. Surabaya. Kantor Perwakilan dan Kantor Pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia. either branch Offices. so that the entire PT Jasa Raharja (Persero) has 28 branch offices. Jaringan Pelayanan Salah satu strategi dari perusahaan jasa yang sangat signifikan adalah mendekatkan saluran layanan dengan masyarakat. Sukabumi. Jaringan Pelayanan/ Service Networking One of the strategies of the company services that very significant is the service line closer to the community. Kepulauan Riau Bukittinggi. Bojonegoro. Purwokerto. representative offices and service Offices that spread across Indonesia. Bekasi. Office PT Jasa Raharja distribution (Persero) 2011 are as follows: Sebaran Kantor Pelayanan PT Jasa Raharja (Persero) di Seluruh Indonesia Tahun 2007-2011 The spread of PT Jasa Raharja Service office all around Indonesia Year 2007 -2011 Wilayah Kerja Work Area Sumatera Kantor Cabang Branch Offices Nanggro Aceh Darusalam Sumatera Utara Riau Sumatera Barat Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Banten DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Jogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kantor Perwakilan Representative Office Lhokseumawe. Semarang. Tabel Perkembangan Jumlah Kantor PT Jasa Raharja (Persero) Tahun 2007 . Probolinggo Singaraja Bima. c. sehingga keseluruhan PT Jasa Raharja (Persero) memiliki 28 Kantor Cabang. and 32 service offices spread across Indonesia. Padang Sidempuan.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION c. PT Jasa Raharja (Persero) 2011 service network expands by adding five Service Office.2011 Table of the Development of PT Jasa Raharja (Persero) Office Year 2007 . 62 representative offices. Magelang. Pekalongan. Indramayu. Kabanjahe Dumai. can be done in all of PT Jasa Raharja (Persero) office.2011 Kantor Kantor Pusat Kantor Cabang Tipe A Kantor Cabang Tipe B Kantor Cabang Tipe C Kantor Perwakilan Kelas I Kantor Perwakilan Kelas II Kantor Pelayanan Kantor Bersama Samsat Jumlah 2007 1 5 8 13 29 28 0 449 533 2008 1 5 8 14 29 28 30 449 564 2009 1 5 8 14 29 28 30 655 770 2010 1 5 8 15 30 31 32 764 886 2011 1 5 8 15 30 32 40 828 963 Office Head Office Type A Branch Office Type B Branch Office Type C Branch Office 1st Class Representative Office 2nd Class Representative Office Service Office Joint Office Samsat Total Masyarakat dalam menyelesaikan pengurusan santunan agar lebih cepat dan tepat. Solok Muara Bungo Lahat. Sukoharjo Malang. Pangkal Pinang. Tasikmalaya. Sebaran Kantor PT Jasa Raharja (Persero) tahun 2011 adalah sebagai berikut: The public in completing arrangements to receive quick and precise. Kediri. dapat dilakukan diseluruh Kantor PT Jasa Raharja (Persero) baik Kantor Cabang. Pati. Meulaboh Medan. Cirebon. Surakarta. Kisaran. 62 Kantor Perwakilan dan 40 Kantor pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia. Pamekasan. Baturaja Kotabumi.

Kotamobagu. 10 million as well as the victims of the airplane’s passengers maximum is Rp. Watampone.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Wilayah Kerja Work Area Kalimantan Kantor Cabang Branch Offices Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Sulawesi Selatan Maluku Papua Kantor Perwakilan Representative Office Singkawang Kandangan Tarakan. Ternate Sulawesi Pare-Pare. 25 million 112 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Samarinda Gorontalo. 10 juta serta korban penumpang pesawat udara maksimum sebesar Rp. dengan penggantian untuk setiap kasus adalah: (1) Korban kecelakaan penumpang angkutan umum darat dan laut maksimum sebesar Rp. with the replacement for each case is as follow: (1) The victim of public transport passengers accident for land and sea maximum is Rp. PT Jasa Raharja (Persero) telah menyusun prosedur pengajuan santunan sebagai berikut: d. 25 juta. Palopo Sorong Maluku Papua Peta Jaringan Pelayanan PT Jasa Raharja (Persero) The Map of PT Jasa Raharja Network Service d. Procedures to Claim Compensation In order to provide convenience for the community to manage the compensation. PT Jasa Raharja (Persero) has devised a procedure to claim compensation as follows: 1) Jenis santunan asuransi Jenis santunan asuransi yang dapat diperoleh masyarakat korban kecelakaan penumpang angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas jalan adalah: a) Santunan berupa penggantian perawatan dan pengobatan. 1) The Type of Insurance Compensation This type of compensation insurance that can be gained by public of victim public transport and road traffic accidents are: a) The compensation such as replacement of treatement and medication. Prosedur Pengajuan Santunan Guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan santunan.

(3) Keterangan kesehatan/keadaan korban diisi dan disahkan rumah sakit/dokter yang merawat korban. d) Santunan Penguburan diberikan bagi korban semua moda transportasi yang tidak mempunyai ahli waris untuk setiap kasus maksimum sebesar Rp. c) Santunan Meninggal Dunia dengan penggantian untuk setiap kasus adalah: (1) Korban kecelakaan penumpang angkutan umum darat dan laut sebesar Rp. 25 juta serta korban penumpang pesawat udara maksimum sebesar Rp.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION (2) Korban kecelakaan lalu lintas maksimum sebesar Rp. 50 million. (2) Korban kecelakaan lalu lintas jalan maksimum sebesar Rp. yaitu: a) Menghubungi kantor PT Jasa Raharja (Persero) terdekat. (2) Form K2 for public general vehicle accident can be obtained at the police office / PT Kereta Api Indonesia (Persero)/ Sea Harbormaster/ PT Angkasa Pura (Persero) and the nearest PT Jasa Raharja (Persero) office c) How to fill claim form: (1) Information of victim / heirs identity. 25 million as well as the victims of the airplane’s passengers maximum is Rp 50 million. 50 juta. 25 juta. filled by who claim the compensation (2) Description of traffic accidents and is endorsed by the Police or other authorities. (2) Traffic Accident victim as much as Rp 25 million d) Burial compensation is given to victims of all mode of transportation that does not have a beneficiary for each case to a maximum of Rp 2 million. 25 million as well as the victims of the airplane’s passengers is Rp. b) Santunan Cacat Tetap dengan penggantian untuk setiap kasus adalah: (1) Korban kecelakaan penumpang angkutan umum darat dan laut maksimum sebesar Rp. 50 juta. 2) Cara Memperoleh Santunan Cara memperoleh santunan asuransi kecelakaan penumpang angkutan umum atau asuransi kecelakaan lalu lintas jalan. jalan (2) The victim of traffic accident maximum Rp 10 million. 2 juta. Jasa Raharja (Persero). (2) The victim of traffic accident maximum Rp 25 million c) The death compensation with the reimbursement for each case are: (1) Passenger public transport accident victims land and sea is Rp. c) Cara mengisi formulir pengajuan: (1) Keterangan identitas korban/ahli waris diisi oleh yang mengajukan dana santunan. (2) Formulir K2 untuk kecelakaan penumpang umum dapat diperoleh di Kepolisian/ PT Kereta Api Indonesia (Persero)/Syahbandar Laut/PT Angkasa Pura (Persero) dan Kantor PT Jasa Raharja (Persero) terdekat. 10 juta. b) Mengisi formulir pengajuan santunan yang disediakan secara cuma-cuma oleh PT. namely: a) To contact the closest PT Jasa Raharja (Persero) office b) To fill the compensation claim form that is provided for free by PT Jasa Raharja (Persero). (2) Keterangan kecelakaan lalu lintas diisi dan disahkan oleh Kepolisian atau pihak yang berwenang lainnya. (3) Health Information/circumstance of the victim is filled and passed the hospital/ doctor who treated victims. 25 juta. yaitu: (1) Formulir model K1 untuk kecelakaan ditabrak kendaraan bermotor dapat diperoleh di Polres dan Kantor PT Jasa Raharja (Persero) terdekat. 25 juta serta korban penumpang pesawat udara sebesar Rp. 113 . that is: (1) Form model K1 for the accident hit by motor vehicles can be obtained at Polres and PT Jasa Raharja (Persero) nearby. b) The compensation for permanent disability with reimbursement for each case are: (1) Passenger public transport accident Victims land and sea maximum is Rp. (2) Korban kecelakaan lalu lintas jalan sebesar Rp. 2) How to Obtain the Compensation To obtain the compensation of accident passenger public transport or road traffic accident insurance.

(4) If the victim died. (3) Jika janda/duda dan anaknya yang sah tidak ada. (3) KTP / Identitas korban / ahli waris korban. about the validity of the heirs. (4) Bila tidak ada ahli waris biaya penguburan diberikan kepada pihak lain guna pengurusan pemakaman. f) Kadaluarsa Hak santunan menjadi gugur / kadaluwarsa jika: (1) Permintaan diajukan dalam waktu lebih dari 6 bulan setelah terjadinya kecelakaan. if: (1) The claim is submitted in the time of more than 6 months after the accident happened (2) Billing is not done within 3 months after the reffered right were approved by PT Jasa Raharja (Persero) 114 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . filled and validated by lurah/camat. e) Ahli waris yang berhak menerima santunan dengan urutan sebagai berikut: (1) Janda atau dudanya yang sah. with the order as follows: (1) The legal widow or widower (2) In conditions there is no legitimate widow/ widower then the compensation can be given to the legitimate child (3) In conditions that there is no legitimate widow/widower and child. (2) Keterangan kesehatan dari dokter / RS yang merawat. (5) Fotocopy kartu keluarga / surat nikah (bagi yang sudah menikah) dalam hal korban meninggal dunia. (2) Jika janda/dudanya yang sah tidak ada maka santunan dapat diberikan pada anaknya yang sah. tentang keabsahan ahli waris. (2) Tidak dilakukan penagihan dalam waktu 3 bulan setelah hak dimaksud disetujui oleh PT Jasa Raharja (Persero). (2) The description of health from doctor / hospital. the compensation can be given to the legitimate parents (4) In conditions that there is no heirs. (4) Kuitansi biaya rawatan dan pengobatan yang asli dan sah dalam hal korban mengalami luka-luka. d) The proves that needed : (1) Police report of the traffic accident from the local Unit of Laka Satlantas Polres and other authorities or from institutions. d) Bukti yang diperlukan : (1) Laporan Polisi tentang kecelakaan Lalu Lintas dari Unit Laka Satlantas Polres setempat dan atau dari instansi berwenang lainnya. santunan dapat diberikan kepada orang tuanya yang sah. diisi dan disahkan oleh lurah/camat. (3) ID / Identity of the victim / heirs of the victim (4) The receipts of treatement and medical fund that is original and valid in the case of the injuries (5) The copy of Family card / Married Certificate (for those who already married) in case of death e) The heirs whose entitled to receive compensation. the burial compensation is given to other party to take care of the funeral f) Expired Compensation right become aborted/ expired.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION (4) Apabila korban meninggal dunia.

• Complete payment of the iuran wajib dari masyarakat datory dues Community transyaran permintaan santucompensation request yang disetorkan pemilik an. • Meningkatkan pemaha.people delivered samsat oftims ahli waris korban kan Kantor Samsat. uransi dalam perjalanan. kereta api dengan jarak 50 trams and train with a disKm tance of 50 Km • Mendapatkan kemudahan • To get the easy and better • Membayar sumbangan • To pay compulsory donadan pelayanan yang sebaik. the payment. pengurusan STNK di Kanhicle lisence management • Mendapatkan pertolongan • To get help when the tor Samsat. asuransi kecelakaan pe.transport passenger accident numpang angkutan umum insurance or receive road atau santunan asuransi traffic accident insurance. santunan cacat tetap and charities were injured. dan santunan luka-luka. tentang auransi about public transport pasian tiket melalui pemilik the purchase of tickets kecelakaan penumpang an.service wajib dengan tarif terttion with certain tarrif in baiknya dalam pengurusan entu bersamaan dengan the same time with the vesantunan. penumpang angkutan ance public transport and road traffic accidents to • Menerima pembayaran • Receive payment umum dan kecelakaan lalu the victim/beneficiary vicsumba-ngan wajib dari compulsory contributions lintas jalan kepada korban/ masyarakat yang disetor. berupa santunan meninggal permanent disability charities dunia. e. trem.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION e. fice. dan vehicles in General.• Menyelesaikan pemba. each having rights and obligations. Masyarakat/ Community PT Jasa Raharja (Persero) 115 . saikan santunan asuransi passenger accident insur• Mendapatkan perawatan • To get the treatement and kecelakaan penumpang ance cash benefit public angkutan umum dan ketransport and road traffic dan pengobatan di Rumah medical treatement at the Sakit. ansi kecelakaan lalu lintas jalan. City santunan.• Improve understanding of man masyarakat tentang the role and functions of peran dan fungsi PT Jasa the society PT Jasa RahaRaharja (Persero) dalam rja (Persero) in organizing penyelenggaraan asuransi passenger accident insurkecelakaan penumpang ance public transport and road traffic accident insurangkutan umum dan asurance. Right and Obligation In the coverage public transport passengers and insurance road traffic accidents involving several parties.• Take care and complete pada saat terjadi musibah accident is happened kecelakaan. • Membantu Pemerintah • To Assist Governments in establishing and growing • Menerima permintaan san. (Persero). • Menerima pembayaran • Accept payments from man.• Receive accident insurance dalam membangun sikap tunan asuransi kecelakaan stipend request aboard public dan perilaku serta menthe attitude and behaviour penumpang angkutan transport and road traffic acumbuhkan kesadaran of the public awareness to umum dan kecelakaan lalu cident victim/beneficiary of a masyarakat memahami understand the need for lintas jalan dari korban/ahli victim perlunya perlindungan asinsurance coverage on the waris korban. at the Samsat Office • Mengurus dan menyele. Tabel Hak dan Kewajiban Masyarakat dan PT Jasa Raharja (Persero) Table of Right and Obligation of Community and PT Jasa Raharja (Persero) Obyek/ Object Hak/ Right Kewajiban/ Obligation • Memperoleh informasi • Obtain complete information • Membayar iuran wajib • Pay the compulsory conlengkap mengenai peran about the roles and functions dengan tarif tertentu bertributions with specified rates in conjunction with dan fungsi PT Jasa Raharja of PT Jasa Raharja (Persero). the form of cash benefit died. Hak dan Kewajiban Dalam penyelenggaraan asuransi kecelakaan penumpang angkutan umum dan asuransi kecelakaan lalu lintas jalan melibatkan beberapa pihak yang masing-masing memiliki hak dan kewajiban. way. samaan dengan pembel(Persero). in kecelakaan lalu lintas jalan.senger accident insurance angkutan / pengusaha through the transport gkutan umum dan asuransi and insurance accident road kecuali penumpang kenowners/entrepreneurs kecelakaan lalu lintas jalan traffic as well as the procedaraan bermotor umum except passenger motor serta tata cara pengurusan dures for handling cash benefit.port owners/entrepreneurs on nan asuransi kecelakaan passenger accident insurgkutan/ pengusaha. dalam kota. hospital celakaan lalu lintas jalan accidents to the Office of • Mendapatkan santunan • Get a cash benefit of public ke Kantor PT Jasa Raharja PT Jasa Raharja (Persero).

yang mempunyai unsur kekerasan. maka keselamatan transportasi saat ini sudah merupakan masalah global yang bukan semata-mata masalah transportasi tetapi sudah menjadi permasalahan sosial kemasyarakatan. kepada masyarakat. the current transportation safety is already a global problem which is not solely a problem of transportation but have become social problems of society. • Melakukan penyempur.000 orang. coming from outside. Faktor penyebab sering terjadinya kecelakaan dalam lima tahun terakhir ini adalah kesalahan manusia (human error) dan sepeda motor merupakan jenis transportasi yang paling banyak terlibat dalam kecelakaan. Masyarakat internasional melalui WHO menghimbau kepada pemerintah negara-negara anggota PBB untuk secara terus menerus memberikan perhatian terhadap keselamatan transportasi dengan melakukan kampanye kepedulian yang berhubungan dengan perilaku secara hukum maupun etika. unexpected. Aspek Pemasaran Melihat perkembangan kecelakaan transportasi yang meningkat secara signifikan di negara-negara berkembang. Kecelakaan itu sendiri dalam pengertian yang lebih luas adalah suatu kejadian yang terjadi secara mendadak. can be seen and caused injuries. yang menyebabkan cacat atau kematian. marketing Aspect To see the development of a transportation accident increases significantly in developing countries. pengembangan teknologi informasi. menduduki ke tiga besar dunia setelah China dan India. datang dari luar. Factors often cause accidents in the last five years this was human error (human error) and the motorcycle is the most numerous type of transport involved in the accident. which happens to be direct and arising from any source. The international community through the WHO urgently the Governments of UN member countries to give continuous attention to transportation safety by conducting awareness campaigns related to legally conduct or ethics. 116 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . In Indonesia crash victim every year reach 36. Pemerintah juga diminta untuk melaksanakan metode yang tepat untuk mengawasi dan mengevaluasi penanganan kecelakaan. PT Jasa Raharja (Persero) f. • Memberi kemudahan • Gives you easy access to akses memperoleh layget faster service to the anan yang lebih cepat community. The accident itself in the broader sense is an event that happens on a sudden. f.• Giving up easy stuff naan dan perubahan getting faster service acmekanisme layanan dan cess to the public. occupied the three great world after China and India. The Government was also asked to carry out a proper method to monitor and evaluate the handling of the accident. which has elements of violence. lalu lintas. which causes disability or death. tak terduga. tidak disengaja.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Obyek/ Object Hak/ Right Kewajiban/ Obligation • Berpartisipasi membantu • Participate to help police pihak kepolisian menyediprovide the infrastructure akan sarana dan prasaraand facilities and prevenna pencegahan dan pention countermeasures of anggulangan kecelakaan accidents in order to redalam rangka menurunkan duce the frequency and frekuensi dan tingkat fathe rate of fatality victims talitas korban kecelakaan of traffic accidents. dimana kejadiannya bersifat langsung dan timbul dari sumber apapun. Di Indonesia korban kecelakaan setiap tahun mencapai 36.000 people. dapat di lihat dan menyebabkan cedera. unintentional.

dengan menempatkan fungsi kehumasan di kantor cabang tipe A dan B di seluruh Indonesia. Sudah kurang lebih lima puluh tahun PT Jasa Raharja (Persero) berkiprah. membuat Pemerintah merespons hal itu dengan menetapkan tiga tingkat penanganan kecelakaan. then periodically conducts surveys on the level of understanding of the people against the PT Jasa Raharja (Persero). emergency aid Service as well as evaluation and information. prompting the Government to respond to it by setting three-level handling accidents. Pendidikan dan Partisipasi Masyarakat.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Tingginya angka kecelakaan dan besarnya biaya kerugian yang timbul. PT Jasa Raharja (Persero) realized the importance of dissemination to the public. Masyarakat baru mengetahui ketika mereka mengalami musibah kecelakaan dan sudah menerima manfaat asuransi dari PT Jasa Raharja (Persero). Therefore. perilaku dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memahami perlunya asuransi perlindungan perjalanan. And for improvement the quality of socialization to the fore more regularly. sasaran dan kebijakan pemasaran PT Jasa Raharja (Persero) sebagai perusahaan Public Service Obligation lebih difokuskan kepada aktivitas yang secara langsung ikut membantu Pemerintah dalam membangun sikap. The third thing is done by handling approach for road transport safety through an integrated strategy. Public Relations. adalah mengarah pada peningkatan pemahaman masyarakat atas fungsi dan peranan PT Jasa Raharja (Persero) dalam penyelenggaraan asuransi kecelakaan penumpang angkutan umum dan asuransi kecelakaan lalu lintas jalan. Pelayanan bantuan gawat darurat serta Evaluasi dan informasi. belum cukup lama bagi masyarakat memahami makna kedua asuransi tersebut. namely Engineering 5. The community found out when they have accidents and disasters are already receiving benefits insurance from PT Jasa Raharja (Persero). namely: The first is the basic orientation. ecelakaan and attempts to minimize the victims died. Already a little over fifty years PT Jasa Raharja (Persero) employed. Dalam kaitan itulah. diharapkan sosialisasi kepada masyarakat bisa terfokus dan terpogram menjadi lebih baik. by placing the function of public relations firms in the Branch Office types A and B in the rest of Indonesia. Public Relations. behaviors and fostering public awareness to understand the necessity of travel protection insurance. yaitu: Orientasi dasar pertama. Dengan terbentuknya humas ke dalam struktur organisasi kantor cabang. marketing target and policy of PT Jasa Raharja (Persero) as the company’s Public Service Obligations are more focused upon activities that directly assisted the Government in developing attitudes. yaitu Engineering. yaitu upaya meminimalkan ecelakaan. PT Jasa Raharja (Persero) menyadari pentingnya sosialisasi kepada masyarakat. Target marketing policy and PT Jasa Raharja (Persero) contained four basic orientations entirely is one unity intact which are inseparable. Dan untuk perbaikan kualitas sosialisasi agar kedepan lebih teratur. 117 . In this connection. Meningkatnya pemahaman masyarakat akan berdampak pada peningkatan penerimaan underwriting iuran wajib melalui pembelian tiket serta peningkatan penerimaan sumbangan wajib melalui pengurusan atau perpanjangan STNK. With the formation of public relations into the organizational structure of branch offices. Karena itu. Penegakkan Hukum (Law Enforcement). upaya meminimalkan korban dan upaya meminimalkan korban meninggal dunia. is expected to be socializing community focused and terpogram for the better. The growing understanding of the community will have an impact on improving the acceptance of mandatory dues through underwriting ticket purchases as well as increased acceptance of mandatory contributions through management or extension of VEHICLE LICENSE. not long enough for the community to understand the meaning of the second cover. Ke tiga hal tersebut dilakukan dengan pendekatan penanganan keselamatan transportasi jalan yang terpadu melalui 5 strategi. The high numbers of accidents and the amount of the costs incurred losses. maka secara periodik melakukan survey tentang tingkat pemahaman masyarakat terhadap PT Jasa Raharja (Persero). Sasaran dan kebijakan pemasaran PT Jasa Raharja (Persero) terkandung empat orientasi dasar yang seluruhnya merupakan satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan. education and community participation. namely an attempt to minimize the efforts to minimize casualties. the upholding of the Law (Law Enforcement). leads to greater public understanding of the role and functions of PT Jasa Raharja (Persero) in organizing passenger accident insurance public transport and road traffic accident insurance.

ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Orientasi dasar kedua. adalah mengarah pada pemenuhan partisipasi PT Jasa Raharja (Persero) untuk lebih optimal melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan kecelakaan dalam rangka menurunkan frekuensi dan sekaligus menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. adalah mendorong PT. is lead to the fulfillment of participation PT Jasa Raharja (Persero) for more optimal prevention and mitigation efforts in order to reduce the frequency of accidents and simultaneously lower the fatality rate of victims of traffic accidents. The fifth basic orientation. adalah melaksanakan berbagai kegiatan yang efektif untuk menumbuhkan tanggung jawab dan partisipasi masyarakat agar tidak menjadi sasaran dan korban lalu lintas. Bentuk partisipasi PT Jasa Raharja (Persero) dalam kegiatan penanggulangan kecelakaan lalu lintas tersebut adalah membantu menyediakan sarana dan prasarana pencegahan terjadinya kecelakaan. termasuk pula didalamnya upaya mencegah dan menanggulangi kecelakaan. pelayanan santunan dan pelayanan administrasi. adalah mengarah pada pelaksanaan fungsi dan tanggung jawab PT Jasa Raharja (Persero) dalam memberi berbagai kemudahan akses untuk memperoleh layanan yang lebih cepat kepada masyarakat. tetapi harus dapat berperan sebagai subyek dan pelaku pengendali korban lalu lintas. Jasa Raharja (Persero) untuk secara terus-menerus melakukan berbagai terobosan penting yang inovatif dalam mengembangkan kualitas pelayanan informasi. The second basic orientation. but should be able to act as subjects and perpetrators of victims of traffic controllers. is carrying out a variety of activities that are effective in fostering community participation and responsibility in order not to be a target and victim of traffic. 118 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . including efforts to prevent and cope with it since the accident. is leading to the execution of the function and responsibility of PT Jasa Raharja (Persero) in giving a variety of ease of access to gain faster service to the community. It is shown with a variety of changes and enhancements to the service mechanism settings supported by the development of information technology. Orientasi dasar keempat. Orientasi dasar ketiga. PT Jasa Raharja participation form (Persero) in traffic accident mitigation activities are helping to provide the infrastructure and facilities preventing the occurrence of accidents. The third basic orientation. Hal itu ditunjukkan dengan berbagai perubahan dan penyempurnaan pengaturan mekanisme layanan yang di dukung dengan pengembangan teknologi informasi. is pushing PT Jasa Raharja (Persero) to continuously do a variety of important breakthroughs in developing an innovative information service quality. The fourth basic orientation. service charities and service administration. Orientasi dasar kelima.

akan memberikan ruang terhadap peningkatan jumlah penduduk pada tingkat menengah. In the future business of PT Jasa Raharja (Persero) is believed to be the progressive carrying out protection activities to the community through the Organization of General passenger insurance in accordance with the mandate of Act No. Sektor Transportasi Indonesia Indonesia sebagai negara kepulauan terluas di dunia dengan jumlah penduduk yang berkisar 240 juta jiwa disertai dengan kondisi perekonomian diperkirakan dalam kurun dua hingga tiga tahun mendatang terus membaik.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 8. as well as the economic conditions that tend to still conducive. 33 tahun 1964 dan asuransi tanggung jawab pihak ke tiga sesuai UU No. a. though at the beginning of 2011 going global crisis. Di masa mendatang usaha PT Jasa Raharja (Persero) diyakini akan semakin progresif melaksanakan kegiatan perlindungan kepada masyarakat melalui penyelenggaraan asuransi penumpang umum sesuai dengan amanat UU No. Indonesia Transportation Sector Indonesia as the world’s largest archipelago with a population of around 240 million people with the condition of the economy is expected to come in the next two to three years time. PT Jasa Raharja (Persero) continues to anticipate every threat to survival insurance business of organizing passenger and public liability insurance to third parties. as well as the impact of the implementation of regional autonomy. While the threat emanating from internal company. 34 of 1964. risiko perubahan program dan sistem penyelenggaraan asuransi wajib.5 per cent by 2013 and 2014 as well as 3-5 percent by 2015 encourages growth of household consumtion to transportation services is increasingly high. belum ada database yang terintegrasi sehingga perusahaan lambat dalam menganalisa potensi-potensi yang ada dan kemampuan perusahaan dalam membayar klaim. namely the development of the transport sector. PROSPEK USAHA BUSINESS PROSPECTIVE Sejalan dengan pencapaian kinerja PT Jasa Raharja (Persero) yang setiap tahun semakin meningkat. the influence of climate change. peningkatan jumlah kendaraan bermotor. 34 tahun 1964. peningkatan jumlah wisata. PT Jasa Raharja (Persero) tetap mengantisipasi setiap ancaman (threats) terhadap kelangsungan penyelenggaraan usaha asuransi penumpang umum dan asuransi tanggung jawab pihak ke tiga. The new policy also gives the Government the PT Jasa Raharja Outlook (Persero) including an increase in government spending in the sector of transport and targeted inflation target of 3. an increasing number of motor vehicles. the limited human resources that have the ability and the title insurance profession. These beliefs appear by existing business opportunities (opportunity) PT Jasa Raharja-owned (Persero). In line with the achievement of performance PT Jasa Raharja (Persero) is increasing every year. will give improving space against an increase in the number of residents at the intermediate level. walaupun pada awal tahun 2011 terjadi krisis global. External threats include the spirit of the company’s antitrust. partnership and program changes risk system implementation of compulsory insurance. among others. Namun demikian.5-5. sejumlah tantangan dan peluang harus dilalui dan diantisipasi agar prospek usaha PT Jasa Raharja (Persero) meningkat lebih baik lagi. 33 of 1964 and third party liability insurance ACT three according No. there has been no integrated database so that the company was slow in analyzing existing potentialities and capabilities in the company paying claims. pengaruh perubahan iklim. Meanwhile. Sedangkan ancaman yang berasal dari internal perusahaan antara lain terbatasnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan gelar profesi asuransi. Kebijakan baru pemerintah juga ikut memberikan prospek kepada PT Jasa Raharja (Persero) diantaranya kenaikan belanja pemerintah di sektor transportasi dan sasaran inflasi yang ditargetkan 3.5 persen tahun 2013 dan 2014 serta 3-5 persen tahun 2015 mendorong pertumbuhan komsumsi rumah tangga terhadap jasa transportasi semakin tinggi. an increasing number of tours Indonesia. increasing the number of traffic accidents. supporting legislation and provide business opportunities.5-5. serta dampak dari implementasi otonomi daerah. peningkatan mobilitas penumpang angkutan umum. peningkatan jumlah kecelakaan lalulintas. The World Bank report cited 119 . a. a number of challenges and opportunities that ensued and the anticipated effort PT Jasa Raharja Outlook (Persero) rose even better. potensi perubahan pola kerjasama kemitraan. Keyakinan tersebut muncul dengan adanya peluang bisnis (opportunity) yang dimiliki PT Jasa Raharja (Persero) yaitu perkembangan sektor transportasi Indonesia. potential changes in the pattern of cooperation. Ancaman eksternal perusahaan antara lain adanya semangat anti monopoli. peraturan perundangundangan yang mendukung dan yang memberikan peluang bisnis. improved public transport passenger mobility. serta kondisi ekonomi yang cenderung masih kondunsif.

This phenomenon directly affected and cannot be released from economic growth the user community services transportation. pembangunan infrastruktur transportasi darat lebih difokuskan pada pengembangan dan pembangunan 1) Land Transportation In contrast to other modes of transport.5 persen pada tahun 2012. Jumlah kelas menengah naik signifikan selama lima tahun terakhir yakni mencapai 56. Yang menarik adalah adanya kecenderungan pergeseran jumlah penumpang diantara jenis moda transportasi dalam tahun mendatang. Moreover. improve services. meningkatkan iklim kompetisi secara sehat agar dapat meningkatkan efisiensi dan memberikan alternatif pilihan bagi pengguna jasa dengan tetap mempertahankan keberpihakan pemerintah sebagai regulator terhadap pelayanan umum yang terjangkau kepada masyarakat. expand the range of the purpose of the flight. mendorong seluruh pemangku kepentingan moda transportasi untuk berpartisipasi dalam penyediaan pelayanan. population growth in middle class reaches 7 million people per year. Namun dominasi pergeseran penumpang moda transportasi masih tetap berada pada moda transportasi Pesawat Udara karena moda transportasi ini menerapkan tarif angkutan penumpang yang dapat dijangkau masyarakat. Indonesia.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Laporan Bank Dunia menyebutkan. However the domination of shifts passenger mode of transportation is still remain on the airplane’s mode of transportation because this mode of transportation to apply tariffs that can reach passenger transport community. improve the climate for healthy competition in order to increase efficiency and provide an alternative option for users by retaining the services of Government as a regulator of the alignments of civil service which is affordable to the public. road transport infrastructure development is more focussed on the development and construction 120 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . the construction of transport through the development of networks of services geared to between and inter modes. The magnitude of the potential.e. modernisasi pesawat serta menerapkan keselamatan dan keamanan penerbangan yang tinggi. pertumbuhan penduduk Indonesia pada kelas menengah mencapai 7 juta orang per tahun. memperluas jangkauan tujuan penerbangan. It made markets all modes of transportation in passenger Indonesia growing so that makes Indonesia as one of the countries with promising business potential for the transportation industry. Besarnya potensi tersebut. Moreover the existence of policy implementation of the safety and security of passengers in each mode of transportation also has brought a considerable shift in the flow of passengers. adaptation and the ability to adopt the recent developments to be able to maintain and develop market offset by industry’s readiness to meet the potential achievement of transportation on all modes of transport.5 percent in 2012. Selain itu adanya kebijakan penerapan keselamatan dan keamanan penumpang pada masingmasing moda transportasi juga mempunyai andil yang cukup besar dalam pergeseran arus penumpang tersebut. reaching 56. Hal tersebut membuat pasar penumpang semua moda transportasi di Indonesia semakin berkembang sehingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi bisnis yang menjanjikan bagi industri transportasi. menyelaraskan peraturan perundangundangan yang terkait dengan penyelenggaraan transportasi untuk memberikan kepastian hukum dan iklim usaha yang kondusif. harmonize legislation related to the organization of transportation in order to provide legal certainty and a conducive business climate. as well as aircraft modernization implementing safety and security services is high. The number of middle class rising significantly during the last five years i. Apalagi. What’s interesting is the trend of the number of passengers among the types of shift mode of transportation in the coming years. meningkatkan pelayanan. pembangunan transportasi diarahkan melalui pengembangan jaringan pelayanan secara inter dan antar moda. 1) Transportasi Darat Berbeda dengan moda transportasi lain. encourage all stakeholders to participate in the mode of transportation for the provision of services. tentunya diperlukan kepekaan. adaptasi dan kemampuan mengadopsi perkembangan terkini untuk bisa menjaga dan mengembangkan pasar yang diimbangi dengan kesiapan industri transportasi untuk memenuhi pencapaian potensi tersebut pada seluruh moda transportasi. certainly necessary sensitivity. Fenomena ini secara langsung dipengaruhi dan tidak dapat dilepaskan dari pertumbuhan ekonomi masyarakat pengguna jasa transportasi.

The movement of this mode of transportation directly impact revenue increase mandatory dues increase in motor vehicles (KBU) coming from ticket sales and passenger revenue increase mandatory contributions that come from maintaining A Token Number of the motor vehicle (VEHICLE LICENSE). pendidikan dan pelatihan dan pembinaan disiplin pemakai jalan.04 juta orang per hari serta pembangunan monorel yang dapat mengangkut 180 orang per kereta setiap hari. education and training and coaching discipline users path. karena secara langsung mendorong peningkatan penumpang moda transportasi umum. Pengangkutan penumpang dengan kapal laut masih tetap diperlukan. seperti busway. such as.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION fasilitas jaringan transportasi jalan terpadu serta peningkatan keselamatan lalu lintas meliputi aspek penegakan hukum. the development of the Mass public transport based od Bus Rapid Transit (BRT). The Government in 2011 has been the addition of means of transport in the form of targets the development of new and advanced dock crossing mainly provided for areas of islands in the eastern part of Indonesia that has yet to be served entirely by other modes of trnasportasi. the busway will increase the number of passengers evolutif. of a network of integrated facilities as well as an increase in road transport traffic safety covers aspects of law enforcement. pembangunan Mass Rapid Transportation (MRT) yang dapat mengangkut 1. Pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting yang memengaruhi perkembangan bisnis perusahaan angkutan umum. Infrastructure development be a critical factor affecting the company’s business development. Sebaliknya. Pergerakan moda transportasi ini berdampak langsung terhadap kenaikan peningkatan pendapatan iuran wajib Kendaraan Bermotor Umum (KBU) yang berasal dari penjualan tiket penumpang dan peningkatan pendapatan sumbangan wajib yang berasal dari pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK). 2) Sea Transportation Factors that encourage the growth of passenger transport modes is an extension and improvement of facilities and transport infrastructure. Pemerintah pada tahun 2011 telah mentargetkan penambahan sarana transportasi berupa pembangunan dermaga penyeberangan baru dan lanjutan terutama disediakan bagi wilayah-wilayah kepulauan di Indonesia bagian timur yang belum dapat dilayani sepenuhnya dengan moda trnasportasi lainnya. as well as providing a convenient public transport. construction of a Mass Rapid Transportation (MRT) which can transport the 1. Di Jakarta ada sejumlah rencana pengembangan transportasi massal antara lain pembangunan angkutan kereta api Bandara Soekarno Hatta. because public transport is directly encouraging an increase in passenger mode of public transportation. secara evolutif akan meningkatkan jumlah penumpang. In Jakarta there are numerous mass transportation development plans include the construction of a railway transport Soekarno Hatta Airport. Beside that. Carriage of passengers by sea vessels still warranted. 121 .04 million people per day as well as the construction of the monorail which can carry 180 people per train per day. keterbatasan penyediaan sarana transportasi umum dan kondisi kurang layaknya transportasi umum baik dari sisi pelayanan maupun jumlah armada memberikan potensi perpindahan moda dari angkutan umum ke mobil dan motor sehingga menimbulkan peningkatan kepemilikan dan pergerakan kendaraan pribadi. 2) Transportasi Laut Faktor yang mendorong pertumbuhan penumpang moda transportasi laut adalah perluasan dan perbaikan sarana dan infrastruktur transportasi laut. sekaligus menyediakan angkutan umum yang nyaman. Disamping itu pengembangan Sarana Angkutan Umum Massal berbasis jalan Bus Rapid Transit (BRT). mengingat geografis angkutan laut Indonesia sangat besar sehingga tidak semua tujuan dapat dijangkau oleh moda transportasi lainnya. given the geographic Indonesia seas transport very large so it is not all destinations can be reached by any other mode of transportation. On the contrary. the provision of a means of public transport limitations and conditions less like public transport both from the Ministry as well as the number of potential displacement mode gives the fleet of public transport to car and motorcycle ownership and giving rise to an increase in the movement of private vehicles.

The number of passengers of ocean freight in January-March 2012 experienced a decrease of 9. Jumlah penumpang kereta lokal yang terangkut tahun 2011 mencapai 20.6 juta orang atau naik dari tahun 2010 sebanyak 53. peningkatan sarana transportasi kereta api belum sebanding dengan peningkatan pada sarana transportasi lainnya. 4) Transportasi Kereta Api Sebaliknya terjadi fenomena yang sedikit berbeda terjadi pada transportasi kereta api.Maret 2012 mengalami penurunan sebesar 9.553 times (as of 2007) to be 678. Penumpang pesawat udara domestik secara signifikan mengalami peningkatan sebesar 5. exit maritime transport have facilities or adequate equipment that can support the implementation of the safety of the voyage. namun angkutan penumpang melalui moda transportasi laut pertumbuhannya semakin menurun. Although in general the port which is the primary key of the entry. so that passengers prefer to use air transport because it is so timesaving and affordable. The number of passenger trains local that is carried in 2011 reached 20. menyebabkan ditutupnya sebagian jalur kereta api yang potensial. Untuk angkutan penumpang jarak jauh transportasi kereta api telah semakin jauh tertinggal dengan angkutan transportasi udara.8 million in the period January to March 2012 u2013% compared with the same period last year. Expected this to happen. but the passenger transport by mode of transportation sea growth declined.8 juta orang pada periode Januari – Maret 2012 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. telah terjadi penambahan maskapai penerbangan swasta yang beroperasi di Indonesia.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Meskipun secara umum pelabuhan yang merupakan kunci utama dari keluar masuknya transportasi laut. there has been the addition of a private airline operating in Indonesia. karena beberapa maskapai penerbangan menetapkan tarif murah untuk rute-rute tertentu. Bahkan adanya pembukaan sarana jalan tol dibeberapa daerah.7 persen menjadi 12.5 juta orang. Dengan bertambahnya sarana transportasi udara dan diberlakukannya low cost carrier (LCC) sebagai strategi penetrasi pasar oleh perusahaan penerbangan memungkinkan adanya peningkatan jumlah penumpang pesawat udara.6 million people or increase from 2010 as much as 33. telah mempunyai fasilitas atau peralatan memadai yang dapat mendukung pelaksanaan keselamatan pelayaran. sedangkan pada periode Januari – Maret 2012 penumpang 4) Railway Transportation The opposite phenomenon occurs a little different happens on railway transport.6 million people when compared to the same period last year. causing some potential railroad.2 million people. Rata-rata peningkatan jumlah penerbangan naik dari 480.028 times in 2011 served 38 national airline. whereas in the period January-March 2012 passenger train 122 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . The domestic airplane’s passengers experienced significantly an increase of 5. 3) Aviation Transportation Since the Government reform national flights with rolling permits to the extent provided to private parties to establish airlines in 1999 and the opening of several Pioneer Airport. Meskipun merupakan sarana transportasi dengan komposisi yang lebih besar.6 juta orang jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.1 persen menjadi hanya 1. For long-distance passenger transport rail transport has been increasingly far behind with freight transport by air.1 per cent to just 1. Even the existence of means of opening the Highway closed in some areas. 3) Transportasi Udara Sejak pemerintah menggulirkan reformasi penerbangan nasional dengan mengijinkan seluasluasnya kepada pihak swasta untuk mendirikan perusahaan penerbangan pada tahun 1999 dan dibukanya beberapa bandara perintis. Jumlah penumpang angkutan laut pada Januari. With the increase of air transportation facilities and the establishment of low cost carrier (LCC) as a strategy for market penetration by the company allows an increase in the number of flight the airplane’s passengers.553 kali (tahun 2007) menjadi 678. Although it is a means of transport with a larger composition.7 per cent to 12. because some airlines set rates cheap for certain routes. The average increase in the number of flights up from 480.028 kali dalam tahun 2011 yang dilayani 38 maskapai penerbangan nasional. improved transportation facilities railway has not been proportional to the increase in other transportation facilities. sehingga penumpang lebih memilih menggunakan angkutan udara karena sangat menghemat waktu dan terjangkau. Diperkirakan hal ini terjadi.

In order to increase the train passenger.5 persen. while the 2014 expected as many as ten million foreign tourists will come to visit the places of tourism in Indonesia. Indonesia Tourism Sector Indonesia tourism growth is always on top of Indonesia’s economic growth and even exceeded the development of world tourism. Kalimantan dan Papua. increase of 0.5 persen. Di saat pertumbuhan pariwisata dunia hanya 4. With the huge growth. Rivers and lakes in the area have been able to contribute to areas that cannot be reached by other modes of transport. The role is very real perceived by community in several areas on the island of Sumatra.896 unit untuk melayani kapal-kapal sungai sebanyak 21. Pada tahun 2011 terdapat 125 sungai yang peruntukannya sebagai infrastruktur transportasi dengan panjang seluruhnya 30. sebanyak 245 juta 2. Sementara itu. 5) River.5 per cent.067 km. Peranannya sangat nyata dirasakan oleh masyarakat dibeberapa daerah di Pulau Sumatera. Dalam rangka meningkatkan penumpang kereta api PT Kereta Api Indonesia (Persero) berupaya memperbaiki pelayanan dengan merampungkan proyek jalur ganda kereta lintas utara jawa. Dalam tahun 2012 wisatawan mancenagara diperkirakan mencapai delapan juta orang.117 unit. bahkan dapat dikatagorikan sebagai transportasi tradisional. Danau dan Penyeberangan Transportasi sungai dan danau adalah transportasi yang sangat tua umurnya di Indonesia.896 River unit to serve as many river ships 21. Jumlah seluruh dermaga/ terminal angkutan sungai sebanyak 121 unit dan rambu sungai terpasang sebanyak 8. Kalimantan and Papua. realizing the superfast trains Argo Cahaya and to discipline the passenger who didn’t buy tickets 5) Transportasi Sungai. hemat energi dan polusi rendah dengan dampak kerusakan lingkungan kecil. merealisasikan kereta supercepat Argo Cahaya pada 2014 dan menertibkan penumpangpenumpang kereta yang tidak membeli tiket. b. 123 .035 km dan dapat dilayari 20.117 unit. tourism Indonesia in 2011 is able to achieve growth of 9. PT Kereta Api Indonesia (Persero) strives to improve service by taking a double line project trains cross the North Java. In the year 2012 foreign tourists expected to reach eight million people. Total number of docks/river transport terminal as many as 121 units and signs attached as 8. This mode of transportation that experience increased significantly as an indication of the growth of trade between the island and the presence of excellence caracteristic that capable to transport goods in bulk (bulk cargo). Sektor Pariwisata Indonesia Pertumbuhan pariwisata Indonesia selalu di atas pertumbuhan ekonomi Indonesia dan bahkan melebihi perkembangan pariwisata dunia. Moda transportasi ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebagai indikasi tumbuhnya perdagangan antar pulau dan adanya keunggulan karateristiknya yang mampu mengangkut barang dalam jumlah besar (bulk cargo). as many as 245 million domestic tourists in 2011 travel tours or on average there is a tour done twice a year especially when going on a long vacation periods. Sungai dan danau di daerah tersebut telah mampu memberi kontribusi bagi wilayah yang tidak dapat dijangkau oleh jenis transportasi lain. mempunyai prospek yang baik terhadap kedatangan wisatawan mancanegara di Indonesia. Lake and Cross Tranportation Transport of rivers and lakes is a very old transportation in Indonesia. Dengan pertumbuhan yang besar tersebut.5 per cent. even can be categorized as traditional transport .22 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. energy-efficient and low-pollution with the impact of environmental damage is small. has a good prospect of the arrival of foreign tourists in Indonesia.22 per cent when compared to the same period last year. In 2011 there are 125 rivers as a transportation infrastructure with a length of 30.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION kereta api naik tipis sebesar 0.067 km. At a time when world tourism growth is only 4. sementara tahun 2014 diharapkan sebanyak sepuluh juta wisatawan mancanegara akan datang mengunjungi tempat-tempat pariwisata di Indonesia.035 km and entirely navigable 20. Meanwhile. pariwisata Indonesia pada tahun 2011 mampu mencapai pertumbuhan 9.

1 persen. diversifikasi kedatangan wisatawan mancanegara dan diversifikasi bentuk pariwisata melalui pengembangan wisata kuliner. The prospect of passenger transport for the whole mode of transportation is expected also to keep increasing. baik dalam kenyamanan. spa dan kecantikan. c.22 persen dan penumpang kendaraan umum naik 10. diversified foreign tourists arrivals and tourism through the development of diversified forms of culinary tours. Dengan adanya peningkatan pertumbuhan pariwisata Indonesia pada tahun-tahun mendatang ikut memberikan prospek bisnis bagi PT Jasa Raharja (Persero) terutama berkaitan dengan penerimaan iuran wajib (IW) dan penerimaan sumbangan wajib (SW). Pergerakan pertumbuhan penumpang pada semua moda transportasi ini akan terus berlanjut. The potential of Lebaran Transportation The improvements of Lebaran transportation every year is the potential business for PT Jasa Raharja (Persero) in regard to the compulsory contribution income 124 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . recreation and sports. a potential cruise. though its growth rate varies depending on the conditions of each mode of transport itself. then in January – March 2012 there is an increase in air transport sector of passengers that is recorded a 5. When compared with the same period in 2010. d. belanja. the Government conducts a diversified strategy places a tourist destination by setting ten tourist destinations that will be focused. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010. Prospek angkutan penumpang untuk seluruh moda transportasi diperkirakan juga tetap meningkat melihat data beberapa tahun belakangan yang menunjukkan peningkatan secara konsisten. kecepatan layanan maupun harga yang kompetitif. walaupun tingkat pertumbuhannya berbeda-beda tergantung dari kondisi masing-masing moda transportasi itu sendiri. seeing the data in recent years indicating increased consistently. changing patterns of life and the emergence of intercultural business areas. d. pembangunan infrastruktur transportasi.7 persen. except the passengers of mode of sea transportation down by 9. given the company’s domestic flights more can benefit passengers.59 percent. maka pada Januari – Maret 2012 disektor angkutan udara mencatat ada kenaikan penumpang sebesar 5. kecuali penumpang moda transportasi angkutan laut turun sebesar 9. With an increase in the growth of tourism in Indonesia in the coming years give the business prospects for PT Jasa Raharja (Persero) especially that related with the acceptance of mandatory dues (IW) and acceptance of mandatory contributions (SW). Pemerintah melakukan strategi diversifikasi tempat tujuan wisata dengan menetapkan sepuluh destinasi wisata yang akan dijadikan fokus.7 per cent. c. The movement of passenger growth at all of this mode of transportation will continue.22 percent and passenger public transportation increase 10. the development of transport infrastructure. perubahan pola hidup masyarakat dan tumbuhnya bisnis antar daerah. Potensi Angkutan Lebaran Peningkatan angkutan lebaran setiap tahun merupakan potensi bisnis bagi PT Jasa Raharja (Persero) dalam kaitan dengan peningkatan pendapatan iuran wajib. mengingat perusahaan penerbangan domestik lebih dapat memberi manfaat bagi penumpang. potensi pelayaran (cruise). spa and beauty.59 persen. secara konsisten memacu pertumbuhan penumpang angkutan umum. Potential of the Transport Passengers With the rise of Indonesia’s economic growth.1 percent. Potensi Angkutan Penumpang Dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. rekreasi dan olahraga. both in the convenience. speed and service at competitive prices. To provide a tourist attraction. Untuk memberikan daya tarik wisata. spur growth consistently passenger public transport.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION orang wisatawan domestik tahun 2011 melakukan perjalanan wisata atau rata-rata ada perjalanan wisata yang dilakukan dua kali setahun terutama ketika terjadi masa liburan yang panjang. penumpang kereta api terdapat kenaikan sebesar 0. shopping. there is an increase on trains passenger of 0.

03 juta orang. auto sales as much as 765 k units and sales of motorcycles reached 7. 125 . Diperkirakan tahun 2012 penumpang semua moda transportasi akan menjadi 15. Predicted in 2012. Bertambahnya populasi kendaraan bermotor berdampak secara langsung pada prospek penerimaan sumbangan wajib (SW) di tahun mendatang sangat besar. Hingga akhir 2010. including motorcycles are expected to remain high despite the conditions of the loan to value ratio of Bank Indonesia issued in mid-March and then set the proportion of loans against collateral value by raising the minimum down payment of 25 percent of the price of the vehicle. For 2011 the number of passenger transport for all modes of transport on Idul fitri as many as 14. Potential market of motor vehicle The Improving of purchasing power and the shifting phase of the needs of the community.49 million people or 7.40 juta unit atau naik 15%.40 juta unit. Population of motor vehicle in Indonesia is expected to continue to grow along with the increased purchasing power of the public that now has hit Indonesia’s per capita income in level 3. Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia pertumbuhan kendaraan roda dua meningkat rata-rata 19. increased. Potensi Pasar Kendaraan Bermotor Membaiknya daya beli dan terjadinya pergeseran fase kebutuhan masyarakat.49 juta orang atau naik 7.14 persen dari tahun 2010 sebanyak 13. environmentally friendly and competitive selling price.35 million people or rise 10.40 million units. Until the end of 2010. given the increased sales of new cars in 2011 reach 893 thousand units and sales of motorcycles reached 8. the increasing number of motor vehicles driven by ease lending by the banking industry and vehicle finance companies (multi finance) as a form of channeling consumption. Kebijakan ini telah mendapatkan respons positif dari produsen otomotif dengan hadirnya kendaraan bermotor (mobil dan sepeda motor) jenis baru dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. According to the Motorcycle Industry Association data Indonesia growth two-wheeled vehicles is increasing an average of 19. In addition. The growing population of motor vehicle give direct impact on the prospects of receiving compulsory contributions (SW) that would be enormous in the coming years.03 million people. Pemerintah telah menetapkan kebijakan khusus dalam industri otomotif nasional dengan mendorong produsen otomotif untuk memprioritaskan produksi jenis mobil yang hemat energi. the Government has established specific policies in the national automotive industry by encouraging the production of automotive manufacturers to prioritize the kind of car that is energy efficient. penjualan mobil sebanyak 765 ribu unit dan penjualan sepeda motor mencapai 7. mengingat peningkatan penjualan mobil baru pada tahun 2011 mencapai 893 ribu unit dan penjualan sepeda motor mencapai 8.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION Selama tahun 2011 jumlah penumpang angkutan lebaran untuk semua moda transportasi sebanyak 14.92 persen. e.35 juta orang atau naik 10. Request credit vehicles. Populasi kendaraan bermotor di Indonesia diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan peningkatan daya beli masyarakat Indonesia yang sekarang telah mencapai pendapatan per kapita di level 3.2 per cent per year and 75 percent of them using the loan facility. ramah lingkungan dan harga jual yang kompetitif. termasuk sepeda motor diperkirakan akan tetap tinggi meski ada ketentuan loan to value ratio yang dikeluarkan Bank Indonesia pada pertengahan Maret lalu yang mengatur proporsi pinjaman terhadap nilai agunan dengan menaikkan batas minimal uang muka sebesar 25 persen dari harga kendaraan.14 percent from 2010 as much as 13.550 US dollars/year.550 dollar AS/tahun. bertambahnya jumlah kendaraan bermotor didorong oleh kemudahan pemberian kredit kendaraan oleh perbankan maupun industri perusahaan pembiayaan (multi finance) sebagai salah satu bentuk penyaluran pinjaman konsumsi. This policy has gained a positive response from automotive manufacturers with the presence of such motor vehicles (cars and motorcycles) a new kind of at an affordable price to the community.92 per cent up. Permintaan kredit kendaraan.40 million units or up 15%. Disamping itu. that all passenger transportation of all mode of transportation will become 15.2 persen pertahun dan diantaranya 75 persen menggunakan fasilitas pinjaman. e.

landslides and the wind cried cause of damage to the transportation infrastructure such as bridges. Perubahan iklim dan dampak yang ditimbulkannya memberikan pengaruh terhadap pergerakan arus penumpang. yang pada akhirnya dapat menghambat pelayanan terhadap para pengguna jasa angkutan kapal laut serta kebakaran hutan akan menimbulkan asap tebal yang berdampak pada operasional transportasi udara berupa penundaan jadwal penerbangan karena adanya penurunan jarak pandang dan kerusakan fasilitas. Pengaruh Perubahan Iklim Pola cuaca dan iklim yang akhir-akhir ini mengalami ketidakberaturan memberikan dampak yang signifikan terhadap operasional semua moda transportasi. which ultimately could hinder its service to the users of transport services ocean liner as well as forest fires will cause thick smoke that had a significant impact on air transport operations in the form of flight delays due to decreased visibility and the damage to the facility. terendamnya akses dan fasilitas dermaga akibat kenaikan muka air laut akan mempersulit akses menuju pelabuhan dan dermaga. 17 of 1965 concerning the implementation of the provisions Mandatory Accident Fund Pertangungan passengers. Mandatory Dues Aircraft (IWPU) and Mandatory Dues of railway (IWKA). Mandatory dues is paid insurance premiums by the passengers who use the tool passenger transport classified into General motor vehicle Compulsory Dues (IWKBU). so influential to the movement of means of transport by land. sehingga berpengaruh terhadap pergerakan sarana transportasi darat. Condition of flooding. menimbulkan hujan lebat yang berpotensi terjadinya banjir dan tanah longsor. The Impact of Climate Changes Weather patterns and climate that is lately experiencing the irregular gave a significant impact on the operations of all modes of transport. tanah longsor dan angin puting beliung menimbulkan kerusakan pada infrastruktur transportasi seperti jembatan. Iuran Wajib Kapal Laut ( IWKL ). mengganggu jadwal operasional kapal dan menimbulkan pengaruh terhadap keselamatan angkutan penyeberangan yang melayani lalu lintas antar pulau. Mandatory Dues naval vessels (IWKL). submerged the access and facilities as a result of an increase in advance of Pier sea water would undermines access to ports and harbours. 38 of 1964 concerning Compulsory Accident Fund Assured Passengers juncto Government Regulation No. disrupting the operational schedule of cruise ships and cause an impact on the safety of transport crossings serving traffic between islands. so that directly affect acceptance of mandatory dues Fund Compulsory Passenger Accident Coverage as stipulated in Act No. 126 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Climate change and the impact that is influenced on passenger movements. cause the heavy rain that potentialy can cause the flood and landslide. high waves hampered the activity. cause the highwave that potentialy will submerge the access and facilities of the dock and cause the forest fire that potential cause the smokes and other impacts that can disturb the operational of all transportation mode. sehingga secara langsung mempengaruhi penerimaan iuran wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang juncto Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 1965 tentang Ketentuan-ketentuan Pelaksanaan Dana Pertangungan Wajib Kecelakaan Penumpang. antara lain: Perubahan cuaca ekstrim yang menimbulkan perubahan arah angin berpotensi terjadinya angin puting beliung dan badai lokal. f. among other The extreme weather change that cause the change of wind direction potentialy turn to be a stormwind and local storm. tingginya gelombang laut menghambat aktivitas pelayaran.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION f. jalan dan rel kereta api. Kondisi banjir. menimbulkan tingginya gelombang laut yang berpotensi terendamnya akses dan fasilitas dermaga serta menimbulkan kebakaran hutan yang berpotensi terjadinya asap serta dampak lainnya yang mengganggu operasional seluruh moda transportasi. Iuran Wajib Pesawat Udara ( IWPU ) dan Iuran Wajib Kereta Api ( IWKA ). roads and railroads. Iuran Wajib merupakan premi asuransi yang dibayarkan oleh para penumpang yang menggunakan alat angkutan penumpang yang diklasifikasikan menjadi Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum ( IWKBU ).

will give a negative effect to the purchase of a motor vehicle which is done through a system of bank credit or financing companies. are: a. Dalam pengelolaan korporasi. Rules of the Ministry of finance and Bank Indonesia No. 2) Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-06/MBU/2011 tentang Pedoman pendayagunaan aktiva tetap Badan Usaha Milik Negara. Kementerian BUMN pada tahun 2010-2012 telah menerbitkan serangkaian kebijakan dalam bentuk peraturan/keputusan Menteri Negara BUMN. 14/10/DPNP dated 15 March 2012 about the application of risk management in a Bank Doing the granting of Mortgages and the credit of the motor vehicle set up a down payment of at least 25 percent of the credit for the purchase of two-wheeled motor vehicle. diantaranya: 1) Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER01/MBU/2011 tentang Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) pada BUMN sebagai pengganti Keputusan Menteri BUMN Nomor KEP117/M-MBU/2002. of whom about half done with a 10 percent down payment. for a minimum of 30 per cent for the purchase of four-wheeled motor vehicles (nonproductive purposes) and a minimum of 20 per cent for the purchase of four-wheeled motor vehicle/more productive for the purposes.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION 9. karena masyarakat harus menyediakan uang muka yang cukup. Aturan Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia Nomor 14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor mengatur uang muka kredit minimal 25 persen untuk pembelian kendaraan bermotor roda dua. for as long as this purchase motor vehicles especially for motorcycle purchase credit reached 75 percent. Penerapan ketentuan batasan minimal uang muka kredit yang diberlakukan mulai pertengahan Juni tahun 2012. Kementerian BUMN pada tahun 2010-2012 telah menerbitkan serangkaian kebijakan dalam bentuk peraturan/keputusan Menteri Negara BUMN. 2) Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-06/MBU/2011 tentang Pedoman pendayagunaan aktiva tetap Badan Usaha Milik Negara. minimal 30 persen untuk pembelian kendaraan bermotor roda empat (keperluan non produktif) dan minimal 20 persen untuk pembelian kendaraan bermotor roda empat/lebih untuk keperluan produktif. adalah: a. PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN THE LAW AND REGULATION CHANGE Peraturan perundang-undangan yang secara langsung berpengaruh terhadap kegiatan operasional perusahaan baik yang mendukung dan mengancam keberadaan PT Jasa Raharja (Persero). PT Jasa Raharja therefore (Persero) hopes the enactment of minimum cash advance credit rules of motor vehicles carried out starting next year in 127 . Dalam pengelolaan korporasi. Karena itu PT Jasa Raharja (Persero) berharap pemberlakuan aturan uang muka minimum kredit kendaraan bermotor Laws and regulations that directly affect the operational activities of the company both in favor of and threatened the existence of PT Jasa Raharja (Persero). will reduce income from dues mandatory donation sector. akan mengurangi pendapatan iuran dari sektor sumbangan wajib. diantaranya: 1) Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER01/MBU/2011 tentang Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) pada BUMN sebagai pengganti Keputusan Menteri BUMN Nomor KEP117/M-MBU/2002. 3) Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-04/MBU/2011 tentang indikator penilaian tingkat kesehatan Badan Usaha Milik Negara jasa keuangan bidang usaha perasuransian dan jasa penjaminan b. because the public should provide sufficient cash advance. 3) Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-04/MBU/2011 tentang indikator penilaian tingkat kesehatan Badan Usaha Milik Negara jasa keuangan bidang usaha perasuransian dan jasa penjaminan b. Application of the provisions of the minimum down payment credit enacted starting mid June 2012. sebab selama ini pembelian kendaraan bermotor terutama pembelian sepeda motor secara kredit mencapai 75 persen. Kondisi ini sekaligus berdampak serius bagi industri kendaraan bermotor. akan memberikan efek negatif terhadap pembelian kendaraan bermotor yang dilakukan melalui sistem kredit bank atau perusahaan pembiayaan. Bagi PT Jasa Raharja (Persero) menurunnya penjualan kendaraan bermotor. For PT Jasa Raharja (Persero) decrease in motor vehicle sales. This condition is at once a serious impact to the industry of motor vehicles. diantaranya sekitar separuhnya dilakukan dengan uang muka 10 persen.

sangat diperlukan bagi perusahaan sebagai upaya perusahaan menjaga reputasi dan untuk meningkatkan kinerja atas pengelolaan perusahaan sehingga mampu mempertahankan keberadaan dan keberlangsungan bisnisnya. considering the accident protection insurance of the General passenger held by PT Jasa Raharja (Persero) is a basic protection. devise strategies for marketing services and communication. Pemberlakuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 tahun 2011 jo Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 92 tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara yang mewajibkan memberikan asuransi kepada penumpang korban kecelakaan udara minimal 100. karena selama ini tanggungan penumpang pesawat asal Indonesia mendapat perlakuan berbeda dengan warga negara lain. PT Jasa Raharja (Persero) supports the enactment of this provision as additional insurance. c. 92 in 2011 about the responsibility of air transport Carrier that provides insurance to passengers requiring victims of air crash at least 100. mengingat asuransi perlindungan kecelakaan penumpang umum yang diselenggarakan PT Jasa Raharja (Persero) merupakan perlindungan dasar. Survey kepuasan masyarakat tersebut menghasilkan dua sudut pandang masyarakat yang berbeda. posisi penilaian Knowing tendency that change (trend) “Level of communities satisfaction and the amelioration or improvement that have been done”. 10. KEPUASAN MASyARAKAT COmmUNITIES SATISFACTION Mengetahui kecenderungan perubahan (trend) “Tingkat kepuasan masyarakat dan perubahan perbaikan atau peningkatan yang sudah dilakukan”. At least the victims of a plane crash in the future Gets a stipend equal or close to that used by international airlines. namely: In the community are already receiving benefits insurance from PT Jasa Raharja (Persero). menyusun strategi pemasaran dan komunikasi. memonitor aktifitas yang dilakukan perusahaan. decision making in improving the performance of the company and the company’s internal improvement.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION dilaksanakan mulai tahun depan agar bisa menjadi acuan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran perusahaan tahun 2013. Rencana pemerintah menambah tanggungan asuransi dalam penerbangan dimaksudkan untuk mendekatkan dengan standar internasional. PT Jasa Raharja (Persero) mendukung pemberlakuan ketentuan ini sebagai asuransi tambahan. already performed indispensable for the company as an effort to improve the reputation and performance keep top management of a company so to maintain the sustainability of the existence and business.000 US dollars as well as insurance against aircraft and flight punctuality guarantee integrity (broken or lost) luggage items.000 dollar AS serta asuransi terhadap ketepatan waktu penerbangan pesawat dan jaminan keutuhan (rusak atau kehilangan) bagasi barang. meningkatkan citra perusahaan dalam memperoleh kepercayaan masyarakat. the position of community 128 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . yaitu: Pada masyarakat yang sudah menerima manfaat asuransi dari PT Jasa Raharja (Persero). order to become a reference in the preparation of work plan and budget companies by 2013. Setidaknya korban kecelakaan pesawat pada masa mendatang mendapat santunan yang sama atau mendekati yang digunakan oleh maskapai internasional. The enactment of regulation of the Minister of transportation Number 77 2011 jo Ministers of transportation Regulation No. The Government plans to add dependents for insurance on a flight intended to be closer to international standards. c. This community satisfaction survey results in two different public vantage point to the existence of PT Jasa Raharja (Persero). Dalam tahun 2011 PT Jasa Raharja (Persero) melakukan survey kepuasan masyarakat sebagai dasar kebijakan untuk menyusun strategi pelayanan. as currently dependent passengers aircraft from Indonesia got different treatment with citizens of other countries. pengambilan keputusan dalam meningkatkan kinerja perusahaan dan perbaikan internal perusahaan. monitors the activities carried out. raise the corporate image of companies in gaining public confidence. In 2011 PT Jasa Raharja (Persero) did a survey of community satisfaction as the basis for policy to strategize.

b. The awareness of society against PT Jasa Raharja (Persero) is only limited to its existence. while that’s already been interacted tend to have positive perception. Keterbatasan jumlah SDM di Kantor Perwakilan Samsat membawa dampak rendahnya kepedulian terhadap pelayanan. yang tidak disertai dengan meningkatnya pengetahuan dan perilaku mengenai keselamatan di jalan raya cenderung mendorong terjadinya lebih banyak lagi kasus kecelakaan lalu lintas. but in the service received and inform management procedures can not be postponed time claim due to its very urgent. tetapi pelayanan dalam menerima dan menginformasikan prosedur pengurusan klaim tidak dapat ditunda waktunya karena sifatnya sangat urgent. PT Jasa Raharja (Persero) has conducted a variety of dimensions and indicators identification strategies relating to increased effort and 129 . The understanding of the community of forms of civil service PT Jasa Raharja (Persero) in considered tend to be stiff. Hal ini tercermin dari perolehan nilai kepuasan masyarakat sebesar 28. The community does not yet have a comprehensive and intact perception regarding the role and responsibility of PT Jasa Raharja (Persero).80 persen Dari ke dua posisi penilaian masyarakat di atas. Masyarakat belum memiliki persepsi yang komprehensif dan utuh mengenai peran dan tanggung jawab PT Jasa Raharja (Persero).70 persen. Its impact is a community that had never interacted tend to have negative perception to the service of PT Jasa Raharja (Persero). Hal ini tercermin dari perolehan nilai kepuasan masyarakat sebesar 52. From the position of the community assessment above. The growth rate of the motor vehicle. Potential for increased cases of traffic accidents and transportation in the future. c. sementara yang sudah pernah berinteraksi justeru cenderung berpersepsi positif. Potensi peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas dan transportasi di masa mendatang sangat besar. there are several critical points of service PT Jasa Raharja (Persero) which still need to be followed up. Dampaknya adalah masyarakat yang belum pernah berinteraksi cenderung berpersepsi negatif terhadap pelayanan PT Jasa Raharja (Persero). posisi penilaian kepuasan masyarakat lebih didasarkan pada kondisi yang lebih bersifat emosional yaitu “Perusahaan yang peduli terhadap korban kecelakaan lalu lintas”. which was not accompanied by an increase in knowledge and behaviour regarding safety on the roadways is likely to encourage the occurrence of more cases of traffic accidents. yaitu: a. the public perception arises when people experience a traffic accident. d. terutama sepeda motor yang sangat agresif. namely: a. Atas titik kritis di atas. karena pelayanan PT Jasa Raharja (Persero) didasarkan kepada undang-undang yang baku. especially a very aggressive motorcycle. In the community who have never received the benefits of insurance from PT Jasa Raharja (Persero). Pemahaman masyarakat terhadap bentuk pelayanan umum PT Jasa Raharja (Persero) dinilai cenderung kaku. This is reflected from the acquisition value of community satisfaction 28. d. Often the differences of perception occur because of perceptions and desires of the community contrary to provisions that had been set in the legislation. sementara harapan masyarakat didasarkan atas persepsi yang kondisinya sangat dinamis. because the service of PT Jasa Raharja (Persero) is based on legislation.70 percent. the position of community satisfaction assessment based on conditions that are more more emotional nature that is “companies that care about the victims of traffic accidents”. Pada umumnya. Tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor. Walaupun frekuensi kasus kecelakaan lalu lintas tidak terlalu tinggi. Although the frequency of cases of traffic accidents is not too high. terdapat beberapa titik kritis dari pelayanan PT Jasa Raharja (Persero) yang masih perlu ditindak lanjuti. Awareness masyarakat terhadap PT Jasa Raharja (Persero) hanya sebatas keberadaannya saja.80 per cent. Limitations on the amount of human resources in Samsat representative offices has the impact to carry low concern against the service.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION kepuasan masyarakat lebih didasarkan pada kondisi yang lebih bersifat rasional yaitu “Pelayanannya baik dan memuaskan”. PT Jasa Raharja (Persero) telah melakukan identifikasi berbagai dimensi dan indikator strategi yang berkaitan dengan upaya peningkatan satisfaction assessment based on conditions that are more more rational nature that is good and satisfactory Service. persepsi masyarakat timbul ketika masyarakat mengalami kecelakaan lalu lintas. c. b. In General. while expectations are based on the perception that his condition is very dynamic. Over the critical point above. Seringkali perbedaan persepsi terjadi karena persepsi dan keinginan masyarakat bertentangan dengan ketentuan yang telah di atur dalam undang-undang. Pada masyarakat yang belum pernah menerima manfaat asuransi dari PT Jasa Raharja (Persero). This is reflected from the acquisition value of community satisfaction 52.

1. Knowledge management menggunakan web based dan SMS. Community complaint database 1. 2. Membuat manual untuk penanganan dini secara mudah untuk masyarakat. To improve socialization program to the communities in a easy and simple way. Kemudahan memperoleh informasi prosedur pelayanan The ease of obtaining the information service procedures Strategi Perbaikan Improvement Strategies Strategi Komunikasi Pelayanan Communications Service strategies improved corporate image service to do repair and improvement process. Membuat pemetaan data masyarakat. 2. 1. To ease service procedures 3. Membuat marketing plan. To improve the communications procedures service 2. Meningkatkan sistem database masyarakat. To increase the cooperation to ease service procedures 2. Mengkomunikasikan secara lebih intensif saluran komunikasi yang mudah di ingat.ANALISA PEMBAHASAN DAN MANAJEMEN MANAGEMENT ANALYSIS AND DISCUSSION pelayanan dan peningkatan citra perusahaan untuk dilakukan perbaikan dan penyempurnaan proses. The speed of the service of the field officer / Customer service Kecepatan dan tanggap dalam menyelesaikan masalah The speed and responsive in problem solving Kecepatan penyelesaian manfaat asuransi The speed of the settlement of the insurance benefit 5. 1. Kejelasan alur dalam prosedur pelayanan The clarity rute in the service procedures Pelayanan yang mudah dan tidak berbelitbelit The easy and direct services Strategi peningkatan akses pelayanan The improvement strategies of service access Strategi peningkatan kerja sama dan komunitas The strategies of the improvement of the cooperation and communities Strategi peningkatan kompetensi The Strategies of the increasing of competency Strategi database masyarakat Communities Database strategies Strategi peningkatan database keluhan masyarakat Strategies to increase communities complaint database Strategi peningkatan koodinasi Strategies to increase coordination 3. To make marketing plan 1. Meningkatkan program komunitas dan sponsorships. Meningkatkan kerjasama untuk mempermudah prosedur pelayanan. 4. Mempermudah prosedur pelayanan. To increase quality and quantity of service 1. Meningkatkan pemantauan tingkat kecelakaan. To increase communities program and sponsorships 1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan. Jumlah manfaat asuransi yang diberikan The total of insurance benefit that be given Koordinasi pekerjaan yang dilakukan The coordination of current work Strategi evaluasi regulasi Strategies of regulation evaluation Strategi peningkatan koordinasi The strategies of increasing the coordination 9. Mempelajari segmentasi masyarakat. Kecepatan pemenuhan kebutuhan masyarakat The speed of the fulfillment the need of the communities Kecepatan pelayanan petugas lapangan/customer service. yaitu: No. Meningkatkan kompetensi. 3. To communicate intesivelly the communications channel that easy to remember 4. 1. 1. Memperbaiki komunikasi prosedur pelayanan. To increase internal coordination 2. 2. Do the evaluation to the total donation and compensation that given 2. 7. To increase communities database system 2. 130 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . To increase the compentency 2. Meningkatkan pelayanan melalui “mobile insurance terpadu” yang dapat bergerak cepat. 1. To increase the coordination internally 3. 2. Melakukan evaluasi terhadap jumlah iuran dan santunan yang diberikan. To study the communities segmentation 2. To make the integrated promotion strategies 3. 2. To increase the service through ‘integrated mobile insurance” that can be fast moving 8. 4. Variabel Kualitas Pelayanan Variable of Quality Service 1. Meningkatkan keahlian petugas lapangan/ customer service. To increase the capability of customer service 2. 1. 1. 1. 4. To increase the cooperation of regulator 1. Make the quick and simple report of problem format 3. Membuat format laporan problem yang sederhana dan cepat. 3. 1. Meningkatkan program sosialisasi kepada masyarakat dengan cara mudah dan sederhana. Database keluhan masyarakat. Meningkatkan koordinasi secara internal. 3. 3. To increase accident level monitoring 4. 3. 2. Meningkatkan kualitas petugas lapangan/customer service. 2. Membuat strategi promosi yang terintegrasi. Meningkatkan kerjasama dengan regulator. Knowledge management using web based and SMS 1. 2. 2. 4. To increase the quality of costumer service officer 2. Make a communities data mapping 1. namely: Program Tindak Lanjut Follow-up Program 1. Make the manual of easy early handling for the communities 3. Meningkatkan koordinasi secara internal. 2. To increase the group meeting to smoothen the coordination with many parties 4. 6. Meningkatkan group meeting untuk memperlancar koordinasi dengan berbagai pihak.

TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE 132 134 188 195 201 Pendahuluan Introduction Organ Perusahaan Company Organ Kode Etik Code Of Conduct Aktifitas Pendukung GCG GCG Supporting Activities Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility .

b. Implementation of GCG at PT Jasa Raharja (Persero) in 2011 refers to Joint Decision the Board of Commissioners and Board of Directors of PT Jasa Raharja (Persero) No: KEB/K/1/2011 and KEB/3/2011 dated June 30. 132 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Memaksimalkan nilai PT Jasa Raharja (Persero) dengan cara meningkatkan prinsip keterbukaan. KEPEMILIKAN PEDOMAN GCG THE OWNER OF GCG GUIDELINES Pelaksanaan GCG di PT Jasa Raharja (Persero) di tahun 2011 mengacu pada Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT Jasa Raharja (Persero) Nomor: KEB/K/1/2011 dan KEB/3/2011 tanggal 30 Juni 2011 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance) dan Pedoman Perilaku (Code of Conduct) sebagai instrumen penerapan Good Corporate Governance (GCG). akuntabilitas. accountability. bertanggung jawab. trustworthy. dapat dipercaya. To maximize the value of PT Jasa Raharja (Persero) in a way to improve the principles of transparency. 2. transparent and efficient as well as empower functionality as well as increase the independence of the organs of the company. The implementation of GCG in PT Jasa Raharja (Persero) has an objectives: a. TUJUAN GCG THE OBJECTIVES OF GCG Implementasi GCG di PT Jasa Raharja (Persero) bertujuan untuk : a. transparan dan efisien serta memberdayakan fungsi serta meningkatkan kemandirian Organ Perusahaan.TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE Pendahuluan Introduction 1. Mendorong pengelolaan PT Jasa Raharja (Persero) secara professional. dan adil agar perusahaan memiliki daya saing yang kuat baik secara nasional maupun internasional. responsibilities and fair so that the company have strong competitiveness both nationally and internationally b. 2011 on Guidelines for Corporate Governance (Code of Corporate Governance) and the Code of Conduct as a tool for the implementation of Good Corporate Governance (GCG). Encourage the management of PT Jasa Raharja (Persero) in a professional.

and ind order to implement GCG that the relation between company organ will increase the point plus to the company. Organ perusahaan dalam membuat keputusan dan menjalankan tugas dilandasi oleh itikad baik dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. and Board of Directors. as well as awareness of corporate responsibility towards stakeholders. Organ Perusahaan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dewan Komisaris. c. serta kesadaran akan adanya tanggung jawab perusahaan terhadap pemangku kepentingan. Masing-masing organ perusahaan selalu menghormati dan bertindak sesuai fungsi dan peranan masing-masing atas dasar prinsip kesetaraan dan saling menghargai. Law No. Encourages Organ Company in making decisions and run actions based on high moral values and adherence to the laws and regulations in force. Company Organ consists of General Shareholder Meeting. In making the decisions and perform tasks. the Company Organ is based on good faith that would be adherence to moral values and ethics and compliance with laws and regulations. PER-01/MBU/2011 about the implementation of Good Corporate Governance (GCG). Mendorong agar Organ Perusahaan dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Each organs of the company are always respect and act in accordance with the function and role of each based on the principle of equality and mutual respect. STRUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN GCG STRUCTURE Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. e. as well as awareness of the social responsibility of PT Jasa Raharja (persero) of stakeholders as well as environmental sustainability PT Jasa Raharja around (Persero).TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE c. d. undang-undang Nomor 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor PER-01/ MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG). Meningkatkan iklim investasi nasional. Board of Commisioners. in accordance with the GCG Structure such as: Rapat Umum Pemegang Saham General meeting of Shareholders Dewan Komisaris Board of Commissioners Direksi Board of Directors • Sekretaris Dewan Komisaris Secretary of the Board of Commissioners • Komite Audit Audit Committee • Sekretaris Perusahaan The Company Secretary • Satuan Pengawasan Intern Internal Audit Unit • Komite investasi Investment Committee • Komite Pengarah Tekonologi Informasi Steering Committee on Information technology weapons • Dewan Pertimbangan Jabatan Advisory Council Position • Sistim Pengendalian Intern Internal Control System • Manajemen Risiko Risk Management • Corporate Sosial Responsibility Corporate Sosial Responsibility 133 . Meningkatkan kontribusi PT Jasa Raharja (Persero) dalam perekonomian nasional. serta kesadaran akan adanya tanggung jawab social PT Jasa Raharja (persero) terhadap stakeholders maupun kelestarian lingkungan di sekitar PT Jasa Raharja (Persero). e. dan dalam rangka penerapan GCG bahwa hubungan antar organ perusahaan akan meningkatkan nilai tambah terhadap Perusahaan. d. 3. To increase the national investment climate. Increase the contribution of PT Jasa Raharja (Persero) in the national economy. sesuai dengan struktur tata kelola Perusahaan sebagai berikut: Based on Law No. 40 Year 2007 regarding Limited Company. dan Direksi.19 year 2003 regarding State-Owned Enterprises and the regulation of State-Owned enterprise minister No.

2) Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa merupakan Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan sewaktu-waktu jika dipandang perlu untuk menetapkan atau memutuskan hal-hal yang tidak dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. dimana RUPS RKAP Tahun 2011 dilaksanakan pada tanggal 30 Desember 2010. was held not later than 30 days after current fiscal year. baik kepada Dewan Komisaris maupun kepada Direksi. where RKAP General Shareholder Meeting year 2011 was implemented on December 30. The application of Annual General Shareholder Meeting is as follow: 1) General Shareholder Meeting regarding the ratification of Annual Report. 3) Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa diadakan setiap saat. dimana RUPS Laporan Tahunan tahun buku 2011 dilaksanakan pada tanggal 25 April 2012. jika dianggap perlu oleh Direksi dan/atau Komisaris dan/atau Pemegang Saham. b. if considered as necessary by Board of Director and/or Board of Commisioner and /or Stakeholder. 2010 3) Extraordinary General Shareholder Meeting can be held at any time. a. Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan adalah sebagai berikut : 1) Rapat Umum Pemegang Saham tentang pengesahan Laporan Tahunan. dilaksanakan paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah tahun anggaran berjalan. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM GENERAL SHAREHOLDERS mEETING Rapat Umum Pemegang Saham merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dari perusahaan. a. dilaksanakan paling lambat 6 bulan setelah penutupan tahun buku yang bersangkutan. 2) General Shareholder Meeting regarding the ratification of Company Work Plan Budget (RKAP). held not later than 6 months after the closure of financial year concerned. which was held as the written request of the Stakeholder by attaching the thing that will be discussed 134 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .Organ Perusahaan Company Organ 1. both to the Board of Commissioners and to the Board of Directors. yang tidak dapat diganti/disubstitusi oleh siapapun. Implementation Of general meeting of shareholders according to the authorities is : 1) Annual general shareholder meeting is the meeting of shareholders that is held annually both to certify the annual report and work plan and budget of the company. General shareholder meeting is the supreme power of the company’s shareholders. 2) Extraordinary general shareholder meeting is a General Shareholder meeting that was held at any time if it deems it necessary to establish or decide things that are not done in the Annual General shareholders meeting. yang diselenggarakan atas permintaan tertulis Pemegang Saham dengan mencantumkan hal-hal yang hendak dibicarakan. Jenis penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai kewenangannya adalah: 1) Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan merupakan rapat umum pemegang saham yang diadakan setiap tahun baik untuk mengesahkan laporan tahunan maupun rencana kerja dan anggaran perusahaan. which could not be replaced/ substituted by anyone. 2) Rapat Umum Pemegang Saham tentang pengesahan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP). 2012. where the General Shareholder Meeting of 2011 Annual Report was held on April 25. b.

214. sedangkan hasil investasi yang ditargetkan pada tahun 2011 sebesar Rp 507.TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE 2. 5) Total investment fund per 31 December 2011 budgeted Rp 5. pendapatan dan penyisihan sebesar Rp 41.172. 7) Salary of Directors and the Board of Commissioners and their facility in 2011 for a while is set equal to the year 2010. whereas the results of targeted investments in 2011 Rp 507.776.280. beban dan pengeluaran Rp 22.916 million 2) Projection of profits after tax and minority interest in the results consolidated in the year 2011 budgeted RP 1. 1) Projected Consolidated Balance Sheets As of December 31.214.776. mesin.96 million.172.5 billion. 135 .950 juta.5 miliar. serta jumlah penyaluran.950 million.80 million.78 juta. and Board of Commisioner. 10) The addition of car loan revolving fund budget as much as maximum Rp 7.80 juta.394 million 3) Balance sheet Projections (Parent) PT Jasa Raharja (Persero) per 31 December 2011 budgeted assets and closed with the number of the respective liability of Rp 5. POKOK-POKOK KEPUTUSAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TENTANG PENGESAHAN RENCANA KERJA DAN ANGGARAN PERUSAHAAN(RKAP) TAHUN 2011 THE PRINCIPLES OF VALIDATION WORk PLAN AND BUDGET COmPANY PT JASA RAHARJA (PERSERO) YEAR 2011 1) Proyeksi Neraca (Konsolidasi) PT Jasa Raharja (Persero) per 31 Desember 2011 dianggarkan ditutup dengan jumlah aktiva dan pasiva masing-masing sebesar Rp 6. 10) Penambahan plafon dana car loan revolving (pemberian pinjaman kepada pegawai berupa bantuan pinjaman pengadaan kendaraan bermotor) sebesar maksimal Rp 7. 2) Proyeksi Laba Bersih (Konsolidasi) PT Jasa Raharja (Persero) Tahun Buku 2011 dianggarkan sebesar RP 1. 4) Proyeksi Laba Bersih (Induk) PT Jasa Raharja (Persero) Tahun 2011 dianggarkan sebesar Rp. 8) Anggaran tahun 2011 untuk laporan posisi keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dengan jumlah aktiva dan kewajiban masing-masing sebesar Rp 92. 11) The signing of management contract year 2011 between PT Jasa Raharja (Persero) Stakeholder.225 juta.283.641.200 million.172. Gaji Direksi dan Dewan Komisaris beserta fasilitas secara final ditetapkan pada RUPS pengesahan laporan keuangan tahun buku 2010.637 juta. Salaries of Directors and the Board of Commissioners and their facilities in the final set at the AGM ratification financial report 2010. machinery.832.394 juta. 2011 position with the amount of assets and liabilities amounted to Rp 6. and cost distribution and spending was Rp 22. 6) Belanja modal tahun 2011 dianggarkan sebesar Rp 131. perabot kantor dan perabot rumah dinas yang telah berusia 5 tahun.172. 9) Mengesahkan penghapusan aktiva berupa kendaraan bermotor. 1. sedangkan jumlah penerimaan.78 million 9) Confirms the removal of assets in the form of a motor vehicle.200 juta. 7) Gaji Direksi dan Dewan Komisaris beserta fasilitas tahun 2011 untuk sementara ditetapkan sama dengan tahun 2010.916 juta. 8) 2011 budget for financial report of Partnership and Community Development Program with total asset and liability each as much as Rp 92.641.394 million. Direksi dan Dewan Komisaris PT Jasa Raharja (Persero).280. 3) Proyeksi Neraca (Induk) PT Jasa Raharja (Persero) per 31 Desember 2011 dianggarkan ditutup dengan jumlah aktiva dan pasiva masing-masing sebesar Rp 5. 6) 2011 capital expenditure budgeted Rp 131. while the number of income and allowance as much as Rp 41. 11) Penandatanganan kontrak manajemen tahun 2011 antara Pemegang Saham. 1.225 million.394 juta.283.637 million. 5) Jumlah dana investasi per 31 desember 2011 dianggarkan sebesar Rp 5. 4) Net profit Projection (Parent) PT Jasa Raharja (Persero) 2011 budgeted Rp. Board of Director.96 juta. Office furniture and home office furniture that has been aged 5 years.832.

laba bersih sebesar Rp 1. and the Regulation of State Minister of State-owned Enterprises Number: KEP-117/MMBU/2011 regarding The Implementation of Good 136 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .222 juta. 2) Pengesahaan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tahun buku 2011. • Laporan posisi keuangan ditutup dengan masingmasing jumlah aset.267 juta.061.962 juta.222 million • Activity report with the number of source of fund as much as Rp 28. 6) Penetapan gaji Direksi. Honorarium Dewan Komisaris dan tunjangan serta fasilitas lainnya tahun 2012 akan ditetapkan kemudian secara tersendiri.100 juta.569. 4) Penggunaan laba Perseroan Tahun Buku 2011 Laba perseroan yang didistribusikan kepada pemilik entitas induk Tahun Buku 2011 sebesar Rp 1. honorarium Dewan Komisaris dan tunjangan serta fasilitas lainnya tahun 2012. Penetapan gaji Direksi.447 million • Consolidated Income Report was closed with business profit as much as Rp 1.061. 3) Pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris. 7) The assignment of the office of Public Accountant to audit Company Financial Statements and PKBL Financial Statements year 2012 Based on Law Number 40 Year 2007 regarding Limited Company. jumlah penyaluran dana sebesar Rp 28.447 juta. • Laporan laba/rugi konsolidasian ditutup dengan laba usaha sebesar Rp 1.424.419 trillion that will be assigned with separate decission 5) The determination of tantiem of Board of Directors and Board of Commissioners year 2011. kewajiban dan aset bersih sebesar Rp 102. POKOK-POKOK KEPUTUSAN PENGESAHAN LAPORAN TAHUNAN PT JASA RAHARJA (PERSERO) TAHUN BUKU 2011 THE PRINCIPLES OF DECISION OF LEGALIzATION OF PT JASA RAHARJA (PERSERO) ANNUAL REPORT 2011 1) Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Perhitungan Tahunan Tahun Buku 2011.424. 7) Penunjukan Kantor Akunta Publik (KAP) untuk melakukan pemeriksaan Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan PKBL Tahun Buku 2012 Berdasarkan Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas dan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor : PER-01/MBU/2011 tentang penerapan tata kelola perusahaan yang baik pada 1) The approval of Annual Report and The Legalization of Annual Calculation year 2011 • Consolidated Balanced Report was closed with number of each assets. The determination of tantiem of year 2011 performance achievement for the Board of Directors and Board of Commissioners will be determined separately later. allowance and other facilities year 2012.TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE 3. 6) The determination of salary of the Board of Directors. liability and equity as much as Rp 6. liabilitas dan ekuitas sebesar Rp 6. net profit Rp 1.805 juta. 5) Penetapan tantiem Direksi dan Dewan Komisaris Tahun Buku 2011.419 triliun akan ditetapkan penggunanya dengan keputusan tersendiri.569. honorarium of the Board of Commissioners.267 million 2) The ratification of Annual Report of Partnership and Community Development Program (PKBL) Year 2011 A • Financial report was closed with each of assets number. The determination of salary of the Board of Directors and honorarium of the Board of Commissioners will be determined separately later. Penetapan tantiem atas pencapaian kinerja tahun 2011 bagi Direksi dan Dewan Komisaris akan ditetapkan kemudian secara tersendiri. liability and net assets as much as Rp 102. • Laporan posisi keuangan (Neraca) konsolidasian ditutup dengan masing-masing jumlah aset. • Laporan aktivitas dengan jumlah sumber dana sebesar Rp 47.100 million.962 million 3) Providing the release and discharge (acquit et decharge) to the Board of Directors and Board of Commissioners 4) The use of Company Net Profit year 2011 The company profit that is distributed to the owner of the main entity of Fiscal Year 2011 as much as Rp 1.

00 (One Trillion Eight Hundred Billion Rupiah) to Rp 2. public areas and HUMAN RESOURCES. finance and investment.000.867.867. RUPS menyetujui peningkatan modal dasar perseroan dari sebesar Rp 1.00 (dua triliun lima ratus miliar rupiah) melalui konversi dari cadangan umum kemodal disetor. including to notice the letter of The Audit Board of The Republic Of Indonesia Number: 1/S/IX/01/2009 dated January 15. implementation documents environment bina reports to the Ministry of STATEOWNED ENTERPRISES.000. peningkatan peran SPI.8 Triliun menjadi Rp 2. The implementation of this approval was held in accordance with law and regulation Beside that.000. pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.000.284. 9) Persetujuan penghapusbukuan piutang Iuran Wajib Pesawat Udara (IWPU) PT Bouraq Indonesia Airlines sebesar Rp 3.5 trillion through the conversion from general reserve to paid-in capital The General Shareholder Meeting has approved the increase of company paid-in capital from Rp 1.000.000.284. general meeting of shareholders gave a briefing to the Board of Directors to follow up on things that were presented in the AGM which includes operational.Niaga. application of Good Corporate Governance.JKT.800. Disamping itu Rapat Umum Pemegang Saham memberikan pengarahan kepada Direksi untuk menindaklanjuti hal-hal yang disampaikan dalam RUPS yang meliputi bidang operasional . 2009.TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE BUMN. PST on March 25. Hasil seleksi Dewan Komisaris disampaikan kepada Pemegang Saham untuk mendapatkan keputusan.883. bidang teknologi informasi.00 (Two Trillion Five Hundred Billion Rupiah) by the conversion from general reserve to paid in capital. termasuk memperhatikan surat BPK Nomor: 1/S/IX/01/2009 tanggal 15 Januari 2009.000.883 based on the decission of Commercial Court No. The result of the selection of the Board of Commissioners is delivered to the Shareholders to get the decision.464.464.5 Triliun melalui konversi dari cadangan umum ke modal disetor.000.: S-7/DK/JR/4/2012 date 12 April 2012.284.973.500. serta memperhatikan dan menindaklanjuti arahan RUPS dan saran-saran yang telah disampaikan oleh Dewan Komisaris sebagaimana dalam surat No:S-7/DK/JR/4/2012 tanggal 12 April 2012. pelaksanaan dokumen laporan kepada Kementerian BUMN.000.883 The General Shareholder Meeting has approved the write off of Aviation Compulsory Contribution receivable of PT Bouraq Indonesia Airlines as much as Rp 3. bidang umum dan SDM. an increase in the role of SPI. Corporate Governance in State-owned Enterprises. 2009.JKT. the implementation of programs and partnerships. Pelaksanaan atas persetujuan ini agar dilakukan sesuai ketentuan dan peratuan perundangan yang berlaku.883 yang berdasarkan keputusan Pengadilan Niaga Nomor : 01/PAILIT/2009/ PN.500. the Board of Commissioners through the Audit Committee was asked to audit the Company Financial Statement and PKBL Financial Statement Year 2011 based on applicable provisions. bidang keuangan dan investasi.464.8 trillion to Rp 2.000.284. Pelaksanaan atas persetujuan ini agar dilakukan sesuai ketentuan dan peraturan perundangan. RUPS menyetujui penghapusbukuan piutang Iuran Wajib Pesawat Udara (IWPU) PT Buoraq Indonesia Air Lines sebesar Rp 3.000.973. 8) Persetujuan Peningkatan modal disetor perseroan dari Rp 1.PST tanggal 25 maret 2009 PT Boaraq Indonesia Airlines telah dinyatakan pailit dari hasil lelang sebesar RP 57. Dewan Komisaris melalui Komite Audit diminta untuk menyeleksi KAP yang akan melakukan pemeriksaan laporan keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan PKBL Tahun Buku 2012 dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku. 01/PAILIT/2009/PN.Niaga.800. The implementation of this approval was held in accordance with law and regulation 9) The approval of the write off of Aviation Compulsory Contribution receivable of PT Bouraq Indonesia Airlines as much as Rp 3. pelaksanaan program kemitraan dan bina lingkungan. PT Bouraq Indonesia Airlines has been declared bankrupt from the auction result as much as Rp 57. information technology.464. penerapan Good Corporate Governance. 8) The approval the increase of company paid in capital from Rp 1. 137 . as well as paying attention to and follow-up referrals AGM and suggestions that have been submitted by the Board of Commissioners as in letter No. implementation of procurement of goods and services.00 (satu triliun delapan ratus miliar rupiah) menjadi sebesar Rp 2.000.

The appointment of 1 Independent Commisioner aimed to supervise the company in accordance with the principles of Good Corporate Governance The composition of PT Jasa Raharja (Persero) Board of Commisioner per December 31. Notaris di Jakarta yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Akte No. Pengangkatan 1 orang Komisaris Independen bertujuan untuk melaksanakan pengawasan perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance. jumlah dan komposisi Dewan Komisaris PT Jasa Raharja (Persero) telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Composition of Board of Commissioners In accordance with the basic budget of PT Jasa Raharja (Persero) as contained on Notary Deed no. Dewan Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan.DEWAN KOMISARIS BOARD OF COmmISIONERS Sesuai dengan Anggaran Dasar PT Jasa Raharja(Persero) Pasal 16. made in the presecence of Imas Fatimah Law Degree. 18 tanggal 2 Oktober 2009 dan Pedoman Tata Kelola Perusahaan PT Jasa Raharja (Persero) Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi No. PER-01/MBU/2011 about the implementation of Good Corporate Governance on Stateowned Enterprises. Corporate Work Plan and Budget (RKAP) and the provisions of the Articles of Association and the General Meeting of Shareholders (GMS). 49 tanggal 28 Februari 1981 yang dibuat di hadapan Imas Fatimah Sarjana Hukum. 1 Commisioner and 1 Independent Commisioner. and provide the advices to the Board of Directors.KEB/2/2006 tanggal 19 April 2006. 2011 is as follow: Jabatan Position President Commissioner Commissioner Independent Commissioner Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen 2. Notary in Jakarta. jalannya pengurusan pada umumnya baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan yang dilakukan oleh Direksi serta memberikan nasihat kepada Direksi termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). 3. The Independency of Board of Commissioners Based on the Minister of State-owned Enterprises Regulation No. Jumlah Dewan Komisaris Jasa Raharja sebanyak 3 orang dengan komposisi 1 orang Komisaris Utama. 1. the number and composition of PT Jasa Raharja (Persero) Board of Commisioner has met the applicable provisions The number of Board of Commisioner is 3 persons with the composition of 1 President Commisioner. kepemilikan 2. Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengurusan. as well as laws and policies for the interests of the Company and in accordance with the purposes and objectives of the Company regulations. serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. the running of management in general. Independent Commisioner is a member of Board Commisioner who do not have the relation with 138 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . kepengurusan. Komposisi Dewan Komisaris Sesuai dengan Anggaran Dasar PT Jasa Raharja (Persero) sebagaimana dimuat dalam Akta Notaris No. 1 orang Komisaris dan 1 orang Komisaris Independen. 18 dated October 2. including the supervision of the implementation of the Company’s Long Term Plan (RJPP). 1981. Nama/ Name Mardiasmo Sri Mulyanto Baroeto Badroes 1. In accordance with the Statutes of PT Jasa Raharja (Persero) of Article 16. 49 dated February 28. Independensi Dewan Komisaris Berdasarkan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 tentang penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara. untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)serta ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). the Board of Commissioners is responsible to supervise the management policy. Susunan Dewan Komisaris PT Jasa Raharja (Persero) sampai dengan tanggal 31 Desember 2011 adalah: No 1 2.KEB/2/2006 dated 19 April 2006.KEB/K/1/2006 and No.KEB/K/1/2006 dan No. 2009 and Corporate Governance Guidelines of PT Jasa Raharja (Persero). Joint decission of Board of Commisioner and Director Direksi No. that have been modified several times with the Certificate No. about the Company and the Company’s business conducted by the Board of Directors.

d. Nama/ Name Mardiasmo Baroeto Badroes Sri Mulyanto Kriteria Independen/ Independent Criteria Hubungan Keuangan Hubungan Kepengurusan Hubungan Kepemilikan Saham Financial Relationship Stake Owner Relationship management Relationship Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No 3. Provides advice to the Board of Directors including the implementation of the company’s long-term plans. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan laporan tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani laporan tahunan. l. i. To conduct the performance assessment that have been implemented by self assessment 139 . collectively or individually by clear criteria. j. Budget and work plan and the Company Charter provisions and the decisions of the general meeting of shareholders and applicable legislation c.saham. Mengikuti perkembangan kegiatan perseroan. f. f. 2. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris adalah: a. c. k. l. and/or family relation with other Board of Commisioner member. Board of Director. e. Proposed external auditors to general meeting of shareholders. Duties and Responsibility of Board of Commisioner a. 3. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan serta ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. i. Melakukan penilaian kinerja yang telah dilaksanakannya secara self assessment. b. Melakukan penilaian atas kinerja Direksi dalam pengelolaan perseroan baik secara kolektif maupun individu dengan kriteria yang jelas. To ensure that external auditors as well as the internal auditor and the Audit Committee have access to information regarding the company that needs to carry out its work. Keeping track of the activity of the company. share-ownership. Conducting assessment of the performance of directors in the management of the company. Menilai dan melaporkan kinerja perseroan secara berkala kepada Pemegang Saham. dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya. To assess and to report the performance of the company regularly to the stakeholder g. Memantau efektifitas praktik Good Corporate Governance yang diterapkan perseroan. Melaporkan hasil penilaian atas kinerja Direksi kepada Pemegang Saham. e. Immediate report to the Stakeholder if there is indication of decrease of company performance h. Memberikan nasihat kepada Direksi termasuk pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perusahaan. Melaporkan dengan segera kepada Pemegang Saham apabila terjadi gejala menurunnya kinerja perseroan. To report the results of an assessment of the performance of the Board of Directors to shareholders. and/or the controlling shareholder that could affect its ability to act independently. Memastikan bahwa eksternal auditor maupun internal auditor dan Komite Audit memiliki akses terhadap informasi mengenai perseroan yang perlu untuk melaksanakan tugasnya. anggota Direksi dan/atau pemegang saham pengendali yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen. To conduct surveillance against the policy of the Board of Directors in carrying out the management of the company. Hasil evaluasi atas masing-masing anggota Dewan Komisaris menunjukan posisi independen Berdasarkan kriteria tersebut diatas dengan hasil sebagai berikut: financial. Mengusulkan eksternal auditor kepada Rapat Umum Pemegang Saham. h. g. provide opinions and advice to Shareholders regarding any issues that are considered important for the stewardship of the company. Monitoring the effectiveness of the Good Corporate Governance that applied to the company. d. k. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan Direksi dalam melaksanakan pengelolaan perseroan. memberikan pendapat dan saran kepada Pemegang Saham mengenai setiap masalah yang dianggap penting bagi kepengurusan perseroan. management. b. j. Research and analyse periodic reports and annual report prepared by the board of directors and sign the annual report. c. Evaluation results for each Member of the Board of Commissioners showed independent positions based on these criteria above with the following results: No 1.

if proven to be acting contrary to the Charter of the company or neglect their obligations or there are urgent reasons for company. c. . 5.4. Report on the implementation of The Task Board of Commissioners.wewenang. jika terbukti bertindak bertentangan dengan Anggaran Dasar Perseroan atau melalaikan kewajibannya atau terdapat alasan yang mendesak bagi perseroan. In addition. c. Give approval to the Board of Directors in conducting a specific legal act. Mekanisme pengawasan dan nasehat yang dilaksanakan oleh Dewan Komisaris dilakukan secara intensif melalui pembahasan terhadap kinerja dan permasalahan. Hak dan wewenang Dewan Komisaris : a. d. Dewan Komisaris baik bersama-sama maupun sendirisendiri setiap waktu berhak melaksanakan pengujian untuk mengetahui segala kebijakan/tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi. Board of Commissioners may request assistance of experts in carrying out his duties for a period limited to the company’s burden. e. authority. d. 4. kewajiban. Pelaksanaan pengawasan Dewan Komisaris selama tahun 2011 dilakukan sesuai dengan tugas. pengawasan dimaksudkan pula untuk mengetahui secara berkala pencapaian kinerja selama tahun buku 2011 atas target yang ditelah disepakati serta memastikan bahwa sistem pengendalian intern yang ada telah dilaksanakan dengan memadai untuk mendukung pencapaian kinerja tersebut. b. With the most votes can at all times reserve the right to lay off for a while a member of the Board of directors or. surveillance intended to find out periodically during the performance achievement book 2011 over the agreed targets and to ensure that the existing system of internal control has been implemented with adequate to support the achievement of the performance. Including the obligation to keep the company always obey the legislations The mechanism of supervision and advice that are implemented by the Board of Commissioners is conducted intensively through discussion on performance and problems. Memperoleh akses atas informasi perseroan secara tepat dan lengkap. and responsibilities of the Board of Commissioners as set forth in the provisions of the Charter and laws. dan tanggung jawab Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam ketentuan anggaran dasar serta peraturan perundangan-undangan. duties. Beside that also carried out work visits to branch offices/Representatives and other work units where necessary in order to know firsthand the problems faced by the work unit as well as give advice required input. whether the activities carried out by the operational units as well as supporting units. baik secara berkala dengan Direksi dan/atau pejabat Perseroan maupun pembahasan secara khusus atas hal-hal yang dinilai bersifat urgent sesuai kebutuhan. as well as the implementation of the principles of good corporate governance on the entire line of the organization in the exercise of its activity. Implementation of the Supervisory Board of Commissioners during the 2011 done according to duties. Obtaining access to company information precisely and complete. b. Dewan Komisaris dapat meminta bantuan tenaga ahli dalam melaksanakan tugasnya untuk jangka waktu terbatas atas beban perseroan. Board of Commisioner’s Right and Authority a. Supervisory Board of Commissioners which is run among others there was intended to be the suitability and consistency in the implementation of the business activities of the company with a work plan and Budget (RKAP) Companies that have been approved by the AGM at the beginning of the year. Disamping itu juga dilakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang/ Perwakilan dan unit-unit kerja lain apabila diperlukan guna mengetahui secara langsung permasalahan yang dihadapi oleh unit kerja sekaligus memberikan saran/masukan yang dibutuhkan. 140 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Board of Commissioners either jointly or by itself at any time are entitled to carry out testing to know all policies/ actions that have been run by the Board of Directors. Dengan suara terbanyak bisa setiap waktu berhak memberhentikan untuk sementara seorang atau lebih anggota Direksi. e. either on a regular basis with directors and officers of the company as well as the discussion specifically on things judged to be urgent needs. termasuk kewajiban untuk menjaga agar perseroan senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan. Pengawasan yang dijalankan Dewan Komisaris antara lain dimaksudkan agar terdapat kesesuaian dan konsistensi dalam pelaksanaan kegiatan usaha perseroan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang telah disahkan oleh RUPS pada awal tahun. serta implementasi prinsipprinsip good corporate governance pada seluruh lini organisasi dalam menjalankan aktifitasnya. 5. Laporan Pelaksaan Tugas Dewan Komisaris. baik aktifitas yang dilakukan oleh unit-unit operasional maupun unit pendukung. Disamping itu. Memberikan persetujuan kepada Direksi dalam melakukan perbuatan hukum tertentu.

Dalam rangka mewujudkan misi perusahaan dan dalam meningkatkan kinerja perseroan. Improved quality of services and activities the company achieved if supported internal quality with adequate internal control. As an organizer of social insurance programs. PT Jasa Raharja (Persero) memiliki jejaring kerja yang meliputi 28 cabang tersebar di seluruh Indonesia.The management of PT Jasa Raharja (Persero) still need continues to strengthen and improve internal control in line with the needs of the increased activity and service.terutama dalam memberikan berbagai masukan dari hasil telaahan dan analisisnya. Dewan Komisaris didukung organ Komite Audit yang keanggotaannya dibentuk oleh Dewan Komisaris. Dukungan pengendalian intern diperlukan untuk memperkuat akuntabilitas dan auditabilitas kegiatan perusahaan dan pada gilirannya akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan. of course PT Jasa Raharja (Persero) must always pay attention to the quality of the services provided to the community and needs to be supported with adequate quality of internal activities to produce quality service. carry the mandate laws as organizer of social insurance program that is mandatory. In performing its supervisory duties. Dewan Komisaris berpendapat. Rekomendasi Hasil pengawasan Dewan Komisaris selama tahun 2011 adalah sebagai berikut: Sejalan dengan visi PT Jasa Raharja (Persero) yaitu menjadi perusahaan terkemuka di bidang asuransi dengan kegiatan usaha. aspek penting yang perlu diperhatikan dalam penguatan pengendalian intern adalah peningkatan kualitas sistem informasi. Dewan Komisaris menilai masih perlunya dilakukan upaya-upaya perbaikan/ penyempurnaan dalam berbagai aspek sehingga kinerja seluruh organ dalam lini organisasi perseroan dalam menjalankan aktifitasnya lebih optimal.Manajemen PT Jasa Raharja (Persero) masih perlu terus memperkuat dan meningkatkan pengendalian intern sejalan dengan kebutuhan peningkatan aktivitas dan layanan. Internal control support is required to strengthen accountability and auditabilitas activities of the company and in turn will improve the efficiency and effectiveness of the company. The range of activities of this company in the future will certainly be more widely 141 . In order manifesting mission companies and in improving performance of the company. Peningkatan kualitas layanan dan kegiatan internal perusahaan tercapai apabila didukung dengan kualitas pengendalian intern yang memadai. PT Jasa Raharja (Persero) has a working network that includes 28 branches scattered throughout Indonesia. the board of commissioners supported organ audit committee whose membership is formed by the board of commissioners. the Board of Commissioners still need to assess efforts undertaken repairs/improvements in various aspects so that the performance of the entire organ in the Organization of the company in the running lines of its activity is optimal.Improvement of the quality of those services must be done on an ongoing basis so that the community needs to adequate service standards are always met. harus senantiasa mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Board of Commissioners argued. must always give priority to service to the community. Sebagai penyelenggara program asuransi sosial tentunya PT Jasa Raharja (Persero) wajib senantiasa memperhatikan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat dan perlu didukung dengan kualitas kegiatan internal yang memadai untuk menghasilkan layanan berkualitas. mengemban amanah undang-undang sebagai penyelenggara program asuransi sosial yang bersifat wajib. Komite Audit selama tahun 2011 telah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga sangat membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsinya. Jangkauan kegiatan perusahaan ini di masa mendatang tentu akan semakin Supervisory Board of Commissioners recommendation Results for 2011 are as follows: In line with the vision of PT Jasa Raharja (Persero) which is to be the leading company in the field of insurance with business activities.Peningkatan kualitas layanan tersebut harus dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga kebutuhan masyarakat terhadap standar layanan yang memadai selalu terpenuhi. Audit committee last year had run their the right and very helpful the board of commissioners in conducting its function especially in give various input from study and analysis results. an important aspect to note in the reinforcement of internal control is improved quality of information systems.Dalam menjalankan tugas pengawasan.

Company’s financial performance during the year 2011 are quite impressive. The addition of the quantity required to avoid any perangkapan of Office which can lead to loss of node-node monitoring. namun prestasi tersebut seyogyanya tidak menghalangi bagi seluruh jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kinerjanya. Increased responsiveness to changing attitudes may need attention. Keinginan untuk terus meningkatkan kinerja pada umumnya akan tercermin pada budaya tanggap terhadap perubahan lingkungan dan saran positif yang bertujuan mengembangkan perusahaan. both to the victims of traffic accidents and the premium payments on the one hand. It has an operating range of a company’s network information systems course require adequate integrated so that any information generated is completely valid and accountable.Penambahan kuantitas diperlukan untuk mengisi posisi-posisi baru yang timbul karena perluasan jangkauan organisasi sejalan dengan pemekaran wilayah. Sikap tanggap dan terbuka tersebut juga perlu dikembangkan untuk merespon setiap saran konstruktif bagi pengembangan perusahaan. Pertama. requiring the addition of a network of quantity and demand improved quality of human resources. Whereas the increase in the quality of HUMAN RESOURCES required to improve service quality of support a dynamic society needs correspondingly so that give satisfaction to the people in need. First. Prosedur operasi baku (standard operating procedure) tentunya sangat diperlukan agar kegiatan perusahaan berjalan sesuai dengan arah dan kebijakan manajemen. prosedur baku tersebut harus memenuhi kaidah pengendalian intern. Powerful information system and adequate course will be able to minimize the risk that may occur as a result of wide range of control. utamanya terhadap perubahan eksternal yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap perusahaan. prosedur baku harus benar-benar dipatuhi and create an increasingly wide range of control. utamanya dalam bentuk pemenuhan unsur mekanisme saling uji (internal crosscheck) maupun sistem supervisi yang andal. Attitude perceptive and open that also need to be developed to respond to any constructive suggestions for the development of the company. Kinerja keuangan perusahaan selama tahun 2011 cukup mengesankan. Sistem informasi yang kuat dan memadai tentunya akan dapat meminimalisir risiko yang mungkin terjadi akibat melebarnya rentang kendali tersebut. Dewan Komisaris berpendapat bahwa mengendurnya sikap tanggap berpotensi menimbulkan risiko menurunnya kemampuan adaptasi perusahaan terhadap perubahan lingkungan yang dinamis. Prosedur operasi baku yang efektif minimal harus memenuhi dua aspek. and widening the range of control because of the breadth of the scope of work. especially against external changes which affect directly or indirectly against the company.luas dan menciptakan rentang kendali yang semakin lebar. Kedua. Improvement of services. baik kepada para korban kecelakaan lalu Lintas dan pembayaran premi di satu sisi. Penambahan kuantitas diperlukan untuk menghindari adanya perangkapan jabatan yang dapat mengakibatkan hilangnya simpulsimpul pengawasan. dan pelebaran rentang kendali karena semakin luasnya jangkauan jejaring kerja. Sedangkan peningkatan kualitas SDM diperlukan untuk meningkatkan dukungan kualitas layanan yang dinamis sejalan kebutuhan masyarakat sehingga memberikan kepuasan kepada masyarakat yang membutuhkan. Standard operating procedures (standard operating procedure) surely indispensable to corporate events run in accordance with the direction and policy management. Board of Commissioners argued that mengendurnya attitude perceptive potentially raises the risk of depreciation of the adaptability of companies to changes in a dynamic environment. the procedure must comply with the standard rules of internal control. Second. Luasnya jangkauan operasi perusahaan tentunya memerlukan jaringan sistem informasi terintegrasi yang memadai sehingga setiap informasi yang dihasilkan benarbenar valid dan akuntabel. The desire to constantly improve performance in General will be reflected in the response to changing environmental culture and positive suggestions which aims to develop the company. Peningkatan layanan. but that it would not impede the achievement of a whole range of companies to continue to improve its performance. especially in the form of mechanisms of mutual fulfillment element test (internal crosscheck) as well as the supervision system is reliable. The addition of the quantity needed to fill new positions that arise due to the expansion of the scope of the organization in line with the expansion area. Peningkatan sikap responsif terhadap perubahan kiranya perlu mendapat perhatian. the default must be fully obeyed by 142 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . memerlukan penambahan kuantitas dan menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia. Standard operating procedure is effective for a minimum of two aspects need to be fulfilled.

Adherence to regulations should also continue to watch out for so that any activity running in accordance with the rules of internal control. Intensifikasi kemampuan auditing dilaksanakan dengan jalan meningkatkan kemampuan auditor agar temuan-temuan yang dihasilkan benar-benar bermanfaat bagi manajemen perusahaan. baik operasional maupun finansial masih perlu terus ditingkatkan.Dewan Komisaris menyarankan dan meminta kepada Direksi untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut: every ranks of executor so that doesn’t happen perversion. 3) Studies in collaboration with related partners (the operator of an aircraft and naval vessels. Sejalan dengan pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris selama tahun 2011. 2) Need to continue intensified Re-citing IWKBU through innovative measures to the owners of public transport vehicles so that the potentialities in the area that is currently still not tergarap can be further optimized. Sedangkan ekstensifikasi kemampuan auditing dicapai dengan membekali para auditor dengan teknik-teknik auditing baru yang selaras dengan perkembangan dan tantangan lingkungan perusahaan. Strengthening and perfecting Internal Control Unit carried out an intensive or extensive good. Operational Field 1) Continue to make refinements to the logging system for integrated compulsory dues and donations are required on each branch/region with the support of IT integrated so that accuracy and updating data for the purposes of monitoring. the Board of Commissioners suggested and requested to the Board of Directors to pay attention to the following things: a. Pemda. Kepatuhan terhadap peraturan juga harus terus diperhatikan agar setiap kegiatan berjalan sesuai dengan kaidah pengendalian intern. the airport manager. 3) Kajian kerjasama dengan mitra terkait (para operator pesawat udara dan kapal laut. pengelola Bandara. Intensifying auditing capabilities are implemented with the auditor in order to improve the way the findings generated are truly beneficial to the management of the company. a. Board of Commissioners assesses an Internal Control Unit. local government. administrator of the port. Internal Control units are expected to be able to close a strong internal control weaknesses. Kemenhub) dalam rangka optimalisasi penerimaan IWPU dan IWKL perlu dilakukan secara komprehensif sehingga akurasi data penumpang dan kolektibilitas penerimaan iuran dapat lebih ditingkatkan. Kemenhub) in order to optimize the reception IWPU and IWKL need to be done comprehensively so that passenger data accuracy and acceptance of tuition can more collectibility is enhanced. In line with the implementation of the surveillance conducted by the Board of Commissioners during 2011. both operational and financial services still needs to continue to be improved. evaluasi. Bidang operasional 1) Terus melakukan penyempurnaan sistem pendataan yang terpadu untuk iuran wajib dan sumbangan wajib disetiap cabang/daerah dengan dukungan IT yang terintegrasi sehingga akurasi dan updating data untuk keperluan monitoring. evaluation. Penguatan dan penyempurnaan Satuan Pengawasan Intern dilaksanakan baik secara intensif maupun ekstensif. 143 . Satuan Pengawasan Intern yang merupakan salah satu pilar penguat dalam pengendalian intern juga perlu terus diperkuat keberadaannya. and reporting potential excavation for more easy to do. administratur pelabuhan. which is one of the pillars of the amplifier in the internal control also needs to be continuously strengthened its presence. Kemampuan auditing.oleh setiap jajaran pelaksana sehingga tidak terjadi penyimpangan. While auditing capability is achieved by ekstensifikasi provide the Auditors with a new auditing techniques that are aligned with development and environmental challenges of the company. so in order to further enhance the performance especially on the respective Directorate/Field. penggalian potensi serta untuk pelaporan lebih mudah dilakukan.maka dalam rangka lebih meningkatkan kinerja khususnya pada masingmasing Direktorat/Bidang. 2) Pengutipan IWKBU perlu terus diintensifkan melalui langkah-langkah yang inovatif kepada para pemilik kendaraan angkutan umum sehingga potensi-potensi di daerah yang saat ini masih belum tergarap dapat lebih dioptimalkan. Dewan Komisaris menilai. Satuan Pengawasan Intern yang kuat diharapkan dapat menutup kelemahan pengendalian intern. Auditing capabilities.

Group task force (task force) has been set up to provide a wide range of inputs associated with accounts receivable problems needs to be optimized and IWPU functions so that task completion accounts receivable IWPU not be protracted. the shuttle system as a service implementation guidelines ball stipend to be implemented consistently and continuously. 5) Untuk mempercepat proses pelayanan kepada para korban kecelakaan yang cidera/luka-luka. 7) Evaluation and refinement of the program activities in order to continue the prevention of accidents on an ongoing basis so that each prevention programs are effective in reducing the number of traffic accidents and casualties. Kelompok gugus tugas (task force) yang telah dibentuk untuk memberikan berbagai masukan terkait dengan permasalahan piutang IWPU perlu dioptimalkan tugas dan fungsinya sehingga penyelesaian piutang IWPU tidak menjadi berlarut-larut. Settlement of accounts receivable IWPU that needs to be done through a comprehensive study that involves an active role Division R & D & amp. 9) In the settlement of accounts receivable IWPU that a standstill. the document management process coordinated the partners (Askes and party Hospitals) in order to keep simplified without compromising control aspects of the claim. 9) Dalam penyelesaian piutang IWPU yang macet. sistem jemput bola sebagai pedoman pelaksanaan pelayanan santunan agar dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan. 4) Expenditure Policy operational costs need to be continuously evaluated and improved by staying guided by the provisions and regulations as well as pay attention to this aspect of the governance of his operational expenses so that any more efficient and auditable. Selain itu. still perceived and looking for a solution that is right for its completion. 8) Penetapan kebijakan dalam pemanfataan biaya operasional perlu terus dievaluasi dan disempurnakan dengan tetap mempedomani ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku serta memperhatikan aspek governance sehingga semakin efektif. 6) The existence of any service network outlets need to keep optimized. so that the existence of such service outlets actually creates ease of access to the community and support the Main company motto in the protection of Prima in the service. 5) To speed up the process of service to the victims of the accident and injury/wounds. To see the various weaknesses of MR. lebih efisien dan lebih auditable.4) Kebijakan pengeluaran biaya operasional perlu terus dievaluasi dan disempurnakan dengan tetap mempedomani ketentuan dan peraturan yang berlaku serta memperhatikan aspek governancenya sehingga setiap pengeluaran biaya operasional lebih efisien dan auditable. 6) Keberadaan setiap outlet jejaring pelayanan perlu terus dioptimalkan. Penyelesaian piutang IWPU tersebut perlu dilakukan melalui kajian komprehensif yang melibatkan peran aktif Divisi Litbang & MR untuk melihat berbagai kelemahan yang masih dirasakan dan mencari solusi yang tepat untuk penyelesaiannya. In addition. proses pengurusan dokumen yang dikoordinasikan para mitra (Askes dan pihak Rumah Sakit) agar terus disederhanakan tanpa mengurangi aspek pengendalian klaim. 8) Policy in the utilization of the determination of operating costs need to be continuously evaluated and refined with fixed terms and legal regulations guided by policies and pay attention to this aspect of governance so that more effective. Direksi perlu menempuh cara-cara yang visioner dan sistematis disertai langkah-langkah yang konkrit untuk mendapatkan recovery piutang tersebut sehingga outstanding piutang macet dapat diminimalisir. sehingga keberadaan outlet pelayanan tersebut benar-benar menciptakan kemudahan akses kepada masyarakatdan mendukung motto perusahaan “Utama Dalam Perlindungan Prima Dalam Pelayanan”. more efficient and more auditable. 7) Evaluasi dan penyempurnaan program kegiatan pencegahan kecelakaan agar terus dilakukansecara berkesinambungan sehingga setiap program pencegahan efektif dalam mengurangi jumlah dan korban kecelakaan lalu lintas. Directors need to traverse to the ways in which visionaries and systematically accompanied by concrete measures to obtain recovery of such outstanding accounts receivable accounts receivable so that bad debts could be minimised. 144 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .

800. Bidang keuangan dan investasi 1) Dalam melakukan investasi. the instability of food prices and world oil prices are likely to interfere with the company’s performance so much to require careful analysis and anticipation measures are accurate.842 juta dengan jumlah cadangan sebesar Rp1. These criteria should be stated expressly in the SPO investments. ketidakstabilan harga pangan dan harga minyak dunia yang kemungkinan dapat mengganggu capaian kinerja perusahaan sehingga memerlukan analisis yang cermat dan langkah-langkah antisipasi yang akurat.500. the company’s capital structure to strengthen the Board of Commissioners in favor of a proposal to Shareholders need to do an increase of capital of Rp 1.000 juta. 6) Fungsi analis dengan pengelola pada unit investasi perlu dilakukan pemisahan serta didukung dengan SDM yang memiliki kompetensi memadai sehingga kedua fungsi tersebut dapat bersinergi dalam menjalankan fungsinya secara optimal guna mendukung pendapatan investasi. Directors need to observe the condition of the global economy (macro) that trigger the economy in several European countries still has not been conducive. 5) Penempatan instrumen investasi pasar modal hendaknya tetap dilakukan secara prudent dengan memperhatikan kondisi dan perkembangan bursa (pasar modal) dan perlu dituangkan dalam strategi investasi triwulanan dan secara berkala senantiasa dievaluasi intensif. 3) Perlu mencermati rencana merger-merger atau isu-isu corporate action yang akan dilakukan oleh beberapa perusahaan emiten di pasar modal yang kemungkinan dapat mempengaruhi perdagangan harga saham di bursa.474. especially related to the credibility of the criteria/ investment manager that will be included in the cooperation with the company. 5) Capital market investment instrument Placement should be fixed having regard to the reasonably exercised in conditions and the development exchange (stock market) and needs to be poured in the quarterly investment strategy and periodically evaluated intensive evermore. b. 8) Having regard to the company’s equity per 31 December 2011 had reached Rp 4. 6) Function analyst with management in units investment necessary separation supported with human resources who have competence adequate the two of such functions can synergize in running re-functioned optimally to support investment income.482 juta. 8) Memperhatikan ekuitas perusahaan per 31 Desember 2011 telah mencapai sebesar Rp4. 2) Senantiasa melakukan analisis secara komprehensif terutama terkait dengan kredibilitas/criteria para manajer investasi yang akan diikutsertakan dalam kerja sama dengan perusahaan. sehingga setiap penempatan investasi saham tepat sasaran. 7) Continue to improve the knowledge of HUMAN RESOURCES in the field of investment either through formal or informal education in the field of macro and micro analysis.474. so that every placement of stock investments right on target.000 million minimum to be Rp 2.482 million. maka guna memperkuat struktur permodalan perusahaan Dewan Komisaris mendukung usulan kepada Pemegang Saham perlunya dilakukan peningkatan modal disetor dari sebesar Rp1. Financial and Investment 1) In investing.164. 7) Terus meningkatkan pengetahuan SDM di bidang investasi baik melalui pendidikan formal maupun informal dalam bidang analisis makro dan mikro.000 million.500. Kriteria tersebut hendaknya dinyatakan secara tegas dalam SPO investasi. 3) Need to look at what’s planned on mergers or issues of corporate action will be undertaken by some companies on the capital market issuer possibilities can affect share prices trading on exchanges. 2) Always conduct analysis comprehensively. market intelligent in order to take advantage of any investment opportunities so that the management of investment funds can provide optimum yield.164.000 juta minimal menjadi sebesar Rp2. 4) Continued to pursue optimally recovery over some investment troubled especially investment be cooperated with investment manager Harvestindo and acceleration buy-back shares of PT Pasaraya Tosersajaya so can increase yields company.842 million with a total reserve of Rp 1.800. Direksi perlu mencermati kondisi ekonomi global (makro) yang di-trigger belum kondusifnya perekenomian di beberapa negara Eropa.b. 4) Terus mengupayakan secara optimal recovery atas beberapa investasi yang bermasalah terutama investasi yang dikerjasamakan dengan Manager Investasi Harvestindo serta akselerasi buy-back saham PT Pasaraya Tosersajaya sehingga dapat meningkatkan hasil investasi perusahaan. 145 . market intelligent dalam rangka memanfaatkan setiap peluang investasi sehingga pengelolaan dana investasi dapat memberikan yield yang optimal.

Optimization of placement of existing employee must be done 146 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . dan hati-hati. and crawl in the talent pool officials were to be made through the independent assessor. keberadaan struktur organisasi perusahaan telah diyakini merupakan struktur yang ideal. 6) Setiap kebijakan penambahan pegawai perlu terlebih dahulu dikaji secara komprehensif mengenai jumlah ideal dan kompetensi pegawai yang diperlukan dalam rangka memenuhi kebutuhan perusahaan. promosi/mutasi hingga pensiun. perlu pula dipikirkan langkah-langkah yang komprehensif untuk mengatasi filling the gap melalui training yang bersifat teknis maupun training kepemimpinan bagi calon pejabat yang berpotensi. placement. Hal tersebut perlu disampaikan mengingat setiap tambahan pegawai akan menimbulkan fixed cost jangka panjang bagi perseroan sehingga harus dilakukan secara cermat. 2) Human capital perusahaan perlu diperbaiki dalam aspek perencanaannya secara lebih komprehensif dan disusun grand design-nya dari sejak tahapan penyiapannya dari proses intake. the Board of directors need to do regarding the need for of rightsizing/ rationalization employees and the number of existing employees.c. 3) Dalam penyusunan program pola karier dan program promosi bagi pegawai perlu disusun dengan strategi dan kebijakan yang jelas/terarah sehingga kebutuhan SDM dapat dipenuhi sesuai kebutuhan perusahaan. 4) Needs to be done through talent pool fit and proper test preparation materials as one of charging for empty Office formation. dan penjaringan pejabat dalam talent pool tersebut agar dilakukan melalui independent assessor. Direksi perlu melakukan rightsizing/rasionalisasi mengenai kebutuhan pegawai dan jumlah pegawai yang ada. termasuk integritas dan kompetensi masing-masing individu pada setiap jabatan yang pernah diduduki sehingga setiap calon pejabat lebih teruji. Pengisian jabatan agar disesuaikan dengan level kompetensi yang dimiliki masing-masing individu. 5) In addition to crawl through assessment. and has done in and carefully. It is necessary to be delivered remember every employee will cause additional costæ for the company said long-term targets. 4) Perlu dilakukan talent pool melalui fit and proper test sebagai salah satu persiapan bahan pengisian untuk formasi jabatan yang kosong. dalam setiap promosi pejabat di level pimpinan. Bidang Umum dan SDM 1) Pengeluaran belanja modal (Capital Expenditure) kedepan perlu dilaksanakan pada awal-awal tahun melalui perencanaan yang lebih matang sehingga penyerapan anggaran dapat dilakukan merata setiap bulan dan kemanfaatan investasi belanja modal dapat dinikmati dalam tahun berjalan. 8) Dalam tahapan pemenuhan SDM. promotion of the pejabatdi of directors need to base it all on track record. pengembangan. penempatan. Direksi perlu mendasarkan pula pada track record. the organizational structure company is believed as structure ideal. Optimalisasi penempatan pegawai yang ada harus dilakukan dengan cermat. 3) In the preparation of the program and the career patterns of promotion program for employees needs to be compiled with a clear strategy and policy/ HUMAN RESOURCE needs can be directional so that dipenuhisesuai needs company. 6) Any policy adding employees need first assessed comprehensively ideal number of employees and competence necessary in order to fulfill the company. Charging for Office tailored to the level of competence belonging to each individual. pendidikan. General Field and Human Resources 1) Spending capital expenditure (Capital Expenditure) needs to be carried out on the fore early years through planning a more mature so that absorption of the budget can be done evenly each month and expediency of investment capital expenditures can be enjoyed in the current year. 7) Pemenuhan SDM agar terlebih dahulu disertai kajian struktur organisasi perusahaan jangka panjang sehingga pelaksanaan perubahan/ penambahan SDM. In addition. development. 2) Human capital of the company needs to be fixed in the aspect of perencanaannya is more comprehensive and composed his grand design of the stages of the process from the penyiapannya intake. including the integrity and competence of each individual at every post ever occupied so that every prospective officer more tested. 5) Selain penjaringan melalui assessment. promotion/mutation until his retirement. education. also need to think about which measures to address the comprehensive filling gap through training that is both technical and leadership training for prospective officials that could potentially. dimana pada unit/daerah c. 7) Fulfillment of human resources to first accompanied study organizational structure company longterm so that the change / additional sdm. in every level of leadership. 8) In fulfillment of stages of HUMAN RESOURCES. Selain itu.

Dewan Komisaris meminta segenap SDM perusahaan tidak terbuai dengan kondisi yang ada saat ini. both concerning the application and concerning the hardware and HUMAN RESOURCES can be quickly searched his solution. 5) In order to improve accuracy and Acceleration systems analysis. untuk itu perlu dimonitor secara ketat pelaksanaan program pendukungnya. 4) In order to speed up the process) reporting systems and integrated data analysis. d. 9) Anticipated need to carefully any change which allows organizing external accident insurance provided no longer a monopoly PT Jasa Raharja (Persero). 6) Socialization and communication are intent to all ranks of the company to increase his awareness of the expediency of the existence of the Information Technology (IT) needs to be done so that there are ongoing cultural transformation of HR technology IT became HR stutter that IT minded 147 . maka permasalahan yang menyangkut implementasi ERP pada modul investasi pelu segera diselesaikan.yang dinilai kelebihan pegawai agar dialihkan ke unit/daerah yang dinilai kekurangan pegawai. then the problems relating to the implementation of ERP on investment needs to be immediately resolved module. it is necessary to strictly monitored the implementation of the program of his supporters. Board of Commissioners requesting all HR not lulled by the conditions that exist today. implementation of Enterprise Resource Planning (ERP) against the entire unit can be immediately resolved according the target time has been set. reporting and decision-making areas of investment. so it should be able to edit any integrity set (mind set and culture set) from comfort zone towards the competitive zone. sehingga harus dapat merubah integrity set (mind set and culture set) dari comfort zone kearah competitive zone. 4) Guna mempercepat proses sistem pelaporan dan analisis data terintegrasi. Bidang Teknologi Informasi 1) Steering Committee IT perlu dioptimalkan fungsinya dalam mengatasi permasalahan IT yang dihadapi sehingga setiap kelemahan IT yang masih dirasakan oleh para user. 9) Perlu diantisipasi dengan cermat adanya perubahan eksternal yang memungkinkan penyelenggaraan asuransi kecelakaan tidak diberikan lagi menjadi monopoli PT Jasa Raharja(Persero). where on the unit/area assessed excess employees in order to be redirected to the unit/ areas that are rated deficient employees. implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) terhadap seluruh unit dapat segera diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. 3) Office Automation Management Program (MOPJR. 5) Dalam rangka meningkatkan akurasi dan percepatan sistem analisis. pelaporan dan pengambilan keputusan bidang investasi. baik menyangkut aplikasi maupun menyangkut hardware dan SDM-nya dapat segera dicari solusinya. 6) Sosialisasi dan komunikasi secara intent kepada segenap jajaran perusahaan untuk meningkatkan kesadarannya terhadap kemanfaatan keberadaan Information Technology (IT) perlu dilakukan berkesinambungan sehingga terdapat transformasi budaya dari SDM gagap teknologi IT menjadi SDM yang IT minded d. 2) Pengadaan bandwidth optimizer untuk mengatasi hambatan akses jaringan informasi olehCabang/Perwakilan secara on line dapat segera diimplementasikan sehingga proses pemberian layanan kepada masyarakat dapat lebih dipercepat. 3) Program Manajemen Otomatisasi Perkantoran (MOP-JR) yang saat ini baru diimplementasikan di Kantor Pusat dapat segera diimplementasikan keseluruh kantor Cabang/Perwakilan sehingga dapat mendukung efektifitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas administrasi perusahaan. carefully. 2) Procurement of bandwidth optimizer to overcome barriers to access information networks by branch/ Representative for on line can immediately be implemented so that the process of granting of services to the public can be accelerated.) which is currently being implemented in the new Headquarters can immediately implement it overlooks the Branch Office/Representation so that it can support the effectiveness and efficiency in the implementation of administrative tasks of the company. Information Technologies 1) Steering Committee IT is necessary in tackling the problems of optimized functions IT encountered so that any weaknesses IT is still perceived by the user.

12) Implementation program e-procourement so that it can be fully realized in 2012 so that every aspect of transparency in the procurement of goods and services can support the creation of a corporate image. 8) User acceptance test pada setiap program aplikasi agar dilakukan secara periodik dan berkelanjutan sehingga setiap program aplikasi dan pengembangannya dapat dilakukan updating sesuai dengan kebutuhan para user. 3) Cluster binaan seperti Kampung Jasa Raharja. there is cost effectiveness. dan diupayakan sejauh mungkin dapat menjangkau sampai wilayah-wilayah yang membutuhkan. forwards need to be developed to the provincial/ other areas spread to all regions of Indonesia 148 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 7) 7) DASI-JR on line on the module and application service which is currently almost covers the entire network in order to be accomplished soon solution company so early in the quarter II 2012 programs DASI-JR on line service areas can be implemented throughout the branch. 10) Hubungan aplikasi ERP seluruh unit perlu segera diintegrasikan dengan Unit Keuangan dalam satu data base yang handal sehingga dapat dijadikan sebagai alat pengendali anggaran yang efektif bagi setiap pimpinan unit dan pimpinan perusahaan. 9) Having regard to the conditions of existing audit maturity level implementations of IT companies with the results do not meet the standards expected to gain attention for its repair steps through the program so that implementation of IT fore a directional lead to best practice standards. 2) Pembinaan kepada para mitra binaan terus lebih diintensifkan dan dilakukan berkesinambungan sehingga efektif dalam meningkatkan kemampuan serta kesadaraan mitra binaan dalam memenuhi kewajibannya baik berupa pembayaran cicilan maupun dalam penyampaian laporan berkala. terdapat cost effectiveness. ke depan perlu dikembangkan ke provinsi/ daerah lainnya tersebar ke seluruh wilayah e. 11) Program Office Automation Management in each organization to be socialized and line internalized intensively and carried out with great discipline so that the process of the activity on each line can take advantage of the presence of Office Automation Management secaraoptimal in his duties efficiently. and attempted to reach as far as possible to areas in need. 10) Application ERP entire unit Relationships need to be integrated with the Finance Unit as soon as possible in a single data base of reliable so it can serve as an effective means of controlling budget for every unit leader and Chairman of the company. 3) Built like a Hometown Service Clusters Raharja. 11) Program Office Automation Management di setiap lini organisasi agar disosialisasikan dan diinternalisasikan secara intensif serta dilaksanakan dengan penuh kedisiplinan sehingga proses kegiatan di setiap lini dapat memanfaatkan keberadaan Office Automation Management secara optimal dalam mengefisienkan tugas-tugasnya. 9) Memperhatikan audit atas kondisi existing maturity level implementasi IT perusahaan dengan hasil “belum memenuhi standar yang diharapkan” perlu mendapatkan perhatian bagi langkah-langkah perbaikannya melalui program yang terarah sehingga implementasi IT kedepan mengarah pada standar “best practice”.DASI-JR on line pada modul dan aplikasi pelayanan yang saat ini hampir mencakup seluruh jaringan kerja perusahaan agar segera dituntaskan penyelesaiannya sehingga pada awal triwulan II tahun 2012 program DASI-JR on line bidang pelayanan dapat diimplementasikan diseluruh cabang. 12) Implementasi program e-procourement agar dapat dilaksanakan sepenuhnya di tahun 2012 sehingga aspek transparansi dalam setiap pengadaan barang dan jasa dapat mendukung penciptaan corporate image. PkBL management Fund 1) In the implementation of channeling PKBL should be able to reach the goal. Bidang pengelolaan dana PKBL 1) Dalam pelaksanaan penyaluran PKBL harus dapat mencapai sasaran. 2) Coaching to the partners continued building more sustainable and is done so intensified as effective in raising awareness and capacity building in partner meet its either in the form of mortgage payments as well as in the submission of periodic reports. 8) User acceptance test on any application programs to be conducted periodically and sustainable so that each application program and development can be carried out in accordance with the needs of updating user. e.

as well as in the framework of the achievement of the vision of the company. Research and Development and Risk management 1) Anticipatory measures as the impact of the revision of Act No. perlu dibuat telaah hukum yang cermat atas setiap perjanjian atau Memorandum of Understanding (MOU) terkait dengan pelaksanaaan program PKBL yang dilakukan bersama-sama BUMN sehingga kelemahan-kelemahan yang masih dijumpai dalam perjanjian/MOU tersebut dapat disempurnakan. 5) Memperhatikan rencana alokasi Bina Lingkungan (BL) tahun 2012. f. 5) Having regard to the plan of allocation of Bina environment (BL) in 2012.Indonesia sesuai keberadaan PT Jasa Raharja (Persero)sehingga bisa lebih dioptimalkan lagi penyalurannya. 4) Increase the intensity of implementation risk management by optimizing the existence of units have been set up so that it created an adequate 149 . Direksi disarankan untuk merelokasi sebagian BL khususnya untuk pendidikan dan pelatihan ke sarana dan prasarana umum pendidikan (khususnya untuk perbaikan sekolah SD yang rusak dan tidak layak) dan sarana ibadah. 2) Intensively communicating and giving input to various related institutions about the existence of/in the draft regulation of the interests of the President of Providence RI Administration Corporate onestop motor vehicles so smooth and efficiency in the service of Compulsory contributions to excerpts (SW) can be maintained. maupun dalam rangka pencapaian visi perusahaan. 4) To avoid potential problems in the future. related to the existence of PT Jasa Raharja (Persero) needs to be done intensively so corporate interests is still accomodated in the revised legislation. 3) Terus melakukan berbagai kajian guna memberikan berbagai masukan strategis dan solusi berbagai permasalahan kepada manajemen dan unit-unit kerja lainnya dalam upaya mendukung peningkatan kinerja perusahaan baik untuk jangka pendek dan menengah. need to be made a careful study of the law over any agreement or Memorandum of Understanding (MOU) related to the pelaksanaaan program conducted jointly OWNED ENTERPRISES PKBL so weaknesses are still encountered in the agreement/MOU can be enhanced. the Board of Directors recommended to relocate some BL especially for education and training to public education and infrastructure (especially for the repair of a damaged elementary school and is not eligible and a means of worship. 4) Meningkatkan intensitas implementasi Manajemen Risiko dengan mengoptimalkan keberadaan unit yang telah dibentuk sehingga tercipta kesadaran risk culture yang memadai f.terkait dengan eksistensi PT Jasa Raharja (Persero) perlu dilakukan secara intensif sehingga kepentingan perusahaan masih terakomodasi dalam revisi undangundang tersebut. 6) Program penyaluran PKBL hendaknya juga dapat diselaraskan dengan program kehumasan perusahaan sehingga lebih efektif dalam meningkatkan nilai (citra) positif keberadaan perusahaan dimasyarakat. appropriate existence PT Jasa Raharja (Persero) so it could be optimized further distribution. 6) Programs should also be able to channeling PKBL are aligned with the company’s PR program so that more effective in increasing the value of positive existence (the image of) the company exist amongst the community. 2) Secara intensif mengkomunikasikan dan memberi berbagai masukan kepada instansi terkait mengenai keberadaan/kepentingan perusahaan dalam Rancangan Peraturan Presiden RI tentang Penyelenggaraan Administrasi Manunggal Satu Atap Kendaraan Bermotor sehingga kelancaran dan efisiensi dalam pelayanan pengutipan Sumbangan Wajib (SW) dapat terjaga. Bidang Litbang dan Manajemen Risiko 1) Langkah-langkah antisipatif sebagai dampak revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian yang saat ini sudah dalam bentuk Rancangan UndangUndang. 3) Continue to perform various studies in order to provide a wide range of strategic input and various solutions to the problems of management and other work units in an attempt to support the company’s improved performance for both shortterm and medium. 2 of 1992 on Insurance Business which is currently already in the form of draft legislation. 4) Untuk menghindarkan potensi permasalahan dimasa mendatang.

need to do a thorough evaluation related to the determination of the strategy and policies both in the acceptance speeches are nor in controlling claims so it can suppress the loss ratio. 4) Pay attention to the performance of the vehicle insurance business have not provided results as expected. Dalam rangka peningkatan kinerja anak perusahaan. 4) Memperhatikan kinerja bisnis asuransi kendaraan yang belum memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan. 150 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . as well as strategic alliances with our business partners to increase production targets in particular line of business that has not yet reached the target so that the production of premium achieved. associations. sense of risk culture in all lines of the organization in carrying out its work so that it is certain that any implementation of the activities of all types of risk can be identified. 5) On the line business insurance group (askum). needs to be done in the process of refinement and acceptance speeches are poured in the agreement of cooperation (MCC) where there is a clear separation of especially the rights and obligations of the company with its business partners so that the outstanding receivables amount can increase in intensity is pressed as low as possible accounts receivable billing and premiums receivable reinsurance to the cedingagar continue to do to compress the amount of reinsurance premiums receivable and accounts receivable so that cash flow from operations more results can be improved.di semua lini organisasi dalam melaksanakan kegiatannya sehingga dipastikan bahwa setiap pelaksanaan kegiatan semua jenis risiko dapat teridentifikasi. measured and controlled secarater integration. diukur dan dikendalikan secarater integrasi. Peningkatan intensitas penagihan piutang premi dan piutang reasuransi kepada para ceding agar terus dilakukan untuk menekan jumlah piutang premi dan piutang reasuransi sehingga cash flow dari hasil operasional lebih dapat ditingkatkan. need to continue to be encouraged so as to improve the production premium. the increase in the net underwriting result. 2) Increased cooperation with Optimizing agents. asosiasi. 2) Mengoptimalkan peningkatan kerjasama dengan para agen. perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terkait dengan penetapan strategi dan kebijakan baik dalam akseptasi maupun dalam pengendalian klaim sehingga dapat menekan loss ratio. dimonitor. 5) Pada line bisnis asuransi kumpulan (askum). Direksi agar terus mendorong manajemen PT Jasaraharja Putera melalui pembinaan lebih terarah sehingga dapat meningkatkan daya saingnya di industri asuransi. g. maupun aliansi strategis dengan para mitra bisnis untuk peningkatan target produksi khususnya line bisnis yang belum mencapai target sehingga produksi premi dapat tercapai. perlu terus didorong sehingga dapat meningkatkan produksi premi. g. peningkatan netunderwriting result. monitored. Directors to continue to encourage the management of PT Jasaraharja Putera through coaching so that targeted advertising can increase the power saingnya in the insurance industry. antara lain sebagai berikut: 1) Pengembangan produk baru disertai dengan term and condition yang kompetitif sesuai kebutuhan pasar dengan tetap memperhatikan prinsip sound underwriting. In order to increase the performance of subsidiaries. dan pencapaian laba perusahaan. and the achievement of profit of the company. inter alia as follows: 1) Development of new products is accompanied by a term and condition of competitive match market needs while paying attention to the principles of sound underwriting. brokers. perlu dilakukan penyempurnaan proses dalam akseptasi dan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) dimana terdapat pemisahan yang jelas terutama atas hak dan kewajiban perusahaan dengan para mitra bisnis sehingga outstanding piutang jumlahnya dapat ditekan serendah mungkin. broker. 3) Optimization of utilization of all resources companies need to continue to improve and keep to balance in gross premiums increased. 3) Optimalisasi pemanfaatan segenap sumber daya perusahaan perlu terus dilakukan untuk meningkatkan dan menjaga keseimbangan dalam peningkatan premi bruto.

Optimalisasi fungsi Bidang Satuan Pengawasan Intern (SPI) 1) Program kerja SPI perlu terus ditingkatkan terutama dalam menjalankan peran sebagai Quality Assurance guna memastikan terlaksananya tata kelola dan bisnis proses perusahaan dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya penyimpangan. the norms of standard internal audit profession. where throughout the year 2011. namely: 151 . dimana sepanjang tahun 2011. 4) Continuously improve the competence of the internal auditor the auditor through active participation in various Professional training: Internal Audit (PIA) and active participation in various HR unit SPI. Optimalization Internal Control Units Function (SPI) 1) Work programs need to continue to be improved especially SPI in running the role of Quality Assurance in order to ensure terlaksananya governance and business processes of the company well in accordance with the regulations in force so as to minimize the possibility of occurrence of irregularities. Rapat Dewan Komisaris dilakukan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam sebulan. seminars and training workshops that support the development of competences. seminar serta lokakarya yang mendukung pengembangan kompetensinya. yaitu: h.h. review and improve the existing system of procedures so that more audit efisein and right on target. meeting Agenda In accordance with that set forth in the basic budget of the company. Board of Commissioners meeting a. 2) Pelaksanaan program Risk Based Audit (RBA) perlu terus ditingkatkan kualitasnya dan senantiasa berpedoman pada norma pemeriksaan intern perusahaan. as well as paying attention to the audit charter so as to manifest Good and Clean Corporate Governance. 2) Program execution Risk Based Auditing (RBA) need to continue to be improved and the quality is always based on the company’s internal checks. 6. 3) Prepare the availability of Electronic Tools Data Processing (EDP) to support the implementation of the purposes of the audit. standar profesi audit internal. the Board of Commissioners have done 42 times meeting with a discussion of the company’s strategic agenda issues. Rapat Dewan Komisaris a) Agenda Rapat Sesuai ketentuan yang diatur dalam anggaran dasar perusahaan. 6. and the meeting of the Board of Commissioners can call the Board of Directors (combined Meeting). the Board of Commissioners Meetings conducted at least 1 (one) time in a month. dan Rapat Dewan Komisaris dapat memanggil Direksi (Rapat gabungan). Dewan Komisaris telah melakukan 42 kali rapat dengan agenda pembahasan permasalahan strategis perusahaan. me-review dan menyempurnakan sistem prosedur yang ada sehingga pelaksanaan audit lebih efisien dan tepat sasaran. 4) Secara berkesinambungan meningkatkan kompetensi para auditor internal melalui pengikutsertaan para auditor dalam berbagai diklat Profesional Internal Audit (PIA) dan pengikutsertaan SDM unit SPI dalam berbagai diklat. serta memperhatikan audit charter sehingga dapat mewujudkan Good and Clean Corporate Governance. 3) Mempersiapkan tersedianya Tool Electronic Data Processing (EDP) untuk mendukung keperluan pelaksanaan audit.

Pembahasan RKAP 2012 dan RKA PKBL 20121 Discussion of 2012 RKAP and RKA PKBL 2012 Konsultasi terkait dengan kebijakan Kementerian BUMN Consultation in regard with Minister State-owned Enterprise policy (Surat Menteri BUMN No: S-375/MBU. Konsultan IT IT Consultant 4. Permasalahan Strategis Perusaahaan Company Strategics Problem 3.30 Desember 2011 1. Oktober 2011 Business Result Report until October 2011 Keputusan Menteri BUMN No KEP-236/MBU/2011 Minister of State-owned Enterprise decission No KEP-236/MBU/2011 Permasalahan Strategis Perusahaan Company Strategics Problems 1. bulan September 2011 Business result report until September 2011 Rencana Kerja dan Anggaran Program Kemitraan dan Bina Work Plan and Budget of Partnership Program and Lingkungan (PKBL) Tahun 2012 Environment Development Finalisasi RKAP Tahun 2012 RKAP 2012 Finalization Finalisasi Anggaran dan kegiatan PKBL Tahun 2012 Finalization of Budget and PKBL Activities year 2012 Iuran Wajib Pesawat Udara Airplane Compulsory Contribution Teknologi Informasi Information Technology Laporan Hasil Usaha s. S-375/MBU. Laporan Hasil Usaha November 2011 Business Result Report November 2011 2. Presentasi Hasil Studi ke Jepang dan Korea The presentation of the results of the study to Japan and Korea Laporan Hasil Usaha Desember 2010 Business result report December 2010 Laporan Manajemen Tahun 2010 Management report year 2010 Laporan Hasil Usaha Januari 2011 Business Result Report January 2011 Evaluasi Kinerja Investasi Februari 2011 Evaluation Investment Performance February 2011 Pembahasan Strategis Investasi 2010 dengan Discussion of the Strategic Investment with Penasehat Investasi nvestment Advisers 2010 Pembahasan Notisi Audit Korporasi Discussion Corporate Audit Notice Pembahasan Notisi Audit PKBL Discussion PKBL Audit Notice Pembahasan Internal Hasil Audit Korporasi dan PKBL Internal discussion corporate audit and PKBL result Laporan Hasil Usaha Februari 2011 Business Result Report February 2011 Pengadaan barang dan Jasa Procurement of goods and service Laporan Audit Tahun 2010 Audit Report Year 2010 1.d. The results of visits abroad Human Capital Development Plan 2. Pengadaan Tanah PFN (Perusahaan Film Negara) 2.d April 2011 Business Result Report May 20111 Laporan Hasil Usaha Mei 2011 1. Tindak Lanjut Temuan BPK Business result report until April 2011 Laporan Hasil Usaha s. Tindak lanjut RUPS Discussion of the Draft SOP of procurement of goods and services Pembahasan Draft SOP Pengadaan Barang dan Jasa Business result Report June 2011 Laporan Hasil Usaha Juni 2011 State Film Company (PFM) land procurement 1.Wk/2011 dan No: Minister of State-owned Enterprise Letter No. Human Resources development Laporan Semester 1 Tahun 2011.Rapat Dewan Komisaris Tahun 2011 Board Of Commissioners Meeting year 2011 No 1 Tanggal Rapat meeting Date 20 Januari 2011 Agenda Rapat meeting Agenda 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 31 Januari 2011 10 Februari 2011 21 Februari 2011 28 Februari 2011 28 Februari 2011 16 Maret 2011 16 Maret 2011 16 Maret 2011 21 Maret 2011 21 Maret 2011 14 April 2011 14 April 2011 14 25 April 2011 15 4 Mei 2011 16 10 Mei 2011 17 25 Mei 2011 18 22 Juni 2011 19 7 Juli 2011 20 14 Juli 2011 21 19 Juli 2011 22 4 Agustus 2011 23 15 Agustus 2011 24 24 Agustus 2011 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 13 September 2011 30 September 2011 30 September 2011 12 Oktober 2011 13 Oktober 2011 16 Oktober 2011 18 Oktober 2011 18 Oktober 2011 26 Oktober 2011 26 Oktober 2011 7 November 2011 7 November 2011 23 November 2011 23 November 2011 2 Desember 2011 27 Desember 2011 41 28 Desember 2011 42 29. Pengembangan SDM. Improvement GCG Improvement GCG 2. Agustus 2011 LHU discussion until August 2011 Pembahasan Prognosa Tahun 2011 Prognose Discussion year 2011 Pembahasan Prognosa Tahun 2011 dan RKAP Tahun 2012 Prognosa discussion year 2011 and RKAP year 2012 Rencana kerja dan Anggaran PKBL Tahun 2012 Work plan and PKBL Budget year 2012 Permasalahan Strategis Perusahaan Company Strategic Problem Laporan Hasil Usaha s. PKBL Semester 1 report 2011. Persiapan RUPS Tahun buku 2010 RUPS Preparation year 2010 2. Evaluasi Bidang Pengelolaan Investasi Evaluation Investigasi Management Internal Revision Budget Target 2011 Revisi Internal Target Anggaran 2011 Pembahasan LHU sd. PKBL 1. Hasil Kunjungan ke Luar Negeri. Laporan Awal Hasil Audit BPK BPK initial audit reports 3.Wk/2011 S-404/MBU/2011 and No: S-404/MBU/2011) Pengesahan RKAP 2012 dan RKA PKBL 2012 Ratification RKAP 2012 and RKA PKBL 2012 152 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Human Capital Development Plan The Follow up of General Shareholder Meeting 3. Persiapan Pra RUPS Laporan Keuangan Tahun 2010. Preparation of pre general shareholder meeting financial report 2010 The follow up of BPK findings 2. Rencana Penggunaan Laba Profit utilization plan Laporan Hasil Usaha Maret 2011 Business Result Report March 2011 Pembahasan Laporan tahun 2010 Discussion of annual report 2010 1.d. Laporan Hasil usaha Juli 2011 Business Result Report Juli 2011 2.

Keputusan Pemegang Saham PT Jasa Raharja (Persero) tentang penetapan penghasilan tahun 2011 berupa honorarium Komisaris Utama dan Anggota Komisaris masing-masing sebesar Rp22. in accordance with the applicable salary scale i. 3) Penetapan gaji/honorarium yang baru tersebut diusulkan berlaku mulai tanggal 2 Januari 2012 c.8 million or 40% and 36% of the salary of the President Directors 153 . Decision PT Jasa Raharja Shareholders (Persero) on the determination of earnings in 2011 a honorarium and Commissioner Commissioner Members each of Rp 22 million and 10. both meeting Board of Commissioners as well as meeting the combined total of 42 meetings Kehadiran Attendance 40 38 42 % 95. based upon the President Director.000 atau 40% dan 36% dari gaji Direktur Utama. sesuai ketentuan yang berlaku yaitu berpatokan kepada besaran gaji Direktur Utama.(Sembilan puluh juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).e. which proposed the new valid from January 2.000 (ninety million seven hundred and fifty thousand dollars). Board of Revenue Commissioners and the STATE Board of Trustees with the procedure as follows: a. with industrial adjustment factor. 2012 c.800.07/ MBU/2010 about setting guidelines for the Board of Directors.750. Policy and Procedures of Determination of Remuneration Remuneration policy for directors and the Board of Commissioners designated by the Minister of State OWNED ENTERPRISES Ordinance Number: PER . b. Berdasarkan perhitungan gaji/honorarium Direksi dan Dewan Komisaris menyampaikan usulan kepada Pemegang Saham melalui surat Nomor: P/R/31/KU/2012 tanggal 13 April 2012 tentang usulan Penerapan Tantiem tahun Buku 2011 dan Usulan Penetapan Gaji Direksi dan Honorarium Dewan komisaris tahun 2012 dengan besaran gaji/ honorarium sebagai berikut : 1) Direktur Utama sebesar Rp 90.000.07/ MBU/2010. The Board of Directors of PT Jasa Raharja (Persero) to calculate the salary/honorarium of Directors and the Board of Commissioners members 2011 have been set out in the regulation of the Minister of State OWNED ENTERPRISES: Number PER . dengan faktor penyesuaian industri.2 90. The level of the presence of the meeting of the board of commissioners Board of Commissioners ‘ meeting attendance rates for 2011. Direksi PT Jasa Raharja (Persero) menghitung gaji/honorarium anggota Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2011 yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor : PER-07/ MBU/2010. Based on calculations salary / honorarium of directors and board of commissioners submitted a letter to shareholders by mail number: P / R / / 31 I / 2012 the 13th april 2012 about proposal tantiem application of accounting year 2011 and proposal the salary honorarium of directors and board of commissioners 2012 of between salary / emoluments as follows: 1) President Director of Rp 90.4 100 Position President Commissioners Commissioners Independence Commissioners 7.b) Tingkat Kehadiran Rapat Dewan Komisaris Tingkat kehadiran rapat Dewan Komisaris selama tahun 2011. 2) Untuk Direksi dan Dewan Komisaris. Kebijakan dan Prosedur Penetapan Remunerasi Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan dengan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor : PER-07/MBU/2010 tentang pedoman penetapan penghasilan Direksi.000. baik rapat Dewan Komisaris maupun rapat gabungan sebanyak 42 kali rapat dengan tingkat kehadiran sebagai berikut: No 1 2 3 Nama Nama Mardiasmo Sri Mulyanto Baroeto Badroes Jabatan Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen Jumlah Rapat Total meeting 42 42 42 b. 2) To the Board of Directors and the Board of Commissioners.000 dan Rp19. b. 3) Determination of salary/honorarium). Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN dengan prosedur sebagai berikut : a.750. 7.

reporting as follows: 154 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .800.600.000 19.000 264. 2) Drafting and work plan Annual Budget as the base (RKAT) preparation of proposed to AGM GPA. MBU/that set Performance Achievement Indicators AGM the Board of Commissioners on the basis of proposals of the Board of Commissioners. and benefits the service on an annual basis 8. fasilitas kendaraan dinas 1 (satu) unit. Kebijakan Penilaian IPK 1) Kebijakan penilaian IPK Dewan Komisaris tahun 2012 sesuai dengan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor : PER-01/MBU/2011. Penilaian IPK Dewan Komisaris Tahun 2011 Berdasarkan Peraturan Menteri negara BUMN Nomor PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) Dewan Komisaris telah menyampaikan konsep penetapan IPK Dewan Komisaris tahun 2012 kepada Pemegang Saham melalui Surat Nomor : S-13/ DK/JR/V/2012 tanggal 21 Mei 2012 tentang penyampaian indikator pencapaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi PT Jasa Raharja (Persero) Tahun 2012 yang meliputi aspek pengawasan.000. Assessment Policy of Performance Indicators 1) The policy of performance indicators assessment of Board of Commissioners by 2012 in accordance with the regulations of a Minister of State OWNED ENTERPRISES: Number PER-01-2011. Penetapan Honorarium dan tunjangan serta tantiem Dewan komisaris selama tahun 2011 yaitu: No Nama Name d.000 237. 3) The drafting annual report supervision as the basis of the General Shareholder Meeting to establish judgment of performance indicators of the board of commissioners. calculated at vehicle facility service 1 (one) units.600.d.000 19. 3) Penyusunan laporan tahunan pengawasan sebagai dasar RUPS untuk menetapkan penilaian IPK Dewan Komisaris. aspek dinamis dan aspek pelaporan sebagai berikut : 8. each Member of the Board of Commissioners to get healthcare cost.000. b. b. 2) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) sebagai dasar penyusunan IPK yang diusulkan kepada RUPS. Determination of performance Indicators of Board of commissioners 2012 Minister of State OWNED ENTERPRISES under rule Number PER-01/MBU/2011 about the good corporate governance (GCG) Board of Commissioners has delivered the concept of determination of GPA Board of Commissioners in 2012 to Shareholders by mail Number: S-13/ DK/JR/V/21 2012 date May 2012 delivery performance achievement indicators about the Board of Commissioners and Directors of PT Jasa Raharja (Persero) 2012 which includes aspects of supervisionthe dynamic aspect and aspect.000 237. Beside that. Appraisement the Performance Indicators (Ipk) Board Of Commissioners a. Determination of the Honorarium and allowances as well as the tantiem Board of Commissioners during the year 2011 are: Honorarium Honorarium Penghasilan Tahunan Annual Income 1 2 3 Mardiasmo Baroeto Badroes Sri Mulyanto 22.000 Disamping itu masing-masing anggota Dewan Komisaris Mendapatkan fasilitas kesehatan yang dihitung secara at cost. Penilaian Indikator Pencapaian Kinerja (IPK) Dewan Komisaris a. bahwa RUPS menetapkan Indikator Pencapaian Kinerja Dewan Komisaris berdasarkan usulan Dewan Komisaris.800. dan tunjangan masa bakti secara Tahunan.

5 15 20 100 9. laporan tahunan dan RKAP yang disampaikan Direksi kepada RUPS 3 Pembinaan cabang/perwakilan Frekuensi kunjungan kerja 4 Pengingkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris Pelaksanaan program peningkatan kerja 5 Pemberian nasihat/saran kepada Direksi Jumlah saran/nasihat/rekomendasi 6 Peran dalam peningkatan kinerja perusahaan a. Tanggapan Dewan Komisaris atas laporan berkala. Development Program Development Program the Board of Commissioners in order doubles skill and knowledge to support the competence of the Board of Commissioners. Opini auditor independen /KAP Jumlah 20 7.5 7. Audit Committee The formation of the members of the Audit Committee PT Jasa Raharja (Persero) based Decision Board of Commissioners Number KEP-1/DK/JR/VII/2010 dated July 29. Adapun pembentukan Komite Audit bertujuan untuk memastikan efektifitas sistem pengendalian intern dan efektifitas pelaksanaan tugas eksternal auditor dan 10. Rata-rata kehadiran 2 Kecepatan dalam memberikan persetujuan dan atau tanggapan a.No Indikator Bobot/ weight 30 Indicator Board of Commisioners Meeting/ Board of Commisioners and Board of Directors Meeting Implementation Frecuency Average of attendance The speed in approval and/ or response Approval and or respons of board of commisioners on board of directors proposal Response of the Board of Commissioners on periodic reports. Program Pengembangan Program Pengembangan Dewan Komisaris dalam rangka meningkatan skill and knowledge untuk mendukung kompetensi Dewan Komisaris. Persetujuan dan atau tanggapan Dewan Komisaris atas usulan Direksi b. Komite Audit Pembentukan Anggota Komite Audit PT Jasa Raharja (Persero) didasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor KEP-1/DK/JR/VII/2010 tanggal 29 Juli 2010 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Anggota Komite Audit PT Jasa Raharja (Persero). has been carried out during the year 2011 are as follows: Penyelenggara Organizer Waktu dan tempat Time and Place Event Kementerian BUMN State-owned Enterprise Minister 5 Desember 2011 Hotel Aryaduta Jakarta Minister of State OWNED ENTERPRISES socializing Decision No: KEP-236/MBU/2011 and drafting Workshop RKA and KPI Board of Commissioner/Board of Trustees Transforming STATE-OWNED ENTERPRISES Business Services Towards World Class Company Expand Programs for Bod/BOC Comparative studies to insurance companies in switzerland Kementerian BUMN State-owned Enterprise Minister Corporate Leadership Develoment Institute PT Jasa Raharja (Persero) 17 November Hotel Niko Jakarta 20-21 April 2011 Hotel Borobudur Jakarta 16 . telah dilaksanakan selama tahun 2011 adalah sebagai berikut : No 1 2 Nama Nama Mardiasmo Baroetro Badroes Sosialisasi Keputusan Menteri Negara BUMN No:KEP-236/ MBU/2011 dan Workshop penyusunan RKA dan KPI Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Transformasi BUMN Bidang Usaha Jasa Menuju ”World Class Company” Expand Program for Bod/BOC 3 Sri Mulyanto Studi banding ke Perusahaan Asuransi di Swiss dan Jerman Acara 9. Tingkat kesehatan perusahaan b. annual reports and RKAP are submitted to the Board of Directors to the General Shareholder Meeting Development of branch/representative Work visit frequency Competence improvement of Board of commisioners member The application of work improvement program Give advice and suggestion to directors Total of advice/ suggestion and recommendations Role in improving the performance of the company Company Health Level Auditor Independence Opinion Total 1 Rapat Dewan Komisaris/ Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi a. Frekuensi penyelenggaraan b. 2010 about the dismissal of members of the Committee and the appointment of members of the PT Jasa Raharja Audits (Persero).26 Desember 2011 10. As for the establishment of the Audit Committee aims to ensure the effectiveness of internal control system and the effectiveness of the 155 .

serta melaksanakan tugas lain dari Dewan Komisaris. c. the company has formed an Audit Committee which complemented the Charter (charter) and the programme of work since 2003. a. (2) Nugroho Wijayanto : Anggota (3) Tasari : Anggota b. (2) Nugroho Wijayanto : Member (3) Tasari : Member b.PER-05/MBU/2006. In summary the program work Audit Committee for 2011 are as follows: 156 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris. menilai prosedur review yang dilaksanakan atas informasi perusahaan. Tugas dan Tanggung jawab Komite Audit Sesuai dengan pasal 70 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia No. Struktur keanggotaan Komite Audit : Berdasarkan keputusan Dewan Komisaris PT Jasa Raharja (Persero) Komite Audit terdiri dari 1 (satu) ketua dari salah seorang Dewan Komisaris dan 2 (dua) orang anggota dari unsur independen dengan susunan sebagai berikut: (1) Baroeto Badroes : Ketua merangkap anggota. 19 tahun 2003 tentang BUMN. memastikan telah terdapat prosedur review yang memuaskan terhadap segala informasi yang dikeluarkan oleh perusahaan. memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian manajemen serta pelaksanaannya. 7 of 2003 about STATE-OWNED PT Jasa Raharja (Persero) formed the Audit Committee assists the Board of Commissioners that functions in carrying out its work. Duties and responsibilities of audit committee In accordance with article 70 paragraph 1 the laws of the Republic of Indonesia No. menilai efektivitas hasil audit auditor internal dan eksternal. yang intinya adalah membantu Komisaris dalam menilai efektivitas pengendalian manajemen dan pengendalian intern perusahaan. Komite Audit terdiri dari satu (1) orang Ketua yang dirangkap oleh Komisaris Independen dan dua (2) orang anggota dari unsur independen. Program Kerja Komite Audit Program kerja Komite Audit untuk tahun 2011 disusun sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN internal auditor. ensuring there is a review procedure has been satisfactory with respect to any information issued by the company. PER-05/ MBU/2006. assess the implementation of the activities as well as the results of audits carried out by the Internal Oversight Units and eksternalauditor. a. menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang dilaksanakan oleh Satuan Pengawasan Intern maupun eksternal auditor. Tugas dan tanggung jawab pokok Komite Audit pada dasarnya telah tertuang dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. as well as carrying out other duties of the Board of Commissioners. Audit Committee membership Structure: Based on the decision of the Board of Commissioners of PT Jasa Raharja (Persero) the Audit Committee shall consist of one (1) Chairman of the Board of Commissioners and one of the 2 (two) members of independent elements with the arrangement as follows: (1) Baroeto Badroes : Chairman doubled as member. judging the effectiveness of the results of the internal and external auditor audits. assess procedures review undertaken for the information of the company. PT Jasa Raharja (Persero) membentuk Komite Audit yang berfungsi membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya. perusahaan telah membentuk Komite Audit yang dilengkapi piagam (charter) dan program kerja sejak tahun 2003. Principal duties and responsibilities of the Audit Committee are basically contained in the regulations of the Minister has been Corporatelyowned Country No. Secara ringkas program kerja Komite Audit untuk tahun 2011 adalah sebagai berikut : c. The Audit Committee shall consist of one (1) person that assumed by Chairman Independent Commissioner and two (2) members of the independent element. PER05/MBU/2006. identify the things that require the attention of the Board of Commissioners. provides recommendations regarding the improvement of management control systems as well as their implementation. implementation of the external auditor and the internal duties of Auditors. Audit Committee Work Program Audit Committee’s work programme for the year 2011 was drawn up in accordance with the duties and responsibilities set out in the regulation of the Minister of State owned enterprises no. A-05/2006/MBU point is helpful in assessing the effectiveness of the control of the Commissioner of management and internal control of the company.

b) Teknik pelaporan perlu ditingkatkan agar pembaca laporan memperoleh informasi yang lebih obyektif. 2) Mengevaluasi sistem pengendalian manajemen dan pengendalian intern perusahaan berdasarkan temuan-temuan hasil audit dari Kantor Akuntan Publik maupun Satuan Pengawasan Intern. and policy that have been outlined. 2) Evaluate the control systems of management and internal control of companies based on the findings of the audit results of public accounting or Internal Control Units for controlling management Evaluation done. including in this program is assessing the adequacy of capacities as well as the quality of the material results of auditor audit. more objectively particularly regarding drawing conclusions of audit should be consistent with 157 . dan peraturan perundangundangan ditaati dengan baik. financial statements generated enough reliable. Implementation of the results of the Audit Committee’s work programme in 2011 in brief are as follows: 1) Results for assessment of the effectiveness of external auditor (KAP Dani Sudarsono & Partner) has presented the Audit Committee specifically to the Board of Commissioners with letter No. so it could be produced findings that more effectively. to assess that the realization of running in accordance with the strategy. termasuk dalam program ini adalah menilai kecukupan kapasitas auditor serta kualitas materi hasil audit. with a few notes among others are: a) Procedures and audit techniques used to expanded and deepened. 03/KA/JR/ VII/2011 tanggal 25 Juli 2011. dan kebijakan yang telah digariskan.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 1) Penilaian efektivitas hasil audit Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2010 serta kecukupan program audit 2011. Hasil pelaksanaan program kerja Komite Audit dalam tahun 2011 secara ringkas adalah sebagai berikut : 1) Hasil penilaian efektivitas auditor eksternal (Kantor Akuntan Publik Dani Sudarsono & Rekan) telah disampaikan Komite Audit secara khusus kepada Dewan Komisaris dengan surat No. b) Technique reporting need increased so that readers report obtaining information. dengan beberapa catatan antara lain adalah: a) Prosedur dan teknik audit yang digunakan perlu diperluas dan diperdalam. laporan keuangan yang dihasilkan cukup andal. 4) Identifying things that require the attention of the Board of Commissioners and carry out other tasks given to the Board of Commissioners. 2) Hasil penilaian efektivitas Satuan Pengawasan Intern disampaikan kepada Dewan Komisaris dalam Laporan Triwulan Komite Audit. planning. tidak hanya menyangkut audit operasional melainkan juga audit finansial. 03/KA/ JR/VII/2011 July 25. Evaluasi pengendalian manajemen dilakukan untuk menilai bahwa realisasi berjalan sesuai dengan strategi. d. 2) Results of Internal Unit control effectiveness assessment delivered to the Board of Commissioners in the report of the Audit Committee Quarterly. Things that require the attention of the Board of Commissioners in General is a variety of issues pertaining to management control weaknesses and internal control. perencanaan. 1) Assessment of effectiveness audit results public accounting for the financial year 2010 as well as the adequacy of the audit program in 2011. Halhal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris pada umumnya adalah berbagai masalah yang menyangkut kelemahan pengendalian manajemen dan pengendalian intern. 3) Menilai kepatuhan terhadap prosedur review atas informasi yang bertujuan agar pengguna informasi bersangkutan memperoleh informasi yang obyektif dan tidak menyesatkan. khususnya mengenai simpulan audit yang harus konsisten dengan materi hasil d. Evaluation of internal control is performed for appraise that running processes has resulted in considerable belief (reasonable assurance) that company operations running effectively and efficiently. and laws and regulations adhered to properly. Evaluasi pengendalian intern dilakukan untuk menilai bahwa proses yang berjalan telah menghasilkan keyakinan yang cukup (reasonable assurance) bahwa operasi perusahaan berjalan efektif dan efisien. 3) Assess adherence to procedures review of information aimed at the user to obtain information the information in question and the objective is not misleading. 2011. sehingga bisa dihasilkan temuan-temuan yang lebih efektif. 4) Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris dan melaksanakan tugas lain yang diberikan Dewan Komisaris. not only concerning the operational audit but also financial audit.

e) To preserve and strengthen the integrity. d) Standard operating procedure should continue to be updated to match the scope of development and environment of the company. Untuk menutup berbagai kelemahan yang muncul sebagai konsekuensi rentang kendali yang luas itu. perlu terus didorong. sikap tanggap (responsiveness) perlu terus ditingkatkan. adherence to applicable law. advice or recommendation given by competent parties. Untuk bidang-bidang yang belum memiliki standar prosedur operasi perlu dikembangkan dengan memperhatikan kaidah-kaidah pengendalian internal yang baik.Bahasa laporan perlu ditingkatkan agar informasi temuan lebih mudah dan lebih cepat dipahami oleh pengguna laporan 3) Sejalan dengan kegiatan perusahaan yang terus berkembang. kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. several things need to be addressed in the results of the evaluation of management control systems and internal control. Language report should participate that information invention is more easily and faster understood by users report. b) Corporate events cover a wide area across Indonesia. f) As a reference activity. should continue to be encouraged. 4) Kualitas dan keandalan informasi pada dasarnya ditentukan oleh kecermatan dan kecepatan matter audit results. khususnya dalam menyikapi setiap temuan. baik internal maupun eksternal. To close the various shortcomings that arise as a consequence of the wide span of control. sistem informasi perusahaan (Basis data Korporasi atau DASI-JR) perlu terus ditingkatkan kualitasnya. For fields that do not have standard operating procedures need to be developed with attention to norms of good internal controls. Sosialisasi berbagai peraturan yang berlaku juga perlu terus dilakukan kepada seluruh jajaran perusahaan sehingga setiap insan perusahaan benar-benar memahami dan mampu melaksanakan peraturan dan kebijakan Perusahaan. c) Meskipun dalam banyak hal perusahaan telah melaksanakan berbagai perbaikan dalam sistem pengendalian intern.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN audit. standard operating procedures should be continuously updated (updated) so that it complies with the environmental changes and the condition of the company. among others. attitude perceptive (responsiveness) need to continue to be improved. saran atau rekomendasi yang diberikan oleh pihak-pihak yang berkompeten. 4) Quality and reliability information is basically determined by the accuracy and speed of the 158 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . in particular in addressing any findings. 3) In line with the company’s activities continue to grow. both internal and external. are: a) Quantity and quality of human resources needs to be improved on an ongoing basis so that the company can strengthen internal mechanisms and enhancing the ability of service checks to the community. Socialization of various regulations will also need to continue to do to the whole range of company’s employees so that each company thoroughly understand and be able to implement the regulations and policies of the company. prosedur baku (standard operating procedures) harus terus menerus diperbaharui (updated) sehingga sesuai dengan perubahan lingkungan dan kondisi Perusahaan. b) Kegiatan perusahaan mencakup wilayah yang luas di seluruh Indonesia. f) Sebagai suatu acuan kegiatan. system company information (Corporate databases or DASI-JR) need to constantly improved its quality. d) Standar prosedur operasi (standard operating procedures) harus senantiasa diperbaharui agar sesuai dengan perkembangan lingkup dan lingkungan perusahaan. e) Untuk menjaga dan memperkuat integritas. c) Although in many ways the company has been implementing various improvement in internal control system. beberapa hal yang perlu dikemukakan dalam hasil evaluasi sistem pengendalian manajemen dan pengendalian intern antara lain adalah : a) Kuantitas dan kualitas sumber daya manusia perlu ditingkatkan secara berkelanjutan agar perseroan dapat memperkuat mekanisme internal check dan meningkatkan kemampuan pelayanan kepada masyarakat.

and/or family connections with other members of the Board of Commissioners. Independency of Audit Committee Based on the Audit Committee Charter that the independence of the Audit Committee is that do not have financial relations. Earned a master’s Of Accountancy (S1) from Institute of Finance Department of finance in 1980 Following a variety of education. Penyusunan berbagai laporan dan informasi perusahaan akan semakin andal apabila sistem informasi (DASI-JR) lebih disempurnakan. both within and outside the country. members of the Board of Directors and/or controlling shareholder that could affect its ability to act independently. Born in Lampung. Hasil evaluasi atas masing-masing anggota Komite Audit menunjukan posisi independen berdasarkan kriteria tersebut diatas dengan hasil sebagai berikut: No 1. the private sector and education. The preparation of various reports and company information will be more reliable if the system information (DASI-JR.Mengikuti berbagai pendidikan baik di dalam maupun di luar negeri. e. swasta dan pendidikan. ownership shares. governance.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN dihasilkannya informasi itu. kepengurusan. Sangat kaya karena aktif dan berpengalaman diberbagai lembaga pemerintahan. Independensi Komite Audit Berdasarkan Komite Audit Charter bahwa independensi Komite Audit adalah yang tidak memiliki hubungan keuangan.Terakhir menjabat sebagai anggota Komite Audit Badan Usaha Milik Negara sejak tahun 2004. Evaluation results for each Member of the Audit Committee shall indicate the position of independent based on criteria above with the following results: Kriteria Independen/ Independent Criteria Hubungan Keuangan Hubungan Kepengurusan Hubungan Kepemilikan Saham Financial relations management Relationship Stake Owner Relationship Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No Tidak/ No f. anggota Direksi dan/atau pemegang saham pengendali yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen. 1953. information it generates. 3. Last served as a member of the Audit Committee of State owned enterprises since 2004.) is more refined. Profil Anggota Komite Audit Profile of Audit Committee member NUGROHO WIDJAJANTO Anggota Komite Audit Audit Committee member Lahir di Lampung 14 April 1953.\ Began his career in 1975 as an Assistant Accountant Financial scrutiny of RI State Customs and assigned to audit PT Garuda Indonesia Airways. Very rich due to the active and experienced in various government institutions. April 14. Meraih gelar Strata Satu (S1) Akuntansi dari Institut Ilmu Keuangan Departemen Keuangan pada tahun 1980. Memulai karir tahun 1975 sebagai Ajun Akuntan Dirjen Pengawasan Keuangan Negara RI dan ditugaskan untuk melakukan audit PT Garuda Indonesia Airways. 159 . dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya. 2. kepemilikan saham. Nama/ Name Baroeto Badroes Nugroho Wijayanto Tasari e.

Outside it is also actively follow a variety of other education. Recorded some important Office ever held are: Directorate of State Financial Control Accountant Dirjen RI 1974. Meraih gelar Strata Satu (S1) di Institut Ilmu Keuangan Departemen Keuangan RI. Di luar itu juga aktif mengikuti berbagai pendidikan lainnya. His career then moved to PT Paper as head of Section Examination Leces Special until eventually became head of the Department of Financial 160 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Karirnya kemudian pindah ke PT Kertas Leces sebagai Kepala Seksi Pemeriksaan Khusus hingga akhirnya menjadi Kepala Departemen Financial Born in Tegal in Central Java on 10 December 1951. Strata title One (S1) at the Institute for Financial Studies. Jurusan Akuntansi tahun 1980 dan Magister Manajemen Konsentrasi Financial (S2) di Universitas 17 Agustus tahun 1994. a Department of the Ministry of Finance of INDONESIA 1980 Accounting and Financial management master’s degree Concentration (S2) at the University of 17 Agustus 1994. Kepala Seksi Pemeriksaan Khusus di BPKP Perwakilan Sulteng tahun 1987.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TASARI Anggota Komite Audit Audit Committee member Lahir di Tegal Jawa Tengah tanggal 10 Desember 1951. head of the Special Investigation Section at BPKP Sulteng Representative in 1987. Tercatat pernah menduduki beberapa jabatan penting diantaranya : Direktorat Akuntan Dirjen Pengawasan Keuangan Negara RI tahun 1974.

Anwar Robino Suharsono Budi Setyarso Suntoro 1. b. pension 161 . Authorities and Obligations of Board of Directors a. Based on the decision of the Minister of State for Stateowned enterprises: number of KEP-63/MBU/2008 Dated March 13.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DIREKSI BOARD OF DIRECTOR 1. 2008 On the appointment of members of the Board of Directors of dismissal and PT Jasa Raharja (Persero) directors as follows: Jabatan Position President Director Financial Director Operational Director General Affair and Human Resources Director Direktur Utama Direktur Keuangan Direktur Operasional Direktur SDM dan Umum 2.The entire Board of Directors of PT Jasa Raharja (Persero) has undergone tests compliance and propriety (fit and proper test). Komposisi Direksi Jumlah Direksi PT Jasa Raharja (Persero) sebanyak 4 (empat) orang dan memiliki pengalaman. The Board of Directors of PT Jasa Raharja (Persero) is not in the Office or institution concurrently with other companies and have no family relationships between fellow directors. the Board of Commissioners and controlling shareholder. Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali. Berdasarkan keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor : KEP-63/MBU/2008 Tanggal 13 Maret 2008 Tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota Direksi PT Jasa Raharja (Persero) dengan susunan Direksi sebagai berikut: No 1 2 3 4 Nama/ Name Diding S. integrity and competence is not in doubt. Duties.Seluruh Direksi PT Jasa Raharja (Persero) telah menjalani tes kepatuhan dan kepatutan (fit and proper test). 2) Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi kepada seorang atau beberapa orang anggota Direksi untuk mengambil keputusan atas nama Direksi atau mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan 3) Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi kepada seorang atau beberapa orang pegawai perseroan baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama atau kepada orang lain. Board Of Director Composition The number of Directors of PT Jasa Raharja (Persero) as many as four (4) people and has the experience. Anggaran Dasar dan/atau Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. Wewenang dan Kewajiban Direksi a. integritas dan kompetensi yang tidak diragukan. untuk mewakili perseroan di dalam dan di luar pengadilan 4) Mengatur ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian perseroan termasuk penetapan gaji. Board of Directors Duties The Board of Directors is in charge of running all acts relating to the management of the company for the benefit of the company according to the intents and purposes of the company and represent the company both in and outside the courts about everything and every scene with such limitations as set forth in legislation. Board of Director Authorities 1) Setting policy management of the company 2) Regulates the handover to a Board of directors or Directors of several members to take decisions on behalf of the Board of Directors of the company in or represent and outside court 3) Set of Directors handover to an employee or some people of the company either alone or together with others. Tugas Direksi Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan perseroan untuk kepentingan perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan serta mewakili perseroan baik di dalam maupun di luar pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundangundangan. b. to represent the company in and out of court 4) Governs the terms of employment of the company including the determination of salary. budget Base and/or general meeting of shareholders. Wewenang Direksi 1) Menetapkan kebijakan kepengurusan Perseroan. Direksi PT Jasa Raharja (Persero) tidak merangkap jabatan pada lembaga atau perusahaan lain dan tidak memiliki hubungan keluarga antar sesama Direksi. Tugas. 2.

subject to approval in advance of the general meeting of shareholders. especially the handling of functions. 2) Prepared on time. dan perubahannya serta menyampaikannya kepada Dewan Komisaris dan Pemegang Saham untuk mendapatkan pengesahan Rapat Umum Pemegang Saham. pencatatan. 4) Convey the annual report including financial statements to the general meeting of shareholders for approval and was passed as well as the report on the rights of the company which are not recorded in the ledgers include accounts receivable as a result of write off 5) Devised a system of accounting in accordance with financial accounting Standards and based on the principles of internal control. Treatise general meeting of shareholders and Board of Directors Meeting Treatise. as well as representing the company inside and outside court about everything and every scene. dengan ketentuan penetapan gaji. 3) Make a list of shareholders.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN pensiun atau jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi pegawai perseroan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Anggaran Dasar dan/atau Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. 5) Mengangkat dan memberhentikan pegawai perseroan berdasarkan peraturan kepegawaian perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. with the provisions of the determination of salary. 6) Memberikan laporan berkala menurut cara dan waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. serta laporan lainnya setiap kali diminta oleh Dewan Komisaris dan/atau Pemegang Saham. 6) Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya mengenai pengurusan maupun pemilikan kekayaan perseroan. terutama fungsi pengurusan. harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham. Board Of Director Obligations 1) To pursue and ensure the success of business activities of the company and in accordance with the purpose and objective as well as business activities. 2) Menyiapkan pada waktunya Rencana Jangka Panjang Perusahaan. and their changes and submit it to the Board of Commissioners and shareholders to get the endorsement of the general meeting of shareholders. Daftar Khusus. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan. with such limitations as set forth in legislation. pensiun atau jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi pegawai yang melampaui kewajiban yang ditetapkan peraturan perundang-undangan. c. dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Risalah Rapat Umum Pemegang Saham. c. penyimpanan dan pengawasan. Kewajiban Direksi 1) Mengusahakan dan menjamin terlaksananya usaha dan kegiatan perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan serta kegiatan usahanya. 6) Provide periodic reports according to the time and manner in accordance with the provisions in force. as well as other reports whenever required by the Board of Commissioners and/or shareholders. the company’s long-term plans and Budget Plans of work of the company. special list. dan Risalah Rapat Direksi. tying the company’s wealth with others and/or other parties with the company. 5) Lift and lay off employees company based on the company’s staffing rules and regulations in force. 3) Membuat Daftar Pemegang Saham. 5) Menyusun sistem akuntansi sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan dan berdasarkan prinsip-prinsip pengendalian intern. or assurance days old and other income for the employees of the company pursuant to applicable legislation. pension or assurance days old and other income for employees that go beyond the obligations laid down laws and regulations. budget Base and/or general meeting of shareholders. mengikat perseroan dengan pihak lain dan/atau pihak lain dengan perseroan. 6) Do all the actions and other actions regarding the management and ownership of the company. 162 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . serta mewakili perseroan di dalam dan di luar pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian. registration. 4) Menyampaikan Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan kepada Rapat Umum Pemegang Saham untuk disetujui dan disahkan serta laporan mengenai hak-hak perseroan yang tidak tercatat dalam pembukuan antara lain sebagai akibat penghapusbukuan piutang. storage and surveillance.

with an agenda as follows: 163 . Divisi Pencegahan dan Pelayanan serta Divisi Sistem Informasi Perusahaan. Direktur Sumber Daya Manusia & Umum Direktur Sumber Daya Manusia & Umum dalam batas-batas tertentu secara fungsional bertindak sebagai penanggung jawab pengelolaan Divisi Bidang Sumber Daya Manusia dan Divisi Umum. Board Of Director meeting Agenda The Board of Directors for 2011 regularly convenes to discuss matters related to the progress of the implementation of the programme of work and budget of the company and other strategic issues. has established the Division of tasks and responsibilities as follows: a. 4. Director of Human Resources and General Affairs Director of human resources and General Affairs within the confines of certain functionally acting as in charge of the management of the human resources Field Division and the General Division. 8) Memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan atau yang diminta anggota Dewan Komisaris dan para Pemegang Saham. 9) To organize and establish the company’s blue print organization 10) Runs the other obligations in accordance with the provisions provided for in Budget Basis and determined by the general meeting of shareholders on the basis of laws and regulations. Divisi Akuntansi dan Divisi Investasi. telah ditetapkan pembagian tugas dan tanggung jawab sebagai berikut : a. the Secretariat of the company as well as Internal Control Unit. Pengembangan dan Manajemen Risiko. 10) Menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan yang ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham berdasarkan peraturan perundang-undangan. 3. d. Operational Director Director of operations within the confines of certain functionally acting as in charge of the management of the Insurance Division. Sekretariat Perusahaan serta Satuan Pengawasan Intern. Board Of Director meeting a. 7) Prepare organizational arrangement complete with details of the company and its work. Direktur Keuangan Direktur Keuangan dalam batas-batas tertentu secara fungsional bertindak sebagai penanggung jawab pengelolaan Divisi Bidang Keuangan. c. Direktur Operasi Direktur Operasi dalam batas-batas tertentu secara fungsional bertindak sebagai penanggung jawab pengelolaan Divisi Bidang Asuransi. 4. Direktur Utama Direktur Utama dalam batas-batas tertentu secara fungsional bertindak sebagai penanggung jawab pengelolaan Divisi Bidang Penelitian. Division of Duties of Directors Based on the decision of the Board of Directors of PT Jasa Raharja Numbered: KEP/168/2008 date of 5 December 2008 concerning the structure of the Organization. c.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 7) Menyiapkan susunan organisasi perseroan lengkap dengan perincian dan tugasnya. 9) Menyusun dan menetapkan blue print organisasi perseroan. Rapat Direksi a. Finance Director Director of Finance within the confines of certain functionally acting as in charge of the management of the Division of finance. Division of Accounting and Division of Investment. 8) Gives an explanation of all things asked or requested a member of the Board of Commissioners and shareholders. b. d. dengan agenda sebagai berikut: 3. Division of prevention and Services as well as corporate information Systems Division. Agenda Rapat Direksi Direksi selama tahun 2011 secara rutin melakukan rapat untuk membahas hal-hal yang terkait dengan kemajuan pelaksanaan program kerja dan anggaran perusahaan maupun permasalahan strategis lainnya. Pembagian Tugas Direksi Berdasarkan Keputusan Direksi PT Jasa Raharja Nomor: KEP/168/2008 tanggal 5 Desember 2008 tentang Struktur Organisasi. b. President Director President Director within the confines of certain functionally acting as in charge of the management of the Division’s field of research. development and risk management.

Learning Implementation E-learning 4. Tingkat Kehadiran Rapat Pada tahun Tahun 2010 Direksi mengadakan Rapat sebanyak 39 (tiga puluh sembilan) kali rapat direksi. Perkembangan DASI JR Development of DASI JR Implementation ERP 2. Implementasi ERP 3. meeting Attendance Level In the year of 2010 Board of Directors meeting as many as 39 (thirty-nine) Board of Directors meeting time. Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 2011 Human Resource Mutation Mutasi SDM 1. Rencana Rapat Evaluasi Semester I 2011 Organization Structure of PT Jasa Raharja (Persero) 2. dengan tingkat kehadiran rapat sebagai berikut : b. Implementasi E.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Rapat Direksi Tahun 2011 Board Of Director Meeting No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Tanggal Rapat meeting Date 3-Januari-2011 7-Januari-2011 27-Januari-2011 31-Januari-2011 2-Februari-2011 7-Februari-2011 14-Februari-2011 16-Februari-2011 17-Februari-2011 21-Februari-2011 22-Februari-2011 28-Februari-2011 3-Maret-2011 8-Maret-2011 16-Maret-2011 22-Maret-2011 28-Maret-2011 18-April-2011 27-April-2011 23-Mei-2011 25-Mei-2011 25-Mei-2011 13-Juni-2011 6-Juli-2011 7-Juli-2011 26-Juli-2011 4-Agustus-2011 9-Agustus-2011 10-Agustus-2011 Agenda Rapat meeting Agenda 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 19-September-2011 26-September-2011 26-September-2011 19-Oktober-2011 25-Oktober-2011 8-November-2011 15-November-2011 22-November-2011 6-Desember-2011 27-Desember-2011 Kick Off RKAP PT Jasa Raharja (Persero) Kick Off RKAP PT Jasa Raharja (Persero) Tahun Buku 2011 Tahun Buku 2011 Problem of Human Resources Permasalahan SDM Permasalahan SDM Problem of Human Resources Follow Up BPK Discovery year 2010 Tindak Lanjut Temuan BPK Tahun Buku 2010 Permasalahan SDM Problem of Human Resources Permasalahan SDM Problem of Human Resources Capital expenditure dan Operasional expenditure Capital expenditure dan Operasional expenditure Permasalahan SDM Problem of Human Resources Jasa Raharja Service office and Kantor Pelayanaan Jasa Raharja dan Teknologi Informasi Information Technologies Discussion of Company strategic problem Pembahasan Permasalahan Strategis Perusahaan Problem of Human Resources Permasalahan SDM Permasalahan SDM Problem of Human Resources Problem of Human Resources Permasalahan SDM Peningkatan Status Kantor Perwakilan Development of Representative Office Status Problem of Human Resources Permasalahan SDM Problem of Human Resources Permasalahan SDM SPO Pengadaan Barang dan Jasa Standard operational procedures of goods and service procurement Discussion of Free Home-coming 2011 Pembahasan Mudik Gratis Tahun 2011 Problem of Human Resources Permasalahan SDM Problem of Human Resources Permasalahan SDM Compensation adjustment Plan Rencana Penyesuaian Santunan Action Plan Pengutipan IWPU Action Plan Pengutipan IWPU Human Resource Mutation Mutasi SDM Human Resource Mutation Mutasi SDM Kick off meeting the preparation of RKAP Kick Off Meeting Penyusunan RKAP Year 2012 Tahun Buku 2012 Company Strategic problem Permasalahan Strategis Perusahaan Evaluation Meeting first semester 2011 plan 1. the meeting attendance rates as follows: 164 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Manajemen Otomatisasi Perkantoran Office automatisation Management Permasalahan SDM Problem of Human Resources Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Follow up of Result report of Performance assessment Kinerja Tahun Buku 2009 s/d Semester I year 2009 until first semester 2010 in 2010 Pada PT Jasa Raharja (Persero) PT Jasa Raharja (Persero) Presentasi Hasil Assessment GCG Presentation of GCG Assessment Result Permasalahan SDM Problem of Human Resources Permasalahan SDM Problem of Human Resources Permasalahan SDM Problem of Human Resources Permasalahan SDM Problem of Human Resources Permasalahan SDM Problem of Human Resources Permasalahan SDM Problem of Human Resources Permasalahan SDM Problem of Human Resources b. Struktur Organisasi PT Jasa Raharja (Persero) Free Home-coming with Jasa Raharsa 2011 3.

.per bulan. The Board of Directors during the year 2011 earnings according to the table as follows: Penghasilan Tahunan Annual Income No Nama Name Gaji Bulanan monthly Salary 1 2 3 4 Diding S Anwar Robino Suharsono Budi Styarso Suntoro 55. The Board of Directors presented a proposal to shareholders by mail Number: P/R/31/2012 KU2012 April 13 about the proposed Designation Tantiem Year Book 2011 and the proposed establishment of the salaries of Directors and the Board of Commissioners 2012 honorarium. has been carried out during the year 2011 are as follows: 165 . dengan faktor penyesuaian industri. 6. Kebijakan dan Prosedur Penetapan Remunerasi a. e. b. b. c.000.000. housing facilities and vehicle service 1 (one) units.000. serta tunjangan masa bakti secara tahunan. Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan dengan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor : PER-07/MBU/2010 tentang pedoman penetapan penghasilan Direksi.4 100 100 Position President Director Financial Director Operational Director Human Resources and General Affair Director 5. Penghasilan Direksi selama tahun 2011 sesuai dengan tabel sebagai berikut: 5. Board of Revenue Commissioners and the STATE Board of Trustees.07/MBU/2010 about setting guidelines for the Board of Directors. each Member of the Board of Directors of health facilities is timed in at cost.07/ MBU/2010. Director of PT Jasa Raharja (Persero) calculating the salaries of members of the Board of Directors and the Board of Commissioners of 2011 honorarium which has been established in the regulations the Secretary of State STATE-Number: PER .000.000 660.000.500. with industrial adjustment factor. Development Program Development Program Directors in order doubles skill and knowledge to support the competence of the Board of Directors.000 594.000 594.000.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN No 1 2 3 4 Nama Nama Diding S. 55. Program Pengembangan Program Pengembangan Direksi dalam rangka meningkatan skill and knowledge untuk mendukung kompetensi Direksi. Policies and Procedures Determination of Remuneration a. Direksi PT Jasa Raharja (Persero) menghitung gaji anggota Direksi dan honorarium Dewan Komisaris tahun 2011 yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor : PER-07/ MBU/2010.500.500. Anwar Robino Suharsono Budi Setyarso Suntoro Jabatan Direktur Utama Direktur Keuangan Direktur Operasional Direktur SDM dan Umum Jumlah Rapat Total meeting 39 39 39 39 Kehadiran Attendance 39 38 39 39 % 100 97.-per month. d. Remuneration Policies of Directors and the Board of Commissioners designated by the Minister of State OWNED ENTERPRISES Ordinance Number: PER . e.000 49. Beside that.000. Decision PT Jasa Raharja Shareholders (Persero) on the determination of earnings in 2011 directors and PT Jasa Raharja Board of Commissioners (Persero) with the President Director salary of Rp. telah dilaksanakan selama tahun 2011 adalah sebagai berikut : 6. 55.000 594. d. c.000 49. Keputusan Pemegang Saham PT Jasa Raharja (Persero) tentang penetapan penghasilan tahun 2011 Direksi dan Dewan Komisaris PT Jasa Raharja (Persero) dengan gaji Direktur Utama sebesar Rp. as well as allowances during the service on an annual basis.000 Disamping itu masing-masing anggota Direksi mendapatkan fasilitas kesehatan yang dihitung secara at cost.000. Direksi menyampaikan usulan kepada Pemegang saham melalui surat Nomor :P/R/31/KU2012 tanggal 13 April 2012 tentang usulan Penetapan Tantiem Tahun Buku 2011 dan Usulan Penetapan Gaji Direksi dan honorarium Dewan Komisaris Tahun 2012. Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN.000 49. fasilitas perumahan dan kendaraan dinas 1 (satu) unit.000.

TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN No 1 Nama Nama Diding S Anwar Acara Refleksi BUMN 2010 untuk Menyongsong Masa depan Gemilang Sosialisasi Keputusan Menteri Negara BUMN No:KEP-236/ MBU/2011 dan Workshop penyusunan RKA dan KPI Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Transformasi BUMN Bidang Usaha Jasa Menuju ”World Class Company” Holdingisasi BUMN Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing Perusahaan Tantangan dan Peluang Usaha Bidang Pertambangan di Indonesia Etika Bisnis dan Good Corporate Governance BUMN Penyelenggara Penyelenggara BUMN Executive Club Waktu dan tempat Waktu dan tempat 25 Januari 2011 Menara BTN Jakarta 5 Desember 2011 Hotel Aryaduta Jakarta Event Reflection State-owned enterprise 2010 to meet future resounding Minister of State OWNED ENTERPRISES socializing Decision No. Fellows and Alumni 3 Budi Setyarso Paradigma Baru Pengelolaan BUMN Untuk Meningkatkan Perekonomian Indonesia Etika Bisnis dan Good Corporate Governance BUMN Peran BUMN Dalam Menyongsong Rencana Pengembangan Koridor Ekonomi Tahun 2011-2025 Regional Public Sector Confrence II The new paradigm of soe to increase the indonesian economy Coordination meeting Deputy State Owned Enterprises 5th IFRS Regional Policy Forum and International Seminar Accounting IAS 1 Revised 2009 Presentation of Financial Statements and IAS 2009 Revision of the Statement of Cash Flows IICD Board Forum: 1st Annual Meeting of IICD Associates.: KEP-236/MBU/2011 and drafting Workshop RKA and KPI Board of Commissioner/Board of Trustees Transformation of State-owned Enterprise businesses services into ”World Class Company” Holding State-owned Enterprise to improve competitiveness company Challenges and business opportunity mining industry in indonesia Business ethics and good corporate governance State-owned ent Good Governance Kementerian BUMN Kementerian BUMN 17 November Hotel Niko Jakarta 13 Juli 2011 Hotel Aryaduta Jakarta 5 mei 2011 Graha CIMB Niaga Jakarta 30 Maret 2011 Hotel Sultan Jakarta 22 November 2011 Hotel Dharmawangsa Jakarta 8-10 November 2011 Hotel JW Mariot Jakarta 4 Oktober 2011 Hotel Dharmawangsa Jakarta 22-23 Juli 2011 Kuta Condotel Bali Plaza Hotel Kuta Bali BUMN Executive Club Himpunan Pengusaha KAHMI BUMN Executive Club Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Ikatan Akuntan Indonesia Universitas Indonesia 2 Robino Suharsono Good Governance Regional Public Sector Confrence II Paradigma Baru Pengelolaan BUMN Untuk Meningkatkan Perekonomian Indonesia Rapat koordinasi Deputi Bidang Usaha Milik Negara 5th IFRS Regional Policy Forum & International Seminar Akuntansi PSAK 1 Revisi 2009 tentang Penyajian Laporan Keuangan & PSAK Revisi 2009 tentang Laporan Arus Kas IICD Board Forum: 1st Annual Meeting of IICD Associates. Fellows and Alumni New Paradigm for Improving Management of Enterprises of the Indonesian Economy Business Ethics and Good Corporate Governance SOEs Welcoming the role of SOEs in the Corridor Economic Development Plan for Years 2011-2025 Kementerian BUMN 20 April 2011 Hotel Mulia Jakarta Indonesian for Corporate 23 Februari 2011 Directorship (IICD) Istana Sahid Apartemen Jakarta Universitas Indonesia 4 Oktober 2011 Hotel Dharmawangsa Jakarta 30 Maret 2011 Hotel Sultan Jakarta 16 maret 2011 Plaza mandiri Jakarta BUMN Executive Club BUMN Executive Club 166 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .

sedangkan penilaian Kontrak Manajemen ditetapkan oleh Pemegang Saham pada saat Rapat Umum Pemegang Saham. Assessment of the level of health care companies and solvency level assessment carried out by the external auditor. Penilaian tingkat kesehatan perusahaan dan penilaian tingkat solvabilitas dilaksanakan oleh auditor eksternal. Penilaian Indikator Pencapaian Kinerja (IPK) Direksi Penilaian Kinerja Direksi PT Jasa Raharja (persero) dilakukan secara kolegial meliputi penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan. Assessment of Performance Achievement Indicators Assessment of the performance of the Board of Directors of PT Jasa Raharja (persero) do include the assessment of collegial Level Health companies. Jasa Raharja Kementerian BUMN Waktu dan tempat Waktu dan tempat 16-26 Desember 2011 di Swiss 17 November Hotel Niko Jakarta 2 November 2011 Hotel Arya Duta 22-23 Juli 2011 Kuta Condotel Bali 13 Juli 2011 Hotel Aryaduta Jakarta Event Study visit to insurance companies in Switzerland Transformation of Business Services Enterprises Towards a “World Class Company” Socialization Minister of State Enterprises Coordination meeting Deputy State Owned Enterprises Holdingisasi SOE In Effort to Increase Competitiveness Company JBC proceedings to the RI-PNG-28 4 Suntoro Transformasi BUMN Bidang Usaha Jasa Menuju ”World Class Company” Sosialisasi Peraturan Menteri Negara BUMN Kementerian BUMN Rapat koordinasi Deputi Bidang Kementerian BUMN Usaha Milik Negara Holdingisasi BUMN Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing Perusahaan Persidangan JBC RI-PNG ke-28 BUMN Executive Club Badan Nasional Pengelola 21-25 Juni 2011 Perbatasan Republik Hotel Harmony One Indonesia Batam 29 April 2011 Kementerian BUMN 3 Mei 2011 Hotel Bidakara Jakrta 21 April 2011 Hotel Ina Garuda Yogyakarta 13 April 2011 Hotel Novotel Bogor 24 Maret 2011 Hotel Red Top Jakarta Diskusi dan Sharing Knowledge Forum human Capital BUMN Workshop Aset BUMN Workshop Talent Management BUMN Workshop Forum ASGARAJASKEU ke-7 Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Untuk Calon Pengurus dan Calon Pelaksana Tugas Pengurus Creating Awareness & Synergy for Human Capital Transformation Kementerian BUMN Forum Human Capital Indonesia Perum Pegadaian BPPM dan Lembaga Keuangan Discussion and Sharing Knowledge Workshop on state-owned assets Talent workshop Management Enterprises workshop Forum ASGARAJASKEU to-7 Fit and proper test for Prospective Board and Acting Executive Candidates Creating Awareness & Synergy for Human Capital Transformation Forum Human Capital Indonesia 25 Februari 2011 Hotel Grand hyatt Bali 7. solvency level assessment and valuation of Contract Management. 7.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN No Nama Nama Acara Studi banding ke perusahaan asuransi di Swiss Penyelenggara Penyelenggara PT. 167 . while assessment management contract is defined by the Shareholders at the general meeting of shareholders. penilaian tingkat solvabilitas dan Penilaian Kontrak Manajemen.

00 48.00 5.00 2010 Realisasi Realization 36.00 15.00 10.00 15.00 5.67 28.63 Sehat Sekali 2008 135.81 16.00 10.32 3.00 97.00 10.60 9.00 15.00 3.00 4.00 5.00 3.00 3.2 9.00 5.00 2011 Realisasi Realization 35.00 10.00 35.PER-04/MBU/2011 dengan uraian tingkat kesehatan selama 5 tahun sebagai berikut: The development of the company’s health level for 2007-2011 in accordance with the decision of the Minister of Finance No.02 307.00 15.00 31.00 10.00 35.61 6.00 10.00 3.37 29.60 1. 826/KMK.00 2.47 82.00 100.36 530.00 10.00 5.00 5.00 10.03 Sehat Sekali 2011 99 Sehat AAA Explanation Value of weight Criteria 168 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .41 7.00 4. 5 Jam sejak tanggal pengajuan Jumlah Aspek Operasional Aspek Administratif Laporan Perhitungan Tahunan Rancangan RKAP Laporan Periodik PKBL a.33 9. Tingkat Kolektibilitas Pinjaman Jumlah Aspek Administratif Total Nilai Bobot Kriteria Bobot Weight 5.00 10.90 Sehat Sekali 2010 123.00 5. 826/KMK.00 10.00 50.00 3.00 2.00 3.83 3.00 15.52 16. PER04//2011 with exposé MBU level health for 5 years as follows: Indikator Tingkat Kesehatan Indicator of Health Level (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Keterangan Nilai Bobot Kriteria 2007 111.00 3.00 10. Efektifitas Penyaluran PK b. Nilai Value 5.00 10.00 3.94 83.00 Financial Aspect ROE (Return on Equity) ROA (Return on aset) Liquidity RBC (Risk Base Capital) Financial Aspect Total Operational aspect RKI (Investment Adequacy Ratio) YOI (Yield on investment) (BI Rate 6%) Expense Rasio Premium Development Underwriting Yield Speed of Claim Settlement 7 days after accidents 5 hours after submission date Total of Operational Aspect Administrative Aspect Annual Calculation report RKAP Plan Periodically Report PkBL a. 2011 about the level of assessment indicators of health STATE-OWNED financial services insurance business and services guarantee 2011 with a value of 99 and predicate Healthy assessment (AAA).96 Nilai Value 5.00 4. Penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan Penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan sesuai dengan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER-04/MBU/2011 tanggal 19 Agustus 2011 tentang indikator penilaian tingkat kesehatan BUMN jasa keuangan bidang usaha perasuransian dan jasa penjaminan tahun 2011 dengan nilai 99 dan predikat penilaian Sehat (AAA).00 15.00 35.00 5.00 Sehat/ Healthy AAA Assessment Criteria Kriteria Penilaian Aspek Keuangan ROE (Return on Equity) ROA (Return on aset) Likuiditas RBC (Risk Base Capital) Jumlah Aspek Keuangan Aspek Operasional RKI (Rasio Kecukupan Investasi) YOI (Yield on investment) (BI Rate 6%) Expense Rasio Pertumbuhan Premi Underwriting Yield Percepatan Penyelesaian Klaim a.00 99.00 3.24 26.00 49.19 306.75 3.00 5.73 Sehat Sekali 2009 123.93 11.00 93.00 5.00 3.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN a. 013/1992 on the Performance Appraisal System of State-owned business entities while for 2011 using the rule of Minister of State OWNED ENTERPRISES No.00 3. Assessment Of The Level Of Company Health Assessment of the level of the company in accordance with the regulations of Health Minister of State OWNED ENTERPRISES: Number PER-04// MBU 2011 August 19.00 2.00 3. Efektifitas Penyaluran PK Tingkat Kolektibilitas Pinjaman Jumlah Aspek Administratif Total Value Of Weight Criteria Sehat/ Healthy AAA Perkembangan tingkat kesehatan perusahaan untuk tahun 2007-2011 sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan No. 7 hari setelah tanggal kecelakaan b.00 5.17 517.013/1992 tentang Sistem Penilaian Kinerja Badan Usaha Milik Negara sedangkan untuk tahun 2011 menggunakan Peraturan Menteri Negara BUMN No. a.00 98.00 3.00 3.00 5.38 275.63 335.

665 224.583. Batas Tingkat Solvabilitas Minimum (BTSM) untuk tahun 2011 dan 2010 masing-masing sebesar Rp 622.494 million and for the year 2010 is Rp 4.232. while liabilities (excluding Subordinated Loans) for the year 2011 of Rp 1. 424/ KMK. Rasio Pencapaian Solvabilitas (%) 2011 5.808.579 299.861 621.289 323.583. Tingkat solvabilitas perusahaan sebagai induk perusahaan (parent company) menurut Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. 424/KMK. according to Finance Minister Decree No.583. sedangkan kewajiban (kecuali Pinjaman Subordinasi) untuk tahun 2011 sebesar Rp1.100 26 622. 06/2003 about the financial health of insurance companies and Reinsurance Companies.06/2003 tanggal 30 September 2003 adalah suatu jumlah minimum tingkat solvabilitas yang ditetapkan yaitu sebesar jumlah dana yang dibutuhkan untuk menutup kemungkinan terjadinya risiko kerugian yang timbul sebagai akibat dari deviasi pengelolaan kekayaan dan kewajiban.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN b.494 1.424/KMK. 424/RI KMK.106 1. c the decision the Minister of Finance No.99% dengan predikat Solvent.06/2003 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi Batas Tingkat Solvabilitas paling sedikit 120% dari Batas Tingkat Solvabilitas Minimum.572. dengan Tingkat Solvabilitas tahun 2011 sebesar 573. Minimum Solvency Level limits (BTSM) for 2011 and 2010 respectively Rp 622.659. 06/2003 dated 30 September 2003 is a minimum amount of solvency level that is defined for the amount of funds needed to cover the possibility of the occurrence of the risk of losses arising as a result of the deviation management wealth and liabilities In accordance with article 33 paragraph 2.224. Company solvency according to Finance Minister Decree No.804 million.659. Sesuai dengan Pasal 43 ayat 2.415 2.06/2003 tanggal 30 September 2003 tentang kekayaan yang diperkenankan milik PT Jasa Raharja (Persero) individual untuk tahun 2011 adalah sebesar Rp 5.99 b. Batas Tingkat Solvabilitas Minimum (BTSM) Kegagalan Pengelolaan Kekayaan Kekayaan & Kewajiban Dalam Setiap Jenis Mata Uang Beban Klaim Yang Terjadi & Beban Klaim Yang Dipikirkan Risiko Reasuradur Jumlah Batas Tingkat Solvabilitas Minimum (BTSM) C. Company solvency levels as parent company (parent company).079 518. Penilaian Tingkat Solvabilitas Penilaian tingkat solvabilitas Perusahaan sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan No. 424/RI KMK.106 juta.440 juta. Tingkat Solvabilitas Kekayaan Yang Diperkenankan Kewajiban (Kecuali Pinjaman Subordinasi) Jumlah Tingkat Solvabilitas B.804 juta.808.440 3.440 million.06/2003 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.56 Description Solvency Level Wealth that Allowed Liabilities (Except Subordiation Loan) Total of Solvency Level minimum solvency level The failure of Wealth management Wealth and liabilities on every currency Current Claim Expenses & Ioads claims are thinking Reinsurer Risk Total of Solvency margin Limit Plus (minus) Solvency margin Limit Solvency Achievement Ratio (%) Solvabilitas perusahaan menurut Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. Assessment Of The Level Of Solvency Assessment of the level of Company solvency in accordance with the decision of the Minister of Finance No. Kelebihan (Kekurangan) Batas Tingkat Solvabilitas D. 169 .424/ KMK.915 juta dan untuk tahun 2010 sebesar Rp 1.950.164 573.106 million. 06/2003 dated 30 September 2003 on the wealth that belongs to PT Jasa Raharja allowed (Persero) individual for 2011 is Rp 5.232.c Keputusan Menteri Keuangan No. 2010 4. 06/2003 about the financial health of insurance companies and Reinsurance Companies Solvency Level Limit at least 120% of the Minimum Solvency Level Limit.99% in 2011 with predicate Solvent.808.915 million and for the year 2010 amounted to Rp 1.804 2. Uraian A.915 3.232.725 294.494 juta dan untuk tahun 2010 adalah sebesar Rp 4.424/KMK.415 million and Rp 518. Solvency rate of 573.705.659. 424/KMK.415 juta dan Rp518.

065 49.49 5. or 621.62 47.95 dengan predikat baik sekali.78 26.33 100.164 juta dan rasio pencapaian Solvabilitas 573. Yield On Investment (YOI) 5.5 (jam) tanggal pengajuan 2. Pengembangan SDM Jumlah Total 5 (%) 5(%) 10 100 7 4 9.54 2010 518. OPERASIONAL 1. FINANSIAL 1.54 5.861 621.77 170 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .164 573.17 4=3/2 Nilai Tertimbang Value Weighted 15.950.00 8.83 7. Net Underwriting Growth 5 (%) 3.390 375.81 104.828 (Kekurangan) BTS 281.54 11.861 million.705.99% sedangkan untuk tahun 2010 sebesar Rp 2. Assessment contract management 2011 with value 142.32 30.06 .038.164 million and the ratio of Solvency 573.950. Uraian A.804 2.535 Batas Tingkat Solvabilitas Minimum Kelebihan 668.74 110. Penilaian Kontrak Manajemen Tahun 2011 dengan nilai 142.79 103.041.705. Rasio Pengeluaran 10 (%) Jumlah 50 C. Penerapan GCG 2.99 Explanation Minimum Solvency Margin Limit Excess (deficiency) BTS Achievement Ratio (%) 368.55 10.42 12.33 383.705.06 106.31 3.57 94.82 14. 2011 Realisasi Realization 478.c.5 (Rp Miliar) 4.80 7 1.950.99% whereas the achievement for the year 2010 amounted to Rp 2.19 7.454 1.56%.60 10. Pendapatan Underwriting 7. Risk Based Capital (RBC) 2.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Berdasarkan data-data tersebut diatas terdapat kelebihan Batas Tingkat Solvabilitas untuk tahun 2011 sebesar Rp 2.12 10.67 10. Pelayanan 7 hari setelah tanggal 7.415 2.48 Rasio Pencapaian (%) c.902 559. Klaim Ratio 12.23 116. Return On Aset (ROA) 3.00 333. Return On Equity (ROE) 4.24 5.424/KMK.86 110.38 Description FINANSIAL Risk Based Capital (RBC) Return On Aset (ROA) Return On Equity (ROE) Yield On Investment (YOI) Adequacy ratio Investments (RKI) Jumlah B. OPERASIONAL Service 7 days after accident 4 hours after submission Net Underwriting Growth Underwriting Income Claim Ratio Expense ratio Total DYNAMIC ASPECTS Implementation GCG Human Resource Development Total Total 152.76 5.20 36.10 2009 444.00 19.95 85.56%. As for the development of company solvency levels during the last 5 years is as follows: Batas Tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital) Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI No. there is an excess of Solvency Level Limit for 2011 Rp 2.82 32.56 2011 622.70 380.48 358.940 57.16 111.06/2003 Batas Tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital) Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI No.17 B. Rasio Kecukupan Investasi (RKI) Jumlah Bobot Weigh 10 (%) 5 (%) 5 (%) 10 (%) 10 (%) 40 Anggaran Budget 313.5 (hari) kecelakaan 4 jam sejak 7.17 12.04 102.38 84.46 2.23 7. Adapun perkembangan tingkat solvabilitas perusahaan selama 5 tahun terakhir adalah sebagai berikut: Based on the data above.89 35.861 juta atau 621.95 with the predicate very kind.5 (%) 5.06/2003 Keterangan 2007 2008 377.50 25.44 115.21 10.424/KMK.331 2. ASPEK DINAMIS 1.08 142.

24 Desember 1958 b. Profil Nama : Sukono Tempat/Tgl. skills and careers for employees. 4) Conducting the determination and performance assessment of employees 171 . pada tahun 2011 menjabat sebagai PJT Sekretariat Perusahaan dan pada tahun 2012 diangkat menjadi Kepala Sekretariat Perusahaan. SEKRETARIS PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY SUKONO Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary a. Lahir : Blora. d. Riwayat Pekerjaan Bergabung dengan PT Jasa Raharja (Persero) tahun 1983 di Cabang Kalimantan Timur sebagai pelaksana Administrasi. Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan Sekretaris perusahaan berperan strategis dalam merancang dan membangun iklim komunikasi yang terbuka dengan berbagai pemangku kepentingan. a. Implementing administration in Central Java branch. 24 Desember 1958 b. keterampilan dan karir bagi karyawan. Riwayat Pendidikan .S1 Sarjana Ekonomi Sekolah Tinggi Ekonomi Kudus Tahun 1981 . d. Later served as the head of North Sumatra Branch.S1 Sarjana Ekonomi Sekolah Tinggi Ekonomi Kudus Tahun 1981 .TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 8.The Company Secretary is appointed by the Board of Directors and appointed as liaison officer (liasion officer) with responsibilities as follows: 1) To coordinate control the preparation work plans and company budgets. 2) To arrange and evaluate operational Policy 3) plan and propose the development of knowledge.S2 MBA Institute Management John Luther Indonesia Tahun 1986 c. Work History Join with PT Jasa Raharja (Persero) in 1983 in East Kalimantan Branch as implementing administration. 3) Merencanakan dan mengusulkan pengembangan pengetahuan. Pelaksana administrasi di cabang jawa tengah. Profil Name Place and Date of birth : Sukono : Blora.S2 MBA Institute Management John Luther Indonesia Tahun 1986 c. Kemudian menjabat sebagai Kepala Cabang Sumatera Utara. Sekretaris Perusahaan ditunjuk dan diangkat oleh Direksi sebagai pejabat penghubung (liasion officer) dengan tanggung jawab sebagai berikut: 1) Mengoordinasikan dan mengendalikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan. 2) Menyusun dan mengevaluasi kebijakan operasional. Education History . Corporate Secretary Responsibilities The Secretary of the company strategic role in designing and building a climate of open communication with various stakeholders. in 2011 served as secretariat of the Company and on the PJT 2012 was appointed the head of the Secretariat of the Company. 4) Melakukan penetapan dan penilaian kinerja karyawan.

5) Mengendalikan ketepatan. 5) Coordinating and controlling standard operating procedures in accordance with quality management system Standard 6) Coordinating and identification controlling. 12) Memastikan telah dilaksanakan kewajiban pelaporan perusahaan kepada stakeholders. measurement. 2) Mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan rapat internal yang terkait dengan Dewan Komisaris. Direksi dan antar Kepala unit kerja. 15) coordinating and controlling the activities of internal communication 16) coordinating and controlling the preparation of company profile and annual report 172 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . pengukuran. evaluating and rist mitigation 7) Maintaining smooth and order work implementation and secuity of resources and environment work 8) To arrange policy concepts and company regulation e.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 5) Mengoordinasikan dan mengendalikan standard operating procedure (SOP) sesuai standar sistem manajemen mutu. Direksi dan Kepala unit kerja. Tugas Pokok Sekretaris Perusahaan 1) Memfasilitasi hubungan korespondensi dan komunikasi Dewan Komisaris. implementasi dan sosialisasi Good Corporate Governance (GCG). 7) Mengoordinasikan dan mengendalikan implementasi Corporate Identity. 10) coordination and monitoring the preparation and consideration of legal products in accordance with current legislation. 9) Mengoordinasikan dan mengendalikan penyusunan. penilaian dan mitigasi risiko. 2) Coordinating and controlling the activities of internal meetings related to the Board of Commissioners. 3) Memastikan tersedianya bahan Rapat Direksi serta memonitor tindak lanjut risalah Rapat Direksi. 7) Menjaga kelancaran dan ketertiban pelaksanaan pekerjaan serta pengamanan sumber daya dan lingkungan kerja. main Duty of Corporate Secretary 1) Facilitate the correspondence and communications the Board of Commissioners. implementation and dissemination of effective corporate governance (GCG). dan mengendalikan 15) Mengoordinasikan kegiatan komunikasi internal. 6) Mengoordinasikan dan mengendalikan identifikasi. electronic and social media. 8) Menyusun konsep-konsep kebijakan dan peraturan perusahaan. 10) Mengoordinasikan dan mengendalikan penyusunan dan pengkajian produk hukum yang sesuai dengan peraturan perundangundangan. 9) coordination and monitoring of the preparation. 3) To ensure the availability of materials of the Board of Directors meeting and monitor the follow-up the note of the Board of Directors meeting. 4) Mengoordinasikan dan mengendalikan korespondensi sesuai pedoman yang telah ditetapkan. elektronik dan media sosial. 6) Mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan arsip. 13) Merencanakan dan menyusun strategi komunikasi perusahaan. 14) Mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan komunikasi eksternal melalui media cetak. 11) Mengoordinasikan dan mengendalikan penyelesaian permasalahan hukum. 6) coordinating and controlling the activities of archives 7) coordinate and control the implementation of corporate identity 8) coordinating and controlling the activities of compliance. Directors and Head of the unit of work. Directors and Head of the inter-working unit. 11) coordinate and control the settlement of legal issues that exist 12) ensure the company’s reporting obligations have been carried out to stakeholders 13) plan and develop corporate communications strategies 14) Coordinate and control the external communications activities through print. kecepatan. 16) Mengoordinasikan dan mengendalikan penyusunan Company Profile dan Annual Report. 4) Coordinate and control the correspondence according to established guidelines 5) precision speed control of security and distribution of documents. e. 8) Mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan compliance. keamanan dan distribusi dokumen.

173 . has been implementing the program activities as follows: 1) Secretariat Field According the secretariat work programs the activities done 2011 as follows: a) Implement coaching section (technical guidance section) in South Sumatra Branch and representative of the Baturaja and Lahat. Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan Organizational Structure of Corporate Secretary Direktur Utama President Director Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Urusan Sekretariat Secretariat Affair Urusan Hukum Legal Affair Urusan Humas Public Relation Affair Seksi Sekretariat Secretariat Section Seksi Administrasi Hukum Legal Administrative Section Seksi Penyuluhan Information Section Seksi Kearsipan Archival section Seksi Bantuan Hukum Legal Aid Section Seksi Dokumentasi & Perpustakaan Documentation and Library Section Fungsional Sekretariat Secretariat Functional Seksi Pengelolaan Opini Publik Public Opinion management Section g. branch of West Nusa Tenggara and Representative of Sumbawa and Bima. West Java and Tangerang Representative. Cabang Banten dan Perwakilan Tangerang. Cabang Nusa Tenggara Barat beserta Perwakilan Bima dan Sumbawa dan Cabang Kalimantan Tengah. Sekretariat Perusahaan menangani 3 (tiga) bidang kegiatan yaitu : Bidang Sekretariat. Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Tahun 2011 Dengan berpedoman kepada RKAP tahun buku 2011. kegiatan yang telah dilakukan tahun 2011 sebagai berikut : a) Melaksanakan pembinaan kearsipan (bimbingan teknis kearsipan) di Cabang Sumatera Selatan beserta perwakilan Baturaja dan Lahat. RKAP Secretariat handles Company of three (3) areas of activity namely: areas of the Secretariat. branches of Central Kalimantan. telah melaksanakan program kegiatan sebagai berikut: 1) Bidang Sekretariat ` Sesuai program kerja bidang Sekretariat.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN f. Bidang Hukum dan Bidang Humas. the Legal and public relations Fields. g. Implementation of Corporate Secretary Duties 2011 By considering the financial year 2011.

Perwakilan Indramayu dan Perwakilan Probolinggo. 2.Secara umum kegiatan dimaksud adalah untuk membantu unit teknis operasional maupun penunjang dalam melakukan kegiatannya. Jumlah/ Total 78 Draft 57 Draft 40 Kajian Description Directors decision and Director Instructions Agreements & joint Agreements Legal Opinion 174 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . baik produk hukum yang berkaitan dengan kerjasama dengan pihak ekstern maupun peraturan intern perusahaan. In General. Activities undertaken by the Law is to conduct research and improvement of the law firm of product produced. Urusan Hukum telah melakukan kajian hukum dan memberikan pendapat hukum (legal opinion) kepada Unit-unit Kerja Kantorkantor Cabang. No 1. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Urusan Hukum adalah melakukan penelitian dan penyempurnaan terhadap produk hukum yang dihasilkan perusahaan. the activities are designed to help technical unit operational and support in conducting their activities.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN b) Melakukan bimbingan teknis kearsipan untuk Kantor Perwakilan yang baru dibuka yaitu Perwakilan Sukoharjo. with a number of drafts that were completed during 2011 are as follows: (1) Assessment-Legal Studies. Uraian Keputusan dan Instruksi Direksi Perjanjian & Kesepakatan Bersama Legal Opinion b) performs the technical guidance section to the recently opened representative office which is Representative Sukoharjp. e) Conducting activities of a meeting of consisting of: (1) Board Of Director Meeting (2) Board Of Director and Commissioners Meeting (3) Information Technologies Retreat (4) Director and Units Head meeting (5) Meeting with the Parliaments (6) Meeting With Shareholder 2) Law unit a) Draft decision-making instructions and legal analysis of directors agreements In performing his duties as a support unit within the company on legal matters reviewed the law and provide legal opinions (legal opinion). d) conducts education and training for employees of non-Archivist either head office or Branch. Also review the law relating to the Company. e) Melaksanakan kegiatan rapat yang terdiri dari : (1) Rapat Direksi (2) Rapat Direksi dan Dewan Komisaris (3) Retreat Teknologi Informasi (4) Rapat Direksi dan Kepala Unit (5) Rapat dengan DPR (6) Rapat dengan Pemegang Saham 2) Bidang Hukum a) Pembuatan Draft Keputusan/ Instuksi Direksi. Perjanjian dan Kajian Hukum Dalam melaksanakan tugasnya sebagai unit penunjang dalam Perusahaan. 3. d) Melakukan pendidikan dan pelatihan bagi pegawai non arsiparis baik Kantor Pusat maupun Cabang. c) Melakukan penataan dan pemindahan arsip in aktif dari Unit Kerja Kantor Pusat ke gudang arsip jalan Kali Besar Timur dan gudang jalan Pariaman Jakarta. the product of law relating to cooperation with external regulations and internal Company. Representative Indramayu and representative Probolinggo c) Doing the Setup and transfer of archives in Active from work Unit to Headquarters archival repository at Jl Kali Besar Timur and warehouses at Jl Pariaman Jakarta. Selama tahun 2011 jumlah draft yang telah dikaji oleh Urusan Hukum ialah sebagai berikut: (1) Kajian-Kajian Hukum.

2. Jumlah/ Total Description Profesional Training Seminar and workshop. which led to losses on investment assets of PT Jasa Raharja (Persero).Gugatan perdata diajukan atas dasar perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan oleh PT Sarijaya Permana Sekuritas serta anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT Sarijaya Permana Sekuritas.NIAGA. Seminar dan workshop. dan Litigasi.JKT. Filing a lawsuit is done by pointing the Law Offices of Seno Edhie & Partners as Attorney PT Jasa Raharja (Persero).253/ PDT/2011/PT.Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam Putusannya Nomor 26/PAILIT/2008. PN.PST September 9. Litigasi 3 6 5 (2) Training.G/2010/ PN. No 1. PN. Uraian Pendidikan profesi.G/2010/PN. Seminar. District Court with PT Jasa Raharja (Persero) as a seeker and PT Sarijaya Permana Securities and member of the Board of Directors and the Board of Commissioners of PT Sarijaya Permana Securities as the defendant.DKI yang pada intinya mengabulkan gugatan yang diajukan pada tingkat Pengadilan Negeri.JKT. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam putusannya menyatakan para Tergugat terbukti bersalah melakukan perbuatan melawan hukum dan menghukum para Tergugat untuk secara tanggung renteng membayar kerugian kepada Tergugat dan membayar biaya perkara. Seminar. The current process has been terminated by high court DKI No.NIAGA. (2) Perkara Niaga . and Litigation. yang menyebabkan kerugian pada aset investasi PT Jasa Raharja (Persero).DKI essentially grant the suit filed at the District Court level.Jaksel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pengajuan gugatan dilakukan dengan menunjuk Kantor Hukum Seno Edhie & Partners sebagai Kuasa Hukum PT Jasa Raharja (Persero). Filed a civil suit on the basis of a lawsuit that has been conducted by PT Sarijaya Permana Securities and member of the Board of Directors and Board of Commissioners of PT Sarijaya Permana Securities. 3. 253/ PDT/2011/PT.PST tanggal 9 September 2008 telah menyatakan PT Adam Skyconnection Airlines (2) Commercial Case . dealt with five (5) cases of litigation are as follows: (1) Civil Case: Civil case Number 1643/Pdt. Saat ini proses perkara sudah diputus oleh Pengadilan Tinggi DKI No. dengan PT Jasa Raharja (Persero) selaku Penggugat dan PT Sarijaya Permana Sekuritas serta anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT Sarijaya Permana Sekuritas selaku para Tergugat.Commercial Court in the Central Jakarta District Court in Decision Number of 26/PAILIT/2008. Litigation b) Penanganan Perkara Litigasi Selama tahun 2011 Urusan Hukum menangani 5 (lima) perkara yang bersifat litigasi dengan rincian sebagaimana tersebut di bawah ini (1) Perkara Perdata : Perkara perdata nomor 1643/ Pdt.Jaksel in the South of Jakarta. South jakarta district court in his ruling said the defendant found guilty committed an illegal action and punish the defendant to be the defendant and severally amends to pay the legal costs.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (2) Pelatihan. b) Penanganan Perkara Litigasi During the year 2011. 2008 has been declared PT Adam Skyconnection Airlines in a 175 .

The team will then conduct an auction was the Curator of the bankruptcy estate is left and the auction will be used for debt payments Bouraq PT Indonesia Airlines (in bankruptcy) to all creditors. which resulted in financial losses of the Company. Tindak pidana tersebut terjadi di: . The offenses occurred in: . those are in the form of reports of criminal cases for crimes committed by the Company’s internal elements. 47.995.Singapore or Malaysia in the Ferry Port in Batam.South Sulawesi Branch .999.-.827. yaitu perkara pidana berupa pelaporan atas tindak pidana yang dilakukan oleh oknum internal Perusahaan.203. yang mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan Perusahaan.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN - dalam keadaan pailit.995. it is Case Number 32/KPPU-L/2009 examined by the Business Competition Supervisory Commission. Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam Putusannya Nomor 01/ PAILIT/2009/PN..NIAGA.624. yaitu Perkara Nomor 32/KPPU-L/2009 yang diperiksa oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha. (4) General Criminal Cases There are 2 (two) criminal cases handled. Urusan Hukum senantiasa memantau perkembangan pengurusan atas harta pailit yang dilakukan oleh kurator.624. Berkenaan dengan pemberesan harta pailit.999.JKT. . Material matters related to the sale of insurance services for passenger ferry Batam .Saat ini Perusahaan menunggu Putusan resmi dari Mahkamah Agung (MA) untuk tingkat kasasi. and the second phase of Rp.Cabang Sulawesi Selatan. (4) Perkara Pidana Umum Terdapat 2 (empat) perkara pidana yang ditangani. Berkenaan dengan hal tersebut. Commercial Court in the Central Jakarta District Court in its Decision Number 01/PAILIT/2009/ PN. curator of the PT Bouraq Indonesia Airlines (in bankruptcy) gave the first stage of Division of property of a bankrupt for PT Jasa Raharja (Persero) as an unsecured creditor Rp 37. 25 September 2009 had stated that Indonesia Airlines PT Bouraq in a state of bankruptcy. With regard to the settlement of the estate.JKT. state of bankruptcy. sehingga jumlah total pembagian yang telah diterima sebesar Rp47.PST..827.203.004. Tim Kurator PT Bouraq Indonesia Airlines (dalam Pailit) telah mentransfer pembagian harta pailit tahap pertama kepada PT Jasa Raharja (Persero) selaku kreditor konkuren sebesar Rp37.004. which was adopted for Rp.Selanjutnya Tim Kurator masih akan melaksanakan pelelangan terhadap harta pailit yang tersisa dan hasil pelelangan akan digunakan untuk pelunasan hutang PT Bouraq Indonesia Airlines (dalam Pailit) kepada seluruh kreditor.Riau Branch 176 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .NIAGA. the law continues to monitor the management of the bankruptcy estate developments carried out by the curator. (3) Business Competition Case There is 1 (one) business competition case should be handled. In this case. (3) Perkara Persaingan Usaha Terdapat 1 (satu) perkara persaingan usaha yang ditangani.PST tanggal 25 September 2009 telah menyatakan PT Bouraq Indonesia Airlines dalam keadaan pailit.dan tahap kedua sebesar Rp10. 10. so that the total number of Division.Cabang Riau.

Meanwhile JR News 6 times (2) Clippings Clippings are made every day. Radio and internet c) Participation. dan internet c) Partisipasi dan Sponsor dan Iklan Program sosialisasi visi misi perusahaan selain melalui media massa juga melalui partisipasi dan dukungan sponsor berbagai penyelenggaraan kegiatan yang dilakukan oleh mitra kerja. which in fact. It is also to enhance the close relationship that has been well maintained. asuransi. kecelakaan. Penerbitan majalah Media Raharja 5 kali terbit. . so the verdict already had the force of law that remain (in kracht van gewisjsde). sedangkan JR News 6 kali terbit.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Untuk perkara di Cabang Sulawesi Selatan telah diputus ditingkat banding dimana Majelis Hakim menguatkan putusan majelis hakim ditingkat Pengadilan Negeri dan para pihak tidak mengajukan upaya hukum atas putusan tersebut. The material including news clippings about the macro economy is insurance. i) Program Khusus Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2011 3) Public Relations Field During year 2011 Public Relations Units has implemented activities as follows: a) Internal Communication (1) Publishing Media Raharja Magazine and JR News Publishing Media Raharja Magazine 5 times published. accidents. For the case in Riau Branch. radio. kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan asuransi dan transportasi. State-Owned enterprise and Partnership (small Medium Enterprise) b) External Communicate Done through Television. d) Penerbitan buku. untuk meningkatkan hubungan erat yang selama ini telah terjalin dengan baik. masih dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. (2) Klipping Materi klipping diedarkan setiap hari meliputi berita-berita yang menyangkut ekonomi makro yang sedang aktual. Congratulation to Partners and Supporting to the activities e) Advertorial and Public Opinion Formation on Printed Media f) Journalists Working visit / Special Coverage g) Program Penyuluhan / Counseling Program h) Branch Award Program Branch Award 2011 winners was held to coincide with the ANNIVERSARY of the Jasa Raharja. sehingga putusan sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap ( in kracht van gewisjsde ). government policies relating to insurance and transportation. i) Home-coming and return Lebaran 2011 special program 177 . but also through the participation and sponsorship support by the working partner. is still in the review process in the courts tipikor pekanbaru 3) Bidang Humas Selama tahun 2011 bidang Humas telah melaksanakan kegiatan sebagai berikut : a) Komunikasi Intern (1) Penerbitan Majalah Media Raharja dan JR News. Ucapan Selamat Kepada Mitra dan Dukungan Kegiatan e) Iklan Dan Pembentukan Opini di Media Cetak f) Kunjungan Kerja Wartawan/Liputan Khusus g) Program Penyuluhan h) Program Cabang Award Pengumuman Pemenang Cabang Award 2011 dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan HUT Jasa Raharja. For the case in South Sulawesi Branch has terminated the Appeal Tribunal Judge ditingkat where bracing judges ruling ditingkat State Court and the parties have not submitted a remedy of such ruling.d) Book Publishing. Untuk perkara di Cabang Riau. BUMN dan PKBL (UKM). b) Komunikasi Extern Dilakukan melalui televisi. Sponsorship and Advertorial Socialization of company vision and mision program is not only through the media.

Served as head of Section in the Financial Branch of the Jambi. UBS executive staff. Riwayat Pekerjaan Bergabung dengan PT Jasa Raharja (Persero) tahun 1985 di Kantor Pusat. Staff Analyst PUKK Main level I research and Development Division and the head of the unit of Supervision Intern. Profile SPI Riwayat Hidup Nama : Tery A Prihadi Tempat Tanggal Lahir : Sukabumi Tahun 1957 Riwayat Pendidikan S1 dari Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Padjajaran Bandung Tahun 1985. 178 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . objective and independent assurance to add value and increase / improve the Company’s operations and led by a chief who is directly responsible to the President Director. b. Profile of ICU Curriculum VItae Name : Tery A Prihadi Place and date of birth: Sukabumi Tahun 1957 Education Bachelor’s degree from the Faculty of Economics Department of Accounting University of Padjajaran Bandung 1985. jaminan obyektif dan independen untuk menambah nilai dan meningkatkan/ memperbaiki operasi Perseroan dan dipimpin oleh seorang Kepala yang bertanggungjawab langsung kepada Direktur Utama. Menjabat sebagai Kepala Seksi Keuangan di Cabang Jambi. Staf Eksekutif UBS. kemudian menjabat sebagai Kepala Bagian Pembukuan Divisi Akuntansi. Jakarta Work History Joint with PT Jasa Raharja (Persero) in 1985 at the head office. Internal Control Unit Position Internal Supervisory Unit (ISU) is an organ under the Director of Support that serves as a provider of consulting services. staff Director and Chief since May 2009 is believed to be the head of Internal Oversight Unit. then served as Chief of The Division of accounting. SPI dalam menjalankan fungsinya melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan operasional Perseroan untuk : 1) Perbaikan dan penyempurnaan berbagai system dan prosedur dalam proses bisnis Perseroan. SATUAN PENGAWASAN INTERN (SPI) INTERNAL CONTROL UNITS TERy A PRIHAD Satuan Pengawasan Intern Internal Control Units a. financial Director. b. a. Magister management achieved in 1996 in Pancasila university.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 9. Staf Direktur Keuangan. Analis PUKK Utama Tingkat I Divisi Penelitian dan Pengembangan dan Kepala Satuan Pengawasan Intern. SPI in carrying out its functions to oversee the operational activities of the Company that may direct and oriented: 1) Repair and improvement of various systems and procedures in the Company’s business processes. bookkeeping. Staf Direktur Utama dan sejak mei 2009 dipercaya menjadi Kepala Satuan Pengawasan Intern. Kedudukan Satuan Pengawasan Intern Satuan Pengawasan intern (SPI) merupakan Organ Pendukung di bawah Direktur Utama yang berfungsi sebagai penyedia jasa konsultasi. Magister Manajemen diraih tahun 1996 di Universitas Pancasila Jakarta.

the audit scope and responsibility of PT Jasa Raharja SPI (Persero) as a unit of Internal Auditors. No. powers. (b) Pengkajian dan pengelolaan risiko usaha. PER-01/MBU/2011 2) Background a) Fulfill the company’s obligation to implement the provisions of Decree of the Minister for State Owned Enterprises Number: Kep117/M-MBU/2002 on the Implementation of Good Corporate Governance Practices at 179 . misi dan tujuan Perusahaan. 19 Th. (e) Monitoring terhadap kualitas struktur pengendalian. 2) Improve efficiency through reducing waste and improving the effectiveness of the Company through the Company’s assessment of the achievement of business strategy. Audit Charter Satuan Pengawasan Intern PT Jasa Raharja (Persero) 1) Pendahuluan Audit charter Satuan Pengawasan Intern (SPI) PT Jasa Raharja adalah dokumen formal yang berisi pengakuan dan komitmen manajemen atas keberadaan SPI sebagai Unit Internal Auditor yang berfungsi mendorong agar proses penyelenggaraan kegiatan perusahaan di setiap unit kerja baik di Kantor Pusat maupun Kantor Cabang dan Kantor Perwakilan dilakukan sesuai dengan Kebijakan Perusahaan. (c) Aktivitas pengendalian. ruang lingkup audit dan tanggung jawab SPIPT Jasa Raharja (Persero) sebagai unit internal auditor. visi. the audit covers the terms and its justification for the establishment of the Audit Charter. mission. Dalam audit charter ini mencakup latar belakang & dasar pertimbangan pembuatan audit charter. 2003 tentang Badan Usaha Milik Negaradan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. c. maka audit charter merupakan acuan/pedoman bagi SPI dalam melaksanakan fungsinya sebagai internal auditor dan merupakan sarana sosialisasi bagi unit kerja di lingkungan PT Jasa Raharja (Persero) agar tercipta saling pengertian dan kerjasama secara terintegrasi dalam mewujudkan visi. Standard Operating Procedures (SOPs) and Work Plan & Budget Company (RKAP). both at Headquarters and Branch Offices and the Representative Office in accordance with Company policy. In line with this conceptual framework. c. mission and company. In this Charter. Standar Prosedur Operasi (SPO) serta Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP). vision. 3) Membantu menciptakan struktur pengendalian intern yang baik meliputi : (a) Lingkungan pengendalian yang disiplin dan terstruktur. 2) Latar Belakang a) Memenuhi kewajiban perusahaan untuk melaksanakan Undang-Undang RI. 3) Help create a good internal control structure includes:: (a) Environment control of discipline and structured (b) Analyzing and management of business risks (c) Control Activities (d) Information and communication system (e) Monitoring of the quality control structure (f) Ensure that the control structure has been adhered to in accordance with applicable regulations. (f) Memastikan bahwa struktur pengendalian telah dipatuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. responsibilities. misi. kewajiban. (d) System informasi dan komunikasi. Internal Control unit charter PT Jasa Raharja (Persero) 1) Introduction Internal Audit Charter Supervisory Unit (ISU) of PT Jasa Raharja (Persero) is a formal document that contains the recognition and management commitment to the existence of the SPI as a Unit of Internal Auditors which serves to encourage the activities of companies in each work unit.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 2) Peningkatan efisiensi melalui pengurangan pemborosan dan peningkatan efektivitas Perseroan melalui penilaian pencapaian strategi bisnis Perseroan. Sejalan dengan kerangka pemikiran tersebut. the audit charter is a reference / guideline for SPI in carrying out its function as an Internal Auditor and is a means of socialization for work unit within the PT Jasa Raharja (Persero) in order to create mutual understanding and cooperation in an integrated way in realizing the goals of vision. wewenang.

Standar Prosedur Operasi (SPO) per bidang kegiatan di lingkungan PT Jasa Raharja (Persero). b) Check and audit documents / records. including confirmation to external parties c) Allocation of resources. 5) Wewenang a) Memperoleh informasi dan mengakses data dari seluruh unit kerja dan pegawai di lingkungan Perusahaan. b. memperoleh keterangan/ penjelasan yang diperlukan dari setiap unit kerja dan pegawai di lingkungan Perusahaan dalam hubungannya dengan proses audit. Assist management in achieving and maintaining good corporate governance by 180 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 3) Visi Menjadi auditor internal yang memiliki dedikasi. 19 of 2003 on StateOwned Enterprises. b) Untuk mendorong terwujudnya iklim kerja yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya motivasi dan produktivitas kerja yang profesional di lingkungan perusahaan. b) Membantu manajemen dalam mewujudkan dan memelihara good 3) Vision Become a dedicated internal auditors. 4) Misi Melaksanakan fungsi internal auditor melalui proses audit terhadap penerapan sistem pengendalian manajemen dan evaluasi secara konsisten terhadap Kebijakan Perusahaan. termasuk melakukan konfirmasi kepada pihak eksternal. which is why PT Jasa Raharja (Persero) in a company that is efficient. the State and Law No. b) Melihat dan mengaudit dokumen/ catatan-catatan. effective and economic operation of enterprises. determine the scope and timing of the audit and apply audit techniques necessary to achieve the objectives of the audit. 4) mision Carry out the functions of the Internal Auditor through the process of auditing the implementation of management control and evaluation system is consistent with the policy of the company.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) pada BUMN. tanpa pengecualian. b) Promote the establishment of a conducive working climate for the growth and development of the motivation and productivity of professionals working in enterprise environments. Assist management in fulfilling the responsibilities of corporate management through assessment of the adequacy and effectiveness of management control systems. information / explanation is required of every work unit and corporate staff in conjunction with the audit process. 6) Kewajiban a) Membantu manajemen dalam memenuhi tanggung jawab pengelolaan perusahaan melalui penilaian kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian manajemen. standard operating procedures (POE) by field of activity within PT Jasa Raharja (Persero). profesional serta mampu memberikan nilai tambah bagi Perusahaan dalam rangka mewujudkan good corporate governance secara konsisten sehingga PT Jasa Raharja (Persero) menjadi perusahaan yang efisien. c) Mengalokasikan sumber daya. d) Melakukan koordinasi dengan nara sumber profesional dalam kaitannya dengan kegiatan audit. efektif dan ekonomis dalam penyelenggaraan usaha perusahaan. d) Coordination of activities with the resources of professionals in relation to auditing 6) Obligation a. 5) Authorities a) Obtaining information and access data from all work units and employees in companies without exception. professional and able to bring added value to companies in order to achieve a consistent good corporate governance. menentukan ruang lingkup dan jadwal audit serta menerapkan teknik audit yang diperlukan untuk mencapai tujuan audit.

d) Membantu manajemen untuk memberikan perhatian terhadap perubahan lingkungan & risiko bisnis dalam penyelenggaraan usaha. kebijakan serta sistem dan prosedur yang berlaku di perusahaan.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN corporate governance dengan cara mendorong efektivitas organisasi. risk management. Provide recommendations for the development of the risk of a constructive and productive for business. daya guna dan hasil guna pemanfaatan sumber daya yang tersedia. d) Mewujudkan independensi serta menjamin bahwa kegiatan audit telah dilakukan sesuai dengan Standar Prosedur Operasi (SPO) Audit Internal PT Jasa Raharja (Persero). Prepare and submit the Annual Audit Work Plan (AABP) to obtain approval from the Director b. c) Secara periodik menyusun dan melaporkan hasil kegiatan audit beserta permasalahannya kepada Direktur Utama. effectively and economically d. promoting organizational effectiveness. c) Memberikan rekomendasi agar kegiatan perusahaan mengarah kepada pencapaian tujuan dan sasaran secara efisien. b) Melakukan evaluasi terhadap keandalan laporan pertanggungjawaban keuangan. efektif dan ekonomis. melalui evaluasi tingkat ketaatan terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan. implementation of business ethics and the achievement of selected performance measures (Key Performance Shows) holds in the company. e) Melaksanakan penugasan khusus yang relevan dengan ruang lingkup kegiatan audit dan pengungkapan atas penyimpangan dan ketidaktaatan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. c) Menilai kecukupan sarana untuk menjaga dan melindungi aset perusahaan. through the evaluation of the level of compliance with regulations and laws and policies in the company’s systems and procedures. c. manajemen resiko. Assist management to give attention to the change of environment and risk of the business in business implementation e. efektivitas penerapan sistem pengendalian di setiap unit kerja. Provide recommendations for the company’s activities lead to the achievement of goals and objectives efficiently. e) Memberikan rekomendasi yang konstruktif bagi pengembangan usaha dan produktif terhadap risiko bisnis. implementasi etika bisnis dan pencapaian ukuran kinerja terpilih (key performance indicates) yang berlaku di perusahaan. 8) Responsibilities a. 7) Ruang Lingkup Kegiatan: a) Memastikan bahwa penerapan sistem pengendalian di setiap unit kerja telah dilaksanakan dengan baik. d) Penilaian tentang kehematan. the effectiveness of control systems in each unit of work. Periodically compile and report the results of audit activities for the matter to the Director d. 7) Activities Scope: a) Ensure that the application of control systems in each unit of work has been done properly. internal examination standard of BUMN / BUMD 181 . Norma Pemeriksaan Intern BUMN/BUMD. To ensure the independence and to ensure that audit activities have been carried out according to standard operating procedures (SOP) services of audit internal Raharja PT (Persero). b) evaluate the reliability of financial accountability report c) Assess the adequacy of the means to preserve and protect company assets d) evaluation of the effectiveness. efficiency and effectiveness of the use of resources available e) Perform special tasks that are relevant to the scope of audit activities and the disclosure of irregularities and violations of regulations and legislation in force. Report the results of implementation of AABP activities to the president director c. 8) Tanggung Jawab a) Menyusun dan mengajukan Rencana Kerja Audit Tahunan (RKAT) untuk memperoleh pengesahan dari Direktur Utama. b) Melaporkan hasil kegiatan pelaksanaan RKAT kepada Direktur Utama.

workshop dan seminar yang relevan dengan pelaksanaan tugas pada Satuan Pengawasan Intern. 1 2 Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) Profesional Internal Auditor (PIA) Jumlah d. dengan rincian jabatan sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Jabatan Kepala SPI Auditor Utama Tk.I Auditor Madya Tk. Teknik Audit Kaur. Kualifikasi/Sertifikasi Profesi Audit Internal Untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas dari Auditor pada Satuan Pengawasan Intern. Number of Auditors who already have Internal Audit profession certification through the Internal Audit profession education organized by the Education Foundation (YPIA) Internal Audit and Accounting Development Center & amp.II Ajun Auditor Pelaksana Administrasi Jumlah Tingkat Jabatan Position Levels 1 2 3 4 4 4 5 6 6 7 8 9 30 9) Total of Internal Control Unit Staffs The position of the Internal Audit Unit staff in December 31.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN e) Berkoordinasi dengan institusi pengendalian eksternal dalam kaitannya dengan tugastugas pengawasan PT Jasa Raharja (Persero).II Kasi. e.Adm. 9) Jumlah Pegawai Satuan Pengawasan Intern Jumlah kekuatan pegawai di SPI dan sertifikasi profesi Internal Auditor per 31 Desember 2011 adalah sebanyak 30 orang. The structure or position of the Internal Oversight Unit Organization Unit PT Jasa Raharja Stewardship Intern (Persero) centralized at Headquarters and is responsible directly to the President.Audit Auditor Madya Tk. Jumlah Auditor yang telah memiliki sertifikasi profesi Internal Audit melalui jenjang pendidikan profesi Internal Audit yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) dan Pusat Pengembangan Akuntansi & Keuangan (PPAK) yaitu : No.I Auditor Utama Tk. dengan gambaran struktur organisasi sebagai berikut : e. workshop and seminars relevant to the implementation of the Internal Oversight Units on duty. Struktur atau Kedudukan Satuan Pengawasan Intern Organisasi Satuan Pengawasan Intern PT Jasa Raharja (Persero) tersentralisasi di Kantor Pusat dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama. para Auditor diikutkan pada pendidikan profesi Internal Audit. to the image of the structure of the Organization as follows: 182 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Qualification/Sertification Internal audit Proffesion To enhance the competence and quality of Auditor Oversight Units on Internal Auditor inclusion on the education of the profession of Internal Audit.I Auditor Muda Tk.Audit Auditor Muda Tk. Adm. Coordinate with external control agencies in relation to the tasks of supervision of PT Jasa Raharja (Persero).II Kaur. 2011 consisted of 30 (thirty) with the following details Jumlah Total 1 2 2 1 1 4 10 1 1 3 3 1 Position Head of ICU Main Auditor I Main Auditor II Head of Audit Techniques Head of Audit Administration Middle Auditor I Middle Auditor II Section Head Audit Administration Junior Auditor I Junior Auditor II Ajun Auditor Administration Total d. Finance (PPAK) namely: Jumlah Auditor/ Total Auditor 7 8 15 Sertification Qualified Internal Auditor (QIA) Profesional Internal Auditor (PIA) Total e.

Cabang Kalimantan Selatan .Cabang Kalimantan Barat .Cabang Nusa Tenggara Timur .DI Yogyakarta Branch .Cabang Kalimantan Timur .Cabang Jawa Tengah .Cabang Sulawesi Utara . telah direalisasikan program kerja sebagai berikut : 1) Melakukan Monitoring penerapan GCG di 14 (empat belas) Kantor Cabang.Jambi Branch . yang tertuang dalam RKAP Tahun 2011.West Sumatera Branch . has realized program of work as follows: 1) Monitoring the application of GCG in 14 (fourteen) branch office .North Sulawesi branch . Uraian pelaksanaan tugas Sesuai dengan program kerja Satuan Pengawasan Intern (SPI) .Cabang Sulawesi Selatan .South Sulawesi Branch .North Sumatera Branch .Cabang Kepulauan Riau .West Kalimantan Branch .Cabang Jawa Timur 2) Mengikutsertakan auditor pada diklat Profesional Internal Auditor (PIA) yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan (PPA & K) dan Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) serta seminar dan workshop di bidang Internal Auditor dengan rincian sebagai berikut : f. yaitu : .Cabang D.South Kalimantan Branch .TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Direktur Utama President Director Satuan Pengawasan Intern Internal Control Unit Urusan Administrasi Audit Administration Audit Field Urusan Teknik Audit Technic Audit Field Fungsional Auditor Function Auditor Seksi Kearsipan Archival Section Seksi Teknik Audit Audit Technic Section f.East Nusa Tenggara Branch .Cabang Jambi .Cabang Sumatera Utara .East Java Branch 2) The auditor Inclusion in training) Professional Internal Auditors (PIA) organized by the Centre for the development of Accounting and finance (PPA & K) and Internal Audit Education Foundation (YPIA) as well as seminar and workshop in the field of the Internal Auditor with details as follows: 183 .Kepulauan Riau Branch .Cabang Sumatera Barat . which is contained in the year 2011.Cabang Kalimantan Tengah .East Kalimantan Branch .Central kalimantan Branch .I .Central Java Branch . Description the task implementation In accordance with the programme of work Unit Supervising Internal (SPI). the program RKAP work which has already been implemented year book 2011. program kerja yang telah dilaksanakan tahun buku 2011.Yogyakarka .

7) Conduct follow-up monitoring of branchs audited by Audit Results Evaluation Cards (KEHA) branch that has risen to Report Audit Results (LHA) and has been carrying out a follow-up. 10. KOMITE DIREKSI BOARD OF DIRECTOR COmmITTEE a. maka dana kelolaan investasi harus dikelola secara sehat agar dapat dicapai hasil investasi yang optimum. 8) Tersedianya 2 (dua) licence software ACL yan disediakan Divisi SIP untuk digunakan sebagai tools audit dalam pelaksanaan audit 2012. Investment Committee 1) main Duties In order to follow the development of an increasingly dynamic investment instruments. 8) availability of 2 (two) software licence supplied SIP ACL yan Division to be used as tools in audit 2012. the Board of Directors set the Investment Committee to assist the Board of Directors in terms of: a) make recommendations and draft directives on investment portfolio composition of investments 184 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 3) Audit routine Annual Audit work plan accordingly (RKAT) in 28 (twenty eight) Audit Object consisting of 28 (twenty eight) branches and 6 (six) units of work at Headquarters as well as the 2 (two) times the execution of Cash & Stock opname 4) Conduct follow-up monitoring Unit Internal Oversight findings on 15 (Fifteen) Office. 4) Melakukan monitoring tindak lanjut temuan Satuan Pengawasan Intern di 15 (Lima Belas) Kantor. 5) SPO revision of Internal Audit (risk-based) in the process of finalization with consultants. 6) Mengusukan penambahan tenaga auditor sebagai replacement tenaga auditor yang ditransfer dan promosi ke unit kerja lain serta penambahan tenaga auditor yang berlatar belakang pendidikan IT kepada Divisi Sumber Daya Manusia. 5) Revisi SPO Audit Internal (Berbasis Risiko) dalam proses finalisasi bersama Konsultan. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Jenis Diklat Dasar Dasar Audit Audit Operasional Pengelolaan Tugas Audit Komunikasi dan Psikologi Audit Audit Kecurangan Penulisan Laporan Hasil Audit yang efektif Audit Forensik Finance Audit Risk Based Audit Audit Intern Tingkat lanjutan II SOPAC Conference & on Site Learning Audit Investigasi Audit Intern tingkat manajerial Self Assessment Internal Control Jumlah Peserta Jumlah Peserta (orang) Number of Participants (person) 8 3 1 5 5 1 3 1 5 2 2 28 1 25 91 Type of Training and education Basics of Audit Operational Audit Audit management Duties Communication and Psychology Audit training Corruption Audit Training Effective audit report writing Audit Forensik Finance Audit Risk Based Audit Audit Intern Tingkat lanjutan II SOPAC Conference & on Site Learning Audit investigation Internal Audit Management Level Self Assessment Internal Control Total Participants 3) Melakukan audit rutin sesuai Rencana Kerja Audit Tahunan (RKAT) di 28 (dua puluh delapan ) Obyek Audit yang terdiri dari 28 (dua puluh delapan) Cabang dan 6 (enam) Unit Kerja di Kantor Pusat serta 2 (dua) kali pelaksanaan Kas & Stock Opname.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN No. the Fund investments should be managed in kelolaan healthy in order to achieve optimum investment results. 6) Propose the addition of energy auditors as replacement energy auditor and transferred to other promotions as well as the addition of a unit of work energy auditor education backgrounds IT to human resources Division. 7) Melakukan monitoring tindak lanjut terhdapap cabang – cabang yang diaudit melalui Kartu Evaluasi Hasil Audit (KEHA) untuk cabang yang telah terbit Laporan Hasil Audit (LHA) dan telah melaksanakan tindak lanjut. Direksi menetapkan Komite Investasi untuk membantu Direksi dalam hal: a) Membuat rekomendasi arahan investasi dan rancangan komposisi portofolio investasi yang disampaikan kepada Direksi a. Komite Investasi 1) Tugas Pokok Dalam rangka mengikuti perkembangan instrumen investasi yang semakin dinamis.

Sekretaris Perusahaan . b) Make recommendations to the Board of Directors of the investment instrument will be placed.Archivists Company Secretary .Kepala Divisi Asuransi .Kepala Urusan Akuntansi . the Board of Directors established the information technology Steering Committee with the task of principal as follows: a) Monitoring and evaluation application of long term plan for information technology (RJPTI) b) Monitoring the development of the implementation of strategics policy of Information and Technologies c) Review on strategic issues related to 185 . b) Membuat rekomendasi kepada Direksi terhadap instrumen investasi yang akan ditempatkan. Untuk mendukung sasaran tersebut. so its application adapted to the full development of a global information technology with fixed having regard to the urgency of the needs of the company. sehingga penerapannya disesuaikan dengan arah perkembangan teknologi informasi global dengan tetap memperhatikan urgensi kebutuhan perusahaan.Head of Legal . submitted to the Board of Directors and will be implemented by the Division on investment.Pelaksana Administrasi SDM b.Research and development division head of risk management .Head of risk management .TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN dan yang akan dilaksanakan oleh Divisi Investasi. Divisi Litbang dan Manajemen Risiko Anggota : .Kepala Urusan Hukum .Head of Budget .Human Resource Administration b.Head of Human Resource Development . c) Performs monitoring and evaluating the placement of investments have been carried out as well as provide recommendations on company valuation of the Investment Board of Directors.Kepala Divisi Penelitian Pengembangan dan Manajemen Risiko .Corporate Secretary .Arsiparis Madya Tk II Sekretaris Perusahaan .Head of the Division of prevention and Services .Kepala Urusan Anggaran . Information Technologies Steering Commitee 1) main Duties Information technology has a very important role in supporting the business activities of the company.Head of Accountancy . 2011 the composition and arrangement of the Investment Committee is as follows: Chairman : Accountancy Division Head Deputy Chairman : Human Resources Division Head Secretary : Head of risk control.Kepala Divisi Pencegahan dan Pelayanan .Head of Insurance Division . c) Melakukan pemantauan dan mengevaluasi atas penempatan investasi yang telah dilakukan perusahaan serta memberikan rekomendasi atas penilaian investasi tersebut kepada Direksi. division research and risk management Member : . Direksi membentuk Komite Pengarah Teknologi Informasi dengan tugas pokok sebagai berikut: a) Melaksanakan monitoring dan evaluasi penerapan Rencana Jangka Panjang Teknologi Informasi (RJPTI) b) Memantau perkembangan pelaksanaan kebijaksanaan strategis Teknologi Informasi c) Melakukan kajian berkaitan dengan isu strategis mengenai Teknologi Informasi d) Menetapkan kebijakan perusahaan dalam 2) Composition and arrangement of the Investment Committee Based on the decision of the Board of Directors of PT Jasa Raharja (Persero) No. Komite Pengarah Teknologi Informasi 1) Tugas Pokok Teknologi informasi memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung kegiatan usaha Perusahaan. 2) Komposisi dan Susunan Komite Investasi Berdasarkan keputusan Direksi PT Jasa Raharja (Persero) No :KEP248/2011 tanggal 19 Agustus 2011 Komposisi dan susunan komite investasi adalah sebagai berikut: Ketua : Kepala Divisi Akuntansi Wakil Ketua : Kepala Divisi SDM Sekretaris : Kepala Seksi Pengendalian Risiko. In support of these objectives.Kepala Urusan Pengembangan SDM .Kepala Urusan Manajemen Risiko .: KEP248/2011 August 19.

Kepala Seksi Dukungan Data 19. Kepala Divisi Investasi 8. Kepala Divisi Akuntansi 6. Anggota : 1. Kepala Divisi Litbang Dan Manajemen Risiko 5. Corporate Secretary 11. Kepala Divisi Umum 3. Sekretaris Perusahaan 11.: KEP348/2011 November 28. Kepala Seksi Jaringan Komputer dan Komunikasi Data 18. Kepala Urusan Pengelolaan Investasi 14. Head of system maintenance 13. information technology d) Set corporate policy in the application and development of management information system based on information technology based on vision and mission Jasa Raharja e) Performs a justification for measures taken relating to human resource development. Section chief application core business 16. Kepala Urusan pemeliharaan SIstem 13. Heads of the Secretariat 15. Kepala Divisi Sumber Daya Manusia 10. 2) Composition and arrangement of information technology steering Commitee Based on the decision of the Board of Directors of PT Jasa Raharja (Persero) No. Insurance Head Division 9. 2011 the composition and arrangement of the information technology Steering Committee are as follows: Chairman Chairman I Chairman II Chairman III Secretary I Secretary II : President Director : Operational DIrector : Finance Director : Human Resources and General Affairs Director : Head of company information systems division : Head Of development and systems development. Investment Head Division 8. The head of the Division of prevention and Services 7.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN penerapan dan pengembangan sistem informasi manajemen berbasis teknologi informasi yang didasarkan atas visi dan misi Jasa Raharja e) Melakukan justifikasi langkah-langkah yang diambil terkait pengembangan sumber daya manusia khususnya dalam hal kompetensi bidang sistem Informasi Manajemen berbasis Teknologi Informasi f) Menetapkan mekanisme sistem pengawasan pengembangan teknologi informasi Struktur Komite Pengarah Teknologi Informasi. Kepala Divisi Keuangan 4. especially in terms of competencybased Management information systems information technology f) Set the system of supervision mechanism of the development of information technology information technology Steering Committee Structure. Kepala Urusan Sekretariat 15. Kepala Divisi Pencegahan dan Pelayanan 7. Section chief support data 186 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Kepala Seksi Aplikasi Bisnis Inti 16. Accountancy Head Division 6. Expert staff of information technology 12. 2) Komposisi dan Susunan Komite Pengarah teknologi informasi Berdasarkan keputusan Direksi PT Jasa Raharja (Persero) No :KEP348/2011 tanggal 28 November 2011 Komposisi dan susunan komite pengarah teknologi informasi adalah sebagai berikut: Ketua Umum Ketua I Ketua II Ketua III Sekretaris I Sekretaris II : : : : : Direktur Utama Direktur Operasional Direktur Keuangan Direktur SDM dan Umum Kepala Divisi Sistem Informasi Perusahaan : Kepala Urusan Pembangunan dan Pengembangan Sistem. Investment management affairs head 14. Human resource head division 10. Head of section supporting application 17. Head of Internal Control Unit 2. Kepala Satuan Pengawasan Intern 2. Kepala Seksi Analis dan Pelaporan Member : 1. The chief divisions research and risk management 5. Head of General Affair Division 3. Kepala Seksin Administrasi Data 20. Kepala Seksi Aplikasi Pendukung 17. Head of Financial Division 4. Staf Ahli Teknologi Informasi 12. Kepala Divisi Asuransi 9. Head of computer networks and data communication 18.

Kepala Seksi Anggaran I 23. atas perkembangan kegiatan kepegawaian secara berkelanjutan. efektifitas fungsi dan (3) Untuk tugasnya. (3) For the effectiveness of its work. demosi dan pemberhentian. (3) Memberikan masukan baik diminta maupun tidak diminta kepada Direksi. 19. (1) In case there has been no conditions and benchmarks or performance appraisal. Kepala Seksi Administrasi Sumbangan Wajib 22. pertimbangan dan saran kepada Direksi berkenaan dengan pelaksanaan tugastugasnya b) Kajian Dewan Pertimbangan Jabatan harus didasarkan pada ketentuan dan tolok ukur yang berlaku. maka Dewan Pertimbangan Jabatan berkewajiban melengkapi ketentuan/ tolok ukur yang diperlukan. Section head Budgeting 1 23.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 21. then the Council Office is obliged to complete the provision/ benchmarks were needed. Direksi membentuk Dewan Pertimbangan Jabatan dengan tugas sebagai berikut : a) Tugas Umum Dewan Pertimbangan Jabatan adalah sebagai berikut : (1) Meneliti dan menilai kinerja pegawai sesuai data dari Divisi Sumber Daya Manusia dan atau laporan dari atasan langsung yang bersangkutan untuk kemungkinan pemberian imbalan atau hukuman. (1) Dalam hal belum ada ketentuan dan atau tolok ukur penilaian kinerja pegawai. Section chief administrative obligatory contribution 22. c. mencari informasi ke lapangan dan langkah lainnya yang dianggap perlu dan relevan dengan tugas-tugas Dewan Pertimbangan Jabatan. (2) Memberikan masukan kepada Direksi mengenai pegawai/pejabat yang telah memenuhi persyaratan untuk ditransfer. Section head administration Data 20. Dewan Pertimbangan Jabatan melakukan rapat rutin sekurangkurangnya 1 (satu) kali dalam satu bulan. Pertimbangan Jabatan Dewan dapat memanggil atau mendengar narasumber yang berkompeten. employee or provisions/ benchmarks are assessed is inadequate. considerations and suggestions to the Board of Directors with regard to the execution of his duties b) Studies Advisory Council Appointments should be based on the provisions and applicable benchmarks. Ajun Pranata Komputer Divisi SDM. dismissal and demosi. (4) Menyampaikan laporan hasil penelitian. or hear speakers seeking information into the field and other steps which are deemed necessary and relevant to tasks deliberative office. Office Advisory Council 1) Main Duties In order to assist Directors in the empowerment and development of human resources. c. Ajun Pranata Komputer Divisi SDM. 187 . the Board of Directors formed an Advisory Council Offices with the task as follows: a) Common Task Advisory Council Office is as follows: (1) Examine and assess employee performance according to data from the human resources Division and or reports from the supervisor in question for possible awarding of reward or punishment. Dewan Pertimbangan Jabatan 1) Tugas Pokok Dalam rangka membantu Direksi dalam pemberdayaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia. functions and Office Advisory Council convenes regular at least one (1) times in one month. (2) Dalam menjalankan tugas tersebut. atau ketentuan/ tolok ukur yang ada dinilai sudah tidak memadai. (2) In performing the job deliberative office can summon competent. Section chief analysts and reporting 21. (2) provide input to the Board of Directors about employees/officials who had been eligible for transfer. (4) Submit a report research results. promotion. upon the development of staffing activities on an ongoing basis. (3) provide input either requested or required to Board of Directors. promosi.

a. Culture of the company owned Insan Services based on value-Raharja glorious values encompassed within the developing company. Violation of sanctions in accordance with the guidelines applicable in the company. c. Nilai-nilai luhur : Menguraikan sifat-sifat. Keteladanan. Systematics of guidelines is divided into three parts. Bersikap jujur. Pedoman Perilaku disusun berdasarkan nilai-nilai luhur yang berkembang di lingkungan PT Jasa Raharja (Persero) dan diyakini mempunyai pengaruh yang positif untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi pencapaian visi dan misi Perseroan. mengutamakan Kepuasan Pelanggan. perbuatan. yaitu : Kami Insan Jasa Raharja a. Example. Dedicated to God Almighty and being noble b. b. Sistematika Pedoman ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu : a. Behavior guidelines drawn up based on the the sublime values that thrive in the environment PT Jasa Raharja (Persero) and is believed to have a positive influence to create an atmosphere conducive to the achievement of the vision and mission of the company. Customer Satisfaction c. Budaya Perseroan memiliki peran penting dalam upaya untuk mewujudkan tujuan Perseroan sehingga seluruh Insan jasa Raharja mulai dari Dewan Komisaris. Budaya Perseroan yang dimiliki Insan Jasa Raharja didasarkan pada nilai-nilai luhur yang berkembang dalam perseroan. namely: We are the member of Jasa Raharja. dan Kerjasama. Disiplin. deeds. and cooperation. Be honest. Untuk memudahkan pemahaman dan internalisasi. Honesty. professional. ethical behavior. Direksi sampai pegawai yang paling rendah wajib memahami dan menghayati dengan sungguh-sungguh. kebiasaan yang baik dan berkembang dalam perseroan. Takwa/Ahlak Mulia. Nilai-nilai luhur yang telah dikodifikasi memerlukan proses internalisasi kepada seluruh Insan Jasa Raharja melalui sosialisasi dan simulasi yang bekelanjutan sehingga dapat menyatu menjadi Budaya Perseroan. dan pencegahan terjadinya tindakan pelanggaran. understandings. the sublime values are summarized as Creed Services statement Raharja has always held steadfast belief in any action. namely: a. beliefs. 188 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .Pelanggaran atas pedoman sanksi sesuai ketentuan yang berlaku di Perseroan. nilainilai luhur disarikan sebagai “Kredo Jasa Raharja” yang merupakan pernyataan keyakinan yang selalu dipegang teguh dalam setiap tindakan. Kejujuran. pemahaman. The sublime values that have been codified requires internalization of process to all Jasa Raharja People through socialization and simulation of sustainable so that it can blend into the company Culture. discipline. KEBERADAAN KODE ETIK THE ExISTENCE CODE OF CONDUCT Pedoman Perilaku merupakan salah satu struktur/ perangkat Perseroan dalam upaya untuk mewujudkan Good Governanceyang berfungsi sebagai pedoman bagi Insan Jasa Raharja dalam melakukan interaksi dengan stakeholders. a committed/Noble Morals. perilaku etis. professional and disciplined Behavior guidelines specifically created with upholding honesty. Company culture has an important role in the efforts to realize the goals of the company so that all services ranging from Employee Raharja Board of Commissioners. tradisi. tradition. keyakinan.Kode Etik Code of Conduct 1. Code of Ethics is one of the structure / device company in an effort to realize good governance that serves as a guide for member of Jasa Raharja in interaction with stakeholders. Mengutamakan kepuasan pelanggan. the Board of directors until the lowest employee must understand and live up in earnest. Customer satisfaction. Profesional. professional dan disiplin. Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan Berahlak Mulia. and prevention of the occurrence of acts of infringement. good habits and flourish in the company. The sublime values: Outlines the traits. To facilitate comprehension and internalization. Pedoman Perilaku secara khusus dibuat dengan mengedepankan kejujuran.

Honest behavior. lemah lembut. c. PENGUNGKAPAN KODE ETIK DISCLOSURE OF CODE OF CONDUCT Nilai-nilai luhur yang berkembang dalam Perseroan dan diyakini sepenuhnya oleh seluruh Insan Jasa Raharja mempunyai pengaruh langsung terhadap penciptaan suasana yang kondusif bagi pencapaian Visi dan Misi Perseroan. Governments. b. dan terpercaya. sikap yang menunjukan kesatuan yang utuh dalam mengakui dan memberikan sesuai demgan kenyataan dan kebenaran. Have honesty is adheres to the principles of ethics and suitability between words with deeds on a consistent basis. Values (business code of ethics) that develop in the company as the basis for drafting guidelines for Behavior are as follows: a. as well as sanctions against violations of and reporting on the implementation of the guidelines for Behavior. a. berkata atau memberikan sesuatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran. 2. our fellow human beings as well as in the company as the embodiment of the values that have been fused into the company. terukur. pemerintah. patience. b. Nilai-nilai (kode etik bisnis) yang berkembang dalam Perseroan sebagai dasar penyusunan Pedoman Perilaku adalah sebagai berikut : Noble values that develops in the company and believed to be fully by all member of jasa raharja have a direct impact of the creation a conducive atmosphere for the vision and mission the company. 189 . Komitmen Perilaku : Menguraikan tekad yang kuat dari seluruh Insan Jasa Raharja dalam berinteraksi baik dengan Pelanggan. mengakui. Commitment Behavior: Describes the determination of all People in both the Services interact with Raharja Customers. forgiving. or give something to say the appropriate information to the fact and truth. Pelaksanaan Pedoman Perilaku: Menguraikan mekanisme penanganan permasalahan. Takwa/ahlak mulia Takwa mengandung pengertian semangat cinta kepada Tuhan YME sehingga taat dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangannya. Nilai-nilai tersebut diyakini mampu meminimalkan perbedaan persepsi yang muncul dalam berinteraksi dengan berbagai stakeholders Perseroan serta akan menciptakan motivasi dan rasa tanggung jawab terhadap pencapaian tujuan Perseroan. Kejujuran Jujur adalah lurus hati. kesabaran. airy chest resulting in simpatisemua party without the influence of a variety of disorders. that is the attitude of his Majesty is pleased to do good deeds and actually consistently being be grounded with sincerity. not acted fraudulently. pemaaf. attitude is a reflection that shows the unified whole in recognizing and providing appropriate demgan reality and truth. Committed to the Lord the ALMIGHTY is manifested in the form of morals. Takwa kepada Tuhan YME diwujudkan dalam bentuk ahlak mulia. Jujur merupakan cerminan perilaku. and reliable. These values are believed to be able to minimize the perception of differences that arise in a wide range of stakeholders interacting with the company and will create motivation and a sense of responsibility towards the achievement of the goals of the company. including consultation/coordination. serta sanksi terhadap pelanggaran dan pelaporan atas pelaksanaan Pedoman Perilaku. Committed/Noble A committed sense of the spirit of love to contain God the Almighty so devout in carrying out orders and steer clear of the restriction. Implementation of the Guidelines: Outlines a mechanism for handling Behavior: problems. b. Honesty Honest hearts. termasuk konsultasi/koordinasi. yaitu berupa sikap senang untuk melakukan perbuatan baik dan benar secara konsisten yang dilandasi dengan keikhlasan. Sesama Manusia maupun dalam Perseroan sebagai perwujudan nilai-nilai yang telah menyatu kedalam Perseroan. tidak bertindak curang.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN b. acknowledge was a straight. c. lapang dada sehingga menghasilkan simpati semua pihak tanpa pengaruh berbagai gangguan. scalable. Memiliki kejujuran adalah memegang teguh prinsipprinsip etika serta kesesuaian antara perkataan dengan perbuatan secara konsisten. gentle.

Diperlukan sikap/perilaku yang konsisten dan memiliki integritas untuk dapat menjadi teladan yang baik. Setiap Intan Jasa Raharja selalu menjaga sikap dan perilakunya sehingga menjadi contoh yang baik atau menjadi panutan bagi lingkungan kerjanya.Mengutamakan kepuasan pelanggan merupakan sikap untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik dengan seluruh sumber daya yang dimiliki demi terpenuhinya harapan pelanggan. dengan cara yang terbaik. Proffesional Professional is attitude to always give the best competence according with guidelines to standards and uphold ethics profession and transparency. karena keteladanan merupakan sikap/perilaku individu sehingga keteladanan dapat muncul dari bawahan. f. According to the company’s determination to be leading in the field of insurance. e. Disiplin Disiplin merupakan sikap mental ataun karakter moral yang taat terhadap tata tertib/peraturan yang telah digariskan dan mempertanggung jawabkan setiap tindakan yang dilakukan termasuk hasilnya. d. Customer Satisfaction Customer satisfaction is meeting customer expectations for the goods or services required by certain criteria. Employee Jasa Raharja with all resources owned always strives to satisfy the customer expectations on either the service or services receive funding. Insan Jasa Raharja dalam menjalankan tugas dan kewajibannya selalu bertindak profesional untuk mencapai hasil yang berkualitas dan menjungjung tinggi keterbukaan dengan tetap mematuhi aturanaturan yang berlaku. Profesional Profesional adalah sikap untuk selalu memberikan yang terbaik sesuai kompetensinya dengan pedoman kepada standar kerja dan memegang teguh etika profesi dan transparansi. as well as willing to bear the consequences/penalties if violated. maupun masyarakat sekitarnya. Keteladanan tidak hanya terbatas pada sikap/perilaku yang ditunjukan oleh atasan kepada bawahan. Example Example is the attitude and behavior of individuals that enviable and emulated or it can be a role model for their surroundings. Example are not just limited to the attitude/behavior indicated by his superiors to subordinates. Jasa Raharja Member their duty and their obligations always act professional to achieve a result qualified and respect high openness with fixed adhere to rules and regulations. Sesuai tekad untuk menjadi Perseroan terkemuka dibidang asuransi. Keteladanan Keteladanan merupakan sikap dan perilaku individu yang patut ditiru dan dicontoh atau dapat menjadi panutan bagi lingkungannya. Insan jasa Raharja dengan seluruh sumber daya yang dimiliki selalu berupaya memuaskan harapan pelanggan baik pada pelayanan pendanaan maupun pada pelayanan santunan. Mengutamakan Kepuasan Pelanggan Kepuasan pelanggan adalah terpenuhinya harapan pelanggan atas barang atau jasa yang dibutuhkan dengan kriteria tertentu. Customer satisfaction is the attitude to always provide the best services with all resources owned by meeting customer expectations. e. d. as well as the surrounding community. Attitude/behavior that required consistent and have the integrity to be able to be a good role model. as well as the surrounding community. The general attitude of always keeping Jasa Raharja’s attitude and his behaviour so that it becomes a good example or role model for environmental work became. Sikap Insan Jasa Raharja selalu menjaga sikap dan perilakunya sehingga menjadi contoh yang baik atau menjadi panutan bagi lingkungan kerjanya. for example is a great attitude/behavior of individuals so that the example can arise from subordinates. serta bersedia menanggung segala akibatnya/sanksi jika melakukan pelanggaran. maupun masyarakat sekitarnya. f. 190 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . c. with the best possible way. Every Jasa Raharja member is always keeping attitude and his behaviour so that it becomes a good example or role model for environmental work became. Discipline Discipline is the mental attitude or abiding moral character of the code of conduct/regulatory has outlined and account for every action that is performed including results.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN c.

safe and comfortable with work relation compact. aman dan nyaman. healthy. sehingga perlu dilakukan pengaturann terhadap hal-hal berikut : Implementation guidelines for this behavior is steps to anticipate a variety of constraints/obstacles encountered in its implementation. UPAyA PENERAPAN DAN PENEGAKANNyA APPLICATION AND ENFORCEmENT EFFOR Pelaksanaan Pedoman Perilaku ini merupakan langkahlangkah untuk mengantisipasi berbagai kendala/hambatan yang ditemui dalam penerapannya. between individuals or between the Working Group. Konsekuensi atas pelanggaran pedoman perilaku Setiap Insan Jasa Raharja menyadari bahwa Pedoman Perilaku menjadi pedoman bersikap dan bertindak dalam melaksanakan tugas-tugas perseroan. help and support the implementation activities. Insan Jasa Raharja bertekad untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. and free from the act of abuse and intimidation. harmonious. Jasa Raharja Member foster a spirit of cooperation in conducting the interaction between individuals with individuals. Jasa Raharja insane determined to create a work environment conducive clean. yang secara bersamasama melakukan kegiatan untuk mewujudkan tujuan Perseroan. serta bebas dari tindakan pelecehan dan intimidasi. so that needs to be done pengaturann of the following things: a. immediate superior was the first person can dihubungi. Pihak-pihak yang bisa dihubungi untuk konsultasi Jika Insan Jasa Raharja menghadapi ketidakjelasan atas Pedoman Perilaku. termasuk dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi sehingga diharapkan terciptanya lingkungan kerja yang memiliki hubungan positif dengan kepuasan dan produktivitas kerja. a. loyalitas tinggi. including in addressing the problems facing so expect the creation of work environment that has a positive relationship with the satisfaction and productivity of work. sehat. Kerjasama Kerjasama merupakan kegiatan atau usaha yang dilakukan beberapa orang atau lembaga untuk mencapai tujuan bersama. 191 . the parties who could be contacted for consultation If insan jasa raharja face obscurity over guidelines behavior. who would become the mirror the entire Jasa Raharja member behave in running company’s business in order to achieve the goal.Apabila hal tersebut tidak dapat dilakukan karena sesuatu hal. This cooperation is manifested also in the willingness to share. Kerjasama ini juga diwujudkan dalam kemauan untuk saling berbagi. bersih. maka dapat menghubungi pejabat yang ditunjuk untuk memonitor penerapan Good Corporate Governance. harmonis. Insan Jasa Raharja menumbuhkan semangat kerjasama dalam melakukan interaksi antara individu dengan individu. then can call an official appointed to monitor implement good corporate governance b. These values are expected to converge into the company through a process of internalization to all Insan sehinggs Cultural Services formed the company Raharja. dengan hubungan kerja yang kompak. atasan langsung merupakan orang pertama yang bisa dihubungi. Cooperation Cooperation is the activity or work done a few people or agencies to achieve common goals. antara individu dengan kelompok kerja atau antar kelompok kerja.apabila it cannot be done because something thing.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN g. Consequences for infringement behavior guidelines Any insan services raharja realize that guidelines behavior becoming guidelines be perform tasks and act in the company. g. 3. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menyatu kedalam Perseroan melalui proses internalisasi kepada seluruh Insan Jasa Raharja sehinggs terbentuk Budaya Perseroan yang akan menjadi cermin seluruh Insan Jasa Raharja berperilaku dalam menjalankan usaha Perseroan untuk mencapai tujuannya. membantu dan mendukung pelaksanaan kegiatan. b. the Working Group jointly undertake activities to realize the goals of the company. loyality high.

setting handling Services Raharja is as follows: 1) If found infringement Behavior Guidelines in environment of the company. 3) Permasalahan yang dihadapi. mengumpulkan informasi tambahan yang relevan serta merahasiakan identitas pelapor. Laporan atas Penanganan Pedoman Perilaku akan ditangani sebagai berikut : 1) Atasan langsung atau pejabat yang ditunjuk untuk memonitor penerapan GCG. Pengaturan penanganannya adalah sebagai berikut : 1) Apabila ditemui adanya pelanggaran Pedoman Perilaku di lingkungan Perseroan. 4) Violation Behavior in relation to the community. dan laporan yang diterimanya secara proporsional. setiap Insan Jasa Raharja berkewajiban untuk segera melaporkan secara tertulis dengan menyebutkan identitas pelapor kepada pejabat yang ditunjuk untuk memonitor penerapan Good Corporate governance. penanganannya tetap mengacu kepada ketentuan kepegawaian yang berlaku dalam Perseroan. penalized in accordance with the prevailing in the company. pelanggaran yang terjadi berikut sanksi yang diberikan. dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku dalam Perseroan. 2) Permasalahan perilaku Dewan Komisaris dan Direksi. 2) Hasil analisis tersebut dilaporkan kepada Direksi untuk doproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku. the handling is still refer to the provisions in force in the staffing Company 5) Officials appointed to monitor implementation of Good Corporate Governance are obligated to respond quickly any statements. 5) Pejabat yang ditunjuk untuk memonitor penerapan Good Corporate Governance berkewajiban untuk merespon dengan segera setiap pernyataan. and reports it receives proportionally. Any violation of guidelines of good Behavior that resulted in the loss of financial and non financial for the company.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Setiap pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku baik yang mengakibatkan kerugian financial maupun non financial bagi Perseroan . report the implementation of guidelines behavior On each semester designated Officials to monitor implementation of Good Corporate Governance are obligated to report the implementation guidelines for behavior that contains among others: 1) Level of compliance with the Code of conduct. Penanganan permasalahan atas pelaksanaan pedoman perilaku Dalam hal timbul permasalahan atas pelaksanaan Pedoman Perilaku oleh Insan Jasa Raharja. 2) the efforts to improve the quality of the implementation of guidelines behavior. collect additional information that is relevant and keep secret the identity of the complainant. c. 2) The result analysis reported to the board of directors to further doproses appropriate mechanisms applies. penanganannya dilakukan oleh Pemegang Saham dan jika ada pelanggaran yang perlu dikenakan sanksi menjadi kewenangan RUPS. 192 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 2) Behavior Problems the Board of Commissioners and Board of Directors. notifications. d. Laporan Pelaksanaan Pedoman Perilaku Pada setiap semester Pejabat yang ditunjuk untuk memonitor penerapan Good Corporate Governance berkewajiban untuk membuat laporan pelaksanaan Pedoman Perilaku yang antara lain memuat : 1) Tingkat kepatuhan terhadap Pedoman Perilaku. handling is done by shareholders and if there are violations that need to be penalized authority General Shareholder Meeting 3) Problems behavior employees handling carried upon directly in stages based on mechanism and regulations. 2) Upaya-upaya peningkatan kualitas pelaksanaan Pedoman Perilaku. berdasarkan laporan yangditerima melakukan identifikasi analisis. c. handling problems over the implementation of guidelines behavior In case of arising problems on implementation of the Guidelines of behavior by Employees. based on the report yangditerima do identification analysis. pemberitahuan. e. 3) Permasalahan yang dihadapi. every Employee is obligated to immediately Jasa Raharja reported in writing by mentioning the identity of the complainant to officials appointed to monitor implementation of Good Corporate governance. 3) Permasalahan perilaku pegawai penanganannya dilakukan atas langsung secara berjenjang sesuai mekanisme yang berlaku. mechanism on the report handling infringer guidelines behavior. d. 4) Pelanggaran Pedoman Perilaku dalam hubungannya dengan masyarakat. Mekanisme penanganan atas laporan pelanggaran Pedoman Perilaku. e. Report on the guidelines for Handling Behavior will be handled as follows: 1) supervisor or officer appointed to monitor implementation of GOOD CORPORATE GOVERNANCE. pelanggaran yang terjadi berikut sanksi yang diberikan.

in accordance with the format as follows: KOMITMEN/ COmmITmENT UNTUK MEMATUHI PEDOMAN PERILAKU/ TO COmPLY WITH THE CODE OF CONDUCT Dengan ini. abila encountered problems and / or violations in implementing the Code of Conduct. Telah memahami isi dari Buku Pedoman Perilaku PT Jasa Raharha (Persreo) Have understood the contents of the book Code of Conduct PT Jasa Raharha (Persreo). saya : Declare that I 1. I Nama Name Jabatan Position : : Menyatakan bahwa. 4. Will be consulted and / or report to the head of the SPI as an official who has been appointed to monitor the implementation of GCG appropriate mechanisms have been established. Akan segera mengkonsultasikan dan/atau melaporkan kepada kepala SPI sebagai Pejabat yang telah ditunjuk untuk memonitor penerapan GCG sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.. Willing to comply with what has been a commitment in the book Insan Raharja Service Code of Conduct PT Jasa Raharja (Limited). ………………………………………………… (Nama lengkap dan Tanda Tangan) Full name and Signature 193 . saya By this. Siap menerima konsekuensi dari Pedoman Perilaku ini bisa melakukan pelanggaran atas komitmen perilaku yang telah ditetapkan. 3.abila menemui permasalahan dan/atau pelanggaran dalam melaksanakan Pedoman Perilaku. Raharja services (Perero). The book has received a Code of Conduct PT. PERNyATAAN KOMITMEN UNTUK MEMATUHI PEDOMAN PERILAKU STATEmENT COmmITmENT TO ADHERE TO GUIDE BEHAVIOR Setiap Insan Jasa Raharja wajib untuk memberikan pernyataan sebagai komitmen pribadi untuk mematuhi Pedoman Perilaku. 5.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 4. Jasa Raharja (Perero). sesuai dengan format berikut ini: Each Employee is obliged to provide Jasa Raharja’s statement as a personal commitment to abide by the Guidelines of conduct. Ready to accept the consequences of this Code of Conduct may conduct in violation of commitments that have been established. Telah menerima Buku Pedoman Perilaku PT. Bersedia mematuhi apa yang telah menjadi komitmen Insan Jasa Raharja dalam Buku Pedoman Perilaku PT Jasa Raharja (Persero). 2.

as well as sanctions for violations and report on implementation of the code of ethics. pemberitahuan dan laporan yang diterima c) Penanganan atas laporan pelanggaran : (1) Identifikasi permasalahan (2) Analisis (3) Mengumpulkan informasi tambahan yang relevan (4) Merahasiakan identitas pelapor d) Laporan pelaksanaan Pedoman Perilaku : (1) Kepatuhan terhadap pedoman perilaku (2) Upaya peningkatan kualitas (3) Permasalahan yang dihadapi (4) Pelanggaran yang terjadi dan sanksi a) Parties who may be contacted for consultation (1) Direct Supervisor (2) Officials in charge of the GCG (3) Consequences for violating the code of conduct is sanctioned for violations b) Handling problems of implementing the code of conduct (1) Report violations in writing stating the identity (2) violations by the commissioners and directors by Shareholder General Meeting (3) Problem employee by the immediate supervisor in stages (4) Violations associated with the community refer to the applicable provisions (5) Respond to every question the received notification and reporting c) Handling of Reports of Violations (1) Identification of Problems (2) Analysis (3) Gather additional information relevant (4) conceal the identity of the complainant d) Report on the implementation code of conduct (1) Compliance to the code of conduct (2) Quality improvement efforts (3) Problem Faced (4) Violations and sanctions 194 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . termasuk konsultasi/koordinasi. including consultation / coordination.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 5. yang mengatur hal-hal sebagai berikut : Describe the mechanism for handling problems. SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN WHISTLEBLOWING SYSTEm Menguraikan mekanisme penanganan permasalahan. serta sanksi terhadap pelanggaran dan pelaporan atas pelaksanaan pedoman perilaku. which set things as follows: a) Pihak-pihak yang dapat dihubungi untuk konsultasi : (1) Atasan Langsung (2) Pejabat penanggung jawab GCG (3) Konsekuensi atas pelanggaran Pedoman Perilaku adalah sanksi atas pelanggaran b) Penanganan permasalahan atas pelaksanaan Pedoman Perilaku : (1) Melaporkan pelanggaran secara tertulis dengan menyebutkan identitas (2) Pelanggaran Dewan Komisaris dan Direksi oleh RUPS (3) Pelanggaran pegawai oleh atasan langsung secara berjenjang (4) Pelanggaran terkait dengan masyarakat mengacu pada ketentuan yang berlaku (5) Merespon setiap pertanyaan.

dan budaya sadar risiko telah menjadi bagian yang melekat pada setiap aktivitas yang dikerjakan di unit kerja. dan ketaatan atas ketentuan dan peraturan yang berlaku e) Monitoring yang merupakan proses penilaian terhadap kualitas sistem pengendalian intern termasuk fungsi internal audit pada setiap tingkat/unit dalam struktur organisasi Perusahaan. Scope of internal control system: a) Environmental internal control consisting of integrity. and culturally aware of risks has become attached to each level of activity in the work unit. c) Aktivitas pengendalian yang merupakan tindakantindakan yang dilakukan dalam suatu proses pengendalian kegiatan pada setiap tingkat/unit dalam struktur Organisasi Perusahaan. menilai dan mengelola risiko usaha. and compliance of the provisions and regulations e) Monitoring is the process of assessment of the quality of the internal control system including internal audit functions at every level in the organizational units/ Companies. b) Assessment and risk management is a process that attempts to identify. d) Information systems and communication is a process of presentation of the report on the activities of operational. organizing and development of human resources and attention and directive performed by the board of directors. menganalisis. rekonsiliasi. available information complete and accurate. pembagian tugas dan keamanan aset Perusahaan. and irregularities reported to the Board of Directors takes place with copy submitted to the audit committee 2. b) Pengkajian dan pengelolaan risiko usaha yang merupakan suatu proses untuk mengidentifikasi. among other things. authorization. verifikasi. assessment of the achievements of reconciliation work. d) Sistem informasi dan komunikasi yang merupakan suatu proses penyajian laporan mengenai kegiatan operasional. dan penyimpangan yang terjadi dilaporkan kepada Direksi dengan tembusan disampaikan kepada Komite audit 2. financial. pengorganisasian dan pengembangan sumber daya manusia dan perhatian dan arahan yang dilakukan oleh Direksi. the authority. cara yang ditempuh manajemen dalam melaksanakan kewenangan dan tanggung jawabnya. nilai etika dan kompetensi karyawan. penilaian atas prestasi kerja. sehingga dapat dilaksanakan secara optimal. filosofi dan gaya manajemen. value ethics and competence employees. to evaluate the 195 . analyse. tersedia informasi yang lengkap dan akurat. verification. Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Sistem pengendalian intern disusun sebagai alat untuk mendeteksi dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan suatu aktivitas dari rencana yang telah ditetapkan. antara lain kewenangan.Aktivitas Pendukung GCG Gcg Support Activities SISTEM PENGENDALIAN INTERN INTERNAL CONTROL SYSTEm 1. efektif dan efisien. c) The control activities is actions that is performed in a process control activities at every level in the organizational units/Companies. otorisasi. Dengan dilaksanakannya pengendalian intern diharapkan dapat diperoleh kepastian bahwa seluruh aktivitas telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. With the performance of internal control are expected to accrue to the entire activity has the certainty that is carried out in accordance with the provisions in force. means traveled management in carrying out the authority and responsibilities. a philosophy and style management. so that it can be implemented optimally. assess and manage risk effort. effective and efficient. Ruang Lingkup Sistem Pengendalian intern: a) Lingkungan pengendalian intern yang terdiri dari integritas. Pengendalian intern dilaksanakan dengan cara membandingkan antara hasil kinerja perusahaan secara keseluruhan dengan target yang ditetapkan (Key Performance Indicator) dan memberikan umpan balik yang 1. Internal control is implemented by way of comparing performance results between companies with the overall targets set (Key Performance Indicator) and provide the necessary feedback management. the Division of tasks and the security of the assets of the company. Evaluation of the internal control system System of internal control is organized as a tool for detecting and preventing the occurrence of irregularities in the implementation of an activity from a plan that has been set. financial.

2. News Letter Media komunikasi cetak yang menginformasikan fiturfitur kegiatan baik di Kantor Pusat. Usually contains the information disseminated on the socialization of management policy and/or connection between division or unit to perform its functions. b. KETERBUKAAN INFORMASI INFORmATION DISCLOSURE 1. PT Jasa Raharja (Persero) menggunakan berbagai media yang ada. Kantor Perwakilan dan Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) 1. Effectiveness of internal control is to determine the accuracy of decision-making by management in the framework of accountability to all stakeholders of the company (stakeholders). During the year there were no important matters 2011 faced by companies both civil matters and criminal. melainkan hanya menindaklanjuti perkara penting yang terjadi sebelum periode tahun 2011. including print. Akses Terhadap Informasi Perusahaan Dalam mengkomunikasikan dan menyebarkan informasi kepada pemangku kepentingan guna mendapatkan informasi. Environment used for internal communication are: a. c. untuk mengevaluasi hasilhasil yang diperoleh serta mengambil tindakan perbaikan apabila diperlukan. Surat Edaran PT Jasa Raharja (Persero) menggunakan surat edaran untuk mengkomunikasikan kebijakan dan peraturan terbaru di dalam perseroan. Efektivitas pengendalian intern tersebut sangat menentukan ketepatan pengambilan keputusan oleh manajemen dalam rangka pertanggungjawaban kepada semua pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan (stakeholders).TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN diperlukan pihak manajemen. To assess the effective or whether internal control system in the application of risk management. Untuk menilai efektif atau tidaknya sistem pengendalian intern dalam penerapan manajemen risiko. 2. Internal Communication Internal communications made to consolidate the entire body and working around Jasa Raharja have the same vision and focus for the company. and outdoor media. PERKARA PENTING yANG DIHADAPI ImPORTANT THINGS THAT mUST BE FACED Selama tahun 2011 tidak terdapat perkara penting yang dihadapi oleh perusahaan baik perkara perdata maupun perkara pidana. dan media luar ruang. results obtained as well as take corrective actions where necessary. representative offices and Services Office (KPJR) Raharja 196 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . elektronik. but rather just follow up on important things that happened before the period of 2011. sebagaimana yang telah diuraikan sebelumnya. Informasi yang disebarkan umumnya berisi tentang sosialisasi kebijakan manajemen dan/atau komunikasi antar unit kerja. diperlukan pengawasan aktif atas pelaksanaan pengendalian intern di seluruh unit kerja oleh Satuan Pengawasan Intern (SPI) selaku fungsi pengawasan melalui kegiatan audit. Access to Information In communicating and disseminating information to stakeholders in order to get information. b. antara lain sebagai berikut : a. the necessary supervision over the implementation of the internal control is active throughout the work unit by Unit Supervision Intern (SPI) as a function of supervision through auditing activities. c. Kantor Cabang. Branches. Website PT Jasa Raharja (Persero) A medium used to share files between employees and management PT Jasa Raharja (Persero) in the area of the same network. as described earlier. untuk melaksanakan fungsinya. Circular Jasa Raharja is using circular to communicate the latest policies and rules in the company. Portal PT Jasa Raharja (Persero) Sebuah media yang digunakan untuk file share antar karyawan dan manajemen PT Jasa Raharja (Persero) dalam area network yang sama. Komunikasi Internal Komunikasi internal dilakukan untuk mensinergikan seluruh unit dan karyawan dalam lingkungan PT Jasa Raharja (Persero) agar memiliki visi dan misi yang sama dan fokus pada tujuan perseroan. Adapun media yang digunakan untuk komunikasi internal. electronic. PT Jasa Raharja (Persero) using a variety of media. diantaranya media cetak . News Letter Printed communication Media inform features activities both at Head Office.

g. Company Visit Merupakan salah satu sarana bagi para pemangku kepentingan lainnya untuk mendapatkan informasi yang lebih komprehensif. Strategics Forum Strategic forums is done at least once a year. Press Release A press release is used to inform the achievement or activities conducted Services Raharja. pt jasa raharja ( persero ). dengan menghubungi : Sekretariat Perusahaan Telepon : +6221-520 3454 Faksimili : +6221-522 0284 E-mail : humas@jasaraharja. External Communications External communication aims to maintain and enhance the corporate image in the society and also the stakeholders (stakeholders) more. a wide variety of information related to Services are displayed in update via Raharja www.co. g. Direksi mengkomunikasikan kepada para Kepala Divisi dan Kepala Cabang mengenai rencana bisnisnya. Adapun jenis media yang digunakan. E-Mail Electronic mail is used to communicate information via computer networks (internet) between employees and management to employees of PT Jasa Raharja (Persero) e. f.co. Dalam forum tersebut. Forum Komunikasi Sarana komunikasi pihak manajemen terhadap para Kepala Divisi dan Kepala Cabang dalam menyampaikan rencana bisnis dan target perseroan. yang disampaikan melalui media massa. PT Jasa Raharja (Persero) secara berkala menyelenggarakan forum komunikasi. f. Forum Strategis Forum strategis dilakukan minimal satu kali setahun. the purpose of this publication is to inform the development of Business of Jasa Raharja to the community and stakeholders.id. Website Suatu media komunikasi untuk menyebarkan informasi perseroan yang dapat diakses oleh para pemangku kepentingan lainnya. d. MOP Jasa Raharja Aplikasi tata persuratan perusahaan secara elektronik yang bertujuan mengurangi biaya penggunaan kertas dan beberapa alat-alat kantor lainnya yang berhubungan dengan proses manual. by contacting: Corporate Secretary Telepon : +6221-520 3454 Faksimili : +6221-522 0284 E-mail : humas@jasaraharja. the board of directors communicate to the heads of division and the head of a branch of the business plan.co. c.co. Komunikasi Eksternal Komunikasi eksternal dilakukan untuk menjaga dan membangun citra perseroan di mata masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya. Communication Forum The communication facility management against the heads of the divisions and the head of a branch in conveying business plan and the target of the company. in this forum Board of Directors communicate strategy to the heads of the short term and the head of the branch Division. Publication in Printed Media Jasa Raharja publish things that needed to be addressed included financial statements in print. d.id. tujuan publikasi ini adalah menginformasikan perkembangan bisnis Jasa Raharja kepada masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. This type of information and media used in the company’s external communications Raharja Services are as follows: a. periodically hold forum of communication. Publikasi di Media Cetak Jasa Raharja mempublikasikan hal-hal yang perlu disampaikan termasuk laporan keuangan di media cetak.id SMS Center : 0812 10 500 500 b. berbagai macam informasi yang berkaitan dengan Jasa Raharja ditampilkan secara update melalui www. 197 . E-Mail Surat elektronik yang dipergunakan untuk mengkomunikasikan informasi melalui jaringan computer (internet) antar karyawan dan dari manajemen kepada karyawan PT Jasa Raharja (Persero) e. untuk selanjutnya diteruskan kepada jajaran dibawahnya.id SMS Center : 0812 10 500 500 b. Website A communication medium for disseminating company information accessible to other stakeholders. antara lain sebagai berikut : a. delivered through the mass media. Company Visit It is one of the means for other stakeholders to get information that is more comprehensive. dengan audience masyarakat umum. MOP Jasa Raharja Application of correspondence electronically companies aimed at reducing the cost of the use of paper and some other Office tools associated with manual processes.jasaraharja. with the audience of the general public. dalam forum ini Direksi mengkomunikasikan strategi jangka pendek kepada para Kepala Divisi dan Kepala Cabang. 3.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN d. In the forum. Siaran Pers Siaran Pers digunakan untuk menginformasikan pencapaian atau kegiatan yang dilakukan Jasa Raharja. to be passed on to the ranks of beneath it. d. 3. c.jasaraharja.

among others: go to your free. bantuan terhadap sarana pencegahan kecelakaan. Iklan Sebagai alat untuk mengelola dan membangun brand image perseroan kepada masyarakat. manajemen perusahaan telah mengambil kebijakan untuk memanfaatkan sarana pelayanan Pesan Singkat/Short Message Services (SMS). majalah. cover seat cabin aircraft in public transport). e. televisi. Media yang digunakan Jasa Raharja untuk menginformasikan Jasa Raharja yang terkandung di dalam iklan kepada masyarakat. Event Penyampaian informasi tentang perseroan juga dilakukan melalui suatu kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat umum guna menjaga dan membangun citra dan awareness Jasa Raharja. Adapun kegiatan yang dilakukan antara lain : Mudik Gratis.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN e. f. antara lain adalah surat kabar. Divisi Pencegahan dan Pelayanan untuk kemudian dalam proses penyelesaian lebih lanjut akan diinformasikan melalui Kantor Cabang/Perwakilan sesuai dengan lokasi kejadian dan atau domisili korban di masing-masing daerah. dengan nama SMS Center PT. sea and air accidents and road traffic. cover seat angkutan umum). help against the means of prevention of accidents. untuk itu diperlukan adanya penyediaan sarana/media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan perusahaan. radio. socialization through means of public transport (tv. Division of Prevention and Services for later in the settlement process will be further informed through the Branch Office / Representative in accordance with the scene and the victim or domicile in any territory. f. such as newspapers. Media that is used by Jasa Raharja for informing Jasa Raharja contained in advertisements to the community. PUSAT PENGADUAN / PUSAT LAyANAN COmPLAINT CENTER/SERVICE CENTER Sebagai salah satu upaya penyebaran informasi tentang keberadaan perusahaan sebagai Badan Usaha Milik Negara yang memiliki tugas pokok dalam memberikan Perlindungan/ jaminan terhadap korban kecelakaan dari pengguna alat angkutan penumpang Umum darat. Jasa Raharja (Persero) di nomor layanan 0812 10 500 500. the company management has adopted a policy to utilize the short message service (SMS). television. it is necessary to ensure facilities/ bi-directional communication between the community and the company. laut dan udara serta kecelakaan lalu lintas jalan. which has a fundamental duty to protect/insurance accident victim from user tool of public passenger transport by land. billboards. Lomba Karya Jurnalistik dan Fotografi. billboard. sosialisasi melalui sarana angkutan umum (tv cabin pesawat. 198 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Event Submission of information on the company is also done through an activity aimed at the interests of the general public in order to maintain and build the image and awareness Jasa Raharja. In an effort to disseminate information on the existence of the company as a State-Owned Enterprise . magazines. Works of journalism and Photography Competition. As for activities that include. with the name of the SMS Service Centre Jasa Raharja on number 0812 10 500 500 SMS management mechanism is meant is that the SMS sent by the public will be accepted and managed by the Central Office staff cq. Memperhatikan perkembangan tehnologi informasi dan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan informasi yang cepat dan tepat. In order to the development of information technologies and convenience of the public in getting information quickly and accurately. Mekanisme pengelolaan SMS dimaksud adalah bahwa SMS yang dikirimkan oleh masyarakat akan diterima dan dikelola oleh petugas Kantor Pusat cq. Advertorial As a tool for managing and building the brand image of the company to the community. radio.

(3) Aspek penerapan GCG. conducted through several phases as follows: Pengaduan Masyarakat Public Complaints Media yang digunakan : media used: 1. (2) aspects of GOOD CORPORATE GOVERNANCE policy. Assessment GCG year 2010 The scope of application of the AssessmentGCG include the 5 aspects or indicators. (3) aspects of the application of GOOD CORPORATE GOVERNANCE. SMS Center SmS Center 4. Web Site/Email Web Site / Email 3. 199 .TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Dalam rangka efektifitas pengaduan masyarakat. Mitra Kerja Partners 5. Assessment GCG Tahun 2010 Ruang lingkup penerapan AssessmentGCG meliputi 5 aspek atau indokator yaitu (1) Aspek hak dan tanggung jawab pemegang saham (RUPS). dilakukan melalui beberapa tahapan sebagai berikut: In the framework of the effectiveness of public complaints. namely (1) aspects of the rights and responsibilities of shareholders (AGM). Melalui Karyawan through the Employee 6. Melalui Unit Kerja 6. (4) the disclosure of information. Through the Unit of Work Hubungan Masyarakat (Humas) Public Relations (PR) Ekskalasi Permasalahan Kepada Unit Kerja Terkait Escalating Problems Related To Work Unit Penyelesaian Permasalahan settlement Issues ASSESSMENT GCG ASSESSmENT GCG 1. and (5) commitment. (4) Pengungkapan informasi. 1. dan (5) komitmen. Media Masa The media 2. (2) Aspek kebijakan GCG.

according to the table as follows: 2010 Capaian/ Achievements Skor %Capaian Score % Achievements (3) 7.11 7.00 94.71 98.98 89.23% or ranked EXCELLENT quality implementation of GOOD CORPORATE GOVERNANCE.23 Sangat Baik/ Very Good 200 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .00 6. Perbandingan Hasil Assessment GCG Tahun 2008 Dan 2010 Perusahaan melakukan Assessment GCG setiap 2 tahun sekali oleh Assesor Independen.50 87.27 8.00 66.60 3.68 2.00 8.70 94.20% with Good ranking.60 3.00 3.81 5.92 24.20 Baik/ Good -3 7.03%.06 90.00 3.73 4.05 5.20% dengan peringkat Baik.43 23.43 95.10 100.23% with Excellent ratings.86 10.43 95.71 98.23 Sangat Baik Very Good (4=3/2 X 100) 79.00 98.00 27.00 6. Penerapan Good Corporate Governance A Komisaris B Komite Komisaris C Direksi D Satuan Pengawasan Intern (Spi) E Sekretaris Perusahaan Iv.23 Rights And Responsibilitie Of Shareholders / Agm Gcg Policy Application Of Good Corporate Governance Commissioner Committee Of Commissioners Board Of Directors Internal Control Unit Company Secretary Disclosure (Disclosure) Commitment Overall Score Quality Ranking Application Gcg Indikator (1) I.03%.73 24.00 3.00 100.81 5.00 100.62 86.23 (4=3/2 X 100) 79.00 3.00 94.11 7.32 25.85 2.23% dengan peringkat Sangat Baik.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Assessment terhadap penerapan Good Corporate Governance (GCG) di PT Jasa Raharja (Persero) periode tahun 2010 memperoleh skor 94.38 94.57 98.38 94.27 92.22 7.20 (4=3/2 X 100) 80.57 98.00 61.67 91.87 62.00 10. Hak Dan Tanggung Jawab Pemegang Saham/Rups Ii.00 Indicator 2. where the Scorers in 2008 of 86. sesuai tabel sebagai berikut: Assessment of the application of Good Corporate Governance (GCG) in PT Jasa Raharja (Persero) period in 2010 earned a score of 94.32 25. Kebijakan GCG III.15 86.00 100.23% atau peringkat kualitas penerapan GCG SANGAT BAIK. Komitmen Skor Keseluruhan Peringkat Kualitas Penerapan Gcg Bobot Bobot (2) 9. sedangkan capaian skor tahun 2010 sebesar 94. Hak Dan Tanggung Jawab Pemegang Saham/Rups II.83 91.87 62.37 58. Pengungkapan Informasi (Disclosure) V. Comparative assessment results gcg 2008 and 2010 The company conducts an Assessment every two years once GCG by Assesor Independent sections.00 6.00 27. Kebijakan Gcg Iii.92 24.86 10. dimana capaian Skor tahun 2008 sebesar 86.00 86.00 100.00 7.10 100. Pengungkapan Informasi (Disclosure) V. in accordance with the following table: 2010 Capaian/ Achievements Skor Score %Capaian % Achievements 2008 Capaian/ Achievements Indikator -1 I.00 94. atau mengalami kenaikan sebesar 8.67 91. or increased by 8. Komitmen Skor Keseluruhan Peringkat Kualitas Penerapan GCG Bobot Bobot Skor Score %Capaian % Achievements Indicator Rights And Responsibilitie Of Shareholders / Agm Gcg Policy Application Of Good Corporate Governance Commissioner Committee Of Commissioners Board Of Directors Internal Control Unit Company Secretary Disclosure (Disclosure) Commitment Overall Score Quality Ranking Application Gcg -2 9 8 66 27 6 27 3 3 7 10 100 -3 7. Penerapan Good Corporate Governance A Komisaris B Komite Komisaris C Direksi D Satuan Pengawasan Intern (SPI) E Sekretaris Perusahaan IV.00 98.06 88. sesuai dengan tabel sebagai berikut: 2.00 100. while scores of sections in 2010 94.00 94.

Perusahaan sangat menghargai setiap CSR yang memberikan kontribusi kepada masyarakat dan meningkatkan nilai sosial perusahaan. pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta stakeholder lainnya untuk mencapai komitmen bersama berdasarkan saling percaya dan keterbukaan dalam mencapai sasaran yang disepakati. the Central Government and local governments and other stakeholders to achieve shared commitment on the basis of mutual trust and openness in reaching the agreed target. The company greatly appreciate every CSR that contributes to the community and enhance the social value of the company.485. Perusahaan sangat memperhatikan masalah-masalah masyarakat.485. CSR policy of every company operating lines with the community in an effort to berorientasikan establish rapport and interacting with the local community as well as help the development of society.Sebagai upaya untuk mengembalikan lingkungan hidup yang hijau dan mengurangi tingkat polusi serta menghindari bencana alam/banjir. maka PT Jasa Raharja (Persero) berkomitmen dan berperan aktif menghijaukan kembali lahan-lahan gundul lewat program penghijauan.250. selama tahun 2011 PT Jasa Raharja (Persero) telah menyumbangkan sebanyak 29. As for the appearance of a real role. especially those living in the areas around operations company. khususnya yang tinggal di dalam wilayah di sekitar operasi perusahaan.781 seedlings of forest trees to plant city spread over 13 Provinces where the amount of the plant is equivalent to the value of Rp 1.As an attempt to restore the environmental green and reduce pollution levels as well as avoid natural disasters/floods PT Jasa Raharja. hubungan baik serta pengembangan masyarakat sekitar merupakan landasan pokok bagi keberhasilan jangka panjang perusahaan. The company defines Corporate Social Responsibility (CSR) in the form of partnership programs and bina lingkunga (PKBL) with outside parties related to the activities of the company. The company seeks to understand and interact with the surrounding communities and help the development of society in a manner that is in accordance with the principle of good corporate citizens (good corporate citizen).781 bibit pohon untuk tanaman hutan kota yang tersebar di 13 Provinsi dimana jumlah tanaman tersebut setara dengan nilai sebesar Rp1.250. therefore the company ever apply active partnerships through cooperation with surrounding communities. The company always uphold that commitment wherever the company operates work unit. The company is concerned about the problems of society. Kebijakan CSR setiap lini operasi perusahaan dengan masyarakat berorientasikan pada upaya untuk menjalin hubungan baik dan berinteraksi dengan masyarakat setempat serta membantu pengembangan masyarakat. Extreme climate changes due to the reduction in the current forest area as the lungs of the world community against the indifference and the environment because it is still rampant deforestation. during 2011 PT Jasa Raharja (Persero) has contributed a total of 29.Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility Perusahaan mendefinisikan Corporate Sosial Responsibility (CSR) dalam bentuk program kemitraan dan bina lingkunga (PKBL) dengan pihak luar yang berhubungan dengan kegiatan perusahaan. oleh karena itu perusahaan senantiasa menerapkan prinsip kemitraan aktif melalui kerja sama dengan masyarakat sekitar. Perusahaan berusaha memahami dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan membantu pengembangan masyarakat dengan cara yang sesuai dengan prinsip warga perusahaan yang baik (good corporate citizen).-.574. PROGRAM PELESTARIAN ALAM/LINGKUNGAN HIDUP NATURE CONSERVATION/ENVIRONmENT PROGRAm Perubahan iklim yang ekstrim saat ini disebabkan semakin berkurangnya area hutan sebagai paru-paru dunia dan ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup karena masih maraknya penebangan hutan. 1. good relations as well as the development community around the runway for the long-term success of the subject company.574. 201 . Adapun wujud nyata peran serta tersebut.-.Perusahaan senantiasa menegakkan komitmen bahwa dimanapun unit kerja perusahaan beroperasi. then (Persero) is committed to going green and plays an active role in land-the land bare back through greening.

Prevention of Accident PT Jasa Raharja (Persero) who is appointed to manage the Government’s Act No.561. preventive programs. Rp2. For the realization of human resources quality and adequate educational facilities.380. equipment procurement and library textbooks.-. free medical treatment. a.067. pada Tahun 2011 PT Jasa Raharja (Persero) telah menyalurkan dana bantuan peningkatan kesehatan sebesar Rp2. Bantuan tersebut disalurkan untuk pemberian beasiswa bagi anak berprestasi. program khusus pengamanan Lebaran/Natal/Tahun Baru. Program di bidang pencegahan kecelakaan meliputi program pengadaan sarana. computer stationery.084. Community health improvement efforts carried out by blood transfusion activities. Such assistance is channeled to the granting of scholarships for young achievers. namun pembangunan penunjang pendidikan juga menjadi perhatian. 34 of 1964 about road traffic accident Fund has a commitment to undertake the mandate as best as possible and always improve the quality of passenger service for the community and public transport means road users another. 202 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Dalam merealisasikan program bantuan tersebut. program preventif kecelakaan. c. b. mass circumcision. not only limited to construction SDM.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 2.084. sepeda sehat serta pasar murah sembako.719. in 2011 PT Jasa Raharja (Persero) has been realizing education assistance. traffic safety programs. alat tulis. Bantuan Pendidikan dan Pelatihan Komitmen PT Jasa Raharja (Persero) dalam menciptakan sumber daya manusia yang handal khususnya generasi muda dari tingkat pendidikan dasar sampai dengan Perguruan Tinggi. 33 of 1964 about Fund Coverage Mandatory Accident Passenger and Act No. Komitmen tersebut diwujudkan dengan melakukan usaha-usaha pencegahan kecelakaan lalu lintas jalan dan penggunaan alat angkutan umum yang bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan maupun tingkat fatalitas akibat kecelakaan penumpang alat angkutan umum maupun pengguna jalan lainnya. Pencegahan Kecelakaan PT Jasa Raharja (Persero) yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola Undang-Undang Nomor 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Undang-Undang Nomor 34 tahun 1964 tentang Dana kecelakaan Lalu Lintas Jalan memiliki komitmen untuk mengemban amanat tersebut dengan sebaik-baiknya dan selalu meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat penumpang alat angkutan umum dan pengguna jalan lainnya. b.719. however ancillary development education has also become a concern. In the realisation of these aid programs in 2011. Programs in the field of prevention of accidents include procurement program means. That commitment is realized by conducting prevention efforts road traffic accidents and the use of public transport that aims to reduce the number of accidents and accident rate of fatality due to public transit and passenger tools road users another. pengobatan gratis. procurement.511. pengadaan kelengkapan perpustakaan beserta buku-buku pelajaran. bicycle market cheap market. pelatihan. Education and Training Assistance PT Jasa Raharja commitment (Persero) in creating a reliable human resources in particular the younger generation from the level of basic education up to College. supported. training. OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY a.Upaya peningkatan kesehatan masyarakat dilakukan dengan kegiatan donor darah. sunatan massal. special safeguards program crash on Idul Fitri/Christmas/new year. c. learning activities and tools. program keselamatan lalu lintas. KETENAGAKERJAAN. dan prasarana kegiatan belajarmengajar. healthy as well as posyandu.-.511.380.561. PT Jasa Raharja (Persero) has disbursed the grant increased health by Rp 2. Untuk mewujudkan SDM yang berkualitas serta ditunjang sarana pendidikan yang memadai. KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA EmPLOYmENT. Health improvement assistance To listen In a healthy body is a strong soul became the cornerstone concern PT Jasa Raharja (Persero) in the health sector.-. pengadaan komputer.067. Bantuan Peningkatan Kesehatan Pameo “Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat” menjadi landasan kepedulian PT Jasa Raharja (Persero) di sektor kesehatan. pada tahun 2011 PT Jasa Raharja (Persero) telah merealisasikan bantuan pendidikan sebesar Rp2. posyandu. tidak hanya terbatas pada pembangunan SDM.

000 1. PT Jasa Raharja (Persero) melalui program Bina Lingkungan telah banyak memberikan bantuan antara lain pembangunan gedung sekolah.55% of the budget of Rp 60. Water and Train Sign Traffic Cone Road baricade Motorcycle Scotchlight Vest Traffic Flashlight Raincoat Banner Banners 3.250 2. Air. Gereja dan Pura. Foundation/ development facilities and sports equipment. maka selama tahun 2011 perusahaan telah merealisir pengadaan berbagai sarana penanggulangan kecelakaan sebesar Rp 48.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Dalam upaya melakukan tindakan preventif untuk mengurangi dan mencegah terjadinya kecelakaan terutama pada tempat-tempat rawan kecelakaan.439 Juta atau 80. pos kamling. Pengadaan sarana penanggulangan kecelakaan tahun 2007-2011 adalah sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Keterangan Mobil Ambulan Billboard Pelayanan Rambu Darat. Natural Disaster Assistance As in one form of promptness and anticipatory measures to help restore the quake in the motherland 203 . c. maupun lingkungan. Assistance of public facilities and infrastructure The feasibility and convenience of the public and infrastructure encourages community more active and calm in doing daily activities both business activities.000 1.135 juta. PT Jasa Raharja (Persero) through the program Environment Development has a lot of give to assistance such as building schools. c.000 20. manufacture of SANITARY FACILITY spread across Indonesia.500 2.633.000 600 250 6. olahraga.550. sports. orphanages.-.550.919.660 are scattered throughout the territory of Indonesia.500 431 2.000 - In an attempt to make preventive action to reduce and prevent the occurrence of accidents mainly in places prone to accidents.135 million. pembuatan MCK yang tersebar di seluruh Indonesia. and the environment.000 - 2011 15 83 502 2.500 2008 10 3 455 2.454. Bantuan Sarana dan Prasarana Umum Kelayakan dan kenyamanan sarana dan prasarana umum mendorong masyarakat lebih aktif dan tenang dalam melakukan kegiatan sehari-hari baik kegiatan bisnis.-. yayasan/panti asuhan. pos kelurahan. Church and Temple. Procurement of facilities for tackling the crash of 20072011 is as follows: 2009 6 61 4. pendidikan. postal kamling. In 2011 the company has been funneling aid amounting to Rp 2.000 Explanation Ambulance Service Billboard Land. pembangunan saluran air. Assistance of Worship Facilities An increase in faith and committed as well as the convenience of running into an important part of worship and the fundamental rights of the very essence of human development. education. pembangunan fasilitas dan peralatan olahraga. then during the year 2011 the company has various means of tackling realisation procurement amounted to Rp 48.000 3l. During the year 2011 assistance and infrastructure development that has channeled public is Rp 3. Untuk mendukung pemenuhan hal tersebut PT Jasa Raharja (Persero) telah berupaya memberikan bantuan pembangunan dan renovasi sarana ibadah seperti Masjid.633.009.To support the fulfillment of that PT Jasa Raharja (Persero) provides development assistance efforts and means of worship such as the renovation of the Mosque. pembangunan jalan.000 100 25.yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bantuan Sarana Ibadah Peningkatan iman dan takwa serta kenyamanan menjalankan ibadah menjadi bagian terpenting dan hak dasar dari hakikat pembangunan manusia.439 Million accidents or 80.919.454. PENGEMBANGAN SOSIAL DAN KEMASyARAKATAN SOCIAL DEVELOPmENT AND COmmUNITIES a. Pada tahun 2011 perusahaan telah menyalurkan bantuan sebesar Rp2. & KA Traffic Cone Barikade Jalan Sepeda Motor Rompi Scotchlight Senter Lantas Jas Hujan Banner Spanduk 2007 3 3 773 1.500 1.55% dari anggaran sebesar Rp 60.660. b. Selama tahun 2011 bantuan pengembangan sarana dan prasarana umum yang telah disalurkan adalah sebesar Rp3. road construction. b.000 1.000 1. construction of the aqueduct. Bantuan Bencana Alam Sebagai salah satu bentuk kesigapan dan langkahlangkah antisipatif untuk membantu pemulihan korban a.070 2.000 1.000 - 2010 20 96 750 2. the post wards.009.

untuk 4. Selain pelaksanaan penyaluran tersebut diatas.000. koban banjir di Pidie. d.775 partner special as follows: Jumlah Penyaluran Total Distribution 2.115. Communities Empowerment Community empowerment for 2011 through PT Jasa Raharja partnership program (Persero) has been the realisation of channeling channelling system partnership program.000. to 4. In addition to the above. bantuan korban banjir Pantai Panjang (Sumatera Barat).500. rehabilitation koban pidie.363.000 385.000. the village of Sumowono (Central Java). drugs.775 204 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .218. ) -. rehabilitasi prasarana dan sarana umum seperti bantuan korban banjir di Ciamis dan Garut.333.363. rehabilitasi pasca gempa di Subulussalam (NAD).000 6.500. flood after rehabilitation subulussalam ( earthquake in nad ) state elementary school rehabilitation ( ring ).500 1.536 72 6 8 308 16 4. bantuan bahan makanan bagi korban Gunung Lokon (Sulawesi Utara). juga melakukan penyaluran bersama (Sinergi) dengan BUMN lain yaitu dengan PT Sang Hyang Seri dan PTPN X Surabaya dan selanjutnya dalam rangka menyusun program Gerakan Peningkatan Produktivitas Pangan berbasis Korporasi (GP3K). Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan masyarakat selama tahun 2011 melalui program kemitraan PT Jasa Raharja (Persero) telah merealisasikan penyaluran program kemitraan dengan sistem penyaluran yang dikolaborasikan (cluster) dengan Program Bina Lingkungan yang dilaksanakan di beberapa tempat antara lain Desa Sumowono (Jawa Tengah). In 2011 program realization distribution partnership is worth Rp 58. Desa Merbaung (Nusa Tenggara Timur) dan Desa Tenjoayu (Banten).218.287. Gunung Gamalama (Maluku Utara).000.. masker.000. PT Jasa Raharja (Persero) cooperated with PT Sang Hyang Series as designated operator.540.789. Pada tahun 2011 realisasi penyaluran Program Kemitraan adalah sebesar Rp58.500.363.789.in the granting of basic necessities.144.525. implementation of channeling also does channeling together (Synergism) with another that is by STATE-OWNED PT Sang Hyang series and Surabaya and subsequently PTPN X in order to devise programmes of food-based Movement increased productivity Corporation (GP3K). sumatra food aid for the mountain lokon ( north sulawesi ) mountain gamalama ( north maluku ) help the floods and landslides maluku middle the floods and rehabilitation.500. tents. mck in ntb flood victims in donggala ( sigi and central sulawesi ).627.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN bencana alam di tanah air yang terjadi belakangan ini. korban banjir di Sigi dan Donggala (Sulawesi Tengah).333. bantuan korban banjir dan tanah longsor Maluku Tengah.000 12.500 Business Sector Industry Trade Agriculture Husbandry Plantation Fishery Service Others Total Bina Lingkungan Environmental development 150 679 3. rehabilitasi SD Negeri Cincin (Sumatera Barat). tenda.dalam bentuk pemberian kebutuhan pokok. who in close collaboration with Programme (clusters) environment is implemented in Bina some where. selimut.000. korban banjir bandang dan rehabilitasi MCK di NTB. Merbaung Village (Nusa Tenggara Timur) and Tenjoayu Village (Banten).000 30. sebagai berikut : No 1 2 3 4 5 6 7 8 Sektor usaha Industri Perdagangan Pertanian Peternakan Perkebunan Perikanan Jasa Lain-lain Jumlah d. PT Jasa Raharja (Persero) bekerja sama dengan PT Sang Hyang Seri selaku operator yang ditunjuk. rehabilitation public infrastructures and facilities as relief flood victims in ciamis and garut starch and wonosobo central java means of winds putting pickax in bandung assistance in tapanuli.000 5. Pati dan Wonosobo Jawa Tengah. bantuan angin putting beliung di Bandung. PT Jasa Raharja (Persero) telah menyalurkan bantuan bencana alam (tanggap darurat) sebesar Rp1.363. among others. obat-obatan.775 Mitra Binaan.000 58. bantuan rehabilitasi di Tapanuli..789. happened recently PT Jasa Raharja ( Persero ) has distributed assistance for natural disasters as much as Rp1. west of sumatra bantuan flood victims of long beach ( west ).000 165.000. blankets masks.

686 10. Road Traffic Accident Fund PT Jasa Raharja (Persero) as organizer of road traffic accident insurance on the basis of Act No. Products PT Jasa Raharja (Persero) is as follows: a. Tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Jo PP No. PERKEMBANGAN CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITy PERkEmBANGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (dalam juta rupiah) (in millions rupiah) Program BUMN Peduli Korban Bencana Alam Pendidikan/Pelatihan Peningkatan Kesehatan Sarana/Prasarana Umum Sarana Ibadah Pelestarian Alam Jumlah 2007 100 314 831 293 411 600 2.335 1. udara dan kereta api b. This Program provides basic protection against road traffic accident victims.044 2.192 6.009 2. 33 Tahun 1964 Tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Jo PP No.06% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 205 . Funds Obligatory Passenger Accident Coverage PT Jasa Raharja (Persero) as organizer of the accident insurance due to the use of public passenger transport on the basis of Act No. About Road Traffic Accident Fund Jo PP No. laut. provides basic protection against accident victims as a result of the use of passenger motor vehicles on public land.067 3. 17 Tahun 1965.422 1.136 87.955 1. Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan PT Jasa Raharja (Persero) sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan lalu lintas jalan berdasarkan UU No. 18 Tahun 1965.525 1.165 1.454 1.883 1.480 1.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 4.552 338 1.Program ini memberikan perlindungan dasar terhadap korban kecelakaan lalu lintas jalan.549 3.136 2010 1. Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang PT Jasa Raharja (Persero) sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan akibat penggunaan alat angkutan penumpang umum berdasarkan UU No.549 2008 1. Development program community development company for 5 years is as follows: Grafik perkembangan program bina lingkungan perusahaan 2007-2011 Graphic development corporate environment Development progam 2007-2011 13. 17 1965. memberikan perlindungan dasar terhadap korban kecelakaan penumpang sebagai akibat penggunaan kendaraan bermotor umum di darat.084 2.742 262 565 105 6.044 2009 498 911 769 587 299 72 3.333 2. air and rail b.192 2011 1. TANGGUNG JAWAB KEPADA MASyARAKAT RESPONSIBILITIES TO THE COmmUNITIES Produk PT Jasa Raharja (Persero) adalah sebagai berikut: a. Perkembangan program bina lingkungan Perusahaan selama 5 tahun terakhir adalah sebagai berikut: Development corporate social responsibility in the program partnership community development for five years ( born in 2007-2011 ) is as follows: a. 34 of 1964.427 645 10. 5.574 13. 18 1965. sea.686 Program BUMN Care Natural Disaster Victim Education/training Health Increase public Facilities and Infrastructure Worship Facilities Natural Conservation Total Perkembangan Corporate Sosial Responsibility dalam bentuk program kemitraan bina lingkungan selama 5 tahun (2007-2011) adalah sebagai berikut: a. 38 of 1964 Concerning Compulsory Accident Fund Assured Passengers Jo PP No. 34 Tahun 1964.

570 3.26% 2007 2008 2009 2010 2011 Pertumbuhan Growth 206 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . The number of partners and channelling funds for building community empowerment around the company during the last 5 years is as follows: 2009 113 908 12 24 3 14 353 43 1.589 2011 150 679 3.949 b.360 26.589 26.931 25.949 29.227 25.TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN b.536 72 6 8 308 16 4.470 29.396 39.931 2008 200 735 10 17 7 9 268 31 1.570 2010 228 910 493 40 332 8 362 22 2.775 58. Jumlah mitra binaan dan penyaluran dana untuk pemberdayaan masyarakat sekitar Perusahaan selama 5 tahun terakhir adalah sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 8 Sektor Usaha Industri Perdagangan Pertanian Peternakan Perkebunan Perikanan Jasa Lain-lain Jumlah Penyaluran Dana 2007 156 761 9 29 5 8 308 84 1.789 39.789 Program Industry Trade Agriculture Husbandry Plantation Fishery Service Others Total Disbursement of Funds Grafik perkembangan jumlah mitra binaan dan penyaluran untuk pemberdayaan masyarakat sekitar Perusahaan tahun 2007-2011 Grafic Development The number of partners and channelling funds for building community empowerment around the company 2007-2007 58.

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW Sumber Daya Manusia Human Resources Teknologi dan Sistem Informasi 224 Information and Technologies Manajemen Risiko 227 Risk Management Perkembangan Standar Akuntansi Keuangan dan Implementasi IFRS 236 The development of Financial Accountancy Standard and The Implementation of IFRS 209 .

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW .

mengoptimalkan peranan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemanfaatan Sumber Daya Sarana (SDS) untuk menghasilkan pelayanan dan nilai manfaat yang bermutu tinggi bagi masyarakat dan berdaya guna bagi pertumbuhan bisnis perusahaan. rekruitmen. Tujuan Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Dalam mengoptimalkan sumber daya manusia.Sumber Daya Manusia Human Resources 1. a. . a. PT Jasa Raharja (Limited) continues to improve its operational performance by improving the design of the organization. perusahaan secara aktif menyelenggarakan program asuransi sosial melalui penyelenggaraan asuransi kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat umum dan asuransi tanggung jawab hukum terhadap pihak ke tiga. Optimalisasi penyelenggaraan ke dua jenis program asuransi sangat didukung oleh struktur organisasi yang disusun berdasarkan fungsi dengan kejelasan peran dan tanggung jawab masing-masing fungsi dalam perusahaan. welfare. and executive information systems. Under this Human Capital Management System. recruitment. KEBIJAKAN PENGElolAAN SDM Policy for Human resources management Sebagaimana tujuan PT Jasa Raharja (Persero) untuk turut serta melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan program pemerintah dibidang ekonomi dan pembangunan nasional. Since the objective of PT Jasa Raharja (Limited) is to participate in implementing and supporting the government’s program in economic policy and national development. and performance assessment. dan penilaian kinerja. optimizing the role of human resources (HR) and the utilization of resource facility (SDS) to produce the service and value benefits for the community of high quality and efficient for the company’s business growth. serta sistem informasi eksekutif. hal positif yang diinginkan perusahaan adalah terjadinya perubahan perilaku. imbal jasa. In optimizing the two products of insurance program the company is supported by an organizational structure based on functions with clear roles and responsibilities of each function within the company. employee administration. administrasi pegawai. Selain itu dengan jumlah SDM yang sesuai dengan beban kerja serta berpengalaman dibidang asuransi kecelakaan lalulintas dan asuransi tanggung jawab hukum pihak ke tiga. kesejahteraan. PT Jasa Raharja (Persero) terus berupaya meningkatkan kinerja operasional dengan menyempurnakan desain organisasi. among others. Sasaran utama penerapan sistem ini adalah mendukung manajemen dalam melakukan pembinaan dan pengembangan SDM karena dipandang sebagai partner dalam menjalankan operasional perusahaan terkemuka di bidang asuransi sosial dan asuransi wajib. Dengan Sistem Manajemen Human Capital ini. the Company is actively organizing social insurance program through the implementation of traffic accident insurance for public liability and insurance against a third party. they are owned by the PT Jasa Raharja (Limited). suasana kerja dan budaya kerja dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan mendukung keberhasilan perusahaan dalam mengimplementasikan strategi yang telah ditetapkan. reward. objective of the Policy in Human resources management In optimizing human resources. PT Jasa Raharja (Limited) has had technology-based Employee Administration System (Advance Human Capital Management System / Armes) equipped with a comprehensive module. 209 . In addition to the amount of human resources assigned according to workload and experience in the field of traffic accident and liability insurance to a third party. work environment and work culture in providing excellent service to the community and support the company’s success in implementing strategies that have been set. PT Jasa Raharja (Persero) telah memiliki Sistem Administrasi Pegawai berbasis teknologi (Advance Human Capital Management System/ARMES) yang dilengkapi dengan modul yang komprehensif antara lain. The main target application of this system is to support management in making training and human resource development because it is seen as a partner in running the operations of the leading companies in the field of social insurance and compulsory insurance. merupakan kekuatan tersendiri bagi PT Jasa Raharja (Persero). the positive things the company wants is a change of behavior.

669 people. Peningkatan jumlah pegawai disebabkan antara lain kebijakan perusahaan yang memberikan kesempatan bagi tenaga kerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) menjadi pegawai tetap dengan melalui berbagai persyaratan penerimaan pegawai baru. 4) Perform the preparation of management / leadership of qualified and professional company. 10) Memberikan pelatihan maupun pembekalan kepada pegawai yang akan pensiun.46 6. 5) Establish Performance Appraisal System (Key Performance Indicators / KPIs) from the company level. sistem kinerja individu dan penyempurnaan sistem manajemen SDM. 5) Menetapkan Sistem Penilaian Kinerja (Key Performance Indicator/KPI) mulai level perusahaan. technical capability and marketing capability. tingkat unit kerja Pusat dan Daerah sampai dengan tingkat individu. 4) Melakukan penyiapan manajemen/pemimpin perusahaan yang berkualitas dan profesional. 4. a. Komposisi Berdasarkan Jumlah Pegawai Diakhir tahun 2011. 2007 2008 2009 2010 2011 1. systems and improving individual performance HR management system. Ikhlas.65 % dari tahun 2010 sebanyak 1.669 orang.12 2. b. 2) Develop the competence of the employees through the development of management capability.27) 11. agar seluruh proses penilaian kinerja dapat terpantau dan terukur secara obyektif. PT Jasa Raharja (Persero) telah menetapkan serangkaian kebijakan strategis pengelolaan SDM sebagai berikut: 1) Melakukan penambahan pegawai secara terencana dan sesuai kebutuhan. Easy. the level of central and local government units up to the individual level. PT Jasa Raharja (Limited) has specified a range of strategic policy for human resources management as follows: 1) Perform the addition of employees in a planned and as needed. Friendly. 3. 6) Menetapkan dan menerapkan proses pemantauan atas keseluruhan capaian kinerja setiap individu melalui Sasaran Kerja Individu (SKI) agar selaras dan mendukung pencapaian sasaran perusahaan. Perkembangan Jumlah Pegawai tahun 2007-2011 Progress of Number of Employees during 2007-2011 No. ProfIl SDM PT JASA rAhArJA (PErSEro) Profile of Human resource of Pt Jasa raHarJa (limited) a.470 1. Ramah. composition By number of employees At the end of 2011. implementation of Human resources management Policy In 2011.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW b.780 (0. Ikhlas. 2.669 1.629 1.65 2007 2008 2009 2010 2011 210 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 2. 7) Perform the alignment (alignment) of the organization.65% from the year 2010 as many as 1. kapabilitas teknis dan kapabilitas pemasaran. Empathy) to the public. Tahun Jumlah Pegawai number of employes Pertumbuhan (%) growth (%) year 1. This number has increased by 6. 7) Melakukan penyelarasan (alignment) organisasi. 5. PT Jasa Raharja (Limited) hires as many as 1780 employees. 8) Memfasilitasi pembentukan budaya PRIME (Proaktif.780 orang. PT Jasa Raharja (Persero) memiliki jumlah pegawai sebanyak 1. Such increase is due to company policy that provides an opportunity for employees previously under the status of the employment for specific time periods (PKWT) became a permanent employee if they can meet various requirements of hiring new employee. Mudah. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 6.466 1. 9) Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi untuk menunjang pengembangan perusahaan menuju globalisasi. 9) Conduct a competency-based education and training to support the company’s development towards globalization. 3) Conduct human resource management with regard to the principles of Good Corporate Governance. 2) Mengembangkan kompetensi pegawai melalui pengembangan kapabilitas manajemen. 3) Melakukan pengelolaan SDM dengan memperhatikan prinsip-prinsip GCG. 10) Provide training and briefing to the employees who will retire. Empati) kepada masyarakat. 6) Establish and implement a monitoring process for the overall achievement of the performance of each individual through the Target Working Individuals (SKI) to align and support the achievement of corporate goals. 8) Facilitate the establishment of cultural PRIME (Proactive. so that the whole process of performance appraisal can be observed and measured objectively. Implementasi Kebijakan Pengelolaan SDM Pada tahun 2011.

dengan komposisi adalah 59 orang ( 3. 55 tahun keatas 51 tahun – 55 tahun 46 tahun – 50 tahun 41 tahun – 45 tahun 36 tahun – 40 tahun 31 tahun – 35 tahun 26 tahun – 30 tahun Kurang dari 25 tahun Jumlah 10 306 357 253 148 166 160 62 1. composition of employee Based on educational Background Composition of the employees of PT Jasa Raharja (Limited) in 2011 based on the educational experience change in 2010. Pasca sarjana (strata-2).56%). 284 people (15.76%) aged 36-40 years. Peningkatan terbesar pada jumlah pegawai dengan pendidikan sarjana (strata 1) dari berbagai disiplin ilmu. 178 people (10.39 %) berusia 51-55 tahun dan untuk 55 tahun keatas ada 10 orang (0. 8.95% menunjukkan keberhasilan PT Jasa Raharja (Persero) dalam proses rekrutmen dan pengembangan kompetensi akademis pegawai. Komposisi Pegawai Berdasarkan Pendidikan komposisi pegawai PT Jasa Raharja (Persero) tahun 2011 berdasarkan pendidikan mengalami perubahan dari tahun 2010. 4. 3. c.19%) aged between 26-30 years.56 %). 6 7.19 %) berusia antara 26-30 tahun.82%) aged 41-45 years.462 8 306 351 272 156 162 152 63 1.780 orang. 156 people (8. Jika pada tahun 2010 sebanyak 919 orang menjadi 1.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW Grafik Perkembangan Jumlah Pegawai tahun 2007-2011 Graphic of Growth of Number of Employees 2007-2011 1629 1470 1466 1669 1780 2007 2008 2009 2010 2011 b.63% and decrease the number of employees with graduate education high school. 363 men (20:39%) aged 51-55 years and for 55 years and above there are 10 people (0. Post-graduate (stratum-2). 5.76 %) berusia 3640 tahun. 284 orang ( 15. Increasing the number of employees with graduate education Doctoral.780 55 years old and above 51– 55 years old 46 – 50 years 41 – 45 years 36 – 40 years 31 – 35 years 26 – 30 years Less than 25 years Total c. 211 .062 orang pada tahun 2011 atau naik 15. Komposisi Pegawai 2007 2008 2009 2010 2011 composition of cmployee 1. 573 people (32. up 15.470 8 327 361 205 140 168 296 125 1. Tabel Komposisi Pegawai PT Jasa raharja (Persero) Berdasarkan Usia Tahun 2007-2011 The composition of the Employee table PT Jasa Raharja (Persero) based on Age year 2007-2011 No.82 %) berusia 41-45 tahun. 363 orang ( 20.31 %) berusia kurang dari 25 tahun.00 %) berusia 31-35 tahun.63% serta penurunan jumlah pegawai dengan pendidikan lulusan SLTA. 573 orang ( 32. Peningkatan jumlah pegawai dengan pendidikan lulusan Doktoral. b. If the year 2010 as many as 919 people to 1062 people in 2011.56%.95 %) berusia 46-50 tahun. Sarjana (strata-1) dan lulusan Diploma (D-3) sebesar 14.56%.95%) aged 46-50 years. 95% showed the success of PT Jasa Raharja (Limited) in the recruitment and development of academic competence of employees. 157 people (8. SLTP dan SD sebesar 13. with the composition of the 59 people (3:31%) aged less than 25 years.671 10 363 284 157 156 178 573 59 1. Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia Jumlah pegawai pada tahun 2011 sebesar 1. 156 orang ( 8. 178 orang ( 10. 2. composition of employees Based on age The number of employees in 2011 was 1780 people.00%) aged 31-35 years. The largest increase in the number of employees with university degree (stratum 1) of the various disciplines. 157 orang ( 8. BA (stratum-1) and diploma (D-3) by 14.629 3 356 330 174 149 177 409 73 1. junior high and elementary schools by 13.

mengakibatkan terbentuknya unit-unit pelayanan baru sehingga dibutuhkan penambahan kuantitas SDM yang cukup. SISTEM PENErIMAAN PEGAwAI recruitment of new emPloyees Seiring dengan perkembangan usaha. sehingga terciptalah suatu Man Power Planning yang menyeluruh. Komposisi Pegawai 2007 2008 2009 2010 2011 composition of cmployee 1.780 Doktoral (S3) Pasca Sarjana (strata-2) Sarjana (strata-1) Diploma (D-3) SLTA SLTP SD Total d. the fulfillment of employee needs both in quality and quantity becomes inevitable. 6.669 9 12 21 41 74 97 261 532 722 11 1. 5. 5.780 Job Grade 1 Job Grade 2 Job Grade 3 Job Grade 4 Job Grade 5 Job Grade 6 Job Grade 7 Job Grade 8 Job Grade 9 Job Grade 10 Total 3.466 14 11 22 47 60 97 216 620 506 36 1. the needs of the organization and career history of the said employee. The rapid development of regional growth as a result of the regional autonomy policy has resulted in the formation of new service units.470 1 120 692 118 493 24 18 1. pemenuhan kebutuhan pegawai baik dari sisi kualitas maupun kuantitas menjadi sebuah konsekuensi yang tidak bisa dihindarkan. Karena itu. Deployment of employees based on job level were as follows: Gambaran Perkembangan Komposisi Pegawai PT Jasa raharja (Persero) Berdasarkan Tingkat Jabatan Tahun 2007-2011 Gambaran Perkembangan Composition of employee PT Jasa Raharja (Limited) Based on Job Grade years 2007-2011 No. 3. penambahan SDM bertujuan untuk memenuhi ketentuan Public Service Obligation (PSO).629 1 112 919 171 436 17 13 1.466 1 123 856 152 465 18 14 1. new personnel are also needed to meet the provisions of Public Service Obligation (PSO). 7. In addition to filling the position at the offices of the new Samsat. 10. and therefore requires the addition of sufficient human resources. 212 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Jabatan komposisi pegawai PT Jasa Raharja (Persero) berdasarkan tingkat jabatan dilakukan dengan memperhatikan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki pegawai. Therefore. 6. 2. kebutuhan organisasi serta jenjang karier yang dimiliki pegawai bersangkutan. Pesatnya perkembangan pemekaran wilayah sebagai akibat dari kebijakan otonomi daerah. Tingkat Jabatan 1 Tingkat Jabatan 2 Tingkat Jabatan 3 Tingkat Jabatan 4 Tingkat Jabatan 5 Tingkat Jabatan 6 Tingkat Jabatan 7 Tingkat Jabatan 8 Tingkat Jabatan 9 Tingkat Jabatan 10 Jumlah 12 6 20 40 66 80 213 590 362 81 1. 3.669 1 134 1062 182 370 18 13 1. Mekanisme penerimaan pegawai dimulai dari adanya suatu analisa beban kerja yang terkait dengan struktur organisasi.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW Gambaran Perkembangan Komposisi Pegawai PT Jasa raharja (Persero) Berdasarkan Pendidikan Tahun 2007-2011 Growth of Composition of Employment of PT Jasa Raharja (Limited) Based on Educational Bakground in 2007-2011 No. Doktoral (S3) Pasca Sarjana (strata-2) Sarjana (strata-1) Diploma (D-3) SLTA SLTP SD Jumlah 1 117 657 112 526 36 21 1. Along with the development of business. Komposisi Pegawai 2007 2008 2009 2010 2011 composition of cmployee 1. 9. 2. Recruitment mechanism starts with analysis of the workload associated with the organizational structure. 8.629 9 13 20 48 52 106 259 583 563 16 1. 4. creating a comprehensive Man Power Planning. Selain untuk mengisi posisi pada Kantor-kantor Samsat yang baru. analisa pekerjaan dan job description. job analysis and job description. Penyebaran pegawai berdasarkan tingkat jabatan adalah sebagai berikut: d. 4. 7. the needs of employees also increased.470 10 10 15 44 55 83 212 591 398 48 1. composition of employee Based on Job grade Composition of the employees of PT Jasa Raharja (Limited) based on their job grade which takes into account the individual ability and competency. maka kebutuhan pegawai juga semakin meningkat.

perusahaan menerapkan kebijakan umum dan kriteria dasar dengan tujuan menjamin independensi dan transparansi. Proses seleksi dan dilakukan melalui tahapan seleksi administrasi. problem solving and decision making). Karena itu. Therefore. dan wawancara sebelum diangkat menjadi pegawai tetap. Rekrutmen berlatar belakang kebutuhan organisasi untuk mendukung kegiatan bisnis inti perusahaan. Penerimaan pegawai dari tenaga kerja PKWT menjadi pegawai organik dilakukan dalam upaya untuk memberikan kesempatan kepada putra daerah untuk bergabung dengan PT Jasa Raharja (Persero) dalam bentuk kontrak waktu tertentu dan setelah melewati masa kontrak maka kepada para pegawai kontrak diberikan kesempatan untuk mengikuti tes penerimaan pegawai. Recruitment is based on the needs of organizations to support the company’s core business activities. d. PENDIDIKAN DAN PElATIhAN education and training Pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja perusahaan di masa mendatang. 4. the company implemented a general and fundamental criteria with the aim of ensuring the independence and transparency. Recruitment plan is taken based on long term manpower planning. c. PT Jasa Raharja (Limited) has made the process of recruitment and selection of new hiring as many as 197 people that go through the selection of Organic Daily admission clerk (PHO) as many as 35 people under specific time of employment periods (PKWT) as many as 162 people to meet the needs of the Office of human Resources and to be posted in the services office of Samsat (KPJR). Pengisian lowongan pekerjaan di PT Jasa Raharja (Persero) dan berbagai persyaratannya disampaikan terbuka kepada masyarakat melalui melalui kerjasama dengan Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LM FEUI) dengan metode berbasis website. In 2011. e. yaitu: a. integrity and commitment). Rekrutmen dilaksanakan berdasarkan rencana kebutuhan pegawai (manpower planning) jangka panjang. Proses penerimaan dilakukan di setiap kota dengan tujuan pemerataan kesempatan bagi putra-putri daerah. e. Candidate must pass systematic thinking skills test (analysis. psikotes. g. kemampuan kerjasama tim (komunikasi dan kepemimpinan) dan kemampuan mengembangkan diri (motivasi. teamwork skills (communication and leadership) and the ability to develop themselves (motivation. Admission process is conducted in each city with the aim of equal opportunities for the young men and women of the area. University of Indonesia (UI LM) with web-based method. PT Jasa Raharja (Persero) telah melakukan proses rekrutmen dan seleksi penerimaan pegawai baru sebanyak 197 orang yang dilakukan melalui seleksi penerimaan Pegawai Harian Organik (PHO) sebanyak 35 orang dan rekruitmen dari tenaga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sebanyak 162 orang untuk memenuhi kebutuhan SDM di Kantor Samsat dan Kantor Pelayanan (KPJR). Lulus uji kemampuan berpikir sistimatis (analisa. PT Jasa Raharja (Persero) secara konsisten dan berkelanjutan melakukan pembinaan dan pengembangan terhadap pegawai untuk memenuhi kompetensi dan keahlian (skill) yang dibutuhkan melalui pendidikan dan pelatihan. Filling job vacancies at PT Jasa Raharja (Limited) and various requirements presented openly to the public through collaboration with the Institute of Management Faculty of Economics. psychological test. b. d. b. medical tests and interviews before being appointed as a permanent employee. c. f. tes kesehatan. 213 . integritas dan komitmen). In the process of recruitment and selection. Human resource development is a long-term investment that will deliver real impact for the improvement of corporate performance in the future. g. Hiring employee under PKWT status is done as an effort to give opportunities to local men/women to join the PT Jasa Raharja (Limited) in the form of contract and after a certain time period of the contract then the contract employees shall be given the opportunity to take the recruitment test. f. which is as follows: a. Dalam proses dan seleksi penerimaan pegawai baru tersebut. PT Jasa Raharja (Limited) has consistently and continuously provided guidance and development of employees to meet the competence and expertise (skills) needed through education and training. problem solving dan pengambilan keputusan).TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW Pada tahun 2011. The selection process is done through the stages of selection and administration.

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW

Pembinaan dan pengembangan SDM yang dilaksanakan oleh PT Jasa Raharja (Persero) didasarkan pada analisa kebutuhan pelatihan dalam rangka pemenuhan kompetensi, tuntutan profesi/sertifikasi dan ketentuan perundang-undangan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kewajaran, kesetaraan dan keadilan yang berimbang agar semua pegawai mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengembangkan karir dan melaksanakan tugasnya secara profesional tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, gender atau kondisi fisik.

Human resource training and development undertaken by PT Jasa Raharja (Limited) is based on an analysis of training needs within the framework of fulfillment of competence, the demands of the profession/certification and statutory provisions while upholding the principle of fairness, equality and justice are balanced so that all employees have the opportunity to together in developing a career and do their job professionally without any distinction of their race, religion, race, class, gender or physical condition.

a. Tujuan Pendidikan dan Pelatihan Pendidikan dan pelatihan bertujuan untuk: 1) Membangun dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki attitude berupa sikap (disiplin, tanggung jawab, budaya kerja, mental, moral), 2) Membangun dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang manajemen, teknik asuransi, teknologi informasi maupun bidang ilmu lainnya. 3) Mendukung kinerja pegawai pada posisi jabatan saat ini maupun posisi jabatan pada masa datang. 4) Memenuhi kompetensi dan tuntutan profesi/ sertifikasi dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kewajaran, kesetaraan dan keadilan yang berimbang agar semua pegawai mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengembangkan karir dan melaksanakan tugasnya secara profesional tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, gender atau kondisi fisik. b. Kinerja pendidikan dan pelatihan Selama tahun 2011, PT Jasa Raharja (Persero) telah merealisasikan biaya sebesar Rp. 30.319 juta (92%) dari alokasi dana sebesar Rp. 32.956 juta untuk berbagai macam program pendidikan baik pendidikan kompetensi (dasar, teknis, karier dan manajerial), pendidikan profesi/sertifikasi serta berbagai kursus, latihan, penataran, seminar, lokakarya dan pelatihan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan PT Jasa Raharja (Persero) termasuk pendidikan yang dilaksanakan di luar negeri, yang meliputi :

a. objective of education & training The education & training program has the following objectives: 1) To develop and prepare human resources (HR) having an attitude attitude (discipline, responsibility, culture, mental, moral), 2) To develop and prepare human resources (HR) who have the knowledge and skills in management, engineering insurance, information technology and other disciplines. 3) To support the performance of employees in current positions and positions in the future. 4) To meet the demands of professional competence and / certifications by staff

b. Performance of education & training Program During 2011, PT Jasa Raharja (Limited) has spent an amount of Rp. 30 319 million (92%) of the allocation of funds amounting to Rp. 32 956 million for various education programs both educational competencies (basic, technical, and managerial career), professional education/certification as well as a variety of courses, refresher courses, seminars, workshops and other training tailored to the needs of PT Jasa Raharja (Limited) including education carried out abroad, such as:

Pendidikan dan latihan yang telah dilakukan oleh perusahaan dalam tahun 2011 Education & Training already payable by the Company in 2011
No. Jenis Pendidikan dan Pelatihan education and training Jumlah Peserta number of Participants Tempat Pelaksanaan Place

1 2. 3. 4.

Diklat reguler/ reguler training Diklat Management Development Program for Manager Training for Management Development Program for Manager Diklat bagi Calon Pegawai Harian Organik Training for Candidate of Daily Staff Competency Assessment Competency Assessment Seminar Climate Change dan Wisuda AAAIK Seminar on Climate Change and Graduation of AAAIK

30 22 20 13

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta

214

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW
Jenis Pendidikan dan Pelatihan education and training

No.

Jumlah Peserta number of Participants

Tempat Pelaksanaan Place

5. 6. 7. 8. 9.

10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37.

Diklat Orientasi Tingkat II dan III Gelombang I Orientation Training Level II & III Batch I Diklat Motivasi dan Pelayanan Prima Cabang Jawa Tengah Training for Motivation & Primary Service for Branch of Jawa Tengah Diklat Motivasi dan Pelayanan Prima Cabang Jawa Timur Training for Motivation & Primary service Branch of Jawa Timur Diklat Motivasi dan Pelayanan Prima Cabang Jawa Barat Training for Motivation & Primary service Branch of Jawa Barat Sosialisasi Sistem Basis Data Korpo-rasi Jasa Raharja (Dasi JR) on Line Modul Pelayanan Santunan Sosialization for Corporation Database Sistem Jasa Raharja (Dasi JR) on Line Module of compensation Diklat Customer Handling Angkatan I Training for Customer Handling Batch I Diklat Orientasi Tingkat II dan III Gelombang II Orientation training Level II & III Batch II Diklat Pembekalan Pegawai Baru Orientation Training for new Employee Diklat ARMES Training for ARMES Diklat Customer Handling Angkatan II Training for Customer Handling Batch II Diklat IFRS Training for IFRS Diklat Manajer Tingkat I Training for Manajer Level I Diklat Motivasi dan Pelayanan Prima Cabang DKI Jakarta Training for Motivation & Primary service Branch of DKI Jakarta Diklat Motivasi dan Pelayanan Prima Cabang Banten Training for Motivation & Primary service Branch of Banten Diklat Orientasi Tingkat II dan III Gelombang III Orientation Training Level II & III Batch III Diklat Purnabakti Training for Purnabakti Public Speaking Public Speaking Workshop Satuan Pengawasan Intern Workshop on Internal Cotrol Unit Diklat Reasuransi dan Underwriting Training for Reassurance & Underwriting Diklat Revisi SPO Akuntansi Keuangan Training for Revisiron of SPO for Financial Diklat Hukum Training for Legal Diklat Humas Training for Public Relation Diklat Kearsipan Training for Archive and Filing Diklat Dasar-Dasar Audit Gelombang I Training for Basic Audit Batch I Diklat Investasi Training for Investment Diklat Pengembangan Manajerial Training for Managerial Development Workshop Prosedur Pelayanan Workshop for Procedure of Service Diklat Dasar-Dasar Audit Gelombang II Training for Basic Audit Batch II Diklat Audit Operasional Training for Operational Audit Diklat Pengelolaan Tugas-Tugas Audit Training for Audit Management Diklat Komunikasi dan Psikologi Audit Training for Communication & Psychology Audit Diklat Audit Kecurangan Training for Fraud Audit Diklat Penulisan Laporan Hasil Audit yang efektif Training for Writing Result of Audit Effectively

66 80 90 73 12

Lembang Jawa Tengah Jawa Timur Jawa Barat Jogyakarta

30 66 13 30 30 60 65 60 40 34 149 40 30 24 42 30 30 45 30 20 16 35 30 3 1 5 5 1

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Banten Jakarta Jakarta Bandung, Jawa Barat Jakarta Bogor, Jawa Barat Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Sukabumi, Jawa Barat Jakarta Jakarta Jakarta Sukabumi, Jawa Barat Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta

215

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW
Jenis Pendidikan dan Pelatihan education and training

No.

Jumlah Peserta number of Participants

Tempat Pelaksanaan Place

38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 1. 2.

Diklat Audit Forensik Training for Forensic Audit Diklat Finance Audit Training for Finance Audit Diklat Risk Based Audit Training for Risk Based Audit Diklat Audit Intern Tingkat Lanjutan II Training for Audit Intern Level Lanjutan II SOPAC 2011 Conference and On-Site Learning SOPAC 2011 Conference and On-Site Learning Workshop Audit Investigasi Workshop Audit Investigasi Diklat Audit Intern Tingkat Manajerial Training for Audit Intern Level Manajerial Diklat Self Assessment Internal Control Training for Self Assessment Internal Control Diklat reguler Pendidikan S2 Luar Negeri S2 Overseas Education Pendidikan S2 Dalam Negeri S2 Domestic Education

3 1 5 2 2 28 1 25 3 22

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Melbourne Australia Jakarta Jakarta Jakarta

c. Perkembangan biaya pendidikan dan pelatihan Knowledge, skill and attitude pegawai, PT Jasa Rharaja (Persero) setiap tahun menyediakan anggaran untuk membiayai pelaksanaan pendidikan dan laitahn baik untuk regular maupun non regular. Dana pendidikan dan pelatihan setiap tahun terus meningkat sejalan dengan tuntutan pendidikan yang semakin inovatif dan berkembang.

c. development of cost for education & training To achieve the knowledge, skill and attitude of employees, PT Jasa Raharja (Limited) each year to provide a budget to finance the implementation of education and laitahn both for regular and non regular. Fund education and training each year continues to rise in line with the demands of an increasingly innovative education and developing.

realisasi Biaya Pendidikan dan latihan Tahun 2007 - 2011 Realization of Cost of Education & Training during years 2007 - 2011
N0. Tahun realisasi (rp/juta)/ realization (rp/juta)

year

1. 2. 3. 4. 5.

2007 2008 2009 2010 2011

7.648.000.000 9.149.500.000 22.347.500.000 29.233.440.000 30.319.000.00

2007 2008 2009 2010 2011

5. PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN PEGAwAI develoPment of emPloyees
Sebuah perusahaan tentu ingin terus berusaha meningkatkan kinerjanya secara konsisten dan berkelanjutan. Namun, keberhasilan kinerja perusahaan tidak dapat dicapai jika hanya mengutamakan faktor finansial saja. Faktor pendukung lain yang sangat penting dan utama adalah hubungan baik dengan pegawai disemua lini organisasi. Dengan menyadari sepenuhnya bahwa pegawai merupakan aset terpenting yang menentukan keberhasilan usaha, maka PT Jasa Raharja (Persero) senantiasa berusaha melakukan pembinaan pegawai. Any company would want to continue trying to improve their performance in a consistent and sustainable. However, the success of the company’s performance can not be achieved only by prioritizing the financial factors alone. Another supporting factor is very important and is the main good relations with employees in all organizational lines. Knowing full well that employees are our most important asset that determines the success of the venture, PT Jasa Raharja (Limited) has also tried to conduct training and employee development.

216

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW

Pembinaan pegawai merupakan fokus utama perusahaan, mengingat unsur ini memberi dampak pada peningkatan kinerja perusahaan. PT Jasa Raharja (Persero) selama ini telah melakukan berbagai terobosan nyata dalam melakukan pembinaan pegawai, sehingga dinamika ini harus diakui telah mampu membawa keberadaan pegawai menyatu dengan keberadaan perusahaan. Tindakan ke depan yang penting adalah kebersamaan yang terjalin antara Perusahaan dengan pegawai tetap terjalin dengan baik dan direfleksikan secara penuh untuk mendukung arah pengembangan perusahaan dan tercapainya tujuan perusahaan.

Human resource development is the main focus of the company, given that these elements have an impact on improving company performance in the long run. PT Jasa Raharja (Limited) had been doing a real breakthrough in doing the human resource development, it must be recognized that the dynamics have been able to bring employees together with the existence of corporate existence. Action in the future that matters is solidarity that exists between the Company and its employees remain well maintained and is reflected in full to support the company’s development and achievement of corporate goals.

a. Tujuan Pembinaan dan Pengembangan Pegawai Pembinaan pegawai bertujuan untuk: 1) Membentuk pegawai yang profesional. 2) Memelihara dan mengembangkan motivasi dan ketenangan kerja. 3) Memelihara dan mengembangkan kemampuan dan produktivitas kerja. 4) Menciptakan, memelihara dan mengembangkan sikap dan disiplin kerja. 5) Memberikan kepastian adanya pengembangan karir pegawai. b. ruang lingkup Pembinaan dan Pengembangan Pegawai Untuk mencapai tujuan pembinaan pegawai dilakukan melalui : 1) Pendidikan dan Pelatihan. 2) Pembinaan karir. 3) Penilaian prestasi pegawai. 4) Pemberian penghargaan. 5) Pemberian sanksi bagi yang melanggar peraturan disiplin pegawai. 6) Pemberian konseling 7) Kegiatan yang memiliki tujuan pembinaan pegawai. c. Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Pegawai Dalam tahun 2011, terkait dengan pelaksanaan pembinaan pegawai PT Jasa Raharja (Persero) melakukan antara lain: 1) Promosi jabatan terhadap 258 orang pegawai yang dinilai memiliki kemampuan, komitmen dan integritas yang tinggi dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu, atas dasar penilaian perolehan kinerja selama beberapa tahun, maka kepada 258 orang tersebut sudah saatnya mendapatkan promosi jabatan. 2) Transfer (mutasi) terhadap 538 orang pegawai. Mutasi ini dilakukan dengan bentuk tour of duty dan tour of area untuk memberikan penyegaran sekaligus sebagai pembelajaran bagi pegawai dalam melaksanakan tugasnya.

a. objective of the employee development Employee development shall have the objective to: 1) Establish a professional employee. 2) Maintain and develop the motivation and peace work. 3) Maintain and develop the skills and productivity. 4) Create, maintain and develop the attitudes and work discipline. 5) Provide assurance of employee career development. b. scope of employee development To achieve the objective of the development, the Company has done: 1) Education and Training. 2) Career coaching. 3) Performance assessment. 4) Award for outstanding performance 5) Provision of sanctions for employees who violate the disciplinary rules. 6) Provision of employee counseling 7) Activities that have the purpose of fostering and developing employees. c. employee development and assistance activity In 2011, related to the HR program, PT Jasa Raharja (Limited) has performed the followings: 1) Promotion to higher position to 258 employees considered to have the capability, commitment and integrity in improving company performance. In addition, based on the assessment of acquisition performance for several years, it is time for the 258 people to get a promotion. 2) Job reallocation to 538 employees. Reallocation is done with the form of tour of duty and tour of the area to provide a refresher as well as learning for employees in performing their duties.

217

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW

3) Demosi (hukuman) terhadap 4 orang pegawai. PT Jasa Raharja (Persero) secara konsisten menerapkan punishment kepada pegawai yang melakukan pelanggaran peraturan kepegawaian yang telah disepakati bersama dengan Serikat Pekerja Jasa Raharja (SPJR). 4) Pemberhentian sebagai pegawai terhadap 2 orang pegawai yang melakukan pelanggaran berat. Proses pemberhentian pegawai ini telah melalui proses Dewan Pertimbangan Kepegawaian. 5) Pemberhentian sebagai pegawai terhadap 13 orang pegawai yang mengundurkan diri.

3) Demotion (punishment) to 4 employees. PT Jasa Raharja (Limited) consistently applies disciplinary sanction to any employee violating civil service rules as already agreed with the Labor Union of Jasa Raharja (SPJR). 4) Termination of an employee to 2 employees commiting major violations. Employee termination process has been through the Personnel Advisory Board. 5) Termination of 13 employees who resigned from their posts.

6. KESEJAhTErAAN PEGAwAI emPloyee welfare
Dalam banyak kasus timbulnya persoalan di sejumlah perusahaan, faktor kesejahteraan pegawai menjadi penyebab yang paling krusial. Karena itu, PT Jasa Raharja (Persero) selalu fokus dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai diantaranya melalui perbaikan remunerasi yang diterima sesuai kemampuan perusahaan. a. Bentuk dan Jenis Kesejahteraan Dalam peningkatan kesejahteraan pegawai, PT Jasa Raharja (Persero) memberikan penghasilan untuk membiayai kebutuhan hidup dasar setiap pegawai yaitu sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan. berupa: 1) Gaji terdiri dari Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP), Merit dan tunjangan tetap yang ditetapkan berdasarkan skala gaji, tingkat jabatan, masa kerja, indeks kemahalan daerah dan indeks daya beli, penilaian kinerja individu serta faktor kehadiran. 2) Kenaikan gaji diberikan dalam bentuk sebagai berikut: a) Kenaikan gaji berkala didasarkan pada kemampuan Perusahaan dan akan ditinjau setiap 1 (satu) tahun sekali, yakni pada setiap bulan Januari dan berlaku bagi semua pegawai. b) Kenaikan gaji karena kenaikan skala gaji dan/ atau promosi jabatan dilaksanakan atas dasar prestasi kerja, keahlian dan kinerja pegawai melalui penilaian prestasi pegawai berbasis kompetensi (Key Performance Indicator/ KPI) setiap satu tahun secara obyektif. c) Kenaikan gaji Masa Kerja Efektif (MKE) dan Masa Kerja Jabatan (MKJ) dilaksanakan atas dasar pengabdian masa kerja pegawai pada kedudukan/ jabatannya. 3) Tunjangan kesejahteraan yang dibayarkan sesuai batas kemampuan keuangan perusahaan, terdiri dari tunjangan umum, jabatan, cuti tahunan/besar, kesehatan, pakaian kerja, keagamaan, bantuan uang duka dan jaminan sosial tenaga kerja. 4) Fasilitas kesejahteraan lainnya berupa keselamatan dan kesehatan kerja, rekreasi, olah raga dan kesenian, usaha koperasi serta fasilitas ibadah. In many cases the onset of problems in a number of companies, employee welfare factors becomes the most crucial item. Therefore, PT Jasa Raharja (Limited) has always focused on improving the welfare of such employees by improving the remuneration according to the company’s ability. a. type of welfare Benefits In improving the welfare of employees, PT Jasa Raharja (Limited) provides funding to pay for the basic living needs of the employees namely in meal , clothing, shelter, education and health such as: 1) Salary consists of Basic Retirement Income (PhDP), Merit and fixed allowances as determined by the scale of salary, position level, years of service, and the costliness index of purchasing power index, assessment of individual performance and attendance factors. 2) Pay increases granted in the following form: a) periodic salary increases based on the ability of the Company and will be reviewed every 1 (one) years, on each January and applies to all employees. b) Salary increases due to increase in salary scales and / or promotions conducted on the basis of job performance, skills and performance of employees through competency-based assessment of employee performance (Key Performance Indicators / KPIs) every single year objective. c) salary increase effective the Working Time (MKE) and The Working Title (MKJ) performed on the basis of civil service employment in the position / office. 3) welfare benefits are paid according to company financial limits, comprised of general allowance, job title, annual leave / large, health, work clothes, religious, financial aid grief and social security. 4) other welfare facilities in the form of occupational safety and health, recreation, sports and the arts, business cooperatives and religious facilities.

218

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW

5) Sebagai reward atas prestasi kerja, perusahaan memberikan penghargaan, jasa produksi dengan cara merit sistem serta memberangkatkan para pegawai dan pejabat ke luar negeri termasuk melaksanakan ibadah umroh bagi pegawai yang beragama Islam melalui proses seleksi.

5) As a reward for job performance, company award, by way of production services as well as merit system employees and officials dispatched to foreign countries, including carrying out a religious pilgrimage to the Muslim employees through the selection process.

b. Kinerja Kesejahteraan Pegawai tahun 2011 Pada tahun 2011, PT Jasa Raharja (Persero) telah menetapkan kebijakan dalam peningkatan kesejahteraan pegawai, antara lain:

b. Performance of employee welfare of 2011 In 2011, PT Jasa Raharja (Limited) has established a policy in improving the welfare of employees, among others:

Tabel Peningkatan kesejahteraan pegawai tahun 2011 Table of Improvement of Employee Welfare in 2011
N0. Kesejahteraan Pegawai/ employee welfare Sasaran (orang)/ target (Person)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Meningkatkan gaji pegawai berkisar 10% To increase employee salary by around 10% Menaikkan skala gaji To increase pay grade Memberikan tunjangan cuti tahunan To provide annual leave allowance Memberikan tunjangan cuti besar To provide sabbatical leave allowance Melaksanakan Medical check up To perform medical check up Memberikan uang pakaian kerja To provide allowance for work attire Memberikan jaminan pelayanan kesehatan pegawai To provide health issurance for employee Menyediakan jaminan sosial tenaga kerja dan dana tunjangan hari tua To provide social insurance and old age pension fund Menyediakan dana untuk kegiatan Olah raga dan rekreasi To provide funding for sport and recreation

1.780 orang/ persons 223 orang/ persons 1.461 orang/ persons 208 orang/ persons 1.780 orang/ persons 1.780 orang/ persons 1.780 orang/ persons 1.780 orang/ persons 1.780 orang/ persons

c. Komponen Biaya Pegawai Dalam rangka melaksanakan kebijakan strategis dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia tersebut, PT Jasa Raharja (Persero) selama tahun 2011 telah menggunakan dana sebesar Rp. 391.878 juta (101,87%) dari anggaran yang dialokasikan sebesar Rp384.676 juta. Anggaran Sumber Daya Manusia digunakan untuk 18 jenis pembiayaan, yaitu:

c. component of Personnel cost In order to implement strategic policies in the management of human resources, PT Jasa Raharja (Limited) during the year 2011 has spent Rp. 391.878 million (101.87%) of the budget allocated for Rp384.676 million. Human Resources budget is used for 18 types of financing, ie:

(dalam juta rupiah)

Gambaran Anggaran dan realisasi dana Pengelolaan Sumber Daya Manusia tahun 2011 Budget and Actual picture of Human Resource Management fund in 2011
Jenis Pembiayaan type of Payment Anggaran (rp) Budget realisasi (rp) realization ratio (%)

(in millions rupiah)

No.

type of Payment

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

Gaji Direksi dan Honor Komisaris Gaji Pegawai Merit Tunjangan Umum Tunjangan Kesehatan (Biaya Rawat Inap) Tunjangan Cuti Tunjangan Pakaian Kerja Tunjangan Hari Raya Premi Asuransi Olah raga dan rekreasi SPJR dan Persari Raharja Sumbangan sosial Pendidikan dan latihan Iuran Dana Pensiun Iuran Dana THT Tunjangan Masa Bakti Direksi

4.949 92.450 106.196 21.768 17.776 23.303 5.016 28.628 6.410 3.041 1.001 1.375 32.956 21.438 3.066 1.077

5.651 93.233 112.430 22.674 17.662 23.372 4.867 28.161 5.695 2.996 984 1.444 30.319 21.438 3.066 915

114,19 100,85 105,87 104,16 99,36 100,30 97,02 98,37 88,84 98,51 98,30 104,99 92,00 100,00 100,00 84,91

Salary of Directors and Honor for Commissioners Salary of Employees Merit Payment General Allowances Health Allowances (Hospitalization) Leave Allowance Work Attire Allowance Holiday Allowance Insurance Premium Sport and Recreation SPJR & Persari Raharja Social Donation Education & Training Contribution to Pension Fund Contribution to THT payment Allowance for Director PostEmployment

219

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW
No. Jenis Pembiayaan type of Payment Anggaran (rp) Budget realisasi (rp) realization ratio (%)

type of Payment

17. 18.

Imbalan Pasca Kerja Uang Makan Jumlah

14.226 384.676

1.943 15.028 391.878

105,64 101,87

Post Employment Reward Meal Allowances Total

d. Komposisi Gaji Tertinggi dan Terendah Komposisi gaji Direksi (Direktur Utama) dengan pegawai tertinggi sebesar 1.77 kali, komposisi gaji Direksi (Direktur Utama) dengan pegawai terendah sebesar 13.83 kali, komposisi gaji pegawai tertinggi dengan gaji pegawai terendah sebesar 7.83 kali, dengan perhitungan gaji bulanan sebagai berikut :
Gaji Direktur Utama Gaji Pegawai Tertinggi Gaji Pegawai Terendah : Rp. 55.000.000 : Rp. 31.125.352 : Rp. 3.976.596

d. composition of the lowest and Highest salary Composition of salary of the President Director compared to highest salary of the employee shall be 1.77 times, whereas the composition of the President Director salary compared to the lowest salary among the employees shall be 13.83 times, whereas composition of the highest salaries and the lowest salaries among the employees shall be 7.83 times, with a monthly salary calculation as follows:
President Director Salary Highest Employee Salary Lowest Employee Salary : Rp. 55.000.000 : Rp. 31.125.352 : Rp. 3.976.596

7. PEMUTUSAN hUBUNGAN KErJA (PhK) termination of emPloyment (PHK)
Pada prinsipnya perusahaan berusaha menghindari dan mencegah terjadinya PHK, dan apabila kemudian setelah semua usaha dilakukan PHK tidak dapat dihindarkan, maka proses penyelesaiannya dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. a. Perusahaan dapat melakukan pemutusan hubungan kerja, dengan alasan: 1) Melakukan kesalahan berat. 2) Sakit berkepanjangan selama 2 (dua) tahun berturutturut. 3) Cacat yang menyebabkan pegawai tidak dapat bekerja. 4) Penyederhaan organisasi. 5) Perusahaan pailit. 6) Pengunduran diri dan pegawai dikualifikasikan mengundurkan diri. 7) Meninggal dunia. 8) Telah mencapai usia pensiun 55 tahun. 9) Berakhirnya jangka waktu yang ditentukan dalam perjanjian kerja. In principle, the company must try to avoid and prevent layoffs, and if then after all the efforts such decision is unavoidable, then the settlement process should be made in accordance with statutory regulations.

a. the company may terminate employment relation for reason of: 1) Committing serious error. 2) Prolonged illness for 2 (two) years in a row. 3) Defects that cause an employee can not work. 4) Organization restructurization. 5) Company bankruptcy. 6) Resignation of the employee or being disqualified and resigned. 7) Passed away. 8) Reaching the retirement age of 55 years. 9) The end of the period specified in the employment agreement. b. the company can not proceed with termination in case of: 1) Employees complaining about their boss, coworker or subordinate to the authorities about their bosses, co-workers or subordinates which later found to be a criminal act. 2) Employee is absent from work due to illness by a doctor in so far as it does not exceed 12 (twelve) months continuously. 3) Employee is absent due to being called up by State duty in accordance with the provisions of the legislation. 4) Employees practicing their religion or belief.

b. Perusahaan tidak dapat melakukan pemutusan hubungan kerja, dengan alasan: 1) Pegawai yang mengadukan atasan, teman sekerja atau bawahan kepada pihak berwajib mengenai perbuatan atasan, teman sekerja atau bawahan yang melakukan tindak pidana kejahatan. 2) Pegawai berhalangan masuk kerja karena sakit menurut keterangan dokter selama waktu tidak melampaui 12 (dua belas) bulan secara terusmenerus. 3) Pegawai berhalangan menjalankan pegawaiannya karena memenuhi kewajiban terhadap Negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. 4) Pegawai menjalankan ibadah wajib yang diperintahkan agamanya.

220

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

warna kulit. sakit akibat kecelakaan kerja. illness due to workplace accidents. pegawai melakukan kegiatan serikat pegawai diluar jam kerja. miscarriaged or breastfeeding. the company shall provide legal assistance to employees under the following terms: 1) Assistance is provided in the event of lawsuits when the actions/act is taken for and on behalf of the office relating to the aims and objectives as well as the company’s business activities. atau status perkawinan. 8) Employees in a state of permanent disability. atau perjanjian kerja bersama. becomes a member of the civil union. aliran politik. peraturan perusahaan. suku. or collective bargaining. reward/ 221 . Perusahaan memberikan fasilitas bantuan hukum kepada pegawai dngan ketentuan sebagai berikut: 1) Bantuan diberikan dalam hal terjadi tuntutan hukum karena tindakan/ perbuatan untuk dan atas nama jabatannya yang berkaitan dengan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha perusahaan termasuk selama melaksanakan penugasan pada anak perusahaan atau badan hukum lainnya. dan/ atau pengurus serikat pegawai. 5) Employees have kinship or or blood and/or marital ties with other employees within the company. 7) Pegawai mendirikan. agama.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW 5) Pegawai mempunyai pertalian darah dan/atau ikatan perkawinan dengan pegawai lainnya di dalam perusahaan. 6) Because of disagreement. atau berdasarkan ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja. color. including lawsuit from others when teh employee is carrying out assignments in subsidiaries or other legal entity. 5) This legal assistance shall not be provided to employees who faces lawsuits due to complaints from the Company. melahirkan. c. the company provides severance pay. politics. participates in any civil union activities outside working hours an employee. company regulations. 4) If the employee was acquitted/found not guilty by a court decision. 4) Dalam hal pegawai diputus bebas/dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan dengan keputusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. class. uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak sebagai berikut: Bagi pegawai yang mengalami pemutusan hubungan kerja diberikan uang pesangon. 8) Pegawai dalam keadaan cacat tetap. 2) Fasilitas bantuan hukum yang diberikan berupa pembiayaan kantor jasa pengacara/konsultan hukum yang ditunjuk oleh perusahaan meliputi proses pemeriksaan sebagai saksi. menjadi anggota. reward pay and compensation for untaken rights as follows: For those employees whose employment is being terminated they will be given severance pay. 9) Employees gets married. Perusahaan memberikan uang pesangon. maka biaya pengacara/ konsultan hukum yang telah dikeluarkan maupun yang belum dibayar oleh perusahaan menjadi beban yang bersangkutan. or in working hours with the company agreement. maka biaya kantor pengacara/konsultan hukum menjadi beban perusahaan. physical condition. 3) Dalam hal pegawai dinyatakan bersalah dan dihukum oleh pengadilan dengan putusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang c. jenis kelamin. kondisi fisik. 10) Pegawai wanita hamil. 2) Facilities of legal aid shall be provided in the form of a lawyer/legal advisor appointed by the company include the examination as witnesses. then the cost of law firm / corporate legal counsel shall be borne by the Company. or under the provisions of employment agreements. or illness due to employment which. d. race. atau sakit karena hubungan kerja yang menurut surat keterangan dokter yang jangka waktu penyembuhannya belum dapat dipastikan. gender. having childbirth. 10) Employees gets pregnant. religion. atau di dalam jam kerja atas kesepakatan perusahaan. golongan. or marital status. gugur kandungan atau menyusui bayinya. 5) Fasilitas bantuan hukum ini tidak diberikan kepada pegawai yang mendapat tuntutan hukum akibat pengaduan dari perusahaan. 9) Pegawai menikah. d. 7) Employee establishes. tersangka dan terdakwa di lembaga peradilan. then the cost of a lawyer / legal consultant already issued and which has not been paid by the company shall be borne by the employee. according to a doctor’s certificate that a period of recovery is uncertain. 3) If the employee later is found guilty and sentenced by a court decision which has permanent legal force. suspects and defendants in the judiciary. 6) Karena perbedaan paham.

Ketentuan ini tidak berlaku untuk pemutusan hubungan kerja yang disebabkan oleh tindakan pelanggaran berat. which set a maximum amount of 80 percent of the Basic Retirement Income (PhDP). c) Other matters as stipulated in the Company regulation. Retirement benefits to be received by the retired employee each month calculated from the Basic Salary Pensions (GDP). medical care and are 15% of the severance pay and/or a cash gratuity whenever eligible. b) Uang penghargaan tertinggi sebesar 10 (sepuluh) bulan gaji diberikan kepada pegawai yang memiliki masa kerja 24 (duapuluhempat) tahun atau lebih. 9. 222 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 3) Uang penggantian hak yang seharusnya diterima meliputi: a) Cuti tahunan dan cuti besar yang belum diambil/belum dibayarkan. such as: a) Annual leave not yet taken or have not been paid. 2) Perhitungan uang penghargaan masa kerja hanya diberikan kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun dan besarnya ditetapkan sebagai berikut: a) Uang penghargaan terendah sebesar 2 (dua) bulan gaji diberikan kepada pegawai yang memiliki masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 (enam) tahun. 1) Perhitungan uang pesangon dilakukan berimbang dengan memperhatikan masa kerja sebagai berikut: a) Uang pesangon terendah sebesar 1 (satu) kali gaji bulan terakhir diberikan kepada pegawai yang memiliki masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun. This provision does not apply to termination of employment caused by major violation. continuously without interruption. showed a good work performance and discipline have never been sentenced within 5 (five) years. Companies to reward employees who already have a certain working period. a. Perusahaan memberikan penghargaan kepada pegawai yang telah memiliki masa kerja tertentu. c) Hal-hal lain yang ditetapkan dalam peraturan perusahaan. b) Uang pesangon tertinggi sebesar 9 (sembilan) kali gaji bulan terakhir diberikan bagi pegawai yang memiliki masa kerja masa kerja 8 (delapan) tahun atau lebih. Manfaat pensiun yang diterima pegawai setiap bulannya dihitung dari Gaji Dasar Pensiun (GDP) yang besarnya ditetapkan maksimal 80 persen dari Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP). PENGhArGAAN awards a. perusahaan memberikan: a. 8. For employees entering retirement ages. 3) Compensation pay as the right of of the employee. terus menerus tanpa terputus. menunjukkan prestasi kerja yang baik dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. PENSIUN PEGAwAI emPloyee retirement Benefit Bagi pegawai yang akan memasuki masa pensiun dalam usia 55 tahun. b) Replacement housing.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW seharusnya diterima. b) Highest award pay of 10 (ten) months of salary given to employees who have a service term of 24 (twenty four) years or more. b) Highest severance pay is 9 (nine) times the salary of the last month for employees who have worked for 8 (eight) years of service or more. b. b) Penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan 15 persen dari uang pesangon dan/atau uang penghargaan masa kerja yang memenuhi syarat. the Company shall provide: a. 1) The calculation of severance pay made in proportional with respect to future work as follows: a) Lowest severance pay is equal to 1 (one) month’s salary (last salary) given to employees who have less or equal than 1 (one) year of service. Penghargaan yang diberikan perusahaan kepada pekerja dapat berupa piagam dan uang tunai. 2) Calculation of gratuity given only to workers with service term of at least 3 (three) years and the amount determined as follows: a) Lowest award pay of 2 (two) months of salary given to employees who have a service term of 3 (three) years or more but less than 6 (six) years. b. gratuity and compensation pay for any entitlements not yet taken. at 55 years old. Award given to the company’s charter and the workers can be cash.

This is a manifestation of a partnership between the Company. personal circumstances and background of one’s culture.943 juta. The Company provides a pleasant working environment and work climate that is conducive and assured of the safety risks. Hal ini sebagai perwujudan dari kemitraan antara Perusahaan. Assistance to move employees to the last domicile. Memberikan kesempatan kepada seluruh pegawai untuk memperjuangkan hak-haknya secara berimbang dan setara melalui Serikat Pekerja Jasa Raharja. usia. Sebagai wujud dari upaya tersebut. 10. PT Jasa Raharja (Limited) discharged 194 employees with honor. religion. keadilan dan kesetaraan. The Company provides a work environment free from all forms of stress (abuse) that may arise as a result of differences in character. In 2011. b. Employees have equal opportunity to obtain compensation. perusahaan menerapkan sistem penilaian berbasis kompetensi dengan menggunakan metode “Balanced Scorecard”. Menyediakan lingkungan kerja yang bebas dari segala bentuk tekanan (pelecehan) yang mungkin timbul sebagai akibat perbedaan watak. safety and health. the company implemented a competency-based assessment system using the “Balanced Scorecard”. b. perusahaan telah menerapkan kebijakan sebagai berikut: a.438 juta. tanggungjawab dan remunerasi bagi setiap pegawai. 1. who belongs to a person. e. c. Menyediakan lingkungan kerja yang menyenangkan dan iklim kerja yang kondusif serta terjamin dari risiko keamanan. the company has implemented the following policy: a. and aligned with the interests of the company’s development plan and without regard to ethnic background. cacat tubuh yang dipunyai seseorang. 1. disability. Pada tahun 2011. employees and union officials who support each other and work together in running operations and in achieving the mission and vision. responsibilities and remuneration for each employee. dan latar belakang kebudayaan seseorang. or other special circumstances which are protected by legislation. The Company provides opportunities to all employees for asserting their rights in a balanced and equitable through the Labor Union of Jasa Raharja.943 million. keselamatan dan kesehatan. jenis kelamin. As a manifestation of these efforts. PT Jasa Raharja (Persero) telah memberhentikan 194 orang pegawai karena mencapai usia pensiun dengan memberikan imbalan pasca kerja dan bantuan pindah pegawai ke domisili terakhir sebesar Rp. selaras dengan kepentingan dan rencana pengembangan perusahaan serta tanpa memperhatikan latar belakang etnik. Award in terms of salary increases. KESEMPATAN KErJA YANG SAMA equal oPPortunity Dalam menjunjung tinggi prinsip-prinsip keterbukaan. In addition the Company has been providing and distributing funds to finance the management of pension plans in 2011 amounting to Rp 21. due to retirement age by providing them post-employment benefits and support for the staff to move to their own domicile of total Rp. age. pegawai dan serikat pegawai yang saling mendukung dan bersinergi dalam menjalankan operasional maupun dalam mencapai misi dan visi perusahaan. d. Pegawai mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh kompensasi. PT Jasa Raharja (Limited) is consistently developing and perfecting all institutions that support the assessment of employee skills. fairness and equality. Bantuan pindah pegawai ke domisili terakhir. To obtain accurate and balanced assessment in determining a career. e. c. b. keadaan pribadi. Penghargaan perupa kenaikan skala gaji. Disamping itu Perusahaan telah menyediakan dan menyalurkan dana untuk membiayai pengelolaan program pensiun tahun 2011 sebesar Rp 21.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW Besaran PhDP mengacu dan berpedoman kepada ketentuan Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan pelaksanaannya secara bertahap. c. Untuk mendapatkan akurasi penilaian dan berimbang dalam menentukan karir. In upholding the principles of openness. c. The amount of PhDP shall refer and guided by the provisions of Law Number 13 Year 2003 on Manpower and implementation stages. b. pendidikan dan promosi sesuai dengan kompetensinya masingmasing dengan menjunjung tinggi asas keadilan dan profesionalisme. sex.438 million. PT Jasa Raharja (Persero) secara konsisten mengembangkan dan menyempurnakan seluruh pranata yang mendukung penilaian kemampuan pegawai. education and promotion in accordance with their respective competence to uphold the principles of fairness and professionalism. atau keadaan khusus lainnya yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan . d. agama. 223 .

Bali. Jawa Barat. namely. Aceh. sehingga dengan kecepatan proses dan keamanan data yang benarbenar secure. West Sumatra. masyarakat dapat mengajukan santunan kecelakaan dimana saja di seluruh wilayah Indonesia. Mematuhi semua hukum/peraturan/kebijakan yang ditetapkan oleh Perusahaan dan menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan benturan kepentingan atau potensi munculnya benturan kepentingan. Memberikan kebebasan yang sama terhadap semua pegawai untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut oleh masingmasing pegawai. The following achievements were made through a variety of strategies that have been carried out in stages since 2009 up to 2013 as stated in the Company’s Long Term Plan (RJPP). This is the development of the DASI-JR client server application & web by empowering data center via VPN (virtual private network). Yogyakarta. the Company proceeds with DASI-JR Development of Online Module for Mandatory Contributions for Passengers of Airplane (IWPU) & Maritime Vessel (IWKL). 1. Bali. Sampai dengan tahun 2011 telah diimplementasikan di 18 Cabang yaitu Cabang DKI Jakarta. The Company gives the same freedom to all employees to run the service in accordance with the religion and beliefs held by each employee. Pencapaian tersebut dilakukan melalui berbagai strategi yang telah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 sebagaimana tertuang dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). Jambi. South Sumatra. Percepatan proses Pelayanan santunan pada aplikasi DASI-JR online modul Pelayanan ini diutamakan untuk berkas yang dilimpahkan dari daerah satu ke daerah lainnya sesuai dengan domisili Ahli waris/ Korban. Sumatera Utara. BASIS DATA KorPorASI JASA rAhArJA oNlINE MoDUl IUrAN wAJIB PESAwAT UDArA DAN IUrAN wAJIB KAPAl lAUT/ corPorate dataBase of Jasa raHarJa online for module of mandatory Payment for Passengers of airPlane and seagoing vessels Setelah Implementasi DASI-JR Online Modul Pelayanan telah dapat berjalan dengan baik di Wilayah Jawa dan Bali. Central Java. the public can file a compensation for an accident anywhere in the area of Indonesia. Jakarta. Pembangunan sistem basis data korporasi Jasa Raharja Online modul IWPU dan IWKL yang merupakan pengembangan dari system DASIAfter successful implementation of a DASI-JR Online Service Module in Java and Bali. NTT and NTB. NTT dan NTB. f. BASIS DATA KorPorASI JASA rAhArJA online MoDUl PElAYANAN SANTUNAN corPorate dataBase of Jasa raHarJa online for comPensation service module Merupakan pengembangan dari DASI-JR client server dengan memberdayakan web aplikasi dan data center melalui jaringan VPN (virtual private network). Sumatera Barat. g. Banten. Aceh. Jawa Tengah. so that the processing speed and data security that truly secure. Riau. Teknologi Dan Sistem Informasi Technology & Information System Perusahaan telah berkomitmen untuk mengedepankan teknologi informasi dalam pengelolaan pelayanannya kepada masyarakat. Yogyakarta.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW f. East Java. Sumatera Selatan. Kepulauan Riau. g. yaitu. Development of corporate database systems Raharja Online Services of IWKL and IWPU module was the further development of 224 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Perusahaan melakukan Pembangunan DASI-JR Online Modul Iuran Wajib Pesawat Udara (IWPU) dan Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL). West Java. North Sumatra. 2. Riau. Bengkulu. Riau. Jambi. Lampung. Up to 2011 have been implemented in 18 Branch of the Branch of DKI Jakarta. Lampung. The Company has committed to prioritize the management of information technology services to the community. Jawa Timur. Acceleration of the process of compensation for the application called DASI-JR online application service module is preferred to a file transferred from one area to another area in accordance with the domicile Ahliwaris / Victims. The Company complies with all applicable laws / regulations / policies established by the Company and to avoid activities that could lead to potential conflicts of interest or appearance of conflict of interest. Bengkulu .

The full implementation of Corporate Services Database Online Module for Mandatory Contributions for Passengers of Airplane (IWPU) & Maritime Vessel (IWKL) will begin in 2012 & 2013. starting from the planning. In addition to requiring a framework of good governance. dimulai dari proses perencanaan. 4. disertai pengawasan oleh Komite Pengarah Teknologi Informasi dan Tim Imbangan Pembangunan Aplikasi DASIJR Online Modul IWPU dan Iuran Wajib IWKL. for accounting & investment Dengan menggunakan Software ERP Axapta Dynamic dilakukan pembangunan untuk modul Procurement/ Pengadaan Persediaan. Kebijakan dimaksud akan memberikan arah dalam pengelolaan dan penggunaan TI dalam rangka mendukung tercapainya sasaran dari rencana strategis Perusahaan. the system DASI-JR Online. pelaksanaan. which means improved customer satisfaction when managed according to the principles of good governance standards and guidelines of IT governance internationally. execution. managed and controlled properly. Policy will provide direction referred to in the management and use of IT in order to support the achievement of the objectives of the Company’s strategic plan. well the risks associated with the Investment. AKUNTANSI KEUANGAN DAN INvESTASI/ enterPrise resource Planning (erP) modul Procurement. the company established a policy of IT governance with reference to international standards. But the expanded use of IT is also potentially increase the risk for PT Jasa Raharja (Limited) if not properly planned. Activity related to the development of Company’s Information system already done or under construction in 2011 are: 225 . mempelajari praktek penerapan tata kelola TI yang baik dan mempertimbangkan nilai dan budaya perusahaan yang berlaku. maupun risiko penggunaan TI dalam menunjang kegiatan operasional Perusahaan. Namun perluasan penggunaan TI juga berpotensi meningkatkan risiko bagi PT Jasa Raharja (Persero) jika tidak direncanakan. penyelenggaraan TI harus mengindentifikasi potensi risiko yang dapat muncul dan mengantisipasinya secara komprehensif. Accounting & Module for Fund Management System (FMS) for Investment. perusahaan menetapkan kebijakan tata kelola TI dengan merujuk pada standar internasional. Implementasi Basis Data Korporasi Jasa Raharja Online Modul Iuran Wajib Pesawat Udara dan Iuran Wajib Kapal Laut akan dilaksanakan pada tahun 2012 dan 2013. Kegiatan bidang Sistem Informasi Perusahaan yang telah dan sedang dalam tahap pelaksanaan tahun 2011. meliputi: The use and mastery of the expanding IT application will further accelerate business processes and improve the quality of service provision PT Jasa Raharja (Limited). Akuntansi Keuangan dan Modul Fund Management System (FMS) bidang Investasi. With the online application module DASI-JR IWPU & IWKL will get income data & information fields on Mandatory Contributions for Passengers of Airplane (IWPU) & Maritime Vessel (IWKL) in Real Time to support rapid decision-making by the management of the condition occurring. studying the application of IT governance practices are good and considering the prevailing corporate culture. Using the ERP Axapta Dynamic Software the Company has started the development for Procurement modules. and risks of using IT in supporting Company operations.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW JR Online. baik risiko yang terkait dengan investasi termasuk pengadaan sumber daya TI. Dengan adanya Aplikasi DASI-JR online Modul IWPU dan IWKL akan didapatkan informasi data dan pendapatan bidang Iuran Wajib Pesawat Udara dan Kapal Laut secara Real Time guna mendukung pengambilan keputusan secara cepat oleh pihak manajemen atas kondisi yang terjadi. dikelola dan dikendalikan dengan baik. To meet the above demands. Untuk memenuhi tuntutan di atas. Selain memerlukan kerangka kerja tata kelola yang baik. MErANcANG DAN MENErAPKAN MANUAl TATA KElolA TEKNoloGI INforMASI Planning & imPlementing manual of information tecHnology governance Penggunaan dan penguasaan TI yang semakin meluas akan mempercepat proses bisnis dan meningkatkan kualitas penyediaan layanan PT Jasa Raharja (Persero) yang berarti meningkatkan kepuasan pelanggan apabila dikelola sesuai kaidah-kaidah pengelolaan yang baik sesuai standar dan panduan tata kelola TI secara internasional. including the procurement of IT resources. control is accompanied by a Steering Committee & Information Technology Application Development Team Balance Online DASI-JR Module & payment for IWPU and IWKL. ENTErPrISE rESoUrcE PlANNING (ErP) MoDUl ProcUrEMENT. 3. the IT organization should identify the potential risks that may arise and anticipate them in a comprehensive.

f. Pengadaan infrastruktur. 15) Switch In Branch Office 16) Desktop Management Cabang 17) Antivirus Cabang. Evaluating the application of Information Technology Governance (IT Governance) at the Central Office. Representative & KPJR (regular fee). 10) Server Farm Switch Kantor Pusat. Conducting evaluation and developing a DASI-JR Application Modules Accounting & Finance. Coordinating with relevant partners to support the development and application system development Raharja Services. 19) Windows 7 Professional 20) Network Access Control Kantor Pusat. Branch. Implementasi DASI – JR Web Online Pelayanan di wilayah pulau Sumatera. Melakukan Pengembangan DASI-JR (koordinasi dengan Divisi terkait dan development). Biaya Koneksi Internet dan Intranet di Kantor Pusat. 7) LAN Switch Kantor Pusat dan Cabang 8) Redundant Core Switch Kantor Pusat. 13) Network Monitoring System. d. 21) Network Access Control In Branch Office. Perwakilan dan KPJR (biaya rutin). g. Pembangunan dan Pengembangan ERP pada tingkat integrasi sistem di seluruh business process. Coaching visits in order implementation of a DASI-Online JR (Branch of West Java. 9) Distribution Switch Kantor Pusat. Implementation of Application Car loan to the whole branch. 18) Exchange CAL. j. f. 19) Windows 7 Professional 20) Network Access Control In HQ office. 22) Procurement of GSM Modem in Samsat Office (in progress by Procurement Team) k. Melakukan kunjungan pembinaan dalam rangka pemeliharaan hardware dan software. p. NTB dan NTT. 3) Blade Server. 14) Implementation of Active Directory In Branch Office. Perform DASI-JR Development (related to coordination with the Division and development). 226 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Implementation of a DASI-JR Online Web Services on the island of Sumatra. l. 10) Server Farm Switch In HQ office. c. Managing cost of Internet & Intranet Connections in Head Office. h. Development & ERP Development at the level of system integration across the business process. a. e. g. q. 14) Implementasi Active Directory Kantor Cabang. Installing Firewall in Branch Office. 6) Helpdesk Management. 6) Helpdesk Management. 5) Microsoft Office . e. c. 7) LAN Switch In HQ and Branch Office 8) Redundant Core Switch In HQ office. Firewall Kantor Pusat. 4) Vmware (in procurement process). Organizing IT education & Training for developers. 11) Redundant Internet Router In HQ office. 12) Link Balancer In HQ office. Melakukan Evaluasi dan Pengembagan Aplikasi DASIJR Modul Akuntansi dan Keuangan. l. 4) Vmware (proses pengadaan). 11) Redundant Internet Router Kantor Pusat. namely : 1) Bandwidth Optimizer 2) Intrusion Preventive System In HQ office. 12) Link Balancer Kantor Pusat. software & hardware. b. i. o. Installing Firewall in HQ Office. n. p. Monitoring and evaluating the implementation of Information System Information Technology Steering Committee. 18) Exchange CAL. q. d. Melakukan evaluasi terhadap penerapan Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance) di Kantor Pusat. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan TI bagi pengembang . b. yaitu : 1) Bandwidth Optimizer 2) Intrusion Preventive System Kantor Pusat. Melakukan kunjungan pembinaan dalam rangka implementasi DASI-JR Online (Cabang Jawa Barat. 3) Blade Server. m. n. Melakukan pengadaan Staf Ahli Teknologi Informasi (dalam hal ini pembayaran honorarium Staf Ahli Teknologi Informasi). 15) Switch Kantor Cabang 16) Desktop Management Cabang 17) Antivirus Cabang. 21) Network Access Control Kantor Cabang. 13) Network Monitoring System. Melakukan koordinasi dengan mitra kerja terkait untuk mendukung pembangunan dan pengembangan sistem aplikasi Jasa Raharja. NTB and NTT. Developing Corporate Web Services. Coaching visits in order hardware and software maintenance. Melakukan monitoring dan evaluasi penerapan Sistem Informasi oleh Komite Pengarah Teknologi Informasi. h. o. Firewall Kantor Cabang. Implementasi Aplikasi Carloan ke Seluruh Cabang. 5) Microsoft Office . Cabang. Hiring a Senior Advisor to procure Information Technology (in this case salary is allocated under honorarium of Advisor for Information Technology). 22) Pengadaan Modem GSM Kantor Samsat (proses di Tim Pengadaan) k. software dan hardware. Jawa Timur dan Bali). j. Procurement of infrastructure.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW a. i. 9) Distribution Switch In HQ office. East Java & Bali). Mengembangkan Web Korporasi Jasa Raharja. m.

dengan memberi pemahaman bahwa dalam setiap aktivitas yang dilaksanakan di unit kerja pasti mengandung suatu risiko. KEBIJAKAN MANAJEMEN rISIKo risK management Policy Proses Manajemen Risiko diawali dengan adanya suatu proses untuk membentuk kesadaran pada setiap organisasi. As the main reference in raising awareness of Risk Management in all work units both at headquarters and branch offices. or no activity is without risk. Perusahaan juga bertujuan untuk melindungi manajemen agar tidak menghasilkan kebijakan yang merugikan Perusahaan dimasa mendatang. by giving the understanding that any activitities conducted at the work unit there is possibility of risk. Building awareness and concern of risk on every official of Jasa Raharja is the first step in building the internal environment of risk management which is the foundation for all components of Risk Management. c. PT Jasa Raharja (Persero) realizes that Risk Management is one of the important elements of GCG and has a strategic function to recognize a wide range of risks faced or will be faced by the company. KATEGorI rISIKo risK category Perusahaan menetapkan beberapa kategori risiko yang terdiri dari 6 (enam) jenis risiko antara lain : a. Target and Purpose of this Risk Manajemen Guidance includes : a. Strategic Risk Risks that occur as a result of policy changes at 227 . 1. b. Merupakan acuan utama dalam meningkatkan kesadaran Manajemen Risiko di seluruh unit kerja Perusahaan baik di kantor pusat maupun kantor cabang. Melalui pelaksanaan Manajemen Risiko. Therefore. Oleh karena itu perlu ditetapkan pola pengelolaan risiko. the company also aims to protect the management in order not to produce policies that disadvantage the company in the future. b.Manajemen risiko Risk Management Penerapan Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko ini adalah dalam rangka memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor 01/MBU/2011 Tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (GCG) pada BUMN dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 168/ PMK/2010 Tentang Pemeriksaan Perusahaan Perasuransian. Adapun sasaran dan maksud Pedoman Manajemen Risiko ini meliputi : a. agar risiko tidak menyebabkan kerugian bagi Perusahaan atau bahkan kalau memungkinkan dapat dikelola menjadi suatu peluang yang dapat meningkatkan keuntungan Perusahaan. This Implementation Guidelines for Risk Management Policy is made in order to meet the requirements as stipulated in the Regulations of The Minister of State Enterprises Number 01/MBU/2011 about the implementation of Good Corporate Governance (GCG) in State-Owned Enterprises (BUMN) and Resolution of The Minister of Finance Number 168/PMK/2010 about the examination of Insurance Companies. or if possible can be managed to make an opportunity to increase company profit. Through the implementation of Risk Management. Memberikan pengarahan dan pemahaman mengenai konsep Manajemen Risiko dan pentingnya pengelolaan risiko dalam meningkatkan kinerja Perusahaan serta meningkatkan kemampuan pengelolaan Manajemen Risiko kepada seluruh pegawai. atau tidak ada kegiatan yang tanpa risiko. 2. Risk Management Process begins with the process to establish consciousness in each organization. among others: a. Provide guidance and understanding of the concept of Risk Management and the importance of Risk Management in improving the company performance and increase Risk Management capabilities to all the employees . Risiko Strategis (Strategic Risk) Risiko yang terjadi sebagai akibat dari perubahan Company establishes several risk categories consisting 6 (six) types of risk. Membangun kesadaran dan kepedulian atas risiko dari seluruh insane jasa raharja merupakan langkah awal dalam membangun lingkungan internal Manajemen Risiko yang merupakan pondasi bagi seluruh komponen Manajemen Risiko. c. PT Jasa Raharja menyadari bahwa Manajemen Risiko merupakan salah satu elemen penting GCG dan dimiliki fungsi strategis untuk mengenali berbagai macam risiko yang dihadapi atau akan dihadapi oleh Perusahaan.there is need of company risk management pattern so the risk will not be harmful to the company.

Compliance Risk Risks that occur as a result of violation of company provisions and provisons which are generally applicable. Elemen-elemen yang patut diperhatikan dalam menguraiakn risiko ini seperti piutang tidak tertagih dan penundaan pembayaran hasil investasi. Elements to be concerned about include: 1) Interest rate movements 2) The foreign exchange rate movements 3) Movement of other market instruments such as stocks. such as 4) Changes legislation. 228 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .government regulation and other provisions . Fraudulent Risk Risks that occur as a result of deliberate act of fraud . Risiko Finansial (Financial Risk) Risiko yang terjadi sebagai akibat dari kegagalan pihak ketiga dalam memenuhi kewajibannya kepada Perusahaan. c. meliputi : 1) Adanya pergerakan suku bunga 2) Adanya pergerakan kurs valas 3) Adanya pergerakan instrument pasar lainnya seperti saham. Elements to be concerned about to describe this risk include: 1) Fraud to the financial statements / company performance 2) Stealing of assets 3) Corruption d.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW kebijakan dilingkungan organisasi. organization environment . meliputi : 1) Tindakan pelanggaran terhadap ketentuan Perusahaan dan ketentuan yang berlaku secara umum. Peraturan Pemerintah dan ketentuan lainnya. Risiko Kecurangan (Fraudulent Risk) Risiko yang terjadi sebagai akibat dari tindakan kecurangan yang disengaja. Elemen-elemen yang harus diperhatikan. b. among others are : 1) Implementation of inappropriate strategy 2) The organization is not responsive to changes 3) The economic conditions that do not support in regulations. 2) Violation against the agreed contract c. e. Elemen-elemen yang patut diperhatikan dalam menguraikan risiko ini. Elemen-elemen yang patut diperhatikan dalam menguraikan risiko ini. Elements to be concerned about to describe this risk include: 1) Internal procedure is not working properly 2) External factors which do not affect company operations 3) Human error 4) Legal claims 5) The absence of provisions that support f. dan berpengaruh pada kinerja Perusahaan. meliputi : 1) Kecurangan atas Laporan Keuangan/Kinerja Perusahaan 2) Pencurian Aktiva 3) Tindakan Korupsi d. 2) Tindakan pelanggaran atas kontrak yang telah disepakati. bonds and commodities. obligasi dan komoditi. b. processes and systems within the organization. proses dan sistem dalam organisasi. Market Risk and Investment Risk on trading positions due to price changes. and affect the company performance. seperti Undang-undang. Elemenelemen yang patut diperhatikan dalam menguraikan risiko ini meliputi : 1) Prosedur internal tidak berfungsi sebagaimana mestinya 2) Faktor-faktor eksternal yang tidak mempengaruhi operasional Perusahaan 3) Kesalahan manusia 4) Tuntutan hokum 5) Ketiadaan ketentuan yang mendukung f. Elements to be concerned about in categorizing strategic risk. antara lain : 1) Penetapan strategi yang tidak tepat. Elements to be concerned about to describe this risk include: 1) Violation against company provisions and provisons which are generally applicable. e. Elements to be concerned about to describe this risk include doubtful accounts and invesment payment delay .elemen yang patut diperhatikan dalam mengkategorikan risiko strategis. Elemen. Risiko Kepatuhan (Compliance Risk) Risiko yang terjadi sebagai akibat dari pelanggaran terhadap ketentuan Perusahaan dan ketentuan yang berlaku secara umum. 2) Organisasi tidak responsif terhadap perubahan 3) Kondisi ekonomi yang tidak mendukung 4) Perubahan Regulasi. Financial Risk Risks that occur as a result of failure of third party in fulfilling its obligation to company. Risiko Operasional (Operational Risk) Risiko yang terjadi sebagai akibat dari kegagalan pada orang. Risiko Pasar dan Investasi Risiko atas posisi perdagangan akibat perubahan harga. Operational Risk Risks that occur as a result of failure in people.

berbagai nprogram kerja. b. but a continuous improvement process and closely related to company’s efforts to produce products to their customers. Risk management affair is chaired by head of risk management who is responsible for the implementation of risk management in company environment. Integrate Risk Management into culture and values of the company Risk is considered as an integral part and corporate strategy to embed a cultural risk to all company’s officials. and event attitudes towards work and job are understood and measured in Risk management perspective. melainkan suatu proses perbaikan berkesinambungan dan terkait erat dalam upaya Perusahaan menghasilkan produk kepada konsumennya. operating procedures. Communication of Risk Management Guidelines 1) Risk Management Guideline is created on regular basis and is communicated to interested parties (stakeholders) who are entitled to obtain information about the policy. Pengkomunikasian Pedoman Manajemen Risiko 1) Pedoman Manajemen Risiko dibuat secara teratur dan dikomunikasikan kepada pihak yang berkepentingan (stakeholders) yang berhak memperoleh informasi tentang kebijakan tersebut. Urusan Manajemen Risiko dipimpin oleh Kepala Urusan Manajemen Risiko yang bertanggung jawab atas pelaksanaan manajemen risiko di lingkungan Perusahaan. 2) The board of directors are responsible for communicating this guideline to all employees and ensure that they understand and obey. Sasaran Manajemen Risiko dimasukan di antara tujuan Perusahaan.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW 3. Establish integrated risk management organizational unit Company establishes Risk Management affair under the division which reports directly to the director and responsible for formulating general policy for all risktaking activities. Integrate Risk Management into the company’s business processes Integration of risk management process into business processes is intended for making the risk management process as an integral part for corporate decision maker’s everyday life. work programs. dan bahkan sikap terhadap pekerjaan dan tugas dipahami dan diukur dalam perspektif Manajemen Risiko. b. 3) The board of directors are responsible for fulfilling the Risk Management Guideline in accordance with laws and regulations in force. berbagai prosedur operasi. c. c. Berbagai pengambilan keputusan. Various decision-making. bertanggung jawab untuk 2) Direksi mengkomunikasikan pedoman ini ke seluruh pegawai dan memastikan bahwa mereka memahami dan menaatinya. Therefore. dan setiap inisiatif besar Perusahaan harus memasukan penaksiran risiko dan strategi mitigasi risiko. Risk management is not viewed as a program with Adhoc nature. 4) Risk Management communication is conducted openly and develop the spirit of togetherness. Mengintegrasikan Manajemen Risiko ke dalam proses bisnis Perusahaan Pengintegrasian proses Manajemen Risiko ke dalam proses bisnis. dimaksudkan untuk menjadikan proses Manajemen Risiko sebagai bagian tidak terpisahkan dari keseharian para pengambil keputusan Perusahaan. dan bertanggung jawab merumuskan kebijakan umum bagi seluruh aktivitas pengambilan risiko. Mengintegrasikan Manajemen Risiko ke dalam budaya dan nilai-nilai Perusahaan Risiko dipertimbangkan sebagai bagian integral dan strategi korporat untuk menanamkan budaya risiko kepada seluruh insan Perusahaan. Risk management target is included in company’s purpose. and every company’s major initiative should include risk assessment and risk mitigation strategy. 3) Direksi bertanggung jawab untuk memenuhi pedoman Manajemen Risiko sesuai dengan hokum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 229 . 4) Komunikasi Manajemen Risiko dilakukan dengan cara terbuka dan mengembangkan semangat kebersamaan. Oleh karena itu. Membentuk unit organisasi Manajemen Risiko terintegrasi Perusahaan membentuk urusan Manajemen Risiko diobawah divisi yang melapor secara langsung kepada Direktur Utama. Manajemen Risiko tidak dipandang sebagai suatu program yang bersifat Adhoc. Company risk management implementation strategies are as follows : a. STrATEGI PENErAPAN MANAJEMEN rISIKo risK management imPlementation strategy Strategi penerapan Manajemen Risiko Perusahaan adalah sebagai berikut : a.

The board of directors have the obligation to improve the competence of human resources related to risk management. c. b. dan variable yang digunakan untuk mengukur risiko dan menetapkan batasan (limit) eksposur risiko. workshop and benchmarking. Peningkatan kompetensi sumberdaya manusia yang terkait dengan Manajemen Risiko dilakukan melalui pelatihan. 4) Perbandingan antara struktur batasan (limit) yang ditetapkan dan ekspour actual. Melakukan kaji ulang terhadap pengukuran risiko sekurang-kurangnya harus mencakup : 1) Metodologi. assumption. 230 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW 5) Komunikasi manajemen Risiko dilakukan dengan menciptakan dengan iklim yang kondusif guna mendorong komunikasi dua arah. on the job training (OJT). Pengukuran dan batasan (limit) harus sejalan dengan strategis bisnis dan Manajemen Risiko Perusahaan dengan memperhatikan kinerja masa lalu dan kondidi keuangan Perusahaan. and variable used to measure the risk and set a limit of risk exposure. c. model. taking into accounts for the following: a. workshop dan benchmarking. 3) Perbandingan antara asumsi yang digunakan dalam factor input model dengan kondisi actual. b. Pengembangan pegawai dimaksudkan untul meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pegawai melalui jalur pendidikan dan pelatihan serta jalur penugasan khusus guna pencapaian tujuan dan peningkatan kinerja Perusahaan. Measurement and limit must be in line with strategic business and company risk management by paying attention to past performance and financial condition of the company. This re-assessment can be completed by reassessment by other party which qualifies to make model and technique in risk management. pemenuhan kompetensi. Re-assessment towards measurement of risk at least must includes: 1) Methodology. asumsi. 4. 5. on the job training (OJT). dan sekaligus pengembangan karir pegawai. Employee development is meant to increase knowledge and employee’s competence through eduction and training as well as special assignment to achieve company goal and increase company performance. Kaji ulang ini dapat dilengkapi dengan kaji ulang oleh pihak lain yang memiliki kualifikasi dalam membuat model dan teknik Manajemen Risiko. PENGKAJIAN UlANG ATAS ProSES MANAJEMEN rISIKo re-assessment of risK management Process Melakukan kaji ulang proses Manajemen Risiko dilakukan oleh Komite Pengarah Manajemen Risiko secara berkala. 3) Comparison between assumption used in factor input model with actual condition. 2) Comparison between the outcome of risk measurement model using simulation or projection in the future with the actual results. model. 2) Perbandingan antara hasil dari model pengukuran risiko menggunakan simulasi atau proyeksi di masa mendatang dengan hasil sebenarnya. PENINGKATAN KoMPETENSI DI BIDANG MANAJEMEN rISIKo imProve comPetition in risK management Direksi berkewajiban untuk melakukan upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia terkait dengan Manajemen Risiko. dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. Re-assessment of Risk management Process is conducted by Risk Management Steering Committee periodically. 4) Comparison between structural limit set as actual exposure. fulfillment of competence . 5) Risk Management communication is conducted by creating conducive climate to encourage twoway communication. and employee career development. Human resources competence improvement related to risk management is done by training.

MoDEl rISIKo corPorATE corPorate risK model EKSTErNAl/ eXsternal EKoNoMI/ economy lINGKUNGAN AlAM/ natural environment • Bencana Alam/ Natural Disaster • Iklim Dan Cuaca Buruk/ Climate and Dan Bad Weather • Kecelakaan Lalulintas Darat. Laut. water and air • Keamanan Lingkungan/ Environmental Safety • Persaingan Usaha/ Business Competition • Kepuasan Pengguna Jasa/ Customer Satisfaction • Kemitraan Pihak Ketiga/ Third Party Partnership • Tingkat Suku Bunga/ Interest Rate • Harga Saham/ Stock Price • Nilai Tukar Mata Uang/ Exchange Rate • Tingkat Inflasi/ Inflation Rate • Harga BBM/ Fuel Price • Kredit/ Credit PolITIK/ Politic • Hukum Dan Peraturan/ Laws and Regulations • Perubahan Sistem Pemerintahan / Changes in Government System • Kebijakan Pemerintah/ Government Policy • Stabilitas Kondisi Politik Indonesia/ Indonesia Political Stability SoSIAl/ social • Perilaku Masyarakat/ Social Behaviour • Pengaduan Masyarakat/ Public Complaints INTErNAl INfrASTrUKTUr/ infrastructure • Kelayakan Infra Stuktur/ Infrastructure Feasibility • Ketersediaan Infra Struktur/ Infrastructure Availability • • • • • • SUMBEr DAYA MANUSIA Human resources Jumlah Pegawai / Number of Employee Kompetensi Pegawai/ Employee Competence Produktivitas Pegawai/ Employee Productivity Kepuasan Kerja Pegawai/ Employee Job Satisfaction Integritas Pegawai/ Employee Integrity Kesehatan& Keselamatan Kerja Pegawai Employee Health and Work Safety • Struktur Oeganisasi/ Organization Structure ProSES/ Process • Penerimaan Iuran Wajib & Sumbangan Wajib/ Mandatory contribution and donation revenue • Pelayanan/ Services • Keuangan / Finance • Akuntansi / Accounting • Anggaran/ Budget • Perpajakan / Taxes • Asuransi/ Insurance • Pengadaan Barang/Jasa/ Procurement of Goods / Services • Pengawasan Internal/ Internal Control • Penelitian & Pengembangan/ Research and Development • Hubungan Masyarakat/ Public Relation • Hukum/ Laws • Kesekretariatan/ Secretarial • Penerapan GCG/ Implementation of GCG • Perijinan/ Licensing TEKNoloGI/ tecHnology • TEKNOLOGI INFORMASI/ INFORMATION TECHNOLOGY 231 . Udara Accident on land.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW 6.

berdasarkan jatuh temponya. 232 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . based on the maturity of assets and liabilities of consolidated financial of the company and its subsidiaries which are related to interest rate risk. credit risk and liquidity risk. Company operations are carefully executed by managing the risks in order not to cause potential loss for the company. The following table is the carrying value. risiko kredit dan risiko likuiditas. IMPlEMENTASI MANAJEMEN rISKo risK management imPlementation Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki perusahaan adalah risiko suku bunga.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW Peraga di bawah ini digunakan criteria untuk menentukan batas antara risiko yang tidak dapat diterima dan dapat diterima (appetite risiko) The following model is used as a criteria to determine the limit between unacceptable and acceptable risks (risk appetite). Kegiatan operasional perusahaan dijalankan secara berhatihati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi perusahaan. interest rate risk Interest rate risk is the risk of fair value or future cashflow from financial instrument fluctuation as the effect of changes in market interest rate. risiko Suku Bunga Risiko terhadap suku bunga merupakan risiko nilai wajar atau arus kas masa datang dari instrumen keuangan yang fluktuasi akibat perubahan tingkat suku bunga pasar. Tabel berikut adalah nilai tercatat. exchange rate risk. Pada saat ini Perusahaan tidak memiliki eksposur dalam kaitan dengan kewajiban keuangan yang ada. The main risks arising from financial instruments owned by the company are interest rate risk. 5 Acceptable 4 Acceptable 3 Acceptable 2 Acceptable 1 Acceptable Tidak Signifikan (1) Not Significant (1) 10 Issue 8 Supplementary Issue 6 Supplementary Issue 4 Acceptable 2 Acceptable Kecil (2) Small(2) 15 Unacceptable 12 Issue 9 Issue 6 Supplementary Issue Acceptable Sedang (3) Medium (3) 20 Unacceptable 16 Unacceptable 12 Issue 8 Suplementary Issue Acceptable Besar (4) Large (4) 25 Unacceptable 20 Unacceptable 15 Unacceptable 10 Issue Acceptable Katastropik (5) Catastropic (5) Dampak Impact Kategori level risiko risk level category Skor score Tindakan yang Diambil/ actions taken Rendah/ Low Sedang/ Middle Tinggi/ High Ekstrim/ Extreme X ≤ 5 5 < X ≤ 8 8 < X ≤ 12 12 < X ≤ 25 Acceptable (tidak diperlukan tindakan)/ Acceptable (No action needed) Supplementary Issue (disarankan diambil tindakan jika tersedia sumberdaya) Supplementary Issue (Recommended to take actions if human resources is available) Issue (diperlukan tindakan untuk mengelola risiko)/ Issue (Actions needed to manage the risk ) Unacceptable (diperlukan tindakan segera untuk mengelola risiko) Unacceptable (need immediate actions to manage the risk) 7. risiko nilai tukar. a. At this time. company does not have exposure with existing financial obligations. atas aset dan kewajiban keuangan konsolidasi Perusahaan dan anak perusahaan yang terkait risiko suku bunga: a.

There is no credit risk which is significantly centralized.992.75 sd 9.042 - 77.246.440.000 297.000 2.152 b.583.000 2.708.Deposito/ Deposit .Obligasi/ Obligations Piutang lain-lain/ Other Receivables Kewajiban/ Liabilities Bunga Mengambang/ Floating Rate Per 31 Desember 2011 rata-rata Average Rp .681 - 0 0 1.00 sd 2.930. risiko Kredit Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten surat utang (debitur).Deposito/ Deposit .583.636.453. Company manages and controls credit risk by determining the limit of total acceptable risk and monitors exposure related to the limits.75 - 278.00 sd 2.042 18. 000 Rp .152 - 0 0 1. especially on investment instruments like bonds in which most of them are state bonds and state-own enterprise bonds.75 sd 9.002. and business partners which fail to fulfill their contractual obligations.391. 000 Rp .870.Obligasi/ Obligations Piutang lain-lain/ Other Receivables Kewajiban/ Liabilities Bunga Mengambang/ Floating Rate Rp . foreign exchange rate risk Foreign exchange rate risk is the risk of fair value or future cashflow from financial instrument fluctuation as the effect of changes in foreign exchange rate.681 Jatuh Tempo Maturity Jatuh Tempo Maturity Jatuh Tempo Maturity Jatuh Tempo Maturity Suku Bunga Efektif Effective Interest Rate dalam Satu Tahun in year 1 pada Tahun ke-2 in year 2 pada Tahun ke-3 in year 3 pada Tahun ke-4 in year 4 Jumlah Total % Aset/ Asset Bunga Mengambang Floating Rate Kas/ Cash Bunga Tetap/ Fixed Rate Investasi/ Investment .837 5.360 5. 000 Rp . risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Risiko terhadap nilai tukar mata uang asing merupakan risiko nilai wajar atau arus kas masa datang dari instrumen keuangan yang berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.837 37. 233 .333 - 1.708. dan mitra kerja yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka.986 19. c.95 sd 14.849 - 278. 000 1. 000 Rp .154.440.949.694. 000 Rp .333 77.000 19. b.339. 000 Rp .694.5 37. Transaksi Perusahaan seluruhnya dilakukan dalam mata uang Rupiah Indonesia sehingga dalam Perusahaan tidak memiliki eksposure dalam kaitannya dengan nilai tukar mata uang asing. khususnya pada instrument investasi berupa surat utang dimana sebagian besar merupakan surat utang Negara dan korporasi BUMN.254.75 - 233.095 - 2.391.445 18.667.213.667.166 297.874 - 565.213.000 - 1. 000 Rp . credit risk Credit risk is the risk that the company will suffer from loss emerging from bond issuer (debtor).TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW Per 31 Desember 2011 rata-rata Average Jatuh Tempo Maturity Jatuh Tempo Maturity Jatuh Tempo Maturity Jatuh Tempo Maturity Suku Bunga Efektif Effective Interest Rate dalam Satu Tahun in year 1 pada Tahun ke-2 in year 2 pada Tahun ke-3 in year 3 pada Tahun ke-4 in year 4 Jumlah Total % Aset/ Asset Bunga Mengambang Floating Rate Kas/ Cash Bunga Tetap/ Fixed Rate Investasi/ Investment . Corporate transactions are entirely in Indonesia Rupiah so the company does not have exposure with foreign exchange rate. c.826.00 7.010.826. 000 1.295.00 7.5 41.177.166 - 1.95 sd 14. Tidak ada risiko kredit yang terpusat secara signifikan.992.360 - - - 41.529. Perusahaan mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat diterima dan memantau exposure terkait dengan batasan-batasan tersebut.177. 000 Rp .723 - 233.

086 368. 6) More careful.128 642.730. 000 carrying value Rp .661.882.218 422. 4) Create a reserve fund to secure the needs of cashflows and company operations.339.072. 7) Guideline is set to manage asset allocation. 3) Pemenuhan dana cadangan untuk pembayaran klaim.730.826 81.784 5.837 18.256. 6) Lebih berhati-hati.445 1. premi reasuransi dan cadangan pembayaran klaim.646 1.892.213.082 37.681 1.Reksadana/ Mutual Funds . liquidity risk Liquidity risk is the risk that the company will face trouble in fulfilling liabilities related to financial obligations.Investasi lain-lain/ Other Investments Kas/ Cash Piutang lain-lain/ Other receivables Aset Lain-lain/ Other Assets Jumlah/ Total Kewajiban Biaya yang masih harus dibayar Accrued Expenses Hutang Lain-lain/ Other Payables Jumlah/ Total 1.Penyertaan Langsung/ Direct Investments .646 1.517 2.213.043 1.784 2.269.826 81. 000 3-5 year Rp .438.269.694.534.870.991.082 37. 000 total Rp .234.604 47.676.661. Liquidity risk also arises from time difference between gross outflows and the expected revenue.837 18.992.213.218 422. risiko likuiditas Risiko likuiditas merupakan risiko bahwa Perusahaan akan menghadapi kesulitan dalam memenuhi kewajiban yang terkait dengan kewajiban keuangan.991. 4) Membentuk dana cadangan untuk mengamankan kebutuhan arus kas dan kegiatan operasional Perusahaan. Policy and procedures determined to reduce exposure to liquidity risk faced by company are as follows: 1) Set hierarchy for the needs of the use of funds from investment management and company operations as below: 2) Allocation on the fulfillment of guarantee fund and provision of working capital.077 642.708.708. 5) Conduct investment when the above three needs are fulfilled.604 1.892.216.256.655.882. reinsurance premiums.216.218 422.517 233.Obligasi/ Obligations .681 1.438. 000 Rp .762.Deposito/ Deposit . 000 > 5 year Rp . and claim payment reserve. 7) Pedoman ditetapkan untuk mengatur alokasi aset.870. struktur batasan portofolio dan profil jatuh tempo aset untuk memastikan ketersediaan dana.708.077 1.762.726 234 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 000 Aset/ Asset Investasi/ Investment . structure of the portfolio limits and asset maturity profile to ensure availability of funds.694. Per 31 Desember 2011 <= 1 tahun 1-2 tahun d.992.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW d.077 233.534.892.726 5. Kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan untuk mengurangi exposure terhadap risiko likuiditas yang dihadapi Perusahaan adalah sebagai berikut: 1) Menerapkan hirarki kebutuhan penggunaan dana dari pengelolaan investasi dan operasional perusahaan sebagai berikut: 2) Alokasi pada pemenuhan ketentuan dana jaminan dan ketentuan modal kerja.077 47.661.517 297.Saham diperdagangkan/ Stocks traded .333 5.Saham AFS/ AFS Stocks .002.604 1.875 695. 5) Melakukan investasi pada saat ketiga kebutuhan di atas telah terpenuhi.992.875 695.730.077 47.086 368. 3-5 tahun > 5 tahun Jumlah Nilai tercatat <= 1 year 1-2 year Rp .269.762.234.777.676.333 5.961.216.072.784 368.438.826 81.777.694. 3) Fulfillment of reserve funds to pay claims.08 1.681 233. Risiko likuiditas juga timbul dari perbedaan waktu antara arus kas keluar bruto dan penerimaan yang diharapkan.339.072.082 37.256.333 5.837 18.0432.

TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW 8. STrUKTUr MANAJEMEN rISIKo risK management structure rUPS general meeting of sHareHolders DEwAN KoMISArIS Board of commissioners DIrEKTUr UTAMA President director DIvISI YANG MEMBAwAhI UrUSAN MANAJEMEN rISIKo general meeting of sHareHolders UrUSAN MANAJEMEN rISIKo risK management affairs SEKSI ANAlIS rISIKo risK analyst section SEKSI PENGENDAlIAN rISIKo risK control section 235 .

Laba/rugi yang belum direalisasi pada tanggal neraca dikreditkan atau dibebankan pada usaha periode berjalan. b. Investment in securities in this group is recorded at fair value. 2. Perusahaan mengklasifikasikan instrument keuangan dalam bentuk aset keuangan dan kewajiban keuangan. Investment which is defined as loans and receivables 236 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . The company has implemented Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) 55 (2006 Revision) “Financial Instrument: Recognation and Measurement” and PSAK 50 (2006 Revision). Financial asset measured at fair value through profit and loss report is financial asset for trading. Financial assets are classified into the following groups: 1. Investment which is initially determined as financial asset measured at fair value through profit and loss report. Aset Keuangan diklasifikasikan dalam kelompok berikut: Financial assets and financial liabilities was effective on January 1st. the company clarifies financial instruments in the form of financial assets and financial liabilities. Investasi yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi b. unless: a. Investasi dalam efek yang termasuk dalam kelompok ini dicatat sebesar nilai wajarnya. serta Manajemen mempunyai atensi positif dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo. “Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan” yang menggantikan PSAK 55 (Revisi 1999) “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai” dan PSAK 50 “Akuntansi Investasi Efek Tertentu”. Aset keuangan yang diukur pada Nilai Wajar melalui laporan Laba Rugi meliputi sebagian investasi jangka pendek perusahaan yang ditujukan untuk diperdagangkan. Derivative instrument falls on this group unless the derivative is a hedge item instrument. Unrealized profit / Loss on the balance sheet date is credited or charged to current operations. “Financial Instrument: Presentation and Disclosure” which replaces PSAK 55 (1999 revison) “Accounting Derivative Instrument and hedges items” and PSAK 50 “Accounting for Investments in Certain Securities”. 2010. Investment which is determined by entities within the available group for trading c. Dalam rangka penerapan PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006). Instrumen derivative masuk dalam kelompok ini kecuali bila derivatif tersebut merupakan instrumen lindung nilai. In order to implement PSAK 50 (2006 revision) and PSAK 55 (2006 revision).Perkembangan Standar Akuntansi Keuangan Dan Implementasi Ifrs Development Of Financial Accounting Standard And Ifrs Implementation Aset keuangan dan kewajiban keuangan yang berlaku efektif tanggal 1 Januari 2010. that is primarily for resale in the near future or there is proof of profit taking pattern in the current short-term. and the Management has positive attention and capability to hold the financial asset until maturity. Perusahaan telah menerapkan PSAK 55 (Revisi 2006) “InstrumenKeuangan: Pengakuan dan Pengukuran” dan PSAK 50 (Revisi 2006). yaitu jika dimiliki terutama untuk tujuan dijual kembali dalam waktu dekat atau terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek yang terkini. Investasi yang ditetapkan oleh entitas dalam kelompok tersedia untuk dijual c. Investasi yang memiliki definisi pinjaman yang diberikan dan piutang Investments in group which is held to maturity is nonderivative financial asset with payment which is fixed or has been determined and with fixed maturity. Financial asset measured at fair value through profit and loss report covers a part of company short-term investments for trading. INvESTASI DAlAM KEloMPoK DIMIlIKI hINGGA JATUh TEMPo investments in grouP is Held to maturity Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo adalah aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah ditetapkan. kecuali: a. ASET KEUANGAN YANG DIUKUr PADA NIlAI wAJAr MElAlUI lAPorAN lABA rUGI financial assets measured at fair value tHrougH Profit and loss rePort Aset Keuangan yang diukur pada Nilai Wajar melalui laporan Laba Rugi adalah aset keuangan yang ditujukan untuk diperdagangkan (trading).

At initial recognation. Derivative is classified as financial obligation measured on fair value through profit / loss report unless determined and effective as hedging instrument. no company financial obligation which is classified as financial obligation measured on fair value through profit / loss report. Selisih antara nilai perolehan dan nilai wajar merupakan rugi (laba) yang belum direalisasikan pada tanggal neraca yang disajikan sebagai bagian dari ekuitas. Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo meliputi sebagian investasi jangka pendek perusahaan yang dimiliki hingga jatuh tempo. This financial asset is recorded at fair value. Piutang meliputi Piutang Usaha dan Piutang LainLain pada neraca konsolidasian. The difference between acquisition value and fair value is the unrealized profit / loss on balance sheet date presented as part of equity. a. Aset keuangan ini dicatat sebesar nilai wajar. Receivables cover account receivables and other receivables on the consolidated balance sheet. Kewajiban keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi Nilai wajar kewajiban keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi adalah kewajiban keuangan yang dapat dipindahtangankan dalam waktu dekat. Financial obligation is classified into the following groups : a. Derivatif diklasifikasikan sebagai kewajiban yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi kecuali ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai. 237 . PINJAMAN YANG DIBErIKAN DAN PIUTANG loans and receivaBles Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah asset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Investments in group held to maturity covers a part of company short-term investment held to maturity. Aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual meliputi sebagian besar investasi jangka panjang Perusahaan. Perusahaan menggunakan akuntansi tanggal perdagangan (trading date) untuk kontrak regular ketika mencatat transaksi aset keuangan. Investments in group which is held to maturity recognized at fair value plus transaction cost and then measured at amortized cost using effective interest rate. ASET KEUANGAN YANG DIKlASIfIKASIKAN DAlAM KEloMPoK TErSEDIA UNTUK DIJUAl financial assets classified into grouPs availaBle for sale Aset Keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual adalah aset keuangan non-derivatif yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual atau yang tidak memenuhi kriteria kelompok lainnya. 3. In 2010 period. investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. Company uses accounting on trading date for regular contracts to record financial asset transaction. 4. Financial asset classified into groups available for sale covers most of the company’s long-term investment.TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW Pada saat pengakuan awal. Pada periode 2010. Kewajiban keuangan diklasifikasikan pada kelompok berikut : Financial asset classified into groups available for sale is non-derivative financial asset which is determined as available for sale or which does not meet criteria for other groups. tidak ada kewajiban keuangan Perusahaan yang diklasifikasi sebagai kewajiban keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. financial obligation measured on fair value through profit / loss report Fair value of financial obligation measured on fair value through profit / loss report is financial obligation which is transferable in the near future. Loans and receivables are non-derivative financial assets with payment which is fixed or previously determined and do not have quotation in active market.

perusahaan telah siap menerapkan IFRS sebagai standar akuntansi keuangan yang berlaku di perusahaan. Intensify discussion internally and externally So. Mengundang narasumber e. Director of finance and corporate management have act proactively to prepare Human Resources competence and other supporting facilities such as: a. Financial obligation measured on amortized among others are. Kewajiban keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi antara lain. Invite resources e. trade payables. b. Melakukan revisi terhadap SPO Akuntansi Keuangan. Establish Task Force for corporate financial accounting standard convergence towards IFRS c. b. Membentuk Task Force konvergensi standar akuntansi keuangan perusahaan menuju IFRS c. financial obligation measured by amortized cost Financial obligation which is not classified as financial obligation measured on fair value through profit / loss report is categorized and measured on amortized cost. Revising Financial Accounting SPO. Engage employees to various seminars d. other payables. the company has been ready to implement IFRS as financial accounting standard which is applicable in the company. hutang dagang. ANTISIPASI DAMPAK KoNvErGENSI PSAK TErhADAP IfrS PADA PErUSAhAAN anticiPation of tHe imPact of PsaK against ifrs in a comPany Direktur Keuangan dan Jajaran Manajemen Perusahaan telah bertindak proaktif mempersiapkan kompetensi SDM dan persiapan sarana pendukung lainnya antara lain: a. hutang lainlain. accrued expenses .TINJAUAN PENDUKUNG BISNIS BUSINESS SUPPORTING REVIEW b. pinjaman dan obligasi. Mengintensifkan Diskusi secara Internal dan Ekternal Sehingga pada saatnya tiba tanggal 1 Januari 2012. 5. by the times come on Januari 1st. b. loans and obligations. Provide reference materials f. Menyediakan bahan-bahan referensi f. 2012. biaya yang masih harus dibayar. 238 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Mengikutsertakan pegawai pada berbagai seminar d. Kewajiban keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Kewajiban keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai kewajiban keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dikategorikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

INFORMASI KEUANGAN FINANCIAL INFORMATION Surat Pernyataan Direksi Statements Letter of Board of Director Opini Auditor Auditor’s Opinion Laporan Keuangan Lengkap Complete Financial Report .

LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDERS .

Surat Pernyataan Direksi Statements Letter of Board ofDirector .

Opini Auditor Auditor’s Opinion .

243 .

.

917.717 42.000 1.041.103.923.333..300 300.443 215.016.500 25. setelah dikurangi Cadangan Penyisihan Piutang Premi reasuransi tahun 2011 : Rp.410.870.593.236.292 40.057.Laporan Keuangan Lengkap Complete Financial Report PT JASA RAHARJA (Persero) dan Anak Perusahaan LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA)KONSOLIDASIAN Per 31 Desember 2011.415.000 14. 4.285.031.347 34.290.500 1.550 4.906 136.892. tahun 2012 : Rp231.172.859.002 235.389.973.235.692.453.292.145 41.306 112.688.791.556 dan tahun 2009: nilai Piutang hasil investasi Piutang lain Uang muka dan biaya dibayar dimuka Jumlah aset lancar ASET TIDAK LANCAR Aset tetap.564.916 569.224.472.482.413.494.645.112 484.375 47.824.800.700 3.831 M.211 37.275.473.062 37.770 265.073.450.667 11 12 13 41.557 179.582 dan tahun 2009: Rp193.300 283.694.524 17 ASET LANCAR Kas dan Bank Piutang Premi.467.568 308.10 30.651 2.073 5.066.953.367 5.985 16.630.326. 31 Desember 2010 dan 1 Januari 2010/31 Desember 2009 PT JASA RAHARJA (PERSERO) and its Subsidiaries THE NOTES OF CONSOLIDATED FINANCIAL REPORT ASET INVESTASI Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi Saham Reksadana Aset keuangan tersedia untuk dijual Saham Reksadana Obligasi Penyertaan langsung Aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo Obligasi Deposito Jumlah invetasi 15 81.627 320.935.000 18.989.550 5.208.098. setelah dikurangi Akumulasi penyusutan tahun 2011: Rp 248.771.658 dan tahun : Rp 1.399.237.160.985 1.666.385.885.029.567.226.762 2.746 K.614.450.189.451.540.038.268.771.928.135.085 12.351 6.026 255.695 250.714.447.068.659.288.390.375.223.618 6.878.113.984 2.780.500 38.509.163 20.813.821.000.019.392.065.733.208.285.577.813.908 69.062.497.196.995 691.447 245 .885.945 206.788.561.890.267.700 5.300 207.430.493.305.058. setelah dikurangi Cadangan Penyisihan Piutang Premi tahun 2011: 84.784.15 21 17 9.719.203.550 742.743.634.000 15.125.758.930.010 326.010.873.505.253.917.678 50.329.456.773.282.597.676.072.229.519.545.886.287.852.601 Aset dalam proses Jumlah aset tetap Aset tidak berwujud Aset pajak tangguhan Aset lain Jumlah aset tidak lancar JUMLAH ASET 8 99.522 5.463 18.545.736 19.292.616.962.994 34.986 2.071.090 27.371.474 dan tahun 2009: Piutang reasuransi.731.730 16 439.864.569.485.995 1.629.815.359.166.502 Rp dan tahun 2010: Rp 74.422.778 6.229.747.188.340 349.939.059.189.183 14 273.587.770.9 K.985.753.217.956.094.952.560.857 1.143.010 107.700 4.745.107.207.

241.404.RUGI KONSOLIDASIAN Untuk Tahun Yang Berakhir pada Tanggal .482.429.554.891.202 17.989.018.087 34.094 2.619.220.339.000 13.977.841 4.078 45.961.000 1.17 21.629 88.640 56.891 28.290.526.219.786.281.995.774.480.578 45.473.254.447 20.669.620 7.615.575.961.254.21 25 40.852.393.164.010 1.Tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 Keterangan Keterangan Catatan Catatan 31 Desember 2011 (Rp) 31 Desember 2011 (Rp) 31 Desember 2010 (Rp) 31 Desember 2010 (Rp) LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITAS Hutang klaim Estimasi klaim retensi sendiri Premi yang belum merupakan Pendapatan Hutang reasuransi Hutang Pajak Hutang Lain Biaya yang masih harus dibayar Jumlah Liabilitas Jangka Pendek Q.000.426 819.288 1.600 36.562.781.200.20 21 22 23 377.077 326.736.250 4.846 24.993.781.587.353 6.898.995.369.815 52.325.945 20.016 89.414 143.059.498.287.PT JASA RAHARJA (Persero) dan Anak Perusahaan LAPORAN LABA .695.570.641.718 Liabilitas imbalan paska kerja Liabilitas pajak tangguhan Hutang premi jangka panjang Jumlah Liabilitas Panjang V.736.019.103.948.419.951.000.255.513 1.000.073 1.848.948.389.785.000.800.455.000 4.000 1.045 51.198.226.549.482.894.237.086 1.029.414 1.000.783.087 94.059.728.574.428 754.590.497.736.429.723 EKUITAS Modal disetor Saldo laba: • Dicadangkan • Belum dicadangkan Komponen ekuitas lainnya Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk 26 1.550 15.000 819.841.439.833 66.267 Liabilitas Jangka Panjang U.096.315.854 101.548.030.002.393 51.831 Modal disetor Saldo laba: • Dicadangkan • Belum dicadangkan Komponen nonpengendali Jumlah Ekuitas JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 246 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .721.052.940.338.287.000.806 347.909 R.631 66.948.24 12.426 (540.160 1.000.648.408.067.961 90.505.764.408.131.763 35.654.000.000.972 40.000.912.127.688.143.661) 36.587.503.177.591.211.622.932 5.787.000.487.240.600 754.663.428 800.447.812.737 2.314.925.143.18 S.473 14.605.292 71.103.567 1.723.569.692.200.466 3.014 4.669.585 295.311.656.062.539 490.472.088.103 800.19 T.325.792.846 51.599.954.723 Kepentingan nonpengendali 28 6.000 10.940.391.849.599.

539 1.656.715 1.144.830.503.699.380.061.973 J.284 (189.892.208.407.972.513.836. Beban Usaha F.285.690 28.640.465.595.383 417.714 (163.113.559.380.113.381.713 31 32 33 34 1.315.855.184.739.541 (74.054.754.585.341.727 144.476.369.093 1.451.478.086 247 .473) 3.424. Kenaikan premi yang belum merupakan pendapatan Jumlah Pendapatan Underwritting B.928.254.369.317.273.30 1.011.888 1.326.519 536.677.075 102.659 (12.389.676.807.371.253 490.267.128.267.198 LABA BERSIH Laba yang dapat didistribusikan kepada: Pemilik entitas induk Kepentingan nonpengendali 1.763.082 1.420.369.093 1.221.278.925 1.261.677) (10.951.506.RUGI KONSOLIDASIAN Untuk Tahun Yang Berakhir pada Tanggal .670.433 374. LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK (F+G) I.642.476. LABA USAHA (C+D+E) G.946.283.481 1.951. Laba bersih periode berjalan 1.093 1. HASIL UNDERWRITING (A-B) D.495.273.044. Beban underwriting lain neto Jumlah Beban Underwriting C.062.453 2. BEBAN UNDERWRITING Beban Klaim 1.125.752.382.198 K.291.278 (70.695.237 873.086 1. Total laba rugi komprehensif tahun berjalan Jumlah laba rugi komprehensif yang dapat didistribusikan kepada: Pemilik entitas induk Kepentingan nonpengendali Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian 26 (43.999.559.659 13.053 333.004 340. Pendapatan komprehemsif lain: L. Aset keuangan tersedia untuk dijual Selisih transaksi ekuitas Pendapatan komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak M.276. Klaim reasuransi 3.279.788.219.902.349.173.027.133) 2.129) 51.788.321.315 754.346.695.833 1.950.435.588 635.204.245.424.888 144. Hasil Investasi E.543.559.583.146. PENDAPATAN UNDERWRITING 1.109 2.987.465.059.016 4.643.011.332.849.131. Premi bruto 2.Tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 Keterangan Keterangan Catatan Catatan 31 Desember 2011 (Rp) 31 Desember 2011 (Rp) 31 Desember 2010 (Rp) 31 Desember 2010 (Rp) A.325.689) (54.592 1.267.159. Premi reasuransi 3.140. Beban administrasi/komisi netto 5.491) (132.100.502.435.303 261.712.948.29 3.024.077 1.530) (105.952.351.512.740.854.479.827 112.590.260 533.114. Klaim bruto 2. Pajak Penghasilan: • Pajak Kini • Pajak tangguhan I. Kenaikan estimasi klaim retensi sendiri Jumlah Beban Klaim 4.754.942.476. Pendapatan (beban lain) H.330.159.208.424.363.198.128.702.489.PT JASA RAHARJA (Persero) dan Anak Perusahaan LAPORAN LABA .987) 1.412.452.234 616.937 (219.934.412 691.419.415 261.446.451.198 1.991 1.366) 1.285.195) 30.727 1.285.282.255.272.621 J.105 3.437.656.525.746) 328.128.

084. Bangunan dan Peralatan (Belanja Modal) Penjualan Aset Tetap (Penambahan) Penurunan Deposito (Penambahan) Penurunan Saham Dan Obligasi (Penambahan) Penurunan Penyertaan Langsung (Penambahan) Penurunan Investasi Lainnya Penerimaan Bunga Penerimaan Dividen Penerimaan Laba Penjualan Saham Arus Kas bersih dari aktivitas investasi Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Kenaikan(Penurunan) Surat Berharga Pembagian Laba/Dividen Akuisisi perusahaan anak JP dengan kas (Catatan 26) Arus Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan 1.380.529) 5.293.022.274.950.163.624.889) (379.894.285.752.670.606 248 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .473 1.412.920 211.380.090.824.037.000) (54.643.764.568.200 (427.417.234) 30.481 132.606 515.400 Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas Kas dan Setara Kas pada awal periode Kas dan Setara Kas pada akhir periode 506.545.100 111.148) 272.330.427.557.250.305.773.004 51.806 394.d 3 bulan Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian 1.710) (533.086 (5.366 8.428.127.099 4.097.800.009.759.216.700 515.854.874.409.000) 8.325.416.800.988.924.000) (433.710 64.803.129 1.272) 1.151.099.459.321.700 506.888.000.274.900.614.180.696) 1.768.290 (61.006 2011 Kas dan Setara Kas pada akhir periode rinciannya terdiri dari : Keterangan Bank Deposito yang jatuh tempo s.214.000.790.565.055.505.591.042 415.998 (618.130.000 (464.967.988.Tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 Keterangan 31 Desember 2011 (Rp) Arus Kas dari Aktivitas Operasi Laba sebelum pajak Penyesuaian Untuk : Penyusutan dan Amortisasi Laba/Rugi Penjualan & Penghapusan Aset Penghasilan Investasi Kenaikan Estimasi Klaim Retensi Sendiri Kenaikan Premi Yang Belum Merupakan Pendapatan Laba Operasi sebelum perubahan modal kerja (Kenaikan) Penurunan Piutang Kenaikan (Penurunan) Hutang Kas dihasilkan dari operasi Pembayaran Pajak Penghasilan Beban yang ditangguhkan dan Aset Lainnya Arus Kas bersih dari aktivitas operasi Arus kas dari Aktivitas Investasi Pembelian Tanah.382.972 37.768.638) (18.006 1.490 (580.121.219.790.468.565.794.517.614.500.510.264 98.040.PT JASA RAHARJA (Persero) dan Anak Perusahaan LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN Untuk Tahun Yang Berakhir pada Tanggal .

824.505.151.606 2011 1.Tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 Keterangan 31 Desember 2011 (Rp) 31 Desember 2010 Arus Kas dari Aktivitas Operasi Laba sebelum pajak Penyesuaian Untuk : Penyusutan dan Amortisasi Laba/Rugi Penjualan & Penghapusan Aset Penghasilan Investasi Kenaikan Estimasi Klaim Retensi Sendiri Kenaikan Premi Yang Belum Merupakan Pendapatan Laba Operasi sebelum perubahan modal kerja (Kenaikan) Penurunan Piutang Kenaikan (Penurunan) Hutang Kas dihasilkan dari operasi Pembayaran Pajak Penghasilan Beban yang ditangguhkan dan Aset Lainnya Arus Kas bersih dari aktivitas operasi Arus kas dari Aktivitas Investasi Pembelian Tanah.752.557.565.006 2.773.521.075.700 506.468.832.545.988.710) (533.387.374.953.000.510.380.382.305.130.489.409.568.000 (464.606 515.055.696) 1.614.022.234) 30.468.422.352.972 37.499.097.250.380.710 64.988.995) (331.428.133 1.433.854.000) 8.272) 1.060.926 105.000.802.400 506.450.337.806 394.614.937 (61.898) 147.871 (216.924.791.829) 361.168 (333.800.933.325.290 1.321.074.565.803.889) (90.528.794.416.606 Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian 249 .529) 5.214.143.230) 51.840) 570.890.006 2010 1.037.950.827) (63.759.004 51.314.920 211.042 415.950) (379.000) (433.d 3 bulan Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian 1.888. Bangunan dan Peralatan (Belanja Modal) Penjualan Aset Tetap (Penambahan) Penurunan Deposito (Penambahan) Penurunan Saham Dan Obligasi (Penambahan) Penurunan Penyertaan Langsung (Penambahan) Penurunan Investasi Lainnya Penerimaan Bunga Penerimaan Dividen Penerimaan Laba Penjualan Saham Arus Kas bersih dari aktivitas investasi Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Kenaikan(Penurunan) Surat Berharga Pembagian Laba/Dividen Akuisisi perusahaan anak JP dengan kas (Catatan 26) Arus Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas Kas dan Setara Kas pada awal periode Kas dan Setara Kas pada akhir periode Kas dan Setara Kas pada akhir periode rinciannya terdiri dari : Keterangan • Kas • Bank • Deposito yang jatuh tempo s.643.282.768.465.259 1.874.163.000.900.476.084.800.129 1.435.103 (564.454 1.736 (792.293.366 8.100 111.591.687.216.121.127.180.894.148) 272.099.486.473 1.278 133.763.575.188.427.438.490 (580.918.511.585.PT JASA RAHARJA (Persero) dan Anak Perusahaan LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN Untuk Tahun Yang Berakhir pada Tanggal .264 98.090.811.285.913) 564.614.700 515.967.219.500.768.009.866) (942.159.389.764.412.998 (618.202.904.554.809.481 132.274.151.949.438.274.316.129.790.670.724) (385.099 4.638) (18.624.459.372 70.000 (694.779.446 506.000) (54.200 (427.517.942.988.417.340.388) 779.024.349.086 (5.549.330.548 235.724 132.275.302 41.318.510 (73.790.040.

278 133.790.670.794.389.918.340.871 (216.614.321.214.888.700 506.427.293.417.446 506.995) (331.000) (433.060.791.127.143.585.499.188.454 1.099.752.465.022.133 1.557.349.000) (54.459.314.148) 272.412.400 506.606 2011 1.710) (533.866) (942.998 (618.920 211.009.700 515.433.904.352.890.481 132.806 394.409.517.736 (792.163.643.548 235.435.272) 1.591.988.042 415.476.988.972 37.006 2.894.687.000) 8. Bangunan dan Peralatan (Belanja Modal) Penjualan Aset Tetap (Penambahan) Penurunan Deposito (Penambahan) Penurunan Saham Dan Obligasi (Penambahan) Penurunan Penyertaan Langsung (Penambahan) Penurunan Investasi Lainnya Penerimaan Bunga Penerimaan Dividen Penerimaan Laba Penjualan Saham Arus Kas bersih dari aktivitas investasi Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Kenaikan(Penurunan) Surat Berharga Pembagian Laba/Dividen Akuisisi perusahaan anak JP dengan kas (Catatan 26) Arus Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas Kas dan Setara Kas pada awal periode Kas dan Setara Kas pada akhir periode Kas dan Setara Kas pada akhir periode rinciannya terdiri dari : Keterangan • Kas • Bank • Deposito yang jatuh tempo s.803.510.380.568.490 (580.696) 1.PT JASA RAHARJA (Persero) dan Anak Perusahaan LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN Untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 Keterangan PT JASA RAHARJA (Persero) dan Anak Perusahaan LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN Untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 31 Desember 2011 (Rp) 31 Desember 2010 Arus Kas dari Aktivitas Operasi Laba sebelum pajak Penyesuaian Untuk : Penyusutan dan Amortisasi Laba/Rugi Penjualan & Penghapusan Aset Penghasilan Investasi Kenaikan Estimasi Klaim Retensi Sendiri Kenaikan Premi Yang Belum Merupakan Pendapatan Laba Operasi sebelum perubahan modal kerja (Kenaikan) Penurunan Piutang Kenaikan (Penurunan) Hutang Kas dihasilkan dari operasi Pembayaran Pajak Penghasilan Beban yang ditangguhkan dan Aset Lainnya Arus Kas bersih dari aktivitas operasi Arus kas dari Aktivitas Investasi Pembelian Tanah.366 8.565.450.832.090.159.549.168 (333.988.422.900.933.202.800.388) 779.759.264 98.438.949.099 4.824.000.180.234) 30.500.913) 564.055.200 (427.529) 5.521.829) 361.768.100 111.387.575.924.809.302 41.006 2010 1.773.000.074.130.121.554.285.216.468.468.528.545.854.489.438.416.800.950) (379.624.374.926 105.486.151.827) (63.000 (464.282.606 250 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .219.967.230) 51.382.274.040.942.151.898) 147.763.250.075.037.000.565.874.505.318.337.380.937 (61.275.290 1.097.724) (385.889) (90.129 1.024.840) 570.950.811.790.510 (73.000 (694.606 515.802.768.779.764.638) (18.614.129.724 132.086 (5.953.325.305.316.511.330.274.372 70.103 (564.084.473 1.d 3 bulan Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian 1.259 1.004 51.428.614.710 64.

2009. Pendirian Perusahaan dilaksanakan dengan Anggaran Dasar PT Jasa Raharja (Persero) sebagaimana dimuat dalam akte No. the company is conducting its business activities as follow : a. Notaris di Jakarta. b. c. Science Magister. Conducting and covering Motor Vehicle insurance and third party legal liability insurance c. signed before Julius Punawan. SH. COMPANY ESTABLISHMENT PT Jasa Raharja (Persero) was established based on Government Decree No. B. 2009 chapter 3.. dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat guna meningkatkan nilai Perusahaan dengan menerapkan prinsipprinsip Perseroan Terbatas. and national development in general. signed before Imas Fatimah. The last Act No. The objectives of the company are to participate and encourage the Government policies and programs in the sectors of economy. 34 Year 1964 with its operational regulations. Mengadakan dan menutup perjanjian asuransi kendaraan bermotor dan asuransi tanggung jawab menurut hukum terhadap pihak ketiga dalam hal kecelakaan alat angkutan. 39/1980 on Jasa Raharja State Insurance Company transformation in Limited Company (Persero). b. OBJECTIVE AND BUSINESS According to Company Statutes as mentioned on Act No. with then later changed and amended several times. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas. UMUM/ GENERAL A. especially in general insurance sector. Melaksanakan asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 berikut peraturan pelaksanaannya dan asuransi tanggung jawab menurut hukum terhadap pihak ketiga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 berikut peraturan pelaksanaannya. 49 dated February 28.18 dated October 2. Operating insurance for passenger public vehicle traffic accident in line with the Law No. didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. To achieve the above objectives. PENDIRIAN PERUSAHAAN PT Jasa Raharja (Persero). jaminan sosial dan pembangunan nasional pada umumnya. terakhir dengan Akta No. Sarjana Hukum. Menerima pertanggungan tidak langsung untuk ditahan sendiri oleh Perusahaan. Maksud dan tujuan Perusahaan ialah turut serta melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program Pemerintah dibidang ekonomi. the purpose and business lines are: 1. Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut : a.. Accepting reinsurance to be retained by the company 251 . SH. 33 Year 1964 with its operational regulations and third party legal liability insurance in line with the Law No.18 dated October 2. khususnya di bidang asuransi kerugian dengan menyelenggarakan program asuransi sosial. B. The company establishment was completed by PT Jasa Raharja (Persero) statutes as legalized by Act No. SH yang telah beberapa kali diubah dan ditambah. TUJUAN PENDIRIAN DAN LAPANGAN USAHA Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan yang tercantum dalam Akta No. social protection. 49 tanggal 28 Pebruari 1981 yang dibuat dihadapan Notaris Imas Fatimah. Notary in Jakarta. 39 tahun 1980 tentang pengalihan bentuk Perusahaan Umum (Perum) Asuransi Kerugian Jasa Raharja menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Magister Sains. A. 2.PT JASA RAHARJA (PERSERO) dan Anak Perusahaan CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 Serta Per 1 Januari 2010 (31 Desember 2009) PT JASA RAHARJA (PERSERO) dan Anak Perusahaan CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 Serta Per 1 Januari 2010 (31 Desember 2009) 1. 63 tanggal 28 Juni 2011 yang dibuat di hadapan Julius Purnawan. 18 tanggal 2 Oktober 2009 pasal 3 maksud dan tujuan serta kegiatan usaha adalah : 1. selanjutnya disebut Perusahaan. by operating social insurance program and optimalization of company’s resources to produce high quality service and strong competitive power to increase the values of the company by implementing the principles of Limited Company 2. Notary in Jakarta. 1981.

Type A Branch Office consists of: a. Division/Internal Supervision Unit/Company Secretary d. Kantor Pusat terdiri dari: a. 2008 with composition as follow: a. Representative (same level as Sub Unit) 4. Kantor Cabang Tipe B terdiri dari: a. Main office. Sub Unit d. Melakukan kegiatan-kegiatan investasi dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan. Conducting investment activities subject to the rules of the regulations 3. Representative (same level as Sub Unit) 3. Seksi 2. Unit c. Dewan Komisaris Ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha milik Negara No. Urusan e. Kantor Pusat. Komisaris : Sri Mulyanto c. Kantor Cabang Tipe C terdiri dari: a. Unit c. d. Board of Commissioners b. Sections 2. Perwakilan (Setingkat Unit) Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi 1. 3. Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud pada point 2. Perusahaan dapat melakukan kegiatan usaha dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perusahaan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan. Representative (same level as Sub Unit) Board of Commissioners and Board of Directors 1. Kantor Cabang dan Perwakilan. Type B Branch Office consists of: a.d. Kepala Cabang b. Unit c. berkedudukan di Jakarta 2. Commissioners : Sri Mulyanto c. Perwakilan (Setingkat Sub Bagian) 3. President Commissioner : Mardiasmo b. Head of Branch b. Struktur Organisasi Kantor Pusat dan Kantor Cabang 1. STRUKTUR ORGANISASI Struktur organisasi PT Jasa Raharja (Persero) sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi Nomor : KEP/168/2008 tanggal 5 Desember 2008. hierarchically based on the position are: 1. Komisaris independen : Baroeto Badroes C. Commissioners Independent : Baroeto Badroes 252 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Units e. dengan susunan keanggotaan terdiri dari: a. Perwakilan (Setingkat Sub Bagian) 4. Sub Bagian d. Dewan Komisaris b. Komisaris Utama : Mardiasmo b. KEP/168/2008 on December 5. Sub Bagian d. Unit c. 2008. Kantor Cabang Tipe A terdiri dari: a. ORGANIZATION STRUCTURE Organization structure of PT Jasa Raharja (Persero) as mandated in the Decree of the Board of Directors No. berkedudukan di daerah-daerah terdiri dari 28 Kantor Cabang dan 61 Kantor Perwakilan. located in Jakarta 2. Board of Commissioners Stipulated based on Decree of State-Owned Enterprises No. the Company also conducting some activities to optimalize the use of the Company’s resources. subject to the rules of the regulations C. Main Office consists of: a. Besides the main business stated above. Kepala Cabang b. Head of Branch b. Kepala Cabang b. Board of Directors c. Type C Branch Office consists of: a. Bagian c. Head of Branch b. Dewan Direksi c. d. Sub Unit d. Branch and Representative Offices located in areas comprises of 28 Branch Offices and 61 Representative Offices Main and Branch Office Structure of Organization 1. Bagian c. KEP-85/ MBU/2008 tanggal 22 Mei 2008. Divisi/Satuan Pengawasan Intern/Sekretariat Perusahaan. KEP-85/MBU/2008 dated May 22. secara hirarkis berdasarkan kedudukannya terdiri dari: 1.

2.000. Issuance of New Shares and Paid-up capital of PT Jasa Raharja (Persero) as well as Amendments to the Articles of Association of the Company No. PERMODALAN / CAPITAL A.00 (Satu Triliun Lima Ratus Miliar Rupiah). Pengeluaran Saham Baru.000.00 (Tiga Ratus Miliar Rupiah) berasal dari kapitalisasi sebagian cadangan PT Jasa Raharja (Persero).000. 64/2001 dated September 13. 64 Tahun 2001 tanggal 13 September 2001.000.00 (One Trillion Five Billion Rupiahs) 2. that Minister of Finance’s prerogative as Shareholder General Meeting or Shareholder of PT Jasa Raharja (Persero) is transferred to the Minister of State Enterprises. 2008. 2. According to the Decree of Minister of State-Owned Enterprises representing General Shareholders Meeting of PT Jasa Raharja (Persero) on Additions of Basic Capital.000.00 (Eight Hundred Billion Rupiah) 3.00 (Satu Triliun Rupiah) menjadi sebesar Rp1.000.000. Modal Dasar Perusahaan ditingkatkan dari semula sebesar Rp1.000.00 (Delapan Ratus Miliar Rupiah).MBU/2008 and No.000. dialihkan kepada Menteri Negara BUMN.000. KEP-63/MBU/2008 dated on March 13.000. maka struktur permodalan PT Jasa Raharja (Persero) menjadi sebagai berikut: 1.MBU/2008 dan Nomor : KEP-10/D1.000. PT JASA RAHARJA (PERSERO) PT Jasa Raharja (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang seluruh modalnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia (dalam hal ini Menteri Keuangan Republik Indonesia). KEP 89/S.500.000.000.MBU/2008 dated July 31.000. 3.000.000. 2012 and take responsibility on the consolidated finansial report.000.000.000. KEP-10/DI. Dewan Direksi Ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No. PT JASA RAHARJA (PERSERO) PT Jasa Raharja (Persero) is a State Owned Company in which all of its capital owned by The Republic of Indonesia (in this case Minister of Finance). KEP-63/ MBU/2008 tanggal 13 Maret 2008. The initial placed-in capital were increased from Rp 1.000. Penambahan Modal Disetor tersebut angka 2 sebesar Rp300. 2008. The additional Paid-up Capital stated in letter b amounting to Rp 300.000.000.000. Namun demikian sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.000.MBU/2008 tanggal 31 Juli 2008.000. 2.000.000. the capital structure of PT Jasa Raharja (Persero) is as follows: 1. dengan susunan keanggotaan terdiri dari: Direktur Utama : Diding Sudirdja Anwar Direktur Keuangan : Robino Suharsono Direktur Operasi : Budi Setyarso Direktur Umum : Suntoro Dewan Direksi telah menyelesaikan laporan keuangan konsolidasian PT Jasa Raharja (Persero) dan anak perusahaan pada tanggal 20 Maret 2012 dan bertanggung jawab atas laporan keuangan konsolidasian tersebut. 2001. with the following members: President Director : Diding Sudirdja Anwar Director of Finance : Robino Suharsono Director of Operational : Budi Setyarso Director of General Affair : Suntoro The board of director has finished its consolidated financial report of PT Jasa Raharja (Persero) and its Subsidiaries on March 20. Penambahan Modal Disetor dan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan Perseroan (Persero) PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja Nomor : KEP-89/S.000. A.000.00 (Five Hundreds Billion Rupiah) to Rp 800.00 (Lima Ratus Miliar Rupiah) ditempatkan menjadi sebesar Rp800.00 (One Trillion Rupiahs) to Rp 1. bahwa kewenangan Menteri Keuangan Republik Indonesia selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atau Pemegang Saham pada PT Jasa Raharja (Persero). Increase Paid Up Capital by The Republic Of Indonesia from the origin of Rp 500.2.000. Board of Directors Stipulated based on Decree of State-owned Enterprises No.000. however in accordance with Government Decree No.500.00 (Three Hundred Billions Rupiah) is derived from the capitalization of part of PT Jasa Raharja’s reserves 253 . Sesuai Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan PT Jasa Raharja (Persero) tentang Peningkatan Modal Dasar. Modal Ditempatkan yang disetor penuh oleh Negara Republik Indonesia dari semula sebesar Rp500.

Machmudah Rijanto. Penambahan Modal Disetor tersebut angka 2 sebesar Rp1.000.000.000.000.000.000.500.000.000.01.04. Sarjana Hukum.01. 30 tanggal 6 Juni 1996 dan telah mendapat persetujuan Menteri Kehakiman dengan Keputusan No. bahwa Modal Dasar Ditempatkan dan Disetor Penuh telah ditingkatkan dari Rp 40.00 (Ten Billion Rupiah) came from Reserves Capitalization.000. Magister Sains.812.000 rupiah (one trillion five hundred Billion Rupiah) to Rp 5. The initial placed-in capital improved from the beginning of Rp 1.800.00 (Satu Triliun Lima Ratus Miliar Rupiah) menjadi sebesar Rp 5.HT. SH.00 (Lima Triliun Rupiah). C2-10. The additional paid-up capital stated in no. and was approved by the Minister of Justice with the Decision Letter No. 63 dated 28 June 2011. Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Jasaraharja Putera tanggal 23 Desember 2003.Berdasarkan RUPS pengesahan laporan keuangan tahun buku 2010 pada tanggal 30 Mei 2011 Pemegang saham sebagaimana dimuat dalam Akta No.HT. 1993 and was legalized by Minister of Justice with Decision Letter No.000.2 amounting to Rp 1. The paid-in capital that full by the State of Republic of Indonesia from Rp 800. law degree.000.000. 63 tanggal 28 Juni 2011 yang dibuat di hadapan Julius Purnawan. TH. made in the presence of Julius Purnawan.93 tanggal 13 Desember 1993.04/1996 dated on December 5. 3.HT.812.000 (Empatpuluh Milyar Rupiah) menjadi Rp 50.000 (One trillion Eight Hundred Biliion Rupiah) 3.000.HT.00 (Eight Hundred Billion Rupiah) to Rp 1.00 (Forty Billion Rupiah) to Rp 50.000.000.000. Modal Ditempatkan yang disetor penuh oleh Negara Republik Indonesia dari semula sebesar Rp 800. Then PT Asuransi Aken Raharja had been renamed to PT Asuransi Jasaraharja Putera.00 (Five trillion rupiah). Notary in Jakarta. the company statute had been changed. master of science.000 (Sepuluh Milyar Rupiah) berasal dari kapitalisasi Cadangan.000.000.000.000.000. C2-369.000. Anggaran Dasar Perseroan mengalami perubahan yang dilaksanakan dihadapan Notaris Sucipto.000.00 (Satu triliun Rupiah) berasal dari kapitalisasi sebagian cadangan PT Jasa Raharja (Persero). maka struktur permodalan PT Jasa Raharja (Persero) menjadi sebagai berikut: 1. 2003 is as follow 254 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . C2-369. TH 93 dated December 13.000.000.000.000.000.00 (Fifty Billion Rupiah) The increasing of paid up capital was as much as Rp 10. 1995. SH.000.96 tanggal 5 Desember 1996.81 dated November 27. Based on the decision of Extraordinary General Meeting of Shareholders dated December 23.000.000. with establishment act signed before Notary Mrs.000. Based on Decision Statement of Extraordinary Shareholders Meeting of PT Asuransi Jasaraharja Putera on December 29. 2.000. SH di Jakarta dengan Akta No.000.000.000.. ANAK PERUSAHAAN PT Asuransi Jasaraharja Putera didirikan berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham PT Asuransi Aken Raharja mengenai Perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang Akte Pendiriannya dibuat dihadapan Notaris Ny.01. Notaris di Jakarta. kemudian berdasarkan keputusan Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham PT Asuransi Jasaraharja Putera tanggal 29 Desember 1995.04. 81 tanggal 27 Nopember 1993 dan disahkan Menteri Kehakiman dengan keputusan No.000.TH. Nama Perseroan berubah yang semula bernama PT Asuransi Aken Raharja menjadi PT Asuransi Jasaraharja Putera. SH dengan Akte Notaris No. the Subscribe Capital and Paid Up Capital had been increased from Rp 40.000. 30 dated June 6.000.00 (One Trillion Rupiah) is derived from the capitalization of part of PT Jasa Raharja (Persero) reserve B.000.000.000.00 (Satu Triliun Delapan Ratus Miliar Rupiah). 1996. 2003. in Jakarta with the Act No.800. SUBSIDIARIES PT Asuransi Jasaraharja Putera was established based on Decision Statement of Shareholders’ Meeting of PT Asuransi Aken Raharja regarding amendments of Company Statute.000.000.000.500. C2-10.04. with Notary Act No. 2.000 (Limapuluh Miliar Rupiah). Modal Dasar Perusahaan ditingkatkan dari semula sebesar Rp 1.000. recorded and signed before the notary Sucipto. 1993.. Machmudah Riyanto. Based on the endorsement of the financial report AGM book 2010 on May 30 2011 shareholders as contained in Act No. 1996. sehingga posisi Modal Disetor per 31 Desember 2003 menjadi sebagai berikut: B.01.00 (Delapan Ratus Miliar Rupiah) ditempatkan menjadi sebesar Rp 1. Peningkatan Modal Disetor tersebut sebesar Rp 10.000. PT Jasa Raharja (Persero) capital structure to be as follows: 1. so the composition of Paid Up Capital per December 31.

800.000 2.500.000 Total of Shares (Rp) 93.000.916.500.000 50. the paid up capital and initial capital of PT Jasaraharja Putera had been increased.00% 27.000 for the initial capital and from Rp 50. 2011 before Notary Nelly Syviana.000 sheet with price per sheet stock valued at Rp 3.000.500. Stocks were purchased entirely by PT Jasa Raharja (Persero).000 2.50% 100% Total of Shares (Sheets) 80.00% 100% 30.000 100.800.000 lembar dengan harga per lembar saham senilai Rp. Sehingga susunan modal dasar ditempatkan dan disetor penuh menjadi sebagai berikut: Keterangan/ % Based on minute of meeting of Extraordinary Shareholders Meeting No.000.000. 2009.200.000.800. Notaris Nelly Sylviana.20% 1.000 2.50% 100% Total of Shares (Sheets) 93.000.000.000 13.50% 2.800.000 menjadi Rp 400.500.000.916 or Rp.040.000 13.000.000.000.20% 1.000. The extraordinary general Shareholder meeting of PT Jasaraharja Putera is poured on the copy of news event no.00% 4.500.00% 13. 5.800. Realization of purchase payments of shares of PT Jasaraharja Putera owned DPJR was conducted on 14 January 2011.000 100. 5 tanggal 18 Februari 2009.60% 5. from Rp 100.800.000 1.000 2.000.000 100.000. SH and the copy of trading certificate to PT Jasaraharja Putera no.000 Total of Shares (Rp) 30.000 So that the composition of the initial capital and paid up capital is as follow: Jumlah Saham (lembar) Jumlah Saham (Rp) Description PT Jasa Raharja Dana Pensiun Jasa Raharja PT Servico Delta Investama PT Patakarsa Utama PT Asuransi Allianz Life Indonesia 80.000.000 1.000.200.200.000 Total of Shares (Rp) 80.000 2. 2011 So the composition of ownership and paid in capita and fully transferred is as follow: Jumlah Saham (lembar) Jumlah Saham (Rp) Description PT Jasa Raharja PT Servico Delta Investama PT Patakarsa Utama PT Asuransi Allianz Life Indonesia 93.200.000 1.500.200.200.000 menjadi Rp 100.80% 2.54.80% 2.000. SH dan salinan akte jual beli terhadap PT Jasaraharja Putera Nomor 07 tanggal 14 Januari 2011.500.50% 2.800.Keterangan/ Description % Jumlah Saham (lembar) Jumlah Saham (Rp) Total of Shares (Sheets) PT Jasa Raharja Dana Pensiun Jasa Raharja PT Servico Delta Investama PT Patakarsa Utama PT Asuransi Allianz Life Indonesia 60.500.000 13.000 Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Jasaraharja Putera tanggal 14 Januari 2011.000.000. dated February 18. Realisasi pembayaran pembelian saham PT Jasaraharja Putera yang dimiliki DPJR dilakukan tanggal 14 Januari 2011. Struktur kepemilikan dan susunan modal saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi sebagai berikut: Keterangan/ % General Extraordinary Shareholder meeting of PT Jasaraharja Putera on 14 January 2011.000.000 2.40% 3. mengesahkan saham yang dimiliki Dana Pensiun Jasa Raharja (DPJR) sebanyak 13.000.000 13.000 to Rp 400.500.000 dan peningkatan modal disetor dari Rp 50.000 Berdasarkan berita acara rapat umum pemegang saham luar biasa No.000 2. RUPSLB PT Jasaraharja Putera dituangkan dalam salinan berita acara No. 54.000.500.040.000 50.000 2. 07 dated January 14.000 2.000.3.000.000 1.000.000 1.800.000 2.000.000 2.000.500.500. telah dilakukan penambahan modal disetor dan peningkatan modal dasar PT Jasaraharja Putera yaitu peningkatan modal dasar dari Rp 100.000 100.000.000 255 .-atau sebesar Rp.800.000 2.800. 6 dated January 15.000 to Rp 100. confirms the stock owned by the Pension Fund Services (DPJR) as much as Raharja 13.000 1.Saham tersebut dibeli sepenuhnya oleh PT Jasa Raharja (Persero).6 tanggal 14 Januari 2011.000.

SISTEM AKUNTANSI PT Jasa Raharja (Persero) menganut sistem akuntansi terpusat (sentralisasi). A. Profit and Lost Statement. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN/ SIGNIFICANT ACCOUNTANT POLICY Berikut ini adalah kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan. Perubahan Ekuitas dan Arus Kas dilakukan secara sentral di Kantor Pusat. Each branch office sends to the PT Jasa Raharja Headquarters (Persero) daily Journal List with list of Daily Cash/Bank which enclosed the original document evidence of Cash/Bank and evidence base for supporting daily reports include transaction receipts (LHP) Mandatory Dues and Mandatory Contributions. Receipts of payments to third parties. biaya dibayar dimuka dan R/K Kantor Pusat di Cabang). 2010 (Dec 31. Salary Payment List and a list of Other Payments 2. berdasarkan buku besar ini setiap bulan dihasilkan Laporan Hasil Usaha (LHU) dan Posisi Keuangan untuk beberapa perkiraan (Kas/Bank. Setiap Kantor Cabang mengirimkan ke Kantor Pusat PT Jasa Raharja (Persero) Daftar Jurnal Harian beserta Daftar Harian Kas/Bank yang dilampiri dokumen asli bukti penerimaan Kas/Bank dan bukti dasar sebagai pendukung transaksi meliputi Laporan Harian Penerimaan (LHP) Iuran Wajib dan Sumbangan Wajib. PERNYATAAN KEPATUHAN Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan anak perusahaan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 serta 1 Januari 2010 (31 Desember 2009) disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan Peraturan perundang-undangan yang berlaku. Below is the accounting policy applied in the company’s financial reports. a list of varieties of subsistence allowance. persekot rupa-rupa. accounts receivable. Laporan Laba-Rugi. yaitu proses penyusunan Laporan Keuangan berupa Neraca. Daftar Pembayaran Gaji dan Daftar Pembayaran Lainnya.3. Each month a report business results and Financial position of the entire Branch and Headquarters combined to produce balance sheets and Profit/loss Calculations and reports the results to the National Efforts. ACCOUNTANCY SYSTEM PT Jasa Raharja (Persero) adopts the centralization accountancy system where the preparation of the Financial Report such as Balance Sheets. based on this great book every month generated Reports (LHU) business results and financial position to some estimates (Cash/Bank. Daftar Persekot Rupa-Rupa. 3. yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. which complies with the accounting principles generally acknowledged in Indonesia A. The above Data is processed with computers every day produce great books. 2010 and January 1.Change of Equity and Cash Flow is prepared in the Head Office The process is as follow: 1. varieties of subsistence allowance. 2009) is presented in accordance with financial accounting Standards in Indonesia and laws and regulations in force. STATEMNENT OF OBEDIENCE Consolidated financial statements of the company and its subsidiaries for the year ended 31 December 2011 and December 31. C. employee costs paid in advance and R/K in the Headquarters in Branch). 2. piutang pegawai. Prosesnya sebagai berikut: 1. FINANCIAL REPORT Annual Financial Report is the Consolidated Financial Report The Companu with its Subsidiaries PT Asuransi Jasaraharja Putera 256 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . B. B. Data di atas setiap hari diproses dengan komputer menghasilkan buku besar. LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Tahunan merupakan Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dengan anak perusahaan PT Asuransi Jasaraharja Putera. Kuitansi Pembayaran Kepada Pihak Ketiga. Setiap bulan Laporan Hasil Usaha dan Posisi Keuangan seluruh Cabang dan Kantor Pusat digabungkan sehingga menghasilkan Neraca dan Perhitungan Laba/Rugi dan Laporan Hasil Usaha Nasional. C.

PSAK 4 (Revisi 2009): Consolidated Financial Statement and Separate Financial Statement. BASIC OF THE PREPARATION OF FINANCIAL STATEMENTS Basis of consolidated financial statements of this measurement is the concept of cost of acquisition (historical cost). and Failure 11. investasi dan pendanaan. Perubahan Estimasi Akuntansi. Pendapatan 10. PSAK 19 (Revisi 2010). Aset Tidak Berwujud 9. PSAK 23 (Revisi 2010). Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia yang mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan liabilitas dan pengungkapan aset dan liabilitas kontijensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian serta jumlah beban dan pendapatan selama periode pelaporan. DASAR PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost). D. PSAK 15 (Revisi 2009): Investasi Pada Perusahaan Asosiasi 8. kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain. PSAK 7 (Revisi 2010). sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. E. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan dalam Rupiah. PSAK 23 (Revisi 2010). PSAK 8 (Revisi 2010). PSAK 4 (Revisi 2009): Laporan keuangan konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri. dan Kesalahan 11. except for the cash flow statement. THE IMPLEMENTATION OF STATEMNENT OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARD REVISION The company and its subsidiaries make the application of the revised standards and effective revocation is applied for a financial year which begins on 1 January 2011: 1. PSAK 25 (Revisi 2009): Kebijakan Akuntansi. IAS 2 (revised 2009) . PSAK 48 (Revisi 2009): Decrease of Assets value Standards and Interpretations have been issued but no material impact or irrelevant to the company: 1. PSAK 3 (Revisi 2010). except for some specific accounts arranged by another measurement. Laporan Keuangan Interim 4. Pengungkapan Pihak-Pihak yang Berelasi 6. PSAK 8 (Revisi 2010). Change of Accountancy Estimation. Kejadian Setelah Periode Pelaporan 7. dan Contingency Assets 257 . PSAK 15 (Revisi 2009): Investment of Association Company 8. investing and financing. Income 10. Disclosure of Related Parties 6. The preparation of consolidated financial statements in accordance with financial accounting standards in Indonesia which requires management to make estimates and assumptions that affect the amounts of assets and liabilities and the disclosure of assets and liabilities of contingenct on financial statements as well as the number of loads and consolidated revenues during the reporting period. 5. 5. as outlined in the accounting policy for each account. 2. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode akrual. PSAK 5 (Revisi 2009): Operational segment 2. PSAK 19 (Revisi 2010). PSAK 25 (Revisi 2009): Accountancy Policy. PSAK 1 (Revisi 2009): Penyajian Laporan Keuangan 2. All figures in this financial report presented in rupiah. PSAK 5 (Revisi 2009): Segmen Operasi. PSAK 57 (Revisi 2009): Provision. PSAK 2 (Revisi 2009): Laporan Arus Kas 3. Cash flow statement prepared using the indirect method of presenting acceptance and spending cash and cash equivalents are grouped on the basis of operating activities. Subsequent Events 7. kecuali laporan arus kas. PSAK 57 (Revisi 2009): Provisi. Interim Financial Statement 4. Liabilitas Kontinjensi. PSAK 7 (Revisi 2010). PSAK 48 (Revisi 2009): Penurunan Nilai Aset Standar dan Interpretasi telah diterbitkan tapi tidak berdampak material atau tidak relevan terhadap Perusahaan: 1.Cash Flow Statement 3. Contingency Liability. dan Aset Kontinjensi E.D. PSAK 3 (Revisi 2010). PENERAPAN PERNYATAAN AKUNTANSI KEUANGAN REVISI STANDAR Perusahaan dan anak perusahaan melakukan penerapan revisi standar dan pencabutan yang efektif diterapkan untuk tahun buku yang dimulai tanggal 1 Januari 2011 : 1. IAS 1 (revised 2009) . Consolidated financial statements is organized with the accrual method. Intangible Assets 9. Laporan arus kas disusun menggunakan metode tidak langsung yang menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas dikelompokkan atas dasar aktivitas operasi.Presentation of Financial Statements 2.

10 (Revisi 2010) Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing 2. PSAK No. ISAK 7 (revisi 2009) . 33 (Revisi 2010) Soil layer activity and environmental management in general mining 10. ISAK 12 – Pengendalian Bersama Perusahaan. PSAK No. 60 Financial Instruments : Disclosure 19. which contains requirements for the disclosure of financial instruments and criteria information that should be disclosed. 50 (Revisi 2010) Financial Instrument : Presentation 15. ISAK 12 – Control of Joint Company. PSAK No. 61 Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan 20. PSAK No. PSAK No. PSAK No. Perusahaan menerapkan PSAK revisi berikut : 1. ISAK 9 – Perubahan atas Liabilitas Purna Operasi . PSAK No. 55 (Revisi 2011) Financial Instrument : Recognition and measurement 17. PSAK No. PSAK No. PSAK No. 2010. ISAK 11 – Distribution of non-cash to the owner 7. “Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan”. PSAK No. PSAK No. Kontribusi Nonmoneter oleh Venturer 8. PSAK No. ISAK 14 – Intangible Assets – website’s cost Standards and Interpretations have been issued but not yet applied because effective on or after January 1. 24 (Revisi 2010) Benefits Work 6. 2012: 1. PSAK No. PSAK No. 53 (Revisi 2010) Pembayaran Berbasis Saham 16. 46 (Revisi 2010) Income Tax Accountancy 14. PSAK No. PSAK No. 26 (Revisi 2011) Cost of Loan 7. 28 (Revisi 2010) Akuntansi Kontrak Asuransi Kerugian 8. PSAK No. 13 (Revisi 2011) Properti Investasi 3. 26 (Revisi 2011) Biaya Pinjaman 7. ISAK 11 – Distribusi Nonkas kepada Pemilik 7. 45 (Revisi 2010) Financia Report of nonprofit organization 13. 3. 53 (Revisi 2010) Share-base payment 16. 10 (Revisi 2010) Effect of Foreign Exchange-rate Change 2. 36 (Revisi 2010) Accounting Life Insurance Contract 12. 62 Kontrak Asuransi 21. PSAK No. ISAK 9 – Amendments of liability after operation. PSAK No. PSAK No. PSAK No. 30 (Revisi 2011) Sewa 9. 46 (Revisi 2010) Akuntansi Pajak Penghasilan 14. 45 (Revisi 2010) Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba 13. Non monetary contribution by venturer 8. the company implemented the following PSAK revision: 1. 63 Financial Report in hyperinflation economy 22. The disclosure requirements are applied 258 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 18 (Revisi 2010) Accounting and Reporting program full-time benefits work 5. 24 (Revisi 2010) Imbalan Kerja 6. 33 (Revisi 2010) Aktivitas Pengupasan Lapisan Tanah dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Pertambangan Umum 10. financial instruments Disclosure and Presentation. 34 (Revisi 2010) Construction Contract Accounting 11. 63 Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi 22. ISAK 14 – Aset tidak Berwujud – Biaya Situs Web Standar dan Interpretasi telah diterbitkan tapi belum diterapkan karena berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2012: 1. PSAK No. PSAK No. ISAK 7 (revisi 2009) . 60 Instrumen Keuangan : Pengungkapan 19. 50 (Revisi 2010) Instrumen Keuangan : Penyajian 15. 36 (Revisi 2010) Akuntansi Kontrak Asuransi Jiwa 12. 64 Aktivitas Eksplorasi dan Evaluasi pada Effective January 1. PSAK No. 13 (Revisi 2011) Investment Property 3. PSAK No. PSAK No. PSAK No. PSAK No. PSAK No. PSAK No. PSAK 50 (Revisi 2006). 64 Aktivitas Eksplorasi dan Evaluasi pada Efektif tanggal 1 Januari 2010. PSAK No. 16 (Revisi 2011) Aset Tetap 4. PSAK No. 62 Insurance Contract 21. yang berisi persyaratan pengungkapan instrumen keuangan dan kriteria informasi yang harus diungkapkan. 18 (Revisi 2010) Akuntansi dan Pelaporan Program Manfaat Purna Karya 5. 34 (Revisi 2010) Akuntansi Kontrak Konstruksi 11. PSAK No. ISAK 10 – Customer Loyalty Program 6. PSAK No. 30 (Revisi 2011) Rent 9. 28 (Revisi 2010) Loss Insurance Accounting Contract 8. Restoration liability dan Similar Liability 5. 56 (Revisi 2010) Profit per Share 18. 16 (Revisi 2011) Fixed Assets 4. PSAK No. PSAK No. 56 (Revisi 2010) Laba per Saham 18. PSAK No. PSAK No. Liabilitas Restorasi dan Liabilitas Serupa 5. PSAK No.Consolidated Special Purpose Corporation 4. PSAK No. PSAK No. PSAK No.Konsolidasi Perusahaan Bertujuan Khusus 4.3. 55 (Revisi 2011) Instrumen Keuangan : Pengakuan dan Pengukuran 17. PSAK 50 (Revised 2006). ISAK 10 – Program Loyalitas Pelanggan 6. 61 Government Grant Accounting and Aid disclosure 20. PSAK No.

the number of recorded nonpengendali interests have been reclassified and presented as part of equity. akuntansi lindung nilai dan penentuan kriteria lindung nilai. recognition and measurement of hedge accounting.e. This standard replaces the PSAK 55 (Revised 1999) accounting for Derivative Instruments and Hedging In the preparation of consolidated financial statements on January 1. dividends. PRINSIP-PRINSIP KONSOLIDASI Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan anak perusahaan. financial assets. Sebagai informasi tambahan.Persyaratan pengungkapan diterapkan berdasarkan klasifikasi instrumen keuangan. 1 (Revised 2009). antara lain. Sesuai PSAK No. hak suara di anak perusahaan dan dapat menentukan kebijakan keuangan dan F. pengakuan dan pengukuran. classification of interest. financial liabilities and contracts of purchase or sale of non-financial instruments. pengklasifikasian bunga. The application of these standards resulted in no material impact on the business results the company and its subsidiaries. jumlah tercatat kepentingan nonpengendali telah direklasifikasi dan disajikan sebagai bagian dari ekuitas. yang menetapkan dasar-dasar pengakuan dan pengukuran aset keuangan. yakni aset keuangan.1 (Revisi 2009). keuntungan dan kerugian yang terkait. CONSOLIDATED PRINCIPLES Consolidated financial statements include the financial statements of the company and its subsidiaries. Standar ini menggantikan PSAK 55 (Revisi 1999) “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Lindung Nilai”. 2010. “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”. liabilitas keuangan dan kontrakkontrak pembelian atau penjualan instrumen nonkeuangan. i. baik langsung maupun tidak langsung. category of financial instruments. among other things. the company presents financial statements separate PT Jasa Raharja (Persero). Standar ini menggantikan PSAK 50 “Akuntansi Investasi Efek Tertentu”. tidak terdapat penyesuaian transisi atas jumlah-jumlah yang sebelumnya telah dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2009. As additional information. These standards replace Accounting Investment specific effects of PSAK 50. associated companies. PSAK ini menjelaskan di antaranya definisi derivatif. pengendalian bersama perusahaan disajikan berdasarkan metode biaya. informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kebijakan akuntansi atas instrumen keuangan. 4 (Revised 2009). PSAK describes the definition of derivative. penyertaan Perusahaan pada anak perusahaan. financial liabilities and equity instruments. It is related to the company’s present financial position report early comparative period. dan situasi tertentu dimana saling hapus aset dan liabilitas keuangan diizinkan. Terkait dengan itu perusahaan menyajikan laporan posisi keuangan awal periode komparatif. kategori instrumen keuangan. PSAK ini juga mewajibkan pengungkapan atas. 2. dividen. where the company has more than 50%. PSAK 55 (Revisi 2006). Appropriate PSAK No. compiled on the basis of PSAK 50 (Revised 2006) and PSAK 55 (Revised 2006). It also requires disclosure of PSAK for. profits and losses that are related to certain situations where mutual and remove the financial assets and liabilities to be allowed. financial instruments recognition and Measurement. PSAK 55 (Revised 2006). Perusahaan menyajikan laporan keuangan tersendiri PT Jasa Raharja (Persero). Penerapan standar-standar tersebut tidak mengakibatkan dampak yang material terhadap hasil usaha Perusahan dan anak perusahaan. based on the classification of financial instruments. F. 2. which sets out the basics of the recognition and measurement of financial assets. joint control method based on cost of enterprise are presented. liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. inclusion of the company in its subsidiaries. dimana Perusahaan memiliki lebih dari 50%. from the perspective of the issuer. On the basis of PSAK No. Berdasarkan PSAK No. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian pada tanggal 1 Januari 2010 yang disusun berdasarkan PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006). perusahaan asosiasi. either directly or indirectly. 4 (Revisi 2009). voting rights in the subsidiary and can 259 . information about the factors that influence the selection of accounting policy for financial instruments. and the determination of the criteria for hedging. dari perspektif penerbit. there were no transition adjustment of quantities which had been reported in the consolidated financial statements as of 31 December 2009.

Kepentingan nonpengendali dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham nonpengendali atas laba komprehensif dan ekuitas anak perusahaan tersebut sesuai dengan persentase kepemilikan pemegang saham non pengendali pada anak perusahaan tersebut. Consolidated financial statements combine assets and liability by December 31. Dalam hal pengendalian terhadap anak perusahaan dimulai atau diakhiri suatu periode tertentu.operasi dari anak perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari aktivitas anak perusahaan tersebut. If a subsidiary using accounting policies that are different from the accounting policies used in the financial statements consolidated. Kepentingan nonpengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan terpisah dari ekuitas induk perusahaan. maka dilakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap laporan keuangan anak perusahaan tersebut. or if there are restrictions that affect the long term ability of the subsidiary to move funds into the company. A subsidiary not consolidated when the nature of his is because the subsidiary temporarily obtained with the purpose to be sold again in the near future. Profit or loss and other comprehensive income of an individual component is allocated to the parent company and the interests of non-drivers. then made the necessary adjustments to the financial statements of those subsidiaries. 260 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 2011 and December 31. The interest expressed by the proportion of non-controlling shareholders of nonpengendali comprehensive profit and equity subsidiaries are in accordance with the percentage ownership of a controlling shareholder of the subsidiary’s non. Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk peristiwa dan transaksi sejenis dalam kondisi yang sama. Laba atau rugi dan setiap komponen pendapatan komprehensif lain dialokasikan kepada induk perusahaan dan kepentingan nonpengendali. then a subsidiary business results are taken into account in the consolidated financial statements only in accordance with the results when the control begins to the present control over the acquired subsidiaries had ended. determine financial policies and operations of the company to benefit from the activity of subsidiaries. Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan aset dan liabilitas pada tanggal 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 dan hasil usaha yang berakhir periode 31 Desember 2011 dan 2010 dari perusahaan dan anak perusahaan dimana perusahaan memiliki kemampuan baik langsung maupun tidak langsung untuk mengendalikan perusahaan tersebut. maka hasil usaha anak perusahaan yang diperhitungkan ke dalam laporan keuangan konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat pengendalian tersebut mulai diperoleh hingga saat pengendalian atas anak perusahaan itu berakhir. The interest of non controller in equity presented the report consolidated financial position and separated from the parent company’s equity. Balances and transactions including profit or loss unrealized inter-company transactions eliminated upon to reflect the financial position and results of the business of the company and its subsidiaries as a unity of effort. 2010 and business results ended 31 December 2011 period and 2010 from the company and its subsidiaries for which the company has the ability of either directly or indirectly to take control of the company. Consolidated financial statements prepared using the same accounting policies for similar transactions and events in similar circumstances. In terms of control of a subsidiary started or terminated a certain period. atau jika ada pembatasan jangka panjang yang mempengaruhi kemampuan anak perusahaan untuk memindahkan dananya ke Perusahaan. Apabila anak perusahaan menggunakan kebijakan akuntansi yang berbeda dari kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian. Sebuah anak perusahaan tidak dikonsolidasikan apabila sifat pengendaliannya adalah sementara karena anak perusahaan tersebut diperoleh dengan tujuan akan dijual kembali dalam waktu dekat. Saldo dan transaksi termasuk keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi atas transaksi antar perusahaan dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha Perusahaan dan anak perusahaan sebagai satu kesatuan usaha.

Dalam keadaan demikian nilai tercatat kepentingan pengendali dan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian relatifnya atas perusahaan anak. G. Perubahan nilai wajar efek moneter dalam mata uang asing yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dipisahkan antara selisih penjabaran yang timbul dari biaya perolehan diamortisasi dan perubahan lain atas nilai tercatat efek. Any difference between the amount of interest the non customizable and reasonable value controller rewards are given or received is recognised directly in equity and on a difficult parent owner. Monetary assets and liabilities in foreign currencies are translated into the Rupiah currency using the exchange rate prevailing at the end of the reporting period.Seluruh transaksi dan saldo yang material antara perusahaan-perusahaan yang dikonsolidasi telah dieliminasi dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian. In such circumstances the value recorded for the interests of drivers and non-drivers adjusted to reflect changes in the relative efficiencies for the company. All transactions and balances the material between the companies has been eliminated in the presentation was consolidated financial statements consolidated. G. Pada tanggal akhir periode pelaporan. A change in the ownership of a holding company on the subsidiaries not resulted in loss of control are recorded as equity transactions (in this case deals with the owner in his capacity as owner). monetary assets and liabilities in foreign currencies is adjusted to reflect the exchange rate applicable on that date. Gains and losses on foreign exchange difference arising from the settlement of transactions in foreign currencies are recognised in the consolidated income statement. Those transactions during the current year in foreign currency are recorded with the applicable rate at the time of the transaction. 261 . TRANSACTION IN FOREIGN CURRENCIES Company Accountancy and its subsidiaries held in Rupiah currency. aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Selisih penjabaran yang terkait dengan perubahan biaya perolehan diamortisasi diakui di dalam laporan laba rugi konsolidasian dan perubahan lainnya pada nilai tercatat diakui di dalam ekuitas. kecuali ditangguhkan di dalam ekuitas sebagai lindung nilai arus kas yang memenuhi syarat dan yang termasuk dalam biaya pinjaman yang terkait dengan qualifying asset. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik induk. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian tahun yang bersangkutan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian. At the end of the reporting period date. Transaksitransaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Perubahan dalam bagian kepemilikan perusahaan induk pada perusahaan anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas (dalam hal ini transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik). unless suspended in equity as a cash flow hedge is eligible and that are included in the cost of loans related to qualifying assets. TRANSAKSI DALAM MATA UANG ASING Pembukuan Perusahaan dan anak perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Reasonable monetary value changes effects in foreign currencies that are classified as available for sale are separated between the difference arising from the cost of terminals acquisition and other changes over the amortized value recorded for the effect. The difference related to the change in the cost of acquisition of amortized in recognised in income statement consolidated and other changes in value are recognised in equity is recorded. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada akhir periode pelaporan. Exchange rate profit or loss arising is credited or charged in the consolidated comprehensive income statement year in question.

068 dan USD 1 = Rp 8. THE USE OF ESTIMATION The preparation of consolidated financial statements in accordance with accounting principles generally accepted in Indonesia requires management to make estimates and assumptions that affect the amounts of assets and liabilities reported assets and liabilities and disclosure of contingent liabilities at the date of the financial statements as well as the amount of revenues and expenses during the reporting period. “Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan” yang menggantikan PSAK 55 (Revisi 1999) “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai” dan PSAK 50 “Akuntansi Investasi Efek Tertentu”.068 and USD 1 = Rp 8. ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN Efektif tanggal 1 Januari 2010. the company classifies financial instruments in the form of financial assets and financial liabilities. Realization can vary with the number that is estimated. 2010. Informasi mengenai ketidakpastian yang melekat pada estimasi dan pertimbangan yang mendasari dalam penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki dampak signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian. Perusahaan telah menerapkan PSAK 55 (Revisi 2006) “InstrumenKeuangan: Pengakuan dan Pengukuran” dan PSAK 50 (Revisi 2006). which replaced the PSAK 55 (Revised 1999) accounting for Derivative Instruments and Hedging Activities and PSAK 50 Investment Accounting of Specific Effect In the framework of the application of PSAK 50 (Revised 2006) and PSAK 55 (Revised 2006). Information about the uncertainty inherent in the estimation and consideration in the application of the underlying accounting policy that has a significant impact on the amount-the amount recognized in the consolidated financial statements I. 2010 (Dec 31. H. financial instruments: Disclosure and presentation.Nilai kurs tengah BI per 31 Desember 2011 dan per 31 Desember 2010 dan 1 Januari 2010 (31 Desember 2009) masing-masing sebesar USD 1= Rp. Perusahaan dan anak perusahaan mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan pada posisi I. 2010 and January 1. FINANCIAL ASSETS AND ASSETS LIABILITY Effective January 1. 9. H.400 Keuntungan dan kerugian karena selisih nilai tukar yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui dalam laporan keuangan. PENGGUNAAN ESTIMASI Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan dan pengungkapan aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. the company has implemented a PSAK 55 (Revised 2006) financial instruments: recognition and measurement and PSAK 50 (Revised 2006). Dalam rangka penerapan PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006). Revision of the accounting estimates are recognised in the same period at the time of the occurrence of the revised estimates or future periods affected. the company and its subsidiaries have implemented the following accounting policies based on the PSAK 50 and 55 are effective from 1 January 2010 The company and its subsidiaries recognize financial assets or financial liabilities on financial position 262 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Revisi atas estimasi akuntansi diakui dalam periode yang sama pada saat terjadinya revisi estimasi atau pada periode masa depan yang terkena dampak. Perusahaan dan anak perusahaan telah menerapkan kebijakan akuntansi berikut berdasarkan PSAK 50 dan 55 yang berlaku efektif 1 Januari 2010. Estimasi dan asumsi yang digunakan tersebut ditelaah kembali secara terus-menerus.991 dan USD 1 = Rp 9. 2009) each amounting to USD 1 = IDR 9.991 and USD 1 = Idr 9400 Gains and losses due to exchange rate differences arising from transactions in a foreign currency and outlining assets and liabilities in foreign currency monetary recognized in the financial statements. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Estimation and assumptions used are analyzed back continuously. As explained in Note 3F. The value of the Middle exchange rate of 31 December 2011 BI per and per December 31. Sebagaimana dijelaskan pada Catatan 3F. Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas keuangan.

When calculating the effective interest rate. discounted using the prevailing market rate for similar instruments with maturities that are the same or almost the same. Initial measurement of financial instruments. tanpa mempertimbangkan kerugian kredit di masa depan. use a shorter period to obtain the value recorded in net of financial instruments. termasuk biaya transaksi. yang merupakan nilai wajar kas yang diserahkan (dalam hal aset keuangan) atau yang diterima (dalam hal liabilitas keuangan). Financial instruments measured at initial recognition on value. atau jika lebih tepat. kecuali untuk instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. ditambah atau (balance sheet) consolidated. Jika harga pasar tidak dapat ditentukan dengan andal. for which the fee is a fee that would not occur if the company does not obtain or publish financial instruments. If the market price cannot be determined reliably. but including all commissions and other forms of paid or received. yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari suku bunga efektif. namun termasuk seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima. dimana biaya tersebut adalah biaya yang tidak akan terjadi apabila perusahaan tidak memperoleh atau menerbitkan instrumen keuangan. Reasonable value that are submitted or accepted cash is determined by reference to the transaction price or market price policies. yang didiskontokan menggunakan suku bunga pasar yang berlaku untuk instrumen sejenis dengan jatuh tempo yang sama atau hampir sama. Transaction costs are costs that can be attributed directly on the acquisition or issuance of financial assets or financial liabilities. The purchase or sale of financial instruments commonly acknowledged on the trade date. The effective interest rate method is a method used to calculate the cost of acquisition or amortized financial assets and financial liabilities to the method for allocating interest income or interest charges during the relevant period. plus or 263 . digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari instrumen keuangan. Biaya transaksi tersebut diamortisasi sepanjang umur instrumen menggunakan metode suku bunga efektif. Pengukuran awal instrumen keuangan. Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan adalah jumlah aset keuangan atau liabilitas keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok. menggunakan suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa depan selama perkiraan umur instrumen keuangan. The cost of the acquisition of financial assets amortized or financial liability is the amount of financial assets or financial liabilities that are measured at the time of initial recognition minus principal repayments. or if it’s more appropriate. except for financial instruments are measured at fair value through income statement. Instrumen keuangan pada pengakuan awal diukur pada nilai wajarnya. jika dan hanya jika. including transaction costs. Transaction costs are amortized over the age of the instrument using the effective interest rate method. Perusahaan dan anak perusahaan mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut. which is normally reasonable cash value handed over (in terms of financial assets) or received (in terms of financial liabilities). the company and its subsidiaries mengestimasi cash flows considering all contractual terms in such financial instruments. using interest rates in a timely payment or acceptance of mendiskontokan estimation in cash for future financial instruments approximate age.keuangan (neraca) konsolidasian. Pada saat menghitung suku bunga efektif. maka nilai wajar kas yang diserahkan atau diterima dihitung berdasarkan estimasi jumlah seluruh pembayaran atau penerimaan kas masa depan. Pembelian atau penjualan yang lazim atas instrumen keuangan diakui pada tanggal perdagangan. Nilai wajar kas yang diserahkan atau diterima ditentukan dengan mengacu pada harga transaksi atau harga pasar yang berlaku. the company and its subsidiaries into one party to the contract terms on the instrument. which is part is inseparable from the effective interest rate. then the reasonable value of treasuries that are submitted or accepted estimate of the total number of calculated on the payment or receipt of cash in the future. Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang relevan. Biaya transaksi adalah biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung pada perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan. if and only if. without taking into account future credit losses. Perusahaan dan anak perusahaan menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut.

investasi dimiliki hingga jatuh tempo. tanpa memperhitungkan biaya transaksi. except for investments in equity instruments that do not have a quotation price. liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dan liabilitas lain-lain. minus the cumulative amortization using the effective interest rate method. Laba/Rugi Hari ke-1 Apabila harga transaksi dalam suatu pasar yang tidak aktif berbeda dengan nilai wajar instrument sejenis pada transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi atau berbeda dengan nilai wajar yang dihitung menggunakan teknik penilaian dimana variabelnya merupakan data yang diperoleh dari pasar yang dapat diobservasi. then the company and its subsidiaries recognize the 264 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . then the reasonable value is determined using valuation techniques. pinjaman yang diberikan dan piutang. Dalam hal nilai wajar tidak dapat ditentukan dengan andal menggunakan teknik penilaian. Pengklasifikasian instrumen keuangan dilakukan berdasarkan tujuan perolehan instrumen tersebut dan mempertimbangkan apakah instrumen tersebut memiliki kuotasi harga di pasar aktif. Teknik penilaian meliputi teknik nilai kini (net present value). If the bid price and ask price updates are not available. then the transaction price was last used to reflect the current fair value of evidence. and does not violate the conditions required. Untuk seluruh instrumen keuangan yang tidak terdaftar pada suatu pasar aktif. option pricing models (options pricing models).dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya. without taking into account transaction costs. Pada saat pengakuan awal. sepanjang tidak terdapat perubahan signifikan dalam perekonomian sejak terjadinya transaksi. maka harga transaksi terakhir yang digunakan untuk mencerminkan bukti nilai wajar terkini. dan model penilaian lainnya. maka investasi pada instrumen ekuitas yang tidak memiliki kuotasi harga dinyatakan pada biaya perolehan setelah dikurangi penurunan nilai. At the time of initial recognition. financial assets available for sale. which is calculated from the difference between the initial value and the value of maturity. dan melakukan evaluasi kembali atas kategori-kategori tersebut pada setiap tanggal pelaporan. Penentuan Nilai Wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada tanggal akhir periode pelaporan konsolidasian adalah berdasarkan kuotasi harga pasar atau harga kuotasi penjual/dealer (bid price untuk posisi beli dan ask price untuk posisi jual). maka nilai wajar ditentukan menggunakan teknik penilaian. maka Perusahaan dan anak perusahaan Day 1 of Profit and Loss If the price of the transaction in a market that is not active is different from the value of similar transactions on a reasonable instrument current market which can be observed or different values are calculated using a reasonable assessment techniques which can constitute data obtained from a market that can be observed. Apabila bid price dan ask price yang terkini tidak tersedia. perbandingan terhadap instrumen sejenis yang memiliki harga pasar yang dapat diobservasi. In terms of fair value cannot be reliably determined by using valuation techniques. Classification of financial instruments based on the purpose of the acquisition was carried out such instruments and consider whether such instruments have a quotation price on the market. a comparison of similar instruments that have a market price that can be observed. and decline to minus the depreciation or the value that could not be billed. For all financial instruments that are not listed on an active market. Assessment techniques include techniques present value (NPV). loans granted and receivables. kecuali investasi pada instrumen ekuitas yang tidak memiliki kuotasi harga. aset keuangan tersedia untuk dijual. then investments in equity instruments that do not have a quotation price stated at cost of acquisition after deducting depreciation. held to maturity investments. and other valuation models. financial liabilities are measured at fair value through income statement and liabilities to others and doing evaluations back up the categories on each reporting datewhere necessary. the company and its subsidiaries classify financial instruments in the following categories: financial assets measured at fair value through income statement. model harga opsi (options pricing models). as long as there were no significant changes in the economy since the onset of the transaction. Determination of Reasonable Value Fair value of financial instruments traded in active markets in the reporting period end date is based on the consolidated quotation or market price seller/dealer price quotation (bid price to buy position and ask price to sell position). dan dikurangi penurunan untuk penurunan nilai atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perusahaan dan anak perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam kategori berikut: aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. apabila diperlukan dan tidak melanggar ketentuan yang disyaratkan.

Financial assets measured at fair value through income statement included in a group of financial assets and financial assets are traded at the time of initial recognition are set to reasonable values measured at through the income statement. ie if it is owned primarily for the purpose of resale in the near future or there is evidence of a pattern of short-term profit-taking at the moment. Aset keuangan diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki untuk diperdagangkan apabila aset keuangan tersebut diperoleh terutama untuk tujuan dijual kembali dalam waktu dekat. Dalam hal tidak terdapat data yang dapat diobservasi. Financial assets designated as at fair value through measurable income statements at the time of initial recognition if it meets the following criteria: 265 . In the event there is no data that can be observed. Financial assets are classified in the group to have traded financial assets when acquired primarily for the purpose of the resale in the near future. Instrumen derivatif masuk dalam kelompok ini kecuali bila derivatif tersebut merupakan instrumen lindung nilai. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi meliputi aset keuangan dalam kelompok diperdagangkan dan aset keuangan yang pada saat pengakuan awal ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. Laba/rugi yang belum direalisasi pada tanggal neraca dikreditkan atau dibebankan pada usaha periode berjalan. the company and its subsidiaries employ recognition method Financial asset is clasified into group as follow: 1. Untuk masingmasing transaksi. Perusahaan dan anak perusahaan menerapkan metode pengakuan Laba/Rugi Hari ke-1 yang sesuai. Derivatives are also classified as held for trading. Aset Keuangan diklasifikasikan dalam kelompok berikut: 1. Aset keuangan yang diukur pada Nilai Wajar melalui laporan Laba Rugi meliputi sebagian investasi jangka pendek perusahaan yang ditujukan untuk diperdagangkan. Investments in securities included in this group are recorded at fair value. Aset Keuangan yang diukur pada Nilai Wajar melalui laporan Laba Rugi Aset Keuangan yang diukur pada Nilai Wajar melalui laporan Laba Rugi adalah aset keuangan yang ditujukan untuk diperdagangkan (trading). then the difference between the transaction price and value is determined based on engineering judgment is only recognized in the consolidated income statement when the data are comprehensive to be observed or when the instrument is stopped his. with the exception of derivatives designated as effective hedging instruments. kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif. Aset keuangan ditetapkan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi pada saat pengakuan awal jika memenuhi kriteria sebagai berikut: difference between the price of the transaction with reasonable value (IE Profit/loss day 1) in a consolidated comprehensive income statementunless they meet the criteria of the recognition of difference as an asset to another. Derivatif juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan. yaitu jika dimiliki terutama untuk tujuan dijual kembali dalam waktu dekat atau terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek yang terkini. Investasi dalam efek yang termasuk dalam kelompok ini dicatat sebesar nilai wajarnya. For each transaction.mengakui selisih antara harga transaksi dengan nilai wajar tersebut (yakni Laba/Rugi hari ke-1) dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. maka selisih antara harga transaksi dan nilai yang ditentukan berdasarkan teknik penilaian hanya diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian apabila data tersebut menjadi dapat diobservasi atau pada saat instrumen tersebut dihentikan pengakuannya. Derivative instruments included in this group unless the derivative is a hedging instrument. Unrealized Gain / loss on the balance sheet date are credited or charged to current operations Financial assets measured at fair value through Income Statement covers most short-term investments intended for trading companies. Financial assets measured at fair value through Profit and Loss / Income Statement Financial assets measured at Fair Value through Income Statements are financial assets intended for trading (trade). kecuali jika selisih tersebut memenuhi kriteria pengakuan sebagai aset yang lain.

in accordance with the risk management or investment strategy that is documented. b. liabilitas keuangan. investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. or when the right to obtain payment of a dividend has been set. Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo 1Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo adalah aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah ditetapkan. atau keduanya. 2. sesuai dengan manajemen risiko atau strategi investasi yang didokumentasikan.1. Investment set by the entity are classified as available for sale. unless the derivative is attached to is not significantly modifies cash flows. Investment in Group held to maturity includes some short term investment companies are held to maturity. Interest earned are recorded as interest income. and c. yang dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar. by measured at fair value through profit and loss reports. which is evaluated on the basis of reasonable value. atau terlihat jelas dengan sedikit atau tanpa analisis. Investment that has the definition of loans and receivables At the time of initial recognition. or 3. atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah ditetapkan. serta Manajemen mempunyai intensi positif dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo. 2. investments in the Group held to maturity are recognized on the value plus transaction costs normally and then measured at amortized acquisition cost using the effective interest rate. Investment as held to maturity Held to maturity investment is non-derivative financial assets with fixed or determinable payments. that the separation of the derivatives attached cannot be done. Also the management have positive intensity and the ability to have financial assets. bahwa pemisahan derivatif melekat tidak dapat dilakukan. unless: a. 1. dan c. kecuali jika derivatif melekat tersebut tidak memodifikasi secara signifikan arus kas. Fair value changes are recognised directly in comprehensive income statement consolidated. atau 3. penetapan tersebut mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan ketidakkonsistenan pengukuran dan pengakuan yang dapat timbul dari pengukuran aset atau pengakuan keuntungan dan kerugian karena penggunaan dasar-dasar yang berbeda. The investment that is the early recognition is determined as financial asset. Financial assets measured at fair value through income statement recorded in the report of financial position (balance sheet) consolidated on the value normally. instrumen keuangan tersebut memiliki derivatif melekat. These assets are part of a group of financial assets. Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga. dividend income and recorded as part of other income in accordance with the terms of the contract. investasi yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi b. financial liabilities or both is managed and its performance. Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo meliputi sebagian investasi jangka pendek perusahaan yang dimiliki hingga jatuh tempo. financial derivative instruments has attached. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dicatat pada laporan posisi keuangan (neraca) konsolidasian pada nilai wajarnya. investasi yang memiliki definisi pinjaman yang diberikan dan piutang Pada saat pengakuan awal. atau 2. 266 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . sedangkan pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan lain-lain sesuai dengan persyaratan dalam kontrak. aset tersebut merupakan bagian dari kelompok aset keuangan. the determination of these eliminate or reduce significantly the measurement and recognition that inconsistencies can arise from measuring assets or the recognition of gains and losses due to the use of different foundations. investasi yang ditetapkan oleh perusahaan dalam kelompok tersedia untuk dijual. or 2. kecuali: a. or clearly visible with little or no analysis. and the due date has been fixed.

loans granted and receivables are measured at amortized acquisition cost using the effective interest method. Gains and losses arising are recognised in the consolidated income statements at the time of termination of the comprehensive recognition and depreciation and amortization methods through a process of using the effective interest rate. this investment is measured at amortized acquisition cost using the effective interest method. setelah dikurangi penurunan nilai. Biaya perolehan diamortisasi tersebut memperhitungkan premi atau diskonto yang timbul pada saat perolehan serta imbalan dan biaya yang merupakan bagian integral dari suku bunga efektif. investasi ini diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode bunga efektif. These take into account the cost of acquisition or amortized premium discount arising at the time of acquisition as well as rewards and costs that are an integral part of the effective interest rate. Receivables include accounts receivableand other receivables on the consolidated balance sheets Financial assets that are not intended for sale in the near future and are not classified as financial assets measured at fair value through income statement. maka disajikan sebagai aset tidak lancar. Amortization is recorded as part of interest income in the income statement of comprehensive consolidated. investments held to maturity or available for sale assets. maka seluruh aset keuangan dalam kategori tersebut terkena aturan pembatasan (tainting rule) dan harus direklasifikasi ke kelompok tersedia untuk dijual. Loans granted and receivables are presented as assets if it will be maturing within 12 months after the date of the end of the reporting period of consolidation. Pinjaman yang diberikan dan piutang disajikan sebagai aset lancarjika akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah tanggal akhir periode pelaporan konsolidasi. investasi dimiliki hingga jatuh tempo atau aset tersedia untuk dijual. After the initial measurement.Apabila Perusahaan atau anak perusahaan menjual atau mereklasifikasi investasi dimiliki hingga jatuh tempo dalam jumlah yang lebih dari jumlah yang tidak signifikan sebelum jatuh tempo. dikurangi penyisihan penurunan nilai. Losses arising as a result of a decrease in value is recognised in the income statement of comprehensive consolidated. pinjaman yang diberikan dan piutang diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode bunga efektif. then presented as assets. then the whole financial assets in that category are subjected to rules restriction (tainting rule) and should be reclassified to group available for sale. Pinjaman yang diberikan dan piutang Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Keuntungan dan kerugian yang timbul diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat penghentian pengakuan dan penurunan nilai dan melalui proses amortisasi menggunakan metode bunga efektif. Amortisasi dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. 3. Piutang meliputi Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain pada neraca konsolidasian. Biaya perolehan diamortisasi tersebut memperhitungkan premi atau diskonto yang timbul pada saat perolehan serta imbalan dan biaya yang merupakan bagian integral dari suku bunga efektif. Loans and Receivables Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed or predetermined payment and have not quoted in active market. If the company or its subsidiaries sell or mereklasifikasi investments held to maturity in an amount in excess of the amount is insignificant before the due date. if not. less allowance for depreciation. After the initial measurement. Setelah pengukuran awal. after deducting depreciation. Amortisasi dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. 3. Amortization is recorded as part of interest income in the income statement of comprehensive consolidated. Setelah pengukuran awal. Kerugian yang timbul akibat penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Aset keuangan tersebut tidak dimaksudkan untuk dijual dalam waktu dekat dan tidak diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. jika tidak. These take into account the cost of acquisition or amortized premium discount arising at the time of acquisition as well as rewards and costs that are an integral part of the effective interest rate. 267 .

Aset Keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual Aset Keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual adalah aset keuangan non-derivatif yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual atau yang tidak memenuhi kriteria kelompok lainnya. and does not transfer substantially all 268 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . or c. Aset keuangan tersebut tidak dimaksudkan untuk dijual dalam waktu dekat dan tidak diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. 4 . 2010. Aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual meliputi sebagian besar investasi jangka panjang Perusahaan. Contractual rights to the cash flows from the financial asset expire. receivables. Financial Assets classified as available for sale Financial assets classifiedas available for sale are non-derivative financial asset designated as available for sale or that do not meet criteria for other groups. When the company and/or its subsidiaries has been transferring the rights to receive cash flows from the financial asset or has become party to an agreement. or (ii) does not transfer substantially or not have the entire risk and benefits of financial assets. b. Financial asset (or part of a group of similar financial assets) discountinued its plea if: a. 2011 and December 31. The company and its subsidiaries retains the right to receive cash flows from the financial asset. Kerugian yang timbul akibat penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. piutang premi. but has control over the transfer of financial assets. Pinjaman yang diberikan dan piutang disajikan sebagai aset lancar jika akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah tanggal akhir periode pelaporan konsolidasi. piutang reasuransi dan piutang lain-lain yang dimiliki oleh Perusahaan dan anak perusahaan. Financial assets available for sale is an asset that are designated as available for sale or are not classified in the category of other financial instruments. Piutang meliputi Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain pada neraca konsolidasian. Biaya perolehan diamortisasi tersebut memperhitungkan premi atau diskonto yang timbul pada saat perolehan serta imbalan dan biaya yang merupakan bagian integral dari suku bunga efektif. Amortisasi dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. dikurangi penyisihan penurunan nilai.Pada tanggal 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010. piutang reasuransi dan piutang lain-lain yang dimiliki oleh Perusahaan dan anak perusahaan. maka disajikan sebagai aset tidak lancar. Aset keuangan ini dicatat sebesar nilai wajar. jika tidak. Selisih antara nilai perolehan dan nilai wajar merupakan rugi (laba) yang belum direalisasikan pada tanggal neraca yang disajikan sebagai bagian dari ekuitas. This financial assets acquired and held for an unspecified period of time and may be sold at any time to meet liquidity needs or due to changes in economic conditions occurring recognised in comprehensive income statement consolidated. this category includes cash and cash equivalents. On December 31. 4. but also bear the contractual liability to pay to a third party upon the cash flow earned in full without any significant delays on the basis of an agreement. kategori ini meliputi kas dan setara kas. investasi dimiliki hingga jatuh tempo atau aset tersedia untuk dijual. accounts receivable reinsurance premiums and other receivables held by the company and its subsidiaries. piutang premi. kategori ini meliputi kas dan setara kas. Setelah pengukuran awal. Pinjaman yang diberikan dan piutang Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. The company and/or its subsidiaries has been transferring its rights to receive cash flows from the financial asset and (i) have been substantially all risks transfer and benefits of financial assets. pinjaman yang diberikan dan piutang diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode bunga efektif. The difference between the cost and fair value is a loss (income) that have not been realized in the balance sheet date are presented as part of equity Financial assets that classified as financial assets classified as available for sale are including company’s long-term investment. Pada tanggal 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010. These financial assets are recorded at fair value.

The difference between the cost and fair value is a loss (income) that have not been realized in the balance sheet date are presented as part of equity Financial assets that classified as financial assets classified as available for sale are including company’s longterm investment. Financial liability measured at fair value through income statements Fair value of financial liabilities measured at fair value through the income statement is a 269 . Liabilitas keuangan diklasifikasikan pada kelompok berikut: 1.Aset keuangan tersedia untuk dijual merupakan aset yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual atau tidak diklasifikasikan dalam kategori instrumen keuangan yang lain. Apabila aset keuangan dilepaskan. Bunga yang diperoleh dari aset keuangan tersedia untuk dijual diakui sebagai pendapatan bunga yang dihitung berdasarkan suku bunga efektif. Ongoing involvement in the form of granting collateral for the assets transferred by the amount of the lowest measured between the value of assets transferred to the maximum value of the payment received that maybe should be repaid by the company and/or its subsidiaries. the financial assets are recognised for sustainable involvement with financial assets. or there is a modification of the provisions substantially financial liabilities that exist today. The company is using trading date accountancy for regular contract Financial liability is classified on group as follow 1. If certain financial liability is replaced with other financial liability of lenders are the same but with different requirements substantially. On December 31. When financial assets are released. Pada tanggal 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010. Perusahaan menggunakan akuntansi tanggal perdagangan (trading date) untuk kontrak regular. 2010. then the cumulative profit or loss that previously recognized in the income statement consolidated comprehensive directly recognized in the income statement of comprehensive consolidated. atau dihentikan pengakuannya. Financial liabilities to the discontinued his financial liability if diminished. this category includes the company’s investment in equity securities and debt securities available for sale. Komponen hasil (yield) efektif dari surat berharga hutang tersedia untuk dijual serta dampak penjabaran mata uang asing (untuk surat berharga hutang dalam mata uang asing) diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Aset keuangan ini diperoleh dan dimiliki untuk jangka waktu yang tidak ditentukan dan dapat dijual sewaktu-waktu untuk memenuhi kebutuhan likuiditas atau karena perubahan kondisi ekonomi. Losses arising as a result of a decrease in the value of financial assets is also recognized in the income statement of comprehensive consolidated. jika tidak. then Financial assets classifiedas available for sale are non-derivative financial asset designated as available for sale or that do not meet criteria for other groups. melainkan dilaporkan sebagai laba atau rugi bersih yang belum direalisasi pada bagian ekuitas dalam posisi keuangan (neraca) konsolidasian dan laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Kerugian yang timbul akibat penurunan nilai aset keuangan juga diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. kategori ini meliputi investasi Perusahaan pada efek ekuitas dan efek hutang yang tersedia untuk dijual. or terminated its recognition. Setelah pengukuran awal. cancelled or has expired. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi Nilai wajar liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi the risks and benefits of financial assets and and still have control over these assets. 2011 and December 31. Laba atau rugi yang belum direalisasi yang timbul dari penilaian pada nilai wajar atas aset keuangan tersedia untuk dijual tidak diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. aset keuangan tersedia untuk dijual diukur pada nilai wajar. maka laba atau rugi kumulatif yang sebelumnya diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian langsung diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. maka disajikan sebagai aset tidak lancar. These financial assets are recorded at fair value. Interest earned from financial assets available for sale are recognised as interest income are calculated based on the effective interest rate. Aset keuangan tersedia untuk dijual disajikan sebagai aset lancar jika akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah tanggal akhir periode pelaporan konsolidasi.

the company management report and examines whether a subsidiary financial asset or group of financial assets has experienced a decrease in value. If management determines there is no objective evidence regarding the decline in the value of financial assets that are individually assessed. hutang lain-lain. the loans and bonds. dan hanya jika. manajemen Perusahaan dan anak perusahaan menelaah apakah suatu aset keuangan atau kelompok aset keuangan telah mengalami penurunan nilai. Pada periode 2010. 2.adalah liabilitas keuangan yang dapat dipindahtangankan dalam waktu dekat. and therefore decrease the value or loss recognized remains 270 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . the company and its subsidiaries currently has the legal right to conduct measuring each other delete above amount has been recognized. biaya yang masih harus dibayar. Financial liability that measure with acquisition cost amortization Financial liability not classified as financial liabilities at fair value as measured through the income statement are categorized and measured at amortized acquisition cost. financial liability are transferable in the near future. Penurunan Nilai Aset Keuangan Pada setiap akhir periode laporan. During 2010. (1) Financial assets at amortized acquisition cost Management first determine whether there is objective evidence regarding the decline in the value of financial assets individually significant individually. debt owed to others. maka aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif. Decrease in value of financial assets On each end of the period. atau secara kolektif untuk aset keuangan yang jumlahnya tidak signifikan secara individual. Financial liabilities measured at amortized acquisition cost among other things. hutang dagang. and intends to complete by neto or to realize the asset and resolving its liability simultaneously. tidak ada liabilitas keuangan Perusahaan yang diklasifikasi sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. either financial assets are significant or not significant. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi antara lain. trade. 2. and only if. Derivatives classified as a liability measured at fair value through the income statement except for designated and effective hedging instrument. Perusahaan dan anak perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut. baik aset keuangan tersebut signifikan atau tidak signifikan. pinjaman dan obligasi. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual. Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam posisi keuangan (neraca) konsolidasian jika. (1) Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi Manajemen pertama-tama menentukan apakah terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual. The decline in the value of assets is judged individually. Jika manajemen menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual. there is no liability for financial companies that are classified as financial liabilities that are measured at fair value through the income statement. dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. the cost of which is still to be paid. Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dikategorikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. then the asset is put into a group of financial assets with similar credit risk characteristics and rate decrease the value of the Group collectively. or collectively for financial assets that are individually insignificant amount. dan untuk itu kerugian penurunan nilai Mutual Removal of Financial Instrument Financial assets and financial liabilities to delete each other and its clean values are presented in financial position (balance sheet) consolidated if. Derivatif diklasifikasikan sebagai liabilitas yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi kecuali ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai.

the study was marked by a decrease in depreciation value is reasonable under his acquisition costs are significant and sustainable. tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif. now reduced losses decrease 271 . maka jumlah kerugian tersebut diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa depan (tidak termasuk kerugian kredit di masa depan yang belum terjadi) yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif awal dari aset tersebut (yang merupakan suku bunga efektif yang dihitung pada saat pengakuan awal). dikeluarkan dari ekuitas dan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif acknowledged. are not included in the assessment of the decline in value collectively. Jika terdapat bukti obyektif penurunan nilai. then the amount of the loss is measured as the difference between the recorded value of assets with present value estimation of future cash flows (excluding future credit losses that have not happened) the discounted using interest rates effective start of such assets (which is the effective interest rate calculated at the time of initial recognition). Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas instrumen ekuitas yang tidak memiliki kuotasi harga di pasar aktif dan tidak diukur pada nilai wajar karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal. then decrease the value of the cumulative loss that is calculated from the difference between the cost of acquisition with normal values. The amount of losses occurring recognised in comprehensive income statement consolidated. If there is objective evidence that the losses have occurred over the decrease in the value of the equity instruments that do not have a quotation price on the market off and not measured at fair value because the value is normally cannot be measured reliably. dikurangi kerugian penurunan nilai yang sebelumnya telah diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. (3) Aset Keuangan Tersedia untuk Dijual Dalam hal instrumen ekuitas dalam kelompok tersedia untuk dijual. (3) Financial Asset available for sale In terms of equity instruments in the group available for sale. maka jumlah kerugian penurunan nilai diukur berdasarkan selisih antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan pada tingkat pengembalian yang berlaku di pasar untuk aset keuangan serupa. Jika terdapat bukti obyektif bahwa penurunan nilai telah terjadi atas aset dalam kategori pinjaman yang diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo. maka jumlah kerugian penurunan nilai diukur berdasarkan selisih antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan pada tingkat pengembalian yang berlaku di pasar untuk aset keuangan serupa. (2) Aset Keuangan yang Dicatat pada Biaya Perolehan Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas instrumen ekuitas yang tidak memiliki kuotasi harga di pasar aktif dan tidak diukur pada nilai wajar karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal. maka kerugian penurunan nilai kumulatif yang dihitung dari selisih antara biaya perolehan dengan nilai wajar kini. The value of these assets are recorded directly reduced by decreasing the value of a case or use allowance accounts. then the number of depreciation losses measured by the difference between the value of financial assets recorded in the present value of estimated future cash flows discounted at the rate of refund applicable on the market for similar financial assets. If there is objective evidence of a decrease in the value. Nilai tercatat aset tersebut langsung dikurangi dengan penurunan nilai yang terjadi atau menggunakan akun penyisihan. Jumlah kerugian yang terjadi diakui di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.diakui atau tetap diakui. penelaahan penurunan nilai ditandai dengan penurunan nilai wajar dibawah biaya perolehannya yang signifikan dan berkelanjutan. If there is objective evidence that the decline in the value of the assets has taken place in the category of loans granted and accounts receivable or investments held to maturity. (2) Financial assets are Recorded at cost of Acquisition If there is objective evidence that the losses have occurred over the decrease in the value of the equity instruments that do not have a quotation price on the market off and not measured at fair value because the value is normally cannot be measured reliably. then the number of depreciation losses measured by the difference between the value of financial assets recorded in the present value of estimated future cash flows discounted at the rate of refund applicable on the market for similar financial assets.

pada tahun berikutnya. dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. maka penurunan nilai yang sebelumnya diakui harus dipulihkan melalui laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Contractual rights to the cash flows from the financial asset expire. the financial assets are recognised for sustainable involvement with financial assets. Jika. Termination of asset recognition and financial liability (1) Financial Aset Financial asset (or part of a group of similar financial assets) discountinued its plea if: a. atau c. Bunga tetap diakru berdasarkan suku bunga efektif asal yang diterapkan pada nilai tercatat aset yang telah diturunkan nilainya. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir. When the company and/or its subsidiaries has been transferring the rights to receive cash flows from the financial asset or has become party to an agreement. but also bear the contractual liability to pay to a third party upon the cash flow earned in full without any significant delays on the basis of an agreement. atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan. Ketika Perusahaan dan/atau anak perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari suatu aset keuangan atau telah menjadi pihak dalam suatu kesepakatan. Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan (1) Aset Keuangan Aset keuangan (atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya jika: a. The company and/or its subsidiaries has been transferring its rights to receive cash flows from the financial asset and (i) have been substantially all risks transfer and benefits of financial assets. If. Decline in the value of the loss is recognised in the income statement of comprehensive consolidated should not be recovered through the income statement (to be recognized through the equity). maka aset keuangan diakui sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset keuangan in value that had previously been recognised in comprehensive income statement consolidated. reasonable debt instrument value increases the value of reasonable due to an event that occurred after the decline in value is recognised.konsolidasian. penurunan nilai ditelaah berdasarkan kriteria yang sama dengan aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi. but has control over the transfer of financial assets. The company and its subsidiaries retains the right to receive cash flows from the financial asset. nilai wajar instrumen hutang meningkat dan peningkatan nilai wajar tersebut karena suatu peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai tersebut diakui. namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar kepada pihak ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu kesepakatan. Fixed rate based on the interest rate effective diakru of origin is applied to the value of assets that have been revealed are recorded in value. or (ii) does not transfer substantially or not have the entire risk and benefits of financial assets. Kenaikan nilai wajar setelah terjadinya penurunan nilai diakui di ekuitas. Ongoing involvement in the 272 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Dalam hal instrumen hutang dalam kelompok tersedia untuk dijual. Perusahaan dan/atau anak perusahaan telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan. and does not transfer substantially all the risks and benefits of financial assets and and still have control over these assets. dan secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan dan masih memiliki pengendalian atas aset tersebut. or c. in the following year. decreased the value based on the same criteria were investigated by financial assets recorded at amortized acquisition cost. then decrease the value that had previously been recognised must be restored through a consolidated comprehensive income statement. and are recorded as part of interest income in the income statement of comprehensive consolidated. Fair value increases after the depreciation recognised in equity. b. Kerugian penurunan nilai yang diakui pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian tidak boleh dipulihkan melalui laporan laba rugi (harus diakui melalui ekuitas). b. In terms of debt instruments in the group available for sale. Perusahaan dan anak perusahaan tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut. removed from equity and recognised in the income statement of comprehensive consolidated.

INVESTMENT 1. Investments in the form of deposits and certificates of deposits which will be due in the next year are rated based on nominal value for time deposit and cash value per balance sheet date for certificates of deposits. 3. To include stocks with value the inclusion of up to 20% based on the value of the acquisition was recorded (cost method). 3. Pengakuan timbulnya liabilitas keuangan baru serta selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan awal dengan yang baru diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Investasi dalam bentuk deposito berjangka dan sertifikat deposito yang akan jatuh tempo dalam tahun berikutnya dinilai berdasarkan nilai nominal untuk deposito berjangka dan nilai tunai per tanggal neraca untuk sertifikat deposito. or there is a modification of the provisions substantially financial liabilities that exist today. Recognition of new financial liabilities as well as the difference between the value of financial liabilities recorded earlier with newly recognized in the income statement of comprehensive consolidated. Penyisihan piutang ragu-ragu ditetapkan berdasarkan penelaahan terhadap masing-masing akun piutang pada akhir tahun pelaporan. cancelled or has expired. Untuk penyertaan saham dengan nilai penyertaan sampai dengan 20% dicatat berdasarkan nilai perolehan (cost method). 273 . INVESTASI 1. Receivable Accounts receivable amounted to a net worth is stated can be realized after allowance for receivables reduced by hesitation. maka pertukaran atau modifikasi tersebut dianggap sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal. Investments in the form of Property such as land or buildings that are not being used or operated by the company are presented on the basis of Price Gains. 2. If certain financial liability is replaced with other financial liability of lenders are the same but with different requirements substantially. form of granting collateral for the assets transferred by the amount of the lowest measured between the value of assets transferred to the maximum value of the payment received that maybe should be repaid by the company and/or its subsidiaries. Allowance for doubtful receivables are set based on the study of the respective account receivable at the end of the reporting year. (2) Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir. and for the cost of inclusion in the top 20% based on the equity method are recorded (equity method). Investasi dalam bentuk Properti seperti Tanah atau Bangunan yang tidak digunakan atau dioperasikan oleh Perseroan disajikan berdasarkan Harga Perolehan. J. 4. 4. 2. dibatalkan atau telah kadaluarsa. Piutang Piutang dinyatakan sebesar nilai bersih yang dapat direalisasikan setelah dikurangi dengan penyisihan piutang ragu-ragu.tersebut. J. atau terdapat modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang ada saat ini. Investasi dalam bentuk investasi lain yang tidak dapat dikelompokkan dalam kategori di atas dan jumlahnya tidak material disajikan berdasarkan Harga Perolehan. Investments in the form of other investments that cannot be grouped in a category above and the amount of material not presented based on Acquisition Prices. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur berdasarkan jumlah terendah antara nilai aset yang ditransfer dengan nilai maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali oleh Perusahaan dan/atau anak perusahaan. (2) Financial Liability Financial liabilities to the discontinued his financial liability if diminished. Accounts receivable that cannot be billed are eliminated. Jika liabilitas keuangan tertentu digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama namun dengan persyaratan yang berbeda secara substansial. then Exchange or modification is considered financial liabilities to the early termination of recognition. Piutang yang tidak dapat ditagih dihapuskan. dan untuk nilai penyertaan di atas 20% dicatat berdasarkan metode ekuitas (equity method).

maka potongan tersebut langsung dikurangkan dari piutang preminya. Sebesar 60% untuk piutang IWPU yang berumur 6 (enam) sampai dengan 12 (dua belas) bulan. KEP/69/2008 on Premium Receivables Reserve of unclaimed Compulsory Aircraft Participation Fun. Unclaimed Liability reserve for IWPU receivable as June 30.K. the balance was presented at the Group’s debt as a liability reinsurance. Piutang Underwriting terdiri dari: 1. 274 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . If the compensation is incurred a credit balance. then the piece is directly deducted from accounts receivable preminya. Piutang Premi (Pertanggungan Langsung) dan Piutang Premi Reasuransi disajikan berdasarkan jumlah netto. IWPU receivable is acknowledged the moment passenger manifest is received from the airline company (provider) Premium receivable (indirect coverage) and reinsurance premium receivable is presented based on net amount. Rugi penurunan nilai tersebut juga dihitung mengikuti metode yang sama yang digunakan untuk aset keuangan. If there is objective evidence that the receivable was decreased. Premium receivable (direct coverage) is premium claimed to insured/agent/broker/and ceding company related to insurance transactions. Piutang Premi Iuran Wajib Penumpang Udara (IWPU) diakui pada saat rekapitulasi manifest penumpang diterima dari maskapai penerbangan (provider). Reinsurance premium receivable is the re-insurer’s right/obligation related to re-insurance transaction. Perusahaan dan anak perusahaan mengumpulkan bukti obyektif bahwa terdapat penurunan nilai piutang dengan menggunakan proses yang diterapkan untuk aset keuangan atas biaya yang diamortisasi. Underwriting receivable consists of: 1. PIUTANG UNDERWRITING Piutang premi meliputi tagihan premi kepada tertanggung/agen/broker sebagai akibat transaksi asuransi. kecuali apabila kontrak reasuransi menyatakan adanya kompensasi. UNDERWRITING RECEIVABLE Accounts receivable include premiums for insured/ premium bills to the agent/broker as a result insurance transactions. K. FIXED ASSETS Fixed Assets are recorded at their acquisition costs. Sebesar 100% untuk piutang IWPU yang berumur lebih dari 12 (dua belas) bulan. the company and its subsidiaries to reduce the value of the receivable is recorded can be restored and recognized loss decrease the value in the income statement. Jika ada bukti obyektif bahwa piutang tersebut menurun. b. dibentuk Cadangan Piutang Tak Tertagih untuk piutang IWPU mulai berlaku per 31 Desember 2008 sebagai berikut: a. Piutang Premi (Pertanggungan Langsung) merupakan tagihan premi kepada tertanggung/ agen/broker dan perusahaan asuransi (ceding company) sehubungan dengan adanya transaksi asuransi. Piutang Premi Reasuransi merupakan Hak (Liabilitas Reasuradur) sehubungan dengan adanya transaksi reasuransi. Perusahaan dan anak perusahaan menelaah penurunan piutang secara berkala. Perusahaan dan anak perusahaan mengurangi nilai tercatat piutang sebesar yang dapat dipulihkan dan mengakui rugi penurunan nilai dalam laporan laba rugi. Based on the BOD Letter of Decision No. ASET TETAP L. unless the contract States the existence of reinsurance compensation. Berdasarkan Keputusan Direksi nomor KEP/69/2008 tentang pembentukan Cadangan Piutang Premi Iuran Wajib Pesawat Udara yang Tak Tertagih. 2008 was determined as follows: a. 2. The company and its subsidiaries collect objective evidence that there was a decline in the value of accounts receivable by using processes that are applied to financial assets over cost amortized. 2. 100% for over 12 months old IWPU receivable L. Apabila dalam kompensasi tersebut timbul saldo kredit. The company and its subsidiaries regularly examines decline in accounts receivable. b. 60% for 6 to 12 months old IWPU receivable. Piutang reasuransi tidak boleh dikompensasikan dengan hutang reasuransi. Dalam hal Perusahaan memberikan potongan premi kepada tertanggung. Decrease the value of the loss is calculated following the same method used for financial assets. Reinsurance receivables should not be compensated with wages of reinsurance. In the event company provides discounted premiums to the insured. maka saldo tersebut disajikan pada kelompok liabilitas sebagai hutang reasuransi.

Skep/53/ IX/1999 tanggal 20 September 1999 ditetapkan batasan pengeluaran pembelian barang inventaris kecil dan kapitalisasi Aset. 1999. there is provision on the limits of expenses on purchase of petty inventory goods and capitalization of assets. such as the burden of repair and maintenance. dibebankan ke laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya. Fixed assets. Loads that incurred after the fixed assets used. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Skep/53/IX/1999 dated September 20. repairs and replacement of main components of fixed assets which can extend the asset useful life. perbaikan. Pengeluaran biaya sehubungan dengan penambahan.00. meningkatkan kapasitas Aset tetap yang bersangkutan dapat dilakukan penangguhan biaya (kapitalisasi). kecuali tanah. untuk nilai pengeluaran inventaris kecil maksimal sebesar Rp 1. on the basis of the cost of acquisition. are expressed but does not include maintenance costs. Expenses on additions. less accumulated depreciation everyday and the accumulated loss decrease the value. minus the accumulated depreciation loss and not depreciated. dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai dan tidak disusutkan. dan penggantian komponen utama Aset tetap yang dapat memperpanjang masa manfaat.000. Limitation of expenses which can be capitalized and which can be directly recorded in profit/loss statement are placed separately in the Letter of Decision of BOD. Aset tetap. Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan. Expenses for provision of assets still in process of recording at the Balance Sheet are recorded as processed assets and are not depreciated. as follows: Masa Manfaat Fix Asset Bangunan Kendaraan Peralatan Kantor Perabot 1. 2. if any. Penyusutan Aset tetap dilakukan dengan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat sebagai berikut: No Aset Tetap Pursuant to the Decree of the Board of Directors No. can increase the asset capacity and make it capitalized. 4. tetapi tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari. jika ada. Pengeluaran untuk pengadaan Aset yang masih dalam proses dicatat di Neraca sebagai Aset yang sedang dibangun dan tidak dihitung penyusutannya. If the load-the load is caused an increase in 275 .000. charged to profit loss comprehensive consolidated at the time of occurrence. seperti beban perbaikan dan pemeliharaan. dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.000. Apabila beban-beban tersebut First year depreciation is assessed in the middle of the year i. except land. termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan. while assets purchased for ready to use from July until December are depreciated for half year.e assets purchased or ready for use before July are depreciated one year. Depreciation of assets is calculated based on a straightline method and the estimated useful life of the asset. Bangunan Kendaraan Peralatan Kantor Perabot 20 tahun 5 tahun 5 tahun 5 tahun Penyusutan pada tahun pertama perolehan dihitung tengah tahunan yaitu untuk Aset yang dibeli dan atau siap pakai sebelum bulan Juli disusutkan selama satu tahun sedangkan untuk Aset yang dibeli dan atau siap pakai pada bulan Juli sampai dengan Desember disusutkan selama setengah tahun. Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan. including import duties and a purchase tax which should not be credited and the costs that can be difficult to bring the assets directly to the desired location and conditions in accordance with the purpose of use specified. whereby it is stated that expenses on inventory goods should not exceed Rp 1. On the basis of the cost of acquisition of land declared to be.Aset Tetap dibukukan berdasarkan harga perolehan. Batasan jumlah pengeluaran biaya yang dapat dikapitalisasi dan yang dibebankan langsung di dalam perhitungan laba rugi ditetapkan tersendiri dengan Surat Keputusan Direksi. The cost of acquisition of the fixed assets covered the initial acquisition price. 3.000. Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan. dinyatakan berdasarkan biaya perolehan.

the inspection costs recognized in the amount of fixed assets recorded as a replacement if it meets the recognition criteria. Fixed assets sold or released. suspended and amortized using the straight line method. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan berikutnya. dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut. expelled from the Group’s fixed assets accumulated depreciation and accumulated the following depreciation related to fixed assets. The value of assets that can be recovered is calculated based on the value of sharing or net selling price. PENURUNAN NILAI ASET Manajemen menelaah ada atau tidaknya indikasi penurunan nilai aset pada tanggal akhir periode pelaporan dan kemungkinan penyesuaian ke nilai yang dapat diperoleh kembali (recoverable amount) apabila terdapat keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tersebut. maka bebanbeban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Dalam setiap inspeksi yang signifikan.menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya. age. umur manfaat. INTANGIBLE ASSETS Fees paid for the costs of computer software acquisition. and are recognized in the income statement of comprehensive consolidated in the termination of recognition. The value of fixed assets recorded back when they do drop values and if there is a particular event or condition changes value which indicates they are not recorded can be recovered completely. Nilai aset yang dapat diperoleh kembali dihitung berdasarkan nilai pakai atau harga jual neto. The number of recorded assets remain stopped his (derecognized) at the time it is released or there is no future economic benefits are expected from the use of or it’s amazing. 276 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . then load-loads the additional acquisition cost capitalized as fixed assets. Profit or loss arising out of the termination of recognition of fixed assets is determined by the difference between the amount of the release of results. Aset tetap yang dijual atau dilepaskan. DECREASING ASSET VALUE Examine the management there or whether an indication of a decrease in the value of assets on the date of the end of the reporting period and possible adjustments to the values that can be recovered (recoverable amount) if there are circumstances which indicate a decrease in the value of assets. N. serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya benefits economically in the future from the use of fixed assets. biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. as well as depreciation benefits methods were investigated each year end and made adjustments when the results of the study in contrast to previous estimation M. dan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Residual value. M. Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. ditangguhkan dan diamortisasi menggunakan metode garis lurus. mana N. dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. with the amount of fixed assets are recorded. Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset tetap. ASET TIDAK BERWUJUD Biaya yang dibayarkan atas biaya perolehan piranti lunak komputer. Depreciation is calculated based on the method of straight lines (straight-line method) for the duration of the benefits of fixed assets. In every inspection. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan. Nilai residu. if neto. Inspection fees are capitalized are amortized significant during the period up to the time of the next inspection is significant. jika ada. which may exceed its normal performance.

INCOME Premiums from insurance and reinsurance contracts are recognized as revenue as a period of insurance policy (contract) on the basis of the proportion of the amount of protection provided. diakui dan dicatat sebagai pendapatan pada saat terjadinya transaksi. PENDAPATAN Premi dari kontrak asuransi dan reasuransi diakui sebagai pendapatan sesuai periode polis (kontrak) berdasarkan proporsi jumlah proteksi yang diberikan. A decrease in the value of assets (recovery) are recognized as expenses (income) in profit after tax. 424/ KMK. Pendapatan premi berupa Iuran Wajib (IW). ` Pendapatan premi menunjukkan jumlah premi bruto. Perusahaan mereasuransikan sebagian risiko atas akseptasi pertanggungan yang diperoleh kepada perusahaan asuransi lain dan perusahaan reasuransi. Kerugian penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat diperoleh kembali. Jumlah premi dibayar atau bagian premi atas transaksi reasuransi prospektif diakui sebagai premi reasuransi sesuai periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan proteksi yang diberikan. Premiums from the insurance policy with a premium share Company recognized. Increase or decrease in premiums yet is the difference between premium income is not an income from running and last period. 1. Sumbangan Wajib (SW) dan premi aneka termasuk pendapatan lainnya yang berkaitan langsung dengan pendapatan dimaksud. Nilai aset yang dapat diperoleh kembali dihitung berdasarkan nilai pakai atau harga jual neto. Premium rights reasuradur recognized as insurance premiums during the period of the reinsurance contract proportionally with protection is obtained. it is regulated that: a. Selain itu juga diatur bahwa: a. and increase or decrease in premiums is not income. Premium income. Pembayaran atau liabilitas atas transaksi reasuransi retrospektif diakui sebagai piutang reasuransi sebesar liabilitas yarg dibukukan sehubungan kontrak reasuransi tersebut. Insurance premium income admitted when insurance policy is issued 277 . Premi belum merupakan pendapatan dihitung secara agregatif dengan menggunakan persentase sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. On the other hand. dikurangi premi reasuransi dan kenaikan atau penurunan premi belum merupakan pendapatan. Di lain pihak. O. 424/KMK. Premi dari polis bersama diakui sebesar pangsa premi Perusahaan. The amount of the premiums paid or premium for reinsurance transactions the prospective reinsurance premiums are recognized as appropriate reinsurance contract period proportionately with the protection provided. 06/2003 that is 40% of net premiums. Kenaikan atau penurunan premi belum merupakan pendapatan adalah selisih antara premi belum merupakan pendapatan periode berjalan dan periode lalu. Payment or liability reinsurance transactions retrospectively recognised as a receivable of liability reinsurance is entered in respect of reinsurance contracts.06/2003 yaitu 40% dari premi neto. a decrease in value recognized recovery if there is an indication that the decline in these values no longer occur. Premium income computed yet is agregatif by using percentages in accordance with the Decree of the Republic of Indonesia Ministry of Finance No. such as Compulsory fee and Voluntary fee. Penurunan (pemulihan) nilai aset diakui sebagai beban (pendapatan) pada laba rugi tahun berjalan. Premium income showed the amount of gross premiums minus reinsurance premiums.yang lebih tinggi. Company has reinsuranced risk portion of the acceptance speeches are obtained to an assured insurance company and another company’s reinsurance. 1. whichever is higher. mana yang lebih tinggi. pemulihan penurunan nilai diakui apabila terdapat indikasi bahwa penurunan nilai tersebut tidak lagi terjadi. In addition. Premi hak reasuradur diakui sebagai premi asuransi selama periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan proteksi yang diperoleh. Pendapatan premi asuransi umum diakui pada O. and miscellaneous premiums including other income related to the above mentioned income are acknowledged and recorded as income at the time of the transaction.

Biaya yang dapat dihubungkan langsung dengan pendapatan harus dilaporkan dalam periode diakuinya pendapatan. train. 2. Surety Bond and also non direct coverage. b. Asuransi Umum (General Insurance). alat tulis kantor. Pendapatan premi asuransi aneka dan sigap dengan sistem borongan serta pendapatan service charge atas kegiatan surety bond diakui pada saat pembayaran diterima. SIGAP. office equipment. Misalnya gaji pegawai administrasi. dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Premi Bruto. Surety Bond serta pertanggungan tidak langsung. b. 3. secara proporsional dengan alokasi sebagai berikut: Technical cost exist and does not directly related with income (underwriting) is allocated and calculated with mandatory retribution and voluntary retribution source in income 278 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . Biaya yang berhubungan dengan periode terjadinya dan tidak mempunyai hubungan langsung dengan kegiatan perusahaan tetap dilakukan pembebanannya mengingat biaya tersebut memberikan manfaat pada periode berjalan atau karena biaya tersebut tidak memberikan manfaat untuk masa mendatang. LOADS In general. Own Retention Premium (O/R) Own Retention Premium is nett premium income which comes from gross premium substracted by reinsurance premium P. Premium income from passenger guarantee charge insurance (SIGAP) with manifest system admitted upon acceptance c. will still be calculated since they give benefit on the current period. or because of that particular cost does not give benefit on the future period. biaya penyusutan. SIGAP. for example administration employee salary. Biaya teknik yang timbul dan mempunyai kaitan langsung dengan pendapatan (underwriting) dialokasikan dan diperhitungkan dengan sumber pendapatan IW dan SW. etc P. d. cost can be defined as cost which be directly related with income. As for cost related with period of event and does not directly link with company activity. Premi Retensi Sendiri adalah pendapatan premi bersih perusahaan yang berasal dari premi bruto dikurangi dengan premi bagian penanggung ulang (reasuradur). c. Premi Retensi Sendiri/Own Retention (O/R). and cost which directly linked with period of event. must be reported upon the period in which income is admitted. Pendapatan premi Asuransi Tanggung Gugat Penumpang (SIGAP) dengan sistem manifest diakui pada saat akseptasi. Pendapatan Ko Asuransi diakui sebesar pangsa (share) premi yang diterima perusahaan pada saat akseptasi. Seluruh pendapatan tersebut dalam laporan keuangan diakui dan disajikan sebagai pendapatan underwriting. Premi bruto adalah merupakan pendapatan perusahaan yang terdiri dari Iuran Wajib (IW) atas penumpang kendaraan penumpang umum (darat. Premium income from ”Aneka” and ”Sigap” insurance with total sale system and service charge income on surety bond activity admitted when is completed. d. laut. 3. 2. kereta api dan pesawat udara). General Insurance. Co-insurance income admitted in amount of premium share received by amount of premium share received by the company upon acceptance. BEBAN Secara umum biaya dapat diklasifikasikan sebagai biaya yang dapat dihubungkan langsung dengan pendapatan dan biaya yang berhubungan langsung dengan periode terjadinya. depreciation cost. marine. misalnya biaya asuransi.saat polis diterbitkan. and airplane) and mandatory donation for road traffic accident (SWDKLLJ). Income directly related cost. These sources of income are limited and presented as underwriting income. Gross Premium Gross Premium is the company income which consists of mandatory retribution (IW) from public passenger transportation (land.

424/KMK. Estimation of Own Retention Claim consists of: 1. 4. Claim in process namely claim which has happened and reported. Estimasi Klaim Retensi Sendiri terdiri dari: 1. 3. 33/1964 IW % UU No. ESTIMATION OF OWN RETENTION CLAIM Estimation of Own Retention Claim formed and calculated based on Minister of Finance Decision No. Incurred But Not Reported (IBNR). dibentuk dan dihitung berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 424/KMK. klaim yang sudah terjadi dan telah dilaporkan tetapi masih dalam proses penyelesaian. Sedangkan klaim dalam proses untuk Pertanggungan Tidak Langsung dihitung berdasarkan laporan klaim sementara dari pihak Ceding Company. 8. R.No UU No.06/2003 dated September 30. Besarnya Estimasi Klaim Retensi Sendiri dihitung berdasarkan estimasi yang wajar atas klaim yang sudah terjadi tetapi belum dilaporkan dengan perhitungan jumlah korban berdasarkan data korban yang pernah terjadi atas kecelakaan dimasa yang lalu dengan Q. 2. based on previous victim data on catastrophically accident which happened in the past. The amount of Estimation of Own Retention Claim is calculated based on fair estimation on occured and reported already claim including insurance risk estimator fee substracted by claim cost of reinsurance division. and also in accordance with Director Letter of Decision No. UTANG KLAIM Utang Klaim adalah klaim yang telah diterima pengajuannya dari tertanggung dan telah dinyatakan terjamin dan siap untuk bayar (settled). 2. As for claim on process for Non Direct Liabilities is calculated based on temporary claim report and ceding company. 279 . 2003 on Insurance and Reinsurance Company Financial Health. 5. CLAIM DEBT Claim Debt is a claim which its proposal has been accepted from the injured and has declared guaranteed and ready to be paid (settled). but still on settlement process. 7. ESTIMASI KLAIM RETENSI SENDIRI Estimasi Klaim Retensi Sendiri. R. 2001 on Technical Reserves Formation. 34/1964 SW % 1.06/2003 tanggal 30 September 2003 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi serta berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor: Skep/107/XII/2001 tanggal 31 Desember 2001 tentang Pembentukan Cadangan Teknis. yaitu klaim yang sudah terjadi tetapi belum dilaporkan. 6. Skep/107/XII/2001 dated December 31. Biaya Cetak Materil/Dokumen Teknik & Biaya Pengirimannya Biaya Humas Representasi Perusahaan Biaya Inkaso & Checking Biaya Litbang Biaya Rapat Kerja Jasa Produksi Biaya Penanggulangan Kecelakaan 20 20 20 80 50 50 20 40 80 80 80 20 50 50 80 60 Q. 2. The amount of Estimation of Own Retention is calculated based on fair estimation on the claim that has already occurred but has not been reported by considering the number of victim. Besarnya Estimasi Klaim Retensi Sendiri dihitung berdasarkan estimasi yang wajar atas klaim yang sudah terjadi dan sudah dilaporkan berikut jasa penilai kerugian asuransi serta dikurangi dengan beban klaim bagian penanggung ulang (reasuradur). Klaim dalam proses yaitu.is the claim that already occurred but has not been yet reported. Incured But Not Reported (IBNR).

UNEARNED PREMIUM RESERVE Insurance premium generally received for one year forward period of coverage. PREMI YANG BELUM MERUPAKAN PENDAPATAN (UNEARNED PREMIUM RESERVE) Premi asuransi pada umumnya diterima untuk masa pertanggungan selama satu tahun ke depan. tetapi merupakan pendapatan untuk tahun berikutnya. meanwhile the plus minus balance existed with previous fiscal period is the subtraction/ addition of current year cost. In that matter. recorded as liabilities. S. Beban klaim menunjukkan jumlah klaim bruto. September 30. including the claim that this has happened but not yet reported. Changes in estimation of retention claims himself recognized in the income statement in the period of consolidated comprehensive changes. Unearned premium is in accordance with Minister of Finance Decision No. Pembentukan Premi Yang Belum Merupakan Pendapatan berpedoman kepada Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor : 424/KMK. But it will be calculated as income in the following year. termasuk klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. disamping itu dalam masa pertanggungan masih terdapat kemungkinan terjadi penyesuaian atau pembatalan pertanggungan (endorsement/ cancellation) sehingga perlu dibentuk cadangan Premi Yang Belum Merupakan Pendapatan. and the burden of claims settlement. The number of claims in the settlement process (retention claim estimation on its own) computed based on estimation of losses from its own retention claims are still in the process of completion at the end of the reporting period. These claims are recognized as expenses at the time of the onset of a liability to meet claims. reduced reinsurance claims.06/2003. Estimasi Klaim Retensi Sendiri. 2001 on technical reserve formation which stated that the amount 280 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . 2003 on Insurance and Reinsurance Company Financial Health. Increase (decrease) estimate claims its own retention is the difference between the current year’s own retention claims and last year. dan kenaikan atau penurunan estimasi klaim retensi sendiri. Bagian klaim reasuradur diakui dan dicatat sebagai pengurang beban klaim pada periode yang sama dengan periode pengakuan beban klaim. and increase or decrease the retention claims estimation on its own. also on that term there are still possibilities of adjustment or cancellation coverage. The right subrogasi is recognized as a deduction on expenses claims at the moment of realization. Skep/107/XII/2001 dated December 31. Jumlah klaim dalam proses penyelesaian (estimasi klaim retensi sendiri) dihitung berdasarkan estimasi kerugian retensi sendiri dari klaim masih dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan. Estimation of Own Retention Claim. Skep/107/ XII/2001 tanggal 31 Desember 2001 tentang S. 424/KMK. The reasuradur claims are recorded as a deduction is recognized and the burden of claims in the same period with the period of recognition of expenses claims. dicatat sebagai liabilitas.06/2003 tanggal 30 September 2003 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi serta berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. The claim includes a claim approved (settled claim). Hak subrogasi diakui sebagai pengurang beban klaim pada saat realisasi. And also relevant with Director Letters of Decision No. Klaim meliputi klaim disetujui (settled claim). Kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri adalah selisih antara klaim retensi sendiri tahun berjalan dan tahun lalu. in the process of settlement of the claims include claims that occurs however estimation has not been reported. The burden of claims indicates the number of gross claims. metode loss ratio. Thus on the date of financial report was composed. Perubahan dalam estimasi klaim retensi sendiri diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada periode terjadinya perubahan. unearned premium reserve is a necessity. klaim dalam proses penyelesaian termasuk estimasi klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim. Klaim tersebut diakui sebagai beban pada saat timbulnya liabilitas untuk memenuhi klaim. there were still premium which has not qualified as income of the year. dikurangi klaim reasuransi. sedangkan atas selisih lebih/kurang yang terjadi dengan saldo akhir tahun buku sebelumnya merupakan penambah/pengurang biaya tahun berjalan. sehingga pada tanggal penyusunan laporan posisi keuangan (Neraca) masih terdapat premi yang belum merupakan pendapatan pada periode laporan tahun tersebut.

34/64) dan. adjusted with actuarial gain/loss and past service cost which is not yet acknowledged. 2. 1. TRANSAKSI REASURANSI Usaha Asuransi yang dipertanggungkan kembali (Reasuransi) adalah pertanggungan untuk kecelakaan penumpang umum (Undang Undang No. Estimasi liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan (neraca) sehubungan dengan liabilitas imbalan pasti adalah nilai kini dari liabilitas imbalan pasti per tanggal neraca dikurangi nilai wajar Aset program.33/1964). 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan PSAK 24 (Revisi 2004) tentang Akuntansi Imbalan Kerja. 13. since year 2010. POST EMPLOYMENT BENEFITS Starting 2006. is automatically 0. Perhitungan Liabilitas Imbalan Kerja dilakukan oleh Aktuaria dengan metode aktuaris “Projected Unit Credit”. U. 20% automatic reinsurance for domestic airplane accident risk and 80% own retention (O/R) by excess of loss reinsurance 3. Risiko kecelakaan penumpang kereta api direasuransikan secara otomatis sebesar 40%. 10% automatic reinsurance for ship passenger accident risk 2. all liabilities as consequences of reinsurance transaction are recorded as reinsurance debt. of PT Jasa Raharja (Persero) unearned premium is 40% of Own Retention Premium (O/R). 4. general insurance. Seluruh liabilitas yang timbul dari transaksi reasuransi dicatat sebagai utang reasuransi.24 (Revision 2004) on Employment Benefits Accounting.5% Besarnya bagian yang direasuransikan khusus untuk UU No. T. This O/R premium is as defined on income statement mentioned on point L. 3. asuransi umum dan aneka yang dilakukan berdasarkan persetujuan (Treaty) yang disepakati bersama. 24 (Revisi 2004) mengenai Akuntansi Imbalan Kerja. T.50%. 2003 on Employment and PSAK 24 (Revision 2004) on Employment Benefits Accounting. 34/1964. as for all rights exists recorded as reinsurance credit/receivable. sedangkan seluruh hak yang timbul dicatat sebagai piutang reasuransi. Besarnya bagian yang direasuransikan khusus untuk UU No. REINSURANCE TRANSACTION Reinsurance Business is coverage for public passenger accident (Act No. Premi O/R dalam hal ini adalah sebagaimana dijelaskan pada kebijakan pengakuan pendapatan butir L. 33/1964 are as follows: 1. 33/1964 dan No.50% All liabilities as consequences of reinsurance transaction are recorded as reinsurance debt. LIABILITAS IMBALAN PASKA KERJA Mulai tahun 2006 Perseroan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. U.33/1964 adalah sebagai berikut: 1. The calculation of Employment Benefits Obligation is done by the actiary using Projected Unit Credit Method.5% automatic reinsurance for public transport passengers accident The amount of special part of reinsurance on Law No. as for all rights exists recorded as reinsurance credit/receivable The amount of reinsurance especially for Act No. Estimation of obligation acknowledged in the balance sheet in relation to employment benefits obligation is the current value of employment benefit as of the date of the balance sheet less normal value of assets.34/1964 sejak tahun 2010 secara otomatis sebesar 0. the Company has been applying PSAK No.Pembentukan Cadangan Teknis yang ditetapkan bahwa besarnya premi yang belum merupakan pendapatan PT Jasa Raharja (Persero) adalah sebesar 40% dari premi Retensi Sendiri (O/R). 281 . disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian aktuarial serta biaya jasa lalu yang belum diakui. Dasar untuk perhitungan minimum adalah Undang Undang No. Risiko kecelakaan penumpang kendaraan umum direasuransikan secara otomatis sebesar 1. The basis for minimum calculation is Law No. 40% automatic reinsurance for train accident risk 4. Risiko kecelakaan penumpang pesawat udara dalam negeri secara otomatis direasuransikan sebesar 20% dan own retention (O/R) sebesar 80% direasuransikan secara excess of loss. Risiko kecelakaan penumpang kapal direasuransikan secara otomatis sebesar 10%.

wages. services charges and that it has become the right employees and impact kurtailmen or settlement (if any) acknowledged on the comprehensive consolidated profit loss statement current year. Past service cost is directly recorded in profit/loss. gaji. and as weight on the comprehensive consolidated profit loss statement current year. In income tax calculation. Beban jasa kini.Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa yang akan datang dengan menggunakan tingkat bunga obligasi kualitas tinggi sesuai mata uang imbalan yang akan dibayar. Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak terdiskonto sebagai liabilitas pada posisi keuangan (neraca) konsolidasi setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar. the remainder of work employees. Metode penilaian aktuarial yang digunakan untuk menentukan nilai kini cadangan imbalan pasti. tunjangan hari raya dan iuran jaminan sosial. Loss arising from differences between assumptions of actuary and fact (experience adjustments) and change in actuarial assumption is credited to profit/loss report for an average of the rest of the employee’s working period Current service cost is acknowledged as expenses for current year. bonuses. beban bunga. hingga manfaat menjadi hak karyawan. Dalam perhitungan pajak penghasilan. Beban jasa lalu dan keuntungan atau kerugian aktuarial bagi karyawan yang masih aktif bekerja diamortisasi selama jangka waktu rata-rata sisa masa kerja karyawan. dan sebagai beban pada laba rugi komprehensif konsolidasian tahun berjalan. to the benefits of being employees. current service load and related services was method load then Projected Unit Credit. unless there is change to benefits program which stress on a certain working period. biaya jasa lalu diamortisasikan secara garis lurus sepanjang sisa masa kerja. Aktuarial assessment method used to determine present value reserve in exchange for certain. Biaya jasa kini diakui sebagai beban tahun berjalan. beban jasa kini yang terkait dan beban jasa lalu adalah metode Projected Unit Credit. past service cost will be amortized on straightline basis for as long as the remaining working period Expenses arising from calculation of employment benefit of each employee are directly acknowledged in the currenct year financial report. kecuali perubahan terhadap program dengan manfaat yang tergantung pada masa kerja tertentu. interest charges. Dalam hal ini. beban jasa lalu yang telah menjadi hak karyawan dan dampak kurtailmen atau penyelesaian (jika ada) diakui pada laba rugi komprehensif konsolidasian tahun berjalan. Biaya yang ditimbulkan dalam perhitungan imbalan paska kerja per karyawan diakui langsung dalam penyajian laporan keuangan tahun berjalan. liabilitas imbalan paska kerja di PT Jasa Raharja (Persero) diperlakukan sebagai koreksi fiskal positif permanen sedangkan di PT Jasaraharja Putera diperlakukan sebagai koreksi fiskal positif temporer. In this case. Current value of liabilities benefits is determined by discounting future cash flow estimates using high level interest rate of bonds in accordance with the required currency. Imbalan Pasca Kerja Imbalan pasca-kerja merupakan manfaat pasti yang dibentuk tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan saat pensiun. post employment benefits of PT Jasa Raharja (Persero) are treated as yearly permanent positive correction. # 8208. Imbalan Kerja Jangka Pendek Imbalan kerja jangka pendek merupakan upah. Short-term employment is recognized by an amount terdiskonto as a liability on financial position (balance sheet) after consolidation reduced by the amount that has been paid for. while PT Jasaraharja Putera considers such benefits as temporary positive correction Short Term Employment Benefit Short-term employment is the salary. benefits and holidays social security dues. Load services and profit or loss aktuarial for employees who are still actively working amortized over a period of time & amp. bonus. Post-Employment Benefit Post employment benefits in exchange for a definitely formed without special funding and based on the work and the amount of income when employees retire. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari perbedaan antara asumsi aktuarial dan kenyataan (experience adjustments) dan perubahan asumsi aktuarial dibebankan atau dikredit ke laporan laba rugi selama rata-rata sisa masa kerja dari karyawan. Biaya jasa lalu dibebankan langsung pada laba rugi. 282 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . The current service charges.

The current service charges. Liability of tax-deferred interest is recognized for all taxable temporary differences and tax-deferred interest assets recognized for temporary differences that may be tax deductible. Tax-deferred interest assets and liabilities are recognized for the future period tax consequences arising from differences in the number of recorded assets and liabilities according to the financial statements on the basis of taxation of assets and liabilities as well as the accumulated fiscal loss. Cadangan imbalan kerja jangka panjang lainnya disajikan bersih sebesar nilai kini liabilitas imbalan pasti. Imbalan kerja jangka panjang lainnya Imbalan kerja jangka panjang lainnya merupakan cuti berimbalan jangka panjang. Tax burden is determined on the basis of taxable profit in the period in question are calculated based on the applicable tax rates. except taxes consolidated comprehensive-deferred interest charged or credited directly to equity. Beban jasa kini. Metode penilaian aktuarial yang digunakan untuk menentukan nilai kini cadangan imbalan pasti. dan beban jasa lalu diakui pada laba rugi komprehensif konsolidasian tahun berjalan. Actuary assessment method used to determine present value reserve in exchange for certain. Tax-deferred interest charged or credited in the income statement. Backup other long-term employment presented net present value liability in return for sure. aktuarial and load services and profit loss recognized on the comprehensive consolidated current year. Other Long term employment Benefit Other long-term employment is a long-term pay leave. dan manfaat pajak dari saldo rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar kemungkinan timbulnya laba fiskal dan besar kemungkinan perbedaan temporer dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. current service load and related services was method load then Projected Unit Credit. These reductions should be adjusted again if adequate fiscal profit likely to compensate. and tax benefits of a fiscal loss balance has not been used as long as the likely onset of fiscal income and likely temporary differences can be utilised to reduce taxable profits in the future. V. kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas. Tax-deferred interest value recorded assets on the date of the end of the review period and reporting value recorded is lowered when the fiscal profit is not possible adequately to compensate for some or all of the assets of tax-deferred interest. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. interest charges. Pajak penghasilan badan dihitung berdasarkan metode penangguhan pajak yang mencerminkan pengaruh pajak atas beda waktu antara pelaporan komersial dan V. Taxdeferred interest is measured using the tax rates that apply or have been substantially prevailing on the date of the end of the reporting period. beban jasa kini yang terkait dan beban jasa lalu adalah metode Projected Unit Credit. keuntungan atau kerugian aktuarial. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan di posisi keuangan (neraca) konsolidasi. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan. profit or loss. kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk perusahaan yang berbeda. Penurunan tersebut harus disesuaikan kembali apabila besar kemungkinan laba fiskal memadai untuk kompensasi tersebut. Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditinjau kembali pada tanggal akhir periode pelaporan dan nilai tercatat tersebut diturunkan apabila laba fiskal tidak mungkin memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua aset pajak tangguhan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas serta akumulasi rugi fiskal. INCOME TAX Tax burden is now determined based on taxable income in the years in question are calculated based on the applicable tax rates. PAJAK PENGHASILAN Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Income tax is calculated on the basis of the method body to the suspension of tax that reflects the influence of taxes on the difference between commercial and fiscal reporting. atas dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini. 283 . Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal akhir periode pelaporan. beban bunga.

telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. This occurs as the existence of transaction and event admitted in financial report. X. Peraturan perpajakan Indonesia tidak mengenal konsep pajak konsolidasi. USE OF ESTIMATION. it has been disclosed in the consolidated financial statements. apabila jumlahnya material. pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen. Deferred asset meanwhile admitted for all temporary which are deductible. if any. Any correction that occurs in relation to tax obligation is acknowledged when the correction has been received and approved by tax office. Asset and deferred tax liabilities admitted upon future period tax consequences. Events after the reporting period end date that do not require adjustment. Deferred tax liabilities admitted for all temporary difference subject to tax. Which is from the difference number between assets and liabilities recorded according to profit report (accounting based) with assets and liabilities tax subject based. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. oleh karenanya saldo pajak dalam laporan konsolidasi merupakan gabungan dari saldo pajak perusahaan induk dan anak. PENGGUNAAN ESTIMASI. which have an impact on the quantities reported as well as the disclosure in financial statements consolidated. jika ada. telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian. SUBSEQUENT EVENTS Events that occur after the date the end of the reporting period that provides information on the financial position of the Company and its subsidiaries on the end of the reporting period so that the necessary adjustments. have been reflected in the consolidated financial statements. therefore tax balance on consolidated report is an accumulation of main an subsidiary company tax balance. yang berdampak terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian. Kejadian-kejadian yang terjadi setelah tanggal akhir periode pelaporan yang menyediakan informasi mengenai posisi keuangan Perusahaan dan anak perusahaan pada tanggal akhir periode pelaporan sehingga perlu dilakukan penyesuaian. Tax deferred assets meanwhile admitted for all temporary which are deductible. for which the tax office will issue a statement letter. Apabila terjadi koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat ketetapan pajak telah diterima. Kejadian-kejadian setelah tanggal akhir periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian. yaitu dari perbedaan jumlah tercatat Aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak Aset dan liabilitas (perbedaan antara Accounting Base dengan Tax Base). CONSIDERATION AND ASSUMPTION OF MANAGEMENT OF FINANCIAL INSTRUMENT Management are convinced that following disclosure includes an overview of estimation. Indonesian tax regulation does not acknowledge consolidated tax concept. significant considerations and assumptions made by management. PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN ATAS Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi. as long as can be used to subtract profit subjected to tax in the future. if the amount is material. KEJADIAN SETELAH PERIODE PELAPORAN TANGGAL AKHIR W. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul sebagai akibat adanya transaksi dan peristiwa yang telah diakui dalam laporan keuangan. W. 284 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT . X. as long as can be used to subtract profit subjected to tax in the future. sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa yang akan datang. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan.fiskal.

prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya. 2010. apakah aset tersebut memiliki atau tidak memiliki kuotasi harga di pasar yang aktif. Loss reserves established debasement of accounts identified specifically has experienced a decrease in value. is a quotation prices are available on a regular basis. the accounting principles generally accepted in Indonesia requires measurement of financial assets and financial liabilities to certain values. 2010. Financial Assets that don’t have price quotation at the active market Effective January 1. maka saat dan besaran jumlah yang dapat ditagih diestimasi berdasarkan pengalaman kerugian masa lalu. while the current changes in a reasonable quantity and can be different due to the use of different methods of assessment. Fair value measurement of components which are determined based on objective evidence of significant the verifiable (such as exchange rates. If there is objective evidence of a decrease in value. when a number of quantities and billable diestimasi based on the experience of past losses. Efektif tanggal 1 Januari 2010. among other things. Accounts receivable is written off based on management decision that financial assets are not 285 . The evaluation also includes whether a financial asset price quotes in the market who are active. Perusahaan dan anak perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan dengan mengevaluasi. pada setiap tanggal akhir periode pelaporan Perusahaan dan anak perusahaan secara spesifik menelaah apakah telah terdapat bukti obyektif bahwa suatu aset keuangan telah mengalami penurunan nilai (tidak tertagih). merupakan kuotasi harga yang tersedia secara reguler. Effective January 1. among other possible liquidity difficulties or significant financial difficulties experienced by the debtor delays payment or significant. at each reporting period end date for the company and its subsidiaries specifically examines whether there is objective evidence that there has been a financial assets has experienced a decrease in value (not collectible). Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 34. Evaluasi tersebut juga mencakup apakah kuotasi harga suatu aset keuangan di pasar yang aktif. and the price reflects a quotation in the actual market transactions and regularly occurs within a transaction is reasonable. Cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk atas akun-akun yang diidentifikasi secara spesifik Financial Assets and Financial Liability Fair Values Effective January 1. antara lain kemungkinan kesulitan likuiditas atau kesulitan keuangan yang signifikan yang dialami oleh debitur atau penundaan pembayaran yang signifikan. dan kuotasi harga tersebut mencerminkan transaksi di pasar yang aktual dan terjadi secara reguler dalam suatu transaksi wajar. Jika terdapat bukti obyektif penurunan nilai. dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi dan pertimbangan akuntansi. The amount of the reserve is formed on the basis of the experience of past billing and other factors that may affect collectibility.Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan Efektif tanggal 1 Januari 2010. Aset Keuangan yang Tidak Memiliki Kuotasi Harga di Pasar yang Aktif Efektif tanggal 1 Januari 2010. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Cadangan kerugian penurunan nilai (penyisihan piutang ragu-ragu) dipelihara pada jumlah yang menurut manajemen adalah memadai untuk menutup kemungkinan tidak tertagihnya piutang. sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda. and this normally means requiring the use of estimation and accounting considerations. Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar. antara lain. Fair value of financial assets and financial liabilities disclosed in Note 34. interest rates). 2010. the company and its subsidiaries classifies financial assets with evaluating. Accounts Receivable Depreciation Losses Reserves Reserve losses decrease in value (allowance for doubtful receivables) are preserved on the amount according to the management is adequate to cover the possibility of not tertagihnya accounts receivable. Jumlah cadangan yang dibentuk adalah berdasarkan pengalaman penagihan masa lalu dan faktor-faktor lainnya yang mungkin mempengaruhi kolektibilitas. suku bunga). whether those assets have or not have a quotation price in an active market.

telah mengalami penurunan nilai. Akun piutang dihapusbukukan berdasarkan keputusan manajemen bahwa aset keuangan tersebut tidak dapat ditagih atau direalisasi meskipun segala cara dan tindakan telah dilaksanakan. Suatu evaluasi atas piutang, yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah penyisihan yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala sepanjang tahun. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian penurunan nilai (penyisihan piutang ragu-ragu) yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan dan estimasi yang digunakan.

billable or unrealized desire despite all means and actions have been implemented. An evaluation of the receivable, which aims to identify the amount of the allowance should be formed, made at regular intervals throughout the year. Therefore, the amount of spare time and quantity losses decrease in value (allowance for doubtful receivables) that is recorded in each period can be different depending on the consideration and estimation is used.

Y. AKUISISI Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Jasaraharja Putera tanggal 14 Januari 2011, mengesahkan saham yang dimiliki Dana Pensiun Jasa Raharja (DPJR) sebanyak 13.800.000 lembar dengan harga per lembar saham senilai Rp.3.916,atau sebesar Rp.54.040.800.000,- dibeli sepenuhnya oleh PT Jasa Raharja (Persero). Realisasi pembayaran pembelian saham PT Jasaraharja Putera yang dimiliki DPJR dilakukan tanggal 14 Januari 2011.
Pada tanggal 14 Januari 2011 tersebut, Perusahaan mengakuisi/menambah kepemilikan saham pada PT Jasaraharja Putera sebesar 13,8% sebesar Rp.54.040.800.000, sehingga Perusahaan memiliki saham di PT Jasaraharja Putera menjadi 93,8%. Perusahaan sebelumnya telah memiliki pengendalian pada PT Jasaraharja Putera, karena telah memiliki saham 80%. Berdasarkan PSAK 4 (revisi 2009), transaksi penambahan kepemilikan saham yang tidak menghilangkan pengendalian pada anak perusahaan termasuk transaksi ekuitas. Berdasarkan PSAK 4 (rev 2009) par 27- 28 : Par 27 “perubahan dalam bagian kepemilikan perusahaan induk pada perusahaan anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas (dalam hal ini transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik”. Par 28 “Dalam keadaan demikian nilai tercatat kepentingan pengendali dan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian relatifnya atas perusahaan anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik induk”. Rincian aset bersih yang diakuisi dan pencatatan

Y. ACQUISITION General meeting of shareholders Extraordinary (EGM) PT Jasaraharja Putera on 14 January 2011, confirms the stock owned by the Pension Fund Services (DPJR) as much as Raharja 13.800.000 sheet with price per sheet stock valued at Rp 3916 or Rp. 54.040.800.000 purchased entirely by PT Jasa Raharja (Persero). Realization of purchase payments of shares of PT Jasaraharja Son owned DPJR was conducted on 14 January 2011.
On January 14, 2011, the company acquired/augment the ownership of shares in PT Jasaraharja Putera of 13.8% of Rp. 54.040.800.000, so the company has a stake in PT Jasaraharja Putera become 93,8%. The company previously had control on PT Jasaraharja Putera, since it has an 80% stake.

On the basis of PSAK 4 (revised 2009), the addition of transactions that do not eliminate the stock ownership control on equity transactions including subsidiary. (Rev 2009) par 27/28 Par 27 changes in the ownership of a holding company on the subsidiaries not resulted in loss of control are recorded as equity transactions (in this case deals with the owner in his capacity as owner. Par 28 in such circumstances the value recorded for the interests of the governing and controlling non-adjusted to reflect the change in the relative efficiencies for the company. Any difference between the amount of interest the non customizable and reasonable value controller rewards are given or received is recognised directly in equity and on a difficult parent owner Acusussion Details of net assets and the recording of reserves is as follows:

286

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

cadangan adalah sebagai berikut:
Aset Bersih Pendapatan komprehensif lain Proporsi akuisisi Bagian nonpengendali (tidak termasuk bagian pendapatan komprehensif lain) Bagian kepentingan nonpengendali atas pendapatan komprehensif lain Bagian kepentingan induk Perusahaan atas pendapatan komprehensif lain Cadangan lain induk perusahaan Arus kas keluar pada transaksi ekuitas/akuisisi 332.023.932.335 (2.450.314.168) 329.573.618.167 13,80% 45.481.159.307 338.143.355 (338.143.355) 8.559.640.693 54.040.800.000

Z. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG BERELASI Perusahaan dan Anak perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan terelasi yang memenuhi kriteria sebagaimana tercantum dalam PSAK No 7, “Pengungkapan PihakPihak yang Terelasi”, yang dimaksud pihak-pihak yang yang Terelasi adalah:
a. Orang atau anggota keluarga terdekat yang mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: 1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; 2. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau 3. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: 1. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain). 2. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). 3. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. 4. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. 5. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.

Z. TRANSACTION WITH RELATED PARTS The company and its subsidiaries conduct transactions with parties having related links that meets the criteria as stated in the PSAK No. 7, disclosure of the related parties, referred to the parties that the related are:

a. Person or Close Family Member that related with the entity of the complainant if this person: 1) Having control or joint control of the entity of the complainant 2) Having significant influence of the entity of the complainant or 3) The management personel locked the entity of the complainant or the main entity of the entity of the complainant b. An entity is related with the entity of the complainant if it meets one of the following: 1. The entity and the entity of the complainant is the member of the same business unit (that means the main entity, the subsidiary entity, and the next subsidiary entity related to other entity) 2. One entity is an asosiation entity or other entity joint venture (or asosiation entity or joint venture that is the member of a business unit where the other entity is one of the member) 3. Both of the entity is joint venture from the same third party 4. One entity is joint venture from the third entity and other entity, is asosiation entity form the third entity 5. That entity is a post-employment benefit program, for employment benefit from one of the entity of the complainant or the entity that related with the entity of the complainant. If the entity of the complainant that run this program, the entity of sponsorship is also related with the entity of the complainant

287

6. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a). 7. Orang yang diidentifikasi dalam huruf a) (1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Perusahaan dan anak perusahaan adalah risiko suku bunga, risiko nilai tukar, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Perusahaan dan anak perusahaan dijalankan secara berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Perusahaan dan anak perusahaan. Terkait dengan instrumen keuangan, Perusahaan telah bersikap penuh kehati-hatian dalam mengelola instrumen keuangan dengan menempatkan sebagian besar instrumen keuangan dalam bentuk kas dan bank, deposito, dan obligasi. Untuk menghindari adanya risiko yang ada terkait dengan penempatan instrumen keuangan dalam rekening giro bank, deposito dan obligasi berupa risiko tingkat bunga dan gagal bayar, Perusahaan melakukan verifikasi dan evaluasi terhadap bank dan penerbit obligasi sebelum melakukan penempatan instrumen keuangan, yaitu: memilih bank BUMN/BUMD, Bank Swasta devisa yang bekerjasama dengan Perusahaan, Bank menjadi anggota Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS), penerbit obligasi merupakan perseroan terbatas yang berbadan hukum Indonesia dan sudah terbukti bonafiditasnya, obligasi memiliki peringkat minimal A dari PEFINDO atau setara pada saat penempatan awal. Hampir seluruh deposito dan obligasi diklasifikasikan dengan tujuan dimiliki hingga jatuh tempo, sehingga penurunan nilai wajar tidak diidentifikasi. Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Perusahaan adalah risiko suku bunga, risiko nilai tukar, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional perusahaan dijalankan secara berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi perusahaan.

6. The entity that is controlled or joint-controlled by the people that identified with letter a). 7. The person that identified with letter a) (1) has significant influence on entity or management personel locked entity (or main entity from entity) The main risks arising from financial instruments owned by the Company and its subsidiaries are the interest rate risk, exchange rate risk, credit risk and liquidity risk. Operational activities of the company and its subsidiaries run in careful with managing risk-the risk that poses no potential loss for the company and its subsidiaries. Related to financial instruments, the company has acted in full caution in managing financial instruments by placing most of the financial instruments in the form of cash and bank deposits, bonds, and. To avoid any risk that is associated with the placement of financial instruments in the bank checking accounts, deposits and bonds are interest rate risk and default, corporate verified and evaluation of bank and issuer of bonds prior to the placement of financial instruments, namely: the STATE/LOCAL GOVERNMENT vote bank, private Bank Foreign Exchange Companies, which cooperate with the Bank became a member of Institutions Guaranteeing savings (LPS), the issuer of bonds is a limited liability company incorporated and proven law Indonesia bonafiditasnyahave a minimum rating of the bonds, A PEFINDO or equivalent at the time of initial placement. Nearly all the deposits and bonds are classified with the aim of held to maturity, thus decreasing the value

Risk-the main risk arising from financial instruments owned by the Company’s interest rate risk, exchange rate risk, credit risk and liquidity risk. Operational activities of the company are run by careful with managing risk-the risk that in order not to cause potential losses for the company.

Risiko Suku Bunga Risiko terhadap suku bunga merupakan risiko nilai wajar atau arus kas masa datang dari instrumen keuangan yang fluktuasi akibat perubahan tingkat suku bunga pasar. Pada saat ini perusahaan tidak memiliki eksposur dalam kaitan dengan kewajiban keuangan yang ada.
Tabel berikut adalah nilai tercatat, berdasarkan jatuh temponya, atas aset dan kewajiban keuangan

Interest Rate Risks The risk of interest rate risk is reasonable value or future cash flows of a financial instrument as a result of fluctuations in market interest rates change. At the moment the company has no exposure in connection with existing financial obligations.
The following table is the value recorded, based on maturities of assets and liabilities, financial

288

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

konsolidasi Perusahaan dan anak perusahaan yang terkait risiko suku bunga: 31 Desember 2011
URAIAN Aset Bunga Mengambang Kas dan Setara Kas Bunga Tetap Investasi • Deposito • Obligasi Piutang lain-lain Kewajiban Bunga Mengambang RATA-RATA EIR (%) Ke-1

consolidation companies and subsidiaries related to the risk of interest rate:

JATUH TEMPO TAHUN (Rp Milliar) Ke-2 Ke-3

Ke-4

JUMLAH (Rp. Milliar)

1.00 s.d 2.5

37.993

37.993

5.75 s.d 9.00 7.95 s.d 14.75

233.826 297.002 18.213

77.247

565.636

1.990.454

233.826 2.870.339 18.213

1.708.695

1.708.695

31 Desember 2010
URAIAN Aset Bunga Mengambang Kas dan Setara Kas Bunga Tetap Investasi • Deposito • Obligasi Piutang lain-lain Kewajiban Bunga Mengambang RATA-RATA EIR (%) Ke-1 JATUH TEMPO TAHUN (Rp Milliar) Ke-2 Ke-3 Ke-4 JUMLAH (Rp. Milliar)

1.00 s.d 2.5

41.77

41.177

5.75 s.d 9.00 7.95 s.d 14.75

278.391 19.667

297.010

77.295

2.154.950

278.391 2.529.255 19.667

1.583.440

1.583.440

Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Risiko terhadap nilai tukar mata uang asing merupakan risiko nilai wajar atau arus kas masa datang dari instrumen keuangan yang berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Transaksi perusahaan seluruhnya dilakukan dalam mata uang rupiah indonesia sehingga dalam perusahaan tidak memiliki eksposure dalam kaitannya dengan nilai tukar mata uang asing. Risiko Kredit Risiko kredit adalah risiko bahwa perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten surat utang (debitur), dan mitra kerja yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Tidak ada risiko kredit yang terpusat secara signifikan. Perusahaan mengelola

Foreign Currency Exchange Rate Risks The risk of foreign currency exchange rate risk is reasonable value or future cash flows of a financial instrument which fluctuate due to changes in foreign currency exchange rates. Corporate transactions done entirely in rupiah currency of indonesia so that the company has no eksposure in relation to foreign currency exchange rate. Credit Risks Credit risk is the risk that a company will experience losses arising from bonds issuers (the debtor), and our business partners who fail to meet their contractual obligations. There is no centralized credit

289

dan mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat diterima dan memantau exposure terkait dengan batasan-batasan tersebut, khususnya pada instrument investasi berupa surat utang dimana sebagian besar merupakan surat utang negara dan korporasi BUMN.

risk significantly. The company manages and controls the credit risk by setting limits on the amount of risk that is acceptable and monitor exposure associated with such restrictions, especially on investment in the form of a debt instrument where the majority of the country’s corporate debentures and STATE-OWNED ENTERPRISES.

Risiko Likuiditas Risiko likuiditas merupakan risiko bahwa perusahaan akan menghadapi kesulitan dalam memenuhi kewajiban yang terkait dengan kewajiban keuangan. Risiko likuiditas juga timbul dari perbedaan waktu antara arus kas keluar bruto dan penerimaan yang diharapkan.
Kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan untuk mengurangi exposure terhadap risiko likuiditas yang dihadapi Perusahaan adalah sebagai berikut: Menerapkan hirarki kebutuhan penggunaan dana dari pengelolaan investasi dan operasional perusahaan sebagai berikut: Alokasi pada pemenuhan ketentuan dana jaminan dan ketentuan modal kerja; Pemenuhan dana cadangan untuk pembayaran klaim, premi reasuransi dan cadangan pembayaran klaim; Membentuk dana cadangan untuk mengamankan kebutuhan arus kas dan kegiatan operasional Perusahaan; Melakukan investasi pada saat ketiga kebutuhan di atas telah terpenuhi; Lebih berhati-hati. Pedoman ditetapkan untuk mengatur alokasi aset, struktur batasan portofolio dan profil jatuh tempo aset untuk memastikan ketersediaan dana.

Liquidity Risks Liquidity risk is the risk that the company will encounter difficulty in meeting obligations associated with financial liabilities. Liquidity risk also arises from the difference in time between cash flows out and is expected to gross receipts.
Policies and procedures that have been set to reduce exposure to liquidity risk faced by the company are as follows: • Apply the hierarchy of needs of use of funds from investment management and the company’s operations as follows: • Allocation in terms of fulfilment and assurance fund provisions working capital; • The fulfillment of a reserve fund for the payment of claims, reinsurance premiums and deposits payment claims; • Establish a reserve fund in order to secure cash flow needs and operational activity of the company; • Make an investment at a time when the three needs above has been fulfilled • Be more cautious The guidelines set out to organize the asset allocation, portfolio and profile structure limitations due to ensure the availability of the assets of the Fund.

• • • • • • •

31 Desember 2011
URAIAN Aset Investasi • Deposito • Saham diperdagangkan • Saham AFS • Obligasi • Reksadana • Pentertaan langsung Kas dan Setara Kas Piutang Lain-lain Aset Lain-lain Jumlah Liabilitas Biaya yang Masih Harus Dibayar Hutang Lain-lain Jumlah <= 1 tahun Rp. 000 1-2 tahun Rp. 000 3-5 tahun Rp. 000 >5 tahun Rp. 000 Jumlah (Rp Miliar) Jumlah (Rp Miliar)

233.826 81.892.218 422.269.517 297.002.445 1.730.216.086 368.762.082 37.992.837 18.213.333 5.072.784 2.961.655.128

642.882.875

642.882.875

233.826 233.826 81.892.218 81.892.218 422.269.517 422.269.517 695.777.646 1.234.676.077 2.870.339.043 2.870.339.043 1.730.216.086 1.730.216.086 368.762.082 368.762.082 37.992.837 37.992.837 18.213.333 18.213.333 5.072.784 5.072.784 695.777.646 1.234.676.077 5.524.991.726 5.534.991.726

1.661.256.077 47.438.604 1.708.694.681

1.661.256.077 47.438.604 1.708.694.681

1.661.256.077 47.438.604 1.708.694.681

290

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

Perusahaan menempatkan dana investasi pada instrumen investasi berupa deposito, obligasi, reksa dana, saham di pasar modal, penyertaan langsung maupun investasi berupa properti. Dalam pengendalian risiko, perusahaan berpedoman pada ketentuan pemerintah mengenai kesehatan keuangan perusahaan asuransi dan reasuransi No.KMK424/KMK.06/2003 dan amandemen No.135/ KMK.05/2005 yang antara lain mengatur jenis investasi yang diperkenankan.

The company put on investment fund investment instruments in the form of deposits, bonds, mutual funds, shares in the capital market, the inclusion of investment either directly or property. In control risks, companies are based on the provisions of the Government regarding the financial health of insurance and reinsurance company no. KMK424/KMK. 06/2003 and Amendment No. 135/KMK. 05/2005 which inter alia regulates investment types are allowed.

Risiko Solvabilitas Risiko solvabilitas yaitu risiko ketidakmampuan perusahaan memenuhi tingkat solvabilitas (RBC) seperti yang disyaratkan oleh pemerintah sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan No. 424/KMK.06/2003 dimana jika tidak memenuhi ketentuan tersebut dapat berakibat dihentikannya kegiatan operasi Perusahaan. Untuk mengelola risiko ini, Perusahaan harus selalu menjaga agar kualitas aset dapat diperhitungkan sebagai aset yang diperkenankan. Dengan demikian hasil perhitungan solvabilitas (RBC) telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Rasio tingkat solvabilitas di atas jauh lebih tinggi dari ketentuan Menteri Keuangan, yaitu sebesar 120%. Saldo Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi per 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 terdiri dari :

Solvency risks Solvency risk: the risk of inability to fulfill the company’s solvency level (RBC) as required by the Government in accordance with the decision of the Minister of Finance No. 424/KMK. 06/2003 where if such provision does not meet may result in discontinuation of operations of the company. To manage this risk, the company must always keep the quality of the assets can be accounted for as assets are allowed. Thus the results of the calculation of solvency (RBC) have met the applicable provisions.
The ratio of solvency levels above is much higher than the provisions of the Treasury Secretary, that amounted to 120%.

291

31 Desember 2011 (disajikan kembali)

1 Januari 2010 31 Desember 2010 (disajikan kembali)

SAHAM PT Jasa Raharja (Persero) Reksadana PT Jasa Raharja (Persero)

81.892.217.500

107.453.125.000

47.545.412.500

25.189.094.731 107.081.312.231

18.268.694.010 125.721.819.010

47.545.412.500

PT Jasa Raharja (Persero) 31 Desember 2011 a. Saham PT Krakatau Steel (KRAS) Perusahan Gas Negara (PGAS) PT Bank Danamon (BDMN) PT Bank Jabar Banten (BJBR) PT. Garuda Indonesia (GIAA) PT Inter.Nikel Indonesia (INCO) PT Bank BRI (BBRI) PT Bukit Asam PT Bank BNI (Persero) (BBNI) United Tractors (UNTR) PT Telkom Indonesia (TLKM) PT Indofood (INDF) PT Adaro Energy (ADRO) PT Astra International (ASII) PT Bank Tabungan Negara (BBTN) PT Bank Mandiri (BMRI) PT Timah (TINS) PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) PT Semen Gresik (SMGR) PT WINTERMARS (WINS) PT Bakrie & Brother PT Wijaya Karya (WIKA) PT Jasa Marga (JSMR) PT Bakrie Sumatera Plantation (UNSP) PT Indosat (ISAT) PT Sampoerna Agro (SGRO) PT Indo Tambang (ITMG) PT Bumi Resource (BUMI) PT Medco Energi (MEDC) PT Berlian Laju Tanker (BLTA) PT Energi Mega Persada (ENRG) PT Aneka Tambang (ANTM) PT Astra Agro Lestari (AALI) Sub Jumlah PT Jasa Raharja (Persero) 31 Desember 2011 b. Reksadana Melati Premium Dollar Danareksa Komoditas 10 Danareksa Konsmer 10 Danareksa Mawar Danareksa Mawar Fokus 10 Sub Jumlah JUMLAH 31 Desember 2010 (disajikan kembali) 17.556.520.550 712.173.460 18.268.694.010 18.268.694.010 1 Januari 2010 (31 Desember 2009) (disajikan kembali) 31 Desember 2010 (disajikan kembali) 4.560.000.000 10.527.725.000 3.037.500.000 2.100.000.000 - 24.800.025.000 10.481.250.000 4.590.000.000 10.146.300.000 7.995.000.000 7.315.750.000 7.287.500.000 5.687.137.500 4.386.250.000 3.071.250.000 960.000.000 325.000.000 - - 107.453.125.000 1 Januari 2010 (31 Desember 2009) (disajikan kembali) 5.246.150.000 5.920.300.000 3.098.250.000 3.552.120.000 4.143.825.000 2.429.000.000 1.900.000.000 425.000.000 7.491.250.000 5.973.000.000 3.093.430.000 1.367.887.500 1.474.200.000 1.431.000.000 824.500.000 678.650.000 578.500.000 482.693.000 456.500.000 11375000 50.577.630.500

14.532.000.000 14.287.500.000 13.997.400.000 11.157.055.000 7.719.462.500 6.000.000.000 3.037.500.000 2.949.500.000 2.280.000.000 2.108.000.000 1.057.500.000 1.704.300.000 1.062.000.000 - - - 81.892.217.500

18.491.089.086 2.067.929.250 2.926.015.251 1.094.452.253 609.608.891 25.189.094.731 25.189.094.731

292

LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT

071. Garuda Indonesia (GIAA) PT Pembangunan Perumahan (PTPP) PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) PT Elnusa (ELSA) PT Agung Podomoro Land (APLN) PT Wijaya Karya (WIKA) PT Bank Jabar Banten (BJBR) PT Sampoerna Agro (SGRO) 306.025.720.305.288. 2010 is composed of: 31 Desember 2011 (disajikan kembali) 1 Januari 2010 31 Desember 2010 (disajikan kembali) SAHAM PT Jasa Raharja (Persero) PT Jasaraharja Putera 422.362.333.815.058.545.959.643.854.000.000 17.693.843.481 6.086.985 1.223.000 23.000 18.870.337.890.742.269.210.995.500 324.237.000. ASET KEUANGAN DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI LAPORAN LABA RUGI ASET KEUANGAN DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI LAPORAN LABA RUGI Saldo Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi per 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 terdiri dari : The balance of financial assets measured at fair value through the income statement as of December 31.688.269.671.175.000.775.397.700.001.687.500 17.000 1.500 19.459.995 1.674.001.000 676.250.473 14.500 1.517.203.320.000 237.000.004.227.986 2.561.250.848 1.075.614.000 38.674.000 32.400.000.846.067.177.720 27.125.566.000 38.513 8.542 16.000 795.750.805.648.568 1.800.042.193.984 1.333.062.942.500 2.908.235.500 157.300.000 691.412.764.000 496.605 1.052 7.545.041.561.600.508.224.517.000 1.350.337. Saham PT Bank Mandiri (BMRI) PT Krakatau Steel (KRAS) Perusahaan Gas Negara (PGAS) PT Bank BNI (Persero) (BBNI) PT Indofood CBP Sukses Makmur (INDF) PT Jasa Marga (JSMR) United Tractors (UNTR) PT.824.125.000 15.125.511 8.001.400.962.791.730.925.472 16.000 77.362.487.000 12.328. 2011 and December 31.875.513 8.188.216.LAPORAN KEPADA PEMEGANG SAHAM REPORT TO THE SHAREHOLDER 5.493.500 38.000 293.000 - 3.500.000 326.473 15.000 1.800.172.545.000.025.674.113.759.000 55.000 6.000 614.000 19.706.574.800.995 Obligasi PT Jasa Raharja (Persero) PT Jasaraharja Putera 635.135.000 866.000 439.200.000 13.561.705.000 - Penyertaan saham PT Jasa Raharja (Persero) PT Jasaraharja Putera 5.980 PT Jasa Raharja (Persero) 1 Januari 2010 (31 Desember 2009) (disajikan kembali) 31 Desember 2011 31 Desember 2010 (disajikan kembali) a.951.000 558.427.739.000 14.459.812.000 19.390 84.865.000 293 .000 1.616.688.000 422.127.187.813.453 1.000 308.016.733.954.950.500 324.000 \Reksadana PT Jasa Raharja (Persero) PT Jasaraharja Putera 1.497.625.

827 18.069.300.908.142.390 102.086.765.784.000 48.621.265 143.102.404 1.216.654 55.578.071.541 8.980.000 29.466 143.686.31 Desember 2011 (disajikan kembali) 1 Januari 2010 31 Desember 2010 (disajikan kembali) b.017.725 34.000 51.325 60.823 50.795 19.072.111.993.785.Melati Optima V BNP Paribas Star BNIS Proteksi X Manulife Saham Andalan Schroder Dana Prestasi Bahana ABF Indonesia Bond Index Fund Danareksa Mawar Schroder Dana Prestasi Plus Danareksa Proteksi Melati Optima Mandiri Investa UGM Schroder Dana Mantap Plus II Dana Ekuitas Prima Danareksa Mawar Fokus 10 Danareksa Mawar Komoditas 10 Danareksa Sinergi BUMN I PNM Syariah Dana Reksa Mawar Agresif Danareksa Melati Platinum Rupiah MandiriInvestaTerproteksiPend.136 47.916.780.975.730.000 6.703.842.531 15.147 41.416.886.000.953.917.768.369 44.208.403.050.390 5.925.229.262.026 95.656.321.118.812.020.189 1.235 21.161.985.499 15.925.352 10.000 18.811 (8.Protec.199 79.798.854.789. Reksadana AIM Trust Terproteksi Sovereign Mandiri Dana Protec.683 14.087.084.465 21.860.086.956.268) 8.201.216.172 10.000 20.462.746.687.992.000 10.356.099.738.706.239.102.720 294 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .084 77.400.000 17.264.806.054.858.962.372 16.Protec.554 32.012.790.308 103.844.929 21.160 15.196 20.700.350.042.781.260.643.096.504.500.189 80.065.099.476.175.247.486 18.145.555.355 11.362.722.824.164 1. Berkala Seri 5 Panin Dana Maksima Danareksa Mawar konsumer Mandiri Investa Ekuitas Dinamis BNP Paribas Prima II Bahana Quant Strategy Danareksa Melati Pendapatan Tetap III Mandiri Investa Dana Utama Bahana Optima Protected Fund 12 Makara Prima Danareksa Protec.518.000 10.872.209.270 12.730.448 24.041.Melati Optima II First State Indoequity Sectoral Fund Mandiri Protected Dana Bertahap Panin Dana Unggulan PNM Ekuitas Syariah (S) Schroder Dana Terpadu Bahana Balance Smart Bahana Dana Infrastruktur Danareksa JS Optima Mandiri Cap. Income Fund 6 Bahana Dana Prima Fortis Equitra Reksadana PNM Amanah Syariah Schroder dana Istimewa Dana Ekuitas Prima SUB JUMLAH JUMLAH 192.228.165 88.611.014.391.400.600.004.218.000 9.577.702 21.849 31.418 9.262.268.693.433 40.821.119.165 6.833 128.591.419.773.362.232.Berskala 3 Lautandhana IYAKKAPI Protected Harvestindo Istimewa Cadangan Penurunan Nilai Reksadana Harvestindo Istimewa PNM Saham Agresif AAA Balanced Fund AAA Top Gainer Equity Fund Bahana Kombinasi Arjuna BNIS Proteksi IV Danareksa Protec.244 31.965.728.106.302.192 79.000 144.110.557. Income Fund 7 Bahana Equity Smart Mandiri Cap.000.263.723.728 15.201 16.382.539.383.558.688.915 12.118 102.480.805.400.145.383 119.797.390.985 31.

000. 39/2008 about the second amendment for Government Regulation No.940. the decision of RUPS does not affect the size of the inclusion of companies in PT Arthaloka Indonesia. Obligasi Antam Pegadaian Jasa Marga PLN BTPN III/ 2010 Seri B Subor Bank Mandiri Adira D.403 1.251.000 20.M.000.000 10.894 is the balance inclusion of PT Jasa Raharja (Persero) on PT Tosersa Jaya Pasaraya (PTJ) which has not been in the Buy Back by PT Pasaraya Nusakarya in accordance of deed of buying and selling agreement no.000 10.000 72.000.690. Dalam tahun 2011 dan 2010 PT Pasaraya Nusakarya membayar angsuran sebesar Rp 1.040.500.614.211.100.327.000 which is entered by the company as a reduction in investment in PT Jasa Raharja (Persero) at PT Pasaraya Tosersa Jaya (PTJ).000 2. Arthaloka Indonesia.004.000 10. which decided the stock converted into shares of Agio in accordance with ownership of the share capital.690.216.824.000.000.706. 2000.500.000.923.055 Penyertaan langsung sebesar Rp 2.000 20.894 6.500.000.000.687.328.68 tanggal 15 Maret 2000.619 5.000 100.959.000.000.080.299.861.000 dan Rp 1.777.706.545. 424/KMK.619 2.31 Desember 2011 31 Desember 2011 (disajikan kembali) 1 Januari 2010 31 Desember 2010 (disajikan kembali) c.894 7. 73/1992 dan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.000 81. jumlah dana jaminan adalah Direct inclusion of Rp 2.000 19. Pada tanggal 9 September 2008 dilakukan Rapat Pemegang Saham Luar Biasa PT.000 50.000.300.513 1.894 merupakan saldo penyertaan PT Jasa Raharja (Persero) pada PT Pasaraya Tosersa Jaya (PTJ) yang belum di Buy Back oleh PT Pasaraya Nusakarya sesuai Akta Perjanjian jual beli saham No.000.855.793.000 5.000 71.000 10.500.731 1. 68 dated March 15.000 10.000.216.000 15.000 2.000 1 Januari 2010 31 Desember 2010 (disajikan kembali) - 31 Desember 2011 31 Desember 2011 (disajikan kembali) d.000 2.000. Karena Perusahaan menggunakan metode cost method (metode biaya).652.000.187. IV-E BTN BII Indosat Danareksa Subor I Bank BII APLN BW Plantation Th.000.000 293. 424/KMK.900.034.000.884.000 30. In the 2011 and 2010 PT Pasaraya Nusakarya pay installments of Rp and Rp 1.152.500.894 5. On 9 September 2008 was held Extraordinary Shareholders Meeting PT.000.000 30. Arthaloka Indonesia.942.865.000 15.06/2003 pasal 36 ayat 1.000.100. 06/2003 article 36 paragraph 1.000.617 3. keputusan RUPS tersebut tidak mempengaruhi besarnya penyertaan Perusahaan di PT Arthaloka Indonesia.045.000 15.800.511 1.384.812.207.101.000.000.800.000. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.300.000 1. Based on Government Regulation No.777.034.000.690.2010 Subor CIMB Niaga II / 2010 Danamon II / 2010 Seri B Subor II Bank Permata SUB JUMLAH 123.000 30.000 635.000 50. Penyertaan saham Saham Gedung DAI Saham PT Arthaloka Saham Pasaraya Tosersa Jaya SUB JUMLAH JUMLAH 1.600.500. 73/1992 and Decree of the Republic of Indonesia Ministry of Finance No.000.000.088.480.034.F.875.763.777.875.000 84.397.000.000 yang dibukukan oleh perusahaan sebagai pengurangan investasi di PT Jasa Raharja (Persero) di PT Pasaraya Tosersa Jaya (PTJ).000 10.562. yang memutuskan Agio Saham dikonversi mejadi saham sesuai dengan kepemilikan modal saham.000 19.492.000. the amount of the guarantee fund is equal to 20% of the minimum required 295 .000 10.327.350.950.706. Because the company uses the method cost method (the method cost).716.000.513 2. 39/2008 tentang perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah No.

000 7.000 - 31 Desember 2011 31 Desember 2011 (disajikan kembali) 1 Januari 2010 31 Desember 2010 (disajikan kembali) g.000. which consists of deposits and investments in debt securities.000 5.000 5.000 17. Obligasi Subordinasi Bank Panin III tahun 2010 Danareksa V Tahun 2010 seri B WOM Finance V/2011 Subordinasi II CIMB Niaga Th.000 2.072.453 16.000.000.574.025.000.600.198.235.705. 31 Desember 2011 (disajikan kembali) 1 Januari 2010 31 Desember 2010 (disajikan kembali) e.460.000 9.000. 2010 Subordinasi I Bank BII th 2011 Bank BII Subordinasi II Bank Permata th.000 2.000.025. PT Jasaraharja Putera 31 Desember 2011 capital selor plus 1% of net premiums and then amended by Ordinance No.000 2.826 827.000.000 5. 2011 Mandiri Tunas Finance VI Th 2011 seri D Bank Sumut Subordinasi II Bank DKI th.070.700.500.460.000 172.261.000 1.25% dari premi reasuransi.480.000 15.516.500.802 30.000 2.450.000 1. 158/PMK.168 4.062.022 27.000 - 31 Desember 2011 31 Desember 2011 (disajikan kembali) 1 Januari 2010 31 Desember 2010 (disajikan kembali) f. 010/2008 October 28 2008 where the guarantee fund for the insurance company’s loss is a larger amount of 20% of its own capital required and the results summation of 1% of net premiums with 0. yang terdiri dari deposito berjangka dan investasi dalam efek hutang.524.605 14.25% of reinsurance premiums.000 55.000 1.700.411.175.000.000 5.453 296 LAPORAN TAHUNAN ANNUAL REPORT .000 1.000 2.000.307.000. Perusahaan telah memenuhi ketentuan mengenai besarnya dana jaminan tersebut diatas.000 5.000 10. Reksadana Reksadana Harvestindo Istimewa Reksadana Investa Syariah Berimbang Mandiri Capital Protected Income Fund7 Danareksa Proteksi Melati Optima Syar Reksadana Danareksa Konsumer 10 Reksadana Danareksa Mawar Danareksa Proteksi Pendapatan Stabil I Mandiri Investa Syariah Berimbang Harvestindo Istimewa Mandiri Capital Protected Income Fund3 SUB JUMLAH 2.235.220.172. The company has fulfilled the conditions regarding the size of the guarantee fund.388.000 17.000 84.600.000 2.262.500.623.000.500.000.000.387.000.000.000.211.720.000 10.257.227.688.000 10. Saham PT Krakatau Steel PT Bank Mandiri (BMRI) PT Bank BRI Astra International SUB JUMLAH 1.010/2008 tanggal 28 Oktober 2008 dimana dana jaminan bagi perusahaan asuransi kerugian adalah jumlah yang lebih besar antara 20% dari modal sendiri yang dipersyaratkan dan hasil penjumlahan 1% dari premi neto dengan 0.101.000 3.000.574.215.500.635 10. 2011 Bank Riau FIF XI seri C th.846.600.000.848 14.000.764.000.080.158.908.001.160.764. 158 Treasury Secretary/FMD.100.000 5.200. 2011 Sulselbar I Seri B 2011 SUB JUMLAH 10.000 10.129.000.000.000 5.120.600.sebesar 20% dari modal setor minimum yang dipersyaratkan ditambah 1% dari premi neto yang selanjutnya diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan No.103.

S-276/BL/2009 dated 28 April 2009 subject examination results of compliance with PT Harvestindo Asset Management (PT.001.472 24.001.674. Impairment Having regard to the conditions and objective evidence on investment mutual fund Harvestindo Istimewa that there has been significant financial difficulties experienced by the Publisher. presented in group equity in report financial position (balance sheet) consolidated. maka Manajemen perusahaan mengantisipasi dengan melakukan penurunanan nilai (impairment) atas posisi investasi tersebut.078 8. Pada tahun 2010 Perusahaan mengakui kerugian sebesar Rp 50.575. disadvantages/advantages of unrealized due to decreased value of securities available for sale for a reasonable Rp 89. HAM) yang ditujukan kepada Direksi PT Harvestindo Asset Management.734. kerugian/ keuntungan belum direalisasi akibat penurunan nilai wajar efek tersedia dijual sebesar Rp 89.996.674.000 8.860 dan Rp 144.663. 297 . the loss of active market instruments on investment and supported by Bapepam-LK letter No. respectively.846.000 8. S-276/BL/2009 tanggal 28 April 2009 perihal Hasil Pemeriksaan Kepatuhan terhadap PT Harvestindo Asset Management (PT. Interest rate securities debt per 31 December 2011 and December 31. 2010 and December 31.213. addressed to the Board of Directors of PT Harvestindo Asset Management. On December 31.001. Tingkat bunga efek hutang per 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 serta 31 Desember 2009 masing-masing berkisar antara 7. tidak dapat melakukan redemption tanpa persetujuan Bapepam-LK. Harvestindo Istimewa merupakan investasi dalam reksadana campuran yang merupakan produk dari Manager Investasi PT Harvestindo Asset Management (HAM) dengan underlying assetnya berbentuk surat pernyataan hutang (promissory note). Based on a letter from Bapepam-LK No.837.226 as of December 31. 2009 it is not permissible to conduct transactions relating to Harvestindo Istimewa mutual fund (Suspend).75%.001.473 610. Berdasarkan surat dari Bapepam-LK No.998.321 8.000.472 610.371. In 2010 the company recognized losses of Usd 50.473 53.860 and Rp 144. that the PT HAM as investment manager of from Harvesindo Istimewa mutual funds. Company as the holder of the inclusion unit. cannot do redemption without the consent of Bapepam-LK.064. 2011. ranged from 7.998.95 % sampai 14.064. then company management anticipates doing penurunanan value (impairment) on investment positions.925 Pada tanggal 31 Desember 2011. Perusahaan selaku pemegang unit penyertaan.927. 2009).846.674.000.31 Desember 2011 31 Desember 2011 (disajikan kembali) 1 Januari 2010 31 Desember 2010 (disajikan kembali) h.846.75%. 2010.734.000.473 610.226 per 31 Desember 2010.663 is the result of partial redemption is implemented by an investment manager who has gained the approva