You are on page 1of 18

KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada

SUPLEMEN BLOK LOKOMOSI Panduan Belajar & Penuntun Praktek

KETERAMPILAN MEDIK : KOMUNIKASI PADA KASUS SENSITIF
Penyusun dr. Adnanto Wiweko Konsultan dr. Astri Ferdiana S, MPH Editor dr. Titi Pambudi Karuniawaty dr. Devi Rahmadhona

hanya untuk kalangan sendiri
Dilarang mengkopi/menggandakan tanpa seijin laboratorium keterampilan medik fakultas kedokteran universitas mataram

Laboratorium Keterampilan Medik
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM

1

KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM
Penanggung Jawab Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Prof. Dr. dr. Mulyanto Pembina Pembantu Dekan I dr. Doddy Ario Kumboyo, SpOG(K) Koordinator dr. Ilsa Hunaifi Bendahara Martina, AMK Sekretaris Priyanti, AMAK

TIM LABORATORIUM KETERAMPILAN MEDIK

Laboratorium Keterampilan Medik
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM

2

Penyampaian Berita Buruk dan Menolak Permintaan Pasien yang Tidak Sesuai. Dewi Suryani dr. Emmy Amalia dr. Untuk itu Fakultas Kedokteran Universitas Mataram mempunyai kewajiban dalam mencetak dokter yang sesuai standar sehingga nantinya dapat menjadi dokter yang tidak hanya cerdas dalam teori semata namun juga trampil dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas sehari-hari. DTM&H Bagian Sarana Prasarana dr.Sos Bagian Penelitian dan Pengembangan dr. Didit Yudhanto dr. Seperti diketahui bersama. Angre Jauhar. Wb Puji Syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat dan hidayah-Nya atas terselesaikannya buku panduan belajar keterampilan medik blok lokomosi Buku ini disusun dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan akan buku pengetahuan dalam bidang keterampilan medis.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Bagian Pengembangan Kurikulum dan Modul dr. Ardiana Ekawanti dr. Adnanto Wiweko Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 3 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada KATA PENGANTAR Assalamualaikum Wr. Dyah Purnaning drg. I Gde Yasa Asmara. Novrita Padauleng dr. Farah Dibayanti Bagian Pengembangan SDM dr. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 4 . Maksud dan tujuan diterbitkannya buku ini tidak lain guna menciptakan para lulusan dokter yang berkompeten dalam berbagai bidang terutama kompetensi dalam keterampilan klinis. Seto Priyambodo dr. Dalam 7 area kompetensi yang harus dimiliki oleh para lulusan dokter di Indonesia salah satu kompetensi yang wajib dimiliki adalah kompetensi keterampilan klinis. Herpan Syafii H. Astri Ferdiana S. Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) pada bulan November 2006 telah mensyahkan standar kompetensi dokter Indonesia. Dalam buku ini termuat teori dan aplikasi dari keterampilan Komunikasi pada Kasus Sensitif. Titi Pambudi Karuniawaty dr. MPH dr. Rina Lestari dr. S.. Devi Rahmadhona Bagian Evaluasi Pembelajaran dr.

..……..... 10 Penuntun Praktek Komunikasi Kasus Sensitif ........ 22 Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 6 ...... 7 Tata Tertib Evaluasi Keterampilan Medik ……………………………………………………. Wb Mataram........ dan rekan-rekan dosen yang telah bersedia meluangkan waktunya guna menyelesaikan buku in.. 6 Tata Tertib Keterampilan Medik ………………………………………………………………….…….…….……………. Kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna karena itu kritik dan saran untuk perbaikan buku ini sangat kami harapkan Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan perlindungan kepada kita semua didalam melaksanakan tugas serta menerima amal ibadah kita. konsultan....... September 2008 Koordinator Keterampilan Medik dr.….….KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua penulis.... 9 Panduan Belajar Komunikasi Kasus Sensitif ...…….... Ilsa Hunaifi Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 5 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada DAFTAR ISI Halaman Tim Laboratorium Keterampilan Medik ………………………………………………………........….……………………………....... . amin Wassalamualaikum Wr..…….... 2 Kata Pengantar ………………………………………………………………………………………… 4 Daftar Isi ………………………………………………………………………………………………..…..……...

Apabila peserta meminjam alat diharapkan dilakukan pengecekan terlebih dahulu dan alat kembali dalam keadaan seperti semula 9.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada TATA TERTIB KETERAMPILAN MEDIK 1. Syarat mengikuti ujian tertulis dan evaluasi praktek keterampilan medik • • • • • • Logbook terisi lengkap Absensi kehadiran minimal 75%. Peserta wajib merapikan kembali alat-alat dan bahan-bahan yang telah digunakan 8. Ilsa Hunaifi Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 8 . tembok dan meja 5. Lembar kehadiran mahasiswa harus ditandatangani oleh dosen/instruktur yang bersangkutan Nilai Review minimal 70%. Peserta dilarang memperbanyak buku dan ceklist keterampilan medik tanpa sepengetahuan laboratorium keterampilan medik Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 7 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada 11. Peserta dilarang makan dan minum dalam kegiatan keterampilan medik 7. Apabila terdapat kerusakan dalam pemakaian alat dan bahan. Peserta wajib memakai jas laboratorium dan tanda pengenal sewaktu mengikuti kegiatan keterampilan medik 4. kaos oblong dan sandal 3. dibuktikan dengan lembar kehadiran mahasiswa. Peserta dilarang memakai jeans. peserta wajib menggantinya 10. Peserta dilarang membuat gaduh sewaktu kegiatan keterampilan medik berlangsung 6. September 2008 Koordinator Keterampilan Medik dr. Tidak ada tanggungan peminjaman alat Tidak terdapat pelanggaran tata tertib keterampilan medik Dinyatakan layak untuk mengikuti ujian/evaluasi oleh koordinator keterampilan medik 12 13 Bila terdapat hal-hal yang tidak tercantum dalam tata tertib ini akan diatur kemudian Bila peserta melanggar tata tertib ini akan dikenai sanksi Mataram. dibuktikan dengan rekapitulasi nilai review yang telah ditandatangani instruktur bersangkutan. Peserta wajib hadir tepat waktu dalam setiap kegiatan keterampilan medik bila terlambat ≥ 10 menit peserta dilarang masuk 2. Peserta dilarang corat-coret di manekin.

dan cheklist ke dalam ruang ujian Peserta dilarang membuat gaduh atau ramai pada saat ujian Apabila bel evaluasi berakhir peserta diwajibkan segera keluar dari ruang ujian Nilai standar kelulusan 80% Laboratorium keterampilan medik tidak mengadakan evaluasi ulangan Mataram. 6. 5. 3.   PENYAMPAIAN BERITA BURUK &  MENOLAK PERMINTAAN PASIEN YANG TIDAK SESUAI  Adnanto Wiweko PENDAHULUAN Pada blok lokomosi ini para mahasiswa akan mempelajari dan menggunakan keterampilan komunikasi yang pernah dilatihkan pada blok-blok sebelumnya ditambah keterampilan komunikasi: • Komunikasi pada kasus sensitif • Cara menolak permintaan pasien yang tidak sesuai • Menyampaikan berita buruk Langkah-langkah latihan keterampilan komunikasi kali ini hampir serupa dengan materi sebelumnya. Ilsa Hunaifi Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 9 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada PANDUAN BELAJAR KETERAMPILAN MEDIK KOMUNIKASI PADA KASUS SENSITIF. 2. 9. buku. 7. Peserta datang 30 menit sebelum ujian dimulai Peserta dilarang memakai jeans. 4. kaos oblong dan sandal Peserta wajib memakai jas laboratorium dan tanda pengenal yang resmi Peserta wajib membawa alat tulis menulis Peserta dilarang membawa catatan. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 10 . Dengan skenario baru ini diharap mahasiswa dapat mempelajari hal-hal baru.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada TATA TERTIB EVALUASI KETERAMPILAN MEDIK 1. 8. yang membedakan hanyalah jenis skenarionya . September 2008 Koordinator Keterampilan Medik dr.

mengekspresikan dan penampilan Komunikasi kasus sensitif meliputi anamnesa. 2002). Pengetahuan dokter mengenai teknik komunikasi juga menentukan kelancaran komunikasi medis yang dijalinnya dengan pasien. meningkatnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan dan pada akhimya berujung pada kepuasan pasien akan pelayanan kesehatan yang diterimanya. Pasien juga dirugikan karena proses pengobatan menjadi tidak maksimal. Pada kasus atau setting tertentu. mengingat informasi dari pasien dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis dan terapi. atau menurunkan harga dini/harkat martabat sehingga pasien takut/ enggan diketahui tentang hal tersebut termasuk oleh doktemya. Ketidaklancaran komunikasi ini ditimbulkan karena kurangnya "isi" atau bahan komunikasi. keluarga. edukasi dan konseling yang menyangkut informasi yang berkaitan dengan hal-hal yang tabu. Dokter dan pasien seringkali mengalami kesulitan dalam berkomunikasi karena dokternya enggan menggali informasi lebih dalam dan pasien tidak berterus terang. alamat. Hal yang sedemikian dapat merugikan kedua belah pihak. pekerjaan dan data pribadi lainnya semisal teman sekamar. memalukan. Kalaupun pasien menjawab pertanyaan terkadang dengan menggunakan bahasa atau isyarat lain. mendengarkan. diperlukan keahlian dokter untuk KOMUNIKASI EFEKTIF Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 11 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada menyesuaikan teknik dan gaya komunikasi yang digunakannya dengan kondisi pasien. Dasar-dasar teknik komunikasi meliputi lima komponen. berhubungan dengan organ seksual. umur. maka ketidak tepatan informasi dapat saja menyebabkan dokter mebuat keputusan yang tidak tepat. cara mencari penghasilan tambahan. Pada komunikasi medis tingkat lanjut seperti ketika menyampaikan berita buruk yang terkait dengan peristiwa atau resiko kematian atau kecacatan akibat penyakit atau tindakan medis tertentu. Hal tersebut bisa jadi KOMUNIKASI PADA KASUS SENSITIF Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 12 .KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Komunikasi medis yang terjalin antara dokter dengan pasien memegang peran penting yang menentukan kualitas pelayanan kesehatan. teman sekantor. biaya semakin mahal dan semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhannya yang dapat berujung pada ketidak puasan pasien terhadap doktemya. teknik berbicara/bertanya. Hal ini menjadi kunci untuk melangkah lebih lanjut dalam interaksi dokter pasien pada kasus-kasus khusus tersebut. perbuatan melanggar agama. Menanyakan identitas Identitas meliputi nama sendiri. antara lain sikap. tidak umum dibicarakan. atau kesusilaan. Keterbatasan pengetahuan dan akses informasi kesehatan pada pasien telah diketahui dapat menjadi hambatan dalam komunikasi dokter-pasien (Williams. penyampaian diagnosis. Komunikasi dokter-pasien yang efektif ditandai dengan meningkatnya kepercayaan pasien terhadap dokter. Kundhal (2003) telah membuktikan mengenai pengaruh perbedaan budaya antara dokter dengan pasien terhadap keberhasilan komunikasi medis. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam komunikasi kasus sensitif adalah 1. juga pada saat melakukan komunikasi kasus sensitif seperti kasus seksual atau psikiatri tertentu. Menurut Blundel (2004). Hambatan komunikasi dokter-pasien paling sering disebabkan oleh kebiasaan blocking oleh dokter. Pengetahuan dokter mengenai bahan komunikasi menentukan penguasaannya terhadap materi komunikasi yang pada akhimya mempengaruhi kelancaran komunikasi. pengetahuan dokter akan materi akan sangat menentukan penerimaan pasien mengenai informasi yang disampaikan. Beberapa literatur menyebutkan bahwa hambatan komunikasi dapat berasal dari pasien maupun dokter. Keberhasilan komunikasi dokter-pasien dipengamhi oleh beberapa faktor.

kasus depresi karena dipecat dari pekerjaan karena korupsi. Dari pengenalan nama saja.maka informasi-informasi tersebut sebaiknya digali dengan permohonan agar diberrkan jawaban yang sebenarnya untuk kepentingan menggali dan Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 13 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada memperjelas pemberian konselingnya nanti. kotor atau sebaliknya merupakan daerah kampunh muslim/perumahan elit sehingga pasien merasa malu atau tercemar bila kasus sensitifnya terungkap. kumuh. Misalnya anak dengan retardasi mental. menutupi informasi. penelusuran penyebab penyakit kelamin. asal keturunan. Lebih lagi bila telah memasuki penggalian riwayat penyakit dan pengobatan akan banyak menyangkut hal-hal sensitif misalnya menyangkut pertanyaan tentang organ kelamin. tidak menebak atu menghakimi. dan dalam prosesnya temyata muncul sikap malu. Sehingga alamat yang disampaikan kepada dokter hanya samaran saja misla seputar terminal. Oleh karena itu dokter perlu meyakinkan bahwa ruang periksa cukup terjamin kerahasiaan. Informasi pekerjaan seringkali juga ditutupi dna tidak disampaikan secara transparan karena pekerjaannya menyangkut hal-hal yang idanggap kurang wajar. gangguan seksual (impotensi.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada sudah mengandung hal yang sensitif. berbicara lirih seakan kamar periksa dokter tidak tertutup rapat maka hal-hal demikian sebagai isyarat bahwa pasien mempunyai masalah berkaitan dengan hal-hal sensitif. pemah dipenjara. informasi harus digali secara perlahanlahan. mislanya mucikari. homoseksual). bahasa non verbal yang dipakai. Hal sensitif selanjutnya adalah umur pasien. pemah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. maka umur kadang-kdang enggan disebutkan. penggunaan jasa paranormal dan penggunaan jamu kuat seksual. pekerja diskotik. Kadang kala pasien hanya memberikan nama panggilan atau bahkan nama samaran dna enggan memberikan nama lengkap beserta pangkat dan derajat. bicara yang lirih. Untuk membuka adanya hambatan berkomunikasi pada anamnesis kasus sensitif maka perlu diidentifikasi sedini mungkin apakah pasien yang kita hadapi apakah pasien yang kita hadapi mempunyai masalah berkaitan dengan hal-hal sensitif. Pertanyaan dapat dimulai dari hal-hal yang dianggap netral dan bersifat tidak atau kurang sensitif terlebih dahulu. Penguasaan bahasa non verbal dari dokter untuk menangkap informasi dari pasien sangat dibutuhkan dan menentukan terungkapnya semua informasi yang sebenarnya ingin disampaikan pasien 2. Terutama untuk wnaita terlebih lagi yang belum menikah atau menikah terlalu dini. rasa malu. Penggalian riwayat penyakit /kasus sensitif Dalam menelusuri riwayat penyakit yang diderita. Status perkawinan pasien juga merupakan hal yang sensitif untuk pasien yang kawin atau cerai berulang kali. Alamat sebenarnya bisa jadi juga disembunyikan pasien yang datang ke dokter dikarenakan merupakan desa/kampung yang terkenal nakal. yang tampak dari keengganan pasien untuk berbicara. Nama seseorang dapat mencerminkan asal tempat. dokter harusnya dapat menangkap ada sesuatu yang ditutupi oleh pasien. Setelah sambung rasa terjalin. dan sebagainya. atau menggunakan istilah khusus. pangkat dan kedudukan. kelamin seksual. epilepsi. kunjungan ke lokalisasi prostitusi. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 14 . mengubah sikap lebih sopan dan formal sehingga lebih berwibawa. Penggalian data identitas yang mengandung informasi yang bersifat sensitif dilakukan dengan membina sambung rasa dahulu diteruskan memberikan pertanyaan yang tidak langsung. wanita penghibur atau pengumpul barang rongsokan/sampah dan sebagainya. Penelusuran dilakukan secara perlahan-lahan dengan cara dokter memberikan pertanyaan terbuka dan diharapkan pasien dengan rela memberikan informasi. frigiditas) dan deviasi seksual (lesbian. Sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas. serius memperhatikan bahasa non verbal karena biasanya bahasa non verbal lebih jujur.

penyakit kelamin. gangguan jiwa. dan lainnya. gonorrhoe dengan flek alat kelamin. Pemeriksaan pada organ-organ tersebut kadang juga menimbulkan rasa sakit bila pasien tegang. Misalnya TBC dengan flek paru. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 16 . penjelasan yang sesuai dan permohonan persetujuan. Permohonan pemeriksaan bagian tubuh yang dianggap sensitif Oleh karena pemeriksaan kadang kala merupakan kelanjutan dari anamnesis. Penyampaian diagnosis kasus sensitif Penyampaian diagnosis kadang kala dapat menyinggung perasaan. misalnya adanya retardasi mental. terutama organ kelamin. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 15 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Penggunaan istilah atau bahasa yang umumnya enak dipakai masyarakat untuk membicarakan keluhan sensitif semestinya dikuasai oleh dokter atau calon dokter. misalnya pada kasus anak epilepsi yang dibawa orangtuanya berkonsultasi/berobat dikatakan anak terkena santet lalu kejang. lubang kelamin. 3. Teruslah ajak bicara yang ringan dan tidak menjurus sewaktu melakukan pemeriksaan. 4. Psien harus diyakinkan akan kerahasiaan data tersebut. maka dokter dibolehkan meminta informasi dengan disertai pemberian alasan dan pemberitahuan bahwa informasi tersebut sangat perlu untuk memecahkan masalah. Maka jangan lalu dikatakan bahwa anak Bapak terkena penyakit ayan atau epilepsi secara langsung tapi katakanlah bahwa penyakit tersebut dapat diobati dan dikontrol. maka sebagai dokter diharapkan sudah mengetahui tingkat sensitivitas pasien dalam menerima diagnosis atau informasi yang bersifat sensitif. dubur maka diperlukan komunikasi yang tepat. Oleh karena sifat sensitif bersifat individual.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Namun apabila informasi belum diberikan oleh pasien. Rasa peka terhadap istilah atau bahasa untuk menutupi gejala kasus sensitif dari pasien haruslah dibiasakan. retardasi mental dengan kurang nangkap perhatian. epilepsi. maka sewaktu dokter akan memeriksa bagian badan yang dianggap sensitif.

Mulai anamnesis dengan menunjukkan keterbukaan kita. Sebisa mungkin gunakan pertanyaan terbuka. dokter harus menunjukkan sikap terbuka dan siap membantu pasien. Pada hal-hal seperti ini. Memperlihatkan sikap yang baik 2. 5. Hadapi pasien dengan tulus hati. sifat Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 17 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada peka dari dokter akan sangat diperlukan untuk kelangsungan dan keberhasilan pemberian informasi dan penjelasan pada kasus sensitif. Dalam hal ini apa yang akan diutarakan pasien mengenai penyakitnya kepada keluarga diharapkan tidak memunculkan keributan dalam keluarga pasien. Perlihatkan posisi wajar dan tenang 7. Lakukan kontak mata sewajarnya 3. sehingga keluhan pasien lebih terksplorasi Kadang-kadang dalam praktek sehari-hari dokter akan menjumpai pasien/penderita yang mengajukan permintaan yang tidak sesuai dengan rencana terapi atau perlakuan yang akan dilakukan oleh dokter. kesiapan kita menjaga rahasia dan menunjukkan sikap siap membantu pasien 8. pasien menginginkan untuk disuntik. atau pasien menginginkan obat tertentu yang pernah diminum MENOLAK PERMINTAAN PASIEN YANG TIDAK SESUAI Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 18 .KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada 5. Sedikit membungkukkan badan ke depan 6. Dengan pemberian informasi yang jelas dan tidak menyinggung perasaan diharapkan pasien menjadi nyaman dalam keluarga dan bukan malah sebaliknya. mungkin berasal dari proses genetika atau biologi sewaktu janin dalam kandungan atau faktor eksternal di luar kemampuan suami atau istri. sehingga pasien akan menerima dan melakukan dengan rela apa yang diutarakan dokter. Maka informasi dan penjelasan yang sekiranya tidak membuat keributan antara suami istri sajalah yang diberikan dokter kepada istri atau suami. sedangkan penyakit kelamin tersebut didapat tidak melalui hubungan seksual atau menyeleweng. Oleh karena itu. kasus anak dengan retardasi mental yang belum tentu berasal dari keturunan salah satu orangtua. Misalnya. Lebih lanjut melalui diskusi tentang masalah tersebut. wajah cerah dan ramah. Dengan demikian diharapkan ada kemajuan ke arah yang lebih baik dari diri pasien. diharapkan pasien akan lebih dapat memecahkan sendiri permasalahannya dan kemungkinan masalah-masalah lain yang mungkin dihadapi nanti dalam perjalanan hidupnya karena pola pemecahan masalah telah dikuasainya melalui diskusi dengan dokter. Tunjukkan sikap tubuh yang terbuka ditunjukkan dengan adanya perhatian serta melibatkan diri dalam percakapan dan dengan masalah pasien. Hal-hal yang dapat mencetuskan keributan dalam keluarga misalnya pasangan suami istri yang ternyata istrinya menjadi sumber penyakit kelamin. 4. misalnya ada infeksi pada kemaluan istrinya yang belum tentu berasal dari hubungan seksual akibat penyelewengan istri. Tahapan melakukan komunikasi kasus sensitif 1. Penyampaian informasi kasus sensitif Pada kasus sensitif ini awal dimulainya pemberian informasi apabila telah terjalin sambung rasa yang mantap. Informasi dan penjelasan sensitif lainnya misalnya pada kasus ingin anak. Gunakan bahasa yang sesuai tingkat pendidikan pasien 9.

Sampaikan penolakan anda dengan halus namun tega 4. Seseorang mungkin cocok dengan obat A. abortus kriminalis. 5. Penolakan harus disampaikan dengan tegas dan lembut. Tolaklah dengan memberikan informasi/penjelasan secara jelas mengenar penyakit dan tindakan yang harus dilakukan. Sebagian besar permintaan pasien yang tidak sesuai biasanya didasarkan pada persepsi pasien yang keliru atau pengetahuan pasien tentang medis yang rendah. Oleh karena itu edukasi kepada pasien mutlak harus disampaikan. atau dapat juga pasien minta resep obat "tidur/ terlarang". Ketegasan diperlukan untuk menunjukkan bahwa dokter benar-benar tidak dapat memenuhi keinginan pasien. Tolaklah dengan halus namun tegas. MENYAMPAIKAN BERITA BURUK Setelah melakukan anamnesis dan ditunjang dengan pemeriksaan fisik dan penjelasan mengenai penyakit/masalah yang dihadapi pasien. bahwa Anda tidak dapat memberikan. Penolakan dokter terhadap keinginan pasien harus didasari dengan alasan medik dan etika profesional. Dokter juga berhak menolak bila tindakan tersebut memang tidak diperlukan. biopsi. Seorang dokter dalam hal ini berhak menolak permintaan pasien. Beberapa hal yang perlu diperhatikan bila menolak permintaan pasien : 1. karena biasanya para pecandu obat terlarang sudah tidak memikirkan sekitarnya dan asal berani. Beberapa permintaan yang didasari keinginan memenuhi ”kebutuhan” pasien antara lain adalah meminta surat keterangan sakit. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 19 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada 6. Jelaskan dengan singkat masalah atau gangguan yang dihadapi pasien dan yakinkanlah bahwa tanpa pengobatan. sedangkan sebagian lain akan merasa putus asa begitu mengetahui bahwa penyakitnya berprognosis buruk. pasien meminta tindakan atau terapi tertentu (operasi. kita juga harus menyampaikan bahwa menurut etika profesi kita tidak dapat memnuhi keinginan pasien. Sebelum kita menyampaikan berita buruk kita harus melakukan identifikasi singkat tentang kesiapan pasien. Tidak diperkenankan penolakan permintaan didasarkan rasa suka tidak suka ataupun alasan ekonomi. terkadang dokter harus menyampaikan hasil diagnosis berupa penyakit yang berbahaya atau berprognosis buruk. jelaskan bahwa resep tidak dapat diberikan tanpa alasan dan diagnosis yang jelas. Bila pasien memaksa dan bahkan mengancam. bahkan dapat fatal bagi orang-orang tertentu yang alergi terhadap suatu bahan terapi. Jelaskanlah bahwa tubuh/badan seseorang itu berbeda-beda. Kadang-kadang yang diperlukan bagi pasien adalah istirahat yang cukup dan tidak memerlukan terapi obat. tetapi harus istirahat. dan lebih cocok dengan obat B. 8. Selain itu suntik juga akan memberikan akibat yang tidak sama pada setiap orang. Untuk beberapa kasus. 7. Beberapa pasien akan lebih baik apabila dia mengetahui diagnosis dengan jelas. Pada kasus kedua Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 20 . Untuk penolakan terhadap permintaan resep obat "tidur/terlarang". Untuk kasus seperti ini selain alasan medik. tetapi orang lain mungkin tidak cocok dengan obat A. Untuk prevensi sebaiknya di dalam kamar periksa ada tombol alarm untuk memberi tahu "mantri/asisten pendaftar pasien" atau rumah/tetangga bahwa Anda dalam bahaya. pasien dapat pulih kembali. Sikap tubuh kita tegak 2. Jelaskanlah bahwa tidak semua penyakit memerlukan terapi "suntik". dll). Anda berhak melaporkan pada polisi. Oleh karena itu skill komunikasi penyampaian berita buruk harus dikuasai oleh seorang dokter.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada di waktu lalu atau diminum keluarganya. obat terlarang.Hal tersebut demi keamanan Anda sendiri. Kontak mata sewajarnya 3.

feedback dan keluhan pasien Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 21 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada PENUNTUN PRAKTEK KETERAMPILAN MEDIK KOMUNIKASI PADA KASUS SENSITIF. Pada kasus seperti ini berita sebisa mungkin segera tersampaikan setelah diagnosis kematian kita tegakkan. Sikap harus tetap sama pada saat anamnesis 2. Penyampaian diusahakan tidak terlalu panjang dan berbelit. Jagalah hubungan yang baik dengan pasien atau keluarga 3. Sampaikan usaha kita dan permohonan maaf karena upaya kita tidak dapat menolong pasien.   PENYAMPAIAN BERITA BURUK &  MENOLAK PERMINTAAN PASIEN YANG TIDAK SESUAI  Adnanto Wiweko KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN Mahasiswa mampu melakukan keterampilan komunikasi yang pernah dilatihkan pada blok-blok sebelumnya ditambah keterampilan komunikasi: • Komunikasi pada kasus sensitif • Cara menolak permintaan pasien yang tidak sesuai • Menyampaikan berita buruk ALAT-ALAT YANG DIBUTUHKAN • • Alat tulis Kertas catatan Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 22 .hal yang harus dilakukan dan dihindari 6. prognosis dan hal. Dokter juga dituntut menyampaikan berita meninggalnya pasien kepada keluarganya. Sampaikan keinginan kita dalam membantu pasien menyelesaikan masalahnya 8. 7. namun kita dapat meminta keluarga masuk ke ruangan apabila kita melihat pasien membutuhkan dukungan dengan catatan diagnosis penyakitnya tidak bersifat menurunkan harga diri pasien (contohnya penyakit kelamin). Selalu terbuka terhadap pertanyaan.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada kita dapat menyampaikan berita tersebut kepada keluarga. Mulailah menyampaikan hasil diagnosis penyakit yang diderita. Pilihan ini sepenuhnya tergantung pada pasien. 5. Sampaikan dengan lafal dan isi yang jelas. jelasakan dengan bahasa awam tentang diagnosis tersebut. Analisis kesiapan pasien 4. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan berita buruk adalah: 1. Setelah diagnosis dalam bahasa medis kita samapaikan. Gunakanlah bahasa sesuai dengan latar belakang ataupun usia penderita. Pasien dapat seorang diri atau didampingi dengan keluarga.

suara lirih menunjukkan pasien malu dengan keluhannya. Tanyakan identitas pasien dan latar belakang pasien Identitas meliputi identitas dasar yaitu nama. Hal ini berguna agar dalam proses anamnesis nanti kita dapat memanggil responden dengan tepat dan mempermudah kita dalam sambung rasa dengan responden. oleh karena itu sapa pasien terlebih dahulu kemudian ucapkan salam. Pada anamnesis kasus sensitif nama dan identitas memegang peranan penting.. data menstruasi. Bisa saya tahu nama Bapak?’’ Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 23 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Apabila tidak yakin dengan jawaban pasien kita harus bersabar. haid. usia dan alamat. sosial-ekonomi.. semisal pekerjaan.. Selalu panggil nama pasien selama anamnesis Dengan kita memanggil nama pasien menunjukkan bahwa kita menghargai pasien dan kita menaruh perhatiaan terhadap pasien. Data data ini dapat ditanyakan di awal atau ditanyakan di sela-sela anamnesis. jangan langsung dibantah saat itu juga. cemas. Kita harus membina sambung rasa untuk menumbuhkan kepercayaan pasien dulu baru kita dapat melakukan cross check. Ketiga tidak harus dialkukan semuanya secara urut namun disesuaikan dengan situasi dan kondisi pasien. Yang harus dipahami biasanya pasien tidak bisa dengan tegas menjawab pertanyaan kita. Selamat Siang) atau salam keagamaan dengan catatan kita mengetahui agama pasien. Contoh ” Mari. Pagi”.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN KOMUNIKASI PADA KASUS SENSITIF Langkah-langkah yang dilaksanakan pada waktu melakukan komunikasi pada kasus sensitif adalah : 1.. Salam kepada pasien juga sebisa mungkin disesuaikan dengan adat istiadat setempat.. Identitas dasar biasanya ditanyakan di awal anamnesis. data mengenai keadaan fisik (tinggi badan dan berat badan). Atau ”Duduk” 2. nama saya.” atau ” Selamat pagi Ibu. Salam pembuka dapat berupa salam formal (Selamat Pagi.(jeda) pak Arman” 4. Contoh ” Eeeeeee. silakan duduk” Hindari kata kata yang bersifat perintah karena akan membuat pasien tersinggung atau semakin takut dengan kita. Contoh ” Bu Ani rumahnya dimana ?” Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 24 .. maaf dok saya sebenarnya tidak sakit lo dok. mari Pak.. Silakan duduk.. 3. Data pribadi lain yang sebaiknya ditanyakan adalah data pribadi yang berkaitan dengan latar belakang pasien. menjawab pertanyaan dengan suara lirih atau berbelit-belit atau dengan istilah khusus.. imunisasi atau data lain yang dianggap penting dan berhubungan dengan kasusnya. Sebisa mungkin panggillah dengan nama panggilan yang paling disukai pasien. persilakan duduk dan ucapkan salam pembuka Terkadang pasien sudah menunggu lama di ruang tunggu untuk kita periksa. Persilakan pasien untuk masuk ke dalam ruangan. Identifikasi pasien tersebut sebagai pasien dengan kasus sensitif Setelah kita menanyakan identitas biasanya kita dapat melihat pasien yang datang dengan kasus sensitif dari gerakan atau bahasa tubuh yang gelisah.. Pasien yang menjawab dengan berbelit. Contoh ” Masuk Pak. dengan ibu siapa ini?” atau ” Maaf. Contoh ” Pagi Bu.

Riwayat Penyakit Dahulu (RPD).. yang nantinya akan merawat Bapak” 6. Contoh ” Silakan Bu. akrab dan lebih santai. ada apa dengan putra ibu ?” Biasanya jawabannya akan berupa ” Eeeeeee Begini dok. Perkenalkan diri anda Perkenalan dokter dibutuhkan apabila kita baru pertama kali bertemu pasien.. namun keluhan utama biasanya hanya satu. tidak to the point. 3 hari teakhir ini saya meriang dok. Bahkan terkadang disamapikan sedikit saja di kahir kalimat. 9. Oleh karena itu kita harus dapat memecahkan kebuntuan dengan menawarkan bantuan kepada pasien. Pada kasus sensitif kita dituntut untuk menjadi pendengar yang baik. apa yang bisa saya bantu?’’ 7. kalo buat jalan selalu terasa berat kepala ini. Tanyakan keluhan utama pasien. Pasien kasus sensitif datang biasanya datang ke dokter dengan membawa berbagai macam persepsi. ada yang takut dengan dokter.tidak melakukan hal yang aneh-aneh lo dok..KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada 5. Lakukan Anamnesis Sistem Tanyakan semua sistem yang terkait dengan RPS. Melakukan anamnesis sistem dilakukan dengan menanyakan keluhan sesuai dengan sistem yang terkait Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 26 . kita dapat menarik kesimpulan yang membawanya kepada kita adalah karena kencing nanah.. Keluhan dapat saja lebih dari satu. Perlihatkan sikap menerima.. Padahal selama 3 hari ini saya istirahat terus. kawatir dengan penyakitnya bahkan terkadang skeptis dengan kesembuhan penyakitnya. Kepala Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 25 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada saya pusing sekali. Dengan memperkenalkan diri kita. Contoh ” Apa yang membuat Bapak datang kemari?” atau ” Bu. Contoh ” Perkenalkan saya dokter Jupri. Pada pasien dengan kasus sensitif keluhan utama biasanya biasanya disampaikan secara tidak lugas. siap membantu dan menjaga rahasia Sikap menerima harus ditunjukkan di awal anamnesis dan ditunjukkan ke pasien bahwa kita siap membantu pasien. 8. Pilihan manakah yang ditanyakan tergantung kasus perkasus. Kayaknya saya mau flu ya dok ya” Walaupun pasien menyebut banyak keluhan dan menekankan keluhannya pada sakit kepala. Dengan kita menawarkan bantuan dan membuka diri kita akan mendapatkan kepercayaan pasien. tapi cuman sedikit dok dan tidak skit kok.. Untuk latihan ini tanyakan secara urut sistemsistem besar yang ada di tubuh kita. RPS adalah cerita lebih detail dan komprehensif dari penyakit pasien. Tanyakan Riwayat Penyakit Sekarang (RPS). Badan ini rasanya juga seperti dilolosi. RPD dan RPK kita harus sabar dan sebisa mungkin disampaikan dengan pertanyaan terbuka. pasien akan merasa sederajat. Riwayat Penyakit Keluarga (RPK) Sebisa mungkin Riwayat penakit ditanyakan secara kronologis. Juga keluar nanah dari kemaluan saya. Sebab terkadang informasi terkadang terselip di sela-sela jawaban pasien. Dalam menanyakan RPS. Keluhan utama adalah keluhan yang membawa pasien datang kepada dokter..

Apabila pasien tersebut baru masuk ke ruangan kita lagi ( misal membawa hasil laboratorium) maka berilah jeda bagi pasien. 2. Beberapa pernyataan cross-check antara lain ” Tadi Bapak mengatakan keluar nyeri pada kemaluan sebentar. demam. atau . Oleh karena itu jaga agar suara dan sikap tubuh kita tidak Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 28 . Ibu? LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PENYAMPAIAN BERITA BURUK Langkah-langkah yang dilaksanakan pada waktu menyampaikan berita buruk adalah : 1. riwayat kontak seksual berisiko positif”. Menutup anamnesis dan mohon ijin pemeriksaan fisik Sebelum melanjutkan dengan pemeriksaan fisik. Nada. Contoh ” Arman. kencing nanah. berbau. tutup terlebih dahulu anamnesisnya dengan mohon ijin untuk pemeriksaan fisik. Dapat pula dilakukan di sela. Lakukan cross-check Cross-check dilakukan apabila kita tidak jelas. 13. dari keterangan Ibu dapat saya simpulkan Ibu keputihan sudah 2 minggu. Tanpa memeriksanya mungkin nanti pengobatan saya tidak tepat. sebelum disampaikan persilakan agar pasien duduk kembali dengan tenang. Apabila pasien menolak meskipun kita telah membujuknya maka kita berhak untuk tidak memberi terapi. suara dan sikap tubuh harus tetap sama dengan saat melakukan anamnesis Perubahan sedikit saja ekspresi kita (misal helaan napas panjang. berapa menit pak tepatnya?” 11.sela anamnesis apabila kita melihat ada yang ingin dikemukan pasien. Ada yang mau ditambahkan Bu?” atau ” Baik Pak.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada 10. tidak yakin atau jawaban pasien bertentangan. 3 hari. agar kita tidak terlupa. Crosscheck sebaiknya dilakukan saat itu juga. Contoh ” Baik Bu. Lakukan umpan balik Umpan balik dilakukan setelah anamnesis hampir selesai. Juga harus dimengerti dalam menyampaikan berita buruk sebisa mungkin kita tidak diburu-buru waktu. Permohonan ijin mutlak diperlukan karena kita kadang perlu memeriksa Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 27 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada organ-organ yang dianggap tabu. dan sudah dikasih obat tapi tidak sembuh. Catat hasil anamnesis dengan singkat dan jelas Pencatatan dapat membantu kita menganalisa keterangan pasien dapat juga sebagai sarana rekam medik. Persilakan pasien duduk kembali setelah pemeriksaan Setelah melakukan anamnesis dan pemerikasaan maka akan didapatkan diagnosis yang pasti. geleng-geleng kepala) mempunyai interpretasi sendiri bagi pasien. Apalagi bila pasien tersebut menanti dengan sikap cemas dan sudah memiliki persepsi terhadap penyakitnya. Sebelumnya tentu kita jelaskan bahwa kita memerlukan pemeriksaan tersebut untuk mengetahui jenis penyakit pasien sehingga dapat mempersukses pengobatannya. Contohnya” Baik Bu. Boleh kita lanjutkan dengan pemeriksaan. pertanyaan dari saya sudah cukup. Bapak ada tambahan keterangan?” Atau ” Mungkin ada pertanyaan dari Ibu? ” 12. 23 tahun. Namun saya perlu memeriksa keputihan di kemaluan ibu untuk membantu saya mengetahui jenis keputihannya.

kanker payudara dahulu memang susah disembuhkan. kesembuhan milik Yang Maha Tinggi..” 6. Namun saya dan segenap tenaga medis di sini selalu siap membantu ibu mengatasi penyakit ini. Contoh: pasien Karsinoma paru ” Dok. Sebisa mungkin jangan memberi harapan yang berlebihan atau menakut-nakuti pasien.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada terlalu berbeda dengan sebelumnya 3. Sepanjang Bapak berusaha dan berdoa Insya Allah Tuhan akan memberi kesembuhan”. kok batuk-batuk saya ndak sembuh-sembuh ya. Apakah memang sudah tidak dapat disembuhkan?” maka kita dapat menjawab ” Pak. Apabila keyakinan pasien bersifat negatif maka kita harus mengubah keyakinan pasien tersebut menjadi positi. saya optimis penyakit Ibu kemungkinan masih bisa diatasi” 7. kita dapat sampaikan bahwa kit ada untuk membantu pasien menyelesaikan masalahnya. kewajiban kita berusaha.... penyakit ini merupakan gangguan pemusatan perhatian. eliminir keyakinan negatif pasien Apabila kita melihat pasien kita punya keyakinan tentang penyakitnya yang bersifat positi ( misal penyakitnya bisa disembuhkan) maka kita dapat memperkuat keyakinan pasien dengan cara membenarkan keyakinan pasien tersebut. Contoh” Penyakit ibu pasti sembuh dalam waktu 2 bulan” atau ” aduh. Terkadang pasien syok. susah bergaul . terkejut sehingga kita perlu tawarkan bantuan kita agar pasien tidak merasa sendirian. dapat kita langsung sampaikan diagnosis medis kita baru diikuti penjelasan awamnya.. ” Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 30 .. Bu ini penyakit berat susah untuk menyembuhkan penyakit ibu” Lebih baik bila kita katakan ” Ibu. Contoh ” Ibu. Contoh ” Ibu kesini dengan siapa? Boleh saya suruh suami ibu masuk?” 4. Setelah diagnosis tersampaikan kita juga harus menyampaikan prognosis dan terapinya. cemas maka kita dapt meminta keluarga untuk mendampinginya atau bahkan anda dapat menyampaikan diagnosis tersebut pada keluarga yang terpercaya. Sampaikan prognosis dan terapi dengan terstruktur. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 29 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Contoh ” putra Ibu menderita autisme. Jangan menjanjikan prognosis yang berlebihan. Ditandai dengan kesulitan untuk berkonsentrasi. Sampaikan keinginan kita dalam membantu pasien menyelesaikan masalahnya Setelah pasien memahami apa yang kita samapaikan. Analisis kesiapan pasien Apabila kita melihat pasien tersebut gugup.. dapat pula disampaikan dulu bahasa awamnya baru mengarah ke diagnosa medisnya.. Sampaikan diagnosis anda dengan lafal dan isi yang jelas Ada`beberapa teknik penyampaian berita buruk. Namun sekarang dengan teknik pengobatan yang baru tingkat kesembuhan pasien meningkat berlipat-lipat. saya tahu ini masalah berat bagi Ibu. Asal ibu mengikuti proses terapi dengan baik.. Perkuat keyakinan positif pasien. 5.

Nah kalo memang Ibu tidak percaya dengan hasil diagnosa saya. Beri kesempatan pasien melakukan feed back. Contoh yang kurang baik ” sebenarnya saya mau saja menyuntik ibu. Condongkan badan ke depan dengarkan dengan penuh perhatian apa yand disampaikan pasien. Abortus juga dilarang Bu oleh profesi saya. Ibu boleh meminta pendapat dokter yang lain” Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 32 . maka perlu diubah menjadi sikap yang lebih serius agar pasien mengerti bahwa kita tidak sedang bermain-main. Sampaikan penolakan anda dengan halus namun tegas Penolakan harus disampaikan dengan sopan dan halus namun tegas. bertanya dan menyampaikan keluhan Setelah semua tersampaikan. dan tidak ada yang membahayakan namun karena ndak banyak gunanya sebaiknya Ibu tidak usah saya suntik ” Sebaiknya diganti dengan ” maaf Bu. dan jawablah pertanyaannya dengan jelas sampai pasien puas. penyakit ini tidak perlu dioperasi. seorang dokter dilarang oleh undang-undang melakukannya” 4. tegas dan runtut. saya tidak dapat menggugurkan kandungan Ibu karena secara medis tidak ada yang mengharuskan saya melakukan tindakan itu. Oleh karena itu batasi keluhan dan pertanyaan yang terkait dengan penyakit dan kesembuhan pasien 5. Jelaskanlah alasan penolakan anda Jelaskan dengan jelas. LANGKAH-LANGKAH MENOLAK PERMINTAAN PASIEN YANG TIDAK SESUAI Langkah-langkah yang dilaksanakan pada waktu menolak permintaan yang tidak sesuai adalah : 1. bertanya dan menyampaikan keluhan Beri kesempatan pasien mengeluarkan keluhannya. serius namun tetap sopan Apabila sebelumnya sikap cenderung santai. Tidak boleh ada keraguan dalam penolakan kita. Beri kesempatan Pasien melakukan feed back. Jawablah pertanyaan pasien dan berikan alternatif penyelesaian Jawablah dengan jelas. tapi ini tidak diperlukan Bu” atau ” penyuntikan pada kasus seperti Ibu ini sebenarnya tidak menjadi masalah. Ubah sikap kita menjadi tegak. Contoh” Ibu. Jelaskan alasan penolakan anda secar medis maupun aspek etiknya. Juga berikan alternatif yang masih mungkin ditempuh yang secara medis maupun legal aman dan diperbolehkan. 2.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada 8. tidak boleh terlalu berbelit belit. Sebisa mungkin penjelasan disesuaikan dengan kondisi sosial edukasi pasien. tegas. dengan ibu minum obat saya secara teratur kemungkinan nanti akan membaik. berilah kesempatan pasien mengemukakan apa yang ada dalam pikirannya. Contoh ” ibu. saya tidak menyuntik Ibu karena memang tidak diperlukan ” Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 31 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada 3. Dengarkan dengan penuh empati namun jangan sampai kita terbawa menuruti permintaan pasien. tegas dan runtut.

Setelah melakukan anamnesis didapatkan bahwa pasien sudah 2 bulan terlambat mentruasi dan setelah dilakukan tes kehamilan pasien positif hamil. Tolaklah permintaan pasien tersebut dan jelaskan alasan penolakan anda. Lakukan latihan komunikasi dengan skenario-skenario di bawah ini Contoh Skenario untuk Dokter Tugas I Laki-laki 56 tahun. Jelaskan alasan penolakan anda Tugas V Seorang pria 26 tahun datang kepada anda dengan keluhan pusing. Setelah melakukan anamnesis didapatkan bahwa pasien tersebut positif hamil. Lakukan anamnesis sehingga di dapat data yang membantu anda sebagai dokter untuk penegakan diagnosis. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 34 . sudah semua saya jelaskan.KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada 6. Lakukan anamnesis pada pria tersebut. Sampaikan hasil diagnosis tersebut kepada Ibu tersebut. Tolaklah permintaan pasien tersebut dan persiapkan langkah-langkah pengamanan diri anda. Pasien meminta anda untuk menyuntiknya karena dulu pernah sakit serupa dan sembuh dengan disuntik. Tutup sesi ini dengan permintaan maaf. Saya mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan di hati Ibu. duda tanpa anak mengeluh kencing nanah disertai nyeri pinggang datang kepada anda untuk berobat. Setelah melakukan anamnesis didapatkan bahwa pasien sering menggunaka obat terlarang dan sekarang datang kepada anda untuk meminta pereda rasa nyeri yang tergolong dalam narkotika. Lakukan anamnesis pada remaja tersebut. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 33 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Tugas IV Seorang ibu rumah tangga 38 tahun dengan 4 orang anak datang kepada anda dengan keluhan terlambat menstruasi 1 bulan. Pasien minta agar diobati supaya tidak hamil lagi. Tugas III Seorang remaja perempuan 16 tahun datang didampingi seorang remaja pria 18 tahun kepada anda dengan keluhan pusing. . Terima kasih atas kunjungannya”. Sampaikan diagnosis anda. meriang dan nyeri seluruh tubuh. Lakukan anamnesis sehingga di dapat data yang membantu anda sebagai dokter untuk penegakan diagnosis. Lakukan anamnesis pada remaja tersebut. Tolaklah permintaan pasien tersebut. Pasien cemas kalau hamil kembali sebab suaminya hanyalah kuli angkut pasar dan selama ini dia sudah kerepotan mencukupi kebutuhan anak-anaknya. harapan kebaikan pasien dan ucapan terima kasih Contoh ” Baik Bu. saya harap semoga Ibu sembuh. mual muntah di pagi hari dan meriang. Tugas II Seorang ibu membawa balitanya yang berumur 2 tahun belum dapat berbicara. Dari anamnesis didapatkan kesimpulan bahwa anak tersebut menderita retardasi mental.

biasanya bila nanah keluar terasa panas. Anak berceloteh pada umur 1. berat badan 11 kg. merangkak 10 bulan. Nanah berwarna kuning berbau dan keluar biasanya 2-3 kali sehari. Pasien sangat menjaga kebersihan daerah genitalnya. mulai berceloteh. tinggi 65 cm. bungsu dari 3 bersaudara laki2 semua. kemudian disuntik dan diberi obat sembuh. Stimulasi bicara oleh ibu berupa diajak ngobrol dan bermain. Sewaktu umur kehamilan 3 bulan ibu menderita cacar air. Setelah 3 hari demam mereda. Oleh karena sudah 2 tahun belum dapat bicara Ibu menjadi sangat kawatir. umur kehamilan 38 minggu. Anak lahir dengan berat 2. seorang PNS pemda tanpa anak mengeluh kencing nanah disertai nyeri pinggang datang kepada anda untuk berobat. dengan Suami seorang karyawan .KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Contoh Skenario untuk Probandus Tugas I Pria 46 tahun. tidak ditemukan kelainan lain pada saraf dan sistem wicaranya Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 36 . Biasanya dibawa ke mantri . dibawa ke Puskesmas kemudian sembuh setelah minum obat dari sana.7 kg. anak demam tinggi selama 3 hari. Laboratorium Keterampilan Medik FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM 35 KETERAMPILAN MEDIK ¦ Komunikasi pada Selama hamil ibu rutin periksa di bidan. Namun bila dipanggil kadang tidak tanggap. Anak bernama Febriano. dibersihkan setiap kali kencing dan berhubungan badan dengan air. Sebelum ini pasien pernah menderita sakit serupa 2 kali. tumpul dan tidak hilang meski sudah minum neoremacyl.5 tahun namun ibu tidak terlalu yakin/ lupa. kira-kira 2-3 tahun yang lalu. Riwayat imunisasi polio. Selama hamil ibu menddapat suntikan TT 2 kali umur 6 dan 8 bulan. laki-laki berumur 2 tahun karena belum dapat berbicara. mempunyai beberapa teman kencan yang rata-rata sesama PNS juga. Anak tersebut dilahirkan waktu ibu berumur 40 tahun. beralamat di Perumnas Ampenen datang ke dokter membawa anak bungsunya. BCG lengkap namun DPT dan campak tidak diberi karena pengalaman anak terdahulu anak demam setelah imunisasi tersebut. Selama hamil ibu tetap bekerja mengurus rumah dan kadang bantu-bantu tetangga yang sedang punya hajat. Menderita kencing nanah sudah 5 hari. Mintalah!!!! Suntikan seperti yang dulu Tanyakan bagaimana agar penyakitnya tidak berulang Pemeriksaan fisik dan lab Pemeriksaan fisik menunjukkan urethritis dan lab mengkonfirmasi adanya kuman Gonorhea Tugas II Seorang ibu 42 tahun. Namun karena temannya menyarankan ke dokter. miring umur 5 bulan. Tanyakan!!!! Apakah anak ibu dapat sembuh Apakah ada hubungannya dengan pemakaian KB pil sebelum kehamilan Penemuan PX fisik dan lab Tes pendengaran dengan garputala menunjukkan tanda tuli saraf. hepatitis. tablet vitamin A satu kali. Oleh ibu dibelikan obat penurun panas dari warung dan dikompres. menikah umur 25 tahun. Anak ditimbang di posyandu namun tidak rutin. maka sekarang ibu ke dokter. ibu rumah tangga. Nyeri pinggang menyebar keseluruh pinggang. jalan 15 bulan. Anak sejak dapat berjalan. terkadang 3 bulan sekali. Baik bergerak maupun istirahat tetap nyeri. Berat anak biasanya dikatakan normal. Sewaktu umur 8 bulan. Pasien aktif secara seksual. Sekarang duda cerai 10 tahun. sebualan sekali untuk timbang badan dan mendapat asupan tablet besi. dengan cara vakum di bidan.