WAHANA KENDALI MUTU

QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT

STATISTIKA DASAR
Tujuan Memahami konsep Statistika dasar Bahasan Mengapa menggunakan statistika Data

WAHANA KENDALI MUTU
QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT

TEKNIK DASAR STATISTIK
DASAR BERFIKIR STATISTIK

POPULASI

PENGAMBILAN CONTOH

OBSERVASI

CONTOH

DATA

TINDAKAN

MEMBUAT HAL-HAL YANG TIDAK JELAS MENJADI JELAS MELALUI PENGAMBILAN CONTOH DAN PEMROSESAN DATA

PROSES

KEPUTUSAN

ANALISA

INFORMASI

WAHANA KENDALI MUTU
QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT

Untuk menkualifikasi dampak dari sebuah solusi WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Untuk menyampaikan fakta-fakta ini dalam bahasa yang sama Untuk menetapkan informasi mendasar tentang sebuah proses Untuk mengukur jumlah dan arah perubahan -perubahan yang terjadi Untuk membandingkan gambaran proses sebelumnya dan sesudahnya Untuk memfasilitasi analisa keuntungan (Cost Benefit Analysis) dari solusi yang diusulkan 7.Mengapa Perlu Mengumpulkan Data ? 1. 3. 6. Untuk mengumpulkan fakta-fakta tentang suatu masalah atau kesempatan yang dapat dikuantifikasi 2. 4. 5.

MAKNA STATISTIK Kita hidup dalam dunia yang tidak teratur. sebagai contoh kita pergi ke kantor tiap hari. Walaupun kita sudah mengambil jalan dan kendaraan yang sama. dalam pengertian statistik ini disebut : Dispersi ( Ketidak teraturan ) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . selalu kita mendapatkan waktu perjalanan yang tidak sama setiap harinya.

68 8 2.58 QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT RANGE STANDARD DEVIATION PROGRESSION A B C X1 2 1 1 .STATISTIK DASAR MEDIAN X = Nilai tengah dari suatu penyebaran. yang tersebar dari nilai terendah sampai tertinggi X1 + X2 + X3 + X4 + X5 MEAN X = ∑X i = (IN GENERAL) 5 n = Nilai rata-rata dari suatu penyebaran = RANGE = X5 – X1 = X maximum – X minimum (IN GENERAL) = Jarak nilai terendah sampai tertinggi dari suatu penyebaran = ∑ (Xi .+ (X5 -X )2 = X2 2 5 1 X3 5 5 5 X4 8 5 9 X5 8 9 9 X MEDIAN 5 5 5 X MEAN 5 5 5 DISPERSION STANDARD DEVIATION 6 2.53 WAHANA KENDALI MUTU 8 3.X) (IN GENERAL) 5 n = Penyimpangan yang tetap jaraknya dari nilai rata-rata penyebaran ( X1-X )2 + (X2 -X )2 +….

KATEGORI. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . NUMERICAL DATA ) ( ATRIBUT.DATA DAN JENISNYA BILANGAN DATA STATISTIK VERBAL DISKRIT DATA STATISTIK ( BILANGAN ) ( ANGKA KUANTITATIF. KUALITATIF. LANGUAGE DATA ) : HASIL PERHITUNGAN KONTINU INTERN : HASIL PENGUKURAN DATA STATISTIK ( SUMBER ) EKSTERN PRIMER : Dikeluarkan dan dikumpulkan oleh badan yang sama SEKUNDER : Yang lain.

Jenis Data DATA KUALITATIF (Berupa Kategori ) DATA KUANTITATIF (Berupa Bilangan) DATA DISKRIT (Hasil Penjumlahan) DATA KONTINYU (Hasil Pengukuran) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

JENIS DIAGRAM DIAGRAM PARETO 100 50 0 A B C D E F G Lain-Lain DIAGRAM PENCAR Y X HISTOGRAM SPESIFIKASI FREKUENSI FLOW CHART KARAKTERISTIK DIAGRAM SEBAB AKIBAT BAGAN KENDALI ABNORMAL AKIBAT PENYEBAB ABNORMAL WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

SEMPIT PERSOALAN/PENYEBAB) MENEMUKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASALAH MENENTUKAN ADA TIDAKNYA KORELASI DAN DERAJAT KORELASI ANTARA DUA FAKTOR MENGGAMBARKAN BENTUK DISTRIBUSI/PENYEBARAN DATA MENUNJUKKAN BATAS MAKSIMUM DAN BATAS MINIMUM DAERAH PENGENDALIAN SERTA MEMPER-LIHATKAN PERKEMBANGAN YANG DINAMIS SUATU PROSES WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . HISTOGRAM 7.TUJUH ALAT DASAR JENIS ALAT 1. BAGAN KENDALI & GRAFIK GARIS (SEVEN BASIC TOOLS) KEGUNAAN MEMPERMUDAH PENGUMPULAN DATA MENGELOMPOKKAN DATA SEHINGGA PERSOALAN MENJADI LEBIH JELAS/SEDERHANA MENUNJUKKAN URUTAN PERSOAL AN/PENYEBAB UTAMA (MEMPER. DIAGRAM PARETO 4. DIAGRAM PENCAR 6.AKIBAT 5. LEMBAR PENGUMPULAN DATA 2. DIAGRAM SEBAB . STRATIFIKASI 3.

Memperlihatkan ada tidaknya dan sejauh mana hubungan antara unsur-unsur dalam baris-baris dan kolom-kolom pada titik potong kedua unsur yang bersangkutan (titik-titik gagasan). apabila hubungan-hubungan tersebut (titik-titik potong) merupakan bilangan tetap (fix quantity).pecahkan dengan menggabungkan data verbal sesuai dengan afinitas (kaitan) timbal baliknya. DIAGRAM PANAH (Arrow Diagram) wkm/swh/prm/7bt/v/01 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Untuk membuat jadwal kerja harian yang optimal dan mengendalikan perkembangan pelaksanaannya secara efisien. DIAGRAM HUBUNGAN (RELATION DIAGRAM) 2. KAWAKITA JIRO DIAGRAM) TUJUH ALAT BARU KEGUNAAN Mencari langkah-langkah pemecahan yang tepat dengan menyingkapkan hubungan sebab akibat secara menyeluruh suatu problema atau situasi yang ruwet (kompleks) yang sebabakibatnya jalin menjalin secara rumit. Untuk menata dengan meneliti hubung an antara unsur-unsur dalam diagram matriks.kan proses pencapaian sasaran. Menjelaskan problema yang harus di. Metode ini digunakan untuk menetap. ANALISIS DATA MATRIKS (MATRIX DATA ANALYSIS) 6. dalam persoalan yang diperkirakan akan memberikan berbagai akibat. Untuk menelusuri langkah-langkah dan rencana yang paling cocok untuk mencapai suatu tujuan atau sasaran. DIAGRAM AFINITAS (AFINITY DIAGRAM. 3. METODE PDPC (Process Decision Program Chart) 7. DIAGRAM POHON (TREE DIAGRAM) 4. bersamaan dengan berkembangnya persoalan tersebut.(SEVEN MANAGEMENT TOOLS) JENIS ALAT 1. DIAGRAM MATRIKS (MATRIX DIAGRAM) 5.

WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

FLOW CHART ( BAGAN ALIR ) Flow chart adalah bagan langkah/urutan dari proses. DECISION ( KEPUTUSAN ) TIDAK STOP WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Fungsinya : = Untuk mengetahui / menerangkan bagaimana langkah-langkah yang bervariasi dalam suatu proses berhubungan satu sama lain Dengan mudah diketahui pada langkah mana yang potensial menjadi sumber masalah START ( MULAI ) yang menggambarkan semua = ACTIVITY ( KEGIATAN ) Simbol-simbol yang digunakan Flow Chart.

PROSES MENGHIDUPKAN TV TEKAN TOMBOL “ON” MULAI GAMBAR MUNCUL ? Ya Ya GAMBAR BAGUS ? TIDAK ATUR TOMBOL PENGATUR TIDAK STEKER SUDAH MASUK STOP KONTAK ? Ya TIDAK Ya MASUKKAN STEKER KE STOP KONTAK GAMBAR MUNCUL ? Ya GAMBAR BAGUS ? Ya TIDAK PANGGIL TEKNISI TIDAK MELIHAT ACARA TV SELESAI WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

PROSES REGISTRASI TERAPI RONTGEN
PERMINTAAN RONTGEN OLEH DOKTER UGD

TERSEDIA FORMULIR ? Ya DOKTER MELENGKAPI FORMULIR

TIDAK

MEMEPEROLEH FORMULIR

MENGISI DATA PASIEN

PERMOHONAN DI ISI LENGKAP ?

TIDAK

MENANYAKAN PADA DOKTER UTK INFORMASI

MELENGKAPI FORMULIR

Ya TIDAK MENGANTAR PASIEN KE RUANG RONTGEN PETUGAS MENDAFTAR PASIEN

PASIEN MAMPU DATANG KE RUANG RONTGEN ?

MENCARI BANTUAN

Ya PASIEN DATANG KE RUANG RONTGEN REGISTRASI SELESAI PERMOHONAN DIBERIKAN KEPADA PETUGAS

WAHANA KENDALI MUTU
QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT

WAHANA KENDALI MUTU
QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT

LEMBAR PENGUMPULAN DATA
Data sangat berguna untuk bermacam-macam tujuan. Tanpa adanya data sangatlah sulit untuk mengambil keputusan. Data merupakan dasar dari tindakan kita. Sering kita melihat slogan yang berbunyi : BERBICARALAH DENGAN DATA ( SPEAK WITH DATA/TALK FACT )
Kegunaan data antara lain : Untuk membantu mengetahui situasi keadaan yang sebenarnya Untuk tujuan analisa, yaitu misalnya untuk mengetahui hubungan antara suatu masalah/akibat dengan faktor penyebab Untuk dasar pemecahan persoalan atau pembuatan keputusan

Data tidak tersedia begitu saja, data perlu dicari dan dikumpulkan. Lembar pengumpulan data merupakan suatu formulir yang sangat efisien dan efektif untuk tujuan pengumpulan data. Lembar pengumpulan data disusun sesuai kebutuhan data macam apa yang diperlukan. Oleh karena itu tujuan pengumpulan data lebih dahulu harus jelas.
WAHANA KENDALI MUTU
QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT

Dapat diisi dengan cepat dan mudah WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Stratifikasi / pengelompokan data harus baik : • Mudah dipahami dan diisi • Memberikan data yang lengkap tentang apa yang ingin diketahui 3.HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMBUATAN LEMBAR PENGUMPULAN DATA 1. Maksud pembuatan harus jelas : • Apa yang ingin diketahui • Apa data yang ingin diperoleh sudah cukup lengkap sebagai dasar untuk bertindak. 2.

Untuk memeriksa lokasi kerusakan / kecacatan 4. Untuk memeriksa kebutuhan – kebutuhan yang lain WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Untuk memeriksa distribusi proses produksi 2. Untuk pemeriksaan final dari akhir suatu rangkaian proses produksi 6.FUNGSI LEMBAR PENGUMPUL DATA : 1. Untuk memeriksa kerusakan / kecacatan barang-barang 3. Untuk memeriksa penyebab – penyebab kerusakan / kecacatan 5.

CONTOH LEMBAR PENGUMPULAN DATA ( CHECK SHEET ) Check sheet untuk memeriksa kerusakan pada drum No 1 2 3 4 JENIS KERUSAKAN Tab seal rembes Drum rembes Cat drum buram Drum penyok Jumlah |||| |||| |||| |||| |||| |||| |||| |||| |||| |||| |||| |||| |||| | PERHITUNGAN JUMLAH 5 25 15 21 66 % 7.58 37.88 22.73 31.82 100 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

No.765 Tanggal Periksa KONDISI BAIK RUSAK : D10 – 05567 : 260802 No A 1 2 3 4 ENGINE V. Hour Meter : 115. 26 Agustus 2002 Diperiksa oleh (____________________) Diketahui / disetujui (________________) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . BELT BAGIAN JUMLAH KETERANGAN / TINDAKAN 2 1 1 4 X X X PUTUS 1 BUAH RADIATOR PLATINA BUSI X GANTI SEMUA B 1 2 3 4 5 RANGKA BAWAH FRAME TIE ROD PROPELER SHAFT WHEEL & RIM WHEEL SHAFT 1 1 2 4 2 X X X X X LENGKAP LENGKAP LENGKAP LENGKAP LENGKAP Jakarta.PT KONTRAKTOK BANGUN CABANG PERALATAN Nama Alat Merk / Tipe No. Register : 00567 : Buldozer : Komatsu / D10 DAFTAR PERIKSA Ser.

LEMBAR PERIKSA Nama Produk : Balok Beton Jumlah yang diperiksa: Nama GKM : OKE PUNYA Tanggal Pengumpul data : 26/8/2002 : Gt JENIS KERUSAKAN Keropos Beton Bunting Melendut Retak Lain – lain PERHITUNGAN ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||| ||||| ||||| ||||| ||||| || ||||| ||| |||| SUB TOTAL 20 18 22 8 4 TOTAL Jumlah produk yang ditolak ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||| 72 33 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

GAMBAR PERIKSA PADA DRUM “A” TAB SEAL REMBES A DRUM PENYOK WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

GAMBAR PERIKSA PEMASANGAN KERAMIK LANTAI : RUANG SERBA GUNA Cacat : : rusak/ tidak sempurna : 9 lokasi : pecah : 3 lokasi Pemeriksaan : Tanggal : 28 Agt 2002 Petugas : Edhie WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

DATA PENGEPONAN BULAN FEBRUARI 03 No 1 2 3 4 Pelat pec U'01 V'98 W'98 X'99 Jumlah Jml pelat 10 15 10 10 45 Gagal 5 6 4 3 18 Menit 180 120 120 120 540 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

Mudah dipahami dan diisi . WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Maksud pembuatan harus jelas : .Apa yang ingin diketahui .Apa data yang ingin diperoleh sudah cukup lengkap sebagai dasar untuk bertindak.HAL HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMBUATAN LEMBAR PENGUMPULAN DATA 1.Memberikan data yang lengkap tentang apa yang ingin diketahui Dapat diisi dengan cepat dan mudah 2. 3. Strafikasi / pengelompokan data harus baik : .

WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

Memperjelas pilihan dalam pemecahan masalah WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .STRATIFIKASI DEFINISI Pengelompokan data yang belum teratur menjadi kelompok-kelompok data sejenis yang lebih kecil Tergores Mesin Cacat Baik Berlubang Retak MANFAAT 1. Untuk mengetahui/melihat persoalan secara lebih terperinci 2.

SMTU. KELOMPOK NOMINAL Nama-nama barang. Contoh : Jumlah karyawan yang berumur : 20 tahun – 24 tahun = 50 orang 25 tahun – 29 tahun = 30 orang 30 tahun – 34 tahun = 20 orang Dst. angka-angka tersebut disusun dengan suatu jarak atau interval sehingga dapat diketahui berapa frekwensi atau jumlahnya. Perguruan tinggi : operator. kurang. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .MENURUT JENISNYA DATA DAPAT DIBAGI DALAM TIGA KELOMPOK A. KELOMPOK ORDINAL Tingkat Sekolah Tingkat Jabatan Bobot penilaian : TK. kepala bagian. SMTP. SD. sedang. nama jenis kertas. baik sekali. kepala regu. nama pekerjaan. C. nama karyawan. nama mesin. nama alat-alat tulis dsb. kepala seksi. KELOMPOK INTERVAL Data hasil perhitungan yang dinyatakan dengan angka. B. nama jenis tinta. cukup. dan kepala divisi : Buruk.

INTERVAL PRODUKSI CONE BLOCK Produksi Pemeriksaan : Tanggal 1 s.21 22 .d.28 SUB TOTA L ( buah ) 4350 4300 4350 2 Conblock merah 5 6 7 1150 1000 1200 1000 1050 1000 1050 1100 1050 1100 1200 1100 4300 4350 4350 3 Conblock hitam 5 6 7 JUMLAH 500 550 550 7950 750 700 650 8500 700 750 600 8550 900 850 700 9200 2850 2850 2500 34200 Keterangan : Paraf WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .14 15 . TEBAL No JENIS BARANG ( Cm ) 1 Conblock abu-abu 5 6 7 1000 950 1050 1100 1200 1050 1050 1150 1100 1200 1000 1150 1-7 TANGGAL PRODUKSI 8 . 28 Februari 2002 : Tanggal 1 Maret 2002 Pemeriksa : Achmad F.STRATIFIKASI TIPE : NOMINAL – ORDINAL .

28 15000 20000 8000 6500 5000 4500 8000 8500 7000 6500 SUB TOTAL ( BBC ) 25000 35000 15500 12500 11000 9000 16000 17000 14000 13000 1 LIGHT.HEAVY 3 PREMIUM LIGHT.15 16 .STRATIFIKASI PRODUKSI PENGOLAHAN MINYAK No JENIS MINYAK KEROSENE SPESIFIKASI TANGGAL PRODUKSI 1 .HEAVY JUMLAH 79000 89000 168000 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .HEAVY 10000 15000 7500 6000 6000 4500 8000 8500 7000 6500 2 SOLAR LIGHT.HEAVY 5 COKE LIGHT.HEAVY 4 GAS LIGHT.

WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

DIAGRAM PARETO MENUNJUKKAN URUTAN PERSOALAN UTAMA ( MEMPERSEMPIT PERSOALAN ) PROSENTASE KUMULATIF JUMLAH 44 100 % 81.82% 36 28 63.37% 0 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .64% 16 16 12 8 8 36.

MENCAPAI HASIL MAKSIMAL MELALUI SUMBER YANG MINIMAL “Ambeg Parama Arta” Pandai mendahulukan mana yang penting atau sering dikenal pula dengan prinsip skala prioritas.“Vital Few Trivial Many” Lebih baik kita mengerjakan sedikit hal tapi bermanfaat besar dari pada mengerjakan banyak hal tetapi hasilnya sedikit. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

80 % 20 % MANY 80 % FEW SEBAB AKIBAT WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .KONSEP “PENTING SEDIKIT” (Prinsip Prioritas) HUBUNGAN SEBAB – AKIBAT : ADALAH 20 % .

kerusakan-kerusakan dan biaya-biaya atau kerugian ditimbulkan oleh hal-hal yang jumlahnya tidak seberapa banyak” WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . “Pendapatan masyarakat atau tingkat kemakmuran yang tinggi hanya dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat”. SEJARAH DIAGRAM PARETO 2.2. Lorenz Ekonom Amerika tahun 1907. Juran (ahli quality control) “Vital Few Trivial Many” (Pareto Analysis) atau “sedikit tapi utama.M. J.C. Dr. banyak tapi remeh” “ banyak kejadian / kasus. SEJARAH DIAGRAM PARETO Vilfredo Pareto Ekonom Italia tahun 1897 “ Pembagian atau distribusi pendapatan masyarakat tidak merata”. M.

PARETO ANALYSIS (Prinsip Prioritas) MENUNJUKKAN URUTAN PERSOALAN UTAMA JUMLAH 170 • • • 100 80 60 40 20 0 • • 100 % WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT PROSENTASE KUMULATIF .

2. PROSEDUR UNTUK MEMBUAT DIAGRAM PARETO 1. 1 2 3 4 5 Jenis Absen Mangkir Ijin Cuti hamil/bersalin Sakit Lain-Lain Perhitungan ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| | ||||| || ||||| ||||| ||||| ||||| ||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| ||||| |||| ||| Sub Jumlah 26 7 23 49 3 108 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT JUMLAH . PROSEDUR UNTUK MEMBUAT DIAGRAM PARETO 2. Tentukan lebih dahulu hal-hal apa yang akan diteliti dan Buat rancangan mengenai Lembar Penghitungan Data Lembar Penghitungan Data No.

PROSEDUR UNTUK MEMBUAT DIAGRAM PARETO 2. PROSEDUR UNTUK MEMBUAT DIAGRAM PARETO 2.5 2.3 69. Item-item yang sangat kecil dikelopokan menjadi item Lain-lain dan ditempatkan dipaling akhirPenghitungan Data Tabel Pareto No. Jenis Absen Jumlah Jumlah Kumulatif Persentase Persentase Kumulatif 1 2 3 4 5 Sakit Mangkir Cuti hamil/ Bersalin Ijin Lain-Lain TOTAL 49 26 23 7 3 108 49 75 98 105 108 - 45.2 100 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .8 100 45.3 24. Masukan data pada Tabel kedalam Tabel Pareto dengan menyusun item-item tersebut secara berurutan dari jumlah yang paling besar sampai jumlah yang paling kecil.4 90.7 97.1 21.2.3 6.

Buatlah diagram balok pada kertas yang telah diberi garis tegak dan datar tersebut diatas. PROSEDUR UNTUK MEMBUAT DIAGRAM PARETO 2. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . 5.Garis Tegak Garis tegak sebelah kiri dengan skala yang menunjukkan jumlah total.Garis Datar Menunjukan item yang diteliti. 6. berdasarkan Tabel Pareto a. PROSEDUR UNTUK MEMBUAT DIAGRAM PARETO Lanjutan 3. Tulislah keterangan-keterangan yang diperlukan didalam diagram tersebut. 4. b. Garis tegak sebelah kanan dengan skala 0% sampai 100% menyatakan persentase kumulatif. Gambarlah pula garis kumulatifnya pada diagram balok tersebut. Buatlah grafik atau diagram balok.2.

d.44 % 45. 31 JULI 108 100 Jumlah yang diteliti 108 100 % 97.74% JUMLAH KARYAWAN 80 70 60 50 40 30 20 10 0 r Ga is ula m Ku PERSENTASE KUMULATIF 90 tif 69.22 % 90.37 % Sakit Mangkir Cuti hamil/bersalin Ijin Lain-Lain WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .PERIODE 1 MEI s.

Pengaruh Besar Pengaruh Kecil Dengan energi yang sama maka bila kotak yang tinggi dikerjakan / dipecahkan maka hasilnya akan lebih besar dari pada mengerjakan kotak pendek dimana hasilnya atau pengaruhnya kecil. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

TIPE – TIPE DIAGRAM PARETO a. Bahan baku : Pabrik. kekeliruan kerja. perbaikan. Biaya : Jumlah kerugian. keluhan. produsen. biaya bunga ( piutang macet). Diagram Pareto yang menunjukkan penyebab-penyebab suatu masalah 1. umur karyawan. ktrampilan 2. Metode kerja : Kondisi kerja. Keselamatan : Jumlah kecelakaan. mesin-mesin. produk yang dikembalikan/ditolak. peralatan. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Mesin : Perlengkapan. 2. orde kerja. pengalaman. Kualitas : Jumlah kerusakan. kesalahan. Operator : Giliran kerja/shift. b. instrumen 3. Pengiriman : Keterlambatan pengiriman 4. jenis bahan baku 4. biaya stock (dead-stock) 3. Diagram Pareto menunjukkan akibat suatu masalah. pemborosan biaya. Diagram yang berhubungan dengan hasil atau produk yang kurang memuaskan.4. 1. organisasi. kelompok kerja. cacat. model.

EVALUASI DENGAN DIAGRAM PARETO Diagram Pareto sebelum perbaikan 550 Diagram Pareto setelah perbaikan 100 % 550 500 100 % Penurunan 9 % 250 250 150 0 I II III IV 0% I II III IV 0% WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

Alat & Lingkungan WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Orang. Cara.DIAGRAM TULANG IKAN BA HA N O RA NG A K IB A T C A RA ALAT L IN G K U N G A N Untuk menentukan faktor-faktor yang berakibat pada karakteristik kualitas (misalnya suatu penyimpangan) Diagram ini menunjukkan hubungan antara sebab (faktor-faktor yang mengakibatkan sesuatu pada kualitas) & akibat (kualitas. karakteristik kualitas). Terdapat faktur utama yang perlu diperhatikan untuk mengenali faktor-afktor yang berpengaruh/berakibat pada kualitas yaitu : Bahan.

DIAGRAM SEBAB AKIBAT BAHAN MANUSIA PENGALAMAN KURANG MUDAH ROBEK PENGETAHUAN KURANG KURANG PERHATIAN CEROBOH KURANG TANGGUNG JAWAB KERTAS KURANG BERMUTU PENDIDIKAN RENDAH MOTIVASI KURANG CEPAT KABUR MALAS FRUSTASI BUKU REGISTER JADI SATU LEMARI ARSIP TIDAK CUKUP SISTEM KURANG COCOK TIDAK ADA SUBJEK PENGELOMPOKAN SURAT TIDAK ADA JUKLAK SEMPIT MUTU BINDER KURANG BAIK PELUBANG KERTAS SERING RUSAK TIDAK PUNYA HACK MACHINE PENCARIAN FILE LAMBAT RUANGAN PANAS KOTOR CAR A ALAT LI NG KU NG AN WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

density.MENCARI FAKTOR . air.FAKTOR PENYEBAB ( ANALISA SEBAB AKIBAT ) MANUSIA BAHAN kurang kepedulian thd. loses pengukuran minyak. pembacaan triming kurang teliti kurang tanggap mengantuk SELISIH BONGKAR PREMIUM MASIH TINGGI mudah menguap tercampur dengan bahan lain lampu senter kurang terang sistem berbeda hasil perhitungan berbeda SOP belum sepenuhnya dilaksanakan perubahan cuaca panas/dingin alat ukur tidak standar tank table diragukan LINGKUNGAN METODA ALAT WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . temperatur kurang teliti SOP belum sepenuhnya dilaksanakan pemeriksaan compartement pada saat dry.

LANGKAH PEMBUATAN LANGKAH 1 : MENENTUKAN PERSOALAN PENCARIAN FILE LAMBAT (persoalan yang akan diamati) LANGKAH II Mencari faktor .faktor utama yang berpengaruh atau berakibat pada persoalan. Faktor utama tersebut ditulis didalam kotak diatas dan dibawah garis panah dan di hubungkan ke garis anak panah induk contoh : BAHAN ORANG PENCARIAN FILE LAMBAT CARA ALAT LINGKUNGAN WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

diambil perhitungan suara untuk : a.faktor yang berpengaruh pada faktor utama dengan teknik sumbang daran.penyebab utama dengan menganalisa data secara kritis. menetapkan penyebab utama b. menetapkan proiritas penyebab uatam LANGKAH V Mengurutkan prioritas atas penyebab . LANGKAH IV Menentukan penyebab . Caranya melalui diskusi atau dengan voting WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .faktor ini ditulis di kiri dan kanan anak panah cabang. Bila analisa data tidak dapat di lakukan karena kurang tersedianya data.penyebab utama. Kemudian menentukan urutan prioritas dengan diskusi (bila tidak tercapai dengan diskusi. yaitu penyebab . di tempuh dengan cara voting/ ambil suara).penyebab yang diduga sangat menentukan (biasanya berkisar antara dua sampai lima buah). Faktor . Proses demikian di teruskan sampai menemukan faktor pada garis anak panah ranting.LANGKAH III Mencari dan merinci lebih jauh faktor .

Adalah suatu teknik untuk mengumpulkan ide yang sebanyak-banyaknya dari sekelompok orang 2. Hampir dapat dipastikan bahwa akan lebih efektif untuk memperoleh pendapat melalui beberapa orang dari pada satu orang 3. Brainstorming akan lebih efektif apabila aturan-aturan dibawah ini dapat dipenuhi : a). DEWAR. tentukan dahulu topiknya sejelas mungkin 5. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Setiap anggota. THE QUALITY CIRCLE GUIDE TO PARTICIPATION MANAGEMENT) 1. secara bergililr diminta untuk menyampaikan satu pendapat. Sebelum brainstorming. sampai akhirnya semua pendapat dituangkan c). Keefektifan brainstorming dalam membuka kreatifiatas berpikir tidak perlu diragukan lagi 4. walaupun ia punya pendapat lebih dari satu. Setiap anggota hanya boleh menyampaikan satu pendapat pada setiap giliran.SUMBANG SARAN (BRAINSTORMING) (DONALD L. Setiap anggota harus bertanggung jawab atas ucapannya b).

harus mengucapkan : “pas”. tidak dibenarkan menanggapi pendapat anggota yang sedang berbicara. Usahakan untuk memperoleh pendapat sebanyak mungkin. Selama brainstorming berjalan. Jangan meremehkan pendapat orang lain f) Beri dorongan/rangsangan agar anggota berani memberikan/mengajukan pendapat g) Ambillah keuntungan dari pendapat orang lain 6. dan kesempatan diteruskan pada anggota berikutnya e). 9. maka brainstorming dianggap selesai Pendapat yang telah terkumpul. 8. Dengan demikian. 10. maka pembahasan berikutnya hanya berkisar pada hal-hal yang telah mendapat persetujuan WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . kemudian diteliti dan disaring untuk dibahas 7. please”. pimpinan sidang harus segera menegur dengan kata-kata : “no comment. baru diadakan “voting”. Anggota yang tidak menyampaikan pendapat pada gilirannya. Hanya suara yang mendukung yang dicatat (suara yang tidak mendukung tidak dicatat) 11. Proses brainstorming akan lebih cepat apabila pendapat disampaikan secara tertulis Apabila diperkirakan semua pendapat telah disampaikan. Apabila sampai tidak terdapat kata sepakat.d). Kalau ini terjadi.

bersikaplah seolah-olah sama sekali tidak ada hambatan. Dalam usaha merangsang untuk menemukan idee-ide baru. bersikaplah seolah-olah sama sekali tidak ada hambata WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .hal yang perlu diingat : HAL .HAL YANG PERLU DIINGAT : Topik brainstorming harus disampaikan pada anggota sebelum Topik brainstorming harus disampaikan pada anggota sebelum pertemuan diselenggarakan pertemuan diselenggarakan Gunakan lembaran kertas yang lebar untuk menulis/ Gunakan lembaranmencatat semua pendapat sehingga menjadi catatan menulis/mencatat semua kertas yang lebar untuk penyajian Dalam usaha merangsang untuk menemukan ide-ide pendapat sehingga menjadi catatan penyajian baru.Hal .

Mengembangkan kedisiplinan. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . kebersamaan & pola berfikir kreatif anggota. 2. Pimpinan harus mendorong partisipasi aktif anggota. Syarat Sumbang Saran 1. Kedudukan semua anggota sama dan sejajar. Manfaat Sumbang Saran 1. Menemu kenali penyebab dan pola perbaikan. 2. 3.Sumbang Saran ( Brain Storming ) Definisi Sumbang Saran Kreatif adalah teknik kreatif untuk mengumpulkan gagasan secara Perorangan mengenai suatu masalah. Hindari adanya peninjau / pihak luar yang ikut campur.

WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

HISTOGRAM 30 Spec 20 10 0 Histogram merupakan diagram yang terdiri atas grafik balok dan menggambarkan penyebaran / distribusi datadata yang ada. dapat diketahui nilai rata-rata dan derajat penyebaran data WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Dengan menggunakan histrogram.

Letak dan Penyebaran Proses Target Letak Penyebaran WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

Jenis-jenis Distribusi Histogram bisa bermanfaat untuk menjelaskan distribusi data Distribusi Normal Berbentuk Lonceng Puncak Multipel dari multipel proses Bentuk tidak simetrisi Bentuk bergerigi WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

Kemudian ditetapkan bahwa data yang akan diambil berdasarkan besar angka selisih antara tinggi (dalam cm) dikurangi berat (dalam kg) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .Contoh Kasus Sebuah perusahaan maskapai penerbangan ingin mengetahui apakah benar bahwa rata-rata pilotnya terlalu gemuk.

Perhitungan besar kelas 6. Hitung interval 4. Mengumpulkan data 2. Menemukan nilai maksimum dan minimum 3. Tentukan besar kelas 5.Langkah Pembuatan Histogram Cara Manual 1. Petakan data pada Histogram WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

Pengumpulan data Dikumpulkan seluruh data dari 100 karyawan atau N = 100 (minimum data untuk pembuatan histogram adalah 50) 1 77 120 105 97 88 85 92 89 101 88 2 82 117 111 96 98 91 98 94 105 94 3 115 98 97 91 89 97 93 97 112 96 4 105 91 91 93 108 102 97 98 117 97 5 100 93 92 97 101 121 102 91 82 94 6 96 92 91 102 89 124 109 94 103 91 7 93 88 103 109 103 93 110 97 113 93 8 87 84 101 108 104 78 94 96 97 95 9 83 89 109 104 95 79 95 97 93 89 10 99 97 107 97 89 84 96 91 92 107 Min 77 84 91 91 88 78 92 89 82 88 Max 115 120 111 109 108 124 110 98 117 107 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .1.

2.S = 124 .77 = 47 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Menemukan nilai maksimum dan minimum Temukan angka maksimum dan minimum Dari tabel didapat angka maksimum = L = 124 angka minimum = S = 77 Range (selisih bilangan terbesar dengan bilangan terkecil) = L .

3. Hitung interval Hitung panjang kelas/interval (h) h= Range Jumlah Kelas Jumlah kelas (K) didapat dari tabel berikut : Jumlah data (N) 50 ~ 100 100 ~ 250 Lebih dari 250 Jumlah Kelas (K) 6 ~ 10 7 ~ 12 10 ~ 20 Harga K yang bisa diambil 10 ambil K = 10 maka h= 47 10 = 4.7 (dibulatkan = 5) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

5 ~ 84.5 2.5 3.4. 84.5 ~ 79.5 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .5 ~ 89.5 ~ 79. 79. Kita ambil angka terkecil sebagai patokan. maka didapat: Kelas Pertama =S ± h 2 = 77 ± 5 2 didapat kelas pertama = 74. 74. Tentukan besar kelas Tentukan kelas dengan satu sisi sebagai patokan.5 (dapat juga dibulatkan) Maka kelas yang ada : 1.

5 ~ 109.5 ~ 124.5 99. Nomor Kelas 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kelas 74.5 ~ 79.5 119.5 Titik Tengah (T) 77 82 87 92 97 102 107 112 117 122 TOTAL Jumlah Data lll llll llll llll l llll llll llll llll llll llll llll llll llll llll llll llll ll llll llll llll lll lll frekuensi (f) 3 5 11 24 25 12 10 4 3 3 100 (=N) u -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 f. Perhitungan besar kelas Hitung jumlah data masing-masing kelas dan buatlah tabel untuk perhitungan tsb.5 ~ 94.5 104.5 114.5 ~ 114.u f.u2 48 45 44 24 0 12 40 36 48 75 372 f.u2 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .5 94.5 89.5.5 109.5 79.5 ~ 104.5 ~ 84.5 ~ 89.5 ~ 119.u -12 -15 -22 -24 0 12 20 12 12 15 -2 f.5 84.5 ~99.

u f..(------)2 100 100 5 (1.u2 ----.93) 9.x 5) 100 97 .u ( -------.0.65 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT = X = = = ..Nilai Rata-rata dan Standar Deviasi S = deviasi standar (untuk populasi) f.x h) N =h X = -2 97 + ( -----.9 =5 372 -2 ----.1 96.(------)2 N N X = harga rata-rata = T u=0 + f.

5 104. Petakan data pada Histogram Frekuensi 30 N = 100 X = 96.5 119.65 batasan 20 10 0 74.5 109.5 79.5 114.5 99.5 94.5 89.5 124.6.5 Angka pembanding WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .9 s = 9.5 84.

WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .Menetapkan Batas Kemudian Maskapai penerbangan tersebut menetapkan peraturan bahwa hanya Pilot berukuran fisik antara 95 hingga 105 yang diijinkan terbang maka perlu ada modifikasi dalam grafik Histogram.

kita bisa memperoleh informasi tentang kenyataan populasi (penyebaran) data. Bentuk-bentuk histogram berikut merupakan bentuk khas yang sering dijumpai dan dapat dijadikan kunci untuk menganalisa histogram secara lengkap.Mengkaji bentuk Histogram Dengan melihat bentuk histogram. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

a. Catatan: Bentuk ini mungkin disebabkan adanya batasan yang lebih ketat untuk batas bawah/sisi kiri.MENGKAJI HISTOGRAM Jenis Histogram Dengan melihat bentuk histogram. Bentuk Multimodel Kelas dengan urutan nomor genap mempunyai frekuensi lebih kecil/sedikit dibanding dengan kelas di sisi luarnya Catatan: Bentuk ini bisa terjadi bila jumlah data menentu pada masing-masing kelas atau ada kecenderungan pengumpulan/pembulatan data yang kurang tepat c. Catatan: Bentuk ini merupakan bentuk yang paling sering dijumpai b. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . kita bisa memperoleh informasi tentang kenyataan populasi (penyebaran) data. Bentuk normal (simetris/bentuk lonceng) Harga rata-rata histogram terletak di tengah range data. Bentuk-bentuk histogram berikut merupakan bentuk khas yang sering dijumpai dan dapat dijadikan kunci untuk menganalisa histogram secara lengkap. Frekuensi di sisi kanan turun sedikit demi sedikit sedang di sisi kiri secara menyolok sehingga bentuknya tidak simetris. Bentuk Miring Kanan (Miring Kiri) Harga rata-rata histogram terletak jauh disebelah kiri dan tengah-tengah range. Frekuensi data paling tinggi di tengah dan menurun secara bertahap dan simetris pada kedua sisinya.

WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . Bentuk Curam di Kiri (Curam di Kanan) Harga rata-rata histogram terletak jauh di sebelah kiri dari tengah-tengah range dan frekuensi di sisi kiri turun menjadi nol secara tiba-tiba.d. Catatan: Bentuk ini mungkin disebabkan adanya penggabungan beberapa kumpulan data yang mempunyai harga rata-rata yang berdekatan e. f. pemasukan da-ta dari proses lain atau ada ketidak-normalan dalam proses g. Catatan: Bentuk ini dapat terjadi bila ada penggabungan dua kumpulan data yang harga rata-ratanya berbeda jauh. Catatan: Bentuk ini mungkin disebabkan adanya batasan yang tidak boleh dilampaui di sisi kiri (data di bawah batas bawah tidak dipakai) Bentuk Plateau Bentuk ini terjadi bila frekuensi di masing-masing kelas hampir sama dan hanya pada ujung-ujung yang berbeda cukup banyak. Catatan: Bentuk ini terjadi bila terdapat penambahan kumpulan data dalam jum-lah kecil dengan distribusi yang berbe-da. Bentuk Dengan Dua Puncak Pada bentuk ini frekuensi di bagian tengah agak rendah dan terdapat dua puncak di masing-masing sisinya. Hal ini bisa juga terjadi bila terdapat kesalahan pengukuran. Bentuk Dengan Puncak Terpisah Pada bentuk ini terdapat puncak kecil yang terpisah dari bentuk histogram yang normal.

WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

Bagan ini menunjukkan perubahan data dari waktu ke waktu tapi tidak menunjukkan penyebab penyimpangan. meskipun adanya penyimpangan itu akan terlihat pada bagan kendali tersebut.BAGAN KENDALI (CONTROL CHART) Nilai data UCL 3σ x 2σ x CL LCL Limit Aksi Limit Peringatan Jumlah data Bagan Kendali (Control Chart) merupakan grafik garis dengan pencantuman batas maksimum dan batas minimum yang merupakan batas daerah pengendalian. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

volume.dll. lebar (mm) Isi/volume (cc) Berat (g) Energi (KWH) Contoh : Jumlah kerusakan Jenis kerusakan Contoh : Jumlah cacat lubang pada lembaran logam dari ukuran yang berbeda-beda (bila besaran tempat terjadinya kerusakan seperti panjang. lebar. volume.dll. BAGAN KENDALI Bagan x – R JENIS BAGAN KENDALI (CONTROL CHART) JENIS DATA Data diukur Contoh : Panjang.1. berat. tidak tetap/bisa berubah) Contoh : Jumlah cacat lubang pada lembaran logam dengan ukuran tertentu (bila besaran tempat terjadinya kerusakan seperti panjang. selalu tetap/tidak berubah) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT Bagan pn dan p Data dihitung Data dihitung Bagan u Bagan c Data dihitung .

0035 LCL=-0.0174 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .02 0.02 -0.03622 Sam M ple ean Mean=0. Bagan kendali X bar – R merupakan bagan kendali yang sekaligus menyatakan harga rata-rata (x) dan range (R).01 -0.03 0 5 10 15 UCL=0. Xbar/R Chart for APH 0.02922 Subgroup 0.00 LCL=0 R=0.06 UCL=0.00 -0.03 0.R Bagan kendali bentuk ini merupakan bagan yang paling umum untuk data yang diukur. Bagan X bar menunjukkan adanya perubahan pada harga rata-rata. sedang bagan R menunjukkan adanya perubahan pada dispersi.04 0.BAGAN KENDALI X .02 0.05685 Sam Range ple 0.05 0.03 0.04 0.01 0.01 0.

Jumlah data di dalam masing-masing sub group dinyatakan sebagai = n. umumnya data dikelompokkan dalam satu sub grup menurut hari. Langkah 2 Bagi data tersebut dalam beberapa sub group Pemilihan sub group dapat didasarkan pada urutan pengukuran atau lot dan tiap sub group terdiri atas 2 sampai 5 buah data. serupa dengan yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang. Data yang diperoleh dengan kondisi teknis yang sama. dalam satu sub group. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . jangan dimasukkan data dari lot atau sifat yang berbeda. b. lot dan sebagainya. Data dan cara pengambilannya. haruslah diperhatikan hal-hal berikut: a. Karena itu. kelompokkan ke dalam satu sub group.2. sedang jumlah sub group = k. waktu. Di dalam pengelompokkan data dalam sub group. CARA PEMBUATAN BAGAN KENDALI X – R (X – R CONTROL CHART) Langkah 1 Kumpulkan data. umumnya diperlukan lebih dari 100 buah.

6 13.0 12.7 12.4 13.4 12.7 13.2 12.9 13.2 13.8 X3 13.2 X4 13.4 13.2 13.0 12.7 1.1 14.6 12.3 12.3 12.5 12.7 13.12 12.5 13.1 12.3 X5 12.4 1.9 13.72 12.6 13.3 12.7 1.6 13.0 13.1 12.3 12.8 13.18 12.1 12.60 13.2 13.2 12.8 13.94 12.8 13.2 13.28 13.3 0.5 0.6 12.4 13.2 13.0 13.5 1.8 12.8 12.0 12.66 13.0 12.0 13.9 1.6 13.4 1.2 2.82 12.1 TOTAL ΣX = 323.2 13.4 14.8 1.04 12.9 0.1 1.78 12.2 0.92 13.18 12.2 12.1 12.5 1.4 1.9 13.74 12.0 13.14 12.6 13.4 13.5 12.3 13.18 13.0 13.6 13.0 12.4 13.3 1.8 12.9 13.8 12.0 13.2 2.9 1.7 13.7 12.6 14.6 12.5 12.6 12.02 13.14 12.7 12.1 12.96 13.NO SUB GRUP 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 X1 14.4 13.0 12.3 X2 12.2 1.5 12.9 12.4 12.78 12.4 12.7 1.2 13.3 13.5 12.9 12.4 13.3 13.1 12.2 12.0 X 13.3 12.3 12.04 13.7 12.1 13.84 12.3 13.95 ΣR= 33.0 12.35 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .5 12.1 12.0 13.9 12.4 13.7 13.1 1.9 13.4 13.3 1.0 13.6 12.4 12.4 12.7 12.8 RATA RATA R = 1.5 13.8 12.5 13.8 12.1 12.0 12.80 13.3 12.6 1.4 12.8 12.72 R 1.2 12.5 13.5 13.9 14.50 X= 12.00 12.1 13.4 12.4 12.9 13.0 13.1 1.

Tabel di bawah ini menunjukkan data pengukuran berat tuangan.1 = 1.00 Untuk sub grup no.1 adalah : x1 = 14.Langkah 3 • Tabelkan data yang ada dan rencanakan lembarannya sehingga hasil perhitungan x (harga rata-rata sub grup) dan R (range) dapat dengan mudah dicantumkan.2 : x2 = 13.6 + 13.2 + 13.9 Untuk sub grup no.0 – 12. Perhitungan x dilakukan sebagai berikut : x = x1 + x2 + x3 + … + xn n Jadi harga x untuk data dalam sub grup no.3 + 12.4 – 12.4 + 12. Disini harga n = 5 dan k = 25 Langkah 4 • Hitung harga rata-rata x yaitu = x Hasil akhir x mempunyai ketelitian 1 tingkat lebih tinggi dari harga x (jumlah desimal satu lebih banyak).2 + 13.1 5 = 12.1 + 12. yang diukur 5 kali sehari.7 + 13.0 + 12.94 Langkah 5 • Hitung harga Range = R (selisih harga terbesar dan terkecil) Harga R dihitung sebagai berikut : R = x (terbesar) – x (terkecil) Untuk sub grup no.1 = 1.2 : R = 13.1 5 = 13.3 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .1 : R = 14.

94 + 12.3 + 1.1 + … + 1.35 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .90 + … + 12. Jadi : R = R1 + R2 + R3 + … + Rn k Harga R mempunyai ketelitian satu tingkat di atas harga R.9 + 1. yaitu jumlah R seluruh sub grup dibagi dengan k. yaitu jumlah harga x dibagi harga k (jumlah sub grup) Jadi : x = x1 + x2 + x3 + … = xn k Harga x mempunyai ketelitian 2 tingkat lebih tinggi dari harga x.940 Langkah 7 • Hitung harga rata-rata range = R.72 25 = 12.00 + 12. maka didapat : R = 1. sehingga : x = 13.Langkah 6 • Hitung harga rata-rata total = x.1 25 = 1.

267 Batas pengendalian atas = BPA = X + A2R 3 1.719 = 12. D4 dan D3 yang dipakai dalam rumusan tercantum dalam tabel berikut : Batas pengendalian X : n A2 D3 D4 Garis tengah GT = X 2 1.161 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .816 10 0.023 2.483 2.940 + 0.575 Batas pengendalian bawah = BPB = X .35 = 12.940 + 0.35 = 12.779 = 12.223 1.577 x 1.115 Batas pengendalian R : 6 0.940 – 0.729 2.940 BPA = X + A2R BPB = X . Koefisien A2.779 = 13.A2R 4 0.282 5 0.880 3.577 2.136 0.184 1.924 Batas pengendalian atas = BPA = D4R 8 0.419 0.940 – 0.577 x 1.Langkah 8 Hitung batas-batas pengendalian Pakailah rumusan berikut untuk bagan pengendalian X dan R.004 Garis tengah GT = R 7 0.A2R = 12.337 0.373 0.076 1.864 Batas pengendalian bawah = BPB = D3R 9 0.777 Maka untuk data pada tabel di atas di dapat : Batas pengendalian X : GT = X = 12.308 0.

0.940 .35 BPA = D4R = 2.161 Bagan R :GT = R = 1.940 A2R = 0.779 BPA = X + A2R = 12.940 + 0.719 BPB = X .Bagan X : GT = x = 12.A2R = 12.779 = 12.35 = 2.86 BPB =D3R = (tidak perlu dihitung bila n∗6) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .115x 1.779 = 13.577 x 1.35 = 0.

tuliskan X dan R sedang n di kiri atas. 14 X 13 12 n=5 BAGAN PENGENDALIAN BERAT TUANGAN BPA = 13.161 3 R 2 1 0 5 10 15 20 25 QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT R = 1. Tuliskan keterangan-keterangan yang perlu. Di sebelah kiri dari masing-masing bagan.94 BPB = 12.35 No sub group WAHANA KENDALI MUTU . Cantumkan juga karakteristik dan riwayat pengumpulan data.Langkah 9.719 X = 12.

Terdapat 7 titik berturut-turut yang selalu berada di atas / bawah garis tengah. Terdapat siklus yang selalu terulang WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . 2. KASUS-KASUS YANG PERLU MENDAPAT PERHATIAN 1. Terdapat titik di luar batas pengendalian.3. baik batas pengendalian atas maupun bawah. 4. Terdapat 7 titik berturut-turut yang naik/turun 3.

WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

REGRESSION ( SCATTER DIAGRAM )
Equation : Y = k + A * X1 12 10 RESPONSE ( Y ) 8 6 4 2 0 80 90 100 110 120 PREDICTOR ( X ) 130 140

TUJUAN : UNTUK MELIHAT HUBUNGAN ATAU KORELASI ANTARA DUA VARIABEL
WAHANA KENDALI MUTU
QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT

NO. SALESMAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

JUMLAH KUNJUNGAN HASIL PENJUALAN
90 130 140 100 123 121 133 95 88 135 117 125 92 132 105 129 102 118 107 135 125 131 137 100 128 85 110 113 139 80 122 130 127 95 103 115 105 135 124 97 4 3 8 5 7 6 8 3 2 10 4 5 3 7 5 11 4 3 2 12 6 9 7 7 8 3 5 4 10 2 9 10 8 8 3 5 4 11 9 1 KENDALI

CARA PEMBUATAN DIAGRAM PENCAR
CONTOH PERMASALAHAN :

Langkah 1 Kita ingin mengetahui dan melihat apakah ada korelasi antara hasil penjualan dengan jumlah kunjungan salesman - sales calls Mengumpulkan data, misalnya ada 40 orang salesman, mengenai : hasil penjualan mereka dan jumlah kunjungan. Dibuatkan tabel seperti di bawah ini.

WAHANA

MUTU

QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT

(Y)

12 11 10

Langkah 2 Membuat diagram antara hasil penjualan dengan jumlah kunjungan.
Hasil Penjualan (Y)

9 8 7 6 5 4 3 2 1

Caranya dengan menggambar titik-titik data ke dalam sumbu tegak dan datar - ordinat (Y) dan absis (X) -. Sumbu tegak untuk hasil penjualan Sumbu datar untuk hasil kunjungan

0

80

90

100

110

120

130

140

150

(X)

Jumlah Kunjungan (X)

WAHANA KENDALI MUTU
QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT

Jenis Korelasi WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

korelasi antara hasil penjualan dengan jumlah kunjungan.secara sederhana . Buatlah garis median tegak dan garis median datar. Median Tegak (Y) 12 11 Hasil Penjualan (Y) 10 9 8 7 IV n4 = 2 n1 = 18 I Median Datar 6 5 4 3 2 1 0 III n3 = 18 80 90 100 110 120 130 n2 = 2 140 150 II Jumlah Kunjungan (X) (X) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .Langkah 3 Menghitung . Garis median : Garis yang membagi titik-titik menjadi dua bagian yang sama.

IV Langkah 5 Hitung masing-masing titik di dalam setiap sektor.= n2 +n4 Jadi untuk contoh persoalan : n+ = 18 + 18 = 36 n. yaitu : I. n4 Langkah 6 Hitung n+ dan n. berputar searah dengan jarum jam.: n+ = n1 + n3 n. n2. mulai dari kanan atas.= 2 + 2 = 4 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . III.Langkah 4 Tandai masing-masing sektor. n3. yaitu : n1. II.

TABEL UJI TANDA K Maksimum Jumlah Data 0 1 1 1 2 2 2 3 3 4 4 4 5 5 5 6 6 7 7 7 8 8 9 9 9 10 10 11 K 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 Maksimum Jumlah Data 11 12 12 13 13 13 14 14 15 15 15 16 16 17 17 18 18 18 19 19 20 20 21 21 21 22 22 23 23 24 K 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 Maksimum Jumlah Data 24 25 25 25 26 26 27 27 28 28 28 29 29 30 30 31 31 32 32 32 33 33 34 34 35 35 36 36 36 37 Langkah 7 Bandingkan harga yang lebih kecil diantara n+ dan ndengan harga maksimum jumlah data pada TABEL UJI TANDA 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

Bila harga maksimum jumlah data < dibandingkan dengan harga yang diantara n+ dan n– . bila jumlah kunjungan juga sedikit. d Atau denganperkataanlain.Hasil penjualanakan meningkat kalau jumlah kunjungan juga bertambah. maka berarti : ADA KORELASI. LANGKAH 9. ada hubunganantarahasil penjualandenganjumlahkunjungan. WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . maka berarti : TIDAK ADA KORELASI.Jadi untuk contoh persoalan : n+ = 36 Harga yang lebih kecil = 4 n– = 4 K = n+ + n– = 36 + 4 = 40. hargayang lebih kecil diantaran+ dan n– = 4. hasil penjualan akan rendah. Interpretasi dari perhitungan korelasi. ditentukan dengan maksimum jumlah data = 13 LANGKAH 8. pada tabel uji tanda : K = 40. Sebaliknya. Jadi 13 lebihbesar ari 4. maka ADA KORELASI. Untuk contoh persoalan: hargamaksimumjumlahdata = 13 . Bila harga maksimum jumlah data > harga yang lebih kecil di antara n+ dan n– .

(Σy)2} nilai r • -1 < r < 1 PERSAMAAN REGRESI y = a +bx b = nΣxy .DIAGRAM SCATER DENGAN METODE MATEMATIS • KOEFISIEN KORELASI r= nΣxy .bΣx n WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .ΣxΣy √{nΣx2 – (Σ x)2} {nΣy2.ΣxΣy nΣx2 – (Σ x)2 a = Σy .

maka korelasi sangat kuat scr positif jika r2 mendekati 0. negatif . maka korelasi sangat kuat scr negatif jika nilai r2 mendekati +1. didapatlah nilai Y •Koefisien korelasi : suatu nilai yang menggambarkan bagaimana hubungan antara X & Y (sangat positif. maka korelasi hampir tidak ada WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT . kita bisa mendapatkan : •Persamaan regresi : persamaan yg merumuskan hubungan antara X & Y Y = a+ bX •Nilai prediksi Y untuk X tertentu. dll) nilai r2 berkisar antara –1 sampai +1 jika nilai r2 mendekati –1.DIAGRAM SCATER DENGAN METODE MATEMATIS Dengan Analisa Regresi . dg menggunakan persamaan regresi tsb dg memasukkan nilai X ke persamaan diatas .

X2.…. X4.CORRELATIONS OF : Y = F ( X1. X3.. ) ISIGAW A DIAGRAM FOR SALES (X PRODUCT CHANNEL (X 2 1 PRICE ) fe Li e Ti m c Pa ) Pr P nt ou s c re D i c tu ru St m er tT r en m he ay ig H to e ic ADM INISTRATION n ti o ra re pe tu O pra m Te x Bo a Qu y li t D S AE (X n ig es V ariation Of Quality Range of Cov erage No S upply Chane S trategy Basedline P ric Discount S ystem ng gi ka 3 ) P roduct Obsolance ak Le No S P G P ayment S ystem P P N E ffect P ackaging (X LOW SALES (Y) Regulations Limit Difficult tobe P ertamina's Agent Cycle of Order Time Deliv ery of Un-order P roduct or tf or pp Su e of rc ck Fo La t s le en to Sa Ag e iv ns po es nr U nt 's e Ag 4 ) Not Knocking Customer's doors On Time Deliv ery S ales Activ ity No Grand S trategy Number of S taff Right Quantity P roduct Av ailability Lack of Continuous W eak Customer SALES PROM OTION SUPPLY WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

Salesman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Penjualan ( Milliar ) 4 3 8 5 7 6 8 3 2 10 4 5 3 7 5 11 4 3 2 Kunjungan ( Sales calls ) 90 130 140 100 123 121 133 95 88 135 117 125 92 132 105 129 102 118 107 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .Pejualan & Kunjungan No.

8.Regression Kunjungan & Penjualan Penjualan ( M ) = .01917 54.605 + 0.1267 Kunjungan ( Kali ) 12 10 S R-Sq R-Sq(adj) 2.8% Penjualan ( M ) 8 6 4 2 0 80 90 100 110 120 130 140 Kunjungan ( Kali ) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .0% 52.

Pennjualan Dengan Komplain Penjualan ( M ) 20 20 18 18 19 20 20 18 18 19 25 23 Complain ( Kali ) 21 22 31 19 21 18 19 29 19 21 10 11 WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

7% Penjualan ( M ) 22 21 20 19 18 17 16 10 15 20 25 30 Complain ( Kali ) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .35808 64.3% 60.0.Regression Complain & Penjualan Penjualan ( M ) = 25.64 .2893 Complain ( Kali ) 25 24 23 S R-Sq R-Sq(adj) 1.

Biaya Penjualan dan Biaya Pelayanan Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Penjualan( Milyar) 96 83 126 61 59 90 82 88 86 76 102 108 96 70 80 113 76 74 98 80 Biaya Pelayanan(Milyar) 6 22 18 8 12 10 17 11 16 23 7 12 24 16 9 11 22 11 16 WAHANA KENDALI MUTU 8 QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .

4083 0.Regression Pelayanan & Penjualan Penjualan( Milyar) = 86.0% 0.0% Penjualan( Milyar) 110 100 90 80 70 60 50 5 10 15 20 25 Biaya Service (Milyar) WAHANA KENDALI MUTU QUALITY MANAGEMENT CONSULTANT .0234 Biaya Service (Milyar) 130 120 S R-S q R-S q(adj) 17.87 + 0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful