You are on page 1of 10

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN DEFISIT PERAWATAN DIRI

Oleh: Bambang Heruju 1001010

PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA SEMARANG 2012

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN DEFISIT PERAWATAN DIRI INTERAKSI I

A. PROSES KEPERAWATAN 1. Kondisi klien Klien sudah satu bulan tidak mau makan, tidak mau mandi dan tidak mau menata rambut. 2. Diagnosa Keperawatan Defisit Perawatan Diri. 3. Tujuan khusus a. Klien dapat membina hubungan saling percaya, dengan kriteri sebagai berikut : 1) Ekspresi wajah bersahabat. 2) Menunujukan rasa senang. 3) Klien bersedia berjabat tangan. 4) Klien bersedia menyebutkan nama. 5) Ada kontak Mata. 6) Klien bersedia duduk berdampingan dengan perawat. 7) Klien bersedia mengutarakan masalah yang dihadapinya b. Mengidentifikasi kebersihan diri, berdandan, dan makan. c. Menjelaskan pentingya kebersihan diri. d. Menjelaskan peralatan yang digunakan untuk menjaga kebersihan diri dan cara melakukan kebersihan diri. e. Memasukkan dalam jadwal kegiatan klien. 4. Rencana tindakan keperawatan. a. Bina hubungan saling percaya dengan prinsip komunikasi terapeutik. 1) Sapa klien dengan ramah baik verbal maupun nonverbal 2) Perkenalkan diri dengan sopan 3) tanyakan nama lengkap klien dan nama panggilan 4) Jelaskan tujuan peremuan 5) jujur dan menempati janji 6) tunjukan sikap empati dan menerima klien apa adanya 7) Beri perhatian pada pemenuhan kebutuhan dasar klien

b. Identifikasi kemampuan klien dalam melakukan kebersihan diri, berdandan, dan makan. c. Jelaskan pentingnya kebersihan diri dengan cara memberikan penjelasan terhadap pentingnya kebersihan diri, selanjutnya minta klien menjelaskan kembali pentingnya kebersihan diri. d. Jelaskan peralatan yang dibutuhkan dan cara membersihkan diri, dengan tahapan tindakan berikut. 1) Jelaskan alat yang dibutuhkandan cara membersihkan diri 2) peragakan cara membersihkan diri dan mempergunakan alat untuk membersihkan diri 3) Minta klien untuk memperagakan ulang alat dan cara kebersihan diri e. Memasukkan dalam jadwal kegiatan klien.

B. STRATEGI KOMUNIKASI Orientasi 1. Salam terapeutik. Assalamualaikum Boleh saya kenalan dengan . . . .? Nama saya ... boleh panggil saya saya mahasiswa keperawatan saya sedang praktek disini. Kalau boleh saya tahu nama ... siapa, dan senangnya dipanggil dengan sebutan apa? 2. Evaluasi/Validasi 3. Kontrak Topik : Apakah . . . tidak keberatan untuk mengobrol dengan saya? Menurut . . . sebaiknya kita ngobrol tentang apa? Bagaimana kalau kita ngobrol tentang kebersihan diri? Waktu : Berapa lama kira-kira bisa ngobrol? bagaimana kalau 10 menit? Bisa? Tempat : Dimana kita duduk? Diteras, dikursi panjang itu, atau dimana? Kerja Berapa kali . . . membersihkan diri dalam sehari? Apakah . . . suka berdandan? Alat apa yang . . . gunakan pada saat makan, menggunakan sendok atau tangan? Apakah . . . tahu pentingya kebersihan diri? Bagaimana cara . . . menjaga kebersihan diri? Apakah . . . tahu tentang alat-alat yang digunakan untuk membersihkan diri? . . . maunya berapa menit?

Bagaimana cara . . . membersihkan diri? Pertama lepaskan seluruh baju yang dikenakan, lalu siramkan pada seluruh bagian tubuh dan bilas sampai bersih. Setelah itu menggosok gigi, keringkan badan dengan handuk dan ganti pakaian dengan pakaian bersih. Terminasi 1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan . . . dengan obrolan kita tadi? . . . merasa senang tidak dengan latihan tadi? Evaluasi Objektif : Setelah kita berdiskusi panjang lebar, sekarang coba . . . simpulkan pembicaraan kita tadi? Coba sebutkan cara menjaga kebersihan diri? 2. Rencana tindak lanjut kalau . . . sudah tahu cara membersihkan diri, nanti saat jam 10.00 coba . . . praktek penjelasan saya tadi? 3. Kontrak yang akan datang Topik : . . . , bagaimana kalau besok kita ngobrol lagi tentang bagaimana cara menjaga kebersihan mulut? Waktu : Kira-kira waktuya kapan ya? Bagaimana kalau besok jam 09.30 WIB, bisa? Tempat : Kira-kira tempat yang enak buat kita ngobrol besok dimana ya, apa masih di sini atau cari tempat lain? Sampai jumpa.

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN DEFISIT PERAWATAN DIRI INTERAKSI II

A. PROSES KEPERAWATAN 1. Kondisi klien Klien sudah satu bulan tidak mau makan, tidak mau mandi dan tidak mau menata rambut. 2. Diagnosa Keperawatan Defisit Perawatan Diri 3. Tujuan Khusus a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien b. Menjelaskan cara mandi yang benar c. Membantu pasien mempraktekan cara makan yang baik d. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian 4. Tindakan Keperawatan a. Jelaskan cara mempersiapkan mandi b. Jelaskan cara mandi yang benar c. Menyusun jadwal aktivitas sehari-hari yang sudah dilatih d. Memantau pelaksanaan jadwal kegiatan

B. STRATEGI KOMUNIKASI DAN PELAKSANAAN Orientasi 1. Salam terupeutik Assalamualaikum . . . , sesuai janji saya kemarin sekarang saya datang lagi. 2. Evaluasi/Validasi Bagaimana perasaan . . . hari ini?Apakah . . . masih ingat tanda-tandanya bersih?Apakah sudah dipakai yang telah kita latih kemarin? Bagaimana hasilnya? 3. Kontrak Topik : sesuai janji saya kemarin, hari ini kita akan berdiskusi tentang cara mandi yang benar. Waktu : Mau berapa lama kita berbincang-bincang? 15 menit saja cukup? Tempat : Tempatnya mau dimana cinta? Baiklah disini saja.

Fase Kerja Menurut . . . kalau mandi itu kita harus gimana? Sebelum mandi apa yang perlu kita persiapkan? Benar sekali. . . . perlu menyiapkan pakaian ganti, handuk, sikat gigi, sampo, sabun dan sisir. Bagaimana kalau sekarang kita ke kamar mandi. Saya akan membimbing . . . melakukannya. Sekarang . . . siram seluruh tubuh . . . termasuk rambut lalu ambil sampo dan gosokan pada kepala . . . sampai berbusa, setelah itu bilas sampai bersih. Bagus sekali. Selanjutnya ambil sabun, gosokan di seluruh tubuh secara merata lalu siram dengan air sampai bersih, jangan lupa sikat gigi pakai odol. Gosok seluruh gigi. Giginya disikat mulai dari depan sampai belakang, dan arahnya dari arah atas ke bawah. Lalu kumur-kumur sampai bersih, terakhir siram lagi seluruh tubuh, sampai bersih lalu keringkan dengan handuk. . . . bagus sekali melakukannya. Selanjutnya . . . pakai baju dan sisir rambutnya dengan baik. Fase Terminasi 1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan . . . setelah mandi dan mengganti pakaian? Evaluasi Objektif : Coba . . . sebutkan lagi bagaimana cara-cara mandi yang baik seperti yang sudah . . . lakukan tadi. 2. Rencana tindak lanjut Nanti . . . lakukan secara mandiri, sesuai jadwal yang sudah kita buat. 3. Kontrak Topik : Besok kita ketemu untuk mendiskusikan jadwal kegiatan . . . terkait dengan kemampuan . . . dalam merawat diri Waktu : . . . mau ketemu jam berapa? Tempat : Kira-kira . . . mau ketemu dimana?

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN DEFISIT PERAWATAN DIRI INTERAKSI III

A. PROSES KEPERAWATAN 1. Kondisi Klien Klien sudah satu bulan tidak mau makan, tidak mau mandi dan tidak mau menata rambut. 2. Diagnosa Keperawatan Defisit Perawatan Diri 3. Tujuan Khusus a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien b. Menjelaskan cara makan yang baik c. Membantu pasien mempraktekan cara makan yang baik d. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian 4. Tindakan Keperawatan a. Jelaskan cara mempersiapkan makan b. Jelaskan cara makan yang tertib c. Jelaskan merapikan peralatan makan setealah makan d. Praktik makan sesuai dengan tahapan makan yang baik e. Menyusun Jadwal aktivitas sehari hari, sesuai dengan aktivitas yang telah dilatih f. Memantau pelaksanaan jadwal kegiatan

B. STRATEGI KOMUNIKASI DAN PELAKSANAAN Orientasi 1. Salam terupeutik Assalamualaikum . . . , sesuai janji saya kemarin sekarang saya datang lagi. 2. Evaluasi / Validasi Bagaimana perasaan . . . hari ini? Apakah berdandan sudah dilakukan tiap hari? 3. Kontrak Topik : Hari ini kita akan latihan bagaimana cara makan yang baik Waktu : Kita latihan selama satu jam Tempat : Langsung di ruang makan ya !

Fase Kerja Bagaimana kebiasaan sebelum, saat, maupun setalah makan ? Dimana . . . makan ?. Sebelum makan kita harus cuci tangan memakai sabun. Ya, mari kita praktikkan . Bagus Setelah itu kita duduk dan ambil makanan. Sebelum disantap kita berdoa dulu. Silakan . . . yang pimpin. Bagus. Mari kita makan saat makan kita harus menyuap makanan dengan pelan pelan. Ya, mari kita makan. Setelah makan kita bereskan piring dan gelas yang kotor. Ya betul dan kita akhiri dengan cuci tangan. Ya bagus. Fase Terminasi 1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan Evaluasi Subjektif : Bagaimana . . . setelah kita makan bersama sama. Evaluasi Objektif : Ayo, coba sebutkan lagi cara cara makan yang benar. Bagus. 2. Rencana Tindak Lanjut Setelah makan apa yang sebaiknya kita lakukan. Harihari berikutnya saya berharap . . . melakukan cara tadi dengan baik. 3. Kontrak Topik : Besok kita ketemu untuk mendiskusikan jadwal kegiatan dalam kemampuan berdandan. Waktu : . . . mau ketemu jam berapa? Tempat : Kira kira . . . mau ketemu dimana ?

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN DEFISIT PERAWATAN DIRI INTERAKSI IV

A. PROSES KEPERAWATAN 1. Kondisi Klien Klien sudah satu bulan tidak mau makan, tidak mau mandi dan tidak mau menata rambut. 2. Diagnosa Keperawatan Defisit perawatan diri 3. Tujuan Khusus a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien b. Menjelaskan cara berdandan c. Membantu pasien mempraktekkan dalam jadwal d. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian 4. Rencana Tindakan Keperawatan a. Evaluasi jadwal kegiatan harian pasien b. Jelaskan cara berdandan c. Bantu pasien mempraktekkan cara berdandan d. Anjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

B. STRATEGI KOMUNIKASI DAN PELAKSANAAN Orientasi 1. Salam Teraupeutik Assalamualaikum, . . . . masih ingat saya? . . . masih senang dipanggil dengan sebutan ? 2. Evaluasi / Validasi Bagaimana perasaan . . . saat ini? Bagaimana, apakah jadwal kegiatan yang kemarin dilakukan? 3. Kontrak Topik : Sesuai janji kita hari ini kita akan latihan berdandan agar . . . tampak rapih dan bersih Waktu : Berapa lama kira-kira kita bisa latihan berdandan? . . . maunya berapa lama? Bagaimana kalau 15 menit?

Tempat : Dimana kita bisa latihan berdandan? Bagaimana kalau dikamar saja? Kerja Bagaimana cara . . . berdandan? Apakah dengan menyisir rambut? Bagaimana cara . . . menyisir rambut ? Apa kebiasaan . . . dalam berdandan? Apakah . . . biasa memakai bedak? Nah, sekarang kita praktikan ya, mulai dengan mengganti pakaian, bagus. Sekarang menyisir rambut ya bagus sekali , selanjutnya merias muka, ya bagus. sekarang sudah nampak bersih. Saya jelaskan bahwa ganti baju sebaiknya dilakukan dua kali dalam sehari, menyisir rambut setelah mandi, memakai bedak dilakukan setelah mandi. Terminasi 1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan Evaluasi subjektif : Bagaimana perasaan . . . setelah belajar berdandan? Evaluasi objektif : Untuk berdandan caranya bagaimana? 2. Rencana tindak lanjut Hari-hari berikutnya, saya harap . . . sudah bisa berdandan dengan baik 3. Kontrak yang akan datang Baik, besok kita bertemu lagi. . . . mau kita bertemu dimana? jam berapa? . . .