KONSENTRASI LARUTAN

4 Komentar Posted by Emel Seran pada 5 November 2010

Larutan disebut juga campuran yang homogen. Disebut campuran karena susunannya dapat berubah-ubah dan disebut homogen susunannya begitu seragam sehingga batas antara zatzat yang melarut dan pelarut tidak dapat dibedakan bahkan dengan mikroskop optis sekalipun. Campuran-campuran homogen dari gas, emas dan perunggu dapat dikatakan pula sebagai larutan. Tetapi istilah larutan biasanya digunakan untuk fasa cair. Zat-zat yang memiliki fasa padat dan gas lazimnya disebut sebagai zat terlarut (solute) sedangkan yang berfasa cair dikatakan sebagai pelarut. Suatu zat dikatakan sebagai pelarut apabila memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan jumlah zat terlarut. Dalam kondisi tertentu misalnya campuran antara alkohol dan air dengan perbandingan 50:50. Dari campuran tersebut sedikit meragukan untuk menentukan mana yang bertindak sebagai pelarut dan mana yang bertimdak sebagai zat terlarutnya. Dari campuran yang demikian air dan alkohol dapat dikatakan sebagai pelarut dan dapat pula dikatakan sebagai zat terlarut. Lain halnya dalam pembuatan sirup. Dalam pembuatan sirup jumlah gula lebih banyak dari jumlah air tetapi air tetap dikatakan sebagai pelarut karena dapat mempertahankan keadaan fisiknya sedangkan gula atau sukrosa disebut sebagai zat terlarut. Untuk menyatakan jumlah atau banyak zat terlarut dalam suatu larutan digunakan istilah konsentrasi. Terdapat beberapa metode yang digunakan untuk menyatakan konsentrasi zat terlarut di dalam larutan.

1. Persen massa

Contoh a. Berapa % gula dalam larutan yang dibuat dengan melarutkan 10 g gula dalam 70 g air.

Berapa gram gula yang terdapat dalam 500 gram larutan 12% massa gula. Hal ini bisanya dijumpai pada konsentrasi minuman beralkohol. 40 mL alkohol dicampur 50 mL aseton maka: 3.b. Misalnya vodka yang mengandung 15 persen alkohol artinya didalam 100 mL vodka terdapat 15 mL alkohol. 2. . ppm dan ppb Untuk larutan yang sangat sangat encer untuk menyatakan konsentrasi digunakan satuan parts per million atau bagian perjuta (ppm). Persen volume Konsentrasi suatu larutan dari dua cairan dinyatakan sebagai presentasi volume. Misalnya menentukan % volume alkohol dari suatu campuran. dan parts per billion atau bagian per milliar (ppb).

Molalitas Kemolalan menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1 Kg pelarut. maka 1 bpj diartikan sebagai 1 miligram zat terlarut dalam 1 liter larutan. 4. Dengan. Karena larutan yang sangat encer memiliki massa jenis = 1 g/mL.larutan dengan konsentrasi 1 bpj artinya mengandung 1 gram zat terlarut didalam tiap 1 juta gram larutan atau 1 mg zat terlarut dalam tiap 1 kg larutan. P = berat pelarut (gram) Contoh 1) Berapa molal larutan NaCl jika diketahui persen massa NaCl = 10% Jawab . Mr = massa molar.

Larutan 0. Molaritas (M) Molaritas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan atau jumlah milimol zat terlarut dalam 1 mL larutan.50 milimol zat dalam 1 mL larutan.50M artinya 0.50 mol zat dalam satu liter larutan atau 0.2) Berapa molalitas larutan yang dibuat dengan melarutkan 3 g urea (CO(NH)2)2) di dalam 500 g air? (Mr urea = 60) Jawab 5. 1L = 1 dm3 = 1000 mL = 1000 cm3 1 mol = 1000 mmol Contoh .

6%. Berapa jumlah mol NaOH yang terkandung di dalam larutan tersebut b.10 mol b. Gram NaOH yang terlarut dalam larutan = mol NaOH x Mr NaOH = 0.01 g/mL. C = 12 dan O = 16) dengan massa jenis 1. Berapa gram NaOH yang terlarut di dalam larutan tersebut Jawab a.1 mol x 40 g/mol = 4 g Hubungan molaritas larutan dengan % massa Didalam laboratorium tersedia larutan asam format (CHO2H) 4.4 mol/L = 0.Jika di dalam suatu botol pereaksi terdapat terdapat 250 mL larutan NaOH (Mr = 40) yang konsentrasinya 0.25 L x 0. Tentukan konsentrasi larutan tersebut… Jawab . Volume larutan = 250 mL = 0. maka a.4M.25 L Mol NaOH yang terlarut = 0. (Ar H = 1.

01 g/mL = 1010 g v Massa zat terlarut = % massa x massa larutan = 4.46 g v Mol CHO2H yang larut dalam 1 liter larutan = 46. Fraksi mol (X) Fraksi mol menyatakan jumlah mol zat terlarut atau jumlah mol pelarut dalam jumlah mol total larutan. Contoh 1) Dalam suatu larutan 16% massa naftalena dalam benzena.Atau v Massa larutan = 1000 mL x 1.6/100 x 1010 g = 46. jika diketahui Mr naftalena = 128 dan Mr benzena = 78? Misalkan larutan total = 100 g . tentukan fraksi mol masing-masing zat.01 mol 6.46 g/46 g/mol = 1.

Hitunglah fraksi mol.Hubungan Fraksi Mol.36 g/mL. Kemolalan dan Kemolaran Konstrasi larutan dapat dikonfersikan dari satuan ke satuan yang lain. kemolalan dan kemolaran dari NaNO3? (Mr = 85) Jawab Massa larutan = 1000 mL x massa jenis = 1000 mL x 1.misalnya suatu larutan 40% NaNO3 dengan massa jenis 1.36 g/mL = 1360 gram NaNO3 yang terlarut dalam 1 liter larutan .

Fraksi mol NaNO3 Fraksi mol H2O .33 mol a.Massa molar NaNO3 = 85 g/mol Jumlah air dalam larutan = massa larutan – massa NaNO3 = (1360-544) gram = 816 g = 816 / 18 = 45.

Kemolaran .b. Kemolalan c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful