PENDIDIKAN DAN KONSULTASI GIZI

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Satuan Acara Penyuluhan ini Disusun sebagai Salah Satu Syarat untuk Menyelesaikan Mata Kuliah Pendididkan dan Konsultasi Gizi yang di bimbing oleh I Dewa Nyoman Supariasa, MPS

Oleh : ALDINA AYU ANGGRAINI NIM : 1003000001

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN MALANG JURUSAN GIZI PROGRAM STUDI DIPLOMA III MALANG 2012SATUAN ACARA PENYULUHAN

Judul Kegiatan Pokok Bahasan Sub pokok bahasan Sasaran Waktu Tempat Hari/Tanggal

: Penyuluhan Gizi : Pedoman Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) : Cuci Tangan yang Baik dan Benar : Siswa SDN…………………. Kelas . . . : ± 45 menit : SD di Kota Malang :

A. Tujuan Instruksional Umum Pada akhir proses penyuluhan, siswa dapat mengerti tentang cuci tangan yang baik dan benar. B. Tujuan Instruksional Khusus Setelah diberikan penyuluhan siswa SD dapat : 1. Menyebutkan urutan cara mencuci tangan yang baik dan benar 2. Memperagakan cara mencuci tangan yang baik dan benar C. Materi 1. Menjelaskan tentang beberapa macam atribut yang digunakan untuk cuci tangan 2. Cuci tangan yang baik dan benar D. Metode 1. Ceramah 2. Tanya Jawab 3. Praktek dan Games E. Media Poster Gambar F. Kriteria Evaluasi 1. Evaluasi Struktur • • • Peserta hadir di tempat penyuluhan Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di kelas Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan

sebelumnya 2. Evaluasi Proses • • • Peserta antusias terhadap materi penyuluhan Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar 3. Evaluasi Hasil • Siswa mengerti manfaat dari sayur dan buah

G. Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Penyuluh Pembukaan : • Membuka kegiatan dengan mengucapkan salam. • Memperkenalkan diri • Menjelaskan tujuan dari penyuluhan • Mengajak menyanyi peserta • Menanyakan tentang cuci tangan • Menyebutkan materi yang akan diberikan Kegiatan Peserta • Menja wab salam

No.

Waktu

1.

7 menit

• •

Mende ngarka n • Memp erhatik an Menyanyi Menjawab • Memp erhatik an • Memp erhatik an Menja wab pertan yaan Memp erhatik an Memp erhatik an Memp erhatik an

2.

20 menit

Pelaksanaan : • Menjelaskan tentang pengertian cuci tangan • Menanyakan pengetahuan tentang cuci tangan • Menjelaskan tentang bahaya jika tidak cuci tangan • Menjelaskan apa saja atribut untuk cuci tangan • Menjelaskan dan memperagakan cuci tangan yang baik dan benar • Memberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya

Evaluasi : • 3. 15 menit • Menanyakan kepada peserta tentang materi yang telah diberikan melalui games Memberikan reward atau hadiah kepada peserta yang memenangkan games

Bertanya • Menja wab pertan yaan

Menerima games

4.

1 menit

Terminasi :

• •

Mengucapkan terimakasih atas peran serta peserta. Mengucapkan salam penutup

Mende ngarka n Menja wab salam

H. Daftar Pustaka Martha, Bayu. 2011. Cuci Tangan Dengan Benar!. Available (online): http://bayumartha72.wordpress.com/2011/03/16/cuci-tangan-dengan-benar/ 2008. Tahap Mencuci Tangan Dengan Sabun. Available (online): http://nursingkeperawatan.blogspot.com/2010/06/tahap-mencuci-tangandengan-sabun.html

Materi Penyuluhan

CUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR PADA ANAK SEKOLAH

Beberapa penyakit seperti diare, sering terjadi di masyarakat. Penyakit tersebut, beberapa diantaranya dapat timbul karena kurangnya menjaga kebersihan diri. Kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting yang juga harus dijaga, karena tangan kita merupakan suatu perantara yang baik untuk masuknya kuman penyakit kedalam tubuh kita. Mencuci tangan dengan sabun, merupakan salah satu contoh perilaku sederhana yang cukup ampuh untuk mencegah penyebaran penyakit yang menular ataupun mencegah kuman penyakit masuk kedalam mulut. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tersebut akan sangat baik jika ditanamkan sejak dini sehingga menjadi suatu kebiasaan yang baik. Penyakit seperti diare, cacingan, infeksi saluran pernafsan akut (ISPA), TBC, bahkanpenyakit yang mematikan seperti SARS, flu burung (H5N1), dan flu babi (H1N1) dapat dicegah dengan mencuci tangan secara benar. Namun, banyak orang yang selalu meremehkan kebiasaan sehat ini dan menganggapnya tidak penting. Mencuci tangan yang baik dan sehat membutuhkan beberapa peralatan sebagai berikut di bawah ini :

Sabun / antiseptic

Air bersih mengalir

Lap / tisu kering bersih

Mencuci tangan harus menggunakan air bersih dan mengalir. Air yang bersih yang layak digunakan untuk cuci tangan tentunya adalah air yang jernih, tidak berbau dan tidak berwarna. Ada banyak sekali standar kesehatan mengenai air bersih terutama yang berhubungan dengan air minum dan untuk kesehatan, termasuk di dalamnya air yang bebas mikroorganisme, bahan kimia, dan bahan radioaktif. Namun untuk keperluan mencuci tangan bagi masyarakat awam, maka cukup digunakan kriteria yang disebutkan yakni jernih, tidak berwarna dan tidak berbau.

Dengan mencuci tangan di air mengalir, maka kotoran dan kuman akan hanyut terbawa air. Jadi mulai sekarang bila kita makan di rumah makan atau di warung makan yang ada wastafelnya, sebaiknya cuci tangan di wastafel walaupun di sediakan mangkuk tempat mencuci tangan di meja. Karena air di mangkuk cuci tangan tidak mengalir, sehingga bakteri dan virus tetap tergenang di air dan dapat menempel kembali ke tangan saat cuci tangan.

Cuci tangan sebaiknya dilakukan menggunakan sabun, baik berupa sabun padat maupun cair. Karena sabun dapat membantu proses pelepasan kotoran dan kuman yang menempel di permukaan luar kulit tangan dan kuku. Dengan mencuci tangan yang benar menggunakan sabun maka kotoran dan kuman akan terangkat dan dapat membantu mengurangi resiko terinfeksi penyakit.

Untuk hasil yang maksimal disarankan mencuci tangan dengan baik, tidak terburu-buru, serius dan teliti yaitu minimal dilakukan selama 20 detik. Dengan melakukan pencucian tangan yang bersih dan teratur dapat menjauhkan kita dari virus, bakteri dan kuman penyebab penyakit yang umumnya menyerang sistem pencernaan tubuh kita. Sedangkan, langkah – langkah mencuci tangan yang baik dan benar adalah sebagai berikut :

1. Basahi sampai bersih dan rata tangan kita dengan air bersih yang mengalir.

2. Sabuni telapak tangan kita sampai berbusa secukupnya dengan sabun batang / cair yang dapat membunuh kuman.

3. Usap-usap kedua telapak tangan kita sampai rata.

4. Usap kedua bagian punggung tangan sampai merata.

5. Bersihkan jari dan kuku jari kita sampai bersih.

6. Bilas dengan air bersih yang mungalir sampai busa sabun tidak ada yang tersisa.

7. Lap tangan kita dengan lap tangan atau tisu yang bersih sampai kering. Mencuci tangan umumnya dilakukan saat sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, setelah memegang daging mentah, sebelum dan setelah menyentuh orang sakit, sesudah menggunakan kamar mandi, setelah batuk atau bersin atau membuang ingus, setelah mengganti popok atau pembalut, sebelum dan setelah

mengobati luka, setelah membersihkan atau membuang sampah, setelah menyentuh hewan atau kotoran hewan. Anda juga sebaiknya mengajarkan kebiasaan baik mencuci tangan ini kepada anak Anda yang masih kecil. Seorang anak senang sekali mempelajari dan menyentuh segala sesuatu tanpa tahu apakah benda tersebut kotor atau tidak. Lalu memasukkan tangannya ke dalam mulut atau memakan makanan tanpa mencuci tangan. Akibatnya sang anak dapat menderita penyakit. Menurut penelitian, penyakit pembunuh anak nomor 1 di Indonesia adalah karena diare, padahal hal ini dapat dicegah dengan mengajarkan anak untuk mencuci tangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful