You are on page 1of 3

Agung Wisnugroho 10-A Akuntansi Kurikulum Khusus 104060005427 / 003 Audit Internal Pemerintah Soal. 1.

Peran lingkungan terhadap misi organisasi djp melalui kerjasama dengan pihak ketiga, perkembangan dan pelaksanaannya hingga saat ini. 2. Jelaskan unsur-unsur manajemen risiko menurut australia standar/new zeland standar (budaya, proses, dan struktur). Jawab. Peran lingkungan terhadap misi organisasi djp melalui kerjasama dengan pihak ketiga, perkembangan dan pelaksanaannya hingga saat ini. a) Partner utama DJP adalah Wajib Pajak (WP). Peranan dari kemitraan ini antara lain: Sosialisasi dan pemenuhan kewajiban perpajakan. Secara prinsip, DJP bekerja sama dengan Wajib Pajak dalam memenuhi penerimaan pajak yang diwajibkan oleh undang-undang. Sosialisasi dapat dilakukan langsung oleh KPP secara umum atau oleh AR secara khusus. Sosialisasi yang tidak secara langsung bisa dilakukan dengan beberapa cara. Bisa melalui situs resmi DJP dimana di situs tersebut terdapat konten-konten terkait informasi perpajakan. Sosialisasi lain bisa melalui iklan di media lokal dan nasional serta kegiatan tax goes to school. Akun-akun resmi DJP pada sosial media seperti twitter dan facebook juga rutin menyebarkan informasi perpajakan. Penyusunan peraturan perpajakan yang memenuhi prinsip keadilan, keseimbangan perekonomian, serta ikut menyusun peraturan. Hal ini menjadi konsep janji terhadap diri sendiri atas peraturan yang sudah disusun. Kegiatan kemitraan industri (Industry Parnership). Kegiatan ini berupa pendekatan secara persuasif DJP dengan berkomunikasi berupa diskusi atau dengar pendapat dengan kalangan industri yang sekaligus dapat menambah data kepatuhan dan potensi. b) Direktorat lain seperti Bea dan Cukai terkait impor dan ekspor barang. c) Dengan negara lain terkait penghindara pengenaan pajak berganda. d) Mitra lain seperti: Universitas yang memiliki Tax center di berbagai universitas yang berperan sebagai penyebar informasi perpajakan. Observation & Research of taxation (ORTax) sebagai Media Komunitas Perpajakan digital pertama di Indonesia yang dibangun oleh PT Integral Data Prima dan Tax Centre FISIP Universitas Indonesia. Mulai dikembangkan pada awal tahun 2006 diawali dengan pertanyaan "Mungkinkah Komunitas Perpajakan Indonesia dari berbagai profesi dapat disatukan dalam satu wadah?" Hubungan yang sinergis dengan Asosiasi Profesi Pajak kemudian menggeser ide ini menjadi sebuah inovasi.

Jelaskan unsur-unsur manajemen risiko menurut australia standar/new zeland standar (budaya, proses, dan struktur). Manajemen Risiko menurut Australia/New Zealand Standar adalah budaya, proses dan struktur yang diarahkan menuju realisasi peluang potensial sambil mengelola efek samping. Unsur-unsur utama proses manajemen risiko menurut Australia/New Zealand Standar yaitu: 1. Communicate and consult (Komunikasi dan konsultasi) Berkomunikasi dan berkonsultasi dengan para pemangku kepentingan internal dan eksternal yang sesuai pada setiap tahap dari proses manajemen risiko dan mengenai proses secara keseluruhan. Establish the context (Menetapkan konteks) Menetapkan konteks manajemen eksternal, internal dan resiko di mana seluruh proses akan berlangsung. Kriteria terhadap risiko yang akan dievaluasi harus ditetapkan dan struktur analisis didefinisikan. Identify risks (Identifikasi risiko) Mengidentifikasi di mana, kapan, mengapa dan bagaimana peristiwa bisa mencegah, menurunkan, menunda atau meningkatkan pencapaian tujuan. Analyse risks (Analisa risiko) Mengidentifikasi dan mengevaluasi pengendalian yang ada. Menentukan konsekuensi dan kemungkinan dan karenanya tingkat risiko. Analisis ini harus mempertimbangkan berbagai konsekuensi potensial dan bagaimana hal tersebut dapat terjadi. Evaluate risks (Mengevaluasi Risiko) Bandingkan tingkat perkiraan risiko terhadap pre-kriteria yang telah ditentukan dan mempertimbangkan keseimbangan antara manfaat potensial dan hasil yang merugikan. Hal ini memungkinkan keputusan yang harus dibuat tentang tingkat dan sifat perawatan yang diperlukan dan tentang prioritas. Treat risks (Menangani risiko) Mengembangkan dan menerapkan spesifik biaya-efektif strategi dan rencana aksi untuk meningkatkan manfaat potensial dan mengurangi biaya potensial. Monitor and review (Pemantauan dan peninjauan) Hal ini diperlukan untuk memantau efektivitas setiap tahapan proses manajemen risiko. Hal ini penting untuk perbaikan terus-menerus. Risiko dan efektivitas tindakan pengobatan perlu dipantau untuk memastikan perubahan keadaan tidak mengubah prioritas.

2.

3.

4.

5.

6.

7.