MAKALAH PENJADWALAN PADA SISTEM LINUX

MUHAMMAD AXEL FAIRUZ TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN XI – TKJ B SMKN 1 CIMAHI
1

Kata Pengantar
Upacapan terima kasih saya curahkan kepada Allah S.W.T karena atas berkat dan rahmat-Nya lah saya masih dapat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan tugas Penjadwalan Linux.

Ucapan terima kasih saya cuarhkan juga kepada keluarga, guru dan temanteman saya karena telah membantu saya mengerjakan tugas ini dengan cukup sempurna.

Makalah ini saya buat untuk memenuhi tugas yang diberikan dalam bidang studi OS Jaringan, selain itu juga saya mempunyai tujuan untuk membantu masyarakat agar bisa mengembangkan penggunaan Linux yang berbasis Open Source.

Cimahi, Oktober 2012

Penulis

2

DAFTAR ISI

BAB 1 : PENDAHULUAN……………………………………………………………………………………..4

BAB 2 : PEMBAHASAN TEORI……………………………………………………………………………..4

BAB 3 : PEMBAHASAN………………………………………………………………………………………..5

BAB 4 : KESIMPULAN………………………………………………………………………………………….7

3

BAB 1:
1.1

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Selain untuk memenuhi tugas, saya juga berharap dengan dibuatnya makalah ini dapat berguna bagi masyarakat sekitar dan masyarakat luas. Seiring dengan makin banyakanya pengguna Linux dikalangan masyarakat, saya memilih Tema ini karena masih banyaknya pengguna Windows yang belum menyadari keberadaan Linux.

1.2

TUJUAN

Saya berharap dengan dibuatnya makalah ini dapat membantu para pengguna Linux.

BAB 2: DASAR TEORI

Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer. Sasaran atau tujuan utama penjadwalan proses optimasi kinerja menurut kriteria tertentu. dimana kriteria untuk mengukur dan optimasi kerja penjadwalan antara lain :

Agar semua pekerjaan memperoleh pelayanan yang adil (firness). Agar pemakaian prosesor dapat dimaksimumkan. Agar waktu tanggap dapat diminimumkan. Agar pemakaian sumber daya seimbang. Turn arround time, waktu sejak program masuk ke system sampai proses selesai. Efesien, proses tetap dalam keadaan sibuk tidak menganggur. Agar terobosan (thoughput) dapat dimaksimumkan.

4

Terdapat 3 tipe penjadwal berada secara bersama-sama pada sistem operasi yang kompleks, yaitu: 1. Penjadwal jangka pendek (short term scheduller) Bertugas menjadwalkan alokasi pemroses di antara proses-proses ready di memori utama Penjadwalan dijalankan setiap terjadi pengalihan proses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan. 2. Penjadwal jangka menengah (medium term scheduller) Setelah eksekusi selama suatu waktu, proses mungkin menunda sebuah eksekusi karena membuat permintaan layanan masukan/keluaran atau memanggil suatu system call. Proses-proses tertunda tidak dapat membuat suatu kemajuan menuju selesai sampai kondisi-kondisi yang menyebabkan tertunda dihilangkan. Agar ruang memori dapat bermanfaat, maka proses dipindah dari memori utama ke memori sekunder agar tersedia ruang untuk proses-proses lain. Kapasitas memori utama terbatas untuk sejumlah proses aktif. Aktivitas pemindahan proses yang tertunda dari memori utama ke memori sekunder disebut swapping. Proses-proses mempunyai kepentingan kecil saat itu sebagai proses yang tertunda. Tetapi, begitu kondisi yang membuatnya tertunda hilang dan dimasukkan kembali ke memori utama dan ready. 3. Penjadwal jangka panjang (long term scheduller) Penjadwal ini bekerja terhadap antrian batch dan memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi. Batch biasanya adalah proses-proses dengan penggunaan sumber daya yang intensif (yaitu waktu pemroses, memori, masukan/keluaran), program-program ini berprioritas rendah, digunakan sebagai pengisi (agar pemroses sibuk) selama periode aktivitas job-job interaktif rendah.

BAB 3 :

PEMBAHASAN

Menggunakan perintah “at”. Dengan perintah ini, kita dapat melakukan sesuatu sesuai dengan perintah yang kita masukan berdasarkan waktu yang telah kita atur. Contoh dalam praktek kali ini, menggunakan perintah ping dan menggunakan file “coba” sebagai penyimpanan konfig.  Pertama-pertama buatlah file sebagai tempat configurasi perintah yang akan digunakan oleh

perintah at.  Lalu untuk penggunaan perintah at, gunakan dengan format berikut “at (waktu yang

diinginkan untuk penjadwalan.)  lalu masukan perintah yang diinginkan dan jangan lupa dengan memasukan lokasi file yang 5

telah dibuat.

Menggunakan perintah “crontab”. Dengan perintah ini, kita dapat membuat penjadwalan 5 menit sekali, 1 jam sekali, sesuai yang kita mau.

  

masuk ke folder /etc lalu buka file crontab menggunakan perintah nano “nano crontab” lalu pada bagian paling bawah tabel, isilah menit pada kolom “m” dan jam pada kolom “h” dan

masukan tanggal, bulan, tahun yang anda mau pada kolom “don” “mon” dan “dow” untuk kolom “user” pilihlah root sebagai jenis usernya. Dan untuk command, anda bisa mengisinya dengan perintah yang anda mau, tetapi disini kami mengambil contoh rebboot. Maka pada pukul 20.50 komputer saya akan ter-restart dengan sendirinya.

6

BAB 4 :

KESIMPULAN

Dari praktek ini dapat saya simpulkan bahwa Penjadwalan pada Linux itu kita dapat menjadwalkan beberapa program yang kita inginkan berjalan secara otomatis dengan pengaturan jadwal yang sesuai dengan yang kita inginkan dan dapat juga dilakukan pada Ubuntu server.

7