KATA PENGANTAR

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga makalah yang berjudul “Zat Aditif Pada Makanan” dapat terselesaikan dengan baik. Makalah ini di harapkan dapat membantu mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan tentang zat aditif pada makanan. Dalam makalah ini berasal dari berbagai sumber di antaranya yaitu dari buku kimia tentang zat aditif pada makanan dan media elektronik ( internet ). Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Siti Nurul Hidayati,Mpd yang telah membimbing dalam menyelesaikan makalah ini serta semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah membantu menyelesaikan makalah ini. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang berlipat ganda atas segala bantuan yang telah di berikan. Tiada gading yang tak retak, demikian juga makalah ini apabila ada kekurangan kami mengharapkan kritik dan saran pembaca guna untuk memperbaiki makalah ini agar menjadi lebih baik. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat yang besar dan dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Surabaya, 24 September 2012

Penulis

i Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ......................................................................................... DAFTAR ISI ....................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN ................................................................................... A. Latar belakang ....................................................................................... B. Tujuan..................................................................................................... BAB II PEMBAHASAN...................................................................................... A. Pengertian zat aditif............................................................................... B. Penyedap rasa ........................................................................................ 1. Penyedap rasa alami........................................................................... 2. Penyedap rasa sintetis........................................................................ C. Pemanis ................................................................................................. 1. Pemanis alami.................................................................................... 2. Pemanis sintetis.................................................................................. D. Pengawet .............................................................................................. 1. Pengawet alami ................................................................................. 2. Pengawet sintetis................................................................................ E. Pewarna ................................................................................................. 1. Pewarna sintetis................................................................................. 2. Pewarna sintetis................................................................................. F. Pengemulsi ............................................................................................. 1. Pengemulsi alami .............................................................................. 2. Pengemulsi sintetis ........................................................................... G. Nutrisi .................................................................................................... H. Anti Oksidan ......................................................................................... BAB III PENUTUP.............................................................................................. A. Kesimpulan ........................................................................................... B. Saran....................................................................................................... LAMPIRAN DAFTAR PUSTAKA i ii 1 1 1 2 2 2 2 3 5 5 6 7 8 9 10 11 12 15 15 16 17 21 22 22 22

ii Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Makanan merupakan sumber energi yang dibutuhkan manusia untuk kelangsungan kehidupannya. Namun makanan dapat menjadi sumber penyakit jika tidak memenuhi kriteria sebagai makanan baik, sehat dan aman. Berbagai kontaminan dapat mencemari bahan pangan sehingga tidak layak konsumsi. Fungsi makanan adalah untuk kelangsungan hidup dan menjaga agar mahkluk hidup sehat lahir dan batin. Selain itu kualitas makanan yang dikonsumsi berpengaruh terhadap kualitas hidup dan perilaku mahkluk hidup itu sendiri. Oleh karena itu setiap mahkluk hidup selayaknya berusaha untuk mendapatkan makanan yang baik. Kualitas makanan atau bahan makanan di alam ini tidak terlepas dari berbagai pengaruh seperti kondisi dan lingkungan, yang menjadikan layak atau tidaknya suatu makanan itu dikonsumsi. Pada makanan kemasan yang banyak kita jumpai di supermarket biasanya mengandung zat aditif. Sebagai konsumen yang pertama kali kita lihat adalah label yang tertera pada kemasan makanan yang akan kita beli. Dari label tersebut kita dapat mengetahui hal banyak tentang produk- produk tersebut, sehingga kita dapat berhati-hati memilih makanan dengan mengetahui zat aditif yang terkandung pada makanan tersebut. Semakin hari semakin banyak pula zat aditif berbahaya pada makanan, maka kita harus lebih berhati-hati dan waspada soal makanan dengan memperhatikan kandungan zat aditif pada makanan serta kebersihan lingkungan. Zat aditif terdiri dari pengawet, penyedap rasa, pemanis, pewarna, pengemulsi, dan antioksidan.

B. Tujuan 1. Mengetahui macam zat aditif alami dan buatan pada makanan yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
2. Mendeskripsikan rumus struktur kimia dari zat aditif alami dan buatan pada makanan. 3. Mengetahui kandungan zat kimia yang ada dalam zat aditif makanan.

4. Mengetahui bahaya yang ditimbulkan dai zat aditif pada makanan.
1 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian zat aditif pada makanan Zat aditif dapat diartikan sebagai bahan yang ditambahkan dan di campurkan dengan sengaja untuk meningkatkan mutu, termasuk kedalamnya adalah pewarna, penyedap rasa, pengawet, pemanis, pengemulsi dan antioksidan. Tujuan penggunaan zat aditif salah satunya untuk memperbaiki penampilan atau aroma makanan. Contoh bahan tambahan antara lain pewarna makanan (alamiah maupun buatan) dan aroma. Kasus penyalahgunaan bahan tambahan pangan biasa terjadi adalah penggunaan bahan tambahan yang dilarang untuk bahan pangan dan penggunaan bahan makanan melebihi batas yang ditentukan. Penyebab lain, produsen berusaha memenuhi kebutuhan dengan keuntungan yang besar dan pada besarnya konsumen ingin mendapatkan bahan makanan dalam jumlah banyak dengan harga murah. Munculnya bahan makanan digunakan untuk mempertahankan kondisi makanan agar menarik. Dalam proses penanganan pangan perlu memperhatikan segi-segi lain seperti kesehatan manusia sebagai komponen pangan itu sendiri. Dalam arti bahwa apabila zat pewarna tersebut ternyata akan berdampak buruk pada kesehatan manusia maka penggunaannya harus dipertimbangkan kembali, dihentikan atau diganti dengan bahan pewarna lain yang lebih aman.

B. Penyedap rasa / Pemberi aroma Penyedap rasa disebut juga sebagai zat cita rasa makanan karena dapat meningkatkan cita rasa dan pemberi aroma pada makanan. Zat ini berfungsi untuk meningkatkan rasa dan aroma pada makanan sehingga menjadi lebih gurih, lezat, dan sedap. Bahan penyedap rasa dibagi menjadi dua yaitu bahan penyedap alami dan bahan peyedap sintetis.

1. Penyedap rasa / pemberi aroma alami Penyedap rasa yaitu bumbu-bumbuan yang berasal dari alam.
2 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan

dihitung terhadap bobot segar).wikipedia.com Gambar 1 : Bawang Putih mengandung Alisin Sumber: http://id.2-1%. Penyedap rasa sintetis Penyedap rasa sintetis yaitu bahan-bahan yang diekstraksi dari senyawa aroma dari bahanbahan pangan alami. Umbi dari tanaman bawang putih merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia. aliin berubah menjadi alisin.blogspot. Hal ini timbul akibat usaha 3 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Alisin adalah senyawa yang memberikan bau khas bawang putih.org Rumus struktur alisin: Rumus molekul alisin: C6H10OS2 2.Contoh: Bawang putih (Allium sativum. dengan komposisi utama adalah turunan asam amino yang mengandung sulfur (aliin. Allisin (allicin) yang mempunyai Gambar 2: Rumus struktur alisin Sumber: http://lansida. Pada proses destilasi atau pengirisan umbi.linn) Bawang putih adalah nama tanaman dari genus Alliumsekaligus nama dari umbi yang dihasilkan. Oleh karena itu bawang putih sering dipakai sebagai penyedap alami pada makanan.2% minyak atsiri yang berwarna kuning kecoklatan. Bawang putih mengandung 0. 0.

merupakan garam natrium dari asam glutamat yang merupakan salah satu asam Gamabar 4: Monosodium amino non-esensial Glutamat (MSG) paling berlimpah yang terbentuk secara alami.wordpre ss. Sumber:zulliesikawati. Contoh : Monosodium Glutamat (MSG) Monosodium glutamat. menyatukan.com Rumus Struktur MSG Gambar 5: Rumus struktur MSG Rumus molekul MSG C5H8NNaO4 a) Penggunaan Sumber : (Winarno. Glutamat dalam MSG memberi rasa gurih.untuk mengekstraksi senyawa aroma untuk tujuan komersial. MSG sebagai penguat cita rasa karena zat ini mampu menyeimbangkan. 2002:209) MSG berwujud serbuk kristal berwarna putih dan tidak berbau yang dalam larutan terdisosiasi menjadi glutamat dan natrium. 4 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . dan menyempurnakan persepsi total rasa lainnya. Keuntungan senyawa aroma hasil ekstraksi ini adalah dapat digunakan untuk menambah aroma dari bahan lain. juga dikenal sebagai sodium glutamat atau MSG.

dan menyempurnakan rasa keseluruhan pada masakan tertentu sehingga MSG memberikan rasa gurih dan nikmat pada berbagai macam masakan. kerusakan sistem syaraf. Bahkan kalau dilihat ternyata air susu ibu (ASI) juga mengandung glutamat bebas 20 mg/100 g. jamur. Asam amino glutamat merupakan salah satu asam amino yang paling banyak dijumpai dan merupakan komponen penting protein. hingga keju inilah yang menyebabkannya secara meluas digunakan oleh masyarakat diseluruh dunia untuk memberikan kelezatan rasa umami di berbagai makanan dunia. ayam. berbagai sayuran. daging. seperti daging. walaupun masakan itu sebernarnya tidak memberikan rasa gurih yang berarti. saus. ikan. MSG memiliki kemampuan untuk memperkuat senyawa aktif rasa lainnya. menyeimbangkan. hasil laut dan sayuran. daging unggas.Sebagai pemberi cita rasa dan dalam jumlah yang tepat. “Glutamat bebas juga terdapat secara alami dalam hampir semua makanan. Glutamat dijumpai secara alami pada keju. MSG murni sendiri tidak mempunyai rasa yang enak jika tidak dikombinasikan dengan bau gurih yang sesuai. ikan. b) Glutamat alami: Glutamat adalah suatu asam amino yang dijumpai pada makanan yang kaya akan protein. MSG tercampur dengan baik dengan daging. Glutamat sebagai bahan umami adalah asam amino bahan penyusun protein makanan (sayuran dan daging). dan berbagai sayuran. susu. Glutamat dalam bentuk bebas seperti MSG merupakan senyawa exotoxin atau beracun. c) Dampak Penggunaan MSG pada makanan dapat menyebabkan timbulnya berbagai masalah kesehatan seperti kegemukan. Asam amino adalah senyawa penyusun protein. Menurut Dr Nuri Andarwulan. susu. jagung. 5 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . dan sup. pakar teknologi pangan SEAFAST Center IPB. kerusakan otak. Jenis makanan yang mengandung glutamate seperti tomat. depresi sampai kanker. Glutamat juga diproduksi oleh tubuh dan merupakan senyawa vital dalam fungsi otak.” katanya kepada Kulinologi Indonesia.

sesak dada bagian bawah dan pusing kepala.blogspot.blogspot. Pemanis Pemanis yaitu zat-zat yang dapat memberikan rasa manis.com Rumus molekul gula pasir (sukrosa) C12 H22 O11 6 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Gejala lain adalah wajah berkeringat. rahang bawah. Pemanis Alami Contoh: Gula pasir Rumus struktur gula pasir (sukrosa) Gambar 6: Gula Pasir Gambar 7: Rumus struktur gula pasir (Sukrosa) Sumber: biohikmah. serta leher bagian bawah yang kemudian terasa panas. C. Chinese restaurant syndrome (CRS) atau sindrom restaurant china yang disebabkan oleh pemakaian MSG akan menimbulkan rasa kesemutan pada punggung leher.Asam glutamat yang terdapat pada MSG bermanfaat untuk merangsang dan menghantar pesan-pesan antar sel otak akan tetapi glutamat juga dapat bersifat neurotoksik (bersifat racun pada saraf) jika konsentrasi dalam darah meningkat setelah pemberian dalam dosis tinggi. 1. baik alami maupun buatan.com Sumber: yesheaanggraanggrie.

Bila kita mengkonsumsi lebih dari 1/2 sendok gula. gula pasir merupakan makanan yang tidak sehat.a) Penggunaan Gula dapat memberikan rasa manis pada makanan karena di dalam gula mengandung gugus glukosa. pankreas memerlukan waktu kira-kira 140 menit. mengolah gula pasir menjadi energi merupakan pekerjaan yang sangat melelahkan bagi pankreas. Nilai ini berlalu untuk 1/2 sendok gula atau 1 sendok gula. 2. Aspartam merupakan pemanis sintetis non-karbohidrat. atau merupakan bentuk metil ester dari dipeptida dua asam amino yaitu asam amino asam aspartat dan asam amino essensial fenilalanina. aspartylphenylalanine-1-methyl ester. Akibatnya adalah orang menjadi bertambah gemuk. Pankreas yang normal hanya mampu mengubah 1/2 sendok makan gula pasir menjadi energi setiap hari. Tetapi ternyata gula pasir mempunyai dampak yang kurang baik bagi kesehatan pankreas dan tubuh. Berat 1/2 sendok makan gula pasir kira-kira 5 gram. Indeks Lelah pankreas mencapai nilai +5. Tetapi untuk mengubah gula darah menjadi energi yang dapat disimpan dalam otot. Pemanis Sintetis Pemanis sintetis adalah pemanis pengganti gula pasir atau gula tebu atau sukrosa. Dengan demikian. dan lama-kelamaan akan menderita diabetes. tubuh hanya memerlukan waktu 3 menit. Dengan demikian. Selain itu. sehingga reseptor pada lidah menerjemahkannya menjadi rasa manis b) Dampak Gula pasir merupakan makanan yang paling sering digunakan dalam makanan dan minuman sehari-hari. Untuk mengubah gula pasir menjadi gula darah. Rumus Struktur aspartam 7 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Contoh : aspartam. maka sisanya akan menjadi gula darah dan lemak tubuh. Gula pasir merupakan karbohidrat sederhana yang sulit dimetabolis dan diubah menjadi energi oleh pangkreas.

tanpa rasa pahit. mempunyai cita rasa manis mirip gula. L-asam aspartik memberikan rasa hambar dan 8 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . satu-satunya kombinasi isomer yang menghasilkan rasa manis. Jenis asam amio yang digunakan untuk memproduksi aspartam adalah asam aspartik dan fenilalanine. atau disebut isomer. dapat digunakan sebagai pemanis pada makanan atau minuman pada penderita diabetes. tidak merusak gigi. yaitu dibentuk atas kelompok amin dan rantai samping. Semua molekul asam amino memiliki sifat yang umum. Sifat lain dari asam amino adalah kemampuannya untuk membentuk konfigurasi molekular yang berbeda. sehingga untuk mencapai titik kemanisan yang sama diperlukan aspartam kurang dari satu persen sukrosa.com a) Penggunaan Aspartam merupakan pemanis rendah kalori dengan kemanisan 200 kali kemanisan gula (sukrosa). kandungan energi aspartam sangat rendah yaitu sekitar 4 kCal (17 kJ) per gram untuk menghasilkan rasa manis sehingga kontribusi kalorinya bisa diabaikan sehingga menyebabkan aspartam sangat populer untuk menghindari kalori dari gula. Sifat dari rantai samping itulah yang membedakan setiap jenis asam amino.wordpress. Keunggulan aspartam yaitu mempunyai energi yang sangat rendah.Rumus Molekul aspartam C14H18N2O5 Gambar 8: rumus struktur aspartame Sumber: wikaesaprima. Isomer tersebut dibedakan dengan huruf L dan D. Aspartam merupakan turunan utama dari senyawa asam-asam amino. Seperti banyak peptida lainnya. Aspartam dibentuk oleh isomer L. menguatkan cita rasa buah-buahan pada makanan dan minuman.

Penyakit ini diwariskan secara genetik. Zat Pengawet Alami 9 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Gangguan dalam proses ini disingkat menyebabkan fenilalanina tertimbun dapat dalam darah dan menyebabkan keterbelakangan mental. b) Dampak Penggunaan aspartam yang berlebihan dapat mengakibatkan gangguan saraf dan tumor otak. Pengawet Berdasarkan peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor mampu (penyakitnya PKU) disebut fenilketonuria atau fenilalaninemia atau fenilpiruvat oligofrenia. selain aspartame. makanan. pengasaman atau penguraian lain terhadap mikroorganisme. Macam pemanis sintetis.L-fenilalanine memberikan rasa pahit. Dalam keadaan normal. Ada 2 tujuan penggunaan bahan pengawet dalam bahan olahan oksidasi dan menghambat pertumbuhan bakteri. Namun kombinasi keduanya menghasilkan rasa manis seperti gula. yaitu untuk mencegah 1. fenilalanina diubah menjadi tirosina dan dibuang dari tubuh. tubuh tidak menghasilkan enzim pengolah asam amino fenilalanina. meracuni otak serta 722Menkes/Per/IX/8 tentang bahan tambahan makanan. D. dapat dilihat di lampiran. sehingga menyebabkan kadar fenilalanina yang tinggi di dalam darah. pengawet adalah bahan tambahan makanan yang mencegah atau menghambat fermentasi. yang berbahaya bagi tubuh.

Garam Sebagai Pengawet Sifat-sifat garam adalah dapat menyebabkan berkurangnya jumlah air yang terdapat pada daging ikan. Mekanisme garam sebagai pengawet pada bahan makanan adalah sebagai berikut: garam di ionisasikan. Dengan penurunan tingkat kelarutan protein diikuti dengan pengikatan molekul-molekul air oleh garam tersebut. sehingga kadar air yang terdapat pada daging ikan berkurang dan hal ini menyebabkan aktivitas mikroorganisme terhambat. Garam diektahui mempercepat oksidasi lipida dan berkompetif dengan protein dalam mengikat air sehingga terjadi peristiwa dehidrasi pada protein. mungkin peptide-peptida ataupun asam-asam amino. Pemecahan ikatan peptide pada molekul protein akan menyebabkan pembentukan gugus-gugus amino dan karboksil baru. yang selanjutnya juga terjadi pemisahan protein (salting out) (Huda. 1995). Proses ini disebut hidrasi ion (Desrosier. menyebabkan molekul tersebut dapat terdenaturasi yang selanjutnya mudah mengalami pemecahan menjadi molekul-molekul kecil. 2007). memiliki daya toksinitas yang tinggi untuk menarik cairan pada daging ikan dan berpengaruh terhadap mikroba serta dapat memblokir sistemrespirasi. Pemecahan protein menjadi fraksi-fraksi kecil pada umumnya akan diikuti dengan meningkatnya kelarutan protein (Hadiwiyoto. gula yang sering dipakai untuk mengawetkan buah dan garam dapur yang sering dipakai untuk mengawetkan ikan. Garam dapat mengadakan interaksi dengan zat-zat organic seperti protein yang ada dalam bahan.Zat pengawet alami yang sering digunakan oleh masyarakat yaitu. Protein yang terdapat di dalam ikan akan larut dengan adanya penambahan garam (salting in). 2008). Pada proses penggaraman terjadi pemecahan molekul-molekul protein menjadi fraksi-fraksi yang lebih kecil. akan tetapi pada kondisi tertentu kelarutan garam akan turun seiring dengan peningkatan konsentrasi garam. sebagai ion menarik molekul-molekul air disekitarnya. menyebabkan potein daging ikan dan protein mikroba Gambar struktur NaCl terdenaturasi dan menyebabkan sel-sel mikroba menjadi mati karena perubahan tekanan difusi (Irawan. 10 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . 1999).

Kerusakan protein menyebabkan kerusakan sel dan jaringan serta menyebabkan keluarnya cairan sel yang membawa padatan yang terlarut. kelarutannya tampak tidak berubah (Hadiwiyoto. Protein pada bahan pangan pada umumnya sebagian merupakan penyusun dinding sel dan pengisi sel. tetapi pada kadar garam tinggi interaksi tersebut tidak lagi berperan sehingga protein menjadi rapuh. 1999). Tentang mekanismenya ada dua kemungkinan yang dapat terjadi. Pada kadar garam rendah. Natrium Benzoat Sebagai Pengawet Natrium benzoate merupakan butiran atau serbuk putih tidak berbau dan bahan ini dapat ditambahkan langsung ke dalam makanan atau dilarutkan terlebih dahulu di dalam air atau pelarut-pelarut lainnya (Winarno. protein dapat mengadakan interaksi hidrofbik sehingga strukturnya menjadi kompak. 11 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan .Konsentrasi garam tampaknya berpengaruh pada pemecahan protein. et al. Kemungkinan kedua ialah pemecahan protein tersebut diikuti oleh terjadinya renaturasi dengan membentuk ikatan-ikatan non kovalen baru antar fraksifraksi protein itu sendiri. Yang pertama adalah ikatan-ikatan non kovalen yang ada pada protein menjadi lemah pada lingkungan garam tinggi sehingga pada akhirnya dapat terjadi pemecahan molekul yang semula kompak dan tertutup dengan bantuan air yang ada meskipun sedikit.. 1980). Zat Pengawet Sintetis Ada beberapa zat pengawet sintetis yang dapat digunakan sebagai pengawet makanan oleh masyarakat salah satunya adalah natrium benzoat (C7H5NaO2). 2. Akibatnya struktur protein sedikit tertutup lagi karena fraksifraksi baru yang terbentuk ini masih lebih kecil daripada molekul protein awal. Penggunaan natrium benzoate biasanya digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Pada natrium benzoate sendiri. maka molekul asam benzoate akan terdisosiasi dan mnghasilkan ion-ion H+. Untuk pewarna makanan digolongkan berdasarkan kelarutannya dalam air. dan lain-lain. kue-kue produk susu. Berdasarkan sifat kelarutannya. Pewarna jenis ini biasanya digunakan untuk mewarnai minuman berkarbonat. 12 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . butiran. Pewarna Tujuan pemberian zat pewarna makanan agar bahan makanan tampak lebih menarik dan lebih segar. Meskipun dapat digunakan sebagai pengawet makanan.kg Makanan 600 mg – 1000 mg 500 mg – 3000 mg E. sehingga akan menurunkan pH mikroba tersebut. Sel mikroba yang mempunyai pH cairan sel netral akan dimasuki molekul-molekul asam benzoate. sehingga menimbulkan selera orang untuk mencicipinya. apabila digunakan secara berlebihan maka dapat menyebabkan penyakit syaraf dan reaksi alergi pada manusia. 1974).Mekanisme natrium benzoate sebagai bahan pengawet adalah berdasarkan permeabilitas membrane sel mikroba terhadap molekul-molekul asam benzoate tidak terdissosiasi. Dye merupakan zat pewarna makanan yang umum larut dalam air. pasta atau cairan. Akibatnya metabolism sel akan terganggu dan akhirnya sel mati (Winarno dan Jennie. roti.5 molekul-molekul asam benzoate tersebut dapat mencapai sel mikroba yang membrane selnya mempunyai sifat permeable terhadap molekul-molekul asam benzoate. yang tidak terdisosiasi. Dye biasanya dijual di pasaran dalam bentuk serbuk. Tabel Batasan Bahan Pengawet yang Diijinkan Pemerintah Nama Bahan Pegawet Asam Benzoat Asam Sorbat Batasan Permenkes per. pembungkus sosis. Penggolongan zat pewarna berdasarkan sumbernya zat pewarna digolongkan menjadi pewarna alami dan pewarna sintetik. Untuk membatasi penggunaan zat pengawet sintetis. zat pewarna makanan dikelompokkan menjadi dye dan lake. Dalam suasana pH 4. minuman ringan. pemerintah telah membuat aturan batasan pemakaina zat pengawet sintetis dalam permenkes No. 722/Menkes/Per/IX/88. penggunaan zat pengawet tidak diperbolehkan untuk digunakan secara berlebihan.

Minyak atsiri mengandung senyawa seskuiterpen alkohol. APN adalah suatu enzim yang terdapat pada jaringan membran di dalam tubuh (dikenal sebagai zinc-dependent 13 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Pewarna alami Zat warna alami adalah zat warna (pigmen) yang diperoleh dari tumbuhan. atau dari sumber-sumber mineral. Senyawa kimia utama yang terkandung di dalam rimpang kunyit adalah minyak atsiri dan kurkuminoid. Mekanisme kerja kurkumin Mekanisme kerja kurkumin sesungguhnya masih belum bisa dijelaskan tapi rupanya dia dapat terikat dengan enzim aminopeptidase-N (APN) dan menghambat aktivitas enzimatiknya. sedangkan kurkuminoid mengandung senyawa kurkumin dan turunannya (berwarna kuning) yang meliputi desmetoksi-kurkumin dan bidesmetoksikurkumin. c. desmetoksi kurkumin rumus molekul C20H18O5 dengan bobot molekul 338. Salah satu contoh dari pewarna alami adalah kunyit. Gugus hidroksil fenolat yang terdapat dalam struktur kurkuminoid kemungkinan menyebabkan kurkuminoid mempunyai aktivitas antibakteri. antioksidan. a. dan meningkatkan sistem imun tubuh. anti inflamasi. kurkumin mengobati berbagai jenis penyakit dan dapat berfungsi sebagai tumor promoter. diduga gugusan aktif pada kurkuminoid terletak pada gugus metoksi. turmeron dan zingiberen. Selain antibakteri. Rumus molekul kurkumin Kurkumin mempunyai rumus molekul C21H20O6 dengan bobot molekul 368.1. hewan. Rumus struktur dari kunyit b. antivirus. hepatoprotektor. hipolipedemik.

APN tersebut yang berfungsi membongkar protein pada permukaan sel jaringan tubuh sehingga sel kanker dapat mengambil alih kedudukan sel jaringan tadi dan tumbuh tak terkendali. maka warna tersebut akan segera pudar ketika mengalami proses penggorengan. 2. Berikut beberapa alasan masyarakat lebih memiliki pewarna sintetik : 14 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . alfa dan beta di sekitar gugus keton pada kurkumin membentuk ikatan kovalen dengan dua nukleofil asam amino yang terdapat pada situs aktif APN dan mampu menghambat (inhibit) aktivitasnya secara tak-dapat balik (irreversible). 6. Sering memberi rasa atau flavor khas yang tidak diinginkan. Konsentrasi pigmen warna rendah. jika digunakan melebihi kadar maksimum yang dianjurkan dapat menggangu kesehatan. Pewarna alami mudah mengalami degradasi atau pemudaran pada saat diolah dan disimpan. 5. Stabilitas pigmen rendah. Zat warna sintetik ditemukan William Henry Perkins tahun 1856.metalloproteinase) dan bertanggung jawab terhadap angiogenesis dan pertumbuhan tumor. Spektrum warna tidak seluas seperti pada pewarna sintetis. Beberapa keterbatasan pewarna alami dibanding pewarna sintetik adalah sebagai berikut. 3. namun baru mulai digunakan sejak tahun 1956 dan saat ini ada kurang lebih 90% zat warna buatan digunakan untuk industri makanan maupun dalam laboratorium. Misalnya kerupuk yang menggunakan pewarna alami. maka dicari alternatif lain untuk memproduksi zat-zat pewarna tersebut dilaboratorium maupun dalam skala insdustri yang dikenal sebagai pewarna sintetik. sehingga diperlukan dalam jumlah yang banyak untuk menghasilkan warna yang kuat atau warna yang terang atau menarik. kemungkinan besar ikatan tak jenuh (ikatan rangkap). Keseragaman warna kurang baik. Namun dalam penggunaanya masyarakat lebih memilih pewarna sintetik. 4. 1.Pewarna sintetis Karena zat pewarna yang diperoleh dari alam pilihan warnanya sangat sedikit. Dugaan sementara. 2. Penggunaan pewarna sintetik mempunyai kadar maksimum yang dianjurkan.

Salah satu contoh dari pewarna sintetis adalah tartrazin. antipiretik (terhadap demam). a. tartrazin dapat dicampurkan dengan E133 Biru Brilian Brilliant Blue FCF atau E142 Hijau Green S untuk menghasilkan sejumlah variasi warna hijau. lebih banyak pilihan warna dan harganya yang murah b. dan anti15 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . lebih tahan lama dan dapat menghasilkan warna yang kuat dalam jumlah sedikit. yang merupakan campuran dari senyawa fenol. Untuk menghasilkan warna lain. dan Indonesia. tartrazin umum digunakan sebagai bahan pewarna minuman.a. Karena kelarutannya dalam air. c. Rumus struktur tartrazin Gambar struktur tarttrasin Tartrazin merupakan bahan pewarna yang umum digunakan di Afrika. Tartrazin merupakan turunan dari coal tar. hidrokarbon polisiklik dan heterosklik. Tartrazin (dikenal juga sebagai E102 atau FD&C Yellow 5) adalah pewarna kuning lemon sintetis yang umum digunakan sebagai pewarna makanan. Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor). Absorbansi maksimal senyawa ini dalam air jatuh pada panjang gelombang 427±2 nm. tartrazin dapat menyebabkan sejumlah reaksi alergi dan intoleransi bagi orang-orang yang intoleransi terhadap aspirin atau penderita asma. Warna yang dihasilkan dari pewarna sintetik akan tetap cerah meskipun sudah mengalami proses pengolahan dan pemanasan. Swedia. Walaupun sangat langkat. Parlemen Eropa mengizinkan penggunaan senyawa ini di negara Uni Eropa dengan Surat Keputusan Konsul (Council Directive) 94/36/EC.

Pengemulsi Pengemulsi. Lesitin dapat bersumber dari telur maupun kedelai. Lesitin mempunyai struktur seperti lemak tetapi mengandung asam fosfat. Bahan tambahan makanan ini biasanya ditambahkan pada makanan yang mengandung air dan minyak.com antarpermukaan antara antarmuka udara-cairan dan cairan-cairan. margarine dan es krim. pemantap dan pengental Gambar Telur Sumber: cynthiavenikalioe. Gejala alergi tartrazine dapat timbul apabila F. Zat yang terpenting di dalam kuning telur yang dapat mempertahankan emulsi adalah fosfolipida. bagian yang lain bersifat non polar atau hidrofob. Kemampuan ini merupakan akibat dari struktur molekul pengemulsi. Ada beberapa contoh dari bahan-bahan yang dapat digunakan sebagai emulsifier diantaranya adalah pektin dan karboksimetilselulosa natrium (Na-CMC). 1. fosfatnya bersifat hidrofilik (cenderung larut air). Bila emulsifier tersebut lebih terikat pada air atau lebih larut dalam air (polar) maka 16 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Telur Sebagai Emulsi Salah satu contoh emulsifier yang sering digunakan adalah lesitin. misalnya saus selada. salah satunya adalah telur. Pengemulsi merupakan senyawa aktif permukaan yang mampu menurunkan tegangan Gambar Lesitin Sumber: wikipedia. molekulnya mengandung dua bagian yang jelas. diantaranya yang terpenting adalah lecitin. Pengemulsi Alami Ada beberapa zat pengemulsi alami yang sering digunakan untuk membantu mengentalkan suatu produk makanan. satu bagian mempunyai sifat polar atau sifat hidrofil. Gugus polar yang terdapat pada ester.com (emulsifier. stabilizer) adalah bahan tambahan makanan yang dapat membantu terbentuknya terbentuknya atau memantapkan sistem dispersi yang homogen pada makanan. sedang gugus non polar yang terdapat pada ester asam lemaknya bersifat lifofilik (cenderung larut dalam lemak). Daya kerja emulsifier terutama disebabkan oleh bentuk molekulnya yang dapat terikat baik pada minyak maupun air. gugus polar dan gugus non polar.inflamasi (peradangan).

Pada pemanasan dapat terjadi pengurangan viskositas yang bersifat dapat balik (reversible). Na-CMC akan terdispersi dalam air. Karen and Lund.dapat lebih membantu terjadinya dispersi minyak dalam air sehingga terjadilah emulsi minyak dalam air (o/w). Na-CMC Sebagai Emulsi Na-CMC adalah turunan dari selulosa dan sering dipakai dalam industri pangan. Menurut Tranggono dkk. Paling sedikit sepertiga kuning telur terdiri dari lemak. dan jika pH terlalu rendah (<3). atau digunakan dalam bahan makanan untuk mencegah terjadinya retrogradasi. Gelatin dan albumen (putih telur) adalah protein yang bersifat sebagai emulsifier dengan kekuatan biasa. 17 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . 2004). Bila emulsifier lebih larut dalam minyak (nonpolar) terjadilah emulsi air dalam minyak (w/o). tetapi yang menyebabkan daya emulsifier yang kuat adalah kandungan lesitinnya yang terdapat dalam bentuk kompleks sebagai lesitin-protein. Karen and Lund. Fosfolipida merupakan turunan lemak. contoh : susu. R OH + NaOH  R Na + NaOH R ONa + ClCH2COONa  R O CH2COONa + NaCl Na-CMC merupakan zat dengan warna putih atau sedikit kekuningan. tidak berbau dan tidak berasa. kisaran pH Na-CMC adalah 5-11 sedangkan pH optimum adalah 5. berbentuk granula yang halus atau bubuk yang bersifat higroskopis (Inchem. dan mentega. (1991). kemudian butir-butir Na-CMC yang bersifat hidrofilik akan menyerap air dan terjadi pembengkakan. tidak dapat bergerak lagi dengan bebas sehingga keadaan larutan lebih mantap dan terjadi peningkatan viskositas (Fennema. 1996). Pengemulsi Sintetis Salah satu contoh zat emulsi sintetis adalah karboksimetilselulosa natrium (Na-CMC). Pembuatan CMC adalah dengan cara mereaksikan NaOH dengan selulosa murni. CMC ini mudah larut dalam air panas maupun air dingin. contoh margarin. Viskositas larutan CMC dipengaruhi oleh pH larutan. Emulsifier yang banyak terdapat di alam adalah fosfolipida. yang sebuah asam lemaknya tersubstitusi oleh asam fosfat yang teresterifikasi dengan gliserol pada salah satu atom karbon ujungnya. kuning telur merupakan emulsifier kuat. Na-CMC akan mengendap (Anonymous. Jenis asam lemak yang terdapat pada atom karbon lain dalam gliserol sangat tergantung dari jenis fosfolipidnya. biasanya satu dari dua asam lemak tersebut merupakan asam lemak tidak jenuh. lesitin dan Gambar Struktur Karboksimetilselulosa Natrium Sumber: Pengaruh Kadar CMC Na Sebagai Bahan Pengental Terhadap Sifat Lotion Repelan Minyak Astiri Akar Wangi. 2012 fosfatidil etanolamina. Air yang sebelumnya ada di granula dan bebas bergerak. 2002). 2. kemudian ditambahkan Na-kloro asetat (Fennema.

Vitamin Vitamin juga menjadi sarana nutrisi yang tak kalah penting untuk mengatur metabolisme dalam tubuh 3. Nutrisi Zat ini memang menjadi asupan utama bagi tubuh seseorang dalam melakukan berbagai kegiatan sebagai pembentuk energi penting. absorsi serta metabolisme yang pada nantinya akan membuang beberapa zat yang memang tidak digunakan oleh tubuh. Fungsi Nutrisi Bagi Tubuh Berdasarkan pengertian Nutrisi itu sendiri . jenis nutrisi ini adalah komposisi yang terdiri dari elemen karbon. Nutrisi digunakan untuk makanan sebagai pembentuk energi. Hal ini akan menyebabkan partikel-partikel tererangkap dalam system tersebut dan memperlambat proses pengendapan karena adanya pengaruh gaya gravitasi. 5. dan retinil asetat. Contoh Nutrisi Vitamin A terdapat beberapa senyawa yang digolongkan ke dalam kelompok vitamin A. dengan menggunakan proses degesti. 4.1996). Nutrisi juga dapat dikatakan sebagai suatu proses organisme yang menggunakan objek utamanya yaitu makanan yang sering dikonsumsi dalam kondisi yang normal. istilah vitamin A seringkali merujuk pada senyawa retinol dibandingkan dengan senyawa lain karena senyawa inilah yang 18 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Mineral Meniral serta air juga merupakan jenis nutrisi yang penting bagi tubuh. Karbohidrat karbohidrat. antara lain retinol. sebagai subtansi organik yang dibutuhkan organisme untuk bergerak normal. G. Tidak lantas kita menyepelekan nutrisi. Protein protein yang merupakan konstituen pentinguntuk semua sel-sel dalam tubuh. tubuh setidaknya mengkonsumsi beberapa jenis makanan setiap harinya. Namun nutrisi sangat berbeda dari makanan yang kita makan tiap harinya. lemak berperan sebagai sumber energi yang dipadatkan. Jenis nutrisi 1. Nutrisi juga berperan aktif sebagai asupan makanan yang sehat bagi tubuh. nutiri adalah apa yang terkandung dalam makanan tersebut. retinil palmitat. Fungsi nutrisi itu sendiri juga beragam seperti sebagai proses pengambilan zat-zat makanan yang penting. sebab tidak semua makanan memiliki nutrisi. 2. dimana setiap jaringan dalam tubuh bekerja dengan baik.hydrogen serta oksigen. Akan tetapi. Lemak lemak sebagai jenis nutrisi yang juga diperlukan oleh tubuh kita.

Rumus molekul : C20H30O Provitamin A Vitamin A dalam tumbuhan terdapat dalam bentuk prekusor (provitamin).1989 . susu. β.paling banyak berperan aktif di dalam tubuh. β – karoten merupakan pigmen kuning dan salah satu jenis antioksidan yang memegang peran penting dalam mengurangi reaksi berantai radikal bebas dalam jaringan. Retinol (vitamin A1) Konfigurasi semua trans Sumber: Kimia Pangan. keju. dan γ. hati dan organ-organ kelenjar. minyak ikan. Provitamin A terdiri dari α. a.karoten. Vitamin A banyak ditemukan pada wortel.1989 19 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan Alfa karoten Sumber :Kimia Pangan. Rumus struktur b.

kuning telur. 20 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . jika disimpan dalam tempat tertutup rapat.Beta-karoten. Struktur vitamin A terdiri atas lingkar beta-ionon yang membawa dua satuan isoprena. sehingga bisa disimpan dalam bentuk ampul. Vitamin A1 (retinal). Vitamin A juga terkandung dalam bahan pangan. apalagi disediakan antioksidan yang cocok. Retinol dan retinal mudah dirusak oleh oksidasi terutama dalam keadaan panas dan lembab dan bila berhubungan dengan mineral mikro atau dengan lemak/minyak yang tengik. Vitamin dalam bentuk ester asetat atau palmitat bersifat lebih stabil dibanding bentuk alkohol maupun aldehid. Retinol tidak akan berubah dalam gelap. Vitamin A rusak bila tersingkap sinar ultra ungu. yaitu asam retinoat. sebagian besar ada dalam bentuk ester. bentuk aldehid disebut retinal. dan kriptoksantin Sumber: Kimia Pangan. Sumber Vitamin A Vitamin A banyak terkandung dalam minyak ikan. akan tetapi manusia dan hewan mempunyai enzim di dalam mukosa usus yang sanggup merubah karotenoid provitamin A menjadi vitamin A. Dikenal bentuk-bentuk vitamin A. pengubahan karoten yang dimakan menjadi vitamin A berlangsung terutama di dalam sel-sel lendir usus. Skemanya adalah sebagai berikut : oksida si reduksi retinal retinol (vitamin A) beta-karoten Sifat-sifat Vitamin A Tumbuh-tumbuhan tidak mensintetis vitamin A. di tempat gelap.1989 pada manusia. Vitamin A2 (retinol) atau 3-dehidro retinol. gama-karoten. dan berbentuk asam. Vitamin A rentan terhadap oksidasi dan amat cepat terswaoksidasi. seperti mentega (lemak susu). Vitamin A yang berasal dari minyak ikan. Di dalam praktek. terutama dalam penyimpanan. terutama banyak terkandung dalam hati ikan laut. Retinol juga sukar berubah. terutama terkandung dalam hati ikan tawar. vitamin A bersifat tidak stabil. dikenal sebagai retinol. pada suhu di bawah nol. yaitu bentuk alkohol.

seperti bakteri patogen dan virus. luka di sudut mulut. Buah-buahan berwarna merah dan kuning. pepaya. karena sistem imun ini berasal dari luar tubuh. banyak mengandung provitamin A. Mekanisme pertahanan ini termasuk ke dalam sistem imun eksternal. Vitamin A diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan normal. Untuk makanan. kekurangan vitamin A di dalam tubuh seringkali berakibat fatal pada organ penglihatan. H. Kemungkinan terjadinya hipervitaminosis dalam makanan tipis.000 IU ( satu IU setara dengan 0. Anti Oksidan 21 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan .000 IU) mengakibatkan keracunan dengan ditandai kemunculan gejala-gejala.400 Internasional Unit(IU) dan bagi orang dewasa 3. Bersama dengan rodopsin. ß-karoten.6 u g beta karoten murni) orang yang sedang menyusui dan mengandung membutuhkan lebih banyak vitamin A. seperti cabe merah. Vitamin A berfungsi untuk memelihara pembentukan sperma pada pria dan penyerapnya pada wanita. hijauan dan wortel. antara lain pengapuran tulang. senyawa retinol akan membentuk kompleks pigmen yang sensitif terhadap cahaya untuk mentransmisikan sinyal cahaya ke otak. Oleh karena itu. berat badan menurun.500-4. Vitamin ini akan membantu mengkonversi sinyal molekul dari sinar yang diterima oleh retina untuk menjadi suatu proyeksi gambar di otak kita. hati. keratinisasi (sel epithel kering).200-2. atau 0. Kelebihan vitamin A (50. bibir pecah-pecah. katarak. Vitamin ini akan meningkatkan aktivitas kerja dari sel darah putih dan antibodi di dalam tubuh sehingga tubuh menjadi lebih resisten terhadap senyawa toksin maupun terhadap serangan mikroorganisme parasit. Senyawa yang berperan utama dalam hal ini adalah retinol. wortel. sakit rangka pada bayi hilangnya napsu makan. Penggunaan merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak yang berperan penting dalam pembentukan sistem penglihatan yang baik. Warna hijau tumbuh-tumbuhan merupakan petunjuk yang baik tingginya kadar karoten.nyeri tulang dan cepat marah. mual. Terutama pada anakanak. pusing.000-100. Dampak Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin A. kulit yang tidak sehat. seperti bakteri patogen. antara lain rabun senja (night blindness)). menurunnya daya tahan tubuh.3 u g retinol. infeksi saluran pernapasan.keju. Vitamin A banyak berperan dalam pembentukan indra penglihatan bagi manusia. Vitamin A juga dapat melindungi tubuh dari infeksi organisme asing. berfungsi juga memelihara pertumbuhan tulang terutama kegiatan osteoblast. bersisik dan mengelupas. Kecukupan vitamin A yang di anjurkan oleh Widya Karya Pangan dan Gizi Nasional untuk orang Indonesia adalah bagi bayi dan anak –anak dibawah umur 10 tahun 1. pisang. biasanya vitamin A terdapat dalam makanan yang sudah difortifikasi (ditambahkan nilai gizinya). rambut rontok.

22 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan .

23 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . pewarna. seperti pewarna dalam makanan karena bisa saja pewarna yang digunakannya bukan untuk makanan.1. 2. Kesimpulan Berdasarkan kegunaannya zat aditif pada makanan terdiri dari pengawet. Berdasarkan sumbernya zat aditif tersebut masih terbagi menjadi 2 (dua) yaitu alami dan buatan.2.BAB III PENUTUP 1. 5. Penggunaan zat aditif secara berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan. 1. Masyarakat diharapkan berhati-hati terhadap makanan yang menggunakan bahan tambahan pangan. pada makanan. Saran 1. 4. pemanis. Perhatikan ingredient atau bahan-bahan yang terkandung dalam produk pangan pada label makanan. 6. Hati-hati dalam memilih makanan. Batasi penggunaan zat aditif. 3. penyedap rasa. Sebaiknya hindari membeli produk yang tidak mencantumkan informasi bahan kandungannya. Lihat tanggal kadaluarsa yang tertera pada label kemasan makanan. Sehingga sangat beresiko bagi kesehatan kita. Jangan mudah tergoda oleh jajanan yang berharga sangat murah di luar kewajaran. terutama zat aditif sintetis.

18 g mol-1 b. Memberikan efek dingin pada kulit d. kebotakan. b. d.828 g/cm3 d. asma. sakit perut. sakarin dalam bentuk aslinya yaitu asam d. b. Pemanis buatan ini mempunyai tingkat kemanisan 550 kali gula biasa. Titik leleh : 174179 oC a.2860 g/mol c. Sifat fisik sakarin yang cukup dikenal adalah tidak stabil pada pemanasan Sifat Kimia a. Tidak larut dalam air tetapi larut dalam alkohol. Kepadatan : 0. Menyebabkan keasaman darah 2 Camphor Rumus Kimia: C12H20O2 Rumus Struktur: a.Sakarin jauh lebih manis dibanding sukrosa. c. b. Sakarin adalah pemanis buatan yang memiliki struktur dasar sulfinida benzoat. Massa Molar : 183. dan kanker otak. di antaranya tremor. hipertensi. kloroform.Siklamat memunculkan banyak gangguan bagi kesehatan. Titik lebur : 22 -22 e. senyawa ini bisa memicu kanker kandung. insomnia. a. eter. bahan dalam obat batuk dan obat 1 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . alergi. Efek Samping a. iritasi. Karena strukturnya tidak berbeda dengan karbohidrat. Bentuk : Kristal putih (solid) c. karbon disulfide b. benzene. kehilangan daya ingat. Pemanis buatan banyak menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia. Bengkak pada kelopak mata f. bersifat tidak larut dalam air Kegunaan a. diare. c.LAMPIRAN A. bingung. Bersifat toksik b. mengkristal pada suhu 160C. Berat molekul: 196. Tidak berwarna.muntah d. Kelarutan dalam air: 1 g per 290 ml b. Meredakan nyeri ringan dan gatal e.Iritasi lambung c. dengan perbandingan rasa manis kira-kira 400 kali lipat sukrosa. impotensi dan gangguan seksual. tidak berbau dan sangat manis. sakarin tidak menghasilkan kalori. Sebagai pemanis b. Mual.Reaksi kulit e. Sebagai anti infeksi dalam bidang farmasi c. migrain dan sakit kepala. Siklamat dan sakarin dapat menyebabkan kanker kandung kemih dan migrain. f.Stabil di bawah kondisi biasa a. Tabel Pemanis Buatan No 1 Nama Sakarin Rumus Kimia : C7H5NO3S Rumus Struktur : Sifat Fisika a. Jika dikonsumsi secara berlebihan.Sakarin adalah pemanis buatan yang memiliki struktur dasar sulfinida benzoat.

24 3 Cinnamon Rumus Kimia: C9H8O Rumus Struktur: a.Menimbulkan berbagai gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan 2 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan .Sedikit larut dalam air. Titik didih : 187 – 188 oC. Bersifat non toksik dan non iritan kecuali jika digunakan dengan konsentrasi yang tinggi b. Titik lebur -7. Titik lebur : 40 – 41 0C. mencegah risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Sg : 0. sebagai anti mikroba b.Reaksi kulit e. tetapi larut dalam eter. Sg : 1. e.992 f. Digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan. dan larut dalam etanol dan propilen glikol.168 a.17 g/mol Sg : 1. Mual.Iritasi lambung c.5 a. c. Wujud : kristal padat yang sedikit larut dalam air. c. b.Densitas Uap : 5. Sedikit larut dalam air. batuk dan flu a. Wujud: cairan kental a. c.memberikan rasa manis pada permen karet. Mengoksidasi dalam cahaya a. digunakan untuk berbagai parfum d. b. b. Titik didih : 204oC e. Menurut studi kesehatan setengah sendok teh cinnamon bermanfaat menurunkan glukosa darah.5 0C d. e. Bersifat non toksik dan non iritan kecuali jika digunakan dengan konsentrasi yang tinggi tetes telinga a. b.16 g/mol g.Titik didih 248 0C e. Menyebabkan keasaman darah 4 Ginger oil Rumus Kimia: C11H14O3 Rumus Struktur: a. Bersifat karsinogenik. Sebagai pemanis a. Wujud : Cairan berwarna kuning pucat dengan jelas Titik leleh : 24 ° C Titik didih : 256°C Berat molekul: 151. es krim.Densitas Uap : 4. Dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif dan fotosensitivitas 5 Grape Rumus Kimia: C8H9NO2 Rumus Struktur: a. dan trigliserida a. Bersifat toksik b. Sedikit larut dalam air berwarna kuning pucat.muntah d. kolesterol.d. a. permen dan minuman c. Bengkak pada kelopak mata f. d. b.05 f. Berat molekul: 132.

buah. Bersifat karsinogenik b. Sg : 0.Stabil di bawah kondisi biasa a. Menimbulkan berbagai gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan 3 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Menyebabkan iritan kulit ringan b. b. Menimbulkan berbagai gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan 7 Orange Oil Rumus kimia: C10H20O a. Larut dalam air b. Sedikit larut dalam air a. pisang dan nanas a.86 g/cm3 d. Wujud : berupa zat lilin.Mudah terbakar a.2 oC e.842 dan 0.474 pada 20 a.6 Lemon Rumus Kimia: C10H16O Rumus Struktur: a. Mengiritasi saluran pernafasan 9 Peppermint Rumus Kimia: C10H20O Rumus Struktur: a. kristal. Pemberi rasa dan bau manis. Mengiritasi saluran pernafasan 8 Pear (Amyl butyrate) Rumus kimia: C5H18O2 Rumus Struktur: a. Spesifik Gravitasi: antara 0. Sebagai antiseptic yang efektif dan sebagai pelarut a.Digunakan sebagai perasa dan parfum a. Massa molar : 158.24 /mol b.893 a. Indeks bias : antara 1. warna bening atau putih yang padat pada suhu kamar meleleh.27 a. Massa jenis :0. b.Titik didih : 220-240oC e. massa molar menthol: 156. b. mengurangi iritasi tenggorokan a. eter dan pelarut organik lain b.885-0. Titik leleh : <10oC d. Massa molar: 152. Titik didih :186oC a.24g/mol c. Titik leleh :-73. Menyebabkan iritan kulit ringan b. Tidak larut dalam air tetapi larut dalam alkohol. Wujud : cairan tidak berwarna.846 b. Citral digunakan sebagai bumbu dan untuk memperkuat minyak lemon. b. Bersifat karsinogenik b. sebagai produk sampingan dari produksi jus jeruk. Mudah terbakar a.472 dan 1.Wujud : Berwarna kuning pucat cair c.

minyak.22 g/mol b. Larut dalam alkohol. dan sistem pernapasan manusia dan hewan lain. b.5 – 8 0C. Titik leleh :3638oC e. Tidak mengalami perubahan warna di a. Bersifat karsinogenik b. Massa molar 74. kulit.890 g/cm3 d. b. titik didihnya: 271 0C c. selulosa asetat . Cairan bening. d. Sebagai pemanis a. Titik didih :212oC 10 Rum(Ethyl Formate) Rumus Kimia: C3H6O2 Rumus Struktur: a. Untuk memberikan rasa mint pada makanan. rasa fresh pada mulut a. karakteristik aroma rum sebagai pemberi rasa raspberry.21 g/mol. Massa jenis :0. Kelarutan dalam air : 11 g/100ml (18oC a.08 g mol a. juga sistem saraf pusat 11 Spearmint (Carvone) Rumus Kimia: C10H14O Rumus Struktur: a.air (160 mg/L) pada 25oC c. Massa molar 150. Tidak larut dalam air dan gliserin b. Kepadatan : a. selaput lendir . titik lebur: 6. b. juga sistem saraf pusat 13 Spicy (Ethyl cinnamate) Rumus Kimia: C11H12O2 Rumus Struktur: a. Massa molar : 176.Dapat digunakan sebagai pengganti aseton a. Dapat mengiritasi mata. Dapat mengiritasi mata. selaput lendir . dan sistem pernapasan manusia dan hewan lain. Digunakan sebagai pelarut untuk selulosa nitrat . Kelarutan dalam air larut (dingin) Sedikit larut (panas) a.g/mol c. kulit. Menimbulkan berbagai gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan 4 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . tidak berwarna a.

d.Stabil dalam kondisi biasa a. b. Wujud : Cair kekuningan atau kemerahan c. 15 Wintergreen Rumus Kimia: C8H8O3 Rumus truktur: a. b. karena ternyata dosis kematian pada anjing sebesar 1. Titik leleh : -8. b. b. Digunakan untuk perasa makanan. a. c.406 g/cm3 14 Vanilla (Ethyl vanilin) Rumus Kimia: C9H10O3 Rumus Struktur: berbagai media a. dan sistem pernapasan manusia dan hewan lain. Berubah warna menjadi coklat tua dan kehilangan kekuatan rasanya ketika kontak dengan alkali. Sedikit larut dalam air.Titik Leleh : 173174 0C c. Daya larut dalam 800 gram air atau 50 bagian air mendidih atau 25 dari alkohol b.17 g mol−1.0 gl/2 kg.24 a. cahaya dan besi a. larut dalam eter dan asam asetat glacial. Sg : 1. Bentuk : Kristal yang membentuk jarum mengkilap a.Titik didih :285oC a. c. Dapat mengiritasi mata.3oC d. juga sistem saraf pusat 16 Dulsin Rumus kimia: C9H12N2O2 Rumus Struktur: a. Titik leleh :76-78oC. Massa molar: 152.72%. Konsumsi dulsin yang berlebihan akan menimbulkan dampak yang membahayakan bagi kesehatan.2 g/mol (C=59. Densitas uap : 5. Sedikit larut dalam air. Sebagai pengganti sukrosa bagi orang yang perlu diet karena dulsin tidak memiliki nilai gizi. kulit. selaput lendir . Titik didih : 222oC e. Memiliki intensitas rasa manis sekitar 250 kali ( antara 70350 kali ) dari rasa manis sukrosa.76%) b.98%. H=6. Massa Molar 166. Untuk mengganti rasa dan aroma vanilla a. Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan diabetesdan karies gigi.Tidak stabil.179-1.1494 g/mol. O=17.Wujud : Padat berwarna. minuman dan obat farmasi b. Berat Molekul : 180. 5 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Komposisi dan bentuk dulsin secara kimiawi dapat dibuat dari phenetidin (C8H11NO) yng a. Untuk parfum c. b.1. Untuk menghilangkan sakit pinggang dan reumatik a.184 f. gula. Merupakan Pelarut organic.

mudah larut dalam air dan berasa manis b. D-alanin. . a. direaksikan dengan phosgene dan kemudian dengan ammonia atau dapat juga mereaksikan pphenetidin dengan urea. Secara umum berbentuk kristal putih. bersifat non glikemik dan non kariogenik. c.17 Siklamat Rumus Kimia : C6H13NO3SRumus Struktur : a.tidak berwana. 18 Acesulfam Kalium Rumus kimia : C4H4KNO4S Rumus Struktur: a. a. a. a.kalium dan natrium siklamat. Kombinasi penggunaan siklamat dengan sakarin atau acesulfame-K bersifat sinergis dan kompatibel dengan pencitarasa dan bahan pengawet. Pemanis acesulfame-K berbahaya bagi penderita phenylketonuria karena dapat menyebabkan resiko penurunan fungsi otak. Senyawa yang disintesis dari asam amino L-asam aspartat. a. Tidak dapat dicerna. 19 Alitam Rumus kimia : C14H25N3O4S Rumus Struktur : 6 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan a. mudah larut dalam air maupun etanol serta berasa manis a. Relatif lebih stabil dibandingkan jenis pemanis lainnya. dengan tingkat kemanisan relatif sebesar 200 kali tingkat kemanisan sukrosa tetapi tidak berkalori. Senyawa yang tidak berbau. Informasi yang dikumpulkan oleh CCC (Calorie Control Council) menyebutkan bahwa konsumsi siklamat tidak menyebabkan kanker dan non mutagenik. b. berbentuk tepung kristal berwarna putih. Sebagai pemanis buatan digunakan dalam bentuk garam kalsium.tidak berbau.

sebagai penegas cita rasa terutama cita rasa buah. Penggunaannya bersama pemanis lain bersifat sinergis.Oleh karena itu. memiliki tingkat kelarutan dalam air sama dengan aspartam.methanol dan alcohol. Senyawa yang bersih. mudah larut dalam air. b. Senyawa ini berbentuk kristal berwarna putih b. sedikit larut dalam etil asetat. dankanker. b.20 Neotam Rumus kimia : C20H30N2O5 Rumus Struktur: a. Sukralosa teruji tidak menyebabkan karies gigi.sukralosa sangat bermanfaat 7 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . b. Termasuk pemanis non-nutritif yaitu tidak memiliki nilai kalori c. tidak berbau dan senyawa amida yang disintesis dari 2.metabolisme karbohidrat. cacat bawaan. c. berbentuk tepung kristal berwarna putih 21 Sukralosa Rumus Kimia : C12H19Cl3O8 Rumus Struktur: a. b.4. reproduksi pria dan wanita serta terhadap sistem kekebalan. a. serta berasa manis tanpa punya rasa yang tidak diinginkan. Terurai secara cepat dan dibuang sempurna tanpa akumulasi oleh tubuh melalui metabolisme normal a. Sukralosa tidak pula berpengaruh terhadap perubahan genetik.4-tetra metiltienanilamin. Sukralosa a. Dapat dicerna oleh enzim pencernaan dan diserap oleh usus a. Sebagai pengganti gula a. perubahan genetik.2.

Sukralosa tidak dapat dicerna. dengan tingkat higroskopisitas rendah. Sebagai pengganti gula a.9 kali tingkat kemanisan sukrosa. dengan titik leleh berkisar antara 89° sampai dengan 101°C a. Sorbitol termasuk dalam golongan GRAS. US CFR memberi penegasan bahwa produk pangan yang diyakini memberikan konsumsi sorbitol lebih dari 50 g per 8 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . roti coklat.22 Maltitol rumus kimia : C12H14O11 Rumus Struktur : a. Maltitol berbentuk kristal anhydrous b. sehingga aman dikonsumsi manusia. b.78 kJ/g a.1 kkal/g atau setara dengan 8. Meskipun demikian. dan suhu leleh. 23 Sorbitol rumus kimia C6H14O6 Rumus Struktur : a. pembuatan kembang gula. Termasuk golongan poliol yang dibuat dengan cara hidrogenasi maltosa yang diperoleh dari hidrolisis pati sebagai pengganti gula bagipenderita diabetes a. tidak menyebabkan karies gigi dan sangat bermanfaat sebagai pengganti gula bagi penderita diabetes dan diet rendah kalori. higroskopis dan berasa manis b. Nilai kalori laktitol sebesar 2. dan langsung dikeluarkan oleh tubuh tanpa perubahan a. dan es krim. Penggunaannya pada suhu tinggi tidak ikut berperan dalam reaksi pencoklatan (Maillard) Dengan karakteristik tersebut maltitol dimungkinkan bisa sebagai pengganti sukrosa dalam pelapisan coklat bermutu tinggi. Sorbitol berupa senyawa yang berbentuk granul atau kristal dan berwarna putih b. Maltitol berasa manis seperti gula dengan tingkat kemanisan relatif sebesar 0. b. serta stabilitas yang tinggi tidakdigunakan sebagai sumber energi oleh tubuh karena tidak terurai sebagaimana halnya dengan sukrosa c.

pembentuk tekstur. penegas cita rasa (flavor enhancer). pengeras (firming agent). a. Nilai kalori manitol sebesar 1. perlu mencantumkan pada label pernyataan: “konsumsi berlebihan dapat mengakibatkan efek laksatif a. sehingga aman dikonsumsi manusia. menurunkan akumulasi plak pada gigi. dan pengental (thickener) a. tidak menyebabkan karies gigi. Silitol termasuk dalam golongan GRAS. dan tidak menyebabkan peningkatan kadar glukosa dan insulin dalam darah bagi penderita diabetes. Laktitol berasa manis seperti gula tanpa purna rasa (aftertaste) dengan tingkat kemanisan relatif sebesar 0. Laktitol dimetabolisme oleh bakteri dalam usus a. Silitol berupa senyawa yang berbentuk bubuk kristal berwarna putih.69 kJ/g b. tidak berbau. Manitol berbentuk kristal berwarna putih. Nilai kalori laktitol sebesar 2 kkal/g atau setara dengan 8. hari. Manitol termasuk dalam golongan GRAS. Silitol memiliki tingkat kemanisan relatif sama dengan tingkat kemanisan sukrosa dengan nilai kalori sebesar 2.7 kali tingkat kemanisan sukrosa. tidak menyebabkan karies gigi. pendebu (dusting agent). Anti kempal (anticaking agent). tidak berbau. berasa manis a. larut dalam air. penstabil (stabilizer). 9 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan .4 kali tingkat kemanisan sukrosa.03 kJ/g.4 kkal/g atau setara dengan 10. sehingga aman dikonsumsi manusia. dan merangsang aliran ludah dalam pembersihan dan pencegahan kerusakan gigi. a. 26 Laktitol rumus kimia : C12H24O11 Rumus Struktur : a.5 sampai dengan 0.36 kJ/g a.3 sampai dengan 0.6 kkal/g atau 6. Manitol berasa manis dengan tingkat kemanisan relatif sebesar 0. pembasah atau pelumas. Laktitol tidak dihidrolisis dengan laktase tetapi dihidrolisis atau diserap di dalam usus kecil.24 Xylitol rumus kimia : C5H12O5 Rumus struktur : a. sangat sukar larut di dalam alkohol dan tidak larut hampir dalam semua pelarut organik. 25 Manitol rumus kimia : C6H14O6 Rumus Struktur : a.

karbondioksida (CO2) dan sejumlah kecil gas hidrogen (H2). Asam-asam organik selanjutnya dimetabolisme menghasilkan kalori. asam-asam organik. dan pada kondisi suhu tinggi. basa.b. Laktitol stabil dalam kondisi asam. besar dan diubah menjadi biomassa. tidak bersifat higroskopis dan memiliki kelarutan serupa glukosa 10 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan .

minuman atau saus pada hidangan penutup atau dessert. aspartame tetap memiliki efek samping. Bagaimanakah dampak penggunaan aspartame pada penderita diabetes? (Muhammad Fatony / 103654226) 3. Aspartam adalah jenis pemanis buatan yang memberikan rasa manis 200 kali lebih manis dari gula biasa. 2. tetapi dampak dari penggunaan aspartame akan mengenai organ lain seperti ginjal. Jadi meskipun dengan penggunaan yang sedikit. Bagaimana mekanisme kerja Rum pada roti sebagai bahan aditif makanan? (Khusniatus Shobikhah / 103654202) 2. Rekasi pencoklatan bisa terjadi pada buah apel. Pertanyaan 1. Tapi seperti zat-zat kimia lainnya. aspartame akan memberikan rasa yang sangat manis. / 103654049) C. Apakah penambahan garam pada rekasi penggaraman akan mempengaruhi kadar protein? (Riris Eka K. Jadi 1 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Bagaimanakah proses terjadinya reaksi penggaraman untuk pengawetan makanan itu? (Muhammad Fatony / 103654226) 5. Efekefek samping yang mungkin bisa dibilang sangat berbahaya hanya akan timbul jika terlalu banyak mengonsumsi aspartame dan ada kelainan pada tubuh yang mempengaruhi antibodi. puding. Aspartame sering digunakan karena tingkat kemanisannya yang tinggi. Aspartame mempunyai banyak efek samping yang dapat menimbulkan reaksi yang serius. Aspartame yang merupakan salah satu dari jenis zat aditif pastinya tidak akan menimbulkan efek sampingnya secara langsung. Jawaban 1. Memang dengan penggunaan pemanis rendah kalori seperti aspartame tidak akan memicu pangkreas untuk bekerja lebih keras. apakah reaksi tersebut dapat dicegah dengan penggunaan zat aditif? (Muhammad Fatony / 103654226) 4. bahkan dapat menyebabkan kematian. Rum biasanya digunakan sebagai bahan pemberi aroma cake. tetapi rendah kalori dan aman untuk orang-orang penderita diabetes.B.

Jadi produk berwama hanya akan terjadi jika vitamin C yang ada habis dioksidasi dan quinon terpolimerisasi. Bahan pangan sayur dan buah dapat mudah mengalami pencoklatan jika bahan pangan tersebut terkelupas atau dipotong. pala. seperti pada sayur dan buah. dan apel. Hasil reaksi tersebut akan mengikat melanoidin sehingga mencegah timbulnya warna coklat. Pencoklatan (browning) merupakan proses pembentukan pigmen berwarna kuning yang akan segera berubah menjadi coklat gelap (Rahmawati 2008). Sedangkan pada browning enzimatis. Ketika vitamin C habis. seperti Pengurangan oksigen (O2) atau penggunaan antioksidan. Proses browning terbagi menjadi dua yaitu enzimatik dan non enzimatik. Kedua enzim ini dapat mengkatalis oksidasi senyawa fenol menjadi quinon dan kemudian dipolimerasi menjadi pigmen melaniadin yang berwarna coklat (Mardiah 1996). Pada browning non enzimatis. Bahan pangan tertentu. 2 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . komponen berwarna akan terbentuk sebagai hasil reaksi polimerisasi dan menjadi produk antara yang irreversibel.bahan apapun yang terbuat secara sintetik. Larutan sulfit bertujuan untuk mencegah terjadinya browning secara enzimatis maupun non enzimatis. Reaksi pencoklatan memang dapat juga dicegah dengan menggunakan zat aditif. Penggunaan vitamin C dapat mereduksi kembali quinon berwarna hasil oksidasi (o-quinon) menjadi senyawa fenolat (o-difenol) tak berwarna. Antioksidan dapat mencegah oksidasi komponen-komponen fenolat menjadi quinon berwarna gelap. 3. Oleh karena itu pencoklatan yang terjadi disebut juga reaksi pencoklatan enzimatis. pear. Kemudian dengan penambahan Sulfit. Pada umumnya proses browning sering terjadi pada buah–buahan seperti pisang. sehingga enzim tidak dapat mengkatalis oksidasi senyawa fenolik penyebab browning. selain itu juga sulfit berperan sebagai pengawet. Asam askorbat selanjutnya dioksidasi menjadi asam dehidroaskorbat. Proses browning adalah proses pencoklatan pada buah yang terjadi akibat proses enzimatik oleh polifenol oksidasi. misalnya vitamin C ataupun senyawa sulfit. tidak akan dapat dimetabolis oleh tubuh. salak. Pembentukan warna coklat ini dipicu oleh reaksi oksidasi yang dikatalisis oleh enzim fenol oksidase atau polifenol oksidase. senyawa fenol dan kelompok enzim oksidase tersebut tersedia secara alami. sulfit dapat berinteraksi dengan gugus karbonil yang mungkin ada pada bahan. sulfit akan mereduksi ikatan disulfida pada enzim.

3 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . Dengan penurunan tingkat kelarutan protein diikuti dengan pengikatan molekul-molekul air oleh garam tersebut. yang selanjutnya juga terjadi pemisahan protein 5. 2008). Proses ini disebut hidrasi ion (Desrosier. jadi bukan hanya karena pengaruh penabahan garam.4. sebagai ion menarik molekul-molekul air disekitarnya. faktor PH juga dapat menyebabkan protein terdenaturasi. Mekanisme garam sebagai pengawet pada bahan makanan adalah sebagai berikut: garam di ionisasikan. Protein yang terdapat di dalam ikan akan larut dengan adanya penambahan garam (salting in). akan tetapi pada kondisi tertentu kelarutan garam akan turun seiring dengan peningkatan konsentrasi garam. Protein sangat mudah untuk terdenaturasi.

Marta.-. 2009.biz/. HGondosari.5elemen.http://marta1229.wikipedia. Aspartam Racun Manis yang Mematikan. Unesa University Press. 2009. Cultivation and Utilization of Medicinal Plants.DAFTAR PUSTAKA Aleysius.com Diakses tanggal 28 september 2012. Medan: Universitas Sumatera Utara.wordpress. Mengenal Sumber Umami Alami. http://lordbroken. Roselda. Anonim. http://www. Anonim. Regiolan Research Laboratory. Energy 5 elemen: gula pasir. 2009.scribd.org/ Diakses tanggal 22 september 2012. 2009. Anonim. Faizah. 1982. 4 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . dan gula merah. &amp. 2010.com Diakses tanggal 28 september 2012. Atal CK. Pengaruh Konsentrasi Natrium Benzoat Dan Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Marmalade Sirsak (Annona Muricata L). Council of Scientific &amp. http://lansida.dkk. Bambang dkk..com/2010/08/bawang-putih-allium-sativum-l. Kimia Dasar Untuk Pendidikan Sains. 2012. Sugiarto. Karina . http://www. Anonim. gula batu. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya. Indiarti. 2008. Penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Pada Pembelajaran IPA Materi Zat Aditif Makanan Dan Kaitannya Dengan Kesehatan Di Kelas VIII SMP Negeri 2 Malang. 2011.. Siregar. FAQ Tentang monosodium glutamate (MSG). Tidak dipublikasikan. Ulfi. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya. Eko.com/ Diakses tanggal 21 september 2012. Zat Additif Makanan. Diakses tanggal 28 september 2012. 2009.. Charlotte Tambunan. Tidak dipublikasikan..com/ Diakses tanggal 21 september 2012 . India.wikimu. BM.blogspot. Surabaya. http://kulinologi. Jammu-Tawi. http://id. Pengembangan LKS IPA Terpad Pada Materi Zat Aditif Untuk Melatih Keterampilan Proses Siswa SMP Negeri 2 Kota Kediri. Kapur. Pamungkas. http://zulliesikawati. 2008. http://id.Aspartam.com Diakses tanggal 28 september 2012. Pemanis Buatan Aspartam.. 2012.wordpress.wordpress.html Diakses tanggal 22 september 2012. Pengemasan dan Pengawetan. P.com/ Diakses tanggal 22 september 2012. Industrial Research..744.

http://pertanyaan. Zat additive.wikipedia. -. 22 September 2012.blogspot.Anonim. http://ml. 2011. 22 September 2012. 2010.inchem.html. 2010.N. 5 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan . 2009.biz/ Diakses tanggal 21 september 2012 Anonim.ppt. 2012. http://id.com/doc/71610329/Laporan-Praktikum-Kimia-Zat-Warna Anonim.kesehatan123.com. http://www. Sakidja. 2010.findtalk. Semarang: Akademi Farmasi. Anonim.khttp://www. http://www. 2010. Anonim. Anonim. http://www. http://rewisa. 28 September 2012.ramuantradisional. khttp://lordbroken.ccrc. 2010. Kimia Pangan. 22 September 2012.wordpress. Minyak atsiri. http://www.scribd. Anonim. Kristal Ionik. vitamin.org/wiki/Vitamin_A . Anonim. 2010. Pemanis buatan.com/2009/12/kunyit. 28 September 2012. Kunyit. Anonim. Seta. edf4.kakalushop. Kurkumin.htm .com/ Diakses tanggal 21 september 2012 Anonym. Benzoic Acid And Sodium Benzoate.com/2010/05/31/kurkumin-kunyit/ . Linus A. Jakarta: LPTK.com/3253/pengertian-nutrisi-dan-fungsinya/ . Pemanis buatan. 2010.files. 2010. Minyak atsiri. 2012. Ismatuz.files.com/30-minyak-atsiri-essential. 22 September 2012. http://www. Kenapa gula itu manis. 2010.org/search/pengertian-desmetoksikumin . 22 September 2012. 2011. http://www.com/doc/73538610/5/PEMANISBUATAN . 22 September 2012.ugm. http://manfaat. Anonim.ac. Zakiyah. 2010.wordpress. http://lordbroken. 1989. 28 September 2012.wordpress.org/documents/cicads/cicads/cicad26.farmasi. nutrisi.id. identifikasi bahan kimia.com.com. sirrosiris. 22 September 2012. 22 September 2012.org/materi_kimia/kimia-anorganikuniversitas/ikatan-dan-struktur/kristal-ionik/ . http://racikanobatku. 28 September 2012. Minyak atsiri. Manfaat dan efek samping kunyit.chem-is-try. Diakses tanggal 21 september 2012 Anonim.wordpress. Pengaruh Kadar CMC Na Sebagai Bahan Pengental Terhadap Sifat Fisik Lotion Repelan MinyakAtsiri Akar Wangi. 22 September 2012. Anonim. International Programme On Chemical Safety.com/2010/10/pemanis-buatan. http://chemiskimia.scribd.

Segar dan Bugar.com/2009/01/na-cmc. http://soulkeeper28.org/wiki/Lesitin.files.com/2012/01/lesitin-sebagai-emulsifier. 6 Makalah Kimia Rumah Tangga Zat aditif pada Makanan .com/2010/06/07/emulsi-dan-susu/ . Anonim.pdf . Diakses tanggal 2 Oktober 2012. Muhammad.Setyawan Ari. 2012. Cynthia. http://cynthiavenikalioe. Diakses tanggal 2 Oktober 2012. Diakses tanggal 2 Oktober 2012. Kuning Telur Membuat Terlihat Sehat.html . Lesitin. Pajri. Emulsi Dan Susu. Diakses tanggal 2 Oktober 2012.wikipedia. 2012.wordpress.html . Lesitin Sebagai Emulsifier. http://muhammadpajri1991. http://dita8. 2009. Anonim. 2010.com/kuning-telur-membuat-terlihat-sehat-segar-dan-bugar. http://id. Venika.blogspot. Na-CMC.wordpress. Diakses tanggal 2 Oktober 2012. 2012.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful