Hipertiroid Definisi Hipertiroid Hipertiroid adalah suatu kondisi dimana suatu kelenjar tiroid yang terlalu aktif menghasilkan

suatu jumlah yang berlebihan dari hormon-hormon tiroid yang beredar dalam darah. Thyrotoxicosis adalah suatu kondisi keracunan yang disebabkan oleh suatu kelebihan hormon-hormon tiroid dari penyebab mana saja. Thyrotoxicosis dapat disebabkan oleh suatu pemasukan yang berlebihan dari hormon-hormon tiroid atau oleh produksi hormon-hormon tiroid yang berlebihan oleh kelenjar tiroid. Karena kedua-duanya dokter dan pasien seringkali menggunakan kata-kata ini yang dapat dipertukarkan, kami akan mengambil beberapa kebebasan dengan menggunakan istilah "hipertiroid" diseluruh artikel ini. Hormon-Hormon Tiroid Hormon-hormon tiroid menstimulasi metabolisme dari sel-sel. Mereka diproduksi oleh kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid bertempat pada bagian bawah leher, dibawah Adam's apple. Kelenjar membungkus sekeliling saluran udara (trachea) dan mempunyai suatu bentuk yang menyerupai kupu-kupu yang dibentuk oleh dua sayap (lobes) dan dilekatkan oleh suatu bagian tengah (isthmus). Kelenjar tiroid mengambil yodium dari darah (yang kebanyakan datang dari makanan-makanan seperti seafood, roti, dan garam) dan menggunakannya untuk memproduksi hormon-hormon tiroid. Dua hormon-hormon tiroid yang paling penting adalah thyroxine (T4) dan triiodothyronine (T3) mewakili 99.9% dan 0.1% dari masing-masing hormon-hormon tiroid. Hormon yang paling aktif secara biologi (contohnya, efek yang paling besar pada tubuh) sebenarnya adalah T3. Sekali dilepas dari kelenjar tiroid kedalam darah, suatu jumlah yang besar dari T4 dirubah ke T3 - hormon yang lebih aktif yang mempengaruhi metabolisme sel-sel. Pengaturan Hormon Tiroid - Rantai Komando Tiroid sendiri diatur oleh kelenjar lain yang berlokasi di otak, disebut pituitari. Pada gilirannya, pituitari diatur sebagian oleh hormon tiroid yang beredar dalam darah (suatu efek umpan balik dari hormon tiroid pada kelenjar pituitari) dan sebagian oleh kelenjar lain yang disebut hipothalamus, juga suatu bagian dari otak. Hipothalamus melepaskan suatu hormon yang disebut thyrotropin releasing hormone (TRH), yang mengirim sebuah signal ke pituitari untuk melepaskan thyroid stimulating hormone (TSH). Pada gilirannya, TSH mengirim sebuah signal ke tiroid untuk melepas hormon-hormon tiroid. Jika aktivitas yang berlebihan dari yang mana saja dari tiga kelenjarkelenjar ini terjadi, suatu jumlah hormon-hormon tiroid yang berlebihan dapat dihasilkan, dengan demikian berakibat pada hipertiroid. Angka atau kecepatan produksi hormon tiroid dikontrol oleh kelenjar pituitari. Jika tidak ada cukup jumlah hormon tiroid yang beredar dalam tubuh untuk mengizinkan fungsi yang normal, pelepasan TSH ditingkatkan oleh pituitari dalam suatu usahanya untuk menstimulasi tiroid untuk memproduksi lebih banyak hormon tiroid. Sebaliknya, ketika ada suatu jumlah berlebihan dari hormon tiroid yang beredar, pelepasan TSH dikurangi ketika pituitari mencoba untuk mengurangi produksi hormon tiroid. Penyebab-Penyebab Hipertiroid Beberapa penyebab-penyebab umum dari hipertiroid termasuk:

mungkin ditemukan dalam darah. Antibodi-antibodi ini termasuk thyroid stimulating immunoglobulin (TSI antibodies), thyroid peroxidase antibodies (TPO), dan antibodiantibodi reseptor TSH. Pencetus-pencetus untuk penyakit Grave termasuk:

• • • • • •

Penyakit Graves Functioning adenoma ("hot nodule") dan Toxic Multinodular Goiter (TMNG) Pemasukkan yang berlebihan dari hormon-hormo tiroid Pengeluaran yang abnormal dari TSH Tiroiditis (peradangan kelenjar tiroid)

Pemasukkan yodium yang berlebihan Penyakit Graves Penyakit Graves, yang disebabkan oleh suatu aktivitas yang berlebihan dari kelenjar tiroid yang disama ratakan, adalah penyebab yang paling umum dari hipertiroid. Pada kondisi ini, kelenjar tiroid biasanya adalah pengkhianat, yang berarti ia telah kehilangan kemampuannya untuk merespon pada kontrol yang normal oleh kelenjar pituitari via TSH. Penyakit Graves adalah diturunkan/diwariskan dan adalah sampai lima kali lebih umum diantara wanita-wanita daripada pria-pria. Penyakit Graves diperkirakan adalah suatu penyakit autoimun, dan antibodiantibodi yang adalah karakteristik-karakteristik dari penyakit ini

organisme-organisme yang menyebabkan infeksi seperti virus-virus. Penyakit Graves dapat didiagnosis dengan suatu scan tiroid dengan obat nuklir yang standar yang menunjukkan secara panjang lebar pengambilan yang meningkat dari suatu yodium yang dilabel dengan radioaktif. Sebagai tambahan, sebuah tes darah mungkin mengungkap tingkat-tingkat TSI yang meningkat. Penyakit Grave' mungkin berhubungan dengan penyakit mata (Graves' ophthalmopathy) dan luka-luka kulit (dermopathy). Ophthalmopathy dapat terjadi sebelum, sesudah, atau pada saat yang sama dengan hipertiroid. Pada awalnya, ia mungkin menyebabkan kepekaan terhadap cahaya dan suatu perasaan dari "ada pasir didalam mata-mata". Mata-mata mungkin menonjol keluar dan penglihatan ganda (dobel) dapat terjadi. Derajat dari ophthalmopathy diperburuk pada mereka yang merokok. Jalannya penyakit mata seringkali tidak tergantung dari penyakit tiroid, dan terapi steroid mungkin perlu untuk mengontrol peradangan yang menyebabkan ophthalmopathy. Sebagai tambahan, intervensi secara operasi mungkin diperlukan. Kondisi kulit (dermopathy) adalah jarang dan menyebabkan suatu ruam kulit yang tanpa sakit, merah, tidak halus yang tampak pada muka dari kaki-kaki. Functioning Adenoma dan Toxic Multinodular Goiter Kelenjar tiroid (seperti banyak area-area lain dari tubuh) menjadi lebih bergumpal-gumpal ketika kita menua. Pada kebanyakan kasus-kasus, gumpal-gumpal ini tidak memproduksi hormonhormon tiroid dan tidak memerlukan perawatan. Adakalanya, suatu benjolan mungkin menjadi "otonomi", yang berarti bahwa ia tidak merespon pada pengaturan pituitari via TSH dan memproduksi hormon-hormon tiroid dengan bebas. Ini menjadi lebih mungkin jika benjolan lebih besar dari 3 cm. Ketika ada suatu benjolan (nodule) tunggal yang memproduksi secara bebas hormon-hormon tiroid, itu disebut suatu functioning nodule. Jika ada lebih dari satu functioning nodule, istilah toxic multinodular goiter (gondokan) digunakan. Functioning nodules mungkin siap dideteksi dengan suatu thyroid scan. Pemasukkan hormon-hormon tiroid yang berlebihan Mengambil terlalu banyak obat hormon tiroid sebenarnya adalah sungguh umum. Dosis-dosis hormon-hormon tiroid yang berlebihan seringkali tidak terdeteksi disebabkan kurangnya follow-up dari pasien-pasien yang meminum obat tiroid mereka. Orang-orang lain mungkin menyalahgunakan obat dalam suatu usaha untuk mencapai tujuan-tujuan lain seperti menurunkan berat badan. Pasien-pasien ini dapat diidentifikasikan dengan mendapatkan suatu pengambilan yodium berlabel radioaktif yang rendah (radioiodine) pada suatu thyroid scan. Pengeluaran abnormal dari TSH Sebuah tmor didalam kelenjar pituitari mungkin menghasilkan suatu pengeluaran dari TSH (thyroid stimulating hormone) yang tingginya abnormal. Ini menjurus pada tanda yang berlebihan pada kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon-hormon tiroid. Kondisi ini adalah sangat jarang dan dapat dikaitkan dengan kelainan-kelainan lain dari kelenjar pituitari. Untuk mengidentifikasi kekacauan ini, seorang endocrinologist melakukan tes-tes terperinci untuk menilai pelepasan dari TSH. Tiroiditis (peradangan dari tiroid) Peradangan dari kelenjar tiroid mungkin terjadi setelah suatu penyakit virus (subacute thyroiditis). Kondisi ini berhubungan dengan suatu demam dan suatu sakit leher yang seringkali sakit pada waktu menelan. Kelenjar tiroid juga lunak jika disentuh. Mungkin ada sakit-sakit leher dan nyeri-nyeri yang disama ratakan. Peradangan kelenjar dengan suatu akumulasi sel-sel darah putih dikenal sebagai lymphocytes (lymphocytic thyroiditis) mungkin juga terjadi. Pada kedua kondisi-kondisi ini, peradangan meninggalkan kelenjar tiroid "bocor", sehingga jumlah hormon tiroid yang masuk ke darah meningkat. Lymphocytic thyroiditis adalah paling umum setelah suatu kehamilan dan dapat sebenarnya terjadi pada sampai dengan 8 % dari wanita-wanita setelah melahirkan. Pada kasus-kasus

• • • • •

stres merokok radiasi pada leher obat-obatan dan

jadi penentuan sel-sel darah putih dalam darah secara teratur adalah tidak bermanfaat. dengan pil atau cairan) pada suatu dasar satu kali untuk • • • • Merawat gejala-gejala Obat-obat anti-tiroid Yodium ber-radioaktif . hipertiroid yang tidak dirawat mungkin berakibat pada "thyroid storm. tanda-tanda dan gejala-gejala yang khas mungkin juga tidak hadir. namun gejala-gejala awal. Mayoritas dari wanita-wanita yang terpengaruh kembali ke suatu keadaan fungsi tiroid yang normal. Jika jumlah hormon tiorid yang berlebihan disebabkan oleh suatu tumor pituitari yang mengeluarkan TSH. Tipe terapi ini tetap kontroversiil (tetap diperdebatkan). Bagaimanapun. kelenjarnya tidak lagi aktif berlebihan. Suatu kombinasi dari screening antibodi (untuk penyakit Graves) dan suatu thyroid scan menggunakan yodium yang dilabel radioaktif (yang berkonsentrasi pada kelenjar tiroid) dapat membantu mendiagnosis penyakit tiroid yang mendasarinya.fase hipertiroid dapat berlangsung dari 4 sampai 12 minggu dan seringkali diikuti oleh suatu fase hipotiroid (hasil tiroid yang rendah) yang dapat berlangsung sampai 6 bulan. Perubahanperubahan mental. maka tingkat-tingkat TSH akan menjadi tingginya tidak normal. seperti amiodarone (Cordarone). irama-irama jantung yang tidak teratur dan gagal jantung dapat terjadi. Sel-sel putih diperlukan untuk melawan infeksi. Pada semua kasus-kasus. suatu denyut jantung yang cepat dan Merawat gejala-gejala secara operasi Merawat gejala-gejala Ada tersedia obat-obat untuk merawat segera gejala-gejala yang disebabkan oleh kelebihan hormon-hormon tiroid. pasien-pasien harus terus menerus ditemui oleh dokter setiap tiga bulan untuk tahun pertama. Obat-obat tertentu. tangan. dan gagal jantung. Gejala-gejala umum termasuk: kelibatan yang jelas dari mata-mata. mereka harus segera mengunjungi seorang dokter. Yodium ber-radioaktif Yodium ber-radioaktif diberikan secara oral (melalui mulut. Seperti disebutkan lebih awal. pasien-pasien dapat ditemui pada interval-interval tiga bulan jika terapi jangka panjang direncanakan. ada satu pengecualian. TSH diatur untuk turun dan tingkat TSH turun dalam suatu usaha untuk mengurangi produksi hormon tiroid. Adalah penting untuk pasien-pasien mengetahui bahwa jika mereka mengembangkan suatu demam. Suatu kelebihan yodium dapat menyebabkan hipertiroid. TSH dikeluakan oleh kelenjar pituitari. Merawat Hipertiroid Pilihan-pilihan untuk merawat hipertiroid termasuk: Aliran menstrual yang tidak teratur dan sedikit Pada pasien-pasien yang lebih tua. Hipertiroid yang dipengaruhi/diinduksi oleh yodium biasanya terlihat pada pasien-pasien yang telah mempunyai kelenjar tiroid abnormal yang mendasarinya. Ketika ada suatu kekhwatiran. Obat-obat Anti-Tiroid Ada dua obat-obat antitiroid utama tersedia untuk penggunaan di Amerika. dan obat antitiroid tidak diperlukan. Biasanya. suatu tes darah diperlukan untuk mengkonfirmasi diagnosisnya. Satu dari golongan-golongan utama obat-obat yang digunakan untuk merawat gejala-gejala ini adalah beta-blockers [contohnya. Gejala-Gejala Hipertiroid Hipertiroid direkomendasikan oleh beberapa tanda-tanda dan gejala-gejala. Ketika penyakitnya sembuh. Pada umumnya. bagaimanapun. Adalah tidak mungkin untuk memberitahukan jika dan kapan efek sampingan ini akan terjadi. seperti suatu denyut jantung yang cepat. mungkin tidak cukup menyolok mata. Risiko utama dari obat-obat ini adalah penekanan sekali-kali dari produksi sel-sel darah putih oleh sumsum tulang (agranulocytosis). Pada pasien-pasien yang lebih tua dari 70 tahun. Mendiagnosis Hipertiroid Hipertiroid dapat dicurigai pada pasien-pasien dengan: • • • • • • • • • • Keringat berlebihan (bisa pada kaki. ukuran kelenjar tiroid. Jika dirawat dari satu sampai dua tahun. karena suatu kekambuhan dari penyakit Graves adalah mungkin dalam waktu periode ini. agitasi Denyut jantung yang cepat Kehilangan berat badan Kelelahan Konsentrasi yang berkurang suatu pembesaran kelenjar tiroid. Ketika terapi jangka panjang ditarik. dosis-dosis obat-obat antitiroid yang lebih tinggi dapat diberikan. gejala-gejala menjadi lebih jelas ketika derajat hipertiroid meningkat. Mungkin ada keadaan bengkak sekeliling mata-mata dan suatu tatapan yang karekteristik disebabkan oleh peninggian dari kelopak-kelopak mata bagian atas. Jika suatu jumlah hormon tiroid yang berlebihan hadir. pasien-pasien harus ditemui oleh dokter pada interval-interval bulanan selama meminum obat-obat antitiroid. juga mungkin terjadi. yang digunakan dalam perawatan persoalan-persoalan jantung. methimazole (Tapazole) dan propylthiouracil ( PTU). Pada umumnya. Pada bentuk yang paling parahnya. Tingkat-tingkat darah dari hormon-hormon tiroid dapat diukur secara langsung dan biasanya meningkat dengan hipertiroid. Sekali dosis stabil. suatu diagnosis dari penyakit Graves adalah hampir pasti. umur pasien." suatu kondisi yang melibatkan tekanan darah tinggi. PTU juga menghalangi konversi dari hormon T4 ke hormon T3 yang secara metabolisme lebih aktif. demam. Seorang dokter menentukan pasien-pasien mana yang dirawat berdasarkan pada sejumlah faktor-faktor tak tetap (variables) termasuk penyebab yang mendasari hipertiroid. Jika seorang pasien kambuh. mengandung suatu jumlah yodium yang besar dan mungkin berkaitan dengan kelainan-kelainan fungsi tiroid. Obat-obat ini berakumulasi di jaringan tiroid dan menghalangi produksi hormon-hormon tiroid. yang mungkin menekan sistim imun yang aktif berlebihan pada orang-orang dengan penyakit Graves. kulit yang seperti beludru halus. dan kehadiran dari penyakit-penyakit medis yang ada bersamaan. data menunjukkan angka-angka kesembuhan dari 40%-70%. Penyakit tidak umum ini dikenal sebagai "hipertiroid sekunder". risiko sebenarnya dari mengembangkan agranulocytosis adalah lebih kecil dari 1%. Studi-studi akhir-akhir ini telah menunjukkan bahwa menambah suatu pil hormon tiroid pada obat antitiroid sebenarnya berakibat pada angka-angka kesembuhan yang lebih tinggi. Investigasiinvestigasi ini dipilih atas dasar kasus per kasus. Bagaimanapun. keringat berlebihan. mereka tidak menunjuk pada suatu penyebab spesifik. Gejala-gejala yang lebih lanjut biasanya lebih mudah dideteksi. Dasar pemikiran untuk ini mungkin adalah bahwa dengan menyediakan suatu sumber luar untuk hormon tiroid.dll) Ketidaktoleranan panas Pergerakan-pergerakan usus besar yang meningkat Gemetaran Kegelisahan. Gejala-gejala biasanya berkaitan dengan suatu peningkatan kecepatan metabolisme tubuh. bagaimanapun. Jadi. Dosis disesuaikan untuk mempertahankan pasien sedekat mungkin pada suatu keadaan tiroid yang normal (euthyroid). Jika ada • • • • • • gemetaran-gemetaran. terapi obat antitiroid dapat dimulai kembali.ini. namun mereka tidak merubah tingkat-tingkat hormon-hormon tiroid dalam darah. alat utama untuk mendeteksi hipertiroid adalah pengukuran tingkat darah TSH. karena penyakit ini mungkin sebenarnya sembuh dibawah perawatan tanpa memerlukan radiasi tiroid atau operasi. Pemasukkan Yodium yang berlebihan Kelenjar tiroid menggunakan yodium untuk membuat hormonhormon tiroid. Tiroiditis dapat didiagnosis dengan suatu thyroid scan. rambut halus. suatu sakit tenggorokan. metoprolol (Lopressor)]. atau yodium ber-radioaktif atau operasi mungkin dipertimbangkan. seperti kebingungan dan kegila-gilaan. terapi antitiroid jangka panjang hanya digunakan untuk pasien-pasien dengan penyakit Graves. terutama pada orang-orang yang lebih tua. pasien-pasien dengan penyakit yang ringan biasanya tidak mengalami gejala-gejala. Meskipun tes-tes darah yang disebutkan sebelumnya dapat mengkonfirmasi kehadiran dari hormon tiroid yang berlebihan. Obat-obat ini menetralkan/meniadakan efek-efek dari hormon tiroid untuk meningkatkan metabolisme. atau tanda-tanda apa saja dari infeksi ketika meminum methimazole atau propylthiouracil. propranolol (Inderal). atenolol (Tenormin). pengukuran TSH harus berakibat pada tingkat-tingkat yang rendah atau tidak terdeteksi pada kasuskasus hipertiroid.

pada sebagian besar penderita dijumpai adanya beberapa bahan yang mempunyai kerja mirip dengan kerja TSH yang ada dalam darah. terapi penggantian tiroid dimulai.15 kali lebih besar daripada normal. dan pengambilan yodium ditentukan untuk mengkonfirmasi hipertiroid. Hipotiroid adalah komplikasi utama dari bentuk perawatan ini. Ingat bahwa penyakit tiroid adalah sangat umum. terapi penggantian tiroid (dengan T4 atau T3) biasanya dimulai. Antibody ini disebut immunoglobulin perangsang tiroid dan disingkat TSI. tirotoksikosis berhubungan dengan suatu kompleks fisiologis dan biokimiawi yang ditemukan bila suatu jaringan memberikan hormone tiroid yang berlebihan . namun juga bisa timbul secara dramatic. mereka yang dengan multinodular goiter atau toxic adenomas. sehingga jumlah sel – sel ini lebih meningkat beberapa kali dibandingkan dengan pembesaran kelenjar.000 wanita. dan seringkali nol. suatu produksi hormon tiroid yang tidak memadai (hipotiroid) mungkin berakibat.000 pasien. dan pasien-pasien yang tidak dapat mentoleransi obat-obat antitiroid. Jika seorang wanita memilih untuk hamil setelah ablation. setiap sel meningkatkan kecepatan sekresinya beberapa kali lipat. Adapun klasifikasi penyebab hipertirodisme berdasarkan data di bawah ini : @ Biasa penyakit graves nodul tiroid toksik Tiroiditis @ Tidak biasa hipertiroidisme neonatal hipertiroidisme faktisius sekresi TSH yang tidak tepat oleh pituitaria yodium eksogen @ Jarang metastasis kanker tiroid koriokarsinoma dan mola hidatidosa struma ovaril karsinoma testicular embrional polyostotic fibrous dysplasia PATOGENESIS dan PATOFISIOLOGI Penyebab hipertiroidisme biasanya adalah penyakit graves . keparauan suara. Yodium ber-radioaktif harus digunakan dengan hati-hati pada pasien-pasien dengan penyakit Graves yang berkaitan dengan mata karena studi-studi akhirakhir ini telah menunjukkan bahwa penyakit mata mungkin memburuk setelah terapi. disertai dengan banya hyperplasia dan lipatan – lipatan sel . Akan tetapi. Operasi Operasi untuk mengangkat sebagian dari kelenjar tiroid (partial thyroidectomy) pernah sekali waktu dahulu adalah suatu bentuk yang umum perawatan hipertiroid. adalah penting untuk anda untuk membiarkan dokter anda mengetahui kekhwatiran-kekhwatiran dan pertanyaanpertanyaan apa saja yang anda punya tentang pilihan-pilihan yang tersedia. isotope yodium 131 digunakan. Tingginya sekresi hormone tiroid yang disebabkan oleh TSI selanjutnya juga menekan pembentukan TSH oleh kelenjar hipofisis anterior. Tujuannya adalah untuk mengangkat jaringan tiroid yang memproduksi hormon tiroid yang berlebihan. ETIOLOGI Lebih dari 90 % hipertiroidisme adalah akibat penyakit graves dan nodul tiroid toksik. Yodium ber-radioaktif diberikan setelah suatu scan yodium rutin. Suatu tes darah sederhana adalah langkah pertama pada diagnosis.. HIPERTIROIDISME PENDAHULUAN . sedangkan di rumah sakit didapatkan 3 kasus dalam 10. Perubahan pada kelenjar tiroid ini mirip dengan perubahan akibat kelebihan TSH. Bagaimanapun. anda harus menyebutkan/mengutarakan gejala-gejala anda pada dokter anda. Operasi adalah memadai untuk: Istilah hipertiroidisme dan tirotoksikosis sering dipertukarkan . Sebaliknya. pasien-pasien dengan kelenjar-kelenjar tiroid yang sangat besar dan pada mereka yang mempunyai gejalagejala yang bersumber dari penekanan dari jaringanjaringan yang berdekatan pada tiroid. Tirotoksikosis dapat dibagi dalam dua kategori . Bahan – bahan tersebut merangsang aktivasi cAMP dalam sel. dan ditangan-tangan yang baik. jika terlalu banyak jaringan yang diangkat. Yang Terbaik Untuk Anda Jika anda khwatir bahwa anda mungkin mempunyai suatu jumlah hormon tiroid yang berlebihan.sel folikel ke dalam folikel . dan tidak ada efek-efek sampingan yang menyebar luas dengan terapi ini. penyakit yang menyebabkan suatu kelebihan hormon-hormon tiroid dapat dengan mudah didiagnosis dan dirawat.kelenjar hiperplastik ini mensekresi hormone tiroid dengan kecepatan 5. dimana untuk suatu scan rutin. goiter toksika. Jika perawatan dijamin. Yodium ber-radioaktif diambil oleh sel-sel aktif dalam tiroid dan menghancurkan mereka. penghancuran hanya lokal. operasi untuk hipertiroid adalah tidak seumum seperti sebelumnya. pasien-pasien dengan kelibatan penyakit jantung yang parah. MANIFESTASI KLINIS Terjadinya hipertiroidisme biasanya perlahan – lahan dalam beberapa bulan sampai beberapa tahun . yakni selama 12 jam. dan penyebab-penyebab utama untuk tidak menggunakannya hanya adalah kehamilan dan menyusui.mengablasi (ablate) suatu kelenjar yang hiperaktif. Prevelensi hipertiroidisme 10 kali lebih sering pada wanita disbanding pria. Bentuk dari terapi ini adalah pilihan perawatan untuk kekambuhan penyakit Graves. Kelainan yang berhubungan dengan hipertiroidisme @ kelainan yang tidak berhubungan dengan hipertiroidisme EPIDEMIOLOGI Di Inggris prevalensi hipertiroidisme pada praktek umum adalah 25 – 30 kasus dalam 10. Hampi semua system dalam tubuh mengalami • • pasien-pasien hamil dan anak-anak yang mempunyai reaksi-reaksi utama yang kurang baik terhadap obatobat antitiroid. Ketika suatu keadaan hipotiroid yang sementara mungkin terlihat sampai dengan enam bulan setelah perawatan dengan yodium ber-radioaktif. Untuk perawatan. Komplikasi utama dari operasi adalah gangguan/kekacauan dari jaringan sekitarnya.000 wanita . dan penelitian ambilan iodium radioaktif menunjukkan bahwa kelenjar . kedua-duanya anda dan dokter anda dapat memutuskan langkah apa seharusnya berikutnya. Yodium yang diberikan untuk perawatan ablasi (ablative treatment) adalah berbeda dengan yodium yang digunakan pada suatu scan. adalah direkomendasikan ia menunggu 812 bulan setelah perawatan sebelum hamil. dengan hasil akhirnya adalah hipertiroidisme. Karena yodium diambil hanya oleh selsel tiroid. Dari sana. Bahan ini mempunyai efek perangsangan yang panjang pada kelenjar tiroid. Ablasi (ablation) yodium ber-radioaktif telah digunakan dengan aman untuk lebih dari 50 tahun. dari penelitian dengan pengukuran radioimunologik dapat ditunjukkan bahwa pada sebagian besar penderita besarnya konsentrasi TSH dalam plasma adalah lebih kecil dari normal. kelenjar tiroid membesar dua sampai tiga kali dari ukuran normalnya . termasuk syarafsyaraf yang menyediakan pita-pita suara (vocal cords) dan empat kelenjar-kelenjar kecil pada leher yang mengatur tingkattingkat kalsium dalm tubuh (kelenjar-kelenjar paratiroid). Pada kebanyakan penderita hipertiroidisme . Pada kasus ini. dan sesak napas. yodium 123 digunakan. berbeda dengan efek TSH yang hanya berlangsung astu jam. jika ia menetap dengan gigi lebih lama dari enam bulan. Itu memakan waktu antara 8 sampai 12 minggu untuk tiroid menjadi normal setelah terapi. Di Amerika Serikat 3 kasus dalam 10. Pengangkatan kelenjar-kelenjar ini yang secara kebetulan mungkin berakibat pada tingkat-tingkat kalsium yang rendah dan memerlukan terapi penggantian kalsium. yaitu : @. Pada umumnya. Biasanya bahan – bahan ini adalah antibody immunoglobulin yang berikatan dengan reseptor membrane yang sama dengan reseptor yang mengikat TSH. seperti kesulitan menelan.sedangkan hipertiroidisme adalah tirotoksikosis sebagai akibat dari produksi tiroid itu sendiri. Dengan perkenalan dari terapi yodium radioaktif dan obat-obat antitiroid. lebih dari 80% dari pasien-pasien disembuhkan dengan suatu dosis tunggal yodium ber-radioaktif. Juga.

gangguan akibat kelebihan hormone tiroid ini sehingga pasien memberikan keluhan banyak macam. apatis Berkeringat. atau sesudah pengobatan pada pasien yang mendapat yodium radioaktif.yodium 3. angina Gagal jantung Sinus takikardia Fibrilasi atrium Nadi koloaps Neuromuscular : gugup.litium Fungsi Tiroid . sering kali diagnosis hipertiroidisme di buat oleh ahli jantung . Pada tipe tirotoksis yang biasa . tidak tahan panas.sebagai obat untuk control tirotoksikosis pada fase sebelum pengobatan.alergi terhadap OAT 4.pada wanita hamil yang membutuhkan OAT dalam dosis besar 3. Dalam batas fisiologis. tergantung terhadap manifestasi klinis yang menonjol. gugup. Takikardia tanpa kelainan pada jantung memberikan kesan kuat adanya tirotoksikosis . kelelahan. @ pengobatan dengan yodium radioaktif indikasi pengobatan dengan iodium radioaktif adalah : 1. 3. eksfotalmus.untuk pengobatan pada pasien hami9l 5. edfema papil UJI DIAGNOSTIK Untuk kasus hipertiroidisme yang biasa.tidak mampu atau tidak mau dengan pengobatan OAT 5. Dibawah ini adalah data gambaran klinis hipertiroidisme pada beberapa system : Umum : Berat badan menurun Keletihan. @ Konsentrasi TSH di dalam plasma diukur dengan radioimunologik. berkeringat berlebihan.Pasien umur 35 tahun ke atas 2..pada penyakit graves yang berhubungan dengan satu atau lebih nodul. palpitasi. @ Pengobatan tambahan 1. pada pasien – pasien muda dengan struma ringan sampai sedang dan tirotoksikosis 2. Pengaruh peningkatan hormone tiroid harus dibedakan dengan kerja hormone tiroid secara fisiologis. agitasi Tremor Psikosis Kelemahan otot Paralysis periodic Miastenia gravis Gastrointestinal : Berat badan turun meskipun nafsu makan meningkat Diare Muntah Reproduksi oligomenorea Infertilitas Kulit : pruritus eritema palmaris miksidema rambut tipis Struma : difus dengan/tanpa bising nodosa Mata : lid retraction lakriminasi meningkat kemosis proptosis optamoplegia. @ Obat Anti Tiroid indikasi pemberian OAT adalah : 1.ipodate 4.sekat beta adrenergic 2. tidak tahan panas Kardiovaskular : Palpitasi. atau ahli gastroentrologi. diagnosis yang tepat adalah dengan melakukan pengukuran langsung konsentrasi tiroksin bebas di dalam plasma dengan menggunakan cara pemeriksaan radioimunologik yang tepat. ahli saraf. PENGOBATAN Tujuan pengobatan hipertiroidisme adalah membatasi produk hormone tiroid yang berlebihan dengan cara menekan produksi atau merusak jaringan tiroid. Uji lain yang sering digunakan adalah sebagai berikut : @ kecepatan metabolisme basal biasanya meningkat sampai + 30 hingga + 60 pada hipertiroidisme yang berat.Adenoma toksik.gagal mencapai remisi sesudah pemberian OAT 4. goiter multinudular toksik @ Operasi indikasi operasi adalah : 1. pembesaran tiroid ( goiter/struma). sehingga segera dipikirkan adanya hipertiroidisme. tremor.Sebagai terapi yang bertujuan memperpanjang remisi atau mendapatkan remisi yang menetap. Manifestasi klinis yang paling sering adalah penurunan berat badan .pasien umur muda dengan struma yang besar 2. ahli kulit. Oleh karena itu. takikardia. dan propitiourasil.Kalorigenesis Stres ACTH sumber Kalorigenesis Metabolisme Lemak & karbohidrat • . metimazol. sesak napas.sebagi persiapan untuk tiroidektomi 4. sekresi TSH oleh hipofisis anterior sangat ditekan secara menyeluruh oleh sejumlah besar tiroksin dan triiodotironin yang sedang bersirkulasi sehingga hamper tidak ditemukan TSH dalam plasma. penurunan berat badan meskipun nafsu makan bertambah dan tidak tahan panas adalah sangat spesifik .adenoma toksik atatu struma multinodular toksik 5. @ Konsentrasi TSI diukur dengan radioimunologik.pasien dengan krisis tiroid Obat Anti Tiroid yang sering digunakan adalah karbimazol. hormone tiroid merangsang pertumbuhan dan perkembangan tubuh serta meningkatkan sintesis banyak enzim. TSI normalnya tinggi pada tipe tirotoksikosis yang biasa tetapi rendah pada adenoma tiroid.Memacu metabolisme Berkaitan dengan suhu lingkungan .Hipertiroidisme yang kambuh setelah operasi 3.

nanya donk. Dalam 3% populasi manusia. dan untuk mempertahankan (maintenance) 5 s/d 10 mg sehari. Hasilnya. Hormon-hormon ini mengawal metabolisma (pengeluaran tenaga) manusia. Jika tirotoksikosis terlihat jelas. apakah difus (batas tidak jelas) atau nodul (batas tegas). pengukuran dengan metoda imuno radiometris. 3 bulan lalu saya didiagnosa hipertiroid . ada riwayat tanda-tanda kompresi trakea (batuk. Arteri ini menembusi pretracheal fascia sebelum sampai ke bahagian superior pole lobe kelenjar tiroid. artinya apa yah? @rekans. nodul tiroid atau struma dapat terjadi meskipun tanpa gangguan kadar hormon tiroid dalam darah. limfadenopati regional. Satu dari sepuluh manusia di dunia ini memiliki pembesaran kelenjar tiroid. sedangkan nodul tiroid akan masuk ke ruang praktek bedah onkologi.Hipotiroidisme . Pada keadaan tertentu kelenjar tiroid aksesoria dapat ditemui di sepanjang jalur perkembangan embriologi tiroid. Idealnya. Keduanya dihubungkan oleh suatu struktur ( yang dinamakan isthmus atau ismus. namun tidak semua akan menimbulkan keluhan. yang berat 20 mg diberikan lazimnya 2 kali sehari.3 -4 mU/l . nilai kadar TSH adalah ukuran untuk mengukur keadaan dari fungsi kelenjar thyroid. kalo ada yang tau/udah pernah ngalamin. dan medik. disfonia. Dari pemeriksaan fisis kecurigaan keganasan didapat dari adanya nodul yang sangat keras. meskipun tidak sepenuhnya benar. disfagia. Fungsinya ialah mengeluarkan hormon tiroid. hipotiroid. serta riwayat karsinoma medular tiroid atau neoplasia endokrin multipel pada keluarga. Anastomosis di antara kedua arteri thyroidea superior terjadi di sisi atas ismus. Pada sebagian orang dapat ditemui lobus tambahan berupa lobus piramidal yang menjulur dari ismus kebawah Kelenjar tiroid 3. Benjolan ini dikenal dalam istilah kedokteran sebagai 'struma' atau 'goiter'. penamaan digabung semua menjadi [struma + nodosa/difus + toksik/nontoksik]. tirotoksikosis ditangani oleh ahli penyakit dalam. Cara termudah (bukan yang paling akurat) untuk menegakkan diagnosis bila kita melihat adanya benjolan di leher ialah memastikan bahwa benjolan tersebut berasal dari kelenjar tiroid dengan melihat pergerakannya waktu menelan. iritabilitas. maka evaluasinya melibatkan kadar hormon tiroid di dalam darah dan tata laksananya pun melibatkan pengembalian fungsi kelenjar tiroid ke dalam kadar yang normal di dalam darah. sedangkan cabangcabang vena thyroidea inferior ber-anastomosis di bawahnya. dan hipertiroid. radiasi. serta diameter nodul yang lebih dari empat cm. Dari anamnesis. riwayat radiasi daerah kepala. Kelenjar tiroid ialah organ endokrin yang terletak di leher manusia. 2.25 cm. Jika sudah yakin bahwa benjolan tersebut merupakan nodul tiroid (struma). maka tentukan bentuknya.Nilai normal antara 0. lazim disingkat SNNT. Nilai yang tinggi menunjukkan adanya hipothyroidi sedang nilai rendah menunjukkan adanya hiperthyroidi. level TSH rendah. dan tekanan darah tinggi . Umumnya pasien akan datang ke dokter jika benjolan ini sudah sangat besar atau telah menimbulkan gejala kompresi trakea. Saya dikasih resep tyrosol 20 mg sehari. Ismus dan lobus piramidal Struktur ismus atau isthmus yang dalam bahasa latin artinya penyempitan merupakan struktur yang menghubungkan lobus kiri dan kanan. Semua studi yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa jenis struma yang paling sering ialah struma nodosa nontoksik. dan suara serak). dosisnya untuk yang ringan 10 mg . unilateral. Setelah menentukan struma difus atau struma nodosa. banyak berkeringat. Angkanya mencapai satu hingga sepuluh persen dari total populasi. Posisinya kira-kira setinggi cincin trakea 2-3 dan berukuran sekitar 1. Antara hormon yang terpenting ialah Thyroxine (T4) dan Triiodothyronine (T3). jadi jika dalam pembedahan tiroidektomi. satu di sebelah kanan dan satu lagi disebelah kiri. Jadi struma tiroid dapat terjadi pada keadaan eutiroid. Mengingat manifestasi tirotoksikosis terjadi karena kelebihan hormon tiroid. sebaliknya nontoksik. . Kebalikan dari tirotoksikosis. penanganan kasus endokrinologi sepatutnya dilakukan secara terpadu oleh ahli onkologi bedah. Setelah urusan penamaan selesai maka hal penting berikutnya adalah menentukan apakah kasus ini mengarah pada keganasan atau tidak. hasilnya sangat akurat . -Perkembangan Secara kasar kasus tiroid yang paling sering ialah tirotoksikosis dan nodul tiroid. FT 3 & FT 4 normal. penurunan bobot tubuh. Pada prakteknya. FT3 & FT 4 tinggi. Cara praktis menarik kecurigaan keganasan ialah dari anamnesis dan pemeriksaan fisis. Saraf laryngeal terletak berhampiran(di belakang) arteri ini. Dengan demikian langkah diagnosis tirotoksikosis yang paling utama ialah kenampakan klinis yang mencerminkan kelebihan hormon tiroid dalam darah. orang awam menyebutnya gondok. gejala2 hipertiroid saya akhirnya hilang dan hasil tes darah terbaru saya menunjukkan TSH saya tinggi (15 µU per mL) FT 3 dan FT 4 normal. Kelenjar tiroid mempunyai satu lapisan kapsul yang tipis dan pretracheal fascia.bobot tubuh meningkat. Sedangkan angka keganasan masih di bawah 1% namun membutuhkan evaluasi dan tata laksana yang jauh lebih akurat. paralisis pita suara pada laringoskopi. Thyrozol itu obat buatan Merck isinya thiamazole ini adalah obat antihiperthyroid. struma yang mengarah pada keganasan umumnya tumbuh besar dalam waktu cepat (kurang dari sebulan). Kemungkinan ada harus disesuaikan dengan keadaan dan kondisi fungsi kelenjar thyroid anda . iaitu arteri thyroid ima. apa ini artinya saya kelebihan dosis obat dan hipertiroidnya skrg berubah jadi hipotiroid?? TSH = Thyroid Stimulating Hormone . Belakangan untuk mempermudah segala macam jenis pembesaran kelenjar tiroid dikenal sebagai 'nodul tiroid'. terdapat kecurigaan metastasis (nyeri tulang atau batuk yang tidak sembuh dengan obat warung). umur sangat tua atau sangat muda. lamban dan tidak ada toleransi terhadap udara dingin pada waktu dewasa. baru kemudian dipikirkan penyebab paling mungkin yang mendasari tirotoksikosis tersebut. maka struma tersebut diklasifikasikan sebagai struma toksik. kemungkinan besar saraf ini terpotong jika tidak berhati-hati. batasnya tidak tegas. Jadi was2 lagi nih. 1.suhu tubuh tinggi. Kelenjar tiroid juga dibekalkan oleh arteri inferior thyroid yang merupakan cabang daripada thyrocervical trunk(cabang daripada arteri subclavian).-Hipertiroidisme . Anatomi dan struktur Kelenjar tiroid terdiri dari dua lobus. Bentuk nodul dan difus penting dibedakan karena umumnya bentuk yang difus mengarahkan pada keganasan. dispnea. pastikan gejala klinisnya apakah terdapat tanda-tanda tirotoksikosis atau tidak. Salur darah Darah ke kelenjar tiroid dibekalkan oleh arteri superior thyroid yang merupakan cabang pertama arteri external carotid(ECA). terdapat satu lagi arteri ke kelenjar tiroid. Barulah didapatkan penamaan struma ini termasuk struma nodosa atau struma difusa. Setiap lobus berbentuk seperti buah pir. TSH Level tinggi.

Oleh karena itu hal yang mengganggu jalur diats akan mentyebabkan produksi T3 dan T4 5. Hormon-hormon ini membentuk satu sistem aksis otak (hipotalamus dan pituitari). TSH ini merangsang kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon tiroid. Antara penyebab penyakit ini ialah : • • • • • • • Perempuan Genetik Mengidapi sakit pituitari atau endokrin yang lain Usia lebih 60 tahun Hipertiroidisme / Tirotoksikosis • Grave's disease. hormon tiroid T3 dan T4 didapati lebih tinggi daripada orang biasa. Agar kelenjar tiroid berfungsi secara normal. Kelenjar Tiroid DEFINISI Tiroid merupakan kelenjar kecil. T3 dan T4 membantu sel mengubah oksigen dan kalori menjadi tenaga (ATP = adenosin tri fosfat). sehingga bentuknya menyerupai huruf . yaitu tri-iodo-tironin (T3). yaitu suatu eleman yang terdapat di dalam makanan dan air. T4 yang tidak aktif itu diubah menjadi T3 oleh enzim 5-deiodinase yang ada di dalam hati dan ginjal. Meningkatkan jumlah oksigen yang digunakan oleh sel. diantaranya kebutuhan tubuh dari waktu ke waktu.kelenjar hipofisa . Terlalu banyak iodin di dalam makanan Tanda-tanda orang yang menghidapi hipertiroidisme: Bengkak di leher Cirit birit Degupan jantung bertambah. Setelah hormon tiroid digunakan. T3 bersifat lebih aktif daripada T4. Sebagian besar T4 dan T3 terikat erat pada protein tertentu di dalam darah dan hanya aktif jika tidak terikat pada protein ini. Hal ini disebut mekanisme umpan balik. kelenjar tiroid memerlukan yodium. Penyakit kelenjar tiroid Antara orang-orang yang berisiko menghadapi masalah penyakit kelenjar tiroid ialah: H atau dasi kupu-kupu. Dalam keadaan normal. TRH dikeluarkan oleh hipotalamus yang kemudian merangsang kelenjar pituitari mengeluarkan TSH. terketar-ketar Haid tidak teratur. yang mengendalikan kecepatan metabolisme tubuh. dipengaruhi oleh berbagai faktor. hanya memiliki efek yang ringan terhadap kecepatan metabolisme tubuh. GEJALA Gejala-gejala penyakit tiroid Hipertiroidisme Denyut jantung yg cepat Tekanan darah tinggi Kulit lembat & berkeringat Hipotiroidisme Denyut nadi yg lambat Suara serak Berbicara menjadi lambat Lemah Orang yang menghidap hypothyroidism pula tidak mempunyai hormon tiroid yang cukup. Hormon tiroid terdapat dalam 2 bentuk: Merokok Ada dua jenis penyakit tiroid yang utama: Hipotiroidisme Dalam kes hyperthyroidism / thyrotoxicosis. Selalunya semua (atau sebahagian besar) sel tiroid orang yang menghidapi penyakit ini mengeluarkan hormon berlebihan Thyroiditis (tiroid bengkak). Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid. tak tahan panas Rambut tidak kuat Sukar bernafas Sukar tidur Tekanan darah naik Turun berat badan walaupun selera naik Tiroksin (T4). Merangsang hampir setiap jaringan tubuh untuk menghasilkan protein 2. Jika sel-sel bekerja lebih keras. yang menyebabkan kelenjar hipofisa mengeluarkan thyroidstimulating hormone (TSH). Sedangkan yang 5% adalah hormon-hormon lain seperti T2. dokter dapat merabanya dengan mudah dan suatu benjolan bisa tampak dibawah atau di samping jakun. Kulit lembap Suhu badan naik. Tiroksin dirubah di dalam hati dan organ lainnya ke dalam bentuk aktif. Iodin ini akan bergabung dengan asam amino tirosin yang kemudian akan diubah menjadi T3 (triiodotironin) dan T4 (triiodotiroksin). dengan diameter sekitar 5 cm dan terletak di leher. Hormon tiroid mempengaruhi kecepatan metabolisme tubuh melalui 2 cara: 1. Antibodi di dalam badan menyebabkan tiroid membesar dan mengeluarkan lebih hormon. tepat dibawah jakun. Tubuh memiliki mekanisme yang runit untuk menyesuaikan kadar hormon tiroid. Kelenjar tiroid menangkap yodium dan mengolahnya menjadi hormon tiroid. Jika jumlah hormon tiroid dalam darah mencapai kadar tertentu. tetapi bila membesar. maka kelenjar hipofisa mengeluarkan lebih banyak TSH.hipotalamus . Sesuai dengan namanya. Hipotalamus (terletak tepat di atas kelenjar hipofisa di otak) menghasilkan thyrotropin-releasing hormone. Perubahan dari T4 menjadi T3 di dalam hati dan organ lainnya. Fisiologi Sel tiroid adalah satu-satunya sel dalam tubuh manusia yang dapat menyerap iodin atau yodium yang diambil melalui pencernaan makanan. Hormon-hormon lain yang berkaitan dengan fungsi tiroid ialah TRH (tiroid releasing hormon)dan TSH (tiroid stimulating hormon). Perubahan ini menghasilkan sekitar 80% bentuk hormon aktif. merupakan bentuk yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid.4. Untuk menghasilkan hormon tiroid. sedangkan 20% sisanya dihasilkan oleh kelenjar tiroid sendiri. Kedua bagian tiroid dihubungkan oleh ismus. 2. bertambah. jika kadar hormon tiroid dalam darah berkurang. kelenjar tiroid tidak terlihat dan hampir tidak teraba.hormon tiroid (ikatannya dengan protein dalam darah dan perubahan T4 menjadi T3 di dalam hati serta organ lainnya). maka organ tubuh akan bekerja lebih cepat. Selalunya keadaan ini boleh elok sendiri • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • 1. Toxic nodule goitre. sentiasa berdebar-debar Gementar dan gelisah. maka kelenjar hipofisa menghasilkan TSH dalam jumlah yang lebih sedikit. TSH yang dihasilkan akan merangasang tiroid untuk mengeluarkan T3 dan T4. Dengan cara ini. beberapa yodium di dalam hormon kembali ke kelenjar tiroid dan didaur-ulang untuk kembali menghasilkan hormon tiroid. Dalam keadaan normal pengeluaran T4 sekitar 80% dan T3 15%. Proses ini juga berlaku di organ-organ lain seperti hipotalamus yang berada di otak tengah. maka berbagai faktor harus bekerjasama secara benar: .kelenjar tiroid. kurang atau tidak datang Kesuburan turun Penumpuan kurang Mata menjadi besar (bulging) Angin yang tidak menentu Kejang otot Oesteoporosis (kereputan tulang) Pengeluaran peluh banyak. tubuh mempertahankan jumlah hormon tiroid yang sesuai dengan kebutuhan agar kecepatan metabolisme tetap stabil.

kasar Kulit diatas tulang kering menebal & menonjol Sindroma terowongan karpal Kebingungan Depresi Demensia Kulit diatas tulang kering menonjol & menebal Mata membengkak. Efek ini menyebabkan vasodilatasi pada sebagian besar jaringan tubuh. dan trigliserid dan menaikkan asam lemak bebas. Biasanya pemeriksaan yang perlu dilakukan adalah pengukuran kadar TSH dan kadar T4 yang bebas dalam darah. untuk menentukan apakah pertumbuhan ini berupa cairan atau padat. Hormon ini merangsang kelenjar tiroid. Tiroglobulin adalah glikoprotein besar yang nantinya akan mensekresi hormon tiroid. maka kadar hormon ini rendah. Pada proses ini tirosin yang sudah teriodinasi (jika teriodinasi oleh satu unsur I dinamakan monoiodotirosin dan jika dua unsur I menjadi diiodotirosin) (6) Proses coupling (penggandengan tirosin yang sudah teriodinasi). (3) Proses pengoksidasian ion iodida menjadi iodium. Skening tiroid juga bisa membantu menentukan apakah fungsi dari suatu daerah tiroid bersifat normal. Proses ini dibantu oleh enzim peroksidase dan hidrogen peroksidase. dan bila produksinya sangat berkurang. Pada plasma dan lemak hati hormon tiroid menurunkan kolesterol. 1997) EFEK HORMON TIROID Efek hormon tiroid dalam meningkatkan sintesis protein adalah : (1) Meningkatkan jumlah dan aktivitas mitokondria. Beberapa pemeriksaan bisa dilakukan pada kelenjar tiroid. memiliki kadar globulin pengikat tiroksin yang tinggi. Belum tentu ini penyakit pak. Pada salah satu dari pemeriksaan ini dilakukan penyuntikan thyrotropin-releasing hormone intravena dan pemeriksaan darah untuk mengukur respon dari kelenjar hipofisa. Jika masih belum yakin apakah kelainannya terletak pada kelenjar tiroid atau kelenjar hipofisa. fosfolipid. contohnya habis melakukan aktivitas. maka hampir selalu menurunkan berat badan. Normalnya 60-100/menit. dilakukan pemeriksaan USG. otomatis denyut jantung naik. Efek terhadap Cardiovascular. (4) Proses iodinasi asam amino tirosin. bersisik. Tetapi bisa juga dilakukan pengukuran kadar protein globulin pengikat tiroksin. Karakteristik triioditironin adalah berjumlah lebih sedikit dalam serum karena reseptornya lebih sedikit dalam protein pengikat plasma di serum tetapi ia lebih kuat karena memiliki banyak resptor pada jaringan. penderita hepatitis stadium awal dan beberapa penyakit lainnya. Oleh karena metabolisme sebagian besar sel meningkat akibat efek dari tiroid. Proses ini dibantu oleh enzim iodinase agar lebih cepat. Pada proses ini iodium (I) akan menggantikan hidrogen (H) pada cincin benzena tirosin. wanita hamil. Penderita penyakit ginjal. Efek pada metabolisme lemak: mempercepat proses oksidasi dari asam lemak. bisa dilakukan beberapa pemeriksaan laboratorium. Kelenjar tiroid berfungsi untuk pertumbuhan dan mempercepat metabolisme. flu dlll. karena itu jika kelenjar tiroid kurang aktif maka kadar hormon ini tinggi. sedangkan jika kelenjar tiroid terlalu aktif . Efek pada metabolisme karbohidrat : menaikkan aktivitas seluruh enzim.banyak Gemetaran Gelisah Nafsu makan bertambah disertai penambahan berat badan Sulit tidur Sering buang air besar & diare Lemah Alis mata rontok Kelopak mata turun Tidak tahan cuaca dingin Sembelit Penambahan berat badan Rambut kering. Dan peningkatan laju basal setinggi 60 sampai 100 persen diatas normal. Skening kelenjar tiroid dengan yodium radioaktif atau teknetium. tipis. Frekuensi deny jantung. Sedangkan triiodotironin lebih mudah dilepas karena ikatannya lebih lemah. beberapa penyakit keturunan atau pemakaian steroid anabolik memiliki kadar globulin pengikat tiroksin yang rendah. dihubungkan oleh isthmus. atau saat demam. Hormon tiroid tidak larut dalam air jadi untuk diedarkan dalam darah harus dibungkus oleh senyawa lain. tebal. Jika diduga terdapat pertumbuhan di dalam kelenjar tiroid. (Guyton. Efek ini terjadi karena hormone tiroid meningkatkan nafu makan. dalam hal ini tiroglobulin. (2) Proses pembentukan tiroglobulin. Salah satu pemeriksaan yang paling sering dilakukan adalah pengukuran kadar TSH di dalam darah. maka hampir selalu menaikkan berat badan. dan Volume darah meningkat karena meningkatnya metabolism dalam jaringan mempercepat pemakaian oksigen dan memperbanyak produk akhir yang dilepas dari jaringan. Curah jantung. Ini dapat terjadi pada orang normal juga. . Efek Pada berat badan. memerah & menonjol Mata peka terhadap cahaya Mata seakan menatap Kebingungan DIAGNOSA Untuk mengetahui fungsi kelenjar tiroid. Sebaliknya. Bila hormone tiroid meningkat. Hal ini dapat terjadi karena afinitas iodium terhadap oksigen (O) pada cincin benzena lebih besar daripada hidrogen. Efek tiroid pada metabolisme vitamin: menaikkan kebutuhan tubuh akan vitamin karena vitamin bekerja sebagai koenzim dari metabolisme (Guyton 1997). lebih dari 100 kali per menit. Hormon tiroid dihasilkan oleh kelenjar tiroid. pemakai pil KB atau estrogen lainnya. Efek tiroid dalam transpor aktif : meningkatkan aktifitas enzim NaK-ATPase yang akan menaikkan kecepatan transpor aktif dan tiroid dapat mempermudah ion kalium masuk membran sel. maka laju metabolisme basal akan meningkat. Aliran darah. kasar Kulit kering. 1997) Proses pembentukan hormon tiroid adalah: (1) Proses penjeratan ion iodida dengan mekanisme pompa iodida. (2) Meningkatkan kecepatan pembentukan ATP. terletak di kartilago krokoidea di leher pada cincin trakea ke dua dan tiga. (5) Proses organifikasi tiroid. Jika monoiodotirosin bergabung dengan diiodotirosin maka akan menjadi triiodotironin. Pompa ini dapat memekatkan iodida kira-kira 30 kali konsentrasinya di dalam darah. Kelenjar tiroid memiliki dua buah lobus. karena kadar protein yang abnormal bisa menimbulkan kesalahpahaman dalam menilai kadar hormon tiroid total. Tiroglobulin ini juga sering disebut protein pengikat plasma. Kelenjar tiroid menghasilkan dua hormon yang penting yaitu tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3). Jika dua diiodotirosin bergabung akan menjadi tetraiodotironin atau yang lebih sering disebut tiroksin. (Guyton. Tiroksin memiliki banyak reseptor pada protein pengikat plasma di serum yang mengakibatkan banyaknya jumlah hormon ini di serum. terlalu aktif atau kurang aktif. Sinus takikardia artinya ioram jantung yang cepat. tetapi ia kurang kuat berikatan pada jaringan karena jumlah reseptornya sedikit. Ikatan protein pengikat plasma dengan hormon tiroid terutama tiroksin sangat kuat jadi tiroksin lama keluar dari protein ini. bisa menunjukkan kelainan fisik pada kelenjar tiroid. sehingga meningkatkan aliran darah. maka dilakukan pemeriksaan perangsangan fungsional.

T3 tidak terikat dengan α2.4 MANIFESTASI KLINIS KELUHAN / GEJALA KLINIS Palpitasi merupakan keluhan yang hampir 100% ditemukan pada penderita hipertiroid. Efek pada saluran cerna. kontraktilitas otot jantung. seringkali menyerupai penyakit jantung primer. Perubahan fungsi jantung diperantarai oleh regulasi T3 oleh gen-gen yang spesifik pada otot jantung. Interaksi antara T3 dengan sistem saraf adrenergik dapat dibuktikan melalui kemampuan ß bloker untuk meringankan beberapa gejala hipertiroid.3. Efek-efek diluar inti ini menyebabkan stimulasi asam amino. curah jantung. Hasilnya. Gangguan fungsi kelenjar tiroid dapat menimbulkan efek yang dramatik terhadap sistem kardiovaskuler. relaksasi diastolik dan curah jantung menunjukkan peningkatan. Hal ini dapat dijelaskan karena pada penderita hipertiroid terdapat kenaikan curah jantung dan konsumsi oksigen pada saat maupun setelah melakukan aktivitas. Hal ini diduga akibat adanya peningkatan konsumsi oksigen oleh otot jantung (oleh karena efek langsung T3 pada otot jantung maupun peningkatan kebutuhan oksigen perifer). Hal ini melibatkan densitas reseptor ß adrenergik yang meningkat. (Guyton. fosfolamban serta penurunan resistensi vaskuler sistemik. Hipertiroid diduga meningkatkan denyut jantung dan kontraktilitas otot jantung. meliputi: fraksi ejeksi ventrikel kiri. gula dan transport kalsium secara cepat. Gejala angina dan kelainan gambaran elektrokardiografi yang terkait angina bisa terjadi tanpa disertai adanya penyakit arteri koroner. namun hal ini dihubungkan dengan pengaruh langsung hormon tiroid pada SA node dan adanya kerentanan yang berlebihan penderita hipertiroid terhadap rangsangan sistem simpatis. TSH berfungsi untuk : (1) Meningkatkan proteolisis tiroglobulin (2) Meningkatkan aktivitas pompa iodium (3) Meningkatkan iodinasi tirosin dan meningkatkan kecepatan proses coupling (4) Meningkatkan ukuran dan meningkatkan aktivitas sekretorik sel tiroid (5) Meningkatkan jumlah sel-sel tiroid. 2 Berikut ini akan dibahas manifestasi hipertiroid pada sistem kardiovaskuler. Pengukuran fungsi jantung.5 Nyeri prekordial (angina) yang menyerupai nyeri pada angina pektoris sering dijumpai pada penderita hipertiroid. Meningkatnya kecepatan metabolism akan meningkatkan pemakaian oksigen dan pembentukan karbondioksida. peningkatan ekspresi protein G (nukleotida guanin yang terikat protein) atau peran T3 yang menyerupai katekolamin.Efek pada Respirasi.1.3 Pengaruh hormon tiroid terhadap efek adrenergik. T3 juga memiliki potensi diluar nukleus yang sifatnya tidak tergantung ikatan reseptor T3 inti atau peningkatan sintesis protein. namun sudah jelas bahwa efek T3 pada jantung tidak tergantung stimulasi reseptor ß adrenergik. Selain gejala-gejala klinis hipertiroid. 85% T3 terbentuk dari konversi perifer T4 oleh enzim 5-monodeiodinase. terbukti bahwa hormon tiroid mempunyai pengaruh langsung maupun tidak langsung pada jantung yang selanjutnya akan menghasilkan efek inotropik dan kronotropik positif pada jantung. mungkin sesak napas ini diakibatkan kelemahan otot-otot pernapasan. Ada 2 gen resptor yaitu α dan ß. Hormon TSH dirangsang oleh TRH (Tirotropin Releasing Hormone). Potensi hormon tiroid terjadi sebagian besar melalui ikatan T3 dengan reseptor-reseptor inti yang meregulasi ekspresi gen-gen yang responsif terhadap hormon tiroid.3 Stimulasi kronotropik dan inotropik. pemeriksaan kadar hormon tiroid plasma dan tes fungsi kelenjar tiroid perlu diperiksa pada tiap-tiap penderita dengan keluhan atau kelainan jantung yang belum jelas penyebabnya sehingga dapat ditegakkan diagnosis penyakit jantung hipertiroid. PATOFISIOLOGI .1. Sebagian dari kompleks reseptor T3 yang terikat pada DNA meregulasi ekspresi gen. Walaupun mekanisme penderita hipertiroid menunjukkan sensitivitas yang meningkat terhadap katekolamin masih belum dimengerti. Tiroid dapat meningkatkan kecepatan sekresi getah pencernaan dan pergerakan saluran cerna. Jika tidak dijumpai adanya tanda-tanda gagal jantung. disertai perubahan sel kuboid jadi kolumner. Mekanisme sebenarnya yang dapat menerangkan hal ini belum jelas. curah jantung meningkat sebesar 250% dan terjadi pelebaran tekanan nadi. Akibat adanya curah jantung yang tinggi dan resistensi perifer yang rendah maka tidak jarang pada penderita hipertiroid dijumpai gambaran nadi yang mirip dengan insufisiensi aorta MANIFESTASI HIPERTIROID PADA JANTUNG PENDAHULUAN Hormon tiroid memiliki efek pada otot jantung. relaksasi diastolik dan penggunaan oksigen oleh otot jantung serta penurunan resistensi vaskuler sistemik dan tekanan diastolik. Palpitasi ini dirasakan baik pada saat istirahat maupun saat tidur dan akan bertambah cepat bila penderita bekerja. penurunan ekspresi penyekat kalsium.3 Pengaruh hormon tiroid pada sistem seluler diperantarai oleh triiodotironin (T3) yang terikat pada reseptor-reseptor inti sel. 1.5 Penderita hipertiroid sering mengalami keluhan sesak napas. Selain itu kapasitas vital pada penderita hipertiroid akan menurun disertai dengan gangguan sirkulasi dan ventilasi paru. Meningkatkan nafsu makan dan asupan makanan. setelah makan atau dalam keadaan emosi. dengan 2 mRNA dari masing-masing gen yaitu α1 dan α2 serta ß1 dan ß2. irama ventrikel. sirkulasi perifer dan sistem saraf simpatis yang berpengaruh terhadap hemodinamik kardiovaskuler pada penderita hipertiroid. Perubahan fungsional ini terjadi akibat peningkatan ekspresi “myocardial sarcoplasmic reticulum calcium dependent adenosine triphophate”. T3 berikatan dengan reseptor tersebut dengan afinitas yang lebih tinggi daripada T4 sehingga aktivitas biologis T3 lebih tinggi.5 PEMERIKSAAN FISIK Frekuensi nadi biasanya meningkat (90-125 kali/menit) dan akan bertambah cepat jika beraktivitas serta ada perubahan emosi. hasil sekresi primer jarang sekali yang bersifat inaktif. 1997). 1.1. 1. Beberapa penderita mengalami angina yang pertama pada saat hipertiroid. Sintesis T4 (tiroksin) dan T3 (triiodotironin) terjadi didalam kelenjar tiroid. Beberapa peran T3 pada jantung menunjukkan manifestasi klinis yang menyerupai dengan stimulasi terhadap ß adrenergik.1 Dari berbagai penelitian dan percobaan pada hewan. terutama yang mengatur perputaran kalsium pada otot jantung. Perubahan yang utama meliputi: peningkatan denyut jantung. kemungkinan akibat iskemia relatif (ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan) atau vasospasme arteri koroner. 1. PENGATURAN SEKRESI HORMON TIROID Regulasi hormon tiroid diprakarsai oleh hormon TSH (Tiroid Stimulating Hormone) yang dilepas hipotalamus.

Penderita hipertiroid menunjukkan peningkatan fraksi ejeksi ventrikel kiri pada saat istirahat namun menurun pada saat latihan. Pemberian terapi propanolol sebelumnya menyebabkan penurunan fraksi ejeksi ventrikel kiri baik pada hipertiroid maupun eutiroid saat istirahat. Beberapa studi menyatakan bahwa risiko terjadinya tromboemboli dan stroke pada penderita fibrilasi atrial yang diakibatkan oleh hipertiroid sama dengan yang diakibatkan oleh penyebab yang lain. Regurgitasi trikuspid fungsional sedang hingga berat dijumpai pada 7 penderita berbanding 1 penderita (kelompok kontrol). elevasi segmen ST dan pemendekan interval QT.10 Penggunaan antikoagulan pada penderita hipertiroid disertai dengan fibrilasi atrial masih kontroversial. Tetapi adanya penyakit jantung lain dan faktor usia dapat meningkatkan risiko tromboemboli. Gangguan irama pada penderita hipertiroid berupa sinus takikardi.1. jarang dijumpai pada penderita dengan onset fibrilasi atrial yang baru. sindroma WPW. ukuran atrium kiri dan adanya penyakit jantung lainnya. Pada penderita hipertensi sistolik yang tidak jelas penyebabnya (terutama jika berusia 65 tahun) perlu dicurigai kemungkinan adanya tirotoksikosis. Manifestasi klinisnya sering tersamar dengan adanya fibrilasi atrial akibat tirotoksikosis. 3 PENATALAKSANAAN Golongan ß bloker telah digunakan secara luas untuk fibrilasi atrial pada keadaan hipertiroid untuk mengontrol respon ventrikel. Hormon tiroid ternyata tidak memiliki efek langsung terhadap sintesis protein kontraktil otot jantung. diduga akibat kardiomiopati yang terkait irama jantung. penderita dapat kembali ke irama sinus tergantung pada umur penderita. hal ini merupakan komplikasi dari fibrilasi atrial atau sinus takikardi yang berkepanjangan dan membaik saat irama ventrikel menurun dan tercapainya irama sinus normal.000 penderita hipertiroid. Hal ini diakibatkan gangguan hemodinamik pulmonal. Pada sebuah analisis distribusi usia penderita hipertiroid tampak adanya peningkatan yang bertahap terjadinya fibrilasi atrial pada penderita hipertiroid dengan puncak usia lebih dari 70 tahun (15%). Sebaliknya penderita eutiroid menunjukkan peningkatan fraksi ejeksi ventrikel kiri pada saat latihan. Juga dinyatakan efek latihan dan pemberian ß bloker pada fungsi ventrikel kiri baik pada hipertiroid maupun eutiroid. Hipertensi pulmonal dapat juga menunjukkan gejala gagal jantung kanan. dimana gejala ini berkurang dengan pemberian terapi hipertiroid. Propanolol mempunyai kelebihan yaitu dapat mengurangi konversi T4 menjadi T3 di jeringan perifer. Tes TSH dapat digunakan pada penderita fibrilasi atrial atau aritmia supra ventrikel lainnya yang belum diketahui penyebabnya. Kesimpulannya fungsi ventrikel kiri yang abnormal saat latihan terjadi akibat kardiomiopati fungsional yang reversible. 1 Pemeriksaan ekokardiografi prospektif dengan doppler pada 39 penderita hipertiroid dan 39 kelompok kontrol menunjukkan bahwa abnormalitas dijumpai lebih banyak daripada yang diduga sebelumnya. 9.7 Hipertiroid berpengaruh terhadap fungsi ventrikel. aktivasi ß adrenoseptor yang tidak terikat. Pada penyakit hipertiroid “acropachy”. 9.3 KELAINAN RADIOLOGIS Pada penderita hipertiroid tidak terdapat kelainan radiologis yang khas. Dianjurkan terapi anti koagulan jika fibrilasi atrial tidak segera membaik . Ventrikel kiri.8. Pada tahun 2004. Mereka menyimpulkan bahwa peningkatan kerja jantung yang mengakibatkan terjadinya hipertrofi jantung. Klein dan Hong mengamati bahwa pada tikus yang ditransplantasi jantung tidak terjadi hipertrofi jantung jika tidak diberi beban hemodinamik. Setelah diikuti selama 14 bulan (pada kondisi eutiroid). terjadi akibat hipertiroid.3. ß bloker intra vena sangat penting untuk terapi penderita yang mengalami krisis tiroid. Pada kasus-kasus lain.9. 1.6.10 Digitalis juga dapat digunakan untuk mengontrol respon ventrikel tetapi karena peningkatan klirens digitalis. flutter. Kardiomiopati ini terjadi akibat efek langsung hormon tiroid yang berlebihan. Untuk membuktikan hipotesis ini. Dapat pula terdapat gambaran kontraksi atirum yang prematur. Pada 2/3 penderita yang mengalami fibrilasi atrial akan kembali ke irama sinus setelah keadaan eutiroid telah tercapai. Hal ini bisa diakibatkan baik oleh hipertensi pulmonal maupun fibrilasi atrial. Nadi yang lebih dari 80 kali/menit pada saat istirahat perlu dicurigai adanya suatu hipertiroid. Jika keadaan eutiroid telah terapai. Bisa tampak adanya pembesaran jantung dan gambaran gagal jantung kongestif yang menyebabkan pembesaran jantung ke kanan dan ke kiri. sedangkan pada penderita hipertiroid sebesar 13. Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada lebih dari 13. takikardi atrium paroksismal. Prevalensi fibrilasi atrial dan takikardi supra ventrikel pada hipertiroid berkisar 2-20%. 2 KELAINAN ELEKTROKARDIOGRAFI Tidak terdapat kelainan EKG yang khas pada hipertroid maupun penyakit jantung hipertiroid namun takikardi merupakan kelainan yang hampir selalu dijumpai. pemanjangan interval PR.6 Tekanan darah sistolik biasanya meningkat sedangkan tekanan darah diastolik menurun sehingga menimbulkan tekanan nadi yang besar (wide pulse pressure) menyerupai gambaran insufisiensi aorta.8%.6 Pada penderita hipertiroid bisa terdapat hipertensi pulmonal dan regurgitasi katub fungsional. biasanya dijumpai pada penderita usia tua dan yang sudah memiliki kelainan atau penyakit dasar jantung sebelumnya.9 Fosfar menyatakan bahwa hipertiroid disertai dengan kardiomiopati yang bersifat reversibel.1 Hanya sedikit penderita hipertiroid yang menunjukkan gagal jantung. prevalensi fibrilasi atrial kurang dari 2% karena diagnosis dini dan penatalaksaan yang tepat pada penderita hipertiroid. aorta dan arteri pulmonalis biasanya tidak ada perubahan. Mekanisme ini juga yang menjelaskan kenapa hipertensi diastolik jarang terjadi.10 Calsium Channel Blocker non dihydropiridine (CCB) oral seperti diltiazem atau verapamil dapat digunakan untuk mengontrol respon ventrikel. Gagal jantung yang tidak disertai kelainan dasar jantung atau aritmia sebelumnya. regurgitasi trikuspid sedang hingga berat dan gagal jantung kanan. Kurang dari 1% penderita yang mengalami fibrilasi atrial. Pemberian tambahan terapi propanolol dapat mencegah baik peningkatan denyut jantung maupun respon hipertrofi.3%. Angka kejadian fibrilasi atrial pada penderita eutiroid sebesar 2.berupa pulsus seller dan magnus. Fungsi tiroid yang abnormal dimana kadar TSH serum yang rendah. penurunan sensitivitas obat karena tingginya kadar NaK ATPase sel serta penurunan tonus saraf parasimpatis sehingga perlu dosis yang tinggi pada penderita hipertiroid.6 Pada hipertiroid sering terjadi fibrilasi atrial. Sehingga dicapai kesepakatan untuk memberikan terapi anti trombotik berdasarkan adanya faktor risiko terjadinya stroke pada penderita fibrilasi atrial. Pada hewan coba yang mengalami hipertiroid dalam 1 minggu pemberian T4 pada jantung terjadi peningkatan ukuran ventrikel kiri sebesar 135% dibandingkan dengan kelompok kontrol. Fibrilasi atrial dijumpai pada 10-20% penderita tirotoksikosis atau 90% dari seluruh jenis aritmia pada penyakit jantung hipertiroid. Propanolol dosis 120-160 mg/hari atau atenolol dosis 50 mg/hari dapat meringankan gejala palpitasi dan menurunkan denyut jantung pada penderita yang mengalami sinus takikardi. Namun penderita tirotoksikosis juga dapat menunjukkan gejala gagal jantung “high output” akibat penyakit lain selain kardiomiopati dilatatif. Penderita hipertiroid menunjukkan hipertrofi jantung. Beberapa kasus penderita hipertiroid menunjukkan kelainan hipertensi pumonal yang reversibel. dapat dijumpai clubbing ujung-ujung jari pada pemeriksaan klinis. Propanolol tidak memiliki efek menurunkan fraksi ejeksi ventrikel kiri pada penderita hipertiroid saat latihan namun dapat menurunkan secara bermakna pada penderita eutiroid. kelainan ini membaik pada kebanyakan kasus namun bukan pada semua penderita. durasi fibrilasi atrial. 1. konferensi ACCP VII (7th American College of Chest Physicians) yang membahas mengenai terapi anti trombotik dan trombolitik.1. Hipertensi ini terjadi akibat ketidakmampuan jaringan vaskuler untuk mencukupi peningkatan curah jantung dan volume sekuncup. Pada paru bisa dijumpai adanya bendungan paru. Rata-rata tekanan arteri pulmonal lebih tinggi daripada kelompok kontrol (38 berbanding 27 mmHg) dan tekanan 35 mmHg dijumpai pada 16 penderita (41%) dibandingkan hanya 1 pada kelompok kontrol. Regurgitasi mitral fungsional sedang dijumpai pada 5 penderita berbanding 1 penderita (kelompok kontrol). Klein memberikan propanolol dan T4 pada hewan coba. Oleh karena itu antikoagulan dapat ditunda pemberiannya bila durasi fibrilasi atrial kurang dari 2-3 bulan dan tidak disertai adanya penyakit jantung lainnya. Karena hormon tiroid meningkatkan sintesis protein jantung maka hal ini yang diduga sebagai penyebab hipertrofi jantung pada penderita hipertiroid. CCB intravena harus dihindari karena menyebabkan penurunan SVR dan hipotensi.

Keadaan normal respon : sehabis melakukan aktivitas. Penyebab kematian utama adalah gagal jantung dan iskemia jantung. baik inspirasi maupun ekspirasi. mempunyai risiko tinggi terjadinya tromboemboli. sehingga diindikasikan pemberian antikoagulan. calcium channel blockers) dan biasanya terjadi setelah pasca serangan jantung dan stroke. fibrilasi atrial terutama yang disertai dengan penyakit jantung organik. dengan insiden terbanyak pada dekade ke tiga atau ke empat. biasanya merupakan salah satu keluhan awal penderita untuk pergi berobat ke dokter. trombositopeni. 2. suara jantung ke dua komponen pulmonal. stress dan cemas. intensitas suara jantung pertama. hanya satu yang membedakan antara sinus takikardia dengan normal sinus rhytm yaitu frekfensi jantungnya.35% penderita dengan methimazol. Biasanya kita akan menemukan pada anak ABG atau anak-anak . SINUS ARITMIA Untuk membedakan sinus aritmia dengan normal sinus rhytm dan sinus bradikardia adalah pada sinus aritmia iramanya tidak teratur yang disebabkan oleh pengaruh pernapasan. reaksi kutaneus. angina atau gagal jantung. Pada sinus bradikardia frekfensi jantungya kurang dari 60 x/menit. SINUS TAKIKARDIA RINGKASAN Hipertiroid merupakan keadaan klinis akibat produksi T4. Terapi dasar efek hipertiroid berupa takikardi adalah obat golongan penyekat β adrenergik. Biasanya setelah 4-12 minggu fungsi tiroid mencapai harga normal dan dosis obat dapat diturunkan untuk mempertahankan fungsi tiroid dalam batas normal.6% dalam jangka waktu 5-6 tahun setelah pengobatan hipertiroid. 4. Methimazol digunakan mulai dengan dosis 15-30 mg sehari.9 Propylthiouracil (6-propyl-2-thiourasil) dan Methimazole (1-methyl-mercaptoimidazole) adalah obat antitiroid yang telah dikenal luas dan telah banyak digunakan. akan didapatkan frekfensi jantung yang kurang dari 60 atau bahkan kurang dari 50 x/menit tanpa adanya keluhan. Efektivitas aspirin masih bersifat kontroversial. kesakitan. 3. hipertensi dan diabetes mellitus. sedangkan ciri yang lainya persis sama dengan normal sinus rhytm. Osman (2007) melaporkan angka kematian sebesar 6. Diharapkan akan terjadi konversi ke irama sinus bila keadaan eutiroid tercapai. Diberikan bersama-sama dengan obat-obat anti tiroid atau radioiodin sebelum operasi. Frekfensi jantung yang kurang dari 60 x/menit juga bisa disebabkan oleh beberapa penyebab seperti obat-obatan (digoxin. beta blockers. NORMAL SINUS RHTM Seperti halnya dengan sinus bradikardia. Aspirin menyebabkan ikatan T3 dan T4 dengan Thyroid Binding Globulin (TBG) terganggu sehingga kadar hormon bebas meningkat. Aganulositosis dengan granulosit kurang dari 500 mm3 didapat pada 0.11 1. Tapi untuk menghitung impuls atau frekfensi dari SA node atau atrial adalah dengan menghitung PP intervalnya. Pada sinus takikardia. 10 Jika terapi antitiroid dimulai maka dilakukan evaluasi terhadap fungsi tiroid setiap 4-6 minggu sampai fungsi tiroid stabil atau mencapai keadaan eutiroid. 10 PROGNOSIS Diagnosis dan pengobatan sedini mungkin adalah penting untuk mencegah terjadinya penyulit pada jantung pada penderita hipertiroid. Sedang propylthiouracil (PTU) bekerja dengan menghambat konversi T4 menjadi T3 didalam kelenjar tiroid dan jaringan perifer. Manifestasi klinis kardiovaskuler hipertiroid adalah palpitasi.37% penderita dengan terapi PTU dan 0. Methimazol bekerja dengan menghambat sintesis hormon tiroid yaitu dengan mempengaruhi proses yodinasi sehingga T3 dan T4 menurun.atau jika ada faktor risiko tambahan terjadinya tromboemboli seperti gagal jantung. kita mengenal beberapa keadaan yang harus kita tahu seperti : . Sinus takikardi dijumpai pada 40% penderita dan 15% penderita dengan fibrilasi atrial pada penderita hipertiroid. Dapat dijumpai gambaran hiperdinamik pada prekordial. Kejadian agranulositosis sering terjadi 3 bulan pertama pemakaian obat antitiroid. atralgia dan keluhan gastrointestinal. 12 Gelombang yang berasal dari SA node akan mengeluarkan impuls berkisar antara 60 sampai 100 x/menit. peningkatan tekanan nadi. suara jantung ke tiga meningkat. bagaimana cara menghitungnya? Penghitungannya sama dengan cara menghitung frekfensi jantung umumnya. Dibutuhkan warfarin dengan dosis yang lebih rendah karena hipertiroid berhubungan dengan peningkatan klirens faktorfaktor pembekuan yang terkait dengan vitamin K. 1. frekfensi jantungnya lebih dari 100 x/menit. 1. kelelahan atau dengan dasar penyakit jantung yang sudah ada. ini biasanya kita temukan pada jantung olah ragawan atau orang yang melakukan kegiatan olah raga yang teratur seperti para atlit. sedang PTU dimulai dengan dosis 300mg sehari terbagi menjadi 3 dosis. Pada penderita hipertiroid lama yang berusia tua. demam. Antikoagulan dapat diberikan untuk mencegah terjadinya tromboemboli terutama bila disertai adanya gagal jantung. SINUS BRADIKARDIA Yang membedakan antara sinus bradikardi dengan normal sinus rhytm adalah Frekfensi jantungnya. Dapat pula diberikan digitalis atau calsium channel blocker untuk mengontrol respon ventrikel. Peningkatan frekfensi jantung pada pasien dengan sinus takikardia biasanya terjadi oleh adanya respon fisiologi dari tubuh terhadap suatu keadaan yang menggangu hemostasis tubuh. netropeni. Efek samping yang paling menakutkan adalah agranulositosis. T3 atau keduanya. Dari sekian banyak penyebab frekfensi jantung melebihi 100 x/menit pada kasus sinus takikardia.10 Efek samping obat anti tiroid adalah lekopeni. Di samping itu dapat berupa hipertensi sistolik. Gambaran radiologis foto dada dan elektrokardiografi dapat terjadi perubahan walaupun tidak spesifik pada penderita hipertiroid. Hipertiroid relatif lebh sering mengenai 48 kali pada wanita dibanding pria. Penderita hipertiroid dengan penyakit kardiovaskuler biasanya resisten terhadap terapi. Jadi siapapun orangnya yang melakukan olah raga secara teratur dan benar. Seringkali kita menemukan pasien dengan frekfensi jantung yang kurang dari 60 x/menit dan bahkan kurang dari 50 x/menit tanpa ada keluhan yang berarti.

Fisiologi Kelenjar Tiroid Kontrol Terhadap Kelenjar Tiroid Hipotalamus TRH _ Gondok berkembang Tiroid _ Pituitari anterior TSH Tiroid T3 T4 Tdk memenuhi penyedianan tiroksin TSH Hiperplasi & hipertrofi .yang masih muda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful