ENTERPRENEURSHIP

Perusahaan Waralaba (Franchise)
Ir. H. Miftahul Huda, MM

Bagian Kesepuluh

Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
1
18 Januari 2009

ENTERPRENEURSHIP
Perusahaan Waralaba/Franchise
Merupakan salah satu sistem atau model distribusi yang digunakan produsen untuk mengirimkan barang kepada konsumen dan melakukan distribusi yang berkembang
2
18 Januari 2009

Bagian Kesepuluh

ENTERPRENEURSHIP
1. Latar Belakang
Franchise dari bhs perancis “ franchir” artinya : membebaskan dari perbudakan  Arti Umum; memberi hak positif utk melakukan atau menggunakan sesuatu secara komersial  Pada umumnya hak tersebut mencakup penggunaan nama atau metode kerja yang telah dikenal dan dimiliki oleh orang lain

Bagian Kesembilan

3

18 Januari 2009

ENTERPRENEURSHIP
1. Latar Belakang (Lanjt)

Bagian Kesembilan

Asosiasi Franchise Internasional : Franchise adalah hubungan antara dua pihak (franchisor & franchise ), dimana pengetahuan, citra, keber hasilan, manufaktur, dan teknik pemasaran pihak franchise diperoleh dari pihak franchisor. Seseorang yang membeli frnachise berarti ia telah membeli perusahaan yang telah dikemas
18 Januari 2009

4

ENTERPRENEURSHIP
1. Latar Belakang (Lanjt)
Telah dikenal sejak abad pertengahan sebagai model tempat enjualan (outlet)  Franchise pertama kali ; Mesin jahit Singer  Waralaba (franchise), kini berkembang pesat dan merupakan cara untuk memiliki perusahaan dengan menjalin kontrak antara enterprenurship dan pemilik franchise

Bagian Kesembilan

5

18 Januari 2009

ENTERPRENEURSHIP
1. Latar Belakang (Lanjt)
 

Bagian Kesembilan

6

Contoh; KFC, McD, Pizza Hut dll Franchise adalah kontrak perijinan nama, merk dagang, dan logo perusahaan yang berisi :  ikhtisar peraturan pengoperasian  Jasa yang disediakan franchisor  Persyaratan keuangan  Persetujuan pembelian peralatan sesuai standar  Sistem penjualan & pelayanan  Bantuan manajemen, akuntansi, pelatihan dll
18 Januari 2009

ENTERPRENEURSHIP
2. Jenis Waralaba/Franchise
6.

Bagian Kesepuluh

Waralaba Pabrik-Pengecer
 

Pabrik memberi ijin pada Pengecer untuk menyimpan & memasarkan produknya Contoh ; kendaraan bermotor, peralatan pertanian, produk minyak & gas, sepatu dll Franchise melakukan aktivitas produksi dan mendistribusi kan & mengawasinya pada pengecer Contoh ; produk minuman, bir, fanta, coca cola, the botol dll
18 Januari 2009

7.

Waralaba Pabrik-Grosir
 

7

ENTERPRENEURSHIP
2. Jenis Waralaba/Franchise (Lanjt)
6.

Bagian Kesepuluh

Waralaba Grosir-Pengecer
 

Grosir mensponsori waralaba eceran Franchisor mencari pengecer independen untuk menjadi Franchise dengan menjalin kontrak Franchisor punya nama perusahaan yang dikenal dan terbukti sangat menguntungkan Contoh ; Holiday Inn, Sheraton Inn, KFC dll
18 Januari 2009

7.

Waralaba Nama Perusahaan
 

8

ENTERPRENEURSHIP
3. Sifat Hubungan Waralaba/Franchise
Berupa perjanjian Kontrak; mengatur
     

Bagian Kesepuluh

Kebebasan melakukan & menggunakan merk Pengendalian & distribusi produk / jasa Sistem pembayaran, Perpanjangan kontrak Pemeliharaan standar operasi Pengendalian manjemen, pengambilan keputusan bersama, pertukaran SDM, pelatihan dll
18 Januari 2009

9

ENTERPRENEURSHIP
4. Evaluasi Hubungan Waralaba
6.

Bagian Kesepuluh

Franchisor
  

Akusisi Modal Mengurangi Biaya Pemasaran Kewirausahaan Perusahaan & metodenya telah teruji & terbukti profit Bermula dengan produk/jasa yg telah dikenal Dapat memperoleh bantuan dalam bebarapa bidang
18 Januari 2009

7.

Franchise
  

10

ENTERPRENEURSHIP
5. Evaluasi Perjanjian waralaba
6.

Bagian Kesepuluh

Biaya awal & perpanjangan

Franchisor perlu biaya awal untuk ; modal kerja, sewa/ beli lokasi usaha, pelatihan, asuransi dll Lokasi sangat menentukan keberhasilan Ada perbedaan setiap jenis usaha, misal outlet pakaian, minuman, properti, jasa, kursus dll Mencari lokasi dapat menggunakan perantara Pengasruh bebarapa aspek lingkungan, pemerintak harus jadi pertmbangan utama
18 Januari 2009

7.

Lokasi Usaha & Fasilitas
   

11

ENTERPRENEURSHIP
6. Jangka Waktu Pemutusan & Pengalihan Kontrak
6.

Bagian Kesepuluh

7.

12

Jangka Waktu  Biasanya sd 10 – 20 tahun  Pada umumnya ditentukan sewa guna usaha atas properti Pemutusan Hubungan  Franchise tidak bisa bekerjasama, salah kelola atau gagal usaha  Franhise biasanya pada posisi lemah
18 Januari 2009

ENTERPRENEURSHIP
6. Jangka Waktu Pemutusan & Pengalihan Kontrak (Lanjt)
6.

Bagian Kesepuluh

Pengalihan Kontrak  Dalam perjanjian sudah ada klausul  Dapat dibeli kemabali setelah pemutusan hubungan kontrak  Dialihkan ke perusahaan/orang lain

13

18 Januari 2009

ENTERPRENEURSHIP
7. Keunggulan & Kekurangan Franchise
6.
   

Bagian Kesepuluh

Keunggulan
Bantuan & Pelatihan Manajemen Konsep perusahaan, Produk & Nama yang telah dikenal Bantuan Keuangan Kepemilikan

14

18 Januari 2009

ENTERPRENEURSHIP
7. Keunggulan & Kekurangan Franchise
6.
  

Bagian Kesepuluh

Kelemahan
Biaya Awal Tinggi Pembatasan Kebebasan Beroperasi Kepemilikan Orang lain (Tidak dapat menjadi milik sendiri)

15

18 Januari 2009

16

18 Januari 2009

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful