ABSTRAK Alya, Rizal Tawakal. Farhan, Akhmad Mauludin dan Raseno, Fisco. 2012.

Youth Generation with Green Project for The Future Of Earth. Essai, Jurusan Teknik Geologi Universitas Jenderal Soedirman. Indonesia dengan kekayaan hutan tropis terbesar kedua di dunia setelah Brazil, sekaligus sebagai paru-paru dunia yang berfungsi sebagai filter dalam mengurangi dampak pemanasan global secara signifikan, merupakan negara yang berpotensi penting di Asia khususnya dan Dunia umumnya. Namun negara yang mendapat gelar ”zamrud khatulistiwa” karena potensi yang dimilikinya terhampar luas di jajaran pulau-pulau Indonesia mulai terdegradasi oleh perkembangan dunia modern dan tuntutan pembangunan Infrastruktur yang berdampak hutan di Indonesia semakin berkurang sehingga mengakibatkan polusi udara, darat dan laut serta pemanasan global akibat Gas Rumah Kaca (GRK) seperti CO2 di atmosfer yang bersumber dari Industri, kendaraan, pembakaran sampah dan lain sebagainya. Akibat yang ditimbulkan oleh GRK adalah naiknya suhu Bumi yang akan mempercepat kenaikan muka air laut atau sea level raise 1cm/per tahun akibat melelehnya es di Greenland dan Kutup Selatan. GRK di atmosfer juga dapat mengakibatkan anomali iklim, sehingga bencana alam seperti banjir dan kekeringan panjang akhirnya menjadi agenda wajib dari alam untuk Indonesia akibat dari kurang pedulinya masyarakat terhadap keseimbangan alam. Gerakan peduli lingkungan oleh LSM dan organisasi kepemudaan yang peduli terhadap masa depan Bumi telah banyak melakukan aksi tanam pohon sebagai bentuk kecil kepedulian mereka, namun perbandingannya dengan jumlah penggundulan hutan sangat tidak seimbang. Green Project merupakan inovasi modifiksasi dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi dampak Global Warming salah satunya adalah sea level rise dan anomali iklim. Konsep Green Project adalah 4D-GL dimana 4D (Dirawat, Dijaga, Dipantau dan Didamping) merupakan langkah teknisnya, sedangkan GL (Green Compost Environment and Less Paper) merupakan objek yang akan dilakukan di dalam Green Project ini. Inovasi ini menitik beratkan dalam meminimalisasi CO2 dengan melakukan penanaman pohon yang berkelanjutan dalam artian dirawat dijaga dan dipantau serta didampingi oleh ketegasan Pemerintah Daerah dengan menerapkan green compost yang ramah lingkungan serta aktif dalam mensosialisasikan manfaat less paper dengan prinsip recycle dan reusable paper untuk mengurangi penebangan pohon. Meskipun hal tersebut tidak menjamin akan menghentikan Global Warming setidaknya dapat mengurangi dampak langsungnya dari pada melakukan mitigasi bencana yang memakan biaya besar. Gerakan organisasi kepemudaan yang peduli lingkungan dirasa akan sangat bermanfaat ketika inovasi ini dapat bersama-sama dengan LSM di sosialisasikan ke Masyarakat dan dijalankan secara bijaksana. Mari selamatkan bumi mulai dari kesadaran diri sendiri, mulai saat ini walau sangat kecil tetapi memiliki penuh arti. Mulai menghilangkan pemikiran menunggu terjadi, tetapi membuat suatu terjadi bersama Green Project. Kata Kunci : Gas Rumah Kaca, Global Warming, Green Project, Organisasi Kepemudaan dan lingkungan

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful