You are on page 1of 21

PERTUMBUHAN TANAMAN DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA

USAHA PERTANIAN

BERHASIL

PERTUMBUHAN DAN HASIL MEMUASKAN

PERTUMBUHAN
Perkembangan yang progresif dari suatu organisme Diukur : - Berat Kering - Tinggi Tanaman - Lingkar Batang - Jumlah Daun - Produksi - dsb

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN TANAMAN • Faktor Genetis • Faktor-faktor Lingkungan
- Suhu - Ketersediaan Air - Enerji Surya - Mutu Atmosfir - Struktur dan Komposisi Udara Tanah - Organisme - Sifat-sifat Tanah

FAKTOR GENETIS
Kemampuan suatu tanaman yang berhubungan dengan sifat genetik
- Produksi - Ketahanan terhadap penyakit
- dsb

- Varitas Lokal - VaritasUnggul
* Lokal * Nasional

FAKTOR LINGKUNGAN
SUHU
Pengukuran intensitas cahaya - Suhu untuk makhluk hidup : - 35O – 75OC - Suhu untuk tanaman pertanian : 15O – 40OC Suhu mempengaruhi: * Fotosintesis * Permeabilitas dinding sel * Respirasi * Absorsi air dan unsur hara * Transpirasi * Aktifitas enzim dan koagulasi protein

Fungsi sebagai :

AIR

- Transfortasi unsur hara dari dalam tanah ke tanaman - Pelarut unsur hara dan reaksi-reaksi dalam tanah dan tanaman - Transfortasi unsur organik dan anorganik dalam tanaman - Pembentuk karbohidrat dalam proses fotosintesis - Menjaga suhu tanah dan tanaman

Ketersediaan air berdasarkan kebutuhan tanaman:
- Kapasitas lapang - Titik Layu Permanen

ENERJI SURYA
Lama penyinaran yang berhubungan dengan sifat tanaman disebut :

FOTOPERIODISITAS - Hari pendek - Hari menengah - Hari Panjang

STRUKTUR DAN KOMPOSISI UDARA TANAH

Struktur Tanah

Kerapatan ISI

Pori-pori Tanah

Kerapatan isi besar : - akan menghambat Perkecambahan biji - Anthocyanin cendrung berakumulasi dalam tanaman tomat ( 1,4 – 1,7) - Menentukan ketersediaan air (O2) dan udara
Lokakarya Penanggulangan Bencana Alam Banjir dan Sosialisasi serta Dialog Multi Pihak Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Gorontalo, 31 Agustus 2006

REAKSI TANAH (pH)
• Mempengaruhi ketersediaan unsur hara • pH * Masam – Makro sedikit + Mo - Mikro banyak (Al, Fe, Mn) * Netral - Unsur hara tersedia baik * Basa - Makro banyak + Mo - Mikro sedikit

FAKTOR ORGANISME
• Menguntungkan – Membantu penyediaan unsur hara • Merugikan – Menyebabkan penyakit

PERTUMBUHAN DAN CARA PENGUKURANNYA • Hubungan Pertumbuhan dan waktu
P E R T U B A N T O T A L

WAKTU

G = (X1 , X2 , X3 , ………..XN) G = Beberapa ukuran pertumbuhan tanaman X = Bermacam-macam faktor yang mempengaruhinya

PERSAMAAN MITSCHERLICH
dy/dx = (A – y)c dy= Peningkatan hasil (yield) sebagai penambahan jumlah faktor tumbuh dx dx= Penambahan jumlah yang bervariasi (increment) dari tumbuh x A = Hasil maksimun yg mungkin dicapai tanaman dgn usaha penyediaan semua faktor tumbuh dalam jumlah yang optimum y = Hasil yg diperoleh setelah pemberian jumlah tertentu dari faktor x c = Konstante pembanding yg tergantung kepada sifat-

sifat faktor tumbuh

PERSAMAAN SPILLMAN
y = M(1 – Rx)
y = Jumlah pertumbuhan yang diproduksikan oleh kuantita tertentu dari faktor tumbuh x x = kuantita faktor tumbuh M = hasil maksimun yang mungkin dicapai, jika semua faktor-faktor tumbuh terdapat dalam jumlah yang optimum R = konstante

Reduksi persamaan Mitscherlich dan Spillman Y X A C = = = = Hasil yang dicapai oleh kuantita tertentu dari x Faktor tumbuh (yang mempengaruhi pertumbuhan Hasil maximum yang mungkin tercapai Konstante, tergantung dari sifat faktor tumbuh

Y = A(1 – 10-CX)

Kesetaraan persamaan ini: Log (A – y) = Log A – 0,301 (x)

C = nilai konstante 0,301 jika hasil A = 100%
Log (A – y) = log A – 0,301 (x) Jika x =0, maka y = 0 Log (100 – y) = Log 100 - 0,301 = 2 – 0,301 = 1,699 100 – y = 50 y = 50

Tabel 1 : Hubungan satuan faktor tumbuh dengan hasil relatif dan peningkatan hasil Satuan Faktor Tumbuh (x) 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Hasil Relatif (%) 0 50 75 87,5 93,75 96,88 98,44 99,22 99,61 99,80 99,90 Peningkatan Hasil (%) 50 25 12’5 6,25 3,125 1,562 0,781 0,390 0,195 0,098

SATUAN BOULE
• Penggunaan batasan unit-unit dari suatu faktor pertumbuhan seperti pada persamaan Mitscherlich dan Spillman dianggap kurang mempunyai makna. • Boule seorang ahli matematika bangsa Jerman bekerjasama dengan Mitscherlich mengusulkan batasan Boule • Satu unit Boule sadalah takaran satu unit faktor pertumbuhan yang diperlukan utk menghasilkan 50% dari kemungkinan hasil maksimalnya.

• Nilai-nilai satuan boule (pound/acre) untuk N = 223, P2O5 = 45 dan K2O = 76 • Konsep unit Boule dikembangkan untuk faktor pertumbuhan yang menjadi faktor pembatasnya dua atau lebih. • Jika X1 dan X2 menjadi faktor pembatas maka setiap penambahan satu unit Boule akan menghasilkan 50% x 50% =25%, • Bila tiga faktor pembatas pembatas hasilnya menjadi 50% x 50% x 50% = 12,5% dari hasil maksimum

• Hubungan ini dinyatakan dalam persamaan : Y = A(1 – 10-0,301X1) (1 – 10-0,301X2 (1 – 10-0,301X3) O.W. Wilcox (ahli Agrobiologi) mengembangkan persamaan Mitscerlich dengan menghasilkan hubungan berbanding terbalik hasil dengan nitrogen. Persamaan matematiknya:

Y = k/n
Y = hasil n = persen N dalam tanaman k = konstanta

Bray, memodifikasi persamaan Mitscerlich, Spillman dan Baule dalam bentuk persamaan:

Log(A – y) = Log A –C1b –Cx
C1 = konstanta yang mewakili efesiensi b untuk hasil b = jumlah bentuk hara immobil tetapi tersedia, seperti P dan K yang dapat diukur berdasarkan beberapa uji atau test tanah C = faktor eefisiensi x, yang berasal dari pupuk yang ditambahkan